Category: Makanan Sehat

  • Rutin Minum Kopi Bisa Cegah Paparan COVID-19 yang Kembali Naik


    Jakarta

    Kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali meningkat. Sebuah penelitian menemukan bahwa dengan minum kopi dapat menghambat paparan. Ini penjelasannya.

    Kasus positif COVID-19 di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia kembali melonjak. Di Indonesia sendiri tercatat ada 30-40 pasien dalam sepekan.

    Dalam periode 28 November – 2 Desember 2023 kemarin, tercatat ada 267 pasien yang terpapar COVID-19. Karenanya protokol kesehatan kembali digalakkan.


    Selain itu, sebuah penelitian menemukan bahwa kopi dapat menghambat penyebaran COVID-19, seperti yang dikutip dari News.Medical.net (16/11/23).

    Berikut penjelasanya.

    1. Kandungan polifenol kopi

    Menggiling biji kopiKopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, Foto: Getty Images/PeopleImages

    Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Cell and Bioscience, para peneliti menyelidiki apakah kopi memiliki efek penghambatan terhadap paparan COVID-19, tepatnya varian SARS-CoV-2.

    Laporan terbaru menunjukkan bahwa pola makan kaya polifenol dan aktivitas fisik dapat memicu respons imun aktif dan mengurangi risiko penyakit parah.

    Dan kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi dan mengandung polifenol, seperti asam caffeic dan asam klorogenat (CGA).

    Selain itu, juga ada kandungan antioksidan seperti trigonelin, melanoidin, dan kafestol.

    2. Penjelasan peneliti

    Dalam penelitian tersebut, para peneliti telah mengungkap bahwa konsumsi kopi setidaknya satu cangkir per hari dikaitkan dengan 10% lebih rendah risiko terpapar COVID-19.

    Hal tersebut telah terbukti setelah dilakukan penelitian dengan peserta Biobank di Inggris (UK). Meskipun demikian, mekanisme yang mendasarinya masih belum jelas.

    Pada studi kali ini, para peneliti menguji efektivitas kopi terhadap SARS-CoV-2. Mereka menggunakan uji pseudovirus SARS-CoV-2 untuk menilai efek kopi.

    Terlebih pada efek kopi terhadap masuknya virus ke dalam garis sel ginjal embrio manusia yang mengekspresikan enzim pengubahan giotensin 2.

    3. Efek pada jenis kopi

    5 Tips Berhenti Minum Kopi Tanpa Sakit Kepala, Contek Yuk!Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE

    Efek kopi bubuk menunjukkan penurunan masuknya virus yang bergantung pada dosis. Selanjutnya, mereka menguji efek dari beberapa produk kopi instan komersial.

    Sementara itu, produk kopi instan secara konsisten mampu menghambat masuknya SARS-CoV-2 tipe liar dan variannya (Alpha, Delta, dan Omicron).

    Kemudian, peneliti mengevaluasi bagaimana bahan tambahan dalam kopi. Mulai dari krim, gula, susu, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa zat aditif tidak berdampak pada efek penghambatan kopi.

    4. Kopi cegah paparan COVID-19

    Para peneliti melakukan uji imunosorben terkait enzim (ELISA) dan mengamati bahwa kopi bubuk dan kopi instan mengganggu interaksi lonjakan-ACE2.

    Jadi, temuan menunjukkan bahwa kopi dapat membatasi infeksi SARS-CoV-2 dengan menghambat interaksi spike-ACE2, TMPRSS2, dan CTSL.

    Selain itu, Kopi juga menurunkan kadar protein ACE2 dan TMPRSS2. Senyawa bioaktif dalam kopi, seperti CGA, isoCGA, dan kafein, menunjukkan efek penghambatan.

    Uji coba pada manusia menunjukkan bahwa serum dari konsumen kopi biasa dan tanpa kafein dapat menekan SARS-CoV-2, termasuk varian Omicron

    Secara keseluruhan, peneliti berpendapat bahwa asupan kopi bisa menjadi strategi pola makan yang potensial untuk mencegah infeksi di era pasca-COVID.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Timun Buah atau Sayur? Ternyata Ini Jawabannya


    Jakarta

    Banyak orang keliru ketika harus mengkategorikan timun sebagai buah atau sayur. Ternyata ini jawabannya dari sisi ilmu botani.

    Timun atau mentimun banyak dikonsumsi di Indonesia, mulai dari dijadikan lalapan atau jadi bahan campuran jus. Timun juga tergolong bahan makanan yang punya manfaat sehat.

    Membicarakan klasifikasinya, banyak orang belum tahu apakah timun termasuk buah atau sayuran. Sebagian besar menganggap timun adalah sayuran karena rasanya tidak manis, tapi banyak juga yang beranggapan timun adalah buah.


    Beda buah dan sayuran sebenarnya ada pada cara mereka dihasilkan. Buah adalah struktur reproduksi matang dan dapat dimakan dari tanaman berbunga.

    Manfaat Mentimun Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah DiabetesTimun ternyata tergolong buah. Foto: Getty Images/iStockphoto/tolgart

    Buah juga mengandung benih yang bisa menjadi cara agar pohon tersebut berkembang biak, yakni berupa bijinya. Sementara sayuran adalah daun, batang, akar, pucuk, dan bagian lain dari tumbuhan yang bisa dimakan.

    Jika merujuk pada klasifikasi dan definisi botani, jelas bahwa timun adalah buah-buahan. Melansir Eating Well, seorang ahli botani menjelaskan bahwa buah tumbuh dari bakal buah yakni tanaman yang berbunga, buah ini biasanya mirip biji.

    Dari sini bisa terlihat, karena timun memiliki biji di tengahnya dan tumbuh dari bunga, maka secara botani timun adalah buah.

    Melansir Healthline, timun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini.

    Timun Jadi Rahasia Kecantikan Aisyah, Istri Rasulullah SAWTimun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini. Foto: iStock

    Hal ini tentu sangat sesuai dengan ilmu botani bahwa buah adalah sesuatu yang tumbuh dari bunga dan bisa dijadikan bahan untuk berkembang biak. Buah menampung benih yang bisa jadi tanaman baru, begitu juga dengan timun yang mengandung banyak biji di dalamnya.

    Walau demikian, timun tetaplah timun meski buahnya bisa jadi lalapan sebagai pelengkap makan yang dicocol dengan sambal seperti sayuran.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Banyak yang Keliru, Timun Itu Buah atau Sayur?

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Perlu Cokelat, 5 Buah Ini Juga Bisa Tingkatkan Mood


    Jakarta

    Jika mood atau suasana hati sedang tidak bagus, kamu bisa memperbaikinya dengan konsumsi makanan sehat, seperti buah. Ini 5 jenis buah yang cocok dikonsumsi.

    Perubahan suasana hati merupakan salah satu hal yang biasa dialami. Hal ini pun bisa terjadi karena faktor stress, hormonal, hingga gaya hidup. Jika merasakan suasana hati yang buruk, kamu mungkin ingin mengatasinya dengan mengonsumsi makanan manis.

    Makanan manis bisa meningkatkan suasana hati, tetapi itu bukanlah pilihan tepat. Sebenarnya, kamu bisa meningkatkan suasana hati dengan konsumsi makanan lebih sehat, seperti buah-buahan.


    Buah-buahan tidak hanya membantu meningkatkan atau menstabilkan suana hati yang baik, tetapi juga menyehatkan. Buah-buahan juga dapat membantu pengaturan diet seimbang. Nutrisi di dalamnya yang menjadi bagian penting dalam meningkatkan suasana hati.

    Jika ingin meningkatkan suasana hati dengan konsumsi buah, berikut pilihannya seperti dirangkum dari healthshots.com (08/12).

    1. Pisang

    Pisang dapat meningkatkan suasana hati. Tingginya vitamin B6, berperan penting dalam membentuk serotonin dan neurotransmitter yang baik untuk mengatur suasana hati.

    Pisang juga diketahui mengandung triptofan, asam amino yang membantu meningkatkan rasa tenang dan relaksasi.

    Terlepas dari manfaatnya yang bisa meningkatkan suasana hati, pisang juga menjadi sumber karbohidrat dan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi pisang dapat memperlancar metabolisme serta meningkatkan kekebalan tubuh.

    2. Jeruk

    Jeruk shantangJeruk merupakan salah satu buah yang bisa membantu tingkatkan mood. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kateryna Bibro

    Jeruk merupakan buah dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Jeruk tidak hanya bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, tetapi juga berperan dalam sintesis neurotransmitter seperti serotonin. Serotonin sendiri merupakan zat kimia yang ada di otak, dan berhubungan dengan rasa senang.

    Oleh karena itu, mengonsumsi jeruk dapat membantu meningkatkan suasana hati dan memberikan dorongan energi yang menyegarkan.

    Jenis buah lainnya yang bisa tingkatkan mood dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Nanas

    Tidak semua orang mungkin menyukai nanas. Padahal, nanas memberikan banyak manfaat, termasuk membantu meningkatkan suasana hati.

    Menurut pakar dari Health Shots, nanas tidak hanya menjadi buah tropis biasa, tetapi juga menjadi buah yang dapat mempengaruhi suasana hati. Buah ini mengandung bromelain, enzim yang mungkin membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kadar serotonin.

    Rasa nanas yang manis dan tajam dapat menambah cita rasa lezat. Nanas bisa dimakan utuh, atau dijadikan topping menyegarkan dalam makanan lain.

    4. Buah beri

    White bowl filled with fresh mixed organic berries on blue garden table. Some berries are scattered outside the bowl. DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USMBerbagai jenis beri-berian yang kaya antioksidan juga dapat membantu tingkatkan mood. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital

    Beberapa jenis buah beri, seperti strawberry, blueberry, hingga raspberry juga bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. Buah beri-berian ini tidak hanya enak, tetapi juga kaya akan sifat antioksidannya.

    Antioksidan tersebut membantu melawan stress oksidatif dalam tubuh. Ini dikaitkan dengan gangguan mood.

    Ahli dari Health Shots mengungkap, tingginya kadar vitamin C dalam buah beri juga berkontribusi pada pembentukan dopamin, neurotransmitter yang berkaitan dengan kesenangan.

    5. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisMakan buah lemon jua bisa tingkatkan mood karena kandungan vitamin dan airnya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon adalah jenis buah citrus lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. Lemon kaya akan vitamin dan air. Kedua kandungan tersebut diketahui dapat meningkatkan mood seseorang.

    Jenis buah ini dapat meremajakan kulit sekaligus menambah energi instan. Cukup mengiris buah lemon dan minum dengan tambahan air dan daun mint. Ini akan menjadi infused water lemon yang dapat membantu seseorang lebih berenergi dan merasa lebih tenang.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari


    Jakarta

    Sebelum menikmati secangkir kopi di pagi hari, sebaiknya perhatikan beberapa hal ini. Dari jenis kopi hingga takaran kopi.

    Sering disebut sebagai minuman pembangkit energi di pagi hari, kopi banyak dipilih orang, karena rasanya yang enak dan bikin mata melek. Banyak juga yang mengklaim bahwa meminum kopi di pagi hari, membuat pikiran mereka lebih fokus dan bekerja dengan cepat.

    Hanya saja semua yang berlebihan, tentunya tidak akan baik juga untuk kesehatan. Banyak studi atau penelitian tentang kopi, yang menuturkan bahwa konsumsi kopi berlebih dapat mempengaruhi kesehatan tubuh. Ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kopi, dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung dan sebagainya.


    Untuk itu, ada beberapa aturan yang bisa diterapkan, agar kamu bisa menikmati kopi di pagi hari tanpa perlu khawatir berakibat serius terhadap kesehatan, seperti yang dilansir dari USA Today (12/12).

    1. Kandungan Tambahan

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Rutin minum kopi bisa menyehatkan hanya saja tambahan di dalamnya, yang membuat kopi menjadi kurang sehat. Kurangi tambahan gula dan krim ke dalam kopi. Gula sering disebut sebagai salah satu bahan makanan yang paling buruk untuk diet modern.

    Hal ini disebabkan karena gula mengandung fruktosa yang tinggi, sehingga paparan risiko untuk terserang diabetes dan obesitas juga meningkat. Tapi tak perlu khawatir, bagi kamu yang kurang suka dengan rasa pahit dan pekat dari kopi.

    Kamu masih bisa membuat kopi ini menjadi lebih enak, dengan tambahan kayu manis. Kayu manis merupakan remah yang kuat, sehingga ketika dipadukan dengan kopi, rasanya jadi berpadu sempurna. Selain itu kayu manis bermanfaat untuk menurunkan tekanan glukosa, hingga kolesterol. Cukup tambahkan sedikit kayu manis, jangan terlalu berlebihan.

    2. Pilih Kopi Organik

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Tentunya aturan selanjutnya agar minum kopi lebih sehat, yaitu dengan memilih jenis kopi. Hindari mengonsumsi terlalu banyak kopi instan, karena kopi instan biasanya mengandung lebih tinggi gula dan dicampur dengan pemanis buatan.

    Selain itu kualitas dari kopi sendiri sebenarnya berpengaruh dari proses dan metode penanaman kopi itu sendiri. Biji kopi biasanya ditambahkan dengan pestisida, dan kimia lainnya yang kurang sehat jika masuk ke dalam tubuh.

    Meski hingga sekarang belum ada penelitian lebih lanjut tentang bahaya pestisida dalam makanan. Namun, banyak ahli yang menyarankan untuk beralih ke kopi organik. Karena kopi organik bebas dari pestisida dan bahan kimia lainnya. Kini banyak produsen kopi yang menjual kopi organik.

    3. Takaran Kopi yang Berlebihan

    5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngopi di Pagi Hari Foto: Site News

    Membicarakan tentang porsi sehat minum kopi, tentunya mengundang banyak perdebatan di antara para ahli. Namun, menurut penelitian terbaru yang dikeluarkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2019. Mengonsumsi lebih dari enam cangkir kopi berukuran 6 ons sehari, dapat membahayakan kesehatan.

    Hal ini dijelaskan dalam ringkasan penelitian bahwa, mereka yang mengonsumsi lebih dari 6 cangkir per hari, memiliki risiko terkena serangan jantung 22% lebih tinggi dibandingkan orang lain. Penelitian ini meliputi 350.000 orang yang aktif meminum kopi.

    Selain itu penelitian serupa juga pernah dikeluarkan pada tahun 2013 oleh University of South Carolina. Para peneliti menemukan bahwa pria dan wanita, di bawah usia 55 tahun yang mengonsumsi lebih dari 28 cangkir kopi per minggunya. Memiliki kaitan yang erat dengan kematian.

    4. Anjuran Minum Kopi

    5 Khasiat Kopi Untuk Kulit, Membuat Awet Muda dan KencangAnjuran minum kopi. Foto: Getty Images/MundusImages

    Menurut Dokter Steven Nissen, selaku Chief Academic Officer di The Heart and Vascular Institute at the Cleveland Clinic, Amerika, mengatakan bahwa sebenarnya tak ada larangan atas konsumsi kopi dalam sehari. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    Nissen menjelaskan bahwa mengonsumsi lebih dari empat atau lima cangkir kopi per hari, sebenarnya sudah melampaui asupan kafein yang direkomendasikan. Apalagi jangka kafein, yang bisa bertahan sekitar 7-9 jam.

    “Kafein bisa bertahan 7 hingga 9 jam. Jadi jika Anda meminum kopi di pagi hari, kandungan kafein ini akan hilang ketika waktu tidur Anda tiba. Namun, jika Anda mengonsumsi kopi secara berlebih, Anda akan terkena insomnia, di mana itu merupakan isu yang serius,” jelas Steven.

    5. Takaran Kopi Anak dan Remaja

    Bagi penggemar kopi yang masih berusia di antara 12 hingga 18 tahun, ada anjuran konsumsi kopi yang disarankan oleh para ahli gizi. Tentunya lebih ketat dan sedikit, dari anjuran konsumsi kopi orang dewasa.

    Menurut The American Academy of Pediatrics, mereka menyarankan bahwa anak-anak dan remaja yang berusia sekitar 12-18 tahun dianjurkan hanya boleh meminum satu cangkir kopi, atau paling banyak dua cangkir kopi. Jika lebih dari dua cangkir kopi, maka dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

    Pada tahun 2017 lalu seorang remaja asal Carolina Selatan, harus kehilangan nyawanya setelah overdosis usai meminum cafe latte, dan minuman berenergi dalam waktu dua jam. Selain itu ada juga efek samping seperti rasa cemas, diare, hingga dehidrasi jika anak-anak terlalu banyak mengonsumsi kopi.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Mentega dan minyak sayur biasa digunakan untuk memasak hingga membuat kue. Keduanya diketahui mengandung lemak. Manakah yang lebih sehat?

    Lemak yang terdapat pada mentega dan minyak sangat penting untuk memasak. Biasanya digunakan untuk menumis daging, memanggang, hingga campuran untuk adonan kue.

    Meski sama-sama mengandung lemak, kedua bahan ini memiliki ciri khas yang berbeda. Keduanya menghadirkan cita rasa dan tekstur unik pada masakan. Sementara mentega menambah tekstur lembut dan rasa asin, minyak memberikan hasil masakan yang renyah.


    Dilansir dari Food NDTV (7/12), ahli gizi Rupali Datta menjelaskan bahwa asupan lemak jenuh yang direkomendasikan harus kurang dari 7 persen dari total kalori. Lantas, dari keduanya manakah pilihan yang lebih sehat?

    Mentega terbuat dari produk susu

    Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mentega merupakan produk susu yang terbuat dari churning cream. Diketahui mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, tapi kerap digunakan dalam memasak. Biasanya untuk menumis atau membuat adonan kue.

    Penting juga mengetahui kalau mengonsumsi mentega berlebihan dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Beberapa penelitian juga menunjukkan kaitannya dengan penyakit jantung.

    Minyak sayur dari lemak nabati

    Minyak sayur merupakan jenis minyak goreng yang merupakan alternatif nabati dari ekstraksi biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Minyak sayur ini kerap dipuji, karena beberapa jenis mengandung lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Sayangnya, pada beberapa minyak nabati mungkin mengalami metode pengolahan yang mengurangi nilai gizinya. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi minyak nabati tertentu yang kaya asam lemak omega-6 mungkin berkontribusi terhadap peradangan.

    Jadi, lebih baik memakai minyak atau mentega?

    Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat?Mentega Vs Minyak Sayur, Mana yang Lebih Sehat? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Memasak

    Dalam hal memasak, mentega dan minyak sayur memiliki kelebihan masing-masing. Mentega bisa menambahkan rasa pada masakan yang ditumis dan memberikan lapisan kulit keemasan pada sajian jenis daging.

    Namun, titik asapnya lebih rendah membuat mentega kurang cocok untuk memasak dalam suhu tinggi. Sedangkan, minyak sayur dengan titik asap yang lebih tinggi adalah pilihan terbaik untuk menggoreng.

    Dari segi kesehatan, para ahli seperti American Heart Association menyarankan keseimbangan, memilih minyak nabati dengan lemak tak jenuh yang lebih tinggi untuk memasak secara teratur guna menjaga kesehatan jantung.

    Memanggang

    Mentega dan minyak sayur juga digunakan dalam memanggang. Mentega dapat memberikan rasa yang kaya dan lembut pada kue, serta menciptakan tekstur rapuh yang diinginkan.

    Pada sisi lain, minyak sayur memberikan kelembapan, sehingga menghasilkan produk akhir yang lebih ringan. Pembuat roti yang sadar kesehatan sering kali bereksperimen dengan bahan pengganti seperti saus apel atau yogurt untuk menyeimbangkan rasa dan nilai gizi.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Rebusan Herbal untuk Asam Lambung, Bantu Ringankan Gejalanya


    Jakarta

    Asam lambung adalah kondisi ketika naiknya kadar asam lambung ke kerongkongan. Saat ini terjadi bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti dada yang terasa terbakar serta mulut yang asam.

    Jika kondisi asam lambung menjadi lebih parah dan terjadi terus-menerus dapat mengarah ke kondisi penyakit refluks gastroesofagus atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

    GERD biasanya dapat diobati dengan obat-obatan medis yang dibeli di apotek. Seperti yang mengandung antasida, penghambat pompa proton, prostaglandin, atau sukralfat.


    Namun, ada pengobatan alami yang dapat mengurangi terjadinya asam lambung dan meringankan gejala yang ditimbulkan sebagaimana dilansir situs Medical New Today. Salah satunya dengan memanfaatkan rebusan herbal.

    Lantas, apa saja bahan herbal yang bisa digunakan sebagai rebusan untuk asam lambung?

    Rebusan untuk Asam Lambung

    Berikut beberapa bahan alami dan herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai rebusan untuk asam lambung:

    1. Jahe

    Penelitian menunjukkan bahwa jahe bisa bantu mengatasi mual, muntah, dan gejala lainnya. Ini lantaran jahe bersifat antiinflamasi alami yang dapat mengurangi pembengkakan, iritasi pada kerongkongan, serta menghambat produksi asam lambung.

    Peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi dosis harian jahe sekitar 1.500 miligram. Asupan jahe yang lebih tinggi dapat memiliki efek samping.

    Cara menggunakan jahe sebagai obat asam lambung bisa dengan merebusnya di dalam air atau merendamnya dalam secangkir air panas selama untuk diminum.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki efek antiinflamasi yang tinggi. Dengan mengkonsumsi kunyit disebut bisa mengurangi peradangan pada kerongkongan dan lapisan perut.

    Untuk mengkonsumsinya sebagai obat asam lambung, kunyit dapat direbus dan diminum air rebusannya.

    3. Chamomile

    Menurut sebuah penelitian, chamomile memiliki efek menenangkan dan dapat bantu mengurangi peradangan. Chamomile yang dijadikan secangkir teh bisa meringankan gejala asam lambung atau GERD saat dikonsumsi setelah makan atau sebelum tidur.

    4. Akar Licorice

    Penelitian menyebut bahwa akar licorice mengandung senyawa yang dapat menghambat enzim yang terlibat dalam sekresi asam, yakni enzim H+ / K+ ATPase.

    Selain itu, licorice dapat melindungi kerongkongan dari kerusakan dengan meningkatkan aktivitas lendir. Lendir ini dapat bertindak sebagai penghalang asam di perut dan kerongkongan.

    Dengan begitu, akar licorice bisa dimanfaatkan sebagai rebusan untuk mencegah terjadinya asam lambung.

    5. Madu

    Hasil penelitian menunjukkan madu juga bisa meningkatkan lendir yang menjadi penghalang asam. Tak hanya itu, madu disebut dapat mempercepat penyembuhan pula.

    Madu dapat ditambahkan ke rebusan atau rendaman herbal, sehingga bisa bantu mengobati asam lambung dan kemungkinan rusaknya kerongkongan.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Jamur kuping merupakan jenis jamur yang aman untuk dikonsumsi. Seringkali jamur ini digunakan untuk berbagai macam masakan, seperti tumisan, campuran sup, dan sebagainya.

    Jamur ini memiliki warna yang gelap, yaitu coklat dengan bentuk yang kenyal. Jamur kuping memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh, diantaranya protein, lemak, serat, energi, vitamin B, vitamin C, dan mineral.

    Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi jamur kuping? Simak penjelasannya di bawah ini.


    10 Manfaat Mengonsumsi Jamur Kuping

    Berikut ini beberapa manfaat mengonsumsi jamur kuping:

    1. Memperlancar peredaran darah

    Dikutip dari skripsi yang ditulis oleh Mahrus Ali dalam e-theses Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, jamur kuping dapat digunakan untuk memperlancar peredaran darah. Gangguan peredaran darah dapat menyebabkan penyakit jantung atau hipertensi karena tingginya kandungan kolesterol.

    2. Mengatasi ambeien

    Kandungan zat gizi pada jamur kuping dapat membantu memperlancar proses pencernaan serta dapat meringankan gejala ambeien. Jamur kuping juga dapat memperlancar sirkulasi darah yang dapat membantu peradangan dan pembengkakan.

    3. Mencegah aterosklerosis

    Salah satu manfaat mengonsumsi jamur kuping adalah untuk mencegah aterosklerosis. Aterosklerosis adalah kondisi penebalan dinding pada pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan pada penyumbatan dan pembekuan darah (trombosit) atau bahkan serangan jantung.

    4. Menurunkan gula darah

    Dikutip dalam jurnal berjudul Potensi Jamur Kuping Hitam (Auricularia polytricha) Sebagai Terapi Alternatif Diabetes Melitus yang ditulis oleh Dhea Oksalia Edi, jamur kuping mengandung senyawa flavonoid dan polisakarida.

    Flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang memiliki hipoglikemia pada penderita diabetes melitus. Sedangkan, polisakarida berupa serat tinggi yang dapat mengendalikan penyerapan glukosa darah. Hal tersebut membuat jamur kuping memiliki potensi sebagai terapi alternatif untuk menurunkan glukosa darah.

    5. Penawar racun

    Racun adalah zat yang memiliki efek buruk pada tubuh. Salah satu contohnya adalah racun logam, racun yang dapat mengakibatkan gangguan sintesis hem dan aktivitas enzim. Hal tersebut dapat membuat kadar sel darah merah menurun sehingga mengakibatkan anemia.

    Dikutip dari laporan akhir yang ditulis oleh Nabila Giri anjani dalam e-report Institut Pertanian Bogor, proses pengolahan jamur kuping dapat menghasilkan lendir. Lendir tersebut dapat bermanfaat sebagai penangkal racun.

    6. Mengandung antioksidan yang tinggi

    Dikutip dari situs Healthline, jamur umumnya memiliki antioksidan yang tinggi. Senyawa ini dapat menangani stres oksidatif, yang dikaitkan dengan peradangan dan berbagai penyakit.

    7. Melindungi organ hati

    Jamur hitam dapat melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh zat-zat tertentu. Senyawa yang ada pada jamur dapat mencegah kerusakan hati akibat overdosis asetaminofen. Para peneliti mengaitkan efek ini dengan sifat antioksidan yang dimiliki oleh jamur.

    8. Meningkatkan kesehatan otak

    Jamur dianggap dapat meningkatkan kesehatan fungsi otak. Jamur kuping dapat menghambat aktivitas beta secretase. Beta secretase merupakan enzim yang melepaskan protein beta amiloid. Protein ini beracun bagi otak dan berhubungan dengan penyakit degeneratif, seperti alzheimer. Meski menjanjikan, masih diperlukan penelitian lanjutan pada manusia.

    9. Menurunkan kolesterol

    Dikutip dari jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Jamur Kuping Hitam (Auricularia Polytricha) terhadap Kadar Kolesterol Total Serum Tikus Wistar yang Diinduksi Minyak Jelantah yang ditulis oleh Ratih Budinastiti, kandungan antioksidan pada jamur kuping kemungkinan dapat mempengaruhi kolesterol. Kandungan tersebut adalah flavonoid. Flavonoid dapat menurunkan kadar LDL serum melalui mekanisme penghambatan VLDL.

    10. Mengandung antitumor

    Dikutip dari jurnal berjudul Manfaat Jamur Konsumsi (Edible Mushroom) Dilihat dari Kandungan Nutrisi serta Perannya dalam Kesehatan yang ditulis oleh Netty Widyastuti dan Donowati Tjokrokusumo dalam Jurnal Universitas Sahid Jakarta, jamur kuping memiliki sifat antitumor, hipoglikemik, dan antikoagulan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Akibat kualitas udara yang buruk, kasus pneumonia dilaporkan meningkat. Untuk menjaga kesehatan paru-paru dan memulihkannya, coba rutin konsumsi 5 makanan ini!

    Akibat kualitas udara yang buruk, banyak masyarakat mengeluhkan gangguan pada kesehatan pernapasan dan paru-paru mereka. Bahkan laporan atas kasus pneumonia diketahui meningkat, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

    Tak hanya selesai setelah pengobatan saja, ternyata kesehatan paru-paru yang mengalami pneumonia tetap harus diperhatikan kondisinya pasca pengobatan. Ada makanan yang direkomendasikan untuk memulihkan paru-paru.


    Asupan nutrisi yang tepat dapat membantu paru-paru kembali sehat dan kuat untuk melawan bakteri. Bawang, teh hingga rempah-rempah di dapur rumah disarankan bagi pasien pneumonia pasca pengobatan.

    Baca juga: Parah! Pelayan Hina Keluarga Pelanggan Lewat Catatan Bon

    Berikut ini 5 makanan untuk memulihkan paru-paru menurut My Natural Treatment:

    5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi RutinAda lebih dari 2000 komponen aktif dalam bawnag putih yang dapat memulihkan paru-paru dari pneumonia. Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    1. Bawang putih

    Di balik aromanya yang menyengat, para ahli mengungkapkan ada lebih dari 2000 komponen biologis aktif dalam bawang putih. Kandungannya tersebut membuat bawang putih memiliki banyak khasiat untuk tubuh.

    Salah satunya adalah antibiotik alami yang bermanfaat untuk mengatasi inflamasi dan melawan radikal bebas. Gangguan pneumonia yang disebabkan oleh inflamasi pemulihannya juga bisa dibantu dengan cara konsumsi bawang putih.

    Terapi bernama Jill Stansbury dari National College of Naturopathic Medicine di Portland, Oregon, Amerika Serikat mengaku menyarankan bawang putih kepada mahasiswanya. Bawang putih akan digunakan untuk pengobatan yang bertujuan melawan atau membunuh bakteri dan virus pengganggu pernapasan.

    2. Bawang bombai

    Mirip seperti bawang putih, komponen aktif dalam bawang bombai juga tak kalah banyak. Secara khusus, komponen di dalam bawang bombai memiliki fungsi yang hebat untuk mengatasi infeksi pada pernapasan.

    Pada beberapa penelitian, bawang bombai pernah digunakan untuk perawatan pasca penyembuhan pada penderita pneumonia. Hasilnya pasien-pasien yang menjadi partisipannya mengalami peningkatkan kesehatan paru-paru yang luar biasa.

    Konsumsi bawang bombai yang mentah secara ilmiah juga terbukti dapat membantu meningkatkan sistem imunitas. Hasilnya tubuh akan lebih kuat dalam melawan virus dan bakteri termasuk untuk memulihkan paru-paru setelah terjangkit pneumonia.

    Makanan untuk paru-paru lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kunyit

    Tidak hanya populer di Indonesia, kunyit menjadi salah satu rempah paling berkhasiat yang digunakan hampir di seluruh Asia. Kunyit dipercaya dalam ilmu Ayurveda sebagai rempah yang dapat mengatasi berbagai keluhan penyakit.

    Meredakan radang sendi, meningkatkan fungsi hati, hingga menyehatkan pencernaan bisa didapatkan dengan konsumsi kunyit. Bahkan kandungan aktifnya juga membunuh bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh secara efektif.

    Khasiatnya tersebut membuat kunyit dinobatkan sebagai rempah antiinflamasi terbaik yang dapat dikonsumsi. Maka banyak ahli kesehatan yang menyarankan konsumsi kunyit pada pasien pneumonia.

    4. Teh hijau

    5 Makanan untuk Paru-paru Sehat dan Kuat, Bagus Dikonsumsi RutinHangatnya teh hijau juga dapat mengatasi inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh pneumonia. Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Hangat dan segarnya teh hijau tidak hanya bisa dinikmati dengan cara disesap saja. Konsumsi teh hijau secara rutin ternyata juga dapat menyehatkan paru-paru dari bakteri dan virus.

    Teh hijau memiliki kandungan antioksidan tinggi yang berasal dari tiga jenis antibiotik di dalamnya. Minum teh hijau disarankan untuk menghangatkan tubuh sekaligus memulihkan paru-paru yang mengalami pneumonia akibat serangan bakteri dan virus.

    Asupan teh hijau juga dapat memancing ketahanan imunitas secara alami untuk mencegah bakteri menyerang sel-sel tubuh. Teh hijau disarankan untuk dikonsumsi dalam kondisi hangat.

    5. Kayu manis

    Kayu manis begitu berguna di dapur rumah tangga. Selain dicampurkan ke dalam makanan, kayu manis yang ditambahkan ke dalam racikan minuman juga dapat memperkaya rasanya.

    Rempah bernama kayu manis ini menjadi daftar makanan lainnya yang disebutkan ahli memiliki kandungan antibiotik yang kuat. Di balik aromanya yang harum, kayu manis dapat mengatasi serangan bakteri bahkan hingga efek setelahnya di dalam tubuh.

    Fungsinya memperkuat imunitas sebagai stimulan alami juga direkomendasikan untuk penderita diabetes. Kayu manis bisa dicampurkan ke dalam bumbu makanan maupun diracik bersama teh yang hangat.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengunyah Makanan Pelan-pelan Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya


    Jakarta

    Banyak orang masih mengunyah makanan dengan cepat dengan alasan buru-buru. Padahal, mengunyah makanan pelan-pelan punya manfaat termasuk, bisa bantu turunkan berat badan.

    Hal yang jarang disadari orang adalah makan terburu-buru ternyata bisa meningkatkan berat badan. Sebaliknya, makan perlahan dan mengunyah lebih lama justru bisa menurunkan berat badan.

    Melansir Healthline, orang yang makan lebih cepat memiliki kemungkinan 115 persen lebih besar mengalami obesitas. Berat badan mereka cenderung bertambah seiring berjalannya waktu.


    Sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa paruh baya diketahui bahwa mereka yang makan lebih cepat cenderung lebih berat. Bahkan mengaku mengalami kenaikan berat badan sejak 20 tahun terakhir.

    Studi lain juga menemukan bahwa orang yang makan cepat mengalami kenaikan berat badan dua kali lebih cepat. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang makan lebih lambat. Studi tersebut dilakukan terhadap 529 pria selama 8 tahun.

    Manfaat makan pelan-pelan

    Saat kamu mencoba makan lebih lambat, itu berarti juga mengunyah lebih lama. Hal ini bisa membantu kamu mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 45 orang pernah dilakukan. Mereka diminta untuk makan pizza hingga kenyang dan mengunyah dengan kecepatan yang berbeda.

    Mulai dari kecepatan normal, mengunyah lebih banyak dan perlahan, hingga sangat banyak dan sangat pelan. Hasilnya, mereka yang mengunyah agak banyak dan perlahan asupan kalorinya menurun hingga 9,5 persen. Sementara mereka yang mengunyah lebih banyak lagi kalori menurun hingga 15 persen.

    Para ahli menyarankan untuk mengunyah setiap gigitan makanan selama 30 detik. Dengan begitu, bisa mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan.

    Ilustrasi Makan SehatMakan secara perlahan efektif untuk menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Cara mengatur kecepatan makanan

    Jika selama ini kamu termasuk dalam golongan makan cepat dan ingin mengubahnya jadi lebih lambat, memang bukan perkara mudah. Apalagi jika hal itu sudah jadi kebiasaan.

    Tapi, bukan hal yang mustahil mengubah kecepatan makan dan mengunyah. Ada beberapa cara untuk memulainya, berikut caranya:

    1. Pakai timer

    Menukil Sydney Morning Herald, Idealnya Anda harus meluangkan waktu 20 menit setiap kali makan. Hal ini bisa terjadi jika kamu mengunyah lebih lambat. Cobalah pasang timer, untuk memastikan seberapa cepat kamu makan.

    2. Hilangkan gangguan

    Makan sambil menonton atau bermain handphone sudah jadi bagian hidup sebagian besar orang. Tapi hal ini justru mengurangi esensi mengunyah dan membuat kamu makan sangat cepat.

    Cobalah berhenti makan sambil menonton atau bermain ponsel. Hal ini bisa membuat Anda lebih fokus dengan makanan.

    3. Jangan makan sambil berdiri

    Makan sambil duduk di meja makan, dengan suasana tenang bisa membuat kamu lebih fokus pada apa yang dimakan. Hal ini bisa membantu kamu makan dan mengunyah lebih lambat dari biasanya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 7 Rempah yang Ampuh Turunkan Kolesterol Secara Alami


    Jakarta

    Kadar kolesterol tinggi bisa memicu penyakit serius lainnya. Selain obat kimia ada beragam jenis rempah asli Indonesia yang ampuh turunkan kolesterol.

    Genetika dan gaya hidup dapat memengaruhi jumlah kolesterol yang diproduksi hati. Jika produksinya terlalu banyak, hal ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Selain dengan obat-obatan, kolesterol tinggi juga dapat diobati secara alami dengan mengonsumsi rempah-rempah tertentu. Tumbuhan tertentu, seperti kunyit dan rosemary, dapat membantu menurunkan kolesterol.


    Berikut rempah-rempah yang terbukti efektif menurunkan kolesterol secara alami seperti dilansir dari Medical News Today:

    7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesBawang putih mengandung komponen allicin yang dapat menurunkan kadar LDL dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

    1. Bawang putih

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Allicin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

    Cara mengonsumsi bawang putih untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau sambal.Kamu juga bisa mengonsumsi bawang putih mentah tapi pastikan untuk mengunyahnya dengan baik agar allicin dapat dilepaskan.

    2. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi kunyit untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti kari, sambal, atau jus.

    3. Jahe

    Jahe mengandung senyawa gingerol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Gingerol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Dalam tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2018, peneliti mengamati 12 uji coba. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dosis rendah, kurang dari 2 gram per hari, memiliki efek yang baik dalam menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL.

    Meski demikian, mereka juga mencatat bahwa penelitian tambahan yang lebih berkualitas diperlukan untuk membuktikan sepenuhnya efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol tinggi.

    Cara mengonsumsi jahe untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti sup, tumisan, atau minuman.

    4. Kayu manis

    Kayu manis mengandung senyawa polifenol yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Polifenol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

    Cara mengonsumsi kayu manis untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan, seperti teh atau smoothies.

    5. Daun mint

    parsley, sage, thyme, mint and chives grow in a wooden self built raised bed on a terraceDaun mint mengandung mentol yang dapat menurunkan LDL dan trigliserida dalam darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/TG23

    Daun mint mengandung senyawa mentol yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Mentol dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

    Cara mengonsumsi daun mint untuk menurunkan kolesterol adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan. Kamu juga bisa mengonsumsi daun mint dalam bentuk suplemen.

    6. Rosemary

    Rosemary mungkin juga memiliki beberapa efek positif pada kadar kolesterol. Rosemary sering dianjurkan sebagai rempah penurun kolesterol.

    Menurut penelitian sebelumnya pada tahun 2014, orang yang mengonsumsi 2, 5, atau 10 gram bubuk rosemary setiap hari mengalami penurunan kadar kolesterol total. Mereka berpendapat ramuan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan kondisi kronis lainnya.

    Meski demikian, penelitian tersebut hanya menggunakan ukuran sampel yang kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan yang lebih kuat.

    7. Cuka apel

    Cuka apel mengandung asam asetat yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Asam asetat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.
    Cara mengonsumsi cuka apel untuk menurunkan kolesterol adalah dengan mencampurkan 1-2 sendok makan cuka apel ke dalam 200 ml air. Minum campuran ini 2 kali sehari.

    Perlu diingat bahwa mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol hanya efektif jika dilakukan secara rutin.

    Selain itu, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat lainnya, seperti mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan berhenti merokok.Dengan mengonsumsi rempah-rempah secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat,

    Kamu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung. Jangan lupa dengan dokter sebelum mengonsumsi rempah-rempah untuk menurunkan kolesterol dalam bentuk suplemen.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com