Category: Makanan Sehat

  • Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?


    Jakarta

    Selain bahan tambahan pada kopi, jenis biji kopi seperti robusta dan arabika juga berpengaruh pada rasa kopi. Tapi mana jenis kopi yang lebih sehat?

    Membicarakan tentang kopi, tak akan habis dalam waktu satu jam bahkan hingga satu hari. Ada banyak aspek menarik tentang kopi yang bisa digali.

    Misalnya tentang biji kopi, cara menyeduh kopi, penyajian kopi. Secangkir kopi dikenal banyak manfaatnya untuk kesehatan, salah satunya membantu mengurangi penurunan fungsi otak, mengurangi risiko penyakit diabetes sampai meningkatkan kinerja mental dan konsentrasi.


    Dilansir dari Sports Keeda (22/11), ada beberapa jenis kopi yang memiliki manfaat berbeda. Seperti kopi robusta dan arabika, keduanya memiliki manfaat kesehatan tersendiri.

    Kira-kira mana yang lebih sehat dari dua jenis kopi ini?

    1. Rasa dan Aroma Kopi

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi robusta dikenal memiliki aroma dan rasa yang kuat dan cenderung kasar. Namun kopi robusta punya rasa yang netral dan kurang bervariasi.

    Sebelum disangrai, biji kopi robusta memiliki aroma seperti kacang-kacangan namun ketika sudah disangrai aromanya tak terlalu nikmat, demikian juga saat sudah diseduh. Tapi soal rasa, kopi robusta cocok buat pecinta kopi strong.

    Berbeda dengan kopi arabika. Kopi ini punya varian aroma dan rasa yang sangat variatif. Saat belum disangrai, biji kopi arabika mengeluarkan aroma segar seperti buah blueberry.

    Saat sudah disangrai, kopi arabika mengeluarkan semburat aroma wangi mulai dari bunga, buah hingga kacang-kacangan. Saat dicicip kopi arabika punya rasa yang tak kalah kaya, kandungan gula yang lebih tinggi pada kopi arabika menjadikan kopi ini terasa manis dan asam.

    Aroma dan rasa yang bervarian ini menjadikan kopi arabika disarankan untuk dinikmati secara original tanpa tambahan gula. Rasa dan aroma kopi arabika juga mendapat pengaruh dari tanaman di sekitarnya, misalnya di sekitar kebun kopi ada tanaman rempah maka kopi juga akan menghasilkan semburat rasa rempah.

    2. Kadar Kafein

    Catat! Ini Efek Kafein Kopi pada Tubuh Sesuai Golongan DarahKafein. Foto: Ilustrasi Getty Images/1001nights

    Kopi arabika memiliki kandungan kafein di kisaran 0,9-1,4 persen. Jumlah kafein yang cenderung rendah ini membuat kopi arabika terasa lembut dan tidak pekat saat sudah diseduh.

    Kopi arabika juga terbilang nyaman di lambung jadi bagi yang memiliki masalah pada lambung, coba pilih jenis kopi arabika.

    Sementara kopi robusta mengandung kafein yang cukup tinggi. Kafein pada kopi robusta ada di kisaran 1,8-4 persen. Kafein yang nendang ini membuat kopi robusta memiliki rasa yang cenderung pahit.

    Kebanyakan penikmat kopi robusta adalah kalangan orang tua. Jenis kopi robusta juga banyak dijadikan kreasi sajian seperti kopi susu atau lainnya.

    3. Manfaat Kopi Arabika

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi jenis arabika disebut dapat menurunkan diabetes tipe dua, setelah beberapa penelitian menemukan bahwa Arabika ini mengandung asam klorogenat yang mampu membantu menjaga kadar gula darah.

    Begitu juga dengan semanfaat lainnya seperti mencegah penyakit jantung, karena kopi arabika kaya akan antioksidan dan bisa membantu perdangan pada tubuh. Serta menekan resiko terserang penyakit jantung.

    Di bagian fungsi koginitif, kafein yang terkandung pada kopi Arabika bisa membantu orang-orang lebih fokus, ingatan lebih kuat dan meningkatkan fungsi kerja otak.

    4. Manfaat Kopi Robusta

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat? Foto: Ilustrasi iStock

    Robusta memang memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dari Arabika tapi hal ini bermanfaat untuk mendorong energi. Serta membantu meningkatkan performa dalam aktivitas.

    Kopi Robusta juga baik untuk menurunkan berat badan, dan sama-sama bisa mengurangi risiko terserang diabetes tipe dua karena mengandung asam klorogenat.

    Selain itu robusta ternyata mampu meningkatkan kesehatan pada pencernaan. Karena di dalam kopi Robusta terdapat komponen bernama Niacin, yang tugasnya membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah gangguan pada pencernaan.

    Kesimpulannya kedua jenis kopi ini memiliki manfaat kesehatannya masing-masing. Selama kopi diminum dalam takaran yang dianjurkan dan tidak berlebihan.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Penyakit yang Mengintai Jika Kebanyakan Makan Gorengan


    Jakarta

    Gorengan yang gurih renyah memang enak disantap sebagai lauk atau camilan, tapi waspadai konsumsinya. Jika terlalu banyak berisiko menyebabkan 4 penyakit ini.

    Gorengan adalah salah satu makanan yang paling digemari orang Indonesia. Gorengan yang bertekstur renyah dan bercita rasa gurih ini kerap membuat seseorang sulit berhenti menyantapnya.

    Sayangnya, konsumsi gorengan terlalu banyak dapat berdampak buruk bagi tubuh. Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), terlalu banyak makan gorengan mampu meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.


    “Makanan yang dilapisi dengan tepung dan digoreng memiliki kandungan kalori yang tinggi. Proses menggoreng dapat mengurangi nilai gizi pada bahan utama karena akan menambah kalori dan kandungan lemak,” tulis Kemenkes RI, dikutip Selasa (21/11/2023).

    Lantas, apa saja dampak buruk kesehatan yang mengintai jika terlalu banyak mengonsumsi gorengan? Berikut rangkumannya, melansir dari berbagai sumber.

    1. Obesitas

    Ilustrasi DiabetesIlustrasi Diabetes Foto: Shutterstock

    Melansir dari laman Kemenkes RI, gorengan mengandung lebih banyak kalori jika dibandingkan dengan makanan lainnya karena terbukti menyerap lemak yang terdapat di minyak.

    Maka dari itu, terlalu banyak mengonsumsi gorengan bisa meningkatkan risiko obesitas karena asupan kalori yang diserap tubuh terlalu tinggi.

    Selain itu, sebuah studi yang dipublikasikan PubMed Central mengungkapkan bahwa lemak trans yang terkandung di gorengan dapat berpengaruh secara signifikan untuk meningkatkan risiko obesitas. Sebab, lemak trans dapat meningkatkan nafsu makan dan menambah penyimpanan lemak.

    2. Diabetes Melitus Tipe 2

    Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi gorengan bisa meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2.

    Sebuah studi pada 2005 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi gorengan lebih dari dua kali dalam seminggu berisiko dua kali lipat mengalami resistensi insulin dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsinya kurang dari sekali seminggu.

    Selain itu, studi yang dipublikasikan American Journal Clinical Nutrition menunjukkan, orang yang mengonsumsi empat hingga enam porsi gorengan dalam seminggu berisiko 39 persen lebih tinggi mengidap diabetes melitus tipe 2.

    Lalu, penelitian lain menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi gorengan tujuh kali per minggu berpotensi 55 persen lebih tinggi mengalami diabetes melitus tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per minggu.

    3. Penyakit Jantung

    Ilustrasi penyakit jantung koroner.Ilustrasi penyakit jantung koroner. Foto: Jesse Orrico/Unsplash

    Melansir dari Healthline, mengonsumsi gorengan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, mengurangi kadar kolesterol HDL, hingga obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

    Dua studi observasional besar menemukan bahwa semakin sering orang mengonsumsi gorengan maka semakin besar risiko penyakit jantung. Sementara itu, mereka yang sering mengonsumsi buah-buahan dan sayuran berisiko rendah mengalami penyakit jantung.

    Sementara itu, Kemenkes RI menyebutkan, minyak goreng yang digunakan untuk gorengan mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans sehingga meningkatkan kadar kolesterol darah.

    “Peningkatan kolesterol ini bisa menjadi akar dari berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke,” tulis Kemenkes RI.

    Menurut 17 studi yang dipublikasikan Heart, gorengan terbukti meningkatkan risiko serangan jantung, penyumbatan arteri koroner, gagal; jantung, dan stroke.

    Salah satu studi yang meneliti 750 ribu orang menemukan bahwa orang yang setiap hari mengonsumsi gorengan memiliki risiko 28 persen lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung. Selain itu, setiap 114 gram gorengan mampu meningkatkan risiko keseluruhan sebanyak tiga persen.

    4. Kanker
    Selama proses menggoreng, suhu tinggi membentuk zat akrilamida yang mampu meningkatkan risiko kanker. Menurut Kemenkes RI, makanan bertepung mengandung zat akrilamida yang lebih tinggi ketika terpapar suhu tinggi.

    Jika terlalu banyak dikonsumsi, zat akrilamida berpotensi menyebabkan beberapa jenis kanker, salah satunya kanker ovarium. Selain itu, lemak trans yang terkandung di dalam gorengan juga bisa meningkatkan jumlah senyawa penyebab peradangan tubuh.

    “Hal ini turut berkontribusi terhadap peningkatan risiko kanker,” tegas Kemenkes RI.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 4 Penyakit yang Mengintai Akibat Sering Makan Gorengan

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! Jarang Konsumsi 5 Makanan Ini Tingkatkan Risiko Kematian Dini


    Jakarta

    Makanan yang dikonsumsi sehari-hari akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Namun, hati-hati kalau jarang konsumsi makanan sehat ini bisa meningkatkan risiko kematian dini.

    Sebagian besar orang hanya mengonsumsi makanan yang sesuai dengan selera, tanpa memedulikan keamanan makanan tersebut. Jika mengikuti selera dan hawa nafsu, mungkin kamu akan merasa puas, tetapi itu bisa berdampak buruk pada kesehatan.

    Setiap makanan yang dikonsumsi akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Tubuh yang sehat pun bisa menurunkan risiko kematian dini.


    Oleh karena itu, sebelum makan, sebaiknya memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Jangan sampai melewatkan konsumsi makanan sehat. Karena jika kamu melewatkannya atau bahkan tidak pernah makan makanan sehat tersebut, bisa saja risiko kematian dini meningkat.

    Agar hal ini tidak terjadi, mulai perhatikan asupan makan sehari-hari. Jangan sampai kamu menghindari atau tidak mengonsumsi 5 makanan ini, seperti yang dirangkum dari healthdigest.com (11/11).

    1. Ikan berlemak

    5 Fakta Garis-garis Putih yang Ada pada Daging Ikan SalmonJangan lupa memasukkan asupan ikan berlemak karena bisa mengurangi risiko kematian dini. Foto: iStock

    Ikan berlemak, seperti salmon mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mendukung kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 bermanfaat menurunkan trigliserida, sebuah jenis lemak dalam darah. Mengonsumsi ikan berlemak juga dapat meningkatkan level kolesterol baik dan mengurangi risiko detak jantung tidak teratur.

    Asam lemak omega-3 memang penting dalam mendukung fungsi-fungsi organ, tetapi tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan konsumsi makanan secara alami yang mengandung asam lemak sehat ini.

    Untuk mendapat jumlah asam lemak omega-3 yang cukup, kamu bisa menikmati satu sampai dua porsi ikan berlemak setiap minggu. Selain salmon, kamu juga bisa mengonsumsi makarel, tuna, hingga sarden.

    2. Susu

    Manfaat Oat Milk, Susu Nabati yang Tengah Naik DaunSusu juga sebaiknya tidak dihindari karena bisa meningkatkan kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Orang dewasa mungkin berpikir tidak memerlukan susu lagi. Padahal, susu merupakan sumber nutrisi yang baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

    Susu mengandung kalsium, potassium, dan vitamin D yang membantu mengatur tekanan darah, fungsi pembuluh darah, dan menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan. Akibat jarang mengonsumsi susu berpotensi meningkatkan risiko kematian dini.

    Banyak cara untuk mendapatkan manfaat susu selain sekadar meminumnya. Misalnya, untuk sarapan, kamu bisa menggabungkan dengan sereal atau semangkuk oatmeal. Susu juga bisa dimasukkan ke dalam resep masakan, misalnya kentang tumbuk (mashed potato) hingga quiche.

    Pencinta kopi juga bisa menikmati kopinya dengan tambahan susu. Namun, disarankan menggunakan susu rendah lemak atau susu skim untuk mengurangi asupan lemak harian.

    Daftar makanan yang sebaiknya mulai dikonsumsi untuk hindari risiko kematian dini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bawang putih

    Manfaat Bawang Putih untuk JerawatBawang putih mengandung kekuatan super disebut allicin yang bisa mengurangi risiko kematian dini. Foto: Getty Images/gerenme

    Bawang putih juga tidak boleh diremehkan. Makanan ini mengandung kekuatan super disebut allicin. Allicin merupakan senyawa yang berpotensi menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Bawang putih memang dikenal menjadi obat-obatan herbal hingga penyedap pada masakan. Bawang putih bisa dinikmati secara mentah atau dimasak.

    Menurut healthdigest.com, para peneliti percaya konsumsi bawang putih dapat mengurangi jaringan parut dan pengerasan arteri yang erat kaitannya dengan serangan jantung. Mengonsumsi bawang putih juga bisa mencegah flu biasa dan mengurangi risiko kanker kolorektal.

    Meskipun bermanfaat, tetapi bawang putih tidak disarankan untuk semua orang. Misalnya, mereka yang menderita sindrom iritasi usus besar atau gastroesophageal reflux perlu menghindari bawang putih karena, dapat menyebabkan masalah pencernaan.

    4. Dark chocolate

    Kopi Hitam dan Dark Chocolate Disebut Lebih SehatKonsumsi cokelat hitam pekat juga sudah memberikan manfaat baik pada jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dark chocolate juga baik untuk menunjang kesehatan. Konsumsi dark chocolate dikaitkan dengan kemungkinan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan mendukung umur lebih panjang.

    Dark chocolate juga dapat menurunkan tekanan darah, selama cokelat itu tidak mengandung banyak gula dan lemak jenuh. Penelitian yang disebutkan Health Digest mengungkap, dark chocolate dapat membantu trombosit darah tidak terlalu lengket. Sehingga, menurunkan kemungkinan penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

    Namun, konsumsi dark chocolate juga tidak boleh berlebihan. Makan terlalu banyak cokelat bisa menambah berat badan.

    Cokelat tidak perlu dimakan banyak-banyak. Menurut Poulina Uddin, MD, ahli jantung di Scripps Clinic menyebut, makan hanya sepotong dark chocolate kecil setiap hari sudah bisa memberikan manfaat bagi jantung.

    5. Buah beri

    Buah beri mungkin tidak banyak disukai karena rasanya asam. Padahal, buah ini mengandung sejumlah manfaat untuk mengurangi risiko kematian dini.

    Buah beri, seperti strawberry dan blueberry menjadi bagian penting dari makanan yang dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah. Mengonsumsi buah beri dalam porsi sehat juga mencegah timbulnya penyakit jantung.

    Untuk sarapan, buah beri bisa digabung menjadi topping pada oatmeal. Buah ini juga bisa dicampur dengan yogurt dan menjadi smoothies creamy yang menyegarkan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenali 5 Menu Paling Berisiko untuk Kesehatan di Resto Siap Saji


    Jakarta

    Makanan di restoran siap saji mungkin terlihat menggiurkan. Namun, perlu hati-hati karena ada sejumlah menu yang paling berisiko untuk dipesan. Ini daftarnya!

    Retoran siap saji selalu menjadi pilihan tepat kalau bingung ingin makan di mana. Menu-menunya yang familiar dan dikenal enak membuat restoran ini sering menjadi tujuan.

    Karena sering disambangi, mungkin beberapa orang yang mau makan di sini tidak berpikir dua kali dalam memesan. Mereka sudah punya menu favoritnya masing-masing.


    Masalahnya, tidak semua menu-menu favorit itu terbebas dari risiko bahaya. Terdapat sejumlah menu paling berisiko di restoran siap saji.

    Menu itu bisa saja mudah terkontaminasi bakteri, parasit, dan memiliki nol kalori. Meskipun terdengar sepele, tetapi menu ini bisa saja membahayakan kesehatan.

    Oleh karena itu, jika mampir ke rantai restoran siap saji, kamu perlu menperhatikan kembali menu yang akan dipesan.

    Lebih baik hindari 5 menu paling berisiko ini, seperti yang dirangkum dari mashed.com (22/10) berikut ini:

    1. Sushi dan sashimi

    Girl eating sashimi with chopsticksHati-hati saat memesan sashimi di restoran siap saji. Foto: Getty Images/iStockphoto/Hakase_

    Kalau makan di restoran siap saji yang menyajikan hidangan sushi dan sejenisnya, kamu perlu hati-hati.

    Platter berisi sushi dan sashimi mungkin menggiurkan, tetapi itu bukanlah pilihan tepat. Banyak yang tidak sadar kalau ada potensi bahaya pada menu itu

    Sushi dan sashimi biasa disajikan dalam keadaan setengah matang atau bahkan mentah. Menu ini sangat mungkin terkontaminasi dengan bakteri dari luar. Makanan seperti ini juga rentan dengan infeksi cacing dan parasit, seperti cacing pita, cacing hati dan masih banyak lagi.

    Infeksi bakteri dari mengonsumsi makanan mentah, seperti ikan mentah bisa menyebabkan mual. Bakteri seperti Vibrio, Listeria, dan Salmonella juga bisa menyebabkan gejala keracunan makanan mulai dari mual, sakit perut, muntah, hingga diare.

    Kalau masih tetap ingin makan sushi dan sashimi di restoran seperti ini, pastikan cari restoran yang terjamin kualitasnya. Cari tahu juga bagaimana mereka menyiapkan hiddangan tersebut.

    2. Daging steak atau burger setengah matang

    Waspada! Daging Steak yang Nikmat Bisa Jadi Haram, Ini SebabnyaSteak medium rare bisa saja berisiko bahaya dan terkontaminasi dengan bakteri. Foto: Getty Images/LauriPatterson

    Beberapa orang suka steak atau burgernya dimasak setengah matang. Daging memang dikenal paling pas dimasak medium rare. Sebab, bagian dalam daging masih punya tekstur lembut dan juicy. Kalau terlalu matang, bagian dalam daging bisa terlalu keras.

    Meskipun lebih lezat, tingkat kematangan medium rare bukanlah yang terbaik karena berisiko untuk kesehatan. Terutama, jika kamu suka steak atau patty burger yang dibuat dari daging giling. Sebaiknya daging ini dimasak sampai matang.

    Proses penggilingan daging burger membuatnya lebih rentan terhadap bakteri bawaan makanan. Sebab, ada peluang bakteri menyebar dan berkembang biak ketika daging sapi dicincang.

    Parahnya lagi, daging yang kurang matang dapat mrngandung bakteri E.Coli dan salmonella.

    Disarankan untuk memasak daging sampai suhu minimun 62 derajat celcius untuk mematikan bakteri hingga virus.

    Makanan yang berisiko dipesan di restoran siap saji lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Hidangan dengan telur rebus

    egg benedictEgg benedict menjadi salah satu hidangan yang menggunakan telur rebus. Pastikan telur itu berasal dari peternakan yang aman. Foto: detikFood

    Beberapa restoran menawarkan hidangan klasik egg benedict dimana dalam sajiannya terdapat rebusan telur setengah matang. Telur ini mungkin tampak menggiurkan, tetapi kamu perlu hati-hati mengonsumsinya.

    Telur merupakan makanan padat nutrisi mulai dari protein hingga vitamin. Namun, makanan ini juga bisa membawa bakteri, seperti salmonella.

    Pastikan putih telur tidak terlalu lembek atau memiliki konsistensi seperti jeli. Begitupun dengan kuning telurnya.

    4. Opsi vegetarian

    Bagi mereka yang diet atau memang menghindari makanan hewani, mungkin akan memilih opsi menu vegetarian.

    Meskipun banyak restoran menawarkan menu vegetarian, tetapi itu sering dimasak di atas panggangan yang sama dengan makanan lain. Proses ini membuat sayuran alami kontaminasi silang.

    Tidak hanya masalah ini, ada juga masalah lain. Makanan non vegetarian juga sering dimasak dengan tambahan butter atau mentega yang mengandung bahan hewani.

    5. Caesar salad

    Healthy Grilled Chicken Caesar Salad with Cheese and CroutonsCaesar salad juga berisiko tinggi memiliki bahaya karena bahan dasar sausnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Caesar salad menjadi salah satu menu salad terpopuler. Menu ini seringkali muncul di restoran-restoran.

    Namun, siapa sangka makanan ini juga berisiko tinggi untuk kesehatan. Saus pada Caesar salad sebagian besar dibuat menggunakan kuning telur mentah. Bahan ini pun memiliki risiko salmonella.

    Salmonella bisa menyebabkan diare, demam, dan keram perut. Namun, seberapa besar Caesar salad bisa menyebabkan gejala ini? Jika salad dibuat dengan telur organik, kemungkinan tidak ada risiko. Sedangkan, restoran cepat saji seperti ini umumnya menggunakan telur non organik yang mungkin tercemar salmonella.

    Saat memesan, jangan ragu untuk tanya sumber telur yang digunakan. Jika tidak yakin, bisa memilih menu salad lain yang menggunakan saus berbeda.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Ini Dorong Metabolisme Tubuh, Ada Cabe hingga Jeruk


    Jakarta

    Tubuh membutuhkan metabolisme untuk mencerna makanan hingga memperbarui sel. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan sehat, termasuk 5 makanan ini.

    Metabolisme merupakan salah satu proses yang mampu memperlancar fungsi tubuh. Mulai dari bernapas, mencerna makanan, mengalirkan darah, sampai memperbarui sel.

    Laju metabolisme setiap orang memang berbeda tergantung sejumlah faktor. Jika metabolisme rendah atau melambat, bisa berisiko kenaikan berat badan sampai diabetes.


    Namun, laju metabolisme yang lancar bisa membantu penurunan berat badan. Tentu hal ini yang diinginkan semua orang. Namun, berbagai faktor bisa menyebabkan perlambatan metabolisme.

    Jika mengalami masalah terhadap laju metabolisme, kamu perlu mengonsumsi 5 makanan ini yang dapat memperlancar metabolisme tubuh. Berikut daftarnya, seperti dirangkum dari Times of India (20/11):

    1. Cabai

    10 Manfaat Sehat Makan Cabai Hijau, Bisa Tingkatkan Imunitas!Siapa sangka cabe-cabean juga mampu mendorong metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Cabai memiliki senyawa capsaicin, yang dikenal karena sifat termogeniknya. Sifat ini mampu memanaskan tubuh sehingga menyebabkan pembakaran kalori lebih banyak.

    Artinya, makan lebih banyak cabai bisa membantu membakar kalori sekaligus menghambat penyimpanan lemak. Namun, bukan berarti kamu perlu makan cabai dalam jumlah berlebihan.

    Terlalu banyak makan cabai justru bisa menyebabkan iritasi lambung atau peradangan. Perut pun bisa menjadi tidak nyaman karena panas.

    2. Teh hijau

    Cup with green tea on the table.Teh hijau tidak hanya baik untuk kesehatan menurunkan BB, tetapi juga mampu mendorong metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto/manusapon kasosod

    Teh hijau dikenal dengan manfaatnya untuk kesehatan. Salah satunya meningkatkan metabolisme.

    Teh hijau mengandung antioksidan sekaligus katekin yang telah terbukti dapat meningkatkan metabolisme.

    Kandungan antioksidan EGCG inilah yang dapat menstimulasi metabolisme tubuh. Lemak di tubuh dapat dibakar dengan rutin mengonsumsi teh hijau.

    Namun, perlu diingat batasannya. Jangan sampai berlebihan. Teh hijau juga sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan perut kosong karena bisa mempengaruhi keseimbangan asam lambung.

    Daftar makanan lain yang bisa tingkatkan metabolisme bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Daging tanpa lemak atau protein lain

    Makanan protein untuk libidoDaging tanpa lemak atau protein sehat lainnya juga bisa dikonsumsi untuk mendorong metabolisme. Foto: Getty Images/iStockphoto/Chayaporn Yemjuntuek

    Protein dikenal dengan manfaatnya yang dapat menjadi sumber energi hingga membangun dan memelihara jaringan tubuh.

    Selain itu, protein juga dapat meningkatkan metabolisme. Namun, jenis protein yang dipilih sebaiknya protein tanpa lemak, seperti ikan, ayam, atau daging tanpa lemak. Sebab, protein tanpa lemak membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, sehingga dapat meningkatkan pembakaran kalori.

    Oleh karena itu, jangan lupa menambahkan protein tanpa lemak ke menu harian. Tidak hanya enak, protein tanpa lemak juga bisa menjadi dorongan baik sebagai sumber energi.

    Jika mencari protein non hewani, kamu bisa mencoba protein nabati seperti tahu, tempe, buncis, hingga yogurt yunani. Protein nabati ini tak kalah enak dan menawarkan manfaat serupa, bahkan beberapa jauh lebih baik.

    4. Buah citrus

    Makan Nasi Lauk Buah Jeruk dan Sambal Disebut Sekte Makan di Luar NalarBeberapa jenis buah-buahan jeruk juga mampu meningkatkan metabolisme. Foto: Twitter/Visual

    Jenis buah-buahah citrus tidak hanya menawarkan vitamin C, tetapi juga memiliki kandungan yang dapat meningkatkan metabolisme.

    Vitamin C pada buah citrus, seperti jeruk dan lemon ini dikenal dapat meningkatkan pembakaran lemak selama berolagraga. Menjadikannya sebagai makanan yang baik untuk diet.

    Jeruk, seperti jeruk nipis juga dapat dikonsumsi karena mampu meningkatkan metabolisme. Jeruk nipis membantu pembakaran lebih banyak kalori dan mengurangi simpanan lemak. Efek ini dihasilkan karena jeruk nipis memiliki kandungan asam nitrat di dalamnya, lapor alodokter.com.

    5. Gandum

    Sarapan Oatmeal Bisa Kendalikan Kolesterol? Ini 5 FaktanyaGandum dikenal padat serat dan bisa mendorong metabolisme tubuh. Foto: Getty Images/Creativeye99

    Gandum atau oat pun menjadi salah satu makanan yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

    Gandum tinggi akan serat dan dapat menstabilkan kadar gula darah. Konsumsinya mampu membuat tubuh kenyang lebih lama.

    Efek ini pun dapat mencegah seseorang ngemil.Sekaligus, mendukung metabolisme yang kuat.

    Mulailah sarapan dengan semangkuk gandum atau oatmeal. Namun, disarankan untuk konsumsi oatmeal utuh atau organik. Kalau beli di supermarket pun sebaiknya diperhatikan kandungan gizinya. Sebab, sejumlah besar oatmeal kemasan sudah ditambah dengan banyak gula.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Kacang Merah Beserta Efek Sampingnya Jika Tidak Diolah dengan Benar


    Jakarta

    Kacang merah termasuk salah satu kacang-kacangan yang dapat diolah menjadi berbagai makanan. Mulai dari sayur, tumisan, bubur, kue, isian roti, sampai aneka es.

    Terlepas dari olahannya yang beragam, kacang merah ternyata bagus untuk kesehatan. Jenis kacang ini mengandung sejumlah nutrisi yang baik bagi tubuh dan organ-organ penting di dalamnya.

    Penasaran? Cari tahu nutrisi hingga manfaat kacang merah bagi kesehatan pada uraian berikut.


    Kandungan Kacang Merah

    Dilansir Healthline, kacang merah terdiri dari karbohidrat dan serat yang tinggi. Jenis kacang ini juga merupakan sumber protein yang baik. Untuk 100 g kacang merah rebus mengandung nutrisi, meliputi:

    • Energi: 127 kal
    • Air: 67%
    • Karbohidrat: 22,8 g
    • Serat: 6,4 g
    • Protein: 8,7 g
    • Gula: 0,3 g
    • Lemak: 0,5 g

    Kacang merah juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral, seperti molibdenum, folat, zat besi, tembaga, mangan, kalium, serta vitamin K.

    Manfaat Kacang Merah

    Dengan sejumlah nutrisi yang dikandungnya, kacang merah memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh dan organ. Berikut beberapa manfaat kacang merah:

    1. Meningkatkan Kesehatan Usus

    Kacang merah mengandung serat yang tinggi. Selain itu, kacang ini juga menyimpan serat tidak larut yakni alfa-galaktosida dan pati resisten dalam jumlah besar.

    Pati resisten dan alfa-galaktosida mampu berfungsi sebagai prebiotik. Prebiotik bergerak melalui saluran pencernaan untuk mencapai usus besar, di mana prebiotik ini difermentasi oleh bakteri baik.

    Proses fermentasi kemudian menghasilkan butirat, asetat, dan propionat yang bisa meningkatkan kesehatan usus besar.

    2. Bantu Turunkan Berat Badan

    Pati resisten yang dikandung kacang merah dapat berperan dalam manajemen berat badan. Serat dan protein tinggi yang disimpannya juga bisa mengurangi pencernaan karbohidrat, sehingga bantu menurunkan berat badan.

    3. Mengontrol Gula Darah

    Kacang merah kaya akan protein, serat, dan karbohidrat yang dilepaskan secara perlahan. Karena kandungannya tersebut, kacang ini efektif untuk menjaga kadar gula darah yang sehat.

    Kacang merah memiliki skor GI yang rendah. Yang artinya, kenaikan gula darah akan rendah dan lebih bertahap setelah memakan kacang ini. Dengan kadar gula darah yang terkontrol, maka akan menurunkan risiko terkena berbagai penyakit kronis.

    4. Mencegah Kanker Usus Besar

    Kacang-kacangan disebut mengandung sejumlah nutrisi dan serat yang bersifat antikanker.

    Serat yang dimiliki kacang merah seperti pati resisten dan alfa-galaktosida tidak tercerna sampai ke usus besar. Serat tersebut difermentasi oleh bakteri baik yang menghasilkan pembentukan asam lemak rantai (SCFA).

    SCFA seperti butirat dapat meningkatkan kesehatan usus besar sehingga menurunkan risiko kanker usus besar.

    5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Kacang-kacangan termasuk kacang merah merupakan salah satu sumber protein nabati terkaya. Jika kacang ini dikonsumsi sebagai pengganti daging atau sumber protein lain yang tinggi kolesterol, maka dapat berdampak positif bagi kesehatan jantung.

    Ini karena kolesterol yang terkandung dalam daging atau sumber protein lain mampu meningkatkan risiko penyakit jantung. Oleh sebab itu, mengurangi kolesterol salah satunya dengan konsumsi kacang merah baik bagi jantung.

    Selain itu, kacang merah juga menyimpan kandungan lemak dan lemak jenuh yang sedikit lebih rendah dari jenis kacang lain. Sehingga kacang merah bisa jadi opsi untuk meningkatkan kesehatan organ jantung.

    Efek Samping Kacang Merah

    Tak hanya mengandung sejumlah manfaat, kacang merah juga memiliki efek samping bila dikonsumsi mentah atau tidak dimasak dengan baik. Berikut efek samping kacang merah:

    1. Diare dan Muntah-muntah

    Kacang merah mentah mengandung protein beracun dalam jumlah tinggi yang disebut phytohaemagglutinin. Jika mengkonsumsi kacang ini secara mentah atau melalui proses masak yang tidak benar, akan menyebabkan keracunan dengan gejala diare dan muntah-muntah.

    2. Perut Kembung

    Pada beberapa orang, kacang merah mampu menyebabkan perut kembung hingga diare karena serat tidak larut atau alfa-galaktosida yang dikandungnya. Serat ini juga dapat memperburuk gejala sindrom iritasi usus besar.

    Tapi, alfa-galaktosida bisa dihilangkan sebagian dengan cara merendam kacang merah dalam air dan memasaknya dengan benar.

    Cara Mengolah Kacang Merah

    Agar dapat memberi manfaat bagi kesehatan dan bukan malah memberi efek samping, kacang merah harus dimasak dengan benar dan tidak dikonsumsi secara mentah.

    Cara mengolah yang baik sebelum mengkonsumsinya, yakni dengan merendam kacang merah dalam air setidaknya selama 5 jam dan merebusnya pada suhu 100°C selama setidaknya 10 menit.

    Dengan proses pengolahan demikian, racun dan senyawa berbahaya yang terdapat di dalam kacang merah bisa hilang. Sehingga kacang merah menjadi aman, tidak lagi berbahaya, dan memberikan manfaat jika dikonsumsi.

    Itu dia penjelasan mengenai kacang merah, mulai dari kandungan nutrisi hingga efek samping yang dimilikinya.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Kacang-kacangan Tiap Hari


    Jakarta

    Konsumsi kacang-kacangan tergolong sehat karena kaya nutrisi. Lalu jika makan kacang tiap hari, apa yang bakal terjadi pada tubuh? Begini efeknya.

    Saat membicarakan diet atau pola makan sehat, kacang-kacangan selalu dibahas. Jenis makanan nabati ini kerap jadi pilihan camilan sehat karena nutrisi yang kaya di dalamnya.

    Kacang-kacangan seperti walnut, almond, pistachio, hingga kacang mete mengandung serat, protein, dan lemak sehat. Kombinasi nutrisi itulah yang membuat kacang ideal dijadikan camilan.


    Tiap jenis kacang juga sebenarnya punya keunggulan nutrisi, contohnya almond mengandung vitamin E paling banyak di antara jenis kacang lain. Namun secara umum, vitamin dan senyawa di dalam kacang cukup serupa.

    Eat This, Not That! (14/11/2023) pun merangkum penjelasan ahli gizi soal 7 hal yang bakal terjadi saat kamu makan kacang-kacangan tiap hari:

    1. Dapat asupan antioksidan berlimpah

    Saat ngemil kacang, artinya kamu memberikan pasokan antioksidan berlimpah ke tubuh. Ahli gizi Lauren Manaker menyoroti pistachio merupakan jenis kacang dengan kapasitas antioksidan tinggi.

    Jumlahnya bahkan mirip dengan antioksidan yang terkandung dalam blueberry, delima, cherry, dan red wine. Manaker mengatakan asupan antioksidan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal.

    2. Bantu cukupi kebutuhan nutrisi lain

    Walnuts with wooden spoon on backgroundKonsumsi kacang walnut meningkatkan asupan asam lemak omega 3 hingga serat. Foto: iStock

    Konsumsi kacang-kacangan juga membantu mencukupi kebutuhan serat harian. Manaker mengatakan serat kerap kali terlupakan pemenuhannya dibanding nutrisi lain, padahal punya peran yang tak kalah penting.

    Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi kacang walnut meningkatkan profil asupan nutrisi secara keseluruhan. “Termasuk meningkatkan asupan asam lemak omega 3, serat, dan beberapa vitamin dan mineral,” kata Manaker. Penelitian itu menemukan hanya dengan mengganti 15% asupan daging dengan kacang walnut bisa membuat seseorang merasakan manfaat tersebut.

    3. Menjaga kesehatan otak

    Kesehatan otak sangat perlu dijaga. Menurut ahli gizi Trista Best, salah satu caranya adalah dengan rajin makan kacang-kacangan. “Kacang kaya akan nutrisi penting seperti asam lemak omega-3, antioksidan, dan vitamin E, yang dapat membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan peradangan,” kata Best.

    Dia menambahkan, “Kacang merupakan sumber berbagai mineral, seperti magnesium dan seng, yang berperan dalam fungsi kognitif dan memori.” Tiap jenis kacang pun memiliki tingkat nutrisi yang berbeda-beda. Misalnya, walnut memiliki konsentrasi asam lemak omega-3 tertinggi, sedangkan almond dan kacang Brazil biasanya memiliki kandungan vitamin E tertinggi.

    4. Membuat mood lebih baik

    Woman Hands holding sad face hiding or behind happy smiley face, bipolar and depression, mental health concept, personality, mood change, therapy healing split concept.Rajin makan kacang juga membuat mood lebih baik dengan tanda pebaikan dalam gejala depresi. Foto: Getty Images/iStockphoto/champpixs

    Mood atau suasana hati bisa lebih baik saat kamu mengonsumsi makanan sehat dan tepat nutrisi, salah satunya kacang. Hal ini dibuktikan melalui penelitian dimana grup yang makan 1 porsi kacang tiap hari, menunjukkan perbaikan nyata dalam gejala depresi.

    Penelitian lain mengungkap partisipan yang makan 2-3 sendok makan kacang dan bijian tiap hari, ditambah modifikasi diet lainnya, menunjukkan perbaikan dalam hal terkait gejala dan episode depresi. Salah satu penyebabnya karena kacang kaya asam lemak omega 3 yang bersifat melindungi saraf.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Bikin makan lebih puas

    Kacang-kacangan tak hanya enak dimakan langsung, tapi juga dijadikan topping makanan lain. Penambahan ini bahkan membuat makan terasa lebih puas. Contohnya penggunaan kacang sebagai topping yogurt yang menambah rasa sekaligus tekstur yogurt.

    Bonusnya, kamu juga mendapat tambahan nutrisi seperti serat, lemak sehat, dan protein. Kombinasi ketiga nutrisi ini menciptakan rasa puas dalam makan.

    6. Penurunan inflamasi atau tanda peradangan

    kacang almondKacang almond kaya vitamin E yang menurunkan peradangan. Foto: iStock

    Konsumsi kacang-kacangan telah dikaitkan dengan tanda peradangan yang lebih rendah. Kacang-kacangan, terutama almond, kaya akan vitamin E, menyediakan sekitar 48% dari rekomendasi asupan harian dalam tiap satu porsi konsumsinya.

    Vitamin E berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi sel dari stres oksidatif yang pada gilirannya membantu menurunkan peradangan.

    7. Menyehatkan jantung

    Bagian penting dari pola makan menyehatkan jantung adalah mengasup lebih banyak sumber lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Kacang kaya akan keduanya dan merupakan sumber lemak tak jenuh ganda yang dikenal sebagai asam lemak omega 3.

    Salah satu cara untuk menurunkan kadar trigliserida tinggi, faktor risiko penyakit jantung, adalah dengan meningkatkan asupan lemak omega 3. Selain itu, mengonsumsi jenis lemak sehat ini dikaitkan dengan kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi dan kadar kolesterol LDL yang lebih rendah.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan Alergi


    Jakarta

    Banyak berkembang diet sehat yang salah satunya memangkas asupan gluten. Ternyata ini efek yang akan terjadi pada tubuh jika menjalankan diet bebas gluten.

    Bagi segelintir orang kandungan gluten pada makanan menjadi komponen menyeramkan yang dapat masuk ke dalam tubuhnya. Gluten banyak terkandung pada makanan seperti roti, pas, kue, atau hidangan lain yang menggunakan campuran tepung terigu di dalamnya.

    Sebagian orang di dunia dilaporkan memiliki intoleran gluten yang memaksa mereka tidak mengonsumsi gluten sama sekali. Ternyata selain alasan kesehatan ada juga sebagian orang yang berminat untuk melakukan diet bebas gluten demi gaya hidupnya.


    Banyak dokter yang justru menyarankan untuk tidak pernah menghindari gluten karena ada beberapa efek yang akan terjadi pada tubuh. Mulai dari efek buruk hingga manfaat ini bisa terjadi jika kamu memangkas asupan gluten.

    Baca juga: Dessert by Dare: Legit Lembut Tiramisu Tres Lechess dan Gelato Rasa Alami

    Berikut ini 5 efek diet bebas gluten menurut Delish:

    5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan AlergiMengurangi asupan gluten secara drastis dapat menyebabkan konstipasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

    1. Memicu konstipasi

    Komponen gluten yang ada pada roti, pasta, atau olahan tepung lainnya sebenarnya mengandung serat. Para ahli bahkan menyetujui jika kandungan serat pada gluten termasuk salah satu serat yang baik.

    Bagi tubuh yang terbiasa menerima asupan gluten, tentunya akan mengalami penyesuaian setelah kehilangan salah satu sumber seratnya. Buang air besar yang terhambat atau konstipasi atau sulit BAB seringkali dirasakan oleh mereka yang mencoba menjalani diet ini.

    Sistem pencernaan akan bekerja lebih keras ketika sumber serat yang dibutuhkan tiba-tiba hilang. Salah satu cara untuk menangkal efek samping ini adalah dengan meningkatkan asupan sayuran hijau atau biji-bijian.

    2. Lebih cepat lapar

    Pada individu yang mengalami intoleran gluten, asupan gluten justru akan memicu rasa tak nyaman pada perut. Efeknya selera makan akan hilang bahkan ada yang mengalami efeknya sepanjang hari.

    Tetapi untuk mereka yang menghindari gluten karena gaya hidup biasanya akan merasa cepat lapar. Hal ini terjadi karena tubuh kehilangan salah satu asupan karbohidratnya.

    Efek tersebut juga disebabkan karena ketika tidak ada asupan gluten nafsu makan juga akan meningkat. AHli gizi menyarankan untuk konsumsi mie yang terbuat dari sayuran sebagai pengganti asupan glutennya.

    Efek diet bebas gluten lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Membuat otak lebih fokus

    Sering merasa hilang fokus atau mengantuk setelah makan nasi atau mie? Efek tersebut dihasilkan oleh asupan gluten dan karbohidrat yang berlebihan masuk ke dalam tubuh.

    Ahli gizi dan peneliti mengungkapkan bahwa usu yang sehat berkaitan sangat erat dengan kesehatan mental dan tingkat fokus. Asupan karbohidrat dan gluten yang dikurangi dapat membantu sistem pencernaan menjadi lebih bersih dan sehat.

    Efeknya inflamasi pada usus akan menurun sehingga mikrobiota yang hidup dapat menciptakan lingkungan pada saluran pencernaan yang lebih bersih. Hasilnya baik kesehatan mental hingga fungsi otak akan meningkat.

    4. Energi meningkat

    5 Efek Diet Bebas Gluten, Terasa Lebih Lapar hingga Sembuhkan AlergiMenurut ahli, tubuh akan lebih berenergi jika mengurangi asupan gluten ke dalam tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim

    Menurut penelitian asupan karbohidrat dan gluten sebenarnya mengonsumsi banyak energi untuk dicerna. Sehingga usai konsumsi gluten yang banyak biasanya lebih banyak orang merasa kelelahan daripada yang berenergi.

    Tetapi ketika asupan glutennya dikurangi maka tubuh akan memiliki cadangan energi yang lebih banyak. Energi yang biasanya dihabiskan pada proses mencerna gluten akan dialihkan pada kebutuhan lain seperti aktivitas sehari-hari.

    Selain itu kondisi saluran pencernaan yang lebih sehat juga membantu produksi energi yang lebih banyak. Beberapa penelitian menunjukkan efek positif pada partisipan yang mengurangi konsumsi karbohidrat atau gluten menjadi lebih berenergi sepanjang hari.

    5. Mengatasi alergi makanan

    Menjalankan diet bebas gluten ternyata dapat memberikan efek positif ternyata bagi mereka yang memiliki energi makanan. Asupan gluten yang seringkali masuk tak terkendali dapat memicu inflamasi di dalam tubuh.

    Sehingga ketika gluten dikurangi risiko terjadinya inflamasi juga akan berkurang. Diet bebas gluten diakui oleh ahli dapat membantu beberapa pasien yang mengalami gangguan pada pencernaan.

    Pemicu alergi di dalam pencernaan dapat berkurang ketika saluran pencernaan bebas dari pengaruh gluten. Sehingga ada beberapa kasus yang menunjukkan pelaku diet bebas gluten mengalami perbaikan pada alergi makanan yang diidapnya.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Bangun Energi Keluarga dengan Rahasia Menu Sarapan ‘Super Power’


    Jakarta

    Hidup sebagai orang tua muda dengan anak-anak kecil seringkali menjadi tugas yang penuh tantangan. Menyeimbangkan pekerjaan, keluarga, dan waktu diri sendiri membutuhkan energi yang cukup.

    Untuk itu, kami hadir dengan solusi sederhana namun bermakna, Haverjoy Havermix Instant Oats with Chocochips. Ini adalah alasan Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips menjadi pilihan menu sarapan yang sehat dan lezat untuk pagi yang penuh aktivitas.

    1. Energi Tahan Lama dari Oats (Bukan Gandum)


    Oats adalah sumber energi yang luar biasa. Dibandingkan dengan gandum biasa, oats memberikan keleluasaan energi yang tahan lama, sehingga ideal untuk menangani hari Anda dan keluarga yang padat serta aktif.

    2. Nutrisi Optimal untuk Keluarga Anda

    Sereal sarapan keluarga kami dirancang khusus untuk memberikan nutrisi terbaik bagi seluruh keluarga. Kaya akan serat pangan dan zat besi, Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips membantu menjaga kesehatan dan kebugaran setiap anggota keluarga.

    3. Kelezatan Chocochip yang Disukai Anak-anak

    Kami memahami betapa sulitnya membuat anak-anak menyukai sarapan. Dengan perpaduan chocochips dan oats, Haverjoy Havermix Instant Oats & Chochips kami menjadi pilihan favorit anak-anak. Sehingga membuat sarapan menjadi lebih sehat dan nikmat bagi anak-anak dan juga momen menyenangkan bagi keluarga.

    4. Praktis dan Efisien untuk Pribadi yang Sibuk

    HaverjoyFoto: dok. Haverjoy

    Kami tahu waktu adalah hal berharga, terutama bagi orang tua yang sibuk. Sereal ini tidak hanya lezat, tetapi juga praktis. Hanya dengan beberapa sendok sereal dan tambahkan air panas, Anda dapat menyajikan sarapan yang bergizi atau camilan saat di kantor dalam hitungan menit.

    5. Terakreditasi Halal dan BPOM

    Soal keamanan produk, Anda tidak perlu khawatir karena seluruh produk Haverjoy telah mendapatkan sertifikasi Izin Edar Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dan terakreditasi Halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

    dok. HaverjoyFoto: dok. Haverjoy

    Tidak hanya itu, Haverjoy juga tersedia dalam berbagai varian rasa yang menggoda. Dari Quick Cooking Oats, Instant Oats dan Rolled Oats, yang bisa menjadi pilihan untuk setiap anggota keluarga Anda! Informasi lebih lanjut mengenai produk Haverjoy, silakan kunjungi akun Facebook Haverjoy Oats dan Instagram @haverjoy.oats.

    (Content Promotion/Haverjoy Oats)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Buah Lontar dan Kandungan Gizinya


    Jakarta

    Buah lontar (Borassus flabellifer) adalah buah tropis dari pohon palem lontar. Buahnya berwarna coklat tua sampai hitam, bentuknya bulat saat matang. Isi daging buahnya puting bening dan berair.

    Buah ini dipercaya menjadi sumber vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang bermanfaat bagi kesehatan. Simak nilai gizi dan manfaat dari buah lontar di bawah ini.

    Nutrisi dan Nilai Gizi Buah Lontar

    Dikutip dari laman PharmEasy, berikut adalah kandungan nilai gizi dari buah lontar per 100 gram:


    • Energi 87 kkal
    • Lemak 1,0 gram
    • Protein 2,8 gram
    • Karbohidrat 18,5 gram
    • Serat 15 gram
    • Gula 14 -16 gram

    Selain itu, buah lontar juga kaya akan mineral dan vitamin, dengan banyak vitamin B dan C, zat besi, seng, kalsium, kalium, tiamin, riboflavin dan fosfor.

    Manfaat Buah Lontar

    Dikutip dari laman Global Fruits Name, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah lontar:

    1. Antioksidan

    Buah lontar memiliki antioksidan yang bermanfaat menjaga kesehatan tubuh. Vitamin dan mineral penting dalam buah ini membantu untuk memperkuat dan meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh.

    Kandungan potasium dan vitamin C yang tinggi buah lontar, akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh akan memungkinkan sel-sel tubuh, mampu melawan mikroba penyebab infeksi.

    Sebagai contoh, kandungan antioksidan tersebut membantu melindungi sel darah dari kerusakan oksidatif.

    2. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Buah lontar dipercaya bisa menurunkan berat badan karena memiliki kandungan kalori dan lemaknya yang rendah. Sehingga cocok dimakan saat diet.

    Jadi, buat mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan mengikuti diet rendah kalori, buah ini bisa dijadikan sebagai pilihan yang baik.

    3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

    Vitamin B6 termasuk komponen penting bagi fungsi otak, yang secara signifikan terdapat dalam jumlah besar dalam buah lontar.

    Neuron akan melepaskan neurotransmitter yang mengubah suasana hati, memori, serta pembelajaran otak kita. Vitamin B6 berperan dalam membantu memproduksi enzim, seperti serotonin dan dopamin yang dibutuhkan neurotransmiter.

    4. Menjaga Kesehatan Kulit

    Manfaat buah lontar bagi kesehatan kulit mungkin karena sifat anti inflamasinya. Dalam hal ini, buah lontar bermanfaat untuk mengatasi masalah peradangan kulit, seperti biang keringat, bisul, hingga ruam.

    5. Membantu Mengurangi Rambut Rontok

    Vitamin B kompleks yang sekelompok vitamin esensial termasuk B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12, berperan penting dalam menjaga kesehatan pertumbuhan rambut serta mencegah rambut rontok. Di mana:

    • Vitamin B1 (Tiamin): akan mengubah makanan menjadi energi untuk membantu pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B2 (Riboflavin): Berperan dalam pertumbuhan sel yang sehat, seperti sel folikel rambut.
    • Vitamin B3 (Niacin): Berperan dalam meningkatkan sirkulasi darah kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut.
    • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): Membantu menjaga kesehatan folikel rambut.
    • Vitamin B6 (Pyridoxine): mendorong produksi melanin.

    Itulah beberapa manfaat buah lontar untuk kesehatan dan kandungan nutrisinya.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com