Category: Makanan Sehat

  • Benarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Banyak mitos seputar diet yang menyebut bahwa makan di atas pukul 7 malam bisa membuat berat badan naik. Faktanya, klaim tersebut tak sepenuhnya benar.

    Setiap pola diet memiliki peraturan hingga larangan masing-masing. Namun yang paling sering ditemukan adalah larangan makan malam di atas pukul 7 malam karena dianggap bisa membuat berat badan bertambah.

    Dilansir dari Indian Express (27/10), klaim ini ternyata mitos belaka. Berhenti makan di jam tertentu agar berat badan tidak naik ternyata tidak masuk akal, karena semua manusia memiliki jadwal dan aktivitas yang berbeda.


    Memang benar bahwa tubuh manusia idealnya perlu mengikuti ritme sirkadian, yang menganjurkan untuk menyantap makanan berat di awal hari ketika metabolisme tengah bekerja dengan baik. Artinya, makanan padat kalori sebaiknya dikonsumsi dikonsumsi di pagi hari bukan di malam hari.

    Formula ini berguna untuk orang-orang yang sedang diet, lengkap dengan aturan menghitung kalori di setiap makanan yang disantap. Jadi tidak ada hubungan waktu dengan kenaikan berat badan.

    Benarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini PenjelasannyaBenarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya Foto: Ilustrasi iStock

    Jika seseorang sudah menyantap makanan yang tidak sehat sepanjang hari dan berhenti makan pukul 7 malam, berat badannya tetap akan naik. Karena yang berpengaruh adalah jika seseorang menjalankan pola makan sehat sepanjang hari.

    Begitu juga dengan proses pencernaan makanan pada tubuh. Tubuh tetap memproses makanan dengan cara yang sama tak peduli waktu makannya.

    Para ahli menyarankan agar orang-orang yang sedang diet tetap makan teratur. Karenanya ketika makan sebelum pukul 7 malam, orang-orang tidak kalap dan menyantap makanan berkalori tinggi karena menahan lapar seharian.

    Yang paling penting orang-orang harus berhenti makan dua jam sebelum waktu tidur. Karena di malam hari metabolisme tubuh sudah menurun, sehingga disarankan untuk jalan santai selama 15 menit usai makan malam agar makanan tercerna dengan sempurna.

    Benarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini PenjelasannyaBenarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya Foto: Ilustrasi iStock

    Jadi bukan masalah kapan waktu yang paling tepat untuk makan malam. melainkan makanan apa yang disantap. Hindari menyantap makanan yang berkalori tinggi, mengandung sodium tinggi, sampai makanan olahan dan makanan manis agar berat badan tidak gampang naik.

    Sebelumnya ada beberapa ahli kesehatan yang menyarankan untuk makan sebelum pukul 7 malam karena memiliki beberapa manfaat kesehatan. Misalnya mampu mengendalikan gula darah sampai meningkatkan kualitas tidur.

    Baca Juga: Makan Malam Bagusnya Sebelum Pukul 19.00, Begini Efeknya untuk Kesehatan” selengkapnya

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Jalani Diet Seimbang, Wanita Ini Turun BB 15 Kilogram Dalam 8 Bulan


    Jakarta

    Demi jadi seorang model, wanita ini berkomitmen untuk mendapatkan tubuh idealnya. Tak disangka pola diet sederhana ini menurunkan 15 kilogram berat badannya.

    Beberapa profesi menuntut tubuh yang ideal bagi mereka yang melakoninya. Terutama seperti dunia hiburan, modelling, hingga berbagai profesi lain yang mengedepankan penampilan.

    Menjadi model yang terkenal dan populer adalah impian dari seorang wanita asal India. Untuk itu dirinya berkorban besar guna memiliki tubuh yang ideal sebagai seorang model.


    Berbagai olahraga dan pengaturan pola makan dilakukan olehnya demi menurunkan berat badan. Tak disangka setelah 8 bulan menjaga pola makan wanita ini berhasil menurunkan berat badan dengan signifikan seperti laporan Times of India (19/10).

    Baca juga: Kafe Berusia 40 Tahun Ini Sajikan Parfait Jumbo yang Fenomenal

    Jalani Diet Seimbang, Wanita Ini Turun BB 15 Kilogram Dalam 8 BulanBertekad menjadi seorang model, wanita ini mengatur pola makan dan berolahraga secara rutin. Foto: Times of India

    “Tahun 2020 menjadi titik balik aku merasa perlu berubah dan mengurangi berat badan serta mulai menjalani hidup yang lebih percaya diri. Aku memiliki kepercayaan diri yang rendah dan tidak ada energi menikmati hidupku,” ungkap Vaishali Dhanda (44).

    Wanita berusia 44 tahun itu akhirnya mulai rutin berolahraga dan menjalani diet secara konsisten. Untuk menu sarapannya ia mengonsumsi kopi tanpa gula dan susu, 5 buah almond, dan buah-buahan.

    Makan siangnya hanya berupa oat dengan sayuran, nasi merah, dan sesekali daging ayam. Ketika memasuki waktu makan malam ia hanya menambahkan ayam dan ubi panggang ke atas piringnya.

    Tak hanya pada waktu makan utama, Dhanda juga menentukan menu khusus untuk sebelum dan sesudah berolahraga. Walnut, jambu biji dengan taburan garam hitam wajib dikonsumsi sebelum berolahraga.

    Jalani Diet Seimbang, Wanita Ini Turun BB 15 Kilogram Dalam 8 BulanSetelah diet selama 8 bulan, akhirnya ia berhasil menurunkan bobot hingga 15 kilogram. Foto: Times of India

    Usai melatih otot-ototnya ia kembali mengisi perutnya dengan kopi dan dua buah biskuit. Dhanda mengatakan ia tidak membatasi asupan makanan terlalu ketat, hanya saja memerhatikan keseimbangan nutrisinya saja.

    Pola diet ini dijalankan oleh Dhanda selama 8 bulan dalamnya, berat badannya berhasil turun drastis. Awalnya Dhanda memiliki bobot 71 kilogram, kini ia hanya berbobot 56 kilogram.

    Kepercayaan diri Dhanda diakui meningkat tajam, ia berhasil meraih mimpinya sebagai seorang model sekaligus desainer untuk perhiasan. Dalam menjalankan dietnya Dhanda sendiri tetap menganggap makanan sebagai bahan bakar tubuh dan tetap mencukupi batas minimal kalori yang dibutuhkan.

    “Pastikan untuk mengubah hidup dan pola makan tidak hanya untuk beberapa bulan, tetapi selamanya. Menurunkan berat badan itu petualangan yang luar biasa jika dilakukan dengan benar dan ketika kamu mulai berkomitmen. Mulailah dengan keinginan untuk hidup sehat,” ujar Dhanda.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Tips Melunturkan Lemak Perut yang Membandel dari Pakar


    Jakarta

    Lemak perut jadi masalah yang mengganggu penampilan banyak orang. Untuk melunturkannya secara alami, ikuti beberapa tips makan Yang mudah ditiru. Ini daftarnya.

    Selain kelebihan berat badan, masalah utama yang dialami banyak orang adalah memiliki lemak perut yang membandel. Penumpukan lemak di bagian perut membuat perut terlihat besar dan buncit.

    Untuk mengatasinya secara alami, kamu perlu menjalani pola hidup sehat. Pelatih nutrisi Tracie Haines-Landram mengungkap kepada Eat This, Not That! (20/10/2023) bahwa ada hal-hal dasar terkait olahraga dan kebiasaan yang perlu diatur untuk melunturkan lemak perut.


    Selain itu, dalam hal makan, beberapa tips melunturkan lemak perut ini bisa dicoba. Jalani secara rutin dan konsisten agar hasilnya maksimal. Berikut daftarnya:

    1. Tambahkan cabe pada makanan

    Kabar baik untuk penggemar pedas bahwa makanan favoritnya ini dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori dan metabolisme untuk mengekang nafsu makan. Hal ini karena kandungan capsaicin di dalam cabe dan rempah-rempah pedas lainnya.

    Ahli gizi Trista Best menyarankan untuk membuat makanan sehari-hari dengan tambahan cabe, paprika, atau bubuk cabe. Capsaicin disebutnya merupakan senyawa yang dapat membantu mengurangi lemak perut.

    2. Konsumsi makanan kaya probiotik

    kombinasi yogurt yang pas di lidah.Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Penelitian menunjukkan kesehatan usus yang baik berkaitan dengan manajemen berat badan yang baik pula. Salah satu cara menciptakan usus yang sehat adalah dengan mengonsumsi makanan kaya probiotik.

    Yogurt, kefir, hingga kimchi sebaiknya diasup sehari-hari sehingga bantu menyingkirkan lemak perut. “Makanan kaya probiotik meningkatkan mikrobioma usus yang sehat, yang mana terkait manajemen berat badan yang lebih baik dan berkurangnya lemak perut,” tegas Best.

    3. Utamakan asupan serat

    Bukan rahasia lagi kalau serat berperan penting dalam usaha diet, termasuk melunturkan lemak perut. Sumber serta seperti bijian utuh, oat, dan legume dapat menciptakan rasa kenyang dan puas. Pada akhirnya kondisi ini mencegah seseorang dari makan berlebih.

    Selain itu, konsumsi serat yang cukup dapat membantu mengatur kadar gula darah yang juga penting dalam usaha diet. Best mengatakan, konsumsi serat juga berkhasiat mengontrol nafsu makan dan mengurangi penyerapan kalori.

    4. Jangan lupakan sumber asam lemak omega 3

    5 Fakta Garis-garis Putih yang Ada pada Daging Ikan SalmonFoto: iStock

    Tips melunturkan lemak perut lain adalah dengan mengonsumsi sumber asam lemak omega 3. Kamu bisa mendapatkannya dari salmon, kacang walnut, sampai bijian flaxseed. Sumber lemak sehat ini juga dilengkapi senyawa antiinflamasi yang dapat membantu menciptakan rasa puas usai makan.

    Best berujar, “Sumber asam lemak omega 3 dapat mengurangi inflamasi dan lemak perut, serta mencegah peradangan pada tubuh.”

    Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Rutin makan sayuran hijau

    Lemak perut yang membandel perlu disingkirkan dengan konsumsi makanan sehat, seperti sayuran hijau. Bayam dan brokoli bisa jadi andalan karena kaya vitamin dan mineral, serta relatif rendah kalori.

    Best mengatakan, “Sayuran hijau bisa jadi pilihan menu diet terbaik yang fokus pada pengurangan lemak perut. Sayuran ini juga kaya antioksidan yang mendukung kesehatan secara umum.”

    6. Gerakkan tubuh setiap hari

    Jalan Kaki ke Kantor Buat Orang Makan Lebih BanyakFoto: Getty Images/iStockphoto

    Tips melunturkan lemak perut ini bukan soal makanan, tapi tak kalah penting. Pakar menyarankan untuk kamu melakukan aktivitas fisik reguler sehari-hari, seperti jalan kaki, menari, atau ke gym.

    Menurut studi tahun 2013, seseorang yang olahraga lebih dari 200 menit per minggu kehilangan berat badan secara signifikan lebih banyak dibandingkan mereka yang berolahraga lebih sedikit.

    7. Pastikan tidur berkualitas
    Kualitas tidur berperan penting dalam mengelola berat badan. Tidur nyenyak yang cukup setiap malam dapat membantu mengatur hormon nafsu makan dan mengurangi stres. Selain itu, tubuh yang cukup istirahat akan lebih efisien dalam membakar lemak.

    “Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk meningkatkan risiko obesitas. National Institute of Health merekomendasikan tujuh hingga delapan jam tidur sehari untuk orang dewasa,” kata Haines-Landram.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini


    Jakarta

    Kopi sehat memang identik tanpa gula dan pemanis buatan. Tapi ada banyak pemanis alternatif yang bisa dicampur ke dalam racikan kopi sehat.

    Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau secangkir kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minuman yang kaya akan antioksidan ini, disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari The Daily Meal ada lima bahan pemanis alternatif yang sehat untuk kopi. Berikut daftarnya.

    1. Susu Almond

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Beberapa tahun terakhir, susu almond begitu digandrungi. Susu yang dibuat dari sari almond ini punya rasa agak manis, creamy, dan rasa nutty yang khas.

    Segelas susu almond tanpa pemanis mengandung sekitar 40 kalori, 2 gram protein, dan 3 gram lemak. Susu almond juga tinggi vitamin E yang bagus untuk kesehatan kulit dan imunitas tubuh.

    Untuk campuran kopi, susu almond juga memberikan aroma dan cita rasa khas kacang almond yang khas. Bagi kamu yang ingin minum kopi susu rendah kalori dan lemak, jenis susu ini layak dicoba.

    2. Madu

    Tambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat ManisTambahkan Madu ke Kopi untuk Dapatkan Rasa dan Manfaat Manis Foto: Ilustrasi iStock

    Madu memiliki lebih banyak kalori daripada gula. Madu juga mempengaruhi gula darah dengan cara yang sama seperti gula pada umumnya. Satu sendok teh madu memiliki sekitar 21 kalori sementara gula putih hanya memiliki sekitar 12 kalori.

    Tetapi ketika berbicara soal manfaat kesehatan, kita tidak bisa hanya melihat kalori. Meskipun kandungan kalorinya lebih tinggi tapi madu juga turut memberi stamina dan energi. Rasanya juga lebih manis madu ketimbang gula.

    Jadi cukup dengan satu sendok teh madu saja rasa kopi sudah manis.

    3. Cokelat Bubuk

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Bubuk kakao mengandung serat, zat besi dan kalsium. Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2011 dari National Center of Biotechnology, bubuk kakao alami juga tinggi fenolik yang membantu mencegah peradangan, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membuat bahagia serta meredakan stres.

    “Cocoa kaya akan antioksidan, dan tidak mengandung gula,” tambah Senior. Cokelat bubuk membuat kopi lebih nikmat dan creamy. Cukup tambahkan satu sendok cokelat bubuk pada kopi maka kamu sudah bisa menikmati secangkir kopi moka.

    4. Santan

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Santan bukan hanya bisa ditambahkan sebagai bumbu masakan tapi juga membuat minuman kamu lebih enak. Tambahkan sedikit santan pada kopi dan rasakan sensasi nikmatnya yang legit dan sedikit gurih.

    Santan mengandung gula alami yang membuat kopi jadi sedikit manis namun tidak mengandung kalori berlebih. Santan juga mengandung asam lemak yang bermanfaat: Sebuah studi tahun 2013 menemukan bukti bahwa santan merupakan sumber lemak jenuh yang sehat yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

    5. Kayu Manis

    Ganti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat IniGanti Gula di Kopi dengan 5 Pemanis yang Lebih Sehat Ini Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi rempah punya banyak penggemar. Aroma dan rasanya yang harum khas menjadikan kopi rempah cepat populer. Kamu bisa menambahkan sepotong kayu manis atau kayu manis bubuk untuk membuat kopi yang manis dan harum meskipun tanpa tambahan gula.

    Studi tahun 2019 dari National Center for Biotechnological Information menunjukkan bahwa kayu manis memiliki efek anti-diabetes karena dapat menghambat enzim gastrointestinal dan membantu memodulasi respons dan sensitivitas insulin. Kopi kayu manis paling pas dinikmati dalam keadaan hangat.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini Agar Cantik Awet Muda


    Jakarta

    Penuaan dini harus dihindari dengan merawat kulit wajah. Salah satu caranya dengan mengubah pola makan yang lebih sehat dan menghindari beberapa jenis makanan.

    Wajah cantik dan awet muda idaman banyak wanita di dunia. Oleh karenanya, para wanita ini merawatnya dengan produk kecantikan wajah.

    Tak hanya menggunakan produk kecantikan wajah, tapi bisa didukung dengan pola makan sehat. Dilansir dari Food NDTV (9/10), ada beberapa makanan yang harus dihindari agar kerutan halus atau tanda penuaan bisa disamarkan.


    Berikut 5 makanan yang harus dihindari kalau tak ingin cepat tua:

    1. Gula

    Makanan yang harus dihindari agar wajah awet mudaMakanan yang harus dihindari agar wajah awet muda Foto: Getty Images/iStockphoto

    Konsumsi gula yang berlebihan, terutama gula rafinasi dapat mempercepat proses penuaan. Asupan gula yang tinggi dapat menyebabkan glikasi. Yaitu proses di mana gula berkaitan dengan protein dan membentuk molekul berbahaya yang dikenal sebagai produk akhir glikasi lanjut (AGEs).

    AGEs dapat merusak kolagen dan elastin sehingga menyebabkan kerutan dan kulit kendur. Sesuai penelitian di National Library Of Medicine, gula dan fruktosa menghubungkan asam amino yang ada dalam kolagen dan menciptakan AGEs.

    Oleh karenanya, ahli gizi Anjali Mukerjee menyarankan agar tidak mengonsumsi hidangan penutup. Solusinya dengan mengganti pilihan makanan penutup menjadi lebih sehat, seperti madu, buah-buahan, kurma, dan kismis.

    2. Makanan Cepat Saji

    Makanan cepat saji banyak yang digoreng. Biasanya menggunakan minyak nabati terhidrogenasi yang pada dasarnya adalah lemak trans.

    Lemak trans diketahui memiliki efek buruk terhadap kesehatan tubuh dan kulit. Tak hanya meningkatkan kadar kolesterol jahat, tapi lemak trans juga memicu peradangan yang menyebabkan penuaan dini.

    Makanan cepat saji atau junk food sebisa mungkin harus dihindari. Namun jika masih ingin menikmati gorengan favorit, sesekali menyantapnya tidak masalah asalkan dibuat segar di rumah.

    3. Minuman Beralkohol

    Minuman beralkohol juga bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan. Jika dikonsumsi secara berlebihan bisa membuat seseorang menua lebih cepat.

    Alkohol diketahui dapat membuat tubuh dehidrasi yang menyebabkan kulit kering dan keriput. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menjelaskan bahwa konsumsi alkohol dapat merusak sistem pertahanan antioksidan kulit.

    Pada akhirnya akan membuat kulit lebih tua dari usia aslinya. Kalau ingin terus mengonsumsinya, kurangi saja porsinya. Minumlah secukupnya bukan menjadi rutinitas.

    4. Daging Olahan

    Makanan yang harus dihindari agar wajah awet mudaMakanan yang harus dihindari agar wajah awet muda Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jenis daging olahan sangat beragam, seperti sosis, nugget, kornet, dan lainnya. Daging olahan ini diketahui mengandung natrium, sulfit, dan lemak jenuh yang jumlahnya tinggi.

    Menurut Healthline, jika mengonsumsi daging olahan secara berlebihan akan mempengaruhi kesehatan kulit. Salah satu efeknya dapat membuat kulit dehidrasi dan melemahkan kolagen, sehingga menyebabkan peradangan kulit.

    5. Kafein

    Minuman berkafein kerap dikonsumsi untuk menambah energi. Bahkan, kandungan kafein juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

    Namun, jika mengonsumsi kafein terlalu banyak justru berdampak buruk pada kulit. Hal ini akan membuat seseorang terlihat lebih tua.

    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Medical University of Bialystok menyatakan bahwa Kafein mengurangi sintesis kolagen. Efeknya membuat kulit kehilangan elastisitasnya dan menunjukkan tanda-tanda penuaan.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 7 Buah Tinggi Kalori yang Cocok untuk Menambah Berat Badan


    Jakarta

    Ingin menambah berat badan (BB) tapi mau dengan cara yang sehat? Bagaimana kalau mengkonsumsi buah tinggi kalori?

    Meski bukan makanan pertama yang terlintas ketika seseorang hendak menambah BB, tapi konsumsi buah yang mengandung kalori tinggi bisa cukup efektif kok untuk tambah berat badan.

    Selain kalori ekstra yang dikandungnya, buah-buahan ini juga memiliki beberapa nutrisi seperti vitamin dan mineral penting yang mampu dukung kesehatan tubuh. Demikian kamu bisa tambah BB dengan cara yang sehat.


    Penasaran ada jenis buah apa saja? Cari tahu deretan buah tinggi kalori pada uraian di bawah ini.

    Buah Tinggi Kalori

    Dilansir laman Healthline, ada beberapa buah tinggi kalori yang dapat dikonsumsi untuk bantu kamu menambah berat badan, yakni sebagai berikut:

    1. Alpukat

    Selain tinggi kalori, buah alpukat mengandung lemak sehat dan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Dalam 100 g daging alpukat terkandung; 161 kal, lemak 15 g, protein 2 g, dan karbohidrat 8,6 g. Serta alpukat memiliki nutrisi lain, seperti serat, folat, potasium, vitamin K, C, B5, dan B6.

    2. Mangga

    Sumber kalori yang dimiliki mangga berasal dari karbohidrat yang dikandungnya. Dalam 165 g mangga mengandung kalori sebanyak 99 kal. Selain itu, ada juga nutrisi lain, seperti protein 1,4 g, lemak 0,6 g, karbohidrat 25 g, serat 3 g, folat, mineral tembaga, vitamin C, B, A, dan E.

    3. Pisang

    Pisang merupakan sumber karbohidrat dan kalori. Dalam 118 g pisang mengandung kalori 105 g, protein 1 g, lemak 0,4 g, karbo 27 g, dan serat 3 g. Tak hanya itu, gizi baik lainnya juga dimiliki pisang seperti pati resisten yang tinggi.

    4. Kelapa

    Kelapa bagian dagingnya menjadi sumber kalori yang baik dengan tinggi lemak dan karbohidrat sedang. Untuk 28 g daging kelapa mengandung 99 kal, 1 g protein, 9,4 g lemak, 4,3 g karbohidrat, dan 2,5 g serat. Daging kelapa juga kaya akan mineral penting, seperti fosfor dan tembaga.

    5. Kurma

    Pohon kurma tumbuh di daerah tropis. Sebagian besar buah kurma yang diedarkan ke negara-negara lain dalam keadaan kering. Dalam 24 g kurma kering mengandung; 66,5 kalori, 18 g karbohidrat, 0,4 g protein, 0,1 g lemak, serat 1,6 g, kalium, dan magnesium. Nutrisi lain yang dikandung kurma, seperti tembaga, mangan, zat besi, serta vitamin B6.

    6. Kismis

    Kismis adalah buah anggur segar yang dikeringkan. Buah ini banyak mengandung nutris dan kalori yang dapat bantu menaikkan berat badan. Dalam 28 g kismis memiliki nutrisi; 85 kalori, 22 g karbohidrat, 1 g protein, 0,1 g lemak, dan 1 g serat. Selain itu, kismis juga mengandung kalium, zat besi, mineral tembaga, mangan, magnesium, dan vitamin B.

    7. Buah Ara

    Buah ara atau buah tin yang dalam bahasa Inggris disebut figs dapat dikonsumsi segar maupun kering. Untuk 28 g buah ini, mengandung nutrisi; 70 kal, 18 g karbohidrat, 1 g protein, 0,3 g lemak, 3 g serat, kalium, hingga kalsium.

    Itu dia sederet buah tinggi kalori yang bisa dikonsumsi untuk bantu tambah berat badan. Selain dimakan secara terpisah, buah-buah di atas dapat dipadukan dengan sumber protein atau lemak lain agar kadar gula darah kamu tetap stabil, ya.

    (fds/fds)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Makan Terlalu Pedas Bahaya untuk Tubuh? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Banyak orang menggemari makanan pedas. Namun dalam konsumsinya, beberapa orang alami efek samping serius. Lantas benarkah makan terlalu pedas berbahaya? Begini kata pakar.

    Makanan pedas menarik selera banyak orang, termasuk orang Indonesia. Sengatan pedas yang semakin kuat dianggap banyak orang membuat pengalaman makan lebih nikmat.

    Tak hanya dijadikan makanan sehari-hari, makanan pedas belakangan viral dijadikan bahan tantangan makan. Pelaku tantangan berlomba-lomba menghabiskan makanan pedas sebanyak atau secepat mungkin.


    Namun konsumsi makanan pedas berakibat buruk untuk beberapa orang. Makanan pedas membuat mereka sakit perut, bahkan ada yang meninggal usai coba tantangan makan keripik terpedas

    Lantas seperti apa kata pakar kesehatan mengenai konsumsi makanan pedas? Benarkah berbahaya untuk kesehatan?

    Merangkum HuffPost (23/10/2023), berikut penjelasannya:

    1. Hal yang terjadi pada tubuh saat makan pedas

    Saat makan pedas ada sensasi terbakar di mulut. Dr. Lisa Ganjhu, gastroenterologist dari NYU Langone Health menjelaskan itu berasal dari senyawa capsaicin, senyawa kimia yang merupakan komponen aktif pada cabai dan pemberi rasa pedas.

    Berbagai hal fisiologis terjadi saat makan pedas, mulai dari berkeringat, rasa kebas di bibir dan mulut, hingga sensasi terbakar di lidah. Semua hal ini rupanya respon tubuh untuk mendinginkan ‘dirinya’ usai capsaicin mengirim sinyal nyeri ke otak.

    Dr. Natasha Chhabra yang juga gastroenterologist mengatakan makan pedas erat kaitannya dengan refluks pada beberapa orang. Refluks merupakan kondisi naiknya makanan yang ditampung beserta cairan asam lambung ke esofagus. Namun Dr. Natasha mengatakan belum ditemukan mekanisme pasti mengenai cara makanan pedas memicu refluks pada seseorang.

    2. Kenapa beberapa orang lebih kuat makan pedas?

    Apa Benar Makan Cabai Bisa Atasi Disfungsi Ereksi?Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Sering kali pertanyaan muncul mengenai kenapa seseorang ada yang sangat kuat makan pedas, sementara yang lain tidak sama sekali? Menurut Dr. Natasha, toleransi akan rasa pedas dipengaruhi beberapa faktor, seperti genetik, pengalaman hidup, dan paparan terhadap makanan.

    Sementara itu Dr. Lisa menambahkan, konsumsi makanan pedas terus menerus dapat meningkatkan toleransi seseorang akan rasa pedas. Ini tercermin pada keluarga-keluarga di Indonesia, misalnya, yang jamak mengonsumsi makanan pedas sehingga orang Indonesia berakhir lebih kuat makan pedas jika dibandingkan keluarga di negara lain yang cenderung mengonsumsi makanan hambar.

    “Hal ini lebih menyangkut budaya dibanding masalah fisiologis,” katanya. Toleransi rasa pedas yang berbeda ini pula yang membuat reaksi tubuh seseorang terhadap rasa pedas juga beragam.

    3. Seberapa pedas takaran terlalu pedas?

    Lantas apa patokan yang membuat sebuah makanan tergolong amat pedas? Menurut Dr. Natasha, tidak ada patokan pasti mengenai hal itu. Beda misalnya dengan minum alkohol dimana ada jumlah yang direkomendasikan per hari agar seseorang tidak mabuk.

    Namun untuk mengukur rasa pedas, ada skala yang bisa jadi panduan. Sebutannya Scoville. Sebuah makanan pedas bisa diukur memiliki berapa Scoville heat units (SHU) yang bergantung pada konsentrasi capsaicin di dalamnya.

    Semakin tinggi SHU-nya, maka semakin pedas bahan makanan tersebut. Sebut saja cabai Carolina reapers yang punya 1,500,000 SHU, berbeda dengan jalapeno yang mengandung antara 2,500 hingga 10,000 SHU.

    Simak Video ‘Pencinta Makanan Pedas Wajib ke Rumah Makan Ini!’:

    [Gambas:Video 20detik]

    Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Makan terlalu pedas bisa menewaskan seseorang?

    Makan Paqui Jadi Sakit Sampai dibawa ke RSFoto: YouTube

    Para pakar mengatakan kecil kemungkinan konsumsi makanan pedas dapat menewaskan seseorang, kecuali jika orang itu mengalami reaksi alergi atau sensitivitas terhadap makanan.

    “Saya belum pernah mendengar kalau konsumsi makanan pedas membunuh seseorang,” kata Dr. Lisa. Mengenai tantangan makan keripik pedas yang beberapa waktu lalu membuat seseorang meninggal disebutkan tubuh seseorang pada dasarnya mengalami syok, seolah-olah ditusuk, dan adrenalin tubuh melonjak.

    Ia menegaskan kalau meski efek makan pedas bisa memunculkan ketidaknyamanan, tapi sebenarnya kematian akibat makan pedas sangat kecil kemungkinannya.

    5. Cara meredakan rasa pedas

    Banyak orang pilih minum banyak air putih untuk menetralisir rasa pedas yang kuat, tapi ternyata pilihan minuman penuh lemak, seperti susu dinilai lebih baik.

    Faktanya, capsaicin merupakan senyawa larut lemak yang dapat ‘hilang’ jika kita minum susu. Sebaliknya, jika yang diminum air putih, maka tidak berefek menghilangkan capsaicin tersebut.

    Dr. Natasha bilang mengunyah permen karet dan makan permen pelega tenggorokan juga dapat jadi solusi. “Makanan itu meningkatkan produksi saliva yang bantu menetralisir keasaman di perut,” katanya.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Keren! Wanita Ini Sukses Turun Berat Badan 91 Kg usai Ubah Pola Makan


    Jakarta

    Kisah diet sukses kerap menginspirasi dan jadi sorotan. Seperti kisah wanita ini yang berhasil menurunkan berat badan hingga 91 kg usai mengganti pola makannya.

    Dilansir dari Ny Post (12/10/2024), wanita asal Amerika bernama Jeanine Raine baru saja membagikan kisah diet suksesnya yang membuat orang terpukau.

    Raine menceritakan pengalamannya yang sejak remaja sudah bermasalah dengan berat badan berlebih. Saat usianya menginjak 18 tahun, Raine sempat diet dan olahraga secara berlebihan tapi justru berat badannya melonjak sampai ke angka 213 kg.


    Wanita yang berprofesi sebagai guru ini mengaku ia dulu sering diperlakukan tak adil dan dipandang sebelah mata karena berat badannya.

    “Mengajari anak-anak adalah salah satu cita-cita saya, tapi setiap kali saya harus berdiri dan mengajar itu mulai terasa berat. Lutut dan punggung saya mulai sakit setiap harinya,” curhat Raine.

    “Saya tahu saat itu berat badan saya hampir 213 kg. Setiap hari saya selalu konsumsi makanan cepat saji, bahkan sehari bisa berkali-kali. Meski sulit, tapi saya tahu bahwa jika saya mulai mengubah apa yang perlu diubah, saya percaya saya bisa melakukan perubahan,” jelasnya.

    Ubah Pola Makan, Wanita Ini Sukses Diet Turunkan BB 91 Kg!Jeanine Raine berhasil turun berat badan 91 kg usai mengubah pola makannya jadi lebih sehat. Foto: Site News

    Setelah diskusi dengan beberapa dokter dan ahli gizi, akhirnya Raine mulai mengubah pola makannya menjadi lebih sehat. Setiap kali ia merasa lapar, ia mencari makanan yang kalorinya lebih rendah.

    Bahkan ia mulai terbiasa menyiapkan dan masak makanan sendiri di rumah, agar asupan kalorinya lebih terkontrol. Walau ia mengaku sulit awalnya melepaskan rasa ngidamnya untuk makan makanan manis, makanan cepat saji, hingga minuman bersoda.

    Untuk mengakali rasa ngidamnya, Raine mengganti minuman soda dengan sparkling water. Lalu untuk es krim, ia ganti dengan yogurt yang dibekukan dalam bentuk wafer, dan masih banyak lagi.

    “Sekarang semua makanan yang masuk ke dalam tubuh saya tidak membuat saya gelisah lagi. Kini saya punya banyak energi, tidak gampang lelah, dan tekanan darah saya tak tinggi lagi,” sambungnya.

    Proses dietnya ini tak instan karena butuh waktu sekitar dua tahun lebih untuk menurunkan 91 kg dari tubuhnya. Tentunya pola makan sehat ini diimbangi olahraga teratur seperti loncat tali sehingga tubuhnya kini lebih sehat.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Benarkah Minum Kopi Setiap Hari Berbahaya? Begini 10 Efeknya untuk Tubuh


    Jogja

    Kebiasaan minum kopi sulit ditinggalkan mayoritas orang Indonesia. Lantas, benarkah minum kopi setiap hari berbahaya? Kenali efeknya untuk kesehatan tubuh.

    Selain aroma harum dan rasa nikmat, konsumsi kopi memang telah terbukti memiliki beragam manfaat sehat. Dilansir Healthline, salah satu manfaat minum kopi adalah melawan rasa lelah sekaligus meningkatkan energi tubuh. Khasiat lainnya adalah mengurangi risiko diabetes tipe 2, mendukung kesehatan otak, mereduksi risiko depresi, dan menyehatkan jantung.


    Secara umum, konsumsi kopi tidak menimbulkan efek buruk untuk kesehatan, bahkan cenderung memberi dampak baik. Meski begitu, kamu perlu tahu efek konsumsi kopi setiap hari yang mungkin muncul jika dikonsumsi terlalu banyak.

    Efek samping kebanyakan minum kopi

    People drinking coffee high angle viewEfek minum kopi. Foto: iStock

    Salah satu kandungan dalam kopi yang menyebabkan minuman ini dibutuhkan adalah kafein. Namun ternyata, terlalu banyak kafein juga bisa membawa efek samping bagi tubuh. Berdasar uraian dari Healthline dan Medical News Today, berikut beberapa efeknya:

    1. Kecemasan berlebih

    Kafein bekerja dengan cara memblokir efek adenosin, zat kimia otak yang menyebabkan rasa lelah. Selain itu, kafein juga memicu pelepasan adrenalin sehingga memampukan orang yang mengonsumsinya mendapat ‘tambahan’ energi.

    Dalam dosis tinggi, kafein justru menyebabkan kecemasan dan rasa gugup berlebihan. Efek ini bakal terasa apabila kafein dikonsumsi lebih dari batas amannya. Khusus orang yang sensitif, anxiety mungkin terasa biarpun hanya sedikit mengonsumsi kafein.

    2. Masalah kehamilan

    Ibu hamil yang minum lebih dari 300 miligram kafein atau mudahnya 3 cangkir kopi sehari, dapat mengalami hambatan pertumbuhan janin dan irama jantung tidak normal pada janin. Bukan hanya itu, kemungkinan loss pregnancy juga ada.

    3. Insomnia

    Depressed woman sitting on the bed at night, she is sad and suffering from insomniaInsomnia Foto: Getty Images/demaerre

    Kamu mungkin sudah tahu banyak orang minum kopi agar terjaga dan mampu beraktivitas dengan penuh semangat. Sayangnya, efek ini bak pedang bermata dua. Orang yang terlalu banyak minum kopi bisa jadi kesulitan tidur.

    Sebuah penelitian menemukan kalau semakin tinggi asupan kafein, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan seseorang untuk jatuh tertidur. Di samping itu, durasi tidur berkurang yang pada gilirannya menyebabkan kualitas tidur menurun.

    4. Tekanan darah tinggi

    Meski secara keseluruhan kafein tidak menaikkan risiko penyakit jantung atau stroke, senyawa satu ini terbukti meningkatkan tekanan darah. Efek ini bersifat sementara dan paling memengaruhi orang yang tidak terbiasa minum kopi.

    Sudah jadi pengetahuan umum bahwa tekanan darah merupakan salah satu faktor sakit jantung dan stroke. Pasalnya, bila terus-terusan bertekanan darah tinggi, pembuluh arteri dapat rusak sehingga aliran darah terganggu.

    5. Sakit kepala

    Studi yang dilakukan berbasis populasi menemukan hasil menarik tentang efek kafein bagi tubuh. Asupan senyawa dini melalui makanan dan obat-obatan mungkin menjadi salah satu faktor penyebab sakit kepala kronis setiap hari.

    6. Rasa lelah berlebihan

    Tired mixed race Black business woman, office employee touching, rubbing nose bridge with closed irritable eyes, bad strain blurry vision, eyesight problems, headache, feeling stress, fatigueRasa lelah berlebihan Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes

    Memang benar kafein dalam kopi dapat meningkatkan energi tubuh sekaligus menghilangkan kelelahan. Namun, begitu efek temporal ini lenyap, kelelahan hebat bakal dirasa. Oleh karena itu, disarankan mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang alih-alih tinggi untuk meminimalisir efek kelelahan ini.

    7. Sering buang air kecil

    Karena bersifat diuretik, minum kopi sehari-hari menyebabkan peningkatan keinginan buang air kecil (BAK). Hal ini disebabkan efek stimulasi kafein pada kandung kemih.

    Sering BAK bukan hanya sebatas gangguan terhadap fokus saja. Studi tahun 2024 menemukan keterkaitan konsumsi kafein berlebih dengan peningkatan risiko kandung kemih basah dan terlalu aktif/overactive bladder (OAB).

    8. Ketergantungan

    Kafein yang dikonsumsi secara terus-menerus dapat menyebabkan ketergantungan psikologis atau fisik. Meski begitu, sifat adiktif kafein tidak sama dengan yang dihasilkan obat-obatan terlarang semacam kokain dan amfetamin.

    9. Asam urat

    A man suffering from painful and inflamed gout on his right foot around the big toe area.asam urat Foto: ilustrasi/thinkstock

    Orang yang punya masalah asam urat disarankan tidak minum kopi berlebih. Apabila larangan ini dilanggar, serangan berulang asam urat yang menyakitkan di titik-titik tertentu akan terasa.

    Saat seseorang mengonsumsi kafein berlebihan, metabolisme purin bisa meningkat sehingga kadar asam urat dalam darah ikut naik. Selain itu, kafein juga bersifat diuretik yang dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan membuat konsentrasi asam urat semakin tinggi di darah.

    10. Detak jantung cepat

    Asupan kafein tinggi menyebabkan jantung berdetak dengan cepat. Kondisi tersebut pada gilirannya memengaruhi perubahan irama detak jantung atau fibrilasi atrium. Masalah ini dapat berdampak serius jika tidak ditangani karena aliran darah menjadi tak efisien.

    Cara sehat minum kopi setiap hari

    People drinking coffee high angle viewCara sehat minum kopi Foto: iStock

    Agar kebiasaan minum kopi sehari-hari tidak menimbulkan efek buruk, kamu mesti mengetahui batas amannya. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyebut batasnya adalah 400 miligram sehari.

    Jumlah itu kira-kira setara dengan 2 sampai 3 gelas cangkir kopi. Meski begitu, perlu diingat, setiap orang punya sensitivitas yang berbeda-beda terhadap kafein. Selain itu, kondisi kesehatan yang sedang dialami juga perlu dipertimbangkan.

    Keterangan serupa dibawakan oleh Elizabeth Shaw, seorang ahli gizi. Ia menyebut konsumsi kopi dalam jumlah sedang tidak menimbulkan dampak buruk, tetapi justru memberi manfaat kesehatan.

    “Penelitian menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah sedang (biasanya 3 hingga 4 cangkir sehari) pada individu sehat tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan dan justru dapat memberikan beberapa manfaat,” terangnya, dikutip laman Eating Well pada Selasa (14/10/2025).

    Khusus ibu hamil, batas asupan kafein harian berbeda lagi. Menurut keterangan dalam Jurnal Nutrients bertajuk ‘Caffeine Intake throughout Pregnancy, and Factors Associated with Non-Compliance with Recommendations: A Cohort Study’ oleh Maria Rosario Roman-Galvez dkk, batas amannya adalah 200 miligram per hari.

    Penyebab batasan kafein untuk ibu hamil ini disebabkan adanya beberapa dampak buruk yang mungkin timbul, seperti keguguran, lahir mati, dan berat badan lahir bayi rendah. Sebagai informasi, 200 mg/hari adalah sekitar dua cangkir kopi.

    Artikel ini sudah tayang di detikjogja dengan judul “Apakah Minum Kopi Setiap Hari Berbahaya? Ini 10 Efek dan Cara Sehat Konsumsinya”

    (sob/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Suka Minum Susu dan Yogurt Setiap Hari? Waspada 7 Efek Ini Bisa Muncul


    Jakarta

    Produk olahan susu (dairy product) seperti susu, keju, yogurt, dan mentega mengandung sejumlah vitamin dan mineral. Namun, konsumsinya terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan. Begini efeknya.

    Sehari-hari, produk olahan susu jamak dikonsumsi karena bisa langsung dimakan atau dijadikan paduan hidangan lain yang bikin rasanya nikmat. Produk olahan susu secara umum tinggi protein, kalsium, vitamin B, dan lemak.

    Konsumsi produk olahan susu sewajarnya bisa jadi bagian pola makan bergizi seimbang. Manfaatnya juga terasa untuk kesehatan tulang dan otot. Namun, seperti hal lain yang bakal berefek negatif jika kebanyakan, konsumsi produk olahan susu juga begitu.


    Terlebih jika yang dikonsumsi penuh kandungan lemak (full-fat), diberi pemanis, atau merupakan produk olahan. Berikut efeknya untuk kesehatan, seperti dikutip dari Times of India (17/10/2025):

    1. Perut kembung dan bergas

    Salah satu efek umum dari kebanyakan konsumsi produk olahan susu adalah perut kembung dan bergas, terutama dialami penderita intoleransi laktosa. Kondisi ini muncul ketika tubuh memproduksi enzim laktase yang tidak mencukupi untuk mencerna laktosa (gula pada susu).

    Efeknya tak hanya perut kembung dan bergas, tapi bisa juga kram, diare, dan mual. Jika kamu mengalami tanda-tanda tersebut, lebih baik mengurangi konsumsi produk olahan susu.

    2. Berat badan naik

    Makanan berbahan susu bisa jadi padat kalori, terlebih jika dibuat dengan produk penuh lemak (full-fat) dan dengan pemanis tambahan. Artinya, asupan kalori ke tubuh bakal lebih banyak dan berat badan pun bisa naik.

    Bahkan untuk produk susu rendah lemak sekalipun, jika dikonsumsi terlalu banyak, tambahan kalorinya bisa menyumbang kenaikan berat badan. Jadi, moderasi saat mengonsumsinya adalah kunci.

    3. Kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung meningkat

    Produk olahan susu mengandung beragam jenis lemak, termasuk lemak jenuh. Jenis lemak tak sehat ini terkait dengan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan risiko penyakit jantung.

    Biasanya lemak jenuh terkandung pada produk keju, butter, dan krim. Mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan pembentukan plak arteri, dan berkontribusi terhadap penyakit jantung.

    4. Risiko kanker prostat

    Salah satu hal yang perlu dikhawatirkan adalah tingginya asupan susu atau kalsium mungkin berkorelasi dengan peningkatan risiko kanker prostat pada pria. Hal ini ditemukan dalam studi observasional dimana pria yang minum lebih dari 2 gelas susu per hari ditemukan memiliki risiko lebih tinggi alami kanker prostat.

    Oleh karena itu, bagi pria dengan faktor risiko kanker tersebut, mengurangi asupan susu mungkin lebih baik. Tentunya sambil memantau hasil penelitian yang sedang berlangsung.

    5. Ketidakseimbangan mineral

    Asupan kalsium yang sangat tinggi dari produk susu (ditambah suplemen) mungkin berkontribusi terhadap risiko batu ginjal pada individu yang rentan, terutama batu kalsium oksalat.

    Kelebihan kalsium dapat mengganggu penyerapan mineral lain, seperti magnesium, zat besi, seng, jika pola makan tidak seimbang.

    6. Masalah kulit dan jerawat

    Beberapa orang melaporkan konsumsi susu yang banyak memperburuk kondisi kulit mereka, seperti jerawat. Namun, tidak semua orang akan mengalami hal ini, dan efeknya kemungkinannya rendah atau sedang.

    7. Reaksi alergi

    Alergi protein susu sapi (CMPA) dapat memicu respons imun, seperti gatal-gatal, gejala gastrointestinal, dan bahkan anafilaksis. Meskipun hal ini lebih umum terjadi pada anak-anak.

    Konsumsi susu berlebih pada seseorang dengan sensitivitas subklinis dapat memperburuk gejala ringan. Di antaranya hidung tersumbat, eksim, gangguan pencernaan, dan sebagainya.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park