Author: Import

  • 3 Manfaat Minum Kopi Campur Cokelat, Bisa Turunkan Risiko Stroke


    Jakarta

    Kopi dapat diracik menggunakan bahan tambahan yang membuat rasanya nikmat. Salah satunya ditambah cokelat, racikan ini bisa memberikan manfaat kesehatan.

    Kalau ingin mendapatkan manfaat sehat dari kopi, kamu bisa mengonsumsinya secara rutin. Pastikan mengonsumsi kopi hitam, tapi bisa juga menambahkan beberapa bahan.

    Dilansir dari Well and Good (11/2), bahan tambahan yang baik untuk campuran kopi adalah bubuk kakao. Selain rasanya nikmat karena ada sentuhan rasa cokelat, manfaat sehatnya juga dapat dirasakan tubuh.


    Johns Hopkins seorang kardiologi dan ahli diet mengungkapkan kalau mengonsumsi 1-2 gelas kopi per hari bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Lebih baik lagi jika menambahkan bubuk kakao ke dalamnya.

    Ahli lain juga menjelaskan manfaat dari mengonsumsi kopi campur bubuk kakao. Berikut 3 manfaat baiknya:

    1. Panjang Umur

    kopi campur bubuk kakaokopi campur bubuk kakao Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kafein ternyata menyimpan beragam manfaat yang baik untuk tubuh. Fungsinya sebagai zat antioksidan ini bisa memungkinkan penikmatnya panjang umur.

    Apalagi jika kopi dicampurkan bubuk kakao. Zat antioksidannya menjadi bertambah. Nikki Bart, seorang ahli jantung mengungkapkan kalau minum kopi dicampur bubuk kakao dalam jumlah sedang dapat meningkatkan umur panjang dan kesehatan jantung.

    2. Turunkan Risiko Stroke

    Penyakit jantung juga bisa berkaitan dengan stroke. Colette Micko, seorang ahli gizi dan diet menjelaskan menurunkan risiko penyakit jantung jika mengonsumsi kopi campur bubuk kakao secara rutin.

    Minum kopi yang dikaitkan dengan penurunan risiko stroke ini ditemukan dalam studi PLOS Medicine pada November 2021. Penelitian besar yang dilakukan selama beberapa tahun ini melibatkan lebih dari 365.000 peserta dewasa yang memantau konsumsi kopi dan teh mereka sejak tahun 2006. Pada tahun 2020, para peneliti menemukan risiko stroke 32 persen lebih rendah bagi mereka yang minum 2-3 cangkir per hari.

    3. Sebagai Zat Anti-Inflamasi

    Kopi memiliki manfaat sendiri untuk kesehatan jantung, tapi menambahkan kakao dapat memberikan manfaat lebih jauh lagi. “Seperti biji kopi, bubuk kakao mengandung flavanol yang memiliki efek anti-inflamasi, mengendurkan pembuluh darah, dan meningkatkan kontrol gula darah,” ungkap Dr. Bart.

    Flavanol adalah senyawa kimia yang terdapat pada tumbuhan yang termasuk dalam keluarga antioksidan yang disebut flavonoids. Flavanol terbukti mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah, yang dapat berdampak positif pada kesehatan jantung dengan merelaksasi pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah, katanya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bankir Sukses Turun BB 14 Kg Dalam 3 Bulan dengan Pola Makan Ini


    Jakarta

    Menyadari kondisinya sudah tak baik-baik saja, seorang bankir berkomitmen ubah asupan makanannya. Tak disangka ia malah sukses turunkan berat badan 14 kilogram.

    Kesehatan tubuh menjadi modal utama untuk menjalani aktivitas dengan lancar tanpa hambatan. Tubuh yang sehat dan ideal akan lebih mudah memaksimalkan kinerja organnya tanpa gangguan apapun.

    Apalagi ketika mulai memasuki usia yang semakin bertambah kesehatan tubuh harus selalu menjadi prioritas. Keinginan dan komitmen yang kuat adalah modal awal yang harus tertanam dalam otak demi perubahan yang lebih baik.


    Seperti kisah seorang banking yang sempat khawatir dengan tubuhnya sendiri. Sanjay Kumar Suman menceritakan kepada Times of India (3/5) dirinya telah mengidap gangguan tiroid selama 10 tahun terakhir.

    Baca juga: Setelah Viral Kopi Daun Bawang, Kini Ada Milk Tea Cabe Merah

    Bankir Sukses Turun BB 14 Kg Dalam 3 Bulan dengan Pola Makan IniSeorang bankir berkomitmen mengubah pola makan demi menjaga kesehatan tubuhnya. Foto: Times of India

    Banyak gejala gangguan kesehatan yang kemudian mulai bertambah dialami oleh Sanjay. Seperti kolesterol, lemak liver, migrain, hingga beberapa alergi yang tiba-tiba muncul. Akhirnya ia bertekad untuk berubah dan membuat tubuhnya menjadi lebih sehat.

    Mulai hidup sehat Sanjay menerapkan beberapa kebiasaan yang jauh berbeda dari sebelumnya. Ia akan minum segelas air hangat dan jalan kaki selama 20 menit lamanya setiap pagi setelah bangun tidur.

    Beberapa makanan juga dihindari oleh Sanjay seperti gula dan makanan manis, tepung olahan, makanan berminyak, hingga jajanan kaki lima. Sanjay hanya berfokus pada mengelola dan memperbaiki asupan makanan, bisa dikatakan cara dietnya ini 80% mengatur makanan dan 20% olahraga ringan untuk membakar sisa lemak tubuh.

    Ia yang dahulu abai dengan asupan minumannya kini juga lebih cermat. Setiap hari setidaknya 1 liter air akan dihabiskan untuk mencukupi kebutuhan cairan sesuai berat badannya.

    Bankir Sukses Turun BB 14 Kg Dalam 3 Bulan dengan Pola Makan IniHingga akhirnya berhasil turun berat badan 14 kg dan ukuran celananya mengecil 8 nomor. Foto: Times of India

    Sejak mengubah pola makannya menjadi diet sehat ia mendominasi isi piring makannya dengan makanan mentah dan sayur-sayuran. Ia juga berusaha belajar dan memahami cara menghitung kebutuhan nutrisi untuk tubuhnya agar tetap seimbang dan sesuai batas yang disarankan.

    Selain menjalankan diet dan mengimbanginya dengan olahraga, Sanjay juga mengubah pola pikirnya. Ia tak lagi melihat makanan sebagai asupan lezat melainkan sebagai obat yang harus dipilah-pilih untuk mendapatkan khasiatnya pada tubuh.

    “Sebelum makan malam biasanya aku akan mengonsumsi sepiring sayuran mentah. Aku menyebutnya dengan Plate One yang bermakna sebagai makanan dari Tuhan dan ada plate Two yang maksudnya makanan dari (masakan) manusia,” jelas Sanjay.

    Bobot terberat yang pernah dicapainya menyentuh angka 82 kilogram. Hanya dalam 3 bulan menjalani diet tersebut ia berhasil menurunkan berat badan hingga 14 kilogram. Bonusnya ukuran celana Sanjay juga turun dari 38 menjadi 30.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Daging Has Babi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?


    Jakarta

    Kerap dipandang sebelah mata, daging babi ternyata bisa membantu menurunkan berat badan asal dikonsumsi tanpa bagian lemak. Ini penjelasannya!

    Daging babi tanpa lemak cocok jadi menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori. Hal itu telah dibuktikan oleh penelitian yang diterbitkan dalam Current Developments in Nutrition.

    Penelitian yang dilakukan di Duke University menemukan bahwa wanita obesitas berisiko tinggi telah mengikuti diet penurunan berat badan dengan mengonsumsi daging babi tanpa lemak.


    Setelah rutin mengonsumsi daging babi tanpa lemak selama 6 bulan, wanita tersebut berhasil membuktikan penurunan berat badan yang signifikan, seperti yang dikutip dari Feedstuffs (27/05/17).

    Berikut ini penjelasan pengaruh konsumsi daging babi tanpa lemak pada penurunan berat badan.

    1. Daging babi tinggi protein

    Bagian daging babi terenakDaging babi mengandung protein tinggi. Foto: Shutterstock

    Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, terlebih bagi pelaku diet. Protein akan memberikan rasa kenyang yang lama, sehingga mendorong kita untuk tidak ngemil sembarangan.

    Protein yang tinggi ditemukan dalam daging babi. Dalam 100 gram daging mengandung sekitar 27,34 gram protein. Karenanya daging babi tanpa lemak diklaim bagus untuk diet.

    Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan manfaat protein untuk fungsi fisik. Penelitian ini dilakukan dengan meneliti 667 orang dewasa yang berisiko diabetes.

    2. Hilangkan bagian lemaknya

    Mereka diminta untuk diet rendah kalori dan tinggi protein. Peneliti juga meminta mereka untuk mengasup sekitar 30 gram protein yang berkualitas tinggi setiap kali makan.

    Untuk diet ini, peneliti menyarankan untuk menghilangkan bagian lemak. “Dalam penelitian ini, para wanita dalam makan daging babi tanpa lemak untuk memenuhi target protein mereka,” tutur peneliti.

    Lebih lanjut, peneliti menyebut bahwa makan daging babi tanpa lemak merupakan cara terbaik untuk memasukkan protein sebagai bagian dari pola makan sehat apa pun.

    3. Pilih bagian has dalam

    istilah daging babi dalam produk makananDaging babi illustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Untuk mendapatkan daging babi tanpa lemak, kamu bisa pilih bagian bagian has dalam atau tenderloin. Bagian tersebut disarankan oleh penelitian dari University of Wisconsin.

    Menurut peneliti, daging babi bagian tenderloin merupakan pilihan terbaik. Dalam satu porsi atau sekitar 113 gram mengandung 24 gram protein dan 83 mg kolin.

    Selain itu, disarankan juga untuk memilih daging babi yang menggunakan label ‘loin’ dan ‘chop’ seperti tenderloin sirloin, dan pork chop untuk mendapat asupan protein yang lebih banyak.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedang Diare? Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi


    Jakarta

    Ketika mengalami diare, perut akan terasa tak nyaman. Tetapi ada beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi agar tubuh tetap mendapat nutrisi saat diare.

    Ketika diare tubuh akan terasa menolak semua makanan yang dimasukkan ke dalamnya. Tak sempat dicerna dengan baik tetapi makanan yang masuk akan langsung dikeluarkan oleh saluran pencernaan melalui buang air besar.

    Alhasil ketika mengalami diare rasanya akan malas makan dan enggan mengunyah makanan yang tersaji di hadapan. Padahal penting untuk penderita diare tetap memasukkan asupan makanan ke dalam perut agar tubuh terus mendapatkan nutrisi.


    Para ahli kesehatan menyarankan beberapa asupan yang dapat menjadi alternatif saat diare. Beberapa makanan dapat menjadi camilan yang menyehatkan dan makanan lainnya juga cocok untuk disajikan sesuai selera.

    Baca juga: Unik! Masuk ke Restoran Ini Pengunjung Harus Membungkuk

    Berikut ini 5 makanan yang cocok dikonsumsi ketika diare menurut Women’s Health:

    Sedang Diare? Ini 5 Makanan yang Sebaiknya DikonsumsiPisang memiliki kandungan elektrolit yang dibutuhkan ketika diare. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kritchai Chaibangyang

    1. Pisang

    Buah pisang mengandung karbohidrat yang paling mudah dicerna oleh tubuh. Artinya ketika dicerna di dalam usus, pisang akan lebih lembut dan tidak memberatkan kerja saluran pencernaan.

    Selain itu pisang juga kaya akan mineral alami yang harus dipenuhi demi fungsi organ tubuh yang maksimal. Misalnya potassium, salah satu jenis elektrolit yang banyak terbuang ketika mengalami diare.

    Konsumsi pisang juga dapat membantu menyerap cairan di dalam usus dan membuat kotoran bergerak lebih lembut. Sehingga tak ada lagi tumpukan cairan dalam saluran pencernaan yang memperparah diare.

    2. Nasi putih

    Sebagai salah satu bahan makanan pokok orang Indonesia, nasi ternyata juga berkhasiat untuk membantu memperbaiki pencernaan. Nasi secara alami memiliki sifat yang dapat mengikat.

    Konsumsi nasi putih saat diare dapat membantu membuat kotoran lebih padat. Dan inilah yang seharusnya dilakukan ketika diare karena kotoran yang keluar akan cenderung berbentuk cair.

    Sehingga menghindari konsumsi nasi ketika diare justru akan menjadi kesalahan yang besar. Hal ini juga dibenarkan oleh Bet Warren selaku ahli nutrisi dan pendiri di Beth Warren Nutrition.

    Makanan yang cocok untuk penderita diare lainnya ada di halaman selanjutnya.

    3. Telur

    Kotoran yang lebih cair ketika diare disebabkan oleh pergerakan saluran pencernaan yang lebih cepat. Sehingga jika ingin mengatasinya kamu harus mengembalikan pergerakan perut.

    Telur menjadi salah satu asupan makanan yang dapat membantu mengembalikan pergerakan susu menjadi lebih normal. Tetapi ada beberapa syarat yang harus diikuti jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

    Konsumsi telur untuk mengatasi diare harus dilakukan tanpa bahan tambahan. Sebaiknya dinikmati sebagai telur rebus. Mayo Clinic tidak menyarankan konsumsi telur dengan campuran mentega atau minyak ketika diare.

    4. Roti putih

    Sedang Diare? Ini 5 Makanan yang Sebaiknya DikonsumsiRoti putih lebih rendah serat sehingga mudah dicerna oleh usus. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kritchai Chaibangyang

    Saat mengalami diare, penderitanya tidak disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung serat. Alasannya karena serat akan lebih sulit dicerna oleh saluran pencernaan yang sedang bermasalah.

    Jika biasanya lebih suka mengonsumsi roti gandum, usahakan untuk mengubah asupannya selama diare. Pilih roti putih yang terbuat dari olahan tepung terigu.

    Roti jenis ini memiliki kadar serat yang sangat rendah. Sehingga usus akan mencerna roti dengan lebih lembut tanpa harus memangkas habis asupan karbohidrat yang dibutuhkan untuk produksi energi.

    5. Yoghurt

    Ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami diare. Salah satunya intoleran laktosa yang bisa datang melalui asupan kandungan makanan yang terkontaminasi susu sapi.

    Jika alasan ini menjadi dasar dari diare yang dialami sebaiknya segera konsumsi yoghurt. Walaupun terbuat dari olahan susu sapi tetapi yoghurt dapat meminimalisir efek intoleran laktosa dalam saluran pencernaan.

    Yoghurt juga memiliki probiotik yang dapat mengembalikan kesehatan bakteri di dalam usus. Jika ingin menikmati yoghurt lebih enak dapat menambahkan potongan buah segar atau kucuran madu sebagai pemberi rasa manis.

    Baca juga: Pencinta Kopi Wajib Tahu, Ini Bedanya Kopi Instan dan Seduh Manual

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Beras Porang dan Kandungannya, Bener Bisa Bikin Kurus?

    Jakarta

    Beras porang adalah pengganti nasi dari umbi-umbian untuk segala usia. Olahan dari tepung umbi porang Amorphophallus muelleri ini diklaim lebih menyehatkan daripada beras biasa.

    Porang dikenal dengan nama iles-iles, konjac, atau coblok. Masyarakat Jepang telah terlebih dahulu memanfaatkannya sebagai mie shirataki atau konyaku. Kandungan dalam umbi porang bisa bikin kenyang dan membantu menjaga kesehatan tubuh.

    Kandungan dan Manfaat Beras Porang

    Beras porang yang memiliki berbagai kandungan gizi dari karbohidrat, protein, hingga serat. Berikut kandungan gizi dalam 40 gram beras porang menurut laman Eat This Much.


    • Kalori 28%
    • Karbohidrat 86%
    • Lemak dan gula 0%
    • Protein 14%.

    Minimnya kandungan gula dan lemak pada beras porang cocok bagi yang sedang diet. Beberapa manfaat lain dari konsumsi beras porang adalah:

    1. Mengurangi Berat Badan

    Umbi porang mengandung banyak serat sehingga mampu menjadi solusi untuk menurunkan berat badan. Serat dan kandungan karbohidrat kompleks membuat perut terasa lebih kenyang dalam waktu yang lama. Jenis serat yang diekstraksi dari porang disebut glukomanan.

    Beras porang dapat mengatasi kadar gula darah karena tidak memiliki kandungan gula sedikit pun. Penelitian menyebutkan, konsumsi 3,6 gram suplemen konyaku glukomanan per hari dapat menurunkan persentase risiko penyakit pembuluh darah seperti stroke dan serangan jantung.

    3. Mengurangi Kolesterol Tubuh

    Kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dapat turun secara berkala dengan konsumsi porang. Eksplorasi glukomanan di tahun 2001 menyebutkan porang dapat mengurangi ancaman darah tinggi, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan terjadinya resistansi insulin dalam tubuh.

    4. Sebagai Obat Sembelit

    Kandungan serat dan air pada porang dianggap mampu mempercepat proses pencernaan. Penelitian pada pasien sembelit yang mengkonsumsi glukomanan membuktikan, fungsi usus bisa membaik dalam waktu 10 hari.

    5. Mencegah Kanker

    Tepung porang atau konyaku dapat menghambat pertumbuhan kanker, zat pra kanker, dan usai kanker. Kandungan glukomanan dianggap mampu mengurangi tingkat keganasan pada pengidap kolesterol dan kanker, khususnya pengidap kanker paru-paru.

    6. Menyehatkan Kulit

    Dilansir dari laman Medical News Today, kandungan glukomanan pada tepung porang dapat menjadi terapi topikal untuk jerawat. Hal ini juga terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.

    7. Penyembuhan Luka

    Karena efisiensinya dalam meningkatkan kesehatan kulit, porang juga diklaim mampu mempercepat penyembuhan luka. Namun hal ini membutuhkan kajian lebih dalam, karena penelitian tahun 2015 masih menggunakan tikus sebagai objek studinya.

    Bahan Pembuatan Beras Porang

    Dilansir dari jurnal karya Said dkk berjudul Analisis Potensi Porang Sebagai Pengganti Beras Untuk Ketahanan Pangan di Kabupaten Pangandaran, beras porang terbuat dari umbi acung/acoan/iles-iles kuning. Tanaman ini dapat tumbuh di jenis tanah apapun pada ketinggian 0-700 mdpl.

    Umbi Porang yang telah dipanen akan dibersihkan dan diiris tipis-tipis untuk dipanaskan menjadi keripik. Keripik tersebut nantinya akan dihaluskan menjadi tepung yang menjadi bahan pembuatan beras porang dengan dicampurkan dengan tepung beras dan air.

    Semakin banyak porang yang ditambahkan akan meningkatkan volume, kadar air, dan kekerasannya sehingga mirip dengan beras biasa. Perbedaan mencolok antara keduanya adalah warna beras porang yang cenderung coklat dan proses masaknya yang cenderung lebih cepat.

    Detikers bisa memanfaatkan beras porang atau olahan lain misal mie shirataki, konyaku steak, pancake, hingga jajanan tradisional sebagai jenis makanan yang lebih baik untuk kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Ini 5 Pantangan Makanan untuk Usia 50 tahun ke Atas

    Jakarta

    Makanan memainkan peran penting seiring bertambahnya usia. Karena itu, ada sejumlah makanan yang harus dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas sebagai upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

    Menginjak usia 50 tahun, tubuh mengalami banyak perubahan. Dilansir Healthline, sistem metabolisme menurun sehingga tubuh jadi kurang toleran dan sulit memproses makanan yang berlebih.

    Tubuh menyimpan lebih banyak lemak setelah usia 50 tahun. Karenanya, orang lansia lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Massa dan kekuatan otot berkurang seiring proses penuaan serta risiko pengeroposan tulang juga meningkat.


    Dengan berbagai perubahan yang terjadi, lansia tidak boleh lagi sembarang mengkonsumsi makanan. Berikut daftar pantangan makanan untuk orang berusia 50 tahun ke atas.

    Makanan yang Harus Dihindari oleh Orang Usia 50 Tahun ke Atas

    Ada sejumlah makanan yang mesti dipantang oleh orang yang sudah menginjak 50 tahun ke atas untuk menjaga kesehatannya. Berikut deretan makanannya, dikutip dari Health Times dan AARP:

    1. Makanan Olahan

    Makanan olahan (processed food/ultra-processed food) perlu dihindari oleh lansia. Orang dengan usia berapa pun juga harus mengurangi jenis makanan ini.

    Hal itu karena makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, lemak jenuh yang tinggi, serta bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna. Kandungan nutrisi dalam makanan olahan juga rendah.

    Terlalu sering konsumsi makanan olahan pun telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, menurunnya sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan pencernaan memburuk.

    Yang termasuk makanan proses dan ultra-proses: roti kemasan, camilan kemasan, makanan kaleng, mie instan, daging olahan seperti nugget dan sosis, makanan cepat saji, serta minuman dan jus kemasan.

    2. Gorengan

    Gorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak seringkali mengandung lemak jenuh yang tinggi. Orang berusia 50 tahun ke atas yang masih kerap mengkonsumsi ini akan berdampak buruk pada kolesterol darah.

    Konsumsi gorengan berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, di antaranya penyakit jantung dan stroke.

    Selain itu, gorengan juga menyimpan kalori yang cukup banyak. Sementara lansia dianjurkan untuk mengurangi asupan kalori harian.

    3. Makanan Manis

    Makanan manis mesti dihindari oleh orang berusia 50 tahun ke atas lantaran dapat berbahaya. Hal ini karena kelebihan gula bisa memberikan tekanan pada organ seperti pankreas dan hati yang dapat meningkatkan kadar gula dan trigliserida darah.

    Gula juga menaikkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan diabetes seiring bertambahnya usia. Makanan manis yang mengandung tinggi gula juga bisa menimbulkan dan memperburuk peradangan pada tubuh.

    4. Makanan Tinggi Garam

    Orang di atas 50 tahun umumnya memiliki tekanan darah yang tinggi. Makanan dengan kandungan garam dalam jumlah besar adalah “musuh” yang harus dihindari. Hal ini karena garam bisa mengikat cairan sehingga meningkatkan volume darah.

    Asupan garam harian perlu dibatasi, yaitu maksimal 2.300 miligram untuk usia 50 tahun ke atas. Dan maksimal 1.500 miligram per hari atau setara dengan satu sendok teh (1 sdt) jika termasuk kelompok risiko tinggi.

    Terlalu banyak konsumsi garam juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

    5. Alkohol

    Alkohol minuman maupun dalam makanan juga mesti dihindari. Sebab, lansia lebih rentan terhadap dampak negatifnya. Konsumsi alkohol berisiko menyebabkan dehidrasi dan bisa mempengaruhi cara kerja obat-obatan yang sedang rutin diminum.

    Alkohol juga dapat mengganggu kualitas tidur dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, bisa menyebabkan hipoglikemia pada pengidap diabetes.

    Nah, itu tadi sederet pantangan makanan dan minuman untuk orang usia 50 tahun ke atas.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Tinggi Protein Penurun Berat Badan yang Rendah Kalori

    Jakarta

    Makanan tinggi protein memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, jika kalian ingin diet menurunkan berat badan, maka membutuhkan sumber protein yang rendah kalori dan rendah lemak jahat.

    Makanan tinggi protein dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, terutama tulang, otot, dan kulit. Sementara kandungan kalori dan lemak jahat yang rendah akan mencegah berat badan naik.

    Apa saja makanan yang cocok untuk diet atau menurunkan berat badan? Simak 10 makanan tinggi protein rendah kalori berikut ini.


    Makanan Tinggi Protein yang Cocok untuk Diet

    Berikut ini 10 makanan tinggi protein rendah kalori yang cocok untuk diet atau menurunkan berat badan:

    1. Dada Ayam Tanpa Kulit

    Dikutip dari situs Verywell Health, dada ayam tanpa kulit mengandung 32 gram protein, 158 kalori, dan 3 gram lemak di setiap 100 gramnya.

    Asupan proteinnya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, sedangkan kalorinya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh.

    Pertimbangkan cara memasaknya dengan cara yang lebih sehat, seperti memanggang, membakar, memasak dengan tekanan tinggi, atau menggunakan air fryer, agar kalori yang dihasilkan lebih rendah.

    2. Dada Kalkun

    Salah satu jenis ayam yang enak dan cocok untuk diet adalah kalkun. Pilihlah dada kalkun tanpa kulit sebagai asupan protein dengan kalori dan lemak yang rendah.

    Satu porsi dada kalkun tanpa tulang dan tanpa kulit (100 gram) mengandung 30 gram protein, 147 kalori, dan 2 gram lemak, termasuk sumber seng, selenium, kolin, dan vitamin B12 yang baik.

    3. Ikan Putih

    Ikan putih contohnya seperti ikan kod dan nila. Ini termasuk pilihan ikan yang lebih rendah kalori tapi merupakan sumber protein yang baik. Satu porsi ikan putih (100 gram) mengandung 19 gram protein, 134 kalori, dan 5,8 gram lemak.

    Ikan putih juga mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung dan kaya akan vitamin D, selenium, vitamin B12, magnesium, dan fosfor. Masaklah ikan dengan cara dipanggang, dikukus, atau dibakar.

    4. Kerang-kerangan

    Kerang-kerangan juga merupakan makanan tinggi protein dari kalangan hewan (protein hewani). Ini termasuk udang, kepiting, lobster, cumi-cumi, tiram, dan kerang.

    Dalam satu porsi udang (100 gram) mengandung 22,8 gram protein dengan hanya 119 kalori dan kurang dari 2 gram lemak. Kerang juga mengandung nutrisi yang baik, seperti seng, selenium, zat besi, dan vitamin B12.

    5. Telur

    Konsumsi telur adalah cara sederhana untuk mendapatkan sumber protein. Dua telur berukuran besar (100 gram) mengandung lebih dari 12 gram protein, 143 kalori, dan 9,5 gram lemak.

    Putih telur lebih banyak mengandung protein, sedangkan kuning telur mengandung sebagian besar vitamin dan mineral, seperti vitamin D, kolin, fosfor, dan vitamin A. Selain untuk menu sarapan, kamu bisa menjadikan telur untuk cemilan.

    6. Tahu

    Tahu juga merupakan makanan sederhana, mudah didapat, dan kandungan proteinnya sangat baik untuk tubuh. Tahu berasal dari bahan nabati, yaitu kedelai.

    Satu setengah cangkir (126 gram) tahu keras mengandung 21,8 gram protein, 181 kalori, dan 11 gram lemak. Kandungan lemak ini kebanyakan adalah lemak baik yang menyehatkan.

    7. Edamame

    Edamame adalah kacang kedelai yang belum matang, berbentuk polong hijau berserat. Bagian dalam kacangnya halus dan lembut saat digigit.

    Satu cangkir edamame (155 gram) yang telah dikupas mengandung lebih dari 18 gram protein, 188 kalori, dan 8 gram lemak. Edamame juga mengandung nutrisi yang bermanfaat seperti serat, zat besi, vitamin C, dan kalsium.

    Edamame enak digunakan sebagai cemilan dengan berbagai campuran bumbu maupun tanpa bumbu.

    8. Biji Labu

    Siapa sangka biji labu adalah makanan tinggi protein. Dikutip dari artikel ilmiah karya Ashiq Hussain dkk yang diterbitkan di jurnal Springer Nature (2023), dalam setiap 100 gram biji labu, mengandung 35,1 gram protein.

    Selain protein, biji labu juga mengandung polisakarida, minyak, vitamin, mineral, dan senyawa fenolik. Manfaatnya yaitu sebagai imunomodulator, antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan antivirus.

    9. Jamur Kering

    Menurut artikel karya Maria Elena Valverde dkk dalam jurnal Hindawi (2015), jamur memiliki manfaat untuk kesehatan manusia. Dalam 100 gram jamur kering mengandung 38 gram protein.

    Jamur juga mengandung antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif dan proses penuaan, serta berperan mencegah dan mengobati beberapa penyakit degeneratif.

    10. Kedelai

    Terakhir adalah kedelai yang merupakan makanan tinggi protein rendah kalori dan rendah lemak jahat. Dalam 100 gram kedelai terdapat 36,3 gram protein.

    Berdasarkan artikel ilmiah karya Kristen S. Montgomery dalam The Journal of Perinatal Education (2003), kedelai bermanfaat bagi kesehatan.

    Bagi wanita, kedelai dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, pencegahan kanker, perbaikan kesehatan pasca menopause, dan pengendalian obesitas.

    Nah, itulah 10 makanan tinggi protein sekaligus rendah kalori dan rendah lemak jahat yang cocok untuk diet menurunkan berat badan.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Ikan Baronang, Ini 12 Manfaat dan Kandungan Gizinya

    Jakarta

    Ikan baronang atau Siganus sp merupakan jenis ikan laut yang banyak ditemukan di perairan pantai Indonesia. Ikan dari famili Siganidae ini memiliki daging yang lunak dan lezat, sehingga sering dijadikan olahan menu makanan.

    Di balik kelezatannya, ternyata ikan baronang mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Apa saja manfaat ikan baronang? Mari simak pembahasannya di artikel ini.

    Kandungan Gizi dalam Ikan Baronang

    Dilansir dari laman Viet asia foods dan STAIDA Gresik, berikut kandungan gizi yang terdapat dalam daging ikan baronang:


    • Vitamin A
    • Vitamin B1
    • Vitamin B2
    • Vitamin B12
    • Vitamin D
    • Asam folat
    • Asam lemak omega-3
    • Niasin
    • Kalsium
    • Kalium
    • Fosfor
    • Zat besi
    • Zink
    • Selenium
    • Seng
    • 18-20% Protein.

    Manfaat Ikan Baronang bagi Kesehatan Tubuh

    Melihat banyaknya nutrisi yang terkandung dalam ikan baronang, tak heran ikan ini dapat membawa beragam manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi. Ini dia beberapa manfaat dari ikan baronang:

    1. Meningkatkan Fungsi Otak

    Ikan baronang diketahui memiliki kandungan asam omega-3 dan DHA yang dapat meningkatkan fungsi otak, khususnya pada bayi dan anak-anak. Tak hanya asam omega-3 dan DHA, ikan ini juga mengandung kolin yang membantu pembentukan membran sel otak serta neurotransmitter.

    Menurut studi oleh University of California pada 2016, orang yang mengonsumsi ikan baronang secara teratur terbukti mendapatkan skor yang lebih baik dalam tes memori. Bahkan, konsumsi ikan baronang secara rutin juga dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson, lho.

    2. Mendukung Tumbuh Kembang Anak

    Seperti yang telah disebut sebelumnya, ikan baronang mengandung berbagai gizi seperti protein, asam lemak omega-3, kalsium, dan vitamin D. Seluruh nutrisi tersebut penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Jika ingin anak tumbuh secara optimal, ikan baronang bisa menjadi menu makanan yang tepat.

    3. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan baronang rupanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, nutrisi ini terbukti mampu mengurangi peradangan, menurunkan kadar trigliserida, dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Selain omega-3, ikan baronang yang kaya kalium juga berperan untuk menjaga kesehatan jantung serta mengontrol tekanan darah.

    Manfaat ikan baronang bagi kesehatan jantung pernah diteliti oleh studi yang dilakukan Universitas Harvard pada tahun 2013. Studi tersebut menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi ikan baronang memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit stroke, jantung, dan diabetes tipe 2.

    4. Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi

    Rutin mengonsumsi ikan baronang bisa menjadi salah satu cara untuk memelihara kesehatan organ reproduksi dan meningkatkan kesuburan. Pertama, ada kandungan seng yang berfungsi untuk memproduksi hormon seks dan sperma. Lalu, ada protein yang membantu memperbaiki organ reproduksi. Terakhir, ada asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam mengontrol hormon reproduksi serta meningkatkan kualitas sel telur.

    5. Memelihara Kesehatan Tulang

    Vitamin D merupakan asupan vitamin yang penting untuk menjaga tulang dari risiko osteoporosis. Asupan vitamin D antara lain bisa diperoleh dari konsumsi daging ikan baronang. Selain vitamin D, kandungan protein yang ada dalam ikan baronang juga bermanfaat untuk membentuk kolagen dan menunjang fleksibilitas tulang.

    Masih ada beberapa manfaat lainnya dari ikan baronang bagi kesehatan tubuh. Diantaranya adalah sebagai berikut:

    • Menjaga kesehatan mata.
    • Memelihara otot tubuh.
    • Mengurangi kadar kolesterol tinggi.
    • Memperbaiki sistem imun tubuh.
    • Meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.
    • Memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
    • Menjaga kestabilan kadar gula darah.

    Sebagai tambahan informasi, dalam aspek kuliner tiap daerah di Indonesia memiliki caranya tersendiri dalam mengolah ikan baronang menjadi hidangan lezat. Misalnya di Sulawesi, ikan baronang sering dimasak bersama kuah asam pedas atau goreng tepung. Kemudian di Bali, ikan baronang dijadikan pepes dengan cara dibumbui dan dimasak dalam bungkusan daun pisang. Informasi ini dijelaskan dalam situs Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area.

    Itu dia penjelasan tentang kandungan gizi dan manfaat ikan baronang bagi kesehatan. Apakah Detikers tertarik memakan ikan satu ini?

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Hari Jamu Nasional, Ini 5 Manfaat Rutin Minum Kunyit Asam


    Jakarta

    Kunyit asam merupakan salah satu jenis jamu tradisional yang populer. Manfaatnya bagus untuk meredakan nyeri haid hingga membantu menurunkan berat badan.

    Di Indonesia, setiap tanggal 27 Mei diperingati sebagai Hari Jamu Nasional. Hari ini bermula sejak jamu ditetapkan sebagai kearifan lokal Indonesia sejak 27 Mei 2008.

    Selain itu, jamu juga tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kemendikbudristek sejak 2018. Jamu sebagai ramuan dari tumbuhan obat sudah digunakan secara turun temurun.


    Seperti jamu kunyit asam yang populer karena memiliki segudang manfaat. Berikut manfaatnya:

    1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Kunyit AsamKunyit Asam bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: iStock

    Jamu kunyit asam terbuat dari rimpang kunyit dan asam Jawa. Keduanya dikemas dengan senyawa penting. Seperti asam Jawa yang mengandung asam amino esensial.

    Nutrisi tersebut berperan memproduksi antibodi dan sel-sel dalam sistem imun, sehingga bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Begitu juga dengan kunyit yang mengandung kurkumin.

    Dikutip dari Healthline, kurkumin senyawa yang memberikan warna kuning pada kunyit memiliki efek anti peradangan. Ini bagus untuk menjaga daya tahan tubuh.

    2. Meredakan Nyeri Haid

    Kurkumin yang terkandung pada kunyit juga dapat meredakan nyeri saat haid. Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa studi.

    Salah satunya yang berjudul “Effectiveness of turmeric tamarind and warm compression in the dysmenorrhea degression: Non pharmacologic therapy”.

    Dalam penelitian tersebut, asam kunyit terbukti lebih efektif terhadap penurunan dismenore pada subjek penelitian. Ini membuktikan bahwa terapi kunyit asam memiliki efek dalam penurunan nyeri haid.

    Lebih lanjut, peneliti juga menyebutkan bahwa kunyit secara alami mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi.

    Manfaat jamu kunyit asam ada di halaman selanjutnya.

    3. Menurunkan Berat Badan

    Kunyit AsamKunyit Asam dapat menurunkan berat badan. Foto: iStock

    Jamu kunyit asam kerap dimanfaatkan untuk membantu menurunkan berat badan. Mengingat jamu ini dapat mengendalikan kadar gula dan kolesterol dalam darah.

    Kondisi tersebut akan mengurangi risiko obesitas atau kegemukan. Menurut buku berjudul Aneka Resep Jamu yang Baik untuk Kesehatan oleh Farhan Ghazali, asam Jawa bagus untuk metabolisme.

    Selain itu, kurkumin pada kunyit mampu membantu pergerakan otot pada sistem pencernaan. Ini membantu gas dalam perut agar lebih mudah dihilangkan.

    4. Mengatasi Bau Badan

    Tak hanya kurkumin, rimpang kunyit juga memiliki kandungan minyak atsiri. Minyak tersebut dapat mengontrol produksi keringat di tubuh dan melawan bakteri penyebab bau badan.

    Jadi, bau badan dapat diatasi dengan rutin minum jamu kunyit asam. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa menambahkan daun beluntas ke dalam ramuan kunyit asam.

    5. Meningkatkan Fungsi Otak

    Kunyit AsamKunyit Asam dapat meningkatkan fungsi otak. Foto: iStock

    Rutin minum jamu kunyit asam bisa meningkatkan fungsi otak. Kandungan kurkumin pada kunyit memiliki efek neuroprotektif yang juga mampu menangkal penyakit neurodegeneratif.

    Penyakit tersebut memiliki keluhan yang sama dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Selain itu, kunyit asam juga dapat menurunkan risiko depresi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Sering Dikonsumsi, 8 Makanan Ini Bikin Otak Lemot


    Jakarta

    Kesehatan otak perlu dijaga, salah satunya dengan memilih asupan makanan yang tepat. Hindari 8 makanan terburuk untuk kesehatan otak dan pilihlah alternatif sehatnya.

    Menjaga kesehatan otak penting untuk memastikan fungsi kognitif, memori, dan kesehatan mental secara keseluruhan juga baik. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan otak dan pola makan memainkan peran penting.

    Konsumsi beberapa makanan bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan otak, berpotensi menyebabkan masalah seperti penurunan kognitif, kehilangan ingatan, dan bahkan peningkatan risiko penyakit neurologis.


    Mengutip Times of India (24/5/2024), berikut daftar 8 makanan yang merugikan kesehatan otak, beserta alternatifnya yang lebih sehat:

    1. Minuman manis

    Minuman manis seperti soda, minuman energi, dan jus buah kemasan memang terasa nikmat, tapi batasi konsumsinya karena minuman ini tinggi fruktosa. Kelebihan asupan fruktosa dapat menyebabkan resistensi insulin, inflamasi, dan fungsi otak yang terganggu.

    Untuk pilihan lebih sehat, coba minum infused water dimana air putih diberi perasa alami seperti irisan lemon, mentimun, atau daun mint. Teh herbal dan air kelapa juga bisa jadi pilihan untuk menghidrasi tubuh tanpa mengasup gula tambahan.

    2. Karbohidrat olahan

    Bakery yang Punya Croissant Terbaik di ParisFoto: Mary Holand

    Makanan dengan karbohidrat olahan juga banyak ditemukan di sekitar kita. Rasanya enak-enak seperti roti, pastry, dan aneka makanan olahan. Waspadai konsumsinya karena jenis makanan ini mengandung indeks glikemik tinggi.

    Mengonsumsi karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat yang meningkatkan risiko gangguan kognitif. Sebaiknya beralih ke sumber karbohidrat lebih sehat seperti quinoa, beras merah, dan roti gandum. Makanan ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan memberikan energi yang stabil sehingga mendukung fungsi otak yang lebih baik.

    3. Lemak trans

    Untuk menjaga kesehatan otak, kamu juga perlu membatasi asupan makanan yang mengandung lemak trans. Umumnya ditemukan pada margarin, makanan panggang kemasan, dan gorengan. Konsumsinya dapat meningkatkan inflamasi dan stres oksidatif di otak.

    Dalam jangka panjang, konsumsi lemak trans terkait dengan risiko penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif yang lebih tinggi. Untuk pilihan sumber lemak sehat, coba perbanyak konsumsi alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Jenis lemak ini menurunkan risiko inflamasi dan menyediakan asam lemak esensial untuk tubuh.

    4. Makanan olahan

    Wow! Resto Fast Food Ini Pakai Bantuan Teknologi RobotFoto: lovefood.com

    Makanan olahan, seperti keripik, mie instan, dan makanan cepat saji, sering kali mengandung kadar gula yang tinggi, lemak tidak sehat, dan zat aditif. Hal ini dapat mengganggu fungsi otak dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental.

    Sebaiknya kamu beralih pada makanan utuh yang tidak diolah. Buah-buahan segar, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian dapat jadi pilihan terbaik untuk kesehatan otak.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Aspartam

    Hindari juga konsumsi aspartam kalau kesehatan otak ingin terjaga. Aspartam adalah pemanis buatan yang banyak ditemukan dalam soda dan produk bebas gula.

    Konsumsinya telah dikaitkan dengan masalah perilaku dan kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan hal itu dapat meningkatkan stres oksidatif di otak. Alternatif yang sehat termasuk pemanis alami seperti stevia, buah, dan erythritol, yang memberikan rasa manis tanpa potensi efek negatif pada kesehatan otak.

    6. Minuman alkohol

    Beer at Oktoberfest in Munich, GermanyFoto: Istock

    Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan penyusutan otak, gangguan fungsi neurotransmitter, dan gangguan kognitif. Minum alkohol secara kronis meningkatkan risiko pengembangan demensia dan kondisi neurologis lainnya.

    Mulai sekarang, kurangi asupan minuman alkohol dan pilih minuman seperti teh herbal, air soda, atau kombucha. Pilihan ini menyegarkan dan mendukung hidrasi tanpa berdampak negatif pada kesehatan otak.

    7. Makanan tinggi sodium

    Waspadai konsumsi makanan tinggi sodium yang banyak terdapat di makanan olahan dan makanan kalengan. Konsumsinya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, mengurangi aliran darah ke otak, dan mengganggu fungsi kognitif.

    Pilih makanan segar dan utuh. Lalu gunakan rempah sebagai bumbu masak alami daripada garam. Konsumsi bumbu seperti bawang putih, kunyit, dan kemangi tidak hanya menambah rasa tetapi juga memberikan manfaat kesehatan.

    8. Sumber lemak jenuh

    cairan merah pada daging steakFoto: iStock

    Satu lagi makanan yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan otak yaitu makanan sumber lemak jenuh. Biasanya terdapat pada daging merah, mentega, dan produk susu berlemak. Konsumsinya dikaitkan dengan peningkatan peradangan dan risiko penurunan kognitif.

    Sebaliknya, pilihlah protein tanpa lemak seperti ikan, ayam, dan protein nabati seperti kacang-kacangan dan lentil. Pilihan ini memberikan nutrisi penting tanpa lemak jenuh tingkat tinggi.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com