Category: Makanan Sehat

  • Air Kelapa Muda Baik Dikonsumsi Selama Puasa Untuk Cegah Dehidrasi


    Jakarta

    Air kelapa muda juga bisa menyegarkan dahaga setelah berbuka puasa. Baik juga dikonsumsi saat sahur, karena fungsinya untuk menghidrasi tubuh.

    Selain air putih, konsumsi air kelapa muda juga dapat memberikan manfaat untuk tubuh selama Ramadan. Karena, kandungan air kelapa muda yang dapat menghidrasi tubuh.

    Manfaat air kelapa muda juga tak hanya untuk menghidrasi tubuh, tapi bisa meningkatkan kesehatan lainnya. Dilansir dari Indian Express (15/3), air kelapa muda juga bermanfaat sebagai zat antioksidan dan mengembalikan keseimbangan elektrolit tubuh.


    Asupannya tentu perlu diperhatikan, tak harus banyak karena air kelapa muda kaya akan gula alami yang dapat menimbulkan lonjakan gula pada penderita diabetes. Jika dikonsumsi secara konsisten dalam jumlah sedang, barulah manfaat potensialnya terasa.

    Minuman alami ini mengandung unsur penting, seperti potasium, magnesium, dan kalsium. Oleh karena itu, sangat baik mengonsumsinya selama Ramadan.

    Air kelapa muda juga memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan. Air kelapa muda yang lembut ini menunjukkan sifat mendinginkan dan menenangkan yang luar biasa. Ini akan meredakan ketidaknyamanan ringan pada saluran cerna.

    Racikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul AkbarRacikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul Akbar Foto: dok. dr Zaidul Akbar, iStock

    Minum air kelapa muda juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan kulit sehingga membuat penampilan lebih bercahaya dan segar. Selain menggunakan produk skincare, air kelapa muda bisa menjadi alternatif yang alami.

    Sebaiknya mengonsumsi air kelapa muda tanpa tambahan gula, agar manfaatnya terasa maksimal. Bahkan, bisa digunakan untuk menurunkan berat badan dengan defisit kalori yang signifikan.

    Air kelapa muda juga bebas lemak dan kolesterol. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa muda hanya terdiri dari 48 kcal.

    Dalam hal tekanan darah, sumber alami ini menyediakan sejumlah besar potasium, membantu penurunan tekanan darah secara alami. Satu cangkir (250 ml) air kelapa muda mengandung sekitar 600 mg potasium dibandingkan dengan pisang yang 420 mg.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Pagi Hari, Jaga Imunitas hingga Bantu Diet


    Jakarta

    Teh termasuk minuman sehat yang baik dikonsumsi pagi hari, termasuk teh hijau. Manfaat yang dapat dirasakan beragam, mulai dari menjaga imunitas hingga membantu diet.

    Teh hijau termasuk minuman sehat yang umum dikonsumsi. Ternyata, minuman ini cocok dikonsumsi saat pagi hari.

    Biasanya teh hijau dikonsumsi dalam kondisi hangat tanpa campuran pemanis buatan. Kalaupun ingin rasanya lebih manis, kamu harus menambahkan madu sebagai pemanis alami.


    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya Maksimalteh hijau Foto: Getty Images

    Dilansir dari Eating Well (14/3), minum teh hijau dianjurkan secara rutin, waktunya pagi hari. Bisa dikonsumsi bersamaan dengan waktu sarapan.

    Minum teh hijau hangat sangat baik untuk kesehatan tubuh. Satu manfaat yang paling dirasakan adalah meningkatkan imunitas tubuh, karena zat antioksidan yang tinggi.

    Setelah itu, manfaat dari minum teh hijau juga baik dalam membantu diet. Teh diketahui mengandung flavonoid yang dikenal dengan sebutan catechins. Kandungan ini tak hanya meningkatkan metabolisme, tapi juga mengurangi lemak di tubuh.

    Minum teh hijau dikaitkan dengan manfaat kesehatan pencernaan. Teh hijau ini dapat meredakan gejala gangguan pencernaan dan meredakan kembung.

    Manfaat lain yang dapat dirasakan oleh tubuh saat mengonsumsi teh hijau adalah meredakan stres. Hal ini telah dijelaskan dalam beberapa penelitian kalau kandungan dan zat yang terdapat di dalam teh bermanfaat dalam mengurangi stres, kecemasan, dan sakit kepala.

    Minum teh hijau ini juga mendukung kolesterol sehat. Sebuah studi tahun 2018 di Journal of American Heart Association menemukan bahwa teh tampaknya memperlambat penurunan alami kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL), yang sering disebut sebagai kolesterol ‘baik’, seiring bertambahnya usia, dan juga dapat menurunkan kolesterol.

    Jadi, mengonsumsi teh hijau secara rutin sangat baik untuk kesehatan. Kamu juga bisa menambahkan bahan lain berupa rempah, seperti jahe, kayu manis, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Konsumsi 3 Makanan Ini Saat Sahur agar Tak Cepat Lemas


    Jakarta

    Puasa bisa lebih berenergi jika mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur. Hindari 3 jenis makanan ini agar tak cepat lemas selama puasa ramadan.

    Memilih makanan yang tepat saat sahur penting dilakukan untuk memastikan pasokan energi yang stabil seharian. Selain itu, sahur juga merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

    “Makanlah sahur, karena sahur itu ada keberkahannya.” Diriwayatkan oleh al-Bukhaari, 1923; Muslim, 1095.


    Pilihan menu makan saat sahur bisa sangat memengaruhi tubuh saat seharian berpuasa. Melansir MasnadHealth Clinic, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur karena bisa membuat Anda merasa lemas sepanjang hari. Berikut penjelasannya:

    1. Makanan yang terlalu asin

    Keripik Kentang Lewat Tanggal Kedaluwarsa, Masih Aman Dimakan?Keripik Kentang Foto: Ilustrasi iStock

    Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus pada siang hari. Makanan asin yang umum disantap saat sahur antara lain mie instan dan makanan olahan seperti keripik.

    Coba kurangi sedikit garam di makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk mengetahui mana yang mengandung lebih sedikit garam. Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa label nutrisi untuk natrium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

    2. Makanan tinggi lemak

    Making oven baked corn flake crumbs chicken nuggets. Series.Chicken nuggets. Foto: iStock

    Lemak sangat penting dalam makanan kita, namun kita sering kali mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat banyak. Biasanya, makanan yang digoreng sangat populer saat sahur adalah bakwan, nugget, tempe dan tahu.

    Makanan tinggi lemak lainnya yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan. Makanan-makanan tersebut ternyata memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berisiko menyebabkan sakit jantung, memperparah refluks asam dan peradangan.

    Tidak hanya itu, makanan tersebut memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga sangat umum terjadi kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

    Selain itu, hindari lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani seperti produk susu berlemak tinggi, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit (yang banyak ditemukan dalam makanan olahan) juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung tinggi.

    Sebagai alternatifnya, cobalah mengganti jenis lemak tersebut dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan alpukat, serta omega 3 dan omega 6 dari ikan dan kacang-kacangan.

    3. Makanan manis

    5 Manfaat Konsumsi Makanan Manis dengan Porsi Tak BerlebihanMakanan Manis. Foto: Getty Images/emrah_oztas


    Kebiasaan umum selama Ramadan adalah menyantap makanan manis seperti pancake, kue, dan sirup saat sahur. Meskipun makanan manis ini kaya akan energi yaitu kalori, makanan manis ini tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan sering kali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.

    Makanan tersebut mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat Anda merasa lelah.

    Anda juga harus menghindari makanan lain seperti sereal olahan seperti cornflake serta karbohidrat olahan seperti tepung putih dan roti, karena mengandung gula sederhana dan rendah serat, sehingga akan membuat Anda lapar dengan sangat cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 3 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Saat Sahur

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung Sensitif


    Jakarta

    Kandungan asam pada kopi seringkali dikeluhkan menyebabkan gangguan pada lambung. Ternyata begini tipsnya agar minum kopi tetap nyaman bagi lambung.

    Selain kandungan kafein, secara alami kopi memiliki kadar asam yang terbentuk ketika menjadi buah. Bagi sebagian orang dengan perut yang sensitif biasanya akan mengalami beberapa gejala yang tak nyaman setelah minum kopi.

    Keluhan seperti mulas hingga asam lambung yang dirasa naik menimbulkan efek yang mengganggu. Ternyata efek ini tidak ditimbulkan oleh kadar asamnya, melainkan disebabkan oleh kafein di dalam kopi.


    Kandungan kafein tersebut yang kemudian akan memicu produksi asam lambung di dalam perut dan menimbulkan berbagai keluhan seperti yang disebutkan. Tetapi para ahli memiliki tips untuk meracik kopi agar lebih aman untuk lambung.

    Baca juga: 5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi

    Berikut ini 5 tips aman minum kopi untuk lambung menurut Full Coffee Roast:

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMemilih kopi decaf dapat menjadi soslusi untuk mendapat kopi yang lembut untuk lambung. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    1. Ganti ke kopi decaf

    Bagi penderita perut yang sensitif, konsumsi kopi dengan kadar kafein yang tinggi dapat berisiko. Kini ada pilihan kopi decaf yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.

    Minumnya kadar kafein di dalam kopi dapat meminimalisir efek dada panas seperti terbakar akibat peningkatan asam lambung. Kopi decaf memiliki rasa yang tidak berbeda dengan kopi pada umumnya, hanya saja kadar kafeinnya yang lebih rendah.

    Kadar kafein yang rendah juga bukan berarti decaf boleh dikonsumsi lebih banyak, alasannya karena decaf tetap memiliki kandungan asam di dalamnya. Konsumsi kopi tetap dalam batas aman dan tidak berlebihan menjadi cara terbaik.

    2. Tambahkan susu

    Selain menurunkan kadar kafeinnya, menurunkan tingkat asam pada secangkir kopi juga dapat menjadi solusi untuk menghindari gangguan pada perut. Caranya cukup dengan menambahkan susu sapi ke dalam segelas kopi yang sudah diseduh.

    Susu memang mengandung kadar asam juga di dalamnya, tetapi ada efek istimewa yang diberikan. Menambahkan susu ke dalam segelas kopi dapat meredakan efek yang ditimbulkan dari asam kopi di dalam tubuh.

    Untuk sementara para ahli masih menyetujui bahwa efek ini masih hanya bisa didapatkan oleh susu sapi saja. Mengganti susu pada kopi dengan susu nabati belum terbukti memberikan hasil yang serupa.

    Tips aman minum kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Gunakan biji kopi arabika

    Dibandingkan dengan robusta, biji kopi berjenis arabika memiliki kadar kafein dan tingkat keasaman yang lebih rendah. Kafein pada robusta mencapai 2,15% dari berat total sementara arabika hanya 1,77%.

    Bagi penikmat kopi, banyak yang juga memilih arabika karena rasanya disebut lebih manis dan lembut. Jika memilih untuk mengonsumsi arabika, penikmatnya juga dapat mengeksplorasi lebih banyak rasa alami yang ada di dalamnya.

    Dibandingkan robusta, biji kopi arabika juga terbilang lebih mahal berdasarkan harga jualnya di pasaran. Tetapi banyak juga kualitas arabika yang lebih baik untuk ditemukan.

    4. Pilih cold brew

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifDibandingkan penyduhan dengan air panas, cold brew menghasilkan lebih sedikit asam pada kopi. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Kamu penggemar es kopi? Jika rutin minum es kopi dan sering mengalami gangguan pada bagian perut, sepertinya sudah saatnya untuk mencoba racikan cold brew.

    Cold brew merupakan metode ekstraksi kopi menggunakan air dingin dan dilakukan secara perlahan dalam durasi waktu yang lama. Penelitian menunjukkan data bahwa penyeduhan kopi dengan air panas cenderung kan mengeluarkan kadar asam dari biji kopi itu sendiri, sementara tidak dengan penyeduhan dingin.

    Kadar asam yang keluar dari penyeduhan kopi dengan air panas itulah yang kemudian memicu berbagai gangguan pada perut. Cold brew yang dingin juga tidak kalah enak dan menyegarkan untuk diseruput, lho!

    5. Pilih biji kopi dark roast

    Dalam prose pemanggangannya, biji kopi memiliki empat tingkatan. Light roast, medium roast, dark roast, hingga extra dark roast.

    Keempat tingkatan tersebut dibedakan berdasarkan durasi pemanggangan dan tingginya suhu yang digunakan. Hasilnya juga akan terasa pada warna, aroma, dan tingkat keasaman biji kopi setelah dipanggang.

    Biji kopi yang dipanggang hingga level dark roast justru memiliki kadar asam yang lebih rendah. Hal ini lantaran biji kopi telah benar-benar matang sehingga kadar asam dan rasanya akan berbeda dengan biji kopi light roast.

    Baca juga: Nekat Pesan Burger T-Rex, Pria Ini Kaget Lihat Porsinya

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi


    Jakarta

    Makanan olahan sering disebut makanan tak sehat. Tetapi ada ahli gizi yang menyebut 5 makanan olahan ini baik untuk dikonsumsi karena khasiatnya.

    Jika mendengar makanan olahan, hal yang langsung terbesit dalam pikiran adalah makanan yang tak sehat. Alasannya makanan olahan hanya mengutamakan ketahanan tetapi jarang yang memerhatikan kandungan nutrisinya.

    Penambahan seperti bahan pengawet, gula, perisa, dan pewarna buatan juga dianggap sebagai ancaman kesehatan yang datang dari konsumsi makanan olahan. Tetapi sebuah jurnal yang dipublikasi oleh The BMJ pada Februari 2024 menyebutkan ada sisi terang dari makanan olahan.


    Setelah melibatkan 45 jenis penelitian dengan 10 juta partisipan di dalamnya, para peneliti meyakini ada pandangan lain terhadap beberapa makanan olahan tertentu. Sebagian ahli gizi menyebut beberapa golongan makanan olahan dapat dikonsumsi sebagai asupan yang baik untuk tubuh.

    Baca juga: Nekat Bawa Minuman ke Restoran Bintang 5, Tamu Ini Kaget dengan Pelayanannya

    Berikut ini 5 makanan olahan yang baik untuk tubuh menurut Eat This, Not That:

    5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk DikonsumsiPilih roti gandum yang lebih sehat dibandingkan roti lain di supermarket. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

    1. Roti

    Walaupun terlihat sehat, faktanya roti tergolong dalam makanan olahan. Ada banyak jenis roti yang dijual secara bebas di supermarket maupun toko roti langgananmu.

    Sulit rasanya untuk membuat roti sendiri secara alami dan tanpa bahan tambahan di rumah tanpa ditunjang peralatan yang mumpuni. Ahli gizi menyebut ada cara untuk tetap mengonsumsi roti dengan trik yang lebih sehat.

    Fokuskan pemilihannya pada roti dengan jenis bahan utama gandum utuh atau biji-bijian. Menurut penelitian para ahli, konsumsi gandum utuh dapat membantu mencegah diabetes tipe 2 hingga penyakit berat seperti stroke.

    2. Sup Kalengan

    Stigma yang beredar tentang makanan kaleng tak pernah lepas dari nutrisinya yang tidak sehat. Hal ini lantaran makanan kalengan identik dengan pengawet dan larutan tinggi garam untuk membuat makanan di dalamnya bertahan lama.

    Ternyata hal ini tidak berlaku pada sup yang dijual dalam kemasan kaleng. Sup justru menjadi makanan kalengan yang dinilai lebih aman dibandingkan makanan kaleng lainnya.

    Trik untuk mendapatkan sup yang nutrisinya baik adalah dengan memeriksa kadar garam pada label bahan yang dicetak di kemasan. Pastikan juga untuk tidak terlalu sering mengonsumsi sup kalengan yang didapatkan dari supermarket.

    Makanan olahan yang direkomendasikan ahli gizi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Sereal

    Disukai oleh anak kecil hingga orang dewasa, sereal tidak hanya lezat tetapi juga ringkas. Sereal selalu menjadi jawaban untuk mendapatkan sarapan yang mengenyangkan tanpa harus repot memasak sejak dini hari di dapur.

    Hanya tinggal membuka kemasannya dan menambahkan susu maupun bahan lain sesuai selera. Tetapi tetap perlu waspada karena sebagian sereal mengandung gula dan karbohidrat olahan yang tinggi.

    Ketika hendak memilih sereal di supermarket kamu bisa memerhatikan label bahan dan kandungan nutrisinya terlebih dahulu. Pastikan untuk memilih sereal dengan gula tambahan serendah mungkin di antara sereal yang lain.

    4. Makanan Beku

    5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk DikonsumsiMakanan beku aman untuk dikonsumsi, asal mengikuti anjuran ahli gizi. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

    Siapa yang senang menyimpan persediaan makanan beku di rumah? Waktu luang yang terbatas seringkali membuat makanan beku menjadi jawaban untuk hidangan di rumah.

    Sayangnya makanan beku banyak disangkutpautkan dengan bahan pengawet dan tambahan garam yang berlebihan. Tetapi ada beberapa makanan beku yang menggunakan bahan tambahan dalam kadar yang masih aman untuk dikonsumsi.

    Jika kamu melihat dengan teliti, ada banyak makanan beku yang dijual di supermarket menggunakan bahan-bahan organik. Tips yang bisa dilakukan untuk memilih makanan beku yang sehat adalah perhatikan bentuk makanan di dalam kemasan hingga membaca kandungan nutrisinya dengan seksama.

    5. Oatmeal

    Disebut sebagai salah satu makanan kemasan yang paling sehat, oatmeal selalu menjadi alternatif bagi pelaku diet. Kadar seratnya yang tinggi serta persiapan penyajian yang butuh waktu singkat membuat makanan kemasan ini begitu populer.

    Ada beberapa jenis oatmeal yang dijual di pasaran, baik yang alami tanpa tambahan pemanis maupun yang sudah ada pemanis. Agar lebih sehat sebaiknya memilih oatmeal tanpa bahan tambahan seperti pemanis atau oatmeal natural.

    Untuk penambahan rasa manisnya akan lebih baik jika dilakukan dengan bahan-bahan segar sendiri di rumah. Misalnya seperti madu, potongan buah-buahan, atau bahan-bahan lain sesuai dengan selera.

    Baca juga: Pesan 4 Menu di Kafe, Pelanggan Ini Kaget Ditagih Rp 795 Ribu

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Segini Kalori Seporsi Kolak Pisang dan Cara Bikin Kolak Rendah Kalori


    Jakarta

    Kolak pisang jadi menu primadona saat ramadan. Pastikan kamu mengetahui kalori semangkuk kolak pisang agar tidak berakhir terlalu banyak mengonsumsinya.

    Kolak pisang adalah makanan tradisional favorit orang Indonesia untuk buka puasa. Berupa kuah santan dan gula merah yang diisi potongan pisang dan terkadang ditambah kolang-kaling.

    Kolak pisang banyak disukai hingga dimakan lebih dari satu mangkuk saking enaknya. Namun waspadai asupan kalori dan gula yang berlebih dari hal tersebut.


    dr. Dion Haryadi yang fokus membahas nutrisi makanan turut mengungkap kalori kolak pisang. Melalui unggahan Instagram dionharyadi (10/3/2024), dr. Dion menjelaskan kalori kolak pisang dari resep kolak pisang yang ia lihat dari salah satu media.

    Tertulis resep kolak pisang seperti berikut:

    7 Takjil Enak di Dunia Versi National Geographic, Ada Kolak Pisang Indonesia!Kolak pisang jadi takjil favorit di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

    Bahan-bahan
    Pisang raja 3 buah (303 kalori)
    100 ml gula merah cair (228 kalori)
    65 ml santan cair (151 kalori)
    2 lembar daun pandan (2 kalori)
    Air 500 ml (0 kalori)
    Total Kalori Per Sajian: 592 kalori

    Lalu untuk kalori 1 porsi kolak pisang (per 1/3 sajian):
    1 buah pisang raja (101 kalori)
    33 ml gula merah cair (76 kalori)
    22 ml santan cair (50 kalori)
    2/3 lembar daun pandan (0,7 kalori)
    Air 167 ml (0 kalori)

    Total Kalori 1 Porsi: 197 kalori

    Menurut dr. Dion, kalori kolak pisang ini tidak terlalu tinggi jika dimakan hanya 1 porsi. “Cuma sekitar 197 kalori,” tegasnya.

    Kalau mau lebih rendah kalori dan lemak, kamu dapat mengotak-atik resep kolak pisang. Untuk penggunaan santan cair, dr. Dion mengatakan dapat diganti dengan susu skim, susu sapi rendah lemak (low fat), atau susu almond.

    Lalu tambahkan juga bahan lain ke dalam kolak pisang agar lebih bernutrisi. Contohnya potongan ubi jalar yang dapat menjadi sumber karbohidrat dan serat. “Supaya sedikit lebih kenyang,” sambung dr. Dion.

    Kolak Pisang Ubi, Indonesian Popular Dessert for Takjil Ramdan Breaking the Fast, Sweet Soup Made from Banana and Sweet Potato, on Wooden TableTambahan ubi melengkapi nutrisi kolak pisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

    Untuk kamu yang mau hemat kalori dan mau makan lebih banyak saat makan utama, maka perlu mengurangi porsi makan kolak pisang. Menurut dr. Dion hal ini tidak menjadi masalah besar.

    Penggunaan gula merah pada kolak pisang juga sebenarnya bisa diganti ke pemanis nol kalori, jika ingin menghemat kalori lebih banyak.

    Dengan begitu kalori 1 porsi kolak pisang yang tadinya 197 kalori, maka akan berkurang 76 kalori karena absen penggunaan gula merah. Total kalori kolak pisang pun hanya 121 kalori.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pakai Kurma untuk Pemanis Alami Kopi dan Dapatkan Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Alih-alih gula pasir, seduhan kopi akan lebih menyehatkan jika ditambah dengan buah kurma sebagai pemanis alami. Begini cara meraciknya!

    Kopi memiliki karakteristik rasa asli yang asam dan sedikit pahit. Namun, tak sedikit orang kurang suka dengan rasa tersebut sehingga menambahkan pemanis.

    Supaya lebih menyehatkan kamu bisa menggunakan pemanis alami. Salah satunya adalah buah kurma yang dihaluskan lalu dicampur ke dalam seduhan kopi.


    Kopi yang dicampur buah kurma juga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, ada banyak cara untuk memadukan kopi dan kurma.

    Dikutip dari kitchenofyouth Berikut faktanya!

    1. Cara meracik kopi dengan kurma

    Kopi biji kurmaKopi kurma Foto: iStock

    Kopi campur kurma ini mudah dibuat. Kamu cukup menggunakan dua cangkir kopi yang sudah diseduh, dua sendok teh minyak kelapa organik, dua sendok teh mentega, dan dua buah kurma.

    Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan semua bahan tersebut hingga teksturnya lembut. Kemudian, kamu bisa langsung meminumnya dan sebaiknya diminum di pagi hari.

    2. Manfaat sehatnya

    Bahan-bahan yang digunakan tersebut mengandung nutrisi penting. Seperti kandungan kafein pada kopi yang berperan sebagai stimulan dan antioksidan.

    Minyak kelapa juga merupakan sumber antioksidan yang baik. Manfaatnya dapat menguatkan tubuh, membunuh virus dan bakteri, hingga bisa membakar lemak perut.

    Begitu juga dengan kurma yang kaya akan potasium, serat, dan tanin. Serat berperan untuk menyehatkan usus, tanin membantu melawan peradangan dan infeksi.

    Selain itu, kurma juga kaya akan vitamin C dan zat besi. Menariknya, rasanya yang manis membuat kurma dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti gula.

    Fakta tentang kopi kurma ada di halaman selanjutnya.

    3. Cara lain menikmati kopi kurma

    Minum kopi ditemani makan kurmaMinum kopi ditemani makan kurma Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain dicampur jadi satu, ada cara lain untuk menikmati perpaduan antara kopi dan kurma. Caranya adalah dengan menjadikan kurma sebagai camilan teman minum kopi.

    Disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam polos, tanpa campuran gula dan susu. Atau bisa juga dicampur dengan rempah-rempahan, seperti cengkeh, kayu manis, dan kapulaga.

    Kemudian, seruput kopi sembari menikmati buah kurma utuh. Ini cocok dikonsumsi di pagi hari. Kurma dapat meningkatkan energi dan membantu menurunkan berat badan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Nabeez, Minuman Favorit Rasulullah yang Banyak Manfaatnya

    Jakarta

    Semasa hidupnya, Rasulullah SAW memiliki salah satu minuman favorit yang bernama nabeez at-tamr atau air rendaman kurma. Dalam sejumlah hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menyukai air nabeez.

    Selain memiliki rasa yang manis, ternyata nabeez juga mempunyai sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh, lho. Meski begitu, membuat nabeez harus diperhatikan sebaik mungkin dan tidak boleh sembarangan.

    Lantas, apa itu nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Nabeez

    Nabeez atau disebut nabidh/nabeedh merupakan salah satu minuman yang digemari Rasulullah SAW. Minuman ini terbuat dari kurma atau kismis yang direndam di dalam sebotol air.

    Diriwayatkan dari Imam Muslim, Aisyah pernah ditanya tentang air nabeez. Ia lalu memanggil seorang pelayan perempuan dari Habaysah:

    “Bertanyalah kepada wanita ini karena beliau pernah membuat nabeez untuk Rasulullah SAW,” kata Aisyah. Kemudian pelayan tersebut menjawab, “Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantong kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi hari Rasulullah SAW meminumnya.”

    Dari Aisyah ia berkata, “Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah SAW di dalam air minum yang bertali di atasnya. Kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari.” (HR Muslim).

    Manfaat Nabeez untuk Kesehatan

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin diyakini dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh. Dikutip dari berbagai sumber, berikut manfaat nabeez untuk kesehatan.

    1. Melancarkan Pencernaan

    Manfaat nabeez yang pertama adalah dapat melancarkan pencernaan. Mengutip laman The Cognate, hal ini karena nabeez terbuat dari kurma yang mana buah tersebut mengandung serat tinggi.

    2. Menjaga Metabolisme Tubuh

    Mengkonsumsi nabeez secara rutin dipercaya dapat membantu mengeluarkan kotoran yang tertinggal dari proses metabolisme di dalam tubuh.

    Selain itu, nabeez juga disebut sebagai racikan air alkali alami, sehingga dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh.

    3. Menghidrasi Tubuh

    Bagi yang sedang berpuasa, mengkonsumsi nabeez sangat dianjurkan ketika berbuka. Sebab, nabeez diyakini dapat membantu menghidrasi tubuh setelah berpuasa seharian penuh.

    4. Memberikan Energi Tambahan

    Nabeez juga dapat memberikan energi tambahan bagi tubuh, sehingga tubuh jadi tak mudah lemas ketika beraktivitas selama menjalankan puasa. Sebaiknya konsumsi nabeez saat sahur dan berbuka agar terasa manfaatnya.

    5. Mengontrol Gula Darah

    Mengutip e-jurnal berjudul Studi Khasiat Kurma untuk Menghilangkan Racun oleh Siti Julaeha, mengkonsumsi nabeez juga dipercaya mampu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes.

    Hal ini karena kurma mengandung banyak vitamin, enzim, dan berbagai mineral yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Cara Membuat Nabeez

    Ingin mencoba nabeez namun bingung bagaimana cara membuatnya? Jangan khawatir, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan 3-4 buah kurma dan 1 gelas kurma
    2. Masukkan air dan kurma ke dalam wadah tertutup, lalu rendam selama semalam
    3. Keesokan harinya, buka wadah tersebut dan tuangkan rendaman air kurma atau nabeez ke dalam gelas
    4. Kini, nabeez sudah bisa dinikmati selagi segar

    Tidak Bisa Dibuat Sembarangan

    Meski cara membuat nabeez terbilang mudah, namun tetap hati-hati dalam proses pembuatannya. Sebab, jika merendam air kurma lebih dari tiga hari, air tersebut akan berfermentasi dan menghasilkan produk sampingan berupa alkohol.

    Hal tersebut dipastikan dengan berbagai riset yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol, disebutkan bahwa hanya etanol yang berasal dari khamr yang tidak bisa digunakan untuk produk halal karena bersifat haram dan najis.

    Apabila tidak berasal dari industri khamr, etanol jenis lain boleh digunakan dengan batasan yang sudah diatur pada fatwa tersebut. Misalnya, etanol sintetik ataupun hasil industri fermentasi non-khamr. Selain itu, disebutkan juga bahwa kadar etanol pada produk akhir minuman ditoleransi kurang dari 0,5% asalkan secara medis tidak membahayakan

    Hal ini juga didukung dari hadits riwayat Bukhari Muslim No. 3739 yang menyebutkan, “Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz Al-Anbari telah menceritakan kepada kepada kami, ayahku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Yahya bin Ubaid Abu Umar Al Bahranidia berkata, saya mendengar Ibnu Abbas berkata,

    ‘Rasulullah SAW dibuatkan perasan nabeez di awal malam, kemudian beliau meminumnya di pagi harinya, kemudian malam harinya, kemudian lusa dan malam harinya serta keesokan harinya lagi sampai menjelang ashar. Jika perasannya tersebut masih, beliau memerintahkan pelayannya untuk menumpahkannya, atau menyuruhnya untuk ditumpahkan.” (HR Muslim)

    Jadi, bisa disimpulkan bahwa nabeez dapat berubah menjadi minuman beralkohol apabila lewat dari tiga hari setelah dibuat. Untuk itu, dianjurkan segera menghabiskan nabeez dalam waktu 1-2 hari agar bisa menikmati kesegaran dan manfaatnya bagi tubuh.

    Itu dia penjelasan mengenai nabeez dan manfaatnya bagi kesehatan. Jadi, tertarik untuk membuat nabeez sendiri di rumah?

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Puasa Lancar, 3 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Jakarta

    Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim harus menahan lapar dan haus sampai waktu adzan Maghrib. Sayangnya, masih banyak orang yang mengkonsumsi makanan secara kalap selepas berbuka sampai sahur.

    Padahal, ada berbagai jenis makanan yang sebaiknya dihindari, terutama ketika santap sahur. Waktu sahur memang digunakan untuk menyantap makanan. Namun, bukan berarti segala lauk pauk ditelan ke dalam perut.

    Sebab, ada sejumlah makanan yang dapat memberikan energi lebih selama berpuasa. Tapi ada juga makanan yang justru menimbulkan efek samping, sehingga bikin lemas dan cepat lapar.


    Lantas, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur

    Saat sahur, asupan makanan yang tepat membuat seseorang memiliki sumber energi yang cukup untuk menjalani puasa. Rasulullah SAW telah bersabda “Makanlah sahur, karena dalam sahur ada berkah.” (HR Bukhari 1923; Muslim 1095).

    Mengutip situs Masnad, berikut sejumlah jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur:

    1. Makanan Asin

    Jenis makanan yang pertama adalah makanan asin seperti keripik, keju, atau mie instan yang mengandung banyak garam. Sebab, mengkonsumsi makanan asin kurang baik dikonsumsi ketika sahur karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat seseorang menjadi haus di siang hari.

    Agar tidak dehidrasi seharian, usahakan hindari makan-makanan asin yang tinggi natrium. Kalau terpaksa untuk mengkonsumsinya, disarankan cek dahulu label nutrisi di kemasan. Pastikan makanan tersebut memiliki kandungan natrium di bawah 100 gram.

    2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

    Sebenarnya, lemak sangat penting dikonsumsi manusia sehari-hari. Akan tetapi, masih banyak orang mengkonsumsi lemak jenuh yang mana justru memiliki risiko terhadap kesehatan.

    Sebagai informasi, lemak jenuh umumnya berasal dari makanan yang digoreng, daging olahan, susu tinggi lemak, kue-kue manis, hingga keripik. Jenis-jenis makanan tersebut sebaiknya dihindari ketika santap sahur.

    Soalnya, makanan yang tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan heartburn atau sensasi terbakar/panas di dada yang dapat memperparah refluks asam dan peradangan. Selain itu, jumlah kalori yang besar dapat mempengaruhi berat badan menjadi naik.

    Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh saat sahur. Selain lebih sehat, hal ini dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah terserang kolesterol.

    Sebagai alternatif, disarankan mengganti jenis lemak jenuh menjadi sumber lemak yang lebih sehat. Beberapa makanan yang bisa dipilih di antaranya minyak zaitun, alpukat, ikan omega 3 dan omega 6, serta kacang-kacangan.

    3. Makanan Manis

    Mengkonsumsi makan-makanan manis dapat membuat mood seseorang menjadi bahagia. Namun, tidak disarankan menyantap makanan manis ketika sahur.

    Sebab, makanan manis mengandung tinggi kalori yang mana membuat seseorang kekurangan energi sepanjang hari. Alhasil, orang yang terlalu banyak makan gula saat sahur hanya akan mendapati tubuhnya lesu, terlebih 1-2 jam setelahnya.

    Hal ini karena makanan yang mengandung gula sederhana dapat melepaskan energi dalam waktu cepat dan singkat. Selain itu, makanan ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat tubuh jadi terasa cepat lelah.

    Sejumlah makanan yang mengandung tambahan gula di antaranya sereal olahan serta karbohidrat olahan, seperti tepung putih, roti putih, dan nasi. Jenis-jenis makanan tersebut mengandung gula sederhana dan rendah serat sehingga menyebabkan cepat lapar.

    Apabila memang sulit menghindari nasi ketika sahur, usahakan perhatikan porsinya agar tidak berlebihan atau bisa diganti dengan kentang. Maka dari itu, menyantap nasi dengan porsi ‘segunung’ pun tidak akan membuatmu kenyang seharian.

    Itu dia ketiga jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur. Kalau terpaksa mengkonsumsi beberapa makanan di atas, sebaiknya jangan terlalu banyak porsinya.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Sakit Tenggorokan Saat Puasa? Ini 4 Cara Alami Meredakannya


    Jakarta

    Saat puasa beberapa orang alami sakit tenggorokan hingga bikin tak nyaman. Coba atasi dengan cara alami ini agar masalah sakit tenggorokan tak berlarut-larut.

    Sakit tenggorokan atau radang tenggorokan bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, termasuk ketika berpuasa. Hal ini terjadi karena ada serangan bakteri atau virus di tenggorokan.

    Melansir NDTV, pengobatan untuk sakit tenggorokan yang disebabkan virus bisa dilakukan dengan mengonsumsi sirup obat batuk.


    Namun, saat berpuasa, Anda tentu tak bisa meminum sirup obat batuk. Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara lain meredakan sakit tenggorokan saat puasa. Berikut di antaranya, mengutip berbagai sumber.

    1. Konsumsi menu buka yang sehat

    Tips buka puasa sehatKonsumsi makanan sehat saat buka puasa. Foto: iStock

    Memastikan konsumsi makanan sehat saat berbuka sangat penting dilakukan. Utamanya, Anda perlu memenuhi kebutuhan air putih yang terganggu saat berpuasa.

    Sebaiknya hindari makanan pedas, panas, dan berminyak saat berbuka. Sebab, makanan ini bisa memperparah sakit tenggorokan.

    2. Istirahat yang cukup

    Istirahat yang cukup selama berpuasa juga penting dilakukan. Misalnya, dengan melakukan aktivitas tidur siang selama kurang lebih 30 menit.

    Dengan istirahat, tubuh bisa melawan penyakit atau virus yang salah satunya menyebabkan sakit tenggorokan.

    3. Makan sup atau makanan berkuah

    Ilustrasi sup ayamKonsumsi makanan berkuah saat sahur dan buka puasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nataly Hanin

    Sup adalah menu terbaik bagi Anda yang memiliki masalah sakit tenggorokan. Sup bisa jadi pilihan saat berbuka puasa.

    Sup tidak akan membuat tenggorokan bekerja ekstra saat berusaha menelan makanan.

    4. Pakai air garam

    Garam mengandung sifat antiinflamasi. Karenanya garam bisa membantu mengatasi sakit tenggorokan.

    Cara membuatnya juga mudah. Anda cukup memasukkan garam secukupnya ke dalam air hangat. Untuk hasil yang maksimal, tambahkan madu ke dalam campuran tersebut. Jika hal ini dilakukan secara rutin, maka sakit di tenggorokan bisa teratasi.

    Selama berpuasa, Anda bisa konsumsi minuman ini saat berbuka dan sahur.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com