Jakarta –
Kanker merupakan penyakit mematikan yang dapat dicegah lewat pola makan tepat. Batasi konsumsi makanan yang memicu pertumbuhan sel kanker. Waspada karena makanan ini masih banyak dikonsumsi.
Kanker disebabkan oleh faktor keturunan (genetik) dan faktor eksternal, seperti gaya hidup. Mengutip Healthline (27/6/2025), penelitian bahkan menunjukkan 80 hingga 90 persen tumor ganas terkait dengan faktor eksternal.
Salah satu faktor gaya hidup terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah pola makan. Banyak penelitian menunjukkan konsumsi beberapa makanan ini terlalu banyak dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap jenis kanker tertentu.
Berikut 5 makanan yang paling disukai sel kanker dan memicu pertumbuhannya:
1. Daging olahan
Daging olahan adalah jenis daging yang sudah diawetkan dengan cara diasap, diasinkan, atau dikalengkan. Kebanyakan berasal dari daging merah, seperti sosis, salami, ham, dan daging kornet.
Konsumsi daging olahan perlu dibatasi karena jika terlalu banyak bakal meningkatkan risiko kanker. Menurut sebuah penelitian tahun 2019, daging olahan merupakan faktor risiko utama kanker kolorektal. Penelitian lain pada tahun yang sama juga menemukan bahwa daging olahan dikaitkan dengan kanker perut.
Tak hanya itu, para peneliti mengungkap lewat studi tahun 2018, bahwa konsumsi daging olahan yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
2. Gorengan
Proses menggoreng makanan menghasilkan senyawa akrilamida yang memicu kanker. Foto: jcomp/Freepik |
Makanan lain yang disukai sel kanker adalah gorengan atau makanan yang digoreng. Ketika bahan makanan berpati diproses dalam suhu tinggi, bakal menghasilkan senyawa akrilamida. Contohnya kentang goreng dan keripik kentang.
Penelitian tahun 2018 mengungkap, akrilamida ditemukan bersifat karsinogenik dalam penelitian yang dilakukan pada tikus. Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) juga menganggap gorengan bersifat mungkin karsinogenik bagi manusia.
Mengonsumsi banyak makanan yang digoreng juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Kondisi ini dapat meningkatkan stres oksidatif dan peradangan, yang selanjutnya memicu kanker.
3. Makanan yang terlalu lama dimasak
Makanan yang terlalu lama dimasak alias overcooked food, terutama daging, dapat menghasilkan karsinogen. Menurut sebuah artikel tahun 2020, memasak daging dengan suhu tinggi menghasilkan PAH dan heterocyclic amines (HCAs) yang bersifat karsinogenik. Zat-zat ini dapat meningkatkan risiko kanker lewat cara mengubah DNA sel-sel.
Karenanya, hindari mengonsumsi terlalu sering makanan yang dipanggang (grilling), dibakar di atas bara api (BBQ), atau digoreng di wajan. Sebagai solusi, kurangi risiko karsinogen.
Kamu bisa menghindari proses masak dengan suhu tinggi. Cobalah menggunakan metode memasak yang lebih sehat, seperti merebus dan memasak dengan api kecil (slow cooker).
Selengkapnya di halaman selanjutnya.
4. Produk olahan susu
Konsumsi terlalu banyak produk olahan susu disebut bisa memicu sel kanker prostat. Foto: Getty Images/alvarez |
Beberapa bukti penelitian menunjukkan konsumsi produk olahan susu dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Di antaranya susu, keju, dan yogurt.
Penelitian tahun 2020 mengungkap, mengonsumsi produk susu meningkatkan kadar faktor pertumbuhan mirip insulin 1 (IGF-1). Hal ini dikaitkan dengan risiko kanker prostat yang lebih tinggi. IGF-1 dapat meningkatkan proliferasi atau produksi sel-sel kanker prostat. Namun, bukti untuk hal ini cenderung tidak konsisten.
5. Makanan manis dan karbohidrat olahan
Makanan manis dan karbohidrat olahan secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko kanker. Beberapa contoh makanan ini adalah minuman kemasan, pasta putih, roti tawar, nasi putih, dan sereal manis.
Mengonsumsi makanan manis dan bertepung dalam konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 dan obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2020, kedua kondisi tersebut memicu peradangan dan stres oksidatif. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena jenis kanker tertentu.
Menurut sebuah tinjauan tahun 2019, diabetes tipe 2 meningkatkan risiko kanker ovarium, payudara, dan endometrium (rahim). Konsumsi gula dan karbohidrat olahan yang tinggi juga dapat menyebabkan kadar glukosa darah tinggi, yang pada akhirnya menjadi faktor risiko kanker kolorektal.
(adr/adr)
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Batasi Konsumsinya! 7 Makanan Pemicu Jerawat Parah pada Orang Dewasa Jakarta – Jerawat wajah mengganggu penampilan sekaligus menimbulkan rasa tidak nyaman pada kulit. Untuk menghindarinya, batasi konsumsi makanan pemicu jerawat yang diungkap oleh dokter kulit. Konsumsi makanan tidak hanya berdampak pada kesehatan organ dalam tubuh, tapi juga kulit. Beberapa makanan disebut dokter kulit dapat memicu peradangan dan memengaruhi hormon yang menyebabkan masalah pada pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat. Meski faktor genetik dan gaya hidup juga berperan dalam timbulnya jerawat, konsumsi beberapa makanan dapat memperburuknya. Sayangnya, makanan tersebut masih sering dikonsumsi sehari-hari oleh banyak orang.
Merangkum Eat This, Not That! (3/6/2025), inilah 7 makanan pemicu jerawat parah pada orang dewasa: 1. Susu oatSusu oat atau susu gandum populer sebagai alternatif susu sapi bagi orang yang intoleransi laktosa. Sayangnya konsumsi susu oat dapat memperparah jerawat pada sebagian orang. Dokter kulit Karan Lal DO MS FAAD mengatakan, “Susu oat juga memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dan dapat menyebabkan jerawat.” Ia mengaku sudah melihat banyak pasien berjerawat yang dipicu konsumsi susu gandum. 2. Makanan dengan indeks glikemik tinggi
Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti cookies, makanan manis, soda, nasi putih, roti putih, dan permen sebaiknya dihindari. Sebab konsumsinya dikaitkan dengan jerawat. “Ini adalah makanan yang meningkatkan glukosa darah, pemicu peradangan dan produksi minyak di kulit,” kata dokter kulit Emily Wood. Dr. Lal setuju dan mengungkap pandangannya. “Gula secara umum memicu peradangan dan dapat menjadi makanan bagi bakteri dan ragi penyebab jerawat! Coba jauhi konsumsi gula olahan dan pilih sumber yang lebih sehat seperti buah-buahan,” ujarnya. 3. Susu skimSusu skim mengandung lemak yang lebih rendah. Biasanya dikonsumsi mereka yang tengah diet menurunkan berat badan. Namun, efek samping konsumsi susu skim ternyata bisa menimbulkan jerawat. Ada penelitian observasional yang menunjukkan peningkatan jerawat pada remaja yang minum susu skim. Penyebabnya bisa jadi karena gangguan hormon yang dipicu konsumsi susu skim, protein tertentu dalam susu skim yang memicu jerawat, hingga susu skim meningkatkan kadar insulin lebih banyak daripada susu murni. 4. Protein kedelai
Bagi para vegan, vegetarian, dan mereka yang hobi makan sumber protein berbahan dasar kedelai, Dr. Lal mengatakan bahwa hal itu dapat menyebabkan jerawat. “Pada beberapa pasien, asupan kedelai yang berlebihan dapat memicu jerawat. Anda dapat mengonsumsi kedelai, tetapi konsumsilah dalam jumlah sedang,” ungkap Dr. Lal. Selengkapnya di halaman selanjutnya. 5. Whey proteinWhey protein adalah protein yang diekstraksi dari cairan yang terpisah dari susu selama proses pembuatan keju (whey). Whey protein populer di kalangan atlet dan binaragawan karena cepat diserap tubuh dan mendukung pemulihan otot setelah latihan. Namun, konsumsinya bisa memicu masalah kulit. “Protein whey yang sangat terkonsentrasi setara dengan minum 6-12 liter susu,” kata Dr. Wood. Protein whey mendorong faktor pertumbuhan mirip insulin 1 (IGF-1) yang meningkatkan androgen, estrogen, dan proliferasi keratinosit. Dr. Wood menambahkan, “Androgen adalah hormon seperti testosteron yang meningkatkan jerawat. Proliferasi keratinosit menyebabkan peningkatan pembentukan komedo.” 6. Suplemen vitamin B6 atau B12Hati-hati dalam konsumsi suplemen vitamin B6 atau B12 karena bisa memperparah kondisi jerawat. Dr. Wood menjelaskan, “Salah satu teori mengapa hal ini mungkin terjadi adalah karena vitamin B mengubah mikrobioma kulit, khususnya berkaitan dengan perubahan perilaku Propionibacterium acnes (P.acnes). P. Acnes merupakan salah satu penyebab utama jerawat.” 7. Yodium berlebihan
Asupan yodium yang berlebihan juga dapat memperburuk jerawat. Dr. Wood mengatakan, “Yodium dalam jumlah tinggi umumnya ditemukan dalam suplemen rumput laut dan kelp. Suplemen rumput laut dan kelp juga dapat ditemukan dalam smoothie tertentu yang diklaim dapat meningkatkan kesehatan kulit.” Ia mengatakan tidak diketahui pasti mengapa yodium memperburuk jerawat, tetapi tampaknya yodium memperburuk peradangan dan meningkatkan produksi minyak. Dua kondisi ini memicu jerawat. (adr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Ternyata Minum Kopi Juga Bisa Bikin Gendut, Ini Faktanya! Jakarta – Tak hanya khasiat, kopi juga bisa menimbulkan kenaikan berat badan. Kok bisa? Ternyata begini penjelasan dari ahlinya. Di samping manfaatnya, kopi juga bisa memberikan efek negatif, seperti kenaikan berat badan. Hal tersebut disebabkan karena kandungan kafein pada kopi yang bisa mengganggu kualitas tidur hingga meningkatkan kortisol. Kopi diklaim sebagai minuman berkhasiat. Manfaatnya tidak lain dan tidak bukan berkat kandungan kafein dan senyawa lain pada kopi. Namun, kafein tidak selamanya memberi efek positif, tetapi juga negatif.
Beberapa efek negatif yang dapat dirasakan adalah mengganggu pola tidur hingga meningkatkan kadar kortisol. Semua efek tersebut kemudian memicu terjadinya kenaikan berat badan. Dikutip dariEatingwell.com(25/06/23) berikut fakta kafein yang menyebabkan kenaikan berat badan:1. Berkalori tinggi
Meskipun latte atau frappucino di kafe-kafe menjadi menu favorit yang menyegarkan, tetapi kedua racikan kopi tersebut mengandung lebih dari sekadar kopi. Ada campuran beberapa bahan lainnya, seperti krim, sirup, dan pemanis tambahan yang menambah kalori dalam kopi. “Jika sudah dicampur dengan bahan-bahan lain, maka akan menyebabkan kelebihan kalori yang pada akhirnya dapat memicu kelebihan berat badan,” tutur Megan Rasmussen, M.S., RDN, pendiri Nutrition Undefined. Gula menjadi salah satu penambah kalori tertinggi. Menurut sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, konsumsi gula terutama dalam minuman dikaitkan dengan penambahan berat badan dan obesitas. 2. Mengganggu kualitas tidurSebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Risk Management and Healthcare Policy menyebutkan bahwa efek kafein yang berkaitan dengan pola tidur. Para peneliti mencatat bahwa ketika kopi dikonsumsi 6 jam sebelum tidur, hal tersebut secara signifikan dapat mengganggu pola tidur. Akibatnya, kamu mungkin kehilangan 1-2 jam waktu tidur dan kondisi ini berkaitan dengan penambahan berat badan. Hal ini telah dibuktikan lewat studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam BMJ Open Sport & Exercise Medicine. Peneliti menemukan ketika jam tidur berkurang, maka kadar ghrelin atau hormon lapar meningkat, sehingga mengalami retensi garam yang kemudian menaikkan berat badan. 3. Meningkatkan kadar kortisol
Setelah beristirahat semalaman, tubuh akan memproduksi dan melepaskan hormon yang disebut kortisol untuk membantu bangun di pagi hari. Pada dasarnya kortisol dikenal sebagai hormon stres, tetapi berperan dalam membantu kamu merasa waspada, responsif, dan fokus. Meskipun tubuh secara alami memproduksi kortisol saat bangun tidur, tetapi mengonsumsi kopi dapat meningkatkan kadar kortisol tersebut bahkan lebih banyak, seperti yang dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2013 yang diterbitkan dalam Stress and Health. Akibatnya, kadar kortisol yang tinggi dapat meningkatkan keinginan untuk makan makanan yang tinggi gula dan lemak jenuh. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan kenaikan berat badan. Penjelasan tentang kopi yang bisa bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan ada di halaman berikutnya.4. Pilih kopi yang rendah kaloriJika butuh secangkir kopi di pagi hari atau sekadar ingin menikmatinya di waktu santai, pertimbangkan untuk memilih kopi hitam. Kopi hitam atau kopi tanpa gula tidak akan menyebabkan penambahan berat badan, karena hampir tidak mengandung kalori. “Mengganti minuman berkalori tinggi dengan minuman rendah kalori seperti kopi hitam dapat membantu mengurangi asupan kalori,” ujar ahli gizi Rasmussen. 5. Kopi mengandung senyawa bermanfaat
Kopi hitam tidak hanya rendah kalori, tetapi juga mengandung senyawa penting. Kopi dikemas dengan polifenol yang disebut asam klorogenat yang merangsang pelepasan insulin dan membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Menjaga kadar gula darah seimbang secara teratur akan mengurangi kemungkinan tubuh menyimpan lemak berlebih. Selain asam klorogenat, juga ada senyawa trigonelin yang terbukti bermanfaat untuk mencegah obesitas dengan mengurangi massa lemak, seperti yang disebutkan sebuah penelitian tahun 2019 yang diterbitkan dalam Nutriens. 6. Kafein membakar lemakMinum kopi sebelum berolahraga akan membantu proses pembakaran lemak. Menurut sebuah penelitian tahun 2020, mengonsumsi lebih dari 3 miligram kafein per kilogram berat badan dapat meningkatkan penggunaan selam selama berolahraga. Para peneliti menemukan bahwa efek pembakaran lemak ini lebih tinggi pada individu yang tidak banyak bergerak atau tidak terlatih dibandingkan pada atlet yang terlatih.Oleh karena itu, asupan kafein yang dipadukan dengan olahraga dapat membantu penurunan berat badan bagi individu yang tidak banyak bergerak. (raf/dfl) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Awas Nyeri Sendi! Ini 7 Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Urat Jakarta – Penyakit asam urat amat mengganggu. Gejala umumnya adalah nyeri sendi berat yang disertai kemerahan dan bengkak. Untuk menghindarinya, batasi konsumsi makanan berikut ini. Penyakit asam urat memicu nyeri tak tertahankan, pembengkakkan, hingga adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi pada tubuh berisiko terkena asam urat, tapi yang paling sering adalah jari kaki, lutut, dan jari tangan. Mengutip Halodoc, gejala penyakit asam urat bervariasi, mulai dari nyeri sendi yang intens, peradangan dan kemerahan, hingga rasa tidak nyaman dalam jangka panjang.
Penyakit asam urat atau gout amat dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Penderitanya disarankan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi purin terlalu banyak agar gejala asam urat tidak kambuh. Berikut 7 pantangan makanan untuk penderita asam urat, merangkum berbagai sumber: 1. SeafoodSeafood, seperti udang, kepiting, lobster, kerang, dan ikan kembung, termasuk makanan yang tinggi kandungan purin. Mengonsumsinya terlalu banyak dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Batasi konsumsi seafood jika kamu punya riwayat asam urat. 2. Jeroan
Selain seafood, jeroan juga sumber purin tinggi yang menyebabkan asam urat. Batasi konsumsi jeroan hewan, seperti hati, babat, otak, dan ginjal. Sebagai contoh, per 100 gram hati ayam mengandung 312,2 mg purin, sedangkan hati sapi mengandung 219,8 mg purin. Ada pun batas konsumsi purin harian adalah 600-1.000 miligram, tapi jika sudah punya riwayat asam urat, batasnya menjadi 100-150 miligram, seperti dikutip dari Halodoc. 3. JamurKonsumsi beberapa jenis sayuran juga patut diwaspadai penderita asam urat, termasuk jamur. Dalam 100 gram jamur terkandung sekitar 58 miligram purin. Namun, bukan berarti penderita asam urat sama sekali tidak bisa makan jamur. Jamur sendiri menjadi sumber beta-glucan atau serat yang berguna buat kesehatan usus. 4. Bayam
Sayuran lain yang juga tinggi purin dan patut diwaspadai oleh penderita asam urat adalah bayam. Dalam 100 gram bayam terkandung sebanyak 57 miligram purin. Hal ini tentu bisa memicu penumpukan asam urat dalam darah. 5. Daging merahDaging merah, seperti daging sapi dan domba memang tinggi protein. Namun, waspadai konsumsinya karena kadar purin di dalamnya juga tinggi. Jika ingin menjaga kadar asam urat darah, Anda bisa mengganti daging merah dengan daging ayam atau sumber protein nabati, seperti kacang kedelai yang dapat ditemukan pada tempe dan tahu. 6. Ikan tuna dan salmonSelain seafood, ikan berlemak seperti tuna dan salmon juga merupakan makanan tinggi purin. Sama seperti ikan teri, sarden, dan mackerel. Karenanya penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsinya. 7. Makanan manisMakanan manis sebenarnya tidak mengandung purin, tapi tetap dapat memicu asam urat. Hal ini lantaran jenis gula fruktosa yang terkandung di dalamnya. Di sisi lain, terlalu banyak konsumsi makanan manis berisiko terserang obesitas dan diabetes. Kedua kondisi tersebut juga dapat memperburuk gejala nyeri persendian pada pengidap asam urat. (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Hindari 6 Makanan yang Picu Alergi Kulit dan Bikin Makin Parah Jakarta – Makanan yang dapat memicu alergi kulit bisa dihindari jika tak ingin kondisi semakin parah. Di antaranya ada telur, kacang kedelai, hingga seafood. Alergi kulit kerap ditandai dengan ruam kemerahan di beberapa area tubuh. Biasanya muncul di sekitar lengan, leher, dan wajah. Penyebab alergi ini memang bisa dikarenakan faktor biologis, tapi beberapa jenis makanan juga bisa menjadi pemicu timbulnya alergi pada kulit. Dikutip dari Times of India, ada sekitar 6 makanan yang sebaiknya dihindari.
Beberapa makanan tersebut bisa memicu alergi berdasarkan struktur protein, kandungan histamin, hingga zat aditif lainnya. Berikut 6 makanan yang dapat memicu timbulnya alergi kulit:1. Kerang
Kerang atau seafood laut yang bercangkang lain diketahui mengandung protein yang dapat memicu reaksi alergi pada mereka yang sensitif. Kandungan tersebut dapat menyebabkan gejala penyakit kulit, seperti gatal-gatal. Reaksinya bisa langsung dirasakan tubuh atau menunggu beberapa waktu. 2. Kacang-kacanganBanyak orang yang alergi terhadap kacang-kacangan. Reaksi alerginya bisa berupa ruam pada kulit hingga membuat gangguan pernapasan yang berakibat fatal. Kacang-kacangan yang dimaksud adalah kacang tanah, kacang kedelai, dan lainnya. Hal ini dikarenakan kacang-kacangan mengandung protein alergen yang mengakibatkan gejala eksim dan gatal-gatal. 3. Susu SapiSusu sapi juga mengandung protein seperti kasein dan whey. Dua kandungan tersebut dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Gejala yang muncul berupa eksim atau gatal-gatal yang merupakan respon imun terhadap zat protein itu. Makanan pemicu alergi lain ada di halaman selanjutnya… 4. Telur
Bagi sebagian orang yang sensitif, telur juga dapat menyebabkan reaksi alergi. Ini karena telur mengandung protein, seperti ovomucoid dan ovalbumin. Reaksi alergi kulit yang mungkin timbul dari konsumsi telur adalah eksim dan gatal-gatal. 5. IkanSelain seafood bercangkang, ikan juga termasuk makanan yang mungkin menyebabkan alergi pada seserorang. Ini dapat terjadi karena kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terdapat protein ikan, seperti parvalbumin, tropomiosin, dan lainnya. Alergi kulit yang dikarenakan ikan juga bisa dipicu bukan dari konsumsinya, melainkan karena menghirup asap atau uap saat memasaknya. Hal ini disebabkan oleh pelepasan protein pada ikan saat dimasak. 6. Biji WijenBiji wijen kerap ditambahkan pada makanan untuk mempercantik hidangan. Penggunaan lainnya bisa ditambahkan sebagai pelengkap hidangan, karena dapat menambah rasa gurih. Protein juga terkandung dalam biji wijen. Bagi mereka yang sensitif, tubuh akan menghasilkan antibodi lgE yang memicu pelepasa histamin dan zat kimia lain. Sehingga reaksi alergi terasa pada tubuh. (yms/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Bikin Sedih! 5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih Mellow Jakarta – Tak hanya bikin kenyang, beberapa makanan juga bisa mempengaruhi suasana hati sampai bikin sedih. Meskipun beberapa makanan ini punya rasa yang enak. Apa yang dikonsumsi sehari-hari ternyata tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga kondisi psikologis seseorang. Survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa makanan populer seperti pizza (46%), fish and chips (42%), serta burger dengan kentang goreng (32%) membuat banyak orang merasa buruk setelah mengonsumsinya meskipun terasa lezat saat dimakan. Melansir Yahoo (20/06), Ahli gizi Lily Soutter menyebut makanan yang cenderung tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan garam dapat menyebabkan kembung serta penurunan energi setelah makan.
Selain itu, kandungan nutrisinya dinilai kurang mendukung fungsi otak sampai-sampai memproduksi hormon yang menciptakan perasaan sedih. Berikut 5 jenis makanan dan minuman yang dapat memicu sedih: 1. Gorengan
Penelitian di tahun 2023 yang melihat pola makan sekitar 140.728 orang, penelitian ini menemukan bahwa konsumsi rutin makanan yang digoreng, terutama kentang goreng, dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan sebesar 12% dan depresi sebesar 7%. Penyebab utamanya adalah senyawa akrilamida yang terbentuk saat makanan bertepung dimasak pada suhu tinggi. Proses penggorengan juga diketahui memperburuk peradangan, menyebabkan kembung, dan merusak kesehatan usus. Semua faktor ini berkontribusi terhadap kelelahan, stres, dan suasana hati yang buruk. 2. Asupan ManisGula dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti dengan penurunan drastis, yang berdampak langsung pada suasana hati seseorang. Gejala gula darah tinggi meliputi rasa haus, kelelahan, penglihatan kabur, sering buang air kecil, hingga penurunan berat badan. Secara emosional, hal ini bisa menimbulkan iritabilitas dan perubahan mood yang drastis. Contoh makanan dan minuman yang tinggi gula antara lain soda, donat, kue, jus buah kemasan, saus dan kecap manis, cokelat, serta beberapa jenis sereal sarapan. Sehingga konsumsi makanan di atas perlu dibatasi dan tidak boleh berlebihan, agar tidak mempengaruhi kesehatan apalagi mempengaruhi suasana hati. 3. Makanan Olahan
Sebuah studi yang dipimpin Harvard dan dipublikasikan di JAMA Network Open pada September 2023 menyoroti kemungkinan hubungan antara makanan yang diproses berkali-kali (ultra) dan kaitannya dengan kesehatan mental seseorang seperti depresi. Dalam studi yang melibatkan lebih dari 21.000 perempuan berusia 42-62 tahun, ditemukan bahwa peserta yang mengonsumsi setidaknya 9 porsi makanan olahan/hari memiliki kemungkinan 50% lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah minimal. Beberapa contoh makanan ultra-olahan yang umum dikonsumsi sehari-hari antara lain mi instan, sereal manis untuk sarapan, minuman bersoda, nugget ayam, sosis dan hotdog, biskuit serta camilan kemasan, makanan siap saji beku (frozen food), keripik dalam kemasan, hingga permen. 4. KafeinMeski kopi dikenal memberi dorongan energi, konsumsi berlebihan justru bisa menjadi pemicu kecemasan. Kafein meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh, membuat seseorang merasa gelisah dan sulit tidur. Ketika pola tidur terganggu, dampaknya bisa terasa dalam suasana hati dan produktivitas sehari-hari. Selain itu, ketergantungan terhadap kafein dapat menyebabkan gejala putus zat seperti sakit kepala, mudah marah, dan depresi ringan. Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tetapi juga teh, matcha, cokelat, dan minuman berenergi. Penting untuk mengonsumsi kafein dalam batas wajar sesuai dengan kondisi tubuh. 5. Minuman Beralkohol
Meskipun alkohol bisa memberi efek euforia sesaat, dampaknya terhadap kesehatan mental tidak bisa diabaikan. Setelah efek alkohol menghilang, seseorang dapat mengalami anxiety atau kecemasan pasca-minum. Alkohol mengubah keseimbangan kimia di otak, yang berpotensi meningkatkan perasaan stres, cemas, dan depresi. Kehilangan ingatan saat mabuk juga bisa menimbulkan kekhawatiran berlebih akan tindakan atau ucapan yang tidak diingat. Selain itu, konsumsi alkohol membatasi produksi glukosa dalam tubuh, yang bisa menyebabkan kelelahan, iritasi, dan pusing keesokan harinya. (sob/dfl) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
5 Makanan yang Bikin Cewek Korea Awet Muda Jakarta – Cewek Korea dikenal memiliki wajah awet muda. Hal ini dipengaruhi kebiasaan mereka mengonsumsi 5 makanan sehat berikut. Ketika melihat cewek Korea, mungkin kamu bertanya-tanya apa rahasia yang membuat wajahnya awet muda dan bersinar cerah. Rutinitas perawatan kulit memang menjadi salah satu faktor pendukung. Perlindungan sinar matahari juga menjadi bagian penting dalam perawatan wajah mereka. Namun, pola makan mereka sehari-hari tidak boleh dilupakan.
Cewek Korea maupun orang Korea secara umum seringkali mengonsumsi makanan sehat, seperti kimchi, sayuran segar, dan ikan. Semua makanan tersebut berkontribusi pada kesehatan kulit. Salah satunya bikin kulit tampak lebih sehat dan muda. Ingin tahu lebih lanjut makanan yang membuat wanita Korea awet muda? Melansir MSN.com (26/06/2025), berikut daftarnya! 1. Rumput laut
Bagi orang Indonesia, rumput laut mungkin terdengar seperti makanan asing. Namun, orang Korea seringkali mengonsumsi sayuran ini. Bahkan, rumput laut telah menjadi bagian dari tradisi dan budaya mereka. Sayuran laut ini mengandung iodine (mineral yang berperan dalam metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan kelenjar tiroid), kalsium, vitamin A, vitamin C, dan banyak mineral. Mengonsumsi rumput laut bagus untuk kesehatan tiroid, yang memengaruhi kulit, rambut, dan tingkat energi. Cewek Korea biasa makan rumput laut dalam hidangan miyeok guk atau sup rumput laut. Secara tradisional, hidangan sup rumput laut ini hadir ketika perayaan ulang tahun atau setelah melahirkan dan masa penyembuhan. Dalam makanan lain, seperti gimbap (nasi digulung rumput laut kering) atau gimmari (mie digulung rumput laut), orang Korea juga kerap menggunakan rumput laut. 2. Kimchi
Kimchi dikenal sebagai makanan fermentasi khas Korea. Hidangan tradisional ini terbuat dari sayuran asin difermentasi, biasanya berbahan dasar sawi putih hingga lobak. Lalu sayuran tersebut diberi bumbu, seperti bawang putih, cabai, dan jahe. Ditambah dengan bumbu khas lainnya, seperti bubuk cabai (gochugaru) hingga pasta cabai (gochujang). Kimchi kaya akan probiotik yang baik untuk kesehatan usus. Kesehatan usus yang terjaga membantu melawan jerawat, kulit kusam, hingga pembengkakan atau peradangan di wajah. Kimchi bisa dimakan begitu saja atau dicampur dengan bahan lain, seperti dicampur nasi hingga roti. Daftar makanan rahasia awet muda orang Korea bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Teh hijau
Teh hijau sudah lama dikenal akan khasiatnya. Rupanya wanita Korea juga kerap mengonsumsi minuman sehat berkafein ini. Teh hijau mampu menghidrasi, kaya antioksidan, dan membantu melawan peradangan dan kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan vitamin dan mineral penting di dalamnya juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. Misalnya kandungan vitamin E yang mampu meningkatkan kelembapan dan vitamin B2 untuk menjaga kulit agar awet muda. Teh hijau bisa dinikmati sebagai minuman pengganti kopi. Tambahkan sedikit lemon untuk membuat rasanya semakin lezat dan segar. 4. Tahu
Tahu atau kerap disebut dubu dalam bahasa Korea juga sering dinikmati cewek Korea. Tahu kaya protein nabati dan mengandung isoflavon, senyawa yang membantu menyeimbangkan hormon dan meningkatkan kolagen. Kandungan vitamin E dalam tahu juga membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas bisa menyebabkan penuaan dini. Mengonsumsi tahu juga dapat membantu kulit tetap kencang, kenyal, dan halus. 5. Ubi jalarUbi jalar juga merupakan salah satu makanan yang sering dinikmati wanita Korea, terutama pada bulan-bulan tertentu. Biasanya ubi hanya dikukus lalu dimakan begitu saja. Ubi menawarkan beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A untuk membantu kulit lebih bersinar. Ubi juga mengandung indeks glikemik rendah yang dapat menjaga kadar gula tetap terkendali. Konsumsi ubi menghindari lonjakan gula darah yang bisa menimbulkan jerawat. (aqr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Ini Dia 10 Makanan Terbaik Buat Usia 50-an, Fisik Dijamin Bugar! Jakarta – Menjaga kesehatan saat usia sudah menginjak 50 tahunan bukan perkara mudah. Salah satu solusinya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi tepat. Ini daftarnya. Kebutuhan nutrisi akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama untuk menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol agar tetap dalam batas aman. Kadar kolesterol harus dipantau secara rutin agar tetap berada dalam rentang normal. Mengutip laman Cleveland Clinic, total kolesterol yang normal antara 125 hingga 200 mg/dL.
Adapun batas aman trigliserida di bawah 150 mg/dL, LDL di bawah 100 mg/dL, dan HDL minimal 40 mg/dL untuk laki-laki, serta 50 mg/dL untuk perempuan. Saat usia 50 tahunan, tubuh mengalami perubahan metabolisme dan fungsi organ yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Karenanya penting memilih makanan dan minuman yang tepat. Pilihan makanan tersebut bisa mencegah risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik lainnya. Mengutip berbagai sumber, berikut daftar makanan dan minuman sehat yang bisa membantu menjaga kesehatan Anda di usia 50-an. 1. Buah beri
Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberrykaya akan serat, vitamin C, serta senyawa anti-inflamasi dan antioksidan. Nutrisi lengkap dalam buah beri membantu menjaga kesehatan fisik dan mental. Konsumsi buah beri secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan radikal bebas. 2. Ikan kembung Ikan kembung juga kaya antioksidan yang membantu menurunkan peradangan dan menjaga sel-sel tubuh dari radikal bebas. 3. Nasi merah
Mengganti nasi putih dengan nasi merah adalah pilihan cerdas. Soalnya, nasi merah kaya serat dan karbohidrat kompleks. Serat membantu pencernaan dan mengatur kadar gula darah agar tetap stabil. Nasi merah juga memberikan energi yang lebih tahan lama dibandingkan nasi putih. 4. Jamur Kandungan potasium juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dengan mengendurkan pembuluh darah. Dengan rutin mengonsumsi jamur, Anda dapat menjaga tekanan darah tetap stabil dan jantung sehat. 5. Kacang-kacangan
Menurut ahli gizi Tara Tomaino, kacang-kacangan sepertichickpeasdanblack beansadalah sumber serat dan protein nabati yang sangat baik untuk orang berusia 50 tahun ke atas. “Kacang merupakan sumber serat dan protein nabati yang baik. Serat merupakan nutrisi penting untuk kesehatan jantung, pengelolaan gula darah, dan pengendalian berat badan,” ujar Tomaino, seperti dikutip dari Huffington Post. Jika menggunakan kacang kalengan, bilas terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan natrium. Usahakan untuk mengonsumsi kacang-kacangan setengah cangkir per hari dengan menambahkannya ke dalam salad atau sup. 6. Susu tanpa rasa Produk susu rendah lemak direkomendasikan bagi orang dengan usia 50-an, terutama yang memiliki kolesterol tinggi. Bagi yang intoleran laktosa, susu nabati seperti susu kedelai, almond atauoatbisa menjadi alternatif sehat. 7. Teh MenurutHeart Foundation, teh hijau memiliki kandungan kafein lebih rendah dibanding teh hitam, sehingga cocok bagi yang sensitif terhadap kafein. Kombucha, teh fermentasi yang sedang populer, juga bisa menjadi pilihan minuman sehat yang mendukung pencernaan. 8. Jus jeruk
Jus jeruk kaya akan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang, terutama saat usia bertambah. Selain itu, kandungan vitamin C dalam jus jeruk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Minum jus jeruk secara teratur dapat memperkuat daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan tulang. 9. Jus semangka Selain itu, jus semangka dapat membantu fungsi ginjal untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Minuman ini menyegarkan dan sangat baik untuk menjaga kesehatan organ vital. 10. Jus delima Konsumsi jus delima secara rutin dapat mendukung fungsi otak dan menjaga kesehatan jantung. Memilih makanan dan minuman sehat di usia 50-an sangat penting untuk menjaga kebugaran dan mencegah penyakit kronis. (sob/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Sudah Diet dan Olahraga, Tapi Perut Masih Buncit? Ini Solusinya Jakarta – Perut buncit tak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga penampilan. Banyak orang pun coba diet dan olahraga untuk menghilangkannya. Namun, sering kali perut buncit tak kunjung hilang. Bagaimana solusinya? Perut buncit adalah kondisi penumpukan lemak di sekitar perut. Hal ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, dan bahkan beberapa jenis kanker. Demi menghilangkan perut buncit, upaya mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih sehat pun perlu dilakukan. Namun sayangnya, usaha ini tak melulu langsung berhasil.
Banyak orang yang sudah diet dan olahraga, ternyata masih memiliki perut buncit. Chef Edwin Lau yang terkenal dengan gaya hidup sehatnya mengungkap alasan perut buncit sulit hilang melalui unggahan Instagram @chefedwinlau (12/6/2025). Ia mengatakan penyebab utamanya adalah karena seseorang masih makan terlalu banyak. “Kalau kalori yang masuk masih melebihi yang keluar, maka semuanya akan disimpan di sel lemak. Mau Anda tipe kurus atau gemuk, yang bakal melar adalah bagian perut,” katanya. Edwin Lau pun memberikan 5 solusi seperti berikut: 1. Cek nilai kalori dan gizi setiap makananEdwin Lau mengatakan penting untuk mengecek nilai kalori dan nilai gizi setiap jenis makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap harinya. “Kalau ada jenis makanan atau minuman yang besar kalorinya, tapi rendah nilai gizinya, maka buang jauh-jauh karena itu merupakan biang keroknya,” ujar Edwin Lau. Contoh makanan ini adalah menu cepat saji, seperti burger, kentang goreng, dan minuman manis.Pilihan lainnya termasuk makanan ringan seperti keripik, kue, dan permen. 2. Cek cara masak
Tak hanya kandungan kalori dan gizi makanan, tapi cara masaknya juga perlu dicek. Hindari mengonsumsi makanan yang digoreng atau makanan yang ditumis dengan banyak minyak, setiap harinya. Chef Edwin Lau mengungkap, “Setiap 1 sendok makan (sdm) minyak apapun, kalorinya 100 kkal. Mayoritas minyak sebenarnya rendah nilai gizi.” Sebagai solusi, kamu bisa memilih makanan yang dimasak dengan cara lebih sehat. Misalnya dengan mengukus, merebus, dan menumis menggunakan sedikit minyak. Cara masak ini juga bisa mempertahankan nilai gizi makanan dengan lebih baik. 3. Cek porsi makanPorsi makan juga sangat memengaruhi kondisi perut buncit. Chef Edwin Lau mengingatkan untuk memperhatikan porsi makanan yang dikonsumsi. Hindari makan 3 kali sehari, tapi dengan porsi segunung. Karena ini merupakan penyebab perut buncit. Ganti dengan pola makan porsi sedang, tapi dipecah frekuensinya menjadi 5-6 kali makan. Cara ini lebih ideal dalam menyingkirkan perut buncit. 4. Cek camilan
Jangan tergoda untuk menyantap camilan. Meski camilan sering disebut “makanan ringan”, sering kali kalorinya justru tidak ringan. Contohnya aneka jajanan pasar, olahan tepung, kerupuk, snack tradisional, hingga minuman kekinian. “Semuanya ibarat pompa yang hanya akan membuat perut tambah melar. Ganti camilan dengan menu lebih sehat, seperti kacang panggang, telur rebus, atau salad ayam,” ujar chef Edwin Lau. 5. Cek kebiasaan olahragaKebiasaan olahraga perlu dipertimbangkan untuk menyingkirkan perut buncit. Chef Edwin Lau mengajarkan untuk berstrategi. “Olahraga dengan durasi lebih lama, tapi intensitas sedang justru lebih efektif membakar lemak, daripada Anda hanya sprint 10 menit. Itulah mengapa pelari marathon badannya lebih tipis ketimbang pelari 100 meter,” kata chef Edwin Lau. (adr/adr) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Kenapa Mulas Ingin Buang Air Besar Usai Minum Kopi? Jakarta – Minum secangkir kopi di pagi hari tak hanya mendorong energi dan fokus, tapi juga memicu rasa mulas ingin buang air besar pada beberapa orang. Kenapa ya? Kopi menjadi sumber kafein yang tak bisa lepas dari keseharian banyak orang. Beragam manfaat sehat didapat dari konsumsi kopi yang tepat. Namun, kopi juga bisa memicu efek samping seperti rasa mulas ingin buang air besar. Jika Anda salah satunya, maka Anda tidak sendirian.
Dalam sebuah studi terhadap 92 orang peserta, 58 pria dan 34 wanita, sebanyak 29 persen mengaku ingin buang air besar dalam waktu 30 menit setelah menyesap kopi pagi mereka. Beberapa bahkan memanfaatkan kopi sebagai cara alami untuk melancarkan pencernaan. Lalu, apa sebenarnya yang membuat kopi punya ‘kekuatan’ untuk mendorong buang air besar? Para ahli sepakat bahwa efek laksatif dari kopi berkaitan dengan dua hal utama, yakni stimulasi pada otot usus besar dan peningkatan produksi asam lambung. Berikut beberapa alasan kenapa kopi bisa langsung bikin perut mulas, melansir. 1. Kopi merangsang gerakan usus besar
Usus besar (kolon) berperan penting dalam proses buang air besar. Ketika otot-ototnya berkontraksi, gerakan ini mendorong feses menuju rektum, memicu sinyal ke otak bahwa sudah waktunya ke kamar mandi. “Minum kopi bisa merangsang otot-otot di kolon, sehingga timbul sensasi ingin buang air besar,” jelas peneliti dari Toho University Jepang Adil Maqbool. Kandungan kafein dalam kopi adalah stimulan alami yang mempercepat gerakan otot usus. Menariknya, efek ini tidak hanya berlaku untuk kopi berkafein. Dalam studi yang dipublikasikan di European Journal of Gastroenterology and Hepatology, kopi tanpa kafein (decaf) juga terbukti mampu memicu kontraksi kolon, meski efeknya 23 persen lebih rendah dibanding kopi berkafein. 2. Kopi meningkatkan produksi asam lambungSelain merangsang kolon, kopi juga mempercepat proses pencernaan dengan meningkatkan produksi asam lambung di perut dan usus. “Kopi bekerja seperti pencahar alami karena merangsang produksi asam lambung,” kata dokter pendiri klinik khusus sindrom iritasi usus besar (IBS) Onyx Adegbola. Peningkatan keasaman mempercepat proses pencernaan, yang bisa memicu dorongan untuk buang air besar. Namun, efek ini juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada perut bagi sebagian orang. Produksi asam lambung yang dipicu kopi juga tergantung pada jenis asam yang terkandung dalam seduhannya. Misalnya, jenis asam seperti N-alkanoyl-5-hydroxytryptamine, trigonelline, dan N-methylpyridinium. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di Molecular Nutrition Food Research, kopi dark roast yang mengandung kadar asam lebih rendah terbukti menghasilkan lebih sedikit asam lambung dibanding kopi blend biasa. Jika Anda sering merasa mulas atau mengalami refluks setelah minum kopi, disarankan beralih ke jenis kopi rendah asam seperti dark roast, espresso, cold brew, atau kopi berbasis jamur (mushroom coffee). Meski begitu, penting untuk diingat bahwa respons tubuh terhadap kopi sangat bergantung pada individu. Ada yang sangat sensitif terhadap kafein, ada pula yang tidak merasakan efek apa pun. “Mereka yang lebih sensitif bisa mengalami dorongan buang air besar lebih cepat atau lebih kuat setelah minum kopi,” jelas Adegbola. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Kenapa Selalu Ingin Buang Air Besar Setelah Minum Kopi?“ (adr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Eater Collective
|




























