Category: Wisata

  • Irit sih Irit, tapi Wanita Ini Nginap di Toilet Bandara demi Liburan Hemat

    Irit sih Irit, tapi Wanita Ini Nginap di Toilet Bandara demi Liburan Hemat



    Belgrade

    Seorang turis wanita membuat media sosial heboh. Dia memamerkan liburan ala backpacker tapi bikin semua orang kesal.

    Ryley Goles (23) tiba di Bandara Nikola Tesla, Serbia pada 3 September, pukul 02.00 waktu setempat. Dalam videonya, ia mengaku liburan ke sana selama tiga hari, seperti dikutip dari VN Express pada Rabu (1/10).

    Waktu ia tiba, transportasi kota belum beroperasi. Hanya ada taksi bandara yang siap melayani.


    Entah apa yang merasukinya, namun ia kemudian memutuskan untuk tidur di toilet bandara!

    Ia mengaku begitu berat menghabiskan USD 17 (Rp 283 ribuan) untuk menginap di sebuah hostel. Ia ingin uang itu digunakan untuk berkunjung ke museum video game.

    Dalam videonya, ia terlihat pilih-pilih bilik toilet, yang terbaik dan terlihat cukup bersih. Goles kemudian meletakkan pakaian di lantai untuk menghindari kontak langsung.

    Ia kemudian mengenakan celana panjang dan menggunakan tas sebagai bantal.

    Begitu diunggah, video itu langsung menuai kritikan. Keputusannya disebut menyesatkan dan meminta netizen untuk menyiapkan biaya utama untuk penginapan.

    Goles mengatakan bahwa pilihannya adalah aksi teraman yang tersedia, karena pintu toilet bisa dikunci, sehingga barang-barangnya akan aman.

    Namun, ia juga mengakui pilihannya tidak sebaik itu. Goles berkata bahwa jika dihadapkan dengan situasi serupa, ia akan memilih lantai bandara.

    Di akhir video, dirinya tidak menganjurkan orang-orang untuk melakukan hal yang sama.

    Kalau menurut traveler bagaimana menginap di toilet bandara? Tulis di kolom komentar…

    (bnl/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota yang Jarang Disadari

    Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota yang Jarang Disadari


    Jakarta

    Stasiun Manggarai-Jakarta Kota ternyata memiliki keunikan yang mungkin tak disadari penumpang. Di balik padatnya penumpang KRL Bogor-Jakarta Kota, keunikan ini adalah ciri khas yang menandai tiap stasiun dan tentunya menjadi keindahan sendiri.

    KRL Bogor-Jakarta Kota melewati jalur layang yang diresmikan tahun 1992, dikutip dari akun Instagram commuterline. Rute ini melewati Stasiun Cikini, Gondangdia, Juanda, Sawah Besar, Mangga Besar, dan Jayakarta hingga sampai di Jakarta Kota.


    Warna-warni Stasiun Manggarai-Jakarta Kota

    detikTravel sempat mengunjungi stasiun di jalur KRL Bogor-Jakarta Kota yang ternyata memang punya warna keramik dan cat berbeda.

    1. Stasiun Cikini

    warna-warni stasiun arah maggarai-kotaStasiun Cikini (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Saat turun di peron kereta, detikers disajikan pemandangan stasiun yang berwarna serba coklat cerah. Dinding cokelat ini bukan sekadar estetika tanpa makna namun melambangkan elegansi, kehangatan, kegembiraan, dan energi.

    Stasiun di Menteng, Jakarta Pusat ini juga menggunakan kombinasi keramik abu-abu dari lobi hingga tangganya. Terkait fasilitas penumpang, stasiun dilengkapi empat lokasi tangga serta dua eskalator untuk naik dan turun penumpang.

    2. Stasiun Gondangdia

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Gondangdia Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Berikutnya adalah Stasiun Gondangdia dengan warna kuning telur pada dinding, keramik lantai, hingga tangganya. Warna kuning cerah dipadukan dengan abu-abu di lantai stasiun sebagai kombinasi sekaligus menegaskan kesan positif.

    Dikutip dari akun Instagram commuterline warna kuning melambangkan kebahagiaan, keceriaan, optimisme, dan energi positif. Semangat ini diharapkan ada pada tiap penumpang KRL, meski harus berjibaku dengan padatnya KRL dan waktu tempuh tidak sebentar.

    3. Stasiun Juanda

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Juanda Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Stasiun Juanda terletak di Gambir, Jakarta Pusat, dan diresmikan pada 1872. Saat turun dari KRL Commuter Line, detikers akan disajikan pemandangan serba biru langit mulai dari peron, tangga lobi, hingga pintu keluar berbeda dengan stasiun sebelumnya.

    Untuk lantai, Stasiun Juanda menggunakan keramik warna abu-abu putih yang tak sama dengan dinding. Dikutip dari Instagram @commuterline, warna biru pada dinding Stasiun Juanda memberikan kesan ketenangan, kedamaian, dan kesejukan bagi para pengguna.

    4. Stasiun Sawah Besar

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Sawah Besar (dok. Qonita Hamidah/detikTravel)

    Stasiun di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat ini menggunakan warna lilac (seperti keunguan) pada dindingnya. Warna yang sama digunakan untuk lantai yang dipadukan dengan keramik warna abu-abu.

    Warna ungu di Stasiun Sawah Besar memberikan kesan lembut dan nyaman dilihat penumpang. Terkait mobilitas penumpang, stasiun menyediakan empat tangga dengan masing-masing punya 52 anak tangga, serta dua eskalator untuk naik dan turun.

    5. Stasiun Mangga Besar

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Mangga Besar (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Warna oranye mendominasi stasiun yang terletak di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat sejak dibangun pada 1992. Oranye memberi kesan cerah, modern, dan energik yang diharapkan bisa dirasakan para penumpang KRL.

    Dinding Stasiun Mangga Besar dilapisi keramik oranye, dan di samping jendelanya diletakkan tanaman hias yang menambah kesan elegan. Lantainya berwarna cokelat, berjajar dari pintu masuk hingga keluar dengan 42 anak tangga.

    6. Stasiun Jayakarta

    warna warni stasiun manggarai-kotaStasiun Jayakarta (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

    Jayakarta adalah stasiun terakhir sebelum KRL berhenti di Jakarta Kota. Ciri khas stasiun ini adalah penggunaan panel warna pink dan kuning muda pada bangunannya. Warna merah muda begitu mendominasi, hingga Stasiun Jakarta sekilas seperti serba pink.

    Stasiun Jayakarta yang terletak di Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat ini bernuansa modern dengan warna yang tak pernah diubah sejak awal berdiri. Jayakarta dilengkapi dengan empat tangga untuk naik turun penumpang dari peron, masing-masing terdiri atas 47 anak tangga.

    Seiring waktu, banyak stasiun memiliki renovasi untuk perbaikan layanan dan kemudahan penumpang. Perbaikan stasiun memang tidak meninggalkan bangunan asli atau cagar budaya setempat, meski desainnya cenderung nyaris sama.

    Detik travel sempat menanyakan kemungkinan serupa terjadi pada stasiun di sepanjang rute Manggarai-Jakarta Kota dengan warna-warninya yang khas. Menurut perwakilan PT KAI, kemungkinan tersebut bergantung sepenuhnya pada kebijakan pemerintah.

    “Pembangunan dan pengembangan stasiun dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. KAI Commuter hanya operator,” kata Humas PT Kereta Commuter Indonesia, Leza Arlan, dalam keterangan tertulis yang diterima detikTravel.

    Menelusuri stasiun-stasiun warna-warni di jalur layang Manggarai-Kota bisa jadi pengalaman unik tersendiri bagi para pengguna KRL. Selain fungsinya sebagai transportasi, tiap stasiun juga menghadirkan nuansa visual dan makna warna yang berbeda.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masuk Gerbang Indonesia Harus Pakai Aplikasi All Indonesia

    Masuk Gerbang Indonesia Harus Pakai Aplikasi All Indonesia



    Jakarta

    Mulai 1 Oktober 2025, setiap penumpang internasional yang masuk Indonesia wajib mengisi aplikasi All Indonesia sebagai syarat perjalanan.

    Seluruh penumpang pesawat/kapal yang masuk melalui bandara/pelabuhan internasional diharuskan mengisi formulir kedatangan (arrival card) secara digital melalui Aplikasi All Indonesia.


    All Indonesia merupakan sebuah aplikasi digital terpadu yang mengintegrasikan layanan imigrasi, kepabeanan, karantina, dan kesehatan di pintu masuk internasional, baik di bandara maupun pelabuhan.

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa All Indonesia hadir sebagai jawaban atas meningkatnya arus lalu lintas penumpang di Indonesia.

    “Ini bukan hanya kepentingan satu kementerian, melainkan bagian dari agenda pembangunan nasional untuk menciptakan pelayanan publik berkualitas dan keamanan perbatasan yang kuat,” ujar Agus.

    Berdasarkan data keimigrasian, jumlah perlintasan penumpang meningkat signifikan dari 20 juta orang pada 2023 meningkat sekitar 20% menjadi 24 juta orang pada 2024, dan dari Januari hingga September 2025 sudah menyentuh 20 juta orang.

    “Mudah-mudahan masih bersisa 3 bulan lagi, Ini akan melampaui daripada kedatangan warga negara asing, dan WNI kita yang akan melakukan perlintasan ke dalam Indonesia,” ujar Agus.

    Agus menambahkan, bandara adalah etalase bangsa. Pengalaman pertama wisatawan mancanegara di pintu masuk akan membentuk citra Indonesia di mata dunia.

    “Sistem deklarasi lintas batas yang modern, ramah, dan efisien adalah cermin sebuah bangsa yang besar dan percaya diri. Melalui digitalisasi, kita membongkar sekat birokrasi yang berbelit dan menghadirkan pelayanan optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa peluncuran All Indonesia merupakan tindak lanjut dari uji coba yang telah dilakukan di tiga bandara besar Soekarno-Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai sejak Juli 2025.

    “Selama dua bulan uji coba berjalan baik, dan hari ini kita resmikan All Indonesia. Tapi layanan publik sifatnya dinamis-harus terus diperbaiki dan disempurnakan. Karena seringkali impresi pertama wisatawan di bandara menjadi kesan terakhir yang mereka bawa pulang,” ujar AHY.

    AHY juga menekankan pentingnya digitalisasi yang aman, dengan menjaga privasi dan keamanan data penumpang. Ia berterima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Digital yang memastikan aspek keamanan sistem ini berjalan baik.

    Selain memperlancar perlintasan wisatawan mancanegara, AHY optimistis bahwa All Indonesia akan menjadi game changer bagi peningkatan arus investor, menarik talenta global, serta pertumbuhan pariwisata Indonesia.

    “Tugas berikutnya adalah, bagaimana mengkampanyekan, mensosialisasikan ini, agar semakin banyak yang menggunakan, All Indonesia. Bahkan sebetulnya bisa dilakukan, dan disarankan untuk dilakukan di negara asal, the country of origin, bisa H-3, Ini lebih memudahkan dan ada sebuah seamless experience yang bisa kita rasakan,” ujarnya.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kenapa Bisa Ada Macan Tutul dan Naga Jawa di Sanggabuana

    Kenapa Bisa Ada Macan Tutul dan Naga Jawa di Sanggabuana



    Jakarta

    Artikel terpopuler Rabu 1 Oktober 2025 masih seputar Gunung Sanggabuana yang menjadi saksi keberagaman hewan asli Indonesia yang merupakan kekayaan alam.
    Wilayah hutan di Karawang, Jawa Barat ini menjadi rumah bagi 20 macan tutul yang tertangkap kamera dalam ekspedisi Tim Macan Tutul Kostrad TNI AD dan Sanggabuana Conservation Foundation (SCF).

    Sebelumnya dalam ekspedisi tahun 2022, tim SCF dan Fakultas Biologi Universitas Nasional (Unas) menemukan naga Jawa di balik bebatuan aliran sungai di Gunung Sanggabuana. Xenodermus javanicus ini adalah ular ramping dengan panjang 50 cm yang penampilannya mirip naga.

    Tentu ada alasan hewan eksotis tersebut hidup di gunung setinggi 1.300 mdpl ini. Apalagi, gunung yang tidak terlalu tinggi ini juga menjadi tempat tinggal satwa nyaris punah owa Jawa dan Elang Jawa seperti ditulis dalam akun Instagram gunungsanggabuana dari Sanggabuana Wildlife Ranger.


    Keberadaan Gunung Sanggabuana dan hewan eksotis nyaris punah, sebetulnya kontras bagi Karawang yang merupakan sentra industri. Keberadaannya memungkinkan kabupaten ini masih punya kantong air dan oksigen di hutan hujan tropis untuk melanjutkan kehidupannya. Tentu dengan catatan, asal hutan Sanggabuana tetap lestari.

    Situs Animalium BRIN menjelaskan, naga Jawa hidup di tempat bersih dan sejuk kurang lebih di ketinggian 1.000 mdpl. Ular ini hidup di balik bebatuan pinggir aliran sungai dengan airnya yang bening bebas polusi.

    Naga Jawa ini seolah malu memperlihatkan dirinya, hingga memilih hidup sendiri di balik batu. Sedikit beda dengan naga Jawa, macan tutul adalah hewan yang sangat adaptif yang mampu hidup di hutan, padang rumput, pegunungan, dan gurun.

    Selain mengenai satwa di Gunung Sanggabuana, artikel terpopuler lainnya adalah mengenai persiapan MotoGP Mandalika yang akan berlangsung akhir pekan ini.

    Berikut daftar berita terpopuler lainnya:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Messi Vs Ronaldo, Siapa Paling GOAT dalam Bisnis Hotel?

    Messi Vs Ronaldo, Siapa Paling GOAT dalam Bisnis Hotel?



    Jakarta

    Pesepakbola Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah bintang di lapangan hijau. Mereka memang bersaing keras untuk gelar GOAT, bahkan sampai ranah bisnis.

    Messi (31) baru saja membeli Seasun Fona di S’Illot di Majorca untuk menambah portofolio hotelnya yang mencakup hotel-hotel di Ibiza dan Barcelona. Sementara Ronaldo (34) memilih jalur bujet dengan mendirikan jaringan hotel Pestana CR7 di Madeira dan Lisbon, Portugal.

    Dikutip dari All Foot Ball App pada Kamis (2/10/2025), hubungan mereka tak banyak berubah, selalu penuh persaingan.


    Mari bandingkan dua hotel pertama mereka. Messi membeli hotel mewah khusus dewasa pada awal 2018. Hotel MiM Ibiza Es Vive ini memiliki 52 kamar dengan gaya bangunan Art Deco. Tak jauh dari pesisir tenggara Pulau Balearic, resor ini memiliki tarif mulai Rp 4 jutaan per malam. Rating dari Trip Advisor 4,3 dari 5.

    Ronaldo membuka hotel pertamanya pada bulan Juli 2016 dengan nama Pestana CR7 Funchal. Hotel ini masuk kategori bintang 4. Berada di tepi laut di seberang terminal kapal pesiar Funchal, hotel ini bisa dinikmati dengan harga sekitar Rp 6-7 juta per malam. Hotel ini mendapat rating 4,3 dari 5 oleh Trip Advisor.

    Kemudian ada Hotel MiM Sitges dari Messi yang berbintang 4 dengan 77 kamar, lima di antaranya adalah junior suites, sementara satu kamar superior suites. Sayangnya, rating dari hotel ini hanya 4,3 dari 5.

    Sedangkan Pestana CR7 Lisboa, yang terletak di Madeira menarik perhatian dunia. Lokasinya yang strategis, dekat tepi laut tapi masih berada di pusat kota, membuat hotel ini menjadi pilihan banyak turis.

    Uniknya lagi, hotel ini menyediakan ponsel gratis jika tamu perlu terhubung ke internet. Tamu bahkan dapat membawanya keluar.

    Walaupun hotel budget, namun ratingnya 4,4 dari 5 oleh Trip Advisor.

    Kesimpulannya, dua pesepakbola ini sukses dalam usaha hotel. Messi terus memperluas cabangnya di Eropa. Di sisi lain, Ronaldo melebarkan sayap ke belahan bumi lain. Pemain asal Portugal ini, ingin membawa merek Pestana CR7 ke New York, Paris, Madrid, dan Maroko.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Goresan Cantik Tangan Ibu-ibu Rumah Tangga di Batik Marunda

    Goresan Cantik Tangan Ibu-ibu Rumah Tangga di Batik Marunda



    Jakarta

    Di utara Jakarta terdapat rumah produksi batik yang isinya adalah ibu-ibu rumah tangga yang menghuni Rusunawa Marunda. Goresan tangan mereka harganya jutaan, lho!

    Traveler bisa melihat langsung nih batik khas Jakarta yang diproduksi di Rumah Batik Marunda. Rumah itu berada di dalam kawasan Rusunawan Marunda, Jakarta Utara.

    Sat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu, detiktravel bertemu dengan salah satu perajin bernama Saras. Dia bercerita jika Batik Marunda ini dicetus oleh Veronica Tan pada 2013.


    “Waktu pertama ada Batik Marunda itu pemberdayaan waktu zamannya Bu Vero (Veronica Tan) tahun 2013 dan saya baru ikut pelatihan sejak tahun 2017,” Saras mengisahkan.

    Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara.Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara. (Pradita Utama)

    Proses membatik untuk batik Marunda juga sama seperti proses batik lainnya, mulai dari menjiplak gambar, mencanting, memberikan warna, lorot atau menghilangkan malam pada kain hingga menjemurnya.

    Di ruangan ini, terdapat 12 orang yang ikut andil dalam menghasilkan Batik Merunda dengan ragam desain. Katanya, ada lebih seratus motif yang mereka produksi.

    “Ada banyak motif yang kami kerjakan di sini. Seperti motif Formula E, Jakarta kekinian, motif sampan dan nyiur, motif petasan, motif Rumah si Pitung, Flamboyan, teratai rawa bebek, sampan kelapa, Semanggi, pinisi, lambondoh, Morotai dan masih banyak lainnya. Pokoknya motif-motifnya berhubungan dengan Jakarta,” ujar Saras.

    Perajin juga ibu rumah tangga

    Adapun para perajin batik tulis di sini kesehariannya sebagai ibu rumah tangga biasa saja. Mereka semua belajar dari nol hingga bisa mahir seperti sekarang.

    “Kita di sini kan ibu rumah tangga biasa. Jadi kita ke sini (studio batik) setelah pekerjaan rumah selesai, biasanya kita di sini mulai dari pukul 10.00-17.00 WIB. Dulu semuanya belajar dari nol, mendapatkan pelatihan dan bimbingan gratis kan,” kata dia.

    Potensi wisata Rusunawa MarundaBatik Marunda (Syanti Mustika/detikcom)

    Adapun, harga Batik Marunda, harga kainnya mulai dari Rp 1,5 juta. Namun bila sudah diolah menjadi baju, outer atau rok lilit, harganya semakin mahal, mulai Rp 2 jutaan. Batik Marunda ini bukan dibuat dalam tempo sehari atau dua hari, namun waktu pengerjaan tergantung dari motif yang dipilih konsumen, bisa 1-2 minggu.

    “Memang harganya mahal ya karena ini batik tulis, bukan cetak. Kita itu mencanting itu dengan benar-benar dengan tangan, enggak ada ibarat kata mesin satu pun yang membantu kita. Murni ini kreatifnya ibu-ibu yang mencanting itu,” ujar dia.

    Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara.Batik Marunda lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Menjadi identitas baru khas Jakarta Utara. (Pradita Utama)

    Saras mengatakan jika mereka juga punya desainer bernama Ibu Wendi dan pembina mereka bernama Irma. Ke depannya, Saras berharap Batik Marunda keberadaannya makin mendunia karena ini juga membantu perekonomian para perajin.

    “Mudah-mudahan (gubernur Jakarta sekarang) bisa bawa Batik Marunda mendunia gitu. Biar dikenal banyak orang karena kita yang di sini, yang mencanting itu ibu-ibu rusun semua, pemberdayaan perempuan semua di sini. Jadi buat ya kalau kita orang rusun sangat senang karena bisa membantu perekonomian keluarga,” kata dia.

    Nah, traveler yang tertarik melihat kesibukan Rumah Batik Marunda, bisa datang langsung kok ke sini. Kamu juga bisa melihat ragam koleksi di akun Instagram Batik Marunda.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Asyik, Menara Kembar Notre-Dame Paris Dibuka Lagi

    Asyik, Menara Kembar Notre-Dame Paris Dibuka Lagi



    Jakarta

    Setelah enam tahun berlalu sejak kebakaran hebat yang melanda pada 2019, menara kembar Utara dan Selatan Katedral Notre-Dame de Paris resmi dibuka kembali untuk pengunjung sejak 20 September 2025. Pengunjung kini bisa menikmati pemandangan Paris dari ketinggian lagi.

    Menara tersebut merupakan bagian penting dari maha karya arsitektur Gotik abad ke-19 yang menjadi ikon Paris.

    Mengutip Travel+Leisure, Kamis (2/10/2025) sebelum kebakaran terjadi, Notre-Dame adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Paris. Destinasi itu menggaet lebih dari 13 juta pengunjung setiap tahunnya, jumlah pengunjung yang mengalahkan Menara Eiffel dan Louvre.


    Bagian utama katedral sudah dibuka kembali sejak 7 Desember 2024 dengan sebuah upacara besar yang dihadiri sekitar 1.500 tamu penting, termasuk tokoh dunia seperti Jill Biden, Donald Trump, Elon Musk, Pangeran William, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Namun, menara kembar sempat ditutup sementara melanjutkan restorasi.

    Kebakaran yang terjadi pada 2019 memang membuat katedral rusak parah. Bagian atap dan menara hangus, sehingga butuh upaya besar untuk memulihkan kondisi bangunan bersejarah tersebut.

    Tim restorasi melakukan berbagai pekerjaan mulai dari pemindahan perancah yang rusak, penguatan struktur penopang, hingga peningkatan sistem keamanan bangunan.

    Kini, pengunjung bisa menyaksikan lonceng-lonceng legendaris Notre-Dame, termasuk lonceng ‘Emmanuel’ yang sangat terkenal, untuk pertama kalinya sejak kebakaran.

    Apa yang Baru dari Restorasi Notre-Dame?

    Atap kayu tradisional dibangun ulang menggunakan 1.200 pohon ek yang dipilih dari berbagai hutan di Prancis. Proses pemilihan dan pengeringan kayu itu dilakukan selama bertahun-tahun dengan teknik kuno abad pertengahan.

    Sistem proteksi kebakaran modern dipasang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Dan rute baru untuk pengunjung dimulai dari Menara Selatan menuju menara lonceng bersejarah, dilengkapi dengan tangga yang diperkuat, fitur keselamatan yang ditingkatkan, serta pemandangan yang menawan.

    Pembukaan menara kembar ini menandai tahap akhir dari proyek restorasi besar Notre-Dame. Pengunjung yang ingin menaiki menara harus melakukan pemesanan tiket secara daring dengan durasi tur sekitar 45 menit dan biaya tiket sekitar 16 euro atau kira-kira Rp 313 ribu.

    Meski renovasi masih berlanjut di beberapa area seperti apse timur dan jendela kaca patri, saat ini para wisatawan sudah bisa menikmati pengalaman menaiki 387 anak tangga menuju puncak menara.

    Dari sana, mereka dapat menikmati pemandangan kota Paris, melihat patung-patung gargoyle yang ikonis, dan mengagumi keindahan fasad katedral yang telah pulih.

    (upd/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Keris Naga Siluman Itu Bakal Pulang Kampung dari Belanda ke Indonesia

    Keris Naga Siluman Itu Bakal Pulang Kampung dari Belanda ke Indonesia



    Jogja

    Keris Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro kabarnya bakal segera pulang kampung dari Belanda ke Indonesia.

    Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebut keris pusaka tersebut bersama dengan ribuan artefak lainnya bakal dipulangkan ke Indonesia dari negeri Kincir Angin.

    “Kita dengan menerima artefak-artefak penting, fosil, dan kita juga terus melakukan repatriasi benda-benda bersejarah kita, termasuk keris-keris dari tokoh-tokoh pahlawan nasional kita, ada keris Teuku Umar nanti yang rencananya akan kembali, keris dari Diponegoro yang Naga Siluman masih ada di sana,” ujar Fadli Zon kepada wartawan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025), dikutip dari detikNews.


    “Kemudian, keris Sultan… keris Sultan Madura, dan banyak lagi keris-keris bersejarah, dan juga perangkat yang waktu itu disita oleh Belanda di dalam sejumlah peperangan, itu akan kita minta kembali sudah ada daftarnya yang sudah dibicarakan memang ada provenance research,” imbuhnya.

    Fadli Zon menjelaskan, pemulangan sejumlah benda bersejarah tersebut akan dilakukan secara bertahap.

    “Jadi ada research yang sedang berlangsung, nanti secara bertahap ini akan kembali juga ke Indonesia,” katanya.

    Usai dipulangkan, Fadli Zon menyebut benda-benda tersebut bakal dipajang di Museum Nasional Indonesia.

    “Rencananya akan kita ekshibit di Museum Nasional,” kata Fadli Zon kepada wartawan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025).

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melawat ke Belanda dan terjadi kesepakatan terkait 30 ribu fosil hingga artefak Jawa akan dikembalikan ke Indonesia. Fosil tersebut di antaranya merupakan fosil Manusia Jawa yang dibawa Belanda saat masa penjajahan.

    Saat melawat ke Negara Kincir Angin itu, Prabowo bertemu dengan Raja Belanda Willem-Alexander di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda. Usai pertemuan tersebut, Kerajaan Belanda pun bakal mengembalikan sejumlah benda bersejarah itu ke Indonesia.

    “Presiden Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima berdiskusi mengenai berbagai isu penting, termasuk penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang strategis,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam akun Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (26/9).

    30 Ribu Artefak Bersejarah Dipulangkan ke RI

    “Salah satu agenda penting yang dibahas adalah komitmen Pemerintah Belanda untuk melakukan proses pengembalian 30 ribu benda dan artefak Jawa bersejarah milik Indonesia,” lanjut Teddy.

    Dilansir DW, Sabtu (27/9), Belanda membuat pengumuman pada Jumat (26/9) terkait pengembalian koleksi ribuan fosil ke Indonesia.

    Terdapat 28 ribu lebih fosil yang terdiri dari sejumlah tulang Manusia Jawa. Manusia Jawa merupakan Homo Erectus yang merupakan pendahulu dari Homo Sapiens.

    “Atas permintaan Indonesia, Belanda akan mengembalikan lebih dari 28 ribu fosil dari koleksi Dubois,” kata pemerintah Belanda.

    Fosil dari Koleksi Dubois itu merupakan penamaan dari antropolog Belanda Eugene Dubois. Fosil-fosil tersebut diekstraksi oleh Dubois dari Indonesia pada 1891 kala masih dijajah Belanda.

    Manusia Jawa yang merupakan Koleksi Dubois itu dianggap sebagai fosil pertama yang menguak hubungan kera dan manusia. Penamaan Manusia Jawa itu lantaran ditemukan di Pulau Jawa.

    “Koleksi ini merupakan sumber daya penting dalam penelitian evolusi manusia,” kata pemerintah Belanda.

    Keris Pangeran Diponegoro Pernah Diragukan Keasliannya

    Pada 2020 silam, pemerintah Belanda juga pernah mengembalikan sebilah keris yang diyakini sebagai keris Kiai Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro. Namun ternyata keris tersebut memiliki dhapur atau rancang bangun nagasasra, bukan naga siluman. Polemik soal keaslian pun muncul.

    Soal keaslian keris Pangeran Diponegoro itu dipersoalkan oleh keturunannya.

    “Kalau kita bicara dhapur, keris yang dikembalikan oleh Belanda itu bukan ber-dhapur naga siluman. Itu dhapur-nya adalah nagasasra kamarogan (keris dhapur nagasasra yang dilapisi hiasan emas),” papar keturunan ketujuh Pangeran Diponegoro, Roni Sodewo, kepada detikcom, dalam wawancara 2020 lalu.

    Namun, Roni tidak memastikan bahwa keris yang dikembalikan tersebut bukan keris milik Diponegoro. Sebab bisa jadi, nama keris naga siluman sebagai milik Diponegoro selama ini tidak merujuk pada dhapur, tapi sebutan.

    Dalam tradisi Jawa, memang ada kebiasaan menamai benda-benda khusus dengan nama dan bahkan gelar sesuai kemauan pemiliknya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Misteri Jejak Harimau yang Ditemukan di Deli Serdang dan Sibolangit

    Misteri Jejak Harimau yang Ditemukan di Deli Serdang dan Sibolangit



    Deli Serdang

    Warga Deli Serdang, Sumatera Utara dibuat heboh dengan penemuan jejak harimau. Bukan satu, tapi di dua lokasi sekaligus yaitu di kecamatan Pancur Batu dan Sibolangit.

    Jejak harimau itu ditemukan di sebuah perladangan Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Jejak harimau itu ditemukan di beberapa titik.

    Antoni Ginting, Kepala Dusun 1 Desa Tiang Layar mengatakan jejak harimau itu ditemukan di perladangan di daerahnya sekitar 3 hari yang lalu. Jejak harimau itu pertama kali ditemukan warga yang hendak ke ladang.


    “Pertama ditemukan tiga hari yang lewat. (Pertama kali) warga kita ke ladang, letaknya di antara Dusun I sama Dusun 3, Desa Tiang Layar, di perladangannya,” kata Antoni saat dikonfirmasi, Sabtu (27/9) akhir pekan lalu.

    Antoni menyebut warga itu langsung pulang ke kampung usai menemukan jejak harimau itu.

    “Dia (warga) mengambil inisiatif balik mengadu ke kita,” sebutnya.

    Dia mengatakan jejak harimau itu juga ditemukan di beberapa desa lain di Kecamatan Pancur Batu. Sebelum ke Desa Tiang Layar, jejak harimau itu ditemukan di Desa Durin Simbelang.

    “Kemungkinan sebelum sampai di kampung kita, sudah pernah ada yang melihat. Pertama kali di Durin Simbelang itu, di tempat kita belum nampak jejaknya, besoknya baru desa kita, itu ada sekitar 3 titik yang kita temukan jejaknya,” sebutnya.

    Antoni mengatakan penemuan jejak harimau itu tidak begitu jauh dari pemukiman warga, hanya berjarak sekitar 1 km.

    “Termasuk beberapa kampung di Pancur Batu yang ngadu ke kita semuanya rata-rata cuman setengah kilometer sampai 1 km, ikuti aliran sungai,” ujarnya.

    Dia menjelaskan bahwa pihaknya bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan telah turun ke lokasi. Selain itu, petugas juga telah memasang kamera trap. Dia mengimbau warga untuk tetap waspada.

    “Sudah kita lokasi sama pimpinan BKSDA, polisi kehutanan sama ada juga dipasang kamera trap di lapangan. Kami juga sudah mengimbau kepada masyarakat kita supaya kalaupun terpaksa berladang, harus setidaknya menghidupkan api, membawa kawan ke ladang, supaya nggak terjadi hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

    Jejak Harimau Juga Ditemukan di Sibolangit

    Jejak kaki yang diduga milik harimau juga ditemukan di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Camat Sibolangit, Hesron Girsang, mengatakan penemuan jejak itu berada di Desa Tanjung Beringin dan Desa Buah Nabar.

    Berdasarkan keterangan dari petugas TWA (Taman Wisata Alam) Sibolangit, jejak tersebut diduga merupakan jejak harimau.

    “Itulah di Tanjung Beringin sama Buah Nabar, kata petugas TWA diduga memang itu (tapak harimau), cuman belum pernah nampak wujudnya,” kata Hesron saat dikonfirmasi, Selasa (30/9).

    Dia mengatakan jejak harimau itu ditemukan sekitar dua atau tiga hari lalu, setelah penemuan jejak harimau di Pancur Batu. Jejak tersebut ditemukan di tanah dan juga rumput kering. Jarak penemuan jejak tersebut ke pemukiman warga berkisar 1 km.

    “Iya, duluan Pancur Baru, baru kita (Sibolangit), baru ke Kutalimbaru, yang tiga (kecamatan) inilah dia mutar-mutar ini. Tapak kaki di tanah, bekas rumput kering, (ditemukan) ada di pinggir sungai, ada di lintas hutan,” jelasnya.

    Dia berharap peristiwa ini dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Sebab, kata Hesron, penemuan jejak harimau ini sudah berlangsung hampir sepekan.

    “Menurut kami sudah perlu lebih serius karena sudah hampir seminggu warga sudah resah. Kepada warga kita imbau sementara ini kalau ke ladang jangan sendiri dan kalaupun tidak terpaksa sekali nggak usah dulu ke ladang karena situasi ini, kita nggak tahu posisinya (harimau) di mana,” pungkasnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikSumut, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ayola Signature Ocarina Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Business-Leisure

    Ayola Signature Ocarina Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Business-Leisure



    Jakarta

    Topotels Hotels & Resorts resmi membuka Ayola Signature Ocarina Batam, properti pertama dari brand Ayola Signature di Indonesia. Hotel ini mengusung konsep business-leisure di jantung Batam Center.

    Berlokasi di dalam Kawasan Mega Wisata Ocarina, hotel ini menawarkan perpaduan ideal bagi pelaku bisnis dan wisatawan dengan akses langsung ke Pantai Kampung Indonesia Ocarina, satu-satunya kawasan wisata tepi pantai di pusat kota. Hotel ini juga memiliki 88 kamar dengan empat tipe yaitu Deluxe, Executive, Junior Suite, dan Presidential Suite.

    Ocarina Convention Centre terbangun dari empat ruang meeting yang mampu menampung hingga 500 orang, cocok untuk rapat, konferensi, pameran, dan perhelatan sosial. Jarak hotel yang dekat dengan Batam Center International Ferry Terminal juga memudahkan tamu domestik maupun mancanegara. Sementara akses Hang Nadim International Airport dapat ditempuh nyaman melalui perjalanan darat kurang dari 30 menit.


    Tak hanya itu, arsitektur paviliun low-rise dengan sirkulasi semi-terbuka dan ceiling tinggi pada area kamar, serta tipe kamar tertentu, menghadirkan ruang yang lega dan terang. Banyak bukaan kaca lebar mengundang cahaya alami, dilengkapi teras atau balkon privat sehingga tamu bisa menikmati udara luar tanpa meninggalkan kamar dan dengan kamar yang memiliki pemandangan laut.

    TopotelsJumpa Pers Peluncuran Ayola Signature Ocarina Batam Foto: Topotels

    Keunggulan lokasi hotel juga terletak pada konektivitas internal ke kawasan rekreasi Ocarina. Tamu dapat berjalan kaki ke area pantai dan beragam wahana permainan yang tersedia di dalam kawasan Ocarina. Inilah yang menjadikan properti ini berbeda dari hotel bisnis di pusat Batam, yang menawarkan pengalaman leisure tepi pantai sekaligus kedekatan dengan atraksi keluarga dalam satu area yang terintegrasi.

    “Sebagai pengembang kawasan Ocarina, kami menghadirkan Ayola Signature Ocarina Batam sebagai hotel bintang 4 yang melengkapi ekosistem destinasi di pusat kota Batam yang nyaman untuk bisnis dan menyenangkan untuk liburan,” ujar Pemilik Ayola Signature Ocarina Batam, Rony dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

    Topotels Hotels & ResortsKamar Suite. Foto: Topotels Hotels & Resorts

    Keunggulan lokasi hotel diperkuat oleh kedekatan dengan ikon Batam Center seperti Mega Mall Batam Centre, Alun-Alun Engku Putri, dan Masjid Raya Batam dalam mendukung agenda belanja, kuliner, kegiatan komunitas, hingga sesi foto destinasi dalam satu rute praktis. Area pemerintahan dan layanan publik BP Batam serta kampus Politeknik Negeri Batam dan Universitas Batam turut menambah dinamika kawasan.

    “Sebagai properti pertama Ayola Signature, kami ingin menegaskan pengalaman business-leisure yang ramah, terukur, dan bernilai bagi tamu domestik maupun internasional,” papar Direktur Topotels Hotels & Resorts, Alfin Frans.

    (akn/ega)



    Sumber : travel.detik.com