Category: Makanan Sehat

  • Bikin Anak Makin Pintar! Ini 6 Makanan yang Harus Ada di Rumah

    Bikin Anak Makin Pintar! Ini 6 Makanan yang Harus Ada di Rumah


    Jakarta

    Kecerdasan anak bisa didukung dengan asupan makanan yang tepat. Contohnya deretan makanan mengandung vitamin B12 yang juga mendorong energi hingga menyehatkan sistem saraf.

    Punya anak cerdas pastinya jadi impian semua orang tua. Stimulus yang diberikan tak hanya dari luar, tapi juga dari dalam melalui pola makan yang tepat. Makanan bernutrisi tinggi yang mendukung performa otak adalah kuncinya.

    Salah satu yang direkomendasikan pakar adalah sumber vitamin B12. Banyak terkandung dalam makanan hewani, jenis nutrisi ini bisa membuat suasana hati anak lebih baik, membantu pembentukan sel darah merah, menjaga kesehatan sistem saraf, dan punya peran penting dalam fungsi otak.


    Makanan ini sebaiknya dijadikan stok oleh orang tua untuk diberikan kepada buah hatinya. Jenisnya tak sulit dicari dan bahkan bisa diolah menjadi beragam makanan enak.

    Mengutip Times of India (13/8/2025), inilah 6 makanan yang bantu dorong kecerdasan anak dan bikin anak makin pintar:

    1. Telur

    Telur adalah sumber protein hewani yang murah dan mudah didapat. Mengolahnya juga simpel, baik sebagai makanan utama maupun pendamping hidangan bernutrisi lainnya.

    Telur mengandung kolin yang penting untuk kemampuan mengingat dan membuat sel-sel otak tetap terhubung. Selain itu, protein pada telur menyediakan energi yang stabil untuk anak sehingga mereka bisa fokus sepanjang hari.

    2. Ikan omega 3

    Pasta fetuccini with cheddar cheese and grilled salmon on a plate close-up. horizontal view from aboveFoto: iStock

    Ikan mengandung lemak sehat berupa asam lemak omega 3 juga bagus dikonsumsi rutin oleh anak-anak. Jenisnya ada salmon, mackerel, dan sarden. Jenis asam lemak omega 3, terutama DHA, adalah nutrisi primadona untuk perkembangan otak anak. Kemampuan mengingat dan fokusnya juga akan bertambah.

    Salmon enak diolah dengan cara simpel, dipanggang di wajan menggunakan bumbu minimalis berupa garam atau merica. Usahakan makan jenis ikan sehat ini setidaknya 1-2 kali per minggu.

    3. Buah berry

    Jika punya budget lebih, berikan buah terbaik untuk anak. Pilih buah berry, seperti blueberry, stroberi, dan raspberry yang kaya antioksidan dan vitamin C. Dua nutrisi ini penting buat kesehatan otak anak sekaligus membuatnya tetap tajam.

    Bonusnya, buah berry punya rasa manis asam yang jadi favorit banyak anak-anak. Orang tua bisa menjadikan buah berry segar sebagai bekal camilan anak atau mengolahnya jadi smoothies.

    4. Kacang-kacangan

    Camilan sehat selain buah berry untuk anak-anak adalah kacang-kacangan. Di dalamnya terkandung lemak sehat, vitamin E, zinc dan protein. Mengonsumsi kacang bisa melindungi sel-sel otak, menjaga memori, dan suasana hati lebih stabil.

    Kacang walnut, khususnya, sangat baik untuk kesehatan otak. Pilihan lainnya berupa kacang almond. Selain dimakan langsung, kacang-kacangan juga bisa dikombinasikan dengan makanan favorit anak lainnya, seperti roti panggang, yogurt, ataupun smoothies.

    5. Greek yogurt

    little boy eating yogurt on a white backgroundFoto: Istock

    Yogurt terkenal baik untuk kesehatan usus berkat kandungan probiotiknya. Karena usus merupakan ‘otak kedua’ manusia, maka konsumsinya juga bisa meningkatkan kesehatan mental anak lebih baik.

    Pilih jenis Greek yogurt yang plain dan full-fat. Kombinasikan dengan buah berry, siraman madu, dan sedikit granola. Selain itu, Greek yogurt juga bisa jadi menu smoothies sarapan karena sifatnya mengenyangkan.

    6. Bijian utuh

    Sumber makanan whole grains (bijian utuh) antara lain beras merah, oatmeal, hingga gandum utuh, juga bisa diandalkan untuk mendorong kecerdasan otak anak. Makanan ini bisa menghasilkan energi perlahan, yang bantu mendorong fokus dan ketajaman otak anak sepanjang hari.

    Selain itu, sumber bijian utuh mengandung vitamin B dan serat. Jadi konsumsinya baik untuk menghasilkan energi tanpa menciptakan lonjakan gula darah.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Rekomendasi Menu Sarapan Sehat dari Dokter Jantung, Bisa Dicontek!

    5 Rekomendasi Menu Sarapan Sehat dari Dokter Jantung, Bisa Dicontek!


    Jakarta

    Sarapan penting untuk memasok energi seharian. Pemilihan menunya harus tepat agar baik untuk semua organ, termasuk jantung. Berikut 5 menu sarapan sehat rekomendasi dokter jantung.

    Terlepas dari pro dan kontra mengenai penting atau tidaknya sarapan, nyatanya aktivitas makan pagi ini dinilai banyak pakar tetap mendatangkan manfaat sehat. Bahkan sarapan juga terkait dengan kesehatan jantung.

    Dikutip dari Health (13/8/2025), makan sarapan setiap hari ternyata dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Namun pemilihan menunya harus tepat.


    Lantas, menu apa saja yang bagus dikonsumsi? Para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah atau kardiologis berbagi 5 rekomendasi menu sarapan sehat ala mereka. Kamu pun bisa mencontek untuk menu sarapan sehari-hari di rumah.

    Berikut daftarnya:

    1. Yogurt dan buah berry

    Kardiologis Elizabeth Klodas memilih sarapan Greek yogurt dengan paduan buah berry. Ia juga memasukkan marmalade jeruk, granola, kacang almond, walnut, hingga buah-buahan kering ke dalam menu sarapannya tersebut.

    Menurut Klodas, menu ini rendah sodium dan tinggi potassium sehingga bagus untuk kesehatan jantung. Bonus lainnya, paduan menu ini menawarkan kandungan serat, antioksidan, protein, prebiotik, dan bahkan probiotik. “(Dengan menu ini) saya mendukung kesehatan mikrobioma usus, melawan peradangan, membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat, dan menurunkan kolesterol sekaligus,” ujarnya.

    2. Telur rebus dan kopi hitam

    Ilustrasi telur rebusFoto: Getty Images/iStockphoto/tycoon751

    Menu sarapan sehat ala kardiologis Kaustubh Dabhadkar adalah telur rebus dan kopi hitam. Telur rebus bisa diandalkan karena tinggi protein sehingga bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan gula darah yang tidak perlu.

    Dabhadkar berujar, meski kuning telur mengandung kolesterol, tapi tidak menaikkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sementara itu, kopi hitam jika dikonsumsi secukupnya bagus untuk kesehatan jantung karena mendukung kesehatan pembuluh darah.

    3. Kacang dan dark chocolate

    Jika suka yang manis gurih, menu sarapan sehat ala kardiologis Harmony Reynolds dapat kamu contek. Ia suka makan kacang dan dark chocolate bar untuk sarapan hampir setiap hari.

    Menurutnya, kacang adalah sumber lemak sehat dan serat yang bagus untuk jantung. Untuk cokelat, ia memilihnya yang kecil saja agar asupan kalori tak terlalu banyak. Usahakan pilih dark chocolate yang minim kandungan lemak jenuh dan gula tambahan.

    4. Oatmeal

    Kabar baik untuk pencinta oatmeal karena menu favorit mereka tergolong menyehatkan jantung. Hal ini juga disetujui kardiologis Nieca Goldberg dari NYU Grossman School of Medicine. Ia memilih oatmeal potongan lebih kasar (steel-cut oatmeal) untuk dipadukan bersama kayu manis dan vanilla, lalu memasaknya di microwave.

    “Setelah oatmeal siap, saya menambahkan setengah cangkir raspberry dan blueberry, lalu menambahkan walnut dan susu berbusa di atasnya,” ujar Goldberg. Ia menjelaskan, oatmeal bagus untuk jantung karena tinggi serat dan bersifat menurunkan kolesterol. Sementara buah berry, adalah sumber antioksidan yang juga bagus kesehatan secara keseluruhan.

    5. Smoothie

    racikan smoothies pisang yang mudah dibuatFoto: Getty Images/Lecic

    Kalau suka menu sarapan praktis, coba rekomendasi kardiologis Eduardo Sanchez. Ia memilih smoothie berbahan pisang, blueberry, dan buah musiman. Lalu dipadukan yogurt, susu kedelai, dan ekstrak vanilla untuk memberi aroma dan rasa nikmat.

    Sanchez mengatakan smoothie sarapan ini penuh dengan bahan-bahan yang menyehatkan jantung, seperti pisang, blueberry, dan jenis buah lainnya. “Saya sebisa mungkin lebih condong ke buah organik demi mengurangi paparan pribadi dan melindungi planet ini,” kata Sanchez.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 14 Hari Tanpa Gula, Begini Efek Positifnya untuk Kesehatan

    14 Hari Tanpa Gula, Begini Efek Positifnya untuk Kesehatan


    Jakarta

    Mengurangi konsumsi gula, khususnya gula tambahan yang banyak terdapat pada makanan dan minuman olahan, kembali menjadi sorotan. Begini efeknya jika kamu berhenti konsumsi gula.

    Dilansir dari Ladbible (15/08/2025), seorang dokter membagikan penjelasan tentang perubahan yang dapat terjadi pada tubuh jika seseorang berhenti mengonsumsi gula selama 2 minggu.


    Tren diet tanpa gula kerap muncul di media sosial, tapi penjelasan medis ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dampaknya.

    Dieting or good health concept. Young woman rejecting Junk food or unhealthy food such as donut or dessert and choosing healthy food such as fresh fruit or vegetable.Dieting or good health concept. Young woman rejecting Junk food or unhealthy food such as donut or dessert and choosing healthy food such as fresh fruit or vegetable. Foto: iStock

    Dr. Eric Berg, melalui akun TikTok-nya, menjelaskan pada awalnya tubuh akan merespons dengan rasa ingin makan gula yang kuat. Hal ini terjadi karena otak terbiasa mendapatkan lonjakan dopamin dari rasa manis. Beberapa orang mungkin juga akan mengalami gejala seperti mudah marah, lelah, sakit kepala, atau mual.

    Menurut Dr. Berg, gejala ini muncul karena tubuh sedang beradaptasi dan melakukan proses detoksifikasi, sehingga gejala tersebut akan mereda seiring waktu. Ia menyarankan agar pengurangan gula dilakukan secara bertahap untuk mengurangi ketidaknyamanan pada fase awal saat diet gula.

    Begitu tubuh mulai terbiasa tanpa asupan gula tambahan, perubahan positif mulai terasa. Sumber energi tubuh akan beralih dari gula ke cadangan lemak, sehingga seseorang dapat bertahan lebih lama tanpa makan sekaligus merasakan peningkatan energi. Bagi sebagian orang yang sebelumnya mengalami depresi atau kecemasan, kondisi suasana hati bisa menjadi lebih stabil dan positif.

    “Anda akan memiliki lebih banyak energi karena tubuh mulai memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi,” ujarnya.

    Glass with red stripes straw filled with sugar cubes on blue background. Junk food, unhealthy diet, sugar on refreshing drinks, nutrition concept.Glass with red stripes straw filled with sugar cubes on blue background. Junk food, unhealthy diet, sugar on refreshing drinks, nutrition concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/SB Arts Media

    Selain itu, Dr. Berg menyebutkan fokus dan konsentrasi dapat meningkat setelah melewati fase awal adaptasi. Secara fisik, peradangan dan rasa nyeri di tubuh cenderung berkurang, sementara kesehatan kulit membaik dan tampil lebih bercahaya.

    “Anda akan menyadari bahwa kondisi kulit Anda menjadi jauh lebih baik dan tampak lebih sehat bercahaya,” sambungnya.

    Para ahli kesehatan juga sepakat bahwa konsumsi gula berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit, termasuk memicu jerawat.

    Meski manfaatnya menjanjikan, para pakar mengingatkan bahwa setiap perubahan pola makan sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kecukupan gizi dan idealnya di bawah pengawasan dokter atau ahli gizi.

    Mengurangi konsumsi gula secara bertahap, bukan langsung menghentikannya total, dapat membantu tubuh beradaptasi dengan lebih nyaman sekaligus memaksimalkan hasil yang diperoleh.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Manfaat Sehat Jamu, Minuman Tradisional Indonesia Sejak Abad ke-19

    3 Manfaat Sehat Jamu, Minuman Tradisional Indonesia Sejak Abad ke-19


    Jakarta

    Indonesia punya racikan minuman tradisional kebanggaan, jamu. Mengonsumsi jamu mendatangkan banyak manfaat sehat, termasuk untuk meningkatkan imunitas tubuh.

    Jamu punya sejarah panjang karena konon sudah ada sejak masa kerajaan Hindu-Buddha. Mengutip buku Jamu Gendong Solusi Sehat Tanpa Obat terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, tradisi meramu dan mengonsumsi jamu diyakini sudah ada sejak berabad-abad yang lalu.

    Bahkan tradisi tersebut tergambar dalam relief-relief yang menggambarkan pembuatan dan penggunaan jamu pada beberapa candi terkenal di Indonesia, termasuk Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Penataran, Candi Sukuh, dan Candi Tegalwangi.


    Catatan mengenai jamu juga tertulis dalam Serat Centhini pada abad ke-19, tepatnya 1814 M dan Kawruh Bab Jampi-Jampi Jawi (1858 M) yang berisi 1.734 resep ramuan jamu. Dahulu yang mengonsumsi jamu hanya keluarga kerajaan, tapi kemudian merambah ke masyarakat umum.

    Menariknya, jamu dulu hanya diracik oleh ‘orang pintar’ atau orang yang dianggap punya kekuatan spiritual, seperti wiku atau dukun. Penjualan jamu dengan cara digendong diyakini dimulai pada masa Kerajaan Mataram Islam, di mana praktik pengobatan oleh para wiku melibatkan ramuan jamu dan doa-doa.

    Kemudian jamu juga jadi bagian erat dalam upacara-upacara pada masa kerajaan Majapahit. Ada delapan jenis jamu yang dikonsumsi oleh raja dan putra-putri keraton.

    Jenis-jenis jamu tersebut melibatkan kunyit asam, beras kencur, cabe puyang, pahitan, kunci suruh, kudu laos, uyup-uyup, gepyokan, dan sinom. Keseluruhan jamu ini memiliki manfaat untuk menjaga kebugaran, merawat kecantikan, serta melambangkan delapan arah mata angin dan simbol Surya Majapahit.

    Lantas apa saja manfaat konsumsi jamu?

    Dikutip dari Verywell Health (5/2/2025), ahli gizi Stephani Johnson dan pakar kesehatan Matthew Badgett mengungkap keistimewaan jamu, seperti berikut:

    1. Mengurangi peradangan sistemik

    Semua bahan di dalam jamu bagus untuk kesehatan .Kandungan kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang mendukung kesehatan sendi, fungsi kekebalan tubuh, serta fungsi otak.

    Jahe juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mengatasi peradangan. Menurut Badgett, jahe juga terbukti membantu mengatasi mual.

    Selain itu, jika jamu ditambah dengan bahan asam Jawa dan serai, maka manfaatnya lebih luas lagi.

    Kandungan asam Jawa juga kaya akan antioksidan, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan mengurangi risiko penyakit jantung.

    Serai juga memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan kaya akan mineral. Serai juga bisa mendukung sistem kekebalan tubuh dan kesehatan pencernaan, serta mengurangi peradangan.

    2. Menyehatkan pencernaan

    Jika pencernaan sering terganggu, tak ada salahnya minum jamu. Kandungan jahe di dalamnya mampu mengatasi masalah mual, perut kembung, dan pencernaan tidak lancar.

    Selain itu, kandungan kunyit di dalamnya juga tinggi akan serat yang bisa membantu buang air besar secara teratur.

    3. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Jamu juga memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
    Johnson mengungkap kalau pola makan kaya antioksidan dapat menetralkan molekul berbahaya yang dapat mengalahkan sistem imun dan membuat seseorang sakit.

    Lebih lanjut ia mengatakan kalau penelitian terbaru telah menyoroti peran penting mikrobioma usus dalam kesehatan dan fungsi kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Terkait hal tersebut, bahan-bahan di dalam jamu, terutama jahe dan serai telah dikaitkan dengan peningkatan mikrobioma usus sehat, yang mampu mendukung kekebalan tubuh.

    Meskipun uji klinis belum mengaitkan minum jamu dengan fungsi kekebalan tubuh lebih baik, tetapi minum jahe bisa membantu seseorang yang menderita gejala flu dan batuk menjadi lebih baik.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Air Cucian Beras Nggak Cuma Sisaan Masak, Ini 7 Manfaatnya Buat Kecantikan!

    Air Cucian Beras Nggak Cuma Sisaan Masak, Ini 7 Manfaatnya Buat Kecantikan!


    Jakarta

    Air cucian beras kini jangan langsung dibuang. Kamu bisa memanfaatkannya untuk kecantikan, termasuk digunakan pada wajah dan rambut. Begini fungsinya!

    Sebelum dimasak, beras biasanya dicuci bersih menggunakan air selama beberapa kali. Air cucian beras itu sebaiknya jangan langsung dibuang. Coba manfaatkan untuk kecantikan.

    Berikut sederet kegunaan air beras untuk wajah dan rambut, dilansir dari Healthline, Medical News Today, dan HealthShots:


    1. Memperlambat Penuaan Kulit

    Menurut studi 2018, air beras dapat mengurangi aktivitas elastase, yaitu enzim yang terlibat dalam penuaan dini kulit. Hal ini menandakan air beras berpotensi mencegah munculnya garis halus dan kerutan jika diaplikasikan pada kulit.

    Kandungan inositol dalam air beras juga dapat menghaluskan kerutan di kulit. Hasil penelitian menunjukkan elastisitas kulit para pesertanya meningkat setelah menggunakan pelembab inositol selama tujuh minggu. Sayangnya, penelitian ini tidak menguji air beras secara khusus.

    2. Atasi Kulit Kering

    Sodium lauryl sulfate atau SLS sering digunakan pada produk perawatan tubuh. Akan tetapi, kandungan ini justru bisa mengiritasi kulit. Bukti menunjukkan pemakaian air beras sebanyak dua kali sehari dapat menangani kulit yang kering dan rusak akibat SLS.

    3. Menenangkan Kulit yang Terpapar Sinar Matahari

    Paparan sinar matahari dapat merusak kulit sehingga radang, kemerahan, gatal, dan kondisi terbakar dapat muncul. Air beras yang mengandung tepung diyakini bantu menenangkan iritasi dan kulit terbakar matahari karena efek dingin yang diberikan.

    Zat kimia dalam air beras juga dipercaya bantu melindungi kulit dari sinar matahari. Berdasarkan penelitian, tabir surya yang mengandung kombinasi ekstrak beras dan tumbuhan lainnya efektif meningkatkan perlindungan dari UVA dan UVB.

    4. Memperbaiki Rambut Rusak

    Beras mengandung antioksidan seperti inositol. Kandungan ini bantu melawan efek radikal bebas yaitu molekul volatil yang dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Sebuah studi 2018 menemukan bahwa aktivitas antioksidan dalam beras itu sama dengan asam askorbat atau vitamin C.

    Inositol diyakini bantu memperbaiki rambut yang rusak, termasuk ujung rambut bercabang dan kerusakan akibat bleaching.

    5. Mencerahkan Kulit

    Banyak produk pencerah kulit yang mengandung ekstrak beras. Hal ini karena beras diyakini bisa menyamarkan noda hitam, mencerahkan dan meratakan warna kulit. Dengan begitu, kulit menjadi lebih bercahaya dan bersih.

    6. Mengatasi Ketombe

    Fermentasi air beras bisa menghambat pertumbuhan jamur tertentu, menurut studi. Setelah didiamkan selama sehari, air tersebut mengandung bakteri Bacillus cereus yang menghasilkan antibiotik zwittermicin A dan kanosamine. Zat antibiotik ini dipercaya bisa menghalangi tumbuhnya Malassezia furfur yang jadi penyebab ketombe.

    7. Mengurangi Peradangan Kulit

    Air beras disebut bisa mengurangi iritasi kulit. Peneliti di tahun 2002 menemukan, orang yang kulitnya teriritasi SLS perlahan sembuh setelah mandi dengan campuran tepung beras sebanyak dua kali sehari. Lapisan kulit juga membaik pada pengidap eksim atopik dengan perawatan tersebut.

    Orang yang memiliki kulit berminyak diyakini dapat membilas wajah dengan air beras karena efek astringent bantu mengurangi minyak sehingga melindungi kulit dari jerawat dan komedo.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Sumber Protein Sehat, Tapi Ini 4 Risiko Makan Ikan Berlebihan

    Sumber Protein Sehat, Tapi Ini 4 Risiko Makan Ikan Berlebihan


    Jakarta

    Ikan terkenal sebagai sumber protein sehat, tapi ternyata mengonsumsinya berlebihan juga bisa berefek negatif untuk tubuh. Mulai dari paparan merkuri hingga risiko alergi.

    Ikan sering disebut sebagai salah satu makanan tersehat di dunia. Ikan kaya asam lemak omega 3 yang menyehatkan, sumber protein minim lemak, hingga mengandung berbagai vitamin penting untuk kesehatan tubuh.

    Dikutip dari Times of India (27/8/2025), rutin konsumsi ikan dikaitkan dengan manfaat sehat. Mulai dari menyehatkan jantung, meningkatkan fungsi otak, dan kesehatan secara umum.


    Namun, seperti hal lain yang tidak bagus jika berlebihan, maka konsumsi ikan pun begitu. Bagi beberapa orang, ikan bisa memicu alergi hingga menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak dikonsumsi dengan tepat.

    Berikut risiko makan ikan berlebihan untuk kesehatan:

    1. Paparan merkuri berlebih

    Salah satu hal utama yang disorot dari konsumsi ikan berlebihan adalah paparan merkuri berlebih. Ikan laut ukuran besar, seperti tuna, makarel, dan ikan todak, sering kali tinggi kandungan merkuri. Hal ini lantaran bioakumulasi dalam rantai makanan mereka.

    Ketika jenis ikan tersebut dikonsumsi berlebihan, maka paparan merkuri yang lambat laun menumpuk di tubuh, akan memicu komplikasi kesehatan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Scientific Reports menemukan konsumsi 1 porsi ikan tuna kalengan (80 gram untuk orang dewasa, 40 gram untuk anak-anak) tidak meningkatkan risiko kesehatan, tetapi risikonya meningkat jika jumlahnya lebih dari itu.

    Efek kelebihan merkuri dalam tubuh adalah merusak sistem saraf dan menyebabkan masalah neurologis, seperti kehilangan memori, tremor, hingga sulit konsentrasi. Bahkan bisa memicu gangguan mood seperti depresi dan rasa resah. Pakar kesehatan pun merekomendasikan tidak terlalu banyak makan ikan tinggi merkuri dan konsumsi ikan pada porsi secukupnya.

    2. Risiko keracunan makanan

    Tragis! Orang-orang Ini Tewas karena Alergi dan Keracunan MakananFoto: Getty Images/Doucefleur

    Risiko lain dari kebanyakan makan ikan adalah keracunan makanan, apalagi jika ikan tidak disimpan atau dimasak dengan tepat. Ikan termasuk bahan makanan segar yang mudah terkontaminasi bakteri, parasit, atau toksin.

    Risiko keracunan ikan semakin tinggi saat dimakan dalam keadaan basi, mentah, atau kurang matang. Efeknya bisa nyeri perut, diare, mual, muntah, sampai demam.

    Beberapa jenis ikan juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya parasit seperti cacing pita. Risiko ini semakin besar saat ikan tidak dimasak matang sempurna. Perhatikan juga konsumsi ikan segar dan mentah, seperti sashimi. Pastikan mendapatkannya dari sumber terpercaya agar tidak menimbulkan risiko keracunan makanan.

    3. Alergi

    Pada beberapa orang, konsumsi ikan bisa memicu reaksi alergi. Ada yang baru terasa ketika memakannya dalam jumlah banyak, tapi ada juga yang sudah mendapati efek alergi meski baru makan sedikit ikan.

    Gejala alergi yang muncul bisa berupa ruam kulit, gatal, bengkak, biduran, dan kesulitan bernapas. Karena itu, mereka yang sudah tahu alergi ikan, harus menghindari konsumsi ikan sepenuhnya atau mengonsumsinya degan bijak.

    4. Kenaikan berat badan

    A close-up view of a young woman standing on a weighing scale, focusing on her feet and the display as she checks her weight. The scene highlights the importance of health and self-awareness in maintaining a balanced lifestyle.Foto: Getty Images/Thai Liang Lim

    Ikan menyehatkan ketika diolah dengan cara tepat, seperti dikukus atau dipanggang. Hindari makan ikan yang digoreng dalam banyak minyak atau ikan berlapis tepung karena bisa meningkatkan asupan kalori dan lemak tak sehat pada tubuh.

    Jika hal tersebut dilakukan, maka bukan tidak mungkin berat badan akan bertambah. Disertai peningkatan risiko kenaikan kolesterol dan risiko penyakit jantung. Ikan lebih baik diolah dengan cara yang lebih sehat dan minim minyak agar nutrisinya tidak sia-sia.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Waspada! 5 Peralatan Dapur Ini Berisiko Tinggi Mengontaminasi Makanan

    Waspada! 5 Peralatan Dapur Ini Berisiko Tinggi Mengontaminasi Makanan


    Jakarta

    Beberapa peralatan dapur ini bisa menimbulkan risiko serius pada kesehatan. Hal tersebut berkaitan dengan material yang terkandung.

    Peralatan dapur semakin banyak model dan jenisnya. Ada yang berbahan stainles steel, kaca, plastik, kayu, dan sebagainya. Namun pernahkah kamu memikirkan unsur-unsur yang terkandung di dalamnya?

    Melalui Instagram, seorang ahli jantung Dr. Alok Chopra dari Maulana Azad Medical College, New Delhi, India mengungkap beberapa alat dapur yang berbahaya untuk kesehatan.


    Menurutnya, material atau bahan yang digunakan untuk membuat alat dapur mengandung zat kimia berbahaya. Zat tersebut berpotensi mengontaminasi makanan.

    Dikutip dari Times of India (26/7) berikut 5 alat dapur yang berisiko mengontaminasi makanan:

    1. Wajan anti lengket

    Teflon dan panci diskon besarWajan anti lengket berisiko mengontaminasi makanan. Foto: Getty Images/iStockphoto/sergeyryzhov

    Menurut Dr. Alok, peralatan masak yang terlalu panas dapat melepaskan asap beracun. Selain itu, wajan anti lengket seperti teflon yang tergores dapat melepaskan bahan kimia berbahaya.

    Wajan yang mengandung bahan kimia PFOA dan PFAS dapat terakumulasi di dalam tubuh. Hal tersebut sangat berisiko dan bisa menimbulkan beberapa kesehatan tubuh jika tertelan melalui makanan.

    Mulai dari gangguan hormon, sistem kekebalan tubuh, hingga keracunan dalam jangka panjang. Sebagai alternatif, pilihlah alat masak dengan material stainless steel, kaca, dan keramik.

    2. Aluminium foil

    Aluminium foil digunakan untuk membungkus makanan guna menjaga kehangatan dan mempercepat proses memasak. Namun di balik kegunaannya bisa menimbulkan risiko.

    Aluminium foil sendiri terbuat dari lembaran logam. Kandungan logam tersebut dapat mengontaminasi makanan, jika dikonsumsi bisa menyebabkan penyakit serius.

    Paparan jangka panjangnya telah dikaitkan dengan masalah neurologis dan peningkatan risiko Alzheimer. Sebagai gantinya, bisa menggunakan kertas perkamen yang lebih aman digunakan.

    Alat dapur yang berbahaya ada di halaman berikutnya.

    3. Wadah plastik

    Simpan Makanan Pakai Wadah Kaca di Freezer, Apakah Nutrisi Berubah?Ilustrasi wadah makanan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Katelin Kinney

    Wadah makanan berbahan plastik cukup berisiko, terutama yang sudah usang atau berkualitas rendah. Wadah tersebut dapat melepaskan bahan kimia berbahaya.

    Mulai dari BPA, BPS, dan ftalat. Akan semakin berbahaya jika wadah tersebut dipanaskan dalam microwave atau digunakan untuk makanan berminyak dan asam.

    Bahan kimia itu akan berisiko pada kesehatan hormon, memengaruhi kesuburan, dan melemahkan respon imun. Alternatif yang lebih sehat bisa pilih wadah dengan material kaca, keramik, dan stainless steel.

    4. Peralatan masak plastik

    Tak hanya wadah penyimpanan makanan saja, alat-alat masak juga ada yang dibuat dari material plastik. Mulai dari spatula, sendok, dan centong.

    Material tersebut dapat melepaskan zat aditif beracun, seperti penghambat api, pewarna, dan mikroplastik.

    Jika masuk ke dalam makanan dan terakumulasi dalam tubuh, maka dapat menyebabkan peradangan dan keracunan. Pilihan yang lebih sehat bisa menggunakan alat masak berbahan kayu atau stainless steel.

    5. Kompor gas

    Cara membersihkan kompor gasIlustrasi kompor gas. Foto: Getty Images/brizmaker

    Pelepasan gas pada penggunaan kompor gas bisa berisiko melepaskan polutan udara dalam ruangan, seperti benzena, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida. Zat-zat tersebut sangat berbahaya.

    Beberapa efeknya bisa meningkatkan risiko asma, infeksi pernapasan, hingga kanker. Risiko tersebut akan semakin parah jika dapur memiliki ventilasi yang buruk.

    Karenanya disarankan menggunakan kompor induksi atau kompor listrik untuk udara yang lebih bersih. Minimal, memberi ventilasi, membuka jendela, atau memasang exhaust fan.

    (raf/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Cegah Kanker dengan Konsumsi Rutin 5 Makanan Kaya Serat Ini

    Cegah Kanker dengan Konsumsi Rutin 5 Makanan Kaya Serat Ini


    Jakarta

    Asupan serat dari makanan ternyata memiliki khasiat yang lebih kompleks. Salah satunya dapat mencegah perkembangan kanker seperti yang diungkapkan ahli.

    Pemilihan makanan bagi sebagian orang merujuk pada kenyamanan atau selera makan saja. Padahal asupan makanan juga penting sebagai sumber nutrisi tubuh.

    Salah satunya kandungan serat yang memiliki peran penting untuk kesehatan. Serat tidak hanya dapat membantu menjaga kesehatan dan kelancaran pencernaan saja, tetapi juga meregulasi hormon.


    Pengendalian hormon yang stabil akan mencegah pembentukan kanker yang menyerang tubuh. Dilansir dari Times of India, (24/8), secara spesifik ada beberapa makanan tinggi serat yang disarankan oleh pakar kesehatan untuk mencegah potensi berkembangnya sel kanker.

    Baca juga: Restoran Dituntut! Makanan Wanita Ini Diduga Mengandung Jari Manusia

    Berikut ini 5 makanan tinggi serat untuk mencegah kanker:

    Makanan cegah kankerKacang lentil menjadi sumber serat dan protein nabati yang disarankan oleh pakar kesehatan. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    1. Kacang Lentil

    Kacang lentil memiliki kandungan serat yang tinggi dan termasuk sumber protein nabati yang disarankan pakar kesehatan. Banyak penelitian telah membuktikan khasiat asupan makanan ini.

    Salah satunya adalah kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Kacang lentil juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga cocok untuk penderita pre-diabetes.

    Dalam kacang yang kecil ini juga terdapat pati yang menjadi asupan untuk bakteri baik di dalam usus besar. Komponen butyrate di dalamnya mampu mengurangi inflamasi dan mengurangi risiko kanker usus besar.

    2. Apel

    Bukan sekadar anggapan, apel dipercaya sebagai buah paling bernutrisi sebab memiliki kandungan detoks alami di dalamnya.

    Apel memiliki kandungan serat yang tinggi juga polifenol. Kolaborasi kedua komponen tersebut dapat mencegah senyawa berbahaya yang dapat merusak DNA.

    Para peneliti juga menyarankan apel untuk dikonsumsi setiap hari jika ingin mencegah kanker. Khasiatnya, terutama pada pencernaan, terbukti dapat menurunkan risiko perkembangan beberapa jenis kanker.

    3. Pir

    Mirip dengan apel, buah pir juga tak kalah menyegarkan. Kandungan airnya yang tinggi membuat pir disarankan untuk menjaga keseimbangan hidrasi tubuh.

    Selain kandungan air yang tinggi, pir juga dilengkapi serat yang padat. Konsumsi pir secara rutin dapat membantu mengurangi kontak karsinogen dengan usus besar melalui manfaatnya melancarkan pencernaan.

    Ketika membantu usus besar bergerak dan membuang kotoran secara perlahan, pir dapat mencegah penumpukan toksin. Sebagaimana diketahui, jika toksin mengendap terlalu lama di dalam tubuh dapat menjadi salah satu pemicu kanker.

    Makanan cegah kankerKandungan beta glukan pada oatmeal dapat mencegah berkembangnya sel abnormal yang memicu terbentuknya kanker. Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

    4. Oatmeal

    Oatmeal menjadi asupan makanan yang cukup populer akhir-akhir ini. Termasuk dalam golongan gandum dan biji-bijian, oatmeal punya kandungan serat yang baik.

    Di dalam seporsi oatmeal juga terdapat beta glukan yang dapat memperkuat sel imunitas. Sehingga tubuh akan lebih efektif untuk mendeteksi dan menghancurkan sel-sel abnormal yang dapat terbentuk sebagai pemicu kanker.

    Konsumsi oatmeal dapat memberikan dua khasiat sekaligus. Pertama menguatkan sistem tubuh mencegah kanker dan kedua, membersihkan arteri untuk melancarkan aliran darah.

    5. Kol

    Hampir selalu hadir sebagai lalapan saat makan, ternyata kol tak sekadar ‘absen’ di atas piring. Kol memiliki kandungan serat dan vitamin C yang dapat membantu mencukupi kebutuhan harian tubuh.

    Ketika dikunyah atau dicincang, kol akan melepaskan komponen bernama glukosinolat. Komponen ini dapat berubah menjadi molekul bioaktif yang membantu detoksifikasi di dalam tubuh.

    Fungsinya di dalam tubuh salah satunya adalah menetralkan karsinogen yang sudah terendap dalam tubuh. Jika dipadukan dengan asupan makanan tinggi serat lainnya, maka kol dapat berperan sebagai tameng tubuh melawan sel kanker.

    Baca juga: Amankan Tiketnya! Yuk Daftar Kelas Kopi detikFood Bareng Barista Profesional

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Jahe Setiap Hari, Adakah Efek Negatifnya bagi Kesehatan?

    Minum Teh Jahe Setiap Hari, Adakah Efek Negatifnya bagi Kesehatan?


    Jakarta

    Beberapa orang minum teh jahe setiap hari untuk menjaga kesehatan. Lantas, apakah praktik ini aman? Adakah efek negatif dari konsumsi teh jahe setiap hari?

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe dimanfaatkan untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan. Olahan paling umumnya adalah teh jahe dimana irisan jahe segar direbus bersama air. Biasanya juga ditambahkan madu sebagai pemanis alami.

    Minum teh jahe memang terbukti memiliki banyak manfaat sehat. Beberapa yang utama adalah meredakan sakit tenggorokan, mual, hingga mengurangi peradangan.


    Selain itu, konsumsi jahe telah terbukti menekan pertumbuhan tumor di laboratorium berkat kandungan gingerol-nya. Banyak orang juga mengklaim minum teh jahe meredakan nyeri artritis dan nyeri otot.

    Namun, apakah aman minum teh jahe setiap hari? Dikutip dari Healthline (25/8/2025), secara umum jawabannya adalah aman.

    Sebab butuh jumlah yang sangat banyak untuk sebuah minuman teh jahe menyebabkan efek negatif untuk kesehatan seseorang. Secara umum, jumlah yang disarankan adalah tak lebih dari 4 gram jahe setiap hari.

    Jika pun ada efeknya, biasanya hanya berupa efek samping ringan. Misalnya rasa panas di dada atau sakit perut, mirip seperti efek ketika kamu makan cabai atau makanan pedas lainnya.

    Ilustrasi Teh JaheMinum teh jahe setiap hari secara umum relatif aman untuk kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Pastikan memantau sendiri efek konsumsi teh jahe untuk tubuh. Jika muncul ruam atau rasa tidak nyaman di mulut atau perut setelah minum teh jahe, bisa jadi kamu mengalami alergi jahe.

    Selain itu, jahe bersifat menurunkan tekanan darah. Jadi bagi kamu yang awalnya sudah punya masalah tekanan darah rendah, maka bisa jadi mengalami efek samping pusing.

    Jahe juga mengandung salisilat, zat kimia dalam aspirin yang berfungsi sebagai pengencer darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah bagi penderita gangguan perdarahan.

    Namun sekali lagi, kamu harus mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe yang direkomendasikan per hari untuk merasakan efek tersebut.

    Jadi, pada intinya konsumsi teh jahe setiap hari relatif aman untuk kesehatan, asalkan jumlah yang diminum tak berlebihan. Jika ragu atau merasakan hal yang tidak diinginkan, lebih baik mencari saran medis dengan bertanya ke pakar kesehatan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman yang Sering Dicap Buruk, Tapi Justru Bermanfaat Saat Diet

    5 Minuman yang Sering Dicap Buruk, Tapi Justru Bermanfaat Saat Diet


    Jakarta

    Saat diet, bukan berarti kamu tak boleh mengonsumsi minuman selain air putih. Minuman yang sering dicap buruk atau perusak diet ini sebenarnya juga bisa dikonsumsi. Ini daftarnya!

    Diet untuk menurunkan berat badan terbilang susah-susah gampang. Kesuksesannya dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi tubuh, pola makan, hingga aktivitas fisik seseorang.

    Namun ada prinsip-prinsip gizi umum yang bisa diterapkan saat diet untuk bantu mengurangi angka timbangan. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman yang tepat.


    Ternyata, beberapa minuman yang sering dicap buruk untuk diet ini justru bisa bantu menurunkan berat badan. Dikutip dari Eating Well (23/8/2025), ahli gizi mengungkap daftar minuman yang cocok buat diet, selain tentunya air putih.

    Berikut daftarnya:

    1. Susu sapi

    ilustrasi susuFoto: ilustrasi/thinkstock

    Susu sapi sering dihindari saat diet karena dianggap tinggi kalori dan tinggi lemak. Namun faktanya, hasil sebuah penelitian menyarankan konsumsi susu sapi ‘whole milk’ berkaitan dengan berat badan, indeks massa tubuh, dan peluang obesitas yang lebih rendah.

    Ahli gizi Sarah Koszyk mengatakan, “Susu memiliki banyak manfaat. Protein berkualitas tinggi dan bioavailable dalam susu, seperti leusin, merangsang pertumbuhan otot, yang dapat mengoptimalkan pemeliharaan massa otot tanpa lemak.” Kondisi ini diperlukan saat seseorang ingin menurunkan berat badan.

    2. Sari kedelai

    Sari kedelai juga bisa jadi andalan kalau sedang diet. Kamu tak perlu menghindarinya karena khawatir tinggi lemak. Sebuah tinjauan ilmiah menemukan konsumsi protein kedelai justru bantu menurunkan berat badan.

    Sari kedelai bantu seseorang mengonsumsi minuman yang lebih sehat. “Minuman ini sumber protein, serat, vitamin, dan mineral yang penting dipenuhi saat kamu berusaha menurunkan berat badan,” kata ahli gizi Lauren Harris-Pincus. Kamu disarankan memilih sari kedelai yang dibuat tanpa pemanis. Dalam 1 cangkir biasanya mengandung sekitar 7 gram protein dan 80 kalori.

    3. Kopi

    Siapa bilang kopi tidak bisa diminum saat diet? Minuman berkafein ini tetap bisa jadi pilihan, tapi pilih kopi hitam yang dibuat tanpa pemanis. Kalau mau ditambahkan creamer agar lebih creamy juga bisa, tapi pilih produk creamer yang rendah gula dan rendah lemak jenuh.

    Lalu jika ingin rasa manis pada kopi, andalkan sumber pemanis alami. Kamu bisa mencampur kopi hitam dengan sirup maple atau sedikit madu.

    4. Jus delima

    Ilustrasi jus delimaFoto: Getty Images/PhotoIris2021

    Jus buah sering dicap buruk untuk diet karena tinggi gula. Hal itu benar jika kamu pilih jus buah kemasan. Sebagai solusi, pilih jus delima 100% yang manis asamnya bikin kamu semangat menghidrasi tubuh. Kandungan gulanya pun terbilang sehat karena alami berasal dari buah.

    Sebuah penelitian menemukan konsumsi delima bermanfaat dalam menurunkan berat badan, tekanan darah, gula darah, hingga tanda-tanda yang terkait masalah jantung. Delima juga kaya polifenol, antioksidan yang bantu menyingkirkan radikal bebas dalam tubuh dan menurunkan peradangan.

    5. Diet soda

    Kabar baik untuk pencinta soda karena kamu masih bisa menikmati minuman favorit saat diet. Harris-Pincus menyarankan produk diet soda yang rendah kalori dan rendah gula. Minum secukupnya hanya untuk mendapatkan sensasi segar. Hindari minum diet soda berlebihan.

    Diet soda bisa jadi solusi jika kamu ingin mengurangi konsumsi soda reguler secara bertahap. Jika sudah berhasil, kamu bisa beralih lagi ke sparkling water atau infused water yang lebih sehat secara umum.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com