Jakarta –
Perut buncit menjadi masalah banyak orang. Untuk menghindarinya, jangan lakukan kebiasaan makan yang bikin lemak menumpuk di perut. Berikut daftarnya.
Makan memang diperlukan tubuh. Namun hindari kebiasaan makan buruk yang berdampak negatif bagi kesehatan, termasuk perut buncit.
Perut buncit terjadi karena ada penumpukan lemak di area tersebut. Faktanya, perut bisa langsung buncit meski penumpukan lemak masih terbilang sedikit.
Dikutip dari The Standard, lemak yang menumpuk di perut terdiri atas dua jenis. Pertama, lemak subkutan, yaitu lemak yang tersimpan di bawah lapisan kulit.
Kedua, lemak visceral, yakni lemak yang tersimpan di sekitar organ-organ di area perut. Dari kedua jenis lemak ini, lemak yang paling berpengaruh membuat perut menjadi buncit adalah lemak visceral.
Masalahnya, perut buncit bukan cuma membuat penampilan jadi kurang menarik, namun juga berisiko untuk kesehatan. Penumpukan lemak di perut rentan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung.
Selain itu, perut buncit karena lemak yang menumpuk juga berisiko memunculkan penyakit diabetes hingga masalah tekanan darah.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui kebiasaan makan yang membuat perut buncit agar Anda bisa mulai mengurangi hal-hal tersebut. Di sisi lain, perlu untuk mulai menjaga pola makan dan olahraga teratur agar lemak di area perut bisa segera pergi.
Berikut ini beberapa kebiasaan makan buruk yang justru bikin perut buncit:
1. Terlalu banyak gula
Melansir Healthline, pola makan dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, terutama minuman manis bisa meningkatkan lemak di perut. Lemak inilah yang menyebabkan perut Anda buncit.
Kebiasaan minum manis kemasan tinggi gula dan berbagai cemilan manis lainnya harus dikurangi. Atau kalau bisa ganti semua yang manis-manis ini dengan makanan yanglebih sehat.
2. Banyak makan lemak trans
Foto: lovefood.com |
Lemak trans buatan sangat terkait dengan kesehatan jantung dan perut yang buncit. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang mengandung banyak lemak trans.
3. Kurang makan daging dan protein
Siapa bilang makan daging bikin gendut? Justru jika Anda kekurangan protein dan jarang makan daging bisa bikin perut buncit.
Tentunya Anda juga harus pintar memilih daging. Misalnya daging merah tanpa lemak atau dada ayam, keduanya adalah sumber protein yang sehat.
4. Makan sambil menonton TV
Foto: Getty Images/iStockphoto/Deagreez |
Makan sambil menonton TV memang menyenangkan. Bahkan saking enaknya Anda kerap tidak sadar sudah tambah nasi dan lauk berkali-kali. Makanya, daripada nonton TV lebih baik makan dengan tenang.
Pasalnya, melansir Eat This Not That, makan sambil menonton membuat Anda tidak sadar telah makan sangat banyak hingga perut pun jadi buncit.
5. Sering makan di luar
Bukan berarti Anda tidak boleh makan di restoran, hanya saja jangan terlalu sering melakukan. Bukan cuma menguras dompet, makan di luar juga bisa membuat perut buncit.
Alasannya, Anda tidak benar-benar tahu kandungan apa yang ada di makanan tersebut. Berapa banyak garam dan gula yang digunakan. Makanya, memasak sendiri jauh lebih sehat daripada makan di luar.
Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Asal Makan, Ini 5 Kebiasaan yang Bikin Perut Jadi Buncit“
(adr/adr)
![]() |
|
Source : unsplash.com / Lily Banse
Makan Nasi Beku Lagi Tren, Kenali Manfaat dan Risikonya Jakarta – Belakangan di media sosial ada tren makan nasi beku yang disebut lebih baik untuk kadar gula darah. Namun kenali juga risiko dari praktik makan nasi beku. Biasanya nasi dinikmati dalam kondisi hangat agar semakin nikmat. Namun ada juga orang yang memilih makan nasi beku dengan alasan kesehatan. Nasi beku dipercaya lebih rendah gula dibandingkan nasi hangat yang baru saja matang. Lalu, bagaimana sebenarnya kadar gula pada nasi beku? Benarkah nasi beku bisa menurunkan kadar gula darah?
Sebuah penelitian menemukan konsumsi nasi dingin yang dihangatkan kembali dapat membantu memperlambat lonjakan gula darah bagi pasien diabetes. Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Nutrition and Diabetes pada 2022 lalu ini membandingkan kadar gula darah pada pasien diabetes tipe-1 setelah mengonsumsi dua jenis nasi. Di antaranya adalah nasi yang dimasak dan langsung disajikan dalam kondisi hangat dan nasi yang telah didinginkan dalam lemari es selama 24 jam lalu dipanaskan kembali. Para peneliti dari Ponzan University, Polandia menemukan kadar gula yang lebih stabil pada partisipan yang mengonsumsi nasi dingin. Mengutip Business Insider, peneliti menyimpulkan bahwa karbohidrat seperti nasi yang didinginkan dapat membantu mengendalikan gula darah. Namun, tak diketahui pasti kadar gula pada nasi beku. Yang jelas, peneliti meyakini bahwa manfaat tersebut didapat dari kandungan pati resisten yang lebih banyak saat nasi didinginkan. Bukti pada penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pati resisten dicerna dengan lebih lambat. Akibatnya, pati resisten dapat membantu menyeimbangkan penyerapan karbohidrat lain untuk mengimbangi gula darah. Cara kerjanya mirip seperti serat. Meski demikian, hal yang perlu dicatat pada penelitian ini adalah sampel yang hanya berfokus pada kelompok tertentu, yakni pasien diabetes tipe-1. Hanya saja, penelitian sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2015 menemukan hal yang hampir serupa pada orang tanpa diabetes. Bahaya makan nasi dingin
Meski ditemukan bermanfaat, konsumsi nasi dingin juga bisa menimbulkan risiko tertentu. Mengutip Healthline, mengonsumsi nasi dingin atau yang dihangatkan kembali dapat meningkatkan risiko keracunan akibat bakteri Bacillus cereus. Bakteri ini bisa memicu kram perut, diare, atau muntah. Bacillus cereus adalah bakteri yang biasanya ditemukan di tanah yang mencemari beras mentah. Bakteri ini memiliki kemampuan membentuk spora. Setiap patogen, termasuk Bacillus cereus, diketahui bisa tumbuh dengan baik pada suhu ruang atau sekitar 4-60 derajat Celcius. Membiarkan nasi disimpan dalam suhu dingin atau suhu ruang bisa membuat bakteri berkembang biak. Dalam kondisi ini, spora akan berkecambah, berkembang biak dengan cepat, dan menghasilkan racun. Dengan demikian, nasi dingin masih mungkin terkontaminasi bahkan setelah dipanaskan kembali. Siapa saja bisa mengalami keracunan makanan. Namun, orang dengan daya tahan tubuh lemah seperti anak, lansia, dan ibu hamil memiliki risiko yang lebih tinggi. Demikian penjelasan mengenai tren memakan nasi beku. Kadar gula pada nasi beku memang bisa lebih stabil, namun ingat juga risiko yang mungkin muncul. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Makan Nasi Beku Bikin Kadar Gula Lebih Stabil, Tapi Berbahaya“ (adr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Ini 5 Minuman yang Aman Dikonsumsi Saat Intermittent Fasting Jakarta – Dalam melakukan diet intermittent fasting, biasanya seseorang hanya diperbolehkan minum air putih. Namun, sebenarnya, kamu bisa mengonsumsi 5 jenis minuman sehat lainnya. Puasa intermiten atau diet intermittent fasting merupakan salah metode diet yang menjanjikan. Tidak hanya membantu menurunkan badan, tetapi juga bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Terdapat beberapa metode waktu ketika melakukan intermittent fasting, salah satunya 16/8, dimana seseorang puasa selama 16 jam dan makan selama 8 jam. Ada juga metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama 5 hari dan mengonsumsi kalori minimal pada dua hari yang tidak berurutan.
Selama periode puasa tersebut, kamu sebenarnya diperbolehkan untuk minum. Namun, tidak semua minuman diperbolehkan karena minuman ini akan memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Lantas, minuman sehat apa saja yang direkomendasikan ketika intermittent fasting? Melansir healthshits.com (14/08/2024), berikut 5 minuman yang dianjurkan. 1. Air lemon
Air lemon merupakan minuman sederhana yang efektif diminum ketika sedang intermittent fasting. Kamu bisa menambahkan irisan lemon atau perasan air lemon ke dalam air. Air lemon ini dapat meningkatkan rasa dan menawarkan manfaat vitamin C, yang dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Air lemon juga dapat membantu pencernaan dan bertindak sebagai minuman diuretik ringan, yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengeluarkan racun. Dalam hal penurunan berat badan, minum air lemon dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan agar intermittent fasting lebih efektif. 2. Kopi hitam
Ketika menjalankan intermittent fasting kamu masih diperbolehkan untuk minum kopi. Namun, pilihlah kopi hitam yang mengandung sedikit kalori dan dapat mendukung proses intermittent fasting. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Food Science and Biotechnology, kandungan kafein dalam kopi hitam dapat merangsang sistem saraf dan mengirimkan sinyal untuk memecah lemak. Hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, sehingga meningkatkan manfaat puasa. Namun, penting untuk minum kopi hitam tanpa menambahkan gula, krim, atau susu. Sebab, penambahan ini dapat membatalkan puasa dan meningkatkan asupan kalori. Jenis minuman lain yang aman dikonsumsi saat intermittent fasting bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Teh hijau
Teh hijau juga aman dikonsumsi ketika sedang melakukan intermittent fasting. Minuman ini mengandung kafein dalam jumlah rendah, dan memberikan efek stimulan lebih ringan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai katekin. Teh hijau khususnya kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), yang telah dikaitkan dengan manfaat intermittent fasting seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung. 4. Teh herbal
Selain teh hijau, kamu juga bisa mengonsumsi teh herbal, seperti teh hibiscus, teh peppermint, teh jahe, dan lain sebagainya. Teh herbal secara alami bebas kalori dan dapat dikonsumsi tanpa harus membatalkan puasa. Teh-teh ini biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat dana hingga menghilangkan lemak. Bahkan, teh herbal membantu meredakan gangguan pencernaan hingga meningkatkan relaksasi. 5. Cuka sari apelCuka sari apel (ACV) telah mendapat popularitas tinggi karena manfaat kesehatannya. Salah satunya yaitu mendukung pencernaan dan manajemen berat badan. Uji klinis tahun 2018 yang diterbitkan oleh Journal of functional Foods melibatkan 39 peserta untuk melakukan diet pembatasan kalori. Mereka mengonsumsi sekitar 2 sendok makan cuka sari apel setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya menunjukkan mereka kehilangan lebih banyak berat badan dan lemak tubuh secara signifikan daripada peserta yang tidak mengonsumsi cuka sari apel. Sebelum dikonsumsi, pastikan untuk mengencerkan cuka ini terlebih dahulu dalam segelas air, lalu minum selama melakukan intermittent fasting. Sifat asam dari cuka apel ini juga mampu mengatur kadar gula darah hingga mengurangi nafsu makan. (aqr/adr) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Lily Banse
![]() Terungkap! Jenis Minuman yang Perlu Dihindari agar Panjang Umur Jakarta – Jika ingin panjang umur, maka asupan nutrisi harus diperhatikan. Mereka yang ingin panjang umur seharusnya menghindari satu jenis minuman ini karena membahayakan kesehatan. Loma Linda di California dikenal sebagai kota kecil berjuluk Blue Zone atau Zona Biru. Julukan zona biru sering disebut oleh para peneliti sebagai wilayah yang memiliki populasi masyarakat paling panjang umur di dunia. Sejumlah penelitian menemukan bahwa rata-rata warga di Loma Linda berumur panjang, mereka hidup satu dekade lebih lama dibanding populasi lain di Amerika Serikat.
Eliza Cheng, seorang ahli diet dan ahli gizi asal Loma Linda, California mengatakan bahwa salah satu rahasia berumur panjang adalah mengonsumsi nutrisi seimbang serta manajemen stres dan tidur yang cukup. Selain itu, Cheng sendiri mengaku tidak pernah mengonsumsi energy drink alias minuman penambah energi. Terdapat sejumlah efek minuman berenergi yang berbahaya untuk tubuh. Berikut paparannya dilansir CNBC Make It. 1. Ganggu tidur dan nafsu makanSatu bahan utama dalam banyak minuman berenergi adalah kafein. Meskipun dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti peningkatan detak jantung, tekanan darah tinggi, dan kecemasan. Hal ini dapat mengganggu pola tidur, yang dapat menyebabkan kelelahan dan ketergantungan lebih lanjut pada minuman ini. Meskipun minuman berenergi dapat memberikan rasa kenyang sementara, minuman ini bukanlah makanan dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti makanan.
2. Tingkatkan kadar gula darah dan risiko peradanganSatu kaleng minuman berenergi biasanya mengandung hingga 30 gram gula per sajinya. Terlalu banyak gula dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk peningkatan peradangan dan masalah gigi. Selain kafein dan gula, minuman berenergi mungkin mengandung stimulan lain seperti guarana dan taurin. Meskipun bahan-bahan ini secara umum diakui aman, efek gabungannya dengan kafein belum diteliti dengan baik dan dapat menimbulkan risiko kesehatan tambahan. 3. Pengaruhi kesehatan fisik dan mentalPenelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman berenergi secara rutin dikaitkan dengan peningkatan gejala kecemasan, depresi, dan stres, serta peningkatan norepinefrin yang signifikan, hormon stres yang berpotensi menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Respons individu terhadap minuman berenergi dapat sangat bervariasi. Faktor-faktor seperti usia, penggunaan obat-obatan, dan kondisi kesehatan yang mendasarinya dapat memengaruhi bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap minuman ini. Cheng merekomendasikan untuk lebih sering mengonsumsi air putih, teh hijau, teh herbal, air kelapa, dan kombucha sebagai alternatif yang bagus untuk minuman berenergi. Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Minuman No.1 yang Dihindari Orang Paling Panjang Umur di Dunia (adr/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Lily Banse
![]() 7 Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi dengan Susu, Sebaiknya Hindari!
Jakarta – Susu merupakan salah satu minuman yang kaya akan nutrisi, seperti kalsium dan vitamin D. Namun, tidak semua makanan cocok dikonsumsi bersama dengan minuman ini Kombinasi yang kurang tepat antara susu dan makanan tertentu bisa berdampak pada gangguan kesehatan. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersama susu. Makanan yang Tidak Baik Dikonsumsi dengan SusuPenting untuk mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan susu. Sehingga manfaat dari keduanya bisa diperoleh secara optimal tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan.
1. IkanSusu mempunyai efek mendinginkan, sementara ikan mempunyai efek menghangatkan. Mengutip Healthshots, kombinasi keduanya menciptakan ketidakseimbangan yang bisa menyebabkan perubahan kimia dalam tubuh. “Jangan pernah makan ikan dan semua jenis daging dengan susu, karena bisa menyebabkan masalah pencernaan.” kata dokter konsulen Rumah Sakit Wockhardt, Mira Road, Mumbai, Dr. Pritam Moon. 2. PisangMenurut prinsip makanan Ayurveda, kombinasi pisang dan susu tidak cocok. Ayurveda adalah bentuk pengobatan holistik yang fokus pada keseimbangan beberapa bentuk energi dalam tubuh untuk meningkatkan kesehatan. Pisang dan susu memang merupakan kombinasi yang dianggap sehat. Namun campuran susu dan pisang membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna. Sehingga buah dan minuman sehat ini sebaiknya dinikmati secara terpisah. Meski begitu, masih diperlukan penelitian mengenai hal ini. Sementara itu, menurut Healthline, susu dan pisang menyediakan jumlah kalori sedang setiap sajian. Namun, menikmati pisang dan susu setiap hari bisa menyebabkan asupan kalori menumpuk dengan sehat. Tanpa penyesuaian lain pada pola makan, hal ini bisa menyebabkan peningkatan berat badan. 3. MelonSelain pisang, buah lainnya yang tidak baik untuk dikonsumsi bersama susu adalah melon. Susu cenderung bertindak sebagai pencahar dan melon bersifat diuretik. Sehingga, menggabungkan keduanya bisa menyebabkan masalah pencernaan dan penumpukan racun. Dampak selanjutnya yaitu bisa menyebabkan muntah atau diare. 4. LobakUmumnya lobak tidak memiliki efek samping, namun sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum susu. Pola makan keduanya harus dilakukan secara terpisah, atau minimal berjarak dua jam, untuk menekan risiko terjadinya gangguan pencernaan. 5. Makanan AsamMakanan asam seperti buah yang kaya vitamin C seperti jeruk juga tidak boleh dikonsumsi dengan susu. Susu membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna. Jika minuman ini dipadukan dengan lemon, jeruk, atau makanan asam lainnya secara bersamaan, susu cenderung akan menggumpal. Hal tersebut bisa menyebabkan hidung tersumbat, pilek, batuk, ruam, dan alergi. 6. Makanan PedasRasa pedas bisa merangsang produksi asam dalam lambung. Jika dicampur dengan susu maka bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang. Menurut laman Times Entertainment, masakan pedas bisa meningkatkan refluks asam atau gangguan pencernaan jika dikonsumsi bersama susu. 7. Camilan AsinMakanan ringan seperti keripik akan membuat haus. Jika kamu menghilangkan dahaga dengan susu, kandungan garam yang tinggi dalam makanan ringan ini bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Kombinasi bisa menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman. Itulah deretan makanan yang tidak baik dikonsumsi dengan susu. Jadi, baiknya hindari kombinasi ini agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang tidak diinginkan ya. (row/row) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Lily Banse
![]() Sarapan Buah Bisa Mencegah Depresi, Ini Jenis Terbaiknya Jakarta – Sarapan buah tak hanya bagus untuk mengasup serat bagi tubuh, tapi juga mencegah depresi pada masa tua. Begini penjelasan peneliti. Sebuah studi yang diterbitkan Juni 2024 di The Journal of Nutrition, Health and Aging menemukan orang-orang di usia paruh baya yang lebih banyak makan buah memiliki tingkat depresi lebih rendah di usia lebih tua. Studi mengungkap mereka yang mengonsumsi buah paling banyak (setidaknya tiga porsi per hari) mengurangi kemungkinan depresi terkait usia setidaknya 21 persen.
Studi longitudinal ini menggunakan data sejak 1993-1998. Sebanyak hampir 14 ribu partisipan diminta menjawab pertanyaan rinci seputar konsumsi buah dan sayur di usia rata-rata 52,4 tahun. Selanjutnya, di 2014-2016 atau lebih dari dua dekade kemudian, dilakukan wawancara lanjutan. Partisipan rata-rata berusia 72,5 tahun. Evaluasi hasil menggunakan Skala Depresi Geriatri yakni alat skrining klinis yang digunakan di banyak negara untuk mengidentifikasi depresi pada lansia.
Hasilnya, semakin banyak subjek makan buah-buahan di kuesioner pada 1990-an, semakin rendah mereka mengalami depresi 20 tahun berikutnya. Temuan buah untuk depresi ini memberikan dampak berarti dalam pencegahan kondisi kesehatan mental yang umum terjadi pada lansia. “Penelitian di seluruh dunia memperkirakan bahwa prevalensi gejala depresi di usia lanjut berkisar antara 17,1 persen hingga 34,4 persen, dan di antara mereka yang memiliki gejala depresi ringan atau subklinis, 8-10 persen dapat beralih ke depresi berat setiap tahunnya,” penulis studi senior Woon Puay Koh, seperti dilaporkan Health. Depresi pada lansia, lanjut dia, berkaitan dengan penurunan kualitas hidup dan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas. Buah untuk depresi dalam riset lebih spesifik ada 14 pilihan yang biasa dikonsumsi di Singapura. Buah-buahan ini di antaranya jeruk, jeruk keprok, pepaya, pisang dan semangka. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Studi: Makan Lebih Banyak Buah Bisa Bantu Cegah Depresi“ (adr/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Apa Benar Minum Kopi Decaf Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Jakarta – Salah satu efek minum kopi yaitu membuat seseorang sulit tidur. Namun, jenis kopi ini disebut-sebut tetap bisa menciptakan tidur berkualitas. Apa benar? Bagi sebagian orang, kopi adalah minuman kafein yang mereka cari karena bisa membuat kondisi tetap terjaga, lebih bersemangat, dan bisa membuat seseorang lebih fokus menjalani suatu aktivitas. Di sisi lain, kopi juga menawarkan efek yang kurang baik. Salah satunya yaitu merusak kualitas tidur. Terutama ketika diminum sore menjelang malam hari, beberapa jam sebelum waktu tidur.
‘The Sleep Doctor’ Michael Breus, PhD mengungkap beberapa perubahan pada rutinitas minum kopi harian bisa membuat seseorang lebih segar di pagi hari. Menurutnya, ada racikan kopi paling tepat yang bisa meminimalkan dampak kafein terhadap tidur. Jenis kopi yang direkomendasikan adalah kopi decaf yang lebih rendah kafein. Setelah melalui sejumlah proses, kadar kopi tersebut berkurang, meskipun memang tidak sepenuhnya. Kebanyakan kopi decaf masih mengandung kafein sekitar 1-3% dari jumlah kafein yang ditemukan pada kopi biasa. Menurut Dr. Breus, minum kopi decaf bisa mengurangi kandungan kafein di tubuh seseorang. Lantas, bagaimana cara dan manfaat kopi decaf bekerja untuk membuat kualitas tidur lebih baik? Melansir wellandgood.com (12/06/2024), berikut penjelasannya. 1. Manfaat minum kopi decaf untuk tidur lebih baik
Kafein memengaruhi tubuh dalam banyak cara. Salah satu interaksi paling signifikan antara kafein dan adenosin, yaitu neurotransmitter utama yang membantu mengatur tidur. Pada dasarnya, kafein menghambat adenosin, memberi tubuh efek stimulasi dan perasaan terjaga. Akhirnya mengganggu siklus tidur dalam jangka waktu panjang. Untuk tidur optimal, Dr. Breus mengungkap perlu melakukan pengurangan kafein. Ini adalah proses mengurangi kafein secara bertahap dari waktu ke waktu hingga tidak ada kafein yang dikonsumsi. Tujuan ini untuk membantu meningkatkan kualitas tidur atau mengurangi ketergantungan kafein. Namun apakah perlu menghindari kafein sejak awal? Menurut penelitian yang disebut Well and Good, pantangan kafein dapat membantu meningkatkan durasi dan kualitas tidur. Penelitian sama juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kopi decaf mungkin mengalami kesulitan yang lebih sedikit untuk tidur. Menghentikan konsumsi kafein secara tiba-tiba bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, Dr. Breus merekomendasikan untuk beralih ke kopi decaf sedikit demi sedikit untuk membantu meningkatkan kualitas tidur jangka panjang. 2. Berapa banyak kopi decaf yang bisa diminum?
Jika menyangkut kualitas tidur, disarankan untuk mengganti setengah cangkir kopi berkafein tinggi dengan setengah cangkir kopi decaf. Proses pengurangan kafein ini harus dilakukan selama tiga hingga lima hari, tergantung seberapa banyak kafein yang biasa diminum harian. Jika punya kebiasaan minum kafein dalam jumlah banyak, maka proses pengurangannya juga semakin lama dan harus dilakukan perlahan untuk menghindari gejala penarikan kafein. Jika saat ini kamu minum dua cangkir kopi sehari, hari pertama mungkin satu cangkir kopi biasa dan satu cangkir yang kombinasinya antara 1/2 berkafein dan 1/2 kopi tanpa kafein. Pada hari-hari selanjutnya, konsumsi kopi biasanya dikurangi sampai akhirnya bisa menikmati kopi decaf sepenuhnya. Minuman kafein lain yang bisa bantu tidur dapat dilihat pada halaman selanjutnya!3. Minuman kafein lain yang bantu tidurMeskipun kopi decaf adalah salah satu cara terbaik untuk memulai perjalanan mengurangi kafein, tetapi ada minuman kafein lain yang juga ramah untuk meningkatkan kualitas tidur. Dr. Breus merekomendasikan matcha sebagai alternatif baik untuk menggantikan kopi biasa. Pasalnya, matcha memiliki lebih sedikit kafein dan L-theanine. L-theanine ini dapat meningkatkan serotonin dan dopamin seseorang. Kandungan itu juga bisa meningkatkan kadar zat kimia otak yang akhirnya menenangkan dan meningkatkan relaksasi. Sehingga, bisa membantu seseorang tertidur. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Terungkap! 6 Tips Diet Orang Korea agar Tetap Langsing dan Bugar Jakarta – Melihat orang Korea Selatan, banyak yang memiliki tubuh langsing dan berumur panjang. Ternyata ini 6 tips yang bisa dilakukan dan mudah ditiru. Belakangan drama dan musik Korea begitu digemari di berbagai negara hingga membuat hal lain dari budaya negara ginseng ini jadi disorot. Salah satunya pola makan orang Korea. Ada sisi positif dari pola makan tersebut karena laporan World Health Organization mengungkap umur harapan hidup orang Korea meningkat 7.59 tahun. Dari yang tadinya 76.2 tahun pada tahun 2000 menjadi 83.8 tahun pada tahun 2021, seperti diungkap Times of India (6/8/2024).
Urusan makanan, orang Korea ternyata punya filosofi. Pakar kesehatan mengungkap intinya ada pada konsumsi makanan utuh, minim proses, dan banyak sayuran. Orang Korea banyak makan makanan mentah, matang, dan makanan fermentasi. Semua kombinasi ini meningkatkan kondisi kesehatan mereka secara umum. Beberapa makanan Korea juga terkenal menyehatkan dan bisa cegah kenaikan berat badan. Berikut di antaranya: 1. KimchiKimchi merupakan sayuran fermentasi yang umumnya dibuat dari lobak dan sawi. Proses fermentasi menjadikan sayuran berbumbu bubuk cabai ini kaya probiotik, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan. Konsumsinya bagus untuk menyehatkan pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. 2. Bibimbap
Orang Korea gemar menyantap ‘one dish meal’ bernutrisi layaknya bibimbap. Di dalamnya berisi nasi, aneka sayuran, telur goreng, dan kadang daging. Bibimbap diberi bumbu pasta cabai (gochujang). Makanan ini dinilai menyehatkan karena mengandung sumber protein, serat, dan beragam vitamin dan mineral yang didapat dari penggunaan banyak jenis sayuran. 3. SamgyeopsalSamgyeopsal adalah pork belly panggang yang jadi favorit banyak orang Korea. Meski bahan utamanya daging, tapi mereka menyantapnya dengan aneka sayuran seperti selada, daun perilla, cabai hijau, hingga bawang putih. Jadi meski daging babi tinggi lemak, tapi jika diimbangi dengan konsumsi banyak sayuran, maka bisa membuat konsumsinya jauh lebih menyehatkan. Secara umum, orang Korea punya tips diet yang menyehatkan. Baca halaman selanjutnya. Jika ingin mengikuti tips diet menyehatkan ala orang Korea, maka kamu harus membatasi konsumsi gandum, makanan manis, makanan olahan, makanan berlemak, dan olahan susu. Tips ini secara umum efektif membantu menurunkan berat badan karena menekankan pada konsumsi sayuran dan mengurangi sumber lemak serta makanan manis. Lalu ikuti 6 tips orang Korea ini agar tetap langsing: 1. Terapkan mindful eatingMindful eating atau makan dengan penuh kesadaran jadi kunci agar orang Korea terhindar dari makan berlebih. Praktik ini juga terbukti lebih bagus untuk sistem pencernaan dan bantu usaha diet. 2. Tambahkan sayuranMakanan Korea menggunakan banyak sayuran hijau dan jenis sayuran lain yang bagus untuk mencegah kenaikan berat badan. Sebab sayuran mengandung banyak serat yang mempertahankan rasa kenyang. Lalu ada beragam antioksidan, vitamin, dan mineral yang menyehatkan tubuh secara umum. 3. Konsumsi makanan fermentasi
Kunci lain dari makanan Korea adalah makanan fermentasi. Jenis makanan ini kaya probiotik sehingga menyehatkan usus. Konsumsinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung karena mengatur kadar kolesterol dalam darah dan meningkatkan penyerapan nutrisi. 4. Batasi konsumsi makanan manis dan olahanMakanan Korea lebih menekankan pada aspek kesegaran dan minim olahan. Idealnya mereka membatasi konsumsi makanan manis dan makanan olahan yang membuat berat badan cepat naik. 5. Metode masak yang sehatPola makan tradisional orang Korea banyak menggunakan metode masak yang sehat seperti tumis, kukus, rebus, dan panggang. Penggunaan minyak dan lemaknya sedikit sehingga makanan yang dihasilkan rendah kalori. 6. Makan secukupnya
Dalam budaya kuliner Korea juga disarankan untuk makan secukupnya dan mengontrol porsi. Hindari makan sampai terlalu kenyang dan selalu pilih porsi yang lebih kecil. (adr/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Lily Banse |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Lily Banse
Yuni Shara Selalu Tampil Awet Muda, Ternyata Ini Rahasianya! Jakarta – Yuni Shara dikenal sebagai penyanyi yang memiliki tampilan awet muda. Ternyata, ia menjaga pola makan dan olahraga setiap hari. Ini rahasia pola makannya! Yuni Shara, seorang penyanyi lawas yang kini telah berusia 52 tahun. Meski usianya tak lagi muda, Yuni tetap tampil bugar dan awet muda. Banyak orang menyebutnya masih terlihat berusia 30 tahunan. Tampilannya yang awet muda ini ternyata didukung dengan pola hidup sehatnya. Pola makan yang diterapkan oleh Yuni terbilang sehat juga ia melakukan olahraga rutin.
Dalam tayangan program acara FYP di Trans7, Yuni Shara mengungkapkan makanan yang kerap dikonsumsi olehnya. Salah satunya adalah alpukat, karena kandungan lemak baiknya.
“Alpukat, ini kan lemak baik. Ini bisa dimakan,” ungkap Yuni Shara. Alpukat diketahui salah satu superfood, karena kandungannya yang menyehatkan. Melansir WebMD, alpukat baik dikonsumsi setiap hari untuk kesehatan jantung. Alpukat juga mengandung kolesterol yang baik dan bisa meningkatkan kesehatan pencernaan. Selain alpukat, Yuni Shara juga menjaga kecantikan wajahnya dengan lidah buaya. Ia biasa mengonsumsinya atau dijadikan masker wajah. “Lidah buaya ini bisa dijadikan masker, bisa untuk mengurangi flek hitam,” katanya. Yuni Shara juga suka mengonsumsi daun sirih. Daun sirih itu direbusnya dan dikonsumsi airnya, memang agak pahit, tapi baik untuk kesehatan.
“Buat dalam tubuh baik, nggak bau. Bagus diminum air rebusannya. Rasanya agak sepat, tapi bagus,” ungkapnya. Sebelumnya, Yuni Shara juga pernah mengungkapkan seperti apa pola dietnya. Ia masih mengonsumsi nasi, tapi membatasinya tidak begitu banyak. Yuni juga membatasi asupan gula. Ia sebisa mungkin tidak mencampurkan kopi dengan gula atau mengonsumsi camilan manis, seperti dikutip detikFood (29/7). (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Lily Banse
|









Foto: Thinkstock










