Jakarta –
Makanan beku atau frozen food banyak dikonsumsi karena praktis dan rasanya enak. Namun jangan terlalu sering memakannya karena bisa berefek buruk untuk kesehatan.
Di tengah gaya hidup yang kian cepat ritmenya, banyak orang mencari kepraktisan dalam segala hal, termasuk urusan makan. Mereka mencari bahan makanan yang praktis dan rasanya enak.
Makanan beku atau frozen food pun kerap jadi jawaban. Makanan ini ditawarkan dalam beragam jenis dan mudah didapat, baik di pasar tradisional maupun supermarket.
Mengolahnya praktis karena tinggal dilumerkan, digoreng, dikukus, atau dipanggang tergantung jenisnya. Namun sayangnya, mayoritas makanan beku tidak mengandung nutrisi menyehatkan. Konsumsinya justru bisa merugikan kesehatan.
Melansir Times of India (8/7/2024), inilah 7 efek negatif konsumsi makanan beku untuk kesehatan:
1. Kehilangan nutrisi
Salah satu kekhawatiran utama dari konsumsi buah dan sayuran beku adalah kehilangan asupan nutrisi penting. Walau memang proses pembekuan bisa mempertahankan sejumlah vitamin dan mineral penting, tapi proses blansir yang berlangsung sebelumnya bisa menyebabkan kehilangan nutrisi, seperti vtamin B dan C yang larut air.
Selain itu, sekalipun buah dan sayuran beku disimpan di suhu yang tepat bisa tetap mengalami penurunan nutrisi. Hal ini membuat buah maupun sayur beku tak sebagus buah dan sayur segar dalam beberapa kondisi.
2. Tinggi sodium
Foto: Shutterstock |
Makanan beku berupa nugget, sosis, ham, atau yang lainnya cenderung tinggi sodium. Mengonsumsi sodium berlebih bisa merugikan kesehatan karena memicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke.
American Heart Association merekomendasikan batas konsumsi sodium 2.300 miligram per hari. Sayangnya banyak makanan beku mengandung hampir atau lebih dari jumlah tersebut dalam tiap 1 porsi penyajiannya.
3. Mengandung bahan pengawet
Untuk meningkatkan cita rasa, warna, dan masa simpannya, banyak makanan beku ditambahkan bahan aditif dan pengawet. Bahan kimia seperti MSG, pewarna buatan, dan perasa sintetik bisa berisiko untuk kesehatan.
Misalnya, beberapa orang mengalami reaksi alergi dari bersinggungan dengan bahan aditif. Gejala umumnya berupa sakit kepala. Dalam jangka panjang, konsumsi dua bahan ini bisa menyebabkan hiperaktivitas pada anak dan meningkatkan risiko kanker.
4. Waspada lemak trans
Foto: iStock |
Makanan beku juga termasuk makanan siap saji yang tinggal dipanaskan di microwave. Sebut saja ready meal, pizza, pie, dan pastry. Ada kemungkinan makanan ini mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang tak menyehatkan.
Lemak trans yang terbentuk selama proses hidrogenasi untuk meningkatkan masa simpan produk, ternyata berbahaya untuk kesehatan. Lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol buruk dalam darah dan menurunkan kadar kolesterol baik. Alhasil risiko sakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2 meningkat.
Selengkapnya di halaman selanjutnya.
5. Risiko keracunan makanan
Proses membekukan makanan memang bisa menghambat pertumbuhan sebagian besar bakteri, tapi tidak membunuh patogen. Proses penanganan, pelumeran, dan pembekuan kembali dari makanan beku bisa membuat bakteri berbahaya muncul. Contohnya Salmonella dan Listeria.
Dua jenis bakteri itu bisa menyebabkan keracunan makanan yang diiringi gejala mual, muntah, diare, dan pada kasus terparah harus dibawa ke rumah sakit. Karenanya penting juga memperhatikan cara menyimpan dan mengolah makanan beku jika ada.
6. Asupan kalori meningkat
Foto: iStock |
Efek negatif lain dari konsumsi makanan beku adalah asupan kalori harian meningkat. Sebab banyak makanan beku mengandung lemak, gula, dan pati yang sangat tinggi.
Jika dikonsumsi terlalu sering atau banyak akan memicu penambahan berat badan dan risiko obesitas. Kondisi ini semakin meningkatkan peluang seseorang alami penyakit serius seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa kanker.
7. Dampak negatif untuk lingkungan
Produksi, pengemasan, dan distribusi makanan beku bisa berdampak negatif pada lingkungan. Energi yang dibutuhkan untuk membekukan dan menyimpan makanan ini berkontribusi pada emisi gas rumah kaca yang meningkat.
Proses pengemasan juga biasanya menggunakan plastik sekali pakai yang menimbulkan limbah plastik. Lalu distribusinya bisa menghasilkan jejak karbon yang panjang.
(adr/odi)
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Ini Aturan Konsumsi Gula Harian dari Ahli Gizi Jakarta – Konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak negatif untuk tubuh. Ternyata segini batas aman konsumsi gula harian yang masih diperbolehkan ahli gizi. Gula yang manis tidak memberikan efek semanis dengan rasa yang ada di lidah. Berbagai penyakit kronis hingga metabolisme dapat disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan. Maka bukan hal yang aneh jika dokter dan ahli gizi justru tidak menyarankan untuk konsumsi gula secara berlebihan. Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan guna menyeimbangkan asupan gula yang masuk ke dalam tubuh.
Melansir Health, konsumsi gula alami dan gula tambahan di dalam makanan memiliki aturan perbedaannya. Merujuk pada kesepakatan aturan diet dari ahli gizi, orang dewasa dibatasi konsumsinya hanya 10% dari total asupan kalori harian yang disarankan.
Misalnya jika setiap hari mengonsumsi 2.000 kalori pada jumlah gula yang boleh dikonsumsi hanya 50 gram atau setara dengan 12 sendok teh saja. Tetapi American Heart Association, selaku lembaga yang berfokus pada kesehatan jantung memiliki takaran yang berbeda. Pada aturan yang dilansir oleh AHA orang dewasa dibatasi konsumsi gula per hari hanya 6% dari total kalori keseluruhan. Artinya setiap orang dewasa hanya boleh konsumsi gula 6-9 sendok teh saja. Takaran ini bahkan lebih rendah lagi jika berbicara batas aman konsumsi gula untuk anak-anak. American Academy of Pediatrics mengatakan anak-anak di bawah usia 2 tahun tidak diperbolehkan mengonsumsi gula tambahan dari makanannya. Sementara remaja dan anak-anak di atas usia 2 tahun hanya disarankan konsumsi gula sebanyak 25 gram sehari. Takaran ini setara dengan 6 sendok teh gula yang boleh ditambahkan ke dalam makanan maupun minumannya.
Gula alami dan gula tambahan dibedakan dengan alasan proses pencernaan di dalam tubuh yang berbeda. GUla alami yang datang dari makan akan dicerna sebagai karbohidrat kompleks yang dicerna perlahan sehingga tidak memicu lonjakan insulin. Sementara gula atau pemanis tambahan justru dianggap sebagai salah satu karbohidrat pecahan yang dicerna dengan cepat. Dampaknya insulin akan melonjak secara instan untuk mencerna gula. Ketika tidak segera dihentikan atau dikurangi kebiasaan buruk ini, lambat laun sensitivitas pankreas akan berkurang dalam mencerna gula. Ini yang akan menjadi pemicu atau gejala awal pada penderita diabetes tipe 2. Tips yang paling ampuh untuk tidak mengonsumsi gula berlebihan adalah dengan tidak mengonsumsi minuman manis. Biarkan gula masuk melalui makanan agar lebih mudah diperhatikan dan disesuaikan jumlahnya. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Waspadai 5 Makanan Penyebab Gagal Ginjal, Banyak yang Terlihat Sehat Jakarta – Gagal ginjal merupakan penyakit serius yang perlu diwaspadai. Hindari konsumsi makanan dan minuman penyebab gagal ginjal ini terlalu sering. Berikut penjelasannya. Gagal ginjal merupakan suatu kondisi ketika ginjal kehilangan kemampuan membuang racun dan menyeimbangkan cairan tubuh. Penyebabnya juga erat dengan konsumsi makanan dan minuman yang tidak tepat. Beberapa makanan dan minuman diketahui bisa membuat ginjal mengalami kerusakan. Makanan dan minuman ini mungkin terlihat sehat, padahal jika berlebihan bisa merusak ginjal.
Berikut daftar makanan dan minuman penyebab gagal ginjal: 1. Susu
Susu mengandung fosfor dalam jumlah yang cukup tinggi. Meski bagus untuk pertumbuhan tulang, tapi fosfor dalam susu justru tak baik untuk ginjal. Bukan hanya fosfor, kandungan protein yang tinggi pada susu juga bisa berdampak negatif terhadap ginjal. 2. KopiKopi mungkin jadi salah satu minuman wajib bagi sebagian besar orang. Namun, kopi ternyata masuk dalam kategori minuman yang bisa merusak ginjal. Penyebabnya adalah kandungan kafein yang bersifat diuretik. Sifat ini bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal dalam menyerap air. 3. Roti gandum
Roti gandum sering jadi pilihan makanan bagi mereka yang sedang diet. Alasannya, karena roti gandum kaya serat dan rendah kalori. Hanya saja kandungan fosfor dan kalium pada roti gandum cukup tinggi, sehingga tidak baik untuk ginjal. 4. Pisang dan alpukatKedua buah ini harus dihindari jika ginjal Anda bermasalah. Sebab, pisang dan alpukat sama-sama tidak baik untuk kesehatan ginjal. 5. KeripikMakanan ringan seperti keripik selalu jadi pilihan untuk menemani waktu santai. Boleh-boleh saja mencamil keripik, tapi jangan terlalu sering. Sebab, meski enak, makanan ini kurang nutrisi dan tinggi garam hingga bisa merusak ginjal. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 5 Makanan Penyebab Gagal Ginjal, Terlihat Sehat Padahal Tidak (adr/adr) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
7 Efek dari Minum Kopi Setiap Hari, Baik atau Buruk?
Jakarta – Minum kopi setiap hari sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Dampak rutin minum kopi bisa signifikan bagi kesehatan tubuh. Mulai dari manfaat kesehatan hingga potensi risiko. Tahukah detikers apa saja yang terjadi pada tubuh jika kamu rutin mengonsumsi kopi? Yuk simak ulasan mengenai minuman berkafein ini dalam mempengaruhi tubuh. Efek dari Minum Kopi Setiap Hari1. Mendukung Kesehatan OtakSetelah minum kopi atau kafein apa pun, kita mungkin akan merasa lebih terjaga. Menurut laporan 2015 dalam Practical Neurology, dalam jumlah sedang, kopi bisa membantu fokus dan mencegah rasa kantuk.
Pendiri dan CEO NY Nutrition Group dan penulis The Core 3 Healthy Eating Plan, Lisa Moskovitz, RDN, mengungkapkan bahwa kafein mengikat reseptor di otak untuk memblokir rasa lelah. Selain itu, kopi juga mendukung fungsi kognitif dan memori. Hasil dari meta-analisis Juni 2017 di Clinical Nutrition, menunjukan minum 1-2 cangkir kopi setiap hari dikaitkan dengan tingkat yang lebih rendah dari demensia, Alzheimer, serta penurunan gangguan kognitif lainnya. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna memahami cara kafein dan kopi secara khusus bekerja di otak sepenuhnya. 2. Membantu Memberi Perlindungan pada JantungEfek minum kopi setiap hari selanjutnya yaitu mungkin disertai manfaat untuk melindungi jantung. Menurut studi Circulation: Heart Failure Februari 2021, setidaknya minum 1 cangkir kopi berkafein sehari dikaitkan dengan lebih rendahnya insiden gagal jantung. Tapi, ada jenis kopi yang diminum mempengaruhi kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan kalau jenis kopi yang tidak disaring, mungkin tidak bisa melindungi kesehatan jantung. Misal, dalam sebuah studi tahun 2020 di European Journal of Preventive Cardiology, menyebut orang dewasa berusia di atas 60 tahun yang minum kopi tanpa saringan berisiko lebih tinggi meninggal karena penyakit jantung atau stroke. Hal ini terjadi jika dibandingkan teman-teman mereka yang minum kopi, dengan saringan atau tidak minum kopi sama sekali. 3. Meningkatkan Kadar KolesterolKopi juga memiliki pengaruh pada kadar kolesterol. Diterpen adalah zat berminyak dalam kopi, yang bisa menghambat kemampuan alami tubuh untuk memproses dan menghilangkan kolesterol. “Meskipun penelitian ini sebagian besar masih dalam tahap studi skala kecil, kami melihat lemak dalam biji kopi, utamanya cafestol dan kahweol (senyawa dalam minyak kopi), bisa menyebabkan peningkatan kolesterol, terutama LDL atau kolesterol ‘jahat’,” ungkap Kylene Bogden, RDN, salah satu pendiri FWDfuel. Namun, dosis diterpena tergantung dari seberapa banyak kopi yang diminum dan bagaimana seseorang menyeduhnya. Salah satu penelitian tahun 2018 oleh C Condon, dkk, yang dimuat dalam Heart, menemukan kaitan dengan kolesterol tinggi pada orang yang minum 4 atau lebih porsi kopi sehari. Diterpen lebih banyak ada pada kopi yang tidak disaring, seperti French press jika dibandingkan dengan kopi yang disaring. “Saat kopi melewati penyaring kertas, minyak tidak akan masuk ke cangkir kalian,” ujar Bogden. Bagi kamu yang punya riwayat kolesterol tinggi atau masalah jantung, sebaiknya mungkin menghindari jenis kopi yang tidak disaring (setidaknya membatasi seberapa banyak kamu meminumnya). 4. Meningkatkan Tekanan DarahMenurut Bogden, kafein bisa mempersempit pembuluh darah, sehingga mungkin meningkatkan tekanan darah dalam 30 menit pertama setelah dikonsumsi. Walaupun tidak sepenuhnya dipahami mengapa ini terjadi, menurut satu hipotesis kafein menghalangi hormon yang memperlebar arteri. Ditambah lagi, tampaknya efek ini kurang umum terjadi pada orang yang sering minum kopi. “Jika kamu peminum kopi rutin, kamu mungkin akan mengembangkan toleransi terhadap efek kafein yang bisa meningkatkan tekanan darah,” kata Lisa Moskovitz. Namun, Bogden berpendapat bahwa masih banyak orang lain terutama mereka yang stres kronis, yang mengalami efek sebaliknya. Hal ini terjadi karena kafein dapat memicu pelepasan lebih banyak hormon stres. Memang, kafein bisa mengaktifkan “kelenjar adrenal untuk menghasilkan lebih banyak adrenalin, yang bisa meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah,” ungkap Bogden. Kecintaan terhadap kopi kerap dikaitkan dengan umur panjang dan lebih rendahnya kemungkinan mengalami kesehatan kronis. “Biji kopi adalah sumber antioksidan penting yang dapat melawan penyakit,” kata Moskovitz. menurut Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan, konsumsi kopi dalam jumlah sedang atau 2-5 cangkir per hari telah dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, depresi, dan kematian dini. Namun, ada sejumlah faktor tambahan signifikan yang berperan dalam persamaan yakni genetika dan kebiasaan gaya hidup. Misalnya, beberapa manfaat kesehatan jangka panjang dari kopi mungkin tidak ada artinya, jika seseorang menambahkan terlalu banyak gula ke dalam kopi. “Meskipun beberapa sendok makan krimer dan beberapa sendok teh gula tidak berbahaya, kalau kamu mengonsumsi beberapa porsi masing-masing setiap hari, jumlahnya bisa bertambah seiring waktu,” kata Moskovitz. Dalam jangka panjang, asupan gula yang berlebihan akan menyebabkan tekanan darah tinggi, peradangan, penambahan berat badan, diabetes, hingga penyakit hati berlemak. Menurut Harvard Health Publishing, semua penyakit tadi berkorelasi dengan risiko lebih besar terkena serangan jantung dan stroke. 6. Mengganggu TidurSalah satu alasan orang suka minum kopi adalah karena kafein dalam kopi bisa membantu melawan rasa lelah (dalam jumlah kecil). Namun menurut Mayo Clinic, kelebihan stimulan atau lebih dari 4 cangkir kafein sehari juga bisa menyebabkan insomnisa, kegelisahan, kegugupan, dan jantung berdebar-debar. “Tidur pasti terganggu akibat asupan kafein, bahkan ketika dikonsumsi di pagi hari,” ungkap Bogden. Alasan pertama yaitu berkaitan dengan genetika, Ini menentukan kemampuan seseorang untuk memetabolisme kafein secara efektif. Faktor kedua adalah usia. Kemampuan seseorang untuk mendetoksifikasi seiring bertambahnya usia menjadi kurang efisien. Hal ini berperan dalam pengaruh kafein terhadap tidur. 7. Mungkin Mengalami Ketergantungan KafeinKafein mirip seperti obat lain termasuk nikotin atau alkohol. Jadi, semakin banyak dikonsumsi, maka semakin banyak pula yang bisa ditoleransi oleh tubuh, semakin banyak pula yang kamu butuhkan untuk mencapai efek yang diinginkan. “Salah satu alasan mengapa kafein begitu menarik adalah karena bagaimana dia membuat kita merasa produktif, energik, waspada, dan termotivasi,” kata Moskovitz. Ia menambahkan, jika kamu tidak nyaman bergantung pada kafein, kamu bisa mengurangi ketergantungannya. “Kamu bisa menurunkan kekebalan tubuh, atau toleransi, dengan menghentikan konsumsi kopi secara perlahan,” saran Moskovitz. (khq/fds) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Ananth Ambani Konglomerat India Sukses Turun BB 108 Kg, Ini Menu Dietnya Jakarta – Konglomerat Ananth Ambani menjadi sorotan gegara pernikahannya yang mewah. Ternyata ia sempat menjalankan diet dan sukses turun bobot hingga 108 kilogram. Ananth Ambani merupakan anak dari seorang konglomerat di India. Keluarganya dinobatkan sebagai pebisnis terkaya yang kekayaannya ditaksir mencapai 118 Juta Dollar Amerika Serikat. Baru-baru ini Ananth Ambani menjadi sorotan dunia usai melaksanakan upacara pernikahan yang mewah dan meriah. Tidak hanya mengundang tamu-tamu penting tetapi ia juga mengundang penyanyi dunia untuk bernyanyi pada pestanya.
Ibu Ananth Ambani, yaitu Nita Ambani, menyebut ada usaha keras sebelum anak bungsunya menikah. Ia yang pernah menderita penyakit ini harus melakukan diet agar bugar pada hari pernikahannya. Baca juga: Kacau! Gegara Durian, 5 Insiden Ini Bikin Orang Jatuh Sakit
Melansir Times of India (10/7) pada tahun 2017 Ananth Ambani pernah mengidap asma yang disebabkan oleh obesitasnya. Saat itu berat badan Ananth Ambani mencapai 108 kilogram dan kesulitan untuk melakukan aktivitas. Demi mengadakan acara pernikahan yang lancar dengan tubuh yang sehat, Ananth akhirnya sempat berkonsultasi dengan dokter khusus obesitas. Ia diberikan beberapa catatan untuk dilakukan mulai dari mengubah pola makan hingga lebih rutin berolahraga dengan program yang telah dirancang. “Ia pernah mengalami asma yang sangat parah, bahkan kami sampai harus menyediakan banyak steroid untuk mengatasinya. Ia benar-benar berjuang untuk melawan obesitas itu,” ujar Nita Ambani. Ada beberapa program kebugaran yang harus dijalani Ananth. Salah satu yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan adalah berjalan kaki sejauh 21 kilometer dan harus dilakukan setiap hari.
Tetapi titik keberhasilan program penurunan berat badan ini juga ada pada pola makan yang diubah. Diet ketat dengan pembatasan kalori dijalani oleh Ananth selama 18 bulan lamanya. Ia difokuskan untuk konsumsi makanan nol gula, protein tinggi dan makanan-makanan rendah karbohidrat dengan asupan lemak yang dikurangi. Setiap harinya ia hanya boleh mengonsumsi 1200 – 1400 kalori yang dilengkapi dengan sayuran-sayuran hijau, biji-bijian, sup, dan produk susu. Ananth Ambani juga disarankan untuk berhenti mengonsumsi makanan cepat saji dan berlemak tinggi. Sesekali ahli gizi yang menanganinya juga menerapkan clean eating untuk membantu penurunan berat badan dengan cepat. Tidak sia-sia dalam waktu 18 bulan ia berhasil mengubah penampilannya dengan signifikan. Program dietnya ini membantu menurunkan berat badannya sebagai 108 kilogram hingga kini beratnya hanya 100 kilogram. Saksikan juga tayangan pemenang Adhyaksa Awards 2024 (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Heboh Susu UHT Dingin, Ini 4 Perbedaan Susu UHT, Pasteurisasi, dan Steril Jakarta – Susu UHT ramai diperbincangkan usai video viral seorang ibu mengamuk minta yang dingin. Selain susu UHT, ternyata ada jenis susu lain yang juga bisa jadi pilihan dan beda pemrosesannya. Begini perbedaannya. Sebuah video viral baru-baru ini memperlihatkan wanita ngamuk gegara susu UHT yang diterimanya tidak dingin. Ia berkeyakinan keras kalau semua produk susu kotak harus disimpan dan diterima pelanggan dalam kondisi dingin. Wanita itu lantas mengamuk ke kasir minimarket. Ia bahkan minta pengembalian dana karena amat kecewa dengan produk yang dipesannya lewat kurir itu.
Netizen juga bertanya-tanya lebih lanjut soal apa itu susu UHT? Apa bedanya dengan susu pasteurisasi dan susu steril yang juga populer di pasaran? Secara umum, UHT, pasteurisasi, dan steril adalah proses pemanasan susu yang bertujuan membuatnya aman dikonsumsi. Namun ketiganya memiliki perbedaan dari segi metode hingga lama penyimpanan produknya. Berikut informasinya seperti dirangkum detikfood dari berbagai sumber: Beda suhu pemanasan
Mengutip Safe Food Factory, ketiga jenis susu yaitu Ultra-high Temperature (UHT), pasteurisasi, dan steril dipanaskan dengan suhu berbeda. 1. Pada UHT, susu dipanaskan di suhu sekitar 140°C (135 -150˚C) dalam waktu beberapa detik saja. Pengolahannya hanya mungkin dilakukan dengan peralatan ‘flow-through’. Artinya, susu disterilkan sebelum dipindahkan ke wadah yang telah disterilkan sebelumnya dalam suasana steril. 2. Pada pasteurisasi, susu dipanaskan dalam suhu bervariasi, biasanya dari 62°C sampai 90°C. Waktu pemanasannya juga berbeda-beda, dari hitungan detik sampai menit. Yang tercepat adalah high heat short time pasteurisation (HHST): 85 – 90°C, selama 1-25 detik. Sementara pasteurisasi batch demi batch dilakukan dalam suhu 62 – 65°C dengan waktu hingga 30 menit. 3. Pada steril, susu dipanaskan dengan suhu bervariasi dari 110 hingga 120°C selama 20-40 menit. Umumnya untuk sterilisasi, produk dikalengkan atau dibotolkan lalu dipanaskan dalam sterilisator dengan uap atau air panas (super panas). Beda tujuan pemrosesanMeski sama-sama membuat susu aman dikonsumsi, UHT, pasteurisasi, dan steril dilakukan dengan tujuan berbeda. Safe Food Factory mengungkapnya seperti berikut: 1. UHT memiliki perlakuan panas lebih dari 100°C dalam waktu yang sangat singkat. Tujuannya terutama berlaku untuk produk cairan dengan viskositas (kekentalan) rendah. 2. Pasteurisasi adalah proses pemanasan terkendali, di bawah 100°C, yang digunakan untuk menghilangkan patogen berbahaya yang mungkin ada dalam susu. Prinsipnya, menonaktifkan mikroorganisme atau enzim tertentu sehingga meminimalkan perubahan kualitas pada makanan itu sendiri. Namun, mengutip Halodoc, pada jenis susu ini masih mungkin beberapa bakteri tertinggal dalam susu, tapi biasanya bukan jenis bakteri penyebab penyakit berbahaya. 3. Steril sendiri bertujuan menghilangkan mikroorganisme hidup. Caranya bisa dengan metode panas lembap, panas kering, penyaringan, penyinaran, atau dengan metode kimia. Dibandingkan dengan pasteurisasi, perlakuan panas lebih dari 100°C diterapkan dalam jangka waktu yang cukup lama untuk menghasilkan masa simpan produk yang stabil. Perbedaan jenis susu UHT, Pasteurisasi, dan Steril masih ada di halaman selanjutnya.Beda masa dan cara simpanUntuk mendapat manfaat maksimal dari masing-masing jenis susu, perhatikan beda masa dan cara simpannya. Sebab ada jenis susu yang perlu masuk kulkas dan ada yang tidak. 1. Susu UHT diproses dengan suhu amat tinggi yang menghilangkan hampir semua bakteri. Karenanya susu ini punya masa simpan yang lebih lama. Mengutip Halodoc, susu UHT bisa bertahan selama 12 bulan dalam kemasan dan 5 hari setelah kemasan dibuka lalu disimpan di kulkas. Namun, selama kemasan tertutup rapat, susu UHT tidak perlu disimpan dalam kulkas. 2. Susu pasteurisasi punya masa simpan yang lebih singkat. Susu ini hanya bertahan selama 4-5 jam dalam suhu ruangan, jadi harus segera dimasukkan ke kulkas setelahnya. Selain itu, dalam kemasan yang sudah dibuka, susu pasteurisasi hanya bertahan selama 3 hari di kulkas. Susu ini butuh disimpan di kulkas untuk mencegah bakteri jahat berkembang. 3. Susu steril punya masa simpan yang jauh lebih lama. Situs Greenfields Dairy mengungkap susu steril yang masih tertutup dan tersegel rapat dapat bertahan maksimal 10 bulan saat disimpan di luar kulkas. Susu steril yang kemasannya sudah dibuka sebaiknya langsung dihabiskan untuk mencegah kontaminasi bakteri penyebab penyakit. Beda gizi dan cita rasa
1. Susu UHT memiliki kandungan protein yang lebih rendah daripada susu pasteurisasi karena sudah melewati proses pemanasan dengan suhu lebih tinggi. Selain itu, kalsium yang tadinya bersifat larut dalam susu akan berubah menjadi kalsium yang tidak larut dan sulit diserap tubuh. Rasanya tak se-creamy susu pasteurisasi. 2. Susu pasteurisasi tidak melalui proses pemanasan dengan suhu tinggi seperti susu UHT. Alhasil kandungan gizi dalam susu pasteurisasi tidak banyak berubah. Teksturnya lebih kental dan rasa gurihnya lebih kuat dibandingkan rasa susu UHT. 3. Susu steril yang juga melalui suhu pemanasan tinggi memungkinkan sejumlah kandungan nutrisinya rusak seperti vitamin B dan asam folat. Selain itu, sebagian besar protein akan menggumpal dan mempengaruhi penyerapannya oleh tubuh. Suhu tinggi jika menyebabkan perubahan tekstur, rasa dan warna yang mungkin tidak disukai sebagian orang. (adr/odi) |
![]() |
|||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
5 Makanan Sederhana yang Bisa Bantu Perpanjang Umur Jakarta – Pola makan yang sehat membantu orang hidup lebih lama. Ada beberapa makanan sederhana yang disarankan dokter untuk membantu orang berusia panjang. Ada banyak makanan sehat yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari penyakit hingga virus berbahaya. Sementara beberapa makanan lainnya, disebut bisa membantu seseorang hidup lebih lama atau panjang umur. Dilansir dari TOI (09/07), Dokter James DiNicolantonio, dikenal sebagai ahli kesehatan dan ahli gizi yang baru-baru ini mengeluarkan daftar makanan terbarunya. Daftar makanan ini berisi beberapa jenis makanan yang sebaiknya dimakan orang-orang, jika ingin hidup mencapai angka 100 tahun.
Hampir semua makanan yang disarankan merupakan makanan yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Harganya juga tidak terlalu mahal, jadi bisa dikonsumsi oleh semua orang dari berbagai kalangan. Mulai dari madu jenis raw honey, yang disebut bisa menurunkan risiko terserang berbagai jenis kanker. Kemudian ada buah pisang hijau, yang membantu menurunkan tekanan darah pada tubuh dan masih banyak lagi. Berikut lima makanan sederhana yang bisa membantu panjang umur. 1. Acar Timun dan Kimchi
Makanan fermentasi yang dimaksud di sini bukan makanan fermentasi kemasan yang sudah ditambah pengawet hingga penguat rasa. Melainkan makanan yang difermentasi secara alami. Misalnya seperti kimchi atau acar timun. Makanan fermentasi ini cukup rendah kalori. Dalam 100 gram acar mentimun terdapat sekitar 18 kalori. Menurut TOI, makanan fermentasi yang alami ini bisa membantu mengubah metabolisme tubuh. Makanan-makanan ini bisa mengubah cara perut mencerna makanan. Hal ini dikarenakan makanan fermentasi memiliki kandungan prebiotik yang kaya dengan antioksidan, dan antimicrobial. Di mana keduanya berhubungan erat dengan kesehatan pada tubuh manusia yang memperlambat proses penuaan dan membuat orang panjang umur. 2. Madu
Istilah raw honey atau madu mentah, merupakan jenis madu yang lebih sehat karena tidak melalui proses penambahan apapun dan kualitasnya dijamin asli 100%. Karakteristik rasa madu ini jauh lebih manis dan lembut, dibandingkan jenis madu yang sudah melalui beberapa proses pengolahan. Rata-rata dalam 100 gram madu mentah, terdapat sekitar 332 kalori dengan. Lengkap dengan tambahan 78 karbohidrat. Nah dari data kesehatan yang ada, madu mentah bisa membantu menurunkan risiko seseorang terserang kanker dan penyakit jantung lainnya. Dalam penelitian yang diterbitkan oleh National Library of Health, mereka menjelaskan efek madu sudah diteliti secara menyeluruh. Terutama pada kanker payudara, kanker hati hingga kanker usus besar. Studi ini menunjukkan bahwa madu sangat toksik atau menghentikan pertumbuhan kanker sel atau tumor. Namun jinak jika berhadapan dengan sel normal yang tidak berbahaya dalam tubuh. 3. Kangkung hingga Sawi
Sayuran hijau diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika disantap setiap hari tulang lebih sehat dan umur lebih panjang. Jenis sayuran hijau sendiri cukup banyak. Ada bayam, kale, selada, pakcoy, brokoli, sawi, kangkung, hingga asparagus. Hal ini dijelaskan dalam penelitian tahun 2017 yang diterbitkan di International Journal of Epidemiology. Peneliti menemukan adanya hubungan antara konsumsi sayuran hijau, dengan meningkatkan kesehatan. Mereka menyimpulkan orang-orang yang rajin makan sayuran hijau, diimbangi dengan buah-buahan jauh lebih panjang umur dibandingkan mereka yang jarang makan sayur. 4. Kopi
Bagi penggemar kopi, ada manfaat lain yang bisa diambil dari minum kopi di pagi hari selain membuat mata lebih melek. Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Heart Association (AHA), Meminum 3-5 cangkir kopi sehari, untuk mengurangi risiko kematian dini sebanyak 15%. Diketahui sebelumnya Dalam satu cangkir kopi hitam sekitar 180 ml, terdapat 2 kalori, 5 mg sodium dan kalium sebanyak 111 mg. Dalam penelitian tersebut, mereka memperhatikan pola minum kopi seseorang. Di sana mereka menemukan para peserta yang rajin minum 3-5 cangkir kopi, memiliki usia lebih panjang dibandingkan mereka yang jarang atau lebih sedikit minum kopi setiap harinya. Peneliti juga menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara orang-orang yang meminum kopi lebih dari tiga cangkir setiap harinya. Hasil dari data yang dihimpun, menunjukkan adanya indikasi penurunan risiko gagal jantung bagi mereka yang rutin meminum tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari. 5. Pisang Hijau
Identik dengan pisang yang belum matang sampai rasanya yang disebut tak manis. Siapa sangka pisang hijau punya kandungan prebiotik, yang mengirimkan bakteri sehat ke dalam perut. Kemudian proses ini bisa membantu tubuh mengurangi atau meredakan tekanan darah. Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan, rutin mengkonsumsi pisang hijau juga bisa mengurangi risiko terserang kanker ginjal hingga 50%. Dalam 100 gram pisang yang masih berwarna hijau, memiliki kandungan sekitar 8,5 pati resisten di mana kalorinya lebih rendah. Hal ini juga dijelaskan dalam British Journal of Nutrition, di mana kandungan pati dalam pisang bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan serta membuat tubuh kenyang lebih lama. (sob/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif? Jakarta – Walaupun terlihat sederhana ternyata minum air putih juga ada aturannya. Benarkah anjuran minum 8 gelas sehari masih efektif? Berbicara tentang dehidrasi identik dengan minum air yang cukup apalagi ketika cuaca sedang panas. Padahal konsumsi air tidak hanya dilakukan dengan minum tetapi juga melalui asupan makanan tinggi air. Minum air yang terlihat sederhana juga ada aturannya sendiri. Ada beberapa efek negatif yang dapat terjadi jika tubuh kekurangan atau bahkan kelebihan air.
Peristiwa medis seperti dehidrasi ringan hingga keracunan air banyak terjadi akibat konsumsi air dengan tidak benar. Sejak zaman dahulu, dipercaya bahwa setiap orang wajib minum minimal 8 gelas air per hari. Baca juga: Ada Kode Sakral ’86’ di Dapur Restoran, Apa Artinya?
Melansir Bloomberg (7/7) ternyata anjuran untuk konsumsi delapan gelas air sehari berasal dari US Food and Nutrition Board of National Research Council pada tahun 1945. Tetapi setelah diperbaharui banyak ahli gizi yang tidak setuju dengan anjuran tersebut. “Tidak ada jumlah air yang pasti untuk dikonsumsi setiap orang karena semua orang berbeda ukuran, kadar aktivitas tubuh dan pola diet, serta sumber-sumber air yang dikonsumsi melalui makanan,” kata Riana Pyor selaku peneliti dari University at Buffalo. Konsumsi air tetap harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan aktivitas fisik yang dilakukan. Misalnya ketika cuaca lebih panas maka lebih banyak pula air yang harus diminum. Pertimbangan ini juga dipengaruhi dengan jumlah keringat setiap orang dan intensitas buang air kecil. Alasannya setiap tubuh manusia membutuhkan asupan air yang berbeda karena membuang sejumlah air yang berbeda juga. Baca juga: Jorok! 5 Aksi Masak Brooklyn Beckham yang Dikritik Netizen
Hal ini juga dibenarkan Judy Tung selaku ahli pengobatan internal dari Weill Cornell Medical Center menyebut ada beberapa aktivitas sederhana yang tak disadari dapat membuang cadangan air. “Tubuh manusia itu 2/3nya terdiri dari air,” lanjut Tung. Rasa haus menjadi salah satu indikasi, tetapi tidak satu-satunya, yang menandakan tubuh butuh asupan air minum. Tung juga menyarankan untuk rutin menimbang berat badan agar mengetahui jumlah air yang dibutuhkan setiap harinya. Para ahli gizi mengenal rumus Watson untuk menghitung kebutuhan air pada setiap berat badan manusia. Perhitungannya dapat dilakukan baik untuk pria maupun wanita dewasa setiap harinya. Untuk pria: 2,447 – (0,09145 x usia) + (0,1074 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,3362 x berat badan dalam kilogram) Untuk wanita: -1,097 + (0,1069 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,2466 x berat badan dalam kilogram) Hasil perhitungan tersebut akan didapatkan berat total tubuh dalam satuan liter. Nantinya angka yang ditemukan harus menjadi acuan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga meminimalisir dehidrasi maupun keracunan gegara minum air berlebihan. (dfl/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
5 Makanan Vegetarian Ini Bisa Bikin Panjang Umur, Perlu Rutin Dikonsumsi Jakarta – Ada beberapa makanan yang memiliki asupan nutrisi vital untuk menjaga kesehatan tubuh. Makanan vegetarian ini bahkan disebut dapat memperpanjang umur. Setiap makanan memiliki kandungan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika dikonsumsi secara tepat khasiatnya tentu akan berdampak positif dan menyehatkan tubuh. Pada makanan dengan ukuran yang kecil sekalipun dapat menyehatkan tubuh jika dikonsumsi dengan benar. Ada beberapa makanan vegetarian yang bahkan disebut memiliki khasiat untuk jangka panjang tubuh manusia.
Menurut ahli gizi dan para peneliti ada beberapa makanan vegetarian yang dapat meningkatkan angka harapan hidup atau panjang umur. Cara kerjanya dengan mencegah perkembangan risiko penyakit kronis. Baca juga: Zonk! Beli Sup Ikan Rp 60 Ribu, Pembeli Kecewa Isinya Secuil Berikut ini 5 makanan yang disebut bikin panjang umur melansir Times of India (5/7):
1. Kacang-kacanganKacang-kacangan memiliki kandungan nutrisi yang padat dan begitu berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Di dalam sebuah kacang mengandung asam lemak, serat, dan antioksidan yang bisa didapatkan dalam satu kali lahap. Beberapa kacang yang disarankan secara khusus oleh ahli gizi dan peneliti adalah almond, walnut, hingga pistachio. Kacang-kacangan ini masih cukup mudah untuk ditemukan di supermarket atau pasaran. Selain itu kandungan kacang-kacangan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Dampaknya risiko gangguan pada organ vital tubuh akan menurun dan meningkatkan angka harapan hidup. 2. Biji-bijianBerbeda dengan kacang-kacangan, biasanya biji-bijian menjadi bahan tambahan dalam menu makanan atau minuman. Misalnya seperti smoothie bowl yang ditambahkan biji labu atau biji chia. Dibalik ukurannya yang bahkan tak ada seujung kuku, biji-bijian tak dapat diremehkan. Ada kandungan nutrisi yang padat bahkan lebih banyak daripada makanan dengan ukuran yang lebih besar. Di dalam biji-bijian terdapat asam lemak omega-3, serat, dan mineral yang dapat menyehatkan jantung dan mengurangi inflamasi. Beberapa biji-bijian yang disarankan misalnya flaxseed, biji chia, hingga biji bunga matahari. Ada makanan yang tak kalah enak lainnya di halaman berikutnya.3. Serealia utuhWhole grain atau serealia utuh termasuk ke dalam sumber karbohidrat kompleks. Bahan-bahan seperti quinoa, nasi merah, hingga oat atau gandum disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Kandungannya jauh berbeda dengan serealia olahan seperti tepung, nasi putih, dan atau lainnya. Konsumsi bahan-bahan seperti ini dapat membantu meningkatkan kualitas pencernaan, mengendalikan gula darah, hingga menurunkan risiko penyakit jantung. Sebenarnya serealia utuh sudah disarankan ahli gizi melalui asupan makanan pokok orang Indonesia, seperti mengganti beras putih dengan beras porang atau beras merah. Asupan makanan ini juga lebih aman untuk penderita diabetes tipe 2. 4. Sayuran hijau
Dibalik warna hijaunya yang cerah ada khasiat luar biasa untuk mereka yang doyan konsumsi sayuran hijau dengan rutin. Hampir semua pola diet pasti menyarankan pelakunya untuk konsumsi sayuran hijau. Alasannya di dalam sayuran hijau terdapat vitamin A, C, dan K. Ditambah ada juga nutrisi seperti folat, zat besi, dan kalsium yang dapat melengkapi kebutuhan organ tubuh untuk berfungsi secara efektif. Konsumsi sayuran hijau dapat membantu menguatkan tulang dan mencegahnya dari pengeroposan dini. Beberapa jenis sayuran hijau juga diakui dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga mencegah perkembangan beberapa sel kanker tertentu. 5. Teh hijauBukan sekadar rahasia ahli gizi atau ahli teh saja, khasiat teh hijau dapat diandalkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Sejak masa dinasti China, teh hijau diandalkan sebagai salah satu obat-obatan herbal nan alami. Berbeda dengan teh lainnya, teh hijau memiliki kandungan katekin yang tinggi dengan jenis EGCG (epigallocatechin). Kandungan ini dapat berperan sebagai antioksidan yang kuat guna melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Salah satu yang paling cepat memicu penuaan hingga merusak organ vital manusia adalah kerusakan sel tubuh yang sulit diperbaharui. Dengan mengonsumsi teh hijau secara rutin ada beberapa sel kanker yang perkembangannya juga dapat dicegah. (dfl/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Tips Membuat Kue untuk Penderita Diabetes, Perhatikan 5 Hal Ini! Jakarta – Penderita diabetes dianjurkan untuk menghindari makanan manis, seperti kue. Jika ingin membuatnya sendiri, perlu memerhatikan beberapa tips berikut ini. Kue yang dipanggang biasanya bercita rasa manis. Penderita diabetes harus menghindarinya jika ingin tak terjadi lonjakan gula darah. Kalau ingin tetap mengonsumsinya, perhatikan kandungan gula dan lemaknya. Jika ingin aman, kamu bisa membuat kue-kue sendiri di rumah.
Dilansir dari NDTV (2/7), kamu bisa memodifikasi resep kue agar lebih ramah dikonsumsi penderita diabetes. Mulai dari penggunaan tepung, tambahan lemak, hingga pemanisnya. Berikut ini beberapa bahan untuk membuat kue bagi penderita diabetes yang perlu dicermati pemakaiannya:1. Jenis Tepung
Kebanyakan kue dibuat menggunakan tepung terigu serbaguna. Namun, jenis tepung ini sebaiknya dihindari untuk penderita diabetes. Meskipun tepung terigu bisa membantu membuat makanan jadi lembut dan empuk, tapi juga bisa menambahkan kadar gula darah berfluktuasi. Sebaiknya, pilihlah tepung yang lebih sehat dan berserat tinggi. Seperti tepung gandum utuh atau tepung oat (oatmeal) yang bisa dipakai sebagai penggantinya. 2. Pemanis AlamiJika membuat kue yang rasanya manis, pastinya menggunakan gula pasir yang cukup banyak. Sebaiknya mulailah mencari pengganti gula pasir sebagai bahan pemanisnya. Pemanis alami bisa dipakai sebagai pengganti, termasuk gula aren dan gula kurma. Kamu juga bisa menambahkan pisang matang ke dalam resepnya, sehingga rasa manis alami didapat dari pisang. 3. Jenis Lemak
Lemak juga ditambahkan ketika membuat adonan kue. Biasanya menggunakan mentega, margarin, hingga minyak. Bagi penderita diabetes, sebaiknya jangan menambahkan lemak pada makanan. Jika harus menggunakan mentega, sebenarnya tak masalah. Namun, jangan terlalu banyak takarannya agar kadar gula darah tetap stabil. Untuk menikmatinya tanpa rasa bersalah, ganti mentega dengan minyak zaitun atau minyak kelapa. 4. Cokelat SusuJenis cokelat yang enak dijadikan bahan campuran kue sangat banyak, salah satunya cokelat susu (milk chocolate). Apalagi jika cokelat tersebut dijadikan isian atau olesan kue atau roti. Penggunaan cokelat susu ini sebaiknya dihindari. Sebaliknya, sellau gunakan cokelat hitam (dark chocolate) yang kandungan gulanya lebih sedikit. Meskipun rasanya lebih pekat atau sedikit pahit. 5. Bikin Kue Sederhana
Semakin sederhana kue yang dibuat akan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Sebaliknya jika terlalu mewah, seperti menambahkan aneka bahan topping justru bisa memicu pemakaian banyak hula yang bisa membuat gula darah naik. Untuk kue-kue yang gurih, gunakan sedikit mungkin bahan-bahan seperti keju. Untuk kue-kue yang manis, hindari menggunakan apapun yang mengandung gula tambahan seperti frosting, coklat serut, selai buah, selai cokelat, atau sirup. (yms/odi) |
![]() |
| Source : unsplash.com / Brooke Lark
|























