Jakarta –
Garam tak hanya digunakan dalam memasak, tapi juga untuk perawatan kulit. Disebutkan kalau cuci muka pakai air garam bisa membuat ‘glowing’. Benarkah hal ini?
Garam memiliki beberapa manfaat di luar kebutuhan memasak. Bahkan, memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan kulit dan kecantikan wajah.
Dilansir dari Hindustan Times (19/11/2024), garam yang ditambahkan ke dalam air cuci muka disebut bisa menjaga kesehatan kulit wajah. Fakta ini diungkap dalam sebuah video yang memperlihatkan Anastasia Burdyug, seorang ahli kecantikan.
“Mencuci muka dengan garam bisa membuatmu terlihat lebih muda,” ungkap Anastasia Burdyug.
“Apa saja yang dibutuhkan? Cukup setengah gelas air (125 ml) dan 2 sendok makan garam,” lanjutnya.
Garam yang digunakan bisa jenis apapun. Burdyug menggunakan garam laut (bukan garam dapur) yang disebut bermanfaat lebih baik. Caranya mudah, garam tinggal dimasukkan ke dalam air dan aduk sampai merata. Kemudian, cuci muka menggunakan air garam ini pada malam hari.
cuci muka pakai air garam Foto: Getty Images/iStockphoto |
Burdyug menambahkan, “Mungkin ada partikel garam yang tertinggal di kulit, Anda bisa menepuk-nepuknya dengan handuk. Semua ini akan terserap dan kemudian Anda tidur.”
“Hari pertama, mungkin terasa perih, tetapi pada hari kedua, perihnya akan hilang. Lalu pada pagi hari, Anda bangun dengan wajah segar, pori-pori mengencang, dan tampak cukup istirahat karena garam telah terserap dan bertahan semalaman,” lanjut Burdyug.
Penggunaan air garam untuk cuci muka dijelaskan oleh Dr DM Mahajan, seorang dokter kulit di Rumah Sakit Apollo Indraprastha, India. Ternyata penggunaannya tidak dianjurkan untuk semua orang.
Garam atau garam laut disebut memiliki manfaat pada perawatan kulit wajah. Di antaranya dapat mengobati jerawat, melepaskan sel kulit mati, dan meningkatkan kesehatan kulit secara umum.
“Manfaat tersebut dapat dirasakan karena garam mengandung sifat antiseptik, anti-inflamasi, dan pengelupasan alami. Namun, sementara itu mungkin memiliki beberapa efek positif, ada pertimbangan klinis yang perlu dikaji lagi,” kata Dr DM Mahajan.
“Mereka yang memiliki kulit sensitif atau kering sebaiknya menghindari penggunaan garam secara berlebihan. Saran klinis menyarankan agar penggunaan garam dilakukan secukupnya, dan tidak boleh menggantikan perawatan kulit yang sudah ada. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit sebelum melakukannya,” lanjut Dr DM Mahajan.
Ada pun risiko penggunaan air garam saat cuci muka antara lain kulit kering dan iritasi dan gangguan pada lapisan kulit. Ia juga menekankan air garam tidak boleh menggantikan perawatan yang direkomendasikan secara medis untuk kondisi kulit seperti jerawat atau eksim.
(yms/odi)
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Ini 4 Diet Terbaik untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung Jakarta – Penyakit jantung termasuk penyebab kematian tertinggi di dunia. Kesehatannya perlu dijaga dengan menerapkan pola makan sehat seperti ini. Kesehatan jantung perlu diperhatikan karena organ ini termasuk vital. Jantung bekerja tanpa henti dan berperan penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan kebiasan-kebiasaan baik bagi jantung. Jika ingin diet pun ada beberapa jenis diet yang paling cocok.
Melansir fortune.com (14/02/2025), berikut 4 jenis diet terbaik untuk meningkatkan kesehatan jantung. 1. Diet Mediterania
Diet Mediterania merupakan pola makan yang terinspirasi dari masyarakat di wilayah Mediteranian, seperti Spanyol, Italia, dan Yunani. Diet ini berfokus pada konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan dengan kandungan omega-3 tinggi, dan minyak zaitun. Makanan yang hanya boleh dikonsumsi sedikit atau bahkan tidak boleh sama sekali, termasuk daging merah, makanan manis, minuman manis, dan mentega. Rekomendasi asupan buah dan sayur juga memberikan asupan serat tinggi yang dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi ikan omega-3 tinggi juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung. Biji-bijian dan minyak zaitun juga dapat menjadi sumber protein dan sumber lemak sehat yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga keseimbangan kolesterol. 2. Diet DASH
DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension merupakan pola makan yang hampir mirip dengan diet Mediterania, tetapi menekankan pada pola makan rendah garam dan tetap mengandung gizi seimbang. Untuk menghindari hipertensi, lebih baik mengonsumsi natrium kurang dari 2.300 mg per hari. Namun, jika punya penyakit hipertensi, asupan natrium harus lebih sediikit, sekitar 1.500 mg. Makanan yang dikonsumsi termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian atau gandum. Selain itu, perlu menghindari produk olahan susu atau produk dengan kandungan lemak tinggi serta daging. Asupan gula dari makanan atau minuman manis juga perlu dibatasi. Dengan menerapkan pola makan, tidak hanya mencegah hipertensi, tetapi juga mengurang risiko terkena penyakit lain, seperti jantung, stroke, diabetes, osteoporosis, batu ginjal, dan kanker. Jenis diet lain yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Diet PescatarianPesce dalam bahasa Italia berarti ikan, sedangkan tarian dari vegetarian. Diet Pescatarian merupakan pola makan tanpa mengonsumsi daging, tetapi masih mengonsumsi ikan atau makanan laut lain. Menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin beralih ke mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan. Kurangnya asupan daging merah menjadi poin penting dalam diet ini. Frank Hu, seorang professor nutrisi dan epidemiologi di Harvard memuji diet pescatarian karena menekankan pada konsumsi protein laut, yang menjadi sumber vitamin D, vitamin B12, zat besi, selenium, dan seng yang lebih sulit ditemukan pada diet vegan atau vegetarian. Mengonsumsi makanan laut juga memberi asupan asam lemak omega-3, yang dikenal dapat mendukung kesehatan otak dan jantung. Beberapa riset yang disebut alodokter menemukan bahwa diet ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kolesterol baik. Hal tersebut pun membuat diet ini mencegah penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke. 4. Diet vegetarian
Diet vegetarian pastinya sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang. Pola makan ini membatasi aneka protein hewani, seperti daging, unggas, ikan, tetapi masih memperbolehkan untuk mengonsumsi produk olahan hewani, seperti telur dan susu. Fokusnya hanya pada makanan, seperti sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan. Membatasi asupan gula dan lemak jenuh. Namun, diet ini akan berjalan efektif jika penikmatnya menghindari ikan yang digoreng atau produk olahan vegetarian. 5. Diet yang perlu dihindariSelain diet yang disebutkan di atas, beberapa diet juga perlu dihindari. Salah satunya diet keto yang hanya fokus pada konsumsi daging. Diet ini membatasi asupan makanan yang sehat untuk jantung, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Di sisi lain, menjalani diet keto hanya akan meningkatkkan asupan lemak jenuh. Dikhawatirkan menyebabkan kekurangan nutrisi dan kolesterol jadi tinggi. (aqr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Catat! Segini Batas Aman Minum Kopi dan Teh Selama Puasa Jakarta – Selama ramadan, penggemar kopi dan teh tak harus menyingkirkan minuman favoritnya. Ahli gizi menyebut keduanya masih bisa dikonsumsi dengan takaran aman segini. Kopi dan teh merupakan dua minuman mengandung kafein yang jadi favorit banyak orang Indonesia. Namun, keamanan konsumsi keduanya kerap diragukan selama bulan puasa. Bagaimana faktanya? Ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Fitri Hudayani mengatakan mengonsumsi teh atau kopi diperbolehkan selama puasa di bulan ramadan. Namun ada aturan frekuensinya agar tidak mengganggu puasa.
“Konsumsi teh dan kopi harus dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari nya, selebihnya dianjurkan minum air putih,” kata Fitri melalui pesan singkat seperti dilaporkan Antara, Jumat (15/3).
Fitri mengatakan mengonsumsi teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan minum masyarakat Indonesia pada umumnya. Biasanya teh juga minuman untuk membatalkan puasa. Teh, kata Fitri, dinilai lebih aman di lambung untuk digunakan sebagai pembatal puasa bagi penderita asam lambung. Berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang bisa mengganggu orang dengan lambung sensitif. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah perut terisi. “Teh sejauh ini lebih aman untuk penderita penyakit lambung, berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang dapat mengganggu pada orang sensitif lambungnya,” ujarnya. Pecinta teh atau kopi juga tidak perlu khawatir karena meskipun minuman ini bersifat diuretik atau merangsang buang air kecil, namun tidak menimbulkan rasa haus yang berlebihan. Pembatasan konsumsi teh dan kopi juga bertujuan untuk menghindari konsumsi gula berlebihan karena seringkali minuman berkafein ini ditambahkan gula atau susu baik full cream maupun susu rendah lemak.
Fitri juga mengingatkan untuk tetap menjaga asupan gula dan garam sama seperti pada hari-hari sebelum puasa. Hal ini untuk menjaga tubuh dari penyakit diabetes dan hipertensi. “Jangan lupa konsumsi serat yang cukup berasal dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa sehingga perut terasa nyaman,” jelasnya. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Ini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa” (adr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
5 Makanan Ini Ampuh Redam Keinginan Makan Manis Jakarta – Berjuang menahan keinginan makan makanan manis memang tidak mudah. Namun, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan lain yang secara alami bisa menahan nafsu tersebut. Beberapa orang kerap mengalami sugar craving atau kecanduan makan manis yang tanpa disadari telah menyatu dengan pola makan sehari-hari. Kebiasan makan ini tentu tidak baik, terlebih jika mengonsumsi makanan mengandung gula secara berlebihan. Pasalnya, bisa terjadi lonjakan gula darah atau penurunan gula darah, lalu menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.
Menghindari kebiasaan makan manis ini mungkin sulit dilakukan. Namun, ada alternatif lain yang bisa dilakukan yaitu dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Sejumlah makanan alami lainnya bisa memuaskan keinginan makan manis, sekaligus tetap menjaga kadar gula darah stabil. Lantas, makanan apa saja yang dapat membantu? Melansir Times of India (19/02/2025), berikut daftarnya! 1. Apel
Apel menjadi pilihan terbaik ketika hasrat makan manis mulai muncul. Buah ini mengandung gula alami, serat, dan sejumlah vitamin yang jauh lebih bernutrisi daripada makanan manis olahan lainnya. Kandungan serat di dalam apel bisa menunda penyerapan dan pencernaan gula sehingga tidak ada lonjakan gula yang terjadi secara tiba-tiba. Apel juga mengandung pektin, sejenis serat yang membuat seseorang merasa lebih kenyang. Rasa manis alami dari apel mengobati keinginan makan manis tetapi lebih sehat. Bisa dimakan langsung begitu saja atau disajikan dengan tambahan selai kacang dan selai almond. Namun, pastikan selai tersebut dibuat dari bahan-bahan murni tanpa tambahan banyak gula. 2. Dark Chocolate
Dark chocolate atau cokelat hitam pekat juga bisa jadi alternatif, terutama jika mengonsumsi dark chocolate dengan kandungan kakao 70% ke atas. Cokelat ini tepat untuk memanjakan mulut dengan makanan manis, tanpa perlu membuat tubuh menjadi tidak sehat. Dark chocolate memiliki senyawa flavonoid yang ditemukan dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menyeimbangkan kadar gula darah. Rasa dark chocolate yang pekat juga membuatnya merasa lebih puas sekalipun dimakan dalam jumlah sedikit. Daftar makanan alami lain yang bisa atasi keinginan makan manis bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Kayu manis
Kayu manis biasanya dijadikan rempah tambahan dalam masakan. Namun, fungsinya bukan hanya sebagai penambah rasa tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan. Rempah ini mampu menyeimbangkan kadar gula darah. Menambahkan kayu manis ke makanan atau camilan juga akan menghentikan lonjakan dan penurunan gula darah secara tiba-tiba. Kayu manis membuat tubuh lebih sensitif terhadap insulin, sehingga dapat memetabolisme gula dengan lebih baik. Kayu manis bisa dimasukkan ke dalam secangkir kopi, teh, oatmeal, atau makanan lainnya. 4. Ubi jalar
Alternatif lainnya yaitu dengan mengonsumsi ubi jalar yang kaya akan vitamin dan mineral. Dalam satu ubi jalar berukuran sedang yang dimasak dengan kulitnya mengandung hampir 4 gram serat. Makan ubi ampuh mencegah rasa lapar dan keinginan makan manis. Serat di dalamnya bisa melepaskan gula secara bertahap ke dalam aliran darah, sehingga mencegah lonjakan dan penurunan gula darah secara tiba-tiba. Di dalam ubi juga terkandung banyak vitamin A dan C, antioksidan, dan mineral yang sehat untuk kesehatan. Ubi bisa direbus, dipanggang atau dihaluskan dan dinikmati sebagai dessert sehat dan lezat. 5. Kacang almondKandungan lemak sehat, protein, dan serat dapat ditemukan pada kacang almond. Semua nutrisi itu berperan dalam mengatur kadar gula darah serta membuat perut kenyang lebih lama, menghindari keinginan ngemil berlebihan. Makan kacang almond dapat menyeimbangkan dan mengontrol kadar gula darah karena kandungan magnesium di dalamnya. Protein dan lemak di dalam kacang ini juga memicu kenyang rasa kenyang lebih cepat sehingga kamu tidak akan punya keinginan ngemil makanan manis. (aqr/adr) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Catat! 7 Makanan Ini Lebih Bernutrisi Dimakan Mentah Jakarta – Cara mengolah dan mengonsumsi makanan bernutrisi perlu diperhatikan. Pasalnya, beberapa memberikan manfaat lebih besar ketika dimakan dalam keadaan mentah, seperti 7 makanan ini. Sejumlah makanan mengandung nutrisi melimpah yang baik untuk kesehatan. Namun, cara mengolah dan mengonsumsi makanan tersebut juga perlu diperhatikan. Beberapa makanan justru lebih sehat dikonsumsi mentah. Sebab, pada dasarnya semakin sedikit proses yang dibutuhkan untuk mengolah makanan, semakin sehat makanan tersebut.
Misalnya seperti buah dan sayuran. Kedua jenis makanan ini jika dimasak dapat mengurangi kekuatan vitamin dan mineral di dalamnya. Oleh karenanya, buah dan sayuran akan lebih baik dimakan dalam keadaan mentah supaya nutrisi yang diserap maksimal. Lantas, makanan apa saja yang disarankan dimakan mentah? Melansir Times of India 19/02/2025(), berikut daftarnya! 1. Bayam
Bayam dikemas dengan nutrisi, seperti vitamin dan antioksidan. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah dapat memberi asupan penuh akan vitamin K, vitamin C, folat, zat besi yang semuanya baik untuk menjaga kesehatan tulang dan membuat kulit lebih bersinar. Bayam juga kaya akan lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata. Cara mengonsumsinya bisa dengan mencampur bayam mentah ke dalam mangkuk salad atau mengolahnya menjadi smoothie. 2. Wortel
Kandungan beta-karoten dapat ditemukan dalam wortel. Beta-karoten tersebut lalu diubah tubuh menjadi vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem kekebalan tubuh lebih kuat. Wortel lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah karena tubuh bisa mendapat asupan serat baik yang mendukung pencernaan. Bisa dimakan sebagai camilan, ditambah ke dalam salad, atau mencelupkannya ke dalam hummus atau selai. 3. PaprikaTidak perlu menumis paprika karena sayuran ini juga lebih baik jika dikonsumsi dalam keadaan mentah. Terutama paprika berwarna merah yang kaya akan vitamin A, antioksidan kuat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan kulit. Paprika juga kaya akan vitamin penting lainnya, seperti vitamin A, B6, dan folat. Jika dimakan dalam keadaan mentah, paprika menawarkan tekstur berair yang renyah. Kandungan air tinggi ini juga membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Memasak paprika dalam suhu tunggu hanya akan merusak sebagian nilai gizinya. Daftar makanan bernutrisi lain yang lebih baik dimakan mentah bisa dilihat pada halaman selanjutnya!4. Timun
Kandungan air yang tinggi bisa ditemukan dalam timun, Timun juga dikemas dengan vitamin K yang berperan penting dalam kesehatan tulang. Mengonsumsi timun mentah juga menjadi sumber antioksidan, seperti flavonoid dan tanin yang tinggi. Kandungan tersebut baik untuk melawan peradangan dan melindungi sel. Timun bisa diiris tipis untuk dimakan sebagai camilan atau ditambah ke dalam campuran salad. 5. ApelKonsumsi satu apel sehari bisa menjauhkan diri dari berbagai penyakit, Apel kaya akan serat, khususnya pektin yang membantu mengatur pencernaan dan kadar gula darah. Apel juga mengandung antioksidan, seperti flavonoid yang dapat melindungi tubuh dari penyakit kronis. Mengonsumsi apel dalam keadaan mentah bisa memastikan tubuh mendapat asupan serat dan nutrisi yang maksimal. Pasalnya, memasak apel hanya akan mengurangi jumlah kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi lain di dalamnya. 6. BrokoliBrokoli merupakan sumber nutrisi vitamin C, vitamin K, dan vitamin A, serta serat folat, dan senyawa pelawan kanker, seperti sulforafan. Mengonsumsi brokoli dalam keadaan mentah berarti tubuh akan mendapat manfaat kesehatan maksimal. Saat dimakan mentah, sayuran ini mengandung tiga kali lipat lebih banyak sulforafan yang dapat mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, hingga meningkatkan kesehatan jantung. 7. Tomat
Makanan bernutrisi lain yang lebih baik dimakan mentah adalah tomat. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah dapat memberi asupan vitamin C lebih tinggi dibandingkan tomat yang dimasak. Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang penting untuk sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penyerapan zat besi. Jika dimasak, kandungan antioksidannya bisa berkurang atau bahkan rusak. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Ini 5 Cara Mudah Kurangi Asupan Kopi Sebelum Ramadan Jakarta – Sebelum memasuki bulan Ramadan, ada baiknya mengurangi asupan kopi di pagi hari. Agar tubuh terbiasa saat menjalankan ibadah puasa. Bulan Ramadan tinggal menghitung hari, ada banyak persiapan yang perlu dilakukan agar tubuh terbiasa menghadapi perubahan pola makan selama bulan puasa. Terutama bagi para penggemar kopi yang sudah terbiasa ngopi di pagi hari. Ada beberapa tips mudah untuk mempersiapkan diri mengurangi asupan kopi di pagi hari sebelum Ramadan. Berikut beberapa tips mudahnya:
1. Kurangi Konsumsi Kopi
Sulit memang memutus langsung kebiasaan ngopi di pagi hari, terutama bagi para penggemar kopi yang sudah tidak bisa lepas dari minuman satu ini. Namun jika disiasati lebih awal, dengan mengurangi konsumsi kopi sebelum puasa, pastinya akan lebih terbiasa saat menjalani bulan ramadhan. Tak hanya itu, menurut Nazima Qureshi, seorang ahli gizi Muslim. Ia turut merekomendasikan orang untuk mulai menurunkan konsumsi kopi sebelum memasuki ramadan, Muslim yang sering minum kopi harus mulai menyesuaikan konsumsi kopinya dari jauh-jauh hari. Hal ini bertujuan agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi sebelum benar-benar akan kehilangan kopi selama sebulan penuh. Selain membiasakan tubuh, kopi diketahui memiliki sifat diuretik yang dapat memicu dehidrasi. Tentunya efek ini sangat berbahaya bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa. 2. Porsi Kopi yang DikurangiBagi penggemar kopi mungkin awalnya susah untuk membatasi asupan kopi sebelum bulan Ramadan tiba. Tapi hal ini berguna agar tubuh lebih terbiasa saat puasa tanpa harus meminum kopi. Bisa juga dengan mengurangi jumlah asupan kopi, misalnya dari dua cangkir kopi sehari menjadi secangkir kopi sehari. Menurut situs Nutrition, kebanyakan orang yang terbiasa minum kopi akan mengalami pusing kepala karena kekurangan kafein selama puasa. Karena itu sangat penting untuk memberikan waktu pada tubuh menyesuaikan diri dengan mengurangi asupan kopi secara perlahan. 3. Perbanyak Minum Air Putih
Selain mengurangi asupan kopi sebelum Radaman tiba, kunci yang paling penting dari mengubah pola makan agar terbiasa saat menjalankan ibadah puasa, adalah perbanyak konsumsi air putih. Beberapa hari sebelum ramadan, para ahli menyarankan agar orang lebih sering membiasakan diri untuk minum air putih. Dilansir dari Arab News (31/03), konsumsi air putih juga bisa ditambah 1-2 gelas dari konsumsi biasanya. Fungsinya agar tubuh terhindar dari dehidrasi, karena kurangnya asupan cairan. Dehidrasi memang tidak bisa dianggap sepele. Karena jika tubuh mengalami dehidrasi dalam waktu yang berkepanjangan, bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Mulai dari infeksi saluran kemih, penyakit ginjal, jantung bahkan bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan. 4. Rutin Olahraga
Ahli gizi lain, seperti Anjali Chawla, mengatakan bahwa olahraga bisa membantu mengatasi efek penarikan kafein saat tubuh mulai mengurangi asupan kopi sebelum Ramadan. “Latihan yang mengeluarkan keringat bisa melepaskan adrenalin, seperti yang dilakukan kopi, dan membuat tubuh lebih waspada.” Chawla juga merekomendasikan teknik pernapasan dalam untuk meredakan perubahan suasana hati akibat penarikan kafein. “Mengambil nafas dengan dalam dan mengeluarkannya, dapat membantu otot lebih rileks dan mengurangi iritabilitas.” pungkas Chawla. 5. Hindari Makanan BerlemakDr. Rowaidah Idris, selaku ahli gizi ikut menyarankan agar orang-orang berhenti mengurangi asupan kopi sebulan sebelum Ramadan. Tapi jika tidak sempat, Idris menyarankan agar memastikan asupan air putih cukup antara waktu berbuka puasa atau sahur. “Jangan lupa tidur yang cukup, kurangi makanan yang mengandung asupan gula tinggi serta hindari makanan berlemak untuk membantu mengatasi efek dari mengurangi minum kopi,” pungkasnya. (sob/odi) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Agar Tidur Lebih Nyenyak Tambah Asupan 2 Nutrisi Penting Ini Jakarta – Kualitas tidur yang buruk bisa memicu beragam penyakit. Kalau ingin tidur lebih nyenyak, coba ikuti tips pola makan sehat ini. Insomnia merupakan masalah kesulitan tidur yang berkelanjutan. Masalah ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan kurang tidur, depresi, kecemasan, hingga penyakit kronis. Untuk mengatasi gangguan tidur ini dapat mengonsumsi beberapa produk kesehatan. Selain itu, cara alami juga dapat diterapkan dengan mengonsumsi makanan sehat.
Dilansir dari New York Post (26/2), gangguan tidur ini dapat disebabkan dari asupan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Penelitian terbaru dari Jepang menemukan bahwa karbohidrat, serat, protein, dan lemak yang dikonsumsi dapat secara langsung memengaruhi kualitas tidur seseorang. “Studi cross-sectional ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara makronutrien, komponen makanan dan parameter tidur,” tulis para peneliti dari International Institute for Integrative Sleep Medicine (IIIS) di Tsukuba University, Jepang.
Penelitian ini dilakukan pada 4.825 partisipan yang menggunakan aplikasi Pokemon Sleep dan Asken. Pokémon Sleep adalah permainan video pelacak tidur yang memberikan hadiah berdasarkan kualitas tidur, sementara Asken adalah aplikasi nutrisi. Partisipan penelitian itu sebagian besar adalah wanita dengan rata-rata usia 37 tahun. Ia harus menggunakan kedua aplikasi itu setidaknya selama 1 minggu. Penelitian ini akhirnya menemukan bahwa 2 aspek makanan yang dapat memengaruhi waktu dan kualitas tidur adalah protein dan serat. Berikut 2 tips pola makan sehat yang dianjurkan untuk memperbaiki kualitas tidur:1. Konsumsi Lebih Banyak ProteinPartisipan yang mengonsumsi protein lebih banyak memiliki waktu tidur rata-rata 10-11 menit lebih lama daripada mereka yang mengonsumsi lebih sedikit protein. Asupannya per hari yang direkomendasikan adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan atau sekitar 0,36 gram per 0,5 kg. Misalnya, jika memiliki berat badan 68 kg maka asupan protein per harinya sekitar 54 gram. Namun, beberapa ahli diet menganjurkan asupann lebih banyak sekitar 90-120 gram protein. Sumber protein yang baik yang dapat dikonsumsi di antaranya adalah daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, susu, dan tahu. 2. Tingkatkan Asupan Serat HarianAsupan serat yang lebih banyak juga dapat dikaitkan dengan waktu tidur lebih baik. Oleh karena itu, penting menyeimbangkan asupan serat agar insomnia dapat terhindari. Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan setidaknya mengonsumsi 25-30 gram serat makanan setiap hari. Makanan berserat tinggi itu meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan lainnya. Lebih baik tinggi serat dibandingkan karbohidrat. Karena, asupan karbohidrat berlebihan dapat memperburuk kualitas tidur seseorang. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
![]() Waspada! 5 Asupan Ini Picu Batuk Berdahak yang Bikin Tak Nyaman Jakarta – Betuk berdahak tak hanya disebabkan oleh cuaca atau lingkungan. Ada beberapa asupan yang jika dikonsumsi terlalu banyak akan memicu dahak pada tenggorokan. Batuk yang berat dengan dahak atau lendir akan membuat rasanya tak nyaman, bukan? Akhir-akhir ini gejala penyakit seperti batuk dan pilek lebih mudah menjangkit orang dewasa hingga anak-anak sekalipun. Banyak yang menyebut gejala penyakit tersebut datang akibat cuaca dan iklim yang kerap berubah. Faktanya batuk berdahak yang mengganggu tak terlepas dari asupan makanan dan minuman yang salah.
Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa asupan yang diterima tubuhnya berdampak pada kesehatan. Seperti makanan-makanan enak yang ternyata disebut ahli sebagai pemicu dahak terutama saat mengalami batuk. Baca juga: Keren! Remaja 15 Tahun Sanggup Masak 8 Menu Sekaligus Sendirian Berikut ini 5 makanan dan minuman pemicu batuk berdahak yang perlu dihindari melansir Respiratory Therapy Zone:
1. RotiDi banyak wilayah, roti atau olahan tepung serupa seperti pastry populer dan banyak penggemarnya. Makanan tinggi karbohidrat ini sering diandalkan sebagai solusi ketika tak punya waktu makan yang panjang tetapi ingin tetap kenyang. Sebuah penelitian terhadap roti dan hidangan sejenisnya menemukan kaitan konsumsi roti dengan rinosinusitis kronis. Artinya ada pemicu gangguan polip pada pernapasan yang dimulai dari rongga hidung. Dengan begitu produksi lendir dari hidung akan meningkat dan bukan hal yang tak mungkin mengalir ke tenggorokan untuk berubah menjadi dahak. Para peneliti juga menemukan kaitan risiko asthma pada konsumsi roti dalam kuantitas yang tinggi. 2. SusuKonsumsi susu selalu dikaitkan dengan kesehatan tulang dan asupan kalsium yang baik. Pada anak-anak, susu diberikan dalam takaran cukup untuk mendapatkan tumbuh tinggi yang sempurna. Faktanya susu juga dapat memicu pembentukan lendir. Hal ini ditemukan dalam sebuah penelitian ahli yang melihat pembentukan ekses susu pada rongga hidung dan mulut. Dalam penelitian tersebut partisipan yang rutin mengonsumsi susu secara murni atau sebagai campuran terbukti memiliki lebih banyak lendir pada hidung dan tenggorokan. Seringkali sebagian dari mereka mengeluhkan rasa sakit tenggorokan yang muncul usai minum susu. Asupan pemicu dahak lainnya ada di halaman berikutnya.3. GulaDi balik rasa manis gula, asupan tersebut tidak pernah diakui sebagai salah satu makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Gula atau pemanis lebih dianjurkan menggunakan pemanis alami seperti madu atau tebu. Sebuah penelitian di tahun 2014 berhasil membuktikan kaitan konsumsi gula dengan produksi lendir pada tenggorokan dan pernapasan. Penelitiannya sampai melibatkan partisipan dengan penyakit asthma bawaan guna melihat efek konsumsi gula. Ditemukan bahwa gula sangat sensitif bagi penderita asthma dalam memperparah penyumbatan pernapasan. Pada orang yang tidak mengalami asthma sekalipun, konsumsi gula berlebih sampai membentuk lendir efeknya disebut bisa mirip seperti asthma. 4. Kopi
Medicine Net juga angkat suara terkait asupan pemicu produksi lendir atau dahak. Adalah kopi, yang selama ini dianggap sebagai minuman sehat ternyata punya efek negatif. Kopi memiliki kandungan kimia yang dapat melemahkan sfingter esofagus. Dampaknya asal lambung akan naik kembali ke esofagus dan tenggorokan. Ketika asam lambung meningkat dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan, terutama ronga tenggorokan. Hal ini yang kemudian akan memicu produksi dahak lebih cepat sebab iritasi yang terjadi. 5. GaramFrasa bagai sayur tanpa garam rasanya lebih sehat untuk penderita batuk berdahak. Konsumsi makanan tinggi garam seperti gorengan hingga makanan cepat saji sama sekali tidak disarankan oleh ahli. Garam, dibalik rasa gurih asinnya, dapat menyebabkab inflamasi di dalam tubuh. Biasanya gejala inflamasi terbentuk ketika konsumen garam merasa sakit saat menelan makanan dan bengkak pada bagian tenggorokan. Dalam penelitian yang melihat efek konsumsi garam terhadap produksi lendir, terbukti positif. Ditemukan bahwa seluruh partisipan yang menerima asupan makanan tinggi garam memiliki produksi lendir atau dahak yang lebih banyak hingga merasa terganggu. Baca juga: Mulia! Pria Misterius Traktir Orang yang Berbagi Tempat Duduk di Kedai (dfl/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Anna Pelzer
|

























