Category: Makanan Sehat

  • 5 Fakta Teh Cascara, Seduhan Kulit Biji Kopi yang Menyehatkan


    Jakarta

    Tidak hanya biji kopi saja yang bisa diolah menjadi seduhan kopi enak. Ternyata kulit biji kopi juga bisa dimanfaatkan sebagai teh cascara yang menyehatkan. Ini faktanya.

    Tanaman kopi memiliki manfaat yang jauh daripada yang banyak dibayangkan. Buah kopi tidak hanya bisa diolah menjadi biji kopi yang jika diseduh menyegarkan tubuh.

    Ternyata bagian kulit dari buah kopi juga dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Bernama teh cascara, teh ini tidak berasal dari daun teh melainkan kulit biji kopi.


    Kandungan dan manfaat kesehatannya telah teruji dan diteliti oleh para peneliti. Seduhannya disebut-sebut dapat memberikan khasiat yang luar biasa untuk tubuh manusia.

    Baca juga: Kacau! Seorang Pria Terekam CCTV Mencuri Makanan Tetangganya

    Berikut ini 5 fakta teh cascara menurut VerywellFit:

    5 Fakta Teh Cascara, Seduhan Kulit Biji Kopi yang MenyehatkanTeh cascara dibuat dari pemanfaatkan kulit ceri kopi yang dioleh untuk siap diseduh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    1. Mengenal teh cascara

    Cascara merupakan sebutan untuk teh yang diseduh dari kulit buah ceri kopi. Kulit buah ceri kopi diambil dari bekas ceri kopi yang dikupas dan dibersihkan bijinya.

    Sementara biji kopi akan diproses melalui pencucian hingga pemanggangan, kulit ceri kopi akan dibersihkan dan dikeringkan. Teh cascara yang berasal dari kulit ceri kopi memiliki cita rasa yang berbeda dengan teh biasa.

    Menurut para penikmat teh cascara ada rasa asam khas buah, manis, dan sensasi mirip kismis saat disesap. Untuk aroma tehnya sendiri cenderung menyerupai kembang sepatu, buah persik, kayu manis, dan kulit jeruk.

    2. Cara menyeduhnya

    Layaknya teh pada umumnya, cascara dapat diolah menjadi dua jenis penyajian. Dapat menjadi teh cascara panas yang menghangatkan atau teh cascara dingin yang menyejukkan.

    Untuk membuat teh cascara panas, kami perlu menyiapkan tiga sendok makan teh cascara kering. Kemudian tuang air panas sebanyak 230 -300 mililiter dan diamkan selama 7 menit sebelum diminum.

    Sedangkan untuk teh yang dingin ada dua cara untuk menyeduhnya. Pertama, mengikuti cara menyeduh seperti membuat teh panas tetapi diistirahatkan lebih panjang. Kedua, mengikuti sistem cold brew dengan mengekstraksi teh menggunakan air dingin semalaman.

    Fakta teh cascara lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kandungan kafein

    Teh cascara tentu memiliki kandungan kafein, mengingat teh ini terbuat dari kulit buah ceri kopi. Sebenarnya teh yang terbuat dari tanaman Camellia Sinensis sekalipun memiliki kandungan kafein alami layaknya kopi.

    Hanya saja perbedaan pada kadar atau jumlah kafeinnya yang membuat teh lebih aman untuk mereka yang sensitif terhadap kafein. Tetapi ada sebuah laporan yang menyebut teh cascara yang diseduh dalam kondisi hangat kandungan kafeinnya sama seperti kopi.

    Sennatra laporan hasil penelitian lainnya mengatakan teh cascara yang diseduh dengan metode cold brew kafeinnya akan lebih rendah. Jika ingin teh cascara yang lebih sedikit kafeinnya kamu bisa memilih cascara sagrada atau teh cascara yang terbuat dari seduhan daun kopi.

    4. Khasiat konsumsi teh cascara

    5 Fakta Teh Cascara, Seduhan Kulit Biji Kopi yang MenyehatkanBaik teh cascara dari kulit kopi maupun cascara sagrada yang terbuat dari daun kopi memiliki khasiatnya masing-masing. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    Teh cascara dan cascara sagrada memiliki khasiat yang luar biasa untuk menjaga kesehatan. Untuk cascara sendiri memiliki kandungan antioksidan yang sama banyaknya dengan mengonsumsi secangkir kopi.

    Komponen seperti polifenol, menjadi jenis antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Beberapa penelitian juga telah dilakukan ahli untuk melihat manfaat teh cascara dan cascara sagrada lebih lanjut.

    Hasilnya konsumsi asupan kaya polifenol seperti teh cascara dapat mencegah perkembangan beberapa penyakit berat. Misalnya penyakit kardiovaskular, diabetes, osteoporosis, dan penurunan neurodegeneratif yang biasanya dialami ketika lanjut usia.

    5. Efek samping teh cascara

    Walaupun memiliki banyak komponen yang menyehatkan dan terbukti dapat memberikan khasiat, teh cascara juga tak lepas dari efek sampingnya. Baik teh cascara maupun cascara sagrada memiliki efek sampingnya masing-masing yang dapat ditimbulkan.

    Teh cascara memiliki kandungan kafein yang tinggi. Dampaknya pada beberapa orang akan meningkatkan detak jantung yang lebih cepat, kesulitan tidur, sakit kepala, hingga gangguan dengan merasa gugup.

    Sementara jika mengonsumsi cascara sagrada terlalu banyak disebutkan dapat memicu kram atau gangguan keseimbangan elektrolit. Pada beberapa penelitian tambahan teh cascara juga disebut tidak cukup baik untuk kesehatan ginjal.

    Baca juga: Wanita Ini Pamer Menu Makan di Kapal Pesiar Selama 9 Bulan

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Kopi Campur Minyak Kelapa Bantu Turunkan BB, Ini Faktanya


    Jakarta

    Menambahkan lemak sehat pada kopi dapat membantu menurunkan berat badan. Kamu bisa memakai minyak kelapa sebagai campuran kopi.

    Kopi tidak hanya merupakan sumber kafein yang memberikan tambahan energi, tetapi juga mengandung banyak antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat.

    Manfaatnya tentu baik untuk kesehatan dan akan semakin baik jika mencampurkan kopi dengan minyak kelapa karena minyak tersebut mengandung lemak sehat.


    Dikutip dari Healthline (11/04/19) berikut penjelasannya.

    1. Membantu menurunkan berat badan

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMencampurkan kopi dan minyak kelapa belakangan jadi populer karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Foto: Ilustrasi iStock

    Mencampurkan kopi dan minyak kelapa belakangan jadi populer karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Selain tinggi lemak sehat, minyak kelapa juga rendah karbohidrat.

    Lemak sehat itu disebut juga trigliserida rantai menengah (MCT). Dengan mencampurkan kopi dan minyak kelapa akan membantu mencapai atau mempertahankan ketosis.

    Ketosis merupakan suatu keadaan metabolisme di mana tubuh menggunakan molekul yang dihasilkan dari pemecahan lemak sebagai bahan bakar, bukan glukosa atau gula darah.

    Hal ini telah dikaitkan dengan manfaat penurunan berat badan. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan kontrol gula darah, dan penurunan faktor risiko penyakit jantung.

    2. Manfaat kesehatan

    Sebuah studi menunjukkan bahwa lemak sehat dalam minyak kelapa dan kafein dalam kopi dapat mempercepat metabolisme. Ini bisa meningkatkan jumlah kalori yang dibakar dalam sehari.

    Selain itu, lemak sehat jika dipadukan dengan kafein juga dapat meningkatkan energi. Kafein berperan mengurangi rasa lelah, sementara lemak sehat berperan sebagai sumber energi.

    Lemak sehat dan senyawa pada kopi juga membantu menstimulasi usus dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan bisa meningkatkan kadar kolesterol baik.

    3. Efek Samping

    racikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelaparacikan kopi campur lemak sehat berupa minyak kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto

    Namun, ada efek samping juga dengan mencampurkan minyak kelapa ke dalam seduhan kopi. Biasanya kopi dikonsumsi sebagai pengganti sarapan.

    Jika tanpa asupan lain, mungkin kamu akan kehilangan banyak nutrisi penting yang bisa diperoleh dari sarapan yang lebih seimbang.

    Meskipun minyak kelapa memiliki beberapa nutrisi, tetapi kandungan nutrisinya tidak sebanyak dengan sarapan bergizi yang terdiri dari banyak jenis makanan berbeda.

    4. Cara mencampurkan minyak kelapa ke kopi

    Untuk meminimalisir terjadinya efek samping, disarankan memperhatikan jumlah takaran minyak kelapa. Minyak kelapa sendiri termasuk yang tinggi kalori.

    Disarankan untuk menambahkan sebanyak 2 sendok makan. Dua sendok makan tersebut biasanya mengandung 242 kalori. Jika berlebihan justru bisa menambah berat badan.

    Terlebih lagi, kondisi medis tertentu seperti masalah kandung empedu atau pankreatitis yang mungkin mengharuskan kamu membatasi asupan lemak.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 3 Cara Membuat Racikan Kopi Agar Lebih Efektif Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Kopi banyak dikonsumsi pelaku diet, karena manfaatnya yang bisa menurunkan berat badan. Beberapa trik meracik agar kopi lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    Minuman sehat yang mengandung banyak manfaat sehat adalah kopi. Banyak jenis racikan kopi yang umum dikonsumsi setiap hari, dari kopi hitam atau kopi dengan tambahan susu dan krimer.

    Dilansir dari Times of India (25/7), kopi bisa dengan berbagai cara. Terutama dengan tambahan bahan yang memicu penurunan berat badan dan rendah kalori.


    Berikut ini trik meracik kopi agar lebih efektif bantu turunkan berat badan.

    1. Kopi hitam

    Kopi hitam diketahui bebas dari kalori, jadi sangat aman dikonsumsi saat menjalani diet penurunan berat badan. Racikan kopi ini juga kaya zat antioksidan untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

    Bisa berupa espresso, picollo atau kopi tubruk dengan biji favorit dan diseduh serta dinikmati tanpa tambahan bahan apapun. Selain menambah energi juga mempercepat penurunan berat badan.

    2. Hindari gula dan krimer

    Mitos konsumsi gulagula Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

    Bagaimana Jika tak suka kopi yang pahit? Kamu tetap bisa menambahkan pemanis, tapi hindari penggunaan gula pasir. Alternatifnya bisa menggunakan stevia atau pemanis alami lainnya dalam jumlah kecil.

    Kalau ingin merasakan manfaat berat badan yang turun drastis, hindari kopi yang creamy rasanya. Karena, tambahan krimer atau whipped cream ini akan menambahkan sejumlah kalori pada secangkir kopi.

    Kalau ingin tekstur creamy, kamu bisa menggunakan susu rendah lemak. Bisa juga menggantinya dengan susu nabati, seperti susu almond atau susu oat.

    3. Tambahkan kayu manis

    Tambahan rempah juga bisa membuat racikan kopi terasa nikmat. Bubuk kayu manis ternyata cocok ditambahkan ke dalam racikan kopi untuk menurunkan berat badan.

    Bubuk kayu manis bisa menambahkan aroma harum yang menggugah selera. Selain itu, bubuk kayu manis ini juga dapat memberikan sejumlah manfaat sehat, seperti mengontrol kadar gula darah dan mengurangi rasa lapar.

    Kalau ingin membuat racikan kopi rempah dari bubuk kayu manis, kamu juga bisa menambahkan sedikit madu. Madu juga sumber zat antioksidan sekaligus bisa digunakan untuk pengganti gula pasir.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Batasi Konsumsinya! 5 Minuman Enak Ini Bisa Picu Batu Ginjal


    Jakarta

    Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Hindari beberapa minuman ini untuk menghindari segala penyakit ginjal, termasuk batu ginjal.

    Ginjal sangat penting dalam tubuh, karena berperan memproses sel darah merah, menyeimbangkan cairan, dan menyaring zat sisa untuk dikeluarkan oleh dan dari tubuh.

    Sayangnya, ginjal berpotensi mengalami kerusakan yang disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Seperti kebiasaan mengonsumsi minuman tertentu.


    Karenanya batasi atau hindari lah minuman yang mengandung kafein, gula, dan alkohol dalam jumlah yang tinggi. Ganti lah dengan rutin minum air putih.

    Dikutip dari drkmcims.com, berikut ini 5 minuman yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal.

    1. Minuman Bersoda

    jumlah kafein dalam minuman, seperti kopi, teh, hingga minuman bersodaMinuman bersoda sangat berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa menyebabkan batu ginjal. Foto: iStock

    Minuman bersoda sangat berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa menyebabkan batu ginjal. Terutama minuman bersoda yang warnanya gelap.

    Minuman ini terbuat dari campuran bahan kimia dan gula dalam jumlah tinggi. Meskipun terasa menyegarkan, tetapi minuman bersoda justru dapat menyebabkan dehidrasi.

    Selain itu, minuman soda juga mengandung asam fosfat yang tinggi, sehingga memberikan tekanan berlebih pada ginjal dalam menyaring darah.

    Jika kandungan tersebut menumpuk pada ginjal, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal dan bisa memicu gagal ginjal.

    2. Jus Buah Kemasan

    Jangan terkecoh dengan namanya, jus buah kemasan bisa memicu batu ginjal. Jus buah yang diolah di pabrik lalu dikemas kebanyakan mengandung gula tinggi.

    Selain itu, juga dicampur dengan sirup yang diputihkan dan ini tidak sehat untuk ginjal. Minuman ini tidak memungkinkan ginjal menyaring cairan dalam tubuh dengan baik.

    Kondisi tersebutlah yang akhirnya menyebabkan pembentukan batu ginjal. Alih-alih jus buah kemasan, kamu bisa membuat jus buah murni sendiri di rumah tanpa gula tambahan.

    3. Kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanJika dikonsumsi berlebihan, kopi bisa menyebabkan batu ginjal. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi sebenarnya sehat dikonsumsi, tetapi jika dikonsumsi berlebihan justru bisa meningkatkan risiko penyakit. Salah satunya pembentukan batu ginjal.

    Itu tak lain dan tak bukan karena kandungan kafein di dalamnya. Kafein dapat menyebabkan dehidrasi pada tubuh. Selain itu, juga meningkatkan oksalat dalam tubuh.

    Dengan begitu akan berujung pada pembentukan batu ginjal. Sebuah penelitian dari National Kidney Foundation pada 2021 mengatakan bahwa menambahkan konsumsi kopi satu satu cangkir menjadi satu setengah cangkir, bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

    4. Teh Hitam

    Teh merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi secara global. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat memberikan manfaat kesehatan.

    Namun, berhati-hatilah pada dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan. Khususnya pada teh hitam yang dapat menghasilkan oksalat dalam tubuh.

    Oksalat itu akan membentuk batu ginjal. Mengonsumsinya dalam jumlah sedang tidak masalah selama kamu bisa mengontrol aspannya.

    5. Alkohol

    Makanan yang mungkin mengandung alkoholMinuman beralkohol dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Foto: iStock

    Selain kafein, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, minuman beralkohol dapat mempengaruhi fungsi ginjal menjadi tidak mampu menyaring darah.

    Terlalu banyak minum minuman beralkohol juga dapat mempengaruhi tekanan darah menjadi tinggi. Tekanan darah yang ditunggu menjadi faktor utama penyebab penyakit ginjal.

    Hal tersebut juga telah dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nephrology Dialysis Transplantation. Peneliti menemukan bahwa konsumsi alkohol tinggi bisa meningkatkan albuminuria.

    Albuminuria merupakan peningkatan jumlah protein yang terdapat pada urine. Kondisi seperti ini biasa disebut dengan istilah ginjal bocor.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Batasi Konsumsinya! 5 Minuman Enak Ini Bisa Picu Batu Ginjal


    Jakarta

    Ginjal merupakan salah satu organ penting dalam tubuh. Hindari beberapa minuman ini untuk menghindari segala penyakit ginjal, termasuk batu ginjal.

    Ginjal sangat penting dalam tubuh, karena berperan memproses sel darah merah, menyeimbangkan cairan, dan menyaring zat sisa untuk dikeluarkan oleh dan dari tubuh.

    Sayangnya, ginjal berpotensi mengalami kerusakan yang disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Seperti kebiasaan mengonsumsi minuman tertentu.


    Karenanya batasi atau hindari lah minuman yang mengandung kafein, gula, dan alkohol dalam jumlah yang tinggi. Ganti lah dengan rutin minum air putih.

    Dikutip dari drkmcims.com, berikut ini 5 minuman yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal.

    1. Minuman Bersoda

    jumlah kafein dalam minuman, seperti kopi, teh, hingga minuman bersodaMinuman bersoda sangat berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa menyebabkan batu ginjal. Foto: iStock

    Minuman bersoda sangat berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa menyebabkan batu ginjal. Terutama minuman bersoda yang warnanya gelap.

    Minuman ini terbuat dari campuran bahan kimia dan gula dalam jumlah tinggi. Meskipun terasa menyegarkan, tetapi minuman bersoda justru dapat menyebabkan dehidrasi.

    Selain itu, minuman soda juga mengandung asam fosfat yang tinggi, sehingga memberikan tekanan berlebih pada ginjal dalam menyaring darah.

    Jika kandungan tersebut menumpuk pada ginjal, maka kondisi tersebut dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal dan bisa memicu gagal ginjal.

    2. Jus Buah Kemasan

    Jangan terkecoh dengan namanya, jus buah kemasan bisa memicu batu ginjal. Jus buah yang diolah di pabrik lalu dikemas kebanyakan mengandung gula tinggi.

    Selain itu, juga dicampur dengan sirup yang diputihkan dan ini tidak sehat untuk ginjal. Minuman ini tidak memungkinkan ginjal menyaring cairan dalam tubuh dengan baik.

    Kondisi tersebutlah yang akhirnya menyebabkan pembentukan batu ginjal. Alih-alih jus buah kemasan, kamu bisa membuat jus buah murni sendiri di rumah tanpa gula tambahan.

    3. Kopi

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanJika dikonsumsi berlebihan, kopi bisa menyebabkan batu ginjal. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi sebenarnya sehat dikonsumsi, tetapi jika dikonsumsi berlebihan justru bisa meningkatkan risiko penyakit. Salah satunya pembentukan batu ginjal.

    Itu tak lain dan tak bukan karena kandungan kafein di dalamnya. Kafein dapat menyebabkan dehidrasi pada tubuh. Selain itu, juga meningkatkan oksalat dalam tubuh.

    Dengan begitu akan berujung pada pembentukan batu ginjal. Sebuah penelitian dari National Kidney Foundation pada 2021 mengatakan bahwa menambahkan konsumsi kopi satu satu cangkir menjadi satu setengah cangkir, bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

    4. Teh Hitam

    Teh merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi secara global. Kandungan antioksidan di dalamnya dapat memberikan manfaat kesehatan.

    Namun, berhati-hatilah pada dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan. Khususnya pada teh hitam yang dapat menghasilkan oksalat dalam tubuh.

    Oksalat itu akan membentuk batu ginjal. Mengonsumsinya dalam jumlah sedang tidak masalah selama kamu bisa mengontrol aspannya.

    5. Alkohol

    Makanan yang mungkin mengandung alkoholMinuman beralkohol dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Foto: iStock

    Selain kafein, minuman beralkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, minuman beralkohol dapat mempengaruhi fungsi ginjal menjadi tidak mampu menyaring darah.

    Terlalu banyak minum minuman beralkohol juga dapat mempengaruhi tekanan darah menjadi tinggi. Tekanan darah yang ditunggu menjadi faktor utama penyebab penyakit ginjal.

    Hal tersebut juga telah dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nephrology Dialysis Transplantation. Peneliti menemukan bahwa konsumsi alkohol tinggi bisa meningkatkan albuminuria.

    Albuminuria merupakan peningkatan jumlah protein yang terdapat pada urine. Kondisi seperti ini biasa disebut dengan istilah ginjal bocor.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutinlah Konsumsi 5 Teh Ini Agar Kulit Glowing dan Mulus


    Jakarta

    Teh bukan sembarang seduhan herbal yang menghangatkan saja. Tetapi ada lima teh yang direkomendasikan untuk membuat kulit menjadi lebih glowing dan mulus.

    Layaknya perut, kulit juga membutuhkan asupan makanan untuk menjaga kesehatannya. Asupan berupa nutrisi yang tepat hingga komponen khusus yang dibutuhkan untuk melindungi dari radikal bebas.

    Makanan bagi kulit, selain didapatkan melalui kosmetik, bisa dilakukan dengan mengonsumsi minuman herbal yang menyehatkan. Salah satu yang paling mudah untuk dilakukan adalah konsumsi teh yang tepat untuk memberi nutrisi pada kulit.


    Para dermatologis menyebut minum teh herbal dapat menjadi cara yang paling sederhana untuk mendetoks hingga menutrisi kulit. Ada beberapa teh yang menyegarkan secara khusus direkomendasikan guna menjaga kulit tetap bersih bercahaya.

    Baca juga: Fantastis! 5 Makanan Ini Laris Dilelang dengan Harga Selangit

    Berikut ini 5 teh untuk kulit glowing menurut Times of India:

    Rutinlah Konsumsi 5 Teh Ini Agar Kulit Glowing dan MulusTeh chamomile yang menenangkan juga cocok untuk menjaga kesehatan kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    1. Teh chamomile

    Teh bunga chamomile memiliki aroma dan rasa yang lembut ketika disesap. Banyak orang biasanya akan memilih teh chamomile untuk merelaksasi tubuh mereka yang sedang kelelahan.

    Sebagian lainnya memilih teh chamomile untuk membantu mempercepat penyembuhan ketika imunitas sedang menurun. Ternyata kandungan anti inflamasi pada teh chamomile disebut oleh ahli sebagai asupan yang ideal untuk menyehatkan kulit.

    Rutin minum teh chamomile dapat memperbaiki keluhan penampilan pada kulit. Misalnya seperti mempercepat penyembuhan luka, meminimalisir kerutan, hingga mengatasi breakout atau kondisi jerawat parah.

    2. Teh kunyit

    Kunyit sendiri dikenal sebagai bahan dapur yang sangat berkhasiat. Kunyit banyak digunakan pada pengobatan tradisional untuk memanfaatkan kandungan kurkumin di dalamnya.

    Komponen bioaktif pada kunyit dapat membantu kulit menjadi lebih bercahaya secara alami. Menurut ahli dermatologi, kurkumin pada kunyit juga dapat membuat kulit tampak lebih sehat berkilau.

    Caranya cukup menyeduh kunyit yang sudah diparut dengan air panas untuk kemudian dinikmati selayaknya teh. Jika dikonsumsi dengan rutin teh kunyit dapat membantu membersihkan kulit, mengurangi breakout, hingga menjaga keremajaan kulit.

    Rekomendasi teh untuk kulit glowing lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Teh melati

    Terbuat dari ekstrak bunga-bungaan membuat teh melati mendapatkan nutrisi alami dari bunga yang digunakan. Melati memiliki kandungan minyak yang berkhasiat baik untuk kulit.

    Kandungan minyak pada teh melati dapat membantu meremajakan kulit, meratakan pigmentasi pada seluruh permukaan kulit, hingga mengurangi garis halus. Manfaat ini bisa didapatkan dengan cara mengonsumsinya secara rutin.

    Teh melati juga memiliki aroma yang lembut menenangkan sehingga cocok untuk dinikmati ketika beristirahat. Selain itu teh melati juga disebut cocok untuk mengatasi keluhan kulit kering dengan meningkatkan kelembabannya secara alami.

    4. Teh hijau

    Rutinlah Konsumsi 5 Teh Ini Agar Kulit Glowing dan MulusTeh hijau yang berkhasiat jika dikonsumsi secara rutin dapat meminimalisir gangguan kesehatan pada kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Kehebatan teh hijau untuk kesehatan sudah menjadi rahasia umum yang tak perlu diragukan. Kandungan antiinflamasi hingga antimikroba menjadi alasan teh hijau laris dikonsumsi untuk mendapatkan khasiatnya.

    Teh hijau yang dikonsumsi secara rutin dapat membantu meredakan jerawat dan mengendalikan produksi minyak pada kulit. Tidak hanya meredakan jerawat, tetapi pencegahan timbulnya jerawat juga bisa dilakukan dengan cara menekan inflamasi yang terjadi pada lapisan kulit.

    Pada cuaca yang dingin teh hijau juga direkomendasikan untuk menghindari keluhan kulit kering. Selain itu meminumnya selagi hangat juga bisa untuk menghalau dingin yang menusuk tubuh.

    5. Teh peppermint

    Seduhan teh peppermint begitu populer disajikan di kafe hingga tea house secara spesifik. Rasanya yang menyegarkan seringkali dipilih untuk menemani waktu bersantai usai lelah beraktivitas.

    Teh peppermint ternyata dapat memberikan khasiat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Teh ini memiliki kandungan antioksidan yang kaya serta dilengkapi dengan vitamin D dan E.

    Kandungannya tersebut cocok untuk membantu melawan mikroba yang dapat merusak kulit. Teh peppermint juga cocok untuk mengendalikan produksi minyak yang dapat memicu penyumbatan pori-pori hingga jerawat.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti Beras


    Jakarta

    Isu ketahanan pangan membuat banyak alternatif sumber karbohidrat ikut disorot. Salah satunya jewawut, serealia yang punya banyak manfaat.

    “Orang bilang tanah kita tanah surga… Tongkat, kayu, dan batu jadi tanaman…”

    Petikan lirik lagu Kolam Susu dari Koes Plus seolah menggambarkan kekayaan nabati Indonesia. Faktanya Indonesia memang memiliki kekayaan tanaman yang tidak dapat terhitung jari, hanya saja eksplorasi dan pengenalannya terhadap masyarakat yang kurang menjadi alasan banyak bahan makanan kurang terekspos.


    Isu ketahanan pangan yang kini menjadi sorotan dianggap mulai mengkhawatirkan karena impor beras yang terus meningkat. Padahal ada beberapa sumber karbohidrat alternatif yang melimpah di Indonesia, salah satunya jewawut yang juga bisa diolah menjadi tepung.

    Jewawut merupakan tanaman serealia yang banyak tertanam di Indonesia. Faktanya kandungan karbohidrat jewawut tak kalah dari beras, bahkan disebut lebih menyehatkan. Sayangnya, jewawut masih sebatas dimanfaatkan untuk pakan hewan peliharaan saja.

    Berikut ini 5 manfaat konsumsi tepung jewawut menurut Healthshotes:

    5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti BerasJewawut merupakan tanaman serealia yang tinggi serat. Foto: Getty Images/iStockphoto/clemarca

    1. Menyehatkan pencernaan

    Dibandingkan dengan beras, jewawut menjadi asupan karbohidrat yang lebih tinggi serat. Mengingat jewawut adalah tanaman serealia sehingga komponen serat yang ada di dalamnya terbentuk secara alami.

    Serat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan dan melancarkan pencernaan manusia. Serat dibutuhkan untuk memberi makan bakteri baik yang ada di dalam usus.

    Ketika lingkungan usus menjadi sehat, maka pertumbuhan bakteri baik akan terjaga. Hasilnya kondisi kesehatan pencernaan hingga sistem imunitas akan meningkat.

    2. Menjaga kesehatan kardiovaskuler

    Selain serat dan karbohidrat, jewawut juga memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan dibutuhkan oleh tubuh guna melindungi organ tubuh dari radikal bebas hingga menjaga kesehatan fungsinya agar tetap maksimal.

    Menurut pengamatan dan penelitian ahli, konsumsi tepung jewawut secara rutin dapat melindungi lapisan jaringan pada kardiovaskuler. Kesehatan kardiovaskuler penting untuk dijaga guna mendapatkan jantung yang sehat.

    Penyakit jantung berkaitan erat dengan kondisi peredaran darah dan kardiovaskular yang sehat. Ketika lapisan jaringannya terjaga, maka risiko untuk mengalami penyakit jantung akan menurun drastis.

    Manfaat tepung jewawut lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Memperbaiki suasana hati

    Beberapa komponen dalam makanan secara tidak langsung dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Mengatasi kecemasan atau bahkan meminimalisir risiko depresi yang dialami karena tekanan.

    Jewawut memiliki kandungan komponen asam amino dan triptofan yang tinggi. Dua jenis nutrisi ini dibutuhkan oleh otak untuk merilis hormon bahagia atau serotonin dan mengatasi stres.

    Hasilnya konsumen jewawut akan lebih mudah merasa bahagia karena serotonin yang dilepaskan lebih mudah oleh otak. Dibandingkan asupan karbohidrat tinggi gula, jawawut lebih ampuh untuk mengurangi stres oksidatif.

    4. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

    5 Manfaat Tepung Jewawut yang Bisa Jadi Pengganti BerasDibandingkan dengan beras, jewawut lebih aman untuk penderita diabetes tipe 2. Foto: Getty Images/iStockphoto/clemarca

    Beras yang dimasak menjadi nasi memiliki kandungan glukosa yang harus diperhatikan. Hal ini yang membuat ahli gizi dan dokter membatasi pasien diabetes untuk mengonsumsi nasi putih terlalu banyak.

    Nasi putih memiliki kadar indeks glikemik yang dapat memicu produksi gula darah dengan cepat. Dampaknya tubuh harus bekerja keras memproduksi insulin untuk mencerna gula darah.

    Berbeda dengan beras, jewawut memiliki kadar indeks glikemik yang lebih rendah. Sehingga konsumsi jewawut secara rutin dikaitkan dengan pengendalian gula darah yang lebih stabil.

    5. Mencegah obesitas

    Menilik pada kandungan alami jewawut, tak heran jika serealia ini disebut lebih sehat. Kadar serat yang tinggi, indeks glikemik yang rendah, hingga berbagai nutrisi yang ada di dalamnya menjadi alasan jewawut lebih aman untuk dikonsumsi secara rutin.

    Ahli gizi dan konsultan gizi juga merekomendasikan jewawut dan olahannya sebagai tepung untuk menggantikan asupan karbohidrat. Glukosa yang rendah pada jewawut dan tepungnya dapat mencegah obesitas dengan meminimalisir masuknya gula dan kalori ke dalam tubuh.

    Selain itu mengingat kandungan seratnya yang baik, jewawut juga cocok untuk mengendalikan kolesterol. Terutama pada orang dewasa dengan keluhan kolesterol yang tinggi dan sulit mengendalikan asupan makanan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Makan Kimchi Berat Badan Bisa Turun, Ini Hasil Penelitiannya


    Jakarta

    Selain bagus untuk sistem pencernaan, rutin mengonsumsi kimchi juga dapat membantu menurunkan berat badan. Ini penjelasan peneliti.

    Kimchi merupakan makanan fermentasi yang berasal dari Korea Selatan. Kimchi terbuat dari sayuran yang difermentasi bersama dengan bawang putih dan minyak ikan. Bisa berupa sawi putih, lobak atau timun.

    Proses fermentasi tersebut, membuat kimchi kaya akan probiotik, bakteri hidup yang baik untuk kesehatan. Manfaatnya dapat melancarkan sistem pencernaan.


    Namun ternyata, manfaat kimchi tak hanya itu. Sebuah penelitian menemukan bahwa kimchi mampu membantu menurunkan berat badan, sehingga cocok jadi menu diet.

    Ilustrasi kimchiKimchi dapat menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Dikutip dari Food NDTV (03/02/24) penelitian tersebut dilakukan sebagai bagian dari studi Health Examiners (HEXA). Jumlah pesertanya mencapai 115.726 peserta.

    Peneliti mengungkap relasi yang menjanjikan antara asupan kimchi dan tingkat obesitas yang lebih rendah. Para peneliti menyoroti pada peserta yang rutin makan kimchi sebanyak 3 porsi setiap hari.

    Menurut peneliti, takaran makan porsi tersebut memiliki prevalensi obesitas 11% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi.

    Lebih lanjut, peneliti juga menjelaskan bahwa kimchi rendah kalori tetapi kaya akan serat. Hal tersebut yang mendukung proses penurunan berat badan.

    Terbukti! Kimchi yang Dibuat di Wadah Ini Rasanya Lebih EnakKimchi memiliki sifat anti-obesitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kpictures

    Sementara itu, studi sebelumnya telah mengidentifikasi strain bakteri spesifik yang ditemukan dalam kimchi, seperti Lactobacillus brevis dan L. plantarum.

    Bakteri baik tersebut memiliki efek anti-obesitas. Temui ini menunjukkan bahwa komposisi unik kimchi mungkin berkontribusi terhadap potensi manfaat kesehatannya.

    Namun, penelitian tersebut juga mencatat bahwa mengonsumsi kimchi yang berlebihan dapat menyebabkan asupan energi yang lebih tinggi yang selanjutnya meningkatkan risiko obesitas.

    Karenanya perlu diperhatikan porsinya. Peserta yang makna lima porsi atau lebih kimchi setiap hari lebih cenderung mengalami obesitas.

    Hal ini menunjukkan pentingnya pola makan yang tidak berlebihan. Tambahkan kimchi ke dalam menu harian dalam porsi yang pas untuk mendapatkan manfaat sehatnya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

    Jakarta

    Jeruk nipis dikenal dengan khasiat yang besar untuk kesehatan tubuh. Buah berukuran kecil ini sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai penyedap dan obat alami.

    Selain itu, jeruk nipis juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Jadi, selain mendapat efek segar dari jeruk nipis, ada banyak manfaat yang didapat.

    Manfaat Jeruk Nipis

    Jeruk nipis mengandung berbagai nutrisi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan kulit. Berikut penjelasannya.


    1. Memiliki Sifat Detoksifikasi

    Jeruk nipis mempunyai sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah. Menurut buku Jeruk Nipis: Manfaat, Penggunaan dan Resep oleh Tresno Saras, senyawa aktif dalam jeruk nipis bisa merangsang detoksifikasi dalam hati dan menciptakan lingkungan internal yang sehat.

    2. Mengurangi Radikal Bebas

    Senyawa antioksidan dalam jeruk nipis membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. Khasiat ini bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung dan penuaan dini.

    Jeruk nipis bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini berkat kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan makan berlebihan dan meningkatkan metabolisme. Jeruk ini juga cocok untuk diet rendah kalori.

    4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dari penyakit. Menurut WebMd, mengonsumsi jeruk nipi yang tinggi vitamin C secara teratur bahkan bisa membantu mencegah flu biasa.

    5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Jeruk nipis dapat berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini kaya akan vitamin C yang diperlukan untuk membuat kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang.

    Mengutip Healthline, sebuah penelitian dilakukan kepada lebih dari 4.000 wanita. Hasilnya menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C memiliki risiko lebih rendah memiliki kulit keriput dan kering seiring bertambahnya usia.

    6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa jeruk nipis bisa mengurangi beberapa faktor risiko penyakit ini .

    Jeruk nipis kaya akan vitamin C yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sedangkan tekanan darah tinggi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal merupakan kristal mineral kecil yang sering terasa sakit saat dikeluarkan. Batu ginjal bisa terbentuk ketika urin sangat pekat atau kamu memiliki kadar mineral pembentuk batu yang tinggi, seperti kalsium dalam urin.

    Jeruk nipis mengandung asam sitrat yang tinggi. Kandungan ini bisa mencegah batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dan mengikat mineral pembentuk batu dalam urin.

    8. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

    Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen ke tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang rendah bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

    Orang yang menjalani pola makan vegan atau vegetarian memiliki risiko anemia defisiensi besi lebih tinggi. Sebab, produk nabati mengandung zat besi yang tidak bisa diserap dengan baik seperti zat besi yang ada dalam produk hewani. Makanan tinggi vitamin C seperti jeruk nipis bisa membantu mencegah anemia defisiensi besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

    Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Buah jeruk mengandung senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu. Flavonoid dalam jeruk nipis bisa membantu menghentikan ekspresi gen yang mendorong perkembangan kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa jeruk bisa menekan pertumbuhan atau penyebaran kanker usus besar, tenggorokan, pankreas, payudara, sumsum tulang, limfoma dan sel kanker lainnya.

    Kandungan Jeruk Nipis

    Kandungan gizi dari jeruk nipis yang bermanfaat bagi kesehatan begitu banyak. Mengutip repository Unimus, berikut kandungan gizi dalam tiap 100 gram buah jeruk nipis.

    • Kalori (37,00 kal)
    • Protein (0,80 g)
    • Lemak (0,10 g)
    • Karbohidrat (12,30 g)
    • Kalsium (40,00 mg)
    • Fosfor (22,00 mg)
    • Zat Besi (0,60 mg)
    • Vitamin B1 (0,04 mg)
    • Vitamin C (27,00 mg)
    • Air (86,00 mg)
    • Hidrat arang (12,4 g).

    Kandungan lainnya dalam jeruk nipis adalah vitamin A, belerang, asam sitrat, glikosida, minyak atsiri (meliputi aldehid, aktilaldehid, linalin asetat, geranil asetat, dan kadinen. Selain itu jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid, yaitu hesperidin (hesperetin 7 rutinoside), tangeritin, naringin, eriocitrin, dan eriocitrocide.

    Itulah berbagai manfaat jeruk nipis, mulai dari mencegah berbagai penyakit dalam hingga menjaga kulit tetap kencang. Konsumsi jeruk nipis harus dibarengi pola hidup sehat, sehingga manfaatnya bisa diperoleh tubuh secara maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 10 Buah Penambah Darah yang Dapat Bantu Mencegah Anemia

    Jakarta

    Buah mengandung banyak gizi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Adapun sejumlah buah yang umum dikonsumsi masyarakat, mulai dari pisang, mangga, semangka, jeruk, hingga melon.

    Dari sekian banyak buah, ada beberapa di antaranya yang berkhasiat dapat menambah darah. Jadi, buah ini cocok untuk orang yang mengalami anemia atau kekurangan darah. Sebab, buah tersebut dapat menambah jumlah sel darah di dalam tubuh.

    Penasaran, apa saja buah-buahan yang dapat menambah darah tubuh? Simak secara lengkap dalam artikel ini.


    Buah Penambah Darah

    Ada berbagai jenis buah-buahan yang dipercaya mampu menambah jumlah sel darah di tubuh. Mengutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah buah yang dapat menambah darah.

    1. Jeruk

    Rekomendasi yang pertama adalah jeruk. Mengutip laman NDTV, jeruk mengandung vitamin C yang dapat membantu tubuh dalam menyerap gizi, sehingga dapat meningkatkan sel darah merah.

    Selain itu, jeruk juga mengandung zat besi dan asam folat yang dapat mengikat oksigen, sehingga aliran sel darah merah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.

    2. Pisang

    Punya rasa manis dan lembut di mulut, pisang ternyata dapat meningkatkan jumlah darah di tubuh. Sebab, pisang mengandung asam folat dan vitamin B kompleks yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah.

    Sebagai informasi, kekurangan asam folat dapat mengurangi tingkat hemoglobin di dalam tubuh. Jika tidak segera ditangani, hal ini bisa menyebabkan anemia dengan muncul gejala seperti mudah lemas dan pusing.

    3. Semangka

    Sama halnya seperti jeruk, semangka juga kaya akan Vitamin C dan zat besi yang baik untuk tubuh, salah satunya dapat menambah jumlah sel darah. Kandungan zat besi lebih mudah dan cepat diserap tubuh karena kandungan vitamin C tersebut.

    4. Kurma

    Buah yang satu ini umumnya sering dikonsumsi oleh umat muslim saat bulan Ramadhan. Kurma memang disebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah mencegah anemia.

    Sebab, kurma mengandung zat besi tinggi yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Selain itu, kandungan gula pada kurma juga dapat memberikan energi tambahan untuk tubuh.

    5. Jambu Biji

    Bagi penderita anemia disarankan untuk mengkonsumsi jambu biji. Soalnya, jambu biji mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah.

    Selain itu, jambu biji juga mengandung vitamin C yang berfungsi untuk menyerap zat besi lebih optimal.

    6. Delima

    Delima atau disebut juga pomegranate merupakan salah satu buah yang dapat menambah jumlah darah. Buah delima kaya akan zat besi, kalsium, protein, serat, dan karbohidrat.

    Zat tersebut membuat pomegranate menjadi salah satu makanan terbaik yang dapat meningkatkan hemoglobin. Disarankan mengkonsumsi buah delima dengan cara dibuat jus agar lebih nikmat.

    7. Tomat

    Dilansir Healthline, tomat punya peran penting dalam mengurangi aktivitas enzim pengubah angiotensin (ACE) yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit. Hal ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh.

    Selain itu, ekstrak dalam tomat juga dapat membuka pembuluh darah lebih lebar, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar sekaligus meminimalisir terserang anemia.

    8. Buah Naga

    Buah naga mengandung zat besi, fosfor, dan kalium yang dapat membantu menambah jumlah sel darah merah di tubuh. Dengan begitu, jika sering mengalami anemia cobalah mengkonsumsi buah naga, bisa dengan memakannya secara langsung atau dibuat jus.

    9. Beri

    Beri termasuk salah satu buah yang menyehatkan karena memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk kesehatan. Sebuah riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi beri dapat menurunkan tekanan darah serta meningkatkan pelebaran arteri.

    10. Bit

    Rekomendasi buah penambah darah yang terakhir adalah bit. Sebab, bit mengandung nitrat yang tinggi, yang mana akan diubah menjadi oksida nitrat di dalam tubuh. Oksida nitrat dapat melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke jaringan otot.

    Demikian pembahasan mengenai 10 buah yang dapat menambah jumlah darah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com