Category: Wisata

  • 2 Turis India Dihukum Penjara dan Cambuk, Terbukti Rampok Perempuan di Singapura

    2 Turis India Dihukum Penjara dan Cambuk, Terbukti Rampok Perempuan di Singapura



    Jakarta

    Dua turis asal India dijatuhi hukuman lima tahun satu bulan penjara dan 12 kali cambuk karena menyerang serta merampok dua pekerja seks saat berlibur di Singapura.

    Menurut laporan The Straits Times, Selasa (14/10/2025), kedua terdakwa, Arokkiyasami Daison (23) dan Rajendran Mayilarasan (27), mengaku bersalah atas dakwaan melakukan kekerasan dalam perampokan yang terjadi pada 3 Oktober 2025.


    Pengadilan menyebut bahwa kedua turis itu tiba di Singapura pada 24 April untuk berlibur. Dua hari kemudian, saat berjalan di kawasan Little India, mereka bertemu seorang pria yang menawarkan untuk menghubungkan dengan pekerja seks. Pria itu juga memberikan kontak dua wanita.

    Mereka lantas menghubungi nomor kontak perempuan itu dan mengundang ke hotel. Namun, ternyata undangan itu adalah cara untuk menjebak si perempuan.

    Mereka mengikat tangan dan kaki korban dengan pakaian, menamparnya, lalu merampok perhiasan dan uang tunai SGD 2.000 (sekitar Rp 25 juta), paspor, dan beberapa kartu bank.

    Tidak hanya satu korban, mereka mengincar korban lanjutan hanya berjeda beberapa jam.

    Sekitar pukul 23.00, mereka bertemu korban kedua di hotel lain. Korban diseret, mulutnya ditutup agar tidak berteriak, lalu dirampok uang tunai SGD 800 (sekitar Rp 10 juta), dua ponsel, dan paspor. Mereka juga mengancam korban agar tidak meninggalkan kamar sampai mereka kembali.

    Kejahatan itu terbongkar keesokan harinya setelah korban kedua melapor ke polisi. Selama persidangan, kedua pelaku memohon keringanan hukuman.

    Namun, hakim tetap menjatuhkan hukuman sesuai ketentuan hukum Singapura, yang mewajibkan hukuman cambuk untuk kejahatan kekerasan seperti perampokan dan dikenal memiliki sistem hukum yang sangat ketat terhadap tindak kekerasan fisik.

    (fem/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tren Wisatawan Indonesia ke Luar Negeri: Berkunjung ke Tempat Viral

    Tren Wisatawan Indonesia ke Luar Negeri: Berkunjung ke Tempat Viral



    Jakarta

    Tahun ini, wisatawan Indonesia lebih suka bepergian dalam bentuk small group. Tempat-tempat viral pun selalu jadi pilihan kunjungan mereka saat berkunjung ke suatu negara.

    Hal ini diungkapkan oleh Pauline Suharno, Ketua DPP Astindo saat dihubungi detikTravel, Senin (13/10/2025). Selain itu, wisatawan Indonesia kalau ke luar negeri suka berlama-lama di satu kota.

    “Trennya masih small group ya yang jumlahnya di bawah 20 orang, enggak seperti zaman kayak dulu 40 – 50 orang kayak gitu. Lalu juga long stay-nya itu lebih lama. Kalau zaman dulu tuh kayaknya mereka dalam 2 minggu mau pergi kalau bisa dalam 14 hari ke 10 negara. Namun sekarang lebih banyak tinggal di satu kota, tidak terburu-buru,” kata Pauline.


    Lebih lanjut dia menambahkan tempat wisata mainstream atau ikon bukan lagi tujuan wisata saat ke luar negeri. WNI sekarang suka berkunjung ke tempat-tempat yang menawarkan pengalaman seperti museum dan tempat-tempat viral.

    “Lebih banyak enjoy di satu city ya dengan kayak berwisata itu enggak harus mengunjung ke icon wisata. Mereka lebih suka untuk yang menikmati budayanya, makanannya. Kalau kayak ke museum tuh memang mau menikmati isi museumnya seperti apa,”

    “Dan ini juga terpengaruh dengan makanan-makanan viral yang ada di TikTok. Jadi kalau dulu tuh mereka tuh makan di restoran yang memang restoran di cater khusus untuk grup. Tapi sekarang orang tuh lebih suka untuk mencari makanan-makanan yang viral dan mau ngantri,” tambahnya,” katanya.

    Pauline juga mengatakan traveler muda sangat peduli dengan sustainability. Perubahan selera ini, di mana dulu wisata belanja barang branded sangat populer, sekarang tak banyak diminati.

    “Malahan wisata belanja itu udah enggak seheboh dulu. Ya juga memang karena harga barangnya pun makin lama makin mahal, tapi anak-anak muda sekarang ini sudah memahami untuk mengurangi penggunaan fast fashion. Dan mereka lebih menghargai penggunaan barang-barang buatan lokal. Malah banyak lebih milih thrifting,” lanjutnya.

    Sebagai agen travel, Pauline mengatakan saat ini paket yang paling laku dalam usahanya adalah wisata ke China. Pengaruh media sosial dan kemudahan datang ke China menjadi salah satu faktor pendukung.

    “Sekarang paling banyak diminati China,” tutupnya.

    (sym/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Malaysia 3 Kali Lebih Banyak Turisnya Dibanding RI, Kenapa?

    Malaysia 3 Kali Lebih Banyak Turisnya Dibanding RI, Kenapa?



    Jakarta

    Indonesia menyambut 10 juta turis selama 8 bulan pertama di 2025, sedangkan di Malaysia ada 28,2 juta wisatawan yang berkunjung. Ketertarikan turis lebih besar untuk berkunjung ke Malaysia daripada Indonesia, bukan karena negara ini kalah indah.

    Menurut Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Universitas Indonesia Deni Danial Kesa, MBA, PhD, Malaysia menempatkan pariwisata sebagai isu nasional. Sedangkan pariwisata Indonesia masih dilakukan tidak daerah tanpa ada integrasi.

    “Itu bukan sekadar angka, tapi perbedaan dalam memasarkan pariwisata. Malaysia menjadikan pariwisata sebagai proyek nasional, sedangkan Indonesia memperlakukannya sebagai kumpulan inisiatif daerah yang berjalan sendiri,” kata Deni dalam perbincangan dengan detikTravel.


    Akibatnya, koordinasi dan konsistensi pemasaran pariwisata Indonesia tidak berjalan seiringan. Tiap daerah membuat program pariwisata sendiri, mengabaikan pentingnya menciptakan ‘experience Indonesia.’ Selain itu, tidak ada kelanjutan, sehingga pesona Indonesia mudah hilang.

    Selain marketing, kelemahan lain adalah masalah administrasi dan dukungan transportasi. Menurut Deni, sulitnya mengakses hal-hal pendukung wisata ini tidak cocok bagi kebutuhan wisatawan modern. Akibatnya, wisatawan lebih suka ke Malaysia yang punya layanan lebih terintegrasi.

    Artikel ini menjadi artikel terpopuler, Selasa (13/10/2025), baca selengkapnya di sini.

    Jangan lupa untuk membaca artikel terpopuler lainnya di bawah ini:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Numpang Tidur di Terowongan, Turis Malah Terjebak

    Numpang Tidur di Terowongan, Turis Malah Terjebak



    Istanbul

    Seorang turis terjebak di sebuah terowongan. Awalnya, ia mengantuk dan numpang istirahat di sana. Tapi malah tak bisa keluar!

    Caires Ferraiera datang dari Portugal untuk liburan ke Turki pada bulan Agustus. Awalnya semua baik-baik saja, sampai ia kehilangan paspornya. Ia kemudian datang ke Kasimpasa karena mengira ada kedutaan negaranya di sana.


    Namun, ia harus menelan kenyataan pahit bahwa tak ada konsulat di sana. Sejak itu seperti dikutip dari Turkiye Today, Selasa (14/10/2025) ia hidup di jalanan.

    Pada Kamis (11/9) pada pukul 08.30 waktu setempat, pria itu masuk ke Terowongan Kasimpasa-Haskoy karena merasa ngantuk. Sayangnya, ia malah tak bisa keluar setelahnya.

    Ia berteriak sampai kehabisan tenaga sampai berhari-hari. Tembok terowongan yang tebal membuat semangatnya pupus. Tapi ternyata usahanya tidak sia-sia, dari balik tembok seorang warga sedang berjalan dan mendengar suara Ferraiera.

    Tim kepolisian, kesehatan, pemadam kebakaran dan UMKE dikerahkan ke lokasi. Mereka berusaha untuk memecahkan sebagian dinding tempat suara turis itu berasal.

    Petugas memasuki area sempit dan mencapai ke dalam terowongan. Ferraiera ditemukan dalam keadaan setengah telanjang, kelelahan dan bekas luka di sekujur tubuhnya. Pria itu tidak langsung dievakuasi karena kondisi tubuh yang lemah dan berada di ruang yang sempit dalam waktu cukup lama.

    Tim pemadam kebakaran mulai mengebor tembok dengan bor impak untuk mengevakuasinya. Tim pemadam kebakaran mengebor tembok setebal kurang lebih 15 sentimeter (9,8 inci) dengan bor selama beberapa saat, kemudian menggunakan alat pemotong beton, memotong tulangan, dan merobohkan tembok dengan palu godam. Evakuasi Ferraiera berlangsung selama 6 jam.

    Petugas kemudian memandu Ferraiera dan memasang penyangga di lehernya, lalu dimasukkan ke dalam ambulans. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kota Okmeydani Profesor Dr. Cemil Tascioglu untuk perawatan. Setelah menyelesaikan prosedur di rumah sakit, Ferraiera diserahkan ke Pusat Pemindahan dan dideportasi sesuai prosedur di kantor polisi.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Maskapai Ini Manjakan Introvert, Ada Kursi ‘Bebas Tetangga’

    Maskapai Ini Manjakan Introvert, Ada Kursi ‘Bebas Tetangga’



    Jakarta

    Maskapai Virgin Australia memiliki kampanye baru untuk penumpang introvert. Ada penawaran khusus bagi mereka yang ingin duduk tanpa penumpang di sebelahnya.

    Strategi baru ini bernama ‘Kursi Bebas Tetangga’. Penumpang di kelas ekonomi bisa memesan dua kursi sekaligus untuk dirinya sendiri, seperti dikutip dari Mirror UK pada Selasa (14/10/2025).


    Sistemnya, penumpang dapat mengajukan penawaran melalui aplikasi maskapai untuk memesan kursi tambahan di sebelah mereka. Kursi tersebut akan dilelang mulai dari £14 atau sekitar Rp 300 ribuan dan akan terus naik tergantung banyaknya permintaan.

    Penumpang yang beruntung akan diinformasikan dua jam sebelum keberangkatan. Namun, jika penumpang kehabisan kursi, maka mereka akan mendapatkan refund atau pengembalian uang.

    Yang perlu dicatat, Kursi Bebas Tetangga ini hanya tambahan ruang pribadi bagi penumpang, tidak berlaku untuk jatah bagasi tambahan.

    Fitur baru ini hadir setelah survei tahun 2023 yang menemukan bahwa 42 persen penumpang Virgin Australia mengatakan mereka akan mempertimbangkan biaya untuk mengosongkan kursi tengah pada penerbangan internasional lebih dari tiga jam.

    Selain itu, 35 persen penumpang juga mengatakan mereka akan melakukan hal yang sama untuk penerbangan domestik lebih dari tiga jam.

    “Prioritas kami adalah memberikan nilai dan pilihan yang lebih banyak kepada penumpang Virgin Australia ketika mereka memilih untuk terbang bersama kami,” ucap Eksekutif Virgin Australia, Libby Minogue.

    Fitur serupa juga ditawarkan oleh maskapai lain seperti Qantas dan Air France.

    Kursi Bebas Tetangga adalah fitur tambahan yang cerdas bagi wisatawan Ekonomi yang menginginkan kepastian ruang ekstra tanpa biaya tambahan. Setelah memesan penerbangan, penumpang dapat mengajukan penawaran untuk kursi tambahan melalui aplikasi Virgin Australia.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 4 Destinasi Wisata dan Kuliner yang Populer di Kota Guangzhou

    4 Destinasi Wisata dan Kuliner yang Populer di Kota Guangzhou

    Guangzhou

    Kota Guangzhou merupakan kota tertua dan berkembang pesat terutama di bidang ekonomi dan budaya. Banyak wisata dan tempat makan yang menarik untuk di kunjungi, makanan khas selatan Tiongkok sangat populer di kota Guangzhou. Ada banyak lagi jenis wisata dan makanan yang dapat di kunjungi Ketika berkunjung ke Guangzhou.

    Destinasi Wisata di Guangzhou:

    1. Canton Tower

    Ikon kota Guangzhou dan termasuk dalam salah satu menara tertinggi di dunia, dengan tinggi 600 meter dan terletak di tepi Sungai Mutiara menjadi tempat wisata favorit wisatawan terutama keindahannya pada malam hari.

    2. Guangzhou Opera House

    Terletak di Tianhe District, Zhujiang New Town gedung dengan bentuk yang unik menyerupai batu kristal ini biasa digunakan sebagai tempat pertunjukan ballet, konser musik, dan berbagai pertunjukan lainnya.


    3. Baiyun Mountain

    Salah satu objek wisata alam populer di China tepatnya di kota Guangzhou ini memiliki tinggi lebih dari 300 meter, gunung ini menjadi tempat favorit semua orang lokal maupun pendatang karena udara sejuk yang menerpa saat berada di puncaknya dan menciptakan pemandangan indah saat matahari terbit dan terbenam.

    4. Sun Yat-sen Memorial Hall

    Tempat ini dibangun untuk memperingati Dr. Sun Yat-sen dengan segala jasa yang telah beliau lakukan. Beliau dijuluki sebagai Bapak Tiongkok Modern karena ia telah meletakkan dasar berdirinya Republik Tiongkok, memimpin revolusi menggulingkan Dinasti Qing, dan mempopulerkan gagasan “Tiga Prinsip Rakyat”, isi tiga prinsip itu sendiri adalah nasionalisme, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat.

    Kuliner di Guangzhou:

    1. Dimsum

    Dimsum adalah makanan khas Guangzhou dengan banyak variasi, bisa digoreng, dikukus, atau dipanggang. Isinya beragam seperti ayam, udang, babi, dan dibungkus dengan kulit dari tepung tapioka. Dimsum bukan hanya terkenal karena rasanya enak, tapi juga dianggap sebagai makanan khas masyarakat Kanton.

    2. Charsiu

    Charsiu adalah makanan khas Guangzhou, dibuat dari daging babi yang sudah dibumbui dengan rempah khas Kanton lalu dipanggang. Rasa gurih manisnya membuat banyak pecinta daging babi ingin mencobanya.

    3. Cantonese Wonton Noodle

    Berbeda dengan Wonton Noodle di luar kota Guangzhou, rasa pada Cantonese Wonton Noodle ini lebih ringan dan terasa lebih sederhana, dengan mie tipis yang lembut dan kuah kaldu yang memiliki rasa light menjadikan Wonton Noodle khas kota Guangzhou ini memiliki banyak peminat. Seringkali di sajikan lengkap dengan sayuran dan wonton rebus berisi daging babi dengan campuran udang.

    4. Claypot Rice

    Populer pada saat malam hari dan musim dingin menjadikan makanan ini sebagai salah satu comfort food di kota Guangzhou, dimasak menggunakan pot tanah liat yang berbentuk mangkok dan langsung di atas kompor membuat tekstur nasinya memiliki kerak tipis yang gosong namun renyah dengan topping sosis khas Masyarakat kanton dan daging babi asin asap.

    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel. Anda bisa mengirim cerita perjalanan Anda melalui tautan ini.



    Sumber : travel.detik.com

  • Bali Tak Hanya Pantai, tapi Juga Tempat Lahirnya Hiu Bambu Langka!

    Bali Tak Hanya Pantai, tapi Juga Tempat Lahirnya Hiu Bambu Langka!



    Gianyar

    Bali tak hanya terkenal dengan pantainya, tapi juga jadi tempat untuk berkembangnya satwa-satwa endemik Indonesia. Beberapa satwa endemik Indonesia sudah mulai terancam populasinya. Hal tersebut sangatlah menyedihkan untuk ekosistem di Indonesia.

    Oleh karenanya sebagai lembaga konservasi, Taman Safari Indonesia Group mengembangkan variasi atraksi mereka di Taman Safari Bali yakni Marine Safari Bali (MSB).

    Bukan sekadar jadi tempat rekreasi keluarga saja, tapi jauh lebih penting adalah tentang edukasi dan juga konservasi satwa-satwa yang sudah mulai terancam. Dibuka akhir tahun 2024 lalu, telah banyak berhasil di beberapa pemeliharaan satwa terancam.


    Dengan pengelolaan yang baik dan terjaga, salah satu yang berhasil dikembangbiakkan adalah hiu bambu.

    “Kita punya beberapa inisiatif penyelamatan jadi captive breeding adalah sesuatu yang kita lakukan sekarang. Kita bisa lihat sekarang telur dan anak hiu bambu, ini adalah salah satu program penyelamatan yang berhasil,” kata Operation Manager of MSB, Samuel Liu, beberapa waktu lalu di Bali.

    “Salah satu yang sangat penting terutama untuk Indonesia adalah spesies endemik seperti hiu bambu ini. Jadi yang kita lakukan sekarang adalah upaya penyelamatan spesies tersebut dengan bantuan dari berbagai pihak juga,” lanjutnya.

    Tempat captive breeding hiu bambu, hiu endemik Indonesia yang ada di Marine Safari Bali.Tempat captive breeding hiu bambu, hiu endemik Indonesia yang ada di Marine Safari Bali. (Taman Safari Indonesia)

    Bagi pengunjung yang datang ke MSB dan ingin melihat bagaimana bentuk hiu bambu itu bisa dilihat di aquarium yang berada di zona The Ocean. Atau jika ingin melihat tentang pengembangbiakannya bisa dilihat di Educaiton and Conservation Center.

    Education Manager of MSB and Taman Safari Bali, Muhammad Khoiri Habibullah, menjelaskan dari bentuk telur yang telah memiliki embrio hingga menetas itu membutuhkan waktu sekitar empat bulan.

    Hiu bambu dewasa itu memiliki warna yang didominasi warna coklat. Uniknya ketika menetas, hiu bambu ini tidak berwarna coklat, melainkan berwarna hitam

    “Jadi mereka akan menetas sekitar empat bulan dan ketika mereka menetas, dia akan menjadi kayak gini warna hitam dulu. Ini adalah salah satu captive breeding yang berhasil kita lakukan di Bali,” ungkap Khoiri.

    “Jadi bamboo shark itu bisa menghasilkan telur ketika mereka sudah mencapai usai matang, tapi telur itu belum tentu punya embrionya,” lengkapnya.

    (upd/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pendaki Tersesat di Gunung Tertinggi Ketiga Jepang, Satu Tak Tertolong



    Tokyo

    Seorang wanita melapor pada polisi, tiga anggota kelompoknya hilang saat melakukan pendakian di gunung tertinggi ketiga Jepang.

    Kelompok yang terdiri dari tujuh orang itu mendaki Gunung Okuhotakadake yang terletak di antara Prefektur Nagano dan Gifu, di utara Jepang. Puncak gunungnya berada di ketinggian 3.190 mdpl.


    Seorang perempuan asal Filipina melaporkan bahwa tiga orang, dua pria dan seorang wanita terpisah dari kelompok itu. Mereka terpencar saat menuruni gunung, seperti dikutip dari Kyodo News pada Selasa (14/10/2025).

    Laporan kepada penjaga gunung kemudian disambungkan ke pihak berwajib dari sebuah pondok di dekat puncak. Polisi segera melakukan pencarian pada Sabtu (11/10) malam.

    Menurut polisi, ketiganya ditemukan sekitar 170 meter dari pondok sekitar pada pukul 05.20 waktu setempat pada Minggu (12/10). Seorang pria berusia 53 tahun berada dalam kondisi kritis ketika ditemukan. Setelah mendapat pertolongan, ia tidak selamat dan dipastikan meninggal dunia.

    Sementara seorang lagi, pria berusia 48 tahun mengalami hipotermia. Yang terakhir adalah seorang pendaki perempuan. Ia tampak baik-baik saja dan turun sendiri setelah ditemukan, kata polisi.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Gorila Ngamuk, Bikin Retak Kaca Pembatas Bonbin

    Viral Gorila Ngamuk, Bikin Retak Kaca Pembatas Bonbin



    San Diego

    Seekor gorila membuat pengunjung Kebun Binatang San Diego kaget dan ketakutan. Dia mengamuk dan menghantam kaca pembatas hingga retak.

    Diberitakan CBS8, Selasa (14/10/2025) gorila jantan bernama Denny ini mengamuk pada hari Sabtu lalu, memecahkan satu lapis panel kaca di di habitat hutan gorila Kebun Binatang San Diego dengan menghantamnya. Netizen pun dibuat kaget dan bertanya-tanya, kenapa gorilanya bisa marah.

    Erin Riley, seorang profesor antropologi di Universitas Negeri San Diego, mengatakan ada banyak hal yang dapat memicu perilaku gorila ini.


    “Gorila, terutama yang jantan, sering melakukan apa yang kami sebut ‘unjuk gigi’, sebagai semacam tindakan pamer,” katanya.

    “Yang saya tidak tahu, tentu saja, karena saya tidak ada di sana, adalah apakah ada sesuatu yang memicu perilaku tersebut. Salah satu hal yang sebenarnya tidak disukai gorila adalah ditatap langsung di mata, dan itu bukan sesuatu yang selalu dipahami pengunjung kebun binatang,” lanjutnya.

    Dr Riley mengatakan mungkin saja Denny sedang bermain dan bersenang-senang. Namun, karena perhatiannya tertuju pada kaca, hal itu bisa jadi menunjukkan ada sesuatu terjadi pada penonton yang membuatnya tidak nyaman.

    “Mengingat kaca itu diarahkan ke jendela, tempat para pengunjung berada, saya tidak tahu apakah mereka merasa terancam, apakah ada banyak orang di sana saat itu yang membuat Denny merasa sedikit terancam,” tambahnya.

    Bulan Agustus lalu, Denny kehilangan saudaranya yang mati karena serangan jantung. Riley menduga bisa jadi Denny masih berduka atas kehilangan saudaranya, dan kematiannya mungkin masih mempengaruhinya.

    Kebun Binatang San Diego menyatakan bahwa Denny tidak terluka dan kedua gorila yang tinggal di habitat tersebut akan dirawat di balik layar hingga panel diganti. Belum ada informasi terkait apa yang memicu insiden tersebut.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com

  • Gokil! Kemang Masuk Kawasan Paling Keren di Dunia Tahun 2025

    Gokil! Kemang Masuk Kawasan Paling Keren di Dunia Tahun 2025



    Jakarta

    Kawasan Kemang di Jakarta Selatan masuk ke dalam beberapa kawasan paling keren di dunia tahun 2025 versi Time Out.

    Time Out merilis sekitar 39 kawasan paling keren yang ada di dunia. Kemang berada di urutan nomor 28 dari list yang laporkan tersebut. Dari laporan tersebut, Kemang disebut punya lanskap yang kreatif. Dengan banyaknya toko-toko di sana yang berasal dari ragam lini, fashion hingga kuliner.


    “Para pencinta kuliner berbondong-bondong ke Jalan Kemang Raya dan Jalan Bangka, tempat banyaknya kios makanan kaki lima berjejer di trotoar saat matahari terbenam. SCBD mungkin merupakan pusat pesta kota, tetapi bar-bar dan bar kasual Kemang menawarkan suasana yang jauh lebih membumi – sempurna untuk menghabiskan malam,” tulis Layla Rose dalam laporan ‘The Coolest Neighbourhoods Time Out‘, dikutip Selasa (14/10/2025).

    Jimbocho di Tokyo, Jepang berhasil menduduki peringkat teratas. Dikenal sebagai nirwana bibliofil, Jimbocho menawarkan sekitar 130 toko buku antik yang menjadi daya tarik utama.

    Editor perjalanan Time Out, Grace Beard, mengatakan penentuan kawasan paling keren di dunia itu berdasar pada bagaimana kawasan tersebut mampu membentuk ekosistem yang baik untuk komunitas lokal di sana.

    “Hal terpenting dari daftar tahun ini adalah bagaimana lingkungan tersebut dibentuk oleh, dan untuk komunitas lokalnya,” ungkap Grace mengutip dari CNN.

    Daftar tersebut disusun dari rekomendasi para editor dan kontributor Time Out di seluruh dunia, kemudian diperingkat berdasarkan aspek budaya, komunitas, kelayakan huni, kuliner, dan tentunya kekinian.

    List Kawasan Paling Keren di Dunia

    1. Jimbocho di Tokyo, Jepang

    2. Borgerhout di Antwerp, Belgia

    3. Barra Funda di Sao Paulo, Brasil

    4. Camberwell di London, Inggris

    5. Avondale di Chicago, Amerika Serikat

    6. Mullae-dong di Seoul, Korea Selatan

    7. Menilmontant di Paris, Prancis

    8. Nakatsu di Osaka, Jepang

    9. Vallila di Helsinki, Finlandia

    10. Labone di Accra, Ghana

    11. Nguyen Thai Binh di Ho Chi Minh, Vietnam

    12. Anjos di Lisbon, Portugal

    13. Digbeth di Birmingham, Inggris

    14. Red Hook di New York, Amerika Serikat

    15. Perpetuo Sucorro di Medellin, Colombia

    16. Burwood di Sydney, Australia

    17. Linden di Johannesburg, Afrika Selatan

    18. Former French Concession di Shanghai, China

    19. Quartieri Spagnoli di Naples, Italia

    20. Bencoolen di Singapura, Singapura

    21. Endoume di Marseille, Prancis

    22. Plateau-Mont-Royal di Montreal, Kanada

    23. The Liberties di Dubli, Irlandia

    24. North Melbourne di Melbourne, Australia

    25. Portales di New Mexico, Amerika Serikat

    26. Davenport di Toronto, Kanada

    27. Little River di Miami, Amerika Serikat

    28. Kemang di Jakarta, Indonesia

    29. Botafogo di Ro de Janeiro, Brasil

    30. Sheung Wan di Hong Kong

    31. Barranco di Lima, Peru

    32. Mont Kiara di Kuala Lumpur, Malaysia

    33. Clarksville di Austin, Amerika Serikat

    34. Margit-negyed di Budapest, Hungaria

    35. Glen Park di San Francisco, Amerika Serikat

    36. MiZa di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab

    37. Villa Devoto di Buenos Aires, Argentina

    38. Mehrauli di Dehli, India

    (upd/ddn)



    Sumber : travel.detik.com