Category: Wisata

  • Traveler Wajib Tahu! Tips dari Panji Petualang Saat Bertemu Ular Kobra di Alam Liar

    Traveler Wajib Tahu! Tips dari Panji Petualang Saat Bertemu Ular Kobra di Alam Liar



    Jakarta

    Panji Petualang, sosok yang dikenal sebagai penjelajah satwa liar, mengingatkan traveler agar tidak panik dan tidak bertindak gegabah saat berhadapan dengan ular king kobra di alam liar. Dia menegaskan bahwa hewan itu sebenarnya tidak akan menyerang manusia kecuali merasa terancam.

    Belum lama ini, tragedi yang menimpa Abah Ocang (73), warga Sukabumi, yang tewas usai berduel dengan king kobra sepanjang empat meter di kebunnya, kembali membuka mata publik tentang bahaya interaksi langsung dengan satwa liar tanpa keahlian khusus. Panji menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus memberikan edukasi penting agar masyarakat lebih berhati-hati.

    Kondisi serupa berpotensi ditemui traveler saat berwisata di alam liar atau bahkan di tempat-tempat yang tidak terduga. Panji mengatakan king kobra bukan hewan yang secara alami agresif terhadap manusia, namun bisa berubah defensif jika merasa terancam.


    Panji sekaligus menyampaikan sejumlah tips buat traveler saat menghadapi king kobra. Apa saja?

    Berikut pesan Panji buat traveler andai menjumpai king kobra:

    1. Jangan Panik, Tetap Tenang dan Jaga Jarak

    Panji mengatakan langkah pertama ketika bertemu ular, khususnya king kobra, adalah tidak panik. Ular akan cenderung menyerang jika merasa disudutkan.

    “King cobra itu sebenarnya takut sama manusia. Mereka jadi agresif kalau diganggu atau diusik. Sifatnya defensif, bukan agresif,” ujarnya.

    Ia menyarankan agar siapa pun yang menjumpai ular besar di kebun atau rumah segera mundur perlahan dan tidak melakukan gerakan tiba-tiba.

    2. Tidak Menangkap atau Menyerang

    Kebiasaan sebagian warga memukul ular karena takut justru bisa berakibat fatal. Menurutnya, jangan pernah mencoba membunuh atau menangkap ular, apalagi jika tidak punya pengalaman sebagai pawang atau rescuer satwa.

    “Kalau melihat ular di alam, jauhi saja. Jangan coba evakuasi sendiri kalau enggak bisa handle ular. Karena mereka hidup di habitatnya, dan kita manusia itu tamu di alam mereka,” katanya.

    3. Berhati-hati Ketika Melangkah

    King Kobra dikenal pandai berkamuflase, sehingga sering tak terlihat oleh orang yang lewat di kebun atau hutan.

    “Bisa jadi korban ini sebelumnya menginjak ular tersebut di bagian ekor atau tubuhnya, karena kalau di alam ular ini pandai kamuflase. Jadi ketika beliau sedang berjalan di sekitar kebun itu bisa jadi keinjak ularnya lalu menyerang,” katanya.

    4. Hubungi Petugas atau Pawang Terlatih

    Panji menekankan pentingnya melibatkan pihak berpengalaman jika ditemukan ular di sekitar pemukiman.

    Menurutnya, masyarakat bisa menghubungi BPBD, Damkar, atau komunitas reptil setempat yang sudah berpengalaman menangani evakuasi satwa berbisa.

    ***

    Selengkapnya klik di sini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Turis Wanita Tewas Usai Naik Wahana Rumah Hantu di Disneyland

    Turis Wanita Tewas Usai Naik Wahana Rumah Hantu di Disneyland



    Anaheim, California, AS

    Sebuah insiden tragis terjadi di taman hiburan Disneyland California. Seorang wanita berusia 60-an meninggal dunia setelah menaiki wahana Haunted Mansion atau wahana rumah hantu.

    Informasi ini telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian Anaheim. Mengutip Variety, Jumat (10/10/2025) Departemen Kepolisian Anaheim menyatakan korban ditemukan dalam kondisi tidak responsif sesaat setelah turun dari wahana yang sedang menampilkan tema musiman ‘The Nightmare Before Christmas’.

    Petugas keamanan Disneyland langsung memberikan pertolongan pertama dan melakukan CPR hingga tim medis datang dan membawa wanita tersebut ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong.


    Hingga kini, penyebab pasti kematian masih belum diumumkan. Sersan Matt Sutter dari kepolisian Anaheim menyampaikan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya gangguan operasional pada wahana saat kejadian berlangsung. Atraksi tersebut pun dibuka kembali tidak lama setelah insiden terjadi.

    Haunted Mansion dikenal sebagai salah satu atraksi ikonik Disneyland yang sudah beroperasi sejak tahun 1969 di area New Orleans Square. Di situs resminya, wahana ini digambarkan sebagai atraksi dengan gerakan lambat dan dinilai aman untuk anak-anak, meskipun ada peringatan bahwa efek visual dan suasana menyeramkan mungkin tidak cocok untuk anak kecil.

    Wahana Haunted Mansion di Disneyland CaliforniaWahana Haunted Mansion di Disneyland California. (Disneyland)

    Setiap tahun sejak 2001, Haunted Mansion mengalami transformasi musiman dengan tema ‘The Nightmare Before Christmas’, sebagai bagian dari tradisi tahunan taman hiburan tersebut.

    Wahana itu membawa pengunjung menyusuri rumah besar berhantu, lengkap dengan penampakan hantu menari, kepala melayang, hingga mayat tergantung di langit-langit yang menjadikannya salah satu wahana Disney yang paling menonjol dalam menggambarkan elemen kematian secara eksplisit.

    Hal itulah yang menjadikan Haunted Mansion unik dibanding atraksi lainnya. Meski tidak terinspirasi dari cerita atau karakter sebelumnya, Haunted Mansion cukup populer hingga menginspirasi dua film layar lebar: versi tahun 2003 yang dibintangi Eddie Murphy, dan reboot tahun 2023 yang menampilkan LaKeith Stanfield.

    Sementara itu, Hong Kong Disneyland juga mengadaptasi konsep serupa melalui wahana Mystic Manor, yang menghadirkan cerita berbeda namun tetap mempertahankan unsur magis dan petualangan. Wahana tersebut mengikuti kisah seekor monyet bernama Albert yang secara tidak sengaja menghidupkan koleksi barang antik pemiliknya.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kesalnya Tour Guide, Rombongan Wisatanya Belanja Sedikit

    Kesalnya Tour Guide, Rombongan Wisatanya Belanja Sedikit



    Jakarta

    Rombongan wisata asal Taiwan ini diceramahi oleh tour guide yang mendampingi mereka saat liburan ke Pulau Jeju, Korea Selatan. Penyebabnya karena mereka hanya belanja sedikit.

    Rombongan turis ini berlibur ke Pulau Jeju selama 4 malam. Pada hari terakhir liburan, mereka dibawa ke tempat belanja untuk mencari oleh-oleh. Pemandu menyarankan mereka untuk setidaknya membeli beberapa masker wajah.

    Namun setelah mencoba beberapa produk, ternyata tidak ada yang cocok. Lalu turis-turis ini memutuskan untuk kembali naik ke bus.


    Yang membuat mereka kaget, saat di bus pemandu wisata yang menemani mereka malah ngomel-ngomel. Dia merasa dipermalukan karena rombongan turis yang dia dampingi hanya belanja sedikit. Ia beralasan bahwa produk-produk tersebut, seperti masker wajah, tidak terlalu mahal, dan mereka juga akan membeli produk-produk tersebut di toko lain.

    Artikel ini menjadi artikel terpopuler detikTravel, Kamis (9/10/2025). Baca selengkapnya.

    Baca juga artikel terpopuler lainnya di bawah ini:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bali Butuh Bandara Baru! Pakar UI Sebut Denpasar Sudah Over Capacity

    Bali Butuh Bandara Baru! Pakar UI Sebut Denpasar Sudah Over Capacity



    Jakarta

    Pembangunan Bandara Bali Utara dinilai cukup penting. Pakar perencanaan lingkungan Universitas Indonesia Dr. Rudy Parluhutan Tambunan M. Si. mengatakan sejumlah alasannya.

    Pemerintah memasukkan Bandara Bali Utara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Desain arsitektur bandara itu juga sudah dirilis pada akhir September di Buleleng. Namun, lokasi belum bisa dipastikan.

    Pemerintah Provinsi Bali sempat mengusulkan lokasi bandara baru itu di Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, tetapi kemudian membatalkan dan mengajukan lokasi baru di Desa Sumberklampok. Sumberklampok berada di perbatasan Kabupaten Buleleng di sisi timur dan Kabupaten Jembrana di sisi barat.


    Desa Sumberklampok dilewati jalan raya provinsi antara Gilimanuk dan Singaraja. Gilimanuk adalah pintu masuk Bali dari Jawa sedangkan Singaraja bekas ibu kota Provinsi Sunda Kecil yang dulunya meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Kalau dilihat urgensinya sangat urgen. Bali itu jadi Origin and Destination, Bali bisa jadi tempat awal perjalanan dan juga tujuan utama wisata. Bali bukan hanya tempat tujuan wisata utama, tapi juga bisa jadi tempat awal perjalanan wisatawan. Kalau wisatawan mau ke Bali atau dari Bali lewat jalur darat, mereka bisa naik kapal menyeberang ke timur menuju NTB. Untuk perjalanan udara, semua penerbangan utama bertumpu di Bandara Ngurah Rai, Denpasar,” kata Rudy dalam perbincangan dengan detikTravel, Kamis (9/10.2025).

    “Karena semua bertumpu di Denpasar, implikasinya banyak, mulai over destination, over capacity, hingga mengakibatkan perubahan land use sekitar kabupaten Karangasem, Badung, dan Gianyar. Akhirnya, lokasi-lokasi pertanian yang selama ini menjadi destinasi andalan Bali justru hilang,” ujar Rudy.

    Rudy, yang juga menjadi dosen di Sekolah Ilmu Lingkungan UI itu, membandingkan kondisi Bali selatan dan bali utara. Dia menilai bahwa Bali selatan lebih unggul soal pertanian ketimbang Bali utara. Soal lain adalah kapasitas transportasi Bali selatan.

    “Subak di Bali utara berfungsi sebagai sistem tata air tradisional. Namun, di daerah utara curah hujannya lebih sedikit dibandingkan bagian selatan, jadi kalau mau mengembangkan pertanian sawah di sana kurang ideal,” kata dia.

    “Pada aspek transportasi, arus transportasi menuju Denpasar sudah melebihi kapasitas, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan wisatawan. Karena itu, perlu ada pengaturan supaya aktivitas di kota tidak terlalu menumpuk hanya di bagian selatan, timur, atau barat. Jadi, aktivitas perkotaan harus dibagi lebih merata antara bagian selatan, timur, barat, dan tengah Bali. Dengan begitu, transportasi juga bisa diselaraskan agar lebih seimbang dan tidak terlalu padat di satu titik saja,” dia menjelaskan.

    Rudy mengingatkan kendati diperlukan, pembangunan Bandara Bali Utara diminta untuk memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, tidak hanya ekonomi. Apalagi, berkaca kepada peristiwa saat Bali terendam banjir setelah hujan dua hari beruntun.

    Ya, salah satu alasan utama Bandara Bali utara dibangun adalah dengan tujuan mendorong pemerataan perkembangan ekonomi dan pariwisata di Bali Utara yang selama ini dinilai kurang berkembang. Dengan adanya bandara baru, akses ke wilayah utara digadang-gadang menjadi lebih mudah dan berdampak membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing Bali sebagai destinasi wisata dan pusat bisnis di Indonesia.

    “Nah, ini perlu dipertimbangkan beberapa kejadian akibat perubahan iklim dan cuaca, musim pun tidak lagi sesuai dengan garis khayal musiman. Pemilihan site lokasinya harus benar-benar cermat dari aspek topografi, iklim dan cuaca, dan kegiatan sekitarnya, karena kalau kita memilih bandara itu terkait keselamatan penerbangan, selamat mendarat dan selamat berangkat,” kata Rudy.

    (fem/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Tanda Dilarang Masuk Kawasan TN di Jalur Curug Sudin Sukabumi, Ada Apa?

    Viral Tanda Dilarang Masuk Kawasan TN di Jalur Curug Sudin Sukabumi, Ada Apa?



    Sukabumi

    Jalur ke Curug Sudin dan Curug Rasta di Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat menjadi sorotan setelah muncul papan bertuliskan “Dilarang Memasuki Kawasan Taman Nasional”. Kenapa ya?

    Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Agus Deni, mengatakan bahwa kawasan tersebut termasuk area konservasi Resor Goalpara Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Nah, salah satu titik yang sering menjadi perhatian adalah Curug Sudin, air terjun alami yang tersembunyi di dalam kawasan hutan tersebut.

    “Larangan itu bukan tanpa dasar. Sesuai Pasal 50 ayat 3 huruf a UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, setiap orang dilarang memasuki, menggunakan, atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah,” kata Agus Deni dilansir detikJabar, dikutip Jumat (10/10/2025).


    Agus mengatakan papan larangan itu bukan bertujuan menutup akses masyarakat, melainkan untuk menjaga ekosistem agar tetap lestari. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) Curug Sudin dan Curug Rasta tersebut belum dibuka untuk umum.

    “Tujuannya bukan melarang orang menikmati alam, tapi agar alam tetap lestari dan fungsi konservasi tidak terganggu,” ujarnya.

    Menurut Agus, bila suatu saat kawasan seperti Curug Sudin akan dibuka untuk wisata alam, maka seluruh prosesnya harus melalui kajian dan prosedur resmi.

    “Kajian itu penting supaya wisata tetap aman, berkelanjutan, dan tidak merusak fungsi konservasi,” kata dia.

    Pesona Curug Sudin yang Masih Alami

    Curug Sudin atau yang oleh sebagian warga disebut Curug Rasta, berada di wilayah Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan kondisi lingkungan yang masih sangat alami dan minim sentuhan manusia.

    Akses menuju Curug Sudin tidak mudah. Medannya cukup menantang dengan jalur yang menembus vegetasi lebat dan perkebunan teh. Namun bagi sebagian pegiat alam, keindahan air terjun dan udara sejuk di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.

    Keasrian inilah yang membuat kawasan tersebut masuk dalam zona konservasi. Aktivitas tanpa izin, seperti mendirikan tenda, membuka jalur baru, atau kegiatan wisata liar, berpotensi merusak keseimbangan ekosistem.

    “Kalau masyarakat ingin menikmati alam, silakan melalui jalur resmi dan kegiatan yang sudah dikaji. Jangan nekat masuk ke wilayah konservasi karena risikonya besar, baik bagi keselamatan maupun kelestarian hutan,” ujar Agus.

    “Pada prinsipnya apabila memasuki kawasan konservasi seperti taman nasional wajib memiliki surat izin memasuki kawasan konservasi (SIMAKSI),” kata dia.

    ***

    Selengkapnya klik di sini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bandara Bali Utara Belum Pastikan Lokasi, Ini Evaluasi dan Saran dari Pakar UI

    Bandara Bali Utara Belum Pastikan Lokasi, Ini Evaluasi dan Saran dari Pakar UI



    Jakarta

    Bandara Bali Utara masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, desain juga sudah diluncurkan, namun lokasi resmi belum jelas hingga kini. Pakar perencanaan lingkungan dari Universitas Indonesia, Dr. Rudy Parluhutan Tambunan, M.Si., membeberkan evaluasi dan saran agar rencana itu segera terealisasi.

    Desain Bandara Bali utara diluncurkan pda 24 September. Desain bandara Bali utara yang dibuat oleh firma arsitektur Alien Design Consultant (DC) diluncurkan di kantor PT BIBU Panji Sakti, Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

    Dalam peluncuran itu, disebutkan lokasi bandara Bali utara ada di Kubutambahan, Buleleng. Namun beberapa hari kemudian Plt. Kepala Dinas Perhubungan Bali, Nusakti Yasa Weda, menyatakan lokasi bandara belum ditentukan.


    Awalnya, Pemprov Bali mengajukan usulan lokasi bandara Bali utara di Desa Kubutambahan, namun kemudian membatalkan dan mengajukan lokasi baru di Desa Adat Sumberklampok. Perubahan itu tercantum dalam Surat Gubernur Bali tertanggal 19 November 2020.

    Rudy menilai belum adanya kepastian lokasi bandara Bali utara saat desain sudah diluncurkan itu menjadi gambaran lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Persoalan itu pun menjadi kendala utama yang bisa menghambat realisasi proyek strategis itu.

    Rudy menyatakan kendati sempat menuai pro dan kontra, rencana pembangunan Bandara Bali Utara memiliki urgensi yang tak bisa diabaikan. Saat ini, Bali hanya memiliki satu pintu masuk udara utama, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai di selatan. Kawasan itu sudah lama menanggung beban operasional tinggi akibat konsentrasi pariwisata, penduduk, dan pembangunan yang terkonsentrasi di kawasan tersebut.

    Nah, bandara baru di wilayah utara bukan hanya alternatif logistik dan transportasi, tapi juga digadang-gadang sebagai solusi strategis untuk pemerataan pembangunan pulau. Wilayah utara Bali seperti Buleleng, Jembrana, dan Bangli selama ini belum mendapat porsi pertumbuhan ekonomi yang seimbang dibanding selatan.

    Kehadiran bandara itu diharapkan membuka akses langsung ke potensi wisata alam dan budaya juga memperkuat ketahanan transportasi Bali, khususnya dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam atau gangguan operasional di selatan

    “Yang saya tangkap, antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi ada perbedaan perspektif. Seharusnya, bandara dan transportasi udara adalah urusan konkuren pemerintahan, urusan bersama antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” kata Rudy dalam perbincangan dengan detiktravel, Kamis (/10/2025).

    Dr. Rudy Parluhutan Tambunan, M.Sc., pakar perencanaan lingkungan, SIL UIDr. Rudy Parluhutan Tambunan, M.Sc., pakar perencanaan lingkungan, SIL UI (dok. pribadi)

    “Pusat mengatur hal strategis nasional, provinsi merinci, dan kabupaten harus memastikan implementasi benar-benar cocok di lapangan. Bagaimanapun kabupaten yang harus menangani kecamatan dan desa-desa sebagai pemilik lokasi,” Rudy menambahkan.

    Rudy, yang juga dosen Sekolah Ilmu Lingkungan UI itu, mengatakan polemik lokasi bandara Bali utara itu bisa diselesaikan melalui KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) yang memang sudah diwajibkan pada pasal 16-18 UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No. 46 Tahun 2016.

    “KLHS wajib dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota pada tahapan penyusunan kebijakan, rencana, dan program pembangunan. KLHS itu dilakukan untuk menilai kebijakan, rencana, dan program sektor yang berpotensi menimbulkan dampak dan risiko lingkungan,” ujar Rudy.

    “Jika pemerintah melakukan KLHS untuk pembangunan Bandara Bali Utara maka kajian tersebut harus mengacu pada arahan dan pesan yang tercantum dalam RPJMN 2025-2029. Selanjutnya, perlu melihat pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” dia menjelaskan.

    Rudy menilai dengan kebutuhan mendesak pembangunan Bandara Bali Utara itu, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus segera mencapai kesepakatan. Dia mengingatkan bahwa kesepakatan antara pemerintah pusat dan daerah itu harus segera dicapai agar proses pengambilan keputusan tidak hanya berdasarkan logika strategis nasional semata, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan struktur sosial dan ekonomi lokal.

    “Pemerintah pusat mengatur hal-hal yang bersifat umum dan strategis secara nasional, sementara provinsi mengatur secara lebih rinci. Di tingkat kabupaten, pelaksanaan kebijakan harus didasarkan pada justifikasi land use atau penggunaan lahan yang jelas. KLHS tidak sekadar menakar dampak lingkungan, tapi juga melihat kesesuaian rencana dengan tata ruang, daya dukung lahan, hingga potensi risiko sosial,” kata Rudy.

    “Buleleng memiliki kawasan pertanian produktif dan zona lindung yang vital. Tanpa kajian yang matang, proyek ini justru bisa merusak ekosistem dan mengganggu keseimbangan wilayah,” dia menambahkan.

    “Jangan sampai bandara dibangun di lahan yang seharusnya dilindungi, atau malah mengorbankan sumber penghidupan utama masyarakat,” Rudy menegaskan.

    (fem/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Siswa SMA di Flores Hilang Usai Berkemah

    Siswa SMA di Flores Hilang Usai Berkemah



    Jakarta

    Seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) berinisial SN hilang setelah mengikuti kegiatan perkemahan di Desa Saosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (5/10/2025). Dia belum ditemukan.

    SN merupakan pelajar berusia 16 tahun asal Desa Bilal, Kecamatan Adonara Timur. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Flores Timur, AKP Eliezer A Kalelado, menjelaskan SN awalnya diantar oleh ayahnya, AS (47), ke sekolah untuk mengikuti kegiatan perkemahan yang digelar salah satu SMA di Kecamatan Adonara Timur.

    SN mengikuti kegiatan hingga selesai pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 12.00 Wita. Setelah kegiatan berakhir, guru pendamping meminta salah satu pendamping siswa berinisial RDC untuk mengantar para peserta didik kelas XI pulang menggunakan mobil pikap.


    Saat tiba di Desa Terong, tepat di pertigaan menuju Desa Bilal, SN tidak turun dari mobil dan tetap ikut bersama sopir serta siswa lain kembali ke sekolah. Setibanya di sekolah, siswa lain turun dari mobil, namun SN tidak terlihat turun.

    “Pukul 14.00 Wita, ayah korban mendatangi rumah salah satu siswa dan menanyakan keberadaan anak korban,” ujar Eliezer dilansir detikbali Jumat (10/10/2025).

    Salah satu pelajar, ASL, sempat menghubungi SN. Dalam percakapan itu, SN mengaku sudah berada di rumahnya. Namun hingga malam hari, SN tidak kunjung pulang. Nomor handphone miliknya juga tidak bisa dihubungi lagi.

    AS kemudian bersama beberapa pelajar lain mencari SN ke kos teman-temannya. Dari informasi yang diterima, disebutkan SN sempat diantar oleh RDC ke salah satu kos pelajar lain berinisial BB.

    Namun setelah dicek, SN ternyata tidak pernah datang ke kos tersebut. “Sehingga pelapor langsung pulang ke rumahnya,” terang Eliezer.

    Keesokan harinya, Senin (6/10/2025) sekitar pukul 14.00 Wita, AS mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Adonara Timur untuk melaporkan kehilangan anaknya.

    “Hingga saat ini korban belum ditemukan dan keberadaan RDC juga belum diketahui. Nomor handphone yang bersangkutan tidak bisa dihubungi,” kata Eliezer.

    ***

    Selengkapnya klik di sini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pesawat Disambar Petir! Penumpang Menjerit Histeris, Muncul Bola Api

    Pesawat Disambar Petir! Penumpang Menjerit Histeris, Muncul Bola Api



    Christchurch

    Cuaca buruk jadi mimpi buruk penumpang. Pesawat Air New Zealand disambar petir saat sedang mengudara dari Auckland ke Dunedin. Penumpang pun menjerit histeris.

    Petir menyambar pesawat maskapai Air New Zealand yang sedang dalam perjalanan rute domestik dari Auckland menuju Dunedin, Selandia Baru pada Selasa (7/10) pagi waktu setempat

    Dilansir dari Stuff, sambaran petir tersebut memaksa pesawat itu melakukan pendaratan darurat di Bandara Christchurch, Selandia Baru.


    Juru bicara Air New Zealand mengonfirmasi insiden tersebut. Mereka menyatakan bahwa pesawat dengan nomor penerbangan NZ673 itu sedang menjalani pemeriksaan oleh teknisi.

    Quincy Sio, salah seorang penumpang dalam penerbangan tersebut, sedang melakukan perjalanan dinas bersama seorang rekan kerjanya.

    Ia menceritakan kepada NZ Herald bahwa kondisi cuaca sudah terasa buruk sejak awal, dengan turbulensi yang dirasakan sejak pesawat lepas landas.

    Menurut Quincy Sio, pesawat yang dia naiki itu berguncang hebat saat sedang mengudara di tengah kondisi cuaca yang buruk.

    “Semua orang sangat ketakutan. Penumpang terlonjak dari kursi mereka. Ada yang berteriak dan menjerit, suasananya sangat kacau,” ungkap Sio.

    Ia juga mengatakan kepada NZ Herald bahwa ia melihat “bola api” berwarna oranye besar di sayap kiri pesawat.

    Juru bicara maskapai tersebut menyatakan, akibat insiden ini, penerbangan NZ676 Air New Zealand dari Dunedin ke Auckland dibatalkan.

    Sebelumnya pada hari Selasa (7/10), meteorolog melaporkan ratusan sambaran petir terjadi di wilayah bagian utara Pulau Utara di Selandia Baru.

    ——–

    Artikel telah tayang di CNN Indonesia.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Persiapan Juragan Ikan Jambal di Pangandaran Hadapi Liburan Akhir Tahun

    Persiapan Juragan Ikan Jambal di Pangandaran Hadapi Liburan Akhir Tahun



    Pangandaran

    Tak hanya pengelola tempat wisata, pengusaha ikan jambal roti di Pangandaran mulai bersiap untuk menghadapi liburan akhir tahun yang tinggal 2 bulan lagi.

    Meski libur panjang akhir tahun masih dua bulan lagi, tapi para pengusaha ikan asin jambal roti di Pangandaran sudah mulai menyetok barang. Mereka khawatir faktor cuaca bakal berujung sulitnya proses produksi ikan asin.

    Bahkan, para ‘bos asin’ ini mengaku menjaga stok barang tetap banyak untuk menghindari getok harga naik. Sehingga, mereka mulai memproduksi ikan jambal yang lebih banyak dari sekarang.


    Salah seorang pengusaha ikan jambal roti, Tasimin (42) mengatakan alasannya mulai dari sekarang menambah stok asin jambal roti untuk oleh-oleh khas Pangandaran, agar tidak memproduksi dadakan ketika sudah habis.

    “Apalagi menjelang libur panjang dan memasuki libur tahun baru permintaan banyak. Kalau momen itu harus memproses waktunya belum tentu cukup, ” ucap Satimin, Kamis (9/10/2025).

    Meski dibayangi cuaca buruk, tapi untuk harga ikan jambal roti sampai saat ini masih stabil. Itu karena stok yang ada masih cukup melimpah.

    Untuk para wisatawan, harga ikan jambal roti dengan kualitas super dibanderol mulai dari Rp 120.000, Rp 130.000, hingga Rp 140.000 per kilogram.

    Sedangkan untuk jenis ikan jambal roti kualitas biasa-biasa saja, harga paling murah berada di kisaran Rp 90.000 hingga Rp 110.000 per kilogram.

    Ia memprediksi akhir tahun ini bakal cukup banyak permintaan jambal roti. Biasanya, konsumen yang membeli ikan asin jambal roti dari Pangandaran, kebanyakan berasal dari Bandung, Jakarta, Bali, hingga Kalimantan.

    “Tapi, memang kebanyakan orang Bandung dan Jakarta yang sering berwisata ke Pangandaran,” katanya.

    Selain pesanan wisatawan di Pangandaran, Tasimin juga memasok untuk penjualan online. “Makanya kan harus terus kalo stok barang. Biasanya saat momen libur panjang atau tahun baru layanan online kadangkala tidak bisa terpenuhi,” ucapnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hotel-hotel Full Senyum Jelang Haul Habib Ali Solo, Harga Naik 300%

    Hotel-hotel Full Senyum Jelang Haul Habib Ali Solo, Harga Naik 300%



    Solo

    Hotel-hotel di Solo full senyum menjelang digelarnya Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. Okupansi hotel jadi full, harga kamar bahkan naik 3 kali lipat alias 300%.

    Okupansi hotel di Kota Solo meningkat tajam menjelang Haul Habib Solo. Hotel yang berdekatan dari lokasi haul selalu diburu pengunjung setiap tahun.

    Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Wening Damayanti, mengatakan okupansi hotel di kawasan Pasar Kliwon sudah mulai penuh jelang acara haul. Tahun ini, Haul Solo diselenggarakan pada Sabtu-Senin (11-13/10/2025).


    “Okupansi hotel khususnya di kawasan Pasar Kliwon jelang haul ini sudah pasti full. Tinggal beberapa spare kamar untuk jaga-jaga,” kata wening saat dihubungi detikJateng, Kamis (9/10/2025).

    Selain di kawasan Pasar Kliwon, hotel di kawasan Jalan Slamet Riyadi dan sekitarnya juga sudah dibanjiri pesanan. Wening menjelaskan, bagi peserta haul yang ingin mendapatkan penginapan disarankan mencari hotel yang agak jauh dari lokasi haul.

    Akibat kenaikan okupansi ini, tarif hotel juga meningkat. Wening menyebut hal itu wajar terjadi jika permintaan sedang tinggi.

    “Kenaikan harga kamar seperti tahun-tahun sebelumnya bisa 2-3 kali lipat untuk di ring 1 (lokasi Haul) dari harga publish. Karena permintaannya tinggi sekali,” jelasnya.

    Selain hotel, rumah warga di sekitar haul juga menjadi penginapan dadakan. Warga mencari rezeki tambahan dengan memanfaatkan banyaknya peserta haul yang datang ke Solo.

    Salah seorang warga Kelurahan Baluwarti, Anang, mengatakan setiap tahun rumahnya selalu disewakan untuk jemaah haul. Diperkirakan peserta haul akan mulai berdatangan pada Jumat (10/10).

    “Tempat saya satu rumah dihitungnya sewanya 3 hari selama haul. Saya buka harga Rp 2 juta, nanti biasanya dinego kemungkinan bisa dapat Rp 1,5 juta,” kata Anang.

    Rumahnya bisa menampung 5-10 orang dengan fasilitas 2 kamar tidur dan satu ruang tamu. Biasanya rumahnya disewa oleh rombongan dari luar kota.

    Anang bilang, tetangganya banyak juga yang menyewakan rumahnya untuk menampung peserta haul. Namun harganya bervariasi tergantung besar-kecilnya rumah.

    “Di tempat lain bisa sampai RP 3-4 juta, tergantung luas rumah. Kalau rumah yang bisa menampung 20 orang, bisa sampai Rp 4 juta,” pungkasnya.

    Haul Solo akan diselenggarakan pada Sabtu-Senin (11-13/10). Tanggal 11 Oktober digelar dengan acara Rauhah setelah Asar, lalu pada 12 Oktober Haul, dan 13 Oktober digelar Maulid.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com