Jakarta –
Banyak ahli menyarankan jalan kaki usai makan besar. Lantas, apa yang akan terjadi pada tubuh saat berjalan kaki langsung setelah makan?
Aktif bergerak merupakan salah satu kebiasaan sehat yang bisa dilakukan semua orang. Cara termudahnya adalah dengan jalan kaki.
Mengutip The Independent, sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of General Medicine menunjukkan, berjalan kaki setelah makan lebih efektif untuk menurunkan berat badan. Khasiat ini diduga berkaitan dengan kemampuan jalan kaki dalam mengatur kadar gula darah.
Penelitian tersebut membandingkan aktivitas jalan kaki selama 15 menit setelah makan, jalan kaki tiga kali sehari, atau melakukan olahraga yang sama pada pagi dan sore hari.
Hasilnya, kelompok yang rutin berjalan kaki setelah makan mengalami penurunan kadar gula darah. Hal ini dapat membantu mempertahankan tingkat energi dan mengurangi beban pankreas hingga menurunkan berat badan.
“Idenya adalah Anda makan, melakukan olahraga pasca-makan selama 15 menit, dan gula darah menurun drastis. Gula darah itu akan bertahan dalam kondisi baik selama 24-48 jam,” ujar ahli kesehatan olahraga Elroy Aguiar, merespons studi tersebut.
Mengutip Very Well Health, ini efek kalau langsung jalan kaki setelah makan:
1. Gejala kembung berkurang
Gerakan fisik membantu merangsang sistem pencernaan. Berjalan setelah makan dapat mengurangi gejala kembung yang biasa muncul usai makan.
2. Gula darah terkontrol
Foto: Shutterstock |
Berjalan kaki sebentar setelah makan dapat membantu mengatur kadar gula darah, utamanya pada penderita diabetes tipe 1 dan 2.
Sebuah penelitian yang melibatkan pasien diabetes tipe-2 menemukan, berjalan kaki 10 menit setelah makan efektif dalam mengatur kadar gula darah daripada berjalan kaki 30 menit setiap hari.
3. Pencernaan lancar
Studi menemukan, berjalan kaki setelah makan dapat merangsang lambung dan usus, sehingga makanan dapat melewati sistem pencernaan dengan cepat.
Jalan kaki setelah makan memang bisa memberikan dampak positif. Namun, kebiasaan ini juga bisa berdampak negatif.
Misalnya, beberapa orang bisa mengalami sakit perut saat terlalu cepat bergerak atau berjalan kaki setelah makan. Hal ini biasanya akan ditandai dengan beberapa gejala seperti:
– kembung,
– mual,
– kram,
– refluks asam lambung.
Namun sayangnya, tidak ada aturan pasti soal berapa jam harus menunggu setelah makan untuk berjalan kaki atau bergerak.
Hanya saja, bagi banyak orang, berjalan kaki atau bergerak setidaknya 30 menit setelah makan bisa membantu menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apa yang Terjadi saat Kamu Langsung Jalan Kaki Setelah Makan?“
(adr/adr)
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Minum Kopi Hitam Bikin Panjang Umur, Asalkan Diracik Begini Jakarta – Manfaat minum kopi sudah banyak terungkap dalam penelitian. Terbaru, peneliti menjelaskan kaitan konsumsi kopi hitam dan efeknya untuk kesehatan. Manfaat kesehatan dari minum kopi kembali menjadi sorotan. Studi terbaru yang didukung oleh National Institutes of Health Amerika Serikat dan dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat menurunkan risiko kematian, terutama akibat penyakit jantung. Temuan ini dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition dan didukung oleh National Institutes of Health (NIH), dengan data yang dikumpulkan dari tahun 1999 hingga 2018 dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES).
Namun, manfaat ini bergantung pada cara kopi dikonsumsi, seperti kopi hitam yang diracik tanpa tambahan gula dan campuran lainnya. Melansir Independent UK (18/06), berikut beberapa temuan utama dari penelitian tersebut: 1. Hubungan Kopi dengan Risiko Kematian Lebih Rendah
Sebuah studi observasional terbaru yang dilakukan oleh Tufts University di Boston, Amerika, menunjukkan bahwa mengonsumsi 1 hingga 2 cangkir kopi berkafein per hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian dari berbagai sebab, khususnya penyakit kardiovaskular. Penelitian yang melibatkan 46.000 orang dewasa ini mengungkap bahwa konsumsi kopi hitam atau kopi dengan sedikit tambahan gula dan lemak jenuh dapat menurunkan risiko kematian hingga 14 persen. Menariknya, efek ini tidak ditemukan pada kopi yang dicampur dengan kadar gula dan lemak jenuh yang tinggi. 2. Kandungan Bioaktif Pada Kopi
Prof. Fang Fang Zhang dari Friedman School di Tufts University yang menjadi peneliti utama studi ini turut menjelaskan. Ia mengungkap bahwa manfaat kopi kemungkinan besar berasal dari senyawa bioaktif di dalamnya. “Manfaat kesehatan dari kopi kemungkinan besar berasal dari senyawa bioaktif di dalamnya. Namun, hasil kami menunjukkan bahwa tambahan gula dan lemak jenuh dapat mengurangi manfaat tersebut,” jelasnya. Namun, Fang menekankan bahwa manfaat ini dapat berkurang apabila kopi dikonsumsi bersama gula dan lemak jenuh dalam jumlah besar. Dalam hasil analisis, konsumsi satu cangkir kopi per hari menurunkan risiko kematian sebesar 16%. Angka ini sedikit meningkat saat konsumsi mencapai 2 hingga 3 cangkir, tetapi manfaatnya justru menurun ketika seseorang konsumsi melebihi tiga cangkir per hari. Cek Penjelasan Lainnya di Halaman Berikutnya!3. Bahan Tambahan dalam Kopi Jadi Penentu
Penelitian ini didukung oleh National Institutes of Health dan diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, menjadi salah satu yang pertama mengukur secara spesifik pengaruh tambahan seperti gula dan lemak jenuh dalam kaitannya dengan risiko kematian. Dr. Bingjie Zhou, penulis utama di studi ini, menyatakan bahwa temuan mereka sejalan dengan Dietary Guidelines for Americans yang menyarankan untuk membatasi konsumsi gula dan lemak jenuh. Penelitian ini juga memperkuat studi sebelumnya dari Tulane University, yang menemukan bahwa peminum kopi di pagi hari memiliki risiko 31% lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung, dan 16% lebih rendah untuk meninggal lebih awal akibat penyebab lain dibandingkan dengan yang tidak minum kopi sama sekali. 4. Membantu Mencegah Kanker
Sejumlah penelitian lain menunjukkan bahwa manfaat minum kopi mampu mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu. Penelitian tahun 2017 bertajuk Coffee and cancer risk: a summary overview oleh Gianfranco Alicandro , dkk., dari Department of Clinical Sciences and Community Health, Milan, melaporkan bahwa kopi bisa mengurangi risiko kanker kolorektal. Temuan ini juga menyatakan bahwa kopi tidak berpengaruh pada risiko kanker secara keseluruhan. Akan tetapi, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendalami secara pasti seperti apa kopi bisa mempengaruhi risiko penyakit kanker. (sob/adr) |
![]() |
|||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Stop! 5 Mitos Diet Ini Tak Sepenuhnya Benar dan Boleh Dilupakan Jakarta – Banyak mitos seputar diet yang kerap salah dan tak sepenuhnya benar. Seperti mitos karbo bikin gemuk hingga konsumsi gula yang tak disarankan saat diet. Di tengah maraknya informasi soal kesehatan di media sosial, banyak orang kebingungan membedakan mana saran gizi yang benar dan mana yang menyesatkan. Dilansir dari BBC (19/06), Tai Ibitoye, ahli gizi terdaftar sekaligus dosen di bidang nutrisi dan diet, ia membagikan lima mitos diet paling umum yang sering ia dengar dari pasien hingga di acara kesehatan. Ternyata tak semua mitos diet dibenarkan, ada penjelasan ilmiah di baliknya.
Berikut lima penjelasannya: 1. Karbohidrat Bikin Gemuk
Anggapan ini keliru. Karbohidrat dalam 1 gram hanya mengandung 4 kalori, jauh lebih rendah dibanding lemak yang memiliki 9 kalori per 1 gram. Memang benar bahwa menghindari karbohidrat bisa menurunkan berat badan, tetapi yang hilang adalah cairan tubuh bukan lemak. Selain itu, diet ekstrem yang mengeliminasi satu kelompok makanan biasanya tidak sehat dan tak berkelanjutan, efeknya bisa membuat berat badan kembali naik. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan penting untuk fungsi metabolisme. Komite Penasihat Ilmiah Nutrisi di Inggris bahkan merekomendasikan agar 50% asupan energi harian berasal dari karbohidrat. Solusinya bukan menghindari, melainkan memilih jenis karbohidrat yang lebih sehat seperti roti gandum utuh, pasta gandum, nasi merah, sayuran, buah, serta kentang dengan kulitnya. 2. Bahaya Konsumsi Gula
Banyak orang salah kaprah soal gula dalam buah. Padahal gula alami seperti fruktosa dalam buah berbeda dari gula tambahan. Penelitian yang mengaitkan fruktosa dengan kolesterol tinggi dan tekanan darah umumnya berfokus pada sirup jagung fruktosa tinggi, bukan fruktosa alami dalam buah utuh. Gula dalam buah tidak termasuk dalam kategori “gula bebas” yang perlu dibatasi. Justru, konsumsi buah dan sayuran terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan beberapa jenis kanker. Buah juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan fitokimia yang penting bagi kesehatan. Dianjurkan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayur setiap hari. Jus buah hanya dihitung satu porsi, berapapun banyaknya, karena proses pengolahan menghilangkan sebagian besar serat. 3. Diet Detoks ‘Menetralkan’ Tubuh
Mitos detoks tubuh lewat jus atau makanan khusus sering dilakukan banyak orang setelah makan secara berlebihan, seperti saat liburan. Namun faktanya, tubuh manusia dirancang dengan sistem detoksifikasi alami melalui hati, ginjal, dan saluran pencernaan.Kecuali jika seseorang memiliki kondisi medis tertentu. Jadi sebenarnya tidak ada makanan, minuman, atau suplemen khusus yang dibutuhkan untuk membersihkan racun. Banyak diet detoks justru berisiko karena bersifat ekstrem dan minim bukti ilmiah. Meskipun ada saran positif seperti memperbanyak buah dan sayur serta mengurangi asupan lemak jenuh dan gula, anjuran menghindari makanan tertentu secara total bisa menimbulkan seseorang jadi kekurangan nutrisi. Pola makan seimbang, tidur cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol, dan olahraga rutin lebih efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dibandingkan mengikuti diet detoks. 4. Produk Vegetarian Lebih Sehat
Tidak semua makanan berlabel vegan atau vegetarian otomatis sehat. Banyak produk nabati yang sudah diproses dan tinggi lemak jenuh, garam, atau gula. Misalnya, es krim vegan bisa memiliki kadar gula setara dengan es krim susu. Beberapa pengganti daging seperti sosis atau burger berbahan kedelai memang kaya protein, tetapi sering kali tinggi garam dan lemak. Karena itu penting untuk membaca label nutrisi dan memperhatikan cara pengolahan makanan, seperti menghindari metode menggoreng atau tambahan bahan tinggi lemak. Diet vegetarian atau vegan yang terencana dengan baik memang dapat mendukung kesehatan, tetapi bukan berarti semua produk nabati bisa dikonsumsi tanpa batas. 5. Produk Susu Tidak Dibutuhkan dalam Diet
Produk susu sebenarnya dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang. Kandungan gizinya sangat lengkap mulai dari protein, kalsium, yodium, fosfor, kalium, hingga vitamin B. Beberapa produk susu fermentasi seperti yoghurt probiotik dan kefir juga mengandung bakteri baik yang mendukung kesehatan saluran pencernaan. Meski mengandung laktosa (gula alami dalam susu), jenis gula ini tidak termasuk dalam kategori gula bebas yang perlu dibatasi karena hadir bersama nutrisi penting lain dalam satu paket. Kecuali seseorang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu, selebihnya tidak ada alasan untuk menghilangkan produk susu dari pola makan. Namun, jika memilih untuk tidak mengonsumsi produk susu, misalnya karena menjalani pola makan vegan dan sebagainya, maka perlu memastikan asupan nutrisi penggantinya tetap terpenuhi. Pilihlah produk pengganti susu yang telah diperkaya dengan zat gizi penting seperti yodium, kalsium, dan vitamin B. (sob/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() 8 Ramuan Herbal Penyingkir Lemak Perut yang Gampang Dibuat Jakarta – Lemak perut yang berlebih mengganggu penampilan sekaligus kesehatan. Untuk mengatasinya, coba konsumsi ramuan-ramuan herbal yang mudah dibuat berikut ini. Menghilangkan lemak perut sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam usaha menurunkan berat badan. Banyak orang memilih diet ketat dan mahal, padahal ada cara alami yang lebih mudah dan efektif yaitu dengan mengonsumsi ramuan alami untuk menghilangkan lemak perut.
Ramuan alami ini bisa menjadi solusi praktis sekaligus sehat untuk membantu kamu yang sedang mencari cara menghilangkan lemak perut tanpa harus bergantung pada bahan kimia. Dikutip dari Harvard Health Publishing, penumpukan lemak dalam tubuh merupakan hasil dari keseimbangan kalori yang dikonsumsi dan dibakar, dipengaruhi oleh faktor genetik, aktivitas fisik, dan pengeluaran energi. Jika jumlah kalori yang dikonsumsi lebih besar dari yang dibakar, kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Lemak ini di dalam sel-sel lemak khusus atau jaringan adiposa. Namun, ketika seseorang mengurangi asupan kalori atau meningkatkan aktivitas fisik, sel-sel lemak ini akan menyusut, mengurangi simpanan lemak, dan lingkar pinggang pun mengecil. Selain menjaga pola makan dan rutin berolahraga, mengonsumsi ramuan menghilangkan lemak perut juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak. Metode alami dan sehat, seperti mengonsumsi air rebusan dari berbagai rempah bisa menjadi alternatif yang efektif dan mudah dicoba. Berikut 8 jenis ramuan alami peluntur lemak perut paling ampuh yang bisa kamu buat sendiri di rumah, mengutip berbagai sumber: 1. Air rebusan kayu manisKayu manis tidak hanya bumbu dapur biasa, tetapi juga efektif dalam mengatasi obesitas dan meningkatkan pencernaan. Untuk menambah kesegaran, tambahkan daun peppermint ke dalam air rebusan kayu manis.Peppermint membantu meredakan perut kembung dan memperlancar pencernaan. Mengutip Hindustan Times, cara membuatnya juga terbilang mudah. Rebus 2 batang kayu manis atau 1 sendok makan (sdm) bubuk kayu manis dengan segenggam daun peppermint selama 5-10 menit. Minum selagi hangat. 2. Teh hijau, lemon, dan biji chia
Teh hijau terkenal dengan kandungan antioksidannya yang baik untuk tubuh. Ketika dicampur dengan perasan lemon, minuman ini dapat membantu mengurangi kadar lemak tubuh secara alami. Kombinasi ini sangat efektif sebagai ramuan menghilangkan lemak perut secara alami. Cara membuatnya, yaitu rebus satu kantong teh hijau dengan beberapa irisan lemon segar selama 5 menit. Tambahkan 1 sdm chia seed, rendam selama 10-15 menit, lalu minum selagi hangat. 3. Kayu manis dan maduKombinasi kayu manis dan madu memiliki sifat anti-inflamasi dan antibiotik yang membantu membersihkan tubuh dari racun. Selain itu, mengutip Medical News Today, campuran ini dapat menekan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme. Cara membuatnya mudah. Kamu tinggal campurkan 1 sendok teh (sdt) madu dan ½ sdt kayu manis ke dalam secangkir air panas, aduk rata dan minum. 4. Bawang putihBawang putih tidak hanya sebagai bumbu dapur, tetapi juga memiliki manfaat dalam menurunkan berat badan. Rebusan bawang putih dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan membakar cadangan lemak, sehingga menjadikannya salah satu cara menghilangkan lemak perut yang efektif. Untuk membuat ramuan ini, kamu bisa merebus 1-2 siung bawang putih yang sudah dihancurkan dalam 1 gelas air selama 5-10 menit. Dinginkan dan saring sebelum diminum, bisa diminum hangat atau dingin. Selengkapnya di halaman selanjutnya. 5. Daun jati BelandaRebusan daun jati Belanda mengandung senyawa aktif yang dapat mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh. Untuk membuatnya, rebus 7 lembar daun jati Belanda dengan 1,5 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring dan tambahkan 1 sdt madu untuk rasa manis alami. 6. Kunyit dan jahe
Kombinasi kunyit dan jahe dapat membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, kunyit mengandung kurkumin yang bermanfaat dan jahe dapat meningkatkan sirkulasi darah. Mengutip Health, kedua rempah ini dapat meningkatkan metabolisme dan membantu mengurangi rasa lapar. Cara membuatnya, kamu bisablenderkunyit, jahe, sedikit lada hitam, dan air. Saring dan simpan di botol kaca. Minum secara rutin untuk hasil optimal. Ramuan ini bisa kamu simpan hingga lima hari di dalam kulkas. Adapun penambahan lada hitam dapat membantu penyerapan nutrisi. 7. Air lemon dan maduSelain ampuh dicampur dengan teh hijau, perpaduan madu dan air lemon juga berkhasiat sebagai peluntur lemak perut paling ampuh. Air rebusan ini kaya akan vitamin C. Air lemon dapat membantu membuang racun dalam tubuh, sedangkan madu dapat menenangkan pencernaan. Kamu bisa mencampurkan air perasan dari setengah lemon segar dan 1 sdt madu ke dalam 1 gelas air hangat. Sebaiknya, minum ramuan ini di pagi hari ketika perut masih kosong untuk membakar lemak. 8. Air ketumbarKetumbar dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung, sekaligus membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Untuk membuatnya, kamu bisa rendam 2 sdt biji ketumbar dan segenggam daun ketumbar dalam 1 gelas air semalaman. Minum pagi hari untuk hasil terbaik. Meski berbagai air rebusan ini merupakan ramuan menghilangkan lemak perut yang ampuh, hasil terbaik bisa diperoleh jika kamu juga menjalankan pola makan sehat dan rutin berolahraga. Jangan lupa konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulai konsumsi rutin agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan. Dengan rutin mengonsumsi salah satu ramuan air rebusan ini dan menjalani gaya hidup sehat, kamu bisa mendapatkan perut yang lebih ramping dan tubuh yang lebih sehat secara alami. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “8 Ramuan Menghilangkan Lemak Perut Paling Ampuh yang Mudah Dibuat“ (adr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Kapan Waktu Terbaik Makan Buah untuk Turunkan Berat Badan? Jakarta – Buah bagus dikonsumsi karena kaya nutrisi dan bisa bantu turunkan berat badan. Untuk mencapai tujuan tersebut, ahli mengungkap waktu terbaik konsumsi buah. Selain sayuran, buah juga bisa dikonsumsi untuk mendapat asupan nutrisi sehat. Makan buah juga baik untuk membantu penurunan berat badan karena kandungan seratnya tinggi, rendah kalori, dan kaya akan air. Serat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Konsumsi beberapa buah juga meningkatkan metabolisme yang dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.
Meskipun buah-buahan bagus untuk menurunkan berat badan, penting diingat untuk tetap menerapkan pola makan sehat dan seimbang. Pasalnya, sejumlah jenis buah juga mengandung gula tinggi yang bisa memberikan efek negatif. Buah sebaiknya dikonsumsi secara wajar dan dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya. Selain itu, ada waktu terpenting yang bisa diterapkan dalam mengonsumsi buah supaya efeknya lebih efektif. Jadi kapan waktu terbaik makan buah untuk membantu turunkan berat badan? Melansir health.com (12/06/2025), berikut penjelasannya. 1. Waktu terbaik makan buah
Beberapa penelitian yang disebut situs health.com menunjukkan penurunan berat badan akan lebih efektif jika buah dikonsumsi sebelum makan utama. Makan buah sebelum makan utama dapat memberikan rasa kenyang lebih awal, membantu mengurangi porsi makan berlebihan. Hasil ini ditunjukkan usai sebuah studi kecil melibatkan 17 pria menemukan peserta yang makan apel sebelum makan memiliki rasa kenyang lebih tinggi daripada yang memakan apel setelahnya. Mengonsumsi apel sebelum makan juga membantu mereka mengurangi asupan kalori sampai 18,5%. 2. Cara buah memengaruhi gula darah
Selain membantu menurunkan berat badan, buah juga mendukung manajemen gula darah yang baik. Buah mengandung serat yang memperlambat pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah. Hal ini bantu mengurangi kadar gula darah setelah makan. Penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi buah secara signifikan bisa menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Untuk memaksimalkan manfaat buah dalam mengendalikan gula darah, sebaiknya pilih buah segar dan utuh. Makan dalam porsi yang lebih kecil karena buah sebenarnya mengandung banyak gula alami. Padukan dengan sumber protein, seperti telur, kacang-kacangan, atau keju. Penelitian menunjukkan bahwa memadukan karbohidrat dengan protein bisa membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat saja. Waktu terbaik makan buah untuk kelola gula darah bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Waktu terbaik makan buah untuk kelola gula darahUntuk membantu mengelola kadar gula darah, sebaiknya buah dimakan setelah makan makanan berprotein tinggi. Beberapa bukti yang disebut situs health.com menunjukkan makan protein sebelum karbohdirat dapat meningkatkan kontrol gula darah secara signifikan. 4. Mitos keliru tentang buah
Buah memang bernutrisi, tetapi tidak sedikit juga mitos buruk beredar. Mulai dari mitos yang menyebutkan kalau penderita diabetes tidak boleh makan buah. Faktanya boleh saja, bahkan penelitian menunjukkan bahwa buah bisa membantu penderita diabetes mengatur kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes mendatang. Mitos buah mengandung terlalu banyak gula juga jangan dipercaya sepenuhnya. Buah memiliki sumber gula alami yang mampu menyediakan energi dalam bentuk karbohidrat dan kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Nutrisi tersebut mampu melindungi kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung dan kanker tertentu. Mitos terkait makan buah saat perut kosong juga tidak benar sepenuhnya. Pasalnya tidak ada bukti bahwa buah hanya boleh dimakan terpisa dari makanan lain. Bahkan, buah juga bisa dimakan dengan makanan lain untuk mendukung rasa kenyang. 5. Cara makan buah lebih banyak
Orang dewasa dianjurkan makan buah sebanyak 1,5-2 cangkir per hari atau sekitar 120-180 gram sampai 300 gram. Selain dimakan utuh, buah juga bisa dipadukan dengan kacang atau keju. Menambah buah ke dalam yogurt juga menjadi ide yang baik. Buah bisa diolah menjadi smoothie dan protein shake yang menyehatkan. Buah sebenarnya bisa dimakan kapan saja, tetapi supaya manfaatnya lebih efektif bisa dimakan sebelum makan utama. Pastikan juga mengimbanginya dengan nutrisi lain, seperti protein, lemak sehat, dan makanan kaya serat. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Kliyengan Gegara Kebanyakan Makan Daging Kambing? Coba 5 Hal Ini Jakarta – Kebanyakan makan daging kambing bisa berdampak buruk untuk kesehatan, salah satunya kliyengan karena kolesterol tinggi. Untuk mengatasinya, coba lakukan 5 hal ini. Saat Idul Adha, olahan daging kambing sering kali dinikmati terlalu banyak. Efeknya berbeda pada setiap orang, tapi sering kali berupa kliyengan alias pusing akibat kolesterol tinggi atau tekanan darah yang naik. Anda pun dianjurkan melakukan beberapa hal untuk mengimbangi asupan daging kambing. Lantas, apa yang harus dilakukan saat kebanyakan makan daging kambing? Berikut di antaranya, merangkum berbagai sumber.
1. Minum teh jaheKebanyakan makan daging bisa memicu masalah pencernaan. Teh jahe dipercaya dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Teh jahe juga membantu memperlancar pencernaan dan mencegah tekanan darah tinggi akibat konsumsi daging berlebih. 2. Minum air lemon
Anda juga bisa mencoba minum air lemon usai berpesta daging merah. Kandungan vitamin C dalam lemon dapat membantu proses penyerapan zat besi dari asupan daging. Selain itu, vitamin C juga diketahui bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. 3. Jus nanasNanas dikenal akan enzim bromelain yang dapat membantu tubuh mencerna daging. Bromelain bekerja dengan memecah molekul protein pada daging dan memudahkan usus untuk menyerap nutrisi. Tak ada salahnya menyiapkan segelas jus nanas setelah berpesta daging. 4. Makan buah dan sayur
Jangan lupa juga untuk mengonsumsi banyak buah dan sayuran usai pesta daging. Kandungan serat dalam buah dan sayuran dapat membantu mengurangi penyerapan lemak jenuh dari daging. 5. Hindari berbaringTerlalu banyak makan daging sering kali bikin tubuh mengantuk. Tapi, hindari berbaring setelah berpesta daging. Berbaring setelah makan banyak daging dapat memperlambat proses pencernaan dan memicu perut kembung. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apa yang Harus Dilakukan saat Kebanyakan Makan Daging Kambing?” (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() 5 Minuman Sebelum Tidur yang Ampuh Bakar Lemak Perut Jakarta – Mau menyingkirkan lemak perut? Coba konsumsi makanan dan minuman yang tepat pada waktu yang tepat pula. Sebelum tidur, konsumsi lima minuman berikut bisa membantu. Tubuh terus bekerja meski sedang tertidur. Salah satu yang dikerjakan tubuh saat tidur adalah membakar lemak. Umumnya, tubuh akan membakar sekitar 50 kalori per jam saat tidur. Namun, angka ini berbeda-beda pada setiap orang.
Ada beberapa hal yang bisa mendorong proses pembakaran kalori saat tidur. Salah satunya adalah minuman yang dikonsumsi jelang tidur. Beberapa minuman berikut diketahui bisa membantu pembakaran lemak saat tidur, merangkum berbagai sumber. 1. Teh chamomileMinuman sebelum tidur untuk membakar lemak perut yang pertama adalah teh chamomile. Minuman ini dapat memberikan efek tenang dan meningkatkan kualitas tidur. Beberapa studi menunjukkan hubungan antara kualitas tidur yang baik dengan proses penurunan berat badan. 2. Jus seledri
Meski rasanya sedikit pahit, namun jus seledri ampuh dalam menurunkan berat badan. Anda bisa menjadikannya minuman sebelum tidur. Jus seledri rendah kalori, tapi kaya akan nutrisi seperti kalium dan vitamin C. 3. Teh jaheTak ada salahnya menyiapkan segelas teh jahe hangat di malam hari jelang waktu tidur. Teh jahe dapat membantu proses penurunan berat badan. Anda bisa menambahkan secangkir teh jahe dengan irisan lemon untuk memberikan manfaat maksimal. 4. Susu
Asupan susu bisa membuat tidur jadi lebih nyenyak berkat kandungan triptofan dan kalsiumnya. Tidur yang berkualitas juga berperan penting dalam proses pembakaran lemak. Anda juga tak perlu khawatir karena minum susu sebelum tidur dapat mengurangi keinginan ngemil esok harinya. 5. Jus anggurMinuman sebelum tidur untuk membakar lemak perut yang terakhir adalah jus anggur. Studi menemukan, senyawa resveratrol pada anggur mengubah lemak putih yang menyimpan kalori menjadi lemak cokelat yang membakar kalori. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Minuman Sebelum Tidur Ini Ampuh Bakar Lemak Perut Kamu“ (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Diet Hanya Minum Air Putih Aman Dilakukan? Ini Penjelasan Ahli Jakarta – Demi mendapakan berat badan ideal yang cepat, banyak orang nekat diet ekstrem, seperti hanya minum air putih. Bagaimana ahli melihat hal ini? Banyaknya informasi seputar pola diet di internet membuat sebagian orang mencoba mempraktikannya. Baik diet sehat hingga diet ekstrem sekalipun. Tidak sedikit juga yang tujuannya hanya sekadar menurunkan berat badan dengan cepat. Salah satunya melalui puasa atau diet dengan hanya mengonsumsi air putih saja.
Baca juga: Tak Gengsi, Aktor Hong Kong Kini Jualan Ceker Ayam
Melansir Science Alert (8/6) kelompok peneliti internasional telah mempublikasi hasil analisa terhadap 20 responden yang menjalani puasa air putih. Di antaranya telah menerapkan diet tersebut selama 10 hari berturut-turut. Menurut data semua responden, mereka mengalami penurunan berat badan hingga 7,7%. Namun ada beberapa efek samping, bahkan cukup mengganggu. Diungkapkan pula bahwa diet air putih ini juga meningkatkan inflamasi yang menyebabkan stres pada tubuh. Hasil pengamatannya juga melihat efek diet air putih yang dapat mengganggu kesehatan jantung dan kardiovaskuler. “Hipotesis kami menemukan bahwa diet air putih dalam jangka panjang berdampak pada inflamasi di dalam tubuh,” kata Luigi Fontana, ilmuwan dari University of Sydney. Baca juga: Apes! 5 Orang Ini Rugi Ditipu Gebetan Saat Kencan Pertama
Hasil tersebut ditemukan dari peningkatan protein yang berkaitan dengan inflamasi, termasuk protein C-reaktif dalam plasma darah. Kadar peningkatan proteinnya juga terlihat berdampak pada pengurangan kekuatan otot dan tulang. Peneliti juga menemukan adanya amyloid beta protein yang dikhawatirkan dapat memicu Alzheimer. Namun hasilnya juga dikatakan membutuhkan penelitian lebih lanjut. Pengamatan yang hanya dilakukan pada kelompok kecil ini dapat menjadi rujukan gambaran terkait efek samping diet air putih. Diperkirakan masih banyak efek dan dampaknya pada kesehatan jika diteliti lebih lanjut. Walaupun begitu ahli mengatakan bahwa diet air putih tak bisa dilakukan secara sembarangan. Butuh saran dan pengawasan dari dokter jika ingin menjalani diet ini. (dfl/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Apa Benar Masak Pakai Air Fryer Sebabkan Kanker? Jakarta – Air fryer kini jadi salah satu alat dapur andalan banyak rumah tangga. Namun, beredar kabar kalau masak pakai air fryer berbahaya lantaran menyebabkan kanker. Apakah hal ini benar? Air fryer merupakan alat masak modern yang kini banyak digunakan. Alat tersebut memiliki kemampuan menggoreng makanan tanpa minyak, sehingga dianggap lebih sehat dan mengurangi risiko penyakit jantung. Sistem kerja air fryer adalah sirkulasi udara panas di dalam perangkatnya yang bisa mencapai 200 derajat Celsius. Panas inilah yang berfungsi mematangkan makanan, bahkan tanpa minyak sekalipun.
Namun, ada anggapan yang menyebut bahwa penggunaan air fryer bisa memicu risiko kanker. Benarkah demikian? Mengutip Very Well Health, air fryer sendiri tidak secara langsung menyebabkan kanker. Meskipun air fryer berpotensi menghasilkan akrilamida, senyawa yang bisa bersifat karsinogenik, kadarnya secara umum lebih rendah dibandingkan dengan teknik menggoreng dengan minyak banyak alias deep fryer. Selain itu, air fryer menggunakan lebih sedikit minyak dibandingkan menggoreng dengan teknik deep fryer, sehingga mengurangi risiko kesehatan secara keseluruhan yang terkait dengan makanan yang digoreng dengan minyak banyak. Analisis 19 penelitian pada 2021 menyimpulkan bahwa konsumsi makanan yang digoreng dalam jumlah banyak dikaitkan dengan risiko penyakit arteri koroner sebesar 22%, risiko gagal jantung sebesar 37%, dan risiko stroke sebesar 37%. Berikut manfaat potensial lain dari menggoreng menggunakan air fryer: 1. Kontrol berat badan
Konsumsi makanan yang digoreng secara teratur dikaitkan dengan obesitas. Sebuah tinjauan tahun 2015 yang diterbitkan dalam Nutrients melaporkan bahwa mengonsumsi makanan yang digoreng lebih dari empat kali seminggu meningkatkan risiko obesitas sebesar 37% dibandingkan dengan mengonsumsi makanan yang digoreng kurang dari dua kali seminggu. Hal ini tidak mengherankan mengingat bahwa porsi kentang goreng berukuran sedang pada umumnya seberat 3,5 ons (100 gram) mengandung 2,7 gram lemak jenuh (jenis yang menyumbat arteri) dan 274 kalori. Sebaliknya, kentang goreng yang dimasak dengan air fryer memiliki 75% lebih sedikit lemak jenuh daripada yang dimasak dengan cara digoreng, menurut sebuah studi tahun 2015 di Journal of Food Science. 2. Mengurangi paparan minyak
Dengan air fryer, Anda hanya menggunakan beberapa sendok makan minyak untuk menggoreng makanan. Namun, jika menggoreng dengan deep fryer, tidak hanya lebih banyak minyak yang digunakan, tetapi juga ada risiko lebih besar untuk menggunakannya kembali. Hal ini menimbulkan risiko kesehatan tertentu. Minyak yang digunakan lebih dari sekali memiliki sejumlah efek yang merugikan, seperti peningkatan risiko kanker payudara, paru-paru, usus besar, dan prostat. Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul: Masak Pakai Air Fryer Sebabkan Kanker, Mitos atau Fakta? (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
![]() Selain Bikin Mata Melek, Ini 5 Manfaat Minum Kopi Americano Tiap Hari Jakarta – Americano, racikan kopi hitam favorit banyak orang yang kerap dikonsumsi sehari-hari. Meminumnya tak hanya bikin mata melek, tapi mendatangkan 5 manfaat sehat ini. Americano merupakan kopi hitam yang dibuat dari campuran espresso dengan air panas. Meski dibuat tanpa gula, rasa yang dihadirkan americano lebih ringan ketimbang espresso murni yang dikenal dengan rasa pahitnya. Americano bisa menjadi pilihan populer bagi mereka yang tidak terlalu menyukai rasa pahit yang kuat pada espresso.
Banyak orang menjadikan americano sebagai minuman sebelum beraktivitas harian. Berbagai kedai kopi di pagi hari biasanya akan penuh dengan pekerja yang memesan segelas americano. Wajar saja, kopi jenis ini dikenal memiliki banyak manfaat. Berikut manfaat minum kopi americano setiap hari. 1. Bikin mood stabil saat bekerjaKopi hitam pada segelas americano bisa membantu menstabilkan suasana hati sepanjang hari. Suasana hati yang baik penting untuk bekerja seharian. Beberapa penelitian menemukan, kafein dapat merangsang otak agar tetap tenang dan terjauh dari stres. 2. Menghindari diabetes
Diabetes biasanya muncul akibat terlalu banyak asupan gula, seperti pada sajian kopi susu. Namun pada segelas americano, orang-orang tidak perlu khawatir akan diabetes karena tidak diberikan tambahan gula. 3. Mencegah kankerSegelas americano pahit membantu menurunkan potensi berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, hati, hingga usus besar. Kemampuan kopi hitam mencegah kanker didapat dari kandungan antioksidan di dalamnya. Antioksidan bermanfaat untuk melindungi tubuh dari paparan radikal bebas dan pemicu peradangan seperti kanker. 4. Kontrol berat badan
Kafein pada kopi dipercaya dapat membantu mengontrol berat badan. Orang yang rutin minum kopi setiap hari bahkan diyakini kesulitan untuk menaikkan berat badan. 5. Mempertajam daya ingatDaya ingat yang kuat juga dibutuhkan untuk bekerja seharian. Kafein pada kopi hitam dapat membantu menjaga kekuatan daya ingat. Rutin minum kopi ditemukan dapat mencegah pikun dan mengingat hal-hal kecil. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Tak Main-main, Ini 5 Manfaat Minum Kopi Americano Setiap Hari“ (adr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Eater Collective
|




































