Category: Makanan Sehat

  • Bikin Keripik Pisang Praktis Pakai Air Fryer Buat Camilan Diet


    Jakarta

    Keripik pisang, salah satu camilan yang populer di Indonesia. Biasanya pisang diiris tipis dan digoreng hingga renyah. Kamu bisa menggunakan air fryer untuk alternatif lebih sehat.

    Keripik pisang di Indonesia sangat populer. Jenisnya ada yang gurih maupun manis, bahkan di Lampung keripik pisang diberi taburan cokelat yang legit.

    Untuk membuat keripik pisang, biasanya menggunakan pisang yang masih hijau dan keras. Pisang tersebut diiris tipis dan digoreng dalam minyak panas hingga berubah renyah.


    Walaupun terbuat dari buah, keripik pisang bukan termasuk camilan yang sehat. Karena, digoreng menggunakan minyak yang banyak.

    Dilansir dari Food NDTV (27/3), keripik pisang bisa menjadi alternatif camilan sehat asalkan proses memasaknya diperhatikan. Alih-alih menggunakan minyak, kamu bisa memasaknya dengan air fryer.

    keripik pisangkeripik pisang Foto: Istimewa

    Hal ini diungkapkan oleh ahli nutrisi Arjita Singh. Ia membagikan resep keripik pisang yang sehat dan kaya serat dan mudah dibuat di rumah.

    Singh menjelaskan juga tentang manfaat dari mengonsumsi pisang mentah atau pisang hijau. “Pisang hijau diisi dengan pati resisten yang membuatmu merasa kenyang lebih lama. Dengan demikian, akan mengurangi rasa lapar dan menurunkan berat badan secara alami,” ujarnya.

    Pisang hIjau juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Singh juga menuturkan bahwa mengonsumsi pisang mentah ini juga baik untuk penderita diabetes.

    Resep keripik pisang yang dibagikan oleh Singh ini menarik perhatian. Ia menggunakan pisang kepok hijau dan memotongnya dalam ukuran cukup besar.

    Kemudian, potongan pisang tersebut dimasak menggunakan air fryer selama 10 menit dengan suhu 180 derajat Celcius. Setelah itu dikeluarkan dan digeprek sampai pipih.

    Lalu, dipanaskan kembali menggunakan air fryer selama 8-10 menit. Kalau ingin teksturnya lebih renyah, diamkan lagi selama 5 menit.

    Keripik pisang yang renyah ini bisa ditambahkan bumbu bubuk sesuai selera. Kalau hanya ingin menambahkan garam atau keju bubuk agar rasanya gurih juga bisa. Keripik pisang ini sangat nikmat dijadikan camilan untuk menonton film.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!


    Jakarta

    Seorang penjual kue membagikan pengalaman jualannya yang sempat tidak laku-laku. Namun, suatu saat ia dapat keajaiban karena tiba-tiba kuenya ludes diborong!

    Pasang surut sebuah bisnis, termasuk bisnis kuliner merupakan hal yang sangat lumrah. Ada masa ketika penjual makanan itu berada di atas, mendapat banyak kunjungan. Namun, ada juga kalanya di bawah.

    Banyak faktor yang dapat memengaruhi naik turunnya kondisi suatu usaha, mulai dari persaingan bisnis yang semakin ketat, masalah lokasi, waktu buka, menu yang ditawarkan, fasilitas, sampai pelayanan.


    Oleh karena itu, pemilik usaha kuliner perlu lebih semangat dan giat memperbaiki usahanya.

    Namun, sambil berusaha sekalipun, tidak sedikit penjual sebenarnya tetap merasa sedih ketika jualannya tidak laku. Seperti curhatan yang dibagikan oleh penjual kue ini.

    Melalui unggahan di laman Facebook, seorang penjual di bazar Ramadan Malaysia menceritakan kondisi usahanya itu. Di bazar Ramadan, ia berjualan aneka kue, lapor mstar.com.my (29/03).

    Pada suatu hari, ia membuka gerai bazarnya seperti biasa. Namun, kondisi cuaca saat itu kurang bagus karena mendung dan awannya juga hitam.

    Melihat cuaca seperti ini, penjual anonim itu berpikir, kemungkinan ini bukan hari untuk meraih rezeki. Penjual ini pasrah jika memang jualannya tidak laku.

    “Saat saya sedang sibuk menyiapkan gerai, saya lihat langit sudah mulai gelap. Padahal saya baru mau mulai jualan.” ujarnya.

    “Saya pasrahkan saja, mungkin rezeki saya bukan hari ini,” ujarmya.

    Benar saja, menurut ceritanya, jualan kue pada saat itu memang tidak laku. Penjual anonim ini hampir putus asa. Bahkan, sudah berniat pulang ke rumah lebih awal.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Dari yang tidak laku, tiba-tiba penjual ini mendapat seorang pelanggan yang langsung memborongnya. Foto: mstar.com.my

    Namun, ketika ia sudah putus asa seperti itu, tiba-tiba datang sesorang yang murah hati. Pelanggan itu ingin memborong semua jualannya ini untuk dibagikan ke orang lain saat buka puasa.

    Mendapat pelanggan yang tiba-tiba ingin borong semua jualannnya, penjual ini tentu terkejut.

    “Tiba-tiba datang seorang hamba Allah, dia borong semua jualan kue saya untuk diberikan sebagai kudapan berbuka puasa,” jelas penjual ini.

    Semua jualannya pun ludes karena diborong pelanggan ini. Penjual kue itu bersyukur karena ada hal baik datang tanpa disangka-sangka. Menurutnya, ini adalah sebuah keajaiban yang dikaruniai Allah SWT,

    Penjual ini pun menjadi berpikir, apa hal yang membuatnya mendapat rahmat seperti itu. Setelah ditelusuri kembali, penjual itu menyadari satu amalan harian yang mungkin menyebabkan dirinya dirahmati.

    Saat Pasrah Jualannya Tidak Laku, Penjual Kue Dapat Keajaiban Ini!Ia pun merasa jika rezekinya itu datang karena amalan yang ia lakukan sebelumnya. Foto: mstar.com.my

    “Baru saya ingat, tadi waktu Ashar saya ada bershalawat 10 kali. Saya mulai mengamali hal ini juga setelah liat video ustaz di TikTok,” pugkas penjual kue.

    Menurutnya, sang ustaz menyarankan untuk mengamalkan hal ini 10 kali ketika sholat subuh dan 10 kali setelah sholat Ashar. Insya Allah hal ini bisa mendatangkan rezeki dari tempat yang tidak terduga.

    Penjual ini sengaja membagikan pengalamannya agar banyak yang bisa ikut beramal seperti itu, sekaligus tidak mudah putus asa ketika jualannya tidak laku.

    Ungahannya pun mendapat komentar beragam dari netizen. Sebagian besar ikut bersyukur dengan rezeki yang diterima penjual ini.

    Seperti netizen ini yang berkomentar, “Alhamdullilah rezeki, terima kasih atas informasinya.”

    Netizen lain memperingati penjual ini untuk tetap berniat kuat dalam jualan. Sebab, menurutnya rezeki yang datang tidak dari satu amalan Shalawat saja.

    “Hati-hati betulkan niat juga. Rezeki datang dari Allah dan Shalawat itu hanya satu amalan,” ujar netizen ini.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Konsumsi Ikan dengan Aman Agar Maksimal Khasiatnya


    Jakarta

    Ikan yang dinilai sebagai makanan sehat sebenarnya tidak sepenuhnya sehat. Ada ancaman kesehatan yang fatal jika salah cara menyajikan dan konsumsi.

    Ikan memiliki banyak nutrisi dan mineral secara alami. Berbagai kandungan nutrisi di dalam tubuh ikan begitu bermanfaat untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara tepat.

    Tetapi ada efek samping yang ternyata dapat membahayakan kesehatan jika salah mengonsumsi ikan. Selain kandungan vitamin dan mineralnya, sebagian ikan juga mengandung merkuri dan kontaminasi yang berasal dari lingkungan hidupnya.


    Office of Environmental Health Hazard Assessment (OEHHA) menyebut ada caranya tersendiri untuk menghindari efek samping konsumsi ikan yang salah itu. Mulai dari memilih, mengolah, dan mengonsumsinya harus diperhatikan untuk meminimalisir masuknya kontaminan ke dalam tubuh.

    Baca juga: Gelar Buka Puasa Bersama, Salt Bae Undang 1000 Anak dan Lansia

    Berikut ini 5 tips konsumsi ikan dengan sehat menurut OEHHA:

    5 Tips Konsumsi Ikan dengan Aman Agar Maksimal KhasiatnyaKetika memilih ikan untuk dikonsumsi, kamu harus cermat dalam menentukan jenis ikan yang hendak dikonsumsi. Foto: Getty Images/tc397

    1. Pilih jenis ikan yang tepat

    Banyak ikan laut yang ternyata mengandung merkuri di dalam tubuhnya. Merkuri secara alami terdapat pada tanah, air, maupun udara yang bergerak bebas dan menjadi lingkungan hidup ikan.

    Ada beberapa jenis yang tergolong sebagai varian dengan rendah merkuri. Ikan dengan kadar merkuri yang rendah ini umumnya berasal dari ikan lokal yang hidup di air tawar baik secara alami maupun melalui penangkaran.

    Ikan yang disebut aman dari kadar merkuri yang tinggi misalnya ikan lele, ikan teri, ikan bawaL, dan beberapa ikan air tawar lainnya. Sementara Healthline juga pernah menyebut ikan tuna, barramundi, hingga lobster justru yang paling berisiko terhadap merkuri.

    2. Lebih kecil ukurannya lebih baik

    Jika ikan dalam bentuk hidangan makanan, rasanya semakin besar akan semakin memuaskan. Faktanya semakin besar ukuran ikan maka risiko dagingnya mengalami pencemaran juga semakin tinggi.

    Kontaminasi merkuri dan kontaminan lain akan bertambah seiring ikan bertumbuh besar. Hal ini yang membuat ikan dengan ukuran besar tidak disarankan untuk dikonsumsi sebagai lauk pauk sehari-hari.

    Ikan dengan ukuran kecil atau sedang cenderung memiliki kontaminan yang lebih kecil. Sehingga tidak memilih ikan dengan ukuran yang terlalu besar dianggap ampuh oleh ahli kesehatan untuk meminimalisir masuknya partikel kimia di alam yang membahayakan tubuh.

    Tips konsumsi ikan lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Hanya konsumsi bagian dagingnya

    Bagi sebagian orang seluruh tubuh ikan adalah santapan yang enak. Sebenarnya bagian tubuh ikan yang disarankan hanyalah bagian dagingnya saja.

    Sirip, lemak, hingga bagian isi perutnya tidak disarankan untuk dikonsumsi. Walaupun tujuannya adalah untuk membuat saus, kaldu, dan pelengkap makanan lainnya.

    Selain sirip, bagian tubuh ikan yang dinilai berisiko tinggi lainnya adalah kantung telur. Telur ikan yang banyak diburu penggemarnya ternyata tidak begitu sehat untuk dikonsumsi.

    4. Gunakan teknik memasak yang tepat

    5 Tips Konsumsi Ikan dengan Aman Agar Maksimal KhasiatnyaAda beberapa teknik memasak yang ternyata tidak direkomendasikan untuk mengolah ikan. Foto: Getty Images/tc397

    Jika masih ragu dengan ikan yang telah dipilih untuk dikonsumsi, ahli kesehatan menyebut ada cara tertentu untuk memasak ikan agar hasilnya lebih aman. Teknik memasak yang digunakan saat mengolah ikan menjadi begitu penting untuk membantu mengeluarkan kandungan kimianya.

    Tiga teknik memasak yang disarankan untuk mengolah ikan adalah membakar maupun memanggangnya. Cairan di dalam ikan harus dikeluarkan untuk mengurangi kadar kimia pencemarnya yang tersimpan.

    Cairan yang keluar atau bercampur dengan cairan dari ikan juga tidak boleh digunakan karena dikhawatirkan dapat memperluas kontaminasinya. Selain itu hindari untuk menggoreng ikan karena minyak yang panas justru dapat mengikat kontaminasi kimia lebih erat di dalam daging ikan.

    5. Pastikan masak hingga matang

    Sederhananya, setelah mendapatkan jenis ikan yang baik dan memahami cara memasaknya kamu juga harus memastikan memasaknya hingga matang. Berbeda dengan daging sapi, ikan tidak bisa dimasak dengan tingkat kematangan selain sangat matang.

    Ikan harus dimasak dengan suhu sangat panas dan matang sampai ke bagian dalamnya untuk memastikan parasit, cacing, virus, dan bakteri di dalamnya benar-benar mati. Bahkan cara memasak ini juga dianjurkan untuk dilakukan ketika mengolah berbagai seafood lainnya.

    Walaupun tak kasat mata, tidak sedikit ikan yang terpapar parasit di lingkungan hidupnya. Jika tidak dimasak dengan matang sempurna efek samping yang timbul akan berupa gangguan pencernaan hingga gangguan kesehatan yang lebih fatal.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kebiasaan Makan ‘Buruk’ Ini Penting Dilakukan untuk Kesehatan Jantung


    Jakarta

    Jantung merupakan organ vital yang perlu dijaga. Terlepas dari menerapkan pola makan sehat, sebenarnya 5 hal yang dianggap ‘buruk’ ini mampu menyehatkan jantung.

    Jantung menjadi salah satu organ esensial karena memengaruhi hampir seluruh organ tubuh lainnya. Jika seseorang memiliki masalah pada jantung, ini bisa mengancam kelangsungan nyawa.

    Oleh karena itu, penting menjaga kesehatan jantung semaksimal mungkin. Salah satu caranya dengan mengubah pola hidup, termasuk pola makan menjadi lebih sehat dan seimbang.


    Pola makan ini berarti mengharuskan seseorang memilih jenis karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dengan tepat. Takaran yang dikonsumsi juga tidak boleh terlalu banyak.

    Terlepas dari pemikiran tersebut, sebenarnya ada 5 hal yang sering dianggap buruk justru baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.

    Untuk mengetahui 5 hal ‘buruk’ itu, simak penjelasan berikut, seperti dilansir dari eatingwell.com (20/03).

    1. Makan banyak karbohidrat

    15 Makanan Sumber Karbohidrat untuk Ibu Hamil selain NasiKonsumsi karbohidrat tidak sepenuhnya salah. Karena penting tetapi harus pilih yang tepat. Foto: Getty Images/a_namenko

    Menurut Frances Largeman-Roth, RDN, ahli gizi di Dobbs Ferry, New York, mengonsumsi karbohidrat tidaklah buruk bagi kesehatan jantung.

    Menurut Dietary Guidelines for Americans 2020-2025, seseorang direkomendasikan mengonsumsi 45% – 65% karbohidrat dari total kalori harian. Berarti disarankan konsumsi 225 sampai 325 gram karbohidrat per hari.

    American Heart Association juga menegaskan jika karbohidrat benar-benar bisa menjadi bagian pola makan yang menyehatkan jantung.

    Karbohidrat bisa diubah menjadi energi untuk tubuh. Namun, tentu kamu perlu cermat memilih sumber karbohidrat.

    Roxana Ehsani, MS, RD, CSSD menyarankan beberapa jenis karbohidrat, mulai dari biji-bijian, buah-buahan, sayuran, sampai kacang-kacangan. Makanan-makanan itu juga mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral.

    Mengonsumsi makanan berserat juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Namun, disarankan untuk memprioritaskan karbohidrat kompleks. Sebab, karbohidrat sederhana bisa menyebabkan lonjakan gula darah atau respons glikemik lebih besar.

    Sebagai bagian dari diet gizi seimbang, usahakan konsumsi karbohidrat dalam jumlah kecil.

    2. Mengonsumsi gula

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaSebaiknya konsumsi gula alami yang bisa didapat dari buah-buahan. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Gula tidak sepenuhnya perlu dihindari. Namun, kamu perlu memerhatikan jenis gula yang dikonsumsi.

    Terdapat dua jenis gula, yaitu gula alami dan gula tambahan. Sumber gula alami ditemukan dalam makanan, seperti buah-buahan, beberapa sayuran, dan produk susu.

    Sedangkan gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke makanan atau minuman untuk membuatnya lebih manis.

    Demi kesehatan jantung, Largeman-Roth menyarankan untuk mengonsumsi gula dalam jumlah kecil. Pilih sumber gula alami yang bisa didapat dari buah. Buah tidak hanya memberi asupan gula, tetapi juga menawarkan serat dan nutrisi.

    American Heart Association menyarankan untuk mengonsumsi 6% atau sekitar 100 kalori (6 sendok teh) sampai 150 kalori (9 sendok teh) gula sehari.

    Daftar makanan buruk yang sebenarnya sehat untuk jantung lainnya bisa dilihat di halaman selanjutnya!

    3. Makan protein termasuk daging

    ilustrasi salmonProtein yang dipilih bisa ikan berlemak, seperti salmon. Namun, daging juga bisa asalkan porsinya tidak berlebihan. Foto: Getty Images/iStockphoto/happy_lark

    “Banyak orang mempromosikan pola makan nabati, yang sebenarnya cukup menyehatkan. Namun saya yakin tidak semua makanan hewani itu buruk,” ujar Davidson.

    Hal ini tentu tergantung dari jenis protein hewani yang dikonsumsi. American Heart Association dengan panduan Dietary Guidelines dan CDC merekomendasikan hanya mengonsumsi 46 hingga 56 gram protein per hari.

    Untuk meningkatkan kesehatan jantung, disarankan memilih protein seperti ikan berlemak, makanan laut, potongan daging tanpa lemak, atau protein nabati lainnya.

    Jenis ikan berlemak yang bisa dipilih mulai dari salmon sampai tuna. Ikan berlemak ini kaya akan asam lemak omega-3 yang punya manfaat anti-inflamasi dan mendukung kesehatan jantung.

    Sedangkan, jika ingin makan daging, sebaiknya hanya konsumsi dalam porsi kecil.

    4. Pilih makanan penuh lemak

    Tips mematangkan alpukat dengan cara cepatPilihlah makanan dengan kandungan lemak sehat, seperti alpukat. Foto: TikTok @lauraleecreations / iStock

    Lemak juga sebenarnya baik dikonsumsi, asalkan memilih jenis lemak yang tepat.

    Lemak jenuh, seperti mentega, daging merah, susu berlemak, dan minyak cenderung lebih keras terhadap jantung. Produk tinggi lemak jenuh ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Oleh karena itu, lebih baik memilih jenis lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dapat membantu vitamin larut dalam lemak. Mendukung beberapa fungsi penting tubuh, mulai dari pencernaan hingga kesehatan kulit.

    Jenis lemak tak jenuh yang bisa dikonsumsi, seperti biji-bijian, alpukat, minyak zaitun, sampai ikan berlemak.

    5. Masak dengan minyak biji-bijian

    Memasak dengan minyak biji-bijian dianggap tidak sehat karena mengandung campuran lemak tak jenuh tunggal dan ganda.

    Namun, rumor terkait minyak nabati ini tampaknya bermuara pada kesalahpahaman terkait peradangan kronis versus peradangan akut.

    Minyak biji-bijian kaya akan asam linoleat, asam omega-6 yang sempat dikaitkan dengan peradangan. Namun, asam linoleat sebenarnya terlibat dalam peradangan akut alami tubuh. Bukan peradangan kronis yang merupakan bagian dari penyakit.

    Faktanya, mengonsumsi minyak biji-bijian dapat membantu menurunkan risiko stroke dan bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

    Kamu bisa menggunakan miyak biji-bijian, seperti minyak zaitun yang kaya akan asam lemak omega-3.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hobi Buka Puasa Pakai Tempe Goreng? Hati-hati Segini Kalorinya


    Jakarta

    Tempe goreng masuk daftar gorengan favorit untuk menu buka puasa (takjil). Bagi pencinta tempe goreng, pastikan mengonsumsinya dengan bijak karena kalori tempe goreng bisa sampai segini.

    Gorengan seolah tak dapat dipisahkan dari menu buka puasa orang Indonesia. Mereka merasa kurang lengkap jika tidak membatalkan puasa dengan mengonsumsi panganan yang gurih renyah ini.

    Gorengan terdiri dari beberapa jenis, termasuk tempe goreng yang paling disukai. Biasanya tempe diiris tipis lalu dibalut tepung berbumbu sebelum digoreng hingga kering dan renyah.


    dr. Dion Haryadi melalui unggahan Instagram dionharyadi (21/3/2023) mengupas tuntas soal kalori dan nilai gizi tempe goreng yang kerap jadi menu takjil orang Indonesia.

    Resep Tempe Goreng Tepung BerbumbuTempe goreng tepung punya kalori tinggi karena pemakaian tepung. Foto: iStock

    Ia mengutip sebuah resep tempe goreng tepung dan memperkirakan nilai kalorinya. Begini hasilnya:

    Tempe (100 gram) = 192 kalori
    Tepung terigu (50 gram) = 182 kalori
    Tepung beras (25 gram) = 86 kalori
    Air (100 ml) = 0 kalori
    Garam (2 gram) = 0 kalori
    Merica bubuk (1 gram) = 6 kalori
    Minyak goreng (30 gram) = 270 kalori

    Total kalori: 736 kalori

    dr. Dion menyoroti kalori tempe goreng semakin besar jika diolah bersama tepung. Sebab jika hanya makan tempe goreng saja, kalorinya bisa hemat 260-an kalori yang berasal dari penggunaan tepung terigu dan tepung beras.

    “Bahkan bisa lebih banyak penurunan (kalorinya) karena tanpa tepung, penyerapan minyaknya saat digoreng itu juga kemungkinan bisa berkurang,” tuturnya.

    Untuk membuat tempe goreng lebih rendah kalori, dr. Dion punya tips selain menghindari penggunaan tepung. “Kamu juga bisa goreng pakai air fryer, jadi lebih hemat lagi kalorinya,” sambung dr. Dion.

    Fried Tempeh or Tempe is a traditional Malay dish snack popular in Malaysian, Indonesian, and SingaporeKalori tempe bisa dipangkas jika hanya digoreng begitu saja, tanpa tepung. Foto: Getty Images/Suriani

    Lalu setelah tempe digoreng dan mau dinikmati, sebaiknya dilap dulu minyaknya pakai tisu agar penyerapan minyaknya lagi-lagi dapat dikurangi.

    Dalam unggahan ini pula, dr. Dion kembali mengingatkan kalau tempe yang digoreng tidak akan berkurang jumlah proteinnya. Ia berujar, “Jadi kamu tetap akan mendapatkan manfaat dari protein.”

    Ia pernah menjelaskan bahwa proses menggoreng tempetidak akan merusak nilai proteinnya. Ia mengatakan memasak protein memang akan merusak ikatannya. “Tapi bukan berarti proteinnya jadi nggak guna. Justru protein itu akan terdenaturasi, dipecah ikatan proteinnya supaya lebih mudah untuk diserap sama tubuh,” ujar dr. Dion.

    dr. Dion pun tidak melarang konsumsi tempe goreng saat buka puasa. Yang terpenting makan secukupnya dan belajar menikmati secara bertanggung jawab.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Manfaat Jahe Merah, Bumbu yang Berkhasiat bagi Tubuh

    Jakarta

    Jahe sering digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Selain jahe putih yang kerap ditemukan di pasaran, ada pula jenis jahe lainnya, misalnya jahe merah.

    Nama Latin jahe merah adalah Zingiber officinale var rubrum rhizoma. Berbeda dengan jahe putih, jahe merah berukuran lebih pendek, rimpangnya kecil, dan ruasnya cenderung rata. Rasanya pun lebih pahit dan lebih pedas daripada jahe putih.

    Apa saja manfaat jahe merah untuk kesehatan? Simak di artikel berikut ini.


    Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

    Berikut manfaat jahe merah untuk kesehatan.

    1. Mencegah Gangguan Pencernaan

    Banyak orang mengkonsumsi jahe untuk mengatasi diare. Riset tahun 2022 yang diterbitkan di jurnal Molecules menunjukkan bahwa jahe merah efektif melawan berbagai mikroba seperti Bacillus cereus dan Escherichia coli, bakteri yang menyebabkan diare dan sakit perut.

    Selain itu, sifat antimikroba jahe merah juga membuat tanaman ini bisa digunakan sebagai pengawet makanan alami.

    2. Mengobati Rasa Nyeri Otot dan Sendi

    Jahe merah memiliki sifat analgesik, yang berarti mampu meredakan rasa nyeri. Penelitian yang diterbitkan di Journal of Medicinal Food pada tahun 2010 menyatakan bahwa sifat peredam rasa sakit yang dimiliki jahe merah sama efektifnya dengan aspirin.

    Jahe merah tidak harus selalu dicampurkan ke dalam makanan dan minuman. Penelitian yang dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Palembang dan Universitas Sriwijaya menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat jahe merah mampu meredakan nyeri otot dan sendi pada pengidap osteoarthritis (pengapuran sendi).

    3. Membantu Mengobati Diabetes

    Enzim hidrolisis sakarida pada jahe merah mampu mengontrol hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi pada pengidap diabetes tipe 2.

    Riset yang diadakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas menunjukkan bahwa konsumsi jahe merah bubuk dengan dosis 3 gram sehari mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

    4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

    Jahe merah mengandung antioksidan yang mampu melawan radikal bebas, sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Ditambah lagi, jahe merah mengandung berbagai vitamin dan zat besi.

    5. Berpotensi Mencegah Kanker dan Tumor

    Sifat antikanker pada jahe merah berasal dari zat vanilloid yang terkandung di dalamnya. Penelitian yang diterbitkan pada British Journal of Cancer menunjukkan bahwa jahe merah mampu mencegah pembentukan tumor dan kanker tahap awal.

    Vanilloid pada jahe merah mampu menurunkan risiko hipertensi, kolesterol, dan kadar gula darah tinggi. Jahe merah mampu meningkatkan aktivitas enzim yang membentuk antioksidan dan mengurangi pembentukan radikal bebas.

    Itu dia beberapa manfaat jahe merah untuk kesehatan. Selain bisa dijadikan minuman seperti jamu, jahe merah juga bisa digunakan sebagai kompres hangat. Suplemen herbal yang mengandung jahe merah pun bisa ditemukan di apotek.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Penambah Imunitas agar Tak Mudah Sakit Saat Puasa


    Jakarta

    Saat puasa, penting menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah sakit. Salah satu caranya melalui konsumsi 6 minuman penambah imunitas yang alami dan rasanya enak berikut ini.

    Di tengah bulan puasa dan perubahan cuaca yang kerap ekstrem, dari terik ke hujan atau sebaliknya, penting memastikan tubuh punya sistem imun yang kuat. Dengan begitu, kamu tak akan mudah jatuh sakit.

    Sistem imun tubuh adalah sistem pertahanan alami tubuh yang terdiri dari sel, jaringan, dan organ yang membantu melindungi tubuh dari bakteri, virus, jamur, dan zat berbahaya lainnya.


    Sistem imun tubuh menjadi penghalang untuk mencegah penyakit memasuki tubuh dan memiliki sistem sel yang rumit untuk melawan patogen jika menemukan cara untuk memasuki tubuh.

    Menerapkan pola hidup sehat adalah kunci untuk menciptakan sistem imun tubuh yang kuat. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang memang memperkuat sel-sel imun tubuh.

    Mengutip Eat This, Not That! (17/11/2023), inilah 5 minuman penambah imunitas yang bisa kamu jadikan andalan untuk mencegah mudah sakit saat puasa:

    1. Air putih

    Ilustrasi manfaat minum air sebelum tidurFoto: Getty Images/PonyWang

    Kebutuhan air putih harian penting dicukupi, sekalipun saat puasa. Usahakan minum air putih yang cukup saat buka puasa hingga jelang sahur. Hal ini karena tubuh kita mengandung sekitar 60-70% air.

    Dengan membuat tubuh terhidrasi, maka pertumbuhan bakteri dan virus bisa terelakkan. Selain itu, air merupakan komponen penting dari cairan limfatik, yang menghasilkan sel darah putih yang membantu melawan infeksi.

    Konsumsi air putih pun amat disarankan pakar kesehatan saat pandemi Covid-19 merajalela beberapa tahun lalu. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medical Hypotheses melaporkan bahwa individu yang tercatat mengalami dehidrasi sebelum tertular COVID 19 memiliki peningkatan risiko kematian akibat COVID-19.

    2. Teh hijau

    Teh hijau adalah cara alami dan menyenangkan untuk menambah imunitas tubuh. Teh hijau kaya akan polifenol flavonoid yang bermanfaat untuk kesehatan, mulai dari mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker tertentu, hingga mengatasi peradangan sistemik.

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecules, konsumsi teh hijau memperkuat sistem imun tubuh melalui antioksidan yang membantu melindungi sel dari oksidasi dan spesies oksigen reaktif.

    Teh hijau dianggap mampu mencegah penyakit dan infeksi melalui kapasitas antioksidannya serta banyak cara lain. Jenis teh ini juga bebas kalori dan jadi minuman sehat favorit banyak orang sejak dulu.

    3. Teh jahe lemon

    tea with ginger, lemon and thyme on old wooden backgroundFoto: Getty Images/iStockphoto/natashamam

    Kabar baik untuk pencinta teh jahe karena minuman favoritnya juga bermanfaat menambah imunitas tubuh. Tambahkan lemon agar rasanya lebih nikmat dan nutrisinya lebih lengkap.

    Cara buatnya mudah, tinggal rebus parutan jahe dan air perasan lemon bersama air hingga mendidih. Bisa juga tambahkan sereh atau kulit lemon agar lebih nendang rasanya.

    Teh jahe lemon kaya vitamin C, antioksidan yang terkenal hebat melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Vitamin C juga memberikan sifat anti-inflamasi dan membantu menolak respons imun negatif, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Antioksidan.

    Sementara jahe mengandung lebih dari 100 senyawa bioaktif yang membantu mengurangi mual, mencegah risiko kanker tertentu, meningkatkan lipid darah, mengurangi peradangan dan banyak lagi, seperti diungkap dalam jurnal Nutrients.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Jus jeruk 100% alami

    Jus jeruk bisa jadi pilihan untuk menambah imunitas, tapi pilih yang terbuat dari 100% jeruk alami. Jangan pilih jus jeruk kemasan karena khawatir ditambahkan banyak gula dan bahan tambahan lain.

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Immunology, vitamin C dan folat dalam jus jeruk menjaga integritas pertahanan kekebalan dan melindungi banyak jenis sel kekebalan tubuh, termasuk sel pembunuh alami dan sel T. Terlebih lagi, senyawa bioaktif pada jeruk memiliki efek anti inflamasi untuk mendukung kekebalan tubuh.

    Selain itu, jus jeruk juga mengandung vitamin A. Ada juga produk di pasaran yang diperkaya dengan vitamin D, nutrisi yang telah lama dikenal penting untuk kesehatan kekebalan tubuh.

    5. Jus tomat

    Ilustrasi jus tomatFoto: Getty Images/iStockphoto/Model-la

    Pencinta buah juga bisa membuat jus tomat sebagai minuman penambah imunitas. Jus tomat kaya akan vitamin C serta likopen, antioksidan karotenoid yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan dikenal membantu meredakan peradangan sistemik.

    Jus tomat yang menyegarkan akan memberikan asupan vitamin C yang sama dengan sup tomat. Untuk menjaga kadar natrium tetap terkendali, carilah jus tomat rendah sodium. Hindari juga yang ditambahkan banyak gula.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan yang Mengandung Zat Besi, Baik untuk Anak-anak

    Jakarta

    Ada banyak makanan yang mengandung zat besi. Namun, mungkin tak semuanya cocok dikonsumsi anak-anak. Padahal zat besi penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak.

    Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membuat hemoglobin dan memberikan warna pada sel darah merah. Hemoglobin ini akan membawa oksigen ke seluruh sel dalam tubuh. Kekurangan zat besi akan membuat kita anemia.

    Simak artikel ini untuk mengetahui 10 makanan yang mengandung zat besi dan cocok dikonsumsi anak-anak, lengkap dengan gejala kekurangan zat besi dan jumlah kebutuhan zat besi pada anak.


    Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Anak-anak

    Berikut ini 10 makanan yang mengandung zat besi untuk anak-anak, seperti dilansir dari Healthline:

    1. Sereal Fortifikasi

    Sereal dan oatmeal fortifikasi atau yang sudah diperkaya nutrisi adalah cara lezat untuk memastikan anak-anak mendapatkan cukup zat besi.

    Satu porsi sereal yang diperkaya zat besi biasanya mengandung 100 persen nilai harian zat besi hanya dalam satu porsi. Lihat pada label untuk mengetahui kandungannya.

    Anda bisa menambahkan buah-buahan pada sereal atau oatmeal, seperti stroberi untuk memberi asupan vitamin C. Namun perlu diketahui, sereal sering kali mengandung gula yang tinggi.

    2. Kacang Hijau

    Kacang hijau memiliki kandungan protein, serat, zat besi, dan nutrisi lainnya. Ketika dibuat bubur, banyak anak yang akan menyukainya. Setengah cangkir kacang hijau mengandung 1 mg zat besi.

    Selain bubur, kacang hijau bisa diolah sebagai makanan tambahan dalam sup, semur, dan nasi gurih.

    3. Bayam

    Bayam dan sayuran berdaun hijau tua lainnya, seperti kangkung dan brokoli termasuk sumber zat besi yang terbaik. Setengah cangkir bayam yang direbus dan dikeringkan mengandung sekitar 3 mg zat besi.

    Anda bisa mencampurkan sayuran ini dengan cara dicincang halus dan memasukkannya ke dalam makanan lain agar anak mau memakannya.

    4. Kismis dan Buah Kering

    Anak-anak tentu suka yang manis-manis. Maka kismis dan buah kering bisa menjadi cemilan enak dengan kandungan zat besi. Manfaat lainnya adalah bisa mencegah sembelit.

    5. Telur

    Telur biasanya menjadi sumber protein yang wajib tersedia di rumah. Satu butir telur rebus mengandung 1 mg zat besi. Selain direbus, telur juga bisa digoreng, dibuat sandwich, dibuat omelet, sayur orak-arik, dan sebagainya.

    Pastikan telur dalam kondisi segar dan matang secara penuh. Telur ayam kampung yang segar dan organik lebih baik untuk dikonsumsi.

    6. Biji Labu

    Biji labu juga bisa menjadi pilihan makanan yang mengandung zat besi untuk anak. Biji-bijian ini juga mengandung protein, serat, lemak sehat, dan mineral yang baik. Seperempat cangkir biji labu mengandung 2,5 mg zat besi.

    7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan bisa menjadi pilihan jika anak tidak menyukai daging. Kacang ini termasuk kedelai, kacang merah, lentil, kacang panggang, dan buncis.

    8. Tuna

    Ikan tuna adalah sumber protein rendah kalori, rendah lemak, dan mengandung zat besi, omega-3, serta nutrisi penting lainnya. Tiga ons tuna ringan yang dikalengkan mengandung 1 mg zat besi.

    9. Tahu

    Tahu juga cocok bagi anak-anak yang tidak doyan daging. Makanan ini terbuat dari kedelai yang mengandung protein, kalsium, dan tentunya zat besi.

    Setengah cangkir tahu mengandung 3 mg zat besi. Tahu dapat diolah dalam berbagai masakan.

    10. Daging Tanpa Lemak

    Terakhir adalah daging tanpa lemak. Ada banyak pilihan, seperti daging unggas, daging sapi, dan jeroan. Jika anak sulit memakan daging, cobalah dengan mencincang atau menggilingnya.

    Gejala Kekurangan Zat Besi pada Anak

    Zat besi dibutuhkan untuk menjaga agar otak tetap dapat berkembang secara normal. Kekurangan zat besi bisa menimbulkan banyak masalah.

    Dilansir dari situs Caring for Kids, berikut ini beberapa gejala kekurangan zat besi pada anak:

    • Kulit pucat
    • Nafsu makan berkurang
    • Kenaikan berat badan yang lambat
    • Mudah rewel
    • Sulit berkonsentrasi
    • Merasa lelah dan lemah

    Kebutuhan Zat Besi Pada Bayi dan Anak

    Pastikan kebutuhan zat besi pada bayi dan anak-anak cukup. Tapi tahukah Anda berapa kebutuhan mereka dalam sehari?

    Berikut ini jumlah kebutuhan zat besi per hari pada bayi dan anak berdasarkan usia:

    • 7-12 bulan = 11 mg
    • 1-3 tahun = 7 mg
    • 4-8 tahun = 10 mg
    • 9-13 tahun = 8 mg
    • 14-18 tahun = 11 mg untuk laki-laki, 15 mg untuk perempuan

    Sementara untuk bayi baru lahir, mereka pada umumnya sudah memiliki cadangan zat besi dari ibu mereka selama di rahim. Hingga usia 6 bulan, mereka hanya membutuhkan ASI untuk mencukupi zat besi dan nutrisi lainnya.

    Demikian tadi telah kita ketahui 10 makanan yang mengandung zat besi untuk anak-anak, lengkap dengan informasi gejala kekurangan zat besi dan kebutuhan zat besi pada bayi dan anak.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Gizi Ungkap Makanan Manis yang Lebih Dianjurkan untuk Buka Puasa


    Jakarta

    Makanan manis banyak dicari orang ketika berbuka puasa. Namun pilih jenisnya dengan bijak agar makanan manis yang disantap tergolong sehat. Begini penjelasan ahli gizi.

    Makanan manis tidak dilarang untuk dijadikan menu buka puasa, tapi konsumsinya perlu bijak dan hati-hati agar tidak merugikan kesehatan. Beberapa makanan manis disebut ahli gizi lebih baik dikonsumsi.

    Ahli gizi Ika Setyani mengatakan, konsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka dapat menggantikan energi yang hilang saat berpuasa seharian.


    “Sehabis puasa panjang, makanan atau minuman manis memang direkomendasikan karena gula bisa cepat menggantikan energi yang hilang saat puasa,” ujar Ika pada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (18/3).

    ilustrasi gulaHindari makanan manis yang dibuat dengan banyak gula tambahan. Foto: thinkstock

    Gula sendiri, lanjut Ika, merupakan karbohidrat sederhana yang mudah diubah menjadi energi.

    Meski demikian, Ika juga mewanti-wanti agar tetap berhati-hati saat mengonsumsi makanan dan minuman manis. Ika mengimbau untuk memperhatikan sumber dan jumlah gula yang digunakan.

    “Yang dilarang, makanan atau minuman yang menggunakan gula [tambahan] terlalu banyak,” ujar Ika.

    Ika mengutip rekomendasi Kementerian Kesehatan yang menetapkan batasan asupan gula harian sebesar 50 gram atau 4 sdm. Angka ini termasuk gula yang terkandung di dalam makanan dan minuman.

    Hal ini tentu berbeda dengan gula alami yang seperti fruktosa yang terkandung di dalam bahan makanan. Gula alami, sebut Ika, biasanya tidak terlalu manis jika dibandingkan dengan gula tambahan.

    Resep Salad Buah Saus YogurtLebih baik pilih buah yang merupakan sumber gula alami. Foto: istock

    “Lihat dari kesehatan, gula alami memang jauh lebih baik jika dibandingkan [dengan] gula tambahan. Tapi, gula tambahan jika dikonsumsi secara bijak tetap diperbolehkan,” ujar Ika.

    Baik gula tambahan maupun gula alami memiliki efek yang sama dalam mengembalikan energi dengan cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Makanan Manis Seperti Apa yang ‘Dilarang’ buat Buka Puasa?”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari Konsumsi 2 Makanan Ini Saat Hujan Agar Tak Jatuh Sakit


    Jakarta

    Akhir-akhir ini cuaca tidak menentu terus terjadi. Tak hanya di Jakarta, sejumlah wilayah di Indonesia juga mengalami hujan dan panas bergantian tiba-tiba.

    Cuaca ini ditandai dengan panas terik di pagi atau siang hari, kemudian hujan badai menjelang sore ke malam hari. Atau terjadi sebaliknya.

    Cuaca yang tidak menentu ini bisa membuat tubuh rentan sakit. Imunitas bisa menurun akibat suhu yang berganti dengan cepat.


    Belum lagi pola hidup tidak sehat yang semakin membuat tubuh kehilangan imunitasnya. Akibatnya mudah sekali jatuh sakit seperti terserang flu.

    Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Sawah Besar, Andi Khomeini Takdir mengatakan sangat penting menjaga imunitas tubuh di musim hujan kali ini.

    “Sangat penting mengonsumsi makanan bergizi. Selain itu istirahat yang cukup juga harus dilakukan,” kata Andi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (28/2).

    Andi juga menyarankan agar tubuh tetap terkena sinar matahari. Misal, saat cuaca sedikit lebih cerah, cobalah berjemur. Sinar matahari baik untuk kesehatan tubuh.

    “Usahakan badan tetap terkena matahari, meskipun cuma 10 menit tetap harus keluar rumah,” kata dia.

    Andi juga menyebut, ada dua jenis makanan yang harus dihindari di musim hujan kali ini. Makanan ini disinyalir bisa merusak imunitas tubuh.

    Berikut dua jenis makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi saat musim hujan:

    1. Makanan tinggi gula

    Ilustrasi browniesIlustrasi brownies Foto: Getty Images/carlosgaw

    Hindari makanan tinggi gula. Makanan manis, terutama minuman manis dan bersoda sangat dianjurkan untuk tidak dikonsumsi. Terutama di musim hujan.

    “Bahkan saat tidak hujan juga sebaiknya dibatasi minuman atau makanan tinggi gula,” kata dia.

    Makanan tinggi gula bisa meningkatkan risiko diabetes pada tubuh seseorang.

    2. Gorengan

    Gorengan mirip bakwan di berbagai negaraGorengan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Gorengan memang enak. Tapi sebaiknya hindari konsumsi gorengan di tengah cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

    Andi juga menyarankan agar tidak membeli atau mengonsumsi gorengan yang dijajakan di pinggir jalan.

    “Selain lemak jenuh yang tinggi, gorengan apalagi yang dibeli di pinggir jalan kemungkinan tidak higienis. Bisa mengundang penyakit ke tubuh,” ungkapnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com