Author: Import

  • Ingat Vinicius, Kamu Bukan Messi!


    Madrid

    Aksi Vinicius Junior marah-marah karena diganti Xabi Alonso di El Clasico mengundang kecaman. Pemain Real Madrid itu diingatkan dia bukan Lionel Messi!

    Kritikan itu dilontarkan eks kapten Atletico Madrid, Gabi Fernandez. Ia merasa kesal melihat sikap Vinicius yang dinilai egois.

    Salah satunya dalam pernyataan maaf Vinicius, yang dinilai tak menyebut sosok pelatihnya, Xabi Alonso, sama sekali.


    Dengan pedas, Fernandez menyindir Vinicius yang terlalu mengutamakan kepentingan individunya. Ia membandingkannya dengan Messi, legenda Barcelona.

    “Itulah yang paling saya benci dari seorang pesepakbola: gestur-gesturnya, keributannya, diuji di depan umum… semua yang Anda inginkan, tetapi di balik pintu tertutup,” katanya kepada Cadena SER.

    “Tentu saja, begitu pertandingan selesai, Anda harus berbicara dengannya. Dia tidak bisa membiarkan waktu berlalu, biarkan dia membuat pernyataan, dan satu-satunya yang tidak dia sebutkan adalah pelatihnya. Itu tidak bisa diterima, itu adalah hal yang egois bagi saya.”

    “Kolektif selalu di atas hal-hal individu, kecuali namamu Messi. (Vinicius) memiliki masalah,” semburnya.

    Di El Clasico, Vinicius marah karena diganti Rodrygo pada menit ke-72. Saat itu, Madrid sudah unggul 2-1 lewat gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham.

    Usai diganti, Vinicius Junior juga masih jadi sorotan. Ia ikutan emosi ke Lamine Yamal, memancing keributan, sampai akhirnya dikartu kuning wasit.

    (yna/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kapan Trent Belajar Bahasa Spanyol Sebelum ke Real Madrid?


    Madrid

    Trent Alexander-Arnold sempat bikin kaget usai lancar bahasa Spanyol saat gabung Real Madrid. Teka-teki kapan bek sayap Inggris itu belajar akhirnya terungkap.

    Melansir Daily Mail, Trent mengungkapnya kapan ia mempelajarinya. Bek berusia 26 tahun itu menekuninya sejak lima bulan lalu atau sekitar bulan Mei.

    “Hai, saya Trent. Saya belajar bahasa Spanyol dengan Sara lima bulan lalu,” katanya, dalam video yang diunggah Sara Duque sang guru bahasanya di Instagram.


    “Saya tak berbicara bahasa Spanyol sebelumnya. Saya ingin mempelajarinya agar berkomunikasi lebih baik dengan rekan, pelatih, dan fans Madrid, juga beradaptasi lebih baik dengan budayanya,” ungkap eks Liverpool itu.

    Sara Duque, guru bahasa Trent Alexander-Arnold, dikenal sebagai spesialis guru bahasa pesepakbola. Di akun Instagram-nya, ia diketahui lancar 7 bahasa, dan juga mantan pengacara olahraga.

    Trent sempat bikin heboh saat lancar bahasa Spanyol. Hal itu terlihat saat ia memperkenalkan diri di Madrid, usai meninggalkan Liverpool, dengan bahasa itu, Momen itu sempat bikin heboh, mempertanyakan kapan ia mempelajarinya.

    Trent Alexander-Arnold cabut usai 20 tahun membela Liverpool atau sejak masih bocah. Ia pergi dengan mempersembakan dua titel Premier League, satu trofi Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris, dengan total 23 gol dari 354 laga.

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • ‘Hukuman’ Pertama Real Madrid ke Vinicius


    Jakarta

    Real Madrid belum umumkan hukuman ke Vinicius Jr, terkait aksi ngomel saat diganti. Tapi kini, Madrid bekukan sementara pembicaraan perpanjangan kontrak!

    Vinicius Junior ngomel saat diganti ketika di laga El Clasico akhir pekan kemarin. Hal itu bikin pihak klub meradang.

    Seperti diketahui, Real Madrid tidak segan mendepak pemain-pemain bintang andai berulah. Madrid kabarnya siapkan hukuman buat pemain asal Brasil tersebut, bisa saja denda atau larangan bermain.


    Dilaporkan Tribuna, Real Madrid belum umumkan hukuman pada Viniciur Jr. Namun kini, Madrid bekukan sementara pembicaraan perpanjangan kontrak gegara kelakukan tersebut!

    Kontrak Vinicius di Madrid masih berlaku sampai musim panas 2027. Pemain berusia 27 tahun itu masih betah di Bernabeu.

    Akan tetapi, Vinicius minta naik gaji. Vini minta bayaran seperti Kylian Mbappe, sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub yakni di angka 20 juta Euro per tahun.

    Real Madrid kabarnya mengabulkan gaji Vini nanti di angka 18 juta Euro plus bonus-bonus. Diskusi alot soal negosiasi gaji jadi batu sandungan bagi si pemain untuk perpanjang kontrak.

    Al Hilal, klub Arab Saudi sudah memantau Vini. Mereka siap memberikan gaji besar, tapi apa iya Vini rela main di luar Eropa saat di usia emasnya?

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Vinicius Tak Sebut Alonso saat Minta Maaf, Keduanya Memang Tak Akur?


    Madrid

    Vinicius Jr tak menyebut Xabi Alonso, dalam pernyataan permintaan maafnya usai El Clasico. Hal ini semakin menunjukkan Alonso dan Vinicius tak akur?

    Vinicius marah-marah usai diganti saat Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona pada laga El Clasico yang belangsung di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10). Ia ditarik keluar oleh pelatih Madrid, Xabi Alonso, pada menit ke-72 digantikan dengan Rodrigo.

    Ia bahkan sempat mengancam bakal pergi dari El Real saat berjalan keluar meninggalkan lapangan. Ini bukan kali pertama, Vinicius marah usai diganti. Hal ini memunculkan kabar bahwa sayap asal Brasil ini tak akur dengan Alonso.


    Vinicius telah meminta maaf atas tindakannya tak marah usai diganti di El Clasico. Ia mengaku tak bisa mengontrol emosi karena selalu ingin memberikan yang terbaik untuk El Real.

    “Hari ini saya meminta maaf kepada seluruh fan Madrid atas reaksi saya ketika diganti dalam laga El Clasico,” tulis Vini di media sosial pada Rabu (29/10/2025).

    “Seperti yang saya lakukan di sesi latihan hari ini, saya juga ingin meminta maaf kepada rekan setim, klub, dan presiden. Terkadang gairah saya terlalu menguasai diri. Sifat kompetitif saya berasal dari rasa cinta saya pada klub ini dan segala hal yang diwakilinya.”

    Mantan pemain dan juga Direktur Madrid, Pedrag Mijatovic, menilai Vinicius hanya meminta maaf ke fans, rekan tim dan petinggi El Real. Dalam permintaan maafnya, Vinicius tak menyebut pelatih Madrid. Hal ini menurut Mijatovic justru semakin memperkuat kabar bahwa Vinicius tak akur dengan Alonso.

    “Tidak menyebutkan nama pelatih jelas menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki banyak koneksi, sama sekali tidak. Itu selalu sangat berbahaya, baik bagi pemain maupun pelatih,” Mijatovic dikutip dari Mundo Deportivo.

    Madrid harus bisa menyelesaikan masalah Alonso dengan Vinicius agar tak jadi bom waktu di ruang ganti Madrid. Mijatovic menyarankan Madrid agar segera mengadakan pertemuan untuk Alonso dan Vinicius.

    “Tuntut keduanya untuk duduk dan berbicara atau dengan mengambil tindakan langsung. Tetapi selalu dengan tenang dan membahas semuanya secara internal, tanpa membiarkan terlalu banyak berita tersebar,” tambahnya.

    (pur/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cedera Tulang Kemaluan, Lamine Yamal Belum Mau Operasi


    Jakarta

    Lamine Yamal dibayangi cedera pubis alias cedera tulang kemaluan yang ganggu performanya. Namun sang winger belum mau naik meja operasi!

    Cedera pubis adalah peradangan yang terjadi pada sendi di antara tulang kemaluan kiri dan kanan. Cedera itu sudah diderita Lamine Yamal sejak awal musim ini.


    Barcelona masih memaksa Lamine Yamal bermain, termasuk di El Clasico. Apa daya, performanya dinilai tidak 100 persen.

    Dilaporkan Sport, pihak klub menyarankan agar Lamine Yamal naik ke meja operasi. Pemain berusia 18 tahun itu menolaknya.

    Yamal memutuskan untuk tetap menjalani perawatan konservatif setelah berkonsultasi dengan dokter eksternal. Namun, jika cederanya berlanjut, dirinya mungkin berubah pikiran dan menjalani operasi.

    Eks dokter medis Barcelona, Jordi Ardevol memperingatkan Blaugrana akan cedera tersebut pada Lamine Yamal.

    “Prioritas Yamal sekarang adalah istirahat dan fisioterapi. Jika Anda berhenti tepat waktu, dalam tiga atau empat minggu Anda bisa pulih, cederanya tidak akan sembuh dalam seminggu. Cederanya harus benar-benar sembuh,” jelasnya.

    “Istirahat sekarang adalah cara terbaik untuk menghindari masalah kronis di masa mendatang. Jika kondisinya memburuk, itu dapat menyebabkan pubalgia (nyeri kronis) pada veteran, dengan perubahan degeneratif yang mempersulit pemulihan,” paparnya.

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe Terima Sepatu Emas Eropa, Pengin Lama di Madrid


    Madrid

    Superstar Real Madrid Kylian Mbappe baru saja menerima trofi Sepatu Emas Eropa 2024/2025. Mbappe mengungkapkan hasratnya ingin selama mungkin memperkuat Madrid.

    Gelar tersebut didapatkan Mbappe setelah membukukan 31 gol di LaLiga musim lalu, musim pertamanya berkostum Los Blancos. Penyerant top Prancis itu mengumpulkan 62 poin, mengungguli Viktor Gyokeres (Sporting CP) yang memperoleh 58,5 poin, dan Mohamed Salah (Liverpool) dengan 58 poin.


    Sepatu Emas Eropa tersebut bisa dibilang jadi pelipur lara bagi Kylian Mbappe. Pasalnya, Madrid nirgelar di musim lalu setelah finis runner-up di LaLiga dan Copa del Rey, serta terdepak di Liga Champions.

    “Sebuah kegembiraan bagiku bisa memenangi Sepatu Emas,” ungkap dia dalam seremoni di Santiago Bernabeu pada Jumat (31/10/2025). “Ini adalah saat yang penting buatku, ini kali pertama aku memenangi penghargaan ini.

    “Penghargaan yang sangat berarti bagiku sebagai seorang penyerang. Kuharap kami akan memenangi gelar penting di musim ini, itulah yang terpenting, memenangi gelar kolektif.”

    “Kuharap aku bisa berada di sini selama mungkin dan memenangi penghargaan semacam ini berkali-kali,” imbuh Mbappe dilansir ESPN.

    Kylian Mbappe masih terikat kontrak dengan Real Madrid sampai 2029. Pemain berusia 26 tahun itu memulai musim ini dengan cemerlang usai membukukan 11 gol di LaLiga, atau 16 gol dalam 13 pertandingan secara keseluruhan.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tak Disebut dalam Permintaan Maaf Vini, Alonso: Masalah Sudah Selesai!


    Madrid

    Permintaan maaf Vinicius Junior justru menguatkan dugaan adanya ketegangan dengan Xabi Alonso. Namun, Alonso menegaskan masalah dengan Vinicius sudah selesai.

    Winger top Real Madrid itu mengucapkan permintaan maaf secara terbuka, setelah bereaksi tidak pantas saat diganti di tengah El Clasico, akhir pekan lalu. Vinicius mengomel, mencak-mencak pada Alonso, sembari berjalan langsung ke lorong pemain Stadion Santiago Bernabeu. Padahal, Vinicius seharusnya duduk di bangku cadangan Madrid.


    Usai menerima berbagai kritik, Vinicius Junior akhirnya meminta maaf kepada seluruh komponen Los Blancos. Meski demikian, ada kontroversi lain yang mencuat. Bintang sepakbola Brasil itu sama sekali tidak menyebut nama Xabi Alonso.

    Alonso kemudian menjelaskan bahwa dirinya sudah bertemu dengan pesepakbola berusia 25 tahun ini. Mantan pemain Madrid, Liverpool, dan Bayern Munich itu mengaku tidak ada masalah dengan permintaan maaf Vinicius.

    “Pada hari Rabu setelah dua hari libur, kami menggelar pertemuan dengan semua pemain. Vini melakukan tindakan yang bagus, sempurna. Dia bicara dari hati, dengan ketulusan. Saya sangat puas, dan bagi saya, dari saat itu masalahnya selesai,” ujar pelatih Real Madrid ini.

    “Bagi saya, itu adalah pernyataan yang sangat berharga dan positif. Vini menunjukkan kejujurannya, dia bicara dari hati, apa arti klub ini buat dia,” sambung Xabi Alonso dikutip ESPN.

    “Bagi saya, yang penting adalah apa yang dia katakan kepada rekan-rekan setimnya, fans, dan klub. Saya toh sangat puas dan sejak hari Rabu, masalahnya sudah selesai dan kami sekarang memikirkan tentang apa selanjutnya,” lugas entrenador berusia 43 tahun itu.

    (rin/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid Bidik Sapu Bersih Sebelum Jeda Internasional


    Madrid

    Usai memenangi El Clasico, Real Madrid bertekad melanjutkan tren kemenangannya. Tiga laga sebelum jeda internasional siap dimenangi, dimulai dari Valencia.

    Madrid sukses mengatasi Barcelona 2-1 untuk menandai kemenangan kelima beruntun di semua ajang, atau yang ketiga berturut-turut di Liga Spanyol. Dengan tambahan tiga poin itu, Los Blancos lebih nyaman memimpin klasemen.

    Madrid berhak menempati singgasana setelah meraup 27 poin dari 10 pertandingan pertama. Kylian Mbappe dkk unggul lima poin dari juara bertahan sekaligus rival abadinya, Barcelona, dan delapan poin dari Atletico Madrid (4).


    Kini konsistensi Real Madrid akan menghadapi ujian lain. Madrid mesti melakoni tiga pertandingan sebelum jeda internasional, yaitu Valencia, Liverpool, dan Rayo Vallecano. Pelatih Madrid Xabi Alonso menargetkan sapu bersih.

    “Setelah pekan yang sangat positif, kami memiliki sebuah pekan yang menuntut lainnya dengan dua pertandingan liga melawan Valencia dan lawatan di Liga Champions,” kata dia dikutip laman resmi klub.

    “Kami ingin menutup dengan hasil bagus dan energi positif. Tim sangat bersemangat. Besok kami mulai dari pertandingan melawan Valencia,” sambung Alonso jelang duel Real Madrid vs Valencia.

    Secara teori, Valencia bukan lawan seimbang bagi Real Madrid karena sedang terpuruk di peringkat 18. Meski begitu, Madrid diwanti-wanti agar melupakan euforia kemenangan El Clasico karena Los Che berpotensi mengejutkan.

    “Musim lalu, Valencia menang di Bernabeu (2-1 red). Kami dilarang santai dan kami harus menunjukkan rasa hormat yang besar. Kami jangan sampai lengah setelah sebuah kemenangan yang penting, Anda kadang-kadang sedikit kendur dan kami tidak ingin hal itu terjadi,” sahut Xabi Alonso.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Messi Mau Lengserkan Joan Laporta dari Barcelona?


    Jakarta

    Muncul kabar, Lionel Messi mau terlibat dalam pemilihan presiden baru Barcelona di tahun 2026 nanti. Messi nggak mau calonkan diri, tapi mau lawan Joan Laporta!

    Dilaporkan media-media Spanyol, Barcelona akan lakukan pemilihan presiden klub pada tahun 2026. Presiden saat ini, Joan Laporta di akhir masa jabatannya sejak tahun 2021.


    Joan Laporta dikabarkan siap maju jadi presiden Barcelona lagi. Rumor menyebut, Lionel Messi mau menyainginya!

    Messi bukannya jadi calon presiden, sebab dirinya masih jadi pemain Inter Miami dan baru perpanjang kontrak sampai musim panas 2028. Messi mau dukung calon rivalnya Laporta!

    Hubungan Lionel Messi dan Joan Laporta diketahui tidak harmonis. Messi tinggalkan Barcelona di tahun 2021 ketika di eranya Laporta.

    Messi kabarnya ketika itu siap memperpanjang kontrak, tapi Laporta membatalkannya. Meski begitu, Laporta tetap menghormati Messi sebagai legenda klub.

    Belum diketahui, siapa lawan Laporta nanti. Yang pasti, Laporta sebelumnya juga pernah jadi Presiden Barcelona di tahun 2003-2010.

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Atletico Madrid Vs Sevilla: Los Colchoneros Menang 3-0


    Madrid

    Atletico Madrid melanjutkan tren positifnya di LaLiga. Menjamu Sevilla, Los Colchoneros menang tiga gol tanpa balas.

    Pada laga di Riyadh Air Metropolitano, Sabtu (1/11/2025) malam WIB, Atletico mengancam pertama kali pada menit ketujuh lewat tandukan Jose Maria Gimenez tapi masih melebar.

    Julian Alvarez dan Alexander Sorloth yang diduetkan di lini serang masih kesulitan menciptakan peluang. Di menit ke-29, Sorloth punya kans untuk membaut gol andaikan Odysseas Vlachodimos tak menepis bola sepakan si pemain ke pojok gawang.


    Di pengujung babak pertama, Nico Gonzalez mendapat peluang emas. Bola panjang dari pertahanan mengarah ke Sorloth yang menyundulnya dan disambut sepakan first time Gonzalez tapi masih menerpa tiang, setelah sempat ditip Vlachodimos.

    Setelah tanpa gol di babak pertama, Sevilla mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol. Beberapa peluang didapat Isaac Romero dan Djibril Sow, tapi belum membahayakan gawang Jan Oblak.

    Gonzalez memaksa Vlachodimos menyelamatkan gawangnya dengan susah payah. Pada menit ke-59, tandukan Gonzalez dari crossing Alex Baena bisa ditepis Vlachodimos.

    Atletico mendapat penalti pada menit ke-62 karena Gimenez dilanggar Tanguy Nzianzou. Alvarez sebagai eksekutor sukses menempatkan bola di pojok kanan gawang.

    Sevilla membalas pada menit ke-73 ketika Oblak harus susah payah mengadang tembakan Nemanja Gudelj yang mengarak ke pojok gawang.

    Atletico menggandakan skor pada menit ke-77 lewat serangan balik yang dimulai Giuliano Simeone. Guiliano merebut bola dari pemain Sevilla di sisi kanan dan langsung merangsek ke kotak penalti.

    Umpan tariknya disambut sontekan Thiago Almada di depan gawang kosong.

    Atletico yang belum puas dengan keunggulan dua gol terus menekan pertahanan Sevilla. Antoine Griezmann yang jadi pemain pengganti ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90.

    Serangan balik Atletico kembali merobek pertahanan Sevilla. Kali ini dari sisi kiri penyerangan, Thiago menuntaskan dengan umpan pendek ke depan kotak penalti dan Griezmann sempat menahan bola sejenak sebelum menembak ke tiang jauh.

    Skor 3-0 bertahan sampai laga usai. Atletico dengan kemenangan ketiga beruntun kini duduk di posisi keempat klasemen LaLiga dengan 22 poin dari 11 laga, sementara Sevilla di posisi ke-11 dengan 13 poin.

    (mrp/nds)



    Sumber : sport.detik.com