Jakarta –
Perubahan musim seringkali membuat seseorang jatuh sakit. Untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, para ahli menyarankan konsumsi 5 makanan yang sering dianggap buruk ini.
Perubahan musim membuat tubuh seseorang lebih rentan terhadap penyakit. Beberapa jenis penyakit yang sering dialami, seperti batuk dan flu. Namun, penyakit ini bisa dihindari dengan cara memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Selain istirahat yang cukup dan rutin berolahraga, disarankan juga untuk mengonsumsi makanan-makanan yang memiliki efek terhadap penguatan sistem kekebalan tubuh.
Makanan-makanan itu tidak hanya makanan sehat, tetapi juga makanan yang kerap dicap ‘buruk’.
Makanan tersebut sebenarnya tidak seburuk yang dikira. Di dalamnya juga terkandung beragam nutrisi yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindari dari penyakit batuk dan flu.
Melansir aol.com (19/09/2024), berikut daftar 5 makanan ‘buruk’ untuk tingkatkan kekebalan tubuh:
1. Telur
Telur ayam sebenarnya adalah makanan padat nutrisi yang bisa bantu tingkatkan kekebalan tubuh. Foto: iStock |
Telur mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Namun, jika dikonsumsi sewajarnya, maka telur bermanfaat untuk kesehatan.
Satu butir telur berukuran besar hanya mengandung 1,5 gram lemak jenuh dan 186 mg kolesterol.
Telur ini merupakan sumber protein yang terjangkau. Telur menawarkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menciptakan antibodi, guna menangkal infeksi. Selain itu, telur juga menyediakan nutrisi penting lainnya, seperti selenium, folat, vitamin A dan D.
Telur juga menyediakan sejumlah kecil asam lemak omega-3 yang juga dikaitkan dengan kekebalan tubuh yang lebih baik.
Selain bernutrisi, telur juga enak dan mudah diolah menjadi hidangan apapun.
2. Kentang
Disarankan juga mengonsumsi kentang karena mengandung bakteri yang bisa bantu tingkatkan sistem kekebalan tubuh. Foto: iStock |
Beberapa orang menganggap kentang sebagai sumber karbohidrat yang buruk. Padahal, kentang merupakan karbohidrat yang baik untuk kesehatan.
Patricia Kolesa MS, RDN, mengungkap jika kentang dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Satu kentang berukuran sedang juga memberikan sekitar 20% dari nilai harian untuk vitamin C, dan mengandung nutrisi utama untuk kekebalan tubuh lebih baik.
Kentang juga mengandung pati resisten, sejenis karbohidrat yang difermentasi oleh bakteri usus. Hal ini merupakan kabar baik karena mikrobioma usus yang berkemabang pesat adalah cara lain untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Kentang juga bisa diolah dengan mudah. Bisa direbus atau dipanggang, dan cocok dikombinasikan dengan bahan makanan lain.
Makanan ‘buruk’ lainnya yang sebenarnya bantu tingkatkan kekebalan tubuh bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Susu
Susu sapi juga sebenarnya bagus dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/fcafotodigital |
Munculnya beragam susu alternatif, seperti susu nabati mungkin membuat banyak orang bertanya-tanya apakah susu sapi seburuk itu.
Padahal, susu sapi baik untuk kesehatan, terutama dalam hal mendukung sistem kekebalan tubuh.
Segelas susu dapat bermanfaat bagi tubuh karena minuman ini merupakan sumber protein yang baik. Susu juga menyediakan mineral, seperti seng yang mendukung kekebalan tubuh. Nutrisi susu semakin diperkaya dengan kandungan vitamin A dan D.
Namun, pilihlah jenis susu sapi dengan kualitas terbaik dan organik. Penelitian yang disebut aol.com menunjukkan, susu organik mungkin mengandung sedikit lebih banyak lemak sehat, seperti lemak tak jenuh ganda omega-3 dan asam linoleat terkonjugasi (CLA).
Jenis lemak seperti itu yang ditemukan dalam susu dan daging sapi telah dikaitkan dengan kekebalan tubuh yang lebih baik.
4. Pisang
Tidak hanya jeruk, pisang juga bisa dikonsumsi untuk mencegah penyakit flu dan batuk. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2 |
Jeruk bukan satu-satunya buah yang ampuh mencegah penyakit flu, tapi pisang juga.
Pisang mungkin dianggap tinggi gula, tetapi sebenarnya juga mengandung banyak nutrisi. Pisang menyediakan vitamin C dan vitamin B6 yang sangat baik dan penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Meskipun serat di dalam pisang sedikit, tetapi pisang mengandung pati resisten. Pati resisten yang difermentasi oleh bakteri usus ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Ahli gizi dan pendiri Rooting for Wellness Nutrition, Chelsea Newbrough, RDN menyebut prebiotik bertindak sebagai makanan untuk probiotik (bakteri yang hidup di susu dan mendukung pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.)
Menurutnya, menjaga mikrobioma usus yang sehat secara langsung dapat memengaruhi kekebalan tubuh yang sehat.
5. Sereal
Sereal sering dianggap sebagai makanan buruk karena kandungan gula tambahan di dalamnya. Padahal sereal memiliki banyak manfaat, termasuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
Manfaat ini didapat karena sereal seringkali diperkaya dengan berbagai nutrisi pendukung kekebalan tubuh, seperti vitamin A, folat, seng, dan zat besi.
Namun, ketika membeli sereal, jangan lupa untuk melihat label informasi gizi. Secara khusus, carilah sereal dengan setidaknya 5 gram protein, 3 gram serat, dan sedikit atau tanpa tambahan gula.
Jika ingin menikmati sereal, lebih baik memadukannya dengan yogurt tawar tanpa pemanis.
(aqr/adr)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Hati-hati! Ini 5 Efek Negatif Kebanyakan Makan Pedas Jakarta – Bagi sebagian orang makanan pedas memang lebih nikmat dan menantang. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena jika terlalu banyak, bisa sebabkan 5 efek samping ini. Sebagian orang lebih suka menikmati makanan berbumbu pedas karena dianggap jauh lebih nikmat. Apalagi orang Indonesia yang terbiasa makan pakai sambal. Ketika makan pedas, sinyal akan dikirim ke otak untuk memberi tahu bahwa mulut terbakar. Otak akan menerjemahkan kondisi ini dengan sesuatu yang berbahaya dan mengancam. Hasilnya, otak akan melepaskan hormon adrenalin.
Namun, adrenalin adalah endorfin alami yang memiliki efek pereda nyeri dan juga bisa menimbulkan efek bahagia. Karenanya, meskipun tersiksa, tetapi makanan pedas bisa buat ketagihan. Secara umum makanan pedas mengandung senyawa bioaktif yang disebut capsaicin. Senyawa ini memicu reseptor mulut yang menyebabkan sensasi terbakar. Ketika reseptor dipicu, itu akan menghasilkan sensasi terbakar di sekitar mulut, kulit, perut, hingga mata. Inilah sebabnya mengapa makanan pedas bisa membuat seseorang mual. Sayangnya, terlalu banyak konsumsi makanan pedas bisa berisiko. Semuanya memang tergantung toleransi rasa pedas seseorang, tetapi bisa menimbulkan efek samping, mulai dari menyebabkan masalah pencernaan, memperburuk kondisi tukak lambung, bahkan menyebabkan sakit kepala dan mual. Masih banyak efek samping yang disebabkan oleh konsumsi makanan pedas. Berikut informasinya seperti dilansir dari healthshots.com (17/09/2024). 1. Gangguan pencernaan
Pencinta pedas mungkin sudah terbiasa dengan efek mulut terbakar hingga perut panas. Namun, dalam jangka panjang, makanan pedas bisa menimbulkan efek lebih berbahaya. Konsumsi makanan pedas dalam jumlah banyak dapat menyebabkan sakit maag atau masalah lambung lainnya. Penelitian yang diterbitkan dalam Experimental Cell Research menyatakan bahwa konsumsi capsaicin menyebabkan rasa mual serta sensasi seperti lambung berdebar hingga nyeri perut. 2. Memperburuk gastritis atau tukak lambung
Tukak lambung merupakan peradangan pada lambung yang terjadi karena adanya luka terbuka atau ulkus pada lapisan dinding lambung. Terlalu banyak konsumsi makanan pedas secara tidak langsung dapat menyebabkan penyakit gastritis atau tukak lambung. Jika sebelumnya sudah memiliki kondisi ini, makanan pedas bisa memperburuknya. Hal ini disebabkan karena kandungan capsaicin dalam makanan pedas berpotensi menyebabkan iritasi pada lapisan lambung. Capsaicin dapat merangsang asam lambung berlebihan yang kemudian menyebabkan ketidakseimbangan dan merusak lapisan dinding perut. Efek samping lain yang bisa terjadi akibat makan terlalu banyak makan pedas, dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Berat badan bertambah
Makanan pedas memang sangat nikmat dan dipercaya bisa membuat berat badan menjadi turun karena ketika makan pedas, tubuh mengeluarkan keringat berlebih. Sayangnya, sebagian besar makanan pedas ditambah dengan bahan-bahan lain, seperti garam hingga penyedap yang jika berlebihan, bisa menyebabkan penambahan berat badan. Keinginan mengonsumsi makanan manis setelah makan makanan pedas juga memengaruhi berat badan dalam jangka panjang. 4. Picu sakit kepala
Sakit kepala dapat terjadi setelah mengonsumsi makanan yang sangat pedas. Sakit kepala usai makan pedas biasanya disebabkan karena perubahan aliran darah secara tiba-tiba. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di BMJ melaporkan bahwa seorang pria yang mengonsumsi cabai terpedas di dunia mengalami sakit kepala yang parah. Pemindaian CT (CT scan) juga menunjukkan bahwa arteri otak pria itu lebih sempit dari biasanya. 5. Makanan yang bisa meredakan rasa pedasKonsumsi makanan sangat pedas dalam jumlah besar atau di luar batas toleransi dapat berdampak signifikan pada kesehatan tubuh. Oleh karena itu, konsumsilah makanan pedas dalam jumlah sedang. Menurut ahli Goyal, jika mengalami reaksi usai makan pedas sebaiknya jangan minum air. Capsaicin berbahan dasar minyak sehingga konsumsi air tidak membantu. Disarankan untuk konsumsi susu, madu, atau roti. Susu adalah pilihan paling baik karena mengandung kasein yang menghancurkan molekul capsaicin berminyak. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Sering Tambahkan Garam ke Makanan, Ini Efeknya untuk Kesehatan Jakarta – Banyak orang sering menambahkan garam pada makanan kalau dirasa kurang asin. Namun, ada efek negatif mengonsumsi makanan dengan tambahan banyak garam. Garam adalah bumbu masakan wajib pada setiap hidangan. Tak hanya memberikan rasa asin, tapi garam juga bisa ditambahkan untuk menyempurnakan rasa. Sebagian orang yang menyukai rasa asin sering menambahkan garam pada makanan yang siap disantap. Setelah menambahkannya, barulah merasa puas dengan cita rasanya.
Dilansir dari Food NDTV (18/9), tambahan garam ini tak hanya ditaburkan ke atas makanan yang dirasa kurang asin, tapi juga pada buah dan salad. Kenali efek negatifnya konsumsi garam berlebihan. Efek Mengonsumsi Garam Terlalu Banyak
Sebenarnya, mengonsumsi garam terlalu banyak setiap harinya akan menimbulkan beberapa efek jangka panjang pada tubuh. Efek samping yang paling umum adalah tekanan darah tinggi. Beberapa gejala umum lainnya termasuk perkembangan multiple sclerosis, penyakit jantung, sakit kepala, pembengkakan jaringan otot, dan lainnya. Efek samping yang sangat jelas dari terlalu banyak asupan garam adalah retensi air dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Menambahkan Garam di Atas Makanan Penambahan garam di atas makanan ini bisa dikatakan boleh saja. Menurut ahli gizi Amita Gadre dalam akun Instagram @amitagadre, menambahkan garam di atas makanan tidak akan menimbulkan masalah apapun. Namun, penting untuk memastikan bahwa tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih atau asin untuk mengelola total asupan natrium hari itu. Sering kali, orang menambahkan garam saat memasak bahan-bahan untuk mempercepat proses dan mencegah gosong, terutama saat memasak bawang. Asupan Garam yang Aman
Meski diperbolehkan menambahkan garam, tapi perhatikan juga jumlahnya. Anjuran pemakaian garam juga diatur dan sebaiknya tak boleh melebihi takarannya. Menurut ahli, garam yang baik digunakan setiap hari tak boleh lebih dari 1 sendok teh (5 gram). Hal ini dikarenakan, tubuh akan memperoleh natrium dari makanan lain juga, jadi tak hanya dari garam saja. Cara Mengurangi Asupan GaramJika ingin mengurangi asupan garam, kamu bisa mengikuti beberapa cara berikut ini. Ini akan membantu kamu terbiasa dan tak berlebihan mengonsumsi garam. Berikut caranya: 1. Kurangi konsumsi makanan olahan. Produk makanan ini mengandung kadar garam yang tidak sehat yang membuatnya terasa lebih lezat tetapi sangat membahayakan. Untuk pilihan makan yang sehat ada buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. 2. Memasak di rumah juga salah satu cara mengurangi asupan garam yang tepat. Karena, kita dapat mengendalikan asupan garam secara langsung. 3. Buah dan sayuran dengan kandungan sodium yang rendah juga dapat membantu dalam mengurangi asupan garam. Buah rendah sodium itu di antaranya seperti apel, berry, jeruk, mangga, brokoli, dan ubi jalar. 4. Perhatikan label makanan yang kamu beli. Baca labelnya secara seksama untuk menjaga asupan garam harian. Umumnya ditulis sebagai kandungan natrium pada kemasan makanan. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Kopi Bisa Mencerahkan ‘Mata Panda’, Ikuti Cara Ini! Jakarta – Tak hanya enak diminum, kopijuga bisa dijadikan racikan masker mata. Masker mata ini bisa mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata atau ‘mata panda’. Kopi dapat dimanfaatkan menjadi beberapa hal yang bermanfaat. Di antaranya untuk kesehatan kulit wajah, termasuk mencerahkan area bawah mata yang menghitam atau mata panda. ‘Mata panda’ ini kerap dialami oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan faktor kelelahan yang diakibatkan terlalu lama di depan laptop, kurang tidur, dan lainnya.
Banyak produk kecantikan wajah yang menawarkan khasiat mencerahkan area mata panda. Namun, kamu bisa juga mencerahkannya dengan cara alami, salah satunya menggunakan kopi. Kopi Untuk Perawatan Kulit
Dilansir dari Health Shots (19/7/2024), kopi diketahui dapat merawat kesehatan kulit. Mulai dari mengatasi bibir pecah-pecah hingga mengubah kulit yang kusam menjadi lebih cerah. Kopi bertindak sebagai eksfoliator alami dan membantu menghilangkan sel kulit mati. Kafein yang terdapat dalam kopi juga dapat mengencangkan pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah saat dioleskan. Kopi juga memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi kulit. Kopi Baik untuk Cerahkan ‘Mata Panda’Sirkulasi yang buruk adalah penyebab utama dari munculnya lingkaran hitam dan bengkak di bawah mata. Dr. Amit Bangia, seorang dokter kulit menjelaskan kalau kopi mungkin bermanfaat dalam menghilangkan lingkaran hitam karena meningkatkan sirkulasi darah. Kopi juga bersifat anti-inflamasi dan kaya antioksidan, yang berarti mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh kurang tidur pada kulit di sekitar mata. Selain itu, kafein dalam kopi memiliki kemampuan untuk menyerap air yang terkumpul dan sangat efektif dalam mengurangi bengkak dan bengkak di sekitar mata. Penelitian lain yang mendukung fakta ini terdapat dalam Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery. Penelitian ini menyatakan bahwa aplikasi kafein topikal dapat efektif dalam mengatasi lingkaran hitam. Cara Menggunakan Kopi untuk ‘Mata Panda’
Dalam mengatasi ‘mata panda’, kopi tidak diracik jadi minuman, melainkan diracik menjadi masker. Masker untuk mata ini dapat membantu mata panda lebih cerah. Racikan masker mata ini terdiri dari berbagai jenis. Campuran maskernya juga berbeda-beda, ada yang menambahkan vitamin E, minyak almond, dan minyak kelapa.
1. Racikan Kopi dan Vitamin EUntuk membuat racikan masker kopi satu ini, kamu memerlukan 1 sendok makan bubuk kopi, 1 sendok makan madu, dan 1 kapsul vitamin E. Kemudian, campur semua bahan menjadi satu hingga kental membentuk pasta, Lalu, oleskan masker secara merata pada area bawah mata. Biarkan mengering 10 menit, baru setelah itu digosokkan agar sel kulit mati terangkat. Kemudian, bilas muka dengan air dingin. 2. Racikan Kopi dan Minyak Almond atau Minyak KelapaCara membuat pasta dari kopi ini bisa ditambahkan minyak almond atau minyak kelapa. Siapkan 1 sendok makan bubuk kopi dan 10-15 tetes minyak almond atau minyak kelapa. Campur semua bahan dalam mangkuk hingga menjadi pasta yang halus. Pasta kopi dan minyak esensial ini harus didiamkan terlebih dahulu dalam kulkas selama 30 menit. Setelah dingin, oleskan di bawah mata yang menghitam dan diamkan 10 menit. Setelah itu, bilas wajah dengan air dingin. Lakukan hal ini setidaknya selama 3 kali seminggu agar terasa maksimal. (yms/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() 5 Makanan Diuretik Alami untuk Keluarkan Cairan Berlebih di Tubuh Jakarta – Retensi air atau kelebihan air dalam tubuh bisa menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah tersebut, coba konsumsi 5 makanan diuretik ini. Retensi merupakan kondisi ketika seseorang kelebihan cairan atau zat-zat tertentu yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh. Tanpa disadari, kondisi seperti ini sebenarnya seringkali dialami banyak orang. Kelebihan cairan ini biasanya menumpuk dalam sistem peredaran darah atau di dalam jaringan rongga tubuh. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan atau perut kembung dan rasa tidak nyaman.
Penumpukan cairan ini juga dapat menaikkan berat badan air dan menyebabkan kulit mengkerut. Meskipun terdengar sepele, tetapi kondisi seperti ini harus diatasi dengan serius. Jika mengalami retensi air, kamu bisa mengonsumsi makanan bersifat diuretik. Makanan ini dapat membantu mengeluarkan garam dan air berlebihan dalam tubuh. Hasilnya pun akan dikeluarkan lewat urin. Untuk mengatasi retensi air, coba konsumsi 5 makanan diuretik alami, seperti dilansir dari Food NDTV (16/09/2024) berikut: 1. Mentimun
Mentimun efektif mengatasi retensi air. Di dalamnya terkandung air sekitar 95%, sehingga ketika makanan ini membuang kelebihan cairan, ia sekaligus dapat membantu tubuh tetap terhidrasi. Mentimun juga membantu mengurangi peradangan dan iritasi pada saluran pencernaan. Kandungan kalorinya juga rendah, sehingga menjadi pilihan baik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Makanan ini bisa dikonsumsi langsung, maupun dinikmati menjadi topping salad hingga sandwich. 2. Semangka
Semangka juga merupakan buah yang menghidrasi karena mengandung sekitar 92% air. Kandungan air tinggi menjadikannya makanan diuretik yang baik karena bisa membuang racun dan cairan berlebihan. Semangka juga kaya akan vitamin dan mineral. Makan semangka dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan, sekaligus mengurangi kembung. Tidak hanya bernutrisi, tetapi buah ini juga serbaguna, cocok dimakan langsung, atau dijadikan jus hingga smoothie. Makanan diuretik alami lainnya yang bisa mengatasi retensi air dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Seledri
Seledri mungkin hanya dianggap sebagai garnish yang mempercantik makanan. Padahal, makanan ini bisa berfungsi sebagai makanan diuretik alami. Seledri baik untuk mengelola retensi air karena kandungan airnya tinggi. Di dalamnya juga ada kumarin, senyawa yang membantu mencegah tekanan darah tinggi dan mendukung proses diuretik alami tubuh dengan meningkatkan produksi urine. Ahli gizi asal Delhi, Simran Sinha mengungkap, kandungngan air dan elektrolit tinggi pada seledri bisa mencegah dehidrasi dan membantu mengurangi kembung. 4. Jahe
Terkenal berkhasiat sejak dulu, konsumsi jahe pun dapat membantu mengatasi retensi air. ‘Obat’ herbal ini bagus untuk sistem pencernaan dan mengurangi peradangan. Akar di dalamnya juga mampu merangsang pencernaan dan membantu mengeluarkan cairan berlebihan dan racun dari tubuh. Dr. Rupali Datta mengungkap, “Jahe merupakan salah satu makanan diuretik paling efektif dan dapat membantu membersihkan zat-zat berbahaya dari tubuh.” Kamu bisa mengonsumsi jahe segar maupun jahe dalam bentuk teh hingga infused water. 5. WortelAntioksidan, vitamin A dan K, serta kalium terkandung pada wortel. Kandungan tersebut sangat baik untuk mendetoksifikasi tubuh dan mengurangi retensi air. Wortel juga membantu fungsi ginjal dan membuang racun melalui urin. Makanan ini juga sekaligus dapat menyehatkan penglihatan dan membantu mengatur kadar gula darah, sehingga menjadi asupan bergizi untuk diet. Wortel bisa dinikmati dalam bentuk mentah, rebus, diolah menjadi jus, atau dimasak dalam berbagai hidangan. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Segini Batas Asupan Kopi Harian yang Aman untuk Kesehatan Jakarta – Tren konsumsi kopi harian terus meningkat. Banyak orang pun mengandalkan minuman berkafein ini untuk menambah energi. Namun sebenarnya berapa batas asupan kopi harian yang aman? Kopi kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang. Rasanya tak lengkap jika belum minum kopi. Bisa jadi tubuh kurang berenergi atau pikiran sulit fokus di tempat kerja jika belum minum kopi. Jumlah kopi yang dikonsumsi global pun kian meningkat. Tahun 2023, laporan dari National Coffee Association menemukan 63% orang Amerika minum kopi setiap hari. Jumlah ini lebih banyak dibanding jenis minuman lain, kecuali air.
Pada tahun yang sama, British Coffee Association mengungkap kopi telah mengalahkan popularitas teh yang amat populer di sana. Orang Inggris diperkirakan mengonsumsi 98 juta cangkir kopi setiap hari. Mengutip The Guardian (8/4/2024), Dr Sander Kersten dari Cornell University mengatakan bahan aktif utama pada kopi adalah kafein. Kafein memiliki efek positif, seperti bikin fokus dan menambah energi.
Menurut Karsten, efek kafein biasanya dapat dirasakan antara 1,5 hingga 2 jam usai minum kopi. “Itu mungkin alasan mengapa orang cenderung terus minum kopi sepanjang hari. Efek minum kopi tidak bertahan lama,” katanya. Meski secangkir kopi terasa nikmat dan berkhasiat, mengonsumsinya tetap ada aturan. Jangan sampai berlebihan karena asupan kafein yang terlalu banyak justru merugikan kesehatan. Lantas berapa batas asupan kopi harian yang aman untuk kesehatan? Menurut Mayo Clinic, asupan 400 mg kafein per hari masih aman untuk sebagian besar orang dewasa. Jumlah ini kira-kira setara dengan 4 cangkir kopi. Ukuran cangkir ini diambil dari patokan kopi yang diseduh di cangkir ukuran 236 ml. Per cangkirnya mengandung sekitar 95 mg kafein. Jika lebih dari itu, Dr Edward Giovannucci dari Harvard University’s TH Chan School of Public Health mengatakan bakal berbahaya. Kafein dapat memunculkan rasa gugup dan peningkatan denyut jantung. Seseorang dengan gangguan panik atau kecemasan lebih berisiko tinggi mengalami efek samping negatif dari konsumsi kafein. Dr Peter Hayes dari University of Edinburgh menyarankan asupan 2-3 cangkir kopi per hari secara umum lebih aman untuk menghindari efek samping asupan kafein berlebih. Namun jumlah ideal pada setiap orang bisa berbeda untuk orang berbeda.
Penting untuk mengamati sendiri efek yang dirasakan pada tubuh. Sebab orang punya tingkat sensitivitas kafein berbeda-beda. Ada yang sudah merasa gelisah usai menenggak 1 cangkir kopi, tapi ada yang tak masalah meski sudah minum 3 cangkir kopi. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat menimbulkan efek yang jauh lebih serius. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), efek toksik kafein seperti kejang telah diamati pada konsumsi cepat 1.200 mg kafein sekaligus. Hal yang juga penting, pastikan asupan kopi tak mengganggu tidur. Ahli gizi dan peneliti makanan Dr Kera Nyemb-Diop mengatakan sebuah penelitian menemukan mengonsumsi kafein, bahkan enam jam sebelum tidur dapat mengganggu tidur secara signifikan dan mengurangi total waktu tidur lebih dari satu jam. (adr/odi) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Kantong Mata Hitam? Coba Solusi Alami Pakai 5 Makanan Ini Jakarta – Kantong mata berupa lingkaran hitam yang muncul di bawah mata seringkali mengganggu penampilan. Selain pakai produk kecantikan, lingkaran hitam sebenarnya bisa diatasi secara alami dengan 5 makanan ini. Lingkaran hitam di bawah mata bisa menjadi masalah serius yang dapat memengaruhi kepercayaan diri. Tidak heran mereka yang punya lingkaran hitam berusaha untuk menutupinya dengan menggunakan riasan wajah. Selain itu, ada juga yang berusaha dihilangkan dengan menggunakan produk kecantikan tertentu.
Memang produk-produk tersebut dapat menjadi solusi instan, tetapi sifatnya hanya sementara. Jika ingin menghilangkannya dalam jangka panjang, kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan alami. Menurut ahli kesehatan Ayurveda, Dr. Dimple Jangda, kamu bisa mencerahkan kantong mata dengan memanfaatkan makanan alami di rumah. Berikut daftar makanannya, seperti dilansir dari food.ndtv.com (05/08/2024). 1. Kentang
Kentang yang serbaguna ini ternyata juga bermanfaat untuk kecantikan. Menurut ahli, menaruh kentang pada kantong mata dapat mengurangi tampilan lingkaran hitam. Kentang dikenal kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang memasok kulit dengan dosis nutrisi yang sangat dibutuhkan. Kamu bisa memanfaatkan kentang dengan cara memarut kentang lalu menyaring sarinya. Oleskan sari kentang di sekitar mata. Kentang pun dapat memberikan nutrisi dan mengurangi peradangan di sekitar mata. Cara lain yaitu dengan mengupas kulit kentang, memarutnya, dan meletakkan kentang parut dalam sehelai handuk. Tempatkan handuk berisi kentang di area bawah mata, biarkan selama 10-15 menit. 2. Lidah buaya
Aloe vera atau lidah buaya yang kaya aloesin ini juga dapat membantu mengurangi pigmentasi di sekitar mata. Menurut ahli, aloe vera dapat menghidrasi dan membuat kulit di bawah mata lebih kenyal, sehingga mengurangi peradangan. Cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengoleskan gel aloe vera dengan lembut di sekitar mata. Dr. Jangda juga menyarankan untuk mencampur jus aloe vera dengan bahan lain, seperti lemon, madu, atau air mawar untuk proses lebih efektif. Makanan lain yang bisa atasi kantong mata hitam dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Mentimun
Mentimun yang kaya akan vitamin hingga antioksidan ini juga dapat membantu hilangkan lingkaran hitam bawah mata. Caranya cukup dengan menempelkan irisan mentimun segar di bawah mata atau menjadikannya masker. Cara ini tidak hanya menghilangkan area hitam bawah mata, tetapi juga bisa mengatasi mata bengkak hingga mencegah kerutan di sekitar mata. 4. Kantong teh hijau
Jika punya bekas kantong teh hijau di rumah, sebaiknya jangan dibuang. Kamu bisa memanfaatkannya untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah kantong mata. Menurut para ahli, teh hijau mengandung banyak senyawa fenolik. Dinginkan kantong teh bekas semalaman dan tempelkan untuk mengurangi munculnya lingkaran hitam. Kandungan kafein di dalam kantung teh hijau juga dapat membantu mempersempit pembuluh darah di sekitar mata dan menyempitkan aliran darah. Dengan demikian, dapat membantu mengurangi lingkaran hitam di bawah mata. 5. Minyak almondMinyak almond juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kantong hitam di bawah mata. Minyak ini kaya akan vitamin E, magnesium, fosfor, dan antioksidan. Menurut ahli, minyak almond merupakan emolien yang baik untuk membantu menjaga kulit halus di sekitar mata. Minyak ini juga membuat kulit di area mata tetap kenyal dan terhidrasi. Ambil setetes minyak almond dan pijat dengan lembut untuk meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit. Kamu juga bisa mencampur minyak almond dengan madu untuk hasil yang lebih efektif. (aqr/adr) |
![]() |
|||||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Makanan Enak yang Bisa Redakan Galau Saat Putus Cinta Jakarta – Galau dan patah hati ternyata bisa diobati secara perlahan dengan makanan yang dikonsumsi, seperti sup hingga kimchi. Ini daftar lengkapnya! Banyak orang mencari pelarian lewat comfort food seperti es krim, pizza, atau kue setelah putus cinta. Meski terasa menenangkan, penelitian menunjukkan efeknya hanya sesaat dan dapat memicu emosi negatif seperti lelah, depresi, dan penyesalan. Studi dari University of Michigan hingga Johns Hopkins University mengungkap stres membuat otak memilih makanan tidak sehat, padahal pola makan bergizi justru memberi manfaat psikologis paling besar.
Asupan kaya sayur, buah, serat, dan asam lemak sehat mampu menekan peradangan, mengurangi stres, serta mendukung pemulihan suasana hati. Alhasil konsumsi makanan-makanan ini menjadi pilihan lebih tepat untuk mengobati galau setelah patah hati. Dilansir dari Forbes (08/08/2025), berikut lima makanan enak dan sehat yang bisa mengobati rasa galau dan patah hati usai putus cinta: 1. Kimchi hingga Yogurt
Triliunan bakteri usus memiliki peran penting dalam mengatur suasana hati dan perilaku seeorang. Dengan mengonsumsi makanan fermentasi seperti sauerkraut, kefir, yogurt dan kimchi dapat membantu mendukung kesehatan mikrobioma usus. Sebab makanan dan minuman fermentasi melalui proses lacto-fermentation dimana bakteri baik alami (lactobacillus) memakan pati dan gula. Proses ini sekaligus menghasilkan asam laktat yang juga melepaskan vitamin B, enzim, asam lemak Omega-3, dan probiotik yang membantu menjaga kesehatan usus. 2. Cokelat Panas
Saat hati sedang gundah dan pikiran dipenuhi kesedihan akibat patah hati, selera makan sering kali menghilang. Menurut ahli gizi asal Bangkok, Dokter Priya Khorana, minuman seperti cokelat panas dari bubuk kakao murni 100% yang belum melalui proses pemanggangan dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh tetap bugar. Kesedihan yang mendalam sering membuat seseorang menangis berkepanjangan, sehingga cairan tubuh berkurang cukup banyak. Kekurangan cairan ini bisa memicu rasa lemas sehingga penting untuk menjaga asupan minum. “Selain menikmati cokelat panas, pilihlah minuman alami lainnya, seperti teh hangat, dan pastikan kebutuhan air putih tetap terpenuhi,” ujar Dokter Priya. 3. Sup Ayam
Riset menunjukkan sup ayam bisa menjadi pilihan tepat untuk disantap setelah mengalami putus cinta. Peneliti menemukan adanya kaitan antara hidangan ini dengan rasa nyaman dan asosiasi psikologis positif yang berhubungan dengan keintiman atau kebersamaan. Dalam publikasi di Journal of Association for Psychological Science, disebutkan bahwa sup ayam mengandung asam amino bernama triptofan. Zat ini berperan dalam membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus menstabilkan emosi. Tak hanya itu, triptofan juga dikaitkan dengan berkurangnya risiko stres dan depresi sehingga membuat semangkuk sup ayam terasa lebih dari sekadar hidangan penghangat tubuh. 4. Salmon
Ketika hubungan berakhir dan hati diliputi kesedihan, kadar serotonin dalam tubuh biasanya menurun. Hormon ini berperan penting tidak hanya dalam menjaga suasana hati, tetapi juga memengaruhi kualitas tidur dan nafsu makan. Untuk membantu menstabilkan perasaan serta mengurangi kecemasan dan gejala depresi, tubuh memerlukan asupan kaya asam lemak Omega-3 dan Omega-6. Kedua nutrisi ini bisa diperoleh dari berbagai sumber, seperti ikan berlemak misalnya salmon, yang dikenal tinggi kandungan Omega-3. Alternatifnya camilan sehat seperti walnut dan biji rami juga dapat menjadi pilihan karena mengandung nutrisi yang mendukung produksi serotonin. 5. Beras merah atau roti gandum
Patah hati sering membuat seseorang sulit tidur, bahkan ada yang sama sekali tidak bisa memejamkan mata. Kurangnya waktu istirahat ini menguras energi dan membuat tubuh terasa lemah. Untuk menjaga stamina tetap stabil, Dokter Priya menyarankan agar asupan karbohidrat ditingkatkan. Pilihlah sumber karbohidrat sehat seperti beras merah atau roti gandum. Sesekali, tidak masalah menikmati pilihan makanan yang lebih menggoda seperti pizza atau burger, selama porsinya tetap terkontrol. Agar pola makan tetap seimbang di tengah kondisi emosional yang tidak menentu, lengkapi menu harian dengan yogurt, madu, atau roti yang dioles selai kacang dan ditambahkan irisan pisang. (sob/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Racik 7 Minuman Hangat Ini untuk Kurangi Nyeri Migrain Jakarta – Migrain atau sakit kepala sebelah amat mengganggu. Untuk mengatasinya secara alami, coba konsumsi minuman hangat yang diracik dari bahan-bahan sehat dan alami ini. Migrain adalah salah satu jenis sakit kepala yang dialami banyak orang. Saat migrain, kepala terasa seperti berdenyut, umumnya di satu sisi saja. Penyebab pasti migrain belum diketahui, tapi ahli menyebut ada penurunan kadar zat kimia dalam otak berupa serotonin. Biasanya ini dipicu pola diet yang tidak tepat, stress, hingga kualitas tidur yang buruk.
Migrain dapat diatasi dengan cara alami melalui konsumsi makanan dan minuman yang tepat. Konsumsi beberapa jenis minuman hangat diketahui ampuh singkirkan migrain. Minuman ini diracik dari bahan-bahan sehat dan alami. Di dalamnya terkandung senyawa antiinflamasi dan senyawa yang berkhasiat menghilangkan rasa sakit. Mengutip Times of India (13/9/2024), inilah 7 minuman hangat untuk mengurangi nyeri migrain: 1. Teh jahe dan kunyitJahe dan kunyit adalah rempah populer yang banyak dimiliki dapur rumah tangga di Indonesia. Dua jenis rempah kaya khasiat ini ternyata dapat mengatasi migrain. Baik jahe dan kunyit sama-sama memiliki senyawa antiinflamasi dan sifat analgesik yang membuatnya bagus untuk atasi migrain. Untuk membuatnya, rebus irisan jahe segar dengan air secukupnya. Kemudian tambahkan sejumput bubuk kunyit. Jahe juga mengurangi rasa mual dan menyehatkan pencernaan, sedangkan kunyit mengandung kurkumin yang memiliki efek antiinflamasi ampuh. 2. Teh peppermint dan chamomile
Sejak dulu, teh peppermint dan chamomile terkenal dengan manfaatnya yang bikin rileks. Pada chamomile, secara khusus teh ini mengurangi stress dan bikin rileks yang penting dalam mengatasi migrain. Sedangkan teh peppermint terkenal dengan manfaatnya meredakan ketegangan sakit kepala dan migrain dengan cara bikin otot-otot sekitar kepala dan leher rileks. Meracik teh peppermint dan chamomile terbilang mudah. Kamu hanya perlu merendam beberapa lembar daun peppermint dan bunga chamomile di air panas. Minum teratur untuk atasi migrain. 3. Lavender dan lemonObat alami migrain selanjutnya diracik dari lavender dan lemon. Lemon terkenal dengan rasanya yang menyegarkan, sedangkan lavender memiliki efek penenang ringan. Keduanya jika dikonsumsi bersamaan dapat membuat tubuh rileks, sekaligus mengurangi kecemasan. Kalau tertarik mencoba racikan ini, rendam kuntum lavender kering dalam air mendidih. Tambahkan air lemon dan madu secukupnya. Minuman ini menghadirkan aroma dan efek menenangkan yang mengurangi stress dan bisa meredakan gejala migrain. 4. Teh kayu manis dan cengkeh
Kayu manis dan cengkeh sama-sama punya sifat antiinflamasi dan analgesik yang membuat konsumsinya bagus untuk atasi migrain. Kayu manis diketahui bagus dalam mengatur kadar gula darah dimana jika terlalu tinggi dapat memicu migrain. Sedangkan cengkeh, dengan sifat penyembuh nyeri alaminya bisa membantu meredakan nyeri kepala akibat migrain. Rebus beberapa batang kayu manis dan cengkeh sampai mengeluarkan sari-sarinya. Konsumsi dalam kondisi hangat untuk mendapatkan juga aromanya yang maksimal. Selengkapnya di halaman selanjutnya.5. Teh hijau, lemon, dan madu
Paduan minuman ini terasa nikmat sekaligus punya khasiat untuk meredakan migrain. Racik teh hijau, lemon, dan madu. Teh hijau terkenal kaya antioksidan yang mampu mengurangi keparahan migrain. Menambahkan lemon ke dalamnya, berarti meningkatkan asupan vitamin C yang penting untuk imunitas tubuh. Tak lupa ada madu yang memberikan rasa manis alami sekaligus mengandung senyawa antiinflamasi. Konsumsi minuman ini rutin untuk mendapatkan hasil terbaik. 6. Teh adas dan kapulagaBiji adas dan kapulaga sama-sama mengandung senyawa yang bantu mengatasi masalah pencernaan dan mengurangi inflamasi. Racik minuman ini dengan cara merebus biji adas dan kapulaga hingga menghasilkan rebusan yang wangi. 7. Teh jahe dan rosemaryPunya stok rempah rosemary di rumah? Rempah ini juga bisa dijadikan teh bersama jahe untuk mengatasi migrain. Bonus lainnya, racikan mengandung jahe ini juga bisa bikin pencernaan nyaman dan mengatasi mual. Membuat minuman ini mudah. Tinggal rendam tangkai rosemary dan irisan jahe dalam air panas. Biarkan sari-sarinya keluar. Nikmati teh ini hangat-hangat. (adr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Dan Gold
|










































