Category: Wisata

  • Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai

    Warga Baleendah Kaget, Pekarangan Rumahnya Ditumbuhi Bunga Bangkai



    Bandung

    Warga Baleendah di Bandung terkaget-kaget melihat pekarangan rumahnya ditumbuhi bunga Bangkai. Warga yang penasaran pun ikut berkerumun ke rumah itu.

    Bunga bangkai atau suweg tumbuh di pekarangan rumah warga Kampung Cilebak, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

    Tumbuhnya tanaman berbau menyengat tersebut membuat geger warga sekitar. Pantauan di lokasi, tanaman itu tumbuh dan mekar di antara permukiman rumah warga.


    Tanaman itu tumbuh dengan diameter 15 sentimeter dan tingginya 20 sentimeter. Beberapa warga sekitar kerap datang untuk melihat dan mengabadikan bunga itu melalui kamera ponselnya. Rumah warga itu pun berubah jadi ‘wisata dadakan’.

    “Jadi awal ketahuan pas mekarnya itu kira-kira 2 hari yang laluan. Sekitar, Sabtu 11 Oktober 2025 lalu,” ujar Aneng Yunengsi (52) saat ditemui, Senin (13/10/2025).

    Peristiwa tersebut bermula saat warga sekitar melakukan kerja bakti bersih-bersih. Setelah itu, warga kemudian mencium bau yang tidak sedap dan langsung menemukan tanaman tersebut.

    “Iya kebetulan kemarin (Sabtu) kan lagi beres-beres, terus aja nengok ke sini ada semacam bau bunga bangkai, yang mau mekar gitu. Tapi waktu itu masih kucup. Nah ditunggu beberapa hari alhamdulillah sekarang udah mekar,” katanya.

    Tanaman tersebut mengeluarkan bau tidak sedap selama beberapa hari. Bahkan kata Aneng, para warga langsung mendekat untuk melihat tanaman tersebut dan sempat menjadi tontonan warga.

    “Soalnya baunya itu lebih bau lebih menyengat dari bangkai tikus, kemarin itu sangat bau akhirnya tetangga pada penuh ke sini pada lihatin, pada bilang bau-bau, tapi semuanya itu pada pada lihatin,” jelasnya.

    “Sudah dibilang bau, tapi tetap pada mau lihat soalnya kan jarang-jarang itu ada di sini ada bunga bangkai gitu,” tambahnya.

    Aneng mengungkapkan, tanaman serupa pernah tumbuh di lokasi yang sama. Kemudian tanaman tersebut langsung layu dengan sendirinya.

    “Iya, waktu itu sekitar setahun ke belakang mungkin. Pernah kejadian ada juga tumbuh di sana. Sekarang tumbuh lagi di sana. Di tempat yang sama, itu tumbuh lagi. Kalau dari bentuk besaran sekarang. Kalau yang dulu itu agak-agak kecil. Baunya juga ini lebih bau lagi. Iya, lebih bau dari waktu itu,” bebernya.

    Dia menambahkan tidak ada tanaman serupa yang tumbuh di wilayah tersebut. Makanya bunga bangkai saat ini tumbuh di lokasi yang sama kala satu tahun yang silam.

    “Satu sampai tiga hari pas mekar aja kecium baunya. Terus hari-hari selanjutnya sudah enggak begitu bau. Udah ya baunya biasa-biasa aja gitu, kaya sekarang aja ini sudah agak hilang baunya,” pungkasnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    Lihat juga Video ‘2 Bunga Bangkai Mekar di Batam, Sempat Jadi Tontonan Warga’:

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cuma Pakai Tali, Sekdes Jadi Viral Usai Tangkap Buaya di Muara Air Inggris

    Cuma Pakai Tali, Sekdes Jadi Viral Usai Tangkap Buaya di Muara Air Inggris



    Kupang

    Seorang Sekretaris Desa (Sekdes) di NTT viral usai menangkap seekor buaya ditangkap di Muara Air Inggris hanya dengan menggunakan tali.

    Peristiwa itu terjadi di desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (13/10) kemarin.

    Video penangkapan buaya itu pun viral di media sosial (medsos). Dalam video berdurasi 23 detik itu terlihat ada seekor reptil yang diikat di bagian lehernya dengan seutas tali nilon. Lokasi buaya yang masih anak-anak itu terlihat berlumpur.


    Kepala Desa Soliu, Markus Akulas, membenarkan video tersebut. Menurutnya, buaya berukuran sekitar 40-50 sentimeter (cm) itu ditangkap oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Soliu, Elia Hois.

    “Sekdes Soliu yang tangkap di Muara Air Inggris. Saya belum tahu buaya itu jantan atau betina,” ujar Markus ketika dihubungi, Selasa (14/10/2025).

    Markus mengatakan saat ini buaya tersebut diamankan di kantor Desa Soliu. Rencananya akan diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT untuk dibawa ke lokasi penangkaran.

    “Kami ada taruh di dalam ember di kantor desa. Nanti kami koordinasikan dengan BBKSDA NTT agar datang untuk mengevakuasi ke tempat penangkaran,” jelas Markus.

    Menurut Markus, Muara Air Inggris merupakan habibat buaya. Ternak milik warganya seperti sapi, babi, dan kambing yang dilepasliarkan kerap dimangsa oleh reptil pemakan daging itu.

    “Kami takut karena sudah sering ternak kami dimangsa buaya. Di lokasi itu juga anak buaya terlalu banyak,” pungkas Markus.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikBali.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Geger Kemunculan 2 Harimau di Jalur Lintas Sumatera, BKSDA Sumbar Patroli 3 Hari

    Geger Kemunculan 2 Harimau di Jalur Lintas Sumatera, BKSDA Sumbar Patroli 3 Hari



    Agam

    Kemunculan dua ekor harimau Sumatera di jalur lintas Sumatera bikin gegar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat langsung turun tangan.

    Mereka telah menurunkan tim untuk berpatroli selama 3 hari guna menangani kemunculan harimau Sumatera di Muaro Batu Gadang, Jorong Batu Gadang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

    Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra, mengatakan tim yang turun melakukan penanganan berasal dari BKSDA Sumbar, Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh, Pagari Baringin, Pagari Salareh Aia dan mahasiswa Kehutanan Universitas Negeri Riau (UNRI).


    “Kita menurunkan kekuatan penuh pada Minggu (12/10) dan melakukan koordinasi dengan Kapolsek Palupuh. Jalur tersebut merupakan jalan lintas Sumatera menghubungkan Bukittinggi menuju Medan, Sumatera Utara,” kata Ade di Lubuk Basung, dilansir Antara.

    Kemunculan harimau Sumatera tersebut sempat mengkagetkan warga. Petugas telah melakukan wawancara dengan warga yang berjumpa langsung dengan harimau itu.

    Selain itu, petugas juga mencari tanda keberadaan satwa, seperti jejak kaki, cakaran dan kotoran. Setelah itu, memasang kamera trap atau kamera jebak beberapa titik di lokasi kemunculan satwa

    Petugas juga melakukan patroli di lokasi kemunculan harimau di jalan lintas sumatera menghubungkan Bukittinggi menuju Medan, Sumatera Utara. Sejak Minggu (13/10) malam, Patroli akan dilakukan selama 3 hari.

    “Kita akan melakukan patroli selama tiga hari setiap malam sesuai dengan standar operasional prosedur,” katanya.

    Kronologi Kemunculan Harimau

    Awalnya petugas BKSDA mendapatkan laporan dari Wali Nagari (Kepala Desa) Koto Rantang terkait warga setempat melihat beberapa ekor harimau, Sabtu (11/10) sekitar pukul 16.30 WIB.

    Mendapatkan laporan itu, Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar mendatangi Tim Pagari Pasia Laweh, Pagari Baringin dan Pagari Salareh Aia untuk melakukan verifikasi awal, Minggu (12/10).

    Setelah itu Wali Jorong Batu Gadang, melaporkan bahwa ada beberapa pengendara mobil yang melihat dua ekor harimau melintas di jalan lintas sumatera Bukittinggi-Medan, Minggu (12/10) sekitar pukul 00.30 WIB.

    Pada Minggu (12/10) pada pukul 10.30 WIB, Wali Jorong melaporkan ada beberapa warga di sawah tidak jauh dari jalan lintas melihat dua ekor harimau dan mengabadikan dengan telepon genggam miliknya.

    “Saat melakukan verifikasi lapangan, kami dan warga sempat berinteraksi langsung dengan harimau dan satwa menghindar ke kawasan hutan,” katanya.

    Ia mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintasi jalan lintas Sumatera tersebut. Bagi warga, mereka diminta untuk tidak beraktivitas ke kebun sendirian, membatasi aktivitas di kebun pada sore, malam hari, mengandangkan ternak dan lainnya.

    Harimau Sumatera dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kompleks Taj Mahal Kebakaran!

    Kompleks Taj Mahal Kebakaran!



    Agra

    Kompleks Taj Mahal dilalap si jago merah pada Minggu (12/10), tepatnya pada gerbang sisi selatan. Bagaimana kronologinya?

    Informasi menyebutkan bahwa lokasi kebakaran berada 300 meter dari kubah utama, kepulan asap hitam terlihat mengepul di dekat gerbang selatan monumen itu, seperti dikutip dari India Tv News pada Selasa (14/10).

    Kebakaran dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 8 pagi pada hari Minggu. Namun, api segera dipadamkan dan tidak ada kerusakan parah di area monumen.


    Saksi mata mengatakan bahwa percikan api tiba-tiba muncul di dekat gerbang selatan, membuat warga panik sesaat.

    Menurut laporan, kebakaran disebabkan oleh korsleting pada saluran listrik tegangan rendah (LT) yang melewati ruang-ruang kecil di dekat gerbang selatan. Percikan api berasal dari sambungan plastik pada saluran tersebut yang menyebabkan percikan api singkat dan asap tebal.

    Melihat ini, staf yang bertugas segera menghubungi petugas Survei Arkeologi India (ASI) dan Torrent Power, perusahaan yang bertanggung jawab atas pemeliharaan listrik. Tim teknis Torrent segera tiba dan melakukan perbaikan setelah pemadaman listrik selama dua jam di area tersebut.

    Hubungan arus pendek sempat mengganggu pasokan listrik ke Taj Mahal, sementara jalur yang sama juga mengalirkan listrik ke monumen tersebut. Untungnya, masalah tersebut teratasi dalam waktu dua jam.

    “Teknisi Torrent Power menyelesaikan pekerjaan perbaikan dalam waktu dua jam dan pasokan listrik pulih sepenuhnya,” kata para pejabat, yang memastikan bahwa bangunan cagar budaya tersebut tetap sepenuhnya aman.

    Gerbang selatan Taj Mahal bukanlah area publik, telah ditutup untuk wisatawan sejak tahun 2018 karena alasan keamanan. Hanya staf pemeliharaan dan ASI yang diizinkan masuk ke area tersebut. Para pejabat menegaskan kembali bahwa insiden kebakaran terjadi di zona terlarang dan tidak memengaruhi area mana pun yang dapat diakses oleh pengunjung.

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Badai Alice Landa Spanyol, Aktivitas Wisatawan Jadi Terganggu

    Badai Alice Landa Spanyol, Aktivitas Wisatawan Jadi Terganggu



    Valencia

    Cuaca buruk mengancam kawasan timur Spanyol seiring Badai Alice yang terus menerjang pesisir Mediterania Spanyol. Hujan deras yang mengguyur sejak akhir pekan menyebabkan banjir bandang di wilayah Catalonia, mengubah sejumlah jalan di kawasan wisata menjadi aliran lumpur yang deras.

    Melansir Euronews, Selasa (14/10/2025) dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah kendaraan terseret arus air berwarna cokelat pekat. Layanan darurat pun dikerahkan untuk mengevakuasi para pengemudi yang terjebak di dalam mobil yang terendam banjir.

    Hingga kini, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan belum akan mereda. Badan Meteorologi Spanyol (Aemet) telah mengeluarkan peringatan merah untuk sebagian wilayah Valencia pada Senin (13/10), menyebutkan bahwa curah hujan bisa mencapai 100 milimeter hanya dalam waktu satu jam.


    Otoritas Perlindungan Sipil setempat mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan mewaspadai kemungkinan memburuknya situasi.

    “Situasinya rumit, dan diperkirakan akan ada lebih banyak hujan,” ujar Pejabat senior dari Badan Perlindungan Sipil Catalonia, Cristina Vicente.

    Meski belum ada laporan korban jiwa, tercatat 18 orang mengalami luka-luka, termasuk satu di antaranya mengalami luka serius. Badai Alice juga menyebabkan gangguan besar pada sistem transportasi, khususnya di sepanjang pesisir timur Spanyol.

    Layanan kereta api antara Barcelona dan Valencia terpaksa dihentikan di sepanjang koridor Mediterania, memengaruhi lebih dari 3.000 penumpang. Sementara itu, jalan tol AP-7 ditutup untuk sementara di ruas antara Freginals dan Ulldecona akibat banjir dan tumpukan puing.

    Militer pun diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan. Di Kepulauan Balearic, badai juga memicu gangguan perjalanan udara.

    Bandara Ibiza sempat menghentikan operasionalnya pada Minggu malam setelah landasan pacu dan sebagian area terminal terendam banjir. Akibatnya, setidaknya 24 penerbangan dibatalkan atau mengalami penundaan.

    Layanan darurat juga dilaporkan menyelamatkan sejumlah orang yang terjebak dalam kendaraan di pulau tersebut. Hingga Selasa, peringatan cuaca kuning dan oranye masih berlaku di Ibiza dan Formentera, dengan prakiraan hujan hingga 50 milimeter dalam satu jam.

    Aemet memperkirakan hujan lebat dan badai petir akan terus melanda kawasan timur Spanyol hingga akhir pekan. Peringatan oranye masih diberlakukan di wilayah pesisir Alicante, Valencia, dan Castellon. Beberapa lokasi bahkan diperkirakan menerima curah hujan hingga 300 milimeter sebelum badai diprediksi mulai mereda pada Sabtu (18/10).

    Badai Alice sendiri diklasifikasikan sebagai DANA (Depresion Aislada en Niveles Altos) yakni fenomena cuaca di mana kantong udara dingin terlepas dari aliran jet kutub dan menetap di atas wilayah Laut Tengah yang hangat.

    Fenomena tersebut biasanya terjadi satu hingga dua kali dalam satu dekade, namun dampaknya bisa sangat merusak karena kombinasi antara curah hujan ekstrem dan potensi banjir besar.
    Sebagai catatan, pada Oktober 2024 lalu, Valencia pernah dilanda salah satu badai DANA terdahsyat dalam sejarah modern.

    Peristiwa tersebut menewaskan lebih dari 200 orang dan menimbulkan kerusakan besar. Tragedi itu juga memicu kemarahan publik terhadap pemerintah karena dianggap lalai dalam penanganan bencana. Meskipun Badai Alice sejauh ini belum menimbulkan korban jiwa, pihak berwenang tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada.

    (upd/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menjaga Sungai Sebagai Urat Nadi Kehidupan, Bukan Tempat Pembuangan

    Menjaga Sungai Sebagai Urat Nadi Kehidupan, Bukan Tempat Pembuangan



    Jakarta

    Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan mempercepat Program Kali Bersih (Prokasih). Menurut Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, sungai adalah urat nadi kehidupan.

    Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq menggandeng Komunitas Peduli Sungai Cipinang dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam Aksi Bersih Sungai Cipinang Segmen I di Kelurahan Sukatani, Kota Depok, sebagai bagian dari percepatan Prokasih dan upaya pemulihan kualitas air Sungai Cipinang.

    “Tidak boleh lagi ada tumpang tindih, saling lempar tanggung jawab, atau bekerja parsial. Sungai Cipinang adalah satu ekosistem yang mengalir melintasi batas administrasi, karena itu penanganannya juga harus lintas sektor,” ujar Hanif dikutip Antara, Selasa (14/10/2025).


    Ia pun meminta agar penataan dan pemulihan Sungai Cipinang harus diselesaikan dalam waktu satu bulan. Dengan kolaborasi lintas sektor, penanganan sungai akan berjalan lebih komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

    Selain membersihkan bantaran sungai dan mengangkat sampah dari permukaan air, kegiatan itu juga menjadi momentum edukasi publik tentang bahaya pencemaran sungai oleh limbah domestik dan industri. Ia memastikan pemerintah tidak akan mentolerir pelanggaran terhadap kelestarian sungai.

    “Saya tidak segan menindak tegas siapa pun, baik pelaku usaha, rumah tangga, maupun industri, yang mencemari sungai. Limbah domestik maupun limbah B3, semua akan ditindak tanpa pandang bulu. Sungai adalah urat nadi kehidupan, bukan tempat pembuangan,” tegas dia.

    Kegiatan bersih-bersih yang sama berupa Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) juga digelar di Malang, Probolinggo, Surabaya, dan Blitar dengan fokus pada pembersihan aliran drainsae jalanan dan area publik lainnya.

    Selain itu, ada juga kegiatan Aksi Bersih Desa dan Akademi Bijak Sampah yang dilaksanakan di Karawang dan Tegal yang digelar oleh Sampoerna. Aksi ini menjadi bagian dari kampanye dengan tagar SayaAjaBisa yang bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif keberlanjutan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

    “Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari kesadaran. Melalui kampanye kegiatan anti-littering, kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Kepala Hubungan Regional dan Keberlanjutan Sampoerna Arief Triastika.

    Kampanye ini berhasil mengumpulkan sekitar 17 ton sampah dari berbagai titik. Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup.

    Seperti diketahui, salah satu penyebab banjir besar di pulau Dewata adalah penumpukan sampah di sungai. Sampah-sampah tersebut mengganggu aliran sungai dan membuatnya meluap saat hujan deras.

    Dengan kolaborasi terstruktur antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif dalam menjaga sungai sebagai sumber kehidupan, ekonomi dan pariwisata, bukan sebagai tempat pembuangan.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hotel Baru di Jakarta Ini Bikin Betah, Tiap Sudutnya Dihiasi Karya Seni!

    Hotel Baru di Jakarta Ini Bikin Betah, Tiap Sudutnya Dihiasi Karya Seni!



    Jakarta

    Jakarta kembali kedatangan hotel baru yang siap memanjakan para pelancong kota dan pebisnis. Artotel Harmoni – Jakarta resmi dibuka pada 17 September 2025, menjadi tambahan terbaru dalam koleksi hotel bergaya seni dan gaya hidup yang dikelola Artotel Group.

    Dengan mengusung tagline “Your Harmonized Urban Stay”, hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang memadukan kenyamanan modern, nuansa seni kontemporer, dan lokasi strategis di jantung ibu kota.

    Lokasi Strategis di Tengah Jakarta

    Terletak di Jl. KH. Zainul Arifin No. 5-7, Petojo Utara, Jakarta Pusat, Artotel Harmoni hanya beberapa menit dari pusat bisnis, kawasan kuliner legendaris, pusat perbelanjaan, hingga area pemerintahan.


    Baik untuk urusan bisnis, staycation singkat, maupun liburan urban, hotel ini menjawab kebutuhan traveler modern yang ingin akses mudah ke mana saja.

    “Enaknya menginap di sini, mau ke mana-mana gampang! Dekat dari pusat bisnis dan kuliner, cocok buat liburan ataupun kerja,” kata seorang tamu yang sempat menginap di hotel ini.

    Kamar Nyaman dengan Sentuhan Seni

    Artotel Harmoni Jakarta memiliki 150 kamar dengan tiga tipe pilihan:

    • Studio 25 (Superior)
    • Studio 30 (Deluxe)
    • Studio 37 (Suite)

    Setiap kamar dirancang dengan desain modern dan sentuhan seni kontemporer khas Artotel. Interiornya terasa hangat, dengan palet warna lembut dan elemen artistik hasil kolaborasi dua seniman Indonesia – Diela Maharani dan Donald Saluling.

    Karya mereka terinspirasi dari tema “Trace of Heritage”, yang merefleksikan sejarah kawasan Harmoni dan budaya Tionghoa di Jakarta tempo dulu.

    Fasilitas Lengkap:

    Meski terletak di tengah hiruk-pikuk Jakarta, Artotel Harmoni menawarkan suasana yang menenangkan. Hotel ini dilengkapi dengan:

    • Kolam renang outdoor untuk bersantai di sore hari
    • EATSPACE, restoran dengan menu modern dan cita rasa khas lokal
    • Lounge Bar yang nyaman untuk menikmati koktail setelah seharian bekerja
    • Selain itu, tersedia 7 ruang pertemuan berkapasitas hingga 360 orang, menjadikannya pilihan ideal untuk rapat bisnis, workshop, hingga acara komunitas kreatif.

    Galeri Seni di Dalam Hotel

    Sesuai DNA Artotel, hotel ini tak sekadar tempat tidur – tapi juga ruang apresiasi seni. Area lobby menampilkan ARTSPACE, galeri mini yang menampilkan karya seniman muda Indonesia. Konsepnya selaras dengan misi Artotel Group untuk menjadikan setiap propertinya sebagai “ikon destinasi kreatif” di kota tempatnya berdiri.

    “Setiap kamar dan fasilitas hotel seperti lobby dan restoran akan menjadi ruang yang artistik dan modern. Kami ingin Artotel Harmoni jadi ruang kreatif yang menyatukan seni, budaya, dan kehidupan sehari-hari,” ujar Eduard Rudolf Pangkerego, COO Artotel Group.

    Kesan Akhir:

    Artotel Harmoni Jakarta bukan sekadar hotel bisnis – ia adalah ruang inspiratif bagi kaum urban. Dengan perpaduan lokasi strategis, interior penuh karakter, fasilitas lengkap, dan atmosfer yang berjiwa muda, hotel ini cocok untuk siapa pun yang ingin merasakan “energi Jakarta” tanpa kehilangan kenyamanan.

    Bagi kamu yang sedang mencari tempat menginap di pusat Jakarta dengan harga kompetitif dan nuansa artistik yang segar, Artotel Harmoni Jakarta wajib masuk ke wishlist kamu!

    Promo spesial berlaku hingga 31 Oktober 2025!

    Nah, gimana detikers? Udah pada memasukkan Artotel Harmoni – Jakarta jadi list hotel impiannya dong? Ditambah lagi ada promo spesial yang berlaku sampai 31 Oktober 2025 loh. Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi artotelharmonijakarta.com atau akun Instagram resmi @artotelharmoni ya!

    (ddn/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Makam Keramat di Pasaman Barat, Ikan Larangan dan Gempa Hebat

    Kisah Makam Keramat di Pasaman Barat, Ikan Larangan dan Gempa Hebat



    Pasaman Barat

    Di Pasaman Barat, ada sebuah makam keramat yang jadi pusat perhatian, sekaligus tempat wisata religi bagi warga setempat. Makam ini bukan sekadar kuburan biasa.

    Makam tersebut dikenal memiliki ‘keajaiban’ yang kisahnya akan selalu dikenang oleh warga setempat. Makam itu terletak di Silambau, Jorong Langgam Sepakat, Kenagarian Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

    Ukuran makam itu memang tidak lazim, sekitar 3 x 1 meter, menjadi penanda fisik bagi sosok yang diyakini bertubuh tinggi besar. Masyarakat mengenalnya sebagai Kuburan Gadang Inyiak Tambo atau Makam Inyiak Tambo, sang pembuka pemukiman Silambau.


    Meskipun tidak ada catatan fisik mengenai kisah Inyiak Tambo di Silambau, masyarakat memercayai sebuah cerita rakyat atau folklor tentang Inyiak Tambo dan ikan larangan di sekitarnya.

    Asal Usul Inyiak Tambo

    Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat setempat secara turun temurun, Inyiak Tambo adalah orang pertama yang membuka hutan di daerah itu untuk dijadikan pemukiman, jauh sebelum Belanda menjejakkan kaki di Nusantara.

    Tidak ada yang tahu pasti dari mana asal-usulnya. Namun keberadaan makamnya seakan menjadi bukti nyata jasa dia bagi warga yang tinggal di daerah itu.

    Upik, seorang warga setempat yang berusia 56 tahun, bercerita bahwa sejak ia lahir dan tumbuh besar di Silambau, ia melihat makam itu tak berubah.

    Urang jaman dahulu tu gadang-gadang kan, lah tuo bana kuburan gadang tu. Ibuk lahir se lah mode itu juo latak kubua tu, (Orang zaman dahulu bertubuh besar, umur kuburan besar itu juga sudah tua. Sejak saya kecil, kuburan tersebut sudah seperti bentuk dan letaknya tidak berubah),” tutur Upik saat diwawancarai, Kamis (9/10).

    Makam Mau Dipindah, tapi Malah Gempa Hebat

    Kisah paling melegenda terkait makam ini terjadi pada tahun 1992, di era pemerintahan Presiden Soeharto. Menurut keterangan Upik, saat itu pemerintah berencana membuka lahan di sekitar makam untuk pemukiman.

    Seluruh makam lain yang berada di sekeliling pusara Inyiak Tambo pun dipindahkan satu per satu ke seberang jalan. Namun, ketika tiba giliran Makam Inyiak Tambo yang hendak dipindahkan, sebuah keanehan terjadi.

    Tanah di sekitar makam tiba-tiba bergetar hebat, laksana gempa kuat yang hanya terasa di area itu dan tidak meluas ke kenagarian lain.

    Tak menyerah, pemerintah mendatangkan Pak Ono, seorang “orang pintar” dari Sidomulyo, sebuah daerah pemukiman warga Jawa di Kinali. Pak Ono mencoba membacakan mantra untuk memuluskan proses pemindahan.

    Bukannya berhasil, getaran hebat justru kembali terjadi. Akhirnya, semua pihak menyerah dan membiarkan makam jumbo itu tetap di tempat asalnya hingga kini.

    Ikan Larangan di Sungai Silambau

    Kejadian aneh tak berhenti di situ. Pada tahun yang sama, masyarakat membangun sebuah masjid tepat di belakang makam.

    Untuk menambah dana pembangunan, warga berinisiatif menangkap ikan yang melimpah di Sungai Silambau yang mengalir di sisi makam untuk dijual.

    Saat ikan-ikan itu berhasil ditangkap dan siap untuk dijual, bumi di sekitar makam kembali berguncang. Peristiwa ini seolah menjadi pertanda bahwa ikan-ikan tersebut tak boleh diganggu dari habitatnya.

    Gerombolan ikan hanya berkumpul di sekitar makam yang berjarak setengah kilometer.Gerombolan ikan larangan di sungai Silambau hanya berkumpul di sekitar makam Inyiak Tambo yang berjarak setengah kilometer (Aisyah Luthfi/detikSumut)

    Masyarakat yang ketakutan akhirnya mengembalikan semua ikan itu ke sungai. Sejak saat itulah, ikan-ikan di sungai itu ditetapkan sebagai “ikan larangan”.

    Menurut keterangan Jasliman (57), warga yang tinggal tepat di ujung jalan di belakang makam, ikan-ikan tersebut dipercaya telah di-uduh (didoakan) oleh salah satu Syekh dari Lubuak Landua, seorang ulama yang berasal dari Pasaman Barat.

    Syekh tersebut hendak menikahi seorang wanita asli Silambau, ia mendoakan sungai itu sebagai bentuk penghormatan kepada Inyiak Tambo. Karenanya, tak ada seorang pun yang berani mengambil ikan di sepanjang setengah kilometer dari area makam.

    Nyo lah di uduah dek Syekh Lubuak Landua, lai ka mungkin lauak nan banyak nin di ciek tampek se? Batang aie panjang nyo dakek kubua ko se lauak-lauak nin, (Ikan-ikan itu sudah didoakan oleh Syekh Lubuak Landua. Apakah mungkin ikan-ikan sebanyak itu hanya berkumpul di dekat makam padahal aliran sungai sangat panjang),” tutur Jasliman.

    Makam Keramat Itu Kini Jadi Wisata Religi

    Kini, Makam Inyiak Tambo dan Sungai Silambau dengan ikan larangannya telah berubah menjadi destinasi wisata religi yang unik. Setiap Hari Raya Idul Fitri, banyak peziarah dan wisatawan datang berkunjung.

    Mereka datang untuk berziarah ke makam sang leluhur, sekaligus untuk menyaksikan dan memberi makan ribuan ikan yang jinak di sungai.

    Masyarakat setempat pun mendapat berkah dan keuntungan ekonomi dengan menjual pakan ikan seperti pelet dan biji jagung kepada para pengunjung.

    Makam yang dijaga kebersihannya secara berkala oleh pengurus masjid dan warga ini menjadi bukti bagaimana folklor dan legenda tidak hanya menjaga nilai-nilai luhur untuk menghormati alam dan leluhur, tetapi juga membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

    ———

    Artikel ini telah naik di detikSumut.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Staycation Mewah di Bandung, Dapat Sunset Drinks Eksklusif!

    Staycation Mewah di Bandung, Dapat Sunset Drinks Eksklusif!



    Bandung

    Ingin liburan singkat tapi tetap mewah? Saatnya self reward dengan rasakan pengalaman menginap tak terlupakan di The Trans Luxury Hotel Bandung, ikon kemewahan yang selalu jadi favorit wisatawan yang ingin menikmati sisi elegan Kota Kembang.

    Melalui penawaran eksklusif di transhotelgroup.com/detik, kamu bisa menikmati staycation premium lengkap dengan Sunset Drinks Eksklusif di The 18th Restaurant and Lounge. Cukup reservasi kamar, dan nikmati pengalaman mewah yang hanya bisa dirasakan di hotel bintang lima satu ini.

    Sensasi Liburan Tropis di Tengah Kota Bandung

    Menginap di The Trans Luxury Hotel bukan sekadar tidur di kamar nyaman, tapi menikmati fasilitas kelas dunia. Mulai dari White Sandy Beach Pool dengan pasir putih lembut seperti di pantai tropis, Lap Pool dan Kids Pool dengan air hangat, hingga jacuzzi yang bikin relaksasi makin sempurna.


    Untuk si kecil, ada The Kids Club dengan zona boneka hingga hiburan digital yang aman dan seru. Sementara orang tua bisa menikmati The Spa dengan terapis profesional asal Bali, atau berolahraga di Fitness Center berfasilitas lengkap dari Technogym, lengkap dengan sauna dan steam room.

    Kuliner Lezat dan Lokasi Super Strategis

    Pagi harimu akan dimulai dengan sarapan all-you-can-eat di The Restaurant, dari pastry yang baru dipanggang, salad segar, sushi dan dim sum, hingga pizza yang menggoda.

    Lokasinya pun strategis banget! Langsung terhubung ke Trans Studio Mall Bandung untuk belanja dan kulineran, atau ke Trans Studio Bandung untuk wahana seru bersama keluarga.

    Di sore hari kamu bisa menikmati panorama Kota Bandung yang menawan sambil menyeruput minuman favorit. Momen senja pun berubah jadi pengalaman mewah dan berkesan yang sulit dilupakan.

    Segera reservasi melalui transhotelgroup.com/detik dan dapatkan penawaran eksklusif ini sebelum kehabisan.

    Informasi lebih lanjut: (022) 8734 8888 atau WhatsApp +628118118391. Ikuti juga Instagram & TikTok @thetransluxuryhotel serta Facebook Page The Trans Luxury Hotel untuk promo terbaru.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pasar Malam Asia di Belanda, Obat Rindu Tanah Air untuk WNI di Eropa

    Pasar Malam Asia di Belanda, Obat Rindu Tanah Air untuk WNI di Eropa

    Enschede

    Kerinduan akan suasana dan cita rasa Tanah Air di Belanda dapat terobati melalui berbagai acara kebudayaan, salah satunya adalah Pasar Malam Asia.

    Festival yang menyajikan nuansa Indonesia ini diselenggarakan pada bulan-bulan tertentu dan berpindah-pindah kota di Belanda, memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk merasakan atmosfer Indonesia.

    Anda dapat mengecek jadwal kegiatan ini di pasarmalamasia.nl. Pada edisi September 2025 yang berlokasi di Kota Enschede, acara ini mengambil tempat di sebuah hanggar pesawat yang cukup terisolasi.


    Akses terbaik adalah dengan menggunakan mobil pribadi atau taksi, karena alternatif transportasi umum terdekat, yaitu halte bus, berjarak sekitar tiga puluh menit berjalan kaki. Untuk dapat menikmati suasana pasar malam ini, pengunjung dewasa dikenakan tiket masuk seharga €9,50, sementara untuk anak-anak adalah €5.

    Memasuki area pasar malam, pengunjung dapat menjumpai berbagai stan yang menjajakan produk Nusantara. Para pengunjung dapat membeli berbagai produk Indonesia, mulai dari bumbu-bumbu dapur kering, rempah-rempah, mie instan, hingga produk non-pangan seperti balsam, minyak kayu putih, batik, dan kerajinan tangan wayang.

    Sebagai catatan penting bagi para pengunjung, disarankan untuk membawa uang tunai karena tidak semua stan menyediakan metode pembayaran nontunai. Selain itu, aroma masakan khas Indonesia yang menggugah selera juga dapat dicium oleh pengunjung.

    Berbagai stan makanan menawarkan hidangan otentik, mulai dari nasi kuning, pempek, gado-gado, hingga rujak cingur. Tak ketinggalan, aneka jajanan pasar dan gorengan seperti kue lapis legit, tempe mendoan, dan pisang goreng turut meramaikan pilihan kuliner.

    Menariknya, festival ini juga menjadi ajang perkenalan budaya lain yang memiliki kaitan sejarah, seperti Suriname. Pengunjung dapat mencicipi hidangan khas Suriname, contohnya lumpia berisi ayam dan kacang panjang yang menawarkan cita rasa yang sedikit berbeda namun tetap akrab di lidah. Sambil menikmati hidangan dan berbelanja, suasana semakin hidup dengan adanya panggung hiburan.

    Alunan musik yang dimainkan sangat beragam, mencakup lagu-lagu lawas Indonesia yang membangkitkan kenangan, lagu-lagu Belanda, hingga musik dengan irama Karibia.

    Perpaduan melodi ini menciptakan sebuah atmosfer yang meriah dan merefleksikan percampuran budaya yang hangat. Pada akhirnya, Pasar Malam Asia bukan hanya sekadar tempat untuk makan dan berbelanja, melainkan sebuah pusat pertemuan budaya dan obat rindu bagi komunitas Indonesia dan siapa pun yang tertarik dengan kekayaan Nusantara di Eropa.

    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel. Anda bisa mengirim cerita perjalanan Anda melalui tautan ini.



    Sumber : travel.detik.com