Category: Makanan Sehat

  • Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat Ini

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat Ini


    Jakarta

    Perdana Menteri India, Narendra Modi masih tetap bugar di usianya yang sudah 74 tahun. Rupanya ada kebiasaan makan sehat yang dilakukan olehnya.

    Banyak hal yang harus diperhatikan ketika usia seseorang sudah lanjut usia, terutama dalam hal kesehatan.

    Tubuh semakin rentan dan tidak bisa bugar seperti dulu lagi, sehingga mudah terserang penyakit.


    Oleh karenanya, gaya hidup dan pola makan sehat perlu diterapkan. Kebiasaan baik ini tidak hanya bikin panjang umur, tetapi juga membantu tubuh agar selalu bugar. Seperti kebiasaan sehat yang diterapkan oleh Perdana Menteri India ini.

    Narendra Modi selalu vokal tentang kebiasaan makan sehatnya. Pria 74 tahun itu menekankan pentingnya berpuasa. Menurutnya, puasa merupakan sebuah pengabdian dan juga bagian dari mendisiplinkan diri, lapor Times of India (24/03/2025).

    Dalam sebuah obrolan podcast di Lex Fridman, pria tersebut juga menyebutkan tentang tradisi Chaturmas dan bagaimana musim tersebut menentukan kebiasaan makan dan rutinitas kebugarannya.

    ilustrasi gelas belimbing.Perdana Menteri itu biasanya hanya akan minum air putih hangat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

    Chaturmas merupakan periode suci empat bulan dalam agama Hindu yang dimulai pada Shayani Ekadashi (Juni-Juli) dan berakhir pada Prabodhini Ekadashu (Oktober-November). Bulan ini banyak orang Hindu melakukan puasa, doa, dan kegiatan keagamaan lainnya.

    Begitu juga dengan Modi yang pada periode bulan tersebut ia hanya makan satu kali dalam 24 jam antara pertengahan Juni dan November.

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat IniDalam waktu lain Narendra juga hanya akan makan satu jenis buah. Foto: Times of India / Site news

    Selama Shardiya Navratri, ia pantang terhadap makan dan hanya minum air panas. Lalu selama Chaitra Navratri, ia hanya makan satu buah tertentu, dan makannya sekali sehari.

    “Jadi selama sembilan hari tersebut, misalnya saya memilih pepaya, maka selama sembilan hari tersebut, saya tidak akan menyentuh apa pun lagi,” jelasnya.

    Itulah puasa atau pola makan yang ia jalani sepanjang tahun dan telah menjadi tradisi yang mengakar dalam hidupnya.

    Pria ini juga telah mengikuti praktik tersebut selama 50 hingga 55 tahun.

    Tetap Sehat di Usia 74 Tahun, PM India Punya Kebiasaan Makan Sehat IniPerdana Menteri ini punya kebiasaan makan yang unik. Foto: Times of India / Site news

    Kebiasaan minum air hangat memang menawarkan manfaat baik bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan pencernaan dengan merangsang saluran pencernaan dan memecah makanan lebih efisien.

    Air hangat juga membantu detoksifikasi, membuang racun, dan meningkatkan fungsi ginjal, serta meningkatkan metabolisme.

    Sedangkan pola makan berbasis buah juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh, membantu penurunan berat badan, dan meningkatkan pencernaan.

    Pola makan yang dilakukan Narendra memang bisa membuat tubuhnya tetap bugar, tetapi hal ini belum tentu cocok di orang lain.

    Oleh karenanya, seseorang harus selalu berkonsultasi dengan ahli gizi atau praktisi medis sebelum melakukan perubahan apa pun.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Pelan-pelan, Cara Murah dan Mudah Cegah Obesitas

    Makan Pelan-pelan, Cara Murah dan Mudah Cegah Obesitas


    Jakarta

    Obesitas bisa dicegah dengan cara murah, mudah, dan efektif. Peneliti di Jepang menyebut makan perlahan bisa menjadi solusi hal tersebut. Begini penjelasannya.

    Strategi pencegahan obesitas biasanya hanya berfokus pada pilihan makanan yang disantap seseorang, tapi lupa mempertimbangkan faktor lain yang tak kalah penting. Salah satunya kebiasaan atau cara makan.

    Mengutip Science Daily (25/3/2025), peneliti di Fujita Health University, Jepang, menginvestigasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kondisi obesitas. Selin cara makan, mereka juga melihat durasi makan, perbedaan jenis kelamin, dan isyarat ritmis.


    Penelitian ini penting karena obesitas merupakan masalah kesehatan serius. Obesitas dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, dan lemak hati.

    Tim peneliti dipimpin oleh Profesor Katsumi Iizuka dari Departemen Gizi Klinis. Kemudian dibantu oleh Dr. Megumi Aoshima dan Dr. Kanako Deguchi.

    Hasil temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Nutrients Edisi 6, Volume 17 pada 10 Maret 2025. Iizuka mengungkap, “Meskipun ilmu gizi sering kali fokus dengan metabolisme, penyerapan, serta gizi makanan, tapi hanya ada sedikit bukti di Jepang tentang perilaku makan yang menghubungkan keduanya. Hal ini membuat saya tertarik untuk mempelajari perilaku makan, yang melibatkan perbedaan jenis kelamin.”

    Penelitian ini melibatkan 33 partisipan sehat berusia 20 hingga 65 tahun. Mereka diminta makan selembar pizza dalam kondisi berbeda.

    mindful eatingMakan perlahan bisa mencegah obesitas seperti yang diungkap peneliti Jepang. Foto: iStock

    Peneliti lalu mengukur durasi makan, jumlah kunyahan, jumlah gigitan, dan tempo mengunyah (kecepatan mengunyah). Peneliti juga memperhatikan bagaimana variabel-variabel ini berubah ketika partisipan dihadapkan pada ritme metronom yang berbeda menggunakan headphone.

    Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pria dan wanita dalam perilaku makan. Wanita biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk makan, rata-rata 87 detik dibandingkan dengan 63 detik untuk pria.

    Wanita juga mengunyah lebih banyak (rata-rata 107 vs. 80) dan menggigit lebih banyak (4,5 vs. 2,1). Namun, tempo mengunyah yang sebenarnya serupa di antara kedua jenis kelamin.

    Ketika disesuaikan dengan perbedaan jenis kelamin, durasi makan dikaitkan secara positif dengan jumlah kunyahan dan gigitan, tetapi tidak dengan indeks massa tubuh atau tempo makan rata-rata.

    Mungkin yang paling menarik, ketika partisipan dihadapkan pada ritme metronom yang lambat sekitar 40 ketukan per menit, durasi makan mereka meningkat secara signifikan dibandingkan dengan makan tanpa stimulasi ritmis.

    Peneliti menyimpulkan, strategi mudah dan murah untuk mencegah obesitas adalah dengan memperpanjang durasi makan.

    Caranya dengan menambah jumlah kunyahan per gigitan, mengambil gigitan yang lebih kecil (yang secara alami meningkatkan jumlah total gigitan per waktu makan), dan memilih tempat makan yang bikin mereka tenang.

    Hasil penelitian ini juga menekankan bahwa pencegahan obesitas tak hanya soal mengatur kandungan gizi makanan, tapi juga panduan perilaku dan faktor lingkungan yang membuat seseorang makan lebih pelan.

    7 Tips Makan Enak Tanpa Naik BB yang Mudah Dicontek, Intip Yuk!Makan perlahan dianggap sebagai cara murah dan mudah dalam mencegah obesitas. Foto: Getty Images/Hispanolistic

    “Menggabungkan perilaku makan yang diusulkan ke dalam program makan siang sekolah dan program lain dapat mengarah pada pencegahan penyakit di masa mendatang yang terkait dengan obesitas,” kata Iizuka.

    Para peneliti mengakui bahwa studi mendatang harus menguji temuan ini dengan berbagai makanan selain pizza untuk memastikan penerapannya dalam berbagai skenario makan.

    Meskipun demikian, penelitian ini memberikan bukti berharga untuk program pencegahan dan pengobatan obesitas, tanpa biaya atau kerumitan yang signifikan.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?

    Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?


    Jakarta

    Pisang dikenal sebagai buah bernutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, apakah mengonsumsinya setiap hari bagus untuk kesehatan? Ini penjelasan ahli.

    Buah pisang direkomendasikan untuk dimakan sehari-hari karena kandungan nutrisi di dalamnya. Pisang kaya akan nutrisi penting, seperti serat, kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang bermanfaat untuk pencernaan, jantung, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.

    Selain dimakan utuh, pisang juga digemari karena cocok dijadikan bahan utama dalam smoothie atau dijadikan topping oatmeal.


    Lantas, apakah mengonsumsinya setiap hari baik untuk kesehatan tubuh? Melansir delish.com (26/03/2023), berikut penjelasan ahli.

    1. Manfaat pisang bagi kesehatan

    pisangKandungan nutrisi dalam pisang banyak memberikan manfaat bagi kssehatan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 karbohidrat, 14 gram gula, 5 gram serat, dan 422 mg kalium.

    Pisang juga mengandung vitamin C, vitamin B6, dan elektrolit, seperti magnesium, natrium, dan kalium.

    Ahli gizi Lauren Manaker mengungkap bahwa mengonsumsi pisang setiap hari merupakan kebiasaan baik untuk mendapatkan asupan buah.

    2. Dampak buruk pisang

    pisangNamun, pisang juga tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang memang bernutrisi, tetapi bukan pilihan ideal semua orang, terutama bagi mereka yang sedang diet rendah kalium atau mereka yang kadar gula darahnya mudah meningkat usai makan.

    Pasalnya, pisang mengandung karbohidrat dan gula, yang bisa jadi buruk bagi penderita diabetes.

    Namun, menurut Harvard TH Chan School of Public Health, pisang mengandung pati resisten, mirip dengan serat, dan melepaskan lebih sedikit glukosa ke dalam aliran darah dibandingkan pati non-resisten, seperti roti putih.

    Selain kandungan karbohidrat, pisang juga dikenal dengan kandungan kalium yaitu elektrolit penting untuk fungsi sel dan otot, serta kesehatan jantung.

    Kalium dan natrium bekerja sama dan kadarnya harus seimbang. Namun, ada orang dengan kondisi Hiperkalemia atau kondisi saat kadar kalium dalam darah terlalu tinggi saat mengonsumsi pisang

    Untungnya, menurut Manaker, orang yang sehat secara umum kecil kemungkinan mengalami hiperkalemia dengan mengonsumsi satu pisang sehari. Terutama jika makanan lain dikonsumsi tidak mengandung banyak kalium.

    Untuk mengetahui apakah boleh makan pisang setiap hari atau tidak, bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Apakah pisang aman dikonsumsi setiap hari?

    Mengonsumsi satu pisang sehari kemungkinan besar aman untuk kesehatan. Namun, hal ini juga tergantung pada kesehatan dan pola makan setiap orang.

    Secara keseluruhan, Manaker menyarankan untuk mengonsumsi berbagai macam buah dan sayuran.

    Meskipun mengonsumsi pisang setiap hari tidak buruk, tetapi lebih bermanfaat ketika buah-buahan yang dikonsumsi berbeda-beda, sehingga pisang hanya jadi selingan.

    Jumlah pisang yang dimakan setiap hari juga tergantung pada makanan lain yang dikonsumsi sehari-hari.

    Mereka yang memiliki masalah perut atau pencernaan diperbolehkan mengonsumsi pisang lebih dari satu.

    Namun, tetap harus dibatasi, jangan terlalu berlebihan. Setidaknya sampai 3 buah pisang saja.

    Jika terlalu banyak, konsumsi makanan tinggi kalium bisa menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh atau Hiperkalemia yang dapat merusak saraf dan otot.

    Kandungan gula dalam pisang juga bisa memicu lonjakan gula darah. Asam tanat di dalamnya juga bisa menyebabkan sembelit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi Daging

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi Daging


    Jakarta

    Pola makan sangat berpengaruh pada kebiasaan tubuh menentukan proses pencernaannya. Bahkan ada satu kondisi yang disebut dapat membuat tubuh alergi daging.

    Ada banyak jenis alergi makanan di dunia yang diidap setiap individu dengan kondisi tubuh khusus. Pengaruh sindrom hingga imunitas yang berbeda-beda membuat seseorang tak bisa menerima asupan makanan tertentu secara spesifik.

    Misalnya makanan laut seperti udang, kerang, olahan susu layaknya keju, yogurt, dan masih banyak lagi dapat menimbulkan reaksi alergi yang berbeda-beda juga. Tetapi BBC (11/3) mengatakan bahwa ada kondisi di mana tubuh akan tiba-tiba alergi dengan makanan yang sebelumnya terasa aman untuk dikonsumsi.


    Menurut data dari pemerintah Inggris, konsumsi daging sapi, babi, hingga domba menurun sebanyak 62% jika dibandingkan dengan tahun 1980 dan 2022. Ada beberapa hal yang disebut menjadi dasar fenomena ini, salah satunya adalah kenaikan harga yang signifikan.

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi DagingTubuh manusia ternyata bisa saja mengalami alergi terhadap daging hewan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milanchikov

    Namun untuk mengetahui faktornya lebih lanjut, ternyata ada eksperimen yang dilakukan. Yakni dengan memantau kebiasaan makan atau pola diet dari partisipan yang dianggap mewakili subjek penelitian yang ingin dituju.

    Ditemukan bahwa orang yang pernah menjadi vegetarian atau vegan akan mengalami perubahan pada saluran pencernaannya. Mereka yang sudah lama tidak mengonsumsi daging dilaporkan mengalami gejala aneh saat mengonsumsi daging kembali.

    Seperti perut yang kembung, mual, kram perut, hingga beberapa gejala yang menunjukkan terjadinya alergi. Seorang profesor asal Amerika Serikat menyebut adanya penyesuaian proses pencernaan menjadi dasarnya, tetapi tetap butuh pengamatan khusus.

    “Bukti yang kurang tidak bisa menyatakan bahwa penelitian ini sudah benar-benar terbukti. Kami tidak selalu langsung puasa, hanya butuh beberapa hal yang harus dilakukan untuk melihat efeknya jauh lebih dalam,” ujar Sander Kersten, profesor nutrisi di Cornell University, Amerika Serikat.

    Waspada! Gegara Kebiasaan Ini Tubuh Jadi Alergi DagingSalah satunya sindrom Alpha-gal yang memuci terjadinya alergi pada protein hewani. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milanchikov

    Sejauh ini kondisi tubuh yang tiba-tiba alergi terhadap daging hanya dapat dijelaskan melalui sindrom Alpha-gal. Artinya sistem imun akan menerima protein hewan yang masuk sebagai sebuah serangan yang dapat memicu anaphylaxis hingga kematian.

    Kersten menjelaskan lebih lanjut, dari hasil penemuannya, kondisi yang paling terasa menyakitkan akan dialami orang yang menghindari protein hewani sama sekali. Ketika ia kembali mengonsumsinya bahkan untuk kadar yang sedikit saja dapat memicu gejala sakit secara fisik maupun ketidakstabilan emosi.

    Tetapi disebutkan pula bahwa peluang tubuh lupa untuk mencerna daging sangat kecil. Daging dianggap sebagai makanan lain seperti buah-buahan, sayuran, maupun kacang-kacangan yang sama-sama memiliki kandungan serat.

    Ada mikroba dan enzim dalam saluran pencernaan yang akan tetap mengenali daging sebagai bahan makanan yang harus dicerna. Kondisi alergi protein hewan yang paling besar terjadi bukan dari daging, melainkan kondisi sensitif terhadap laktosa yang akan kesulitan menerima protein hewan melalui susu dan produk turunannya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pilih Warna Piring Makan yang Tepat Ternyata Bisa Bantu Diet

    Pilih Warna Piring Makan yang Tepat Ternyata Bisa Bantu Diet


    Jakarta

    Warna piring makan yang dipakai sehari-hari rupanya bisa memengaruhi seberapa banyak makanan masuk. Jika sedang diet, sebaiknya pilih warna piring makan yang seperti ini.

    Piring merupakan salah satu alat utama untuk menikmati makanan. Menjadi tatakan atau wadah supaya makanan lebih mudah disantap.

    Umumnya piring yang dipakai dipilih secara acak saja, tanpa tujuan khusus. Faktanya, warna piring yang dipilih bisa memengaruhi seberapa banyak asupan makanan ke dalam tubuh.


    Menurut penelitian yang disebut Times of India (06/08/2020), warna piring berperan dimana orang cenderung makan lebih sedikit jika ada kontras warna yang lebih tinggi antara piring dan makanan.

    Jika makan makanan yang warnanya lebih gelap, tetapi disajikan dalam piring berwarna cerah bisa membuatmu makan lebih sedikit.

    Alasannya porsi makanannya menjadi terlihat lebih besar karena menonjol di piring yang lebih terang.

    piringWarna piring dapat memengaruhi sseseorang untuk makan lebih banyak atau lebih sedikit. Foto: Getty Images/iStockphoto/DeborahWolfe

    Warna-warna cerah, seperti kuning, oranye, dan merah, dikenal paling merangsang nafsu makan.

    Warna-warna, khususnya merah mampu meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Membuat tubuh merasa lebih lapar.

    Meskipun begitu, seorang professor di Oxford University, Charles Spence justru mengatakan sebaliknya.

    Menurutnya, sebuah penelitian menemukan bahwa menikmati makanan tidak sehat, seperti camilan gurih atau biskuit yang disajikan di mangkuk atau piring berwarna merah, bisa membuat seseorang menjadi makan lebih sedikit.

    Untuk piring yang punya warna gelap, seperti abu-abu, hitam, cokelat, ungu justru dianggap mampu menekan nafsu makan.

    Dengan demikian, makan di piring berwarna gelap kemungkinan membuat nafsu makan berkurang.

    alasan chef tak pakai piring biruPiring warna biru gelap paling direkomendasikan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Namun, di antara banyaknya warna piring, paling direkomendasikan adalah piring warna biru gelap.

    Penelitian yang disebut situs Times of India menunjukkan bahwa makan di piring biru tua dapat membantu Anda mengontrol ukuran porsi dengan cara yang lebih baik.

    Selain warna, bentuk juga penting diperhatikan.

    Jika memiliki tujuan menurunkan berat badan, gunakanlah gelas atau mangkuk yang tinggi dan sempit daripada yang lebar.

    Jumlah kapasitasnya mungkin sama, tetapi penelitian menunjukkan bahwa orang-orang merasa seperti porsinya jadi lebih banyak ketika menggunakan versi yang tinggi dan sempit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol

    Hati-Hati! Cara Seduh Kopi Ini Bisa Tingkatkan Kolesterol


    Jakarta

    Kopi memang punya banyak manfaat sehat. Namun, metode penyeduhan tertentu justru bisa memberikan efek buruk pada kadar kolesterol yang meningkat.

    Kopi banyak digemari karena kandungannya banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Minuman berkafein ini merupakan sumber antioksidan. Dalam jumlah tepat, konsumsi kopi mampu meningkatkan kadar energi, menurunkan risiko diabetes tipe-2, meningkatkan performa atletik, serta mendukung kesehatan jantung dan hari.


    Namun, faktor-faktor tertentu bisa menyebabkan efek buruk usai minum kopi. Salah satunya cara menyeduh kopi.

    Proses penyeduhan kopi mungkin terdengar tidak penting, tetapi faktanya beberapa cara justru membahayakan kesehatan.

    Melansir ndtv.com (26/03/2025), penelitian terkini mengungkap bahwa kopi yang diseduh menggunakan mesin kopi kantor atau mesin kopi modern berpotensi meningkatkan kadar kolesterol.

    Kopi yang diseduh menggunakan mesin atau yang disaring menggunakan penyaring berbahan metal diyakini mengandung senyawa kafestol dan kahweol yang tidak tersaring.

    Kafestol dan Kahwepol merupakan senyawa diterpen yang secara alami dapat ditemukan di kopi.

    Kedua senyaawa ini pun dikenal bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL yang berkaitan dengan masalah penyakit kardiovaskular.

    Menurut hasll penelitian yang disebut myfox8.com, kopi yang diseduh dengan mesin kopi mengandung kafestol sebesar 176 mg/L yang mana jumlahnya jauh lebih besar dari kafestol dari proses penyeduhan kopi filter yang jumlahnya hanya 12 mg/L.

    Kopi yaang diseduh menggunakan mesin french press juga termasuk yang buruk untuk kolesterol. Pasalnya penyaringan metal tidak cukup rapat menampung kafestol dan kahweol.

    Jadi, kandungan kedua senyawa itu pun menjadi cukup tinggi dan berisiko meningkatkan kadar kolesterol.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases menyebutkan bahwa rebusan kopi memang mengandung kadar senyawa peningkat kolesterol yang lebih tinggi.

    minum kopiBeberapa metode penyeduhan kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/iStockphoto/grandriver

    Studi tersebut juga mengungkap bahwa beralih ke kopi yang diseduh dengan filter atau penyaring kertas bisa mengurangi potensi tersebut.

    Kopi yang diseduh dengan penyaring kertas ini memang prosesnya lebih lama karena kopi dibiarkan menetes secara alami, tetapi justru lebih baik untuk menjaga kolesterol.

    Pasalnya, penyaring kertas dapat menyaring seluruh zat peningkat kolesterol.

    Kopi yang diseduh biasanya mengandung kafestol, suatu senyawa diterpena yang bisa meningkatkan kolesterol dalam darah.

    Menyeduh kopi menggunakan penyaring kertas dapat membantu mengurangi kadarnya secara signifikan.

    Penyaring kertas juga memungkinkan kafein dan antioksidan melewatinya.

    Benarkah Warna Kertas Filter Pengaruhi Rasa Kopi? Ini PenjelasannyaNamun kopi yang diseduh dengan metode filter diyakini bisa mengontrol kolesterol. Foto: Getty Images/ArtRachen01

    Proses penyeduhan ini juga dapat membantu menurunkan keasaman kopi. Cara ini menjadi pilihan yang baik bagi mereka dengan kondisi perut sensitif.

    Selain menyeduhnya pakai penyaring kertas, tips lain juga bisa membantu racikan kopi lebih sehat.

    Mulai dari memilih biji kopi yang berkualitas tinggi, hindari gula, krim, atau sirup perasa berlebihan.

    Penting juga untuk membatasi asupan kopi. Sebaiknya hanya 3-4 cangkir sehari.

    Waktu minum kopi juga harus diperhatikan. Hindari meminumnya menjelang tidur supaya tidur tidak terganggu.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Kaya Magnesium Ini Bisa Kendalikan Kadar Gula Darah

    7 Buah Kaya Magnesium Ini Bisa Kendalikan Kadar Gula Darah


    Jakarta

    Magnesium diperlukan tubuh untuk mengatur kadar gula darah. Untuk memenuhi asupan tersebut rutinlah mengonsumsi buah kaya magnesium ini.

    Magnesium adalah mineral yang dibutuhkan untuk berbagai proses penting. Seperti fungsi saraf, pengaturan tekanan darah, gula darah, dan meningkatkan kesehatan tulang.

    Kebutuhan magnesium harian masing-masing individu tergantung pada berbagai faktor seperti usia dan jenis kelamin. Umumnya, pria dewasa membutuhkan 400-430 mg magnesium per hari.


    Sementara wanita dewasa membutuhkan 310-400 mg magnesium per hari. Untuk memenuhi kebutuhan asupan harian tersebut, kamu bisa mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan.

    Dikutip dari Health.com (24/-2/25) berikut buah-buahan yang kaya magnesium:

    1. Durian

    Kocak! Pria Ini Belah Buah Durian Pakai Gergaji BesarDurian kaya akan magnesium. Foto: Site/TikTok

    Durian merupakan buah tropis yang berasal dari Asia Tenggara. Daging buahnya yang lembut, manis, dan beraroma tajam membuat raja buah ini disukai banyak orang.

    Selain kelezatannya, durian juga merupakan sumber serat yang baik serta beberapa vitamin dan mineral, termasuk vitamin C, kalium, vitamin B, dan magnesium.

    Dalam 100 gram durian terdapat 30 mg magnesium. Kandungan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sintesis, kolagen, dan produksi neurotransmitter.

    2. Nangka

    Nangka adalah buah dari pohon Artocarpus heterophyllus, yang berasal dari India. Buah yang manis dan harum juga sangat populer di Indonesia dan kerap jadi topping dessert.

    Dalam 100 gram nangka terdapat 29 mg magnesium dan 448 mg kalium. Keduanya berperan untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    3. Alpukat

    AlpukatAlpukat dikemas dengan magnesium. Foto: Getty Images/ASMR

    Alpukat tidak hanya kaya akan lemak sehat, tetapi juga magnesium. Dalam 100 gram alpukat mengandung 29 mg magnesium. Selain itu, buah ini juga dikemas dengan serat.

    Nutrisi pada alpukat tersebut dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Istimewanya lagi, alpukat juga rendah karbohidrat, sehingga bagus untuk menu diet.

    4. Pisang

    Pisang dikenal dengan kandungan nutrisi yang penuh. Mulai dari potasium, protein, hingga magnesium dalam jumlah yang tinggi. Dalam 100 gram pisang terdapat 27-37 mg magnesium.

    Selain itu, pisang juga kaya akan vitamin B6 dan vitamin B yang dibutuhkan untuk sistem metabolisme tubuh, sehingga memudahkan proses pembentukan energi.

    Tak hanya itu, manfaatnya juga dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, memproduksi neurotransmitter, dan pembentukan hemoglobin, bagian sel darah merah yang membawa oksigen.

    Buah yang kaya akan magnesium ada di halaman selanjutnya.

    5. Jambu biji

    Ilustrasi jambu bijiIlustrasi jambu biji Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jambu biji merupakan sumber magnesium yang baik. Dalam 100 gram jambu biji mengandung magnesium sebanyak 22 mg. Selain itu, buah ini juga kaya akan protein.

    Kedua nutrisi tersebut merupakan kombinasi yang pas untuk mengontrol kadar gula darah dan membantu menjaga kesehatan jantung dan pencernaan. Karenanya buah ini bagus dikonsumsi untuk penderita diabetes.

    6. Pepaya

    Pepaya dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk magnesium. Dalam 100 gram pepaya terdapat 23 mg magnesium. Buah ini juga dipenuhi dengan folat, vitamin C, dan karotenoid.

    Nutrisi tersebut berperan sebagai pelindung jantung. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang menemukan bahwa kandungan likopen pada pepaya efektif menurunkan risiko penyakit jantung.

    7. Markisa

    markisamarkisa mengandung magnesium. Foto: iStock

    Buah markisa yang manis dan asam menyegarkan ini merupakan sumber yang baik untuk beberapa nutrisi, termasuk magnesium. Dalam 100 gram markisa mengandung 29 mg magnesium.

    Selain magnesium, juga terdapat kandungan vitamin A yang bagus untuk penglihatan, kesehatan reproduksi, dan fungsi kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi


    Jakarta

    Kulit ikan salmon populer diolah menjadi keripik hingga camilan. Selain rasanya yang enak, makanan ini juga bermanfaat untuk kesehatan.

    Meski tidak sepopuler seperti kulit ayam, konsumsi kulit ikan salmon memang bukan hal yang baru lagi. Bahkan di Asia, kulit ikan salmon sering dibuat keripik dan populer di berbagai restoran hingga produk camilan karena rasanya yang enak.

    Menu kulit ikan salmon di restoran sushi, sampai produk keripik kulit salmon juga sangat populer di Singapura hngga Malaysia.


    Dilansir dari Fox News (03/04), menurut banyak ahli gizi, konsumsi kulit ikan salmon bisa menambah nutrisi yang tak kalah sehat dari daging ikan salmon.

    “Kulit salmon kaya akan asam lemak omega-3, yang berperan penting dalam melawan peradangan serta menjaga kesehatan otak dan jantung,” ujar Laura Feldman, ahli gizi terdaftar di, New York, Amerika.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Di beberapa negara, konsumsi ikan salmon memang belum populer seperti di Asia. Banyak orang mengira bahwa kulit salmon tidak layak dikonsumsi, padahal sebenarnya bisa dimakan dan justru bermanfaat untuk kesehata.

    “Kulit salmon mengandung omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan dagingnya, sementara asupan omega-3 dalam pola makan kita sering kali masih kurang,” jelas ahli gizi Deborah Salvatore.

    Meskipun mengonsumsi kulit salmon berarti menambah asupan lemak, tapi manfaatnya jauh lebih besar, mengingat omega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Kandungan omega-3 dikenal dapat membantu kesehatan mata dan fungsi penglihatan serta memiliki sifat antiinflamasi yang baik bagi tubuh.

    Kulit salmon juga mengandung protein dan kolagen yang bermanfaat untuk kesehatan sendi serta menjaga elastisitas kulit.

    “Selain itu, kulit salmon menyediakan vitamin D yang penting untuk kekuatan tulang, vitamin B untuk metabolisme energi, serta selenium, antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan,” ungkap Jamie Mok, selaku ahli gizi terdaftar yang berbasis di Los Angeles, sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

    Meski umumnya aman untuk dikonsumsi, kulit salmon tetap memiliki beberapa potensi risiko, menurut Mok. Karena kulit ikan dapat mengandung mikroplastik hingga merkuri.

    Karena itu untuk meminimalisir risiko paparan zat yang berbahaya, Mok menyarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis ikan, terutama yang rendah merkuri seperti ikan salmon, makarel sampai sarden.

    Tak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan NutrisiTak Hanya Gurih Enak, Kulit Salmon Juga Kaya Akan Nutrisi Foto: Ilustrasi iStock

    Hal ini selaras dengan penjelasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika (FDA), bahwa salmon masuk ke dalam kategori ikan dengan kadar merkuri rendah.

    Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi setidaknya 240 gram ikan per minggu. Terutama ikan berlemak seperti salmon untuk menjaga kesehatan jantung.

    Anak-anak serta ibu hamil atau menyusui disarankan memilih ikan dengan kadar merkuri rendah. Kulit salmon bisa dinikmati bersama dengan daging ikannya. Bisa juga digoreng hingga renyah sebagai tambahan yang gurih dan bernutrisi dalam salad.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Kalori 7 Minuman Kopi Populer, Paling Rendah 2 Kalori

    Daftar Kalori 7 Minuman Kopi Populer, Paling Rendah 2 Kalori


    Jakarta

    Racikan kopi kini beragam jenisnya. Bagi yang sedang diet atau membatasi kalori, sebaiknya ketahui kandungan masing-masing kalori minuman kopi populer, dari espresso hingga es kopi karamel.

    Kopi sering kali hanya dianggap minuman sehingga banyak orang mengonsumsi sepuasnya, tanpa mempertimbangkan kandungan kalori. Padahal, kopi juga mengandung kalori layaknya makanan.

    Asupan kalori perlu dipertimbangkan karena jika berlebih tidak baik bagi kesehatan. Kalori berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan masalah kesehatan lain.


    Dalam sehari, secara umum pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori. Sementara wanita sekitar 2.000 kalori. Karenanya penting memperhatikan asupan kalori dari berbagai makanan dan minuman, termasuk kopi.

    Berikut daftar kalori 7 minuman kopi populer dilansir dari Coffeeness.de:

    1. Espresso

    Untuk 1 shot espresso atau setara 30 mililiter (ml) hanya mengandung 1-2 kalori. Nilai ini serupa dengan variasi espresso lain tanpa susu dan tanpa gula, seperti ristretto dan double espresso.

    Kalori pada kopi berasal dari sejumlah kecil minyak tak jenuh tunggal dan protein dalam biji kopi.

    2. Kopi decaf dan kopi hitam seduh

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanFoto: iStock

    Belakangan ini banyak orang mengonsumsi kopi decaf, terutama mereka yang sensitif terhadap kandungan kafein. Kopi decaf mengandung lebih sedikit kalori karena proses dekafeinasi menyingkirkan minyak dari biji kopi.

    Sebagai perbandingan, kopi hitam seduh ukuran cangkir 250 ml mengandung 5 kalori. Sedangkan secangkir yang sama untuk kopi hitam instan, kandungan kalorinya hanya 4 kalori.

    3. Cold brew dan Americano

    Variasi lain dari kopi hitam yang banyak dinikmati adalah cold brew dan Americano.

    Cold brew merupakan kopi yang dihasilkan dengan cara merendam biji kopi dalam air dingin atau suhu ruangan, bukan air panas. Proses perendaman berlangsung selama 12 hingga 24 jam, memungkinkan ekstraksi rasa dan aroma kopi secara perlahan. Dalam secangkir cold brew ukuran 250 ml hanya mengandung 2,4 kalori.

    Sedangkan Americano merupakan minuman kopi hitam yang dibuat dengan mencampurkan espresso dengan air panas, menghasilkan rasa yang lebih ringan dan kurang pahit dibandingkan espresso murni.Secangkir Americano mengandung sekitar 5 kalori.

    4. Latte

    Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Komposisi Latte, Cappucino, dan Flat WhiteFoto: iStock

    Bagi yang kurang suka kopi hitam, biasanya akan memilih latte yang memadukan espresso dengan steamed milk (susu yang dipanaskan). Dalam 330 ml latte mengandung sekitar 210 kalori.

    Namun, semuanya tergantung penambahan gula dan jenis susu yang digunakan pada latte. Umumnya secangkir latte mengandung 150-300 kalori.

    Kandungan kalori cappuccino hingga mocha ada di halaman selanjutnya.

    5. Cappuccino

    Mirip latte, cappuccino juga banyak disukai. Cappuccino terdiri dari 1/3 espresso, 1/3 susu, dan 1/3 busa. Dalam cangkir 330 ml cappuccino yang dibuat dengan whole milk mengandung sekitar 130 kalori.

    Jika whole milk diganti susu tanpa lemak (nonfat milk), maka busa cappuccino akan semakin banyak. Kandungan kalorinya pun semakin sedikit, hanya 70 kalori.

    6. Es kopi karamel

    Es kopi susu gula arenFoto: iStock

    Es kopi dengan tambahan sirup karamel sekarang banyak digemari karena menghadirkan sensasi manis yang legit enak. Rata-rata menu 250 ml es kopi karamel di coffee shop mengandung sekitar 150-200 kalori.

    Kalau mau kalori lebih rendah, bisa ganti susu biasa dengan susu skimmed atau susu almond. Lalu pilih sirup karamel yang mengandung 0 gula dan tidak menambahkan whipped cream.

    7. Mocha

    Mocha adalah paduan kopi dan cokelat yang memikat selera. Dibuat dengan tambahan bubuk cokelat, susu, dan krim. Tak heran kandungan kalorinya bisa mencapai 300 kalori.

    Kalau mau memangkas sedikit kalori, bisa pesan mocha dengan tambahan dark chocolate dan pakai susu skim. Lalu hindari penambahan whipped cream.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    7 Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Jakarta

    Banyak orang yang mengkonsumsi minuman tertentu ketika sarapan, seperti teh dan kopi panas. Namun, tahukah kamu jika minuman tersebut sebaiknya jangan diminum saat sarapan dan perut kosong?

    Teh dan kopi masih menjadi minuman favorit untuk mengawali hari. Meski begitu, kedua minuman tersebut justru tak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sarapan, terutama ketika perut dalam kondisi kosong.

    Selain kopi dan teh, ternyata ada sejumlah jenis minuman lainnya yang juga tidak dianjurkan untuk diminum di pagi hari saat perut kosong. Apa saja minuman itu? Simak dalam artikel ini.


    Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Sarapan adalah waktu makan yang penting agar tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian. Namun, jika tidak sarapan dan lebih memilih minum-minuman seperti teh dan kopi, ternyata hal tersebut tidak baik untuk tubuh.

    Mengutip laman NDTV, setidaknya ada tujuh minuman yang sebaiknya dihindari saat sarapan dan perut kosong. Berikut daftarnya:

    1. Kopi

    Minuman yang pertama adalah kopi. Apabila minum kopi saat sarapan dan perut kosong, hal ini dapat memicu produksi asam berlebih di lambung sehingga menyebabkan gejala tidak nyaman, seperti naiknya asam lambung dan sensasi terbakar di dada.

    Selain itu, terlalu minum banyak kafein seperti kopi juga dapat membuat perasaan cemas, menimbulkan masalah pencernaan, hingga memicu dehidrasi.

    2. Teh

    Sama halnya seperti kopi, mengkonsumsi teh saat sarapan dan kondisi perut kosong juga tidak dianjurkan. Hal ini dapat meningkatkan produksi asam lambung sekaligus memicu masalah pencernaan.

    Kebiasaan minum teh saat sarapan juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Soalnya, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seng, dan magnesium dari makanan yang dikonsumsi.

    3. Jus Jeruk

    Sejumlah orang kerap mengkonsumsi jus jeruk di pagi hari. Minuman ini memang mengandung banyak nutrisi sekaligus menyegarkan, tapi jangan dikonsumsi saat perut kosong.

    Sebab, mengkonsumsi jus jeruk saat sarapan dan perut kosong bisa menyebabkan masalah pada lambung. Hal ini disebabkan kandungan asam pada jeruk yang bisa mengiritasi lambung.

    Risiko ini mungkin lebih besar terjadi pada orang yang mengidap masalah lambung, seperti GERD. Jadi, sebaiknya hindari minum jus jeruk dan sejenisnya yang mengandung asam seperti tangerine atau grapefruit.

    4. Minuman Berkarbonasi

    Minuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat sarapan dan perut dalam keadaan kosong. Kandungan karbonasi yang tinggi pada soda dapat menyebabkan gas dan kembung jika diminum saat perut kosong.

    Minuman ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, rasa mual, dan nyeri di ulu hati. Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkarbonasi juga dikaitkan dengan risiko tinggi terserang berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes tipe 2, masalah ginjal, hingga penyakit jantung.

    5. Minuman Manis

    Sebagian orang memilih meminum minuman manis di pagi hari, seperti teh manis atau jus kemasan. Meski gula dapat memberikan energi bagi tubuh, tetapi kandungan gula yang tinggi untuk asupan sarapan serta kombinasi perut kosong ternyata tidak baik untuk kesehatan.

    Sebab, mengkonsumsi gula berlebih dapat menambah beban kerja pada fungsi hati dan pankreas. Selain itu, minuman manis yang diminum saat perut kosong dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

    Memang, pada awalnya tubuh akan terasa berenergi dan semangat beraktivitas. Namun, secara perlahan tubuh juga akan merasakan lemas setelahnya.

    6. Minuman Dingin

    Mengkonsumsi minuman dingin saat sarapan dan perut kosong juga tidak baik untuk kesehatan. Sebab, minuman ini dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

    Ketika air dingin masuk ke pencernaan, maka dapat memicu kontraksi otot di perut, sehingga menyebabkan perasaan kembung dan tidak nyaman setelahnya.

    Perlu diketahui juga, minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga membuat perut terasa penuh dan begah. Kondisi ini sangat mengganggu bagi mereka yang mengidap masalah pencernaan atau sensitivitas lambung.

    7. Yoghurt

    Minuman berikutnya yang sebaiknya jangan dikonsumsi saat sarapan dan perut kosong adalah yoghurt. Meski dinilai baik untuk kesehatan dan cocok bagi yang sedang diet, tetapi tak semua yoghurt adalah pilihan terbaik.

    Soalnya, banyak yoghurt yang dijual di pasaran mengandung gula tambahan yang tinggi, sehingga tidak semuanya menyediakan cukup nutrisi untuk tubuh.

    Selain itu, bakteri asam laktat (bakteri baik) dalam yoghurt bisa mati atau hilang akibat asam hidroklorik di lambung apabila dikonsumsi saat perut kosong.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com