Author: Ganti Gambar

  • Daftar Museum dan Mal yang Tutup Sementara Selama Aksi Demo di Jakarta


    Jakarta

    Museum dan pusat perbelanjaan di Jakarta memilih tutup sementara hingga kondisi kembali aman. Penutupan ini sekaligus menghindari aksi perampokan dan perusakan yang masih terjadi di Jakarta dan kota-kota lain di sekitarnya hingga Minggu (31/8/2025).

    Daftar Museum dan Mal yang Tutup Sementara

    Dikutip dari media sosial masing-masing, berikut museum dan mal yang menghentikan layanan hingga situasi Jakarta pulih.


    1. Museum Nasional Indonesia

    Sejumlah pegunjung melihat koleksi di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Selasa (6/5/2025).Museum Nasional Indonesia (dok. Pradita Utama)

    Layanan wisata edukasi ini tutup sementara mulai Senin (1/9/2025) hingga pemberitahuan lebih lanjut. Info penjadwalan ulang dan pengembalian uang tiket bisa menghubungi admin di
    0851-8606-1778

    2. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

    Museum Perumusan Naskah Proklamasi berdiri anggun di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Bangunan ini masih mempertahankan gaya arsitektur Eropa abad ke-20.Museum Perumusan Naskah Proklamasi (dok. Pradita Utama)

    Destinasi wisata sejarah ini menutup sementara layannya per Senin (1/9/2025) hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Penutupan temporer ini untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

    3. Galeri Nasional

    Pameran Seni Nyala: 200 Tahun Perang Diponegoro digelar di Galeri Nasional Indonesia mulai 22 Juli-15 September 2022.Pameran Seni Nyala: 200 Tahun Perang Diponegoro di Galeri Nasional Indonesia (dok. Tia Agnes/ detikcom)

    Spot wisata seputar karya seni ini juga tidak menyediakan layanan untuk para pengunjung per Senin (1/9/2025). Layanan kembali tersedia jika kondisi telah aman dan pulih melalui pemberitahuan lebih dulu di media sosial. Pengunjung yang ingin refund dan reschedule bisa menghubungi medsos terkait atau situs penjualan tiket.

    4. MoJA Museum

    Museum MOJA di GBK.Museum MoJA di GBK (dok. @mojamuseum/Instagram)

    Museum di zona 8 Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan ini tutup karena aksi demo di sekitar destinasi wisata ini. Dalam pesan yang diterima detik travel, info pembukaan kembali MoJA Museum akan diupdate lewat akun media sosial.

    5. Mal Atrium Senen

    Situasi Mal Atrium Senen pada Jumat (29/8/2025)-(Kurniawan/detikcom)Situasi Mal Atrium Senen pada Jumat (29/8/2025) (dok. Kurniawan/detikcom)

    Pusat perbelanjaan di zona merah aksi massa ini menghentikan semua fasilitas dan layanan bagi pengunjung hingga situasi aman serta kondusif. Pengunjung bisa mengetahui informasi terbaru di media sosial atau situs Mal Atrium Senen.

    Dengan informasi ini, pengunjung yang ingin jalan-jalan atau healing sebentar bisa mempertimbangkan ulang destinasinya. Pengunjung bisa memilih tempat yang masih beroperasi dengan jadwal yang telah ditentukan.

    (row/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Jam Buka TMII dan Ancol per 1 September 2025, Tutup Lebih Awal


    Jakarta

    Sejumlah destinasi wisata tutup lebih awal mengantipasi hal yang tidak diinginkan usai aksi massa hingga Minggu (31/8/2025). Termasuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) serta Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) yang menjadi favorit warga Jakarta dan sekitarnya.

    Jam buka dan tutup destinasi wisata disampaikan lewat media sosial masing-masing dengan rincian sebagai berikut

    Jam Buka Tutup TMII

    Pengunjung TMIIPengunjung TMII (dok. Kurniawan/detikcom)

    Operasional TMII per 1 September 2025 adalah


    Gate 1

    • Setiap hari
    • 06.00-15.00 WIB

    Gate 3

    • Setiap hari
    • 05.00-15.00 WIB

    TMII menyatakan, tempat wisatanya tutup lebih awal untuk menjaga keamanan tiap pengunjung. Jadwal buka tutup bisa kembali seperti semula jika situsi sudah kembali aman dan kondusif.

    Jam Buka Tutup Ancol

    Pengunjung menaiki wahana Paralayang di Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (1/4/2025). Sejumlah warga memanfaatkan libur Lebaran 2025 dengan berkunjung ke Dufan yang menyuguhkan sejumlah wanaha dan pertunjukan. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.Wahana Dunia Fantasi (Dufan) di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) (dok. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym) Foto: ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN

    Jadwal operasional Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) pada 1-5 September 2025 adalah

    Pintu Gerbang Ancol (1-5 September 2025)

    • Barat: 06.00-18.00 WIB
    • TransJakarta: 06.00-19.00 WIB
    • Marina: 06.00-23.00 WIB
    • Timur: 05.00-23.00 WIB
    • Carnaval: 08.00-16.00 WIB

    Pihak Ancol menyatakan, pintu gerbang ditutup satu jam lebih awal dari jadwal operasional yang berlaku. Pengunjung wajib memperhatikan jadwal operasional ini agar bisa menikmati fasilitas dan layanan di semua wahana permainan Ancol.

    Update situasi dan kondisi terkini sangat menentukan jadwal operasional destinasi wisata. Karena itu, calon pengunjung wajib update info lebih dulu untuk memastikan destinasi wisata menyediakan fasilitas dan layanan di tengah gelombang aksi massa.

    (row/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Hutan Durian Terbesar Asia Tenggara, Ada di Desa Wisata Ini



    Trenggalek

    Mau pesta durian? Di desa ini mungkin bisa. Desa Wisata Duren Sari Sawahan dikenal sebagai hutan durian terbesar se-Asia Tenggara.

    Berlokasi di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, desa ini menawarkan ribuan pohon durian produktif yang tumbuh di area ratusan hektare, sekaligus menjadi destinasi wisata edukasi, kuliner, dan alam yang menarik.

    Desa satu ini dikenal luas sejak meraih predikat Desa Wisata Terbaik Nasional 2020. Berbasis Community Based Tourism (CBT), desa ini dibangun atas semangat warga yang ingin menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.


    Pada awalnya, kondisi sungai kurang bersih dan hasil pertanian sulit dipasarkan. Namun berkat komitmen masyarakat, terbentuklah Pokdarwis Duren Sari pada 2015, yang kemudian diresmikan dengan SK Dinas Pariwisata Trenggalek pada 2017.

    Nama “Duren Sari” bukan sekadar julukan. Desa ini berada di kawasan International Durio Forestry (IDF), hutan durian terluas se-Asia Tenggara seluas 650 hektare, yang ditetapkan Menteri Pertanian pada 2016.

    Sebagian besar pohonnya berusia ratusan tahun sejak masa penjajahan dan tetap terjaga kesuburannya hingga kini. Setiap musim panen, durian tampak menggunung di teras rumah warga, menjadi daya tarik utama wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara.

    Desa Wisata Duren Sari Sawahan menawarkan pengalaman lengkap bagi pengunjung, mulai dari hamparan hutan durian yang rimbun, suasana pedesaan yang asri, hingga beragam aktivitas edukasi dan kuliner. Setiap sudut desa menghadirkan pesona khas yang membuat wisatawan betah berlama-lama.

    IDF menawarkan pengalaman trekking di tengah rindangnya pohon durian tua sambil mengenal berbagai varietas durian lokal. Saat musim panen, pengunjung dapat mencicipi durian yang jatuh langsung dari pohonnya, mulai dari durian Ripto hingga durian khas lain dengan rasa unik.

    Selain durian, buah manggis juga melimpah dan dipanen bersamaan. Udara sejuk, oksigen segar hutan, dan keramahan petani durian menjadi pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan.

    Untuk memenuhi minat beragam wisatawan, Desa Wisata Duren Sari menawarkan paket wisata alam, edukasi, budaya, kuliner, outbound, dan live-in. Dengan homestay yang nyaman, wisatawan dapat tinggal bersama penduduk lokal.

    Lalu, merasakan suasana akrab layaknya keluarga, sekaligus belajar kehidupan pedesaan. Hidangan khas seperti wedang jeser (campuran jahe, sere, dan gula aren), sompil, tiwul jambul, hingga nasi luwak siap melengkapi kunjungan Anda.

    Jumlah wisatawan terus meningkat, peluang usaha lokal bertambah, dan lingkungan desa menjadi lebih bersih serta sehat. Keterlibatan warga, termasuk mantan tenaga kerja migran yang menjadi pemandu multilingual, membuat desa ini semakin siap menyambut wisatawan dari seluruh dunia.

    Artikel ini sudah tayang di detikJatim. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (ddn/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Simbol Perjuangan, Toleransi, dan Kemanusiaan



    Cianjur

    Di Jalan Moch Ali No. 64, Cianjur terdapat sebuah rumah berwarna hijau yang berusia hampir satu setengah abad. Lokasinya agak menjorok sekitar 10 meter dari jalan raya dan dikelilingi pepohonan yang cukup rimbun sehingga seperti tersembunyi.

    Rumah yang dibangun pada 1886 ini merupakan kediaman Bupati Cianjur ke-10 RAA Prawiradiredja II yang berkuasa pada 1864-1910. Sejak 2010 Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menetapkan rumah ini sebagai Benda Cagar Budaya Nasional.


    “Di masa pendudukan Jepang menjadi basis pergerakan PETA (tentara Sukarela Pembela Tanah Air). Tokohnya antara lain Gatot Mangkoepraja dan Raden Ayu Tjitjih Wiarsih (anak dari Bupati Prawiradiredja II) selaku pemilik waris rumah in,” kata Rachmat Fajar, cucu buyut Prawiradiredja II saat menerima rombongan Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor, Rabu (20/8/2025).

    Rachmat Fajar, cucu buyut Prawiradiredja II saat menerima rombongan Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor, Rabu (20/8/2025).Rachmat Fajar, cucu buyut Prawiradiredja II saat menerima rombongan Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor, Rabu (20/8/2025). (Sudrajat)

    Pada 1963, Bumi Ageung Cikidang pernah menjadi tempat singgah dan perlindungan ratusan warga Tionghoa. Umumnya mereka para orang tua, perempuan, dan anak-anak.

    Kala itu terjadi kerusuhan yang bermula dari keributan di kampus Institut Teknologi Bandung. Entah kenapa dan siapa yang menggerakkan lalu pecah menjadi kerusuhan di Cirebon yang merembet ke tempat lain seperti Bogor, Cianjur, Sukabumi, Garut, Cipayung, dan beberapa daerah di provinsi lain.

    Kala itu,kata Fajar, warga pribumi mengeluarkan barang-barang milik dari pertokohan di sekitar Pecinan lalu membakarnya. Tidak ada yang menjarah dan tindakan kriminal lainnya, orang-orang Tionghoa juga tidak menjadi sasaran amuk massa. “Namun karena ketakutan banyak warga Tionghoa akhirnya memilih bermalam di rumah ini,” kata Fajar.

    Rachmat Fajar, cucu buyut Prawiradiredja II saat menerima rombongan Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor, Rabu (20/8/2025).Potret Prawiradiredja II (Sudrajat)

    Sebelum dikenal dengan sebutan Bumi Ageung Cikidang, rumah seluas 510m2 di atas lahan lebih dari 3.000 m2 itu, lebih dikenal oleh warga sekitar dengan sebutan Rumah Dokter Toki Syamsudin. Di rumah ini lah warga yang sakit datang untuk berbobat dengan ongkos sangat murah.

    “Jadi Ayah saya itu tidak pernah menetapkan tarif berobat, seikhlasnya saja. Karena itu bisa disebut ini rumah kemanusiaan. Ayah prakek di rumah ini dari 1970an – 2015, beliau juga salah seorang pendiri RSUD Cianjur,” kata Fajar.

    Rumah ini dominan terbuat dari kayu. Bukan kayu Jati, tapi Rasamala. Maklum, kayu yang juga populer dengan sebutan Gadog ini di Jawa Barat banyak ditemukan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Untuk dinding luar, kusen pintu dan kusen jendela, tiang struktur utama dan balok struktur terbuat dari kayu Rasamala.

    Meski kualitasnya masih di bawah kayu Jati tapi Rasamala tergolong tahan rayap. Teksturnya yang cenderung halus membuatnya tak perlu lagi diamplas terlalu lama sehingga cukup baik digunakan untuk dinding.

    Untuk dinding ruangan dalam utama, menurut Fajar, terbuat dari anyaman pohon kajang yang dimensinya lebih kecil dan teksturnya lebih halus daripada bilik. Sementara langit plafon terbuat dari anyaman bambu (bilik).

    Jendela dan pintu rata-rata memiliki tinggi sekitar tiga meter dengan ventilasi krepyak khas era Belanda. Untuk lantai sudah menggunakan tegel bermotif seperti batik.

    Sebelum ke Bumi Ageung Cikidang, detikTravel bersama Komunitas Japas yang dipimpin ‘Kuncen Bogor’ Johnny Pinot dan Abdullah Abubakar Batarfie mengunjungi Pabrik Tauco Cap Meong yang legendaris, Pabrik Roti Tan Keng Cu yang khusus melayani para tentara Belanda di era kolonial, dan Istana Cipanas.

    (jat/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Bupati Pati Viral, Ada Wisata Apa Saja sih di Hogwarts van Java?



    Pati

    Bupati Pati Sudewo viral karena menaikkan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) sampai 250 persen. Kota ini punya banyak potensi wisata.

    Terletak di Provinsi Jawa Tengah, Pati memiliki julukan sebagai Hogwarts from Java. Julukan ini diberikan karena banyak tempat yang menjadi tujuan wisata spiritual dan memiliki sejumlah paranormal terkenal, sebut saja Mbah Roso, Bos Edy dan Jeng Asih.

    Tak cuma wisata spiritual, Pati juga memiliki beragam alam yang wajib untuk dikunjungi. Berikut 7 wisatanya:


    7 Tempat Wisata Pati

    1. Alun-alun Kota Pati

    Jika dibandingkan dengan destinasi wisata Pati lainnya, Alun-Alun Kota Pati merupakan salah satu destinasi wisata tertua. Alun-Alun Kota Pati cocok dikunjungi karena bukan hanya menyediakan lapangan yang hijau, namun beberapa pohon rindang yang mengelilinginya cocok dijadikan untuk tempat bersantai.

    Bukan hanya populer di mata wisatawan, tempat wisata Pati ini juga populer di mata wisatawan lokal karena setiap sore, warga lokal dan remaja menghabiskan waktu santai di tempat ini.

    Pesona destinasi wisata Pati ini tidak sampai situ saja. Ketika malam hari tiba, Alun-Alun Kota Pati akan memancarkan waktu dengan berbagai warna!

    2. Waduk Seloromo

    Waduk Gembong di Dukuh Seloromo, Desa/Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah,  Jumat (30/6/2023).Waduk Gembong di Dukuh Seloromo Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

    Destinasi wisata Pati yang selanjutnya adalah Waduk Seloromo, yang menawarkan keindahan yang tidak ada duanya. Berada di kaki Gunung Muria, kombinasi antara jernihnya air dan gunung yang megah membuat kesejukan di waduk ini sangat kental, sehingga banyak wisatawan atau warga lokal betah menghabiskan waktu di tempat ini. Kombinasi dua aspek membuat tempat ini juga layak masuk ke dalam media sosialmu.

    3. Air Terjun Lorotan Semar

    Air terjun merupakan salah satu destinasi wisata yang selalu menjadi favorit banyak orang. Di Pati juga ada air terjun, salah satunya adalah Air Terjun Lorotan Semar. Air Terjun Lorotan Semar ini diapit oleh dua bukit. Untuk sampai ke air terjun ini, jalannya juga mudah untuk diakses roda dua dan roda empat.

    Air Terjun Lorotan Semar ini memiliki bentuk yang unik dan berbeda dari air terjun biasanya. Air terjunnya landai dan cekung. Namun, kolam dibawah air terjunnya cukup luas. Airnya juga masih sangat jernih.

    Di lokasi air terjun ini juga sudah terdapat fasilitas yang sangat lengkap. Seperti toilet, mushola, area parkir yang luas dan lain-lain.

    4. Agrowisata Jolong

    Agrowisata Jolong merupakan tempat wisata yang menyuguhkan hamparan kebun kopi. Selain menyenangkan, tempat wisata yang satu ini tentunya mengedukasi karena memberikan para pengunjung pengalaman terbaru mengenai perkebunan kopi.

    Selain itu, Agrowisata Jolong memiliki objek wisata yang sangat instagramable. Banyak spot foto yang bisa kamu gunakan untuk swafoto sepuasnya dengan latar perkebunan, taman dan juga langit biru yang sangat cerah.

    Agrowisata Jolong lokasinya berada di Jolong, Situluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Untuk masuk ke Agrowisata Jolong kamu perlu membayar tiket masuk seharga Rp10.000 saja.

    Di dalam tempat wisata ini terdapat berbagai wahana yang kamu bisa naiki, dan membayar lagi untuk setiap tiket wahana yang ingin kamu coba.

    5. Pulau Seprapat Juwana

    Berlokasi di Growong Lor, Juwana, Kabupaten Pati, terdapat sebuah pulau yang menjadi salah satu destinasi wisata di Pati. Pulau Seprapat, selalu ramai dikunjungi karena memiliki pesona alam yang sangat indah.

    Di Pulau Seprapat ini, kamu akan sering melihat pepohonan tinggi yang rindang. Pepohonan tersebut merupakan habitat para kera. Pulau Seprapat ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang selalu menarik hati para pengunjung.

    6. Air Terjun Grodo

    Air Terjun Grodo merupakan salah satu destinasi wisata air terjun di Pati. Tempat wisata yang satu ini terbilang masih tersembunyi. Salah satu destinasi wisata di daerah Winong, Pati ini seringkali disebut sebagai niagara mini.

    Selain dinikmati keindahannya dengan cara difoto, kamu juga bisa berenang langsung di kolam air terjun tersebut. Airnya sangat sejuk dan jernih. Kamu perlu hati-hati untuk berjalan menyusuri air terjun, terutama ketika musim penghujan. Seringkali jalanan menjadi licin terutama di tepi kolam.

    Untuk masuk ke Air Terjun Grodo tidak diperlukan biaya tiket masuk alias masih gratis.

    7. Gua Pancur

    Suasana di objek wisata Gua Pancur, Pati, Senin (23/1/2023).Suasana di objek wisata Gua Pancur Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

    Gua Pancur merupakan objek wisata gua di Pati. Untuk kamu yang menyukai berwisata yang sedikit ekstrem, kamu bisa mencoba datang ke Gua Pancur ini, karena kamu nanti akan diajak untuk menyusuri ke dalam gua ini.

    Momen ketika menyusuri gua inilah yang dicari-cari para pengunjung karena kamu akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Namun, kamu tidak perlu khawatir, soal keamanannya dijamin sudah terbukti aman, karena tiap pengunjung diberi perlengkapan pelindung.

    (bnl/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 8 Lokasi Terbaik di Indonesia Mengabadikan Momen Kemerdekaan



    Jakarta

    Merayakan momen HUT ke-80 Republik Indonesia bisa nih dengan memilih latar destinasi yang epik, mulai dari bangunan bersejarah hingga landscape alam yang memukau. Mana nih favoritmu?

    detikcom telah merangkum, Rabu (13/8/2025) tempat-tempat terbaik untuk mengabadikan momen HUT RI dengan latar merah putih di postingan sosial media mu.

    1. Monumen Nasional

    Pengunjung menaiki kereta wisata di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (12/7/2025).Pengunjung di Monumen Nasional (Monas) Foto: Ari Saputra

    Monas yang selalu jadi destinasi favorit warga Jabodetabek bisa nih jadi latar foto untuk momen kemerdekaan nanti. Menara dengan emas raksasa di puncaknya ini diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno (dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975).


    Monas juga sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajahan. Setiap elemen Monas memiliki filosofi kebangsaan, contohnya. puncaknya yang berbentuk lidah api berlapis emas memiliki ketinggian 17 meter yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala abadi.

    2. Tugu Proklamasi

    Tugu Proklamasi berada di Jl. Proklamasi No.10, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Tepat di area Taman Proklamasi.

    Tugu ini dibangun untuk memperingati momen pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945, yang dilakukan di rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 (kini: Jl. Proklamasi No. 10).

    Jadi di sini kamu bisa menemukan patung perunggu seukuran asli dari Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta saat membacakan proklamasi.

    3. Gunung Bromo

    Wisata Gunung Bromo.Wisata Gunung Bromo. Foto: Dok. Esti Widiyana/detikJatim)

    Gunung Bromo berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Menyambut momen HUT RI ke-80 kamu bisa nih melihat pengibaran bendera merah putih dengan latar yang ciamik. Coba deh cari tahu jadwal pengibaran bendera atau kamu juga bisa membawa bendera sendiri lalu berfoto dengan latar indahnya Gunung Bromo.

    4. Danau Toba

    Keindahan Danau Toba bisa juga tempat untuk mengabadikan foto dengan latar Sang Saka Merah Putih.

    5. Lawang Sewu

    Lawang Sewu.Lawang Sewu. Foto: pariwisata.semarangkota.go.id

    Bangunan 1.000 pintu yang jadi daya tarik Semarang ini dibangun pada tahun 1904 – 1907 yang awalnya berfungsi sebagai Kantor pusat Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api Hindia Belanda.

    Fakta menarik nih, saat perjuangan kemerdekaan, bangunan ini menjadi lokasi pertempuran sengit antara pemuda Indonesia dan tentara Jepang (peristiwa “Pertempuran 5 Hari di Semarang”). Jadi kamu menjadikan Lawang Sewu latar berfoto karena ada sejarah kemerdekaannya di sini.


    6. Kota Tua

    Kota Tua adalah kawasan pusat pemerintahan, perdagangan, dan militer pada masa kolonial Belanda, dikenal dengan nama Batavia. Sekarang Kota Tua jadi destinasi favorit dan ikonnya Jakarta.

    Kamu bisa nih mengabadikan momen Kemerdekaan RI dengan latar arsitektur Kota Tua atau berkunjung ke museum-museumnya.

    7. Ragam museum atau bangunan yang menceritakan kemerdekaan dan proklamasi

    Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Rabu (16/8/2023)Gedung Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jalan Imam Bonjol No 1, Rabu (16/8/2023) Foto: Museum Proklamasi/Sudrajat-detikcom

    Merayakan momen HUT RI ke-80, kamu bisa datang ke berbagai museum yang menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan EI. Seperti Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Tugu Proklamasi, Rumah Rengasdengklok, Gedung Joang ’45 hingga Benteng Rotterdam.

    8. Istana Merdeka Jakarta

    Istana Merdeka Jakarta selalu menjadi lokasi upacara kenegaraan, termasuk Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Kamu bisa nih berfoto-foto setelah pelaksanaan upacara kemerdekaan.

    (sym/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Uji Adrenalin di Wisata Belitar Seberang, Menuruni Tebing Air Terjun Puspa Dewi



    Bengkulu

    Para pecinta wisata alam ekstrem wajib datang ke Wisata Belitar Seberang yang ada di Bengkulu. Selain pemandangan alam yang memukau, wisatawan bisa merasakan ketegangan dengan menuruni tebing air terjun menggunakan tali.

    Lokasi Wisata Belitar Seberang

    Destinasi wisata ini berada di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Di sini detikers bisa menikmati dua air terjun sekaligus yakni Air Terjun Tri Sakti dengan ketinggian 85 meter dan Air Terjun Puspa Dewi dengan ketinggian 120 meter.

    Para wisatawan yang mau berkunjung nanti bisa langsung datang ke Desa Belitar Seberang. Nantinya pihak pemandu wisata akan menjemput para pengunjung menggunakan mobil offroad menuju ke destinasi wisata.


    “Kalau pengunjung yang mau menuju ke sini kita semua itu berhenti di desa, nanti diangkut menggunakan kendaraan wisata offroad menuju ke destinasi ini dengan estimasi perjalanan sekitar 20 sampai 30 menit,” ujar Ketua kelompok cagar Wisata Belitar Seberang, Hendri Hendika.

    Selain air terjun, di sini juga ada pemandian air panas yang alami sehingga pengunjung bisa berendam sambil menikmati pesona alam di sana. Tak hanya untuk berswafoto dan berenang saja, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan canyoneering di Air Terjun Puspa Dewi yang memuji adrenalin.

    Tidak hanya menguji adrenalin, di sini juga sudah disiapkan fotografer untuk mengabadikan momen wisatawan saat menuruni air terjun. Nantinya para wisatawan diberikan waktu untuk bergelantung sambil mengekspresikan berbagai gaya yang nantinya akan diabadikan oleh fotografer.

    Air Terjun Puspa Dewi sendiri merupakan air terjun hangat sehingga menjadikan tempat ini menjadi satu-satunya canyoneering air panas di Indonesia. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk memberanikan diri berwisata canyoneering di Desa Belitar Seberang ini.

    Wisata air terjun di Desa Belitar Seberang, BengkuluWisata air terjun di Desa Belitar Seberang, Bengkulu Foto: M. Rizky Pratama

    Hendri mengatakan kedua air terjun tersebut berposisi bersebelahan sehingga menjadi salah satu fenomena yang sudah diakui oleh Kementerian Pariwisata Indonesia.

    “Satu-satunya fenomena air terjun yang berpasangan di Indonesia. Yang satu air dingin yaitu Tri Sakti, yang satu air hangat yakni Puspa Dewi,” katanya.

    Hendri mengungkapkan pihaknya baru mengembangkan wisata canyoneering pada tahun 2025 yang diberi nama Belirang Canyoneering.

    “Wisata pemacu adrenalin canyoneering memang itu memang lagi hits banget di Indonesia dalam 3 tahun terakhir dan kita sebagai pengelola wisata Belitar Seberang sudah memiliki alat yang lengkap sejak tahun 2021, dan di tahun 2025 ini membuka secara resmi Belirang Canyoneering. Ini satu-satunya canyoneering dengan air terjun bersuhu air panas di Indonesia, cuman ada disini,” ungkapnya.

    Hendri memastikan para pemandu di Wisata Belirang Seberang sudah ahli dalam bidangnya serta semua peralatan keselamatan di sana sudah memenuhi standar.

    “Sangat aman karena memang peralatan yang kita gunakan itu sudah berstandar dan semua pegawai kita tersertifikasi untuk memang menguasai di bidang ini,” ujarnya.

    Jam buka Wisata Belirang Seberang

    Hendri menjelaskan Wisata Belirang Seberang dibuka setiap hari bagi para pengunjung yang ingin menikmati Air Terjun Tri Sakti dan Air Terjun Puspa Dewi. Sementara untuk canyoneering hanya buka pada Sabtu dan Minggu saja.

    “Untuk harga kunjungan biasa itu tiket masuknya hanya Rp 20 ribu, untuk naik mobil offroad itu Rp 70 ribu per-orang, dan untuk canyoneering itu satu orang Rp 400 ribu,” tuturnya.

    Artikel ini sudah tayang di detiksumbagsel. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

    (dai/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Pantai Terdekat dari Jakarta dan Rute Menuju ke Lokasi



    Jakarta

    Menjelang akhir pekan, saatnya berburu wisata pantai yang tak jauh dari Jakarta. Simak 5 pantai berikut ini dan rute menuju ke lokasi ya!

    Pantai-pantai terdekat dari Jakarta ini aksesnya mudah dijangkau, serta memiliki banyak fasilitas dari tempat makan hingga penginapan yang memudahkan pengunjung jika mereka mau sambil staycation.

    Berikut 5 Pantai yang Jaraknya Relatif Dekat dengan Jakarta:

    1. Pantai Ancol

    Pengunjung menikmati suasana Pantai Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/2025).Pantai Ancol di Jakarta Utara Foto: Pradita Utama

    Menyebut pantai terdekat dari Jakarta, nama Ancol tentu harus masuk ke dalam daftar. Berlokasi di Jakarta Utara, Ancol selalu jadi favorit bagi wisatawan yang mau liburan ke pantai di ibu kota.


    Wisatawan bisa main air di pantai ini. Ombaknya relatif landai. Anak-anak paling suka main pasir dan lari-lari di pantai Ancol.

    Untuk menuju ke sini, traveler bisa menggunakan mobil pribadi dan transportasi umum. Kalian bisa naik bus Transjakarta dengan tujuan akhir Halte Transjakarta Ancol.

    2. Pantai Pasir Putih PIK 2

    Nama Pantai Pasir Putih di kawasan Pantai Indah Kapuk tengah populer di kalangan traveler. Yuk, lihat lagi keseruannya!.Pantai Pasir Putih PIK 2 Foto: Rachman_Foto

    Selanjutnya ada Pantai Pasir Putih PIK 2 yang memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan laut yang menenangkan. Wisatawan bisa menikmati aneka aktivitas di pantai ini seperti berjemur, berfoto-foto di spot instagramable yang tersedia, serta bermain voli pantai.

    Pasir putih di pantai yang merupakan area reklamasi ini terhampar seluas 4 km. Kawasan pasir putih PIK 2 juga sudah dilengkapi dengan aneka wisata kuliner, sehingga kamu tak usah repot-repot membawa makanan dari rumah.

    Traveler disarankan datang saat sore hari agar bisa menikmati udara yang sejuk dan menyaksikan sunset yang cantik. Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik transportasi umum.

    Naiklah bus TransJakarta yang menuju ke Halte Balai Kota. Dari halte Balai Kota, perjalanan dilanjutkan dengan busway Koridor 1A (Balai Kota-Pantai Maju). Dari halte Pantai Maju, tinggal naik transportasi online sampai ke Pantai Pasir Putih PIK 2.

    3. Pulau Bidadari

    Warga menaiki kapal Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta di Dermaga Pulau Payung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (1/11/2024). Kepala Satuan Pelayanan Unit Kerja Pengelolaan Angkutan Perairan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Suparto Napitu mengatakan Dinas Perhubungan Prov DKI Jakarta sudah membuat lintasan wisata Kepulauan Seribu dengan rute Pulau Bidadari, Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir, dimana saat ini tinggal memasuki tahap peresmian oleh Kementerian Pariwisata atau PJ Gubernur DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.Pulau Bidadari Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

    Pantai Pulau Bidadari terletak di Kepulauan Seribu, Jakarta. Anda bisa memulai perjalanan ke pantai ini dari dermaga Marina Ancol.

    Untuk waktu tempuhnya sekitar 20-30 menit menyesuaikan armada kapal yang nantinya digunakan. Apabila ingin menginap, Pantai Bidadari menyediakan resor hingga cottage.

    Ada banyak kegiatan yang bisa dijelajahi di sini. Seperti bersepeda, banana boat, jet ski, sampai mengunjungi Benteng Martello peninggalan Belanda.

    Supaya puas menjelajah Pulau Bidadari, Anda dapat memilih paket tur yang harganya relatif terjangkau bahkan bisa beramai-ramai bersama keluarga atau teman.

    4. Pantai Pulau Perak

    Wisata pantai berikutnya ada Pantai Pulau Perak. Jaraknya juga tidak terlalu jauh dari ibu kota Jakarta bahkan disebut-sebut sebagai pantai tak berpenghuni.

    Menuju ke Pantai Perak bisa menggunakan jalur keberangkatan dari dermaga Kali Adem atau Muara Angke, Jakarta Utara.

    Letak Pantai Perak masih dalam lingkup Kepulauan Seribu. Selain sering digunakan untuk snorkeling, atau diving, pantainya cocok dijadikan tempat berkemah.

    Jika minat berkemah di pantai ini, Anda bisa booking langsung ke pengelola di sekitar pantai supaya dipersiapkan semua keperluan menginap. Untuk harganya mulai dari Rp50 ribu.

    5. Pantai Pasir Perawan

    Wisatawan menikmati keindahan Pantai Pasir Perawan yang terletak di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (16/12). Hamparan pasir yang lembut akan ditawarkan oleh 'Pantai Pasir Perawan' yang ada di Pulau Pari. File/detikFoto.Wisatawan menikmati keindahan Pantai Pasir Perawan yang terletak di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. File/detikFoto. Foto: Agung Pambudhy

    Pantai dekat Jakarta berikutnya masih berada di Kepulauan Seribu yaitu Pantai Pasir Perawan yang berada di Pulau Pari. Untuk mencapai pulau ini dibutuhkan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan laut dari kota Jakarta.

    Selain cocok dijadikan tempat untuk healing, Anda dapat melihat langsung pesona pantai yang mempunyai pasir putih bersih dan bening.

    Kawasan Pantai Pasir Perawan dikelilingi hutan bakau sehingga Anda bisa menaiki sampan untuk berkeliling santai di tempat ini.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Nyaman & Cepat Sampai Tujuan



    Jakarta

    Wonosobo telah lama menjadi destinasi liburan dengan ikon wisata Dieng. Perjalanan dengan menggunakan kereta menjadi salah satu pilihannya.

    Wonosobo pernah memiliki stasiun, namun kini sudah tidak beroperasi. Untuk tiba ke kabupaten di Jawa Tengah ini, wisatawan dapat naik kereta ke kota terdekatnya.

    Ada 4 kota yang bisa menjadi pilihan yaitu Semarang, Jogja, Purwokerto dan Pekalongan. Setelah sampai di kota-kota ini, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan travel, bus atau sewa kendaraan pribadi.


    Pilihan kereta menuju Wonosobo

    Jakarta-Semarang

    Dari Stasiun Gambir:

    Argo Sindoro: (Eksekutif) Berangkat pukul 16:45 WIB dari Gambir dan tiba di Semarang Tawang pukul 21:55 WIB.
    Argo Muria: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 07:00 WIB, tiba di Stasiun Semarang Tawang pukul 12:10 WIB
    Gumarang: (Bisnis) Berangkat pukul 15.00 WIB, tiba di Semarang Tawang pukul 18.52 WIB.
    Sembrani: (Eksekutif) Berangkat pukul 10.20 WIB, tiba di Semarang Tawang 15.25 WIB.

    Dari Stasiun Pasar Senen:

    Tawang Jaya Premium: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 06.45 WIB, tiba di Semarang Tawang pukul 12.53 WIB.
    Dharmawangsa: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 08.50 WIB dan tiba di Semarang Tawang pukul 15.15 WIB.
    Matarmaja: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 15.15 WIB dan tiba di Semarang Tawang pukul 21.52 WIB.
    Menoreh: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 13.35 WIB dan tiba di Semarang Tawang 19.22 WIB.
    Kertajaya: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 14.30 WIB dan tiba di Semarang Poncol pukul 02.36 WIB.
    Tawang Jaya: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 23.55 WIB dan tiba di Semarang Poncol pukul 06.15 WIB.
    Jayabaya: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen 19.06 WIB dan tiba di Semarang Poncol pukul 19.27 WIB.
    Airlangga: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 11.30 WIB dan tiba di Semarang pukul 18.30 WIB.
    Brantas: (Ekonomi/Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 13.30 WIB dan tiba di Semarang Tawang pukul 19.56 WIB.

    Jakarta-Yogyakarta

    Dari Stasiun Gambir:

    Argo Dwipangga: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 08.50 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 15.39 WIB.
    Taksaka: (Eksekutif) KA Taksaka Pagi berangkat dari Gambir pukul 09.20 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 15.30 WIB, sedangkan KA Taksaka Malam berangkat dari Gambir pukul 21.30 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 03.45 WIB.
    Gajayana: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 18.50 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 01:26 WIB.
    Argo Lawu: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 20.45 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 02.49 WIB.
    Argo Semeru: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 06.20 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 12.54 WIB.
    Taksaka Luxury: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 09.20 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 15.40 WIB. Kereta ini juga memiliki jadwal keberangkatan malam pukul 21.40 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 04.00 WIB.

    Dari Stasiun Pasar Senen:

    Mataram: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasan Senen pukul 21.40 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 04.35 WIB.
    Bengawan: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 08.55 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 16.45 WIB.
    Gaya Baru Malam Selatan: (Ekonomi) Berangkat dari Stasun Pasar Senen pukul 11.00 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 19.15 WIB.
    Jayakarta: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 17.10 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 00.54 WIB.
    Progo: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 22.30 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 07.05 WIB.
    Bogowonto: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 18.10 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 06.09 WIB.
    Singasari: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 20.55 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 05.25 WIB.
    Jaka Tingkir: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 11.50 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 19.08 WIB.
    Fajar Utama YK: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 06.40 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 14.37 WIB.
    Fajar Utama Solo: (Eksekutif-Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.45 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 12.32 WIB.

    Jakarta-Pekalongan

    Dari Stasiun Pasar Senen

    Menoreh: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 06.45 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 11.33 WIB.
    Kertajaya:(Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 14.30 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 19.40 WIB.
    Majapahit:(Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 17.40 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 22.02 WIB.
    Dharmawangsa Ekspres: (Eksekutif/Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 08.10 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 13.56 WIB.
    Brantas: (Eksekutif/Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 14.10 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 19.07 WIB.
    Tawang Jawa Premium: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 06.45 WIB dan tiba di Pekalongan pukul 11.33 WIB.

    Jakarta-Purwokerto

    Dari Stasiun Gambir:

    Argo Lawu: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 20.45 WIB dan tiba di Purwekerto pukul 00.54 WIB.
    Argo Dwipangga: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 08.50 WIB dan tiba pukul 12.58 WIB.
    Taksaka Malam: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 21.20 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 01.30 WIB.
    Bima: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 17.00 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 21.16 WIB.
    Gajayana: (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 18.50 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 23.11 WIB.

    Dari Stasiun Pasar Senen:

    Fajar Utama Solo (Eksekutif) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.40 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 10.14 WIB.
    Sawunggalih: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 06.30 WIB dan tiba di Purwokertp pukul 11.00 WIB.
    Serayu: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 19.25 dan tiba di Purwokerto pukul 06.00 WIB.
    Bangunkarta: (Ekonomi) Berangkat dari Stasiun Pasar Senen pukul 12.25 WIB dan tiba di Purwokerto pukul 17.23 WIB.

    Tips Perjalanan

    Berikut beberapa tips perjalanan yang perlu Anda ketahui:

    – Pastikan Anda untuk membeli tiket kereta api secara online atau di stasiun kereta api terdekat.
    – Datang lebih awal ke stasiun kereta api untuk menghindari antrean panjang.
    – Bawa makanan dan minuman yang cukup untuk perjalanan.
    – Jangan lupa untuk membawa dokumen penting seperti KTP dan tiket kereta api.

    (bnl/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Kuasai Bahasa Bali Cepat: Panduan Praktis untuk Traveler



    Jakarta

    Liburan ke Bali menjadi impian banyak orang. Untuk bisa liburan dengan maksimal, belajar bahasa Bali menjadi salah satu keuntungan.

    Bahasa Bali yang biasanya ditanyakan dan diajarkan kepada wisatawan adalah bahasa Bali yang digunakan sehari-hari. Juga berupa kelas kata yang masih standar dan mudah, mengingat bahasa Bali memiliki sor singgih basa yang mengatur jenis kata dan kepada siapa kata-kata tersebut ditujukan.

    Berikut bahasa Bali yang bisa dipelajari wisatawan:


    1. Wastan Tityang (nama saya)

    2. Punapi gatra? (apa kabar?)

    3. Kenken kabare? (gimana kabarnya?)

    Kalimat ini memiliki arti ‘Apa Kabarnya?”. Ketika mendapatkan pertanyaan seperti ini, kamu bisa jawab ‘becik-becik’ yang dalam bahasa Indonesia “baik-baik”.

    4. Becik-becik manten (baik-baik aja)

    5. Sampun ngajeng? (sudah makan?)

    6. Rahajeng semeng (selamat pagi)

    Rahajeng Semeng merupakan sapaan dalam bahasa Bali. Artinya ‘Selamat Pagi’. Untuk siang hari tinggal diganti menjadi ‘Rahajeng Siang’ atau malam dan sore, ‘Rahajeng Malam’ dan ‘Rahajeng Sore’.

    7. Ngiring sareng-sareng (mari sama-sama)

    8. Om swastyastu (salam pembuka yang bermakna semoga selamat)

    9. Nggih sampun (iya sudah)

    10. Ainggih durusang (iya silakan)

    11. Rahajeng wengi (selamat malam)

    12. Matur suksma (terima kasih)

    Dalam bahasa Bali ‘Matur Suksma’ artinya ‘Terima Kasih’. Kamu juga bisa menyingkat jadi ‘Suksma’.

    13. Ten kenapi (gak apa-apa)

    14. Tiang tresna ajak Bli (saya cinta sama Bli (merujuk ke lelaki)

    15. Lakar ngudiang? (mau ngapain?)

    16. Aji kuda niki? (berapa harganya ini?)

    17. Ring dija (dari mana?)

    18. Numbas (beli)

    19. Jaen sajan/jaen pisan (enak banget)

    20. Napi ajengan ne? (apa makanannya?)

    21. Jagi metaken (mau nanya)

    22. Dados kirang? (boleh kurang?)

    23. Ten dados (gak boleh)

    24. Mangkin nggih? (sekarang ya?)

    25. Durung/dereng (belum)

    26. Semeton (saudara)

    27. Jagi mepamit (mau berpamitan untuk pulang)

    28. Sampun telah (udah abis)

    29. Ampura nggih (maaf ya)

    30. Sampunang sebet (jangan sedih)

    31. Mulih jani (pulang sekarang)

    32. Sube tengai ne (udah siang ini)

    33. Pedalem sajan (kasihan banget)

    34. Tyang lakar melali (saya akan jalan-jalan)

    35. Bli (panggilan kakak untuk laki-laki)

    36. Mbok (panggilan kakak untuk perempuan)

    37. Ngidih tulung (minta tolong)

    38. Sampun kayeh/Sampun mesiram? (udah mandi?)

    39. Adi memedih? (kok ngambek?)

    40. Meme/biang (panggilan untuk ibu)

    41. Bapa/ajik (panggilan untuk ayah)

    42. Jemak (ambil)

    43. Dija ngeranjing? (dimana sekolah?)

    44. Di jumah/puri/griya (di rumah)

    45. Sampun kelih (udah besar/dewasa)

    46. Rauh (datang)

    47. Seduk basange (laper perutku)

    48. Sampun waneh (udah kenyang)

    49. Cingakin (lihat)

    50. Melahang ngejang (benerin naruh)

    51. Aji Kuda Niki (Berapa harganya ini)

    (bnl/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker