Jakarta –
Beberapa kabar beredar jika minum kopi dapat menyebabkan peradangan atau memperburuk kondisi peradangan. Namun, apakah pernyataan ini benar? Ini kata ahli!
Minuman berkafein seperti kopi telah menjadi minuman sehari-hari yang dikonsumsi karena khasiatnya. Selain karena manfaatnya, pencinta kopi juga mungkin sangat menyukai profil rasa dan kenikmatan dari minuman tersebut.
Meskipun banyak orang suka minum kopi, tetapi ada beberapa dari mereka yang menghindarinya. Jika tidak menghindari, mungkin mereka merasa bersalah setelah minum kopi.
Terlepas dari manfaatnya, kopi juga disebut-sebut dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya. Salah satunya yaitu dapat menyebabkan peradangan, atau setidaknya memperburuk gejala kondisi peradangan, seperti nyeri sendi dan masalah gastrointestinal.
Namun, apakah efek minum kopi benar demikian? Simak penjelasan dari ahli gizi, seperti dilansir dari eatingwell.com (05/07/2024).
1. Hubungan kopi dengan peradangan
Kopi sering dikaitkan dengan peradangan, mulai dari menghindari peradangan maupun justru memicu peradangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/amenic181 |
Menurut riset yang disebut Eating Well, kopi tidak menyebabkan peradangan pada kebanyakan orang. Bahkan, dengan mereka yang biasa minum lebih dari satu atau dua cangkir kopi sehari.
Studi tahun 2021 di Nutrients menemukan jika kopi mungkin memiliki efek anti peradangan pada tubuh. Efek ini dianggap sebagai alasan utama mengapa penelitian telah menghubungkan konsumsi kopi secara teratur dengan risiko lebih rendah terhadap peradangan, termasuk Alzheimer, Parkinson, diabetes tipe-2. asam urat, hingga beberapa jenis kanker.
Menurut ulasan tahun 2023 di Food Science & Nutrition, manfaat anti peradangan kopi berasal dari banyaknya senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Minuman ini mengandung senyawa polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan.
Polifenol dalam kopi, seperti asam klorogenat, diterpene, dan trigonelline, dapat menghentikan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan dan kemudian menimbulkan peradangan.
Beberapa polifenol juga ditemukan menghalangi produksi senyawa inflamasi dengan menghambat ekspresi gen dan enzim terkait dengan perkembangannya.
Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat menurunkan satu atau lebih penanda inflamasi atau peradangan dalam darah. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut karena ada juga bukti yang bertentangan dengan hal ini.
2. Bagaimana jika minum kopi dengan topping pemanis?
Kopi yang ditambah krim, gula, atau pemanis lainnya sebaiknya dihindari. Foto: VoltageCoffee |
Beberapa orang menyukai kopi yang ditambah dengan gula atau pemanis buatan. Sayangnya, kopi yang dicampur dengan bahan ini telah dikaitkan dengan peradangan.
Ketika melihat potensi anti peradangan kopi, sebagian besar melakukan penelitian dengan melihat efek kopi hitam berkafein tanpa tambahan, seperti gula, pemanis, atau krim.
Bahan-bahan tambahan itu sebenarnya mengandung gula tambahan, bahan kimia, dan lemak jenuh yang dapat memicu peradangan jika dikonsumsi berlebihan.
Namun, penelitian sebelumnya pada tahun 2015 di American Journal of Epidemiology menunjukkan kopi tetap bermanfaat meskipun mengandung krim dan gula. Dalam hal peradangan, kemungkinan dampaknya akan kecil jika memang ditambah dalam jumlah sedikit.
Penggemar kopi decaf atau tanpa kafein juga perlu berbahagia karena ada bukti menunjukkan bahwa kopi ini menawarkan manfaat sebanding dengan kopi biasa. Meskipun beberapa temuan menunjukkan penurunan penanda inflamasi mungkin sedikit berkurang daripada jika minum kopi berkafein.
Jumlah kafein yang disarankan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Jumlah kafein yang disarankan
Batasi asupan kafein hanya 400 mg per hari atau sekitar 4 sampai 5 gelas kopi. Foto: thinkstock |
Efek stimulan kafein adalah alasan mengapa banyak orang memilih minum kopi. Namun, perlu diingat terlalu banyak kafein juga bisa menyebabkan kegelisahan dan jantung yang berdebar kencang.
Penelitian yang disebut Eating Well menggunakan subjek yang memiliki asupan kafein lebih tinggi, sekitar 3 sampai 7 cangkir. Hasilnya mereka memperoleh manfaat yang sangat mirip dengan subjek yang konsumsi lebih sedikit kafein.
Namun, bukan berarti harus mengonsumsi kopi sebanyak itu. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika (FDA), batas kafein yang diminum setiap hari yaitu 400 miligram atau setara dengan 4 sampai 5 cangkir kopi berukuran kecil.
Kopi memang sumber utama polifenol yang memberikan efek anti peradangan pada kebanyakan orang. Namun, tetap awasi asupannya secara keseluruhan. Pertimbangkan juga untuk beralih ke kopi tanpa krim gula, atau pemanis tambahan lainnya.
(aqr/adr)
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
![]() Ahli Diet Ini Beberkan Cara Aneh Makan Kiwi yang Menyehatkan Jakarta – Berbagai buah memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tapi ahli diet yang satu ini bagikan cara aneh agar buah kiwi lebih banyak manfaatnya untuk tubuh. Ahli diet bernama Mickala Parsley baru-baru ini membagikan tips makan buah yang belum banyak orang tahu. Lewat akun TikTok @WebMD (13/09), ia menjelaskan tips makan buah kiwi. Buah dengan ciri khas cangkangnya yang berbulu ini sudah menjadi camilan sehat yang dikonsumsi orang-orang. Namun, biasanya orang-orang mengupas buah kiwi dan membuang bagian kulitnya.
Di sini lah Parsley menjelaskan bahwa tips makan buah kiwi yang benar adalah dengan memakan kulitnya. Karena kulit atau cangkang kiwi bisa menambah serat serta vitamin tambahan untuk tubuh. “Tahukah Anda bahwa kulit kiwi bisa dikonsumsi? Anda harus mencobanya, karena buah kiwi sendiri merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Ada kandungan vitamin K, vitamin C, vitamin E, folat, kalium dan kalsium,” jelas Parsley.
“Sehingga ketika Anda mengonsumsi kulit kiwi, secara siginifikan itu akan meningkatkan asupan nutrisi untuk tubuh. Selain itu bisa menambah nutrisi seerat, folat, vitamin E dan meningkatkan kandungan serat sampai 50%,” lanjut Parsley. Parsley menyarankan buah ini bagus untuk orang-orang yang kekurangan serat. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakan dua kiwi sehari membantu melancarkan buang air besar, bahkan bagi mereka yang menderita IBS (iritasi usus besar), yang berarti ini juga bisa menjadi alternatif alami yang sangat baik untuk pencahar.” Ia menambahkan bahwa jika beberapa orang terganggu oleh “ekstur dan bulu dari kulit kiwi yang berwarna hijau standar, bisa ganti ke buah kiwi emas atau kuning.
“Kulitnya jauh lebih halus, dan tetap akan memberi Anda manfaat tersebut,” pungkas Parsley. Disebutkan bahwa biji kiwi pertama kali berpindah dari China ke Selandia Baru sekitar awal abad ke-20. Buah ini awalnya dikenal sebagai ‘gooseberry’, sebelum diganti namanya sekitar setengah abad kemudian dan mulai meroket popularitasnya pada tahun 1970-an sampai sekarang. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Makan Apel Sebelum Tidur, Aman atau Berbahaya untuk Kesehatan? Jakarta – Sering dianggap sehat, buah seolah boleh dikonsumsi kapanpun. Ternyata konsumsi apel ada waktunya jika ingin merasakan khasiat maksimal. Menikmati buah-buahan selalu dianggap menjadi asupan sehat yang dapat dikonsumsi kapanpun. Sebagian besar orang menganggap makan buah jauh lebih sehat daripada mengonsumsi camilan ringan. Misalnya apel yang melekat dengan frasa, satu buah apel sehari dapat menjauhkan diri dari dokter. Ternyata konsumsi apel, secara khusus, ada waktu-waktu yang disarankan.
Dilansir dari Times of India, Kamis (7/8), ada waktu tertentu yang disarankan oleh pakar kesehatan untuk mengonsumsi apel. Terutama ketika menikmatinya saat hendak tidur. Baca juga: Parakarta, Roastery ‘Hidden Gem’ Milik Jawara Roaster Indonesia
Konsumsi apel sebelum tidur dianggap memberikan khasiat sehat tertentu untuk tubuh. Salah satunya yaitu kandungan serat yang tinggi akan membuat perut kenyang lebih lama dan mencegah camilan ringan tidak sehat sebelum tidur. Apel juga dapat diandalkan sebagai camilan manis dengan kadar indeks glikemik yang rendah sehingga tidak akan memicu lonjakan gula darah. Pada beberapa situasi, apel juga cocok dinikmati untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah konstipasi. Namun ada juga beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat konsumsi apel sebelum tidur. Pakar kesehatan menyebut apel tidak cocok untuk penderita perut yang sensitif jika dikonsumsi sebelum tidur. Kandungan serat yang tinggi dapat memicu pencernaan tetap bekerja keras saat malam hari. Efeknya perut akan terasa kembung atau bahkan menghadirkan sensasi melilit dan penuh angin.
Buah apel juga memiliki kandungan konsentrasi air yang tinggi. Sehingga dapat memicu buang air kecil yang lebih banyak dan mengganggu kualitas tidur saat malam hari. Pada penderita maag, konsumsi apel dapat memicu produksi reflux asam pada perut. Sebab saluran pencernaan yang akan memproduksi asam untuk mencerna apel sebelum berhenti mencerna saat tidur malam. Namun apel masih tetap diperbolehkan untuk dikonsumsi saat malam hari. Hanya saja ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi apel saat malam hari. Mengonsumsi 1 buah apel, paling malam disarankan 30-60 menit sebelum tidur. Jika memilih konsumsi apel di malam hari, hindari konsumsi susu atau produk olahannya agar tidak menyebabkan rasa kembung yang berlebihan terutama pada perut yang sensitif. (dfl/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Stop! 7 Mitos Populer Tentang Makanan yang Keliru dan Tak Perlu Dipercaya Jakarta – Tak semuanya mitos seputar makanan dan nutrisi benar adanya. Banyak mitos yang menyesatkan dan justru membawa efek samping untuk tubuh. Dilansir dari DailyMailUK (24/07/2025), menurut Lynne Murphy, ahli gizi dari Nutri Lean Inggris, banyak orang terus-menerus dibanjiri informasi makanan dan nutrisi yang saling bertentangan. Sayangnya banyak mitos makanan populer yang justru keliru dan sering membuat orang terkecoh. “Tidak ada rumus yang cocok untuk pola makan semua orang. Apa yang berhasil bagi satu orang bisa berdampak buruk bagi yang lain,” jelasnya. Faktor usia, aktivitas, kondisi kesehatan, hingga genetik, semuanya mempengaruhi respons tubuh terhadap makanan.
Jadi pola makan jangka panjang seperti apa yang sebaiknya diikuti? Murphy menyarankan untuk kembali ke dasar, perbanyak makan sayur, hindari makanan olahan dan perhatikan bagaimana tubuh merespons makanan. Murphy juga mengungkap tujuh mitos seputar makanan yang sering dipercaya oleh banyak orang. Mulai dari mitos jangan makan lemak dan karbohidrat saat diet, sampai mitos seputar gula dan jus buah. Berikut ini 5 mitos makanan yang tak lagi perlu dipercaya: 1. Lemak Itu Buruk
Banyak orang masih percaya lemak adalah musuh utama dalam menurunkan berat badan. Namun menurut Murphy, anggapan ini tidak hanya keliru tetapi juga bisa membahayakan kesehatan. “Menghindari semua jenis lemak justru salah satu hal terburuk untuk tubuh” jelasnya. Lemak sehat yang berasal dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun sangat penting. Lemak sehat memberikan energi lebih banyak daripada karbohidrat dan protein, serta mendukung fungsi otak. Pada wanita, lemak sehat juga membantu produksi hormon yang sehat. Murphy menekankan yang perlu dibatasi adalah lemak trans dan lemak jenuh berlebihan, seperti yang ditemukan dalam kue, gorengan, dan makanan olahan. “Jenis-jenis lemak inilah yang meningkatkan kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung serta stroke,” jelasnya. 2. Makanan Bebas Gluten Lebih SehatAda kecenderungan orang untuk membeli semua produk makanan bebas gluten karena dianggap lebih sehat. Namun Murphy mengingatkan bahwa anggapan ini bisa menyesatkan dan berdampak buruk bagi berat badan. “Kecuali seseorang memiliki penyakit celiac atau alergi dan sensitif pada gluten, makanan bebas gluten tidak otomatis lebih sehat,” ujarnya. Produk pengganti gluten sering kali justru mengandung lebih banyak gula, kalori dan bahan tambahan untuk meniru rasa serta tekstur makanan normal. Murphy menambahkan, “Saya sering melihat orang beralih ke biskuit gluten-free karena merasa itu pilihan yang sehat, padahal justru mengandung lebih banyak kalori dan gizi yang lebih rendah daripada versi biasa. Kalau tidak perlu, tetap konsumsi yang biasa saja, itu lebih baik untuk tubuh dan berat badan.” tuturnya. 3. Jus Membantu Detox
Banyak orang menjadikan jus buah sebagai alasan ‘detoks’ atau untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Sayangnya ini adalah kesalahan umum yang sering dilakukan banyak orang. “Hati dan ginjal seseorang sudah sangat efektif membersihkan tubuh dari racun. Orang-orang tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli jus mahal,” jelas Murphy. Selain itu yang lebih merugikan, proses juicing atau jus justru menghilangkan serat bermanfaat dari buah dan sayur, belum lagi kandungan gula tambahan di dalamnya. “Saat seseorang membuat jus apel, yang diminum pada dasarnya adalah air gula rasa apel, tanpa serat yang biasanya memperlambat penyerapan gula,” kata Murphy. Akibatnya terjadi lonjakan gula darah yang drastis, yang jika terjadi berulang dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. 4. Karbohidrat Bikin GemukBanyak orang menjalani diet ketat dan menyingkirkan semua jenis karbohidrat seperti roti dan pasta. Padahal menurut Murphy, ini adalah kesalahpahaman besar. “Karbohidrat bukanlah musuh. Penambahan berat badan terjadi ketika seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dibakar, tidak peduli apakah kalorinya berasal dari karbohidrat, protein, atau lemak.” jelasnya. Tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, terutama saat aktivitas fisik meningkat. Masalahnya bukan pada karbohidrat itu sendiri, melainkan pada jenis dan jumlah yang dikonsumsi. “Pilihlah karbohidrat utuh seperti roti gandum, bukan versi roti putih yang sudah jadi makanan olahan. Selain memberi energi, Anda juga akan mendapatkan manfaat serat, pencernaan yang lebih baik, dan kadar kolesterol yang lebih stabil,” katanya. 5. Gula Alami Lebih Baik daripada Gula Biasa
Banyak orang berpikir bahwa gula alami dianggap lebih sehat dari gula atau pemanis tambahan. Menurut Murphy, pernyataan itu menyesatkan. “Memang sumber gula alami sering disertai serat dan nutrisi tambahan, tetapi tubuh setiap orang tetap memproses gula dengan cara yang sama, terlepas dari asalnya,” jelasnya. Baik gula alami dari madu maupun apel, semuanya tetap memicu kenaikan kadar gula darah seperti halnya gula putih. “Banyak orang berpikir mereka bisa makan pemanis alami sebanyak mungkin, padahal tubuh tidak bisa membedakan antara madu dan gula putih setelah dicerna,” katanya. ” Menurutnya kedua jenis gula ini tetap membawa risiko kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. 6. Pengaruh Pola Makan pada MetabolismeBeberapa orang meyakini bahwa makan dengan porsi sesikit tapi sering dapat menjaga metabolisme tetap aktif. Namun menurut Murphy, ini hanyalah mitos yang sudah lama dibantah secara ilmiah. “Gagasan bahwa makan sering bisa membuat metabolisme lebih aktif ini sudah terbukti keliru. Metabolisme Anda tidak akan melambat secara signifikan hanya karena seseorang tidak makan setiap beberapa jam sekali ,” lanjutnya. Faktanya beberapa orang justru merasa lebih baik dengan pola makan yang lebih jarang namun lebih besar porsinya. “Tubuh seseorang mampu bertahan beberapa jam tanpa makan tanpa mengalami penurunan fungsi metabolisme. Yang penting adalah makan saat benar-benar lapar dan menikmati makanan yang bernutrisi dan gizi seimbang,” saran Murphy. 7. Makanan Rendah Lemak Lebih Sehat
Seperti anggapan tentang gluten-free, banyak yang mengira produk makanan rendah lemak selalu lebih sehat. Padahal Murphy menyebutkan ketika lemak dihilangkan dari makanan, produsen seringkali menambahkan gula, garam, atau bahan buatan agar tetap terasa enak. “Ini bisa membuat makanan versi rendah lemak justru lebih buruk daripada versi aslinya,” jelasnya. “Yoghurt rendah lemak yang penuh dengan gula tambahan justru tidak memberikan manfaat seperti yoghurt penuh lemak tanpa pemanis.” sambungnya. Intinya tidak semua label makanan rendah lemak berarti lebih sehat. Namun yang perlu dilakukan adalah membaca label dengan teliti sebelum membelinya. (sob/dfl) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Stop Pakai Sampo Mahal! Coba Minum 7 Jus Ini untuk Rambut Tebal Alami Jakarta – Masalah rambut rontok tentu mengganggu penampilan. Selain memakai rangkaian produk rambut mahal, kamu bisa mencoba cara alami dengan konsumsi beberapa jus buah dan sayur ini untuk mengatasinya. Rambut rontok adalah hal normal, tapi jika jumlahnya sudah berlebihan, maka bisa jadi pertanda masalah kesehatan. Menurut jurnal Dermatology and Therapy, kekurangan nutrisi seringkali menjadi penyebab kerontokan rambut. Dikutip dari Health Shots (1/8/2025), untuk mengatasi rambut rontok, kamu perlu menjalankan pola makan bergizi seimbang. Bisa juga dilengkapi konsumsi suplemen dan didukung oleh produk perawatan rambut yang tepat.
Jika ingin coba cara alami, konsumsi beberapa jenis jus buah dan sayur bisa jadi solusi. Racikannya disarankan oleh seorang dokter kulit untuk mendukung pertumbuhan rambut secara alami. Berikut 7 jus untuk rambut tebal alami: 1. Jus mentimunMentimun merupakan sayuran yang mudah dan murah didapat di Indonesia. Mentimun mengandung antioksidan yang berperan penting menetralisir radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh. Manfaatnya juga bisa untuk pertumbuhan rambut dan menutrisi folikel rambut. Untuk membuatnya, haluskan irisan mentimun dan air di blender. Tambahkan daun mint dan perasan air lemon untuk sensasi rasa segar. Minum jus mentimun pun jadi lebih semangat! 2. Jus bayamSelain mentimun, bayam juga bagus dikonsumsi untuk cegah rontok dan bikin rambut tebal. Bayam kaya kandungan zat besi, mineral yang berperan penting untuk kesehatan rambut. Selain itu, bayam mengandung potasium, magnesium, dan vitamin C. Bayam gampang diracik jadi jus. Kamu cukup menghaluskannya di blender dengan buah favorit seperti apel atau pisang. Konsumsi rutin untuk mendapat manfaatnya bagi rambut. 3. Jus stroberi
Kabar baik untuk pencinta buah asam segar karena konsumsi stroberi juga bisa mencegah rambut rontok. Kandungan vitamin B12 dan B9 dalam stroberi mendukung pertumbuhan rambut. Stroberi juga mengandung nutrisi lain, seperti folat, biotin, asam lemak omega 3, dan potassium yang semuanya mendukung kesehatan rambut. Kamu cukup menghaluskan stroberi di blender dengan tambahan sedikit air. 4. Jus jerukJeruk kaya vitamin C dan folat yang merupakan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan rambut. Rasanya yang asam segar juga membuat jus ini disukai mayoritas orang. Untuk membuat jus jeruk, kamu bisa memeras jeruk segar langsung lalu mencampurnya dengan air. Bisa juga dihaluskan di blender besama es batu jika ingin sensasi lebih dingin menyegarkan. 5. Jus wortelSelama ini konsumsi wortel terkenal bagus untuk kesehatan mata, tapi sebenarnya juga ideal untuk kesehatan rambut. Sebab wortel kaya vitamin A yang punya manfaat tersebut. Wortel bisa dibuat jus dengan cara dihaluskan langsung bersama air di blender. Cara lainnya dengan menambahkan irisan wortel agar rasanya sedikit lebih manis. 6. Jus bit
Bagi yang suka jus bit, kamu juga bisa mengandalkan konsumsinya untuk atasi rambut rontok. Bit mengandung zat besi yang berkhasiat membuat rambut kuat. Untuk meraciknya, di blender haluskan irisan buah bit, apel, dan jahe. Paduan dua bahan ini menambah nutrisi jus bit sekaligus melezatkan rasanya. 7. Banana shakeBanana shake adalah solusi enak mengatasi rambut rontok. Minum smoothies ini bisa mengasup tubuh dengan protein yang berperan penting untuk pertumbuhan rambut. Protein juga bisa memperbaiki tekstur rambut. Banana shake bisa dibuat dengan campuran 3/4 cup susu almond, 1/4 cup kacang mete mentah, 1 pisang ukuran medium, 2 sdm oat utuh, 1 sdm biji rami, dan irisan kurma kering. Haluskan semua bahan tersebut di blender hingga teksturnya jadi shake. (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
7 Tips Diet untuk Pekerja Kantoran, Tetap Kurus Meski Duduk Seharian Jakarta – Tak ada alasan sulit diet, sekalipun bagi pekerja kantoran yang harus duduk seharian. Menerapkan tips diet berikut bisa bantu penurunan berat badan meski dengan langkah-langkah simpel. Tips diet meliputi beberapa hal, termasuk memilih jenis makanan yang tepat, mengatur porsi, hingga waktu makannya. Selain itu, tips diet juga mencakup kebiasaan-kebiasaan makan sehat yang mendukung turunnya berat badan. Kebiasaan tersebut tak selalu berkaitan dengan aktivitas fisik, tapi juga kebiasaan makan. Cara ini bisa dipraktikkan bagi pekerja kantoran yang sering tak punya waktu untuk olahraga.
Dikutip dari Healthline (4/8/2025), berikut 7 tips diet untuk pekerja kantoran dimana seseorang bisa kurus meski duduk seharian: 1. Kunyah makanan menyeluruh dan pelan-pelanSesimpel memperhatikan cara mengunyah makanan juga bisa bantu usaha diet. Kamu disarankan mengunyah makanan sempurna atau menyeluruh dan pelan-pelan. Sebab otak butuh waktu untuk memroses apakah asupan makananmu sudah cukup atau belum. Penelitian juga menunjukkan, kunyah makanan menyeluruh dan perlahan berkaitan dengan penurunan berat badan karena 3 alasan. Ketiganya adalah menurunkan asupan makanan keseluruhan, meningkatkan rasa kenyang, dan memungkinkan porsi makan lebih kecil. 2. Pakai piring kecil
Penggunaan piring juga perlu diperhatikan. Jika sedang makan makanan tinggi kalori atau tinggi lemak, pakai piring kecil. Cara ini membantu kamu makan lebih sedikit. Secara psikologis, menaruh makanan di piring kecil juga bisa menciptakan kesan makanan itu sudah cukup banyak untuk dinikmati. Beda ceritanya dengan penggunaan piring besar yang dapat membuat makanan tampak lebih sedikit, meski sebenarnya porsinya sudah besar. 3. Konsumsi banyak proteinAsupan protein dapat mendukung penurunan berat badan dengan beberapa cara, seperti meningkatkan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar, meningkatkan proses pemabakaran kalori, hingga mendukung metabolisme. Penelitian menunjukkan konsumsi hingga 1,6 gram (g) protein per kilogram berat badan dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus mempertahankan atau bahkan menambah massa otot. Contoh makanan kaya protein adalah dada ayam, ikan, Greek yogurt, dan kacang almond. 4. Masak makanan sendiriAlih-alih jajan di luar, saat diet kamu lebih baik masak makanan sendiri. Kemudian ketika ke kantor, bisa dijadikan bekal. Sebuah penelitian tahun 2020 menemukan orang yang lebih sering menyiapkan makanan di rumah cenderung mengalami kenaikan berat badan yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang rutin makan di luar atau mengonsumsi makanan siap saji. 5. Tingkatkan asupan seratSelain protein, serat juga dibutuhkan saat diet. Makan makanan tinggi serat bisa meningkatkan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar, dan memasok energi lebih lama. Jenis serat yang disarankan adalah serat kental (viscous fiber) dimana serat akan membentuk gel ketika bersentuhan dengan air. Sumbernya antara lain, kacang-kacangan, sereal oat, dan jeruk. Pedoman Diet untuk Orang Amerika merekomendasikan wanita dewasa mengonsumsi 28 g serat setiap hari dan pria dewasa 34 g. 6. Minum air putih teratur
Tips diet untuk pekerja kantoran yang sering dilupakan, minum air putih teratur. Padahal air putih diperlukan untuk membantu penurunan berat badan yang efektif. Sebuah penelitian tahun 2018 menemukan minum air putih sebelum makan dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan. Jadikan air putih sebagai asupan utama untuk mengganti minuman manis seperti soda atau jus kemasan yang tinggi kalori. 7. Makan tanpa gangguanTips diet simpel yang bisa dipraktikkan adalah makan tanpa gangguan. Kamu disarankan fokus ketika menikmati makanan. Hindari makan sambil mengobrol atau menonton TV. Hal ini dapat memengaruhi persepsi rasa yang pada akhirnya membuat rasa kenyang tertunda dan selanjutnya, seseorang berakhir mengonsumsi kalori lebih banyak. Makan sambil melakukan aktivitas lain juga dikaitkan dengan makan lagi lebih cepat setelah selesai makan. (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Ibu Hamil Tetap Doyan Ngopi, Aman Nggak ya Buat Janin? Jakarta – Konsumsi kopi berlebihan perlu diwaspadai terkait efek samping yang ditimbulkan. Misalnya pada ibu hamil yang bisa menyebabkan risiko kesehatan serius pada janin. Konsumsi kafein selama masa kehamilan kerap menjadi topik yang banyak diperbincangkan, terutama karena risiko yang dapat meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Meski sebagian besar ibu hamil sudah mengetahui pantangan selama masa kehamilan seperti menghindari alkohol, merokok, atau konsumsi makanan mentah, tapi bahaya kafein pada ibu hamil kerap luput dari perhatian. Padahal hasil sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kafein dalam jumlah tinggi bisa berdampak serius terhadap kesehatan janin.
Dilansir dari Stylist UK (03/08/2025), berdasarkan pedoman dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), ibu hamil disarankan untuk membatasi asupan kafein maksimal 200 miligram per hari. Jumlah ini setara dengan 2 cangkir kopi instan, 1 cangkir kopi saring (140 mg), atau 3 cangkir teh. Minuman ringan seperti minuman bersoda dan makanan yang mengandung cokelat juga memiliki kafein, meski dalam jumlah yang lebih kecil. Maka dari itu penting bagi ibu hamil untuk memperhitungkan keseluruhan asupan dari berbagai sumber. Terlalu banyak konsumsi kafein saat hamil rupanya bisa berdampak serius pada perkembangan janin. Beberapa risiko yang bisa muncul antara lain berat badan bayi yang rendah saat lahir. Lalu pertumbuhan janin yang terhambat sampai meningkatnya risiko keguguran. Hal ini karena kafein bisa menyempitkan pembuluh darah di rahim dan plasenta, yang akhirnya mengurangi aliran darah ke bayi. Bahkan ada penelitian yang menyebut konsumsi kafein berlebih bisa meningkatkan risiko bayi lahir mati (stillbirth). Tak hanya itu, efeknya juga bisa terasa dalam jangka panjang. Misalnya, anak-anak yang ibunya sering minum kafein saat hamil cenderung punya tinggi badan yang lebih pendek saat mereka berusia 4-8 tahun.
Menjelang akhir kehamilan, tubuh ibu hamil akan semakin lambat memproses kadar kafein. Kalau di trimester pertama kafein bisa hilang dari tubuh dalam waktu sekitar lima jam, di trimester ketiga waktu ini bisa molor hingga 18 jam. Artinya kafein menetap lebih lama di tubuh dan bisa meningkatkan risiko pada janin, terutama jika dikonsumsi berlebihan. Para ahli menyarankan sebaiknya ibu hamil mulai mengurangi asupan kafein sejak awal kehamilan. Bahkan kalau bisa dihindari sama sekali. Kopi tanpa kafein atau minuman herbal bisa jadi alternatif yang lebih ramah untuk ibu hamil. Sebagian dokter memang masih memperbolehkan satu cangkir kopi sehari. Tapi intinya, ibu hamil tetap harus bijak dan tahu batasan jika mengonsumsi kopi atau minuman lainnya yang mengandung kafein. Kalau tubuh terasa lelah, daripada mengandalkan kopi lebih baik coba istirahat sebentar atau tidur siang. Dengan memahami risikonya dan lebih hati-hati dalam memilih minuman, ibu hamil bisa tetap sehat sambil menjaga pertumbuhan si kecil tetap optimal di sepanjang kehamilan. (sob/adr) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Eater Collective
Jangan Keliru Lagi! Ini Jam Sarapan Paling Ideal Menurut Ahli Gizi Jakarta – Sarapan disebut sebagai waktu makan terpenting harian. Agar manfaatnya efektif, ahli gizi menyarankan untuk sarapan pada waktu yang tepat. Ternyata jam segini merupakan waktu sarapan paling ideal. Terlepas dari pro dan kontra mengenai pentingnya sarapan, ahli gizi Samantha Cassetty seperti dikutip dari Today (13/3/2025), mengungkap sarapan punya peran penting untuk kesehatan. Sebab tubuh manusia secara alami siap untuk makan dan memetabolisme makanan di pagi hari. Jam internal tubuh atau biasa disebut ritme sirkadian punya beberapa instrumen yang harus dijaga keseimbangannya. Salah satunya dengan makan pada waktu tepat. Jika tidak sarapan, maka kamu menunda waktu makan pertama selama berjam-jam, yang berarti mengganggu ritme sirkadian tubuh secara keseluruhan.
Penelitian menunjukkan sejumlah manfaat sarapan, seperti kontrol gula darah yang lebih baik hingga manfaat bagi kesehatan jantung. Bagi yang sedang diet, sarapan juga punya manfaat penting. Faktanya, penelitian menunjukkan orang yang mengonsumsi sebagian besar kalori mereka lebih awal, cenderung lebih mudah mempertahankan berat badan yang sehat dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi sebagian besar kalori mereka pada sore hari. Lantas, kapan waktu sarapan paling ideal?
Cassetty mengungkap, dari sudut pandang metabolisme, sarapan sebelum pukul 08.30 mungkin ideal. Sebab tubuh paling sensitif terhadap insulin pada pagi hari. Artinya tubuh dapat memproses karbohidrat lebih efisien, yang dapat membantu menstabilkan gula darah dan kadar energi sepanjang hari. Hal ini sejalan dengan penemuan penelitian lain yang mengungkap kalau sarapan setelah pukul 09.00 dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Selain itu, penelitian menunjukkan sarapan lebih awal dapat membantu mengatur nafsu makan dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Haruskah sarapan di jam yang sama setiap harinya?Sebisa mungkin kamu menikmati sarapan di jam yang sama setiap hari. Hal ini bertujuan membiasakan kinerja hormon lapar yang mengikuti ritme waktu makan kamu biasanya. Lebih lanjut, sebuah studi menemukan orang yang memiliki lebih sedikit variasi dalam rutinitas makan pagi mereka lebih mungkin mencapai pengurangan kalori yang lebih baik dan menurunkan berat badan lebih banyak, dibandingkan mereka yang berubah-ubah jam makannya. Apa menu terbaik untuk sarapan?Sarapan sebaiknya mengandung protein, serat, dan lemak sehat agar kamu tetap kenyang dan berenergi. Sumber protein bisa dibilang yang paling penting karena tubuh bekerja keras memperbaiki dan membangun kembali sel-sel tubuh setelah tidur. Pilihan menunya bisa disesuaikan dengan selera, seperti telur dengan roti gandum utuh dan alpukat, yogurt dengan kacang dan buah, smoothies buah, hingga orak-arik tahu dengan jamur dan ubi. Batasi konsumsi karbohidrat olahan tinggi, seperti kue kering, sereal manis, dan roti putih saat sarapan kalau tak ingin gula darah melonjak dengan cepat. (adr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Kulkas Anti Bau Apek, Coba Manfaatkan 5 Bahan Ini Jakarta – Kulkas yang penuh berbagai macam makanan bisa menimbulkan bau kurang sedap. Untuk menghindari baunya, coba gunakan 5 bahan ini. Kulkas yang tidak teratur dan penuh sisa makanan bisa menyebabkan kulkas jadi kotor. Bau apek hingga bau busuk juga bisa muncul akibat makanan basi, makanan tumpah, atau kelembapan berlebih. Memiliki kulkas dengan kondisi kotor dan bau busuk bukan hal baik. Namun tenang saja karena bau tersebut bisa disingkirkan dengan memanfaatkan beberapa bahan.
Hal pertama yang perlu dilakukan sebenarnya menjaga makanan-makanan yang ada di dalam kulkas. Pastikan tidak menyimpan makanan terlalu lama. Untuk menghasilkan kulkas yang terhindar dari bau, coba ikuti 5 tips mudah, seperti dilansir dari Thedailymeal.com pada Senin, (30/7/2025) berikut: 1. Pakai larutan cuka dan air
Campuran air dan cuka merupakan kombinasi pas untuk menghilangkan bau membandel dan noda menjijikkan. Selain menjadi pembasmi bau, sifat asam cuka membantu memecah residu. Larutan ini dapat menghancurkan jamur yang sering tumbuh pada bagian-bagian lembap. Larutan air dan cuka bisa digosok ke area-area kulkas yang kotor. Semprotkan ektsra ke noda yang lebih lengket. Gunakan kain mikrofiber yang bersih dan lembab untuk menyeka seluruh kulkas dan menghilangkan sisa larutan. Biarkan kulkas mengering, barulah masukkan kembali makanan yang ingin disimpan. 2. Baking soda
Baking soda termasuk salah satu bahan yang ampuh menghilangkan noda. Sejak lama bahan natrium bikarbonat ini sudah digunakan untuk membersihkan ubin secara mendalam atau membersihkan wastafel. Partikel mikroskopis di dalam baking soda bereaksi dengan senyawa penyebab bau, menetralkan pada tingkat molekuler, sehingga apa yang awalnya berbau aneh jadi tidak berbau sama sekali. Untuk menghilangkan bau tidak sedap di kulkas, cukup letakkan satu kotak baking soda yang bungkusnya sudah dibuka. Namun jika baunya sangat kuat, baking soda bisa dipindahkan terlebih dahulu ke mangkuk baru letakkan di dalam kulkas. Bahan lain yang bisa menghilangkan bau tidak sedap di kulkas dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Ekstrak vanilla
Ekstrak vanilla tidak hanya bisa digunakan untuk membuat kue atau makanan, tetapi juga untuk menghilangkan bau tidak sedap di kulkas. Ekstrak vanilla membantu menghilangkan bau dengan cara menyerap bau dan menutupinya dengan aroma harum. Cara memanfaatkannya dengan membasahi bola-bola kapas menggunakan ekstrak vanilla. Lalu meletakkannya di dalam mangkuk atau diselipkan di sela-sela kulkas. Salah satu kelemahan menggunakan ekstrak vanilla yaitu baunya tidak sekuat baking soda. Kalau mau ampuh, bisa campur setengah cangkir cuka dengan dua hingga tiga sendok teh ekstrak vanila dan satu cangkir air. Pindahkan larutan tersebut ke dalam botol semprot dan gunakan seperti layaknya campuran cuka dan air. 4. Charcoal
Kalau punya charcoal atau arang aktif di rumah, bisa digunakan untuk membasmi bau tidak sedap di kulkas. Arang aktif yang berbentuk bubuk hitam tidak berbau ini terbuat dari proses pemanasan bahan tinggi karbon, seperti kayu, gambut, tempurung kelapa, atau serbuk gergaji. Bubuk charcoal atau arang aktif bekerja dengan cara menjebak molekul penyebab bau dan mengikatnya ke permukaan. Charcoal dapat menjadi pembersih udara kulkas alami yang baik untuk menarik bau. Jika baunya membandel, coba campurkan dengan soda kue. Campuran ini disebut lebih efektif dan dapat menyerap berbagai bau lebih luas. 5. Gel silikaSelain arang aktif, gel silika bisa dimanfaatkan sebagai penghilang bau kulkas lainnya. Biasanya gel silika ditemukan di kotak sepatu baru atau barang-barang yang baru dibeli. Jika menemukan gel tersebut, jangan langsung dibuang karena bisa dimanfaatkan sebagai penghilang bau. Gel silika bekerja dengan cara cukup berbeda karena tidak menyerap bau atau mengubah komposisi kimia molekul. Namun gel ini kan menyerap segala bentuk kelembaban di lemari es untuk mengurangi tingkat kelembapan yang berpotensi meninggalkan bau apek. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Gegara 5 Kebiasaan Ini, Minum Kopi Jadi Bisa Membahayakan Kesehatan Jakarta – Tidak sekadar jadi minuman pendorong energi pada pagi hari, efek minum kafein dari kopi jauh lebih besar. Supaya terhindar dari risiko bahaya, sebaiknya jangan lakukan 5 kebiasaan ini. Kopi merupakan minuman sumber kafein yang terkenal dengan efek pendorong energi dan berpotensi memberikan manfaat kesehatan. Di dalamnya terkandung antioksidan tinggi dan senyawa alami lainnya yang telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif, meningkatkan metabolisme lebih baik, sampai menurunkan risiko penyakit kronis tertentu.
Sayangnya, tanpa sadar banyak orang mengikuti kebiasaan minum kopi yang kurang baik. Misalnya, minum kopi terlalu larut atau menjadikannya pengganti makanan. Banyak juga yang minum kopi dengan tambahan gula atau sirup berlebihan. Kebiasaan-kebiasaan ini dapat menyebabkan bahaya, seperti mengganggu tidur, menyebabkan hidrasi, mengganggu kesehatan usus, atau risiko bahaya lebih besar lainnya. Para ahli mengungkap kesalahan-kesalahan umum minum kopi yang bisa dihindari agar mendapat efek optimal. Dilansir dari Times of India pada Sabtu, (19/7/2025), berikut 5 kebiasaan minum kopi yang perlu dihindari. 1. Minum kopi terlalu malam
Kafein dalam kopi merupakan stimulan utama dan dapat bertahan di aliran darah selama beberapa jam. Oleh karena itu, kopi lebih disarankan diminum pagi atau siang hari. Mengonsumsi kopi terlalu larut bisa mengganggu waktu dan kualitas tidur secara signifikan. Memiliki tidur restoratif sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh, kejernihan mental, dan kesehatan menyeluruh. Dengan hal ini, para ahli menyarankan untuk hindari kafein di sore atau malam hari. Minum kopi di malam hari juga bisa memicu kecemasan, kegelisahan dan efek, seperti sakit kepala, mual atau peningkatan frekuensi buang air kecil 2. Minum kopi tanpa disaring
Beberapa orang suka menikmati kopi yang tidak disaring atau masih memiliki ampas. Kopi seperti ini memang punya cita rasa yang lebih kuat. Sayangnya metode penyeduhan, seperti French press atau kopi Turki tanpa filter mengandung kadar diterpen lebih tinggi, khususnya kahweol dan kafestol. Senyawa-senyawa ini telah terbukti meningkatkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat, serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke. Lebih baik pilih metode penyeduhan kopi yang melalui proses penyaringan, seperti drip coffee atau pour over. Kebiasaan kopi lain yang bisa timbulkan risiko bahaya ada di halaman selanjutnya!3. Minum kopi dengan gula berlebihan
Sejumlah orang lebih menyukai kopi yang manis. Ditambah gula atau sirup pemanis lainnya. Meskipun rasanya mungkin lebih enak, tambahan bahan tersebut dalam jumlah besar dapat menjadi sumber kalori kosong yang tidak sehat. Asupan gula tinggi telah dikaitkan dengan obesitas, risiko diabetes tipe-2, hipertensi, dan masalah kesehatan mental. Mengonsumsi kopi dengan gula tinggi juga bisa mengganggu mikrobioma usus yang berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh dan pencernaan. Lebih baik minum kopi hitam atau kopi dengan pemanis alami sebagai alternatif. 4. Minum kopi langsung setelah bangun tidur
Salah satu manfaat yang dicari dari kopi yaitu kemampuannya untuk membuat tubuh terjaga dan mendorong energi. Namun bukan berarti kopi bisa diminum langsung setelah bangun tidur. Minum kopi saat bangun tidur dapat mengganggu produksi alami kortisol dalam tubuh. Kortisol merupakan hormon yang membantu mengatur tingkat energi. Minum kopi terlalu pagi juga bisa menyebabkan adenosin, neurotransmitter yang menjaga tidur nyenyak dan menjaga keseimbangan menjadi terganggu, Tunda sedikit waktu untuk minum kopi di pagi hari. 5. Menggantikan makanan dengan kopiMereka yang sudah kecanduan minum kopi bisa saja menjadikan minuman tersebut sebagai pengganti makanan. Meskipun menekan nafsu makan dengan minum kopi mujur, ini bukan pilihan tepat. Dengan hanya minum kopi, seseorang bisa kekurangan nutrisi penting, seperti protein, serat, lemak sehat, dan vitamin yang dibutuhkan untuk energi berkelanjutan. Melewatkan makan demi kafein dari kopi juga menyebabkan perubahan suasana hati, kelelahan dan kekurangan nutrisi di tubuh. Jika mau, bisa mengonsumsi kopi bersamaan dengan makanan. Bisa disajikan minuman pendamping saat sarapan. Dengan cara ini, kopi mampu mendukung fungsi metabolisme dan menghindari penurunan energi. (aqr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Eater Collective
|





























