Author: Import

  • 11 Sayur Tinggi Protein untuk Diet Sehat dan Bergizi

    Jakarta

    Protein adalah zat yang penting bagi tubuh, sekalipun kamu sedang berdiet untuk menurunkan berat badan. Selain mengandung nutrisi yang penting, protein bagus untuk diet karena bisa membuatmu tidak mudah lapar.

    Sumber makanan berprotein tinggi biasanya diperoleh dari hewan, namun biasanya makanan tersebut juga mengandung lemak. Kamu juga bisa mendapatkan protein tinggi rendah lemak dari sayuran.

    Apa saja sayur tinggi protein untuk diet? Simak penjelasannya di bawah ini.


    Sayur Tinggi Protein untuk Diet

    Berikut ini 11 sayur tinggi protein untuk diet yang sehat dan baik dikonsumsi secara teratur:

    1. Jagung

    Dikutip dari situs Verywell Health, jagung cocok digunakan sebagai menu diet karena mengandung protein nabati yang menyehatkan. Rasa manis alaminya juga membuatnya disukai banyak orang.

    Kamu bisa menghidangkannya sebagai makanan pendamping atau bahkan menjadi pengganti nasi. Jagung juga lezat dibuat bubur atau puding.

    2. Buncis

    Buncis termasuk kacang-kacangan yang mengandung protein tinggi. Kacang ini mengandung 14,74 gram protein per cangkir. Buncis memiliki tekstur yang padat sehingga membuat makanan tanpa daging pun tetap lezat. Campurkan juga sayuran jenis lain untuk memadukan aneka rasa.

    3. Brokoli

    Brokoli mengandung 2,31 gram protein per cangkir. Brokoli cocok dihidangkan dengan menjadikannya tumisan bersama sayuran lain. Atau potong kecil-kecil untuk dijadikan campuran dalam membuat nugget sayur.

    4. Bayam

    Melansir Health.com, bayam termasuk sayur tinggi protein untuk diet yang cocok dijadikan menu harian. Satu cangkir bayam matang mengandung 6 gram protein, dengan hanya 49 kalori.

    Bayam juga baik untuk tubuh karena kaya antioksidan, vitamin, dan mineral yang mampu melawan berbagai penyakit. Bayam cocok dibuat sayur tumis, sayur bening, dan keripik tanpa minyak.

    5. Edamame

    Edamame yang telah diolah mengandung 18 gram protein dengan 29% AKG untuk serat dan lebih dari 100% AKG untuk folat. Edamame dapat dinikmati sebagai cemilan tinggi protein, atau dapat dimasukkan ke dalam tumisan, hidangan pendamping, dan salad.

    6. Kacang-kacangan Lain

    Kacang-kacangan lainnya, seperti lentil dan kacang polong juga merupakan sayuran tinggi protein yang menawarkan serat, folat, potasium, dan nutrisi penting lainnya. Satu cangkir lentil matang mengandung 18 gram protein dan 15,6 gram serat. Bahan makanan ini cocok untuk sup, semur, dan salad.

    7. Asparagus

    Dilansir dari Medical News Today, asparagus adalah sayuran yang populer karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Satu cangkir (134 gram) asparagus mengandung 3 g protein.

    Asparagus juga kaya nutrisi lainnya, seperti vitamin K, folat, riboflavin, magnesium, fosfor, dan vitamin A. Kamu bisa memanggang, merebus, mengukus, atau menumis asparagus dan memakannya sebagai lauk atau menambahkannya ke dalam salad.

    8. Kubis Brussel

    Kubis brussel adalah bahan makanan tambahan yang bagus untuk diet. Satu cangkir (88 gram) kubis brussel mengandung 3 gram protein. Orang biasa memasak kubis brussel dengan cara merebus, mengukus, atau memanggangnya.

    9. Biji Labu

    Biji labu mungkin sering dibuang, namun ini termasuk sayur tinggi protein yang cocok untuk diet. Berdasarkan artikel ilmiah karya Ashiq Hussain dkk yang diterbitkan di jurnal Springer Nature, dalam setiap 100 gram biji labu, mengandung 35,1 gram protein.

    Biji labu tak hanya mengandung protein, tetapi juga polisakarida, minyak, vitamin, mineral, dan senyawa fenolik. Kandungannya bermanfaatnya sebagai imunomodulator, antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan antivirus.

    10. Jamur Kering

    Maria Elena Valverde, dkk, dalam jurnal Hindawi mengungkapkan, jamur memiliki manfaat untuk kesehatan manusia. Dalam 100 gram jamur kering mengandung 38 gram protein.

    Nutrisi pada jamur juga mengandung antioksidan yang mampu membantu melawan stres oksidatif dan proses penuaan, serta berperan mencegah dan mengobati beberapa penyakit degeneratif.

    11. Kedelai

    Kedelai juga merupakan sayur tinggi protein untuk diet karena rendah kalori dan rendah lemak jahat. Dalam 100 gram kedelai terdapat 36,3 gram protein.

    Artikel ilmiah karya Kristen S. Montgomery dalam The Journal of Perinatal Education menjelaskan, bahwa kedelai bermanfaat bagi kesehatan secara umum. Wanita yang mengkonsumsi kedelai dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mencegah kanker, memperbaiki kondisi pasca menopause, hingga mengendalikan obesitas.

    Nah, itulah tadi 11 sayur tinggi protein untuk diet sehat dan bergizi. Buat kalian yang ingin menurunkan berat badan, masukkan sayuran ini ke dalam menu harian kamu!

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 6 Reaksi Tubuh Jika Kamu Makan Pedas Setiap Hari


    Jakarta

    Sebagian besar orang Indonesia sangat menyukai makanan pedas. Beberapa kondisi inilah yang akan terjadi pada tubuh jika setiap hari makan makanan pedas.

    Bagi orang Indonesia, belum afdol makan tanpa sambal. Tak heran, setiap daerah di Indonesia memiliki racikan sambal tersendiri dengan ciri khas masing-masing.

    Sambal dengan cita rasa pedas dan menyengat lah yang paling diminati. Efek pedas yang dialami tersebut dirasa bisa meningkatkan nafsu makan.


    Selain itu, rupanya makanan pedas bisa memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Meski begitu batasi juga asupannya karena jika berlebihan ada efek samping yang berbahaya.

    Dikutip dari Delish (26/07/23) ini beberapa hal yang terjadi jika makan makanan pedas setiap hari:

    1. Memberikan efek tenang

    Doyan Pedas? Ini 6 Tipe Kepribadian Pencinta Makanan PedasMakanan pedas bisa memberikan efek rileks. Foto: Getty Images

    Meskipun terasa menyengat, tetapi menurut ahli gizi Kim Yawitz, makanan pedas justru bisa memberikan efek menenangkan. Ini berkat peran capsaicin dan allyl isothiocyanate.

    Keduanya dapat mengaktifkan reseptor sensorik di lidah, sehingga akan memberi respon pada otak untuk berpikir bahwa kamu telah memakan sesuatu yang sangat pedas.

    Kemudian, capsaicin juga akan membantu tubuh dalam memproduksi endorfin atau hormon untuk meningkatkan suasana hati. Kemudian, efeknya membuat tubuh menjadi rileks dan terasa lebih baik secara emosional.

    2. Meningkatkan sirkulasi darah

    Efek kepedasan setelah makan makanan pedas rupanya dapat meningkatkan sirkulasi darah. Misalnya pada cabai rawit yang memiliki sifat antikoagulan.

    Selain dapat melancarkan peredaran darah, sifat antikoagulan pada cabai bisa meredakan pembengkakan di pembuluh darah vena dan menguatkan dinding pembuluh darah vena.

    Efek pedasnya juga bisa mengembalikan kelenturan pembuluh darah sehingga bisa mencegah serangan darah.

    Efek makan makanan pedas ada di halaman selanjutnya.

    3. Bikin panjang umur

    Doyan Pedas? Ini 6 Tipe Kepribadian Pencinta Makanan PedasMakan makanan pedas bisa bikin panjang umur. Foto: Getty Images

    Sebuah studi di Harvard tahun 2015 menemukan bahwa makan makanan pedas dapat membuat panjang umur. Studi tersebut diterbitkan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Nasional China.

    Ditemukan bahwa mengonsumsi makanan pedas selama 6-7 hari dalam seminggu bisa menurunkan angka kematian sebesar 14%. Hal yang sama juga ditemukan oleh studi lain dari University of Vermont.

    Berdasarkan hasil penelitian, makanan pedas bisa mencegah penyakit kronis. Mulai dari penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes tipe 2.

    4. Mampu menurunkan berat badan

    Kandungan capsaicin pada cabai bisa berperan untuk memperlambat pencernaan di saluran pencernaan, tepatnya pada bagian atas. Ini dapat membantu kamu merasa lebih kenyang.

    Dengan begitu, kamu akan lebih sedikit mengasup kalori secara keseluruhan. Manfaat ini pernah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang melakukan eksperimen pada tikus.

    Dalam penelitian tersebut, tikus yang diberi capsaicin yang sebanding dengan jumlah yang dimakan manusia memperoleh lebih sedikit lemak tubuh dari waktu ke waktu.

    5. Picu keringat berlebih

    Doyan Pedas? Ini 6 Tipe Kepribadian Pencinta Makanan PedasMakanan pedas bisa bikin keringat berlebih Foto: Getty Images

    Di samping manfaat kesehatannya, makanan pedas juga dapat memberikan efek samping. Salah satunya, akan membuat tubuh berkeringat, bahkan lebih banyak dari biasanya.

    Ini karena efek dari senyawa capsaicin pada cabai. Senyawa tersebut akan memberikan sinyal ke otak bahwa kamu sedang merasa kepedasan dan kepanasan.

    Kemudian, tubuh akan menyalakan sistem pendinginnya untuk melawan panas. Menurut ahli gizi Tanmeet Sethi, itulah sebabnya tubuh menjadi berkeringat.

    6. Lidah jadi kebas

    Seseorang yang makan makanan pedas pasti akan merasakan lidah menjadi kebas. Ini menjadi efek samping yang mungkin bisa mengganggu.

    Hal ini terjadi karena senyawa dalam makanan pedas tersebut menempel pada reseptor saraf di seluruh saluran pencernaan, termasuk mulut dan lidah. Kemudian menjadi aktif sebagai respon terhadap panas.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Negatif Konsumsi Mie Instan, Bikin Berat Badan Melonjak


    Jakarta

    Konsumsi mie instan memang mudah dan mengenyangkan. Tetapi jika tak ingin berat badan melonjak, hindari makanan ini. Ternyata ada alasannya!

    Bagi orang Asia, termasuk Indonesia, mie adalah salah satu makanan sumber karbohidrat yang ringkas. Mie mudah untuk diolah dan ditambahkan berbagai topping yang nikmat sesuai selera.

    Apalagi banyak merek mie instan yang mudah ditemukan di pasaran dengan harga murah meriah. Proses pembuatannya yang mudah dan porsinya mengenyangkan seringkali menjadi jalan pintas bagi yang tak sempat memasak.


    Tetapi jika kamu sedang menjalani diet atau ingin menurunkan berat badan sebaiknya tidak mengonsumsi mie instan. Ada beberapa efek negatif yang ditimbulkan dari konsumsi mie instan pada berat badan.

    Baca juga: Relawan Kesehatan Masak 3.000 Pizza untuk Masyarakat Korban Perang

    Berikut ini 5 efek negatif konsumsi mie instan pada berat badan melansir First Post:

    5 Efek Negatif Konsumsi Mie Instan, Bikin Berat Badan MelonjakKonsumsi mie instan dapat meningkatkan berat badan dengan cepat. Foto: Getty Images/AgFang

    1. Lonjakan berat badan

    Konsumsi mie instan disebut ahli gizi menjadi sumber yang paling buruk untuk dikonsumsi saat diet. Efek terburuknya karena mampu meningkatkan berat badan dengan instan.

    Konsumsi mie instan sama saja dengan memasukkan karbohidrat bersamaan dengan lemak. Hasilnya kalori yang diterima oleh tubuh langsung berjumlah banyak dalam satu waktu.

    Mie instan terbuat dari tepung dan berbagai bahan lain. Belum lagi ketika ditambahkan topping sesuai keinginan konsumennya yang sulit terdeteksi kandungan karbohidrat, lemak, dan kalorinya.

    2. Nutrisi yang minim

    Jika pernah berpikir bahwa mie instan cocok sebagai asupan yang ringkas, hindari pemikiran tersebut. Mie instan memang ringkas tetapi tidak menguntungkan tubuh sama sekali.

    Mie instan memiliki kadar nutrien yang sangat rendah. Mulai dari vitamin, serta, hingga mineralnya dinilai oleh ahli gizi sangat minim untuk diandalkan sebagai asupan makanan yang utama.

    Bahkan kebiasaan makan mie instan terlalu sering dikaitkan dengan risiko kekurangan nutrisi. Dampak jangka panjang konsumsi mie instan yang tidak dikendalikan juga dapat memburuk kesehatan.

    Ancaman pengaruh buruk mie instan untuk berat badan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Mengganggu pencernaan

    Saat hendak menurunkan berat badan kunci utamanya adalah dengan menjaga kesehatan pencernaan. Ketika pencernaan bekerja secara lancar dan efektif maka kalori yang mengendap juga semakin sedikit.

    Mie instan menambahkan banyak pengawet dan zat tambahan dalam pembuatannya. Sehingga efek negatif yang muncul justru akan mengganggu kesehatan pencernaan.

    Mikrobiota pada usus membutuhkan nutrisi dan asupan yang tepat bukan pengawet maupun zat kimia tambahan. Sederhananya beberapa gejala gangguan pencernaan yang ditimbulkan oleh mie instan adalah buang air yang tak lancar dan kembung.

    4. Risiko gangguan metabolisme

    5 Efek Negatif Konsumsi Mie Instan, Bikin Berat Badan MelonjakAda juga risiko gangguan metabolisme yang dapat ditimbulkan. Foto: Getty Images/AgFang

    Memiliki metabolisme yang sehat dapat membantu membakar kalori lebih banyak. Hal ini karena tubuh memerlukan bahan bakar dalam melakukan metabolisme setiap hari.

    Tetapi ketika masuk asupan mie instan ke dalam tubuh, metabolisme justru akan terganggu. Alasannya ada beberapa kandungan di dalam mie instan yang sebenarnya tidak diperlukan oleh tubuh.

    Misalnya garam yang tinggi hingga penggunaan pengawet. Dampaknya peningkatan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol akan mencegah metabolisme berfungsi dengan semestinya.

    5. Tidak mengenyangkan

    Alasan terakhir yang diberikan oleh ahli gizi untuk tidak mengonsumsi mie instan saat menurunkan berat badan adalah tidak mengenyangkan. Walaupun sedang melakukan diet tetapi tubuh harus tetap kenyang.

    Ketika perut merasa kenyang, otak akan mengirimkan sinyal untuk berhenti makan. Efeknya semakin minim kalori yang masuk ke dalam tubuh semakin efektif penurunan berat badan.

    Tetapi karena kandungan nutrisi yang minim tubuh akan terus merasa lapar. Maka bukan hal yang aneh jika konsumen mie instan akan menginginkan lebih banyak makanan dan melahap lebih banyak kalori.

    Baca juga: Jual Burger Rp 7 Ribu, Kedai Ini Disebut Jual Makanan Kemurahan

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • ‘Ice Hack Diet’ Klaim Bisa Turun BB dengan Konsumsi Makanan Dingin


    Jakarta

    Ice hack diet hadir sebagai pilihan untuk memangkas lemak. Diet ini menganjurkan pelakunya untuk mengonsumsi makanan bersuhu dingin. Dari sisi ilmu gizi, benarkah diet ini efektif?

    Saat membicarakan diet untuk menurunkan berat badan, banyak pola diet baru bermunculan. Salah satu yang tengah ramai diperbincangkan adalah ice hack diet.

    Diet ini jadi sorotan lantaran konsepnya dianggap simpel. Pelakunya hanya tinggal mengonsumsi makanan bersuhu dingin untuk bisa menurunkan berat badan.


    Alasan ilmiah di baliknya karena makanan dingin dianggap dapat mendinginkan suhu tubuh dari dalam. Kondisi ini diklaim dapat mempercepat usaha penurunan berat badan.

    Lantas apakah ice hack diet benar-benar efektif? Ini penjelasan ahli gizi seperti dikutip dari Eat This, Not That! (6/6/2024):

    1. Apa itu ice hack diet?

    buah bekuFoto: iStock

    Ahli gizi Lena Bakovic dari Top Nutrition Coaching menjelaskan lebih lanjut soal ice hack diet. “Proses yang diyakini di balik ice hack diet adalah bahwa hal itu dianggap dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan mendinginkan suhu tubuh dari dalam,” ujarnya.

    Bakovic menekankan diet ini tidak mengharuskan pelakunya hanya makan es, tapi juga mengonsumsi lebih banyak makanan bersuhu dingin. “Makanan atau minuman dingin apapun dapat disertakan selama tidak melebihi perkiraan kebutuhan kalori harian atau defisit yang dihitung untuk mendorong penurunan berat badan,” jelas Bakovic.

    Ia menambahkan, “Seperti berendam dalam air dingin atau mandi es, yang menurunkan suhu tubuh dari luar, mengonsumsi makanan dingin dalam diet ini bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh dari dalam.”

    “Sebagian orang percaya bahwa dengan melakukan hal ini, laju dan fungsi metabolisme meningkat, yang pada gilirannya dapat mempercepat penurunan berat badan,” kata Bakovic.

    2. Apakah ice hack diet efektif turunkan berat badan?

    Ice cube traysFoto: Thinkstock

    Pertanyaan besar kemudian muncul mengenai apakah ice hack diet efektif menurunkan berat badan? Dari sisi ilmiah dan gizi, hal ini dapat dijelaskan.

    Pertama, soal paparan dingin yang memiliki fungsi. Menurut temuan penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Circumpolar Health, paparan dingin yaitu berendam sebentar di air dingin dapat membantu membakar kalori dan lemak tubuh.

    Selain itu, paparan dingin dapat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, karena berdampak positif terhadap stres, diabetes, resistensi insulin, dan penyakit lain yang terkait dengan penuaan.

    Penelitian mendukung efektivitas metode paparan dingin tertentu untuk menurunkan berat badan.

    “Jika, dengan mengikuti diet ini, defisit kalori tercapai secara konsisten, maka penurunan berat badan kemungkinan besar akan terjadi, dan itu belum tentu disebabkan oleh kandungan es atau konsumsi makanan dingin,” kata Bakovic.

    Ia melanjutkan, “Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendukung teori bahwa mendinginkan tubuh dari dalam meningkatkan laju dan fungsi metabolisme.”

    Kesimpulannya, belum ada penelitian yang membuktikan ice hack diet 100% dapat menyebabkan penurunan berat badan secara langsung. Meski paparan dingin faktanya memang punya manfaat bagi tubuh.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Perbedaan Matcha dan Sencha, Dua Teh Hijau yang Kaya Khasiat


    Jakarta

    Minuman teh hijau Jepang terdiri dari beberapa jenis, termasuk matcha dan sencha yang populer. Keduanya sama-sama berkhasiat, tapi ternyata memiliki perbedaan.

    Jepang merupakan produsen teh hijau berkualitas. Teh hijau juga memiliki peran penting di sana yaitu sebagai bagian dari upacara sakral. Jenisnya sendiri beragam, bergantung pemrosesannya.

    Dua yang cukup populer adalah matcha dan sencha. Masing-masing jenis teh hijau ini punya keistimewaan sekaligus perbedaan. Pencinta teh hijau pun bisa memilihnya sesuai selera.


    Merangkum The Daily Meal (8/6/2024), inilah perbedaan matcha dan sencha:

    1. Kondisi penanaman

    Kebun tehFoto: Odilia

    Hal pertama yang membedakan matcha dan sencha adalah kondisi penanaman daun teh. Pada sencha, daun teh sengaja ditanam dengan paparan sinar matahari langsung sampai proses panen.

    Sebaliknya, pada matcha, daun teh ditanam di tempat teduh selama tahap akhir pertumbuhan.
    Biasanya daun teh matcha akan ditutupi terpal untuk menghalau sinar matahari. Beberapa petani bahkan sengaja membawa matcha ke dalam ruangan gelap gulita untuk memaksimalkan prosesnya.

    Mengapa gelap? Ada dua hal yang terjadi ketika tanaman matcha berada dalam kondisi gelap dalam waktu lama. Pertama, warna hijau daun bakal lebih gelap karena minimnya cahaya matahari. Kondisi ini memperlambat fotosintesis, dan pada gilirannya, meningkatkan kadar asam amino dan kafein yang ada dalam matcha.

    Kedua, tanaman tersebut juga dipanen secara berbeda. Hanya daun matcha terbaru dan termuda yang dipetik dari tanamannya, sedangkan sencha dipanen dengan membuang batang, pucuk, dan daunnya. Semuanya dikeringkan dan digulung. Semua faktor ini menghasilkan sencha yang sedikit lebih pahit dan matcha yang memiliki rasa umami lebih gurih.

    2. Cara menyiapkan

    Perbedaan matcha dan sencha juga terlihat pada tampilan fisiknya. Keduanya mudah dibedakan karena matcha berbentuk bubuk hijau, sedangkan sencha berbentuk dedaunan teh kering yang digulung dan dibentuk seperti jarum.

    Untuk menyiapkan dan mengonsumsinya, matcha dilarutkan dalam air panas, sedangkan daun sencha direndam di dalam air panas. Menariknya, peminum matcha sebenarnya mendapatkan lebih banyak manfaat teh tersebut.

    Ini karena daun sencha hanya direndam. Ini berarti sebagian nutrisinya, seperti antioksidan yang sangat populer dalam teh, tertinggal di daunnya. Sedangkan peminum matcha mengonsumsi daun itu dan semua isinya.

    Menariknya lagi, matcha telah digunakan dalam upacara minum teh tradisional Jepang yang memiliki sejarah berusia ribuan tahun dan kaya akan makna budaya.

    Perbedaan nutrisi hingga aroma matcha ada di halaman selanjutnya.

    3. Perbedaan nutrisi

    matcha jepangFoto: iStock

    Matcha dan sencha memiliki perbedaan nutrisi lantaran kondisi penanamannya yang berbeda. Karena matcha lebih lama tumbuh di bawah bayangan atau kegelapan, maka kafeinnya lebih tinggi. Jumlahnya bisa sampai 68 mg dalam sekali saji matcha premium.

    Sedangkan sencha yang terkena paparan sinar matahari langsung menghasilkan senyawa katekin. Antioksidan ini tak hanya membantu menjaga kesehatan pada tingkat sel, tapi juga dikaitkan dengan manfaatnya mencegah jenis kanker tertentu. Katekin juga berkhasiat dalam menyeimbangkan keasaman saluran usus.

    Meski begitu, matcha tetap dapat memberikan manfaat sehat yang lebih tinggi karena seluruh daunnya digiling dan dikonsumsi. Kandungan antioksidannya jauh lebih banyak, bahkan mencapai 10 kali lipat dari teh hijau biasa.

    Hanya saja, harga matcha memang lebih mahal dibanding sencha. Namun, banyak orang merasa harga tersebut sepadan dengan kualitasnya.

    4. Rasa dan aroma

    Mengutip Nioteas, matcha punya karakter rasa yang jauh lebih pekat dengan body yang sangat kental. Beberapa orang bahkan merasakannya hampir seperti susu atau krim.

    Sedangkan sencha jauh lebih encer seperti jus. Hal ini karena konsentrasi daun teh dalam airnya jauh lebih tinggi.

    Dari segi aroma, matcha punya wangi khas seperti sayuran atau rumput laut yang jauh lebih kuat ketimbang sencha. Bagi penggemar matcha, aroma ini jadi daya tarik. Namun mungkin bagi yang kurang suka matcha, aroma ini malah mengganggu.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Ayam Geprek Tiap Hari Aman untuk Kesehatan? Ini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Banyak penggemar ayam geprek menjadikan makanan favoritnya ini sebagai menu harian. Dari sisi gizi, apakah aman makan ayam geprek setiap hari? Apakah ada efeknya untuk kesehatan?

    Ayam geprek seolah jadi ‘comfort food’ untuk mayoritas orang Indonesia. Saat bingung atau tidak tahu mau makan apa, banyak orang menjadikan ayam yang digeprek dengan paduan sambal ini sebagai jawaban.

    Cita rasanya yang gurih dan pedas dianggap tak pernah salah untuk memuaskan selera. Apalagi dimakan dengan nasi hangat, rasanya kian nikmat. Selain itu, pembeli biasanya bisa memesan tingkat kepedasan ayam geprek.


    Menu ini semakin mudah dijangkau karena tersedia di berbagai platform pesan makan online. Harganya juga terjangkau dengan kisaran Rp 20 ribu sudah termasuk nasi dan lalapan.

    Alhasil banyak orang menjadikan ayam geprek sebagai menu harian. Mereka tak masalah menyantap ayam geprek setiap hari untuk makan siang atau makan malam.

    Dari sisi kesehatan, apakah aman makan ayam geprek setiap hari? Ahli gizi Abraham Theodore dari Departemen Gizi FKM UI menjelaskannya lewat cuitan X @nutristud (20/6/2024). detikfood mengutip informasi ini atas seizinnya.

    Nutrisi ayam geprek

    Modal Rp 15 Ribu Bisa Makan Ayam Geprek dan Soto Daging di Kantin SCBDFoto: Andi Annisa DR/detikfood

    Dalam 1 potong ayam geprek, sekitar 150 gram, mengandung sekitar 394 kalori dan natrium sebanyak 690 mg. Kandungan lemaknya sendiri mencapai 26,99 gram.

    Ayam geprek juga dilengkapi sambal yang tentunya terbuat dari cabai. “Cabai pada sambal ayam geprek tersebut dapat menyebabkan rasa terbakar, sakit perut, diare, dan bahkan bisa menyebabkan lambung terluka. Selain cabai, kandungan natrium yang tinggi pada ayam geprek dapat mengarah pada hipertensi dan risiko penyakit kardiovaskular,” tulis Abraham.

    Hal lain yang perlu diwaspadai dari ayam geprek adalah kandungan minyaknya. Minyak yang dipakai terlalu banyak dalam proses penggorengan juga menyebabkan risiko kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung.

    Ahli gizi ini turut memperingatkan soal higienitas tempat jualan ayam geprek yang mungkin saja tidak diperhatikan. “Selain itu, tempat yang tidak bersih akan memicu kontaminasi yang dapat menyebabkan tifoid,” katanya.

    Lantas seperti apa anjuran makan ayam geprek? Baca halaman selanjutnya.

    Anjuran makan ayam geprek

    Ayam Penyet Cabe Ijo Aa Sipit Viral di Grand Indonesia. Sehari Bisa Habiskan 50 Kg Cabai Rawit Hijau dan 1.000 Potong Ayam.Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menurut Abraham, sebenarnya tidak ada batasan tertentu dalam konsumsi ayam geprek. Namun mengingat kandungan lemak dan natrium pada ayam geprek, maka perlu membatasi konsumsi hidangan ini agar tidak berlebih.

    “Konsumsi ayam geprek 2-3 hari sekali atau seminggu sekali mungkin akan mengurangi risiko yang ditimbulkan,” tulis Abraham. Ia juga menyarankan konsumsi sayur dan buah tinggi serat sebagai pengimbang asupan gizi.

    “Olahraga secara rutin, serta minum air cukup untuk meminimalisasi risiko obesitas dan penyakit jantung. Lalu, beli ayam geprek di tempat yang bersih agar tidak terjadi kontaminasi pada ayam geprek,” tambahnya.

    Perhatikan juga kandungan cabainya. Jangan sampai berlebihan minta tingkat kepedasan karena berisiko membuat perut iritasi dan menyebabkan diare. Diharapkan setiap orang, terutama pencinta ayam geprek, bisa mengonsumsi makanan favoritnya dengan bijak.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari


    Jakarta

    Murah meriah dan mengenyangkan, bubur jadi menu sarapan populer yang digemari di Asia, terutama di Indonesia. Ada banyak manfaat kesehatan dari sarapan bubur.

    Jika orang bule lebih suka sarapan dengan oatmeal, beda halnya dengan orang-orang di Indonesia. Sejak dulu kita lebih familiar dengan bubur, entah bubur ayam gerobakan sampai bubur oriental yang menggunakan udang atau ikan.

    Terlepas dari jenis bubur yang dimakan. Ternyata sarapan bubur sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tentunya jika bubur ini disantap dalam batas wajar, dan dengan topping atau bumbu yang tidak berlebihan.


    Dilansir dari berbagai sumber (21/06), berikut lima manfaat kesehatan saat makan bubur di pagi hari.

    1. Jadi Obat Diare dan Anti Dehidrasi

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Ketika cuaca panas, makan bubur bisa jadi salah satu cara untuk meredakan suhu tubuh. Meski kedengarannya tidak nyambung, tapi bubur mengandung banyak air yang bisa menghidrasi tubuh. Apalagi dengan nutrisi tambahan dari sayur, kacang hingga topping daging yang digunakan.

    Begitu juga dengan penyakit diare. Bubur selalu jadi makanan yang pas bagi mereka yang tengah mengalami diare. Sejak dulu bubur ini sudah menjadi obat rumahan untuk mengobati diare pada orang dewasa hingga bayi.

    Hal ini dibuktikan dalam beberapa penelitian terdahulu yang menjelaskan bahwa paduan air dan beras dalam bubur, terbukti bermanfaat untuk mengontrol diare pada anak-anak.

    2. Bikin Tidur Lebih Nyenyak

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Ternyata ada alasan mengapa orang sakit selalu diberi bubur. Menurut tokoh Zhang Zhongjing, dari Dinasti Han. Ia mengatakan bahwa bubur dapat membuat obat berkerja lebih baik. Menyantap bubur setelah meminum obat, terutama obat herbal dapat meningkatkan efeknya.

    Salah satunya seperti masalah sulit tidur. Kebanyakan orang-orang di China menyantap bubur secara rutin setiap paginya. Karena itu akan meningkatkan kualitas tidur Anda.

    Hal ini sudah dibuktikan oleh seorang penulis bernama Su Shi, dari Dinasti Song (1279), yang menjelaskan khasiat bubur dalam membuat tidur lebih nyenyak.

    3. Cocok Untuk Menu Diet Sehat

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Jika sedang berdiet, bubur cocok dan sempurna untuk sarapan yang mengenyangkan. Bubur dapat menurunkan berat badan, asal bubur disantap tanpa kacang, kerupuk, hingga kecap. Satu mangkuk bubur polos berkisar sekitar 150 kalori, jauh lebih rendah dari makanan lain. Agar nutrisinya pas, bisa tambahkan suiran daging ayam atau telur.

    Tentunya bubur untuk diet harus menggunakan penyajian yang sedikit berbeda. Jika biasanya bubur ayam disajikan dengan topping kacang kedelai goreng, cakwe, kerupuk, emping, kecap hingga aneka sate yang melimpah. Kalau sedang diet, cukup sarapan dengan seporsi bubur ayam tanpa topping.

    Pisah kuah ayam kuning, untuk menghemat kalori. Dalam satu porsi bubur tanpa topping kisarannya sekitar 200 kkal. Sementara untuk suwiran daging ayamnya sekitar 50-60 kkal per porsi.

    Tuangkan kuah kuning secukupnya. Hindari menyantap bubur ayam dengan tambahan kerupuk, cakwe, dan sate yang bisa membuat kalori bubur ayam meningkat drastis.

    4. Bikin Tubuh Berenergi

    Selain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi HariSelain Enak, Ini 5 Manfaat Sehat Sarapan Bubur di Pagi Hari Foto: Ilustrasi Getty Images/karinsasaki

    Bubur adalah menu sarapan terbaik di pagi hari, karena kemampuannya untuk meningkatkan sirkulasi energi. Setelah tubuh terbagun dari tidur, tubuh membutuhkan waktu untuk memulihkan organ dan sistem dalam tubuh. Sehingga menyantap bubur yang hangat, dapat mendorong energi agar tubuh berkerja secara efisien.

    Selain menambah asupan energi yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang aktivitas harian, siapa sangka bubur bisa menjadi salah satu makanan yang mendorongd racun keluar dari tubuh atau detoks. Hidangan ini berfungsi untuk mendetoks tubuh lewat kelenjar keringat.

    Suhu bubur yang panas, dapat menghangatkan tubuh kita serta membantu sirkulasi darah. Keringat yang keluar setelah menyantap bubur, merupakan hasil racun yang terdetoks. Bubur juga ampuh lho untuk mengobati flu.

    5. Sehatkan Sistem Pencernaan

    Sensasi Nikmat Bubur Ayam Oriental Tendaan Racikan H. Furoda Bubur Ayam Oriental Tendaan Racikan Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jika membicarakan asal usul bubur, sebenarnya bubur bukan kuliner asli Indonesia. Bubur sendiri merupakan hidangan dari campuran nasi yang diolah hingga menjadi bubur, merupakan makanan yang populer di Indonesia, China, Korea, Jepang, hingga Portugal. Meski punya racikan yang berbeda, ternyata bubur awalnya berasal dari China sejak tahun 2697 sebelum masehi.

    Nah, bubur dipercaya dapat menghangatkan sistem pencernaan, termasuk lambung dan limpa. Limpa memiliki bagian penting, dari sistem kekebalan tubuh manusia.

    Agar tubuh dan limpa berfungsi dengan baik, nutrisi yang terdapat dalam bubur dapat membantu mengoptimalkan fungsi organ. Hal ini sudah diteliti oleh dunia medis China ribuan tahun lalu.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Garam Himalaya, Apa Bedanya dengan Garam Biasa?

    Jakarta

    Garam sudah menjadi bahan yang wajib digunakan di nyaris semua masakan. Ternyata, tak hanya garam dapur yang biasa digunakan untuk memasak, ada berbagai jenis garam lain, lho.

    Salah satunya adalah garam himalaya. Mengutip WebMD, garam himalaya bersumber dari daerah Punjab di Pakistan, dekat kaki pegunungan Himalaya.

    Apa saja manfaat garam himalaya? Dan apakah kekayaan mineral dan proses pengolahannya yang alami membuat garam himalaya lebih sehat dari garam biasa? Untuk tahu jawabannya, simak di artikel berikut.


    Manfaat Garam Himalaya

    Ini dia beberapa manfaat garam himalaya.

    1. Sumber Nutrisi

    Dibandingkan garam dapur biasa, garam himalaya mengandung jenis mineral yang lebih beragam. Garam himalaya mengandung 84 jenis mineral dan elemen jejak yang tidak ada pada garam dapur.

    Garam himalaya juga mengandung lebih banyak kalsium, potasium, magnesium, dan zat besi, tetapi kandungan sodiumnya lebih sedikit dari garam biasa.

    Jadi, garam himalaya merupakan sumber mineral yang lebih baik dibandingkan garam dapur. Tetapi, mineral terkandung dalam jumlah yang sedikit, sementara kita juga sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak garam. Maka dari itu, kita tetap perlu mengonsumsi makanan lain untuk memenuhi kebutuhan mineral harian.

    2. Membantu Mencegah Insomnia

    Sodium yang terkandung dalam garam himalaya membantu mengatasi masalah tidur. Riset oleh Vitiello dkk. yang terbit pada The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa diet yang sangat rendah garam membuat orang lebih sulit tidur.

    Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi garam secara berlebihan demi asupan sodium.

    3. Menghidrasi Tubuh

    Garam himalaya dipercaya membantu menghidrasi tubuh. Caranya adalah dengan mencampurkan sejumput garam ke dalam air putih.

    Mengutip EatingWell, ini karena garam himalaya mengandung sodium, salah satu jenis elektrolit. Elektrolit adalah mineral yang membantu menyeimbangkan kadar air dalam tubuh sehingga kita bisa terhidrasi lebih lama.

    Tetapi, kita sebenarnya sudah mengonsumsi sodium yang cukup dari makanan sehari-hari. Jadi, mengonsumsi sodium tambahan dengan mencampurkan garam dengan air minum justru bisa mengakibatkan efek samping seperti perut kembung, sakit kepala, atau justru merasa lebih haus.

    4. Mengatasi Jerawat

    Manfaat garam himalaya bisa juga didapatkan dengan mandi air garam, lho. Garam memiliki sifat antimikroba yang mampu mengatasi jerawat.

    Mencampurkan garam himalaya ke air mandi bisa membantu mengatasi jerawat di tempat yang sulit dijangkau tangan, seperti bahu dan punggung.

    5. Mengatasi Eczema

    Eczema atau eksim adalah kondisi peradangan yang menimbulkan gatal atau bercak merah pada kulit. Ternyata, mandi dengan air yang kaya mineral membantu mengatasi peradangan eczema.

    National Eczema Association merekomendasikan mencampurkan garam ke air mandi untuk meredakan peradangan eczema. Garam himalaya pun bisa digunakan untuk ini.

    Perbedaan Garam Himalaya dengan Garam Biasa

    Sama seperti garam dapur, garam himalaya terbentuk dari sodium klorida. Bedanya, garam himalaya berwarna pink.

    Mengutip Healthline, garam himalaya diekstrak secara manual dan pengolahannya pun tidak banyak. Proses pengolahan yang lebih alami ini membuat garam himalaya mengandung lebih banyak mineral dan elemen jejak. Kekayaan mineral inilah yang membuat garam himalaya berwarna pink.

    Apakah Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa?

    Garam himalaya memang mengandung lebih banyak mineral, tetapi kandungan mineralnya masih tetap sangat sedikit. Tak hanya itu, kita sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak garam.

    Jadi, sebenarnya kekayaan mineral dalam garam himalaya tidak akan memberikan manfaat kesehatan jika tidak diimbangi dengan diet seimbang. Sementara itu, manfaat garam himalaya kebanyakan bisa ditemukan juga pada garam biasa.

    Garam himalaya memang bisa jadi pengganti garam biasa dalam masakan karena kandungan sodiumnya yang sedikit lebih rendah. Tetapi selain warna dan rasanya yang sedikit berbeda, hingga kini tidak ada riset yang membuktikan secara pasti kalau garam himalaya lebih sehat daripada garam biasa.

    Jadi, selain warna, rasa, dan kandungan mineral, garam himalaya dan garam biasa tidak memiliki banyak perbedaan. Garam himalaya juga tidak bisa dijamin lebih sehat dari garam biasa. Semoga bermanfaat!

    (khq/khq)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Dibuang! Kulit Jeruk Ternyata Sangat Kaya Nutrisi, Ini Manfaatnya


    Jakarta

    Jeruk memang dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi. Selain itu, ternyata kulitnya sangat kaya nutrisi yang berkhasiat.

    Jeruk termasuk ke dalam jenis buah citrus yang asam manis menyegarkan. Diketahui kalau kandungan vitamin C pada buah ini sangat tinggi, tak heran kalau baik untuk meningkatkan imunitas.

    Ternyata, tak hanya daging buahnya saja yang memberikan manfaat, tapi juga bagian kulitnya. Disebutkan kalau kulit jeruk juga menyimpan beragam manfaat.


    Dilansir dari Mirror (3/6), manfaat kulit jeruk ini dibagikan oleh Dr Karan Raj, seorang dokter di NHS England melalui video TikTok miliknya. Video tersebut sudah ditonton lebih dari 5,3 juta kali.

    A peeled orange on the wooden backgroundA peeled orange on the wooden background Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart

    “Saat makan jeruk, jangan buang kulitnya. Memang kamu tidak ingin makan itu secara langsung, tapi bisa kamu gunakan kulitnya untuk nutrisi tambahan,” ujarnya dalam video.

    Ia menyatakan bahwa kulit jeruk kaya akan nutrisi. “Kulit jeruk itu sendiri kaya akan serat makanan larut yang disebut pektin. kulitnya mengandung vitamin C tinggi, terkadang sama banyaknya dengan daging buahnya itu sendiri,” ungkap Dr. Raj.

    Selain itu, Raj juga menyebutkan bahwa kulit jeruk mengandung karotenoid dan polifenol yang merupakan senyawa anti-inflamasi. Sehingga baik mengonsumsi kulit jeruk untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

    Dr. Raj juga menjelaskan cara tepat untuk mengonsumsinya. “Kamu bisa menjadikannya sebagai topping es krim atau campuran kue dan yogurt,” jelasnya.

    Ternyata, ada penelitian baru yang mendukung klaim dari Dr. Raj. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kulit jeruk memiliki konsentrasi senyawa tanaman bermanfaat, seperti polifenol, menurut Gloucestershire Live.

    Sebuah studi tahun 2023 mengungkapkan bahwa kulit jeruk memiliki jumlah senyawa fenolik, vitamin C, flavonoid, dan aktivitas antioksidan yang lebih besar dibandingkan biji dan daging buahnya.

    Jika akan mencampurkan kulit jeruk segar dalam makanan atau minuman. Seperti jeruk navel, parut halus bagian kulitnya. Jangan sampai terkena bagian yang putih Karena rasanya akan pahit. Kulit jeruk navel Bisa diiris tipis bagian yang kuning saja dan direbus atau dijadikan bahan rendaman.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Makan Pepaya, Detoks Alami hingga Jaga Gula Darah Stabil


    Jakarta

    Pepaya dapat dikonsumsi rutin karena mengandung beragam nutrisi yang menyehatkan tubuh. Bisa digunakan sebagai detoks alami hingga menstabilkan gula darah.

    Pepaya merupakan jenis buah tropis yang dapat memberikan efek segar. Di Indonesia, buah ini biasa disantap begitu saja, ada juga yang menjadikannya rujak.

    Tak hanya manis segar, tapi baik juga untuk tubuh kalau dikonsumsi secara rutin. Karena buah yang dagingnya berwarna oranye ini memiliki sejumlah manfaat berkat kandungan nutrisi yang tinggi.


    Dilansir dari Hindustan Times (27/1/2024), Shruthi K Bhardwaj menjelaskan kalau pepaya mengandung enzim papain yang menyehatkan. “Pepaya kaya akan enzim Papain yang memberikan manfaat sehat, terutama dalam meredakan sembelit dan melancarkan pencernaan,” jelas Shruti K Bhardwaj.

    “Konsumsi pepaya di pagi hari saat perut kosong dapat membantu detoksifikasi tubuh dan pencernaan. Buah ini kaya akan antioksidan yang bisa dikonsumsi saat sarapan atau malam hari,” lanjutnya.

    Berikut 5 manfaat mengonsumsi pepaya secara rutin:

    1. Sistem Pencernaan Jadi Optimal

    Healthy and fresh cut papaya fruit or sliced papaya, served in a bowlHealthy and fresh cut papaya fruit or sliced papaya, served in a bowl Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

    Pepaya kerap disebut dapat melancarkan pencernaan saat merasakan sembelit. Hal ini ternyata dikaitkan karena adanya enzim papain yang dapat bekerja lebih efisien ketika aktivitas pencernaan berkurang.

    Enzim tersebut meningkatkan pencernaan protein. Tak hanya itu, jika mengonsumsinya rutin dapat meminimalkan gangguan pencernaan.

    2. Peningkatan Penyerapan Nutrisi

    Pepaya juga baik dikonsumsi 2 jam setelah makan. Konsumsi buah ini dapat memastikan nutrisi buah diserap secara efektif.

    Hal ini menjadi penting karena persaingan dari makanan lain yang diproses dalam sistem pencernaan lebih sedikit. Jadi, kalau ingin nutrisi cepat diserap pastikan untuk mengonsumsi pepaya.

    Manfaat konsumsi pepaya lainnya ada di halaman berikut…

    3. Detoksifikasi Alami

    Detoks alami bisa menggunakan berbagai macam cara. Mulai dari mengonsumsi jus atau racikan infused water. Selain itu, makan buah potong juga bisa dijadikan detoksifikasi alami.

    Jeda 2 jam setelah makan ini selaras dengan fase ketika sistem pencernaan tidak terbebani. Sehingga, kandungan serat pada pepaya dapat secara efektif mendukung detoksifikasi alami dan pembuangan limbah dan racun.

    4. Kadar Gula Darah Stabil

    Setelah 2 jam makan berat, kamu bisa mengonsumsi pepaya. Tak hanya berpotensi meningkatkan kesehatan pencernaan, tapi juga baik untuk penderita diabetes.

    Pepaya dapat dikonsumsi untuk membantu menghindari potensi lonjakan gula darah. Sehingga meningkatkan kontrol glikemik yang lebih baik.

    5. Bikin Kenyang

    Pepaya juga dapat menimbulkan rasa kenyang saat dikonsumsi setelah makan berat. Cocok juga dikonsumsi sebagai camilan diet.

    Jika mengonsumsi pepaya bisa meningkatkan rasa kenyang saat diet. Jadi kamu bisa menyantapnya sebelum atau usai makan siang. Apalagi jumlah kalori pepaya juga kecil, hanya 43 kalori per 100 gram.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com