Category: Makanan Sehat

  • Sulit Diet karena Lapar Terus? Konsumsi 7 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi

    Sulit Diet karena Lapar Terus? Konsumsi 7 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi


    Jakarta

    Memilih asupan makanan yang tepat sangat penting saat diet. Konsumsi makanan rendah kalori, tapi mengenyangkan ini bisa jadi solusi. Ini daftarnya!

    Pelaku diet harus membatasi asupan kalori jika berat badan ingin berkurang. Berbagai makanan sehat pun bisa jadi pilihan untuk mengakali rasa kenyang bertahan lebih lama, tapi tanpa menambah asupan kalori terlalu banyak.

    Contohnya makanan rendah kalori yang bersifat mengenyangkan, saran Health (23/6/2025) berikut ini. Dalam tiap sajiannya hanya mengandung kurang dari 100 kalori. Cocok jadi asupan sehari-hari pelaku diet.


    Berikut daftar 7 makanan rendah kalori dan mengenyangkan untuk diet:

    1. Telur

    Satu butir telur ukuran besar mengandung 72 kalori dan sekitar 6 gram protein. Zat gizi makro ini penting jadi asupan diet karena bantu menghasilkan hormon yang menekan nafsu makan, memperlambat pencernaan, dan membuat kadar gula darah stabil.

    Karena itu makan 1-2 butir telur saat diet bisa jadi solusi. Telur rebus ideal jadi menu sarapan atau camilan di antara waktu makan utama. Bonusnya lagi, telur kaya vitamin D, kolin, dan vitamin B.

    2. Sayuran berdaun hijau

    BayamFoto: Getty Images/PoppyB

    Kabar baik untuk pencinta sayuran berdaun hijau karena makanan favoritnya mengandung 5-9 kalori per 1 cup saji. Jadi, pelaku diet bisa makan banyak sayuran hijau untuk kenyang, tanpa mengasup banyak kalori. Bayam dan kale bisa jadi pilihan utama karena kaya nutrisi lain juga, seperti vitamin K, C, dan A.

    Serat pada sayuran berdaun hijau juga bantu pelaku diet kenyang lebih lama dan mengurangi lapar. Sayuran hijau bisa dimakan sebagai salad, diracik sebagai smoothies, atau ‘wraps’ untuk sumber protein lain.

    3. Popcorn

    Mau ngemil rendah kalori? Popcorn adalah jawaban tepat karena tiap 1 cup sajinya hanya mengandung sekitar 30 kalori. Popcorn menghadirkan tekstur renyah, merupakan sumber bijian utuh, dan serat.

    Serat pada popcorn bantu meningkatkan rasa kenyang dan menahan lapar di antara waktu makan. Popcorn menjadi sehat saat disajikan polos atau dibumbu herba dan rempah. Selain itu, terkandung asam fenolik, antioksidan yang melawan penyakit.

    4. Oatmeal

    Oatmeal hanya mengandung 150 kalori per 1/2 cup penyajiannya. Oat atau gandum terkenal dengan kandungan serat larutnya, terutama beta-glukan, yang mendukung kesehatan jantung dan rasa kenyang yang tahan lama.

    Makan oatmeal 1/2 cup atau sekitar 40 gram mampu memenuhi sekitar 13% kebutuhan serat harian. Oatmeal bisa jadi ide sarapan sehat dan lezat.

    5. Semangka

    Cari buah yang bikin kenyang saat diet? Semangka adalah jawaban tepat. Dalam setengah cup (75-80 gram) semangka mengandung sekitar 25 kalori. Semangka juga mengandung lebih dari 90% air yang menghadirkan rasa kenyang.

    Bonusnya, semangka mengandung antioksidan seperti likopen dan vitamin C yang mendukung kesehatan jantung dan fungsi imun.

    6. Greek yogurt

    homemade organic coconut greek yogurt in wooden bowlFoto: Getty Images/iStockphoto/ThitareeSarmkasat

    Kalau suka yang asam menyegarkan, Greek yogurt jadi pilihan tepat. Kalorinya sekitar 146 per 200 gram. Pilih versi yang rendah lemak karena mengandung 25% kalori lebih sedikit.

    Greek yogurt mengenyangkan karena tinggi protein, jumlahnya 2 kali lipat dari protein pada produk yogurt biasa. Protein pada Greek yogurt terbukti merangsang pelepasan hormon kenyang, yang membantu kamu merasa kenyang setelah makan.

    7. Seledri

    Mau ngemil sehat dan kenyang saat diet? Seledri adalah jawaban tepat. Per 2 batang seledri ukuran besar, kalorinya hanya 18. Seledri kaya kandungan air yang bisa meningkatkan rasa kenyang, apalagi kalau dimakan bersama makanan mengenyangkan lain seperti selai kacang.

    Selain itu, seledri kayak berbagai vitamin dan mineral, termasuk folat yang mendukung pertumbuhan sel dan bantu tubuh membuat DNA dan vitamin K. Terkandung juga potassium yang berfungsi mengatur tekanan darah.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Minuman Jepang Peluntur Lemak Alami yang Terbukti Efektif

    7 Minuman Jepang Peluntur Lemak Alami yang Terbukti Efektif


    Jakarta

    Orang Jepang terbiasa menikmati minuman sehat, seperti teh hijau dan teh kombu. Ternyata minuman ini juga punya efek lain untuk mengurangi lemak di perut karena kaya antioksidan dan meningkatkan metabolisme.

    Saat diet, kamu perlu memerhatikan setiap asupan makanan dan minuman. Jangan sampai salah memilih yang tinggi kalori atau tinggi lemak karena bakal mengganggu usaha penurunan berat badan.

    Untuk pilihan minuman, kamu bisa mencoba minuman khas Jepang yang terkenal bermanfaat mengurangi lemak perut. Konsumsinya mendorong metabolisme, membantu pencernaan lebih lancar, hingga mendukung pembakaran lemak.


    Dikutip dari Times of India (20/8/2025), inilah 7 minuman Jepang peluntur lemak alami:

    1. Teh hijau

    Teh hijau atau ryokucha adalah minuman pokok di banyak rumah tangga jepang. Minuman dengan rasa earthy yang ringan in sangat baik untuk metabolisme tubuh. Studi National Institutes of Health (NIH) mengungkap teh hijau kaya katekin, jenis antioksidan yang juga menstimulasi pembakaran lemak dan meningkatkan pengeluaran energi. Minum teh hijau 2-3 cangkir per hari untuk mendapat manfaat bagi penurunan berat badan.

    2. Matcha

    Matcha. Matcha adalah jenis teh hijau yang dihaluskan menjadi bubuk. Satu cangkir matcha (240 ml) mengandung sekitar 70 mg kafein.Bubuk matcha kaya akan antioksidan yang bagus untuk kesehatan. Foto: Getty Images/Mybona

    Matcha merupakan teh hijau bubuk khas Jepang yang tengah naik daun. Matcha tinggi kandungan EGCG, yang menurut studi NIH, meningkatkan metabolisme tubuh dan bantu membakar kalori lebih efisien.

    Coba jadikan matcha minuman pagi hari. Menikmatinya juga bikin kamu merasa berenergi sepanjang hari tanpa merasakan efek samping seperti yang kerap ditimbulkan akibat minum kopi.

    3. Teh kombu

    Dibuat dari kelp atau kombu, teh kombu adalah jenis minuman sehat tinggi mineral. Manfaat konsumsinya melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung.

    Teh kombu mengandung iodin yang mendukung fungsi tiroid dan bantu mengatur metabolisme tubuh. Teh kombu enak dinikmati hangat atau dingin. Sebaiknya diminum sebelum waktu makan utama.

    4. Amazake

    Amazake adalah minuman fermentasi beras tradisional Jepang. Minuman ini rendah lemak dan kaya enzim serta probiotik. Hasil penelitian NIH menunjukkan konsumsi amazake meningkatkan kesehatan usus yang berperan penting dalam manajemen berat badan dan mengurangi lemak perut.

    Amazake idealnya diminum dalam gelas kecil pada pagi atau sore hari. Meminumnya juga bisa jadi sumber energi alami.

    5. Teh barley

    Mugicha adalah teh barley asal Jepang yang bebas kafein. Bahan utamanya merupakan bijian barley yang dipanggang. Biasanya mugicha dinikmati selama musim panas.

    Manfaatnya mendukung hidrasi tubuh, mengurangi kembung, dan bantu metabolisme lemak. Rasanya yang lembut dan seperti kacang (nutty) membuat banyak orang suka menikmatinya dalam kondisi panas atau dingin.

    6. Teh shiso

    Teh shiso terbuat dari daun shiso. Jenis teh herbal ini kaya antioksidan dan senyawa antiinflamasi. Minum teh siso bermanfaat menyehatkan pencernaan dan mendukung detoksifikasi tubuh. Selain itu, teh shiso bermanfaat menekan nafsu makan sehingga pada akhirnya mengurangi lemak tubuh.

    7. Sencha

    shincha, teh hijau Jepang saat musim semiSencha kaya polifenol yang bantu bakar lemak. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sencha adalah jenis teh hijau yang sedikit lebih lembut dari matcha. Sencha kaya akan polifenol yang bantu membakar lemak, mengurangi kolesterol, dan mendukung metabolisme secara keseluruhan. Minum 1 cangkir sencha setelah makan dapat bantu mengurangi lemak perut.

    Namun semua jenis minuman di atas hanya bersifat membantu. Kunci pentingnya adalah konsistensi dan mengimbanginya dengan pola makan rendah kalori serta aktivitas fisik yang cukup untuk bantu membakar lemak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Samping Diet Intermittent Fasting, Tak Sepenuhnya Sehat!

    5 Efek Samping Diet Intermittent Fasting, Tak Sepenuhnya Sehat!


    Jakarta

    Banyak pola diet populer yang informasinya tersebar di internet, seperti intermittent fasting (IF). Ternyata cara diet yang salah juga bisa timbulkan efek samping.

    Tren hidup sehat kian meningkat, pegiatnya berlomba-lomba hidup sehat mulai dari olahraga rutin hingga menjalani diet sehat. Banyak pola diet populer yang informasi cara melakukannya dapat diakses melalui internet.

    Salah satunya intermittent fasting yang menerapkan jendela makan pada pelaksanaan dietnya. Banyak pelaku IF yang percaya dan membuktikan diet ini ampuh untuk menurunkan berat badan. Faktanya, dilansir dari Times of India, Kamis (3/9), IF juga punya efek samping berbahaya.


    Hal ini disebut-sebut sebab dari pengaturan jendela makan yang tidak tepat. Walaupun dianggap ampuh untuk menurunkan berat badan tetapi melewati waktu makan sembarangan justru memiliki konsekuensi yang tinggi.

    Baca juga: Jago! Bocah SD Raup Untung Rp 9 Juta per Bulan dari Jualan Milk Tea

    Berikut ini 5 efek samping diet IF pada kesehatan:

    Diet Intermittent Fasting, Ini Panduan dan Menunya untuk Turunkan Berat BadanJendela makan yang terlalu panjang saat IF dapat menimbulkan lemas dan sakit kepala. Foto: Getty Images/iStockphoto/everydayplus

    1. Lemas dan Sakit Kepala

    Ketika menjalani IF artinya tubuh akan tidak mendapat asupan makanan selama beberapa waktu. Artinya tubuh tidak menerima asupan bahan bakar untuk dibakar dan diubah menjadi energi.

    Melewati waktu makan dengan berbagai alasan akan membuat tubuh terasa menjadi lemas. Pada kondisi yang lebih serius, sebagian orang akan merasa pusing jika terlalu lama tidak menerima asupan makanan.

    Kondisi tubuh yang dibiarkan kelaparan tanpa pengaturan dan penanganan oleh ahli dapat menyebabkan beberapa efek lanjutan. Misalnya seperti tekanan gula darah yang rendah, dehidrasi, hingga ketidaksimbangan elektrolit yang juga menyebabkan lemas serta sakit kepala.

    2. Risiko Kesehatan Jantung

    Alasan seseorang hendak menerapkan pola diet sehat adalah demi kesehatan tubuh jangka panjang. Tetapi diet yang tidak dilakukan secara terstruktur dan benar justru akan berisik mengganggu kesehatan jantung.

    Pada sebuah penelitian terhadap 2.000 orang dewasa di Amerika Serikat, ditemukan partisipan yang membatasi waktu makannya kurang dari 8 jam sehari memiliki risiko kematian 91% lebih tinggi.

    Risiko tersebut datang dari gangguan kardiovaskuler yang dibandingkan dengan orang-orang yang makan 12-16 jam sehari. Pada penelitian lainnya juga ditemukan kenaikan 135% risiko kematian akibat serangan jantung dari orang-orang yang terlalu ketat membatasi asupan makan mereka.

    3. Kekurangan Nutrisi

    Tubuh manusia sudah sebagaimana mestinya membutuhkan nutrisi dan vitamin untuk berfungsi efektif. Melewati jam makan selama beberapa jam dalam sehari akan mengurangi jatah tubuh menerima vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan.

    Terutama makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein yang penting untuk fungsi organ tubuh. Akibatnya, jika hal ini terjadi pada tubuh orang dewasa banyak kehilangan yang akan terjadi.

    Tak hanya penurunan berat badan tetapi juga massa otot, energi yang lemah, hingga imunitas yang menurun. Efek jangka panjangnya tubuh akan menjadi lebih mudah sakit sebab tameng pertahanan berupa imunitas menjadi kurang ampuh menghalau virus, bakteri, dan radikal bebas.

    Intermittent fasting IF and keto diet concept with hour clock timer for skipping meal, eating ketogenic food low carb, high fat food meal healthy nutritional dish with gym exercise for weight lossJika dilakukan sembarangan, diet IF juga dapat mengganggu metabolisme tubuh. Foto: Getty Images/Chinnapong

    4. Gangguan Metabolisme

    Melakukan diet artinya mengubah pola makan rutin menjadi pola makan yang baru. Tidak hanya kebiasaan yang harus disesuaikan tetapi proses metabolisme tubuh lantas mengikuti.

    Pakar kesehatan tidak menyarankan pelaku diet IF membiarkan tubuhnya kelaparan ekstrem atau benar-benar berpuasa terlalu panjang. Walaupun berpuasa dapat membakar cadangan kalori tetapi justru meningkatkan hormon lapar pada otak.

    Banyak penelitian yang telah menemukan kaitan erat antara pola diet IF dengan kecenderungan eating disorder atau gangguan makan. Seseorang mungkin bisa menahan rasa laparnya tetapi jika dilakukan terus menerus tanpa panduan jelas sewaktu-waktu mereka justru akan makan berlebihan tanpa henti.

    5. Risiko Eating Disorder

    Menurut pakar kesehatan, pada orang dewasa dan remaja berpuasa dalam waktu yang panjang dapat menjadi berbahaya. Risiko terjadinya stres metabolik dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang.

    Pada sebuah penelitian di Kanada yang melibatkan 2.700 remaja dan dewasa, ditemukan sebagian besar pelaku IF mengalami eating disorder atau gangguan pola makan. Kebiasaan ini juga dipengaruhi oleh pola diet yang terlalu ketat dan dipaksakan.

    Alih-alih menurunkan berat badan, justru risiko ngidam makanan dan keinginan untuk makan sangat banyak akan terjadi. Pakar kesehatan selalu menyarankan untuk berhati-hati jika ingin melakukan diet IF dan tentu harus selalu dalam pantauan ahli gizi.

    Baca juga: Bukan dari Asia, World Sushi Championship Dimenangkan Chef Negara Ini

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Menu Sarapan Penangkal Cemas untuk Jadi Mood Booster Pagi Hari

    5 Menu Sarapan Penangkal Cemas untuk Jadi Mood Booster Pagi Hari


    Jakarta

    Paparan berita aksi demonstrasi yang meluas belakangan ini bisa menimbulkan rasa cemas pada beberapa orang. Untuk menangkalnya, coba konsumsi menu sarapan sehat berikut yang juga berfungsi sebagai ‘mood booster’ pagi hari.

    Rasa cemas mungkin tidak terhindarkan, tapi dapat dikelola agar tidak berkepanjangan dan membuat kamu stres. Selain memastikan tidur dan aktivitas fisik yang cukup, rasa cemas juga bisa diredakan dengan mengatur pola makan.

    Dikutip dari HuffPost (28/10/2020), beberapa penelitian menunjukkan asupan nutrisi tertentu, seperti zinc, magnesium, vitamin B, dan asam lemak omega 3, bisa berefek positif untuk gejala cemas jika dibarengi dengan kebiasaan makan sehat.


    Untuk mengawali hari pun, ada beberapa menu sarapan yang direkomendasikan sebagai penangkal cemas. Berikut 5 daftarnya:

    1. Alpukat

    Ahli gizi Maya Feller mengatakan alpukat adalah buah serba guna yang mengandung banyak nutrisi penting. Tak hanya lemak sehat dan serat, tapi juga mikronutrien seperti vitamin B6 dan magnesium. Keduanya berperan dalam menstabilkan suasana hati (mood) dan mengatur tubuh dalam merespons stres.

    Kalau sedang buru-buru, kamu bisa sarapan irisan buah alpukat saja atau jus alpukat. Jika waktunya lebih, coba bikin olahan alpukat dengan telur atau roti gandum panggang alpukat yang tak kalah sehat dan mengenyangkan.

    2. Telur

    Green shakshuka in a cast iron pan on a grey slate,stone or concrete background.Top view.Foto: iStock

    Telur adalah bahan makanan andalan banyak orang dalam beragam situasi, termasuk saat sarapan. Telur mengandung mineral seperti kolin dan zinc, yang konsumsinya dikaitkan dengan kadar cemas lebih rendah. Kekurangan zinc diketahui terbukti memicu perilaku seperti depresi dan kecemasan.

    2 butir telur mengandung sekitar 12 gram protein, yang bantu menstabilkan kadar gula darah. Mencegah lonjakan gula darah yang tajam adalah kunci untuk menghindari rasa cemas yang parah. Kamu bisa mengolah telur dengan cara direbus, orak-arik, atau bikin telur mata sapi.

    3. Yogurt

    Para peneliti dalam studi tahun 2015 menemukan hubungan antara konsumsi makanan probiotik fermentasi, seperti yogurt, dan pengurangan kecemasan sosial. “Ada hubungan antara usus dan otak yang terus diteliti. Mengonsumsi makanan yang meningkatkan bakteri baik diyakini mendukung kesehatan usus dan otak,” kata Feller.

    Misalnya, sebagian besar reseptor serotonin terletak di lapisan usus. Kekurangan serotonin dapat menyebabkan kecemasan, depresi, atau kondisi kesehatan mental lainnya, yang menggarisbawahi pentingnya hubungan usus-otak.

    Kamu bisa memilih Greek yogurt yang mengandung lebih banyak lemak dan protein dibanding yogurt biasa. Pilih yang mengandung “kultur aktif hidup”, khususnya “lactobacillus acidophilus”. Hal ini demi memastikan kamu mendapatkan manfaat probiotik tersebut.

    4. Oatmeal

    Ilustrasi oatmealFoto: Getty Images/Stefan Tomic

    Karbohidrat kompleks, seperti oat, dicerna lebih lambat daripada karbohidrat sederhana seperti pastry. Karbohidrat kompleks akan membuat kamu kenyang sekaligus membantu menjaga kurva gula darah tetap stabil.

    “Anda tidak hanya memulai hari dengan asupan mikronutrien yang tinggi seperti kalsium, zat besi, magnesium, kalium, dan B6, tetapi hidangan kaya serat ini juga akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari,” kata Feller.

    Oatmeal bisa dibuat panas atau dingin, tergantung selera. Jika bikin overnight oat, kamu bisa menambahkan biji chia, kayu manis, dan pilihan susu nabati. Untuk oatmeal hangat, bisa ditambahkan selai almond, pisang, biji kakao, dan taburan kapulaga.

    5. Buah berry

    Jika punya budget lebih, andalkan konsumsi buah berry saat sarapan. Blueberry, raspberry, dan stroberi kaya akan vitamin C, antioksidan yang dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan suasana hati, menurut beberapa studi kecil.

    Salah satu cara untuk mendapatkan asupan vitamin C dan makanan padat nutrisi: Buatlah smoothie dengan buah beri, sayuran hijau (yang mengandung magnesium), selai kacang (untuk protein), dan biji labu (untuk seng), saran pakar kesehatan.

    Smoothie kaya serat dan protein itu bantu menjaga gula darah tetap stabil dan semua bahannya bersifat anti-inflamasi. Kalau mau manfaat lebih untuk kesehatan pencernaan, bisa tambahkan yogurt tawar.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Nanas Jangan Asal Campur, Ini 5 Bahan yang Harus Dihindari

    Makan Nanas Jangan Asal Campur, Ini 5 Bahan yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Nanas, buah tropis kaya vitamin C dan enzim bromelain yang menyehatkan tubuh. Konsumsi nanas sebaiknya tidak sembarangan karena ada bahan makanan yang tidak cocok jika dimakan berbarengan nanas. Berikut daftarnya!

    Nanas tergolong buah tropis yang banyak digemari di Indonesia. Teksturnya yang renyah juicy dengan rasa asam, manis, menyegarkan, membuat nanas begitu disukai.

    Dari sisi kesehatan, konsumsi nanas bisa mendatangkan beberapa manfaat. Salah satunya menyehatkan pencernaan dan mengurangi kembung karena nanas mengandung enzim bromelain.


    Nanas juga kaya vitamin C dan antioksidan yang bantu mencerahkan warna kulit sekaligus mengurangi tanda-tanda penuaan. Kandungan vitamin C diketahui turut berperan meningkatkan imunitas tubuh.

    Sementara antioksidan dalam nanas bisa melawan stres oksidatif, yang berpotensi mengurangi risiko seseorang mengalami penyakit kronis. Salah satunya penyakit jantung karena nanas juga berperan mengurangi tekanan darah sekaligus kolesterol tinggi.

    Namun, konsumsi nanas tidak boleh sembarangan. Memakannya bersama beberapa bahan makanan bisa memicu gangguan pencernaan, mengganggu nilai nutrisinya, hingga menyebabkan ketidaknyamanan lain di tubuh.

    Dikutip dari Times of India (28/12/2024), inilah 5 bahan makanan yang konsumsinya sebaiknya tidak berbarengan nanas:

    1. Susu

    Susu dan produk susu lain, seperti yogurt dan keju, tidak ideal dikonsumsi berbarengan nanas. Sebab buah nanas mengandung bromelain, enzim yang bantu memecah protein.

    Saat dimakan bersamaan produk olahan susu (dairy), bromelain dapat mengganggu penyerapan protein dari produk dairy. Alhasil proses pencernaan tidak lancar dan menimbulkan gejala, seperti perut kembung dan bergas.

    Kandungan asam alami pada nanas juga tidak cocok dikombinasikan bersama produk dairy karena membuat pencernaan lebih berat. Bromelain pada nanas juga mungkin memecah protein produk dairy sebelum benar-benar tercerna oleh tubuh.

    2. Kentang dan roti

    Cara Membuat Kentang Panggang yang Renyah Enak ala Celebrity ChefFoto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

    Kentang, roti, dan pasta adalah contoh makanan tinggi tepung/pati. Jenis makanan ini juga tidak ideal dimakan berbarengan nanas.

    Nanas yang tinggi asam dan bromelain dapat memperlambat pencernaan makanan bertepung di tubuh, yang mana sudah lebih lambat karena terkandung karbohidrat kompleks di dalamnya.

    Hasilnya, terjadi ketidakseimbangan proses pencernaan yang memicu pada fermentasi atau kembung. Gejala ini semakin mungkin dirasakan oleh mereka yang pencernaannya sensitif.

    3. Daging dan telur

    Selain makanan bertepung, nanas juga tidak cocok dimakan berbarengan makanan tinggi protein, seperti daging, telur, dan kacang-kacangan. Aktivitas enzim bromelain pada nanas bisa menyebabkan protein dipecah terlalu cepat.

    Akibatnya, organ pencernaan bakal tidak nyaman. Seseorang bisa merasakan gejala, seperti perutnya begah atau kram.

    4. Buah citrus

    Manfaat jus nanas untuk melawan peradanganFoto: Getty Images/iStockphoto/

    Nanas sering kali dijadikan isian salad atau smoothies bersama potongan buah lain. Namun hindari menyandingkan nanas dengan buah citrus, seperti jeruk atau lemon karena kombo ini bisa memicu rasa tidak nyaman di perut untuk beberapa orang.

    Baik nanas maupun buah citrus sama-sama tinggi kandungan asam. Jika disantap bersamaan, maka akan meningkatkan kadar asam di perut. Akibatnya seseorang bisa merasakan gejala sensasi terbakar di dada (heartburn) atau asam lambung. Jadi, mereka yang sudah punya masalah asam lambung, sangat tidak disarankan mengonsumsi paduan ini.

    5. Makanan tinggi gula

    Nanas yang sudah punya rasa manis alami tidak cocok dimakan dengan makanan tinggi gula, seperti sereal, pastry, atau soda. Efeknya bisa buruk untuk pencernaan dan kesehatan metabolik.

    Kombinasi kelebihan gula di dalam tubuh bisa memicu lonjakan gula darah yang membuat kadar insulin di tubuh tidak seimbang. Efeknya, seseorang mungkin merasa lesu, menginginkan lebih banyak gula, hingga mengalami masalah metabolik jangka panjang seperti resistensi insulin.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apa Benar Gula Aren Lebih Sehat dari Gula Pasir? Ini Fakta Nutrisinya

    Apa Benar Gula Aren Lebih Sehat dari Gula Pasir? Ini Fakta Nutrisinya


    Jakarta

    Gula berbahan nira pohon aren punya keistimewaan dari segi rasa dan nutrisinya. Lalu, benarkah gula aren lebih sehat dari gula pasir? Begini penjelasannya.

    Gula aren adalah gula yang dihasilkan dari nira pohon aren. Ciri khasnya memiliki warna kecokelatan hingga cokelat tua.

    Gula aren asli terbuat dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon aren atau pohon enau. Nira yang sudah dikumpulkan akan direbus hingga mendidih dan mengental.


    Nira akan dipanaskan untuk menyerap kadar air, hingga diperoleh sirup kental dan sari manisnya. Kemudian, sirup direduksi menjadi kristal.

    Setelah itu didiamkan sampai dingin dan mengeras. Semakin lama nira dimasak, maka warna yang dihasilkan bakal semakin gelap. Hal inilah yang membuat rasanya semakin kaya.

    Bentuk dan rasa gula aren

    Gula aren memiliki tekstur cenderung kering dan berbutir agak kasar. Kita bisa membeli gula aren dalam bentuk balok, butiran, dan cair di toko-toko.

    Gula aren punya rasa karamel yang lembut. Jika dalam bentuk cair, tekstur gula aren menyerupai madu. Dalam bentuk butiran, rasanya tidak jauh berbeda dengan gula putih.

    Biasanya, gula aren digunakan untuk bahan membuat kue, roti, pemanis pada minuman, hingga tambahan masakan.

    Nutrisi gula aren

    Karena gula aren merupakan gula yang tidak dimurnikan, sehingga banyak mengandung vitamin dan mineral.

    Gula aren mengandung:

    Kalium
    Fosfor
    Seng
    Besi
    Mangan
    Tembaga
    Sejumlah kecil fitonutrien (seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin)
    Antioksidan
    Vitamin B
    Tiamin
    Riboflavin
    Asam folat
    Kolin.

    Gula aren mengandung 16 asam amino, sama seperti yang ada dalam nira tempat gula aren berasal. Asam amino merupakan bahan penyusun protein dan dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perbaikan sel.

    Manfaat konsumsi gula aren

    Gula aren kaya akan kandungan nutrisi. Pasalnya, ia merupakan pemanis alami berbasis tanaman. Nutrisi ini bisa mendukung tubuh dalam berbagai cara.

    Dikutip dari The Divine Foods, adapun beberapa manfaat gula aren bagi kesehatan di antaranya:

    Membantu mengendalikan bakteri dalam usus
    Meningkatkan pencernaan yang baik
    Meningkatkan penyerapan mineral tubuh
    Mempunyai kadar kalium yang lebih tinggi daripada sayuran hijau dan pisang.

    Selain itu, gula aren dikenal mengandung serat makanan yang disebut inulin. Kandungan tersebut diketahui bisa menjaga kadar gula darah, dan rendahnya fruktosa.

    Benarkah gula aren lebih sehat dari gula pasir?

    Indeks glikemik (IG) gula aren itu rendah. Glikemik indeks gula aren 35, sedangkan gula pasir bisa mencapai 65, madu 55, dan gula meja (sukrosa) 68.

    IG yang rendah menunjukkan bahwa makanan itu diserap secara perlahan, sehingga mencegah lonjakan kadar insulin. Para peneliti telah menemukan bahwa GI gula aren adalah 35, dibandingkan dengan madu yang 55 dan gula meja yang 68.

    Telah disinggung sebelumnya bahwa gula aren mengandung inulin, yang dikaitkan dengan risiko lonjakan gula darah yang lebih rendah. Ini bisa membantu meningkatkan kadar glukosa darah serta mencegah kondisi seperti gula darah rendah, atau hipoglikemia.

    Itulah alasan mengapa gula aren dianggap lebih sehat daripada gula putih atau gula pasir.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rahasia Masak Bayam Enak dan Tetap Sehat, Coba 6 Cara Ini

    Rahasia Masak Bayam Enak dan Tetap Sehat, Coba 6 Cara Ini


    Jakarta

    Masak bayam ada tekniknya agar cita enak dan kandungan nutrisinya terserap baik. Begini cara masak bayam yang mampu mempertahankan rasa serta teksturnya dengan maksimal.

    Bayam merupakan sumber sayuran hijau yang menyehatkan. Harganya juga relatif murah dan mudah didapat di Indonesia sehingga bayam kerap dikonsumsi sehari-hari.

    Namun dalam mengolah bayam, masih banyak orang melakukan kesalahan. Alhasil tekstur bayam jadi lembek, berair, warnanya pucat, rasanya kurang enak, dan bahkan nutrisinya banyak yang hilang.


    Memasak bayam ternyata tidak bisa sembarangan. Terdapat sejumlah trik simpel yang mampu membuat rasa bayam tetap enak dan nutrisinya terjaga.

    Dilansir dari Times of India (5/9/2025), inilah cara masak bayam yang tepat:

    1. Keringkan bayam sebelum dimasak

    Banyak orang mencuci bayam lalu langsung memasaknya, tanpa mengeringkan daun bayam. Cara ini kurang tepat karena bisa membuat bayam jadi lembek nantinya.

    Kamu perlu mengeringkan bayam lebih dulu sebelum memasaknya. Caranya bisa lap pakai tisu dapur atau masukkan ke wadah pemutar salad (salad spinner) untuk menyingkirkan kandungan air berlebih pada bayam. Nantinya tekstur bayam akan lebih enak, tergantung metode masak pilihanmu. Bayam bisa jadi lebih renyah ataupun lebih lembut.

    2. Pakai mentega

    Ilustrasi mentega dan minyak gorengFoto: Getty Images/iStockphoto/cheche22

    Bayam merupakan sumber vitamin larut lemak, seperti A, E, dan K. Karena itu konsumsinya disarankan dengan paduan sedikit lemak sehat. Kamu bisa memakai minyak zaitun atau mentega (butter) untuk masak bayam.

    Pemakaian minyak dan lemak sehat ini tidak hanya membuat penyerapan vitamin pada bayam lebih maksimal, tapi juga meningkatkan cita rasanya.

    3. Masukkan bayam pada waktu yang tepat

    Cara masak bayam yang penting lainnya adalah memasukkan bayam pada waktu yang tepat. Karena bayam mudah matang, maka disarankan masukkan ke wajan sesaat sebelum proses masak berakhir.

    Misalnya jika bikin sup, maka masukkan bayam terakhir, dibanding bahan-bahan keras lain seperti wortel dan kentang. Begitu pun ketika menumis, pastikan bayam termasuk bahan yang paling terakhir dimasak. Cara ini juga bisa mempertahankan warna hijau bayam yang cantik.

    4. Garami terakhir

    UGC Resep DetikfoodFoto: detik

    Dalam menggarami bayam, ada tekniknya. Jangan pada tahap awal memasak karena bayam akan mengeluarkan air yang bisa merusak tekstur dan tampilannya.

    Lebih baik membiarkan bayam layu lebih dulu, baru kemudian digarami atau ditambah bumbu lain. Hasilnya, daun bayam akan tetap terasa segar dan rasanya seimbang dengan bumbu lain.

    5. Pakai tangkai bayam

    Saat masak bayam, banyak orang membuang tangkainya, padahal langkah ini tidak perlu. Memasukkan tangkai bayam akan memberi tambahan nutrisi dan tekstur yang nikmat pada hidangan.

    Jika tangkainya lebih besar dan keras dari daunnya, maka bisa disimpan sebagai bahan kaldu, sup, atau bahkan diblender menjadi saus. Jadi, tangkai bayam tidak perlu langsung dibuang.

    6. Perhitungkan penyusutan

    Kamu perlu menyadari kalau bayam bakal menyusut saat dimasak. Jadi jangan terkecoh jumlahnya. Tak usah khawatir kebanyakan masak bayam karena setelah dimasak, bayam sejatinya akan menyusut.

    Bayam tak hanya enak diolah jadi sayur bening, tapi juga jadi salad, ditumis, atau bahkan dijadikan bahan campuran pasta.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Eksperimen Makan Daging Merah 60 Hari, Pria Ini Ungkap Hasilnya

    Eksperimen Makan Daging Merah 60 Hari, Pria Ini Ungkap Hasilnya


    Jakarta

    Seorang mantan atlet yang kini menjadi YouTuber, Jake Moscato, membagikan pengalamannya menjalani diet ekstrem dengan hanya mengkonsumsi daging merah selama 60 hari.

    Eksperimen tersebut memicu perhatian publik karena hasil transformasinya terlihat mencolok, meskipun para ahli medis menilai pola makan seperti ini berbahaya bagi kesehatan.

    Dilansir dari Ladbible (04/09/2025), Jake memulai tantangan ini dengan penuh keyakinan kalau dirinya bisa menjadi lebih sehat. Pada hari pertama, ia mengaku merasa mudah menjalani diet tersebut. Daging merah yang dikonsumsinya ada daging sapi sampai daging domba (lamb).


    Namun tidak lama setelah hari pertamanya diet, ia mulai mengalami nyeri dada, serangan panik, dan gangguan mental. Memasuki minggu kedua, rasa bosan terhadap menu makanan yang sama mulai menghampirinya hingga membuatnya beberapa kali melanggar aturan diet sebelum akhirnya kembali disiplin.

    - Jake memulai tantangan ini dengan penuh keyakinan kalau dirinya bisa menjadi lebih sehat. Foto: Site News

    Setelah melewati bulan pertama yang terasa berat, Jake mulai merasakan perubahan positif. Ia menambahkan sedikit variasi berupa buah, telur, dan daging babi agar pola makannya tidak sepenuhnya terbatas pada daging merah. Ia juga tetap menjaga rutinitas olahraga untuk menunjang tantangan ini.

    “Saya pikir menjaga 95 sampai 97 persen dari diet dengan daging merah masih bisa ditoleransi. Sisanya bisa ditambah sedikit buah atau telur, itu tidak akan membahayakan,” ujarnya.

    Di akhir percobaan, Jake memperlihatkan tubuh yang lebih ramping dan berotot. Ia mengaku berhasil menambah massa otot 2,7 kg dengan peningkatan di lengan dan dada, sementara persentase lemak tubuhnya turun dari 16% menjadi 14,6%.

    Berat badannya berkurang dari 94 kg menjadi 91,5 kg. Ia juga melaporkan kadar testosteron naik dari 748 menjadi 800, kadar insulin rendah, serta peningkatan kadar zat besi dalam tubuh.

    Meski hasil yang ia tunjukkan terlihat mengesankan, tapi kalangan medis menegaskan bahwa diet karnivor seperti ini tidak aman untuk jangka panjang.

    Para ahli memperingatkan risiko serius seperti peningkatan kolesterol, penyakit jantung, hingga stroke. British Heart Foundation menekankan tidak ada bukti ilmiah konsisten yang mendukung efektivitas pola makan daging merah ini.

    Menurut mereka, penurunan berat badan yang dialami cenderung lebih disebabkan oleh pantangan makanan lain, bukan semata-mata karena daging merah.

    Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) juga menganjurkan pola makan bergizi seimbang dengan asupan beragam, terutama buah dan sayuran.

    Sejumlah penelitian bahkan mengaitkan konsumsi daging merah berlebih dengan dampak negatif bagi kesehatan otak. Menggantinya dengan sumber protein lain yang lebih sehat disebut dapat menurunkan risiko demensia di kemudian hari.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Jenis Sayuran yang Nutrisinya Justru Meningkat Saat Dimasak

    Ini 5 Jenis Sayuran yang Nutrisinya Justru Meningkat Saat Dimasak


    Jakarta

    Tak semua sayuran lebih bernutrisi saat dimakan mentah. Ada juga jenis sayuran yang nutrisinya justru meningkat saat dimasak. Yuk simak daftarnya!

    Meningkatnya popularitas ‘raw diet’ atau pola makan serba mentah membuat beberapa orang berpikir kalau proses masak pasti menghancurkan nutrisi makanan. Namun anggapan itu tidak selalu benar.

    Faktanya, beberapa sayuran akan lebih sehat jika dimasak lebih dulu. Paparan terhadap panas membuat beberapa nutrisinya akan lebih mudah diserap tubuh.


    Kemudian, dalam proses masak juga biasanya ada tambahan lemak yang membuat penyerapan beberapa nutrisi sayuran jadi lebih maksimal.

    Dikutip dari Martha Stewart (2/8/2025), inilah 5 jenis sayuran yang nutrisinya justru meningkat saat dimasak:

    1. Tomat

    Ahli gizi Lauri Wright menjelaskan memasak tomat akan membuat antioksidan likopen di dalamnya lebih mudah diserap tubuh. Likopen terkait dengan pengurangan risiko penyakit kronis, seperti kanker dan penyakit jantung.

    Untuk cara masak idealnya, tomat lebih baik ditumis atau dipanggang dengan sedikit tambahan minyak zaitun. Ini karena likopen bersifat larut lemak. Jadi, penyerapannya bakal lebih maksimal saat disandingkan dengan sumber lemak sehat, seperti minyak zaitun.

    2. Wortel

    Roasted baby carrots garnished with thyme.Foto: iStock

    Mengukus atau memanggang wortel bakal meningkatkan daya serap antioksidan beta karoten yang terkandung di dalamnya. Betakaroten akan diubah tubuh menjadi vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, imunitas, dan kulit.

    Wright mencatat, kandungan kalium dan serat pada tomat juga tetap utuh selama proses masak. Jadi kamu bisa mendapat manfaat maksimal dari sayuran.

    Dalam memasak wortel, pastikan tidak merebusnya terlalu lama karena kandungan vitamin C-nya bakal berkurang. Sebagai alternatif, kamu bisa membuat wortel panggang dengan tambahan minyak zaitun, bubuk jinten, dan sedikit garam. Atau haluskan wortel menjadi bahan dasar sup.

    3. Bayam

    Ahli gizi Ashley Koff mengatakan bayam mengandung mineral kalsium dan zat besi bagi tubuh. Namun di dalam bayam juga ada asam oksalat, yang dapat membuat mineral tersebut sulit diserap tubuh.

    Proses masak akan memecah asam oksalat, sehingga mineral tersebut lebih mudah diserap. “Memanggang juga membantu mengaktifkan beta-karoten,” tambah Koff.

    Untuk mengurangi asam oksalat sekaligus meminimalkan hilangnya vitamin C, bayam sebaiknya dimasak cepat. Bisa dengan menumis atau mengukus sayuran hijau itu sebentar. Tambahkan bumbu seperti bawang putih atau lemon agar lebih enak.

    4. Jamur

    Roti Panggang Topping JamurFoto: iStock

    Jamur merupakan sumber nutrisi penunjang kekebalan tubuh yang luar biasa. Nutrisi tersebut lebih maksimal didapat ketika jamur dimasak.

    “Memasak jamur dapat meningkatkan kadar antioksidan seperti polifenol, yang melindungi membran sel,” jelas Wright. Proses masaj juga meningkatkan ketersediaan beta-glukan (sejenis serat) dan vitamin D, sekaligus menghancurkan beberapa mikroba berbahaya, menurut Koff.

    Jika kamu mengincar antioksidan yang banyak, maka jamur paling ideal dipanggang atau dipanaskan dalam microwave. Hindari merebus atau menggorengnya.

    5. Labu

    Labu punya banyak jenis, termasuk spaghetti squash yang dikenal juga sebagai labu musim dingin. Setelah dimasak, dagingnya akan terurai menjadi untaian-untaian panjang yang mirip seperti spaghetti.

    Jenis labu ini juga lebih bagus dimasak untuk mendapatkan nutrisi beta karoten-nya. Kamu bisa memanggang labu dengan minyak zaitun. Hindari merebus atau mengukus labu ini karena akan mengurangi kandungan vitamin larut air di dalamnya.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Serabut Putih pada Jeruk, Aman Dimakan atau Harus Dibuang?

    Mengenal Serabut Putih pada Jeruk, Aman Dimakan atau Harus Dibuang?


    Jakarta

    Saat mengupas jeruk, kamu akan mendapati banyak serabut putih di sekeliling daging buah jeruk. Serabut putih ini sering kali disingkirkan, tapi sebenarnya punya manfaat sehat. Begini penjelasannya.

    Penggemar jeruk pasti tak asing lagi dengan tampilan dan tekstur buah favoritnya. Begitu kulit jeruk dikupas, bakal terlihat kumpulan segmen buah (endocarp) yang diselimuti serabut-serabut putih seperti benang.

    Sebenarnya apa itu serabut putih pada jeruk? Dikutip dari Reader’s Digest (30/7/2024), serabut ini bagian dari sebuah makanan yang tak terpisahkan, layaknya guratan putih pada daging ikan salmon, benang putih yang ditemukan pada daging ayam, hingga benda berserat dalam telur.


    Serabut putih tak sekadar ada pada jeruk, tapi punya identitas dan fungsi. Namanya albedo atau empulur jeruk.

    Taylor Fazio dari klinik pengobatan holistik di New York, The Lanby, mengatakan empulur jeruk layaknya jaringan ikat jeruk. “Empulurnya sedikit lebih pahit dan teksturnya lebih padat,” kata Fazio.

    Kupas buah jerukSerabut putih pada buah jeruk disebut empulur. Foto: Getty Images/Calvin Chan Wai Meng

    Apakah empulur jeruk bisa dikonsumsi? Jawabannya, bisa. Meski sebagian orang merasa empulur mengganggu tekstur jeruk dan cenderung membuangnya, sebenarnya empulur ini aman dimakan.

    Ahli gizi Livvy Ashton mengungkap jeruk kaya vitamin C, termasuk pada bagian empulurnya. Jadi dengan memakan daging buah jeruk plus empulurnya, maka kamu meningkatkan asupan vitamin C.

    Kupas buah jerukEmpulur jeruk bisa dikonsumsi, bahkan menambah asupan serat. Foto: Getty Images/Calvin Chan Wai Meng

    Fazio juga mengungkap empulur jeruk kaya akan serat yang diperlukan dalam pola makan sehari-hari. “Panduan kesehatan merekomendasikan konsumsi sekitar 25 gram serat per hari, salah satunya bisa didapat dari makanan alami berupa buah utuh,” kata Fazio.

    Konsumsi serat diketahui dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus melancarkan pencernaan. Jadi, konsumsi buah jeruk utuh bersama empulurnya adalah hal yang justru direkomendasikan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com