Category: Makanan Sehat

  • Efek Makan Telur Setiap Hari untuk Kesehatan, Baik atau Buruk?

    Jakarta

    Telur mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral hingga antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Di antara manfaat telur adalah dapat meningkatkan metabolisme, menghambat pertumbuhan bakteri, mengurangi risiko penyakit mata dan juga meningkatkan kadar kolesterol baik.

    Namun, apa efeknya jika telur dikonsumsi setiap hari? Adakah efek buruk jika telur dikonsumsi secara berlebihan?

    Efek Makan Telur Setiap Hari

    Menurut Healthline, American Heart Association merekomendasikan mengkonsumsi 1 butir telur per hari untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat yang diterima adalah:


    1. Penurunan Berat Badan

    Telur merupakan kombinasi antara protein dan lemak. Mengutip Times of India, jika dikonsumsi setiap hari, maka bisa membuat tubuh kenyang dalam waktu lama dan membantu menurunkan berat badan.

    Waktu saat memakan telur juga berperan penting. Telur yang dimakan saat sarapan bisa membuat perut terasa kenyang, mendukung metabolisme dan mengendalikan nafsu makan.

    2. Menguatkan Kekebalan Tubuh

    Kuning telur mengandung vitamin D yang bisa membantu pulih lebih cepat dari flu. Telur juga mengandung berbagai mineral dan vitamin sebagai penambah kekebalan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

    3. Memberi Energi

    Telur merupakan salah satu makanan yang cukup untuk dikonsumsi di pagi hari untuk memulai aktivitas. Mengutip Parade, asupan telur setiap hari bisa membuat tubuh lebih berenergi setiap hari. Selain mencegah rasa lapar, kombinasi protein dan lemaknya dapat membantu meningkatkan energi.

    4. Suasana Hati Meningkat

    Mengonsumsi telur setiap hari memungkinkan suasana hati meningkat. Ada hubungan langsung antara nutrisi dalam telur dan kesehatan mental yang lebih baik. Menurut sebuah penelitian, ada hubungan antara asupan omega 3 seperti yang ditemukan dalam telur dengan peningkatan kesehatan mental.

    5. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Jika dikonsumsi setiap hari, telur bisa meningkatkan kesehatan kognitif. Sebab, telur mengandung semua nutrisi untuk pikiran yang baik.

    Kolin dalam telur sangat penting, sebab dapat mengurangi peradangan di otak dan mendukung komunikasi dan memori sel otak. Efek telur yang dapat mengatur nafsu makan juga akan membuat pikiran lebih fokus

    Efek Makan Telur Berlebihan

    Konsumsi telur memang memberi banyak manfaat baik bagi tubuh. Namun, patut diwaspadai pula efek buruk yang mungkin muncul akibat konsumsi telur berlebihan. Beberapa risiko yang dapat terjadi adalah:

    1. Gangguan Pencernaan

    Makan telur terlalu banyak setiap hari bisa berisiko pada gangguan pencernaan seperti perut kembung. Umumnya, gejala gastritis terjadi pada orang yang alergi terhadap telur.

    2. Masalah Jantung

    Sebuah riset di China menyatakan, konsumsi satu butir telur setiap hari bisa menurunkan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular. Namun, mengutip laman Eat This, Not That, mengkonsumsi tiga atau empat butir telur setiap pagi akan memberikan efek yang tidak baik untuk tubuh.

    Menurut sebuah studi di tahun 2019, mengkonsumsi lebih dari 300 mg kolesterol per hari, berkaitan dengan 17% risiko penyakit kardiovaskular yang lebih besar dan risiko kematian 18% lebih tinggi.

    3. Meningkatkan Risiko Diabetes

    Terdapat kemungkinan bahwa mengkonsumsi telur secara berlebihan bisa meningkatkan risiko diabetes. Menurut studi di tahun 2009 dalam jurnal Diabetes Care, orang yang makan lebih dari tujuh butir telur dalam seminggu berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2.

    4. Resistensi Insulin

    Telur mengandung lemak alami yang dapat berdampak pada lonjakan kadar gula darah. Hal ini dapat berdampak pada peningkatan resistensi insulin yang membuat gula darah dalam tubuh tidak bisa digunakan sebagai energi.

    5. Kolesterol Tinggi

    Ketika mengkonsumsi telur terlalu banyak, kadar kolesterol dalam darah bisa berpotensi meningkat. Sebab, telur merupakan salah satu sumber lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

    Itulah beberapa risiko makan telur setiap hari dalam jumlah berlebihan. Konsumsi telur dalam jumlah cukup harus diseimbangkan dengan makanan bernutrisi lain, untuk mencegah munculnya penurunan kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 22 Nama-Nama Sayuran yang Wajib Kamu Coba dan Sehat untuk Tubuh

    Jakarta

    Sayuran merupakan makanan nabati yang menyediakan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Umumnya, bagian tumbuhan yang dapat digunakan sebagai sayur adalah daun, batang, bunga, dan buah muda. Dapat dikatakan bahwa seluruh bagian tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai pangan nabati.

    Sayuran merupakan sumber berbagai mineral, vitamin, dan serat pangan. Mineral-mineral yang terkandung dalam sayur dapat berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat di dalam tubuh.

    Lantas, apa saja nama-nama sayuran yang menyehatkan dan wajib untuk dicoba? Simak ulasannya berikut ini.


    22 Nama-Nama Sayuran yang Wajib Kamu Coba

    Dikutip dari buku berjudul Budidaya Tanaman Sayur-Sayuran yang ditulis oleh Mahrus Ali, Yeni Ika Pratiwi, dan Nurul Huda, berikut ini nama-nama sayuran:

    1. Bligu/Kundur

    Bligu (Benincasa hispida Thunb. Cogn) termasuk famili Cucurbitaceae. Jenis lain yang serupa dengan bligu adalah labu air. Terdapat dua jenis labu air yang buahnya berbentuk seperti bola lampu dan labu yang buahnya berbentuk lonjong.

    Tanaman bligu tumbuh merambat dengan alat sulur yang terpilin pada rambatannya. Batang bligu panjang dan lebih besar dari oyong, daunnya lebar, dan berlekuk menjari. Rasanya enak dan mengandung vitamin B.

    2. Kecipir

    Kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus adalah tumbuhan merambat. Kecipir termasuk dalam jenis polong-polongan dengan empat siku seperti sayap, seperti buah belimbing.

    Biasanya, daun muda dan buah kecipir dapat dijadikan sebagai sayuran karena tinggi vitamin dan serat. Sedangkan kecipir yang sudah tua dapat diolah menjadi minyak.

    3. Bawang Daun

    Di Indonesia ada tiga macam bawang daun yang dibudidayakan, yaitu bawang prei, kucai, dan bawang bakung. Bawang daun termasuk ke dalam famili Liliaceae. Bawang daun memiliki aroma dan rasa yang khas sehingga banyak untuk campuran masakan.

    4. Kentang

    Kentang (Solanum tuberosum L.) termasuk famili Solanaceae dan merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak mendatangkan keuntungan bagi petani. Kentang merupakan sumber kalori, protein, dan vitamin.

    5. Kubis

    Kubis (Brassica oleracea L.) merupakan tanaman semusim atau dua musim dan termasuk ke dalam famili Brassicaceae. Kubis mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, dan Niacin. Kandungan protein pada kubis putih lebih rendah dibandingkan kubis bunga, namun kandungan vitamin A-nya lebih tinggi dibandingkan dengan kubis bunga.

    6. Brokoli

    Jenis sayuran ini berasal dari spesies yang sama dengan kubis dan kembang kol. Brokoli identik dengan sebutan super food karena kandungan nutrisi yang lengkap. Konsumsi brokoli bisa dikukus, direbus, atau ditumis lebih dulu.

    7. Kol merah

    Sayuran ini mengandung pigmen antosianin berlimpah hingga warnanya menjadi merah keunguan. Zat ini memberi efek antioksidan untuk mencegah terjadinya kanker. Kol merah bisa dikonsumsi langsung menjadi lalap, salad, atau diolah lebih dulu.

    8. Andewi

    Dikutip dari buku yang berjudul Cerdas Memilih Sayuran; Plus Minus 54 Jenis Sayuran yang ditulis oleh Lanny Lingga, Andewi tergolong sayuran dataran tinggi. Sayuran ini berkerabat dekat dengan cikori. Andewi mengandung vitamin C dalam jumlah yang sedang dan banyak mengandung serat.

    9. Asparagus

    Biasanya sayur asparagus digunakan di dalam menu sup asparagus. Sup asparagus adalah salah satu menu pembuka yang disukai banyak orang. Asparagus banyak mengandung folat atau vitamin B9. Folat adalah kelompok vitamin B yang dibutuhkan tubuh, terutama pada masa pertumbuhan.

    10. Bawang Bombai

    Secara umum, bawang bombai dibedakan menjadi dua yaitu bawang bombai merah dan bawang bombai kuning. Bawang bombai merah memiliki umbi dan kulit yang berwarna merah. Sementara, bombai kuning berwarna kuning pucat dan kulitnya berwarna cokelat.

    Mineral yang menonjol dalam bawang bombai adalah kalium, sedangkan mineral lain jumlahnya relatif kecil. Kandungan garam pada bawang bombai sangat rendah.

    11. Bawang Merah

    Bawang merah adalah tanaman umbi dari keluarga Liliaceae yang hidup di daerah tropis. Tanaman berumbi lapis ini berasal dari Asia Barat. Bawang merah ini seolah telah menjadi bumbu wajib bagi masakan khas Melayu. Selain itu, bawang merah juga dapat dikonsumsi dalam bentuk acar.

    12. Bit

    Bit mungkin lebih dikenal sebagai buah, meski sebenarnya adalah umbi dari tanaman Beta vulgaris L. Tanaman dari keluarga Chenopodiaceae ini merupakan jenis sayuran subtropis yang sangat terkenal. Bagian yang dapat dikonsumsi dari bit adalah umbi serta daunnya.

    13. Genjer

    Genjer tergolong sayuran daun yang tumbuh di lahan basah, seperti di rawa-rawa. Genjer banyak diolah dalam kuliner Asia. Di pasar, kita dapat memilih dua jenis genjer, yaitu daun dan bunganya. Keduanya merupakan jenis sayuran daun, sebab bunga genjer yang dijual sebenarnya adalah batang yang berwarna hijau.

    14. Jengkol

    Jengkol adalah sayuran khas Indonesia. Tanaman Leguminoceae asal Asia Tenggara ini memiliki nama botani Pithecellobium jiringa. Jengkol yang muda biasanya bisa dimakan mentah. Sementara, jengkol yang tua harus dimasak terlebih dahulu.

    15. Kacang Panjang

    Kacang panjang merupakan jenis tanaman tropis yang berasal dari China. Kacang panjang dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu kacang panjang hijau, kacang panjang putih, dan kacang panjang merah. Kacang panjang dapat langsung dimakan mentah, direbus, ataupun ditumis.

    16. Kailan

    Kailan adalah sayuran khas Asia. Seluruh bagian kailan dapat dimakan. Namun, orang lebih suka makan batangnya. Batang kailan pipih dan berwarna putih kehijauan. Daun kailan sering kali terasa pahit, terutama daun yang telah tua.

    17. Wortel

    Dikutip dari buku yang berjudul Mengenal Tanaman Hortikultura karya Hesti Indah Mifta Nur’aini, wortel adalah sayuran berwarna oranye yang mengandung banyak vitamin.

    Bagian yang dapat kita makan adalah bagian akarnya atau umbinya. Hal ini karena umbi wortel terbuat dari akar tunggang, yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. Wortel mengandung vitamin A yang tinggi.

    18. Kangkung

    Kangkung merupakan tumbuhan sayuran yang menjalar, memiliki batang berair, dan daunnya berbentuk tameng. Sayur kangkung memiliki batang yang panjang dengan permukaan daun bagian atas berwarna hijau, yang lebih tua daripada permukaan bagian bawah.

    Kangkung memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti mineral, zat besi, kalsium, lemak, protein, dan beberapa vitamin.

    19. Bayam

    Tanaman bayam adalah tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi bagian daunnya. Tanaman bayam memiliki ciri-ciri bentuk daunnya bulat telur dengan ujung meruncing dan urat-urat daun yang jelas, bunganya tegak, dan batangnya berair.

    Bayam mengandung zat besi yang cukup tinggi. Selain itu, bayam juga mengandung kalsium, fosfor, protein, karbohidrat, vitamin A, B1, dan vitamin C.

    20. Selada

    Selada adalah sayuran berwarna hijau yang biasa dimakan sebagai lalapan atau digunakan dalam hidangan. Salada memiliki kandungan mineral yang tinggi. Selain itu, selada juga mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

    21. Seledri

    Tanaman seledri digolongkan dalam jenis sayur-sayuran. Biasanya, seledri digunakan sebagai pelengkap berbagai olahan. Seledri mengandung kalsium zat besi, fosfor, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

    22. Sawi Hijau

    Jenis sayuran yang dikenal sebagai caisim ini sangat populer bagi masyarakat Indonesia. Sawi hijau biasa menjadi pelengkap mie rebus, cap cay, atau hidangan lainnya. Dengan kandungan nutrisi yang lengkap dan murah, sawi hijau jadi pilihan utama dalam hidangan sehari-hari.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Pola Makan dan Nutrisi yang Bakal Jadi Pusat Perhatian Tahun Ini


    Jakarta

    Beberapa pola makan ini diperkirakan akan menjadi tren. Hal ini sejalan dengan semakin tingginya tingkat kesadaran akan kesehatan tubuh.

    Tahun baru tentu harus ada resolusi baru. Urusan kesehatan tubuh selalu menjadi fokus utama. Kini, banyak orang yang semakin sadar akan kesehatan.

    Namun, menjalani pola makan sehat bukan berarti sepenuhnya menghilangkan kenyamanan dan kesenangan dari gaya hidup. Misalnya dengan memenuhi kebutuhan nutrisi yang bersumber dari makanan favorit.


    Berdasarkan data dari Eating Well (18/12/23), beberapa pola makan ini diperkirakan akan menjadi tren di sepanjang tahun 2024.

    Berikut 5 pola makan tersebut.

    1. Menghidrasi Tubuh

    Hidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman IniHidrasi Tubuh Tak Hanya dengan Air Mineral, Bisa dengan 2 Minuman Ini Foto: Getty Images/iStockphoto/YSedova

    Berdasarkan data dari minat terhadap artikel di Eating Well tentang manfaat menghidrasi tubuh, naik sebanyak 29% pada tahun lalu.

    Karenanya menghidrasi tubuh akan terus menjadi perhatian utama di 2024 ini. Menghidrasi tubuh penting untuk kesehatan baik fisik maupun mental yang positif.

    Dengan banyak minum air, temperatur tubuh akan terjaga. Selain itu, juga bagus untuk proses pencernaan makanan, melancarkan sirkulasi darah, dan detoksifikasi.

    2. Camilan Tinggi Protein

    Protein merupakan nutrisi yang sangat penting untuk membuat tubuh tetap kuat dan kenyang. Di tahun 2024 ini, camilan tinggi protein akan semakin digemari.

    Apalagi sumber protein kini semakin banyak pilihannya dan mudah didapatkan. Mulai dari kacang-kacangan, yogurt, protein bar, keripik, dan masih banyak lagi.

    Jika dilihat dari data minat baca pada artikel Eating Well mengenai protein, ada sebesar 41% sejak awal tahun 2023. Khusus bubuk protein akan tetap diminati dengan pertumbuhan minat sebesar 58%.

    3. Tanpa Gula Tambahan

    fakta kandungan gula dan kafein pada minuman bobaMinunan tanpa gula tambahan akan jadi tren di 2024. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jika dilihat dari tahun 2023 akhir, banyak orang yang mulai sadar akan penggunaan gula pada campuran makanan dan minuman. Gula yang dimaksud adalah gula tambahan.

    Misalnya sirup atau gula buatan lainnya. Kamu bisa menggunakan gula alami, seperti madu. Di 2024 ini, asupan tanpa gula tambahan akan semakin digandrungi.

    Data menunjukkan bahwa artikel mengenai gula tambahan ini tumbuh tinggi sebanyak 1200% sejak tahun lalu.

    4. Mocktail

    Minuman non alkohol menjadi lebih populer selama bertahun-tahun. Diperkirakan tren mocktail akan terus meningkat di tahun 2024 sebagai minuman untuk bersosialisasi.

    Hal tersebut berdasarkan Pinterest Predicts. Disebutkan bahwa artikel tentang mocktail ada sebesar 70% dan diperkirakan akan tetap tinggi.

    “Orang-orang masih ingin bersosialisasi dan ingin pengalaman minum mereka menjadi istimewa seolah-olah mereka sedang memesan cocktail,” tutur Alix Loh associate food editor EatingWell.

    5. Fokus pada Kesehatan Usus

    Festival kimchiKimchi kaya akan prebiotik. Foto: Riska Fitria/detikfood

    Di tahun 2024, diperkirakan akan semakin banyak orang yang berfokus pada kesehatan usus. Karenanya, makanan tinggi prebiotik akan semakin digandrungi.

    Mulai dari yogurt, kimchi, kombucha, dan lainnya. Dengan mengonsumsi prebiotik, jumlah mikrobioma usus akan meningkat, sehingga pencernaan akan lancar.

    Bakteri usus tersebut memainkan peran penting dalam metabolisme. Selain itu, makanan prebiotik akan membantu perut mengurangi gas dan kembung.

    Minat pada topik mengenai kesehatan usus ini tumbuh sebanyak 60%. Dan jumlah ini lebih besar dari tahun sebelumnya, sehingga di tahun 2024 diperkirakan akan semakin tinggi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mentega Vs Margarin, Mana yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Mentega dan margarin memiliki tampilan yang serupa. Teryata keduanya memiliki perbedaan dari segi rasa dan kandungan nutrisinya. Lalu manakah yang lebih sehat?

    Mentega dan margarin merupakan bahan makanan yang berfungsi sebagai lemak. Biasanya digunakan untuk olesan makanan, campuran bahan kue, hingga menumis masakan untuk memberi rasa gurih.

    Tampilan kedua bahan makanan ini serupa, warnanya agak kekuningan. Teksturnya juga seperti pasta dan agak licin. Namun, bahan dasar keduanya berbeda, begitu juga dengan kandungan nutrisinya.


    Jillian Kubala, ahli diet asal New York menjelaskan, “Saya pikir kebanyakan orang berasumsi bahwa pengganti margarin atau mentega adalah pilihan yang lebih baik untuk kesehatan karena lebih rendah lemak jenuhnya, termyata belum tentu benar.”

    Lemak seringkali disalahpahami dan disederhanakan, bahkan oleh profesional kesehatan yang telah menjadi anggapan umum dan ketakutan terhadap lemak.

    Faktanya, lemak sangatlah kompleks. Efek fisiologisnya bergantung pada komposisi, sumber, dan lainnya.

    Dilansir dari Fox News (13/12), berikut perbedaan antara mentega dan margarin:

    1. Mentega

    Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mentega merupakan produk susu yang terbuat dari churning cream. Diketahui mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, tapi kerap digunakan dalam memasak. Biasanya untuk menumis atau membuat adonan kue.

    Penting juga diketahui kalau mengonsumsi mentega berlebihan dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Beberapa penelitian juga menunjukkan kaitannya dengan penyakit jantung.

    Bagaimana dengan kandungan nutrisinya? Dalam 1 sendok makan mentega (14,2 gram) terdapat 102 kkal, 11,5 gram total lemak, dan lemak jenuhnya sebesar 7,3 gram.

    2. Margarin

    Berbeda dari mentega, margarin terbuat dari minyak nabati dan tambahan unsur hidrogen. Margarin dibuat sebagai alternatif mentega yang kandungan lemaknya lebih sedikit.

    Kandungan nutrisi yang terdapat pada 1 sendok makan (14,2 gram) margarin adalah 84,8 kkal, total lemak 9,56 gram, dan lemak jenuh sebesar 2,34 gram. Meskipun total lemak margarin lebih rendah dibandingkan metega, Kubala mengingatkan kalau tak semua yang rendah lemak lebih baik.

    “Pada margarin misalnya dibuat dari minyak yang tinggi lemak omega-6. Meskipun lemak omega-3 dan omega-6 diperlukan untuk kesehatan, kebanyakan orang Amerika mengonsumsi makanan yang jauh lebih tinggi omega-6,” kata Kubala, merujuk pada penelitian tahun 2021 yang diterbitkan oleh The Journal of the Missouri State Medical Association.

    “(Omega-6) terkonsentrasi pada minyak nabati, (bukan) omega-3, yang terkonsentrasi pada makanan laut dan makanan nabati tertentu, seperti biji chia,” katanya.

    Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan dalam memilih omega-6, yang cenderung lebih bersifat inflamasi, dibandingkan omega-3, yang bersifat anti-inflamasi.

    3. Porsi konsumsi

    Butter cream Icing being made by mixing butter and icing sugar, part of making a cake seriesButter cream Icing being made by mixing butter and icing sugar, part of making a cake series Foto: iStock

    Intinya dalam perdebata antara mentega dan margarin, keduanya sama-sama mengandung lemak, termasuk lemak jenuh. Lemak ini memiliki efek kompleks dan bervariasi terhadap faktor risiko penyakit jantung.

    Mentega mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sebagai perbandingan, margarin memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah, mungkin juga mengandung lemak trans. Kedua lemak tersebut dapat berdampak negatif terhadap kesehatan jantung.

    Kubala menyarankan agar masyarakat melihat asupan makanan secara keseluruhan dan kualitas makanan.

    “Jika mengonsumsi makanan berlemak tinggi yang diketahui berdampak negatif terhadap kesehatan, seperti gorengan dan daging olahan, kurangi makanan tersebut dan gantikan dengan makanan kaya lemak yang diketahui berdampak positif bagi kesehatan, seperti ikan berlemak, alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian,” kata Kubala.

    Mentega dan margarin tetap boleh dikonsumsi. Menurut Kubala, nikmatilah keduanya dalam porsi kecil.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Protein yang Ampuh Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Makanan yang mengandung protein dapat membantu menurunkan berat badan. Karenanya, simpanlah di dalam freezer untuk menjaga nutrisi dan kesegarannya.

    Makanan yang penuh nutrisi tentu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya makanan yang dikemas dengan protein akan membantu menurunkan berat badan.

    Protein pada makanan tersebut berperan memberi energi dan rasa kenyang yang lama, sehingga mendorong kamu untuk tidak ngemil atau makan berlebihan.


    Beberapa makanan tinggi protein tersebut akan lebih baik disimpan di dalam freezer. Cara ini untuk menjaga kesegaran dan mempertahankan nutrisinya.

    Dikutip dari Your Tango (02/01/24) berikut 5 makanan tinggi protein yang bisa bantu menurunkan berat badan.

    1. Ikan

    salted raw dry cod fish on dishIkan cod ilustrasi Foto: iStock

    Protein merupakan nutrisi yang penting jika kamu ingin menurunkan berat badan. Protein akan berperan memberikan rasa kenyang yang lama.

    Salah satu sumber protein yang baik adalah ikan dan seafood. Agar kandungan proteinnya tidak hilang, sebaiknya simpan ikan di dalam freezer.

    Selain tinggi protein, ikan dan seafood juga rendah kalori dibandingkan daging sapi. Misalnya dalam 100 gram ikan cod mengandung protein sebanyak 19,2 gram.

    2. Edamame

    Untuk protein nabati kamu bisa dapatkan dari mengonsumsi edamame. Dalam 100 gram edamame, terdapat kandungan protein sebanyak 11 gram.

    Menyimpan edamame dalam freezer selain akan membuat lebih segar, juga akan mempertahankan kandungan proteinnya. Selain protein, edamame juga kaya dengan nutrisi lainnya.

    Mulai dari kalsium, seng, vitamin C, vitamin A, dan magnesium. Nutrisi tersebut akan membantu menurunkan berat badan secara signifikan.

    3. Buah Berry

    Fresh organic blueberrys on the bush. Vivid colorsIlustrasi blueberry Foto: iStock

    Rutin mengonsumsi buah berry akan memenuhi kebutuhan protein. Dalam 100 gram buah berry terdapat kandungan protein sebanyak 0,7 gram.

    Buah berry enak dimakan langsung atau diolah menjadi smoothie. Namun yang jelas, buah berry yang disimpan di dalam freezer akan meningkatkan cita rasa.

    Selain itu, juga bisa mempertahankan jumlah protein di dalamnya. Buah berry juga kaya akan antioksidan dan nutrisi lainnya yang mendukung penurunan berat badan.

    4. Kaldu tulang

    Kaldu tulang yang buatan sendiri juga merupakan sumber protein yang baik. Dengan menyimpan di dalam freezer akan menjaga kuah kaldu tetap segar.

    Dengan begitu, kandungan protein akan tetap terjaga. Dalam 100 gram kaldu ayam menyimpan protein sebanyak 28.69 gram. Protein itu berperan memberi energi pada tubuh.

    Selain itu, juga terdapat kandungan kolagen yang mencakup asam amino. Nutrisi itu berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan dikaitkan dengan penurunan berat badan.

    5. Sayuran

    Khasiat sayur bayam untuk menu sarapanIlustrasi sayur bayam, Foto: iStock

    Sayuran yang dibekukan merupakan sumber vitamin, serat, dan protein. Mengonsumsi sayuran beku bahkan bisa mengurangi risiko diabetes, jantung, dan kanker.

    Sayuran juga rendah kalori, sehingga akan membantu melancarkan usaha penurunan berat badan. Kamu bisa memilih antara bayam, brokoli, kol, dan kangkung.

    Bayam jadi salah satu jenis sayur favorit. Dalam 100 gram bayam menyimpan 2,9 gram protein. Jumlah tersebut bisa membantu memberi rasa kenyang dan tahan lama.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Semangka bagi Kesehatan Menurut Ahli Gizi

    Jakarta

    Semangka merupakan buah yang lezat, segar, dan kaya manfaat kesehatan. Selain bisa memuaskan keinginan akan rasa manis tanpa tambahan gula, semangka juga merupakan sumber gizi tinggi dengan kandungan vitamin dan mineral yang melimpah.

    Semangka diyakini pertama kali ditanam lebih dari 4.000 tahun yang lalu di Afrika Timur Laut. Dengan kulit hijau dan daging merah cerah, buah ini tidak hanya menyegarkan tetapi juga menyediakan nutrisi penting seperti vitamin A dan C.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai kandungan dan manfaat semangka bagi kesehatan. Simak hingga akhir, ya!


    Kandungan Semangka

    Dilansir dari buku Green Smoothie ala Rita Ramayulis: 100 Resep 20 Khasiat, dalam setiap 100 gram buah semangka, terdapat kandungan gizi sebagai berikut:

    • Energi: 28 kkal
    • Protein: 0,1 g
    • Lemak: 0,2 g
    • Karbohidrat: 7,2 g
    • Kalsium: 8 mg
    • Fosfor: 7 mg
    • Kalium: 82 mg
    • Zat Besi: 0,2 mg
    • Natrium: 1 mg
    • Vitamin C: 6 mg
    • Vitamin B1: 0,2 mg
    • Serat: 0,5 g

    Manfaat Semangka bagi Kesehatan

    Selain rasanya yang manis dan segar, buah semangka juga menawarkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya.

    1. Membantu Menghidrasi Tubuh

    Berbagai proses vital, termasuk regulasi suhu, fungsi organ, dan pengiriman nutrisi, memerlukan tingkat hidrasi yang memadai. Semangka, dengan kandungan airnya yang tinggi mencapai 92%, bermanfaat untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.

    Untuk meningkatkan hidrasi, disarankan untuk mengonsumsi semangka dengan sedikit garam setelah beraktivitas fisik atau berkeringat dalam waktu lama, karena kombinasi karbohidrat dan garam dianggap ideal untuk menggantikan elektrolit yang hilang dan menyimpan cadangan karbohidrat.

    2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Zat lycopene yang terdapat dalam semangka memberikan kontribusi penting dalam mencegah penyakit kardiovaskular, dengan kemampuannya mengurangi kolesterol dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Bahkan, kandungan lycopene dalam semangka lebih tinggi daripada tomat.

    Antioksidan seperti citrulline dan arginine dalam semangka juga diyakini dapat meningkatkan fungsi arteri. Nutrisi lain dalam semangka, seperti magnesium, kalium, dan vitamin A, B6, dan C, juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

    Konsumsi satu potong semangka setiap harinya dianggap sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan jantung.

    3. Membantu Mengatur Gula Darah

    Semangka membantu mengontrol gula darah dengan merangsang transformasi L-citrulline menjadi L-arginine di dalam ginjal.

    Kedua asam amino ini memiliki kecenderungan melindungi tubuh dari risiko diabetes. Dari perspektif medis, keberadaan suplemen L-arginine dalam semangka memainkan peran penting dalam mengatur metabolisme glukosa dan insulin.

    Selain itu, semangka memiliki sedikit karbohidrat sehingga beban glikemiknya rendah, membuatnya menjadi pilihan yang aman untuk dinikmati tanpa perlu khawatir tentang kadar glukosa darah.

    4. Membantu Meringankan Nyeri Otot

    Semangka, baik dalam bentuk buah maupun jus, terbukti dapat meningkatkan kinerja olahraga dan mengurangi rasa sakit pasca-latihan. Manfaat ini diyakini terkait dengan kandungan asam amino bernama citrulline.

    Citrulline dapat membantu meningkatkan produksi oksida nitrat dalam tubuh untuk meningkatkan sirkulasi darah. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kesehatan ini, mengkonsumsi jus semangka sebagai bagian dari pemulihan latihan bisa menjadi pilihan yang menyegarkan.

    5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Tingginya kandungan air dan sedikit serat dalam semangka dapat mendukung kelancaran pencernaan, di mana serat menambah volume tinja dan air membantu melancarkan pergerakan limbah melalui saluran pencernaan.

    Diet dengan serat rendah dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Menambahkan semangka dan makanan berserat tinggi lainnya ke dalam pola makan dapat membantu mengatasi masalah sembelit dan pencernaan.

    6. Membantu Mengurangi Inflamasi

    Inflamasi (peradangan), yang menjadi akar penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker, dan fibromyalgia, adalah tantangan umum yang dihadapi banyak orang.

    Penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, dan salah satu caranya adalah dengan menambahkan semangka ke dalam menu makan sehari-hari.

    Semangka mengandung senyawa antioksidan seperti likopen dan vitamin C berpotensi mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif di dalam tubuh.

    Kombinasi unik dari senyawa-senyawa ini dapat membantu melawan peradangan yang terkait dengan berbagai penyakit serius seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

    7. Baik untuk Kesehatan Mata

    Senyawa likopen yang terdapat dalam semangka dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mata Anda dengan potensi mencegah degenerasi makula terkait usia, suatu masalah mata umum yang dapat menyebabkan kebutaan pada orang dewasa yang lebih tua.

    Meskipun likopen telah ditunjukkan memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menghambat AMD, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian, khususnya pada manusia, untuk memverifikasi temuan ini.

    8. Baik untuk Kesehatan Kulit

    Semangka membantu menjaga kelembutan, kehalusan, dan kekenyalan kulit dengan mengandung air serta vitamin A, B6, dan C.

    Selain itu, likopen dalam semangka dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tetapi penting untuk tetap menggunakan tabir surya secara teratur.

    Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan produksi kolagen, yang membantu elastisitas kulit dan peredaran darah ke kulit. Sementara vitamin A membantu memperbaiki sel-sel kulit, mencegah kulit kering, dan mengatasi jerawat, dan vitamin B6 juga berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Likopen dalam semangka bisa membantu mengurangi risiko kanker dengan menghadapi peradangan dan stres oksidatif. Likopen dapat mengurangi peradangan kronis yang meningkatkan risiko kanker, dan pada saat yang sama, menghambat pertumbuhan sel kanker.

    Studi menunjukkan bahwa likopen dapat efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker, sehingga mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan likopen dapat mengurangi risiko kanker pada saluran pencernaan dan kanker prostat.

    10. Membantu Mengurangi Berat Badan

    Memilih semangka sebagai alternatif camilan manis dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan memberikan manfaat pada penurunan berat badan.

    Berbagai studi menyoroti bahwa kepadatan kalori rendah dalam semangka memungkinkan konsumsi dalam jumlah besar tanpa peningkatan signifikan dalam asupan kalori.

    Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi semangka, terutama yang dianggap kelebihan berat badan atau obesitas klinis, mengalami peningkatan kenyang dan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, tekanan darah, serta lingkar pinggang.

    Itulah tadi beberapa manfaat semangka bagi kesehatan tubuh. Semangka memiliki kandungan lycopene tinggi yang membuat buah ini menjadi pilihan diet sehat.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Nutrisi Sayur Hilang Bila Dipanaskan’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (inf/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Tambahkan Garam Himalaya ke Seduhan Kopi


    Jakarta

    Alih-alih menambahkan gula, kamu bisa menambahkan garam Himalaya pada seduhan kopi. Tambahan itu bisa membuat kopi lebih enak dan bermanfaat sehat.

    Garam Himalaya merupakan garam yang berasal dari pegunungan Himalaya. Garam ini memiliki warna merah muda yang cantik. Selain itu, manfaatnya pun banyak.

    Garam Himalaya dapat dicampurkan ke segala jenis makanan dan minuman. Salah satunya, kamu bisa menambahkan garam Himalaya ke seduhan kopi.


    Cara tersebut merupakan alternatif tambahan kopi yang lebih menyehatkan. Selain itu, tambahan garam Himalaya juga bisa mempengaruhi karakter rasa kopi.

    Dikutip dari For Wellness (23/12/22) berikut 5 manfaat menambahkan garam Himalaya ke seduhan kopi.

    1. Rasa kopi lebih nikmat

    Garam HimalayaGaram Himalaya Foto: iStock

    Banyak orang yang menyangka bahwa menambahkan garam ke seduhan kopi bisa membuat rasanya buruk. Faktanya, justru membuat rasa kopi jadi lebih nikmat.

    Apalagi kamu menambahkan jenis garam himalaya. Ion natrium dalam garam akan bersentuhan dengan kopi, sehingga memengaruhi rasa kopi di mulut.

    Dengan tambahan garam Himalaya, rasa pahit kopi akan berkurang karena garam mempengaruhi reseptor rasa pahit di lidah.

    2. Meringankan masalah pernapasan

    Racikan kopi campur lada hitamKopi campur garam Himalaya bisa melancarkan pernapasan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Garam Himalaya merupakan jenis garam yang paling murni. Di dalamnya mengandung mineral yang dapat diserap ke dalam tubuh.

    Mineral tersebut yang akan membantu mengatasi masalah pernapasan. Praktek ini telah dilakukan sebagai metode pengobatan pada zaman Yunani Kuno.

    Menambahkan garam Himalaya pada kopi akan meningkatkan pernapasan. Dengan begitu pernapasan jadi lancar dan terasa lebih segar.

    Simak Video ‘Mitos atau Fakta: Nutrisi Sayur Hilang Bila Dipanaskan’:

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Membuat kulit lebih cerah

    Garam HimalayaGaram Himalaya Foto: iStock

    Kandungan mineral yang terdapat pada garam juga memberi manfaat pada kesehatan kulit. Misalnya, zinc yang akan berperan melawan jerawat serta memperbaiki jaringan yang rusak.

    Selain itu, juga ada kandungan belerang yang akan membantu menghidrasi kulit, membuat wajah lebih halus, dan bersih dari sebelumnya.

    Jika kamu mengalami infeksi kulit, yodium dan kromium pada garam Himalaya akan melawannya. Karenanya rutin mengonsumsi kopi yang dicampur garam Himalaya.

    4. Tidur lebih nyenyak

    Minum kopi bisa membawa kamu terjaga dan menyebabkan gelisah. Itu karena kamu tidak mendapatkan cukup natrium dalam seduhan kopi.

    Dengan menambahkan garam Himalaya justru akan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Kamu akan terhindar dari insomnia, gelisah, dan jantung berdebar.

    Selain itu, garam Himalaya berperan melawan emisi kortisol pada tubuh, sehingga mencegah terjadinya stres. Dengan begitu, kualitas tidur akan terjaga.

    5. Menurunkan berat badan

    Kopi Hitam Bikin Awet Muda dan Panjang UmurKopi campur garam Himalaya bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/naramit

    Menambahkan sejumput garam Himalaya ke seduhan kopi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Berbeda dengan menambahkan garam biasa.

    Garam biasa akan membuat tubuh kamu mempertahan kelembabannya, sehingga menyebabkan perut jadi kembung setelah makan makanan yang asin.

    Sementara itu, garam Himalaya akan membantu tubuh mengeluarkan air yang tidak diinginkan. Ini akan membantu menurunkan berat badan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Boleh Minum Kopi Saat Intermitten Fasting? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Intermitten fasting banyak dijalani agar berat badan. Apakah saat menjalani diet tersebut tetap boleh mengonsumsi kopi? Berikut penjelasan ahli.

    Intermitten fasting merupakan pola diet yang dilakukan dalam bentuk puasa dan jendela makan. Mereka mengatur waktu makan dengan kurun waktu tertentu.

    Umumnya berpuasa selama 16 jam dan jendela makan selama 8 jam. Sebenarnya, tak ada aturan tertentu untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi, tapi sebaiknya memilih yang bergizi seimbang.


    Beberapa sumber mencantumkan kopi hitam sebagai minuman yang aman dan baik dikonsumsi saat intermitten fasting. Namun, apakah benar seperti itu?

    Racikan kopi campur lada hitamRacikan kopi Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dilansir dari The Manual (14/11), minum kopi setiap hari bisa memberikan manfaat yang menyehatkan. Mulai dari membantu seseorang tetap fokus, menambah energi, mengatur suasana hati, hingga menurunkan berat badan.

    Jadi, minum kopi saat intermitten fasting diperbolehkan. Jenis yang aman dikonsumsi adalah kopi hitam tanpa tambahan gula, krim, dan bahan lain yang mengandung kalori tinggi.

    Satu cangkir (240 ml) kopi hitam hanya mengandung sekitar 3 kalori, dengan sedikit protein, lemak, dan mineral. Jadi, 1-2 cangkir kopi pun tidak akan menyebabkan perubahan metabolisme.

    Kopi hitam ini dapat dikonsumsi untuk menekan nafsu makan. Kafein yang terkandung pada kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme untuk membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Selain kopi hitam, sebagian orang juga mengonsumsi kopi dengan tambahan minyak kelapa saat intermitten fasting. Meskipun konsumsi ini bisa menambahkan kalori pada tubuh. Tetapi jenis lemak yang digunakan sehat dan tak akan berdampak signifikan pada kadar gula darah.

    Minuman lain yang perlu dihindari saat intermitten fasting adalah minuman yang memiliki kandungan kalori tinggi. Di antaranya bubble tea, minuman bersoda, milkshake, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Buah dan Sayuran yang Bagus untuk Kulit

    Jakarta

    Gaya hidup seperti mengkonsumsi buah dan sayur akan berdampak positif pada kesehatan kulit. Kandungan berbagai lemak sehat dan vitamin di dalamnya berperan dalam mencapai manfaat tersebut.

    Untuk itu, ketahui beberapa jenis buah dan sayuran yang bagus untuk kulit di bawah ini.

    Buah yang Bagus untuk Kulit

    Dilansir dari berbagai sumber ilmiah, berikut ini buah-buahan yang bisa dicoba untuk menjaga kesehatan kulit.


    1. Alpukat

    Dalam sebuah penelitian tahun 2014 leh Márcio Lorencini, dkk., yang dimuat National Library of Medicine, menunjukkan alpukat mengandung banyak lemak sehat yang bermanfaat bagi fungsi tubuh termasuk kulit.

    Kandungan lemak sehat tersebut membantu untuk menjaga kulit agar tetap lembap dan fleksibel.

    Sebuah penelitian tahun 2010 oleh Chisato Nagata, dkk, dari Gifu University Graduate School of Medicine, hasil dari lebih dari 700 responden wanita menemukan bahwa asupan lemak total yang tinggi (khususnya yang ditemukan dalam alpukat) dikaitkan dengan kulit yang lebih kenyal.

    2. Tomat

    Tomat adalah buah yang bagus untuk kulit, karena membantu untuk menjaga kesehatan dan mencegah kerutan.

    Pasalnya, tomat menjadi sumber vitamin C yang baik dan karotenoid utama, khususnya likopen.

    Hal itu dibuktikan dalam beberapa penelitian, seperti dalam studi tahun 2005 yang dilakukan Wilhelm Stahl, dkk, dari Heinrich-Heine-Universität Düsseldorf, menyebutkan bahwa beta karoten, lutein, dan likopen telah terbukti dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan mencegah kerutan.

    3. Jeruk

    Jeruk merupakan buah yang kaya akan Vitamin C. Kandungan tersebut bisa membantu melawan kerutan di kulit wajah.

    4. Anggur Merah

    Anggur merah mengandung senyawa resveratrol. Resveratrol dipercaya punya berbagai manfaat kesehatan, salah satunya dalam mengurangi efek penuaan di wajah.

    Dalam penelitian tahun 2014 yang dilakukan Márcio Lorencini, dkk, dari Universidade Estadual de Campinas (UNICAMP), menunjukkan bahwa resveratrol bisa membantu memperlambat produksi radikal bebas berbahaya, yang bisa merusak sel-sel kulit dan menyebabkan tanda-tanda penuaan.

    5. Paprika

    Paprika merupakan jenis buah yang hampir menyerupai cabai, dengan tingkat kepedasan yang lebih rendah.

    Studi tahun 2007 yang dilakukan oleh Maeve C Cosgrove, dkk., dari Corporate Research, Unilever Colworth Park, menunjukkan bahwa paprika mengandung banyak beta karoten dan vitamin C, sebagai antioksidan penting untuk kulit.

    Vitamin C juga bermanfaat dalam membuat kolagen, protein struktural yang menjaga kulit tetap kuat.

    Sayuran yang Bagus untuk Kulit

    Selain buah, berdasarkan sejumlah penelitian beberapa jenis sayuran juga terbukti bermanfaat untuk kesehatan kulit. Di antaranya, yaitu sebagai berikut.

    1. Sayuran Berdaun Hijau

    Dikutip dari laman WebMD yang telah ditinjau secara medis oleh Stephanie S. Gardner, MD, sawi, bayam, dan kangkung merupakan daun hijau tua sebagai sumber nutrisi yang lengkap.

    Kandungan vitamin termasuk antioksidannya ramah kulit. Bahkan, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang makan 2-3 porsi sayuran berdaun gelap per minggu berkemungkinan lebih kecil terkena kanker kulit.

    2. Brokoli

    Brokoli adalah sayuran sumber vitamin, mineral, dan karotenoid yang penting dalam kesehatan kulit.

    Dalam penelitian tahun 2015 oleh Li Yang, dkk., dari University of Pittsburgh School of Medicine, mengungkapkan bahwa kuntum brokoli juga mengandung senyawa khusus yang disebut sulforaphane.

    Senyawa itu punya beberapa potensi manfaat yang mungkin bahkan memiliki efek anti kanker, termasuk pada beberapa jenis kanker kulit.

    3. Kentang

    Kentang termasuk jenis sayuran akar yang juga bagus untuk kulit. Beta karoten di dalamnya, berfungsi sebagai provitamin A yang bisa diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh.

    Karotenoid seperti beta karoten bermanfaat dalam membantu menjaga kesehatan kulit sebagai tabir surya alami.

    Tidak hanya itu, disebutkan dalam penelitian tahun 2010 yang dilakukan oleh Julie A. Evans dan Elizabeth J. Johnson dari US Department of Agriculture Human Nutrition Research Center on Aging at Tufts University, beta karoten dalam jumlah tinggi juga menambah warna oranye hangat pada kulit, sehingga berkontribusi pada penampilan yang lebih sehat secara keseluruhan.

    Demikianlah informasi mengenai buah dan sayuran yang bagus untuk kulit yang dikutip dari berbagai sumber ilmiah.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Kakak Beradik Ini Punya Racikan Sup Panjang Umur, Ini Bahannya


    Jakarta

    Kakak beradik ini dinobatkan menjadi saudara tertua di dunia oleh Guinness World Records pada 2012. Rahasia umur panjang mereka ternyata karena makanan ini.

    Setiap orang mendambakan tubuh sehat dan bugar dengan usia yang panjang. Telah diketahui banyak orang berhasil memiliki umur yang panjang, bahkan mencapai lebih dari 100 tahun.

    Dilansir dari Mirror (30/12), beberapa orang yang memiliki umur panjang mengungkapkan rahasia bugar mereka. Tentunya dengan mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi tinggi.


    Beberapa orang saudara kandung diketahui ada yang berhasil berumur panjang. Mereka adalah Melis bersaudara yang sempat dinobatkan sebagai saudara tertua di dunia oleh Guinness World Records pada 2012.

    Melis bersaudara mengungkapkan kalau rahasia umur panjang mereka adalah semangkuk sup yang bergizi. Sup ini menjadi makanan pokok Melis bersaudara.

    Melis bersaudara yang beranggotakan 9 orang ini jika dikombinasikan usianya 818 tahun. Sup yang mereka santap itu adalah Sardinia Minestrone.

    Kakak tertua dari saudara Melis, yaitu Consolata merayakan ulang tahunnya ke-105 tahun juga memecahkan rekor. Sedangkan, adik bungsunya Mafalda telah berusia 78 tahun.

    Selain keluarga Melis, hidangan sup ini juga menjadi makanan pokok untuk penduduk Sardinia, sebuah pulau di Italia. Masyarakat di pulau tersebut memang terkenal panjang umur dan sehat.

    Sup yang sangat istimewa ini dapat dibuat dengan menggunakan sayuran musiman. Idealnya dipetik segar dari kebun, dan selalu mengandung banyak kacang-kacangan dan fregula, sejenis pasta Sardinia yang terbuat dari adonan semolina.

    Alfonso Melis (89) mengatakan, “Kami makan makanan asli, artinya banyak minestrone dan sedikit daging dan kami selalu bekerja.”

    Masyarakat Sardinia ini juga diketahui menikmati banyak sayuran segar, kacang-kacangan, buah, dan biji-bijian. Pola hidup masyarakat ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com