Author: Import

  • Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Dihajar Sevilla 1-4


    Jakarta

    Barcelona dihajar Sevilla 1-4 dalam lanjutan LaLiga 2025/2026. Berikut klasemen Liga Spanyol usai pekan ke-8 rampung.

    Barcelona kalah telak di pekan ke-8 Liga Spanyol. Melawan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10/2025), Blaugrana dihajar 1-4.


    Kekalahan telak itu membuat Barcelona kehilangan puncak klasemennya. Anak asuh Hansi Flick turun ke posisi dua dengan 19 poin dari 8 laga.

    Barcelona kembali disalip Real Madrid, yang sebelumnya menang 3-1 atas Villarreal. Los Blancos kembali ke puncak klasemen dengan 21 poin.

    Di posisi tiga ada Villarreal, yang bertahan dengan 16 poin. Sementara Real Betis naik ke peringkat 4 dengan 15 poin, usai menang 2-1 atas Espanyol tadi malam.

    Athletic Bilbao dan Atletico Madrid juga naik ke posisi 5 dan 6 dengan 13 poin. Bilbao menekuk Real Mallorca 2-1, dan Atletico menahan Celta Vigo 1-1.

    Elche, yang kalah 1-3 dari Alaves, tetap naik ke peringkat 7 dengan 13 poin. Sevilla mengikuti di posisi 8 dengan 13 poin, disusul Espanyol dan Alaves di posisi 9 dan 10 dengan 12 dan 11 poin.

    Getafe harus turun ke posisi 11 dengan 11 poin, sementara Osasuna naik ke posisi 12 dengan 10 poin. Levante, Rayo Vallecano, dan Valencia di bawahnya dengan raihan 8 poin.

    Di posisi 16 hingga 18 ada Celta Vigo, Real Oviedo, dan Girona dengan 6 poin. Sementara Real Sociedad dan Real Mallorca menjadi dua tim terbawah dengan baru mengoleksi 5 poin.

    Hasil Pekan ke-8 Liga Spanyol

    Osasuna vs Getafe 2-1
    Real Oviedo vs Levante 0-2
    Girona vs Valencia 2-1
    Athletic Bilbao vs Real Mallorca 2-1
    Real Madrid vs Villarreal 3-1
    Deportivo Alaves vs Elche 3-1
    Sevilla vs Barcelona 4-1
    Real Sociedad vs Rayo Vallecano 0-1
    Espanyol vs Real Betis 1-2
    Celta Vigo vs Atletico Madrid 1-1

    Klasemen Liga Spanyol di Pekan ke-8

    Pos Klub M M S K +/- POIN
    1 Real Madrid 8 7 0 1 10 21
    2 Barcelona 8 6 1 1 13 19
    3 Villarreal 8 5 1 2 6 16
    4 Real Betis 8 4 3 1 5 15
    5 Athletic Bilbao 8 4 1 3 0 13
    6 Atletico Madrid 8 3 4 1 5 13
    7 Elche 8 3 4 1 2 13
    8 Sevilla 8 4 1 3 4 13
    9 Espanyol 8 3 3 2 0 12
    10 Alaves 8 3 2 3 1 11
    11 Getafe 8 3 2 3 -2 11
    12 Osasuna 8 3 1 4 -1 10
    13 Levante 8 2 2 4 -1 8
    14 Rayo Vallecano 8 2 2 4 -2 8
    15 Valencia 8 2 2 4 -4 6
    16 Celta Vigo 8 0 6 2 -3 6
    17 Real Oviedo 8 2 0 6 -10 6
    18 Girona 8 1 3 4 -12 6
    19 Real Sociedad 8 1 2 5 -5 5
    20 Real Mallorca 8 1 2 5 -6 5

    (yna/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Dihajar, Flick Enggan Banyak Alasan


    Jakarta

    Barcelona babak belur di markas Sevilla. Pelatih Barca Hansi Flick mengakui penampilan timnya di babak pertama sangat buruk.

    Barcelona kalah 1-4 saat tandang ke Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10/2025) malam WIB, dalam lanjutan Liga Spanyol. Los Cules memulai dengan buruk, sudah tertinggal akibat penalti Alexis Sanchez pada menit ke-13.

    Gol Isaac Romero pada menit ke-37 menggandakan keunggulan Sevilla. Marcus Rashford sebenarnya sempat menjaga asa Barca dengan gol di akhir babak pertama.


    Tapi kemudian di tengah upaya mengejar ketertinggalan, Barca malah kebobolan dua gol lain di akhir pertandingan. Sevilla mengunci kemenangan lewat Jose Angel Carmona dan Akor Adams.

    Absennya Lamine Yamal dan Raphinha menjadi faktor yang tak bisa dipisahkan dari kekalahan ini. Barcelona kekurangan solusi untuk melakukan progresi permainan.

    Hansi Flick merasa di babak kedua Barcelona sudah jauh lebih baik. Namun kegagalan menemukan gol kedua membuat momentum pelan-pelan hilang hingga malah dihukum lawan.

    “Target kami adalah menguasai bola, penguasaan. Di babak pertama, bukan itu yang terjadi, ada banyak alasannya,” ujar Flick dikutip Mundo Deportivo.

    “Babak pertama tidak berjalan baik. Mereka melakukan penjagaan satu lawan satu, sangat agresif, dan kami tak punya solusi untuk mengeluarkan bola. Di babak kedua, saya mengapresiasi reaksi para pemain, bagaimana kami bermain, itu bagus.”

    “Di babak pertama, kami membuat kesalahan-kesalahan. Kita bisa bicara soal banyak hal, tapi harus melihat bahwa babak pertama itu sangat buruk dan babak kedua jauh lebih baik.”

    “Kami bisa saja mencetak gol kedua dan mungkin pertandingannya akan berbeda, tapi itu sudah berlalu. Yang harus kami lakukan adalah belajar dari laga ini dan dari kekalahan lawan Paris (Saint-Germain),” imbuh pelatih asal Jerman itu.

    (raw/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tak Pernah Barca Main Seburuk Ini


    Sevilla

    Gelandang Barcelona Pedri mengkritik permainan timnya saat dihajar Sevilla 1-4 di Liga Spanyol musim ini. Blaugrana tak bergairah dan kehilangan arah.

    Bertanding di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Minggu (5/10/2025) kemarin, Sevilla unggul dua gol lebih dulu berkat penalti Alexis Sanchez di menit ke-13 dan Isaac Romero di menit ke-37. Marcus Rashford lalu menipiskan jarak di injury time babak pertama.

    Momentum Barca lenyap usai penalti Robert Lewandowski di babak kedua melenceng dari target. Sevilla kemudian berhasil menambah dua gol lagi melalui Jose Angel Carmona dan Akor Adams jelang akhir laga, tepatnya di menit ke-90 dan 90+6.


    Kekalahan ini menjadi yang kedua untuk Barca dalam sepekan usai kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Mereka juga gagal mengudeta puncak klasemen dari Real Madrid dan kini duduk di urutan dua klasemen dengan 19 poin dari delapan laga.

    “(Penampilan di) babak pertama sangat buruk. Saya rasa kami tidak pernah bermain seburuk hari ini. Kami harus jujur pada diri sendiri dan mengkritik diri sendiri,” ujar Pedri kepada Barca One usai laga, dikutip ESPN.

    “Tidak ada intensitas atau kualitas penguasaan bola di babak pertama. Kami tidak tahu bagaimana cara melewati pressing mereka. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan bola.”

    “Kami harus memperbaiki banyak hal. Pelatih (Hansi Flick) dan kami, para pemain, akan bekerja keras untuk meningkatkan performa usai jeda agar hal ini tidak terulang,” tegas Pedri.

    Setelah ini Liga Spanyol libur dulu karena akan ada jeda internasional Kualifikasi Piala Dunia 2026. Barcelona baru akan kembali bermain melawan Girona pada 18 Oktober mendatang.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Alexis Sanchez Kebablasan Rayakan Gol ke Gawang Barcelona


    Jakarta

    Sevilla bantai Barcelona 4-1. Alexis Sanchez jebol gawang mantan klubnya, berniat tidak mau selebrasi tapi akui kebablasan.

    Sevilla menjamu Barcelona di lanjutan Liga Spanyol, Minggu (5/10) malam WIB. Tuan rumah menang 4-1.


    Gol pembuka Sevilla dicetak oleh Alexis Sanchez via titik penalti. Itu setelah Araujo menarik Romero.

    Sanchez lakukan tugasnya dengan baik. Sepakannya ke pojok kanan bawah tidak terbaca Szczesny. Sanchez lalu berselebrasi dengan berlari, menepuk lambang klub di dada.

    Alexis Sanchez merupakan eks pemain Barcelona. Sanchez mengabdi di sana pada 2011-2014.

    Sanchez total mengemas 141 penampilan bersama Barca dan kemas 46 gol. Pemain asal Chile itu turut menangi lima trofi.

    Sanchez sebelum laga hadapi Barcelona, mengaku tidak akan merayakan gol. Apa daya, pemain berusia 36 tahun itu kebablasan.

    “Saya sudah bilang tidak akan merayakan gol, tetapi terkadang rasa gembira dan hasrat mendorong saya untuk melakukannya. Sejujurnya, saya sangat mencintai Barcelona,” jelasnya dilansir dari Tribuna.

    Sanchez sudah mengemas dua gol dan satu assist dari lima laga bersama Sevilla di LaLiga. Bisakah Sanchez tunjukkan taringnya lagi sampai akhir musim?

    (aff/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Kalah… karena Waktu dan Cuaca


    Jakarta

    Bukannya Alejandro Balde mau cari-cari alasan. Kata bek sayap itu, kekalahan Barcelona dari Sevilla 1-4 karena faktor waktu pertandingan dan cuaca.

    Sevilla menjamu Barcelona di lanjutan Liga Spanyol, Minggu (5/10) malam WIB. Tuan rumah menang 4-1.

    Di babak pertama, skor sama kuat 1-1 setelah penalti Alexis Sanchez disamakan Marcus Rashford. Sevilla mengamuk di babak kedua, tambah tiga gol via Romero, Carmona, dan Akor.


    Alejandro Balde, bek sayap Barcelona yang masuk sebagai pemain pengganti tidak mau cari-cari alasan atas kekalahan itu. Meski dirinya menyinggung, soal jam pertandingan dan cuaca.

    “Pertandingan tadi sulit, karena waktu dan cuaca, tetapi itu bukan alasan. Kami bermain buruk, dan masih banyak yang harus kami perbaiki,” jelasnya dilansir dari Mundo Deportivo.

    Laga Sevilla vs Barcelona berlangsung pukul 16.15 waktu setempat. Cuacanya memang cukup panas dan terik.

    Frenkie de Jong beralasan lain. Sang gelandang sebut timnya cukup kelelahan karena jadwal yang padat.

    “Saya pikir itu sebagian karena akumulasi kelelahan, memang begitulah adanya. Kami telah memainkan tujuh pertandingan dalam 21 hari, tetapi terkadang mengejar bola lebih melelahkan daripada hal lainnya,” cetusnya.

    Barcelona tertahan di peringkat kedua Klasemen Liga Spanyol sementara dengan 19 poin dari delapan laga. Mereka gagal salip Real Madrid di puncak klasemen, yang punya 21 poin.

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Satu Hal yang Flick Suka usai Barca Dihajar Sevilla


    Sevilla

    Kekalahan Barcelona dari Sevilla di Liga Spanyol menyisakan banyak pekerjaan rumah bagi pelatih Hansi Flick. Namun paling tidak ia melihat satu hal positif dari para pemainnya usai laga tersebut.

    Barca kalah telak 1-4 dalam laga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10/2025) kemarin. Empat gol dari Alexis Sanchez, Isaac Romero, Jose Angel Carmona, dan Akor Adams hanya bisa dibalas sekali oleh Marcus Rashford.

    Ini menjadi kekalahan pertama Barcelona di LaLiga musim ini, namun menjadi yang kedua beruntun setelah tumbang 1-2 di tangan Paris Saint-Germain di Liga Champions empat hari sebelumnya.


    Pada laga ini, performa Barca di babak pertama menjadi sorotan usai kebobolan dua gol lebih dulu. Mereka mencoba bangkit di paruh kedua, namun justru gagal mengambil momentum untuk menyamakan kedudukan dan kembali kebobolan dua gol di pengujung laga.

    Meski begitu, Flick memuji kemarahan para pemainnya di ruang ganti. Itu berarti skuad asuhannya punya ambisi tinggi untuk bangkit dari keterpurukan.

    “Kami tidak senang karena sulit rasanya menelan kekalahan ini, tapi saya ingin melihatnya seperti ini. Apa yang saya lihat di ruang ganti adalah reaksi para pemain. Saya melihat mereka marah, dan saya suka itu,” ujar Flick usai laga, dikutip AS.

    “Kami akan kembali (usai jeda internasional) dan melihat apakah kami bisa bereaksi.”

    “Semoga setelah jeda selesai, para pemain kunci kami kembali dan kami memerlukan mereka, dan kami bisa kembali meraih kemenangan untuk para fan,” jelas pelatih asal Jerman itu.

    Barcelona akan kembali bertanding pada 18 Oktober mendatang menghadapi Girona. Sebelum itu, akan ada jeda Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Dear Barca, Mau Sampai Kapan Pakai Garis Pertahanan Tinggi?


    Jakarta

    Barcelona dibantai Sevilla 1-4 pada Liga Spanyol. Eks pemainnya, Thierry Henry sudah ingatkan soal strategi garis pertahanan tinggi Barca yang mudah didobrak.

    Dua gol terakhir Sevilla lahir dari memanfaatkan celah garis pertahanan Barcelona yang tinggi. Carmona sukses lolos dari jebakan offside kemudian giring bola sampai ke dalam kotak penalti dan bikin gol. Lalu, Akor sukses manfaatkan umpan Ejuke, nama terakhir juga lolos dari jebakan offside.

    Laga yang digelar pada Minggu (5/10) malam WIB itu dimenangkan Sevilla dengan skor 4-1. Setelah 10 tahun, mereka akhirnya menang lagi atas Barca di kandangnya.


    Barcelona memang tangguh di musim lalu dengan strategi garis pertahanan tinggi yang diterapkan pelatih Hansi Flick. Namun berjalannya waktu, tim-tim lawan sudah bisa menemukan celahnya.

    Saat Barca kalah dari PSG 1-2 di Liga Champions, eks pemainnya Thierry Henry mengeluhkan strategi tersebut. Barca dinilainya, sebaiknya tidak melulu bergantung pada garis pertahanan tinggi.

    “Anda tidak boleh bergantung pada strategi itu, apalagi kalau main di Liga Champions dan hadapi tim-tim besar. Anda akan terekspos,” tegas Henry dilansir dari CBS.

    “Itulah yang terjadi ketika menghadapi PSG, mereka tidak mau mengubah strategi. Terkadang pelatih bisa keras kepala dengan cara mereka bermain, tetapi hal itu bisa merugikan apalagi di momen-momen genting,” tambahnya.

    Kembali soal Sevilla vs Barcelona, tuan rumah mencatatkan offside sebanyak 10 kali. Itu artinya, Alexis Sanchez dkk berkali-kali coba terobos garis pertahanan tinggi Barca dan tidak menyerah. Akhirnya menang juga!

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kontrak Silva Mau Habis, Barcelona Kejar Lagi Musim Depan?


    Barcelona

    Barcelona rupanya belum menyerah untuk mendapatkan Bernardo Silva. Tahu kontrak si pemain Manchester City itu mau habis, Los Cules coba mendekati.

    Desas-desus soal masa depan Silva mulai ramai di media-media Inggris karena kontraknya habis musim depan. Manajemen City mulai berpikir untuk melepas Silva mengingat si pemain sudah berusia 31 tahun.

    Dengan usia sudah menginjak kepala tiga, Silva dinilai sudah melewati puncak kariernya dan tidak lama lagi akan menurun. Menurut laporan Football Espana, agen Silva saat ini tengah sibuk.


    Sebab, dia lagi mencari calon klub baru untuk kliennya musim depan. Salah satu nama lama muncul, yakni Barcelona, yang sempat dikaitkan dengan Silva beberapa musim lalu saat masih dilatih Xavi Hernandez

    Namun, tidak ada kesepakatan dengam City selaku klub yang meminta harga tinggi untuk Silva saat itu. Kondisi keuangan Barcelona yang belum membaik jadi alasannya.

    Kini Barcelona tidak mau melepas peluang untuk merekrut Silva secara cuma-cuma. Pengalaman dan kemampuan Silva bermain di banyak posisi, jadi nilai plus untuk Barcelona yang membutuhkan sosok pemain senior.

    Sayangnya, Barcelona harus berhadapan dengan klub-klub Arab Saudi seperti Al Ahli, Al Qadsiah, dan Al Nassr yang juga meminati Silva. Mereka bahkan siap memagari dengan kontrak empat tahun dan gaji sekitar 575 ribu paun per pekan, belum termasuk bonus.

    Jadi kira-kira Silva pilih yang mana?

    (mrp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ada Ribut-ribut di Ruang Ganti Real Madrid


    Jakarta

    Ada ribut-ribut di ruang ganti Real Madrid. Kabarnya, kiper Thibaut Courtois panas dipojokkan karena performa yang kurang.

    Dirangkum dari media-media Spanyol, para pemain Real Madrid kabarnya sedang tidak puas dengan performa Thibaut Courtois. Sang kiper asal Belgia sedang tidak oke dalam menjaga gawangnya.

    Courtois membalas. Eks Chelsea itu masih belum kembali ke performa oke karena baru pulih dari cedera punggung. Cedera otot pun masih menghantuinya.


    Tim pelatih Real Madrid masih percaya kepada Thibaut Courtois. Namun jika performa Courtois masih belum oke, kiper pengganti Lunin akan diberikan kepercayaan main sebagai starter.

    Courtois selalu bermain penuh pada awal Liga Spanyol musim 2025/26. Dari delapan laga, dirinya kebobolan sembilan kali dan tiga kali catatkan clean sheets.

    (aff/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rodrygo Tak Akan Pergi Selama Masih Diinginkan Real Madrid


    Rio de Janeiro

    Winger Real Madrid Rodrygo selama ini tak pernah jauh-jauh dari spekulasi. Rodrygo menegaskan bahwa dirinya tidak akan pergi selama masih diinginkan Madrid.

    Rumor seputar masa depan Rodrygo memanas pada musim panas lalu. Menyusul penampilan kurang oke Rodrygo setelah cuma 11 gol dan delapan assist saja di Liga Spanyol dan Liga Champions digabungkan.

    Sejumlah klub Premier League termasuk Manchester City dann Tottenham Hotspur dilaporkan berminat mendapatkan jasa Rodrygo. Akan tetapi, pesepakbola berusia 24 tahun itu bergeming.


    Kontrak Rodrygo bersama Real Madrid masih berlangsung sampai 2028. Pemain internasional Brasil itu mengakui mendapatkan berbagai tawaran di musim panas lalu, tapi tak pernah berpikir untuk angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

    “Setiap musim, hal yang sama terjadi kepadaku. Apakah aku akan pergi atau apakah aku mendapatkan tawaran dari sana-sini,” ungkap Rodrygo kepada AS.

    “Tentu saja selalu ada tawaran; aku enggak akan bohong tentang hal itu, tapi aku selalu menjelaskan kepada klub bahwa aku ingin meneruskan kesuksesan di sini, bahkan lebih dari yang sudah kumiliki.”

    “Banyak lho memenangi dua Liga Champions di usiaku, tapi aku ingin lebih banyak piala Eropa bersama klub ini. Aku selalu bilang: “Selama Real Madrid menginginkanku, aku akan ada di sini.” Jika suatu hari nanti Real Madrid bilang kepadaku: ‘Rodry, sana cari tim baru,’ maka aku akan bilang ‘Oke’. Tapi itu kan tidak terjadi.”

    “Klub selalu bilang bahwa mereka mengandalkanku. Orang-orang berspekulasi karena aku terus diam, tapi aku sudah tahu apa yang akan kulakukan di musim ini dengan Real Madrid, bahwa aku akan fokus memberikan yang terbaik,” lugas Rodrygo.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com