Category: Domestik

  • Bali Genjot 3 Destinasi Wisata Baru



    Denpasar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali membeberkan tiga destinasi wisata baru yang dibangun untuk pemerataan ekonomi.

    Tiga destinasi tersebut adalah kawasan Turyapada Tower di Buleleng, Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, dan Taman Wisata KBS Park di Jembrana.

    Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya menjelaskan perekonomian di Bali saat ini lebih banyak terpusat di wilayah selatan. Ia berharap pembangunan destinasi wisata baru itu bisa menggeliatkan pariwisata di wilayah Bali lainnya.


    “Untuk menyeimbangkan perekonomian wilayah Bali utara, timur, dan barat,” kata Sumarajaya saat memimpin rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, dan Asian Development Bank di kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (29/8/2025).

    Sumarajaya juga menyampaikan arah kebijakan dan program pembangunan kepariwisataan Bali. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengendalikan pembangunan hotel di wilayah Denpasar, Badung, dan Gianyar.

    Selain itu, dia berujar, Pemprov Bali juga berupaya mengembangkan sistem transportasi berkualitas untuk meningkatkan daya saing pariwisata.

    Ia mengklaim arah kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas ekosistem alam dan lingkungan. Ia juga memaparkan penguatan tata kelola kepariwisataan Bali untuk mengatur orang asing di Pulau Dewata.

    Hal itu dilakukan sebagai respons atas banyaknya turis asing yang melakukan pelanggaran terhadap norma hukum dan budaya Bali.

    Kemudian, menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian lokal Bali dengan meningkatkan penggunaan produk lokal Bali,” imbuh Sumarajaya.

    Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo, mengungkapkan Bali menjadi wajah pariwisata Indonesia.

    Menurutnya, kepala daerah perlu memiliki visi yang jelas terkait pengembangan pariwisata di daerahnya.

    “Menjadi contoh bagi pengembangan di daerah-daerah lain, khususnya dalam hal keterbukaan masyarakatnya, kebudayaan masyarakatnya, serta bagaimana pemdanya memiliki visi yang jelas terhadap pengembangan pariwisata di daerah,” ujar Herfan.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Belajar Sambil Main di Aviary Park Indonesia, Cocok buat Liburan Keluarga!



    Jakarta

    Sedang mencari tempat wisata yang seru tapi tetap edukatif untuk liburan bersama anak dan si Kecil? Aviary Park Indonesia di Bintaro adalah jawabannya! Tempat wisata bertema satwa ini menghadirkan pengalaman unik, di mana anak-anak bisa belajar lebih dekat dengan berbagai jenis burung dan hewan eksotik.

    Menariknya lagi, mereka juga akan diajak berpetualang menyusuri berbagai ekosistem dunia yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Mulai dari desert (gurun), savanna (padang rumput), rainforest (hutan hujan tropis), swamp (rawa-rawa) dan lake (danau). Setiap zona menghadirkan satwa dan suasana khas masing-masing yang membuat pengalaman mereka makin menyenangkan.

    Lokasi & Harga Terjangkau


    Aviary Park Indonesia berlokasi di kawasan Bintaro Creative District, Sektor 3 Bintaro. Tempat ini cocok untuk menghabiskan quality time bareng keluarga sambil memberikan pengalaman baru dan seru untuk si kecil.

    Untuk tiket masuk berkisar RP 98.000 untuk weekday dan Rp 118.000 saat weekend. Adapun Aviary Park Indonesia buka pukul 09.00-18.00 WIB setiap harinya.

    Jadi, tunggu apa lagi? Ajak anak-anak eksplor dunia satwa di Aviary Park dan manfaatkan promonya sekarang juga!

    (anl/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bandung Great Sale, 2 Tiket Trans Studio Bandung Cuma Rp 215 Ribu!



    Bandung

    Bandung kembali memanjakan wisatawan dan warga lokal dengan pesta diskon terbesar tahun ini.

    Bandung Great Sale (BGS) 2025 resmi digelar mulai 29 Agustus hingga 9 September 2025 untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandung ke-215.

    Selama 11 hari penuh, pengunjung bisa menikmati promo menarik dari pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga destinasi wisata ikonik.


    Dengan mengusung tagline “Discover Bandung, Enjoy The Sale”, BGS 2025 tidak hanya menjadi ajang berburu diskon, tetapi juga bukti kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi kreatif Kota Kembang.

    Promo Spesial Trans Studio Bandung: Diskon Hingga 64 Persen

    Sebagai salah satu ikon wisata terbesar di Indonesia, Trans Studio Bandung ikut memeriahkan Bandung Great Sale 2025 dengan tiket hemat spesial HUT Kota Bandung.

    Selama periode BGS 2025, pengunjung bisa menikmati seluruh wahana hanya dengan Rp215.000 untuk dua orang.

    Harga normal tiket Trans Studio Bandung biasanya:

    • Rp200.000 untuk Weekday
    • Rp300.000 untuk Weekend dan Hari Libur

    Kini, pengunjung bisa bermain sepuasnya setiap hari hanya Rp107.500 per orang, dengan diskon mencapai 64 persen.

    Tiket hemat ini mencakup akses ke lebih dari 20 wahana spektakuler, mulai dari wahana pemacu adrenalin, wahana keluarga dan anak, pertunjukan berskala internasional, hingga area edukasi untuk anak-anak.

    “Partisipasi kami di Bandung Great Sale merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus kontribusi untuk memeriahkan ulang tahun Kota Bandung. Kami ingin memberikan kesempatan bagi lebih banyak keluarga untuk merasakan pengalaman seru di Trans Studio Bandung dengan harga yang sangat terjangkau,” ujar Triya Filia Santi, Marcomm Manager Transentertainment.

    Staycation dan Belanja Hemat dalam Satu Kawasan

    Selain menawarkan wahana indoor yang seru, Trans Studio Bandung berada di kawasan terpadu yang memudahkan wisatawan menikmati liburan lengkap.

    Pengunjung dapat menginap di Ibis Bandung Trans Studio atau The Trans Luxury Hotel, sekaligus berbelanja hemat di Trans Studio Mall Bandung yang juga menghadirkan berbagai promo menarik selama BGS 2025.

    Sejak awal penyelenggaraannya, Bandung Great Sale selalu menjadi magnet wisata dan belanja yang ditunggu-tunggu masyarakat.

    Event ini memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif sekaligus destinasi wisata favorit. Tahun ini, BGS 2025 hadir bertepatan dengan long weekend, sehingga menjadi momen tepat untuk merencanakan liburan hemat sekaligus seru bersama keluarga atau sahabat.

    Nikmati pengalaman lengkap yang mencakup:

    • Staycation nyaman
    • Belanja hemat
    • Hiburan spektakuler

    Catat tanggalnya: 29 Agustus – 9 September 2025.

    Pesan tiket Trans Studio Bandung sekarang di www.transentertainment.com!.

    (ddn/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hilangnya Si Penjaga Keselamatan, Ketika Museum Dirusak dan Dijarah



    Jakarta

    Aksi massa pada Sabtu (30/8/2025) malam tidak hanya terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Lokasi aksi ini meluas hingga Kediri, Jawa Timur dengan sejumlah insiden perampokan dan perusakan. Aksi pencurian tidak hanya menyasar barang yang saat ini dinilai berharga.

    Barang peninggalan sejarah ikut hilang dalam aksi perusakan yang terjadi di Museum Bhagawanta Bhari, Kediri. Museum di belakang DPRD Kabupaten Kediri ini kehilangan fragmen Arca Ganesha peninggalan kebudayaan Hindu, yang sempat blooming di sejarah Indonesia.

    Fragmen arca Ganesha di Museum Bhagawanta BhariFragmen arca Ganesha di Museum Bhagawanta Bhari Foto: Museum Bhagawanta Bhari

    Sosok Ganesha dalam kepercayaan Hindu adalah dewa berkepala gajah yang sangat dihormati. Dia adalah putra Dewa Siwa dengan sosok bertangan empat yang memegang berbagai simbol biasanya kapak, jerat, dan mangkuk. Kendati berkepala gajah, sosok Ganesha tidak punya gading yang utuh.


    “Ganesha adalah lambang dewa ilmu pengetahuan dan sang penjaga keselamatan dalam kehidupan manusia. Atribut yang dipegangnya antara lain paracu (kapak kerap ditulis parasu), aksamala (tasbih), dan mangkuk,” tulis Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Profil kebudayaan Kabupaten kediri, Kantor Parsenibud Kabupaten Kediri tahun 2006.

    Sebagai sebuah fragmen, arca Ganesha di Museum Bhagawanta Bhari tidak terlihat utuh. Bagian kepala lebih kecil menyisakan bagian belalai, dengan ornamen di belakang arca seperti ada yang hilang. Fragmen arca Ganesha kemungkinan adalah peninggalan zaman Kerajaan Mataram Kuno di abad ke-11 Masehi.

    Meski begitu, arca ini tetap berharga sebagai bagian perkembangan kebudayaan Indonesia. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mengimbau masyarakat yang tahu keberadaan artefak ini segera melapor pada pemerintah. Khususnya bagi oknum yang mengambil dan menyimpan sendiri fragmen arca Ganesha.

    “Kami benar-benar berharap benda-benda bersejarah ini bisa kembali, karena peninggalan budaya memiliki nilai historis jadi sangat tidak pantas untuk menjadi sasaran,” kata Mas Dhito dalam keterangan tertulis pada Minggu (31/8/2025).

    Sejumlah benda bersejarah lain tercatat ikut hilang dalam aksi ini. Benda tersebut adalah arca bodhisatva, miniatur lumbung, plakat HVA Sidomulyo dua buah, bata berinskripsi, dan arca Sumbercangkring. Pemerintah berharap semua benda bersejarah tersebut kembali, supaya bisa jadi bahan belajar seluruh masyarakat.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata di Bali yang Dipercaya Mampu Menetralisir Ilmu Hitam



    Jakarta

    Bali terkenal dengan wisata spiritual yang beragam. Salah satunya adalah melukat atau penyucian diri. Melukat tidak hanya dilakukan oleh umat Hindu Bali, tetapi juga dapat dilakukan oleh siapa saja.

    Di Bali terdapat banyak tempat untuk melaksanakan kegiatan spiritual melukat ini, salah satunya adalah Pura Tirta Empul Apuan Bangli.

    Sejarah

    Pura Tirta Empul Apuan ini dulunya adalah tempat beryoga Rsi Markandya saat berada di Bangli. Kala itu, masih di bawah kekuasaan Raja Tamanbali.


    Diberikan nama Tirta Empul karena terdapat tiga buah kepulan mata air yang berasal dari tempat tersebut. Pada jaba tengah terdapat dua sumber mata air yang biasa digunakan untuk melasti ketika pelaksanaan piodalan pada pura kahyangan tiga setempat. Sumber mata air pada jaba tengah khusus untuk pelaksanaan Dewa Yadnya saja.

    Daya Tarik

    Pura Tirta Empul Apuan Bangli ini memiliki area persembahyangan yang berarsitektur klasik Bali. Lokasinya berada di tengah rimbunnya hutan dan panorama alam hijau karena berada di bawah tebing dan di atas sungai sehingga suasana hening jauh dari keramaian.

    Pura Tirta Empul Apuan Bangli berdiri megah dengan kolam untuk melaksanakan penglukatan atau pembersihan diri. WIsata ini disebut penghulun tukad atau hulu sungai.

    Pura ini memiliki dua buah telaga di sebelah kanan dan kiri pura. Pada telaga kanan dilengkapi bale agung di tengah telaga. Sedangkan yang kiri tidak ada bale agung. Kedua telaga tersebut sebagai lambang Brahma dan Wisnu. Simbol Brahma yang berisikan bale agung dan simbol Wisnu telaga yang hanya kolamnya saja.

    Saat mengunjungi wisata ini, detikers akan merasakan suasana spiritual yang kental dengan pura, kolam, dan patung macan di bawah beringin Pura Tirta Empul Apuan ini. Areal tersebut diyakini sebagai penetralisir ilmu hitam (magis) atau niskala.

    Lokasi

    Pura Tirta Empul Apuan berada di tengah pulau Bali, yaitu di Jalan Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali.

    Rute

    Mengunjungi Pura Tirta Empul Apuan memerlukan waktu tempuh perjalanan sekitar 1 jam 15 menit dari Denpasar dengan jarak sekitar 36 km. Ketika sudah sampai di parkiran wisata ini, Anda dapat berjalan sekitar 200 meter untuk sampai di Pura Tirta Empul Apuan ini.

    Jam Buka

    Meski tidak ada informasi khusus terkait jam buka Pura Tirta Empul Apuan, detikers yang ingin mengunjungi wisata ini sebaiknya datang di kisaran pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore.

    Tiket Masuk

    Untuk memasuki wisata ini, perlu menyiapkan uang untuk medana punia (pemberian tulus ikhlas). Belum ada tarif pasti terkait tiket masuk.

    Artikel ini sudah tayang di detikBali. Baca selengkapnya di sini.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Rumah Bagus Kebanggaan Surabaya Hangus, Jadi Abu Usai Aksi Demo



    Surabaya

    Aksi massa pada Sabtu (30/8/2025) malam merusak sejumlah bangunan ikonik kebanggaan Surabaya. Bangunan peninggalan era kolonialisme tersebut mengalami pembakaran, dirampok, dan dirusak hingga kehilangan keindahannya. Tak terkecuali Gedung Negara Grahadi yang jadi kediaman Wakil Gubernur Jawa Timur.

    Bangunan yang berdiri tahun 1795 tersebut sekaligus menjadi kantor Wagub Jatim Emil Dardak sehari-hari. Selepas aksi massa di akhir Agustus 2025, Grahadi yang berarti rumah bagus atau rumah indah dalam bahasa Sansekerta hangus jadi abu dan berantakan di beberapa bagian yang tersisa.


    Kondisi Gedung Negara Grahadi Usai Dibakar PerusuhKondisi Gedung Negara Grahadi Usai Dibakar Perusuh (dok. Esti Widiyana/detikcom)

    Gedung Grahadi, kini berusia kurang lebih 230 tahun, pertama kali dibangun dengan nama tuinhuis atau rumah taman. Pendiri dan pemiliknya adalah Dirk van Hogendrop seorang pejabat VOC yang menguasai ujung timur yang ingin punya rumah peristirahatan indah, sejuk, dan tenang.

    “Awalnya, Gedung Grahadi memang menghadap ke Kalimas. Sehingga, penghuninya bisa minum teh pada sore hari sambil melihat perahu yang menelusuri kali. Gedung yang dibangun pada 1795 ini kemudian berganti desain hingga menjadi yang kita kenal sekarang,” tulis Informasi Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur (INCAR) Provinsi Jawa Timur.

    Gedung Grahadi saat ini adalah hasil renovasi Herman Willem Daendels, petinggi VOC yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Timur. Di tangannya, Grahadi didesain bergaya Indis Empire Style sebagai rumah dinas Residen Surabaya. Dalam sejarahnya Grahadi pernah jadi gedung pengadilan tinggi, tempat pesta, resepsi, dan keperluan lain.

    Sejak Indonesia merdeka pada 1945, Gedung Grahadi menjadi domisili Gubernur Jawa Timur dan tempat menerima tamu. Presiden RI periode 2014-2024 Joko Widodo sempat menggunakan bangunan Gedung Grahadi di sebelah kanan sebagai ruang kerja saat berkunjung ke Surabaya.

    Gedung Grahadi, Sabtu (4/11/2023)Gedung Grahadi tahun 2023 sebelum dibakar pada Agustus 2025 (dok. Istimewa)

    Rusaknya gedung berusia dua abad tersebut tentu meninggalkan duka. Namun Pemprov Jatim memastikan layanan masyarakat tetap tersedia dan berjalan seperti biasa. Pemprov juga mengapresiasi TNI dan Polri yang telah mengamankan situasi sekitar gedung dan wilayah Jawa Timur.

    “Tentunya, ini tidak mengurangi semangat Pemprov untuk terus melayani masyarakat. Kami akan bekerja sebaik-baiknya untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat dari pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami juga akan bekerja sama jika ada langkah yang harus diambil pihak berwenang,” kata Emil.

    Selain memperbaiki Gedung Grahadi yang rusak, Emil menekankan prioritas saat ini adalah memastikan stabilitas di masyarakat. Kondisi yang aman dan kondusif menjadi kunci kelangsungan hidup sehari-hari.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga


    Jakarta

    Bogor yang sejuk, rindang, dan teduh menawarkan banyak tempat wisata outdoor, salah satunya camping ground yang cocok untuk kegiatan liburan bersama teman dan keluarga. Camping di arena terbuka bisa jadi sarana relaksasi, main bareng, atau sekadar jalan-jalan di area adem khas Bogor.

    Buat detikers yang sedang mencari arena camping ground untuk liburan atau gathering bersama kolega, berikut adalah beberapa alternatifnya. Tiap camping ground dijamin bersih, cukup air, dan tersedia cukup kamar mandi untuk pengunjung.

    Rekomendasi 12 Camping Ground Terbaik di Bogor 2025

    Camping Ground di Bogor menawarkan fasilitas lengkap dengan suasana alam yang mendukung. Perpaduan keindahan alam dan kelengkapan sarana penunjang menjadikan camping ground pilihan tepat untuk main, olahraga, atau bikin game lucu bersama teman serta keluarga.


    1. Bumi Kepanduan Sentul, Bogor

    Camping ground Bumi Kepanduan Sentul, BogorCamping ground Bumi Kepanduan Sentul, Bogor (dok. situs Bumi Kepanduan)

    Salah satu camping ground favorit di Bogor ini berlokasi di kawasan Sentul tepatnya Kampung Cikeas, Desa Bojong Koneng Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dikutip dari website resminya, Bumi Kepanduan Sentul dapat menampung 400 orang dengan jumlah kamar mandi 30 pintu untuk mencegah antrian.

    Berkemah di Bumi Kepanduan Sentul tentunya Anda akan mendapatkan fasilitas terbaik berupa rumah, saung panitia, dan sound system. Pihak pengelola juga menyediakan perlengkapan kemah seperti tenda pleton dan tenda dome yang dapat disewa, dengan biaya sudah termasuk pemasangan dan pembongkaran. Dengan layanan pendukung yang lengkap, Bumi Kepanduan Sentul mampu menghadirkan pengalaman beraktivitas di alam terbuka yang menyenangkan dan menantang.

    Harga tiket yang ditawarkan Bumi Kepanduan Sentul relatif terjangkau dan beragam, mulai dari Rp 100-350 ribu untuk outbound dengan ketentuan jumlah tamu minimal 30 orang. Sedangkan untuk berkemah dikenakan harga mulai Rp 8,5 juta per malam, lengkap dengan layanan katering dengan biaya mulai dari Rp 20 ribu per porsi.

    2. Agrowisata Gunung Mas

    Agrowisata Gunung Mas Puncak BogorAgrowisata Gunung Mas Puncak Bogor (dok. Pradita Utama/detikcom)

    Area camping ground ini berada di Jalan Raya Puncak Km 87, Tugu Selatan, Cisarua, Bogor, Jawa Barat dengan lanskap yang memanjakan mata. Sepanjang mata memandang, kita akan melihat hamparan kebun teh hijau segar yang sangat cocok untuk cuci mata.

    Dikutip dari situs resmi Gunung Wisata Puncak, camping ground ini mengedepankan wisata dengan suasana yang sejuk dan keindahan Pegunungan Pangrango. Gunung Mas cocok jadi rekomendasi camping ground, apalagi di ini tersedia beragam fasilitas penunjang. Misal restoran, penginapan, kolam renang, lapangan bola, dan paralayang.

    Tiket masuk Agrowisata Gunung Mas berbeda sesuai hari kunjungan yaitu Senin-Jumat Rp 15.500 per orang dan Sabtu-Minggu sebesar Rp 20 ribu per orang. Sedangkan untuk tarif campingnya adalah Senin-Jumat mulai dari Rp 600 ribu per malam dan Sabtu-Minggu sebesar Rp 700 ribu per malam. Kita juga bisa menggunakan layanan program outdoor lengkap dengan instrukturnya.

    3. Highland Camp Curug Panjang

    situs Camping ground Curug PanjangCamping ground Curug Panjang (dok. situs Camping ground Curug Panjang)

    Warga Bogor tentunya tidak asing dengan Highland Camp Curug Panjang yang berlokasi di Puncak Bogor, Jawa Barat. Tempat ini menawarkan pegunungan dengan pepohonan rimbun, sungai mengalir, dan air terjun yang indah.

    Tempat wisata ini cocok jadi tempat liburan atau gathering bersama kolega kantor dengan fasilitas lengkap dan berkualitas yang mendukung kenyamanan serta keselamatan pengunjung. Di sini ada 11 camp site di tiga zona dengan total daya tampung mencapai 832 orang. Tiap zona punya kelebihan sendiri, misal zona halimun yang cocok untuk kegiatan skala besar.

    Di area Highland Camp Curug Panjang juga ada tiga anak sungai dan lima air terjun yang cocok untuk berenang, body rafting, river trekking, dan cliff jumping. Tentunya tersedia cukup fasilitas dasar seperti seperti toilet, mushola, dan area parkir yang bersih dan nyaman.

    4. Camp Hulu Cai

    Camping ground Camp Hulu CaiCamping ground Camp Hulu Cai Foto: Instagram Camp Hulu Cai

    Rekomendasi camping ground berikutnya adalah Camp Hulu Cai yang terletak di Jalan Veteran II, Cibedug, Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas yang ditawarkan beragam mulai dari cabin, kamar, restoran, dan lainnya cocok untuk kegiatan outbound training, gathering, dan wisata bertemakan alam.

    Dikutip dari situs Camp Hulu Cai, ada bermacam paket yang ditawarkan camping ground ini untuk liburan bersama teman dan kolega dalam berbagai skala. Pertama adalah paket family gathering, yang cocok untuk keluarga yang ingin berlibur dengan nuansa kebersamaan. Paket ini include dengan akomodasi, makan, aktivitas air, permainan tradisional, api unggun, dan karaoke.

    Kedua adalah paket Outing, yang cocok untuk komunitas yang ingin bersenang-senang bersama teman-teman. Paket ini include dengan akomodasi, makan, aktivitas air, permainan tradisional, api unggun, dan karaoke. Pilihan lain adalah paket outbound untuk skala paling besar bersama tim perusahaan yang sudah mencakup akomodasi, makan, aktivitas air, flying fox, paintball, ice breaking, team building, leadership training, dan api unggun.

    5. Gunung Pancar, Bogor

    Sri Mulyani liburan di Gunung PancarMenke Sri Mulyani camping di Gunung Pancar (dok. Instagram @smindrawati)

    Gunung Pancar terletak di Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Letaknya sangat strategis, mudah dicapai dari Jakarta dengan waktu tempuh 1-1,5 jam lewat Tol Jagorawi menuju Sentul City.

    Di sini kita dapat menikmati berbagai fasilitas lengkap seperti area camping dan glamping, spot foto estetik, trekking dengan pemandu, area outbound, hammock, sekaligus pemandian air panas. Dikutip dari situsnya, camping ground menyediakan fasilitas pendukung yang lengkap misal area parkir, toilet bersih, mushola, warung makan, dan gazebo yang nyaman.

    Tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp 10 ribu per orang dan Rp 100 ribu untuk WNA pada weekdays, sedangkan tarif saat akhir pekan dan hari libur adalah Rp 15 ribu bagi WNI dan Rp 150 ribu untuk WNA. Gunung Pancar juga mengenakan tarif parkir motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10 ribu saat hari kerja, serta motor Rp 7.500 dan mobil Rp 15 ribu ketika akhir pekan atau libur. Kita harus membayar tambahan sekitar Rp 20.000 per orang jika ingin mengakses pemandian air panas dan ongkos sewa Rp 100.000 per kelompok per jam bagi yang ingin menyewa kolam privat.

    6. Camp Gayatri Mountain Adventure

    Gayatri Mountain AdventureGayatri Mountain Adventure (dok. situs Gayatri Mountain Adventure)

    Area Camp Gayatri Mountain Adventure berada di Sentul City tepatnya Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti area camping dan glamping, trekking, outbound, hammock, hingga pemandian air panas alami. Tersedia juga fasilitas pendukung berupa area parkir, toilet bersih, mushola, gazebo, pusat informasi, serta warung makan untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

    Harga tiket masuk menurut situs resminya adalah Rp 320 ribu untuk paket outbound sehari plus sewa perlengkapan dan kru. Untuk kegiatan 2 hari 1 malam, tiketnya adalah Rp 625 ribu dengan fasilitas tambahan makan tiga kali, dua kali coffee break, game master, LO (liaison officer). Ada juga paket outbound untuk 5-6 jam Rp 395.000 per orang dengan fasilitas dokumentasi foto.

    7. Suaka Elang Loji

    Loji Suaka Elang BogorLoji Suaka Elang Bogor (dok. Luthfi Hafidz/detikcom)

    Camping ground Suaka Elang Loji terletak di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Tempat ini adalah area pelestarian alam sekaligus destinasi wisata edukatif berbasis konservasi elang, yang mudah dijangkau dari Bogor dengan waktu tempuh 1-2 jam.

    Fasilitas di lokasi ini cukup lengkap dan mendukung berbagai aktivitas wisata seperti area camping ground, jalur trekking, toilet, mushola, spot foto, serta warung dan area parkir. Pengunjung juga bisa melihat langsung elang di kandang display dalam Pusat Suaka Satwa Elang Jawa (PSSEJ), serta menikmati suasana hutan pinus yang rindang dan sejuk.

    Biaya outbound di area camping ground Suaka Elang Loji adalah Rp 285-350 ribu per orang untuk paket 1 hari dan Rp 550-750 ribu per orang untuk 2 hari 1 malam. Harga ini sudah termasuk fasilitas seperti sewa lokasi, makan, peralatan games, fasilitator, hingga tiket masuk area wisata.

    8. Eagle Hill Outbound

    Eagle Hill IndonesiaEagle Hill Indonesia Foto: situs Eagle Hill Indonesia

    Kawasan camping ground di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini berada di dataran tinggi dengan udara sejuk dan dikelilingi hutan pinus. Area ini cocok untuk kegiatan outbound, training, dan gathering.

    Fasilitas di Eagle Hill Outbound cukup lengkap mencakup area outbound, lapangan luas, aula serbaguna, serta saung untuk berkumpul. Tersedia juga area perkemahan, penginapan dengan berbagai kapasitas, ruang makan, mushola, toilet, dan spot foto alam. Selain itu, ada tim fasilitator profesional yang siap memandu berbagai kegiatan seperti team building, family gathering, dan pelatihan kepemimpinan.

    Harga paket outbound di Eagle Hill bervariasi tergantung penyedia layanan. Paket 1 hari dengan minimal peserta 30 orang tersedia dengan harga Rp 370 ribu, sementara Cakra Adventure menetapkan tarif Rp 380.000 dengan minimal 40 peserta.

    9. Lembah Salak Camping Ground

    Camp Ground Lembah SalakCamping Ground Lembah Salak (dok. Luthfi Hafidz)

    Lembah Salak Camping Ground berada di kawasan Curug Putri Pelangi, Tajur Halang, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasinya berada di kaki Gunung Salak dengan pemandangan luar biasa, udara pegunungan yang sejuk serta pemandangan city light Kota Bogor saat malam hari.

    Lokasi ini menawarkan area camping yang luas dengan kontur berundak, cocok untuk mendirikan tenda atau beristirahat. Fasilitas yang tersedia meliputi toilet, mushola, kafe sederhana, mushola, dan area parkir. Pengunjung juga bisa trekking singkat ke Curug Putri Pelangi dan menikmati wisata peternakan kecil seperti taman kelinci.

    10. Curug Cipamingkis

    Curug CipamingkisCurug Cipamingkis yang menyediakan camping ground (dok. Travelus Muliawan/d’Traveler)

    Camping ground Curug Cipamingkis berlokasi di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari pusat Kota Bogor, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam dengan rute melalui Tol Jagorawi, Sentul, hingga Jonggol. Kawasan ini dikenal dengan udara sejuk pegunungan dan pemandangan alam yang masih asri.

    Tempat wisata ini dilengkapi dengan area parkir luas, mushola, dan toilet bersih. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas seperti villa, rumah pohon, camping ground, jembatan gantung, hingga taman Baratayudha. Kehadiran warung makan dan spot foto kekinian menambah kenyamanan liburan di area air terjun.

    Harga tiket masuk Curug Cipamingkis adalah Rp 35 ribu per orang pada hari kerja dan Rp 40 ribu saat akhir pekan, sementara wisatawan mancanegara dikenakan Rp 50 ribu. Untuk camping, biaya yang dikenakan mulai dari Rp 60-65 ribu per orang tergantung hari kunjungan. Selain itu, tersedia villa dengan tarif mulai Rp 350 ribu hingga Rp 3 juta per malam sesuai fasilitas yang dipilih.

    11. Bukit Cirimpak Camping Ground

    Camping ground Bukit CirimpakCamping ground Bukit Cirimpak (dok. Instagram bukit_cirimpak)

    Lokasi Bukit Cirimpak Camping Ground terletak di Jalan Curug Panjang, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Area di ketinggian 900-1.022 mdpl ini menawarkan panorama megah Gunung Salak dan Gede Pangrango, serta city-light Kota Bogor saat malam hari yang memukau.

    Fasilitas di Bukit Cirimpak sudah cukup lengkap untuk mendukung kegiatan camping misal toilet bersih, mushola, colokan listrik, area charging, warung 24 jam, serta parkir dan penitipan helm. Peralatan camping juga bisa disewa di lokasi-mulai dari tenda dome (kapasitas 2-6 orang), sleeping bag, matras, lampu tenda, kompor, nesting, hingga BBQ kit dengan harga yang cukup bersahabat.

    Biaya camping di Bukit Cirimpak Camping Ground tergolong cukup terjangkau dengan fasilitas yang sudah lengkap. Untuk tiket masuk camping per malam, pengunjung dikenakan Rp 35 ribu per orang pada hari biasa dan Rp 40 ribu per orang saat akhir pekan atau libur nasional. Harga ini sudah mencakup akses area camping, parkir kendaraan, toilet, hingga listrik umum, sementara anak-anak usia kurang dari 7 tahun gratis biaya masuk.

    12. Kawah Ratu

    Berendam air panas menjadi salah satu cara menghilangkan lelah dan stres. Apalagi kalau berendamnya dengan pemandangan alam yang luar biasa seperti Kawah Ratu.Pesona Kawah Ratu (Dok. Tripa Ramadhan)

    Kawah Ratu terletak dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat di ketinggian 1.437 mdpl dengan udara sejuk dan pemandangan yang masih asri. Untuk mencapai kawasan ini, pengunjung biasanya memulai perjalanan dari kawasan Pasir Reungit atau Cidahu lalu trekking menyusuri hutan pinus yang rimbun.

    Fasilitas di Kawah Ratu cukup memadai bagi para pencinta alam. Tersedia area camping ground yang dilengkapi dengan lahan tenda, toilet umum, dan area memasak sederhana. Selain itu, ada pula jalur trekking yang jelas, posko penjagaan, serta penyewaan perlengkapan camping bagi yang tidak membawa sendiri. Suasana alami dengan hamparan hutan pinus menambah kenyamanan saat berkemah maupun beristirahat setelah pendakian.

    Dikutip dari situs resminya, biaya masuk ke Kawah Ratu masih terjangkau. Wisatawan lokal dikenakan tiket sekitar Rp 15 ribu dan WNA Rp 75 ribu saat hari kerja, sedangkan tarif ketika weekend adalah Rp 25 ribu per orang untuk turis lokal dan Rp 125 ribu bagi wisatawan mancanegara.

    Untuk yang ingin bermalam, tarif camping ground ditetapkan sekitar Rp 25 ribu per orang dengan biaya parkir Rp 5-10 ribu untuk motor dan mobil Rp 10 ribu. Bagi yang menginginkan pengalaman lengkap, tersedia paket trekking dengan pemandu, tiket masuk, serta fasilitas tambahan dengan harga mulai Rp 200-450 ribu per orang.

    Nah, detikers yang ingin mencoba liburan di camping ground bisa mencoba salah satu yang direkomendasikan. Jangan lupa update info ketersediaan layanan dan fasilitas lainnya di media sosial atau situs terkait, supaya bisa liburan dengan aman dan nyaman.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Hotel Terbaik Dunia 2025 Ada Resor Mewah di NTT, Indonesia


    Jakarta

    Hotel bukan sekadar tempat menginap, melepas lelah, atau persinggahan sementara bagi para wisatawan. Dengan penataan yang tepat, hotel meninggalkan impresi sangat kuat bagi para pengunjung yang selalu mengingat layanan dan semua ciri khasnya. Keunggulan ini membuat hotel punya posisi spesial di hati para wisatawan.

    10 Hotel Terbaik di Dunia 2025

    Dikutip dari Travel+Leisure, hotel dengan hospitality berkualitas dan pemandangan indah tersebar di seluruh dunia. Kualitas ini didukung dengan desain yang memanjakan mata plus fasilitas lengkap. Berikut deretan hotel terbaik di seluruh dunia.

    1. Hotel Capella Bangkok, Thailand

    Capella Bangkok, hotel terbaik di dunia 2024Capella Bangkok, Thailand (dok. Capella Bangkok)

    Capella Bangkok terletak di Jalan Charoenkrung, kawasan tepi Sungai Chao Phraya dengan pemandangan yang luar biasa. Lokasi hotel juga sangat strategis yang memudahkan wisatawan menjelajah kuliner, budaya, serta kehidupan modern khas Bangkok.


    Dikutip dari New York Post, hotel ini memberikan kesan eksklusif dan privat bagi tamunya dengan hanya menyediakan 101 suite dan vila.
    Hampir semua kamar didesain menghadap Sungai Chao Phraya, sehingga tamu dapat menikmati panorama sungai dari balkon pribadinya.

    Capella Bangkok semakin istimewa karena layanan personal capella culturist, semacam concierge pribadi. Layanan ini siap merancang pengalaman unik sesuai kebutuhan, mulai dari tur kuliner jajanan khas Bangkok hingga meditasi di kuil tua. Konsep layanan ini jarang ditemukan di hotel lain dan menjadi identitas khas Capella.

    2. Hotel Passalacqua, Italia

    Hotel PassalacquaHotel Passalacqua (dok. CNN)

    Hotel mewah Passalacqua di tepi Danau Como, Italia tak hanya memanjakan tamu dengan layanan dan keindahan alam serta bangunan. Tapi juga kekayaan sejarah yang bikin vibe menginap di hotel ini terasa makin istimewa. Bangunan Hotel Passalacqua telah berdiri sejak abad ke-18 sebagai vilanya para bangsawan dan seniman.

    Vila tersebut dipugar menjadi hotel butik tanpa kehilangan nuansa klasik dan antik. Passalacqua hanya memiliki 24 kamar dan suite yang menjadikannya sangat eksklusif. Setiap kamar dihiasi dengan furnitur antik, fresco, lampu kristal murano, dan kain sutra elegan yang membuat suasana begitu berkelas.

    Hotel juga punya taman seluas 7 hektar dengan desain bertingkat yang dipenuhi pohon zaitun, mawar, magnolia, dan aliran air hingga ke tepi danau. Lokasi hotel hanya berjarak sekitar 15 menit dari Kota Como sehingga mudah dijangkau tapi tetap jauh dari hiruk pikuk turis.

    3. Hotel Rosewood Hong Kong, Hong Kong

    Rosewiood Hong KongRosewiood Hong Kong (dok. situs rosewoodhotels)

    Rosewood Hong Kong berdiri megah di kawasan Victoria Dockside, Tsim Sha Tsui, Kowloon, tepat di tepi Victoria Harbour. Letaknya sangat strategis dekat layanan kereta MTR, star ferr, pusat perbelanjaan, dan distrik seni sehingga memudahkan tamu menjelajahi kota.

    Hotel ini dikenal dengan desain modern mewah berupa jendela besar dari lantai ke langit-langit yang menampilkan panorama pelabuhan. Interiornya memadukan elegansi Asia dengan sentuhan urban kontemporer yang ikonik. Hotel juga menyediakan fasilitas eksklusif seperti Asaya Spa dan Manor Club di lantai 40.

    4. Hotel Cheval Blanc, Paris

    Hotel Cheval BlancHotel Cheval Blanc (dok. AFP/Thomas Samson)

    Cheval Blanc mewujudkan impian para tamu yang ingin melihat keindahan dan merasakan romantisme Paris. Di sini, tamu bangun tidur hanya beberapa langkah dari Museum Louvre dan bisa menyusuri Sungai Seine. Tamu juga bisa melihat langsung panorama Le Marais dan mendapatkan akses langsung ke Notre Dame serta Pont Neuf,

    Dikutip dari Architectural Digest, hotel ini memadukan gaya art deco dan kontemporer dengan rancangan interior hasil kreativitas 600 pengrajin. Aula lobi hingga kamar dan suite menampilkan keindahan tekstur marmer, wallpaper buatan tangan, dan furniture custom.

    Hotel ini hanya memiliki 72 kamar dan suite mulai dari kamar deluxe hingga suite mewah dengan kolam renang pribadi. Menginap di Cheval Blanc Paris adalah pengalaman istimewa yang memadukan layanan personal, kenyamanan, dan kemewahan karya seni, plus keindahan tatanan kota.

    5. The Upper House, Hong Kong

    Upper House Hong KongUpper House Hong Kong (dok. situs theupperhouse)

    Hotel di distrik Admiralty ini berada di atas Pacific Place dekat dengan stasiun MTR Admiralty. Saking dekatnya, para tamu cukup jalan kaki menuju layanan transportasi umum yang akan membawa pengunjung keliling Hong Kong. Meski berada di pusat, suasananya tetap tenang dan privat.

    Dikutip dari Conde Nast (CN) Travel, hote didesain dengan gaya minimalis kontemporer tanpa kehilangan estetika khas Asia modern. Tiap kamar yang tersedia seluas 67 m² dilengkapi dengan palet netral, kayu, oak, serta jendela besar yang menyuguhkan pemandangan pelabuhan dan perbukitan kota.

    6. Raffles Singapore, Singapura

    Raffles Hotel di Singapura.Raffles Hotel di Singapura (dok. Walter Bibikow/Getty Images)

    Raffles Hotel terletak di kawasan strategis Civic District, hanya beberapa langkah dari stasiun MRT City Hall. Hotel juga dekat dengan Raffles City, Marina Baya, Chinatown, dan Orchard Road yang menjadikan setiap eksplorasi terasa gampang dan elegan. Tiap kamar dilengkapi dengan kontrol pribadi lewat iPad.

    Arsitektur hotel dirancang bergaya neo-Renaissance-kolonial dengan langit-langit tinggi, lantai kayu, dan teras luas. Dengan desain ini, Raffles Hotel menyediakan pengalaman menginap penuh keanggunan di masa lalu, namun dengan kemewahan modern khas masa kini. Hotel dilengkapi dengan layanan butler pribadi 24 jam yang siap setiap saat.

    7. Aman Tokyo, Jepang

    Hotel Aman di TokyoHotel Aman di Tokyo (dok. situs Hotel Aman, Tokyo)

    Berada di daerah prestisius Otemachi, Chiyoda, Aman Tokyo menempati enam lantai teratas sebuah pencakar langit. Hotel terhubung langsung dengan stasiun Otemachi yang tidak jauh dengan pusat finansial dan dekat Istana Kekaisaran. Kemewahan dan modernitas berpadu dengan cita rasa yang khas dengan akar budaya Jepang.

    Atmosfer hotel juga sangat khas Jepang dengan beragam material alami khas negara matahari terbit ini. Misal camphor wood, kertas washi, dan bata batu menciptakan estetika ryokan modern. Kamar tersedia luas dengan jendela dari lantai hingga atap, serta bath tube dari satu blok batu granit. Menginap di sini lebih dari sekedar bermalam, tapi juga merasakan atmosfer tenang Jepang dengan semua aspek budaya dan modernitasnya.

    8. Soneva Fushi, Maladewa

    Penginapan di Maladewa.Soneva Fushi di Maladewa (dok. CNN/Soneva Fushi)

    Hotel Soneva Fushi berada di pulau terbesar di Baa Atoll, Maladewa yang dapat dijangkau melalui penerbangan laut selama sekitar 30 menit dari Malé. Pulau dengan luas sekitar 1,4 km × 0,4 km ini bisa dijelajahi dengan sepeda melewati hutan tropis dan pantai berpasir putih dengan santai.

    Vila di hotel ini dibangun dari kayu daur ulang dengan atap alang-alang, memadukan kenyamanan modern dan nuansa alam ruang terbuka, kamar mandi outdoor, kolam pribadi, serta berbagai elemen alami.
    Tentunya pengunjung hotel ini memperoleh layanan private dan personal, kuliner avant garde, serta keindahan dan kemewahan khas wilayah tropis.

    9. Atlantis The Royal, Dubai

    Hotel mewah di Dubai, Atlantis The RoyalHotel mewah di Dubai, Atlantis The Royal (dok. Atlantis the Royal Dubai)

    Atlantis The Royal berdiri megah di ujung utara Palm Jumeirah, pulau buatan ikonik berbentuk pohon palm di Dubai. Resor ini menyediakan pemandangan lepas ke Teluk Persia dengan struktur arsitektur futuristik. Bangunan hotel menampilkan desain bertingkat dengan ruang terbuka serta materi transparan untuk menciptakan efek cahaya dan kesejukan alami.

    Hotel 43 lantai ini menyediakan 795 kamar yang menampilkan kesan glamor, mewah, dan spektakuler. Tiap tamu bisa merasakan layanan butler 24 jam, akses ke Royal Club Lounge dengan sarapan gourmet hingga afternoon tea, sampai momen eksklusif yang kerap dihadiri selebriti dunia.

    10. Nihi Sumba, Indonesia

    Intip Resto dan Menu Makanan di Nihi Sumba, Tempat Liburan GiselIntip Resto dan Menu Makanan di Nihi Sumba (dok. instagram @nihisumba)

    Hotel ini adalah resor mewah yang berlokasi di Hoba Wawi, Wanaloka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Ciri khas Nihi Sumba terletak pada filosofi Edge of Wildness, yaitu kemewahan berpadu dengan kebebasan dan koneksi mendalam dengan alam sekitar. Hotel ini hanya menyediakan 27 vila yang dirancang khas rumah tradisional Sumba dengan atap jerami berpuncak, kolam renang pribadi, kamar mandi luar ruangan, dan akses langsung ke laut biru.

    Desain ini memadukan estetika rustic dan kenyamanan modern dalam sebuah harmoni. Para tamu di hotel ini berkesempatan menjelajahi budaya dan alam Sumba yang otentik, serta kontribusi terhadap konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal melalui tur Sumba Foundation.

    Bisa mengunjungi hotel mewah terbaik di dunia ini tentu akan jadi pengalaman berharga. Memori ini tentu sangat menyenangkan dikenang sepanjang hidup.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Endog-endogan Banyuwangi, Tradisi Memperingati Maulid Nabi



    Banyuwangi

    Untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, masyarakat Banyuwangi punya tradisi endog-endogan. Tradisi ini merupakan salah satu warisan budaya Banyuwangi yang unik dan penuh makna.

    Bagi masyarakat Banyuwangi, terutama komunitas Using, endog-endogan bukan sekadar perayaan, tetapi juga ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus sarana memperkuat syiar Islam di Bumi Blambangan.

    Sejarah Tradisi endog-endogan

    Dilansir dari Repository Unej, tradisi endog-endogan tercatat sudah ada sejak tahun 1777, masa ketika para misionaris VOC berusaha menyebarkan agama Nasrani di wilayah Banyuwangi. Pada masa itu, para ulama dan masyarakat setempat memanfaatkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai media dakwah.


    Mereka merangkai telur rebus hias menjadi arak-arakan meriah yang kemudian dikenal sebagai tradisi endog-endogan. Keberadaan tradisi ini juga terkonfirmasi dalam Cathetan Raden Sudira pada awal 1930-an, hasil riset tentang Banyuwangi atas perintah peneliti Belanda Theodoore Pigeaud.

    Dalam manuskrip yang kini tersimpan di Perpustakaan Universitas Indonesia, disebutkan adanya hidangan ancak dan telur hias (endog-endogan) dalam perayaan Maulid Nabi, sebagaimana yang dikenal masyarakat Banyuwangi hingga kini.

    Dalam cerita lisan masyarakat, yang dilansir dari arsip pemberitaan detikJatim, tradisi ini bahkan diyakini pertama kali dicetuskan KH Abdullah Faqih dari Cemoro, Songgon.

    Menurut penulis buku Islam Blambangan, Ayung Notonegoro, setiap sisi tradisi endog-endogan memiliki nilai filosofis yang melambangkan ajaran Islam. Telur dengan tiga lapisannya mencerminkan Islam, Iman, dan Ihsan sebagai lapisan spiritual yang harus dimiliki seorang muslim.

    Sejak awal kemunculannya, tradisi endog-endogan mengalami pasang surut. Ada masa ketika tradisi ini dijalankan meriah, ada masa ketika hampir terpinggirkan oleh arus modernisasi.

    Namun, pada tahun 1995, pemerintah daerah Banyuwangi mulai memberi perhatian khusus dengan memasukkannya dalam agenda resmi pariwisata. Sejak itu, tradisi ini dikemas lebih menarik untuk memikat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

    Kini, tradisi endog-endogan semakin berkembang. Arak-arakan berlangsung lebih terorganisir, hiasan telur semakin kreatif, dan fungsi sosialnya semakin kuat sebagai sarana mempererat kebersamaan warga.

    Setiap wilayah di Banyuwangi bahkan memiliki ciri khas tersendiri dalam menghias jodang dan menggelar prosesi. Kondisi ini menunjukkan kekayaan budaya lokal yang tetap lestari.

    Rangkaian Acara Tradisi Endog-endogan

    Tradisi endog-endogan di Banyuwangi memiliki susunan acara yang sarat makna dan nilai kebersamaan. Setiap tahapannya mencerminkan kekayaan budaya Using, sekaligus semangat umat Islam dalam memperingati Maulid Nabi. Berikut rangkaian tradisi endog-endogan yang biasa digelar masyarakat Banyuwangi.

    1. Persiapan Telur Hias dan Jodang
    Warga menyiapkan ribuan telur rebus yang dihias beraneka warna. Telur-telur ini ditancapkan pada batang pisang atau jodang. Satu jodang biasanya memuat sekitar 50 telur, masing-masing ditempatkan dalam wadah kecil yang menarik.

    2. Arak-arakan Telur Sambil Bersalawat
    Pada hari pelaksanaan, warga mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian. Mereka mengarak jodang telur keliling kampung sambil diiringi rebana, musik-musik Islami,dan melantunkan salawat Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga dari berbagai penjuru berkumpul, melambangkan lima waktu salat wajib.

    3. Tausiah dan Doa Bersama
    Acara diisi dengan tausiah agama yang dilakukan para ulama. Tausiah ini mengingatkan makna peringatan Maulid Nabi dan nilai Islam, iman, serta ihsan yang disimbolkan telur dalam tradisi endog-endogan.

    Sebagai penutup acara, warga duduk bersama menikmati nasi ancak-nasi dan lauk yang disajikan di nampan daun pisang untuk dimakan oleh 4-5 orang. Momen ini menjadi simbol keguyuban, gotong royong, dan persaudaraan antarwarga.

    Artikel ini sudah tayang di detikJatim. Baca selengkapnya di sini.

    (auh/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Jati Denok Blora, Persembunyian Putri Kediri yang Dijaga Harimau


    Jakarta

    Jati denok bukan sekadar pohon berukuran raksasa yang jadi saksi pergantian zaman, perkembangan masyarakat, dan berbagai siklus kehidupan. Saking bersejarahnya, pohon jati ini berusia ratusan tahun ini punya legenda yang jadi cerita umum di masyarakat.

    Kisah ini berasal dari zaman Kerajaan Kediri yang berdiri pada tahun 1042-1222 Masehi. Kerajaan bercorak Hindu-Buddha ini adalah salah satu yang terbesar di Indonesia dengan wilayah kekuasaan meliputi seluruh Jawa termasuk Blora, sebagian Sumatra, hingga Kalimantan.

    Jati denok yang berada di wilayah hutan Desa Jatisari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.Jati denok Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

    Jati denok di Desa Jatisari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora dikisahkan menjadi tempat persembunyian Candra Kirana seorang putri dari Kerajaan Kediri. Legenda ini dikenal luas di wilayah Banyuurip sebuah dukuh di Kecamatan Banjarjero, tempat jati denok tumbuh.


    “Legenda di wilayah Banyuurip menceritakan ada seorang bernama Candra Kirana. Dia adalah putri Kediri yang lari dari kerajaan. Banyak tokoh mencari sang putri, salah satunya Raden Inu Kertapati yang datang untuk menjadikannya istri,” ujar Pemerhati sejarah asal Blora Totok Supriyanto dikutip dari detik Jateng.

    Selama dalam pelarian, sang putri dijaga seekor harimau yang sangat setia. Tiap orang yang datang mencari harus berhadapan dengan harimau tersebut. Menurut Totok, legenda tersebut tidak bisa dibuktikan kebenarannya namun tetap lestari sebagai bagian dari budaya masyarakat.

    Selain kisah Candra Kirana, asal nama jati denok yang merupakan tanaman endemik Blora punya cerita yang lain. Kata denok dalam bahasa Jawa adalah sebutan bagi anak perempuan. Menurut Totok, tidak jelas penyebab jati yang meraih rekor MURI tahun 2008 tersebut diberi nama denok.

    “Arti denok adalah anak perempuan, karena mungkin pohonnya terlihat ndemblek (ada bagian yang membesar) sehingga disebut denok. Padahal pohonnya besar gitu, masak disebut anak kecil. Tapi ini kan perumpamaan,” kata Totok.

    Lokasi jati denok kini dikenal sebagai petak 62, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Temetes, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanjang, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung. Jati denok terletak di atas Bukit Kendeng, Blora, dikelilingi hutan hijau dan rimbun pepohonan.

    Untuk melihat jati denok yang kini jadi situs budaya dibutuhkan butuh waktu sekitar 45 menit dari pusat kota, dengan jarak tempuh 16 kilometer. Pengunjung bisa melalui Jalan Blora Randublatung sejauh 12 kilometer, lalu memasuki wilayah hutan dengan jalan berbatu berjarak 4 kilometer.

    Jati denok dikelilingi pembatas beton untuk melindungi pohon yang mulai keropos ini. Berbeda dengan pohon jati di sekitarnya yang tak diberi pembatas antara satu pohon dengan lainnya. Selain itu, di sekitar pohon jati terdapat pendopo yang tak begitu luas cocok untuk duduk santai menikmati teduhnya hutan.

    Jati Denok Tumbuh Sebelum Belanda Datang

    Pohon jati denok tumbuh menjulang setinggi 30 meter dan keliling batangnya mencapai 6,5 meter. Batangnya tidak bulat dengan banyak cekungan di bagian pangkal dan total keliling mencapai 9 meter. Pangkal pohon bisa direngkuh tujuh rentangan tangan manusia dewasa.

    Jati denok diperkirakan tubuh sebelum kedatangan Belanda ke Indonesia. Perkiraan ini berdasarkan dokumen penelitian tahun 1930 oleh Herman Ernst Wolff von Wulfing (1891-1945) dengan judul De Wildhoutbosschen op Java (hutan rimba di Jawa), yang sudah menyebutkan jati Blora termasuk jati denok di dalamnya.

    Jati denok di wilayah hutan Desa Jatisari, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jumat (29/3/2024).Jati denok Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng

    Saat ini, batang pohon jati denok mulai keropos dan lapuk dengan bagian tengah yang bolong. Tidak ada batang yang besar akibat tersambar petir, sehingga yang terlihat hanyalah cabang-cabang kecil di pucuk pohon tanpa daun. Perawatan dilakukan hati-hati dengan memotong bagian yang tersambar petir untuk mencegah kebakaran.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com