Category: Makanan Sehat

  • 12 Jamu Tradisional yang Bikin Langsing, Cocok Buat Diet!

    Jakarta

    Indonesia dikenal dengan rempah-rempah dan hasil bumi yang kaya manfaat bagi kesehatan. Bahan-bahan ini diolah menjadi jamu yang memiliki aneka khasiat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan.

    Di bawah ini akan kita ulas 12 jamu tradisional yang bisa menurunkan berat badan dan membuat langsing. Jamu-jamu ini cocok buat detikers yang sedang diet.

    Berikut ini 12 jamu tradisional yang bisa kamu ambil manfaatnya untuk menurunkan berat badan:


    1. Galian Singset

    Jamu galian singset adalah ramuan dari sejumlah bahan herbal yang berkhasiat membantu tubuh agar menjadi singset atau langsing. Dalam buku Ramuan Jamu Tradisional untuk Kebugaran & Kesehatan oleh Cahaya Novianti, bahan-bahannya adalah kunyit, kencur, temu lawak, temu giring, hingga lempuyang.

    Masing-masing bahan memiliki khasiat tersendiri, kemudian diracik dengan perbandingan tertentu, dan disatukan menjadi sebuah ramuan. Meski dibuat dari bahan alami, ramuan ini tetap harus dikonsumsi sesuai petunjuk ahli agar tidak memberikan efek samping.

    2. Kunyit Asam

    Selanjutnya adalah kunyit asam yang sudah terkenal berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Dalam buku Produksi Makanan dan Minuman Herbal (2021) oleh Dra. Wisnuwati, MPd, dijelaskan bahan-bahannya adalah kunyit, asam jawa, gula jawa, dan sedikit garam.

    Kandungannya antara lain zat kurkumin, vitamin C, minyak atsiri dengan kandungan antiinflamasi, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor dan zat besi. Kombinasi kunyit dengan asam jawa ini akan memperbaiki metabolisme tubuh dan menjaga keseimbangan berat badan.

    3. Jahe

    Jahe dikenal baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa jahe ternyata juga bisa membantu pelaku diet untuk menurunkan berat badan.

    Dilansir dari NDTV, mengkonsumsi jahe dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama. Kondisi ini membantu kita mengendalikan nafsu makan, sehingga mengurangi cemilan dan juga makan besar.

    Selain itu, jahe juga mengandung senyawa yang dapat mendukung pembakaran lemak, pencernaan karbohidrat, dan pemanfaatan hormon insulin dalam tubuh. Kombinasi manfaat jahe ini akan berdampak pada penurunan berat badan.

    4. Temulawak

    Temulawak juga memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi alternatif ketika kalian sedang diet. Karbohidrat dan kandungan zat lain dalam temulawak dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga lebih mudah dalam mengatur pola makan.

    5. Kayu Manis

    Dijelaskan dalam Ilmu Dasar Mengenai Jamu Tradisional & Herba Terstandar (2023) oleh Ahmad Zaeni Dahlan, kayu manis juga bisa dipakai sebagai bahan jamu yang bisa membuat langsing atau menurunkan berat badan.

    Dalam penelitian University of Michigan Life Sciences Institute, kayu manis mengandung cinnamaldehyde, yaitu zat yang dapat membantu pembakaran lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

    6. Daun Jati Belanda

    Dikutip dari buku Khasiat & Manfaat Jati Belanda: Si Pelangsing Tubuh & Peluruh Kolesterol (2003) oleh Suharmiati, tanaman jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) memiliki sejumlah manfaat. Bagian daunnya dapat direbus sebagai penurun berat badan.

    Sejumlah penelitian juga mendukung hal ini. Pemberian ekstrak daun jati pada hewan seperti tikus dan kelinci berpengaruh pada penurunan kadar kolesterol dan menghambat kenaikan berat badan.

    7. Daun Salam

    Air rebusan daun salam mengandung serat yang tak hanya membuat perut merasa kenyang lebih lama sekaligus meningkatkan fungsi pencernaan. Sistem pencernaan yang baik berpengaruh positif pada pengelolaan berat badan.

    Air rebusan daun salam juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini membantu tubuh dapat membakar lebih banyak kalori, sehingga berat badan bisa turun.

    8. Ginseng

    Ginseng adalah rempah-rempah yang berasal dari Asia Timur. Di China, ginseng menjadi bahan untuk pengobatan tradisional Cina. Ginseng juga baik bagi para pelaku diet karena membantu merangsang penurunan berat badan, menunda penyerapan lemak, serta memodifikasi pembentukan lemak.

    9. Ramuan Temu Kunci dan Daun Sirih

    Ramuan dari bahan temu kunci dan temu kunci memiliki manfaat untuk melangsingkan tubuh. Caranya adalah dengan menumbuk daun sirih segar sebanyak 20 lembar dan rimpang temu kunci sebanyak 4 ruas.

    Tambahkan air matang, kemudian peras bahan tersebut dan minum airnya pada pagi dan malam. Minumlah setengah gelas sekali minum.

    10. Lemon

    Lemon adalah bahan herbal yang kaya vitamin C dan memiliki serat yang membantu membakar lemak dalam tubuh. Campurkan dengan jahe agar mendapatkan manfaat peningkatan metabolisme tubuh.

    11. Teh Jeruk Nipis

    Teh juga memiliki kandungan yang baik bagi pelaku diet. Yang terbaik adalah teh hijau yang diolah secara berbeda. Kamu bisa mencampurkannya dengan jeruk nipis untuk mendapatkan khasiat vitamin C yang membantu tubuh membakar kolesterol.

    12. Kelabat

    Kelabat atau fenugreek termasuk dalam keluarga kacang-kacangan. Dilansir dari Healthline, kelabat bisa mendukung penurunan berat badan, karena membantu mengendalikan nafsu makan dan mengurangi asupan makanan.

    Demikian tadi 12 jamu tradisional yang bikin langsing dan cocok buat diet. Jamu memang berasal dari bahan herbal yang aman dikonsumsi, namun tetap harus diminum secukupnya agar tidak memberikan efek samping. Selain itu, jangan lupa olahraga dan menerapkan pola hidup sehat setiap hari.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Efek Kebanyakan Konsumsi Kunyit, Masalah Pencernaan hingga Kulit


    Jakarta

    Kunyit bisa dinikmati sebagai minuman maupun campuran bumbu masakan. Ternyata, kalau terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga bisa menyebabkan masalah kesehatan.

    Kunyit merupakan tanaman rempah yang juga biasa digunakan sebagai obat herbal. Di Indonesia, kunyit bisa dinikmati sebagai jamu tradisional maupun rempah untuk bumbu masakan.

    Dilansir dari Health.com (19/8), kunyit diketahui mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi. Rempah berwarna oranye ini dianggap dapat membantu mengatasi beberapa kondisi peradangan, termasuk osteoartritis, alergi, hingga infeksi saluran pernapasan.


    Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kunyit dapat memperbaiki kondisi kesehatan. Di antaranya seperti depresi, hiperlipidemia, hingga alzheimer.

    Namun, terlalu banyak mengonsumsi kunyit juga tak baik bagi kesehatan. Beberapa efek masalah kesehatan dapat dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

    Jadi, berapa batasan aman mengonsumsi kunyit? Menurut penelitian, kunyit dalam dosis hingga 3 gram setiap hari dianggap aman hingga 3 bulan. Lalu, produk dengan kandungan kurkumin hingga 8 gram dianggap aman untuk penggunaan harian hingga 2 bulan.

    FDA menganggap kunyit aman dalam dosis 4.000-8.000 mg per hari. Ini termasuk jumlah kunyit yang ditambahkan ke makanan maupun suplemen.

    Berikut 4 efek yang dirasakan dari terlalu banyak mengonsumsi kunyit:

    1. Masalah Pencernaan

    Kunyit AsamKunyit Asam Foto: iStock

    Masalah pada sistem pencernaan atau lambung ini yang paling umum disebabkan dari efek samping mengonsumsi kunyit. Efek samping gastrointestinal ini lebih umum terjadi pada dosis kunyit yang lebih tinggi.

    Efek samping pada sistem pencernaan itu meliputi sembelit, perut kembung, mual atau muntah, refluks asam, hingga diare. Untuk membatasi jumlah efek sampingnya bisa dengan mengonsumsi kunyit bersama makanan atau dijadikan bumbu masakan.

    2. Risiko Pendarahan

    Kunyit juga dilaporkan memiliki khasiat sebagai pengencer darah. Rempah ini diyakini secara langsung menghalangi jalur kalsium yang dibutuhkan untuk menormalkan aliran darah dalam tubuh.

    Orang dengan gangguan pendarahan, seperti hemofilia, harus berhati-hati saat mengonsumsi kunyit. Harus mempertimbangkan untuk menghindari konsumsi kunyit. Efek samping pendarahan dapat meliputi mudah memar, pendarahan abnormal (mimisan dan gusi berdarah), darah dalam tinja atau urine.

    3. Timbul Ruam Kulit

    Jika menggunakan produk skincare yang mengandung kunyit atau curcumin, pada beberapa kasus ada yang menyebabkan ruam kulit. Beberapa penelitian telah melaporkan ada orang yang mengalami ruam kulit setelah mengoleskan kunyit ke kulit.

    Jadi, jika melihat ruam pada kulit setelah menggunakan produk kunyit, sebaiknya segera hentikan. Kamu juga harus langsung konsultasi kepada pihak medis.

    4. Kerusakan Hati

    Efek samping paling serius yang disebabkan karena mengonsumsi kunyit adalah kerusakan hati. Hal ini sudah terbukti dalam sebuah studi yang mencatat efek samping kerusakan hati karena dosis tinggi kurkumin sekitar 250-1.800 mg per hari.

    Contoh kerusakan hati ini meliputi hepatitis (radang hati), kolestasis, dan cedera sel hati. Gejala umumnya meliputi penyakit kuning, nyeri perut, mual, dan urin berwarna gelap.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Buah Pembakar Lemak yang Membantu Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Tak hanya lezat, buah-buahan dapat menjadi asupan yang penting untuk mendukung kesehatan. Dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral berbagai jenis buah bisa membantu meningkatkan metabolisme dan menunda rasa lapar.

    Sehingga, ada mengkonsumsi buah bisa jadi salah satu cara untuk membakar lemak dan menurunkan berat badan Jadi, kamu bisa menikmati buah sambil mendapat manfaat tersebut.

    Buah Pembakar Lemak

    Ada berbagai buah yang dapat membakar lemak, sehingga membantu penurunan berat badan. Berikut di antaranya:


    1. Jeruk Bali

    Jeruk bali mempunyai indeks glikemik (GI) yang rendah, yang berarti buah ini melepaskan gula ke dalam aliran darah lebih lambat. Menurut Healthline, diet GI yang endah bisa membantu penurunan dan pemeliharaan berat badan.

    Jeruk bali juga kaya akan naringenin, yaitu flavonoid dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa melindungi tubuh dari diabetes dan penyakit jantung. Dengan kalori yang rendah dan kaya vitamin C, jeruk bali bisa jadi camilan sehat sebelum makan.

    2. Apel

    Apel adalah buah yang rendah kalori dan tinggi serat. Sehingga, buah ini juga mendukung penurunan berat badan.

    Menurut penelitian pada tahun 2022, kulit apel mengandung antioksidan dan senyawa bermanfaat yang bisa mengurangi risiko obesitas. Dikatakan bahwa apel paling baik dimakan utuh dibandingkan dijus untuk mengurangi rasa lapar dan nafsu makan.

    3. Buah Beri

    Buah beri merupakan sumber nutrisi rendah kalori. Satu cangkir (152 g) stroberi mengandung kurang dari 50 kalori dan menyediakan 3 gram serat.

    Buah ini juga mengenyangkan. Menurut sebuah penelitian tahun 2015, orang yang makan camilan buah beri 65 kalori makan lebih sedikit pada waktu berikutnya dibandingkan makan permen dengan kalori yang sama.

    Mengkonsumsi buah beri juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi tekanan darah, dan mengurangi peradangan. Buah beri bisa dimakan dengan oatmeal atau yoghurt, smoothie, atau dalam salad.

    4. Markisa

    Satu buah markisa (18 g) hanya mengandung 18 kalori. Buah sumber serat ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, zat besi, dan kalium. Serat diktehui akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan. Untuk menurunkan berat badan, markisa sebaiknya dikonsumsi utuh. Buah ini bisa dimakan langsung atau dijadikan minuman.

    5. Kiwi

    Kiwi padat dengan nutrisi. Mengutip laman Health, terdapat sumber vitamin C, vitamin K, folat, dan serat yang baik dalam buah ini. Satu buah buah kiwi yang dikupas (69 g) mengandung lebih dari 2 g serat.

    Sebuah penelitian melibatkan 41 orang dengan pra diabetes yang mengkonsumsi dua buah kiwi emas setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya, mereka mengalami peningkatan kadar vitamin C, penurunan tekanan darah, dan pengurangan lingkar pinggang sebesar 3,1 cm.
    Kamu bisa mengkonsumsi buah kiwi secara langsung, dijus, atau dimasukan dalam salad.

    6. Lemon

    Lemon kaya akan vitamin C, serta rendah kalori dan gula. Satu buah lemon utuh mengandung kurang dari 20 kalori dan kurang dari 2 gram gula.

    Dalam sebuah studi, orang-orang obesitas yang mengkonsumsi jus lemon sebagai suplemen, mengalami penurunan berat badan dan BMI, ukuran lengan atas bagian tengah, pinggang, pinggul, serta rasio pinggang ke pinggul yang signifikan secara statistik.

    7. Mangga

    Mangga juga memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Satu cangkir mangga menyediakan 100 kalori dan 25 gram karbohidrat. Hampir 23 gramnya adalah gula alami.

    Orang yang memakan mangga memiliki asupan serat, magnesium, kalium, folat, vitamin A, C, dan E harian yang jauh lebih tinggi serta asupan gula tambahan dan kolesterol yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memakan mangga.

    8. Jeruk

    Jeruk mengandung vitamin C yang mendukung fungsi kekebalan tubuh dan produksi kolagen, kesehatan tulang, dan kulit. Selain itu, vitamin C juga terbukti bisa meningkatkan pembakaran lemak.

    Sebuah penelitian dari tahun 2005 menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin C yang cukup dapat membakar lemak 30% lebih banyak selama berolahraga. Hasil ini dibandingkan dengan orang-orang yang kadar vitamin C dalam darahnya rendah.

    9. Semangka

    Semangka mengandung air yang membantu tubuh tetap terhidrasi dan membuat rasa kenyang. Dalam sebuah studi, jurnal nutrition mengaitkan konsumsi semangka dengan penurunan berat badan. Kemungkinan, hal ini berkat asam amino citrulline yang bisa mengurangi penumpukan lemak.

    10. Buah Pir

    Senyawa alami yang ada dalam buah pir terbukti bisa menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, dan menjaga kesehatan paru-paru, serta jantung. Menariknya, buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk mengelola berat badan.

    Dalam sebuah studi, orang-orang dengan sindrom metabolik mengkonsumsi pir setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya, mereka mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang secara signifikan.

    Itulah berbagai buah yang bisa membantu menurunkan berat badan. Selain memakan buah, jangan lupa untuk berolahraga secara. teratur dan terapkan pola hidup sehat, agar manfaatnya bisa didapat secara maksimal.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 5 Buah Ini Sebaiknya Tidak Dimakan Tiap Hari


    Jakarta

    Konsumsi buah-buahan memang menyehatkan, tapi beberapa jenis buah disarankan tidak dikonsumsi setiap hari. Deretan buah ini tinggi gula sehingga berisiko untuk kesehatan. Ini daftarnya!

    Buah adalah bahan makanan nabati yang menyehatkan. Buah menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang bagus dikonsumsi setiap hari.

    Secara spesifik, konsumsi buah bisa bantu mengatasi masalah kesehatan. Namun ada juga buah yang tidak disarankan untuk dimakan setiap hari karena bisa berdampak buruk untuk kesehatan.


    Jenis buah ini umumnya tinggi gula sehingga berisiko untuk jangka panjang. Alih-alih mendapat manfaat sehat, bukan tidak mungkin seseorang mengalami diabetes tipe-2.

    Lalu ada buah yang sifatnya terlalu asam sehingga bisa membahayakan kesehatan lambung. Juga buah yang tinggi kalori sehingga dapat menambah berat badan jika terlalu banyak dimakan.

    Berikut 5 buah yang sebaiknya tak dimakan setiap hari karena dapat merugikan kesehatan:

    1. Mangga

    Thai mango fruit (Nam Dok Mai) in basket on wooden background, Tropical fruit in summer seasonThai mango fruit Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Mangga adalah salah satu buah yang mendapat julukan ‘king of fruits’ atau raja dari buah-buahan. Hampir semua orang menyukai buah satu ini karena rasanya yang asam dan manis menyegarkan.

    Meski begitu, buah ini tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Pasalnya, kandungan gula di buah mangga cukup tinggi.

    Mengutip Healthline, dalam setiap 165 gram buah mangga mengandung sekitar 22,5 gram gula.

    2. Jeruk
    Jeruk kaya akan asam. Terlalu banyak mengonsumsi jeruk, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung, tentu bukan pilihan yang baik.

    3. Kurma

    Raw Organic Medjool Dates Ready to EatRaw Organic Medjool Dates Ready to Eat Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Buah yang identik dengan bulan Ramadan ini juga tidak baik dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang banyak. Pasalnya, kurma adalah salah satu buah dengan kandungan gula dan karbohidrat yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram kurma mengandung 63 gram gula.

    4. Ceri
    Ceri adalah buah cantik yang kerap jadi hiasan pada minuman atau cake. Namun, walau ukurannya kecil dan cantik, kandungan gulanya sangat tinggi.

    Mengutip Mashed, 150 gram ceri mengandung hingga 17,7 gram gula. Makanya buah ini tidak boleh dimakan terlalu banyak, apa lagi setiap hari.

    5. Kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundFresh Coconut Water Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Daging dari buah kelapa tidak boleh dimakan setiap hari. Alasannya, buah ini mengandung kalori tinggi. Dalam 80 gram daging kelapa umumnya mengandung 283 kalori.

    Dengan begitu, kelapa juga jadi salah satu buah yang tidak boleh dimakan setiap hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Catat, 5 Buah Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Ikan yang Bisa Mengandung Merkuri Tinggi, Hati-hati

    Jakarta

    Ikan merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk tubuh. Namun,tak semua ikan dapat memberikan manfaat, sebab ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi.

    Sebagai informasi, merkuri adalah logam berat yang ditemukan secara alami di tanah, air, dan udara. Senyawa ini dilepaskan ke lingkungan dengan berbagai cara, termasuk lewat proses industri seperti pembakaran batu bara atau peristiwa alam misalnya letusan gunung berapi.

    Nah, manusia juga bisa terpapar merkuri lewat berbagai cara, salah satunya dengan mengkonsumsi ikan dan kerang. Soalnya, kedua hewan ini dapat menyerap merkuri yang diakibatkan pencemaran air.


    Food and Drug Administration (FDA) menemukan bahwa ada beberapa jenis ikan yang bisa mengandung merkuri tinggi. Apa saja jenis ikan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi

    Pada dasarnya, hampir semua ikan mengandung merkuri. Namun, sebagian besar ikan memiliki kadar merkuri yang sangat rendah sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

    Untuk mengukur kadar merkuri dalam ikan diukur dengan satuan parts per million (ppm) atau bagian per juta.

    Dilansir situs Very Well Fit, berikut daftar ikan yang bisa mengandung merkuri tinggi berdasarkan hasil penelitian FDA:

    1. Tilefish

    Tilefish atau ikan jabat merupakan salah satu ikan yang mengandung merkuri tinggi. Ikan yang berasal dari Teluk Meksiko ini mengandung merkuri sebesar 1.123 ppm.

    Alasan tilefish mengandung merkuri tinggi karena durasi hidupnya yang lebih lama dibandingkan jenis-jenis ikan lainnya, sehingga lebih banyak menyerap merkuri.

    2. Swordfish

    Swordfish atau dikenal juga ikan todak memiliki bentuk yang menyerupai seperti pedang di bagian ujungnya. Meski banyak dijual bebas di pasaran, ternyata swordfish mengandung merkuri cukup tinggi mencapai 995 ppm.

    3. King Mackerel

    King mackerel atau kerap disebut ikan tenggiri raja menjadi salah satu jenis ikan yang banyak diburu pemancing. Sayangnya, king mackerel mengandung merkuri tinggi sebesar 730 ppm.

    4. Ikan Tuna

    Ikan tuna cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena mengandung protein tinggi. Namun, ada satu jenis ikan tuna yang mesti dihindari, yaitu ikan tuna mata besar (big eye).

    Sebab, ikan ini mengandung merkuri sebesar 689 ppm. Masyarakat dihimbau untuk lebih hati-hati dan bijak saat memilih jenis ikan tuna.

    5. Orange Roughy

    Ikan yang satu ini merupakan spesies predator yang hidup di gunung bawah laut. Biasanya, orange roughy kerap ditemukan di laut dalam atau cekungan laut di seluruh dunia.

    Orange roughy merupakan salah satu jenis ikan yang berbahaya karena mengandung merkuri sebesar 571 ppm. Hal ini disebabkan karena orange roughy memiliki umur panjang yang bisa mencapai 150 tahun.

    6. Ikan Marlin

    Ikan yang satu ini memiliki harga yang mahal. Soalnya, daging ikan marlin punya tekstur yang lembut dan juicy di mulut.

    Meski terasa nikmat, sayangnya ikan marlin cukup berbahaya untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak karena mengandung merkuri sebesar 485 ppm.

    7. Ikan Hiu

    Ikan hiu merupakan salah satu predator laut yang telah membunuh banyak manusia. Meski begitu, daging ikan hiu masih sering dikonsumsi oleh sebagian orang di belahan dunia.

    Namun, perlu diingat bahwa ikan hiu sebenarnya tak layak dikonsumsi. Sebab, ikan ini mengandung merkuri tinggi sebesar 979 ppm. Jadi, sebaiknya cari ikan jenis lainnya yang mengandung merkuri rendah.

    Risiko Mengkonsumsi Ikan yang Mengandung Merkuri Tinggi

    Sejak akhir 1990-an, FDA telah menghimbau tentang bahaya mengkonsumsi terlalu banyak ikan dengan kadar merkuri tinggi. Sebab, ikan yang punya merkuri tinggi bisa memicu kerusakan pada saraf otak, khususnya bagi anak kecil dan ibu hamil.

    Selain itu, merkuri yang masuk ke dalam tubuh juga bisa menyebabkan sejumlah kondisi lain, seperti kelumpuhan otak, kebutaan, masalah kesehatan mental, masalah paru-paru, hingga gangguan pertumbuhan.

    Selain pada anak-anak dan ibu hamil, terlalu banyak mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri tinggi juga berbahaya bagi orang dewasa. Sebab, kadar merkuri tinggi bisa memicu kerusakan permanen pada ginjal dan otak.

    Itu dia tujuh ikan yang mengandung merkuri tinggi. So, sebaiknya pilih jenis ikan lainnya yang rendah merkuri dan kaya akan protein.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Penderita Diabetes Sebaiknya Batasi Konsumsi 5 Sayuran Ini


    Jakarta

    Penderita diabetes harus memperhatikan betul asupan makanan mereka. Sebaiknya batasi konsumsi sayuran ini karena tinggi karbohidrat yang bisa memicu lonjakan gula darah.

    Diabetes merupakan penyakit kronis yang membuat tubuh tak mampu memproduksi insulin dengan baik. Akibatnya, kadar gula darah pun melonjak.

    Penting bagi pasien diabetes untuk selalu menjaga asupan makanan. Pasalnya, makanan punya peran penting dalam menjaga kestabilan gula darah.


    Beberapa makanan manis tidak disarankan bagi penderita diabetes. Ada pula sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, utamanya yang mengandung karbohidrat.

    Pasalnya, karbohidrat bisa memicu lonjakan gula darah dalam tubuh. Saat gula darah terus melonjak, diabetes bisa jadi semakin parah.

    Pada dasarnya, tak ada sayuran yang dilarang untuk penderita diabetes. Namun demikian, ada beberapa sayuran yang perlu jadi perhatian penderita diabetes.

    Salah satu penyebabnya adalah kandungan karbohidrat di dalam tepung. Berikut sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes, melansir berbagai sumber.

    Manfaat konsumsi kentang untuk dietKentang memiliki karbohidrat yang tinggi dan tidak disarankan bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

    1. Kentang

    Melansir All Recipes, Kentang dianggap sebagai sayuran bertepung. Artinya, kentang mengandung lebih banyak karbohidrat dibandingkan kebanyakan sayuran.

    “Meski tak ada sayuran yang dilarang bagi penderita diabetes, tapi perhatikan porsinya [kentang],” ujar ahli gizi Makenzie Burgees.

    2.Kacang polong

    Sayuran yang ‘berbahaya’ untuk penderita diabetes selanjutnya adalah kacang polong.

    Perhatikan porsi asupan kacang polong. Kacang polong merupakan salah satu sayuran yang mengandung karbohidrat.

    Dalam 175 gram kacang polong umumnya terkandung sebanyak 20 gram karbohidrat.

    Anda disarankan memilih porsi yang lebih kecil dari di atas.

    Gegara 5 Makanan Ini Terjadi Peristiwa Tragis, Ada Jagung hingga RotiJagung mengandung karbohidrat yang cukup tinggi dan tak disarankan dikonsumsi berlebihan. Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    3. Jagung

    Jagung rebus sebenarnya merupakan pilihan camilan yang sehat. Namun, hati-hati dalam mengonsumsinya.

    Perhatikan kandungan karbohidrat di dalam jagung. Umumnya, 90 gram jagung mengandung sekitar 21 gram karbohidrat.

    Anda disarankan memadukan jagung dengan makanan lain sumber protein dan serat.

    4. Jus sayuran

    Green smoothie jadi pilihan menu diet bagi banyak orang. Namun, hal yang sama bisa jadi tak berlaku untuk pasien diabetes.

    Ahli gizi Harland Adkins mengatakan, jus sayur kekurangan satu komponen kunci untuk mengatur kadar gula darah. Komponen itu adalah serat.

    “Apa pun sayuran yang Anda pilih, yang terbaik adalah memakannya tanpa dijus,” ujar Adkins. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat serat sepenuhnya.

    Dalam setiap 250 gram jus sayuran biasanya terkandung hampir 20 gram karbohidrat. Angkanya akan meningkat jika Anda menambahkan buah pada sajian jus tersebut.

    5. Labu mentega

    Labu jadi sayuran favorit banyak orang. Namun, penderita diabetes tampaknya perlu memperhatikan asupannya.

    Labu mentega jadi salah satu sayuran yang perlu dihindari penderita diabetes. Dalam setiap 205 gram labu mentega umumnya mengandung 16 gram karbohidrat dan kurang dari 3 gram serat.

    Pastikan untuk melengkapi sajian labu mentega dengan sayuran hijau lainnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Sayuran Ini ‘Berbahaya’ untuk Penderita Diabetes, Batasi Porsinya”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Minuman untuk Bakar Lemak, Enak dan Paling Ampuh

    Jakarta

    Lemak berlebih dalam tubuh dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Dampak buruknya antara lain menyebabkan obesitas, penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

    Buat detikers yang ingin diet, simak dulu 9 minuman untuk bakar lemak dalam tubuh berikut ini. Minuman ini juga cocok menjadi pendamping ketika sedang mengadakan pesta barbeku atau acara lain dengan menu makanan berlemak.

    Daftar Minuman untuk Bakar Lemak

    Dirangkum dari situs Florida Premier Cardiology, Healthline, dan Medical News Today, berikut 9 minuman untuk bakar lemak dalam tubuh:


    1. Jus Buah

    Yang pertama adalah jus buah. Tidak semua buah efektif membakar lemak. Beberapa buah yang cocok untuk menurunkan lemak antara lain:

    • Apel. Buah ini mengandung serat larut yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Saat dijus, jangan hilangkan seratnya.
    • Buah berry, termasuk blackberry, blueberry, raspberry, dan stroberi. Buah-buahan ini selain kaya serat larut, juga rendah gula yang cocok dikonsumsi siapa saja.
    • Delima. Kandungan antioksidannya yang tinggi bisa membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.
    • Alpukat. Buah super ini mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol dengan ampuh.

    2. Jus Sayur Hijau

    Selain jus buah, jus sayur hijau juga baik untuk membakar lemak. Meski teksturnya ringan, sayuran juga mengandung serat yang bisa membuat perut kenyang, sehingga tak perlu mengkonsumsi cemilan yang tidak sehat.

    3. Teh Hijau

    Teh baik dikonsumsi bagi pelaku diet. Yang terbaik adalah teh hijau yang diproses berbeda untuk mempertahankan khasiat alaminya. Kandungan katekin pada teh hijau dapat menjadi antioksidan yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    4. Air Kayu Manis

    Mengkonsumsi kayu manis dalam jumlah sedikit memiliki manfaat bagi kesehatan, antara lain menurunkan berat badan, melancarkan pencernaan, dan memerangi berbagai penyakit.

    Caranya dengan merebus batang kayu manis selama kurang lebih 5-7 menit, lalu saring dan tambahkan sedikit madu, lemon, atau jahe. Minum selagi hangat.

    5. Air Lemon

    Air lemon, baik hangat maupun dingin, dapat digunakan sebagai minuman untuk bakar lemak. Air lemon mengandung banyak vitamin C. Kamu bisa mencampurkannya dengan madu untuk memberikan rasa dan manfaat lebih.

    Manfaatnya lebih optimal jika dikonsumsi saat pagi hari, karena metabolisme tubuh sedang bekerja dengan baik.

    6. Minuman Kedelai

    Kedelai adalah bahan yang rendah lemak jenuh, sehingga baik digunakan menggantikan makanan tinggi lemak jenuh. Salah satu olahan kedelai adalah minuman seperti susu kedelai atau minuman kedelai lainnya.

    7. Smoothie Susu Nabati

    Susu nabati seperti susu kedelai juga bisa diolah menjadi smoothie yang dicampur dengan aneka buah dan sayur, seperti pisang, anggur, plum, melon, mangga, kangkung, bayam, atau labu kuning.

    8. Minuman Gandum

    Minuman untuk bakar lemak selanjutnya adalah minuman gandum. Pilihlah minuman gandum atau oat yang memiliki kandungan beta-glucan.

    Kandungan beta-glucan menciptakan zat seperti gel di dalam usus dan berinteraksi dengan garam empedu. Serat larut tersebut berfungsi menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol jahat.

    9. Minuman Kakao

    Terakhir, kamu bisa minum minuman kakao. Kakao mungkin dikenal mengandung kolesterol tinggi, namun ternyata kandungan kolesterol HDL-nya lebih tinggi.

    Saat membeli produk minuman cokelat di toko, lihat dulu kadar nutrisinya. Pastikan tidak mengandung lemak jenuh serta pilih yang rendah gula dan garam.

    Demikian tadi 9 minuman untuk bakar lemak yang cocok dikonsumsi buat pelaku diet. Tak cuma enak, minuman ini juga diyakini ampuh untuk mengurangi berat badan.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Ini 5 Roti Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes


    Jakarta

    Penderita diabetes tidak boleh sembarangan makan roti karena bisa meningkatkan kadar gula darah. Coba beralih ke 5 jenis roti ini yang cocok untuk penderita diabetes.

    Selain nasi, beberapa orang juga suka sarapan dengan roti. Roti pun menjadi bahan yang cocok dipadukan dengan berbagai macam makanan lain, seperti selai, telur, cokelat, keju, hingga alpukat.

    Sayangnya, penderita diabetes tidak boleh sembarangan makan roti karena kadar gula darah bisa meningkat. Roti merupakan karbohidrat sehingga bisa meningkatkan glukosa darah dan meningkatkan risiko komplikasi terkait diabetes.


    Namun, bukan berarti penderita diabetes tidak boleh makan roti sama sekali. Kamu tetap bisa mengonsumsi roti, tetapi perlu dipilih jenis yang paling sehat dan terbaik.

    Lantas, roti apa saja yang bisa dikonsumsi? Melansir healhshots.com (31/08/2024), berikut 5 jenis roti yang cocok dikonsumsi penderita diabetes.

    1. Roti gandum utuh

    Tips Memilih Roti Gandum yang Sehat dan Cocok Buat DietRoti gandum utuh menjadi pilihan terbaik karena tinggi gandum. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Roti gandum bisa menjadi pilihan yang baik daripada roti putih. Roti ini biasanya terbuat dari tepung gandum utuh yang mengandung lebih banyak serat.

    Kandungan serat tinggi dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, dengan meningkatkan waktu pengosongan lambung. .

    Roti gandum utuh juga bisa membuat kenyang lebih lama, sehingga menghindari makan berlebihan.

    Namun, beban glikemik tetap harus dipertimbangkan. Sebab, ukuran porsi dan jenis tepung yang digunakan dapat mempengaruhi kontrol gula darah.

    2. Roti multigrain

    Roti multigrain juga bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk penderita diabetes.Roti multigrain juga bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk penderita diabetes. Foto: Getty Images/Lauri Patterson

    Roti multigrain berarti roti yang dibuat dari campuran biji-bijian, seperti tepung gandum utuh, oat, millet, biji rami, air, ragi, dan garam.

    Campuran tersebut dapat menghasilkan roti dengan kandungan serat lebih tinggi, dan indeks glikemik rendah. Berbagai jenis biji-bijian ini juga menyediakan spektrum nutrisi lebih luas.

    Namun, beberapa roti multigrain juga ada yang terdiri dari biji olahan atau campuran antara biji utuh dan olahan. Oleh karena itu, jangan lupa memeriksa kandungan roti terlebih dahulu dari label yang tercantum.

    Jenis roti lain yang cocok untuk penderita diabetes bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Roti rye

    Rye bread atau roti rye merupakan roti yang terbuat dari gandum hitam.

    Dalam studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam Frontiers in Nutritions mengungkap, makanan berbahan dasar gandum hitam, termasuk roti gandum hitam seperti ini memiliki efek positif pada respons insulin dan glukosa pada fase pasca makan atau waktu setelah makan.

    Roti gandum yang terbuat dari tepung rye ini juga tinggi serat, yang dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengendalikan kadar gula darah.

    Oleh karena itu, roti rye cocok bagi penderita diabetes yang membutuhkan roti rendah gluten dan tinggi serat.

    Roti ini juga punya citarasa malt yang kuat dan lebih mengenyangkan.

    4. Roti sourdough

    Roti SourdoughRoti Sourdough yang difermentasi juga cocok dimakan penderita diabetes. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    Sourdough sebenarnya adalah campuran terigu, air, atau komponen lain yang difermentasi dengan ‘starter’ alami. Starter atau ragi alami ini mengandung banyak bakteri baik, seperti asam laktat (BAL). Sourdough inilah yang akan dijadikan agen pengembang dalam produksi roti.

    Namun, karena melalui proses fermentasi, sehingga rotinya menghasilkan rasa asam dan tekstur lebih kompleks daripada roti biasa yang cenderung manis dan lembut.

    Meskipun rasanya lebih asam, tetapi memiliki banyak kandungan manfaat.

    Melalui analisis yang diterbitkan dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition pada maret 2024, para peneliti menemukan roti sourdough dapat mengurangi peningkatan glikemia atau kondisi ketika kadar glukosa darah melonjak setelah makan.

    Proses fermentasi pada roti sourdough dapat mengurangi indeks glikemiknya, membuatnya lebih lambat dicerna dan kecil kemungkinannya menyebabkan lonjakan gula darah.

    Dr, Chavan juga menyebut asam alami dalam sourdough juga dapat memperlambat pencernaan karbohidrat.

    Fermentasi dalam sourdough tidak hanya memecah gluten, tetapi juga meningkatkan ketersediaan nutrisi dan mineral penting, seperti zat besi dan magnesium.

    Masih banyak manfaat lain yang didapat dari konsumsi jenis roti ini, mulai dari memudahkan pencernaan hingga mengandung probiotik alami yang bisa mendukung kesehatan usus.

    5. Roti oat

    Tips Memilih Roti Gandum yang Sehat dan Cocok Buat DietRoti oat efektif dalam mengurangi kadar glukosa dalam darah. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Roti oat berbeda dari roti gandum karena bahan dasarnya pun berbeda. Jika gandum umumnya diolah menjadi tepung, oat merupakan tanaman dari biji-bijian sereal utuh.

    Roti oat pun dibuat dengan menggunakan oat yang dicampur dengan tepung gandum, tepung terigu, dan madu. Tambahan oat dalam adonan roti ini tidak hanya memberi cita rasa berbeda, tetapi juga membuat teksturnya lebih lembut.

    Tentu roti ini memiliki manfaat baik untuk penderita diabetes. Menurut studi dari Iranian Journal of Endocrinology and Metabolism tahun 2012, roti oat ditemukan efektif dalam mengurangi kadar glukosa dalam darah.

    Ini karena oat kaya akan beta-glukan, semacam serat larut yang dapat mengurangi kadar kolesterol dan mengatur kadar gula darah.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tanpa Disadari, 5 Makanan Sehat Ini Bikin Berat Badan Naik


    Jakarta

    Meski mengandung beragam nutrisi, tetapi beberapa makanan sehat justru bisa menaikkan berat badan tanpa disadari. Hal ini karena kandungan gula dan kalori yang tinggi.

    Pola makan yang sehat dan seimbang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, itu semua tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

    Pasalnya, ada beberapa makanan sehat yang penuh nutrisi, tetapi tanpa disadari bisa menaikkan berat badan karena tingginya kandungan gula dan kalori.


    Professor Franklin Joseph dari Dr Frank’s mengatakan bahwa memilih makanan yang tepat adalah kunci untuk menjalani diet yang sehat. Yang terpenting jangan makan berlebihan.

    Dikutip dari GBNews (01/09/24) berikut ini 5 makanan sehat yang tanpa disadari bisa bikin berat badan naik:

    1. Alpukat

    cara melunakkan alpukatAlpukat mengandung kalori tinggi yang bisa menaikkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Alpukat mendapat julukan sebagai superfood karena tinggi akan nutrisi. Alpukat mengandung lemak sehat, vitamin E, dan antioksidan yang bagus untuk kesehatan.

    Namun, perlu diketahui bahwa buah ini dapat menambah berat badan secara tidak terduga. Itu karena alpukat mengandung kalori yang tinggi.

    Satu buah alpukat berukuran sedang bisa mengandung sekitar 240 kalori. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dari yang disarankan dalam asupan harian.

    2. Selai kacang

    Melihat dari bahan dasarnya, selai kacang diklaim menyehatkan. Mengingat kacang-kacangan merupakan sumber lemak sehat dan protein yang baik.

    Selain itu, juga terdapat kandungan seng, kalium, dan magnesium. Namun, jika diolah menjadi selai membuat agak riskan karena tingginya kandungan gula.

    Selai kacang seringkali mengandung gula tambahan yang akibatnya bisa meningkatkan kalorinya juga. Dalam satu sendok makan selai kacang mengandung 10 gram gula.

    Makanan sehat yang bisa menaikkan berat badan ada di halaman selanjutnya.

    3. Sereal

    Sereal kerap dipilih jadi menu sarapan yang praktis dan menyehatkan. Namun, tidak semuanya sereal mengandung nutrisi penuh yang dibutuhkan tubuh.

    Ada beberapa merek sereal yang justru mengandung gula tambahan dan karbohidrat olahan. Keduanya dapat menyebabkan lonjakan energi dan kemudian menurun secara tiba-tiba.

    Selain itu, sereal kemasan juga mengandung banyak kalori. Ahli gizi menyarankan untuk tidak terlalu sering mengonsumsi sereal.

    4. Gandum utuh

    Penjelasan soal nutrisi nasi putih dan roti gandumGandum mengandung kalori tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Gandum utuh seperti roti, nasi, dan pasta merupakan sumber serat yang baik. Makanan tersebut dapat meningkatkan kesehatan usus dan mengontrol kadar kolesterol.

    Meski begitu, tidak disarankan mengonsumsi makanan ii secara berlebihan. Gandum utuh dapat menyebabkan tingkat asupan kalori tanpa disadari, sehingga bisa menaikkan berat badan.

    Dalam 100 gram gandum utuh rata-rata mengandung 264,8 kalori.

    5. Buah-buahan kering

    Buah-buahan kering, seperti kismis, plum, aprikot, dan lainnya merupakan sumber vitamin yang baik. Mulai dari vitamin A, C, dan E. Selain itu, juga dikemas dengan kalsium, zat besi, dan potasium.

    “Jika dimakan segenggam, bisa menjadi pilihan yang baik untuk camilan sehat, tetapi jangan dimakan berlebihan,” ujar Professor Franklin.

    Pasalnya buah-buahan kering tinggi akan gula alami dan kalori. Dalam 100 gram buah-buahan kering mengandung 58 gram gula dan 359,5 kalori.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Air Garam Hangat Tiap Hari Punya 9 Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Memulai hari bisa dengan minum air garam hangat untuk mendapat sejuta manfaat sehat. Ahli sebut air garam bantu penurunan berat badan, pencernaan, hingga detoksifikasi.

    Air garam jamak digunakan orang-orang Asia, seperti untuk meredakan sakit tenggorokan hingga merangsang keinginan buang air besar. Air garam dinilai punya banyak sehat berkat kandungan mineral natrium klorida (NaCl).

    Tak hanya itu, beberapa garam juga mengandung yodium, kalium, kalsium, zat besi, dan zinc. Kombinasi nutrisi ini membuatnya bermanfaat untuk kesehatan tubuh.


    Untuk memulai hari, ternyata minum air garam hangat dalam kondisi perut kosong juga dianjurkan. Tak hanya bikin tubuh terhidrasi sepanjang hari, tapi sistem pencernaan juga bakal lebih lancar.

    Caranya, rebus 2 cangkir air dan biarkan dingin sebentar. Masukkan sejumput garam putih atau garam pink atau kombinasi keduanya. Larutkan. Minum perlahan dalam kondisi perut kosong.

    Merangkum Times of india (2/9/2024), inilah 9 manfaat sehat minum air garam hangat pada pagi hari:

    1. Bantu diet

    Pakar menyebut minum air garam hangat bantu mencegah akumulasi lemak dalam tubuh dan berdampak positif pada usaha penurunan berat badan. Minum air garam hangat juga disebut-sebut menekan nafsu makan dan membersihkan sistem pencernaan dengan cara menyingkirkan racun-racun.

    2. Hidrasi tubuh

    Minum Air Selada Hangat Bisa Atasi Insomnia, Benarkah?Foto: Getty Images/iStockphoto/RainStar

    Membuat tubuh terhidrasi adalah langkah penting untuk jaga kesehatan. Minum air garam hangat pun bisa jadi salah satu caranya. Kandungan mineral pada air garam bantu menahan air dan mengatur keseimbangan elektrolit.

    3. Sehatkan pencernaan

    Manfaat minum air garam hangat juga termasuk menyehatkan pencernaan. Air garam dapat menstimulasi kelenjar ludah dan meningkatkan produksi enzim pencernaan yang memecah makanan sehingga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan secara umum.

    4. Detoksifikasi

    Jangan Sampai Salah! Ini 7 Jenis Garam Beserta FungsinyaFoto: Gobble

    Memang benar jika tubuh punya sistem alami untuk detoks, tapi konsumsi beberapa makanan dan minuman diyakini mampu membantu. Salah satunya minum air garam hangat yang bersifat sebagai detoks alami. Air garam bantu mengeluarkan racun dan meningkatkan gerakan usus, terutama ketika dikonsumsi pagi hari.

    5. Keseimbangan elektrolit

    Garam mengandung mineral penting, seperti sodium, magnesium, dan potassium yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Minum air garam dapat meningkatkan pasokan energi secara umum dan mengurangi rasa lelah.

    Manfaat minum air garam hangat ada di halaman selanjutnya.

    6. Dorong metabolisme

    minum air putih hangatFoto: Istimewa

    Manfaat lain dari minum air garam hangat, meningkatkan metabolisme tubuh. Kondisi ini membuat pengeluaran energi meningkat dan bisa membantu usaha diet. Sebab minum air garam dalam kondisi perut. kosong bersifat menstimulasi.

    7. Jaga kesehatan mulut

    Bagi yang ingin menjaga kesehatan mulut, maka disarankan minum air garam hangat pagi hari. Manfaatnya bisa mengurangi bakteri dalam mulut dan dalam jangka panjang bantu mencegah gusi melemah dan mengurangi bau mulut.

    8. Kulit sehat

    Mandi air garam banyak dilakukan untuk mengatasi eksim atau psoriasis karena air garam membersihkan dan melembutkan kulit. Sementara itu, minum air garam bersifat menjaga kadar pH dalam tubuh dan mengurangi inflamasi.

    9. Kurangi stress

    penjelsan saat stres bikin makan berlebihFoto: Getty Images/iStockphoto

    Di tengah banyak situasi yang memicu stress, minum air garam hangat bisa jadi solusi. Disebutkan bahwa air garam bantu mengatur kadar kortisol, hormon stress dalam tubuh. Kadar kortisol yang lebih rendah bisa mengurangi stress dan rasa cemas yang membuat hari-hari lebih positif.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com