Jakarta –
Beberapa orang memilih makan makanan yang sama setiap hari. Apakah hal ini bagus untuk kesehatan, termasuk jika makanan yang dipilih bernutrisi? Ini kata ahli.
Tak sedikit orang yang malas berpikir hendak makan apa setiap harinya sehingga mereka melahap makanan yang sama dari hari ke hari. Terlebih jika makanan itu enak, mudah disiapkan, dan bernutrisi.
Misalnya seseorang yang terbiasa sarapan yogurt, roti tawar, atau telur rebus. Lalu untuk makan malamnya kerap memilih menu serupa seperti tumisan sayur dan dada ayam panggang yang praktis.
Dari segi pilihan menu memang terlihat menyehatkan. Namun apakah tak masalah mengonsumsi makanan yang sama seperti itu setiap hari?
Waspada gangguan makan
Foto: Getty Images/iStockphoto/MarianVejcik |
Mengutip HuffPost (25/7/2024), ahli gizi di Seattle, Katherine Metzelaar mengatakan ada titik di mana seseorang perlu menaruh perhatian pada kebiasaan makan makanan yang sama setiap hari.
Sebab ada kemungkinan mereka mengalami gangguan asupan makanan menghindar/membatasi atau kerap disebut ARFID (avoidant/restrictive food intake disorder).
“Hal pertama yang terpikir oleh saya adalah kenapa seseorang melakukan itu?” kata ahli gizi di Austin, Emily Van Heck. Ia mengatakan akan bertanya pada orang yang makan makanan sama setiap hari. “Karena mereka mungkin terlalu terpaku pada sesuatu,” katanya.
Bahkan jika seseorang memiliki neurodivergen dan perlu mengonsumsi makanan yang sama sepanjang waktu, Metzelaar tetap menganjurkan adanya variasi.
Ia mengatakan, makan makanan yang sama setiap hari dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan kesehatan usus yang buruk. Akibatnya seseorang dapat alami kembung dan sembelit.
Metzelaar menambahkan, “Manusia tidak mendapat manfaat dari mengonsumsi makanan yang sama persis setiap hari. Tubuh manusia benar-benar mendapatkan manfaat dari mengonsumsi berbagai jenis makanan sepanjang hari, sepanjang minggu, dan dari waktu ke waktu.”
Makanan bervariasi disebut yang terbaik oleh ahli kesehatan. Baca halaman selanjutnya.
Variasi adalah kunci
Alih-alih makan makanan yang sama setiap hari, mengonsumsi makanan yang bervariasi jauh lebih baik. Van Eck pun menyarankan konsumsi beragam jenis bijian, sayuran, sumber protein, serat, adan lainnya.
“Menurut saya, kita tidak perlu mengatur variasi makanan secara mendetail, tetapi mengubahnya secara umum. Itu juga membantu meningkatkan kenikmatan dan kepuasan saat makan. Anda akan bosan makan makanan yang sama setiap hari,” kata Van eck.
Ia mengatakan mengonsumsi makanan yang bervariasi memungkinkan asupan nutrisi yang beragam pula. Hal ini lebih bagus untuk kesehatan. “Anda tidak akan mendapatkan banyak vitamin dan mineral (jika makan makanan yang sama setiap hari), jadi itu benar-benar tergantung pada apa yang Anda makan,” lanjutnya.
Namun menurut menurut Van Eck, tidak apa-apa juga untuk menyiapkan makanan yang sama selama seminggu asalkan Anda menggantinya pada minggu berikutnya. “Itu cara yang bagus untuk efisiensi,” katanya.
Efek makan makanan yang sama setiap hari
Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk |
Metzelaar menambahkan, membatasi pilihan makanan juga dapat meningkatkan kecemasan terhadap makanan. “Makanan merupakan bagian kehidupan yang menyenangkan dan menggembirakan, sehingga dapat memengaruhi kesehatan mental orang juga,” katanya.
Kekhawatiran lain tentang memakan makanan yang sama adalah dapat mengakibatkan keinginan yang kuat atau terpaku pada makanan yang tidak Anda makan.
Kondisi ini kerap terjadi pada atlet yang harus menjalani pola makan ketat. Tak jarang mereka terbangun tengah malam dalam kondisi mengidamkan makanan yang tak dapat dimakan.
Intinya, mengonsumsi makanan bervariasi dan memperoleh nutrisi yang cukup setiap hari sangat ideal untuk gaya hidup sehat. “Tidak terlalu memikirkan pilihan makanan kita itu penting, dan terlalu menekankan makanan tidak selalu ada gunanya,” ujar Van Eck.
(adr/odi)
![]() |
| Source : unsplash.com / Lily Banse |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Bapak-bapak! Ini 5 Pola Makan Buruk yang Turunkan Kualitas Sperma Jakarta – Asupan makanan dapat mempengaruhi kesuburan pada organ reproduksi pria. Agar tak keliru, hindari pola makan yang dapat menurunkan kualitas sperma ini. Asupan nutrisi terbesar datang dari pola makan dan kebiasaan makan yang dilakukan setiap hari. Ketika memberikan asupan yang tepat ke dalam tubuh nutrisinya akan berubah menjadi vitamin dan mineral untuk membantu kinerja organ tubuh. Begitu pula sebaliknya. Asupan makanan dan nutrisi yang salah dapat berdampak negatif dan menimbulkan gangguan. Termasuk pada organ reproduksi orang dewasa yang begitu dipengaruhi dengan asupan makanan.
Untuk pria dewasa, ternyata ada beberapa pola makan yang harus dihindari jika tidak ingin kesuburannya terganggu. Kesalahan kebiasaan makan yang buruk diungkapkan oleh ahli gizi dapat menurunkan kualitas sperma untuk membuahi sel telur. Baca juga: Kocak! YouTuber Bikin Restoran Ramen Palsu Berujung Viral Berikut ini 5 pola makan yang salah bagi pria melansir UChichago Medicine:
1. Konsumsi daging olahanDaging olahan menjadi produk yang paling laris di supermarket. Rasanya yang enak dan pengolahannya yang tidak membutuhkan cara rumit sering menjadi pilihan konsumen. Sayangnya di balik kepraktisannya, produk daging olahan memiliki efek samping yang tidak selezat rasanya. Daging olahan dikaitkan oleh ahli dengan beberapa gejala penyakit yang berpotensi membahayakan organ tubuh. Melalui beberapa penelitian, konsumsi daging olahan dapat mengurangi konsentrasi sperma. Daging olahan yang dimaksud seperti hot dog, salami, bacon, dan produk lainnya. 2. Kurang sayur dan buah-buahanSebuah penelitian terhadap 250 orang dewasa berusaha menganalisa sperma partisipan pria. Ditemukan bahwa pria yang mengonsumsi banyak buah dan sayuran cenderung memiliki kekentalan sperma yang lebih baik. Penemuan ini juga terlihat dari perbedaan kualitas sperma para pelaku vegetarian dibandingkan pelaku diet lainnya. Sayuran, terutama yang berdaun hijau, memiliki serat untuk meningkatkan ketahanan sperma. Setidaknya ada beberapa asupan nutrisi yang harus dipenuhi melalui asupan sayur dan buah, yaitu co-enzyme Q10, vitamin C dan likopen. Sayur dan buah juga memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah rusaknya sperma gegara radikal bebas. Makanan tinggi lemak dan yang terpapar pestisida juga tak disarankan di halaman berikutnya.3. Konsumsi pemanisBanyak penelitian dilakukan oleh ahli memperkuat bukti bahwa konsumsi gula dan pemanis tidak sebaik rasanya. Pada penelitian yang dilakukan tahun 2014 minuman manis dapat berdampak buruk pada sperma. Penelitian ini melihat bahwa pria yang mengonsumsi 1 gelas, atau 1 botol, dan atau satu kaleng minuman manis memiliki kualitas sperma yang buruk. Sel sperma dari konsumen minuman manis cenderung tidak aktif bergerak untuk membuahi sel telur. Selain itu asupan manis juga dapat meningkatkan insulin yang dampaknya memicu inflamasi pada sperma. Meminimalisir atau menghindari minuman manis akan jauh lebih baik untuk perkembangan sel sperma. 4. Pestisida dan Bisphenol A (BPA)
Mengubah pilihan dengan mengonsumsi makanan organik atau memilih wadah minuman non plastik adalah awal yang bagus. Tanpa disadari banyak konsumen yang menelan pestisida melalui sayuran dan buah-buahan yang dibeli di supermarket dan pasaran. Begitu pula dengan ikan dan daging yang terpapar pestisida melalui airnya. ahli gizi dan urology juga tidak menyarankan mengonsumsi air minum kemasan atau menggunakan secara berulang botol plastik sekali pakai. Alasannya ada kandungan bisphenol A (BPA) dan pestisida memiliki kandungan kimia yang dapat meniru estrogen. Bagi pria masuknya kandungan estrogen akan memicu lemahnya sperma. 5. Produk susu tinggi lemakPada berbagai pernyataan susu diartikan sebagai asupan yang sehat dan baik untuk tubuh. Tetapi jika kamu merasa tubuhmu mengandung sperma, sebaiknya lebih selektif untuk memilih produk susu yang dikonsumsi. Beberapa susu diproduksi dengan kandungan lemak yang tinggi dan sebagian lainnya sudah direkayasa untuk mengurangi kadar lemaknya. The Rochester Young Men melakukan sebuah analisa yang menemukan hubungan kebiasaan minum susu dengan kualitas sperma. Pria berusia 18-22 tahun tidak disarankan untuk mengonsumsi susu dengan kadar lemak yang tinggi. Alasannya susu jenis ini dapat menurunkan jumlah dan kelincahan sperma sehingga tidak akan baik ketika membuahi sel telur. Baca juga: Duh! Pesan Makanan hingga Rp 3,2 Juta, Pria Ini Ogah Patungan (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Sukses Diet Sederhana Wanita Ini Turun BB Hampir 30 Kg Jakarta – Obesitas sejak kecil, wanita ini berupaya mengubah nasibnya. Lakukan diet sederhana bahkan tanpa pergi ke gym, ia berhasil turun berat badan 30 kilogram dalam 1,5 tahun. Obesitas masih menjadi momok menakutkan yang sulit untuk diatasi. Butuh komitmen dan pendirian yang kuat untuk mulai mengambil langkah awal melawan berat badan yang berlebih. Apalagi jika telah mengalami obesitas bawaan yang terjadi sejak kecil. Kebanyakan para penderitanya akan menyerah dan merasa tak akan pernah keluar dari kondisinya.
Tetapi ada seorang wanita yang berhasil mematahkan mitos obesitas bawaan takkan bisa diatasi. Hanya dengan diet sederhana tanpa pergi ke pusta kebugaran ia berhasil membuat perubahan penampilan yang signifikan. Baca juga: Waduh! Burger Pesanan Pelanggan Ini Tercampur Darah Pekerja Restoran
Melansir Times of India (29/7) seorang wanita bernama Anagha menceritakan kiat suksesnya menjalani diet. Sejak kecil ia mengaku sudah mengalami obesitas hingga akhirnya tumbuh dewasa dengan ukuran baju yang mencapai XXL. Berat badannya menyentuh angka 95 kilogram hingga akhirnya ia merasa ada yang harus diubah pada dirinya. Kesadarannya ini muncul ketika 2020 saat lockdown karena pandemi ia mempelajari metode diet yang tepat untuk dirinya. Cara diet yang dilakukannya diawali dengan menentukan jenis asupan makanan yang tepat. Ada beberapa jenis makanan yang dihindari dan beberapa nutrisi yang diperbaiki konsumsinya. Inspirasinya mengambil konsep dari defisit kalori yang cukup populer pada era modern. Bahkan agar hitungannya lebih presisi ia juga mengunduh aplikasi khusus untuk membantu menghitung kalori pada makanan. Baca juga: Pamer Bikin Burger, Salt Bae Dihujat Tak Bisa Masak
Setiap hari ia hanya makan 500-600 kalori. Setelah mencobanya selama satu pekan secara konsisten tampak penurunan berat badan instan mencapai hampir 500 gram. Anagha hanya fokus mengatur asupan makanan dengan olahraga sederhana di sekeliling tempat tinggalnya saja. Ia tak pernah berlangganan pusat kebugaran atau membayar mahal untuk dokter gizi guna mengatur asupan makanannya secara khusus. Kunci utama dari konsistensinya makan makanan sehat adalah mengonsumsi masakan rumahan. Setiap hari menu demi menu yang disantapnya dipertimbamngkan baik bahan, cara memasak, hingga total kalori secara keseluruhan. Tak disangka cara tersebut membutuhkan waktu selama 1 tahun 6 bulan dalam memangkas berat badannya secara besar-besaran. Kini berat badan Anagha terendah yang pernah dicapainya adalah 63 kilogram. (dfl/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ini 5 Makanan Terburuk Untuk Kesehatan Usus, Batasi Konsumsinya! Jakarta – Kesehatan usus perlu dijaga karena organ itu membantu menyerap nutrisi makanan. Oleh karena itu, jangan sampai merusaknya dengan sering konsumsi 5 makanan ini. Usus merupakan organ yang penting untuk dijaga karena jika tidak, dapat memengaruhi berbagai fungsi pencernaan, penyerapan nutrisi. dan dukungan terhadap sistem kekebalan tubuh. Di sisi lain, usus yang sehat juga dapat menjaga ekosistem bakteri baik di dalam saluran pencernaan yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan usus, yaitu dengan memperhatikan makanan yang perlu dikonsumsi dan dihindari. Pasalnya, sejumlah makanan ada yang memengaruhi usus secara kurang baik. Akhirnya, bisa menyebabkan risiko penyakit serius. Oleh karena itu, selain mengonsumsi makanan yang baik untuk usus, kamu juga perlu menghindari makanan terburuk untuk usus. Melansir bbc.co.uk, berikut 5 makanan terburuk yang perlu dihindari. 1. Makanan olahan
Makanan olahan atau UPF (Ultra-Processed Food) adalah makanan yang diproduksi dengan bahan-bahan buatan, seperti ada tambahan pengemulsi dan zat aditif. Contoh makannya, seperti daging ham, smoked beef, sosis, hingga sejumlah camilan. Salah satu studi terkini yang disebut BBC UK menemukan, UPF berpotensi menyebabkan 32 masalah kesehatan. Makanan olahan ini dapat menciptakan perubahan pada mikrobioma usus dan meningkatkan peradangan. Pada gilirannya menyebabkan banyak masalah kesehatan. Penelitian tersebut juga menunjukkan beberapa zat aditif dan pengemulsi yang digunakan dalam makanan ini mampu menyebabkan peradangan, sembelit, hingga masalah kesehatan lain. Menghindari konsumsi makanan olahan sepenuhnya mungkin sangat sulit. Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk mengikuti aturan 80/20, dimana kamu bisa mengonsumsi makanan sehat 80% dan membiarkan tubuh mendapat asupan kudapan ringan 20% dari makanan ini. 2. Gorengan
Gorengan juga tidak baik untuk menjaga kesehatan usus. Makanan yang digoreng mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang sulit dicerna dan memengaruhi mikrobioma usus. Mengonsumsi makanan yang ditumis merupakan alternatif terbaik, karena akan mengurangi konsumsi lemak dan membuat usus lebih mudah mencerna makanan. Jika suka makanan yang digoreng, kamu tidak harus benar-benar menghindarinya. Para ahli sekali lagi menyarankan untuk mengikuti aturan 80/20. Makanan terburuk bagi usus lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Makanan tinggi gula
Makanan manis, seperti sereal, es krim, dan kue umumnya mengandung gula rafinasi tinggi yang dapat membahayakan usus. Terutama ketika makanan-makanan ini terlalu sering dikonsumsi. Gula dapat menyebabkan peradangan di usus yang dapat merusak lapisan lendir pelindungnya. Akhirnya membahayakan bakteri baik yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Makanan mengandung gula tinggi tidak hanya mencakup permen, kue, es krim, tetapi jus buah, yogurt, saus, dan sup, semuanya bisa mengandung gula dalam jumlah mengejutkan. Oleh karena itu, sebelum dikonsumsi sebaiknya selalu periksa label. NHS (National Health Service) dari Inggris merekomendasikan orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 30 gram gula, yang didefinisikan sebagai gula tambahan. 4. Pemanis buatanPemanis buatan juga bukanlah pilihan yang tepat karena dampaknya cukup buruk terhadap kesehatan usus. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Molecules, ditemukan enam pemanis buatan yang peredarannya disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration), serta 10 suplemen olahraga berpemanis buatan, bisa meracuni mikroba usus pencernaan. Menurut penelitian, sistem mikroba usus memainkan peran dalam metabolisme manusia. Sistem mikroba usus berperan penting dalam metabolisme manusia, dan pemanis buatan ini dapat memengaruhi induk kesehatan, seperti menimbulkan intoleransi glukosa. 5. Alkohol
Seorang ahli gizi, Rohini Bajekal menyebut alkohol dapat menjadi salah satu pilihan gaya hidup terburuk bagi kesehatan usus. Kandungan gula tinggi di dalamnya dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat dalam usus, dan meningkatkan permeabilitas usus. Salah satu studi tahun 2017 yang meneliti efek alkohol pada sistem pencernaan dan kekebalan tubuh juga menemukan, alkohol dapat memicu peradangan usus melalui serangkaian mekanisme. Kemudian alkohol menyebabkan peradangan dan disfungsi organ seluruh tubuh, khususnya di hati dan otak. Meskipun minum alkohol dalam jumlah sedang tidak akan menimbulkan kerusakan, tetapi lebih baik menghindarinya. (aqr/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Mengunyah Makanan 40 Kali Bisa Turunkan Berat Badan, Apa Benar? Jakarta – Salah satu trik menurunkan berat badan adalah mengunyah makanan perlahan sebanyak 40 kali. Apakah cara ini efektif turunkan berat badan? Ini kata ahli diet! Mengunyah makanan dengan benar diyakini bisa mendukung proses penurunan berat badan. Bahkan para ahli diet menyarankan untuk mengunyah makanan sebanyak 40 kali untuk bisa menurunkan berat badan. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa salah satu kebiasaan yang bisa membantu menurunkan berat badan adalah makan dengan perlahan. Bahkan, makan perlahan bisa memicu pembakaran kalori hingga sekitar 10 kalori untuk makanan dengan jumlah 300 kalori.
Pakar menyarankan untuk mengunyah makanan minimal 40 kali sebelum menelannya. Mengunyah secara perlahan akan membantu penyerapan nutrisi lebih baik ke dalam tubuh.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity, mengungkap proses menghaluskan makanan di dalam mulut akan membantu cairan asam di lambung untuk mengubahnya jadi ukuran mikro. Hal ini membantu penyerapan nutrisi dan cairan lebih baik. Selain itu, gerakan mengunyah juga meningkatkan peredaran darah ke perut dan usus. Ahli diet Vanshika Bhardwaj dari RS Marengo Asia di Gurugram, India, menjelaskan mengunyah makanan 40-50 kali juga membantu mengontrol rasa lapar dan membuat seseorang cenderung mengonsumsi lebih sedikit makanan. “Penting untuk mengunyah makanan secara perlahan dan benar. Makan cepat bisa menyebabkan masalah pencernaan dan gangguan di lambung,” tutur pakar diet lainnya, Shruti K Bhardwaj, melansir Times of India. Menurut temuan dari sejumlah penelitian, dengan memperbanyak kunyahan, hormon pencernaan yang berkaitan dengan rasa lapar dan kenyang jadi lebih baik, mendorong nafsu makan lebih terkontrol.
Selain itu, teknik ini juga membuat seseorang lebih fokus pada makanan, sehingga mencegah makan berlebihan. “Mengunyah akan meningkatkan produksi saliva, yang mengandung hormon pertumbuhan Epithelial yang menutrisi lambung. Ketika makan terlalu cepat, partikel makanan yang tidak tercerna bisa memicu peningkatan fermentasi di perut dan bakteri berkembang biak tak terkontrol,” jelas Shruti. Namun jumlah kunyahan tidak harus selalu sesuai pakem 40 kali, tapi tergantung dari tekstur makanan. Untuk makanan padat, diperlukan sedikitnya 30 kali kunyahan, sementara makanan yang lebih lembut, mengunyah 6-10 kali sudah cukup. (raf/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ingin Kulit Glowing Kencang? Rutinlah Konsumsi 5 Makanan Kaya Kolagen Ini Jakarta – Kulit tampak kenyal dan kencang membuat orang terlihat muda. Beberapa makanan kaya kolagen ini bisa jadi asupan yang cocok dikonsumsi rutin. Kolagen adalah protein yang bisa memberi struktur, kekenyalan, hingga kulit elastis atau tidak kendur. Tapi, seiring bertambahnya usia, kolagen yang diproduksi tubuh makin sedikit. Karena itu pula, tak heran jika banyak orang yang akhirnya mengonsumsi berbagai suplemen kolagen. Tujuan agar tetap terlihat muda dengan wajah glowing dan kulit kencang.
Konsumsi beberapa jenis ‘real food’ tertentu diketahui dapat meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh. Dengan demikian, kesehatan kulit pun akan terjamin. Tak cuma bisa didapatkan dari suplemen, kolagen juga bisa didapat secara alami. Kolagen yang didapat dari sumber alami tentunya lebih baik. Mengutip Healthline, makanan seperti kaldu tulang mengandung kolagen yang tersedia secara alami. Semua ini bisa langsung digunakan tubuh, tanpa tambahan zat-zat kimia tertentu. Mengonsumsi makanan kaya kolagen atau makanan yang meningkatkan produksi kolagen juga bisa membantu menciptakan asam amino yang bagus untuk kulit. Melansir berbagai sumber, berikut ini sumber kolagen terbesar yang ada pada makanan.1. Ikan
Ikan memiliki tulang dan ligamen yang terbuat dari kolagen. Beberapa orang mengklaim kolagen laut adalah salah satu kolagen yang mudah diserap. Tapi, ketahui-lah bahwa daging ikan mengandung lebih sedikit kolagen daripada yang ada di tulangnya. 2. AyamDaging ayam dikenal tinggi protein. Jika pernah memotong ayam utuh, Anda mungkin memperhatikan betapa banyak kandungan jaringan ikat yang ada di dalamnya. Jaringan ini membuat ayam jadi makanan kaya kolagen. Kandungan kolagen pada ayam bervariasi. Bagian paha ayam biasanya mengandung lebih banyak kolagen dibandingkan dada. 3. Kaldu tulang
Kaldu tulang merupakan sumber makanan yang kaya akan kolagen. Merebus tulang dan jaringan ikat hewan selama berjam-jam bisa memecah kolagen. Tapi perlu diingat, cara membuat kaldu bisa memengaruhi jumlah kolagen yang masuk ke tubuh. 4. Ubur-uburUbur-ubur adalah makanan pokok yang populer di banyak masakan Asia. Ubur-ubur juga bisa menjadi sumber alami kolagen yang dianggap membantu proses penyembuhan luka. Sebuah penelitian yang mengamati tiga jenis ubur-ubur menemukan bahwa sekitar setengah kandungan proteinnya berasal dari kolagen. Selain itu, ubur-ubur juga rendah lemak dan mengandung beragam mikronutrien yang menjadikannya padat nutrisi. 5. Putih telur
Meski telur tidak mengandung jaringan ikat seperti banyak produk hewani lainnya, tapi putih telur mengandung prolin yang relatif tinggi. Prolin adalah salah satu asam amino yang diperlukan untuk produksi kolagen. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Lily Banse |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Lily Banse
5 Makanan Kaya Kalsium Ini Bikin Tulang Sehat dan Cegah Osteoporosis Jakarta – Patah tulang atau keropos tulang bisa menjadi masalah serius. Karenanya penting untuk menjaga kekuatan tulang dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium ini. Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang semakin berkurang. Kepadatan tulang terus berlanjut sampai usia 20 tahun. Kemudian, akan mengalami penurunan secara bertahap saat usia 35 tahun. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, keropos, dan rentan retak. Inilah sebabnya mengapa penting untuk menjaga tulang tetap sehat.
Meskipun olahraga dan gaya hidup aktif dapat membantu menjaga kesehatan tulang, tetapi makanan yang dikonsumsi tetap menjadi kuncinya. Khususnya makanan yang kaya akan kalsium. Dikutip dari Fox News (03/08/24) berikut 5 makanan yang bisa meningkatkan kesehatan tulang.1. Produk susu
Produk dairy atau yang terbuat dari susu merupakan makanan terbaik untuk kesehatan tulang. Itu karena adanya kandungan kalsium pada susu yang dibutuhkan tulang. “Produk susu adalah salah satu makanan yang mengandung kalsium tertinggi,” ujar Antonette Hardie, ahli gizi diet yang di Wexner Medical Center, Ohio State University. Selain kalsium, susu juga mengandung vitamin K2. Menurut ahli gizi Dr. Eric Berg, vitamin K2 berperan mendorong kalsium agar menyegar ke tulang dari jaringan lunak. “Ini bisa membuat tulang menjadi kuat dan mencegah pengapuran arteri,” tutur Dr. Berg. 2. StrawberryBuah strawberry juga bagus untuk kesehatan tulang. Buah strawberry mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi. Dalam 100 gramnya terkandung 6 mg vitamin C. Vitamin C tersebut membantu tubuh menyerap kalsium dengan baik. Selain itu, vitamin C juga berperan untuk memproduksi kolagen yang merupakan komponen utama jaringan tulang. “Buah strawberry akan mencegah kerusakan tulang,” ujar Dr. Berg. Makanan untuk kesehatan tulang ada di halaman selanjutnya.3. Kacang-kacangan
Kacang merupakan sumber kalsium dari bahan nabati yang terbaik. Kacang juga mengandung magnesium, mineral yang terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh. Magnesium dapat membantu mengatur kalsium dalam tulang. Dr. Berg menegaskan bahwa magnesium sangat diperlukan untuk mengaktifkan vitamin D dan K2. “Ini kunci membuat tulang menjadi kuat,” tutur Dr. Berg. 4. TahuTahu merupakan makanan yang terbuat dari kacang kedelai. Karenanya, tahu juga kaya akan kalsium. Dalam 100 gram tahu terdapat 350 mg kalsium. Tahu bisa jadi alternatif bagi kamu yang sensitif dengan produk susu. Bahkan kandungan kalsium pada tahu diklaim lebih tinggi dibandingkan susu. Ahli gizi bernama Hardie menyarankan agar wanita berusia 19-50 tahun dan pria berusia 19-70 tahun harus mengonsumsi 1.000 mg kalsium per hari. 5. Brokoli
Brokoli mungkin bukan makanan favorit semua orang, tetapi sayuran ini merupakan sumber nutrisi yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Dr. Berg menjelaskan bahwa brokoli dikemas dengan kalsium, vitamin C, dan vitamin K. Semua nutrisi tersebut berperan penting untuk menguatkan tulang. “Dengan berfokus pada nutrisi tersebut, kamu dapat mendukung kesehatan tulang secara efektif,” tutup Dr. Berg. (raf/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Kopi Bisa Jadi Pengisi Cairan Tubuh Asal Dikonsumsi dengan Tepat Jakarta – Kopi seringkali dianggap memicu dehidrasi. Padahal, minuman ini termasuk sebagai minuman hidrasi asalkan kamu menghindari 4 kesalahan minum kopi ini. Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan salah satu hal penting. Sebab, tubuh yang terhidrasi dapat memengaruhi hampir setiap aspek kesehatan, mulai dari kesehatan usus, suasana hati, hingga membantu memperpanjang umur. Namun, tidak semua orang peduli dengan hidrasi tubuh mereka. Salah satu cara menghidrasi tubuh yaitu dengan banyak minum air putih dan konsumsi makanan sehat dengan kandungan air tinggi.
Alih-alih melakukan hal tersebut, lebih banyak orang mendapat cairan tubuh dari minum kopi. Penikmat kopi mungkin sulit menghindari kebiasaan minum kopinya itu. Mereka yang kecanduan kopi juga akan lebih banyak memilih minum kopi daripada minum air putih. Minum kopi sebenarnya tidak membuat tubuh dehidrasi, asalkan diimbangi dengan minimum air putih yang cukup. Menurut upbatam.ac.id, kopi dengan 80 miligram kafein juga sama menghidrasinya dengan air. Seorang ahli gizi asal New York, Sarah Lynn Quick pun mengungkap kesalahan yang perlu dihindari agar asupan kopi tidak membuat tubuh dehidrasi. Melansir wellandgood.com (09/07/2024), berikut 4 kesalahan yang perlu dihindari. 1. Tidak minum air putih saat bangun tidur
Kamu bisa menghindari dehidrasi dan tetap minum kopi asalkan tidak lupa mengimbanginya dengan minum air putih. Terutama, ketika baru bangun tidur. Minum air setelah bangun tidur sangat penting karena tubuh telah dibiarkan semalaman tanpa cairan. Oleh karena itu, tubuh perlu diisi cairan kembali untuk menghindari dehidrasi. Cairan dalam tubuh juga akan hilang lebih tinggi ketika mereka yang saat tidurnya membuka mulut atau bernapas melalui mulut. Dalam kasus apapun, ahli gizi ini menyarankan untuk langsung menghidrasi tubuh dengan tepat di pagi hari. Air putih merupakan pilihan terbaik dibandingkan kopi di pagi hari. 2. Minum kopi sebelum minum air putih
Kesalahan dehidrasi ini berkaitan erat dengan kesalahan sebelumnya. Menurut Quick, kafein yang bersifat diuretik ini dapat menyebabkan peningkatan buang air kecil dan kehilangan cairan. Efeknya bisa lebih parah ketika seseorang sudah mengalami dehidrasi setelah semalaman tidak minum cairan. Oleh karena itu, sebelum sarapan dengan kopi, jangan lupa untuk memberi tubuh asupan cairan dari air putih. Kopi tidak akan menyebabkan dehidrasi berat, tetapiasupannya tetap perlu dibatasi. Terlebih, ketika kamu berada pada situasi yang berpotensi mengalami dehidrasi. Kesalahan minum kopi lainnya yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Tidak cukup terhidrasi setelah kehilangan cairanMeskipun penting menghidrasi tubuh secara teratur sepanjang hari, tetapi kamu harus ekstra hati-hati untuk mengisi kembali cairan, setelah kehilangan cairan. Perlu diingat, cairan tidak hanya hilang setelah kamu tidur semalaman. Cairan juga bisa hilang ketika kamu melakukan aktivitas fisik berlebihan, atau sekadar tinggal di area dengan cuaca panas atau lembab. Cairan di tubuh juga bisa hilang akibat minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan bersifat diuretik. Dalam kondisi seperti itu, kamu bisa langsung mengisi cairan kembali dengan minuman dan makanan menghidrasi. 4. Tidak cukup sumber elektrolit
Terkadang, memprioritaskan air putih saja tidak cukup untuk menghidrasi diri secara memadai. Melakukannya juga dapat memperburuk dehidrasi dengan membuang elektrolit tanpa menggantinya. Karena elektrolit menjaga keseimbangan cairan di dalam dan luar sel, elektrolit juga memainkan peran utama dalam persamaan hidrasi. Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa natrium menjadi elektrolit utama yang perlu diperhatikan untuk menjaga hidrasi. Quick menjelaskan, natrium memang menjadi elektrolit utama yang penting dalam hidrasi tubuh. Senyawa ini memang sering dikaitkan secara negatif dengan tekanan darah tinggi dan telah menyebabkan banyak orang perlu membatasinya. Namun, menurut Quick, natrium dan elektrolit lainnya merupakan nutrisi yang diperlukan setiap hari, terutama ketika melakukan aktivitas yang menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat atau kehilangan elektrolit. Oleh karena itu, daripada salah, kamu bisa berkonsultasi dengan tim kesehatan tentang memasukkan elektrolit ke pola makan sehari-hari. Terutama ketika kamu disarankan untuk membatasi asupan natrium atau lebih perlu memperhatikan elektrolit lainnya, seperti magnesium dan kalium. Dengan mempertimbangkan ini, ahli gizi itu mencatat, seseorang bisa meningkatkan asupan elektrolit dengan mudah melalui pola makan. Selain air putih, seseorang juga bisa mendapat asupan elektrolit dari makanan-makanan, seperti pisang, jeruk, kentang, alpukat, bayam, strawberry, hingga semangka. (aqr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Lily Banse
|


























