Category: Makanan Sehat

  • 2 Buah yang Tertulis dalam Alquran Ini Berkhasiat Turunkan Kolesterol

    2 Buah yang Tertulis dalam Alquran Ini Berkhasiat Turunkan Kolesterol


    Jakarta

    Selama ramadan, kadar kolesterol mungkin melonjak karena kebiasaan buka puasa pakai gorengan. Untuk mengatasinya, coba konsumsi buah yang tertulis dalam Alquran ini.

    Orang Indonesia doyan makan gorengan saat buka puasa. Dari sisi kesehatan, hal ini kurang dianjurkan karena gorengan mengandung lemak trans yang bisa bikin kadar kolesterol melonjak.

    Kolesterol tinggi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung.Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, merenggut hampir 800.000 nyawa setiap tahunnya.


    Salah satu cara untuk menjaga kolesterol di kadar normal adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Menariknya, ada dua nama buah disebutkan di dalam kitab suci Alquran yang ternyata terbukti ilmiah bisa menurunkan kadar kolesterol.

    Berikut 2 buah dalam Alquran yang punya khasiat menurunkan kolesterol tinggi:

    1. Buah zaitun atau olive

    buah zaitunFoto: shutterstock

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Alquran. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam. Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik, tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Alquran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Kolesterol darah tinggi dan tekanan darah keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.

    Buah zaitun memiliki kandungan asam oleat yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Zat ini dapat mengatur kadar kolesterol dan melindungi kolesterol LDL (jahat) dari oksidasi.

    Selain itu, beberapa penelitian mencatat bahwa buah zaitun dan minyaknya dapat menurunkan tekanan darah.

    Zaitun juga kaya akan antioksidan, yang bermanfaat untuk melawan peradangan hingga mengurangi pertumbuhan mikroorganisme.

    2. Buah tin atau buah ara

    Roti Panggang Buah TinFoto: iStock

    Alquran punya Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Alquran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Sebelum gula menjadi populer seperti sekarang, buah tin banyak digunakan sebagai pemanis alami.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida.

    Buah ini adalah sumber kalsium dan potasium yang baik. Kalsium dan potasium bermanfaat meningkatkan kepadatan tulang, yang pada gilirannya dapat mencegah kondisi seperti osteoporosis.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Buka Puasa Kolesterol Naik? Turunkan dengan 2 ‘Buah Al Quran’ Ini

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan yang Disebut dalam Alquran dan Hadits Berikut Khasiatnya

    7 Makanan yang Disebut dalam Alquran dan Hadits Berikut Khasiatnya


    Jakarta

    Alquran menjadi pedoman hidup umat muslim. Di dalamnya tercantum banyak informasi, termasuk bahan makanan yang berkhasiat sehat. Mulai dari zaitun, buah tin, hingga pisang. Berikut informasinya.

    Alquran punya banyak nama, salah satunya Asy-Syifa yang berarti penyembuh. Karena itu, sejumlah ayat dalam kitab suci memberikan pengetahuan soal sejumlah obat alami yang bisa dikonsumsi umat Islam.

    Mengutip laman Nahdlatul Ulama, Ibnul Qayyim dalam kitabnya, Zad al-Ma’ad, menjelaskan, Alquran adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat.


    Selain Alquran, umat Muslim juga memiliki pedoman lain yang disebut hadits. Hadits adalah perkataan, perbuatan, dan persetujuan Nabi Muhammad SAW yang dijadikan sumber hukum Islam kedua setelah Alquran.

    Berikut adalah sejumlah 7 obat alami yang disebut dalam Alquran dan hadits:

    1. Zaitun

    Buah ZaitunBuah Zaitun disebutkan sebanyak 7 kali dalam Al-quran. Foto: shutterstock

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Alquran. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

    Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

    Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat.

    Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

    2. Madu

    Ilustrasi maduMadu yang berkhasiat ini juga disebutkan dalam Al-Qur’an. Foto: Getty Images/Almaje

    Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit.

    Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Alquran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

    “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

    Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

    Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

    3. Kurma

    kurmaKhasiat kurma tidak perlu diragukan lagi. Buah ini juga sudah disebutkan dalam al-qur’an. Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova

    Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Alquran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Alquran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

    Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma. Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

    Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.

    Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

    Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    4. Jahe

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Dalam ayat al-qur’an, jaeh disebutkan/ Foto: Times of India

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi

    Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Alquran.

    “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

    Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

    Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    5. Buah tin

    Alquran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Alquran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

    6. Habbatus sauda

    Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

    Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

    Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

    7. Pisang

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainBuah pisang juga telah disebutkan dalam surah Al-Waqiah. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

    “Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33)

    Alquran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

    Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 7 Obat Alami yang Disebut dalam Al Quran & Hadits Serta Khasiatnya

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan

    8 Manfaat Sehat Makan Timun Suri, Turunkan BB dan Lancarkan Pencernaan


    Jakarta

    Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk kreasi takjil ini mengandung beragam manfaat. Menyehatkan jantung dan turunakn berat badan.

    Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwanra kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.

    Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.


    Selain menyegarkan, timun suri juga mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Nutrisi ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, seperti menjaga imunitas hingga mengontrol hipertensi.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut 8 manfaat rutin mengonsumsi timun suri:

    1. Kandungan Nutrisi Timun Suri

    Rizki (33) pedagang musiman timun suri melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (24/3/2023).ilustrasi Timun Suri Foto: Grandyos Zafna

    Timun suri memiliki tekstur yang berbeda dengan jenis timun biasa. Daging buahnya lembut dan berserat, seperti campuran antara melon dan apel.

    Sama seperti jenis timun lainnya, timun suri juga mengandung air yang tinggi. Sekitar 96 persen dari buah timun suri adalah air, seperti mengutip Hello Sehat.

    Kandungan nutrisi lain dari 100 gram timun suri menurut Fat Secret di antaranya mengandung kalori 16 kcal, lemak 0,12 gram, karbohidrat 3,65 gram, dan protein 0,65 gram. Buah ini juga tinggi serat, magnesium, dan kalium.

    2. Mengandung Zat Antioksidan Tinggi

    Timun suri juga memiliki istilah lain di beberapa negara. Buah ini populer disebut sebagai ‘queen cucumber’ dan mentimun malabar. Diketahui juga kalau timun suri mengandung zat antioksidan yang melimpah.

    Kandungan antioksidan pada timun suri ini dapat menjaga imunitas tubuh selama berpuasa. Jika rutin mengonsumsinya dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas. Bahkan, biji timun suri juga mengandung antioksidan yang dapat mengontrol kadar kolesterol.

    3. Tingkatkan Kesehatan Jantung

    Timun suri ini diketahui mengandung sejumlah mineral, seperti magnesium, kalsium, kalium, dan silika yang cukup tinggi. Kandungan mineral tersebut tentunya baik bagi kesehatan tubuh.

    Telah terbukti dalam memberikan dampak positif pada tekanan darah. Fakta ini juga merujuk manfaatnya yang baik bagi kesehatan kardiovaskular berhubungan dengan jantung.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Lebih lanjut, timun suri juga dapat memberikan manfaat pada kesehatan kulit dan mata. Buah yang tinggi serat ini berperan baik dalam meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Sehingga, penikmat timun suri akan terhindar dari sembelit selama berpuasa. Cocok dikonsumsi saat buka puasa. Jika ingin lebih terasa manfaatnya bisa dikonsumsi tanpa tambahan pemanis.

    5. Menyehatkan Kulit

    Timun suri jadi buah favorit saat bulan Ramadhan karena kerap dijadikan menu buka puasa. Pedagang timun suri pun mulai bermunculan jelang Ramadhan di Bogor.Timun suri Foto: M. Solehudin

    Timun suri juga diketahui mengandung vitamin C yang tinggi. Jumlah kandungan vitamin C ini sekitar 20 mg per 100 gram, mengutip Jurnal Ilmiah Mahasiswa.

    Kandungan vitamin C ini dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan kulit dan menjaga imunitas. Daging buah ini juga mengandung asam kafeat yang dapat meredakan peradangan.

    6. Aman untuk Penderita Diabetes

    Penderita diabetes diketahui harus memilah makanan dan minuman yang dikonsumsi selama puasa, termasuk buah-buahan. Karena, ada beberapa jenis buah mengandung gula tinggi yang dapat membuat gula darah melonjak.

    Timun suri salah satu buah yang aman dikonsumsi, karena mengandung karbohidrat kompleks. Kandungan tersebut diketahui berfungsi menaikkan gula darah secara perlahan, sehingga lonjakan bisa dihindari.

    7. Turunkan Berat Badan

    Kandungan serat pada timun suri juga dapat berguna dalam menurunkan berat badan. Kandungan tersebut membantu metabolisme tubuh dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

    Ketika dikonsumsi saat buka puasa, timun suri ini dapat dijadikan sebagai penekan nafsu makan. Sehingga, asupan kalori setelah berbuka puasa bisa lebih sedikit.

    8. Detoksifikasi Tubuh

    Menurut berbagai sumber, timun suri juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Ini karena timun suri memiliki efek diuretik alami yang membantu tubuh dalam membuang racun melalui urine.

    Timun suri juga diketahui mengandung air dan mineral tinggi. Kandungan tersebut dapat menjaga keseimbangan cairan tubuh dan meningkatkan fungsi pada ginjal.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 5 Makanan Ini Perlu Dihindari Saat Puasa oleh Penderita Diabetes

    Waspada! 5 Makanan Ini Perlu Dihindari Saat Puasa oleh Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes perlu menghindari sejumlah makanan saat sahur dan berbuka. Pasalnya, konsumsi makanan tertentu bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang membahayakan.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi akibat organ pankreas tidak bisa memproduksi hormon insulin dalam jumlah cukup atau tubuh tidak bisa menggunakan hormon insulin secara optimal.

    Kondisi ini akan menyebabkan kadar gula darah atau glukosa melonjak drastis. Efeknya negatif untuk kesehatan secara menyeluruh.


    Karenanya, memilih asupan makanan dan minuman yang tepat merupakan hal penting bagi penderita diabetes, termasuk ketika sahur dan berbuka. Sebab, penderita diabetes perlu menjaga kadar gulanya agar tetap terkontrol.

    Terdapat sejumlah makanan yang perlu dihindari penderita diabetes saat sahur dan berbuka. Merangkum indiantimes.com, berikut daftar makanannya!

    1. Makanan yang digoreng

    Makanan yang DigorengMakanan yang digoreng bisa memperburuk kondisi gula darah. Foto: iStock

    Orang Indonesia sering berbuka puasa dengan gorengan, seperti tempe goreng, tahu goreng, bakwan, dan lain sebagainya.

    Gorengan memang nikmat dimakan setelah perut kosong selama beberapa jam. Namun, penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsinya.

    Makanan yang digoreng mengandung lemak tidak sehat, kalori, dan kolesterol tinggi sehingga bisa memperburuk kondisi gula darah pada penderita diabetes.

    Konsumsi gorengan dalam jumlah berlebihan juga memicu timbulnya peradangan dalam tubuh yang bisa memperparah kondisi diabetes.

    2. Makanan tinggi lemak

    Tutorial Makan Ayam Goreng Ini, Bikin Penggemar Kulit Ayam EmosiMakanan tinggi lemak seperti kulit goreng juga bisa memperparah kondisi penderita diabetes. Foto: Twitter

    Selain gorengan, makanan berlemak tinggi juga perlu dihindari. Misalnya, daging yang digoreng, kulit ayam, atau ikan goreng.

    Alasannya karena di dalam makanan yang disebutkan diatas terkandung lemak jenuh dan kalori tinggi yang tidak baik untuk kesehatan penderita diabetes.

    Sebagai gantinya bisa beralih ke protein lebih sehat, seperti daging dada ayam tanpa kulit, daging rebus, tahu kukus, ikan panggang, telur, dan kacang-kacangan.

    Daftar makanan yang perlu dihindari penderita diabetes lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Makanan manis

    kue manisPenderita diabetes juga sebaiknya tidak makan kue manis. Foto: Instagram

    Momen sahur dan buka puasa biasanya dikelilingi makanan manis.

    Namun, penderita diabetes perlu menghindari makanan ini karena kandungan gula tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam.

    Mengonsumsi makanan tinggi gula juga bisa mengganggu pengendalian berat badan yang penting bagi manajemen diabetes.

    Selain itu, makanan tinggi gula juga tidak mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, lebih baik dihindari.

    4. Makanan tinggi karbohidrat

    Makan nasi putihNasi putih dan roti tawar putih juga lebih baik tidak dikonsumsi. Foto: iStock

    Orang dengan kondisi kesehatan normal memang memerlukan karbohidrat sebagai sumber tenaga. Namun, bagi penderita diabetes tidak semua karbohidrat bisa dikonsumsi. Mereka perlu menghindari makanan berkarbohidrat tinggi.

    Mengonsumsi makanan, seperti nasi putih atau roti tawar putih saat sahur dan buka bisa menyebabkan kenaikan gula darah cepat karena kandungan gula dan tepung yang ditambah ke dalamnya.

    Penting bagi penderita diabetes untuk memilih jenis karbohidrat tepat. Misalnya beralih ke beras merah, roti gandum, ubi jalar, atau biji-bijian utuh.

    5. Makanan gurih

    Selain menghindari makanan tinggi gula, penderita diabetes juga perlu menghindari makanan tinggi garam.

    Asupan garam harus diperhatikan karena penderita diabetes lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Gula darah tinggi akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah.

    Dalam jangka panjang, penumpukan lemak itu dapat meningkatkan risiko pembuluh darah menyempit dan akhirnya mengeras. Lalu berujung bisa menyebabkan hipertensi.

    Makanan gurih atau asin yang dimaksud seperti keripik, kentang goreng, dan makanan siap saji lain yang biasanya memiliki kandungan natrium tinggi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Efeknya Makan Kolak Setiap Hari Buat Buka Puasa

    Ini Efeknya Makan Kolak Setiap Hari Buat Buka Puasa


    Jakarta

    Kolak jadi menu buka puasa populer di Indonesia. Tak jarang seseorang berakhir makan kolak setiap hari. Apakah hal ini aman untuk kesehatan?

    Setelah seharian berpuasa penuh, banyak orang mendambakan makan kolak yang manis legit. Kolak pun tak ubahnya ‘comfort food’ untuk orang Indonesia di berbagai daerah.

    Konsumsi kolak yang terbuat dari bahan-bahan alami bermanfaat saat buka puasa. Sebab kandungan nutrisi bahan kolak dapat mengembalikan energi tubuh secara cepat usai berpuasa.


    “Kolak untuk berbuka puasa boleh saja. Karena kan seratnya oke, terus dari gulanya dan santannya merupakan sumber kalori jadi pasti mampu untuk meningkatkan kadar gula darah yang sudah drop [setelah puasa],” ungkap dokter gizi Inge Permadhi kepada CNNIndonesia.com.

    Meski demikian, ini bukanlah sebuah alasan untuk makan kolak setiap hari selama bulan Ramadhan. Hal ini lantaran kolak termasuk makanan tinggi kalori.

    Namun, kabar bahagianya, kolak tetap bisa dikonsumsi setiap hari dengan catatan tidak terlalu banyak. “Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit aja itu ga masalah,” ungkap Inge.

    Mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh memang penting sebagai bentuk pencegahan dari berbagai penyakit. “Terpenting jangan terlalu banyak, karena kalau terlalu banyak akan membuat makanan utama yang terdiri dari protein menjadi tidak seimbang,” lanjut Inge.

    5 Jenis Pisang yang Paling Enak dan Legit Untuk Dibuat KolakKonsumsi kolak setiap hari bisa memicu kegemukan. Foto: Site Culinary/Visual

    Jika kolak dimakan setiap hari atau berlebihan, besar kemungkinan memicu kegemukan. Berat badan akan naik, terlebih jika diiringi makan berat.

    “Jadi kalau kita mengonsumsi tiap hari mungkin aja berat badan kita naik,” ujar dokter gizi Johanes Casay Chandrawinata, seorang yang dihubungi langsung oleh pihak CNNIndonesia.com.

    Kolak akan berpengaruh untuk menaikkan berat badan jika dimakan berlebih karena kandungan utamanya adalah karbohidrat.

    Perlu diingat, konsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat.

    Trigliserida merupakan energi cadangan dalam tubuh, namun tetap memiliki ambang batas normal.

    “Kandungan utamanya itu [kolak] beragam dan karbohidrat yang terlalu banyak dikonsumsi bisa meningkatkan trigliserida dan asam urat, meningkatkan berat badan dari kalori yang masuk,” ujar Johannes.

    Jadi bolehkah makan kolak tiap hari?

    kolakAneka kolak boleh dimakan setiap hari asalkan memerhatikan porsi dan keseimbangan gizi harian secara keseluruhan. Foto: Getty Images/Ika Rahma

    Inge Permadhi menyebut bahwa sebenarnya yang diperlukan adalah mengatur porsi makannya.

    “Sebenarnya pada prinsipnya makan berlebihan dan serta sumber energi kurang pasti akan ditumpuk dalam bentuk lemak dalam tubuh jadi gemuk. Jadi kalau makan kolak setiap hari tapi sedikit-sedikit saja itu nggak masalah,” kata Inge.

    Ia melanjutkan, “Yang buat masalah itu pada orang diabetes yang makan kolak terus. Karena kolak kan manis jadi berisiko kadar gula darahnya menjadi berantakan. Tapi selama dia makannya sedikit, hanya icip atau hanya untuk meningkatkan kadar gula darah itu tidak masalah. Untuk orang sehat, makan kolak setiap hari, tapi makannya bagus, olahraganya juga bagus ya nggak jadi masalah.”

    Pilihlah makanan yang bernutrisi untuk menu buka puasa agar stamina tubuh tetap stabil dan jangan makan berlebihan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bolehkah Makan Kolak Setiap Hari?

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Dampaknya Minum Teh Manis saat Buka Puasa, Bisa Bikin BB Naik!

    Ini Dampaknya Minum Teh Manis saat Buka Puasa, Bisa Bikin BB Naik!

    Jakarta

    Teh manis jadi minuman andalan banyak orang untuk berbuka puasa, baik versi es ataupun hangatnya. Minuman satu ini bisa melepas dahaga, terlebih rasa manis dari gula yang terkandungnya bantu mengembalikan energi pada tubuh setelah seharian berpuasa.

    Cukup dengan menyeduh teh dalam air panas lalu ditambah gula, minuman ini sangat mudah dibuat. Dicampurkan es batu akan semakin menyegarkan. Meski begitu, teh manis punya efek samping apabila dikonsumsi terus-menerus untuk buka puasa. Apa itu?

    Efek Minum Teh Manis saat Buka Puasa

    Mulai dari risiko mengalami kenaikan berat badan hingga mengganggu penyerapan zat besi adalah dampak yang akan dirasakan jika minum teh manis saat waktu buka puasa. Menurut uraian ahli sebagaimana termuat dalam pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kenaikan Berat Badan

    Alih-alih berat badan turun selama Ramadan, justru akan meningkat jika terus-menerus minum teh manis saat berbuka puasa. Apalagi jika dilanjutkan makan hidangan manis lainnya dengan jumlah yang tidak terkontrol.

    Hal ini karena kandungan gula mengandung tinggi kalori sehingga berisiko menambahkan berat badan saat dikonsumsi berkelanjutan dalam jumlah berlebihan, meski setelah berpuasa sepanjang hari.

    Boleh saja minum teh manis untuk berbuka puasa, tapi dalam jumlah wajar. Banyak konsumsi makanan dan minuman manis juga sering dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan kerusakan gigi.

    2. Radang Tenggorokan

    Es teh manis yang diminum sebagai pembuka puasa rentan membuat radang tenggorokan. Tenggorokan yang kering setelah seharian berpuasa mudah sekali mengalami radang dan menimbulkan batuk saat minuman dingin itu diteguk pertama kali untuk berbuka.

    Lebih disarankan teh manis hangat sebagai menu awal buka puasa agar tubuh tidak kaget. Sebab tubuh dan tenggorokan perlu beradaptasi terlebih dahulu usai berpuasa seharian.

    Minum es teh untuk berbuka boleh saja tapi ada baiknya memberikan jeda untuk mencegah risiko radang tersebut. Bisa dimulai dengan minum segelas air atau teh hangat lalu beri jarak sekitar 10-30 menit untuk konsumsi minuman dingin.

    3. Asam Lambung Naik

    Teh mengandung kafein sehingga tidak cocok diminum untuk oleh pengidap maag atau GERD. Kafeinnya dapat menaikkan kadar asam lambung.

    Disarankan berbuka puasa dengan air putih atau jus bagi mereka yang sensitif terhadap kafein. Hindari juga minuman dengan kadar asam tinggi yang diberi perasan lemon atau jeruk nipis sebagai menu awal buka puasa karena bisa memperburuk gejalanya.

    4. Ganggu Penyerapan Zat Besi

    Minum teh saat berbuka puasa juga bisa mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh. Sebab tanin dalam teh dapat mengikat zat besi pada makanan yang disantap bersamaan. Senyawa ini juga bisa mengganggu penyerapan mineral lain seperti seng dan kalsium.

    Makanan yang seharusnya memberi nutrisi cukup setelah tubuh berpuasa seharian, justru kandungan mineralnya tidak akan terserap karena dikonsumsi bersama teh manis.

    Minum teh manis memang mampu mengatasi haus dan mengembalikan energi setelah berpuasa seharian. Namun patut diingat, teh manis harus dikonsumsi secukupnya dan diiringi makanan lain yang kaya nutrisi. Termasuk kecukupan minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

    (azn/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Makan Gorengan? Ini 4 Penyakit yang Mengancam

    Sering Makan Gorengan? Ini 4 Penyakit yang Mengancam


    Jakarta

    Banyak orang sering makan gorengan untuk membatalkan puasa. Tak heran, bakwan, pisang goreng, tahu isi, risol, hingga tempe selalu laris di tukang gorengan.

    Sebenarnya, mengonsumsi gorengan untuk berbuka puasa atau sahur tak ada salahnya. Namun, porsi dan kebiasaan makan gorengan saat bulan puasa harus dikendalikan. Sebab, mengonsumsi terlalu banyak gorengan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

    Berikut risiko kesehatan yang mengintai bila terlalu banyak dan sering makan gorengan untuk berbuka puasa.


    1. Obesitas

    Pola makan mencegah obesitasGorengan yang mengandung kalori dan lemak tinggi bisa sebabkan obesitas. Foto: iStock

    Makanan yang melalui proses penggorengan cenderung mengandung kalori dan lemak yang tinggi. Sebab, makanan yang digoreng akan kehilangan kadar air yang terkandung di dalamnya dan menyerap lemak berlebih. Akibatnya, makanan tersebut akan memiliki kadar lemak yang tinggi.

    “Sebagai contoh, 100 gram kentang yang dipanggang akan mengandung 93 kalori dan 0.13 gram lemak, sedangkan pada 100 gram kentang yang digoreng akan mengandung 312 kalori dan 15 gram lemak,” papar dokter spesialis gizi klinik dari Eka Hospital Cibubur, dr. Imelda Goretti melalui keterangannya.

    Imelda mengatakan, makanan yang memiliki kalori serta lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas. Obesitas adalah kondisi ketika lemak yang menumpuk di dalam tubuh sangat banyak. Bila tidak segera ditangani, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, hingga diabetes.

    2. Kanker

    Bakwan sayur, or bala-bala, or ote-ote, or vegetable fritter, is an Indonesian snack made from flour, cabbage, carrots, and bean sprouts, served with chili pepper, peanut sauce, or sambalKonsumsi gorengan ini juga bisa menimbulkan risiko kanker. Foto: Getty Images/ary pranggawan

    Imelda mengatakan, makanan yang digoreng berpotensi tinggi menghasilkan zat akrilamida. Akrilamida adalah senyawa berbahaya yang timbul jika makanan digoreng terlalu lama dalam minyak.

    “Diketahui, [zat akrilamida] merupakan zat beracun penyebab kanker yang terbentuk dalam makanan selama proses memasak suhu tinggi, seperti menggoreng,” jelas dr. Imelda.

    Ia menjelaskan, zat akrilamida adalah reaksi kimia dari gula dan asam amino yang disebut asparagine. Zat ini terbentuk di dalam beberapa makanan, seperti kentang, daging merah, dan makanan bertepung yang diproses dengan suhu tinggi, salah satunya dengan digoreng.

    3. Penyakit Jantung

    penyakit jantungGorengan juga berpengaruh pada riisko tekanan darah dan penyakit jantung. Foto: iStockphoto

    Gorengan berpengaruh besar pada risiko meningkatnya tekanan darah, obesitas, dan penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini karena gorengan memiliki kadar lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung.

    Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, merenggut hampir 800.000 nyawa setiap tahunnya.

    4. Diabetes Tipe 2

    Menurut studi oleh Shenzhen University Health Science Center, mengonsumsi gorengan secara terus-menerus berkaitan erat dengan risiko pengembangan diabetes tipe 2.

    Berdasarkan penelitian tersebut, risiko diabetes tipe 2 seseorang yang makan gorengan empat hingga enam kali per minggu dapat meningkat hingga 39 persen. Sementara itu, jika gorengan dimakan lebih dari tujuh kali dalam seminggu, peningkatannya menjadi 55%.

    “Penelitian menemukan orang yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki risiko mengalami resistensi insulin dan menyebabkan diabetes tipe 2,” kata dr. Imelda.

    Sebagai alternatif, dr. Imelda menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti kurma, jus buah, dan air mineral sebagai menu berbuka puasa. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup dengan menggunakan metode masak selain goreng, yakni rebus, kukus, atau panggang.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Bahan Tambahan Air Lemon Ini Bikin Berat Badan Cepat Turun

    5 Bahan Tambahan Air Lemon Ini Bikin Berat Badan Cepat Turun


    Jakarta

    Air lemon menawarkan banyak manfaat sehat, termasuk bantu menurunkan berat badan. Namun, manfaat dari minuman ini bisa lebih efektif bila dicampur 5 bahan ini.

    Ramuan sederhana seperti air lemon sering diandalkan untuk membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, segelas air lemon yang diminum sebelum makan dapat mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi karena efek kenyang lebih cepat.

    Air lemon juga bisa meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan rasa tidak nyaman di perut. Secara tidak langsung dapat mendukung penurunan berat badan.


    Meskipun racikan air dan lemon saja terbukti menawarkan manfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi tambahan beberapa bahan bisa meningkatkan efeknya.

    Melansir Times of India (12/03/2025), berikut 5 bahan yang bisa ditambah ke dalam racikan air lemon supaya efek penurunan berat badannya lebih efektif.

    1. Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheJahe bisa ditambahkan karena kandungan gingerol di dalamnya berperan baik untuk metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe menjadi salah satu bahan yang direkomendasikan karena kandungan gingerol di dalamnya. Senyawa aktif tersebut dapat merangsang metabolisme dan meningkatkan pembakaran kalori.

    Jahe juga bisa membantu mengurangi lemak perut dan menjaga gula darah tetap stabil. Baik jahe maupun lemon juga sama-sama dapat menekan nafsu makan dan meningkatkan pemecahan lemak. Dalam catatan, jika dikombinasikan dengan pola makan sehat.

    Racikan air lemon dan jahe juga bisa merangsang enzim pencernaan, membantu memecah makanan lebih efisien, serta meredakan kembung dan gangguan pencernaan.

    2. Sari cuka apel

    Cuka Sari ApelPenambahan sari cuka apel juga membantu dalam membuat racikan ini efektif. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Sari cuka apel dikenal dapat membantu menurunkan berat badan karena kandungan asam asetat yang bisa meningkatkan rasa kenyang.

    Kandungan tersebut juga dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh membakar kalori lebih banyak.

    Sari cuka apel yang digabungkan dengan air lemon dapat membantu hidrasi dan pencernaan. Sari cuka apel juga mampu merangsang enzim pencernaan dan meningkatkan produksi asam lambung.

    Bahan lain yang bisa ditambah ke air lemon dapat dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Kunyit

    kunyitKandungan kurkumin pada kunyit punya efek tingkatkan metabolisme Foto: Getty Images/iStockphoto/SilviaJansen

    Kandungan kurkumin pada kunyit membantu dalam efek penurunan berat badan. Kurkumin dapat mengurangi penumpukan lemak dan meningkatkan metabolisme.

    Kunyit juga mendukung fungsi hati dan membantu tubuh mengeluarkan racun.

    Begitu juga dengan lemon yang bisa meningkatkan detoksifikasi dengan merangsang produksi empedu, sehingga meningkatkan pencernaan dan metabolisme lemak.

    Lemon juga kaya akan vitamin C dan serat yang bisa meningkatkan metabolisme hingga membantu pembakaran lemak. Karenanya, menggabungkan kedua bahan ini efektif untuk membantu menurunkan berat badan.

    4. Madu

    khasiat lemon dan maduSelain menambah rasa manis, madu yang dicampur ke lemon juga dapat membantu pencernaan lemak. Foto: iStock

    Penambahan madu ke dalam racikan air lemon juga merupakan pilihan tepat.

    Madu telah terbukti sebagai sumber energi alami yang kaya dan membantu mengurangi keinginan mengonsumsi gula dan mencegah makan berlebihan.

    Madu bertindak sebagai pencahar ringan yang memperlancar buang air besar. Di sisi lain lemon bisa merangsang produksi empedu, membantu pencernaan lemak.

    Campuran madu dan air lemon juga membantu memobilisasi lemak yang tersimpan, jika diimbangi dengan pola makan seimbang dan olahraga.

    5. Timun

    Air lemon dan timun juga merupakan kombinasi yang pas. Selain memberi hidrasi yang optimal, campuran ini bisa membantu upaya penurunan berat badan.

    Air lemon dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sedangkan timun mengandung sedikit kalori. Air lemon campur timun juga bisa menjadi minuman detoksifikasi yang dapat membersihkan racun tubuh.

    Lemon mampu meningkatkan aktivitas enzim hati yang membantu proses detoksifikasi. Begitu juga timun yang mengandung antioksidan untuk membersihkan sistem pencernaan dan mengeluarkan racun melalui urin.

    Sistem pencernaan yang lancar dapat mendukung penurunan berat badan dan mendukung metabolisme.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Cermati 8 Efek Samping Konsumsi Kurma Berlebihan

    Cermati 8 Efek Samping Konsumsi Kurma Berlebihan


    Jakarta

    Kurma dianjurkan untuk dikonsumsi selama bulan Ramadan ini. Tapi hati-hati, makan kurma juga bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.

    Kurma dikenal sebagai buah kaya nutrisi. Namun, karena dikonsumsi dalam kondisi kering, kandungan kalorinya bisa lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar.

    Mengutip Healthline, sebagian besar kalori pada kurma berasal dari karbohidrat. Sementara sisanya berasal dari protein.


    Kurma juga mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Sebut saja kalium, magnesium, zat besi, dan vitamin B6. Kurma juga mengandung sejumlah senyawa antioksidan.

    Efek samping makan kurma berlebihan

    Meski bernutrisi, namun asupan kurma juga harus dibatasi. Pasalnya, ada beberapa efek samping makan kurma berlebihan selain lonjakan gula darah. Berikut ini efek samping konsumsi kurma berlebihan yang dirangkum dari berbagai sumber.

    1. Masalah pencernaan

    Dates Stuffed with Cream Cheese, Peanut Butter, and Pistachios. Served with TeaKurma Foto: Getty Images/Ika Rahma

    Pada dasarnya, kurma sendiri tidak memicu masalah pencernaan. Namun, beberapa kurma mendapatkan tambahan sulfit ke dalamnya.

    Sulfit merupakan senyawa kimia yang ditambahkan ke buah kering untuk proses pengawetan. Mengutip Style Craze, orang yang sensitif terhadap sulfit bisa mengalami reaksi seperti sakit perut, kembung, dan diare.

    Selain itu, kandungan serat pada kurma juga bisa memicu sembelit jika dikonsumsi berlebih.

    2. Ruam kulit

    Tambahan sulfit pada kurma bisa memicu ruam kulit. Ruam juga bisa disebabkan oleh jamur yang banyak ditemukan pada buah kering seperti kurma.

    3. Berat badan naik

    5 Kesalahan Pola Makan saat Berpuasa yang Menyebabkan Berat Badan NaikBerat Badan Naik Foto: iStock

    Kurma mengandung banyak kalori. Hal ini bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan tak terduga.

    Satu gram kurma umumnya mengandung 2,8 kalori. Artinya, kurma termasuk ke dalam makanan dengan kepadatan energi sedang yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    4. Hiperkalemia

    Hiperkalemia merupakan kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kalium dalam darah.

    Kurma sendiri dikenal sebagai sumber kalium yang kaya. Asupan kurma berlebih bisa memicu hiperkalemia.

    Kadar kalium yang ideal dalam darah adalah 3,6 – 5,2 milimol per liter.

    Efek konsumsi kurma berlebihan ada di halaman berikut ini

    5. Intoleransi fruktosa

    Rasa manis alami kurma berasal dari fruktosa. Satu kurma bisa mengandung hampir 1 sdt gula jenis fruktosa.

    Orang-orang tertentu bisa mengalami kesulitan mencerna fruktosa. Kondisi ini dikenal dengan istilah intoleransi fruktosa.

    Pada kondisi tersebut, gula tidak diserap dengan baik. Kondisi ini bisa memicu sakit perut karena gula bereaksi dengan bakteri alami pada usus.

    6. Masalah gigi

    Ilustrasi sakit gigi dan Trigeminal NeuralgiaIlustrasi sakit gigi Foto: Getty Images/South_agency

    Kurma punya tekstur yang lengket dan bisa menempel pada gigi. Mengutip NDTV, hal ini bisa berkontribusi terhadap penumpukan plak pada gigi.

    Selain itu, kondisi ini juga bisa memicu gigi berlubang.

    7. Masalah ginjal

    Kurma mengandung potasium dalam jumlah tinggi. Potasium sendiri dikenal bisa memicu masalah ginjal bagi siapa pun yang memiliki faktor risiko penyakit ginjal.

    8. Migrain

    Kurma mengandung tiramin. Nama terakhir merupakan senyawa yang dikenal bisa memicu migrain dan sakit kepala pada sekelompok orang.

    Berapa batas makan kurma per hari?

    Dengan mengetahui daftar efek samping makan kurma di atas, Anda tentu perlu membatasi asupan harian.

    Mengutip Medicine Net, batas makan kurma per hari adalah 100 gram (g). Angka ini setara dengan setidaknya tiga buah kurma berukuran sedang.

    Artikel selengkapnya sudah ditayangkan di sini!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Perbedaan Ubi Ungu dan Ubi Kuning, Mana yang Bagus untuk Diet?

    Perbedaan Ubi Ungu dan Ubi Kuning, Mana yang Bagus untuk Diet?

    Jakarta

    Ubi ungu dan ubi kuning adalah jenis ubi yang terkenal di Indonesia. Keduanya bisa diolah dengan dipanggang, direbus, hingga dijadikan tambahan untuk kue atau kolak.

    Selain dipilih sebagai makanan sehat, ubi juga kerap dijadikan makanan diet. Ketahui perbedaan di antara keduanya di bawah ini.

    Perbedaan Ubi Ungu dan Ubi Kuning

    Selain dilihat dari warnanya, perbedaan ubi ungu dan ubi kuning terletak pada tekstur, rasa, hingga kandungan nutrisinya.


    1. Warna

    Dikutip dari buku Potensi Komoditas Pangan Lokal di Kabupaten Kuningan karya Slamet Hadi Kusumah, dkk, perbedaan warna pada ubi jalar disebabkan karena kandungan pigmen pada masing-masing ubi tersebut.

    Ubi ungu punya warna ungu mulai dari kulit sampai bagian dagingnya.Warna ungu tersebut dikarenakan adanya pigmen antosianin yang tinggi pada ubi ini. (Tong et al. 2020).

    Sementara, warna ubi yang dominan oranye dan kuning disebabkan karena kandungan pigmen alami yang bernama beta karoten.

    2. Kandungan Antioksidan

    Mengutip laman Livestrong, semua ubi jalar mengandung antioksidan. Namun, sumber dan jumlahnya ditentukan juga dari warna dagingnya.

    Ubi jalar warna oranye kekuningan banyak mengandung karotenoid (pigmen kuning dan oranye yang disintesis oleh banyak tanaman). Sementara, ubi jalar dengan daging berwarna ungu kaya akan antosianin.

    Karotenoid berfungsi sebagai sumber vitamin A (retinol) dalam tubuh. Karotenoid yang paling umum di antaranya ada beta karoten, lutein, likopen, dan zeaxanthin.
    Selain itu, karotenoid juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mendukung kesehatan mata.

    Sementara kandungan antosianin dalam ubi ungu merupakan flavonoid yang mungkin memiliki efek antiradang dan antimikroba. Menurut penelitian tahun 2017 yang diterbitkan dalam Food and Nutrition Research, kandungan ini bermanfaat dalam membantu melindungi terhadap obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, hingga kanker.

    3. Tekstur dan Rasa

    Biasanya, tekstur ubi ungu lebih lembut jika dibandingkan dengan ubi kuning yang bagian dalamnya cukup padat. Untuk rasa, ubi ungu rasanya lebih manis daripada ubi kuning.

    4. Pengolahannya

    Mengutip Times of India, ubi ungu dan kuning bisa disajikan dengan berbagai cara. Ubi ungu bisa dipanggang dengan minyak zaitun, dibuat pai, maupun smoothie.

    Sementaa ubi kuning bisa diolah dengan sup atau semur, digoreng, atau ditumbuk dengan dibumbui garam, kayu manis, dan mentega.

    Lebih Bagus Ubi Ungu atau Kuning untuk Diet?

    Dilansir Times of India, mengutip dari para peneliti dalam The American Journal of Clinical, ubi jalar oranye/kuning adalah salah satu sumber beta karoten yang tinggi. Hal tersebutlah yang membuat banyak orang lebih memilih ubi jalar oranye/kuning untuk diet dalam menurunkan berat badan mereka.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com