Category: Wisata

  • Lagi Ngetren, Orang Lebih Pilih Pergi ke Gym Dibanding Liburan

    Lagi Ngetren, Orang Lebih Pilih Pergi ke Gym Dibanding Liburan



    Jakarta

    Sebuah tren baru berkembang di dunia traveling. Orang lebih memilih pergi ke gym untuk menikmati wellness (kebugaran) dibandingkan pergi liburan.

    Huda dari Delhi, India adalah contoh nyata orang yang termakan tren baru tersebut. Alih-alih pergi liburan, Huda malah merasakan kenikmatan wellness dengan pergi ke gym.

    Sehari-hari, Huda bekerja terus menerus di kantor, sampai-sampai dia tidak pernah merasakan tidur 8 jam dalam sehari. Ia akhirnya pergi ke gym untuk ‘mengobati’ rasa stresnya dalam pekerjaan.


    “Angkat beban memberikan saya lebih dari sekadar kekuatan fisik, tapi juga kepercayaan diri. Saya akhirnya resign dari pekerjaan,” ujar Huda seperti dikutip dari Mint, Jumat (3/10/2025).

    Setelah rutin nge-gym selama 10 bulan, Huda berpikir dia bisa membantu temannya yang lain dengan masalah yang sama, yaitu dengan cara menjadi seorang pelatih di gym. Akhirnya, Huda pun jadi instruktur gym sampai sekarang.

    Gym atau tempat fitness ternyata lebih efektif dibandingkan liburan untuk meredakan stres. Gym bisa memberikan pengalaman penyembuhan holistik dan wellness bagi mereka yang membutuhkan bantuan.

    Menurut penelitian dari National Institute of Health, selama orang berolahraga, apakah itu yoga, nge-gym, lari atau jenis olahraga lainnya, tubuh akan mengeluarkan hormon endorphin dan dopamine yang memberi rasa bahagia. Selain itu, aktivitas fisik juga akan mengurangi kortisol, hormon yang menyebabkan stres.

    Di Jakarta, tren gym juga makin berkembang dengan kehadiran Technogym yang beralamat di Jalan Gunawarman No 77. Technogym adalah perusahaan wellness terdepan di dunia, dengan desain khas Italia dan teknologi yang inovatif, berkualitas tinggi.

    Showroom baru di Jakarta itu dirancang untuk memberikan pengalaman langsung bagi masyarakat untuk menjelajahi produk inovatif, program latihan, serta gaya hidup yang lebih sehat.

    Mengusung konsep wellness, sebuah gaya hidup yang menekankan pentingnya olahraga, pola makan seimbang, dan pendekatan kondisi mental yang positif, Technogym sudah diakui oleh para atlet serta tim olahraga papan atas di gym eksklusif, private members’ clubs, hingga hotel bintang lima di seluruh dunia termasuk Marriott Group, St. Regis, dan Bvlgari Resort.

    Dari latihan atletik seperti lari, bersepeda, persiapan triatlon, menurunkan berat badan, menjaga kesehatan, hingga sekadar tetap aktif dan menikmati olahraga, semua bisa dilakukan di Technogym. Dengan berolahraga, tubuh akan merekam hal itu sebagai aktivitas yang merilis emosi.

    “Tubuh itu seperti jurnal, mereka akan tetap merekam, meski kita sedang istirahat. Sistem syaraf berperan vital dalam memroses dan merilis emosi dalam tubuh kita,” jelas Arathi Jose, psikolog dari Alliance University.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Royal Safari Garden, The Leading Thematic Resort di Indonesia

    Royal Safari Garden, The Leading Thematic Resort di Indonesia



    Jakarta

    Royal Safari Garden dikenal sebagai the leading thematic resort di Indonesia yang berada di tengah alam, puncak Bogor. Dengan keunikan konsep yang menggabungkan kenyamanan menginap, edukasi satwa, rekreasi, hingga wisata kuliner, resort ini menjadi destinasi favorit keluarga yang mencari pengalaman liburan berbeda di kawasan puncak Bogor.

    Berdiri di atas lahan seluas 14 hektare, Royal Safari Garden menyediakan total 379 room hotel & bungalow bertema satwa seperti Hotel Cendrawasih, Hotel Giraffe, Hotel Leopard, dan Hotel Panda. Tidak hanya kamar hotel, di Royal Safari Garden juga memiliki akomodasi dengan konsep bungalow seperti bungalow Dolphin, bungalow Zebra, bungalow Lion, dan bungalow Elephant. Konsep ini memberikan pengalaman menginap yang unik dan penuh nuansa petualangan, dikelilingi udara sejuk pegunungan Puncak.

    “Royal Safari Garden bukan sekadar tempat menginap, tetapi destinasi lengkap yang menghadirkan pengalaman edukatif, rekreatif, dan kuliner dalam satu kawasan. Kami ingin setiap tamu pulang membawa kenangan berharga, baik bersama keluarga maupun rekan. Inilah komitmen kami sebagai thematic resort terdepan di Indonesia,” ujar Hotel Manager Royal Safari Garden, Dody Saputro dalam keterangan tertulis, Selasa (30/9/2025).


    Royal Safari GardenPanda Executive Room Foto: Royal Safari Garden

    Tamu yang menginap dapat menikmati berbagai fasilitas gratis seperti bermain ke Splash Water Park dengan foam party-nya yang seru, menonton edukasi satwa di Animal Show, mengunjungi Bird Park, hingga berkunjung ke Reptile Island. Tidak hanya fasilitas gratis yang dapat dinikmati, Royal Safari Garden juga menyediakan banyak aktivitas edukasi satwa, salah satunya memberi makan berbagai jenis satwa seperti jerapah, zebra, melihat edukasi dan memberi makan gajah.

    Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah Dine with Giraffe, pengalaman bersantap unik yang hanya bisa Anda temukan di Royal Safari Garden. Tamu dapat menikmati hidangan lezat sambil ditemani jerapah yang mendekat langsung ke meja makan. Keistimewaan ini menjadikan Royal Safari Garden sebagai satu-satunya hotel di Jawa Barat yang menghadirkan pengalaman makan bersama jerapah, sebuah momen langka yang sangat disukai keluarga dan anak-anak.

    Royal Safari GardenInteraksi dengan Jerapah Foto: Royal Safari Garden

    Royal Safari Garden juga menghadirkan berbagai wahana rekreasi yang seru, mulai dari berbagai outbound seperti, high rope, paintball, flying fox, dan achery. Bagi Anda yang memiliki kebutuhan bisnis maupun acara spesial, resort ini menyediakan 19 ruang pertemuan yang fleksibel digunakan untuk gathering, pertemuan perusahaan, hingga pernikahan.

    Tamu juga dapat berwisata kuliner dan dimanjakan dengan berbagai restoran berkonsep tematik. Salah satu yang paling ikonik adalah De’Savanna Restaurant, di mana tamu dapat bersantap sambil menyaksikan satwa Afrika seperti zebra, meerkat, dan walabi melalui dinding kaca besar.

    Sementara itu, Kanoopi Coffee & Eatery menjadi favorit untuk menikmati wood fire pizza, kopi, hingga gelato dengan suasana hangat. Anda juga bisa bersantai sambil menikmati udara puncak dari restaurant rooftop yang bernama Sky Garden, terletak di gedung Leopard lt 5 Royal Safari Garden resto ini menghadirkan konsep open space yang nyaman dengan pemandangan alam yang asri.

    Royal Safari Garden telah meraih predikat platinum dari KPAI sebagai hotel ramah anak, menjadikannya destinasi pilihan utama untuk liburan keluarga. Komitmen ini menunjukkan bahwa resort tidak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga keamanan, kenyamanan, serta nilai edukatif bagi semua tamu.

    (anl/ega)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Kuda Lari Santuy di Jalanan Solo-Jogja, Ini Fakta di Baliknya

    Viral Kuda Lari Santuy di Jalanan Solo-Jogja, Ini Fakta di Baliknya



    Klaten

    Video sepasang kuda berlari santuy di jalanan Solo-Jogja bikin gempar. Aksi dua kuda tersebut terekam kamera ponsel warga dan videonya jadi viral di media sosial.

    Sepasang kuda yang sedang berlari bebas di ruas Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Ceper, Klaten jadi perhatian banyak orang.

    Kejadian tersebut diunggah di akun Instagram @kabar_klaten. Dalam video berdurasi sekitar 13 detik tersebut, sepasang kuda satu berwarna cokelat dan satu putih kehitaman terekam video berlari kecil di bahu jalan dan sesekali masuk badan jalan.


    Sepeda motor dan mobil pengguna jalan kemudian terlihat menyusul di belakangnya. Setelah itu terlihat kuda cokelat di tengah jalan di samping mobil jazz merah yang melaju pelan.

    “Momen unik sekaligus berbahaya pagi ini, di jalan Jogja-Solo tepatnya di ruas Klaten Utara- Ceper. Tiga ekor kuda (mungkin lepas) lari di bahu jalan, sesekali masuk ke lajur kiri bersamaan dengan padatnya lalu lintas. Sebelum traffic light karangwuni, kuda tsb berhasil dikondisikan,” tulis penjelasan postingan sebagaimana dikutip, Kamis (2/10/2025) siang.

    Salah satu saksi mata, Eni, mengungkap peristiwa tak biasa itu terjadi pada pagi hari.

    “Kejadiannya sekitar jam 08.00 WIB saat saya mau jualan. Kuda itu dua dari selatan (Jombor) ke utara (Karangwuni),” ungkap Eni, ditemui di lokasi.

    Menurut Eni, di belakang dua kuda tersebut ada dua pria boncengan sepeda motor mengikuti. Ada juga yang merekam dengan ponsel.

    “Kuda dua, diikuti dua motor dan direkam-rekam. Saat saya sudah selesai menata dagangan, satu yang cokelat dibawa ke selatan lagi,” terang Eni.

    “Lepas atau untuk latihan saya tidak tahu. Tidak ada delmannya yang jelas,” imbuhnya.

    Budi, warga lain, mengatakan dua kuda lari dari arah selatan ke utara. Sampai perempatan Karangwuni bisa dikendalikan beberapa orang yang mengikuti di belakang.

    “Bisa dikendalikan yang ngejar. Satu dibawa balik ke selatan, yang satu putih ke kiri (Desa Meger),” kata Budi ditemui di simpang empat Karangwuni, Ceper .

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menyatakan tidak ada laporan insiden lakalantas terkait video itu. Namun pihaknya menyebut akan mencari informasi.

    “Kita cari informasi lebih lanjut. Kalau itu latihan tidak semestinya di jalan raya karena bukan peruntukannya untuk latihan kuda, kalau lepas kita imbau masyarakat untuk berhati-hati jika membawa binatang ternak atau memelihara hewan khususnya pacuan,” ungkap Alif.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tak Masuk Cagar Budaya, Kondisi Rumah Eks Bupati Gunungkidul Makin Terbengkalai

    Tak Masuk Cagar Budaya, Kondisi Rumah Eks Bupati Gunungkidul Makin Terbengkalai



    Gunungkidul

    Rumah eks Bupati Gunungkidul ke-18, Prawiro Suwignyo kondisinya sangat terbengkalai. Bangunan itu belum termasuk dalam bangunan cagar budaya.

    Dinas Kebudayaan (Disbud) atau Kundha Kabudayan Kabupaten Gunungkidul menyebut rumah bersejarah yang berada di tengah kebun jati itu belum termasuk dalam daftar cagar budaya. Disbud mengungkap data primer terkait rumah tersebut masih minim.

    “Belum (masuk cagar budaya), rumah itu baru terdaftar sebagai potensi objek diduga cagar budaya,” kata Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Mantara, Jumat (26/9).


    Agus mengungkapkan, dua tahun lalu Disbud pernah melakukan kajian awal guna mengumpulkan data-data terkait rumah tersebut. Akan tetapi, semua itu terhenti karena minimnya data yang diperoleh.

    “Pernah kami tugaskan rekan untuk melakukan kajian awal, untuk mendapatkan data-data awal. Kemudian, karena ada beberapa data yang masih mentok maka belum bisa kami tindak lanjuti untuk proses selanjutnya,” ujarnya.

    Agus menyebut, pihaknya masih kesulitan mendapatkan data primer. Padahal kajian itu sangat memerlukan data primer hingga sekunder yang nantinya menjadi acuan dalam penentuan cagar budaya.

    “Data primer yang kami butuhkan belum ketemu. Karena dalam kajian itu kami perlu data primer, data sekunder dan selanjutnya kami komparasi dengan standar-standar penulisan sejarah yang menjadi dasar atau acuan untuk kajian bangunan warisan itu menjadi cagar budaya,” ucapnya.

    Terlebih, saat ini rumah tersebut tidak berpenghuni dan sulit untuk mencari data dari keluarga Prawiro Suwignyo.

    “Apalagi selama ini tidak ada penghuninya dan itu salah satu kendala data primer yang kami butuhkan. Sebenarnya itu kan punya calon Wakil Bupati, tapi kami mencari beliau juga belum bisa ketemu untuk wawancara, mencari data. Karena sejarah itu harus data dan fakta, tidak boleh legenda,” katanya.

    Akan tetapi, Agus memastikan bahwa Disbud Gunungkidul tetap berupaya untuk melakukan kajian terhadap rumah tua tersebut. Di mana nantinya akan menjadi cagar budaya.

    “Tapi masih tetap menjadi daftar urutan kajian objek diduga cagar budaya,” ujarnya.

    Diberitakan sebelumnya, rumah Bupati ke-18 Gunungkidul, Prawiro Suwignyo di Pati, Genjahan, Ponjong yang sempat viral karena berada di tengah kebun jati, kondisinya semakin terbengkalai.

    Bahkan, bagian atap depan rumah rusak akibat tertimpa pohon jati berukuran cukup besar. Sedangkan, dinding sisi barat rumah yang terbuat dari kayu tampak roboh, sehingga orang bisa langsung melihat isi dalam tumah tersebut.

    Selanjutnya, untuk dinding sisi timur rumah masih berdiri meski kondisinya sudah lapuk. Tampak pula bagian dalam rumah terdapat banyak tumpukan kayu. Selain itu, beberapa kursi hingga meja masih berada di rumah tersebut.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Presiden Korsel Jadi Marshaller Pesawat dan G-Dragon Pilotnya

    Viral Presiden Korsel Jadi Marshaller Pesawat dan G-Dragon Pilotnya



    Seoul

    Ramai di dunia maya, potongan video presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjadi marshaller, mengayunkan tongkat mengarahkan pesawat yang pilotnya G-Dragon. Kira-kira ini AI atau apa?

    Dilansir dari Straits Times, Jumat (3/10/2025) ternyata adegan tersebut bagian dari promosi video KTT APEC 2025 yang diselenggarakan 2 Oktober. Tak hanya G-Dragon, video berdurasi 75 detik juga menampilkan sutradara film pemenang Cannes Park Chan-wook, ikon sepak bola Korea Selatan Park Ji-sung, DJ Peggy Gou, penyanyi Jang Won-young dari girl grup Ive dan koki bintang tiga Michelin di Korea Selatan, Ahn Sung-jae (yang populer melalui acara memasak Netflix, Culinary Class Wars).

    Video promosi itu dimulai saat G-Dragon hendak menyambut para anggota APEC di restoran, Jang Won-young meminta ia perlu memindahkan kendaraan yang diparkir secara tidak semestinya. Kemudian muncullah, Presiden Lee selama dua detik, berperan sebagai marshal yang memandu jalannya pesawat di landasan pacu.


    Tangkapan layar promosi APEC Korea 2025Presiden Korea Selatan dalam video promosi APEC Korea 2025 Foto: (Tangkapan Layar Youtube/ APEC 2025 Korea)

    Juga disorot pesawat-pesawat yang terparkir bertuliskan Peru, AS, Thailand yang merupakan tuan rumah KTT APEC dalam tiga tahun terakhir.

    Kementerian Luar Negeri menjelaskan bahwa adegan tersebut merupakan metafora untuk menunjukkan kembalinya Korea Selatan ke panggung global secara tertib dan tangguh setelah goncangan masa lalu.

    Shin Woo-seok, kepala eksekutif perusahaan produksi Dolphiners Films, yang memimpin produksi tersebut, menjelaskan bahwa mereka membutuhkan Presiden Lee untuk tampil dalam video tersebut sebagai perwakilan negara tuan rumah. Perannya sebagai marshaller pesawat adalah cara halus menggambarkannya sebagai sosok yang tidak otoriter.

    Tentu keberadaan wajah-wajah ikon Korea Selatan tersebut membuat kaget para fans dan netizen dunia. Banyak yang menanyakan berapa budget iklan yang disiapkan mengingat semua yang tampil adalah selebriti mahal.

    Video ini bisa traveler tonton di Youtube APEC 2025 Korea.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • MotoGP Bikin Jumlah Penumpang Melonjak, Ada Extra Flight Citilink ke Lombok

    MotoGP Bikin Jumlah Penumpang Melonjak, Ada Extra Flight Citilink ke Lombok



    Jakarta

    Maskapai penerbangan Citilink memastikan kelancaran operasional penerbangan selama penyelenggaraan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 2-5 Oktober 2025.

    Citilink mengoperasikan penerbangan reguler setiap hari dari Jakarta dan Surabaya menuju Lombok maupun sebaliknya. Khusus selama periode penyelenggaraan MotoGP, Citilink juga menambahkan dua penerbangan ekstra (extra flight) pada rute Surabaya – Lombok guna mengakomodir lonjakan permintaan dan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan untuk menuju Lombok.


    Tingkat keterisian penumpang pun menunjukkan antusiasme yang tinggi. Untuk periode 1-3 Oktober, rute Jakarta – Lombok telah mencapai 100%, sementara rute Surabaya – Lombok berada pada kisaran 98%.

    Citilink telah melakukan persiapan secara matang untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan selama penyelenggaraan MotoGP dengan seluruh armada dalam kondisi laik terbang. Langkah ini menunjukkan komitmen Citilink untuk memenuhi standar keselamatan dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada seluruh penumpang.

    “Ajang MotoGP Mandalika merupakan momentum besar yang bukan hanya mendongkrak sektor olahraga, tetapi juga memberi dampak positif bagi pariwisata, ekonomi lokal, dan citra Indonesia di mata dunia. Citilink bangga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penonton dan wisatawan,” ujar Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro.

    Dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika ini sejalan dengan visi Citilink dalam memperkuat konektivitas nusantara dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia. Melalui komitmen tersebut, Citilink tidak hanya berperan sebagai penyedia transportasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkenalkan keindahan Lombok ke kancah global, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh penumpang.

    “Dengan kesiapan armada, layanan yang prima, serta semangat untuk terus mendukung pariwisata nasional, Citilink berkomitmen untuk memastikan MotoGP Mandalika 2025 berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi Indonesia,” tutup Darsito.

    Kopi Lokal di Penerbangan Citilink

    Sementara itu Citilink juga menghadirkan inovasi dalam memberikan pengalaman terbang yang berbeda bagi penumpang dengan menjalin kolaborasi bersama .TEMU Coffee, brand kopi lokal yang dikenal dengan kualitas dan keaslian cita rasa nusantara.

    Melalui kolaborasi ini, penumpang Citilink kini dapat menikmati drip bag coffee .TEMU bernama “Aerial Blend” di udara, sebuah inovasi dalam menyajikan kopi secara praktis di atas ketinggian 35.000 kaki.

    Kolaborasi ini hadir dari semangat bersama untuk memperkenalkan produk lokal Indonesia ke ranah yang lebih luas. Tidak hanya menyajikan minuman berkualitas di udara, kehadiran .TEMU Coffee di penerbangan Citilink juga menjadi bagian dari upaya Citilink dalam memberdayakan UMKM Indonesia, sehingga produk kreatif anak bangsa dapat lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat, termasuk wisatawan domestik maupun internasional.

    “Citilink senantiasa berupaya menghadirkan pengalaman terbang yang berbeda dan berkesan bagi para penumpang. Melalui kolaborasi dengan .TEMU Coffee, kami ingin menghadirkan pengalaman menikmati kopi asli Indonesia yang autentik meskipun berada di udara. Lebih dari itu, inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung UMKM Indonesia agar dapat semakin berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Direktur Utama Citilink Darsito Hendroseputro.

    “Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen .TEMU untuk menghadirkan kopi berkualitas ke lebih banyak momen kehidupan masyarakat, termasuk ketika mereka bepergian,” ujar Ache Harahap CEO .TEMU.

    Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong pariwisata nasional, Citilink mengoperasikan penerbangan reguler setiap hari dari Jakarta dan Surabaya menuju Lombok maupun sebaliknya.Penumpang Citilink kini dapat menikmati drip bag coffee .TEMU bernama “Aerial Blend” di udara, Foto: Citilink

    Aerial blend drip bag yang diracik dari perpaduan biji kopi pilihan, yaitu Garut Java Kirana, Aceh Gayo Arkhan, dan Supremo Medellín asal Kolombia. Ketiga jenis biji kopi ini dipilih secara khusus untuk menciptakan profil rasa yang seimbang dan berkarakter.

    Cita rasa yang ditawarkan meliputi sentuhan milk chocolate, buah tropis, plum, dan manis alami menyerupai gula aren. Perpaduan ini menghadirkan sensasi ngopi yang lembut namun kompleks, cocok dinikmati dalam berbagai suasana, termasuk saat berada di ketinggian.

    Memberikan pengalaman yang hangat tak terlupakan selama penerbangan menuju tempat tujuan. Produk Aerial blend drip bag coffee khas .TEMU, menawarkan cara baru dalam menikmati kopi. Dengan kemasan yang praktis dan penyajian yang higienis, penumpang tetap bisa merasakan sensasi kopi dengan cita rasa otentik khas nusantara, sekalipun dalam penerbangan ke destinasi tujuan.

    “Kehadiran kopi lokal berkualitas dalam penerbangan Citilink diharapkan dapat menjadi simbol sinergi antara dunia penerbangan dan UMKM Indonesia. Dengan adanya kolaborasi ini, ke depannya Citilink optimis dapat menghadirkan lebih banyak inovasi yang tidak hanya menghubungkan penumpang dengan destinasi tujuan, namun juga dengan kekayaan budaya serta karya anak bangsa,” ujar Darsito.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Keris Naga Siluman Pulang Kampung

    Keris Naga Siluman Pulang Kampung



    Jakarta

    Keris Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro kabarnya bakal segera pulang kampung dari Belanda ke Indonesia.

    Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebut keris pusaka tersebut bersama dengan ribuan artefak lainnya bakal dipulangkan ke Indonesia dari negeri Kincir Angin.

    “Kita dengan menerima artefak-artefak penting, fosil, dan kita juga terus melakukan repatriasi benda-benda bersejarah kita, termasuk keris-keris dari tokoh-tokoh pahlawan nasional kita, ada keris Teuku Umar nanti yang rencananya akan kembali, keris dari Diponegoro yang Naga Siluman masih ada di sana,” ujar Fadli Zon kepada wartawan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (1/10/2025), dikutip dari detikNews.


    “Kemudian, keris Sultan… keris Sultan Madura, dan banyak lagi keris-keris bersejarah, dan juga perangkat yang waktu itu disita oleh Belanda di dalam sejumlah peperangan, itu akan kita minta kembali sudah ada daftarnya yang sudah dibicarakan memang ada provenance research,” imbuhnya.

    Artikel mengenai repatriasi artefak itu menjadi artikel terpopuler detikTravel, Jumat (3/10/2025).

    Berikut artikel terpopuler lainnya:

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Garuda Mulai Angkut Benda Bersejarah Indonesia dari Belanda

    Garuda Mulai Angkut Benda Bersejarah Indonesia dari Belanda



    Jakarta

    Sejumlah benda bersejarah Indonesia yang selama ini berada di Belanda mulai dikembalikan ke Indonesia. Barang bersejarah itu diangkut dengan pesawat Garuda Indonesia.

    Dirut Garuda Indonesia Wamildan Tsani di akun Instagramnya menyebutkan, pesawat Garuda Indonesia mulai hari Selasa (30/09) mengangkut sejumlah benda bersejarah Indonesia tiba di Tanah Air dari Belanda melalui penerbangan Garuda Indonesia GA-89 rute Amsterdam-Jakarta (AMS-CGK).

    “Sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari momen bersejarah ini-memulangkan kembali bagian dari warisan bangsa kepada rakyat Indonesia. Kami berharap kehadiran @garuda.indonesia dalam misi bersejarah ini dapat terus memperkuat peran kami, tidak hanya sebagai penghubung antarkota dan antarnegara, tetapi juga sebagai penjembatan nilai luhur bangsa untuk generasi mendatang,” ujarnya.


    Sebelumnya, mengutip detikNews, kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Belanda beberapa waktu lalu membuahkan kesepakatan pengembalian 30 ribu fosil hingga artefak Jawa. Fosil yang dimaksud di antaranya fosil ‘manusia Jawa’ yang diambil Belanda di masa kolonial.

    Pihak Kerajaan Belanda akan mengembalikan ke Indonesia setelah Prabowo bertemu dengan Raja Belanda Willem-Alexander di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda.

    “Presiden Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima berdiskusi mengenai berbagai isu penting, termasuk penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang strategis,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam akun Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (26/9).

    “Salah satu agenda penting yang dibahas adalah komitmen Pemerintah Belanda untuk melakukan proses pengembalian 30 ribu benda dan artefak Jawa bersejarah milik Indonesia,” lanjut Teddy.

    Belanda mengumumkan akan mengembalikan koleksi ribuan fosil ke Indonesia pada Jumat (26/9). Koleksi tersebut terdiri atas lebih dari 28 ribu fosil, termasuk beberapa tulang yang disebut ‘Manusia Jawa’. Ini adalah fosil pertama Homo erectus yang diketahui, nenek moyang spesies Homo sapiens.

    “Atas permintaan Indonesia, Belanda akan mengembalikan lebih dari 28 ribu fosil dari koleksi Dubois,” kata pemerintah Belanda. Fosil-fosil yang akan segera diambil tersebut dikenal sebagai Koleksi Dubois, yang dinamai menurut antropolog Belanda Eugene Dubois.

    Dubois mengekstraksi fosil-fosil tersebut dari Indonesia pada 1891, saat Indonesia masih menjadi koloni Belanda. Bagian ‘manusia Jawa’ dari koleksi tersebut dianggap mencakup fosil pertama yang menunjukkan hubungan antara kera dan manusia.

    Fosil ini sering disebut demikian karena ditemukan di Pulau Jawa, Indonesia. “Koleksi ini merupakan sumber daya penting dalam penelitian evolusi manusia,” kata pemerintah Belanda.

    Sementara itu Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon juga menyebut artefak-artefak Indonesia yang ada di Belanda akan dikembalikan ke Indonesia. Salah satunya keris Naga Siluman milik Diponegoro.

    “Kita dengan menerima artefak-artefak penting, fosil, dan kita juga terus melakukan repatriasi benda-benda bersejarah kita, termasuk keris-keris dari tokoh-tokoh pahlawan nasional kita, ada keris Teuku Umar nanti yang rencananya akan kembali, keris dari Diponegoro yang Naga Siluman masih ada di sana,” ujar Fadli Zon kepada wartawan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

    Fadli Zon mengungkapkan, lokasi penyimpanan sejumlah artefak yang akan dibawa pulang ke Indonesia dari Belanda. Artefak-artefak tersebut nantinya akan diletakkan di Museum Nasional Indonesia.

    “Rencananya akan kita ekshibit di Museum Nasional,” kata Fadil Zon.

    Repatriasi artefak ini mendapatkan respons baik dari Keturunan ke-6 Pangeran Diponegoro, Rahadi Saptata Abra. Abra mengatakan, pihaknya telah sering mendapatkan informasi secara informal terkait rencana pengembalian keris Pangeran Diponegoro dari Belanda.

    “Ya kami dari keluarga sih kalau memang itu benar-benar peninggalan Pangeran Diponegoro sangat menyambut baik ya kepulangan itu,” kata dia saat dihubungi detikJogja, Kamis (2/10/2025).

    Ketua Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro (Patrapadi) itu juga berpesan agar pemerintah Indonesia kelak memelihara keris itu dengan baik.

    “Dan kalau sisi kami, kalau sudah dipulangkan negara supaya dipelihara negara dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dipindah ke sini malah jadi tidak karuan,” ujarnya.

    Abra berharap agar keris itu nantinya bisa disaksikan oleh generasi penerus bangsa.

    “Dan bisa dilihat oleh anak cucu kita bahwa ini dulu adalah peninggalan-peninggalan dari Pangeran Diponegoro dan pahlawan lainnya,” ucapnya.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Gen Z Wajib Tahu, Ada Hidden Gem di Pasar Kosambi Bandung

    Gen Z Wajib Tahu, Ada Hidden Gem di Pasar Kosambi Bandung

    Bandung

    Di tengah hiruk-pikuk Pasar Kosambi – pasar tradisional yang identik dengan suasana becek, kumuh, dan pengap – berdiri sebuah ruang kreatif yang berhasil mencuri perhatian generasi muda masa kini.

    Ruang itu bernama The Hallway Space, sebuah pojok kreatif yang menghadirkan napas baru di antara deretan kios pasar modern dan pusat perbelanjaan kota.

    Tempat yang awalnya ditemukan secara tak sengaja melalui pencarian Youtube mengenai trik thrifting ini kini menjadi spot destinasi favorit kalangan Gen Z di kota Bandung untuk berbelanja atau sekadar nongkrong dan mencari pelarian dari deadline yang mengejar.


    “Kesan pertama saya itu wow, ternyata ada tempat di sela-sela pasar tradisional yang bisa menyimpan dan menjual barang-barang estetik,” ungkap Wahyu atau akrab disapa Baron, salah seorang pengunjung yang pertama kali menemukan tempat ini dari rekomendasi teman kampusnya.

    Ia mengaku awalnya mengira The Hallway Space hanyalah toko distro biasa layaknya yang menjamur di Kota Bandung, namun kenyataannya jauh melampaui asumsinya, ini adalah surga duniawi Gen Z, baginya. Jika diminta mendeskripsikan The Hallway Space dalam tiga kata, pengunjung ini memilih: estetik, keren, dan kreatif.

    “Estetik karena selain barang-barang thriftingnya, penataan tempatnya pun estetik. Keren karena membuat saya takjub, dan kreatif karena tim yang berhasil menciptakan konsep unik di pojok pasar tradisional,” jelasnya.

    Yang paling menarik dari The Hallway Space adalah atmosfer tiap koridornya. Saat pengunjung naik ke atas, mereka akan disambut koridor dengan pencahayaan dan pembawaan yang unik-sebuah spot yang terbilang instagramable.

    “Saya berkali-kali mengambil foto di sana untuk diabadikan di unggahan Instagram karena bagus sebagai konten,” ujarnya antusias.

    Keberadaan The Hallway Space juga membuka perspektif baru tentang bagaimana pasar tradisional dan kreativitas kontemporer bisa berdampingan.

    “Saya tidak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa kedua hal ini bisa digabungkan. Ternyata The Hallway Space berhasil mengintegrasikan konsep ruang publik kreatif di tengah pasar tradisional,” katanya.

    Yang membuat The Hallway Space berbeda dari ruang kreatif lain seperti kafe, galeri, atau co-working space adalah kemampuannya untuk bersanding dan menyatu dengan pasar tradisional.

    Pengunjung yang datang dengan tujuan thrifting bisa sekaligus memenuhi kebutuhan pangan atau keperluan lain di Pasar Kosambi yang berada tepat di sebelahnya.

    “Dengan adanya keunikan dan keestetikan The Hallway Space, terciptalah hubungan mutualisme dengan Pasar Kosambi. Ini istimewa karena bisa menggabungkan dua kepentingan berbeda dalam satu lokasi,” jelasnya.

    Meski berulang kali mengapresiasi konsep yang diusung, pengunjung ini juga memberikan masukan kritis. Dari segi parkiran, misalnya, orang awam yang baru pertama kali datang tidak akan menyangka ada sebuah pojok, The Hallway Space di dalam kompleksnya Pasar Kosambi.

    “Kalau ingin membuat nama sendiri dan lebih besar, sebaiknya dari segi tempat dan signage diperbesar agar lebih mudah ditemukan orang,” sarannya.

    Ia juga berharap lebih banyak orang, khususnya para thrifting-holic, untuk mengeksplorasi dan memakmurkan The Hallway Space dengan cara ikut mempromosikannya ke ruang-ruang publik. “Masih banyak space yang belum terisi. Semoga dengan kita mengupload, mengeksplorasi, dan membuat orang Bandung tahu, tempat ini bisa benar-benar aktif dan terkenal di kalangan anak muda,” pungkasnya.

    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel. Anda juga bisa mengirim cerita perjalanan anda melalui tautan ini.



    Sumber : travel.detik.com

  • Intip Yuk! Fasilitas Taman Bugar Duri Kepa, Ruang Interaksi dan Rekreasi

    Intip Yuk! Fasilitas Taman Bugar Duri Kepa, Ruang Interaksi dan Rekreasi



    Jakarta

    Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Bugar di Duri Kepa, Jakarta Barat. Berbagai fasilitas taman bermain anak-anak hingga fasilitas olahraga yang di sediakan di Taman Bugar ini.

    Taman ini memiliki luas 2.156 meter persegi dan dilengkapi berbagai fasilitas seperti lapangan olahraga, children playground, outdoor fitness, dan Area relaksasi. Semua fasilitas ini hadir sebagai sarana untuk menunjang kegiatan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup yang produktif dan sehat.


    Nah kita intip yuk gimana sih fasilitas yang ada di taman yang digadang-gadang sebagai ruang interaksi.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com