Category: Makanan Sehat

  • Kopi Vs Matcha, Mana yang Lebih Menyehatkan?


    Jakarta

    Kopi dan matcha termasuk minuman sehat yang umum dikonsumsi setiap hari. Keduanya juga diketahui mengandung zat antioksidan. Mana yang lebih menyehatkan?

    Minuman sehat banyak jenisnya, termasuk kopi dan matcha. Kopi yang sehat haruslah polos tanpa gula. Sedangkan, matcha berasal dari teh hijau bubuk yang diseduh.

    Kedua minuman ini sangat populer dan memiliki penikmatnya masing-masing. Sama-sama mengandung zat antioksidan tinggi, tetapi karakteristiknya berbeda.


    Dilansir dari Vogue (13/2), manfaat dari kopi dan matcha ini dijelaskan oleh beberapa orang ahli. Mulai dari kandungan nutrisi hingga jenis yang lebih menyehatkan tubuh.

    Manfaat Kopi untuk Tubuh

    manfaat antara kopi dan matchamanfaat antara kopi dan matcha Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum kopi secara rutin ternyata dapat memberikan sejumlah manfaat untuk tubuh. Hal ini diungkapkan oleh beberapa ahli, termasuk Luke Worthington yang merupakan ahli diet.

    “Ada sejumlah penelitian dalam Journal of International Society of Sports Nutrition pada 2021 yang menunjukkan bahwa dosis kafein sekitar 5 mg ini dapat menghasilkan peningkatan yang signifikan pada kinerja fisik dan mental,” ujar Luke Worthington.

    Ahli gizi Lucy Miller juga menjelaskan manfaat kopi yang sebagian besar berasal dari kandungan zat antioksidannya. “Manfaatnya termasuk penurunan risiko alzheimer, depresi, diabetes tipe-2, dan penyakit hati. Kopi adalah salah satu sumber antioksidan tertinggi dalam beberapa pola makan yang dapat membantu melindungi diri dari radikal bebas,” jelasnya.

    Menurut Mayo Clinic, konsumsi kopi punya batasan, yaitu 400 miligram kafein atau setara 3-4 cangkir kopi sehari. Konsumsi kopi yang berlebihan justru menimbulkan masalah bagi kesehatan.

    Manfaat matcha untuk tubuh

    manfaat antara kopi dan matchamanfaat antara kopi dan matcha Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum teh setiap hari juga memberikan manfaat kesehatan. Jenis teh yang baik dikonsumsi beragam, termasuk matcha.

    Matcha atau teh hijau Jepang juga diketahui mengandung kafein, tetapi jauh lebih rendah dari kopi. Hanya sekitar 70 mg per cangkir.

    Bubuk matcha ini berasal dari tanaman daun teh hijau yang ditanam di tempat teduh. Seluruh bagiannya digunakan yang berarti mengandung zat antioksidan serta kafein yang lebih tinggi daripada teh hijau.

    “Ini lebih padat, mungkin 100 kali lipat katekin yang merupakan antioksidan alami,” kata Miller.

    Menurut Miller, manfaat yang dapat dirasakan dari mengonsumsi matcha adalah membantu detoksifikasi dan meningkatkan fungsi otak. Matcha juga mengandung senyawa L-theanine yang mengubah efek kafein sehingga cenderung tidak merasa cemas dan gelisah.

    Mana yang lebih sehat, kopi atau matcha?

    Faktanya, kopi dan matcha ini bisa memberikan manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi rutin. Kalau kamu intoleransi terhadap kafein, lebih baik memilih matcha.

    Namun, kalau ingin mendapatkan energi yang lebih tinggi di pagi hari, kopi adalah pilihan yang tepat. Karena, kandungan kafeinnya yang lebih tinggi berperan dalam memberikan energi.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sudah Terbukti! 5 Makanan Khas Jepang Ini Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Selain menjalani pola makan sehat, orang Jepang juga rajin bergerak. Lima asupan makanan ini terbukti membuat mereka berusia panjang.

    Sudah bukan rahasia lagi bahwa orang Jepang tergolong sebagai warga masyarakat tersehat di dunia. Tidak heran jika banyak penelitian menyebutkan bahwa rata-rata penduduk Jepang memiliki angka harapan hidup yang tinggi.

    Selain itu, tingkat obesitas di Jepang juga terbilang rendah, yaitu hanya 3,5 persen dari total penduduk. Tingkat penyakit serius yang terjadi di Jepang, seperti kanker payudara, kanker prostat dan penyakit Jantung pun juga rendah.


    Adapun rahasia hidup sehat dan panjang umur yang dimiliki oleh orang Jepang ternyata ada pada pola makan mereka. Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita mengungkapkan ada 5 makanan khas Negeri Sakura yang dia yakini menjadi rahasia panjang umur penduduk negaranya.

    Berikut ini 5 makanan Jepang yang berperan penting untuk kesehatan dan usia panjang orang Jepang.

    1. Ikan

    salmon fish fried second course bbq char grill barbecue seafood fresh meal food snack on the table copy space food backgroundLemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah Foto: Getty Images/iStockphoto/a-lesa

    Jangan lupa menambah kandungan protein dalam makanan Anda. Adapun makanan dengan protein tinggi bisa didapat dari ikan berlemak seperti salmon dan tuna.

    Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau ‘mindfull eating’ bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

    2. Ubi Jepang

    Ubi jalar ungu atau yang disebut “imo” dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

    Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    3. Sup Miso

    Fresh miso soup in bowl with tofu and mixed vegetablesMiso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/zoranm

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi, seperti miso, tahu, dan tempe memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk mati muda dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    4. Rumput laut

    Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    5. Lobak Daikon

    Daikon radishes isolated on white background Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin Foto: Thinkstock

    Lobak daikon adalah sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan. Bila kesulitan mencari lobak daikon, Anda bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan, Baik Dikonsumsi Tiap Hari!

    Jakarta

    Yoghurt dengan rasa asam menyegarkan adalah hidangan favorit anak-anak hingga dewasa. Yoghurt juga kaya nutrisi misal protein, kalsium, vitamin B kompleks, fosfor, kalium, dan magnesium.

    Minuman yoghurt yang terbuat dari fermentasi bakteri susu ini memiliki banyak khasiat. Manfaat makin terasa jika dikonsumsi setiap hari. Apa saja manfaat yoghurt bagi kesehatan?

    12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan

    Yoghurt merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Satu cangkirnya menyediakan 30% dari asupan harian yang direkomendasikan.


    1. Melancarkan Pencernaan

    Yoghurt dapat memberikan dampak yang baik pada sistem pencernaan. Mengkonsumsi yoghurt setiap hari bisa menjaga pergerakan usus tetap teratur. Mengutip PharmEasy, yoghurt akan membunuh bakteri berbahaya di usus dan membuat sistem pencernaan lebih sehat.

    Selain itu, yoghurt juga terbukti efektif dalam mengatasi intoleransi laktosa, sembelit, penyakit radang usus, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Jika dikonsumsi secara teratur, yoghurt dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melindungi dari berbagai infeksi. Yoghurt efektif dalam melawan infeksi saluran cerna, masalah pernapasan seperti flu, hingga kanker.

    Menurut Healthline, kandungan probiotiknya inilah yang berpotensi mengurangi peradangan yang terkait dengan beberapa kondisi kesehatan seperti infeksi virus hingga gangguan usus. Sifat yoghurt yang meningkatkan kekebalan tubuh juga berkat kandungan magnesium, selenium, vitamin D, dan seng.

    3. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Nutrisi yang terkandung dari yoghurt seperti kalsium dan vitamin D berperan besar dalam pencegahan osteoporosis dan masalah terkait lainnya. Mengutip Luxofood, yoghurt juga mengandung protein, potasium dan juga fosfor. Sehingga mengkonsumsinya secara teratur akan bermanfaat untuk menjaga massa dan kekuatan tulang.

    Kandungan protein dan lemak sehat menjadikan yoghurt camilan yang mengenyangkan. Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi yoghurt berprotein tinggi sebagai camilan di sore hari mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Menurut sebuah ulasan, asupan produk susu berlemak penuh seperti yoghurt bisa mengurangi terjadinya obesitas. Ada pula studi yang menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi yoghurt makan lebih baik secara keseluruhan dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Hal ini karena kandungan nutrisi yoghurt yang lebih tinggi dibandingkan kalorinya.

    5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Mengkonsumsi yoghurt juga bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi susu fermentasi seperti yoghurt secara rutin dalam dua porsi per minggu bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah.

    Para ahli mempercayai potasium dalam yoghurt bisa membuang kelebihan natrium dalam tubuh. Sehingga, hal ini bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang.

    6. Mengatur Kadar Gula Darah

    Yoghurt yang dikonsumsi tanpa pemanis secara teratur dapat membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini sangat baik untuk penderita diabetes melitus tipe 2.

    Kandungan bakteri asam laktatnya dapat mempengaruhi mikrobiota usus dan berperan dalam mengurangi variabilitas glikemik. Hal ini bisa membantu perubahan dramatis pada kadar gula seseorang.

    Selain itu menurut penelitian, konsumsi yoghurt dan pola makan yang sehat bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Efek ini bisa terjadi pada orang dewasa sehat maupun lanjut usia dengan risiko kardiovaskular tinggi.

    7. Mengurangi Depresi

    Yoghurt juga dapat bermanfaat untuk kesehatan mental. Kandungan probiotiknya membantu mengurangi kecemasan dan stres. Hal ini membantu orang yang sedang depresi merasa lebih baik.

    8. Mengurangi Peradangan

    Mengonsumsi yoghurt setiap hari bisa mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan sendiri bertanggung jawab bagi sebagian besar penyakit autoimun, diabetes, kanker, dan radang sendi.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Yoghurt memiliki sifat antikarsinogenik yang dikenal dapat melindungi tubuh dari kanker usus besar, kandung kemih, dan juga payudara. Hal ini pun dibuktikan dengan beberapa penelitian.

    10. Alternatif Sumber Protein

    Yoghurt mengandung protein yang sangat tinggi mencapai 12 gram per 227 asupan. Protein berperan membantu metabolisme dengan meningkatkan penggunaan energi atau kalori yang dibakar sepanjang hari.

    Kecukupan protein juga penting untuk pengaturan selera makan. Konsumsi protein meningkatkan produksi hormon yang menandai rasa kenyang. Hasilnya, tubuh lebih mudah mengurangi konsumsi kalori dan memilih makanan yang baik untuk menjaga berat badan.

    11. Mengandung probiotik

    Beberapa tipe yoghurt mengandung probiotik, yang memang sudah ada atau sengaja ditambahkan. Probiotik adalah mikroorganisme dalam ragi atau asupan lain yang mampu meningkatkan kerja sistem pencernaan. Fungsi lain adalah mengembalikan flora usus.

    Beberapa tipe probiotik yang terkandung dalam yoghurt adalah bifidobacteria dan lactobacillus. Keduanya mengurangi rasa tidak nyaman akibat Irritable Bowel Syndrome (IBS).

    12. Kaya Nutrisi

    Yoghurt mengandung hampir semua nutrisi yang diperlukan tubuh. Misalnya kalsium yang sangat penting untuk kesehatan gigi dan tulang. Konsumsi secangkir yoghurt mencukupi 49 persen kebutuhan kalsium harian tubuh.

    Zat nutrisi lain dalam yoghurt adalah vitamin `B12 dan riboflavin, yang mencegah gangguan jantung dan Neural Tube Defect (NTD) pada bayi baru lahir. Contoh NTD paling umum adalah spinabifida dan anencephaly.

    Yoghurt yang dikonsumsi bisa beli atau buat sendiri di rumah. Pastikan yoghurt tidak mengandung terlalu banyak gula atau zat tambahan lain, yang bisa berdampak buruk bagi tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Kaya Protein! 5 Makanan Ini Bisa Bantu Tambah Tinggi Badan


    Jakarta

    Pada masa pertumbuhan, pola makan sangat berpengaruh pada tinggi badan. Konsumsi lah makanan kaya protein ini untuk meninggikan dan mempertahan tinggi badan.

    Tinggi badan seseorang sebenarnya sangat bergantung pada faktor genetika dari orang tua. Seseorang juga tidak dapat tumbuh lebih tinggi setelah mencapai ketinggian maksimal.

    Dalam hal ini, masa pertumbuhan pada anak-anak dan remaja dapat dimanfaatkan dengan mengasup makanan sehat. Khususnya makanan yang tinggi akan protein dan asam lemak omega-3.


    Makanan dengan nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang dan pengaruhnya pada tinggi badan. Selain itu, juga bisa mempertahankan tinggi badan.

    Dikutip dari slurrp.com (13/02/24) berikut 5 makanan yang mampu meninggikan badan.

    1. Kacang-kacangan

    Kacang tanah kupas untuk kacang bawang renyah pakai santan.Kacang-kacangan tinggi akan protein. Foto: iStock

    Kacang-kacangan merupakan sumber protein terbaik seperti yang disebutkan oleh penelitian yang diterbitkan alam American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2019.

    Menurut peneliti, protein merupakan nutrisi penting untuk IGF-1 (Insulin-like Growth Factor) atau hormon pertumbuhan anak-anak dan remaja.

    Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung zat besi dan vitamin B dalam jumlah tinggi. Nutrisi tersebut bagus untuk pertumbuhan dan mencegah terjadinya anemia.

    2. Produk Susu

    Produk susu seperti keju dan yogurt kaya akan kalsium. Nutrisi tersebut bertugas untuk memperkuat tulang. Selain itu, susu juga merupakan prebiotik alami.

    Selain bagus untuk mendukung kesehatan usus, prebiotik alami juga bagus untuk masa pertumbuhan anak-anak dan remaja. Seperti yogurt misalnya yang bagus untuk pertumbuhan tulang.

    Yogurt merupakan sumber yang baik dari beberapa nutrisi yang berperan dalam metabolisme tulang, termasuk kalsium, magnesium, fosfor, dan kalium.

    3. Telur

    Apa Itu Diet Telur Rebus? Ini 5 Aturan dan FaktanyaTelus mengandung protein yang bagus untuk kesehatan tulang. Foto: Getty Images/iStockphoto/junpinzon

    Telur dikenal sebagai makanan peninggi badan. Telur dikemas dengan protein dalam jumlah yang tinggi. Selain itu, juga ada kandungan vitamin D yang bagus untuk kesehatan tulang.

    Vitamin D tersebut berperan meningkatkan penyerapan kalsium untuk membantu menjaga kesehatan tulang. Manfaat ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian.

    Penelitian yang dilakukan pada 874 anak-anak menemukan korelasi dari mengonsumsi telur secara rutin dikaitkan dengan peningkatan pertambahan tinggi bulanan.

    4. Salmon

    Selain protein, nutrisi asam lemak omega-3 juga dapat meninggikan badan. Nutrisi penting ini bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi ikan salmon.

    Banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa nutrisi tersebut terlibat dalam kesehatan tulang dan meningkatkan pergantian tulang untuk memaksimalkan pertumbuhan.

    Sementara itu, peneliti juga menemukan bahwa kadar asam lemak omega-3 yang rendah, dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah tidur pada anak-anak, sehingga berdampak pada pertumbuhan.

    5. Ubi Jalar

    5 Manfaat Ubi Jalar yang Kini Populer sebagai Karbohidrat SehatUbi jalar kaya akan vitamin A yang bagus untuk kesehatan tulang. Foto: Getty Images/iStockphoto/HandmadePictures

    Ubi jalar kaya akan vitamin A yang bagus untuk kesehatan tulang. Rutin mengasup nutrisi ini dapat membantu menambah tinggi badan dan mempertahankan tinggi badan.

    Selain itu, ubi jalar juga dikemas dengan serat larut dan tidak larut untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Ini bagus untuk pertumbuhan bakteri baik pada usus.

    Dengan mempertahankan mikrobioma usus dapat meningkatkan penyerapan nutrisi untuk memastikan kamu mendapatkan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Aman Menyeduh Kopi Pakai Air Mentah? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Beberapa orang mungkin pernah menyeduh kopi dengan air mentah (air keran). Terutama, mereka yang tinggal di luar negeri. Namun, apakah kopi tetap enak?

    Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Penggemar kopi pun tidak bisa melewatkan hari tanpa minum kopi.

    Selain membeli kopi di kedai kopi favorit, biasanya para penikmat kopi juga suka membuat kopi sendiri di rumah. Namun, sebagian dari mereka pernah menyeduh kopi menggunakan air mentah (air keran).


    Di Indonesia umumnya air keran dimasak dulu sampai mendidih, tetapi di luar negeri biasanya langsung dipakai untuk menyeduh kopi. Pasalnya, tap water atau air keran di negara maju itu sudah disaring dengan fasilitas khusus.

    Oleh karena itu, masyarakat di sana tidak takut mengonsumsi air putih langsung dari keran.

    Meskipun begitu, tetap saja ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin menyeduh kopi dengan air keran mentah ini.

    Apakah aman dan membuat kopi tetap enak? Untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasannya seperti dilansir dari Spurdge (31/08/22).

    1. Bisakah menyeduh kopi dengan air keran?

    Air KeranMenyeduh kopi dengan air keran bisa-bisa saja, tetapi perlu dipertimbangkan lagi terkait keamanan dan kualitas kopi nantinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/profstocktv

    Secara umum, menyeduh kopi dengan air keran tentu bisa-bisa saja. Jika bertanya terkait rasa dan keamanannya, belum tentu cocok untuk semua orang.

    Baik atau tidaknya hasil air keran bergantung pada kota dan sumber air di rumah masing-masing. Tidak semua air keran diciptakan sama. Jaringan distribusi pipanya juga berbeda-beda.

    Beberapa tempat, seperti sejumlah negara maju mungkin punya air keran yang sudah disaring secara khusus. Sehingga dapat digunakan untuk menyeduh kopi nikmat.

    Namun, di Indonesia, kebanyakan air belum tersaring dengan benar. Terlebih, pipa distribusi yang belum bagus kerap menimbulkan kebocoran, sehingga airnya terkontaminasi.

    Sekalipun air mentah telah direbus, belum tentu air tersebut 100% aman diminum. Menurut hellosehat.com, rebusan air keran masih berpotensi terkontaminasi kuman, bakteri, logam berat, samai zat kimia berbahaya.

    Oleh karena itu, pertimbangkan kembali pilihan air seduhan kopimu.

    2. Syarat air keran untuk menyeduh kopi

    4 Peralatan Menyeduh Kopi Paling Praktis Untuk Dipakai di RumahJika air keran ingin dibuat untuk menyeduh kopi, setidaknya memenuhi beberapa kriteria. Foto: Getty Images/Burak Sür

    Jika memang ingin tetap menyeduh kopi dengan air keran, kamu perlu memastikan beberapa hal.

    Pertama, air harus memiliki tingkat ‘kelembutan’ yang tepat. Tidak terlalu keras dan penuh kandungan mineral yang mengganggu ekstraksi. Tidak juga terlalu lembut atau tidak punya kandungan mineral yang bermanfaat bagi ekstraksi kopi.

    Kamu perlu menyiapkan air keran dengan titik terbaik. Dimana mineralisasi, khususnya kalsium karbohidrat, pH, dan faktor lainnya berada dalam rentang yang tepat untuk mengekstraksi padatan kopi secara optimal, tanpa menetralkan rasa atau keasaman.

    Cara mengetahui air keran baik atau tidak untuk menyeduh kopi bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Cara mengetahui air keran buruk untuk menyeduh kopi

    Potret keran warga di Karangasem yang tidak mengucurkan air.Kamu juga perlu mengecek keamanan air keran yang akan dipakai. Sebab, tidak semua air di kota atau tempat tinggal aman. (Istimewa)

    Jangan lupa untuk mempelajari air di sekitar tempat tinggal. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi ciri-cirinya.

    Dimulai dari aroma air. Jika baunya alami seperti klorin atau mengeluarkan bau telur (seperti aroma belerang) yang kuat, jelas memberi rasa tidak enak pada kopi.

    Kamu juga bisa melakukan tes sederhana dengan mengisi sebagian botol dengan air keran dan menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Kocok botolnya. Jika berbusa banyak, artinya air tidak terlalu sadah.

    Namun, jika hampir tidak berbusa sama sekali, berarti airnya sadah (air yang mengandung mineral tinggi).

    Cara lebih akuratnya lagi dengan menggunakan alat tes murah atau mengundang profesional yang bisa mengukur air dengan alat profesional.

    4. Kekurangan menyeduh kopi dengan air keran

    Air keran yang dipakai untuk menyeduh kopi tentu akan mempengaruhi rasanya. Namun, itu juga bisa mempengaruhi kualitas segelas kopimu.

    Hal sederhana untuk meningkatkan kualitasnya yaitu dengan menggunakan penyaring atau filter. Selain hasil kopi seduhan yang disaring, kamu juga perlu menggunakan air yang telah disaring.

    Pilihan terbaik memang menyeduh kopi menggunakan air yang sudah difilter. Filter air mampu mengurangi masalah kesadahan air, yang membantu mencegah penumpukan kerak pada peralatan kopi.

    Menyeduh kopi dengan air yang sudah disaring atau air galon membuat cita rasa kopi pun menjadi lebih enak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Makan Alpukat Bikin Gemuk dan Sembelit?


    Jakarta

    Alpukat tergolong buah yang banyak digemari. Buah ini juga ‘diselimuti’ berbagai mitos yang sebenarnya tak perlu lagi dipercaya. Begini faktanya.

    Alpukat adalah buah bertekstur lembut yang rasanya gurih. Jenis buah ini digemari karena bisa diolah menjadi berbagai hidangan, tak hanya sebagai buah potong saja.

    Alpukat enak dijadikan isian salad, dijadikan smoothies, hingga saus cocolan seperti guacamole. Namun dalam konsumsinya, masih banyak orang ragu-ragu karena memercayai mitos yang beredar.


    Contohnya makan alpukat disebut bikin gemuk dan konstipasi, padahal faktanya tidak seperti itu. Alpukat justru menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara tepat.

    Mengutip Mashed (5/2/2024), inilah 7 mitos alpukat yang tak perlu lagi dipercaya:

    1. Alpukat bikin gemuk

    Banyak pelaku diet menghindari makan alpukat karena dianggap bikin gemuk. Alpukat memang tinggi kandungan lemak. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung sekitar 22 gram lemak, 240 kalori, 10 gram serat, dan 13 gram karbohidrat.

    Namun jumlah lemak yang tinggi itu jangan langsung diklaim tak sehat dan pemicu kegemukan. Sebab lemak dalam alpukat tergolong sehat karena berupa 15 gram lemak tak jenuh tunggal, 4 gram lemak tak jenuh ganda, dan 3 gram lemak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda tidak berhubungan dengan penambahan berat badan. Lemak ini justru bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    2. Alpukat tidak perlu dicuci

    Cara Menyimpan AlpukatFoto: iStock

    Mitos yang banyak dipercaya adalah alpukat tidak perlu dicuci karena daging buahnya terlindungi kulit yang tebal. Faktanya, alpukat sebaiknya tetap dicuci untuk menyingkirkan zat berbahaya di permukaan alpukat, seperti bakteri atau pestisida. Keduanya dapat berpindah ke daging buah selama proses pemotongan atau pengupasan.

    Penelitian Food and Drug Administration (FDA) mengungkap alpukat mungkin mengandung bakteri listeria di kulitnya. Bakteri ini bisa berbahaya jika termakan ibu hamil dan lansia.

    3. Proses kecokelatan daging buah alpukat tak bisa dihentikan

    Pencinta alpukat pasti tahu masalah utama usai memotong alpukat adalah daging buahnya akan berwarna kecokelatan usai terpapar udara. Banyak orang pun berpikir hal ini tidak dapat dihindari, padahal faktanya bisa.

    Kamu hanya perlu memercikkan perasan air lemon atau jeruk nipis ke daging buah alpukat Kandungan asam sitrat dari buah citrus tersebut akan menunda waktu daging buah alpukat kecokelatan. Cara lainnya dengan menggosokkan sedikit minyak zaitun atau madu ke permukaan daging buah alpukat sebagai pelapisnya.

    4. Alpukat tidak boleh disimpan di kulkas

    tips menyimpan alpukatFoto: iStock

    Persoalan menyimpan alpukat juga banyak dipercaya. Beberapa orang percaya alpukat tidak boleh disimpan di kulkas karena warna dan teksturnya akan berubah tidak enak.

    Hal itu rupanya hanya mitos karena menyimpan alpukat dalam kulkas bantu mempertahankan kualitas buah, terutama setelah alpukat matang. Rasa dan konsistensi teksturnya akan tahan lebih lama.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Makan alpukat tiap hari tidak sehat

    Saking sukanya, beberapa pencinta alpukat akan mengonsumsinya setiap hari. Namun muncul kekhawatiran kalau hal ini buruk untuk kesehatan. Faktanya, makan alpukat setiap hari tidaklah masalah.

    Jenis lemak yang terkandung adalah lemak sehat yang bagus untuk kesehatan jantung. Alpukat juga sumber serat yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi pelaku diet.

    6. Alpukat bikin sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Mitos lain soal alpukat adalah konsumsinya bikin sembelit, padahal itu tidak benar. Alpukat jika dikombinasikan dengan diet bergizi seimbang, asupan air, dan aktivitas fisik yang cukup, maka akan menyehatkan pencernaan.

    Alpukat juga sumber serat larut dan tidak larut yang merupakan komponen utama untuk menyehatkan pencernaan. Alpukat ukuran rata-rata mengandung sekitar 10 gram serat larut yang membantu memenuhi 40% kebutuhan serat harian pada wanita dan 28% pada pria.

    7. Cara cepat mematangkan alpukat di microwave

    Untuk mematangkan alpukat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya memasukkan alpukat ke microwave. Cara ini kabarnya bisa membuat alpukat matang lebih cepat.

    Yang terjadi sebenarnya, hanya biji buah alpukat yang akan melembut, tapi sebenarnya daging buah alpukat tidak matang. Jadi rasa alpukat akan tetap mentah dan kurang creamy layaknya alpukat mentah lain. Untuk solusi terbaik, coba taruh alpukat di kantong kertas agar tingkat pelepasan gas etilen meningkat sehingga alpukat matang lebih cepat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Makan Alpukat Bikin Gemuk dan Sembelit?


    Jakarta

    Alpukat tergolong buah yang banyak digemari. Buah ini juga ‘diselimuti’ berbagai mitos yang sebenarnya tak perlu lagi dipercaya. Begini faktanya.

    Alpukat adalah buah bertekstur lembut yang rasanya gurih. Jenis buah ini digemari karena bisa diolah menjadi berbagai hidangan, tak hanya sebagai buah potong saja.

    Alpukat enak dijadikan isian salad, dijadikan smoothies, hingga saus cocolan seperti guacamole. Namun dalam konsumsinya, masih banyak orang ragu-ragu karena memercayai mitos yang beredar.


    Contohnya makan alpukat disebut bikin gemuk dan konstipasi, padahal faktanya tidak seperti itu. Alpukat justru menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara tepat.

    Mengutip Mashed (5/2/2024), inilah 7 mitos alpukat yang tak perlu lagi dipercaya:

    1. Alpukat bikin gemuk

    Banyak pelaku diet menghindari makan alpukat karena dianggap bikin gemuk. Alpukat memang tinggi kandungan lemak. Satu buah alpukat ukuran sedang mengandung sekitar 22 gram lemak, 240 kalori, 10 gram serat, dan 13 gram karbohidrat.

    Namun jumlah lemak yang tinggi itu jangan langsung diklaim tak sehat dan pemicu kegemukan. Sebab lemak dalam alpukat tergolong sehat karena berupa 15 gram lemak tak jenuh tunggal, 4 gram lemak tak jenuh ganda, dan 3 gram lemak jenuh. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda tidak berhubungan dengan penambahan berat badan. Lemak ini justru bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    2. Alpukat tidak perlu dicuci

    Cara Menyimpan AlpukatFoto: iStock

    Mitos yang banyak dipercaya adalah alpukat tidak perlu dicuci karena daging buahnya terlindungi kulit yang tebal. Faktanya, alpukat sebaiknya tetap dicuci untuk menyingkirkan zat berbahaya di permukaan alpukat, seperti bakteri atau pestisida. Keduanya dapat berpindah ke daging buah selama proses pemotongan atau pengupasan.

    Penelitian Food and Drug Administration (FDA) mengungkap alpukat mungkin mengandung bakteri listeria di kulitnya. Bakteri ini bisa berbahaya jika termakan ibu hamil dan lansia.

    3. Proses kecokelatan daging buah alpukat tak bisa dihentikan

    Pencinta alpukat pasti tahu masalah utama usai memotong alpukat adalah daging buahnya akan berwarna kecokelatan usai terpapar udara. Banyak orang pun berpikir hal ini tidak dapat dihindari, padahal faktanya bisa.

    Kamu hanya perlu memercikkan perasan air lemon atau jeruk nipis ke daging buah alpukat Kandungan asam sitrat dari buah citrus tersebut akan menunda waktu daging buah alpukat kecokelatan. Cara lainnya dengan menggosokkan sedikit minyak zaitun atau madu ke permukaan daging buah alpukat sebagai pelapisnya.

    4. Alpukat tidak boleh disimpan di kulkas

    tips menyimpan alpukatFoto: iStock

    Persoalan menyimpan alpukat juga banyak dipercaya. Beberapa orang percaya alpukat tidak boleh disimpan di kulkas karena warna dan teksturnya akan berubah tidak enak.

    Hal itu rupanya hanya mitos karena menyimpan alpukat dalam kulkas bantu mempertahankan kualitas buah, terutama setelah alpukat matang. Rasa dan konsistensi teksturnya akan tahan lebih lama.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Makan alpukat tiap hari tidak sehat

    Saking sukanya, beberapa pencinta alpukat akan mengonsumsinya setiap hari. Namun muncul kekhawatiran kalau hal ini buruk untuk kesehatan. Faktanya, makan alpukat setiap hari tidaklah masalah.

    Jenis lemak yang terkandung adalah lemak sehat yang bagus untuk kesehatan jantung. Alpukat juga sumber serat yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi pelaku diet.

    6. Alpukat bikin sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Mitos lain soal alpukat adalah konsumsinya bikin sembelit, padahal itu tidak benar. Alpukat jika dikombinasikan dengan diet bergizi seimbang, asupan air, dan aktivitas fisik yang cukup, maka akan menyehatkan pencernaan.

    Alpukat juga sumber serat larut dan tidak larut yang merupakan komponen utama untuk menyehatkan pencernaan. Alpukat ukuran rata-rata mengandung sekitar 10 gram serat larut yang membantu memenuhi 40% kebutuhan serat harian pada wanita dan 28% pada pria.

    7. Cara cepat mematangkan alpukat di microwave

    Untuk mematangkan alpukat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya memasukkan alpukat ke microwave. Cara ini kabarnya bisa membuat alpukat matang lebih cepat.

    Yang terjadi sebenarnya, hanya biji buah alpukat yang akan melembut, tapi sebenarnya daging buah alpukat tidak matang. Jadi rasa alpukat akan tetap mentah dan kurang creamy layaknya alpukat mentah lain. Untuk solusi terbaik, coba taruh alpukat di kantong kertas agar tingkat pelepasan gas etilen meningkat sehingga alpukat matang lebih cepat.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal Kalorinya


    Jakarta

    Jenis pizza yang disukai memang beragam, termasuk pizza goreng yang sedang populer. Dokter ini pun membahas kandungan kalori pizza goreng. Begini penjelasannya.

    Cara menikmati pizza memang berbeda-beda, misalnya dari pilihan topping, paduan bahan, hingga cara makannya. Namun, cara makan pizza yang unik kerap mencuri perhatian hingga disebut ‘sekte’ saking nyelenehnya.

    Salah satunya adalah pizza goreng. Sesuai namanya, pizza ini dimakan dengan cara digoreng lagi setelah matang. Seorang netizen TikTok mengatakan bahwa pizza goreng adalah menu favoritnya. Ia pun tidak peduli jika dilabeli psikopat karena kebiasaannya ini.


    Pizza goreng pun mendapat sorotan dari netizen, termasuk dr. Dion Haryadi yang fokus membahas gizi makanan. Melalui unggahan Instagram (13/2/2024), ia menjelaskan bagaimana kreasi pizza goreng dari sisi ilmu gizi.

    Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal KalorinyaSeorang netizen TikTok mengaku amat suka pizza goreng. Foto: Instagram dionharyadi

    Pertama, ia menyoroti kandungan kalori jenis pizza yang digoreng TikToker tersebut. Dilihat dari penampilannya, pizza itu agaknya jenis Meat Lover dari merek Pizza Hut.

    “Kamu harus tahu kalori dari Meat Lover regular pan itu per lembarnya, sekitar 100 gram, itu sekitar 270 kalori. Berarti kalau makan 2 lembar pizza ya sekitar 540 kalori,” kata dr. Dion melihat video TikToker itu yang menggoreng 2 lembar pizza.

    Ia menjelaskan dengan proses penggorengan, maka bahan makanan tersebut akan menyerap minyak yang digunakan. “Penyerapan minyaknya sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari bahan yang sedang digoreng, tapi kurang lebih kita bisa pakai patokan sekitar 10-20% berat bahannya,” lanjut dr. Dion.

    Karenanya jika berat pizza itu sekitar 100 gram, maka nilai paling rendah dari penyerapan minyak itu sekitar 10 gram minyak tambahan. “Yang berarti sekitar 90 kalori tambahan per lembar pizzanya. Jadi kalau makan 2 lembar pizza yang digoreng, maka ada tambahan kurang lebih sekitar 180 kalori,” sambungnya.

    Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal KalorinyaKalori pizza goreng amat tinggi karena proses penggorengannya. Foto: Instagram dionharyadi

    Nilai tersebut pun baru estimasi rendahnya, dengan total 720 kalori. dr. Dion pun mengatakan mengerti kalau pizza goreng bukan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

    Ia mengatakan, “Kalau makannya beneran cuma sesekali doang, dan di luar ini pola makanmu oke, gaya hidupmu sehat, (maka) ya nggak masalah sama sekali (kalau makan pizza goreng).”

    Namun jika tidak, maka harus hati-hati mengonsumsi pizza goreng. Sebab makanan ini sangat rawan mengandung kalori berlimpah, juga lemak jenuh dari pemakaian minyak goreng.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal Kalorinya


    Jakarta

    Jenis pizza yang disukai memang beragam, termasuk pizza goreng yang sedang populer. Dokter ini pun membahas kandungan kalori pizza goreng. Begini penjelasannya.

    Cara menikmati pizza memang berbeda-beda, misalnya dari pilihan topping, paduan bahan, hingga cara makannya. Namun, cara makan pizza yang unik kerap mencuri perhatian hingga disebut ‘sekte’ saking nyelenehnya.

    Salah satunya adalah pizza goreng. Sesuai namanya, pizza ini dimakan dengan cara digoreng lagi setelah matang. Seorang netizen TikTok mengatakan bahwa pizza goreng adalah menu favoritnya. Ia pun tidak peduli jika dilabeli psikopat karena kebiasaannya ini.


    Pizza goreng pun mendapat sorotan dari netizen, termasuk dr. Dion Haryadi yang fokus membahas gizi makanan. Melalui unggahan Instagram (13/2/2024), ia menjelaskan bagaimana kreasi pizza goreng dari sisi ilmu gizi.

    Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal KalorinyaSeorang netizen TikTok mengaku amat suka pizza goreng. Foto: Instagram dionharyadi

    Pertama, ia menyoroti kandungan kalori jenis pizza yang digoreng TikToker tersebut. Dilihat dari penampilannya, pizza itu agaknya jenis Meat Lover dari merek Pizza Hut.

    “Kamu harus tahu kalori dari Meat Lover regular pan itu per lembarnya, sekitar 100 gram, itu sekitar 270 kalori. Berarti kalau makan 2 lembar pizza ya sekitar 540 kalori,” kata dr. Dion melihat video TikToker itu yang menggoreng 2 lembar pizza.

    Ia menjelaskan dengan proses penggorengan, maka bahan makanan tersebut akan menyerap minyak yang digunakan. “Penyerapan minyaknya sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari bahan yang sedang digoreng, tapi kurang lebih kita bisa pakai patokan sekitar 10-20% berat bahannya,” lanjut dr. Dion.

    Karenanya jika berat pizza itu sekitar 100 gram, maka nilai paling rendah dari penyerapan minyak itu sekitar 10 gram minyak tambahan. “Yang berarti sekitar 90 kalori tambahan per lembar pizzanya. Jadi kalau makan 2 lembar pizza yang digoreng, maka ada tambahan kurang lebih sekitar 180 kalori,” sambungnya.

    Pizza Goreng Lagi Populer, Ini Kata Dokter Gizi Soal KalorinyaKalori pizza goreng amat tinggi karena proses penggorengannya. Foto: Instagram dionharyadi

    Nilai tersebut pun baru estimasi rendahnya, dengan total 720 kalori. dr. Dion pun mengatakan mengerti kalau pizza goreng bukan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

    Ia mengatakan, “Kalau makannya beneran cuma sesekali doang, dan di luar ini pola makanmu oke, gaya hidupmu sehat, (maka) ya nggak masalah sama sekali (kalau makan pizza goreng).”

    Namun jika tidak, maka harus hati-hati mengonsumsi pizza goreng. Sebab makanan ini sangat rawan mengandung kalori berlimpah, juga lemak jenuh dari pemakaian minyak goreng.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Zoodles, Mie dari Zucchini Jadi Pengganti Mie yang Sehat


    Jakarta

    Mie menjadi salah satu makanan yang populer, karena rasanya enak. Namun, mie kerap dihindari saat diet. Sebagai gantinya, bisa mencoba zoodles dari zucchini.

    Saat sedang diet, banyak orang menghindari asupan karbohidrat, seperti mie. Alternatifnya mereka biasa menikmati mie konjac atau yang lebih populer dengan sebutan shirataki.

    Alternatif lain juga bisa menggunakan olahan sayuran yang dibuat seperti mie. Salah satunya adalah zoodles atau mie dari zucchini.


    Dilansir dari Love & Lemons (15/2), zoodles ini cukup populer dinikmati sebagai hidangan diet. Banyak selebriti Hollywood yang mengonsumsinya, seperti Jennifer Garner dan Meghan Markle.

    saus zucchinizucchini Foto: iStock

    Zucchini yang biasanya menjadi pelengkap hidangan, kini justru bahan dasarnya. Potongan zucchini ini bisa beragam, seperti pappardelle, angel hair, spaghetti, fettuccine, dan pasta lasagna.

    Bukan seperti mie bayam yang masih terbuat dari adonan tepung terigu, zoodles ini asli dari zucchini. Seperti memasak zucchini biasa, tetapi bentuknya mirip mie atau pasta.

    Zoodles ini bisa diolah seperti sajian pasta yang nikmat. Kamu bisa membumbuinya ala aglio olio, bolognese, hingga menjadi lasagna.

    zucchini jadi pengganti mie yang lebih sehatzucchini jadi pengganti mie yang lebih sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mie zucchini ini juga cocok diolah menjadi sup yang nikmat. Sup yang hangat membuat hidangan semakin nikmat, apalagi kalau rasanya gurih.

    Agar tak hanya asupan serat yang disantap, bisa juga menambahkan beragam jenis daging berprotein tinggi. Seperti daging ayam, daging sapi, atau seafood.

    Zoodles juga enak diolah menjadi hidangan khas Asia. Kamu bisa mencoba racikan mie goreng dari zoodles atau membuat mie ayam dengan alternatif sehat ini.

    Zucchini merupakan jenis sayuran yang warnanya hijau tua mirip kyuri atau timun Jepang. Banyak mengandung air dengan tekstur renyah segar. Rasanya sedikit manis dan ternyata punya banyak khasiat sehat.

    Dilansir dari Health Line, sayuran ini kaya akan vitamin, mineral, serat, dan lainnya. Banyak yang menyebutkan kalau zucchini bisa meningkatkan pencernaan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com