Category: Makanan Sehat

  • Terlalu Banyak Minum Teh Lemon, Ini 9 Efek Sampingnya

    Terlalu Banyak Minum Teh Lemon, Ini 9 Efek Sampingnya

    Jakarta

    Teh lemon dikenal sebagai minuman yang menyegarkan dan kaya manfaat. Mengandung polifenol dan vitamin C, lemon tea bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

    Meski demikian, terlalu banyak mengonsumsi lemon tea juga memiliki efek samping. Jadi, kamu harus berhati-hati!

    Terlalu Banyak Minum Teh Lemon, Ini Efek Sampingnya

    Meski bermanfaat, teh lemon sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Berikut beberapa efek sampingnya:


    1. Erosi Email Gigi

    Orang yang mengonsumsi teh lemon secara teratur bisa menunjukkan tanda-tanda erosi email gigi. Mengutip laman Style Craze, lemon bisa membuat gigi rentan terhadap nyeri akut dan sensitif terhadap perubahan suhu yang tiba-tiba.

    2. Dehidrasi

    Dalam kasus yang ekstrem, lemon bisa berfungsi sebagai diuretik. Konsumsi lemon dapat memicu dehidrasi karena sering buang air kecil. Selain itu, teh lemon tidak efektif mengembalikan keseimbangan cairan setelah beraktivitas.

    3. Sakit Maag

    Mengonsumsi teh lemon berlebihan juga bisa mengubah tingkat pH lambung dan usus. Kondisi ini bisa mengakibatkan munculnya gejala mirip GERD. Yaitu, asam lambung naik ke kerongkongan hingga menyebabkan rasa terbakar di dada.

    4. Sariawan

    Teh lemon bisa menimbulkan masalah pada mulut. Terlalu banyak minum teh lemon juga bisa mengiritasi selaput lendir dan berpotensi mengakibatkan sariawan.

    5. Masalah Perut

    Pada sebagian orang, mengonsumsi teh lemon bisa menyebabkan gangguan perut meliputi rasa tidak nyaman, diare, sindrom iritasi usus besar, hingga tukak lambung.

    6. Menyerap Aluminium

    Saat menambahkan lemon ke dalam teh, aluminium di dalam teh akan terserap ke dalam tubuh. Aluminium bisa menyebabkan keracunan hingga mengakibatkan toksisitas di dalam tubuh dan menyebabkan gangguan fungsi otak (ensefalopati), tulang lemah (osteomalasia), kelemahan otot di bagian yang dekat pusat tubuh (miopati proksimal), hingga anemia mikrositer.

    7. Osteoporosis

    Teh lemon mengeluarkan sejumlah besar kalsium dari tubuh melalui urin. Kondisi tersebut berisiko menurunkan kepadatan tulang yang berujung pada osteoporosis.

    8. Alzheimer

    Sebuah penelitian menghubungkan konsumsi teh lemon dan kemungkinan terkena alzheimer. Konsumsi teh lemon secara teratur bisa menyebabkan penumpukan plak di otak, yang dikaitkan dengan timbulnya penyakit alzheimer.

    9. Tidak Baik untuk Ibu Hamil dan Menyusui

    Wanita yang sedang hamil dan menyusui disarankan untuk tidak mengonsumsi teh lemon. Bagi ibu hamil, kafein dalam teh yang berlebihan bisa memicu keguguran atau efek samping serius lainnya.

    Sementara bagi ibu menyusui, konsumsi teh lemon bisa tercampur ASI. Konsumsi banyak kafein dalam teh bisa mengakibatkan bayi rewel, gelisah, hingga pola tidur yang buruk. Sedangkan konsumsi dalam jumlah rendah, relatif tidak berdampak buruk pada bayi menurut laporan CDC.

    Berapa Jumlah Konsumsi Teh Lemon per Hari agar Tetap Sehat?

    Untuk mencegah risiko tersebut, dietisien Shruti Naidu mengingatkan untuk membatasi konsumsi lemon tea per hari. Dikutip dari Times of India, Shruti menyarankan konsumsi 1-2 teh lemon tiap hari demi menjaga kesehatan.

    Konsumsi 1-2 lemon tea per hari memungkinkan tubuh tetap segar dan merasakan semua manfaat minuman. Konsumsi teh lemon tentunya harus disertai penerapan pola hidup sehat, terutama bagi yang memiliki penyakit penyerta.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Makan Tomat Setiap Hari

    Ini 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh jika Makan Tomat Setiap Hari


    Jakarta

    Tomat mengandung nutrisi penting, karenanya makan tomat setiap hari dapat memberikan manfaat. Namun, pada kondisi tubuh tertentu bisa menyebabkan efek samping.

    Tomat merupakan tumbuhan dari keluarga terong-terongan. Di Indonesia, tomat digunakan sebagai bahan baku saus, campuran sambal, dan lalapan yang menyegarkan.

    Tomat identik dengan kandungan vitamin A yang tinggi, sehingga bagus untuk kesehatan mata. Jauh dari itu, tomat juga kaya akan senyawa penting yang berperan sebagai antioksidan.


    Makan tomat setiap hari pun dapat memberikan manfaat kesehatan. Namun, pada sebagian orang dengan kondisi tubuh tertentu justru bisa menyebabkan beberapa efek samping.

    Dikutip dari Parade.com (15/08/24) berikut hal yang terjadi pada tubuh jika makan tomat setiap hari.

    1. Kulit lebih glowing

    Ilustrasi cara simpan tomatMakan tomat dapat mencerahkan kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tomat mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Dalam 100 gram tomat terdapat 20-39 miligram, jumlah yang baik untuk meningkatkan kesehatan kulit.

    Vitamin C tersebut akan menghambat produksi melanin, zat yang memicu kulit terlihat gelap. Selain itu, terdapat kandungan enzim yang berfungsi sebagai eksfoliator alami.

    Enzim itu bekerja mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit lebih cerah serta glowing. Vitamin C-nya juga dapat memproduksi kolagen protein yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

    2. Risiko penyakit jantung menurun

    Sebuah penelitian dari jurnal Annals of Nutrition and Metabolism yang berjudul Effect of Lycopene and Tomato Products on Cholesterol Metabolism menemukan bahwa rutin makan tomat dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Manfaat tersebut terjadi karena tomat dikemas dengan likopen. Likopen merupakan senyawa pigmen alami (karotenoid) yang memberikan warna merah pada tomat.

    Dalam 100 gram tomat rata-rata mengandung 3-5 mg. Likopen juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas.

    Efek makan tomat setiap hari ada di halaman selanjutnya.

    3. Mengontrol kadar gula darah

    Racikan jus tomat campur air kelapa dan madu favorit Jin Seo YeonMakan tomat dapat mengontrol kadar gula darah. Foto: site news/istock

    Kandungan likopen pada tomat dapat mengontrol kadar gula darah. Hal ini juga didukung karena tomat memiliki Indeks Glikemik (GI) rendah, yakni sekitar 15.

    Jumlah tersebut membuktikan bahwa tomat tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam, seperti yang terjadi pada makanan dengan GI tinggi.

    Selain itu, tomat juga mengandung serat yang dapat memperlambat penyerapan gula dalam darah. Dalam 100 gram tomat terdapat 1,20 gram serat yang cukup dibutuhkan tubuh.

    4. Reaksi alergi

    Pada beberapa orang, makan tomat setiap hari bisa menyebabkan beberapa efek samping. Salah satunya adalah terjadinya reaksi alergi. Hal ini disebabkan karena kandungan histamin.

    Senyawa tersebut dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang tomat sebagai zat asing. Dalam 100 gram tomat mengandung 0,8-10,6 mg histamin.

    Gejala alerginya sangat bervariasi. Mulai dari kulit gatal, ruam, atau iritasi, hingga terjadinya pembengkakan pada wajah, mulut, tenggorokan hingga sulit bernapas.

    5. Memicu batu ginjal

    Pedagang sayur menyortir tomat di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten, Jumat (23/6/2023). Menurut pedagang sejak dua hari terakhir harga sejumlah komoditas sayur mayur naik seperti harga cabai keriting dari Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu perkilogram, harga bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu perkilogram, dan harga tomat dari Rp12 ribu menjadi Rp18 ribu perkilogram akibat meningkatnya permintaan sementara pasokan dari petani berkurang. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/foc.Makan tomat juga dapat memicu batu ginjal pada individu dengan kondisi tubuh tertentu. Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Tomat secara tidak langsung dapat menyebabkan batu ginjal. Hal ini disebabkan karena kandungan oksalat dan kalium di dalamnya yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

    Hal tersebut dapat terjadi khususnya pada individu dengan kondisi tubuh yang rentan. Dalam 100 gram tomat terdapat 237 miligram kalsium, tergantung jenis tomatnya.

    Sementara itu, kandungan oksalatnya juga tidak terlalu tinggi. Namun, kalium yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan kalium di dalam tubuh dan gangguan jantung.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Buah Ini Bisa Cegah Kanker Usus Besar

    Konsumsi 5 Buah Ini Bisa Cegah Kanker Usus Besar


    Jakarta

    Kanker usus besar bisa dicegah dengan konsumsi buah bernutrisi spesifik. Contohnya lima buah ini yang bisa dimasukkan dalam konsumsi makanan sehari-hari.

    Kanker usus besar atau kanker kolorektal menjadi kanker dengan angka kematian tertinggi ke-5 di Indonesia. Catatan jumlah kasus barunya mencapai 34.189, menurut data Global Cancer Observatory (Globocan), seperti dikutip dari detikHealth (16/11/2024).

    Kanker usus besar disertai gejala, seperti perubahan pada pola buang air besar, darah dalam tinja, hingga nyeri perut. Kanker ini umumnya dimulai sebagai polip (tumor jinak) yang jika tidak diangkat, bisa berkembang menjadi kanker.


    Untuk mencegah kanker usus besar, kamu perlu mengonsumsi makanan sehat. Salah satunya buah dengan nutrisi spesifik, seperti yang disebutkan Dokter Spesialis Gastroenterologi Joseph Salhab, D.O. dalam unggahan Instagram.

    Mengutip Eating Well (16/4/2025), Salhab mengungkap beberapa buah favoritnya telah terbukti dapat mengurangi risiko kanker usus besar jika dikonsumsi rutin. Temuan ini diungkap dalam jurnal World Journal of Gastroenterology tahun 2023.

    Lantas apa saja buah yang efektif mencegah kanker usus besar? Berikut daftarnya:

    1. Semangka

    Semangka tak hanya manis menyegarkan, tapi juga bermanfaat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 26% jika dikonsumsi rutin. Semangka mengandung likopen, jenis antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.

    Salhab juga menekankan, antioksidan yang kaya pada semangka bersifat sangat menghidrasi. Kondisi hidrasi diketahui penting untuk menyehatkan usus dan membuat buang air besar teratur.

    2. Apel

    jus apel bisa menurunkan berat badanFoto: Getty Images/iStockphoto

    Ungkapan makan 1 apel sehari dapat mencegah beragam penyakit, benar adanya. Salah satunya kanker usus besar karena apel mengandung serat sehat yang baik untuk usus. Diketahui bahwa asupan serat tersebut lebih banyak dapat mengurangi risiko kanker usus besar sampai 25%.

    Selain itu, apel mengandung polifenol yang Salhab sebut memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Apel bisa dimakan langsung sebagai camilan sehat, dijadikan salad, dioles bersama selai kacang, atau dijadikan campuran overnight oat.

    3. Kiwi

    Rutin konsumsi kiwi disebut Salhab dapat mengurangi risiko kanker usus besar sampai 13%. Kiwi merupakan sumber serat yang sangat bagus sehingga menyehatkan pencernaan.

    Buah yang asam meneygarkan ini juga kaya vitamin C. Jenis vitamin ini mendukung kesehatan imunitas, jantung, dan kulit. Untuk mengonsumsinya, kiwi termasuk buah praktis karena bisa langsung diambil pakai sendok daging buahnya. Kiwi bisa juga dicampur sebagai isian salad atau dijadikan topping yogurt dan granola.

    Daftar buah lain untuk cegah kanker usus besar ada di halaman selanjutnya.

    4. Buah jeruk

    Mana Lebih Dulu, Buah Jeruk atau Warna Oranye? Ini Kata AhliFoto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Konsumsi aneka buah jeruk, seperti jeruk Mandarin, grapefruit, lemon, sampai jeruk nipis dapat menjadi faktor kunci untuk menurunkan risiko kanker usus besar. Penelitian menunjukkan asupan buah jeruk yang lebih tinggi dapat mengurangi risiko kanker berbahaya ini sampai 9%.

    Ahli gastroenterologi menyatakan buah jeruk kaya vitamin C, antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas. Antioksidan ini juga berpotensi mengurangi kerusakan DNA.

    Selain itu, jeruk juga mengandung flavonoid, golongan polifenol yang dapat membantu proses penuaan yang sehat, melawan peradangan, dan dapat mengurangi risiko kanker.

    5. Buah berry

    Selain keluarga buah jeruk, keluarga buah berry bisa dijadikan pilihan untuk mencegah kanker. Buah berry kaya vitamin, mineral, serat larut, dan antioksidan.

    Penelitian tahun 2018 mengungkap bahwa konsumsi buah berry dapat mengubah sistem kekebalan tubuh untuk membantu menunda perkembangan kanker. Buah beri juga dapat membantu terapi imun kanker, tapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami potensi ini.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Cara Simpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam

    5 Cara Simpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam


    Jakarta

    Pisang mudah lembek dan menghitam. Untuk mencegahnya, perhatikan cara menyimpan pisang yang tepat berikut ini.

    Pisang sering dikonsumsi sehari-hari oleh orang Indonesia. Namun, sayangnya pisang mudah menghitam dan lembek.

    Hal tersebut bisa jadi karena cara kamu menyimpan pisang salah. Cara yang tidak tepat memang membuat pisang cepat matang hingga warnanya berubah dan teksturnya semakin lembek.


    Lantas, bagaimana cara menyimpan pisang agar tak cepat lembek dan menghitam?

    Melansir Real Simple, cara menyimpan pisang sendiri akan tergantung pada tingkat kematangannya saat dibeli. Pisang akan bertahan segar selama 2-6 pekan.

    Apakah pisang bisa disimpan kulkas?

    5 Cara Menyimpan Pisang Agar Awet dan Segar hingga 7 Hari.Foto: Getty Images

    Pada dasarnya, sama seperti banyak buah lainnya, mendinginkan dan membekukan pisang dapat memperpanjang umurnya. Namun, perlu diingat bahwa suhu dingin dan kering akan memperlambat proses pematangan.

    Dengan kata lain, jika Anda memasukkan pisang yang masih hijau dan belum matang ke dalam kulkas, kemungkinan besar mereka akan tetap dalam kondisi tersebut.

    Selain itu, menyimpan pisang di kulkas terlalu cepat justru bisa merusaknya dan menyebabkan yang disebut sebagai ‘cedera karena suhu dingin’ (chilling injury). Hal ini akan menghentikan proses pematangan dan membuat pisang terasa pahit.

    Apakah pisang bisa dibekukan?

    Pisang juga bisa dibekukan. Namun, Anda harus memastikan menunggu hingga pisang benar-benar matang sebelum membekukannya. Pasalnya, suhu beku akan menghentikan proses pematangan.

    Sebaiknya, kupas dan iris pisang sebelum dibekukan agar lebih mudah digunakan saat dibutuhkan.

    Untuk membekukan pisang, letakkan irisan di atas loyang atau nampan yang dilapisi kertas roti, lalu masukkan ke dalam freezer. Setelah beku, pindahkan ke dalam wadah tertutup atau kantong plastik.

    Cara simpan pisang agar tidak cepat lembek dan menghitam

    5 Cara Menyimpan Pisang Agar Awet dan Segar hingga 7 Hari.Foto: Getty Images

    Terlepas dari apa pun cara penyimpanan yang Anda pilih, berikut beberapa tips penyimpanan pisang yang perlu diingat.

    1. Jangan menyimpan pisang di tempat yang terkena banyak sinar matahari atau terlalu dekat dengan kompor. Panas dari matahari atau kompor akan membuat pisang cepat matang dan lembek.

    2. Jangan menyimpan pisang dalam mangkuk atau tempat lain yang memberi tekanan pada buah. Pasalnya, tekanan ini bisa menyebabkan memar dan munculnya bintik cokelat.

    3. Simpan pisang jauh dari makanan lain seperti apel, pir, alpukat, dan persik. Buah-buahan ini dapat mengeluarkan gas etilen yang bisa membuat pisang matang lebih cepat hingga menghitam.

    4. Di mana pun Anda menyimpan pisang, pastikan suhunya sekitar 54 derajat Fahrenheit (sekitar 12 derajat Celsius).

    5. Hindari menyimpan pisang dalam wadah atau kantong tertutup. Cara ini hanya akan membuat pisang cepat membusuk.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Cara Tepat Menyimpan Pisang agar Tak Cepat Lembek dan Menghitam

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Rebusan Serai, Bantu Redakan Batuk hingga Bikin Rileks

    12 Manfaat Rebusan Serai, Bantu Redakan Batuk hingga Bikin Rileks

    Jakarta

    Serai termasuk dalam tanaman obat yang memiliki sejumlah khasiat. Cara mengolahnya adalah dengan merebus batang atau daunnya.

    Air rebusan serai ini memiliki aroma wangi menyegarkan. Untuk menambahkan khasiat, serai bisa dicampur dengan jahe, kunyit, lemon, maupun madu.

    Di bawah ini akan kita ulas 12 manfaat rebusan serai. Di antaranya dapat meredakan batuk hingga membuat pikiran menjadi rileks.


    Manfaat Rebusan Serah

    Berikut ini 12 manfaat rebusan serai untuk kesehatan tubuh:

    1. Bantu Meredakan Batuk

    Dilansir dari Netmeds, air rebusan serai bermanfaat untuk meredakan batuk, sakit tenggorokan, dan flu biasa, karena memiliki geraniol dan citronellol yang merupakan senyawa antiseptik. Cukup rebus beberapa helai serai untuk mendapatkan minuman berkhasiat.

    2. Sebagai Antioksidan

    Penelitian tahun 2005 dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, yang dikutip dari buku Rempah-Rempah (Bumbu Dapur, Kaya Manfaat) oleh Inti Aisyah (Aisyah Putri), menunjukan serai mengandung beberapa antioksidan yang bisa membantu membersihkan radikal bebas dalam tubuh.

    Beberapa antioksidan tersebut antara lain asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonica. Senyawa ini memiliki manfaat untuk membantu mencegah disfungsi sel-sel di dalam arteri koroner.

    3. Membantu Menangani Infeksi Mulut dan Gigi Berlubang

    Sifat antimikroba pada rebusan serai dapat membantu tubuh mengatasi infeksi mulut dan gigi berlubang. Penelitian in vitro tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menunjukkan, minyak atsiri serai dapat mengatasi bakteri Streptococcus mutans yang menyebabkan kerusakan gigi.

    4. Meredakan Kram Akibat Haid

    Manfaat rebusan sereh juga bisa dirasakan wanita yang merasakan kram akibat haid, perut kembung, dan hot flashes (kondisi merasakan sensasi panas). Secara teori, serai mengandung antiradang yang bisa bermanfaat menenangkan perut.

    5. Memperbaiki Saluran Pencernaan

    Teh serai dapat bermanfaat untuk memperbaiki saluran pencernaan, sehingga mengatasi masalah pencernaan. Studi pada hewan pengerat tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menjelaskan, serai efektif mengatasi tukak lambung dan melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat aspirin dan etanol.

    6. Mengontrol Kolesterol

    Penelitian tahun 2011 oleh Gagan Shah, dkk, menunjukkan ekstrak minyak serai bermanfaat membantu menurunkan kolesterol pada hewan, bergantung pada dosisnya.

    Ada kemungkinan air rebusan serai juga memiliki manfaat serupa. Namun masih dibutuhkan lebih banyak penelitian mengenai hal ini.

    Teh serai bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, karena kandungannya baik untuk metabolisme tubuh. Rebusan serai ini berperan sebagai teh detoks. Namun kebanyakan penelitian yang ada bukan riset ilmiah.

    8. Berpeluang Sebagai Diuretik

    Serai juga kemungkinan bisa berperan sebagai diuretik, yaitu obat untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh lewat urine. Efeknya, kita akan buang air kecil lebih sering.

    9. Anti-inflamasi

    Peradangan bisa mempengaruhi banyak masalah, termasuk stroke dan penyakit jantung. Berdasarkan Pusat Kanker Memorial Sloan Kettering, kandungan sitral dan geraniol bermanfaat sebagai anti-inflamasi untuk membantu menghentikan pelepasan tanda peradangan tertentu di tubuh.

    10. Meringankan Tekanan Darah Sistolik Tinggi

    Dalam studi observasional tahun 2012 oleh Naveed Ullah, dkk, dijelaskan kandungan serai bisa meringankan tekanan darah sistolik yang tinggi. Sebanyak 72 responden pria dalam riset yang diberi teh serai mengalami penurunan tekanan darah sistolik secara moderat. Para responden juga mengalami sedikit peningkatan tekanan darah diastolik.

    11. Membantu Mengurangi Risiko Kanker

    Kandungan citral di dalam serai diyakini memiliki kemampuan antikanker atau mencegah tumbuhnya beberapa jenis sel kanker. Beberapa ahli memberikan air rebusan serai sebagai terapi tambahan selama kemoterapi dan radiasi.

    12. Membuat Rileks

    Teh panas diketahui bisa membuat rileks, tetapi teh serai bisa membuat rileks disertai dengan kecemasan. Aroma serai membuat pikiran tenang, sehingga bisa membantu tidur nyenyak dan mengatasi insomnia.

    Kebanyakan minum rebusan serai mungkin bisa menyebabkan efek samping ringan, seperti sering buang air kecil, alergi, hingga pusing. Jika ada reaksi yang buruk dan merugikan jangan ragu segera konsultasi ke dokter.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati, Sarapan Yogurt Bisa Membahayakan Jantung karena Alasan Ini

    Hati-hati, Sarapan Yogurt Bisa Membahayakan Jantung karena Alasan Ini


    Jakarta

    Tidak semua makanan yang terdengar ‘sehat’ baik untuk kesehatan jantung. Contohnya yogurt yang menurut ahli ternyata bisa membahayakan jantung karena kandungannya.

    Menjaga kesehatan jantung merupakan hal penting karena jantung merupakan organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

    Caranya tidak sekadar olahraga atau aktif berkegiatan, tetapi juga perlu didukung oleh pola makan sehat. Mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi, seperti serat, protein, hingga omega-3 penting untuk kesehatan jantung.


    Risiko penyakit jantung juga bisa diminimalisir dengan cara menjaga tekanan darah dan menghindari kadar kolesterol tinggi, yang mana kedua hal ini dipengaruhi oleh pola makan.

    Sejumlah produk memang dapat dikonsumsi, tetapi tidak semuanya. Sebab, ada juga makanan yang lebih baik dihindari menurut ahli.

    Ahli jantung bersertifikat, Sanjay Bhojrar, MD mengungkap Greek yogurt atau yogurt Yunani dan granola adalah dua jenis makanan yang dia hindari, lapor express.co.uk (16/04/2025).

    Dalam unggahannya, ahli jantung ini mengungkap, “Apa yang terlihat sehat di label tidak selalu sehat untuk jantung.”

    5 Fakta Skyr, Kembaran Greek Yogurt yang Sangat MenyehatkanTidak selamanya yogurt Yunani baik karena bisa jadi ditambah gula tang membahayakan kesehatan jantung. Foto: Getty Images/Kristina Maksymova

    Menurut Sanjay, peradangan, lonjakan gula darah, dan penipisan nutrisi tidak selalu berasal dari konsumsi makanan cepat saji atau junk food.

    Meskipun yogurt Yunani terlihat sehat, tetapi banyak produk yogurt di pasaran yang mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Begitu juga dengan granola yang seringkali ditambah gula.

    Sanjay mengungkap bahwa tingginya kadar gula yang tersembunyi ini dapat merusak kesehatan jantung dalam jangka panjang. Sebab, lonjakan gula darah dapat menyebabkan peradangan, peningkatan tekanan darah, dan juga kolesterol.

    Oleh karena itu, disarankan juga untuk memeriksa label produk, khususnya bagian gula tambahan dan pemanis. Sebaiknya pilih produk yogurt dan granola tanpa pemanis tambahan.

    Greek yogurt dan kacang granolaAsupan yogurt Yunani dan granola perlu diperhatikan kandungan gula atau pemanis buatannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mizina

    Selain produk yogurt dan granola, ada juga sirup agave yang biasa dijadikan pemanis tambahan. Sirup ini sering dianggap lebih sehat karena terbuat dari tanaman agave yang punya rasa lebih manis dari madu.

    Penambahan sirup agave menurut ahli Sanjay sebenarnya juga perlu dihindari. Sebab, produk tersebut bisa memicu lonjakan trigliserida, sumber energi utama, tetapi dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Lebih baik menambahkan topping buah-buahan sebagai pemanis alami yang menyegarkan. Beberapa jenis buah, seperti buah beri atau pisang menawarkan vitamin, mineral, serat, dan kaya antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Kopi Campur Minyak Kelapa

    Ini Manfaat dan Efek Samping Minum Kopi Campur Minyak Kelapa


    Jakarta

    Kopi dengan campuran minyak kelapa menjadi salah satu menu diet keto. Perpaduan ini termasuk rendah karbohidrat dan tinggi lemak sehat. Ini manfaatnya!

    Kopi dan minyak kelapa sama-sama mengandung nutrisi penting. Kopi mengandung kafein dan antioksidan, sementara minyak kelapa mengandung dengan lemak esensial yang dibutuhkan tubuh.

    Mencampurkan keduanya ternyata dipopulerkan oleh pelaku diet keto, karena bisa masuk ke dalam menu hariannya. Kopi dicampur minyak kelapa dapat menurunkan berat badan.


    Kopi campur minyak kelapa tergolong rendah karbohidrat, tinggi lemak sehat, dan protein. Tambahan minyak kelapa juga dapat meningkatkan cita rasa kopi dan membuat teksturnya jadi lembut.

    Dikutip dari berbagai sumber berikut fakta kopi dicampur minyak kelapa.

    1. Membantu membakar lemak

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapaIlustrasi minyak kelapa. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir Healthline (11/04/19), sebuah penelitian menemukan bahwa lemak sehat pada kandungan minyak kelapa dan kafein pada kopi dapat mempercepat proses metabolisme tubuh.

    Hal tersebut dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dalam sehari. Kombinasi lemak sehat dan kafein juga bisa meningkatkan energi tubuh.

    Kafein bekerja dengan mengurangi rasa lelah, sedangkan lemak sehat bekerja sebagai sumber energi. Kedua nutrisi penting itu dapat membantu menstimulasi usus dan menjaga sistem pencernaan.

    2. Mampu menurunkan berat badan

    Minyak kelapa mengandung lemak sehat yang disebut sebagai trigliserida rantai menengah (MCT). Ketika dicampur ke kopi, maka akan membantu mencapai atau mempertahankan ketosis.

    Ketosis sendiri adalah suatu keadaan metabolisme tubuh menggunakan molekul dari pemecahan lemak sebagai bahan bakar, bukan glukosa atau gula darah.

    Kondisi tersebut dapat mendukung proses penurunan berat badan. Tak hanya itu, kombinasi kopi dan minyak kelapa juga bisa meningkatkan kontrol gula darah dan penurunan faktor risiko penyakit jantung.

    Manfaat dan efek samping kopi dicampur minyak kelapa ada di halaman berikutnya.

    3. Meningkatkan fungsi otak

    kopi dan minyak kelapakopi dan minyak kelapa Foto: iStock

    Kopi dengan campuran minyak kelapa disarankan diminum saat pagi hari sebelum beraktivitas. Dikutip dari MedicineNet, manfaat minum kopi dan minyak kelapa ini bagus untuk fungsi otak.

    Kafein merupakan stimulan yang dapat merangsang aktivitas otak dan sistem saraf pusat. Sebuah studi menemukan bahwa minyak kelapa juga dapat mencegah risiko penyakit Alzheimer.

    Selain itu, kopi juga dapat meningkatkan kewaspadaan mental baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini karena pesan dari asam lemak yang memperlambat pencernaan untuk penyerapan lebih baik.

    4. Efek samping kopi campur minyak kelapa

    Meskipun punya banyak manfaat kesehatan, kopi yang dicampur minyak kelapa ini juga memiliki efek samping. Salah satunya disebabkan karena kandungan kalori pada minyak kelapa.

    Jika berlebihan, justru akan menghilangkan manfaat menurunkan berat badan. Karenanya disarankan menggunakan minyak kelapa banyak 2 sendok makan atau setara dengan 242 kalori saja.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 6 Makanan Buruk Ini Bisa Cegah Stroke, Ini Sebabnya

    Konsumsi 6 Makanan Buruk Ini Bisa Cegah Stroke, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Di Indonesia, stroke adalah penyebab kematian nomor satu. Kondisi medis ini bisa dicegah dengan konsumsi makanan yang tepat, termasuk makanan yang kerap dicap ‘buruk’ untuk kesehatan berikut ini.

    Stroke merupakan kondisi medis serius yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang. Efeknya, sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak, kecacatan, dan bahkan kematian.

    Gejala stroke dapat bervariasi, tapi umumnya meliputi kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, dan kehilangan keseimbangan atau koordinasi.


    Stroke tak dapat disepelekan karena catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019, stroke merupakan penyakit penyebab kematian paling tinggi di Indonesia. Jumlah kematian akibat stroke mencapai 131,8 kasus kematian per 100 ribu penduduk.

    Pola hidup sehat secara menyeluruh penting dilakukan untuk mencegah stroke, termasuk mengonsumsi makanan bernutrisi tepat. EatingWell (27/4/2025) merangkum 6 makanan yang dicap ‘buruk’ untuk kesehatan, tapi ternyata bermanfaat cegah stroke.

    Berikut daftarnya:

    1. Kacang-kacangan

    Ilustrasi kacang-kacanganFoto: Pixabay/piviso

    Konsumsi aneka jenis kacang kerap dihindari karena tinggi kalori dan lemak. Namun, kacang mengandung lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke.

    Ahli gizi Meghan Pendleton menjelaskan, “Lemak tak jenuh dalam kacang-kacangan sebenarnya sangat baik untuk kesehatan kardiovaskular.” Penelitian mengungkap makan kacang-kacangan 5 kali seminggu dapat mengurangi risiko stroke hingga 19%.

    Kacang-kacangan juga kaya antioksidan seperti vitamin E dan polifenol, yang membantu mengurangi peradangan. “Peradangan adalah proses utama dalam aterosklerosis (pengerasan arteri), yang dapat menyebabkan stroke,” jelasnya.

    2. Pisang

    Pisang terkenal mengenyangkan, tapi sering dihindari pelaku diet karena dianggap tinggi karbohidrat. Namun, faktanya pisang punya nutrisi lain yang tak kalah hebat.

    Salah satunya kalium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Ahli gizi Veronica Rouse menjelaskan, “Karena tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama stroke, mendapatkan cukup kalium setiap hari merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko stroke.”

    Untuk jumlah asupan harian yang direkomendasikan adalah 4.700 miligram setiap hari. Konsumsi pisang pun dapat diandalkan karena mengandung sekitar 358 mg per 100 gram.

    3. Kopi

    Ilustrasi kopi hitamFoto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Bagi banyak orang, minum kopi wajib hukumnya untuk mendorong energi dan fokus. Namun, dampak minum kopi terhadap stroke sering kali menimbulkan perdebatan.

    Faktanya, kafein memang bisa meningkatkan tekanan darah sementara, tapi tidak untuk jangka panjang. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang, yaitu 2-3 cangkir per hari, justru dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah.

    Kopi juga kaya akan antioksidan, seperti asam klorogenat dan flavonoid, yang berkontribusi terhadap pencegahan stroke. Hanya saja batasi konsumsi kopi tak lebih dari 3 cangkir sehari.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Oatmeal

    Oatmeal merupakan sumber biji-bijian yang baik untuk arteri. Pendleton mengatakan tak usah khawatir akan dampak makan oatmeal terhadap kenaikan gula darah. “Oatmeal juga mengandung beta-glukan yang menyehatkan jantung, sejenis serat larut yang dikenal karena efek penurun kolesterolnya,” katanya.

    Oatmeal juga mengandung senyawa fenolik yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Asupan senyawa ini dikaitkan dengan penurunan risiko stroke. Untuk pilihan lebih sehat, coba konsumsi oat murni, bukan yang instan. Kombinasikan juga konsumsi oatmeal dengan sumber protein, lemak sehat, dan serat tambahan.

    5. Biji-bijian

    manfaat biji labu kuningFoto: iStock

    Belakangan beredar isu konsumsi biji-bijian dapat menyebabkan gejala mual, muntah, dan diare karena paparan protein lektin. Nyatanya, hal ini bisa dicegah dengan merendam dan masak biji-bijian karena kandungan lektin akan netral.

    Pendleton menyoroti bahwa biji-bijian kaya akan serat larut yang melindungi arteri. Serat ini mengikat kolesterol di usus dan membuangnya melalui tinja. Penelitian menunjukkan bahwa efek ini memainkan peran utama dalam mengurangi kematian akibat stroke.

    Biji-bijian juga kaya akan kalium dan magnesium yang membuat konsumsinya sangat baik untuk kesehatan jantung dan otak.

    6. Tahu

    Tahu atau tofu juga sering dipandang sebelah mata karena berefek pada ketidakseimbangan hormon. Namun tak ada bukti bahwa konsumsi protein nabati ini buruk untuk kesehatan.

    Sebaliknya, makan tahu justru bermanfaat untuk kesehatan. “Tahu kaya akan isoflavon, sejenis antioksidan yang dapat mendukung tekanan darah yang sehat. Sebuah meta-analisis menemukan bahwa konsumsi produk kedelai yang lebih tinggi seperti tahu dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah,” kata Rouse.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Sehat Makan Daging Ayam Setiap Hari? Ini Kata Ahli

    Apakah Sehat Makan Daging Ayam Setiap Hari? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Daging ayam merupakan sumber protein yang digemari karena enak dan murah. Tidak sedikit orang yang makan daging ayam setiap hari. Namun, apakah menyehatkan?

    Daging ayam banyak dikonsumsi karena berbagai faktor. Mulai dari rasanya lezat, harganya terjangkau, mudah ditemukan dan dipelihara, serta kaya nutrisi.

    Daging ayam juga menjadi sumber protein hewani yang bagus karena bisa mendorong energi dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Tidak heran jika banyak orang mengonsumsi daging ayam setiap hari.

    Namun, dari sisi kesehatan apakah makan ayam setiap hari bagus? Melansir delish.com, dua ahli gizi membagikan pendapat mereka.


    1. Manfaat makan daging ayam untuk kesehatan

    Ilustrasi dada ayamDalam hal kesehatan, ayam sebenarnya merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/Wiktory

    Menurut ahli gizi Jessica Cording, daging ayam merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik untuk membangun dan mempertahankan massa otot. Di dalamnya terkandung nutrisi penting, seperti vitamin B-12, kalium, dan selenium.

    Ahli gizi Kim Vawitz juga mengatakan lebih pilih makan daging ayam daripada protein kurang sehat, seperti daging olahan. Sebab, daging ayam bisa membantu melindungi diri dari penyakit jantung dan stroke.

    2. Jenis daging ayam dan gizinya

    Dada ayam tanpa tulangJenis, potongan, dan proses pengolahannya bisa menentukan nilai gizi ayam. Foto: Vecteezy/Ps_ Studio21

    Meskipun secara keseluruhan daging ayam bernutrisi, tetapi nilai gizinya tergantung pada jenis ayam, potongan daging, dan apakah daging tersebut memiliki kulit atau tidak.

    Daging ayam berwarna putih dengan daging ayam gelap, seperti ditemukan di ayam broiler bisa mengandung nutrisi berbeda.

    Satu porsi daging ayam cerah tanpa tulang dan kulit sebesar 99 gram mengandung 32 gram protein dan hanya 3 gram lemak.

    Sedangkan daging ayam berwarna gelap dalam jumlah banyak hanya mengandung 23 gram protein dan 8 gram lemak karena sebagian di antaranya lemak jenuh.

    Jika ayam itu memiliki tulang dan kulit, seperti bagian paha bawah dan paha atas, maka kandungan lemaknya hampir dua kali lipat.

    Namun, bukan berarti harus sepenuhnya menghindari daging gelap. Menurut Yawitz, daging ayam dada lebih rendah natrium dan lemak jenuh. Sedangkan daging gelap lebih tinggi zat besi dan seng, Jadi, daging gelap sekalipun tetap memiliki manfaat sehat.

    Cara sehat makan ayam bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Perhatikan cara mengolah daging ayam

    olahan ayam saus orientalUntuk mendapat nilai gizi yang baik, perhatikan cara mengolah ayam. Foto: Istimewa

    Selain jenis ayam dan potongan, penting juga untuk mempertimbangkan cara masak daging ayam. Sebab, akan berdampak pada nilai gizi ayam itu sendiri.

    Banyak orang lebih suka melapisi daging ayamnya dengan tepung lalu digoreng. Namun, ini bukan pilihan yang sehat.

    Namun, ahli Cording juga memperingatkan agar tidak makan terlalu banyak mengonsumsi ayam yang dipanggang.

    Menurutnya, protein yang hangus dapat menyebabkan senyawa berpotensi berbahaya yang telah dikaitkan dengan stress oksidatif dan peradangan, peningkatan risiko diabetes, kanker, penyakit alzheimer, dan penyakit jantung.

    4. Efek makan daging ayam setiap hari

    Meskipun daging ayam tidak berbahaya jika dikonsumsi setiap hari, tetapi ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.

    Mulai dari jenis ayam dan cara pengolahannya dapat membuat perbedaan besar dalam seberapa sehat ayam tersebut jika dikonsumsi.

    Penting juga menerapkan pola makan bervariasi. Yawitz menunjukkan bahwa mengonsumsi daging ayam dan mengabaikan makanan lain dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi.

    Cording pun setuju untuk mengombinasikakn daging ayam dengan makanan lain, karena bisa jadi kalau hanya makan daging ayam, seseorang kehilangan nutrisi tertentu yang dibutuhkan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Bikin Kenyang dan Sehat Untuk Diet

    Minum Teh Hijau Bikin Kenyang dan Sehat Untuk Diet


    Jakarta

    Teh hijau baik dikonsumsi saat diet, karena efektif menurunkan berat badan. Ahli mengungkapkan bahwa teh hijau dapat memberikan efek yang mengenyangkan.

    Tubuh langsing ideal bisa didapatkan dengan diet yang membatasi asupan kalori. Pemilihan makanan dan minuman juga penting diperhatikan agar diet berjalan lancar.

    Dilansir dari NDTV (22/4/2025), beberapa minuman baik dikonsumsi saat diet, paling utama adalah air putih. Namun, teh hijau juga bisa digunakan untuk menurunkan berat badan.


    Ahli gizi Anjali Mukerjee mengungkapkan bahwa teh hijau memang baik untuk diet. Disebutkan bahwa teh hijau dapat memberikan efek mengenyangkan. Karena akan menutupi rasa lapar yang kerap timbul saat menjalani diet.

    Lebih lanjut, Mukerjee menjelaskan bahwa teh hijau mengandung senyawa Epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa itu diketahui dapat memproduksi adiponektin (hormon yang mengendalikan rasa lapar), biasanya muncul tiba-tiba.

    shincha, teh hijau Jepang saat musim semiteh hijau Jepang Foto: Getty Images/iStockphoto

    Adiponektin ini juga disebutkan dapat mencegah diabetes. Untuk mendapatkan hormon tersebut dapat dicapai dengan mengonsumsi teh hijau.

    Hal tersebut diterangkan oleh Mukerjee dalam unggahan videonya di Instagram. “Video ini untuk kalian yang berjuang melawan rasa lapar tiba-tiba ketika menurunkan berat badan,” tulis keterangan dalam video.

    Mengutip dari WebMD, minum teh hijau secara rutin juga dapat dikaitkan dengan berkurangnya risiko penyumbatan arteri. Selain itu, asupan 3 cangkir teh setiap hari juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

    Dalam 1 cangkir teh hijau (240 ml) mengandung sekitar 2 kalori. Jumlahnya tetap rendah meski sudah diseduh dengan air panas. Jumlahnya akan bertambah jika ditambahkan bahan manis lain, seperti gula atau susu.

    Lantas, apakah ada batasan asupan teh hijau setiap harinya? Mengutip Ocha & Co, minum teh hijau sebanyak 2-3 cangkir per hari dinyatakan aman dan menyehatkan. Waktu mengonsumsinya baik dilakukan pada pagi dan sore hari.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com