Category: Makanan Sehat

  • 7 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bareng Telur, Ini Sebabnya


    Jakarta

    Telur dikonsumsi banyak orang setiap hari. Namun dalam mengonsumsinya waspadai beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi bareng telur. Ini daftarnya!

    Telur tergolong bahan makanan sehat dan padat nutrisi yang serba guna. Telur enak diolah menjadi berbagai hidangan dan disantap dari pagi hingga malam hari.

    Telur terkenal dengan nutrisinya yang tinggi protein. Selain itu, telur mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Sebut saja vitamin D, fosfor, vitamin A, dan beberapa jenis vitamin B.


    Meski enak dan gampang dimasak, bukan berarti telur bisa sembarang dikombinasikan dengan jenis makanan dan minuman apa pun. Ada beberapa minuman dan makanan yang perlu dihindari bersama telur.

    Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan telur, merangkum berbagai sumber.

    1. Susu kedelai

    Susu kedelai pada dasarnya merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik. Namun, mengutip Food NDTV, hindari konsumsi susu kedelai bersamaan dengan telur.

    Saat keduanya dikonsumsi bersamaan, kadar protein dalam tubuh akan meningkat pesat. Kondisi ini justru bisa menghambat penyerapan protein.

    2. Teh

    Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumFoto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Banyak orang menjadikan telur dan secangkir teh hangat sebagai menu sarapan. Namun, kombinasi makanan dan minuman ini bisa memicu masalah kesehatan.

    Beberapa masalah yang bisa muncul dari kombinasi keduanya adalah sembelit hingga meningkatnya produksi asam lambung.

    Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition menemukan, minum teh dengan telur dapat mengurangi jumlah protein yang terserap hingga 17 persen.

    3. Gula

    Anda juga perlu menghindari konsumsi telur dengan gula. Saat dikonsumsi bersamaan, asam amino yang dikeluarkan keduanya bisa menjadi racun dan memicu pembentukan gumpalan darah.

    4. Pisang

    cara menyimpan pisangFoto: Getty Images/iStockphoto

    Kombinasi telur dan pisang akan terasa berat di perut. Kombinasi keduanya bakal membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

    Sebagai pilihan terbaik, nikmati keduanya secara terpisah sebagai bagian dari pola makan sehat.

    5. Daging

    Kelebihan lemak dan protein pada telur dan daging bisa membuat kombinasi keduanya sulit dicerna.

    Selain itu, mengonsumsi keduanya bersamaan juga bisa memicu rasa lelah.

    6. Produk susu

    Keju CheddarFoto: Shutterstock/

    Telur dan susu juga kerap jadi menu sarapan banyak orang. Namun, sebenarnya Anda tak disarankan mengkombinasikan keduanya.

    Mengutip India Times, makan telur bersamaan dengan produk susu seperti keju bisa memicu masalah pencernaan.

    7. Jeruk

    Anda juga disarankan agar tidak mengonsumsi telur bersamaan dengan jeruk.

    Mengutip Times of India, keasaman dalam buah sitrus berpotensial membekukan telur saat dimasak bersamaan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Telur”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Sayur Bayam untuk Tubuh, Salah Satunya Cegah Hipertensi

    Jakarta

    Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat. Pada umumnya, bayam diolah dengan cara direbus dan dikonsumsi selagi hangat.

    Untuk menambah cita rasa, sayur bayam bisa ditambah sedikit garam, cabai merah iris, bawang putih, dan bawang merah. Cara ini cukup efektif bagi kamu yang tak suka sayuran hijau, karena terdapat rasa asin dan pedas pada kuahnya.

    Selain mudah diolah, sayur bayam ternyata juga mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan. Ingin tahu apa saja manfaat sayur bayam? Simak dalam artikel ini.


    Kandungan Nutrisi Bayam

    Dalam buku The Miracle of Vegetables, bayam mengandung serat tinggi. Selain itu, di dalam 100 gram bayam terdapat sejumlah kandungan nutrisi lainnya, mulai dari:

    • Karbohidrat: 6,5 gram
    • Kalori: 36 kcal
    • Protein: 3,5 gram
    • Kalsium: 265 mg
    • Fosfor: 67 mg
    • Besi: 3,9 mg
    • Vitamin A: 6.090 S.I
    • Vitamin B: 0,08 mg
    • Vitamin C: 80 mg
    • Air: 86,9 gram

    Manfaat Sayur Bayam

    Ada sejumlah manfaat yang didapat bagi tubuh jika rutin mengkonsumsi sayur bayam. Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah manfaatnya.

    1. Sebagai Antioksidan

    Manfaat sayur bayam yang pertama adalah sebagai antioksidan. Hal ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebab, bayam memiliki kandungan oksidan yang tinggi sehingga dapat memberikan perlindungan sekaligus menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Dengan begitu, tubuh jadi nggak gampang sakit.

    Mengutip Web MD, bayam dikenal kaya akan kalium dan magnesium. Sayuran hijau ini juga dikenal sebagai sumber nitrat alami yang menjadi senyawa untuk membuka pembuluh darah.

    Lalu, bayam juga mengandung sejumlah mineral, salah satunya potasium. Dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi potasium, hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

    3. Menjaga Kesehatan Mata

    Manfaat berikutnya adalah dapat menjaga kesehatan mata. Soalnya, kandungan lutein pada bayam dipercaya dapat membantu mengurangi risiko age-related macular degeneration (AMD) atau degenerasi makula. Kondisi ini dapat menyebabkan penglihatan sentral menjadi buram.

    4. Meningkatkan Kemampuan Berpikir

    Kandungan lutein pada bayam juga dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir. Hal ini dibuktikan lewat sebuah penelitian terhadap orang dewasa yang memiliki kadar lutein tinggi.

    Hasilnya, orang tersebut punya kemampuan penalaran, kecepatan pemrosesan, dan memori otak yang lebih baik jika dibandingkan dengan orang yang memiliki kadar lutein rendah.

    5. Melancarkan Pencernaan

    Dilansir situs Medical News Today, bayam yang kaya akan serat dan air dapat membantu mencegah perut sembelit. Hal ini juga turut melancarkan sistem pencernaan, sehingga cocok untuk kamu yang sering mengalami sulit buang air besar (BAB).

    6. Menjaga Kesehatan Kulit

    Kandungan vitamin A pada bayam ternyata dapat membantu pembentukan sel kulit. Dengan begitu, kulit jadi tampak lebih cerah, segar, dan sehat. Tak hanya itu, vitamin A pada bayam juga berfungsi untuk menjaga kesehatan selaput kulit.

    7. Mencegah dan Mengatasi Anemia

    Manfaat sayur bayam berikutnya adalah dapat mencegah sekaligus mengatasi anemia. Sebab, bayam dapat meningkatkan hemoglobin dalam darah yang dipengaruhi oleh kandungan zat besi.

    8. Mencegah Stres

    Mengkonsumsi bayam secara rutin ternyata dapat mencegah stres. Mengutip Pharm Easy, hal ini disebabkan oleh kadar seng dan magnesium tinggi yang dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari, membuat tubuh lebih rileks, dan tidak mudah stres.

    Para peneliti menemukan bahwa bayam dapat membantu menurunkan penyakit kardiovaskular. Sebagai informasi, kardiovaskular merupakan suatu kondisi di mana gangguan pada jantung serta pembuluh darah. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat tersebut.

    Sedang menjalani program diet? Jika iya, cobalah rutin mengkonsumsi sayur bayam untuk membantu menurunkan berat badan. Soalnya, bayam mengandung serat yang tinggi namun rendah kalori.

    Selain itu, mengkonsumsi bayam juga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih lama sehingga membuatmu tidak mudah lapar. Terkadang, kalau perut sudah mulai lapar sulit menahan diri untuk ngemil.

    Itu dia 10 manfaat sayur bayam bagi kesehatan tubuh. Mulai sekarang, yuk rutin mengkonsumsi sayur bayam!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Buah Pepaya untuk Tubuh yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

    Jakarta

    Pepaya merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Umumnya pepaya dimakan secara langsung dalam kondisi segar. Agar lebih nikmat, pepaya bisa dicocol dengan bumbu sambal rujak yang pedas.

    Banyak orang mengkonsumsi pepaya karena berkhasiat melancarkan sistem pencernaan. Namun, tahukah kamu jika masih terdapat banyak manfaat lain dari pepaya?

    Penasaran, apa saja manfaat buah pepaya untuk tubuh yang jarang diketahui banyak orang? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Manfaat Buah Pepaya

    Ada sejumlah manfaat apabila mengkonsumsi pepaya secara rutin. Mengutip dari berbagai sumber, berikut manfaat buah pepaya untuk kesehatan.

    1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

    Buah pepaya kaya akan sejumlah vitamin, mulai dari vitamin C, A, dan E. Dilansir situs Web MD, vitamin C dalam pepaya merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk meningkatkan imun tubuh, sehingga dapat melawan bakteri dan virus yang menginfeksi.

    2. Menjaga Kesehatan Kulit

    Mengkonsumsi pepaya secara rutin ternyata dapat menjaga kesehatan kulit, lho. Kandungan enzim papain dalam pepaya dapat melembutkan dan merevitalisasi kulit.

    Sementara itu, vitamin A dan C pada pepaya juga dapat mengurangi kerutan serta menghilangkan bintik hitam. Buah yang satu ini juga mengandung likopen, sehingga dapat menjaga dan mengoptimalkan kesehatan kulit.

    3. Melancarkan Pencernaan

    Pasti sudah banyak yang tahu bahwa salah satu manfaat pepaya dapat melancarkan pencernaan. Hal ini karena pepaya mengandung enzim seperti caricain, chymopapain, papain, dan glycyl endopeptidase yang bisa membantu tubuh mencerna protein dengan lebih mudah.

    Sebuah studi menunjukkan orang yang mengkonsumsi pepaya selama 40 hari berturut-turut mengalami penurunan risiko sembelit dan perut kembung.

    Bagi yang sedang menjalani program diet, cobalah untuk mengkonsumsi pepaya secara rutin. Dilansir Everyday Health, hal ini karena pepaya termasuk buah rendah kalori sehingga dapat mencegah berat badan naik.

    Lalu, pepaya juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mencegah keinginan untuk ngemil terus-menerus.

    5. Menjaga Kesehatan Mata

    Kandungan vitamin A dan antioksidan yang terdapat dalam pepaya juga berfungsi untuk menjaga kesehatan mata. Selain itu, pepaya dipercaya berkhasiat dalam menangkal degenerasi makula atau age-related macular degeneration (AMD). Kondisi tersebut menyebabkan penglihatan sentral menjadi buram.

    6. Menjaga Kesehatan Jantung

    Mengutip Healthline, pepaya ternyata juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sebab, kandungan likopen dan vitamin C dalam pepaya dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

    Tak hanya itu, pepaya juga mengandung senyawa antioksidan yang membantu meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.

    7. Mencegah Kanker

    Sebuah riset menunjukkan kandungan likopen pada pepaya dapat mengurangi risiko kanker. Lebih lanjut, mengkonsumsi pepaya dikatakan dapat membantu pengobatan terhadap pasien kanker. Meski begitu, para peneliti masih membutuhkan riset lebih lanjut untuk mengungkapkan khasiat tersebut.

    8. Menangkal Radikal Bebas

    Kandungan senyawa anti peradangan dan antioksidan dalam pepaya juga dapat mengurangi dampak radikal bebas di tubuh, yang mana menjadi salah satu penyebab kanker. Radikal bebas dapat meningkatkan stres oksidatif yang bisa memicu penyakit.

    9. Meredakan Rasa Nyeri Ketika Menstruasi

    Bagi perempuan yang kerap merasakan nyeri atau kram saat menstruasi, cobalah atasi dengan mengkonsumsi pepaya. Hal ini disebabkan karena enzim papain yang mampu meregulasi aliran darah ketika menstruasi.

    10. Menjaga Rambut Tetap Sehat

    Manfaat pepaya yang terakhir adalah dapat menjaga rambut tetap sehat sehingga terlihat lebih bervolume dan mencegah kerontokan. Hal ini berkat kandungan vitamin A dan nutrisi untuk memproduksi sebum, sehingga dapat menjaga kelembapan rambut.

    Kandungan vitamin C pada pepaya juga diperlukan untuk memelihara kolagen, sehingga dapat memberikan struktur pada kulit rambut.

    Itu dia 10 manfaat buah pepaya yang jarang diketahui sejumlah orang. Jadi, mulai sekarang yuk perbanyak makan pepaya!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Keliru Mencuci Beras Bisa Berdampak Negatif, Begini Cara yang Benar!

    Jakarta

    Banyak berkembang mitos mengenai cara mencuci beras yang benar. Mitos yang masih sering dianggap benar adalah mencuci beras sampai bersih. Padahal cara tersebut keliru dan justru memberi dampak negatif.

    Simak artikel ini untuk mengetahui dampak negatif mencuci beras dengan cara keliru, manfaat mencuci beras dengan cara benar, serta tips bagaimana mencuci beras dengan benar.

    Dampak Mencuci Beras dengan Cara Keliru

    Mencuci beras terlalu bersih adalah cara yang keliru. Ini menimbulkan dampak negatif, meskipun tidak berbahaya bagi tubuh.


    1. Menghilangkan Sejumlah Nutrisi

    Menurut Food and Drug Administration (FDA), mencuci beras terlalu bersih bisa menghilangkan sejumlah nutrisi. Nutrisi ini antara lain zat besi, folat, thiamin, dan niacin dalam beras.

    “Mencuci beras berlebihan dapat menyebabkan hilangnya nutrisi tertentu seperti vitamin B termasuk folat, zat besi, niacin, dan thiamin, yang larut dalam air,” jelas ahli gizi Bonnie Taub-Dix, RDN.

    “Beras fortifikasi memiliki lapisan nutrisi tambahan, sehingga membilas beras fortifikasi dapat menyebabkan hilangnya kandungan nutrisi di dalamnya,” katanya.

    2. Bikin Tekstur Lembek

    Beberapa jenis beras, misalnya beras pulen, tidak boleh terlalu lama dicuci karena bisa membuat tekstur yang terlalu lembek. Untuk beberapa alasan, koki memilih tidak mencuci beras agar mendapatkan tekstur yang lebih padat.

    Manfaat Mencuci Beras dengan Benar

    Sebaliknya, mencuci beras dengan benar tidak menghilangkan sejumlah nutrisi sehingga kandungannya tetap bisa diserap oleh tubuh. Selain itu, ada beberapa manfaat lainnya, antara lain:

    1. Menghilangkan Kontaminan dan Logam Berat

    Mencuci beras dilakukan untuk menghilangkan kontaminan dan logam berat. Dalam penelitian yang dimuat dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (November 2020), beras memiliki kandungan arsenik yang tinggi, juga timbal, dan kadmium yang menimbulkan risiko kesehatan serius untuk kesehatan.

    “Anda harus selalu mencuci beras sebelum memasaknya. Kontaminan masuk ke tanaman padi dari air tanah tercemar yang membanjiri sawah, sehingga manfaat utama mencuci beras adalah menurunkan risiko keracunan logam berat,” kata ahli gizi Kimberly Gomer.

    Kemungkinan mengalami keracunan logam berat dari makan nasi memang rendah, tetapi jangan ambil risiko untuk bayi dan anak. Tetap cuci beras sebelum mengolahnya.

    2. Membuang Debu dan Kotoran

    Dalam proses pengolahan dari padi menjadi beras tentunya telah melewati banyak tempat dan kondisi, sehingga kemungkinan ada debu dan kotoran yang menempel. Dengan mencuci beras, air akan membersihkan debu, bahan kimia, kerikil, hingga serangga yang tidak sengaja masuk ke kemasan beras.

    3. Membuat Rasa dan Tekstur Nasi Lebih Enak

    Kandungan pati pada nasi membuat teksturnya lengket dan menempel saat dimasak. Kamu bisa mengurangi pati ini dengan mencuci beras terlebih dahulu.

    “Mencuci beras dapat menghilangkan kandungan pati berlebih, menghasilkan tekstur yang lebih pulen dan rasa yang lebih enak,” kata chef selebriti Kai Chase.

    Tips Mencuci Beras

    Dilansir dari situs Asosiasi Keluarga Gizi FKM Universitas Indonesia, berikut ini tips mencuci beras dengan benar agar bisa mendapatkan manfaat dan mengurangi dampak negatifnya:

    1. Cucilah beras dengan mengaduknya secara perlahan agar vitamin B di dalam beras tidak terkikis.
    2. Buang air kotornya, lalu tambahkan lagi air.
    3. Cek lagi apakah ada kotoran yang tampak, seperti kerikil atau serangga. Buang jika ada.
    4. Buang air kembali. Cukup mencuci beras sampai dua kali saja dan tidak perlu sampai air cuciannya bening.
    5. Beras siap diolah.

    Demikian tadi telah kita ketahui cara mencuci beras yang benar, yaitu tidak boleh terlalu lama, cukup dua kali pembilasan agar kandungan nutrisinya tidak hilang.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bantu Berhenti Merokok


    Jakarta

    Kebiasaan merokok dapat dihentikan dengan mengonsumsi beberapa makanan dan minuman enak ini. Mulai dari popcorn hingga teh ginseng.

    Masyarakat Indonesia tercatat sebagai perokok tertinggi di dunia. Rokok mengandung nikotin yang dapat menyebabkan efek kecanduan dan mungkin sulit dihentikan.

    Namun, menurut ahli ritel nikotin Markus Lindblad kebiasaan merokok dapat dihentikan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya rasa juga kaya aroma.


    Tak hanya secara fisik, tetapi juga psikologis. Dikutip dari Huffingtonpost (26/01/24) berikut 5 makanan dan minuman yang dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok.

    1. Keju

    Mazaraat Cheeseengonsumsi keju dapat membuat orang berhenti merokok. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menurut ahli ritel nikotin Markus Lindblad, mengonsumsi keju dapat membuat orang berhenti merokok. Itu karena produk susu bisa membuat rasa rokok menjadi lebih buruk.

    “Jadi kalau nanti sudah mulai lapar atau merasa asam, konsumsilah keju, susu, dan yogurt,” ujar Lindblad.

    Lindblad mengatakan bahwa cara ini tidak hanya akan membantu seseorang untuk berhenti ngemil, tetapi juga membuat mereka tidak menyukai rasa rokok.

    2. Teh Ginseng

    Teh ginseng yang populer di Korea dapat menghentikan kebiasaan merokok. Salah satu perannya adalah mengurangi efek nikotin pada tubuh.

    Menurut Lindblad, semakin kecil efek nikotin pada tubuh, maka semakin menurunkan pula hasrat untuk merokok. “Kalau serius berhenti rutinlah minum teh ginseng,” ujar Lindblad.

    Teh ginseng sendiri sudah lama dijadikan sebagai teknik pengobatan. Selain bisa mengurangi efek nikotin, teh ginseng juga dapat meningkatkan energi.

    3. Popcorn

    Popcorn gourmet anehPopcorn ilustrasi Foto: Istimewa

    Jika kamu sudah mencoba berhenti merokok, kemungkinan besar kamu akan mengalami rasa lapar dan mendorong kamu untuk ngemil. Camilan yang cocok dipilih adalah popcorn asin.

    Menurut Lindblad, popcorn asin merupakan camilan ideal untuk dinikmati saat mencoba berhenti merokok karena rendah kalori dan memberi rasa kenyang lebih lama.

    4. Kayu Manis

    Kayu manis dapat diandalkan untuk membantu seseorang berhenti dari kebiasaan merokok. Rasa pedas pada kayu manis dapat mengurangi keinginan ngemil.

    Tak hanya rasanya saja, menghirup aroma kayu manis pun dapat menggantikan aroma rokok yang biasa dikonsumsi. Jadi, keinginan untuk merokok dapat teralihkan.

    Selain itu, juga berperan secara psikologis jika di pikiran kamu sudah serius untuk berhenti dari kebiasaan merokok. Kamu bisa memasukkan bubuk kayu manis pada teh, kopi, dan susu.

    5. Permen Karet

    permen karetMengonsumsi permen karet akan membantu kamu untuk berhenti merokok. Foto: iStock

    Mengonsumsi permen karet akan membantu kamu untuk berhenti merokok. Dengan mengonsumsi permen karet akan membuat mulut jadi sibuk, sehingga keinginan untuk merokok dapat teralihkan.

    Selain permen karet, manfaat yang sama juga didapatkan dengan mengonsumsi permen mint. Namun, disarankan untuk memilih permen yang rendah gula. Pasalnya, gula dapat meningkat keinginan untuk merokok.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh


    Jakarta

    Jepang terkenal dengan deretan tehnya yang berkualitas. Selain teh hijau, ada juga teh herbal yang konsumsinya bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berikut daftarnya!

    Menikmati teh sudah menjadi budaya selama berabad-abad di Jepang. Orang Jepang bahkan menganggap teh sebagai minuman sakral yang bisa dinikmati dengan upacara khusus.

    Jenis teh yang paling populer adalah teh hijau. Teh ini terbagi lagi dalam banyak jenis, tergantung bahan dan cara membuatnya. Teh hijau dikenal dengan nutrisinya yang baik untuk tubuh.


    Salah satu yang menonjol adalah antioksidan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Lalu ada juga teh herbal berbahan tumbuhan mugwort hingga acar plum untuk dikonsumsi. Manfaatnya juga bagus untuk imun tubuh.

    Mengutip Times of India (30/1/2024) dan beberapa sumber lain, inilah 5 teh herbal Jepang untuk tingkatkan imunitas tubuh:

    1. Hojicha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Hojicha menjadi salah satu jenis teh Jepang terpopuler di dunia. Hojicha dibuat dari daun teh hijau yang dipanggang hingga warnanya berubah kehitaman.

    Saat diseduh, hojicha berwarna cokelat pekat. Rasanya lebih pekat dari teh hijau pada umumnya. Berkat proses pemanggangan yang lama, hojicha juga tidak lagi beraroma tumbuhan, tetapi lebih seperti kopi, biji cokelat, atau bahkan karamel.

    Konsumsi hojicha dapat mendukung kesehatan imunitas tubuh dan membuat rileks. Untuk menyeduh daun teh ini, disarankan menggunakan air dengan temperatur sekitar 79,4 – 85 derajat Celsius. Lama penyeduhan sebaiknya sekitar 30 sampai 90 detik untuk menghasilkan rasa teh yang tidak terlalu pahit.

    2. Teh yomogi

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh yomogi adalah teh herbal yang unik dari Jepang. Bahan utamanya yomogi yang merupakan tanaman mugwort. Tanaman ini dikenal mengandung vitamin C, E, hingga antioksidan. Tak heran kalau mugwort banyak dipakai untuk bahan skin care.

    Mugwort juga dimanfaatkan orang Jepang sebagai bahan pembuatan teh. Namanya teh yomogi yang dikenal dengan sifat antiinflamasi dan peningkat imun tubuh. Mengonsumsinya rutin dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan.

    Mengutip situs Yunomi, teh mugwort dapat dibuat dengan menyeduh daun tanaman mugwort yang sudah dikeringkan. Teh bebas kafein ini dapat diseduh dengan rasio 3 gram daun mugwort kering dengan 200 ml air panas bersuhu 90 derajat Celcius. Diamkan selama 2-3 menit. Nikmati hangat.

    3. Kukicha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Kalau hojicha sudah biasa, bagaimana dengan kukicha? Kukicha merupakan jenis teh Jepang yang terbuat dari ranting dan batang tanaman teh, bukan daunnya. Kukicha kaya mineral dan vitamin.

    Manfaat sehat utamanya adalah mendukung imun tubuh sekaligus menyehatkan pencernaan. Dua kriteria ini sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Mengutip Shizouka Tea, kukicha punya nama lain bocha. Biasanya dihasilkan dari proses pembuatan sencha dan matcha dimana bagian ranting dan batang teh tersisa. Teh kukicha punya aroma dan rasa teh unik karena terbuat dari bagian tanaman teh yang tak biasa. Kukicha yang terkenal bernama karigane, berasal dari pembuatan teh hijau gyokuro.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Sencha

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Sencha adalah jenis teh hijau terkenal dari Jepang. Sencha kaya akan polifenol, antioksidan yang mendukung kekuatan daya tahan tubuh. Minum sencha juga dianggap sebagai cara menyegarkan dalam menghidrasi tubuh.

    Situs My Japanese Green Tea menulis sencha secara harfiah berarti teh rebus. Saat diseduh, teh ini punya warna hijau keemasan dengan aroma dan rasa seimbang antara rasa manis dan ‘astringency’, sensasi dalam mulut yang kompleks.

    Untuk menyeduh sencha, paling bagus menggunakan teko Jepang bernama kyusu. Gunakan rasio 4 gram sencha per cangkir dengan 60 ml air bersuhu sekitar 70-80 derajat Celcius. Biarkan 1 menit sebelum dinikmati.

    5. Teh umeboshi

    5 Teh Herbal Jepang Ini Ampuh Tingkatkan Imunitas TubuhFoto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Selain teh yomogi yang berasal dari daun mugwort, di Jepang ada teh herbal lain yang tak kalah unik. Namanya teh umeboshi yang dibuat dari acar plum.

    Teh umeboshi diyakini memiliki senyawa alkali yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Banyak orang Jepang menikmati teh umeboshi sehari-hari, bahkan ada yang menambahkan parutan jahe agar lebih enak dan bernutrisi.

    Cara populer lainnya adalah dengan menyeduh umeboshi bersama jenis teh hijau pilihan. Konon jenis yang terbaik adalah sencha karena rasanya yang simpel.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makan Kotor


    Jakarta

    Sebelum mencuci piring banyak orang yang memilih merendam alat makan mereka. Walaupun alasannya merontokkan kotoran ternyata ada bahaya yang mengintai.

    Noda atau kotoran dari makanan seringkali menempel dengan kuat pada peralatan makan yang digunakan. Walaupun sudah digosok hingga menggunakan banyak sabun beberapa sisa makanan tetap sulit dibersihkan.

    Banyak orang yang akhirnya merendam peralatan mereka selama beberapa waktu. Tujuannya disebut untuk melunakkan agar kotoran sisa makanan lebih mudah dibersihkan.


    Ternyata seorang profesor justru menjelaskan adanya bahaya dibalik aksi merendam alat makan yang kotor. Barbara Mullan selaku profesor dari Curtin University menjelaskan bahaya merendam alat makan seperti yang dilaporkan Ladbible (25/1).

    Baca juga: Kocak! 5 Penjual Makanan Ini Dicurigai Sebagai Intel oleh Netizen

    Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makanan KotorKebiasan merendam peralatan makan yang kotor ternyata cara yang salah. Foto: Ladbible

    “Sebenarnya jika kamu meninggalkan piring bekas makanan koor di rumah, sangat memungkinkan peralatan itu disambangi oleh hewan-hewan dan menyebarkan bakterinya ke mana-mana,” ungkap Mullan.

    Pada saat merendam piring dan peralatan kotor biasanya juga akan disusun secara menumpuk. Kondisi peralatan makan yang kotor dan menumpuk ini dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal atau saluran pencernaan.

    Alasannya karena bakteri pada satu makanan dengan makanan lainnya dapat bercampur dan menyebar lebih banyak. Bahkan jika telah dicuci sekalipun tidak bisa dipastikan peralatan makan akan bersih sepenuhnya.

    Mullan menyebut ancaman penyebaran bakteri juga bisa disebabkan oleh spons pencuci piring. Banyak orang yang tidak menyadari mereka akan merendam spons pencuci piring pada air yang kotor juga.

    Profesor Ini Ingatkan Bahaya Merendam Peralatan Makanan KotorAda ancaman penyebaran bakteri pada peralatan makan kotor yang direndam. Foto: Ladbible

    Bakteri dari piring yang kotor dapat bersembunyi dan berkembang di dalam sela-sela spons. Walaupun sebelum dicuci spons akan dikucurkan sabun tetapi tidak menjamin sela-selanya bebas kuman.

    Mullan menyarankan untuk mencuci piring lebih baik menggunakan air hangat atau air panas. Tujuannya untuk membunuh bakteri dan kuman yang menempel dan memastikan peralatan makan telah steril.

    Selain itu memilih sabun pencuci piring yang tepat juga penting untuk diperhatikan tak hanya sekadar wangi atau mudah untuk merontokkan noda. Mullan menekankan bahwa bak pencuci piring adalah area paling kotor yang ada di dapur rumah.

    Ia juga menyebut mengganti sikat atau spons secara berkala menjadi solusi untuk mencegah perkembangan bakteri. Spons atau sikat yang digunakan terlalu lama justru dapat menjadi tempat perkembangan bakteri yang kemudian menempel pada peralatan makan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Pemicu Kanker yang Harus Dibatasi Mulai Sekarang

    Jakarta

    Salah satu penyebab kanker adalah faktor makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ada sejumlah makanan yang menjadi pemicu atau meningkatkan risiko kanker. Sel kanker akan semakin berkembang jika sering mengkonsumsi makanan tersebut.

    Simak artikel ini untuk mengetahui 10 makanan pemicu kanker yang mulai sekarang harus dibatasi konsumsinya.

    10 Makanan yang Bisa Menyebabkan Kanker

    Berikut ini 10 jenis makanan yang bisa menyebabkan kanker, dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, Healthline, dan Medical News Today:


    1. Daging Olahan

    Yang dimaksud daging olahan adalah daging yang diolah dan diawetkan dengan cara diasapi, diasinkan, atau dikalengkan. Daging olahan biasanya menggunakan daging merah. Contohnya antara lain hot dog, sosis, ham, daging kornet, dan dendeng sapi.

    Proses pengawetan dengan nitrit dapat memunculkan senyawa karsinogen N-nitroso. Mengasapi daging juga dapat menimbulkan karsinogenik polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH).

    Senyawa tersebut memicu tumbuhnya sel kanker. Kanker yang dikaitkan dengan daging olahan adalah kanker usus, kanker perut, dan kanker payudara.

    2. Makanan yang Digoreng

    Kalau kamu suka gorengan, maka harus hati-hati. Makanan bertepung yang dimasak dengan suhu tinggi membentuk senyawa akrilamida. Contohnya produk kentang goreng, seperti french fries dan keripik kentang.

    Akrilamida ini dapat merusak DNA dan menginduksi apoptosis, atau kematian sel. Selain itu, makanan ini juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Kondisi tersebut juga semakin meningkatkan risiko kanker.

    3. Makanan yang Terlalu Matang

    Makanan yang dimasak terlalu lama hingga terlalu matang bisa menghasilkan karsinogen. Ini terjadi terutama pada daging yang dipanggang, dibakar, atau ditumis terlalu lama.

    Akan lebih sehat jika kamu memasak dengan cara merebus, memanggang pada suhu yang lebih rendah, atau menggunakan slow cooker.

    4. Daging Merah

    Mengkonsumsi daging merah terlalu banyak dapat menyebabkan banyak masalah, termasuk kanker. Daging merah ini termasuk daging sapi, babi, domba, kambing.

    Batasi konsumsi daging merah hingga 3 porsi per minggu, dengan total berat yang dimasak 12-18 ons.

    5. Makanan Diasap dan Diasamkan

    Makanan yang diasap dan diasamkan juga meningkatkan risiko terjadinya kanker lambung. Makanan yang diasamkan ini misalnya acar.

    6. Alkohol

    Alkohol banyak disebutkan sebagai penyebab berbagai penyakit, termasuk pemicu kanker. Hati akan memecah alkohol menjadi asetaldehida, suatu senyawa karsinogenik.

    Asetaldehida dapat meningkatkan kerusakan DNA dan stres oksidatif, serta mengganggu fungsi kekebalan tubuh, sehingga menyulitkan tubuh Anda untuk menargetkan sel prakanker dan kanker.

    7. Makanan Laut yang Tercemar Merkuri

    Makanan laut banyak disarankan sebagai pengganti daging merah. Namun makanan laut kini perlu diwaspadai karena cemaran logam berat seperti merkuri. Ini juga berdampak pada kerang, ikan, dan hasil laut lainnya. Kandungan merkuri ini meningkatkan risiko kanker usus dan kanker ginjal.

    8. Makanan dengan Zat Kimia

    Produk makanan kini semakin modern dan semakin banyak menggunakan bahan kimia, baik sebagai pewarna, perasa, hingga pengawet.

    Kamu perlu berhati-hati dengan makanan berpewarna karena meningkatkan faktor risiko kanker lambung, kanker usus, kanker hati, dan kanker pankreas.

    Selain itu, makanan dan minuman yang mengandung kontaminan seperti aflatoxin, dioksin, melamin, dan lain sebagainya, dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker paru, kanker perut, kanker ginjal, kanker rektum, kanker kolon, dan kanker hati.

    9. Produk Susu

    Produk susu juga terbukti bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Produk susu ini termasuk susu kemasan, keju, hingga yogurt. Mengkonsumsi produk susu meningkatkan kadar faktor pertumbuhan mirip insulin 1 (IGF-1) yang dapat meningkatkan proliferasi.

    10. Gula

    Gula memang tidak secara langsung meningkatkan risiko kanker. Namun konsumsi gula yang terlalu besar akan berdampak pada risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan peradangan kronis. Kondisi ini adalah faktor risiko terjadinya kanker.

    Nah, itulah tadi 10 makanan dan minuman pemicu kanker. Mulai sekarang, kamu harus membatasi konsumsinya untuk meminimalkan risiko kanker.

    (bai/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini Alasannya


    Jakarta

    Diet nabati populer dan dipercaya sebagai diet yang menyehatkan. Ternyata ada beberapa selebriti dunia yang gagal jalani diet ini dengan alasan sebagai berikut.

    Plant-based diet atau diet yang hanya mengonsumsi makanan nabati sedang populer dan merebak pelakunya akhir-akhir ini. Diet ini banyak dipercaya jauh lebih sehat dari diet lain karena rendah kalori dan kadar lemaknya.

    Ternyata diet nabati tidak selamanya berdampak baik dan positif pada tubuh seluruh pelakunya. Beberapa orang justru mengalami kegagalan dan efek samping yang buruk setelah menjalani diet nabati dalam durasi waktu yang lama.


    Sekelas selebriti seperti penyanyi hingga aktor dunia menjadi korban ketidakcocokan diet nabati pada tubuhnya. Ada yang mengaku lemas bahkan hingga menderita penyakit berat dan harus berujung di meja operasi.

    Baca juga: Kocak! 5 Penjual Makanan Ini Dicurigai Sebagai Intel oleh Netizen

    Berikut ini 5 selebriti dunia yang berhenti jalani diet plant based:

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    1. Robert Downey Jr.

    Pemeran Iron Man ternyata pernah menjalani diet vegan beberapa waktu silam. Durasi penerapan diet vegan dalam pola makannya juga cukup berlangsung lama dalam hitungan bulan.

    Sayangnya setelah menjalani diet vegan, Robert Downey Jr justru tidak mendapatkan efek baik. Tubuhnya terasa lebih lemas daripada sebelum menjadi vegan.

    Setelah dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan, ditemukan bahwa Robert mengalami kekurangan nutrisi. Vitamin B12, kalsium, yodium, hingga zat besi ditemukan dalam kadar yang minim sehingga mengganggu kesehatannya.

    2. Cillian Murphy

    Aktor utama dari film Oppenheimer ini mengaku awalnya menjalani diet vegetarian karena takut sapi yang dikonsumsi marah kepadanya. Murphy telah menjadi vegetarian selama 15 tahun terakhir di hidupnya.

    Ternyata rahasia diet vegetarian tersebut yang membuat tubuhnya selalu bugar dan ramping apapun peran yang dijalaninya. Sayangnya demi proyek film yang akan dilakoninya ia harus membentuk ototnya menjadi lebih besar.

    Tetap diet vegetarian tidak akan bisa membantu membangun ototnya secara maksimal dalam waktu singkat. Kini Cillian Murphy sedang menjalani pelatihan untuk mulai kembali makan daging seperti orang pada umumnya.

    Selebriti yang gagal jalan diet plant based lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Angelina Jolie

    Aktris legendaris Angelina Jolie selalu tampil bugar, berkharisma, dengan tubuh yang selalu ideal. Ternyata ada diet khusus uang dijalani oleh Angelina Jolie untuk mengendalikan bentuk tubuh dan kesehatannya.

    Secara khusus tidak ada satu pun menu hewani yang masuk dalam daftar diet Angelina Jolie. Aktris pemeran Maleficent ini juga mengakui dirinya seorang vegan yang sama sekali tidak mengonsumsi daging setelah merasa lebih tua.

    Tetapi beberapa waktu silam Angelina Jolie memutuskan untuk berhenti menjadi seorang vegan. Ia mengatakan hampir terbunuh secara perlahan karena kesehatan menurun akibat kekurangan nutrisi dari pola dietnya.

    4. Miley Cyrus

    5 Selebriti Dunia Gagal Jalani Diet Plant-Based, Ini AlasannyaMiley Cyrus jadi korban efek negatif dari diet vegan. Foto: Instagram

    Penyanyi dengan penampilan ekstrem yang dikenal bernama Miley Cyrus ternyata pernah menjadi pelaku vegan. Selama bertahun-tahun dirinya hanya mengonsumsi makanan nabati saja bahkan tidak termasuk ikan dan telur ayam.

    Tetapi Miley Cyrus kemudian mengaku bahwa sejak September 2020 silam ia berkomitmen untuk berhenti menjadi seorang vegan. Hal ini lantaran efek negatif mulai terasa pada dirinya berupa otaknya yang sulit fokus dan mudah kelelahan.

    Kini Miley Cyrus menambahkan ikan dan telur pada menu diet hariannya. Bisa disebut pola diet vegannya telah resmi berubah menjadi seorang pelaku pescatarian.

    5. Liam Hemsworth

    Liam Hemsworth namanya melejit setelah memerankan tokoh Thor dalam serial Avengers. Ternyata Hemsworth merupakan seorang vegan yang melakukan diet tersebut bersama kakaknya Chris Hemsworth.

    Tetapi pola diet vegan yang dijalaninya hanya bertahan selama 5 tahun saja. Pada 2019 Liam Hemsworth divonis mengalami batu ginjal dan harus menjalani operasi untuk membersihkan ginjalnya.

    Hasilnya sejak menjalani operasi tersebut Hemsworth resmi berhenti menjadi pelaku vegan sepenuhnya. Kini daging merah, daging ayam, dan berbagai asupan hewani sudah dikonsumsi Hemsworth secara normal.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Orang Jepang Berumur 100 Tahun Lebih, Ini 5 Makanan Harian Mereka


    Jakarta

    Selian bertubuh ramping, orang Jepang dikenal sebagai punya umur panjang di dunia. Rahasianya terletak pada menu harian mereka. Berikut ini daftar makanannya.

    Masyarakat Jepang dikenal panjang umur. Menurut laporan tahun 2022 dari Kementerian Kesehatan Jepang, tercatat ada 90.526 orang berusia 100 tahun ke atas di Negeri Sakura tersebut. Jumlahnya lebih banyak lima kali lipat dari dua dekade lalu.

    Ternyata makanan yang mereka konsumsi sehari-hari menjadi salah satu kunci umur panjang.


    Seorang ahli gizi profesional asal Tokyo, Jepang, Asako Miyashita membagikan 5 makanan khas negaranya yang dipercaya bisa membantu orang untuk berumur panjang.

    Asako dibesarkan di Jepang. Ia sejak kecil diajarkan untuk menganggap makanan sebagai obat. Neneknya yang berusia 92 tahun juga meyakini bawa umur panjangnya disebabkan oleh mengonsumsi makanan yang tepat.

    Baca juga: Driver Ojol Dibui Gegara Curi Seafood, Alasannya Bikin Iba

    Ahli gizi yang juga dosen di beberapa universitas ini mengikuti pola tradisional Jepang. Berikut adalah lima makanan yang dia makan setiap hari agar tetap sehat dan hidup lebih lama, dikansir dari CNBC Indonesia (27/1):

    Unik! Vending Machine di Jepang Ini Khusus Jual Olahan Ubi ManisUbi Jepang jadi salah satu makanan anti penuaan yang dikonsumsi orang Jepang. Foto: SoraNews24

    1. Ubi Jepang

    Ubi jalar disebut “imo” dalam bahasa Jepang ini sering dimakan sebagai makanan ringan atau makanan penutup. Makanan ini kaya akan karbohidrat sehat dan antosianin, sekelompok antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah dan ungu yang mengandung sifat anti penuaan.

    Studi juga menunjukkan bahwa ubi jalar dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    2. Sup Miso

    Miso adalah pasta yang terbuat dari kedelai dan biji-bijian yang difermentasi. Miso sangat populer, terlebih orang Jepang dikenal dengan diet makanan fermentasinya.

    Sup miso mengandung probiotik, bakteri hidup, atau ragi dalam makanan fermentasi yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang mengonsumsi kedelai yang paling banyak difermentasi (seperti miso, tahu, dan tempe) memiliki kemungkinan 10% lebih rendah untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

    3. Ikan

    Ikan menjadi bahan utama di banyak makanan Jepang, terutama sushi dan sashimi. Ikan yang digunakan umumnya adalah tuna dan salmon.

    Lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan trigliserida, dan meredakan peradangan. Asako berpesan, melakukan praktik makan dengan penuh perhatian atau ‘mindfull eating’ bisa berkontribusi pada kesehatan dan kualitas hidup seseorang.

    Rumput LautDitemukan hampir di semua makanan khas Jepang, rumput laut jadi rahasia umur panjang orang Jepang. Foto: Getty Images/iStockphoto

    4. Rumput laut

    Rumput laut kaya akan mineral penting seperti zat besi, kalsium, folat, dan magnesium. Mengonsumsi rumput laut setiap hari membantu menambah serat harian.

    Asupan serat yang cukup telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2. Rumput laut juga mengandung antioksidan seperti fucoxanthin dan fucoidan, keduanya memiliki sifat anti-inflamasi, anti-penuaan, dan anti-kanker.

    5. Lobak Daikon

    Lobak daikon adalah sayuran akar populer dalam masakan Jepang yang memberikan banyak manfaat kesehatan.

    Lobak daikon telah dikenal dapat membantu mencegah masuk angin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lobak mengandung 124% asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

    Bila kesulitan mencari lobak daikon, kamu bisa menggantinya dengan sayuran akar sehat lainnya termasuk wortel, bit, parsnip, dan lobak putih.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com