Category: Makanan Sehat

  • Setelah Makan Semangka Tidak Boleh Konsumsi Apa? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Semangka adalah pilihan buah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh. Kandungan airnya memungkinkan tubuh tetap terhidrasi dan memperoleh kecukupan nutrisi saat musim panas.

    Namun, ada beberapa asupan yang ternyata tidak boleh dikonsumsi usai makan semangka. Konsumsi makanan berikut berisiko mengganggu penyerapan nutrisi dan pencernaan.

    Setelah Makan Semangka Tidak Boleh Konsumsi Apa?

    Telur, susu, asupan lain yang mengandung protein, dan air mineral perlu dihindari setelah makan semangka. Berikut penjelasan lengkapnya.


    1. Makanan Berprotein

    Semangka mengandung vitamin dan mineral serta sedikit pati. Mengonsumsi makanan kaya protein setelah semangka dapat berdampak buruk bagi tubuh.

    Menurut IndiaTV, mengonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan bisa merusak enzim pencernaan. Risiko lainnya adalah kerusakan fungsi lambung.

    2. Telur

    Kandungan telur antara lain protein dan asam lemak, misal omega-3. Sedangkan semangka adalah buah yang kaya air. Konsumsi telur usai semangka berisiko menimbulkan masalah perut.

    Kandungan dalam telur dan semangka sama-sama berisiko mengganggu fungsi pencernaan. Dampaknya adalah perut yang terasa kembung hingga sembelit.

    3. Susu

    Minum susu setelah makan semangka bisa menyebabkan perut kembung. Jika kondisi ini terus berlanjut, dapat membahayakan sistem pencernaan dan menyebabkan gangguan

    Mengutip Healthshoth, asam dalam semangka bisa mengikat protein dalam susu. Sementara, susu kemungkinan besar akan mengental dan mengalami fermentasi.

    Karena itu, susu dan semangka sebaiknya jangan dikonsumsi bersamaan. Jika ingin mengkonsumsi keduanya, sebaiknya beri jeda selama 30 menit usai makan semangka.

    4. Air Mineral

    Semangka adalah buah yang kaya kandungan air. Konsumsi semangka ditambah minum banyak air, dapat meningkatkan total cairan dalam tubuh. Dalam beberapa kasus, kondisi ini mengakibatkan kembung.

    Dikutip dari Times of India, cairan dalam tubuh yang terlalu banyak juga dapat mengganggu proses pencernaan. Efek lainnya adalah perasaan tidak nyaman dan risiko terjadinya gangguan metabolisme.

    Dengan kondisi ini, lebih baik jangan minum air usai makan semangka. Jika memiliki masalah perut sensitif, sebaiknya hindari air selama 40-45 menit setelah makan semangka.

    Kandungan Buah Semangka

    Semangka mencakup banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan. Berikut kandungan semangka seberat 154 gr.

    • Energi: 46,2 kal
    • Karbohidrat: 11.6 g, termasuk 9,6 g gula
    • Serat: 0,6 g
    • Kalsium: 10,8 mg
    • Fosfor: 16,9 mg
    • Magnesium: 15,4 mg
    • Kalium: 172 mg
    • Vitamin C: 12,5 mg
    • Folat: 4,6 mcg DFE
    • Kolin: 6,3 mg
    • Vitamin A: 43,1 mcg RAE
    • Beta karoten: 467 mcg
    • Likopen: 6.980 mcg
    • Lutein & zeaxanthin: 12,3 mcg
    • Fitosterol: 3,08 mg.

    Semangka juga mengandung vitamin B seperti thiamin, niacin, dan riboflavin. Selain itu ada seng, mangan, selenium, fluorida, dan mineral penting lainnya.

    Kandungan lain semangka adalah berbagai zat antioksidan misal triptofan, leusin, lisin, dan arginin. Zat ini bisa maksimal diperoleh tubuh, bila memperhatikan makanan yang tidak boleh dikonsumsi usai makan semangka.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Pangkas Gula dan Atur Waktu Makan, Blogger Ini Turun BB 13 Kg


    Jakarta

    Bekerja di depan komputer membuat pria ini alami obesitas. Hingga akhirnya ia mengurangi konsumsi gula dan mengatur waktu makannya. Ia berhasil mengurangi berat badan.

    Bekerja seharian seringkali membuat orang-orang kesulitan untuk mengatur pola makannya. Akibat duduk seharian dan kurang gerak, akhirnya lemak banyak menumpuk di dalam tubuh yang kemudian mengganggu kesehatan.

    Butuh kesadaran dan komitmen untuk mengubah pola hidup agar lebih sehat dan meminimalisir gangguan kesehatan. Mulai dari lebih aktif bergerak hingga mengatur pola makan dengan asupan yang lebih sehat dan waktu yang lebih teratur.


    Obesitas akibat kurangnya aktivitas ini dialami juga oleh seorang ahli IT bernama Dheeraj. Berbagai cara dilakukan hingga akhirnya ia menemukan pola diet terbaik dan mengubah penampilannya.

    Pangkas Gula dan Atur Waktu Makan, Blogger Ini Turun BB 13 KgPria ini mengaku mengalami kenaikan bobot yang ekstrem sejak dirinya berprofesi sebagai seorang ahli IT. Foto: Times of India

    Kisah diet sukses dari seorang ahli IT bernama Dheeraj asal Bazpur, Uttarakhand, India dilaporkan oleh Times of India (13/2). Suatu hari, ketika menerima telepon dari ibunya, Dheeraj menyadari ia butuh perubahan untuk menjalankan pekerjaan dan hobinya dengan lebih fleksibel.

    Pada awal September lalu, Dheeraj memberanikan diri untuk memulai perubahan. Asupan makanan hingga kegiatan fisiknya diatur menjadi lebih baik dan lebih sehat untuk tubuhnya.

    Dhareej mulai mengganti beberapa asupan makanannya, terutama mengganti makanan manis menjadi asupan yang rendah gula. Pemanis alami ditambahkan oleh Dheeraj sebagai pengganti gula, seperti madu dan gula aren.

    Dheeraj juga mengurangi asupan makanan cepat saji. Ia menyebut dirinya pernah ketagihan makanan cepat saji hingga selalu mengonsumsi selama 5 hari berturut-turut.

    Pangkas Gula dan Atur Waktu Makan, Blogger Ini Turun BB 13 KgBerkat komitmennya, ia berhasil menurunkan berat badan 13 kg dalam 60 hari. Foto: Times of India

    Kini Dheeraj membatasi dirinya untuk mengonsumsi makanan cepat saji hanya satu kali dalam seminggu. Selain itu Dheeraj juga mengatur waktu makannya dengan lebih bijak.

    Dalam sehari ia akan berhenti makan pada pukul 8 malam. Waktu malamnya hanya diisi dengan konsumsi air mineral dan ketika pagi hari Dheeraj hanya akan mengonsumsi kopi hitam tanpa pemanis apapun.

    Perjalanan dietnya secara rutin dibagikan melalui akun media sosial miliknya. Banyak teman-teman yang memuji atas keberhasilan Dheeraj mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat.

    Ia tak menyebutkan jelas berapa bobot tubuhnya sebelum menjalankan diet tetapi Dheeraj hanya mencatat berat badannya berkurang hingga 13 kilogram. Konsisten dan komitmennya ini membawa keberhasilan dirinya hanya dalam waktu 60 hari.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tempe Bagus untuk Makanan Anak, Ini Manfaatnya kata Dokter Gizi


    Jakarta

    Tempe dikenal murah meriah, tapi padat gizi. Rutin makan tempe membawa banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol jahat hingga menjaga kesehatan tulang.

    Tempe adalah sumber protein nabati yang banyak dikonsumsi orang Indonesia. Tempe melalui proses fermentasi yang membuatnya mengandung probiotik dan memiliki banyak manfaat sehat/

    Tempe tak hanya bagus dikonsumsi orang dewasa, tapi juga anak-anak. Artis Nikita Willy bahkan mengungkap anaknya, Issa Xander Djokosoetono, sangat gemar makan tempe.


    “Kita semua tahu, kan, tempe itu makanan khas Indonesia, proteinnya tinggi, bagus, dan murah juga. Saat hamil, aku hampir setiap hari makan tempe, enggak tahu aku, tuh, mau banget makan tempe,” kata Nikita Willy dikutip dari detikhot.

    “Pada saat Issa mulai MPASI (makanan pendamping ASI), aku cobain tempe sekali Issa bisa makan banyak banget tempe itu. Jadi menurut aku, tempe adalah makanan favoritnya dia. Dia bisa makan nasi pakai tempe aja kalau bosan makan apapun,” imbuh Nikita.

    Manfaat tempe untuk kesehatan anak

    Ilustrasi Tempe MentahTempe membawa manfaat baik, termasuk kepada para bayi. Foto: iStock

    Dokter spesialis gizi, dr. Johanes Chandrawinata, mengungkapkan bahwa tempe dapat digunakan sebagai makanan tambahan bayi berusia enam bulan ke atas karena memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan daging hewan.

    “[Tempe] bisa menjadi pengganti daging,” ujar dr. Johanes kepada CNBC Indonesia.

    “Kandungan omega-3 tempe berupa asam alfa-linolenic juga baik untuk perkembangan otak dan mata anak,” sambungnya.

    Johanes mengatakan, tempe adalah makanan sehat tinggi protein, mengandung prebiotik, dan vitamin serta mineral yang baik untuk anak. Tempe per 100 gram mengandung 195 Kalori, 11 gram lemak, 3,4 gram lemak jenuh, 2,6 gram asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), 3,8 gram asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA), 7,6 gram karbohidrat, dan 20 gram protein.

    “Zat besi dalam tempe mencapai hampir 15 persen kebutuhan harian, Kalsium 10 persen, riboflavin 20 persen, niasin 13 persen, , Magnesium 20 persen, fosfor 22 persen, dan mangan 56 persen,” papar dr. Johanes.

    Meskipun tempe memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan anak, dr. Johanes menegaskan bahwa tempe bukanlah satu-satunya sumber protein yang diperlukan anak. Dengan demikian, ia menyarankan orang tua untuk memberikan variasi makanan kepada anak.

    “Ikan dan kacang, seperti walnut juga mengandung omega-3. Jadi, makanan bayi yang bervariasi tentu lebih baik. Apalagi zat besi pada daging itu jauh lebih mudah diserap daripada tempe,” kata dr. Johanes.

    Cara ideal mengolah menu tempe untuk anak

    homemade Tempeh on wooden cutting boardPerhatikan takaran memberi tempe kepada bayi ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

    1. Bayi 6-9 bulan
    Potong tempe tipis-tipis dalam ukuran dua jari orang dewasa, lalu masak sampai empuk. Potongan tempe bisa dimakan langsung atau di tumis dengan minyak dan dicampur dengan sayuran tinggi Vitamin C.

    “Sayuran tinggi Vitamin C, seperti paprika dan brokoli [baik untuk dicampur dengan] agar memperbaiki penyerapan zat besi dari tempe,” kata dr. Johanes.

    2. Bayi 9-12 bulan dan anak 12-24 bulan
    Memasuki usia sembilan bulan, anak mulai bisa diberikan tempe matang berukuran kecil dan divariasikan dengan kaldu.

    “Untuk bayi berusia 9-12 bulan bisa diberi tempe matang ukuran kecil sekali makan. Selain itu, tempe bisa diolah sebagai pengganti daging cincang atau direbus dalam kaldu atau santan,” papar dr. Johanes.

    Sementara itu, tempe yang diberikan untuk anak berusia 12-24 dapat diolah menjadi kari, cah, salad, atau sop.

    “Hati-hati bahaya tersedak. Guna mencegah tersedak, masak tempe hingga empuk lalu potong dengan ukuran sesuai usia bayi. Bila alergi, setop pemberian tempe,” tegas dr. Johanes.

    Resep Oseng Buncis dan TempeTempe bisa dioalah menjadi makanan enak, salah satunya ditumis. Foto: Getty Images

    Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), tempe adalah satu-satunya sumber nabati yang memiliki kandungan B12. Kandungan Vitamin B12 di dalam tempe berkisar dari 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering yang dikonsumsi.

    “Jumlah ini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan Vitamin B12 seseorang perhari,” tulis Kemenkes, dikutip Selasa (25/7/2023).

    Menurut Kemenkes, tempe mengandung sumber vitamin B yang potensial, yaitu Vitamin B1 (Tiamin), Vitamin B2 (Riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat (Niasin), Vitamin B6 (Piridoksin), dan Vitamin B12 (Sianokobalamin).

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul: Jangan Sepelekan Tempe, Ini 4 Manfaatnya untuk Otak Anak

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Perlu Kopi, 5 Makanan Sarapan Ini Juga Bisa Bangkitkan Energi


    Jakarta

    Tanpa kafein makanan juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk sarapan. Seperti pisang, telur, kacang almond yang dapat membangkitkan energi.

    Menu sarapan populer banyak yang mengandung kafein, seperti teh dan kopi. Namun, kamu juga bisa memilih asupan tanpa kafein untuk sarapan.

    Dilansir dari Food NDTV (8/2), menu sarapan tanpa kafein itu juga menyehatkan dan bisa membangkitkan stamina untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Seperti pisang hingga kacang almond.


    Berikut 5 makanan enak buat sarapan yang Bisa menambahkan energi dan stamina.

    1. Kacang Almond

    kacang almondkacang almond Foto: iStock

    Kacang almond bisa menjadi pilihan menu sarapan sehat. Kacang yang populer ini mengandung vitamin B tinggi. Kandungan ini dapat mengubah makanan menjadi energi.

    Selain itu, kacang almond juga mengandung magnesium yang dapat membantu tubuh dalam melawan kelelahan otot. Kamu bisa menikmati segenggam almond untuk camilan saat sarapan.

    Kacang almond ini juga bisa ditambahkan ke menu sarapan lainnya. Baik dijadikan campuran smoothies atau yogurt.

    2. Pisang

    Pisang merupakan buah yang mengandung nutrisi tinggi. Seperti vitamin B6, vitamin C, serat, potassium, dan mangan. Pisang bukanlah makanan yang mengandung kafein, melainkan serat.

    Tak heran kalau pisang termasuk ke dalam ‘superfood’. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi ini membuat pisang banyak dikonsumsi saat sedang diet. Biasa disantap langsung maupun diolah menjadi smoothie, oatmeal, hingga roti panggang.

    3. Telur

    Telur juga termasuk makanan non-kafein yang baik dikonsumsi saat sarapan. Diketahui protein tinggi terdapat pada telur. Selain itu, ada juga kandungan lemak sehat.

    Olahan telur untuk sarapan sangat beragam. Kamu bisa menikmatinya sebagai telur rebus, omelet, telur mata sapi, hingga isian sandwich yang mengenyangkan.

    4. Kurma

    kurma medjoulkurma medjoul Foto: Getty Images/iStockphoto/Enez Selvi

    Kalau suka makanan manis, kurma bisa menjadi pilihan yang tepat untuk sarapan. Karena, kurma bisa menjadi bahan bakar di pagi hari untuk meningkatkan energi.

    Kurma merupakan sumber kalsium, fosfor, kalium, magnesium, dan zat besi. Kamu bisa menikmati kurma secara langsung atau menambahkannya ke dalam racikan salad dan smoothie.

    5. Apel

    Apel adalah salah satu buah yang mengandung serat tinggi. Tak heran kalau apel biasa dikonsumsi sebagai camilan sehat para pelaku diet. Apel juga baik dikonsumsi saat sarapan.

    Selain serat, apel juga mengandung vitamin C dan zat antioksidan. Ada juga flavonoid yang berfungsi sebagai zat antiviral dan antibakteri yang dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.

    Apel bisa kamu konsumsi langsung atau dijadikan salad buah. Seratnya tak hanya membantu melancarkan pencernaan, tapi juga membuat kenyang lebih tahan lama.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Dicampur Cokelat Bisa Tingkatkan Kecerdasan Otak, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Sama-sama mengandung kafein, kopi dan cokelat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jika keduanya dicampur, bisa meningkatkan kecerdasan otak.

    Kopi selalu cocok dipadukan dengan berbahan campuran apapun. Mulai dari gula, susu, krimer, dan juga cokelat. Namun sebaiknya pilihlah campuran yang menyehatkan.

    Cokelat disebut-sebut sebagai pilihan menyehatkan sebagai campuran kopi. Cokelat juga mengandung kafein, sama seperti kopi yang berperan sebagai antioksidan.


    Selain itu, cokelat juga kaya akan mikronutrien yang bagus untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebuah penelitian mengungkap bahwa mencampur kopi dan cokelat bisa meningkatkan kecerdasan.

    Dikutip dari NY Post (21/03/17) berikut penjelasannya!

    1. Hasil penelitian

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Sebuah penelitian di University of Georgia menemukan manfaat dari mencampurkan kopi dan cokelat. Manfaatnya adalah dapat membantu berkonsentrasi lebih baik.

    Penelitian tersebut membanding efek ‘energi mental’ dari empat minuman panas yang berbeda, satu dengan cokelat, satu dengan kafein, satu dengan kombinasi keduanya, dan terakhir sebagai plasebo.

    Setiap hari, para peserta diminta untuk meminum satu dari empat minuman tersebut dan diminta untuk menyelesaikan ‘tes energi mental’.

    2. Meningkatkan konsentrasi

    Kemudian, peneliti menemukan tingkat respon yang lebih cepat dari peserta yang meminum cokelat. Selain itu, mereka yang minum campuran kafein dan cokelat memiliki akurasi yang lebih tinggi.

    Seiring dengan peningkatan konsentrasi, penelitian juga menunjukkan bahwa kakao mengurangi efek kafein yang menyebabkan kecemasan.

    “Cokelat meningkatkan aliran darah otak, yang meningkatkan kognisi dan perhatian. Kafein saja dapat meningkatkan kecemasan,” tutur Ali Boolani kepada Global News.

    Khasiat mencampur kopi dan cokelat ada di halaman berikutnya.

    3. Manfaat kopi campur cokelat

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Lebih lanjut, peneliti juga mengatakan bahwa cokelat dapat mengurangi efek kafein yang menimbulkan kecemasan tersebut. Peneliti pun menyarankan untuk mengonsumsi mocha latte.

    Meskipun demikian, tetap waspada dengan memperhatikan porsi agar tidak berlebihan. Studi tersebut juga menemukan bahwa kafein berdampak negatif pada suasana hati seseorang.

    “Jika dibandingkan dengan kelompok plasebo, mereka yang hanya konsumsi minuman mengandung kafein lebih mudah marah,” ungkap peneliti.

    Dengan mencampurkan cokelat pada kopi, maka akan melemahkan perasaan marah dan cemas tersebut.

    4. Menyehatkan usus

    Tak hanya meningkatkan kecerdasan otak, minum kopi yang dicampur cokelat juga bagus untuk kesehatan usus. Hal tersebut telah dibuktikan oleh ahli gizi Johns Hopkins Medicine.

    Menurutnya, kopi kaya akan antioksidan yang dikaitkan dengan pengurangan peradangan dalam tubuh dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Sifat antioksidan pada kopi itu mampu melindungi stres oksidatif yang dapat menyebabkan masalah kesehatan utuh. Antioksidan itu pun juga ditemukan dalam cokelat.

    Dikutip dari Live Strong (11/09/23) antioksidan pada cokelat disebut juga polifenol yang manfaatnya mampu mendukung kesehatan usus.

    5. Picu penurunan berat badan

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Kandungan kafein dan antioksidan pada cokelat maupun kopi juga bisa membantu menurunkan berat badan, seperti yang dilansir dari Times of India (21/01/22).

    Kopi dicampur cokelat bisa membantu membakar lemak, sehingga membantu menurunkan berat badan. Manfaatnya akan lebih baik juga menggunakan jenis cokelat hitam atau dark cholate yang dikonsumsi tanpa tambahan gula.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Dicampur Cokelat Bisa Tingkatkan Kecerdasan Otak, Ini Faktanya!


    Jakarta

    Sama-sama mengandung kafein, kopi dan cokelat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jika keduanya dicampur, bisa meningkatkan kecerdasan otak.

    Kopi selalu cocok dipadukan dengan berbahan campuran apapun. Mulai dari gula, susu, krimer, dan juga cokelat. Namun sebaiknya pilihlah campuran yang menyehatkan.

    Cokelat disebut-sebut sebagai pilihan menyehatkan sebagai campuran kopi. Cokelat juga mengandung kafein, sama seperti kopi yang berperan sebagai antioksidan.


    Selain itu, cokelat juga kaya akan mikronutrien yang bagus untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sebuah penelitian mengungkap bahwa mencampur kopi dan cokelat bisa meningkatkan kecerdasan.

    Dikutip dari NY Post (21/03/17) berikut penjelasannya!

    1. Hasil penelitian

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Sebuah penelitian di University of Georgia menemukan manfaat dari mencampurkan kopi dan cokelat. Manfaatnya adalah dapat membantu berkonsentrasi lebih baik.

    Penelitian tersebut membanding efek ‘energi mental’ dari empat minuman panas yang berbeda, satu dengan cokelat, satu dengan kafein, satu dengan kombinasi keduanya, dan terakhir sebagai plasebo.

    Setiap hari, para peserta diminta untuk meminum satu dari empat minuman tersebut dan diminta untuk menyelesaikan ‘tes energi mental’.

    2. Meningkatkan konsentrasi

    Kemudian, peneliti menemukan tingkat respon yang lebih cepat dari peserta yang meminum cokelat. Selain itu, mereka yang minum campuran kafein dan cokelat memiliki akurasi yang lebih tinggi.

    Seiring dengan peningkatan konsentrasi, penelitian juga menunjukkan bahwa kakao mengurangi efek kafein yang menyebabkan kecemasan.

    “Cokelat meningkatkan aliran darah otak, yang meningkatkan kognisi dan perhatian. Kafein saja dapat meningkatkan kecemasan,” tutur Ali Boolani kepada Global News.

    Khasiat mencampur kopi dan cokelat ada di halaman berikutnya.

    3. Manfaat kopi campur cokelat

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Lebih lanjut, peneliti juga mengatakan bahwa cokelat dapat mengurangi efek kafein yang menimbulkan kecemasan tersebut. Peneliti pun menyarankan untuk mengonsumsi mocha latte.

    Meskipun demikian, tetap waspada dengan memperhatikan porsi agar tidak berlebihan. Studi tersebut juga menemukan bahwa kafein berdampak negatif pada suasana hati seseorang.

    “Jika dibandingkan dengan kelompok plasebo, mereka yang hanya konsumsi minuman mengandung kafein lebih mudah marah,” ungkap peneliti.

    Dengan mencampurkan cokelat pada kopi, maka akan melemahkan perasaan marah dan cemas tersebut.

    4. Menyehatkan usus

    Tak hanya meningkatkan kecerdasan otak, minum kopi yang dicampur cokelat juga bagus untuk kesehatan usus. Hal tersebut telah dibuktikan oleh ahli gizi Johns Hopkins Medicine.

    Menurutnya, kopi kaya akan antioksidan yang dikaitkan dengan pengurangan peradangan dalam tubuh dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Sifat antioksidan pada kopi itu mampu melindungi stres oksidatif yang dapat menyebabkan masalah kesehatan utuh. Antioksidan itu pun juga ditemukan dalam cokelat.

    Dikutip dari Live Strong (11/09/23) antioksidan pada cokelat disebut juga polifenol yang manfaatnya mampu mendukung kesehatan usus.

    5. Picu penurunan berat badan

    Kopi cokelatKopi cokelat Foto: iStock

    Kandungan kafein dan antioksidan pada cokelat maupun kopi juga bisa membantu menurunkan berat badan, seperti yang dilansir dari Times of India (21/01/22).

    Kopi dicampur cokelat bisa membantu membakar lemak, sehingga membantu menurunkan berat badan. Manfaatnya akan lebih baik juga menggunakan jenis cokelat hitam atau dark cholate yang dikonsumsi tanpa tambahan gula.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sagu Sebagai Sumber Karbohidrat yang Lebih Sehat


    Jakarta

    Sagu sebenarnya salah satu sumber karbohidrat yang bisa dimanfaatkan oleh orang Indonesia. Bahkan menurut ahli gizi sagu punya banyak khasiat yang lebih sehat.

    Di Indonesia banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai asupan bagi masyarakatnya. Bahkan menurut para pengamat, nenek moyang Indonesia telah mengonsumsi sagu sejak 50.000 tahun sebelum padi mulai dibudidayakan.

    Praktik konsumsi sagu secara tidak langsung juga bisa dilihat hingga sekarang. Masih banyak penduduk di berbagai pulau di Indonesia mengonsumsi sagu sebagai menu makanan utama harian mereka.


    Dari segi nutrisi, sagu jauh lebih berkhasiat dibandingkan dengan konsumsi nasi yang kini justru disebut sebagai makanan orang Indonesia. Jika ingin mengonsumsi sagu sebagai pengganti beras, ada beberapa manfaat sehat ini yang bisa didapatkan.

    Berikut ini 5 manfaat sagu menurut Organic Facts:

    Terlalu Banyak Konsumsi Tepung Bisa Memicu 5 Penyakit IniDibandingkan dengan beras, sagu memiliki kandungan mineral untuk tulang yang lebih kaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Timmary

    1. Memadatkan nutrisi tulang

    Dibandingkan dengan sumber karbohidrat lain, sagu memiliki kandungan kalori dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kadarnya memang tidak terlalu tinggi tetapi variannya dapat membantu memadatkan tulang secara alami.

    Sagu memiliki kandungan tembaga, zat besi, dan kalsium yang menjadi penyusun tulang manusia. Mineral ini dibutuhkan untuk mengefektifkan pertumbuhan tulang hingga menjaga kepadatannya.

    Menambahkan sagu dalam diet harian cocok untuk mencegah osteoporosis. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, sagu juga bisa mencegah inflamasi pada tubuh.

    2. Mengendalikan tekanan darah

    Di Indonesia tekanan darah yang terlalu tinggi maupun rendah masih jadi permasalahan yang dikeluhkan. Tak banyak yang menyadari bahwa tekanan darah juga dipengaruhi oleh asupan makanan.

    Sagu sebagai bahan alami yang diekstrak langsung dari pohon ternyata dapat membantu mengendalikan tekanan darah manusia. Alasannya karena sagu memiliki kandungan potassium dengan kadar yang cukup untuk memengaruhi fungsi tubuh.

    Potassium dapat berfungsi sebagai vasodilator yang artinya merelaksasi tekanan darah dalam pembuluh darah. Caranya dengan melebarkan pembuluh darah dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskuler.

    Manfaat sagu lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menyehatkan pencernaan

    Bagi sebagian orang yang sensitif dengan makanan pasti seringkali merasakan sakit pada bagian perut. Baik makan terlalu banyak, terlalu sedikit, terlalu pedas, atau beberapa bahan makanan tertentu yang memicu gejala serupa.

    Tetapi sagu memiliki cara kerja yang berbeda. Konsumsi sagu dapat mengatasi gangguan pencernaan dan inflamasi di dalam perut karena mudah dicerna.

    Sebagai sumber karbohidrat sagu memiliki kadar serat yang rendah sehingga pencernaannya tidak memberatkan perut. Selain itu sagu juga dapat memberi makan bakteri baik di dalam usus sehingga lingkungan pencernaan menjadi lebih sehat.

    4. Meningkatkan energi

    Ilustrasi TepungLebih mudah dicerna tubuh, energi yang dihasilkan oleh sagu dapat dimaksimalkan untuk memproduksi tenaga. Foto: Freepik/azerbaijan_stockers

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa kalori adalah sumber energi manusia. Memenuhi kebutuhan kalori juga harus memerhatikan berbagai aspek yang terlibat seperti kandungan lemak dan lainnya.

    Sagu memiliki kandungan kalori yang cukup dan tidak berlebihan untuk dicerna oleh tubuh. Sagu yang mudah dicerna tidak akan membuang energi pada proses pencernaannya di dalam tubuh.

    Sehingga kalori yang didapatkan dari konsumsi sagu dapat dimaksimalkan tubuh dengan efektif. Hasilnya tubuh akan terus berenergi dan tidak mudah lemas sepanjang hari.

    5. Memperbaiki sirkulasi darah

    Sirkulasi darah menjadi salah satu hal yang vital untuk tubuh. Ketika sirkulasinya berjalan dengan lancar maka seluruh organ tubuh akan bekerja dengan maksimal.

    Sel darah merah memiliki fungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam tubuh. Maka dibutuhkan zat besi sebagai nutrisi pendukung dalam memproduksi sel darah merah di dalam tubuh.

    Zat besi ini menjadi salah satu mineral yang banyak terkandung dalam sagu. Sehingga keluhan seperti anemia dan yang lainnya bisa diatasi dengan rutin konsumsi sagu.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sagu Sebagai Sumber Karbohidrat yang Lebih Sehat


    Jakarta

    Sagu sebenarnya salah satu sumber karbohidrat yang bisa dimanfaatkan oleh orang Indonesia. Bahkan menurut ahli gizi sagu punya banyak khasiat yang lebih sehat.

    Di Indonesia banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai asupan bagi masyarakatnya. Bahkan menurut para pengamat, nenek moyang Indonesia telah mengonsumsi sagu sejak 50.000 tahun sebelum padi mulai dibudidayakan.

    Praktik konsumsi sagu secara tidak langsung juga bisa dilihat hingga sekarang. Masih banyak penduduk di berbagai pulau di Indonesia mengonsumsi sagu sebagai menu makanan utama harian mereka.


    Dari segi nutrisi, sagu jauh lebih berkhasiat dibandingkan dengan konsumsi nasi yang kini justru disebut sebagai makanan orang Indonesia. Jika ingin mengonsumsi sagu sebagai pengganti beras, ada beberapa manfaat sehat ini yang bisa didapatkan.

    Berikut ini 5 manfaat sagu menurut Organic Facts:

    Terlalu Banyak Konsumsi Tepung Bisa Memicu 5 Penyakit IniDibandingkan dengan beras, sagu memiliki kandungan mineral untuk tulang yang lebih kaya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Timmary

    1. Memadatkan nutrisi tulang

    Dibandingkan dengan sumber karbohidrat lain, sagu memiliki kandungan kalori dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kadarnya memang tidak terlalu tinggi tetapi variannya dapat membantu memadatkan tulang secara alami.

    Sagu memiliki kandungan tembaga, zat besi, dan kalsium yang menjadi penyusun tulang manusia. Mineral ini dibutuhkan untuk mengefektifkan pertumbuhan tulang hingga menjaga kepadatannya.

    Menambahkan sagu dalam diet harian cocok untuk mencegah osteoporosis. Jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang, sagu juga bisa mencegah inflamasi pada tubuh.

    2. Mengendalikan tekanan darah

    Di Indonesia tekanan darah yang terlalu tinggi maupun rendah masih jadi permasalahan yang dikeluhkan. Tak banyak yang menyadari bahwa tekanan darah juga dipengaruhi oleh asupan makanan.

    Sagu sebagai bahan alami yang diekstrak langsung dari pohon ternyata dapat membantu mengendalikan tekanan darah manusia. Alasannya karena sagu memiliki kandungan potassium dengan kadar yang cukup untuk memengaruhi fungsi tubuh.

    Potassium dapat berfungsi sebagai vasodilator yang artinya merelaksasi tekanan darah dalam pembuluh darah. Caranya dengan melebarkan pembuluh darah dan menjaga kesehatan sistem kardiovaskuler.

    Manfaat sagu lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menyehatkan pencernaan

    Bagi sebagian orang yang sensitif dengan makanan pasti seringkali merasakan sakit pada bagian perut. Baik makan terlalu banyak, terlalu sedikit, terlalu pedas, atau beberapa bahan makanan tertentu yang memicu gejala serupa.

    Tetapi sagu memiliki cara kerja yang berbeda. Konsumsi sagu dapat mengatasi gangguan pencernaan dan inflamasi di dalam perut karena mudah dicerna.

    Sebagai sumber karbohidrat sagu memiliki kadar serat yang rendah sehingga pencernaannya tidak memberatkan perut. Selain itu sagu juga dapat memberi makan bakteri baik di dalam usus sehingga lingkungan pencernaan menjadi lebih sehat.

    4. Meningkatkan energi

    Ilustrasi TepungLebih mudah dicerna tubuh, energi yang dihasilkan oleh sagu dapat dimaksimalkan untuk memproduksi tenaga. Foto: Freepik/azerbaijan_stockers

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa kalori adalah sumber energi manusia. Memenuhi kebutuhan kalori juga harus memerhatikan berbagai aspek yang terlibat seperti kandungan lemak dan lainnya.

    Sagu memiliki kandungan kalori yang cukup dan tidak berlebihan untuk dicerna oleh tubuh. Sagu yang mudah dicerna tidak akan membuang energi pada proses pencernaannya di dalam tubuh.

    Sehingga kalori yang didapatkan dari konsumsi sagu dapat dimaksimalkan tubuh dengan efektif. Hasilnya tubuh akan terus berenergi dan tidak mudah lemas sepanjang hari.

    5. Memperbaiki sirkulasi darah

    Sirkulasi darah menjadi salah satu hal yang vital untuk tubuh. Ketika sirkulasinya berjalan dengan lancar maka seluruh organ tubuh akan bekerja dengan maksimal.

    Sel darah merah memiliki fungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam tubuh. Maka dibutuhkan zat besi sebagai nutrisi pendukung dalam memproduksi sel darah merah di dalam tubuh.

    Zat besi ini menjadi salah satu mineral yang banyak terkandung dalam sagu. Sehingga keluhan seperti anemia dan yang lainnya bisa diatasi dengan rutin konsumsi sagu.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat


    Jakarta

    Kopi tak hanya enak dicampur dengan susu atau krimer saja. Terapi juga bisa dicampur aneka rempah yang menambah banyak manafaat kesehatan.

    Selain teh, kopi juga nikmat diracik dengan campuran rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh hingga jinten hitam. Tak hanya enak, kopi rempah ini juga berkhasiat untuk menambah stamina, mengusir masuk angin dan juga menguatkan sistem imun.

    Untuk membuat berbagai kopi rempah ini juga tak sulit, cukup mencampur bubuk kopi favorit dengan tambahan rempah aromatik. Rasanya juga dijamin siap nendang semangat. Kopi rempah bisa jadi teman santai dan cocok dinikmati hangat saat pagi atau sore hari.


    Dilansir dari berbagai sumber (11/02), berikut lima racikan kopi rempah yang mudah diracik sendiri.

    1. Jinten Hitam

    Black cumin seeds on wooden spoon on wooden background.Kopi Jintan hitam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei310

    Jintan hitam atau dikenal juga dengan sebutan habbatussauda tak kalah nikmat jika dicampurkan dalam kopi. Jintan hitam dengan aroma dan rasa khasnya mampu membuat tendangan rasa kopi yang aromatik.

    Jintan hitam mengandung nutrisi yang meningkatkan stamina, menutrisi sel otak, anti radang serta meningkatkan produksi ASI.

    Untuk membuat kopi jintan hitam, cukup menyeduh kopi dengan tambahan jintan hitam. Tambahkan madu untuk membuat rasanya lebih manis alami. Kopi jintan hitam bisa langsung dinikmati hangat. Kopi ini cocok jadi minuman pagi yang menyehatkan.

    2. Cengkeh

    5 Manfaat Cengkeh dalam Minuman, Cegah Kanker dan Sehatkan HatiKopi cengkeh. Foto: Getty Images/iStockphoto/deeaf

    Rempah dengan nama latin Syzygium aromaticum ini sudah lama diburu karena aroma dan juga khasiatnya. Cengkeh secara alami mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan.

    Cengkeh yang harum dan punya rasa manis khas ini memiliki khasiat untuk menguatkan tulang, mengobati mual, melancarkan pencernaan dan juga menguatkan sistem imun tubuh. Cengkeh juga cocok jadi campuran kopi yang membuat rasanya lebih nikmat.

    Membuat kopi cengkeh tidaklah sulit, cukup mencampur kopi hitam dengan beberapa butir cengkeh. Untuk membuat rasa dan aromanya lebih keluar, coba rebus kopi dan cengkeh seperti membuat kopi tubruk.

    3. Jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhRacikan kopi jahe yang baik untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jahe kerap diandalkan sebagai bahan baku untuk membuat wedang. Tapi ternyata jahe juga populer jadi bahan campuran kopi. Sensasi rasa segar dan aroma khas jahe membuat kopi lebih nikmat.

    Apalagi jahe memiliki khasiat sebagai obat herbal alami untuk menyembuhkan masuk angin, perut kembung dan demam. Jahe juga melancarkan peredaran darah serta memperkuat sistem daya tahan tubuh.

    Untuk membuat kopi jahe, Kamu cukup siapkan kopi bubuk, satu ruas jahe yang bakar dan dimemarkan serta gula jawa. Campur semua bahan ini dan tuangi air panas, aduk rata lalu nikmati segera selagi hangat.

    4. Kayu Manis

    5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    Aroma harum kayu manis ternyata bisa juga menjadikan kopi lebih nikmat. Aroma harum kopi terasa lebih sensasional saat diberi tambahan kayu manis.

    Kayu manis sendiri mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan. Kandungan polifenol dan proanthocyanidins pada kayu manis terbukti bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Kayu manis juga baik dikonsumsi wanita karena membantu menstabilkan hormon serta mengurangi nyeri haid.

    Membuat kopi kayu manis cukup mudah, hanya bermodal kopi, kayu manis dan gula secukupnya. Seduh kopi dengan air panas, tambahkan gula dan batang kayu manis. Nikmati segera selagi hangat. Kopi kayu manis ini juga bisa dibuat dengan tambahan susu dan disajikan dingin.

    5. Racikan Aneka Rempah

    5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat5 Racikan Kopi dengan Rempah yang Enak dan Kaya Manfaat Foto: Site News/Ilustrasi iStock

    Kalau satu rempah saja kurang nendang, coba gunakan berbagai rempah sekaligus. Manfaatkan rempah aromatik yang memberi efek hangat pada tubuh.

    Kombinasikan jahe, kapulaga, kayu manis dan jintan. Campur semua rempah ini saat menyeduh kopi dan rasakan sensasi hangatnya. Untuk membuat kopi rempah, gunakan rempah dalam jumlah sedikit saja.

    Selain diseduh dengan air panas biasa, coba juga seduh kopi dengan air rebusan jahe. Kopi wedang juga populer di beberapa daerah sebagai minuman herbal penghangat badan.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan Kesehatan


    Jakarta

    Tampak menyehatkan, diet tinggi protein juga memiliki efek samping. Waspadai efek samping diet tinggi protein ini yang dapat membahayakan kesehatan!

    Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi seluruh organnya. Sayangnya masih banyak orang yang antipati dengan karbohidrat dan lemak yang dinilai tidak sehat jika dibandingkan dengan protein.

    Bahan makanan tinggi protein juga seringkali diandalkan oleh para pelaku kebugaran untuk membangun masa ototnya. Tetapi banyak orang yang justru mengonsumsi protein terlalu banyak tanpa mempedulikan aturan dan takaran yang sesuai.


    Walaupun menyehatkan dan dibutuhkan oleh tubuh, diet tinggi protein tanpa aturan juga dapat menimbulkan efek samping. Bahkan beberapa efek sampingnya dapat membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    Berikut ini 5 efek samping diet tinggi protein menurut Verywell Fit:

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanKonsumsi protein yang terlalu banyak dapat memicu keluhan pada perut akibat kurangnya serat. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    1. Memicu keluhan perut

    Ketika mengonsumsi protein lebih banyak, biasanya perut akan lebih mudah kenyang. Alhasil kamu tidak lagi memiliki selera untuk makan karbohidrat atau asupan makanan lain yang tinggi nutrisi.

    Beberapa gejala dapat terjadi ketika tubuh terlalu kenyang dengan protein, salah satunya kekurangan serat. Padahal serat merupakan asupan yang dibutuhkan untuk melancarkan serta menjaga kesehatan pencernaan di dalam perut.

    “Saat kamu mengonsumsi makanan tinggi protein, kamu akan mengurangi asupan karbohidrat yang hasilnya akan mengurangi asupan serat ke dalam tubuh,” papar Jaclyn Kiernan selaku konsultan gizi pada MetPro.

    2. Menyebabkan defisit nutrisi

    Sama seperti risiko pada diet yang hanya menganjurkan makan satu jenis asupan saja, diet tinggi protein dapat memicu kekurangan nutrisi pada tubuh. Kunci utama dari diet sehat seharusnya adalah keseimbangan nutrisi pada asupan makanan sehari-hari.

    “Penting untuk mengonsumsi diet seimbangan dengan menambahkan karbohidrat dan lemak sehat, terutama jika kamu meningkatkan asupan protein, untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh,” lanjut Kiernan.

    Diet dengan asupan nutrisi yang tak seimbang dapat memicu kekurangan asupan penting seperti vitamin dan nutrien. Pada kasus yang paling parah, tubuh orang yang diet tinggi protein mengalami gangguan pada kesehatan tulang, ginjal, hingga liver.

    Efek samping diet tinggi protein lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menimbulkan gangguan kardiovaskuler

    Ketika berbicara tentang protein, sebagian besar orang akan langsung berpikir tentang daging merah. Faktanya banyak daging merah yang tidak memiliki kualitas baik karena kadar lemaknya yang tinggi.

    Kiernan menyebut bahwa asupan protein dengan mengandalkan daging merah yang berlemak sebagai suatu bahaya yang mengancam. Gangguan kardiovaskuler dapat terjadi melalui pengaruh diet tinggi lemak yang diterima oleh tubuh.

    Daging merah berkontribusi tinggi pada penyakit jantung. Hal ini karena ditemukannya peluang untuk memicu kolesterol masuk ke dalam aliran darah manusia.

    4. Memicu sakit kepala

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanJika hanya fokus pada protein, tubuh akan kekurangan karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar utama. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Pernah merasa sakit kepala ketika belum makan nasi? Bukan hanya perkara kebiasaan orang Indonesia, tetapi karbohidrat seperti nasi memang menjadi sumber energi utama untuk tubuh. Sehingga ketika kekurangan karbohidrat tubuh akan terus mencari bahan bakarnya.

    Membatasi asupan karbohidrat terlalu ekstrem sama dengan memicu penurunan produksi stamina. Seperti yang telah disebutkan, karbohidrat termasuk salah satu makronutrien yang sama dibutuhkan oleh tubuh layaknya protein.

    Tetapi ketika mengonsumsi terlalu banyak protein, orang-orang akan memilih melewatkan asupan karbohidrat. Padahal sekelas atlet saja tetap harus mengonsumsi karbohidrat untuk membantu produksi energi yang dibutuhkan saat bertanding.

    5. Cairan tubuh tidak seimbang

    Beberapa penelitian lanjutan juga menemukan potensi yang bisa dihasilkan dari diet tinggi protein. Ada beberapa pengamatan yang mengaku berhasil melihat efek samping yang timbul akibat diet keto atau rendah karbohidrat.

    Beberapa efek sampingnya seperti dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, mual, hingga sakit kepala. Pada sebuah penelitian sederhana tahun 2002 ditemukan fakta ketika kadar asupan protein meningkat maka kadar cairan di dalam tubuh menurun.

    Gejalanya dapat dirasakan ketika kamu mengonsumsi protein maka kami akan cepat haus. Tetapi ahli menyebut butuh penelitian yang lebih dalam guna melihat efek diet tinggi protein pada keseimbangan cairan tubuh secara menyeluruh.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com