Category: Wisata

  • Perhatian! Wisman Dilarang Berkunjung ke Kampung Badui Dalam

    Perhatian! Wisman Dilarang Berkunjung ke Kampung Badui Dalam



    Rangkasbitung

    Wisatawan mancanegara (Wisman) dilarang berkunjung ke Kampung Suku Badui Dalam dan Kampung Gajeboh di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten. Ada apa?

    Dilarangnya wisman untuk berkunjung ke Badui Dalam itu ternyata sudah sesuai dengan keputusan lembaga adat setempat.

    Sekretaris Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Medi, menegaskan pelarangan itu berdasarkan keputusan lembaga adat, bahwa Kampung Badui Dalam yang tersebar di Kampung Cibeo, Cikawartana dan Cikeusik dari dulu hingga sekarang, dilarang dikunjungi wisman dari berbagai negara.


    Begitu pula Kampung Gajeboh, kampung itu dilarang dikunjungi wisman berdasarkan keputusan lembaga adat, sebab di Kampung Gajeboh terdapat rumah Lembaga Adat. Lokasinya juga berada di perbatasan dengan Badui Dalam.

    Sebelumnya, Medi menyebut Kampung Gajeboh diperbolehkan dikunjungi wisman. Namun sekarang, wisman sama sekali tidak boleh ke kampung Lembaga Adat itu.

    Sebab , Kampung Gajeboh terdapat rumah Lembaga Adat yang tidak boleh terkena jempretan kamera.

    “Kita sudah menyampaikan surat edaran agar wisman dapat mematuhi aturan lembaga adat dengan tidak mengunjungi Kampung Badui Dalam dan Kampung Gajeboh,” kata dia saat dihubungi Antara di Rangkasbitung, Lebak, Selasa (7/10/2025).

    Wisman Boleh Berkunjung ke Kampung Badui Luar

    Menurut Medi, meski wisman dilarang masuk ke Kampung Badui Dalam dan Kampung Gajeboh, tetapi mereka tetap diperbolehkan mengunjungi Kampung Badui Luar yang terdapat di 61 kampung di permukiman hak tanah ulayat adat.

    Kampung-kampung Badui Luar itu seperti Kadu Jangkung, Karahkal, Kadu Gede, Belimbing, Cicakal, Kadu Ketug dan lainnya.

    Namun, wisman juga dilarang menggunakan pemandu dari luar Badui, karena mereka tidak begitu paham tentang larangan lembaga adat.

    Tidak cuma soal kehidupan masyarakatnya, Baduy juga punya beberapa wisata alam yang bisa dikunjungi. Salah satunya Danau Ageung.Trekking di kampung suku Badui Foto: Andhika Prasetia

    Wisman sebaiknya menggunakan pemandu lokal dari warga Badui sendiri untuk mengunjungi kampung-kampung Badui Luar. Sebab, pemandu lokal lebih memahami hal-hal kawasan yang dilarang adat, termasuk kamera.

    “Kita banyak wisatawan melakukan pemotretan rumah lembaga adat menggunakan kamera, karena mereka ketidaktahuannya itu,” katanya.

    Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom mengatakan pihaknya sudah membahas dan mengelar rapat adat bersama tetua adat setempat untuk mengeluarkan surat edaran larangan wisman ke Kampung Badui Dalam dan Gajeboh.

    “Kami mengimbau wisman dapat mematuhi aturan lembaga adat itu dan mereka boleh mengunjungi kampung- kampung Badui Luar dengan didampingi pemandu lokal,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Farid Surawan mengatakan pihaknya tidak ada masalah jika ada keputusan dari lembaga adat tentang larangan wisman masuk ke Kampung Badui Dalam dan Kampung Gajeboh.

    Bahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi yang gencar kepada wisatawan yang datang dari mancanegara.

    “Kita menghormati dan menghargai keputusan Lembaga Adat Badui dan harus dipatuhi,” kata Farid.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kosong Melompong! Tiang-Lampu Hias Kota Lama Surabaya Lenyap Dicuri Orang

    Kosong Melompong! Tiang-Lampu Hias Kota Lama Surabaya Lenyap Dicuri Orang



    Surabaya

    Sejumlah tiang dan lampu hias di kawasan Kota Lama Surabaya lenyap diduga dicuri orang, hanya meninggalkan penampakan yang kosong melompong.

    Hilangnya tiang lampu hias yang terbuat dari besi di kota Lama Surabaya itu pun jadi perbincangan hangat yang viral di media sosial.

    Lampu hias milik Pemkot Surabaya yang hilang secara massal itu diketahui berada di Jalan Panggung. Tampak sejumlah tiang dan lampu di pinggir jalan kawasan itu telah dicopot dari tempatnya semula.


    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat dikonfirmasi mengaku telah mendapatkan kabar hilangnya lampu. Ia mengaku akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat.

    Tak hanya itu, ia juga mengimbau pada warga agar turut mengawasi setiap pencurian fasilitas umum. Warga juga diminta tak ragu menangkap pelaku jika tahu.

    “Kita mengedukasi terus. Lah lampu iki kan duit APBD, digawe masyarakat (nah lampu ini kan duit dari APBD, untuk masyarakat) menaikkan PAD,” kata Eri di DPRD Surabaya, Selasa (7/10/2025).

    Tiang lampu hias di Kota Lama Surabaya sebelum hilang diduga dicuriTiang lampu hias di Kota Lama Surabaya sebelum hilang diduga dicuri orang Foto: Dok. Istimewa

    “Masyarakat nek ngerti onok seng nyolong ya ayo cekelen (masyarakat kalau tahu ada yang mencuri ya atau ditangkap),” imbunya.

    Eri menyebut, tidak hanya lampu hias yang hilang di Kota Lama. Ia juga mendapat laporan kabel di gorong-gorong pun juga hilang dicuri.

    Gak lampu tok, kabel barang ilang kok, nang ngisore got loh ilang (gak lampu saja, kabel juga hilang kok, padahal di bawah got bisa hilang),” ujar Eri kesal.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJatim.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pemasukan Industri MICE Ditarget Naik 15% di 2029

    Pemasukan Industri MICE Ditarget Naik 15% di 2029



    Jakarta

    Kementerian Pariwisata menargetkan pendapatan dari sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) ke kas negara naik hingga 15% pada tahun 2029.

    Selain itu, Kemenpar juga ingin memperbanyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat melalui penguatan industri MICE.

    “Jadi kita inginkan supaya kontribusi dari MICE terhadap devisa ini semakin besar, sehingga nanti suatu saat itu kontribusinya bukan lagi 10 persen. Itu bisa jadi 15 persen,” kata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar Vinsensius Jemadu di Jakarta, Senin (6/10/2025).


    Vinsensius mengatakan industri pariwisata di Indonesia saat ini memiliki tiga portofolio utama. Pertama, wisata budaya berkontribusi sebesar 60%, kemudian wisata alam berkontribusi 30% dan terakhir event dengan kontribusi 10%.

    Capaian itu membuat Indonesia kini bertengger di peringkat ke-37 di dunia dan ke-4 di kawasan ASEAN. Menurutnya, peringkat bangsa dapat ditingkatkan apabila pemerintah lebih menggenjot jumlah penyelenggaraan event dan MICE di Tanah Air.

    Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, hingga bulan September 2025 ini, jumlah event yang sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah mencapai 134 acara. Dengan jumlah pengunjung mancanegara maupun domestik mencapai 10,8 juta orang.

    Untuk makin mendorong pertumbuhan itu The Westin Resort & Spa Ubud Bali menghadirkan venue MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) yang lengkap. Dikelilingi oleh hijaunya hutan tropis Ubud, resort ini menawarkan latar yang unik untuk berbagai acara bisnis.

    Fasilitas di sini mencakup ballroom luas yang dapat menampung hingga 100 orang dengan tata letak teater, serta ruang pertemuan yang lebih intim untuk kelompok kecil hingga 20 orang.

    The Westin Resort & Spa Ubud, BaliThe Westin Resort & Spa Ubud, Bali Foto: (dok. Istimewa)

    Dengan 118 kamar yang nyaman, termasuk dua vila pribadi, serta lokasi strategis yang dekat dengan berbagai destinasi utama Ubud seperti Monkey Forest, Campuhan Ridge Walk, Tegalalang Rice Terraces, dan Tampaksiring, resort ini memadukan kepraktisan, kenyamanan, dan keindahan alam secara harmonis.

    Setiap pemesanan acara di resort ini akan disertai dengan berbagai keuntungan tambahan, termasuk menginap gratis satu malam untuk setiap 30 kamar malam yang dipesan, serta pilihan aktivitas wellness berkelompok seperti trekking di hutan dengan pemandu, dan bersepeda.

    Pengalaman khusus juga akan disesuaikan berdasarkan permintaan, sehingga penyelenggara acara dapat merancang rangkaian kegiatan dan menciptakan pengalaman yang berkesan di jantung Bali.

    Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana ingin agar ekosistem industri pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) Indonesia bisa memiliki kemampuan dan kualitas yang setara dan Vietnam dalam waktu dekat ini.

    “Tentu kita ingin pertumbuhan yang lebih tinggi lagi. Kami standarnya Vietnam ya, luar biasa pertumbuhannya. Jadi kami ingin meningkatkan lagi performance kita,” kata Widiyanti.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Puluhan Batu Candi dan Relief Siwa Ditemukan di Klaten, Ini Penampakannya

    Puluhan Batu Candi dan Relief Siwa Ditemukan di Klaten, Ini Penampakannya



    Klaten

    Puluhan batu candi dan arca siwa ditemukan di lokasi proyek pembangunan arena kuliner dan kemping Setiti Watu Kali di dusun Sendang, desa Jagalan, Klaten.

    Lokasi temuan batu candi dan arca itu berada di tepi Sungai Jagalan. Lokasinya hanya berjarak sekitar 150 meter dari Candi Karangnongko. Di sekitar lokasi penemuan, masih berupa sawah dengan bebatuan gunung yang banyak tersebar di sekelilingnya.

    Bedanya, candi Karangnongko berada di barat sungai sedikit ke utara dan lokasi temuan di timur sungai. Batu temuan ada yang sudah ditata di lokasi pembuatan arena kuliner tapi ada yang belum dievakuasi.


    Yang sudah dirawat tersebut berbentuk batu-batu persegi panjang bertakik. Ada yang polos, ada yang berbentuk lumpang, ujung makara, batu bermotif bunga sulur, potongan-potongan lingkaran dan lainnya.

    Dari sekitar 60 item yang diangkat mayoritas belum teregister petugas cagar budaya. Tapi ada juga satu batu lempeng bertakik cukup besar yang sudah ada cat putih bertuliskan F 757 yang diduga lokasi tersebut sudah pernah didata pemerintah.

    Batuan candi yang ditemukan di proyek Warung Setiti Watu Kali, Jagalan, Klaten.Batuan candi yang ditemukan di proyek wisata Warung Setiti Watu Kali, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

    Salah satu temuan berelief sosok yang diduga dewa Siwa atau Wisnu dengan posisi kedua kaki bersila. Dua tangan depan ke bawah dan dua tangan belakang terangkat memegang sesuatu.

    Bagian wajah sudah tidak jelas dan tinggal setengah meskipun badan utuh. Batu tersebut panjangnya sekitar 60 sentimeter dengan tebal 40 sentimeter berbahan batu andesit.

    Batuan candi yang ditemukan di proyek Warung Setiti Watu Kali, Jagalan, Klaten.Batuan candi yang ditemukan di proyek wisata Warung Setiti Watu Kali, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

    Selain batu yang sudah dirawat oleh si penemu, Tri Laksono (45), ada juga batu lepas. Lokasinya berada di sungai, di pekarangan dan di tepi jalan sekitar lokasi.

    “Saya sedang membuat warung, nanti dilengkapi wahana air, tubing sampai camping. Sebenarnya kita sudah mulai tiga tahun lalu, tapi kita menemukan batu-batu ini baru-baru saja,” ungkap penemu sekaligus pemilik warung Setiti Watu Kali, Tri Laksono (44) pada Senin (6/10) siang.

    Tri menjelaskan batu-batu candi tersebut ditemukan sejak dua hari terakhir saat hendak membuat lahan parkir. Saat membersihkan pohon ternyata banyak tumpukan batu-batu candi.

    “Saat membersihkan pohon ternyata banyak batu-batu candi. Katanya warga juga begitu (batu candi) terus kita kumpulkan jadi satu, kita rawat dan hari ini dicek Dinas,” terang Tri.

    Jumlah batu yang sudah dikumpulkan, sebut Tri, ada sekitar 60 batu berbagai jenis. Dari jumlah itu yang ada pahatan dan ukurannya sekitar 10 buah.

    “Yang ada pahatan dan ukurannya sekitar 10 buah, yang lainnya cuma batu kotak berpropil (takik). Lokasi sini dekat dengan Candi Karangnongko juga,” lanjut Tri.

    “Menurut warga banyak ditemukan batu candi tapi warga tidak tahu, ada juga yang takut. Ini kita kumpulkan,” imbuh Tri.

    Analis Cagar Budaya dan Koleksi Museum Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pemkab Klaten, Wiyan Ari Tanjung yang mengecek lokasi menyatakan tim dinas ke lokasi untuk menindaklanjuti informasi adanya temuan batuan candi tersebut.

    “Ada sekitar 60 item batu komponen candi. Termasuk yang relief menyerupai arca, ya diduga relief dewa Siwa,” ungkap Tanjung di lokasi.

    ———

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hotel Baru dan Nyaman di Utara Jakarta, Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta

    Hotel Baru dan Nyaman di Utara Jakarta, Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta



    Tangerang

    Menjelajahi kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) kini semakin seru dengan hadirnya hotel Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta. Hotel yang menawarkan suasana modern dan artsy. Sebelum diresmikan pada 16 Oktober 2025 nanti, detikTravel bisa mengintip dulu fasilitas hotel ini.

    Lokasi

    Hotel Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta berada di Teluknaga, tepatnya Tower 8 – Tower Ishikawa, Tokyo Riverside Apartment, PIK2. Lokasinya berdekatan dengan apartemen Tokyo Riverside. Anda bisa memarkirkan kendaraan di area sekitar Tokyo Riverside.

    Berkat lokasi strategis di kawasan PIK2, hotel ini juga berdekatan dengan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), menjadikannya pilihan ideal bagi pebisnis yang menghadiri konferensi maupun wisatawan yang ingin menikmati ragam kuliner, hiburan, dan destinasi wisata di PIK2.


    Fasilitas dan kamar

    Hotel ini memiliki 254 kamar dengan desain modern yang hangat, terdiri dari tipe Studio dan Two-Bedroom, yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan sekaligus fleksibilitas bagi setiap tamu. Baik untuk perjalanan bisnis, liburan keluarga, maupun sekadar staycation singkat, Golden Tulip Essential PIK2 siap memberikan pengalaman menginap yang menyenangkan.

    Ruangannya terasa lega dan nyaman, dengan pencahayaan yang lembut serta area duduk yang cocok untuk bersantai. Suasana hotel yang tenang menjadikan pengalaman menginap di sini terasa lebih personal dan homey.

    Golden Tulip Essential PIK2 JakartaKamar di Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta Foto: Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta

    Dari jendela kamar, pemandangan sekitar PIK2 terlihat luas – dan saat cuaca sedang cerah tanpa polusi, Gunung Gede Pangrango dari kejauhan tampak terlihat, menambah nilai lebih bagi tamu yang mendambakan suasana segar di tengah padatnya kawasan urban.

    Kuliner

    Untuk urusan kuliner, makanan di restoran hotel ini patut diacungi jempol. Menu sarapannya lengkap – mulai dari hidangan nusantara seperti nasi goreng, bubur ayam, hingga sajian internasional seperti roti, salad, dan omelet yang dimasak langsung. Rasanya pun cukup enak dan menggugah selera. Bagi yang ingin sekedar mencicipi mie instan, ada juru masaknya yang siap menyediakan. Tak lupa ketinggalan, aneka minuman seperti kopi dan teh menambah suasana jadi hangat.

    Hotel yang dibangun oleh Amantara, bagian dari Agung Sedayu Group dan dikelola oleh Artotel Group ini juga menghadirkan pengalaman menginap dengan atmosfer dinamis dan pelayanan profesional, sekaligus memperkuat daya tarik PIK2 sebagai kawasan gaya hidup baru di Jakarta Utara.

    Lobby Golden Tulip Essential PIK2 JakartaLobby Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta Foto: Golden Tulip Essential PIK2 Jakarta

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nikmati Promo Spesial Spooktober! Liburan Hemat di Trans Studio Bali

    Nikmati Promo Spesial Spooktober! Liburan Hemat di Trans Studio Bali



    Denpasar

    Bulan Oktober selalu identik dengan keseruan dan suasana seram khas Halloween. Nah, buat kamu yang ingin menikmati momen ini dengan cara yang seru dan berbeda, saatnya mampir ke Trans Studio Theme Park Bali!

    Taman hiburan indoor terbesar di Bali ini menghadirkan pengalaman tak terlupakan lewat berbagai wahana, atraksi, dan pertunjukan spektakuler yang bisa kamu nikmati bersama teman maupun keluarga.


    Sebagai bagian dari Trans Entertainment, jaringan hiburan ternama di Indonesia yang juga menaungi Trans Studio Bandung dan Trans Studio Cibubur, Trans Studio Theme Park Bali menawarkan pengalaman kelas dunia yang penuh keseruan di setiap sudutnya.

    Kabar baiknya, sepanjang tanggal 4 sampai 15 Oktober 2025, kamu bisa menikmati semua keseruan di sini lewat promo Spooktober Deals! Promo ini cocok banget buat kamu yang ingin seru-seruan di awal bulan tanpa bikin kantong kering. Tiket masuknya dibanderol super terjangkau:

    • Rp100.000/orang (weekday) dan Rp125.000/orang (weekend) untuk pemegang KTP Bali
    • Rp175.000/orang (weekday) dan Rp200.000/orang (weekend) untuk wisatawan domestik (KTP Nasional)

    Dengan harga spesial ini, kamu bisa menikmati berbagai wahana sepuasnya, termasuk yang paling cocok untuk suasana Halloween, City of Dead! Wahana ini siap memacu adrenalinmu lewat efek visual dan audio yang realistis, mulai dari jeritan zombie, efek cahaya yang dramatis, hingga suasana mencekam yang bikin bulu kuduk berdiri!

    Selain itu, jangan lewatkan juga Temple Raider Show, pertunjukan aksi spektakuler yang menampilkan atraksi geng motor dan fire show menegangkan. Paduan aksi, api, dan musiknya dijamin bikin kamu terpukau dan jadi salah satu pengalaman yang paling berkesan di Trans Studio Theme Park Bali.

    Biar makin gampang, kamu bisa langsung beli tiketnya secara online di www.transstudiobali.com. Taman hiburan ini buka setiap hari pukul 11.00-18.00 WITA (weekday) dan 11.00-19.00 WITA (weekend). Jangan lupa juga untuk follow akun Instagram resmi @transstudio.bali biar kamu nggak ketinggalan promo dan event seru lainnya.

    Yuk, rayakan bulan Oktober dengan penuh keseruan! Nikmati sensasi Halloween versi kamu di Trans Studio Theme Park Bali!

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ada Lahan tapi Susah Air dan Rentan Bencana

    Ada Lahan tapi Susah Air dan Rentan Bencana


    Jakarta

    Rencana pembangunan Bandara Bali Utara kembali menuai sorotan. Meski lahan telah disiapkan, tantangan besar menghadang. Di antaranya, ketersediaan air bersih yang minim dan potensi bencana alam yang tinggi mengancam kelayakan proyek senilai triliunan rupiah itu.

    Pemerintah mempercepat proses pembangunan sejumlah infrastruktur di Bali demi memaksimalkan potensi pariwisata di pulau yang dijuluki sebagai the last paradise tersebut. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 12 tahun 2025, provinsi ini bakal mempunyai bandara kedua bertaraf internasional.

    Arsip berita detikcom menyebutkan bahwa lokasi Bandara Internasional Bali Utara belum jelas. Sebelumnya Bandara Internasional Bali Utara disebutkan bakal berlokasi di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng area Bali Utara.


    Dokumen Ringkasan Eksekutif Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Buleleng tahun 2022 menjelaskan, secara umum daya dukung lahan di wilayah tersebut masih berkategori belum terlampaui dengan luasan lebih dari 80%.

    “Artinya, pada wilayah Kabupaten Buleleng masih minim pengembangan kegiatan atau aktivitas masyarakat. Wilayah ini masih membuka peluang pemanfaatan sumber daya alam yang besar,” tulis dokumen tersebut yang diakses detiktravel pada Rabu (8/10/2025).

    Di Kecamatan Kubutambahan, yang pernah disebut sebagai lokasi Bandara Bali Utara, lokasi dengan daya dukung lahan mencukupi berada di zona Kubutambahan-Pegunungan Vulkanik sebesar 98,61%. Kecamatan Kubutambahan didominasi Wilayah Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (WPPLH).

    Wilayah Kabupaten Buleleng juga menghadapi masalah ketersediaan air bersih. Dokumen tersebut menyebutkan, wilayah ini umumnya berstatus sudah terlampaui dan berkelanjutan. Artinya, kemampuan lingkungan menyediakan air bersih sudah melebihi batas maksimum.

    “Status sudah terlampaui dan berkelanjutan juga menandai ada usaha manusia untuk menopang kemampuan lingkungan menyediakan air bersih. Namun usaha ini masih harus lebih besar sehingga daya dukung bisa kembali seimbang dan berkelanjutan,” tulis situs Kementerian Lingkungan Hidup.

    Di wilayah Kecamatan Kubutambahan, status tersebut umumnya berada di zona Kubutambahan-Pegunungan Vulkanik dengan cakupan mencapai 96,54%. Adapun, zona Kubutambahan-Fluvio-Marin kebanyakan berstatus belum terlampaui dan tidak berkelanjutan. Lingkungan masih bisa memenuhi kebutuhan air bersih manusia dan ekosistem, namun penggunaan dan pengelolaan cenderung tidak efisien.

    Risiko Bencana Kabupaten Buleleng

    Selain ketersediaan lahan dan air bersih, dokumen ini menjelaskan risiko bencana di Kabupaten Buleleng yang berkategori tinggi hingga sangat tinggi. Risiko bencana meliputi peluang terjadinya longsor, banjir, dan abrasi.

    Di Kecamatan Kubutambahan yang ternyata berkategori tinggi, risiko bencana terdiri dari:

    • Kubutambahan-Fluvio-Marin 91,68%
    • Kubutambahan-Pegunungan Vulkanik 67,48%
    • Kubutambahan-Perbukitan Vulkanik 89,23%

    Pembangunan infrastruktur memang diperlukan untuk meningkatkan perputaran roda ekonomi dan memaksimalkan potensi. Kendati begitu, daya dukung lingkungan patut dipertimbangkan agar tak menyesal di kemudian hari. Bali jangan sampai kembali menghadapi banjir dan bencana lain akibat pembangunan yang mengesampingkan isu lingkungan.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Dia 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia, Singapore Airlines Juara

    Ini Dia 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia, Singapore Airlines Juara


    Jakarta

    Tak hanya satu atau dua maskapai menawarkan penerbangan jarak yang sangat jauh atau ultra jarak jauh kini. Ada yang 19 jam penerbangan nonstop.

    Teknologi penerbangan yang semakin canggih, pesawat yang lebih ringan, dan efisiensi bahan bakar yang meningkat menjadikan penerbangan di atas 16 jam secara nonstop semakin lumrah.

    Saat ini, juara penerbangan paling panjang diberikan oleh Singapore Airline yang mengangkasa dari New York ke Singapura. Pesawat itu terbang sejauh 15.349 km dan berada di udara selama 18 jam 55 menit. Demi kenyamanan penumpang, penerbangan itu mengutamakan kelas bisnis buat penumpang.


    Desember nanti, kabarnya ada penerbangan pesaing Singapore Airlines untuk penerbangan jarak jauh.

    “Penumpang pesawat akan memasuki era baru ultra long-haul travel, pesawat akan terbang dalam waktu lama sehingga memungkinkan mereka untuk melihat matahari terbit dua kali,” begitulah pernyataan yang dikampanyekan untuk penerbangan ultra jarak jauh itu dilansir dailymail.

    Adalah China Eastern Airlines yang merilis penerbangan terpanjang itu. Penerbangan itu melayani rute dari Bandara Internasional Pudong di China menuju Bandara Internasional Ministro Pistarini di Argentina.

    Penerbangan itu diprediksi berada di angkasa selama 25,5 jam saat terbang dari China ke Argentina. Waktu tempuh saat kembali ke China lebih panjang lagi, yakni 29 jam.

    “Penerbangan perdana dilakukan pada 4 Desember dan kita akan melihat MU745 dan MU746 melintasi 20.116,75 kilometer dan akan beroperasi dua kali dalam sepekan,” pernyataan dari maskapai.

    Berikut 5 penerbangan non-stop terpanjang di dunia saat ini:

    1. New York (JFK) ke Singapura (SIN) oleh Singapore Airlines

    Pesawat Singapore Airlines dengan rute New York (JFK) ke Singapura (SIN) terbang selama 18 jam 55 menit dalam jarak 15.349 km. Saat ini, layanan itu menjadi penerbangan komersial terpanjang.

    Penerbangan ini hanya menyediakan kelas Premium Economy dan Business Class (tidak ada kelas Ekonomi biasa).

    2. Newark (EWR) ke Singapura (SIN) oleh Singapore Airlines

    Pesawat ini terbang dalam tempo 19 jam 10 menit untuk menempuh jarak 15.344 km, hanya 5 km lebih pendek ketimbang rute New York-Singapura.

    Sama seperti rute JFK, hanya tersedia kelas kenyamanan yang lebih tinggi.

    3. New York (JFK) ke Auckland (AKL) oleh Air New Zealand & Qantas

    Pesawat ini terbang dengan waktu tempuh 17 jam 40 menit sejauh 22.862 kilometer. Operasional dilakukan dengan Boeing 787-9 Dreamliner.

    Dalam penerbangan ini masih tersedia kelas Ekonomi, termasuk opsi Skycouch yang memungkinkan kursi ditarik menjadi seperti tempat tidur.

    4. Perth (PER) ke London (LHR) oleh Qantas

    Penerbangan ini menjadi sebuah terobosan saat pertama kali diluncurkan pada Maret 2018 sebagai penerbangan komersial nonstop pertama dari Inggris ke Australia. Kini, penerbangan tersebut menggunakan pesawat Boeing 787-9 Dreamliner dan telah menjadi salah satu dari banyak layanan ultra long-haul.

    Selama ini, Timur Tengah dan Asia biasanya menjadi tempat singgah bagi mereka yang menuju Australia dari Inggris-dan masih tetap demikian. Namun, rute ini memungkinkan hanya satu kali singgah dan langsung sampai tujuan jika kamu berasal dari Perth.

    5. San Francisco (SFO) ke Bengaluru (BLR) oleh Air India

    Pesawat ini terbang 17 jam 22 menit untuk menyelesaikan 14.004 km. Rute ini merupakan layanan Boeing 777-200L terpanjang yang saat ini digunakan.

    Rute penerbangan ini dibuka dengan alasan khusus di baliknya, yakni menghubungkan dua wilayah teknologi terkemuka di dunia, dari Silicon Valley dan Bengaluru, yang dianggap sebagai “Silicon Valley”-nya India.

    (fem/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Disebut Dalam Pembangunan Bandara Bali Utara, Profil Desa Sumberklampok

    Disebut Dalam Pembangunan Bandara Bali Utara, Profil Desa Sumberklampok


    Jakarta

    Desa Sumberklampok kini menjadi sorotan karena masuk dalam rencana pembangunan Bandara Bali Utara. Terletak di wilayah strategis, desa ini menyimpan potensi sekaligus tantangan yang harus diperhatikan dalam mewujudkan proyek infrastruktur besar tersebut.

    Bali akan membangun sejumlah insfrastruktur baru sesuai arahan dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 12 tahun 2025. Salah satunya adalah Bandara Bali Utara yang berada di Kabupaten Buleleng yang sudah ada desainnya. Namun lokasi tepatnya belum ditentukan pemerintah.

    Kendati begitu, nama Desa Sumberklampok sempat disebutkan sebagai lokasi pembangunan Bandara Bali Utara. Terlepas dari jadi atau tidaknya pembangunan Bandara Internasional Bali di Sumberklampok, tak ada salahnya mengetahui profil desa adat ini lebih lanjut.


    Lokasi Desa Sumberklampok

    Taman Nasional Bali Barat. (Dok menlhk.go.id)Taman Nasional Bali Barat (dok. menlhk.go.id)

    Desa Adat Sumberklampok berada di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, seperti disebutkan dalam situs PWNU Bali. Area desa berada di tengah kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dan disebut cukup terisolir dibanding kawasan sekitarnya.

    Kawasan Desa Sumberklampok berada di ujung paling barat Kabupaten Buleleng, berbatasan langsung dengan Kabupaten Jembrana. Total luasan Desa Sumberklampok adalah 28,96 km2 dengan jumlah penduduk 3.541 jiwa. Desa ini punya lima banjar dinas (dusun) yaitu Tegalbunder, Bukit Sari, Sumberklampok, Sumberbatok, dan Teluk Terima.

    Sejarah Jadi Desa Adat

    Masyarakat Sumberklampok punya sejarah panjang hingga menjadi sebuah desa adat. Sejak kali pertama dihuni pada 1922, Sumberklampok resmi berstatus desa secara definitif pada 1 Juni 1967. Selama kurun waktu tersebut, masyarakat desa terus menjaga kelestarian budaya lokal.

    Warga Sumberklampok juga berhasil memperjuangkan hak milik tanah secara turun-temurun. Pada tanggal 18 Mei 2021, Gubernur Bali I Wayan Koster memberikan Sertipikat Hak Milik kepada semua Masyarakat Sumberklampok. Sebelumnya, tanah Desa Sumberklampok diklaim milik Pemerintah Provinsi Bali.

    Ada Pura Lesung Emas dan Segara Rupek

    Di Desa Sumberklampok punya dua pura yang penting bagi kehidupan religius masyarakat Bali. Berikut rinciannya dikutip dalam arsip tulisan detikcom.

    Pura Lesung Emas

    Tempat ibadah ini berlokasi di dalam TNBB dengan jarak kurang lebih 3 km dari jalan raya. Pura bisa dicapai dengan jalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua, meski tidak sampai tepat di lokasi. Pura Lesung Emas tidak hanya penting bagi kehidupan beragama, namun juga keberlanjutan masyarakat Bali.

    Di area selatan pura terdapat mata air yang mendukung kehidupan warga Sumberklampok. Sayang sempat terjadi bajir di area tersebut, sehingga debit air bersih makin berkurang. Warga desa kini berusaha melestarikan lingkungan agar mata air bisa terjaga dan terus dimanfaatkan warga.

    Pura Segara Rupek

    Potret Pura Segara Rupek.Potret Pura Segara Rupek (dok. Tangkapan layar Youtube/Kesra Setda Kabupaten Buleleng)

    Lokasi pura ini benar-benar berada di ujung barat Bali dan sangat dekat dengan Jawa. Pengunjung tidak hanya bisa melihat keindahan pura yang sudah sangat tua ini, tapi juga berburu pemandangan pantai serta spot foto Instagrammable. Jika beruntung, pengunjung bisa melihat kijang dan kera di sekitar pura.

    Kendati begitu, jalan menuju pura ini tidak mudah. Perjalanan menuju Pura Segara Rupek dimulai dari Pura Prapat Agung menyusuri jalan setapak hutan TNBB. Pengunjung bisa menggunakan mobil offroad menuju pura yang ditemukan jejaknya pada 2001.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pariwisata Spanyol Lesu: Wisatawan Berkurang, Belanja Menyusut

    Pariwisata Spanyol Lesu: Wisatawan Berkurang, Belanja Menyusut



    Jakarta

    Pariwisata Spanyol sedang tidak baik-baik saja. Jumlah wisatawan tidak sebanyak tahun lalu, belanja turis sedikit.

    Dikutip dari Vietnam Express, Rabu (8/10/2025), kondisi itu disampaikan oleh kelompok industri pariwisata Exceltur. Mereka menyebut penurunan belanja itu terutama dilakukan oleh wisatawan asal Eropa dan Amerika Serikat (AS).

    Exceltur memperkirakan seluruh aktivitas pariwisata di Spanyol sebagai negara dengan kunjungan wisatawan terbanyak kedua di dunia itu hanya akan tumbuh 2,8% pada 2025. Persentase itu turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,3% yang diumumkan pada Juli lalu. Angka itu juga jauh di bawah pertumbuhan 5,5% yang tercatat tahun lalu.


    Kelompok tersebut memperkirakan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Spanyol 2025 akan mencapai 13,1%, di bawah estimasi awal sebesar 13,5%.

    “Pariwisata tidak lagi menjadi penggerak utama ekonomi Spanyol,” ujar Wakil Presiden Exceltur, Oscar Perelli, dalam konferensi pers.

    Dia menambahkan bahwa sektor pariwisata tidak lagi tumbuh jauh di atas proyeksi pertumbuhan ekonomi Spanyol secara keseluruhan. Diperkirakan hanya sebesar 2,6%.

    Selain itu, jumlah wisatawan internasional yang datang ke Spanyol pada 2025 diperkirakan tidak akan mencapai 100 juta orang, seperti yang sebelumnya diproyeksikan oleh World Travel and Tourism Council.

    Tahun lalu, Spanyol mencatat rekor 94 juta wisatawan, menjadikannya negara kedua yang paling banyak dikunjungi setelah Prancis. Hingga Agustus 2025, sebanyak 66,8 juta wisatawan telah tiba di Spanyol, naik 3,9% dibanding periode yang sama tahun lalu.

    “Saya tidak tahu apakah kita akan mencapai angka itu (100 juta),” ujar Menteri Pariwisata Spanyol Jordi Hereu.

    Dia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan, karena pengeluaran wisatawan secara keseluruhan masih mengalami peningkatan.

    Okupansi Hotel, Penjualan Tiket Pesawat, dan Restoran Seret

    Selama musim panas, sebagai periode puncak wisatawan, penjualan di sektor terkait seperti hotel, maskapai penerbangan, restoran, dan bisnis pariwisata lainnya hanya meningkat 2,8%, turun drastis dibanding pertumbuhan 6,3% pada periode yang sama tahun lalu.

    Untuk kuartal keempat, Exceltur memperkirakan pertumbuhan penjualan hanya akan mencapai 2%.

    Perlambatan itu terutama disebabkan oleh melemahnya belanja wisatawan dari Jerman, Prancis, Turki, dan AS. Namun, peningkatan kunjungan dari wisatawan Inggris, yang menyumbang 26,5% dari total wisatawan, dan dari China dan Polandia, membantu mengimbangi tren penurunan tersebut selama musim puncak. Sementara itu, jumlah wisatawan domestik tetap stabil.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com