Category: Makanan Sehat

  • 5 Kacang dan Bijian Paling Sehat Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kacang dan bijian adalah bahan makanan nabati yang bagus dikonsumsi rutin. Dari sekian banyak jenis yang ada, ahli gizi mengungkap 5 yang terbaik. Ini daftarnya.

    Selain buah dan sayur, makanan nabati juga termasuk ragam kacang dan bijian. Keduanya memiliki profil nutrisi unik yang membantu menyehatkan tubuh.

    Sekilas, tampilan kacang dan bijian terlihat mirip. Namun sebenarnya mereka berbeda.


    Mengutip South China Morning Post (24/1/2024), bijian sejatinya adalah benih yang merupakan awal dari sebuah tanaman. Di dalam bijian terdapat endosperm, sumber nutrisi yang kaya untuk tanaman yang akan tumbuh.

    Sementara kacang-kacangan, termasuk yang populer seperti hazelnuts dan chestnuts, merupakan biji dari buah-buahan yang dapat dimakan. Untuk daging buahnya tidak dimakan.

    Namun tidak semua kacang adalah kacang yang sebenarnya. Beberapa jenis kacang merupakan benih dari buah-buahan. Contohnya kacang Brazil, almond, dan kacang mete.

    Jenis kacang dan bijian memang sangat beragam, tapi satu yang pasti, semuanya menyehatkan. Ahli gizi di Hongkong, Sandra Carvajal mengungkap alasan mengapa kacang dan bijian menyehatkan tubuh.

    Kacang dan bijian sumber mineral hingga lemak sehat

    Varieties of grains seeds and beans.Foto: iStock

    Pertama, kacang dan bijian adalah makanan padat nutrisi yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Mereka kaya mineral yang diperlukan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

    Kacang dan bijian juga merupakan sumber lemak sehat yang membuat konsumsinya bagus untuk kesehatan jantung. Bahkan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Manfaat lainnya, kacang dan bijian adalah sumber antioksidan yang bagus untuk melawan berbagai peradangan tubuh. Makan segenggam kacang atau bijian bakal memberikan dorongan energi yang kaut dengan kandungan protein, serat, vitamin, kalsium, dan minyak omega 3.

    Perbedaan nutrisi kacang dan bijian

    Menurut Carjaval, kacang dan bijian memiliki kandungan zat gizi makro serupa (protein, karbohidrat, dan lemak). Namun keduanya berbeda dalam kandungan mineral dan vitamin.

    Kacang tanah dan almond, misalnya, terkenal tinggi vitamin C dan B3. Sedangkan pistachio mengandung vitamin A, kacang mete vitamin B, dan kacang almond kaya vitamin B2.

    Dalam hal mineral, almond, kacang mete, dan kacang pinus tinggi kandungan magnesium. Lalu kacang pistachio, almond, chestnut, hazelnut, dan kacang tanah lebih tinggi kandungan potassium. Berbeda lagi dengan biji chia dan biji rami (flaxseed) yang terkenal kaya zat besi.

    Karena keragaman kandungan nutrisi ini, Carjaval menyarankan konsumsi beragam kacang dan bijian setiap harinya. Jumlahnya cukup 30 gram atau sekitar segenggam tangan orang dewasa.

    Lantas apa kacang dan bijian paling sehat? Baca di halaman selanjutnya.

    Lima kacang dan bijian paling sehat

    Carjaval mengungkap 5 kacang dan bijian paling sehat yang bisa dinikmati sehari-hari. Kombinasikan berbagai jenis kacang dan bijian ini agar nutrisi yang didapat maksimal.

    1. Hemp seed

    Hemp seed atau biji hemp atau biji fumayin adalah bijian yang berasal dari strain tanaman ganja. Namun tak perlu khawatir karena biji hemp mengandung sedikit atau bahkan tidak sama sekali tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif yang ditemukan dalam ganja.

    Konsumsi 3 sendok makan biji hemp memungkinkan tubuh mengasup 9 gram protein nabati. Lebih dari dari 25 persen total kalorinya berasal dari protein berkualitas tinggi. Jumlah ini lebih banyak daripada biji chia dan flaxseed.

    Biji hemp juga mengandung 30 persen lemak. Jenis yang terkandung baik yaitu asam lemak omega 3 dan 6.

    2. Biji labu

    manfaat biji labu kuningFoto: iStock

    Biji labu juga tergolong bijian tersebut. Dalam sekitar 28 gram biji labu mengandung 8 gram protein. Biji labu juga tinggi magnesium dan tryptophan, kandungan yang membantu seseorang tidur lebih nyenyak.

    Tak hanya itu, biji labu mengandung senyawa antiinflamasi yang hebat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan minyak biji labu mengurangi peradangan pada tikus penderita arthritis, tanpa efek samping obat antiinflamasi.

    3. Kacang tanah

    Menurut sebuah penelitian tahun 2020, konsumsi kacang tanah mampu menurunkan kolesterol jahat, trigliserida (sejenis lemak yang ditemukan dalam darah), dan tekanan darah.

    Kacang tanah juga terkenal tinggi protein, terutama arachin dan conarachin. Lalu ada kandungan fitosterol, yang membantu menghalangi penyerapan kolesterol.

    4. Almond

    Almond MilkFoto: iStock

    Almond dipenuhi kandungan lemak baik dan vitamin E. Konsumsinya rutin akan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Almond juga bisa diolah menjadi tepung untuk menjadi alternatif tepung terigu. Cocok dikonsumsi mereka yang sensitif akan kandungan gluten.

    Segenggam kecil kacang almond mengandung sekitar 160 kalori, sekitar 6 gram karbohidrat, dan sekitar 3,5 gram serat. Antioksidan kuat dalam almond terkonsentrasi di kulitnya, jadi makanlah dengan almond dengan kulitnya.

    5. Biji bunga matahari

    Biji bunga matahari dipanen dari kepala bunga matahari. Dalam satu bunga matahari dapat menghasilkan sebanyak 2.000 biji!

    Biji bunga matahari kaya kandungan zinc, vitamin E, dan folat. Tiga nutrisi ini sangat diperlukan ibu hamil untuk membantu mencegah spina bifida dan penyakit lain yang berkembang pada bayi yang belum lahir.

    Biji bunga matahari hampir tidak mengandung natrium, kecuali jika dibuat sebagai camilan komersial. Konsumsinya dalam jumlah kecil dapat memenuhi 70 persen asupan natrium harian seseorang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Kacang dan Bijian Paling Sehat Menurut Ahli Gizi


    Jakarta

    Kacang dan bijian adalah bahan makanan nabati yang bagus dikonsumsi rutin. Dari sekian banyak jenis yang ada, ahli gizi mengungkap 5 yang terbaik. Ini daftarnya.

    Selain buah dan sayur, makanan nabati juga termasuk ragam kacang dan bijian. Keduanya memiliki profil nutrisi unik yang membantu menyehatkan tubuh.

    Sekilas, tampilan kacang dan bijian terlihat mirip. Namun sebenarnya mereka berbeda.


    Mengutip South China Morning Post (24/1/2024), bijian sejatinya adalah benih yang merupakan awal dari sebuah tanaman. Di dalam bijian terdapat endosperm, sumber nutrisi yang kaya untuk tanaman yang akan tumbuh.

    Sementara kacang-kacangan, termasuk yang populer seperti hazelnuts dan chestnuts, merupakan biji dari buah-buahan yang dapat dimakan. Untuk daging buahnya tidak dimakan.

    Namun tidak semua kacang adalah kacang yang sebenarnya. Beberapa jenis kacang merupakan benih dari buah-buahan. Contohnya kacang Brazil, almond, dan kacang mete.

    Jenis kacang dan bijian memang sangat beragam, tapi satu yang pasti, semuanya menyehatkan. Ahli gizi di Hongkong, Sandra Carvajal mengungkap alasan mengapa kacang dan bijian menyehatkan tubuh.

    Kacang dan bijian sumber mineral hingga lemak sehat

    Varieties of grains seeds and beans.Foto: iStock

    Pertama, kacang dan bijian adalah makanan padat nutrisi yang bantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Mereka kaya mineral yang diperlukan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

    Kacang dan bijian juga merupakan sumber lemak sehat yang membuat konsumsinya bagus untuk kesehatan jantung. Bahkan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Manfaat lainnya, kacang dan bijian adalah sumber antioksidan yang bagus untuk melawan berbagai peradangan tubuh. Makan segenggam kacang atau bijian bakal memberikan dorongan energi yang kaut dengan kandungan protein, serat, vitamin, kalsium, dan minyak omega 3.

    Perbedaan nutrisi kacang dan bijian

    Menurut Carjaval, kacang dan bijian memiliki kandungan zat gizi makro serupa (protein, karbohidrat, dan lemak). Namun keduanya berbeda dalam kandungan mineral dan vitamin.

    Kacang tanah dan almond, misalnya, terkenal tinggi vitamin C dan B3. Sedangkan pistachio mengandung vitamin A, kacang mete vitamin B, dan kacang almond kaya vitamin B2.

    Dalam hal mineral, almond, kacang mete, dan kacang pinus tinggi kandungan magnesium. Lalu kacang pistachio, almond, chestnut, hazelnut, dan kacang tanah lebih tinggi kandungan potassium. Berbeda lagi dengan biji chia dan biji rami (flaxseed) yang terkenal kaya zat besi.

    Karena keragaman kandungan nutrisi ini, Carjaval menyarankan konsumsi beragam kacang dan bijian setiap harinya. Jumlahnya cukup 30 gram atau sekitar segenggam tangan orang dewasa.

    Lantas apa kacang dan bijian paling sehat? Baca di halaman selanjutnya.

    Lima kacang dan bijian paling sehat

    Carjaval mengungkap 5 kacang dan bijian paling sehat yang bisa dinikmati sehari-hari. Kombinasikan berbagai jenis kacang dan bijian ini agar nutrisi yang didapat maksimal.

    1. Hemp seed

    Hemp seed atau biji hemp atau biji fumayin adalah bijian yang berasal dari strain tanaman ganja. Namun tak perlu khawatir karena biji hemp mengandung sedikit atau bahkan tidak sama sekali tetrahydrocannabinol (THC), senyawa psikoaktif yang ditemukan dalam ganja.

    Konsumsi 3 sendok makan biji hemp memungkinkan tubuh mengasup 9 gram protein nabati. Lebih dari dari 25 persen total kalorinya berasal dari protein berkualitas tinggi. Jumlah ini lebih banyak daripada biji chia dan flaxseed.

    Biji hemp juga mengandung 30 persen lemak. Jenis yang terkandung baik yaitu asam lemak omega 3 dan 6.

    2. Biji labu

    manfaat biji labu kuningFoto: iStock

    Biji labu juga tergolong bijian tersebut. Dalam sekitar 28 gram biji labu mengandung 8 gram protein. Biji labu juga tinggi magnesium dan tryptophan, kandungan yang membantu seseorang tidur lebih nyenyak.

    Tak hanya itu, biji labu mengandung senyawa antiinflamasi yang hebat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan minyak biji labu mengurangi peradangan pada tikus penderita arthritis, tanpa efek samping obat antiinflamasi.

    3. Kacang tanah

    Menurut sebuah penelitian tahun 2020, konsumsi kacang tanah mampu menurunkan kolesterol jahat, trigliserida (sejenis lemak yang ditemukan dalam darah), dan tekanan darah.

    Kacang tanah juga terkenal tinggi protein, terutama arachin dan conarachin. Lalu ada kandungan fitosterol, yang membantu menghalangi penyerapan kolesterol.

    4. Almond

    Almond MilkFoto: iStock

    Almond dipenuhi kandungan lemak baik dan vitamin E. Konsumsinya rutin akan bermanfaat untuk kesehatan jantung. Almond juga bisa diolah menjadi tepung untuk menjadi alternatif tepung terigu. Cocok dikonsumsi mereka yang sensitif akan kandungan gluten.

    Segenggam kecil kacang almond mengandung sekitar 160 kalori, sekitar 6 gram karbohidrat, dan sekitar 3,5 gram serat. Antioksidan kuat dalam almond terkonsentrasi di kulitnya, jadi makanlah dengan almond dengan kulitnya.

    5. Biji bunga matahari

    Biji bunga matahari dipanen dari kepala bunga matahari. Dalam satu bunga matahari dapat menghasilkan sebanyak 2.000 biji!

    Biji bunga matahari kaya kandungan zinc, vitamin E, dan folat. Tiga nutrisi ini sangat diperlukan ibu hamil untuk membantu mencegah spina bifida dan penyakit lain yang berkembang pada bayi yang belum lahir.

    Biji bunga matahari hampir tidak mengandung natrium, kecuali jika dibuat sebagai camilan komersial. Konsumsinya dalam jumlah kecil dapat memenuhi 70 persen asupan natrium harian seseorang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.


    Jakarta

    Melejit setelah memerankan sosok Iron Man, Robert Downey Jr ungkap pola dietnya. Ia ternyata pernah gagal melakukan suatu diet hingga akhirnya memilih diet ini.

    Dibalik tubuh berenergi dan kharismatik pada aktor, ada pola diet dan olahraga tertentu yang mereka lakukan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang terarah menjadi rahasia kebugaran tubuh para aktor.

    Terutama pemeran film aksi seperti Avengers yang harus memiliki penampilan tubuh prima. Aktor sekelas Robert Downey Junior saja mengaku menjalankan diet khusus untuk menjaga tubuhnya.


    Perjalanan panjang dilakukan pemeran Iron Man ini untuk menemukan pola diet yang cocok untuk tubuhnya. Ia mengungkapkan dirinya pernah mengalami kesalahan memilih diet hingga menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Robert Downey Jr mengakui dirinya gagal menjadi vegan karena efek samping yang dialaminya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Pola diet Robert Downey Junior diungkapkan oleh Eating Well (23/1). Beberapa waktu lalu Robert Downey pernah menerapkan diet vegan demi menjaga kesehatan tubuhnya.

    Sayangnya ia mengalami beberapa kondisi yang justru mengganggu kesehatannya. Robert Downey Junior dilaporkan mengalami kekurangan vitamin B12 yang merupakan efek dari minimnya asupan protein hewani.

    “Aku mencoba semua jenis diet vegetarian dan bahan vegan, tetapi semuanya tidak bisa berefek baik pada tubuhku. Tanpa protein hewani aku mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, yodium, dan zat besi,” papar Robert Downey Jr.

    Ia bahkan sempat mengandalkan suplemen agar tetap bisa menjalankan diet vegan. Mulai dari suplemen zat besi, kalsium, hingga berbagai suplemen nutrisi tambahan untuk tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Kini dirinya menjalani diet pescatarian yang lebih cocok untuk tubuhnya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Akhirnya ia dianjurkan untuk mengganti pola dietnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Menyadari tubuhnya tak bisa tanpa protein hewani, akhirnya Robert Downey Junior memilih diet pescatarian untuk dijalani.

    Pada pola diet pescatarian Robert Downey Junior bisa menerapkan pola makan vegetarian untuk tubuhnya. Tetapi pada diet ini ada tambahan asupan berupa ikan dan makanan laut yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

    Sehingga tubuh Robert Downey Junior tetap menerima asupan protein hewani. Tetapi kalori yang masuk tidak sebesar seperti konsumsi daging unggas dan daging merah.

    “Rumor bahwa aku menjalankan diet pescatarian memang benar adanya. Artinya setiap hari aku akan makan ikan terus menerus. Hal ini lantaran tubuhnya ternyata tak bisa lepas dari protein hewani,” ungkap Robert Downey Junior.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.


    Jakarta

    Melejit setelah memerankan sosok Iron Man, Robert Downey Jr ungkap pola dietnya. Ia ternyata pernah gagal melakukan suatu diet hingga akhirnya memilih diet ini.

    Dibalik tubuh berenergi dan kharismatik pada aktor, ada pola diet dan olahraga tertentu yang mereka lakukan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik yang terarah menjadi rahasia kebugaran tubuh para aktor.

    Terutama pemeran film aksi seperti Avengers yang harus memiliki penampilan tubuh prima. Aktor sekelas Robert Downey Junior saja mengaku menjalankan diet khusus untuk menjaga tubuhnya.


    Perjalanan panjang dilakukan pemeran Iron Man ini untuk menemukan pola diet yang cocok untuk tubuhnya. Ia mengungkapkan dirinya pernah mengalami kesalahan memilih diet hingga menimbulkan efek samping pada tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Robert Downey Jr mengakui dirinya gagal menjadi vegan karena efek samping yang dialaminya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Pola diet Robert Downey Junior diungkapkan oleh Eating Well (23/1). Beberapa waktu lalu Robert Downey pernah menerapkan diet vegan demi menjaga kesehatan tubuhnya.

    Sayangnya ia mengalami beberapa kondisi yang justru mengganggu kesehatannya. Robert Downey Junior dilaporkan mengalami kekurangan vitamin B12 yang merupakan efek dari minimnya asupan protein hewani.

    “Aku mencoba semua jenis diet vegetarian dan bahan vegan, tetapi semuanya tidak bisa berefek baik pada tubuhku. Tanpa protein hewani aku mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, yodium, dan zat besi,” papar Robert Downey Jr.

    Ia bahkan sempat mengandalkan suplemen agar tetap bisa menjalankan diet vegan. Mulai dari suplemen zat besi, kalsium, hingga berbagai suplemen nutrisi tambahan untuk tubuhnya.

    Gagal Jadi Vegan, Ini Diet yang Dijalani Robert Downey Jr.Kini dirinya menjalani diet pescatarian yang lebih cocok untuk tubuhnya. Foto: Instagram/robertdowneyjr

    Akhirnya ia dianjurkan untuk mengganti pola dietnya dan menyesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya. Menyadari tubuhnya tak bisa tanpa protein hewani, akhirnya Robert Downey Junior memilih diet pescatarian untuk dijalani.

    Pada pola diet pescatarian Robert Downey Junior bisa menerapkan pola makan vegetarian untuk tubuhnya. Tetapi pada diet ini ada tambahan asupan berupa ikan dan makanan laut yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

    Sehingga tubuh Robert Downey Junior tetap menerima asupan protein hewani. Tetapi kalori yang masuk tidak sebesar seperti konsumsi daging unggas dan daging merah.

    “Rumor bahwa aku menjalankan diet pescatarian memang benar adanya. Artinya setiap hari aku akan makan ikan terus menerus. Hal ini lantaran tubuhnya ternyata tak bisa lepas dari protein hewani,” ungkap Robert Downey Junior.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Racik Air Hangat dengan 5 Bahan Alami Ini Untuk Atasi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Fatty liver atau hati terlapisi lemak berbahaya bagi kesehatan. Cara termudah mengatasinya dengan membuat racikan minuman hangat dengan 5 bahan alami ini.

    Hati berlapis lemak merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak berlebih di organ hati. Mengutip halodoc.com, seseorang bisa dinyatakan terjangkit penyakit ini jika berat organ hati tidak normal. Misalnya 5-10 persen lebih berat.

    Penyakit perlemakan hati biasa disebabkan karena asupan junk food berlebihan. Terlalu banyak makan makanan olahan, hingga gaya hidup tidak sehat.

    Gangguan fatty liver ini juga menjadi kekhawatiran banyak orang. Perlemakan hati mampu menimbulkan gangguan fungsi hati. Fungsi hati yang terganggu memicu masalah yang lebih fatal.


    Jika penyakit fatty liver atau perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa memicu peradangan hati, sirosis, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk beralih ke pola makan lebih sehat dan seimbang.

    Bahkan, rutin konsumsi bahan-bahan sederhana, seperti membuat racikan minuman air hangat dengan tambahan bahan alami bisa mengatasi kondisi perlemakan hati.

    Melansir Times of India (13/01), berikut 5 bahan makanan alami yang bisa ditambah ke racikan air hangat untuk atasi kondisi penyakit ini.

    1. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisKandungan vitamin C dan antioksidan pada lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidadi pada hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang baik. Kamu bisa minum air hangat dengan air jeruk lemon setiap pagi untuk mengurangi lapisan lemak di hati. Tambahan lemon di air hangat juga membantu detoksifikasi.

    Air hangat dengan lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidasi dalam hati. Sebab, lemon mengandung naringenin yang bisa meredakan peradangan tersebut.

    Mengonsumsi air hangat lemon ini juga dapat membantu pencernaan lebih baik serta meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    jamu kunyit asam atau kunir asem.Kunyit mengandung kurkumin yang secara alami bisa mengatasi masalah perlemakan hati. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

    Tambahkan sedikit kunyit ke dalam segelas air hangat merupakan pilihan tepat. Kandungan kurkumin, berupa senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Menurut beberapa penelitian yang disebutkan Times of India, kunyit secara alami dapat membantu membalikkan NAFLD (perlemakan hati non alkoholik).

    Kunyit mengandung flavonoid, minyak atsiri, vitamin C dan E, hingga selenium yang dapat mencegah pembentukan asam lemak tak jenuh dan peroksida lipid yang berpotensi menyebabkan perlemakan hati, lapor ojjs.uma.ac.id.

    Oleh karena itu, menambahkan kunyit ke dalam air hangat dan mengonsumsinya rutin bisa membantu memperbaiki kondisi hati.

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe bisa mengurangi stres oksidatif dan penumpukan lemak hati. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe juga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, menurut beberapa penelitian, jahe memberikan manfaat potensial bagi kesehatan hati, dan membantu mengurangi penumpukan lemak di hati.

    Kandungan antioksidan dalam jahe dianggap mampu mengurangi stres oksidatif pada perlemakan hati. Bahkan, senyawa di dalamnya diklaim bisa mengurangi resistensi insulin dan menghambat peradangan.

    Kamu bisa menambah irisan jahe ke dalam air hangat atau merebus langsung jahe pada air mendidih.

    Daftar makanan yang bisa cegah perlemakan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    Teh Hijau. Teh hijau mengandung sekitar 28 mg kafein. Sumber kafein alami ini mudah ditemukan dan menjadi minuman yang sangat populer di negara-negara Asia.Teh hijau mengandung asam amino seperti theanine, yang menurut penelitian bekerja pada hippocampus di otak dan memberikan efek pengurangan stres pada hewan dan manusia.Teh Hijau mengandung katekin yang bisa menunjang kesehatan hati. Foto: Getty Images/KMNPhoto

    Teh hijau juga tidak kalah bermanfaat dalam membantu atasi masalah perlemakan hati.

    Teh hijau mengandung antioksidan, terutama katekin yang telah diteliti berpotensi menunjang kesehatan hati. Mulai dari membantu fungsi hati dan menjaga hati dari kerusakan bahan beracun, seperti alkohol.

    Minum teh hijau juga bisa mengurangi peradangan dan membantu mengurangi stres oksidatif. Meminumnya bisa membantu meningkatkan regenerasi sel yang rusak akibat radikal bebas.

    Jika dikonsumsi secara rutin juga menghambat penyerapan lemak. Meningkatkan kecepatan agar dapat digunakan sebagai energi penghambat pembentukan lemak di hati.

    5. Ginseng

    Ginseng menjadi herbal populer Korea yang bisa juga dicampur ke dalam air hangat dan menjadi ramuan luar biasa untuk hati.

    Ginseng mengandung senyawa antioksidan tinggi. Salah satu manfaat antioksidannya yaitu sebagai agen antiradang.

    Mengutip klikdokter.com, sejumlah studi pada manusia yang dipublikasikan melalui US National Library of Medicine, National Institutes of Health tahun 2017 mendapat hasil, herbal ginseng dapat meningkatkan fungsi hati.

    Selain itu juga mengurangi kelelahan dan perdagangan pada penderita penyakit liver maupun disfungsi hati.

    Penelitian ini belum final, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Racik Air Hangat dengan 5 Bahan Alami Ini Untuk Atasi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Fatty liver atau hati terlapisi lemak berbahaya bagi kesehatan. Cara termudah mengatasinya dengan membuat racikan minuman hangat dengan 5 bahan alami ini.

    Hati berlapis lemak merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak berlebih di organ hati. Mengutip halodoc.com, seseorang bisa dinyatakan terjangkit penyakit ini jika berat organ hati tidak normal. Misalnya 5-10 persen lebih berat.

    Penyakit perlemakan hati biasa disebabkan karena asupan junk food berlebihan. Terlalu banyak makan makanan olahan, hingga gaya hidup tidak sehat.

    Gangguan fatty liver ini juga menjadi kekhawatiran banyak orang. Perlemakan hati mampu menimbulkan gangguan fungsi hati. Fungsi hati yang terganggu memicu masalah yang lebih fatal.


    Jika penyakit fatty liver atau perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa memicu peradangan hati, sirosis, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk beralih ke pola makan lebih sehat dan seimbang.

    Bahkan, rutin konsumsi bahan-bahan sederhana, seperti membuat racikan minuman air hangat dengan tambahan bahan alami bisa mengatasi kondisi perlemakan hati.

    Melansir Times of India (13/01), berikut 5 bahan makanan alami yang bisa ditambah ke racikan air hangat untuk atasi kondisi penyakit ini.

    1. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisKandungan vitamin C dan antioksidan pada lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidadi pada hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang baik. Kamu bisa minum air hangat dengan air jeruk lemon setiap pagi untuk mengurangi lapisan lemak di hati. Tambahan lemon di air hangat juga membantu detoksifikasi.

    Air hangat dengan lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidasi dalam hati. Sebab, lemon mengandung naringenin yang bisa meredakan peradangan tersebut.

    Mengonsumsi air hangat lemon ini juga dapat membantu pencernaan lebih baik serta meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    jamu kunyit asam atau kunir asem.Kunyit mengandung kurkumin yang secara alami bisa mengatasi masalah perlemakan hati. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

    Tambahkan sedikit kunyit ke dalam segelas air hangat merupakan pilihan tepat. Kandungan kurkumin, berupa senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Menurut beberapa penelitian yang disebutkan Times of India, kunyit secara alami dapat membantu membalikkan NAFLD (perlemakan hati non alkoholik).

    Kunyit mengandung flavonoid, minyak atsiri, vitamin C dan E, hingga selenium yang dapat mencegah pembentukan asam lemak tak jenuh dan peroksida lipid yang berpotensi menyebabkan perlemakan hati, lapor ojjs.uma.ac.id.

    Oleh karena itu, menambahkan kunyit ke dalam air hangat dan mengonsumsinya rutin bisa membantu memperbaiki kondisi hati.

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe bisa mengurangi stres oksidatif dan penumpukan lemak hati. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe juga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, menurut beberapa penelitian, jahe memberikan manfaat potensial bagi kesehatan hati, dan membantu mengurangi penumpukan lemak di hati.

    Kandungan antioksidan dalam jahe dianggap mampu mengurangi stres oksidatif pada perlemakan hati. Bahkan, senyawa di dalamnya diklaim bisa mengurangi resistensi insulin dan menghambat peradangan.

    Kamu bisa menambah irisan jahe ke dalam air hangat atau merebus langsung jahe pada air mendidih.

    Daftar makanan yang bisa cegah perlemakan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    Teh Hijau. Teh hijau mengandung sekitar 28 mg kafein. Sumber kafein alami ini mudah ditemukan dan menjadi minuman yang sangat populer di negara-negara Asia.Teh hijau mengandung asam amino seperti theanine, yang menurut penelitian bekerja pada hippocampus di otak dan memberikan efek pengurangan stres pada hewan dan manusia.Teh Hijau mengandung katekin yang bisa menunjang kesehatan hati. Foto: Getty Images/KMNPhoto

    Teh hijau juga tidak kalah bermanfaat dalam membantu atasi masalah perlemakan hati.

    Teh hijau mengandung antioksidan, terutama katekin yang telah diteliti berpotensi menunjang kesehatan hati. Mulai dari membantu fungsi hati dan menjaga hati dari kerusakan bahan beracun, seperti alkohol.

    Minum teh hijau juga bisa mengurangi peradangan dan membantu mengurangi stres oksidatif. Meminumnya bisa membantu meningkatkan regenerasi sel yang rusak akibat radikal bebas.

    Jika dikonsumsi secara rutin juga menghambat penyerapan lemak. Meningkatkan kecepatan agar dapat digunakan sebagai energi penghambat pembentukan lemak di hati.

    5. Ginseng

    Ginseng menjadi herbal populer Korea yang bisa juga dicampur ke dalam air hangat dan menjadi ramuan luar biasa untuk hati.

    Ginseng mengandung senyawa antioksidan tinggi. Salah satu manfaat antioksidannya yaitu sebagai agen antiradang.

    Mengutip klikdokter.com, sejumlah studi pada manusia yang dipublikasikan melalui US National Library of Medicine, National Institutes of Health tahun 2017 mendapat hasil, herbal ginseng dapat meningkatkan fungsi hati.

    Selain itu juga mengurangi kelelahan dan perdagangan pada penderita penyakit liver maupun disfungsi hati.

    Penelitian ini belum final, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 7 Manfaat Sehat Minum Kopi Cold Brew yang Kini Populer


    Jakarta

    Kopi cold brew tidak kalah populer dengan ice Americano maupun Ice Japanese coffee. Tidak hanya enak dan menyegarkan, kopi dingin ini juga punya manfaat sehat.

    Terdapat banyak racikan kopi yang bisa dinikmati sesuai selera. Setiap racikan juga memberikan profil rasa hingga manfaat yang berbeda. Salah satu jenis kopi yang populer adalah kopi cold brew.

    Kopi Clcold brew dikenal dengan rasanya yang lembut dan menyegarkan. Kopi ini tidak disajikan dalam keadaan panas, tetapi dingin. Jenis penyeduhannya pun berbeda dari Ice Americano atau Ice Japanese Coffee.


    Meskipun sama-sama dibuat dengan campuran kopi dan air, kemudian disajikan dalam keadaan dingin, tetapi kopi cold brew punya keistimewaan tersendiri. Selain cara penyeduhan dan rasa, cold brew juga dikenal memiliki sejumlah manfaat.

    Untuk mengetahui lebih detail terkait cold brew dan manfaatnya bagi kesehatan, simak penjelasan berikut seperti yang dilansir dari Camille Styles (19/01).

    1. Mengenal cold brew

    5 Fakta Kopi Cold Brew, Kopi Dingin yang Tahan Lama Disimpan di KulkasCold brew merupakan kopi yang diseduh dengan suhu dingin. Foto: Getty Images/iStockphoto/DIPA

    Cold brew diproses dengan merendam bubuk kopi kasar dalam air dingin untuk jangka waktu lama. Umumnya cold brew diekstraksi lebih dari 8 jam, tergantung jenis dan alat ekstraksi masing-masing.

    Proses ekstraksi yang lambat ini secara bertahap mampu mengekstraksi rasa, minyak, dan kafein pada kopi. Menghasilkan ekstrak kopi pekat, dengan cita rasa manis dan tingkat keasaman rendah.

    2. Lembut dan tidak begitu asam

    Perbedaan cold brew dan es kopi jepangRasanya lembut dan tingkat keasamannya rendah. Foto: Getty Images

    Rasa kopi yang lembut dan tidak begitu asam disebabkan karena proses ekstraksi atau perendaman yang lama. Hal tersebut memengaruhi tingkat keasaman dan kepahitan kopi.

    Oleh karena itu, jenis kopi ini menjadi pilihan cocok bagi mereka yang memiliki sensitif terhadap kopi asam.

    3. Kandungan kafein tinggi

    4 Tips Meracik Cold Brew ala Starbucks, Mudah Dibuat di Rumah!Namun, untuk kandungan kafeinnya terbilang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying

    Kopi cold brew seringkali diseduh dengan rasio kopi dan air yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan minuman lebih pekat. Oleh karena itu, kandungan kafeinnya pun lebih tinggi.

    Kopi cold brew biasanya punya perbandingan rasio 1:10 hingga 1:15. Artinya, jika menggunakan 30 gram kopi, maka air yang digunakan untuk hasil terbaik adalah 300 ml.

    Kandungan kafein tinggi inipun membuat kopi cold brew baik diminum sebelum memulai olahraga.

    Manfaat cold brew lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Ramah pencernaan

    5 Khasiat Minum Kopi Panas vs Kopi DinginKarena keasamannya rendah, sehingga ramah bagi pencernaan yang sensitif. Foto: iStock

    Karena tingkat keasaman lebih rendah, kopi cold brew pun umumnya lebih mudah dicerna sistem pencernaan.

    Hal ini merupakan kabar baik bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan sehabis menyeruput kopi. Tingkat keasaman rendah mampu mengurangi rasa tidak nyaman bagi orang yang rentan terhadap refluks asam, rasa mulas, atau masalah pencernaan lainnya.

    5. Mengandung antioksidan tinggi

    Seperti halnya kopi yang diseduh panas, kopi dingin atau cold brew juga mengandung antioksidan. Antioksidan ini yang efektif mencegah peradangan dan menetralisir radikal bebas.

    Kandungan antioksidannya juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, yang mampu berkontribusi pada penuaan dan perkembangan penyakit berbahaya.

    Studi yang disebut Camille Styles menunjukkan, konsumsi kopi secara teratur juga dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    6. Tak menodai gigi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang akan meninggalkan bercak di gigi hingga membuat gigi menjadi kuning.

    Selain itu, kandungan asam dalam kopi juga mampu membuat enamel gigi melunak, hingga membuatnya mudah terkikis. Akhirnya menimbulkan risiko gigi berlubang.

    Namun, cold brew yang memiliki tingkat keasaman lebih rendah tidak terlalu berbahaya bagi email gigi dibandingkan dengan kopi yang diseduh panas.

    7. Mengurangi risiko penyakit jantung

    Manfaat minum es kopiCold Brew juga dikenal bisa mencegah penyakit jantung karena kandungan gizinya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melansir hellosehat.com, cold brew mengandung zat gizi yang bisa mencegah penyakit jantung. Zat gizi yang ditemukan, seperti kafein, fenolik, magnesium, lignan, trigonelline, dan quinides.

    Diketahui kandungan tersebut bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan tekanan darah.

    Selain zat-zat gizi ini, antioksidan di dalamnya juga bisa mencegah kerusakan sel dan jaringan, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Buah Penurun Darah Tinggi Alami

    Jakarta

    Makan buah merupakan salah satu bentuk pola hidup sehat. Hal ini juga bisa menjadi cara untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

    Secara khusus, sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat tersebut. Simak daftar buah penurun darah tinggi berikut ini.

    Buah Penurun Darah Tinggi

    1. Kiwi

    Hasil uji coba kontrol acak tahun 2022 oleh John Monro, dkk, dari New Zealand Institute for Plant and Food Research Ltd., yang dimuat National Institutes of Health, menemukan bahwa satu porsi kiwi setiap hari bisa menurunkan tekanan darah sistolik.


    Sementara, orang yang makan kiwi setiap hari sebanyak 2 buah selama 7 minggu mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 milimeter (mmHg), dibandingkan dengan kelompok kontrol.

    Selain itu, kiwi juga mengandung banyak vitamin C. Vitamin C tersebut secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi primer.

    2. Pisang

    Potasium yang terkandung dalam pisanng dapat membantu mengelola hipertensi. Dalam hal ini, satu buah pisang ukuran sedang bisa mengandung sekitar 422 miligram (mg) potasium.

    Menurut American Heart Association (AHA), potasium bermanfaat dalam mengurangi efek natrium, sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

    3. Buah Sitrus

    Buah sitrus seperti jeruk memiliki hesperidin, zat antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan jantung.

    Rosa M. Valls, dkk. dari Functional Nutrition, Oxidation, and Cardiovascular Diseases Group (NFOC-Salut), Universitat Rovira i Virgili, melakukan penelitian tahun 2021 dengan159 orang yang mengkonsumsi 500 ml jus jeruk, jus jeruk yang diperkaya hesperidin, atau minuman kontrol per hari selama 12 minggu.

    Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa jus jeruk yang dikonsumsi secara teratur, bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik serta hesperidin berkontribusi terhadap efek ini.

    4. Apel

    Sebuah penelitian tahun 2020 yang dilakukan oleh Sandoval-Ramírez BA, Catalán Ú, Calderón-Pérez L, dkk. menemukan bahwa konsumsi setidaknya satu apel utuh per hari mampu menurunkan risiko hipertensi sebesar 9%.

    Kandungan flavonoid dalam apel juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi endotel, dengan meningkatkan produksi oksida nitrat. Ia akan memberi sinyal pada pembuluh darah untuk rileks, yang bisa menurunkan tekanan darah.

    5. Beri-berian

    Buah blueberry dan stroberi adalah berries yang mengandung senyawa antioksidan, seperti antosianin, sejenis flavonoid.

    Dalam tinjauan tahun 2019 oleh Stefano Vendrame dan Dorothy Klimis-Zacas, menunjukkan ada temuan konsisten yang mendukung teori bahwa antosianin dan buah beri yang kaya antosianin mampu menurunkan tekanan darah.

    Namun, mereka menekankan bahwa hasil temuan tersebut bersifat umum. Sehingga, mungkin akan bergantung pada beberapa faktor, seperti karakteristik awal, dan dosisnya.

    6. Delima

    Minum jus delima bisa membantu meningkatkan tekanan darah sistolik. Manfaat ini terlepas dari jumlah yang dikonsumsi/durasinya.

    Penelitian tahun 2017 oleh Sahebkar A, Ferri C, Giorgini P, dkk., menemukan bahwa meminum lebih dari 1 cangkir jus delima bisa menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah). Namun, manfaat itu berlaku dalam jus 100% tanpa tambahan gula.

    7. Semangka

    Buah penurun darah tinggi berikutnya adalah semangka.
    Semangka mengandung asam amino bernama citrulline, yang membantu tubuh memproduksi oksida nitrat (gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas arteri).

    Artinya, efek tersebut juga membantu aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah tinggi.

    Dalam sebuah uji coba kecil terkontrol yang mengamati efek jus semangka pada tekanan darah pada orang dewasa muda dan sehat tahun 2023 oleh Y. Hussein, dkk., yang dimuat Cambridge University Press, menemukan bahwa jus semangka mampu menurunkan tekanan darah sistolik selama 2 jam.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com