Tag: pendidikan

  • Arab Saudi Vs Indonesia, Begini Perbandingan 5 Universitas Terbaik Keduanya

    Arab Saudi Vs Indonesia, Begini Perbandingan 5 Universitas Terbaik Keduanya


    Jakarta

    Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan mempertemukan timnas Arab Saudi dan Indonesia pada Kamis (9/10) dini hari pukul 00.15 WIB. Pertandingan Arab Saudi Vs Indonesia akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

    Secara historis, Arab Saudi merupakan salah satu raksasa sepak bola Asia. Timnas negara tersebut sudah 6 kali lolos Piala Dunia sejak 1994 lalu dan sangat berambisi untuk tampil lagi di 2026.

    Adapun di bidang pendidikan dan sains, negara kaya dengan sumber daya energi yang melimpah ini berambisi juga menjadi “raksasa”. Negara ini gencar membuka kampus baru dengan sokongan dana melimpah.


    Seperti dilansir Forbes, sejak 2000, Arab Saudi membuka 35 universitas seperti misalnya King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), universitas riset yang berlokasi di Thuwal.

    KAUST yang didirikan pada tahun 2009 dengan tujuan untuk memimpin dalam penelitian hidrogen bersih dan kecerdasan buatan. Kemudian menyusul pendirian beberapa kampus lain seperti Prince Mohammad Bin Fahd University (PMU) dan University of Jeddah.

    Transformasi pendidikan tinggi di Arab Saudi menjadi salah satu pilar utama dalam pelaksanaan strategi Visi 2030 negara tersebut.

    Upaya ini diarahkan untuk membangun masyarakat yang berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis pengetahuan sebagai landasan masa depan negara tersebut.

    Lantas bagaimana perbandingan Arab Saudi Vs Indonesia dalam bidang pendidikan tinggi? Begini hasilnya menurut versi Times Higher Education World University Rankings 2025.

    5 Universitas Terbaik Arab Saudi

    1. King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM)

    Peringkat =176

    Overall: 60.1

    Teaching: 36.9

    Research Environment : 41.5

    Research Quality: 88.7

    Industry: 91.6

    International Outlook: 92.1

    2. King Saud University

    Peringkat 251-300

    Overall: 53.7-55.7

    Teaching: 35.5

    Research Environment: 29.9

    Research Quality: 83.3

    Industry: 84.6

    International Outlook: 82.9

    3. Prince Mohammad Bin Fahd University

    Peringkat 251-300

    Overall: 53.7-55.7

    Teaching: 39.1

    Research Environment: 37.3

    Research Quality: 79.2

    Industry: 46.0

    International Outlook: 90.9

    4. King Khalid University

    Peringkat 301-350

    Overall: 51.1-53.6

    Teaching: 39.0

    Research Environment: 30.2

    Research Quality: 74.3

    Industry: 58.5

    International Outlook: 90.9

    5. King Abdulaziz University

    Peringkat 351-400

    Overall: 49.4-51.0

    Teaching: 29.2

    Research Environment: 23.8

    Research Quality: 89.6

    Industry: 63.8

    International Outlook: 72.9

    5 Kampus Terbaik Indonesia

    1. Universitas Indonesia

    Peringkat dunia: 801-1000

    Overall: 34.5-38.1

    Teaching: 45.6

    Research Environment: 23.9

    Research Quality: 33.3

    Industry: 59.0

    International Outlook: 64.2

    2. Institut Teknologi Bandung

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    Overall: 25.2-30.6

    Teaching: 22.6

    Research Environment: 17.5

    Research Quality: 30.3

    Industry: 39.4

    International Outlook: 39.5

    3. BINUS University

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    Overall: 25.2-30.6

    Teaching: 21.1

    Research Environment: 21.0

    Research Quality: 35.2

    Industry: 49.6

    International Outlook: 35.8

    4. Universitas Airlangga

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    Skor total: 25.2-30.6

    Teaching: 27.7

    Research Environment: 14.1

    Research Quality: 34.9

    Industry: 27.9

    International Outlook: 60.1

    5. Universitas Gadjah Mada

    Peringkat dunia: 1.201-1.500

    Skor total: 25.2-30.6

    Teaching: 30.9

    Research Environment: 21.8

    Research Quality: 26.2

    Industry: 56.4

    International Outlook: 44.0

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • India Jadi Negara dengan Lulusan STEM Terbanyak, Anak Diajarkan Teknologi Sejak Dini

    India Jadi Negara dengan Lulusan STEM Terbanyak, Anak Diajarkan Teknologi Sejak Dini



    Jakarta

    Jurusan bidang sains, teknologi, engineering (teknik), dan matematika atau STEM diprediksi menjadi yang paling menjanjikan di masa depan. Lulusannya banyak dibutuhkan hampir di semua industri.

    Menurut data yang dikumpulkan oleh Institut Statistik UNESCO tahun 2022, India menjadi negara dengan lulusan STEM terbanyak. Persentase mahasiswa yang memilih STEM mencapai 34 persen dari populasi sekitar 1,4 miliar jiwa (per 2022). Jumlahnya sama dengan 476 juta mahasiswa.

    Meski begitu, data ini belum memasukkan China dalam daftar. Berdasarkan data World Economic Forum pada 2016, China menghasilkan 4,7 juta lulusan STEM tiap tahunnya.


    Negara dengan Lulusan STEM Terbanyak di Dunia Versi UNESCO

    Berdasarkan persentasenya, negara teratas yang menghasilkan lulusan STEM yakni Malaysia. dengan 43,5 persen, disusul Tunisia dengan 37,9 persen. Uni Emirat Arab menyusul dengan 36,2 persen dan Jerman dengan 35,8 persen.

    Namun, jika dihitung berdasarkan jumlahnya, India dengan populasinya yang terbanyak, paling unggul dibanding yang lain. Berikut daftar negara dengan persentase lulusan STEM terbanyak menurut data UNESCO.

    1. Malaysia (43,5 persen)

    2. Tunisia (37,9 persen)

    3. Uni Emirat Arab (36,2 persen)

    4. Jerman (35,8 persen)

    5. Belarus (34,6 persen)

    6. India (34 persen)

    7. Korea Selatan (30,2 persen)

    8. Inggris Raya (22,8 persen)

    9. Amerika Serikat (19,6 persen)

    10. Brasil (17,5 persen)

    Sebelumnya pada 2020, data dari The Center for Security and Emerging Technology (CSET) melaporkan India menjadi negara kedua di dunia yang menghasilkan lulusan STEM dengan jumlah 2,55 juta orang. India hanya kalah dari China yang menghasilkan 3,57 juta orang lulusan STEM.

    Kenapa India Begitu Melek dengan STEM?

    Dalam beberapa dekade terakhir, India mengalami transformasi sumber daya manusia, terutama di bidang teknologi. Salah satu awalnya dari kelompok imigran yang pergi ke Amerika Serikat.

    Sejak 1960-an, orang-orang yang berpendidikan tinggi di India seperti ilmuwan, insinyur, doktor, dan sebagian besar pemrogram mulai datang ke AS. Mereka yang ke AS termasuk orang India kasta atas yang mampu kuliah di perguruan tinggi ternama, demikian menurut laporan BBC.

    Seiring waktu, kualitas orang-orang India diakui di AS. Perlahan, perusahaan di AS mengembangkan pabriknya ke India.

    Industri bidang teknologi di India pun mulai berkembang. Pada 1990-an, pemerintahan India mulai membangun pusat-pusat teknologi untuk kemajuan industri tersebut.

    Industri teknologi terus berkembang hingga merambah ke dunia pendidikan. Karena keterampilan bidang STEM terus dibutuhkan, semakin banyak lulusan teknik dan ilmu komputer di India.

    Sampai akhirnya, India memiliki kekuatan pusat teknologi seperti Silicon Valley yang ada di AS. Pusat inovasi dan teknologi terbesar di India antara lain di wilayah Bangalore, Hyderabad, Chennai, dan Thiruvananthapuram.

    Pada 2020, India juga memiliki perusahaan besar bidang teknologi dengan pendapatan terbesar, antara lain Tata Consultancy Services (USD23 miliar), Infosys (USD13 miliar), Wipro (USD11 miliar), HCL Technologies (USD6 miliar), hingga Tech Mahindra (USD5,3 miliar).

    Anak Sekolah di India Diajarkan STEM sejak Dini

    Dengan ekosistem yang saling mendukung antara pemerintah, industri, dan pendidikan, anak-anak di India terus tertarik dengan bidang STEM. Anak-anak di sekolah telah tertarik STEM sejak dini.

    Menurut penelitian yang dilaporkan Ecole Globale International Girl’s School, India anak-anak tersebut mulai menunjukkan minat di bidang STEM sekitar usia delapan tahun. Hal ini disebabkan oleh ketertarikan mereka pada teknologi, gawai, dan alat-alat teknologi lainnya.

    Pendidikan STEM telah dianggap sebagai bidang yang bisa mengajarkan siswa cara berpikir kritis tentang masalah dan menghasilkan solusi yang berguna bagi semua orang yang terlibat, termasuk diri mereka sendiri.

    Dengan berfokus pada metode pembelajaran kreatif seperti pembelajaran berbasis bermain atau pembelajaran berbasis proyek, India dapat mengajarkan siswa cara berpikir kreatif tentang solusi.

    Gerakan yang dikenal sebagai ‘transformasi digital’ ini kemudian semakin menguat di India. Semakin banyak sekolah yang fokus untuk memasukkan pelajaran STEM ke dalam kurikulum di semua jenjang pendidikan.

    Reformasi ini bertujuan untuk membekali siswa dalam menghadapi isu-isu sosial yang kompleks, seperti transformasi digital dan perubahan iklim, serta meningkatkan daya kerja dan mempersiapkan mereka untuk pekerjaan STEM.

    Maraknya program studi STEM menawarkan peluang yang layak untuk mendorong inovasi, kreativitas, dan kemakmuran ekonomi dalam beberapa dekade mendatang seiring negara ini merangkul revolusi pendidikan STEM di India.

    Pendidikan juga memasukkan artificial intelligence (AI), pembelajaran mesin, dan ilmu data sebagai mata pelajaran inti. Di sisi lain, program pelatihan vokasi disesuaikan untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan di era digital.

    Di pendidikan tinggi, beberapa kampus bidang teknologi di India mulai tersorot di kancah global. Setidaknya, ada empat kampus yang masuk top 60 dunia versi Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings (WUR) 2025, yakni Indian Institute of Technology Delhi (IITD), Indian Institute of Technology Bombay (IITB), Indian Institute of Technology Madras (IITM), dan Indian Institute of Technology Kharagpur (IIT-KGP).

    Dengan usaha dan komitmen selama dekade terakhir, lebih dari separuh penduduk India berusia di bawah 30 tahun telah mahir dalam mengadopsi dan beradaptasi dengan teknologi digital baru. Tak heran, lulusan STEM di India terus meningkat dari tahun ke tahun.

    Negara ini juga telah menjadi tuan rumah ekosistem start-up yang kuat. Lebih dari 110 unicorn dan sekitar 130.000 start-up yang berdiri mendorong inovasi di berbagai sektor.

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Omar M Yaghi, Ilmuwan Keturunan Palestina Pemenang Nobel Kimia 2025

    Omar M Yaghi, Ilmuwan Keturunan Palestina Pemenang Nobel Kimia 2025



    Jakarta

    Perjalanan hidup Omar M Yaghi dapat dijadikan kisah inspiratif dalam ketekunan dan kecerdasan. Ilmuwan berdarah Palestina ini baru saja dinobatkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Kimia 2025.

    Ia diganjar penghargaan tersebut karena temuannya berupa teknologi memanen air langsung dari udara. Inovasinya disebut bisa menjadi solusi global atas krisis air bersih.


    Dulu Pengungsi, Kini Disorot Dunia

    Yaghi lahir di Amman, Yordania pada tahun 1965. Keluarganya dulu adalah pengungsi Palestina yang pindah ke sana usai perang Arab-Israel 1948.

    Hidupnya di masa kecil jauh dari kata mudah. Ia harus berbagi kamar sempit bersama sembilan saudaranya dan hewan ternak di rumah tanpa listrik.

    “Aku tumbuh dalam keluarga pengungsi. Aku berjalan sejauh tiga mil (4,8 km) setiap hari ke sekolah, pergi dan pulang. Aku mengalami masa-masa sulit,” kata Yaghi dikutip, dari laman Anadolu Ajansi.

    Saat itu, air di lingkungannya sangat langka. Yaghi kecil bahkan harus bangun sebelum Matahari terbit hanya untuk membuka katup air yang hanya mengalir beberapa jam seminggu.

    “Dulu, kami harus memikirkan setiap tetes air, karena itu sangat berharga,” ujarnya.

    Walau masa kecilnya pahit, justru pengalaman itu yang menumbuhkan rasa ingin tahu mendalam terhadap kimia. Rasa penasaran tersebut membawanya pada penemuan besar yang menyentuh kehidupan jutaan orang.

    Usia 10 Tahun Mulai Suka Kimia

    Kecintaannya pada kimia dimulai sejak usia 10 tahun. Kala itu, ia menemukan model molekul di perpustakaan sekolah yang seharusnya tutup.

    Berbekal semangat tinggi dan dukungan keluarganya, Yaghi dikirim ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun untuk menempuh pendidikan. Ia datang ke New York dengan kemampuan bahasa Inggris yang minim, tapi semangatnya membara.

    Menempuh pendidikan selama 10 tahun, akhirnya Yaghi berhasil meraih gelar sarjana dari State University of New York at Albany. Ia juga menyabet gelar doktor dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 1990.

    Setelah itu, Yaghi berkarier sebagai peneliti di Harvard University (1990-1992). Ia lalu menjadi asisten profesor di Arizona State University pada 1998.

    Karier akademiknya berlanjut di University of Michigan. Di sana ia menjadi profesor kimia pada 1999 hingga 2006. Yaghi akhirnya menjadi pengajar di University of California, Berkeley hingga kini.

    Ilmuwan dengan 300+ Publikasi

    Kini, Yaghi dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di dunia. Ia telah menulis lebih dari 300 publikasi ilmiah.

    Karya-karyanya telah dikutip lebih dari 250.000 kali. Tak hanya aktif mengajar, ia juga menjadi pendiri Berkeley Global Science Institute, serta co-director di Kavli Energy NanoSciences Institute dan Bakar Institute of Digital Materials for the Planet.

    Yaghi juga merupakan anggota National Academy of Sciences Amerika Serikat dan German National Academy of Sciences Leopoldina.

    Inovasi Yaghi: Menyulap Udara Jadi Air

    Fokus penelitian Yaghi adalah merancang material kristalin baru berbasis senyawa logam dan organik. Inovasi tersebut mampu menyimpan energi, menangkap karbon, dan bahkan mengumpulkan air dari udara.

    Yaghi membuat proyek Atoco Mission yang mengembangkan sistem dengan kemampuan memanen air bersih langsung dari atmosfer, bahkan di daerah paling kering di dunia.
    Sembunyikan kutipan teks

    Sebelum meraih penghargaan Nobel Kimia 2025, Yaghi juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi seperti Wolf Prize in Chemistry (2018), King Faisal International Prize in Science (2015), BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award (2017), Tang Prize, dan Balzan Prize (2024).

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Kerja Sama dengan PT

    Sudah Kerja Sama dengan PT



    Jakarta

    Meski baru berjalan di tahun pertama, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengaku sudah siapkan strategi untuk murid SMA yang lulus dari Sekolah Rakyat. Apa strateginya?

    “Kita sudah istilahnya bicara hilirisasi kalau (murid) lulus seperti apa,” tuturnya kepada Pemimpin Redaksi detikcom, Alfito Deannova Ginting dalam acara Jejak Pradana ditulis Kamis (2/10/2025).

    Tindak lanjut murid SMA lulusan Sekolah Rakyat akan didasarkan pada bakat dan minat masing-masing peserta didik. Jika mereka minat untuk melanjutkan studi, Kemensos akan melakukan pengawalan.


    Bahkan, sosok yang akrab dipanggil Gus Ipul itu mengaku saat ini Kemensos sudah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi (PT). Meski, kelulusan ini masih akan terjadi dua tahun ke depan.

    “Kalau memang anak-anak punya minat bakat untuk melanjutkan kuliah, sesuai arahan presiden akan dikawal dan bahkan kita sudah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi yang mungkin nanti cocok dengan mereka,” bebernya.

    Sedangkan murid yang memiliki semangat dan minat untuk langsung bekerja, mereka akan diarahkan sesuai dengan keterampilannya. Ke depan, Kemensos akan berkomunikasi dengan perusahaan yang cocok, baik BUMN maupun swasta.

    “Yang ingin bekerja nanti di tahun kedua akan mulai kita arahkan dia sesuai dengan minat dan bakatnya sesuai dengan keterampilannya dan kita akan coba komunikasi dengan perusahaan yang cocok dengan dia,” kata Gus Ipul lebih lanjut.

    Minat Bakat di Deteksi Sejak Dini

    Ketika masuk ke Sekolah Rakyat, murid akan menjalani tes bakat minat atau tes DNA talent untuk mengetahui keistimewaannya masing-masing. Tes ini merupakan kerja sama Kemensos dengan ESQ Corp.

    “Kita coba upayakan untuk mengetahui bakat siswa dari awal lewat satu teknologi yang berbasis AI. Lewat tes DNA talent ini kita bisa mengetahui potensi anak-anak ini ke depan seperti apa,” jelasnya.

    Murid cukup mengerjakan beberapa pertanyaan dalam waktu 30 menit. Setelah selesai, sistem akan memaparkan kekuatan dan kelemahannya, penelusuran bakat minatnya, serta rekomendasi profesi apa yang cocok untuk sang murid.

    Berdasarkan hasil sementara tes DNA talent, Kemensos menemukan 22% murid Sekolah Rakyat direkomendasikan menggeluti bidang teknik. Sedangkan sisanya tersebar di bidang kesehatan, penegakan hukum, pendidikan (dosen), hingga seni kreatif.

    “Jadi sudah ada paling nggak udah bisa ketahui minat gambaran awal ini udah ketahuan,” lanjut Gus Ipul.

    Sebelum diterapkan kepada murid, tes DNA talent ini juga dicoba kepada kepala sekolah dan guru-gurunya. Hasilnya, 99 persen kepala sekolah dan guru menyatakan hasilnya cocok dengan dirinya.

    “Oleh karena itu kita teruskan ke para siswa. Kita coba ini sampai nanti mengantarkan mereka ke jenjang berikutnya. Tidak hanya di sekolah ini, tapi nanti setelah lulus mereka kemana,” ungkapnya.

    Gus Ipul dan Kemensos punya harapan besar terhadap berjalannya program Sekolah Rakyat. Ia berharap program ini benar-benar bisa mengentaskan berbagai permasalahan bangsa Indonesia.

    “Karena pendidikan merupakan salah satu faktor penting bagi kemajuan sebuah bangsa dan mudah-mudahan Sekolah Rakyat menjadi jawaban dari itu semua,” pungkas Mensos.

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Guru Terbatas, Ruang Kelas Kurang, hingga Atap Ilalang

    Guru Terbatas, Ruang Kelas Kurang, hingga Atap Ilalang



    Jakarta

    Saat skena pendidikan nasional membicarakan program sekolah rakyat hingga Makan Bergizi Gratis (MBG), SMP Negeri 3 Wamena masih memiliki kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi, yaitu kecukupan guru dan ruang kelas. Sekolah ini terletak di di Minimo, Kecamatan Maima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

    Kepala SMP Negeri 3 Wamena, Ansgar Blasius Biru S Pd, M Pd, mengatakan, jika dirinya ingin menyampaikan suatu hal penting untuk pemerintah, maka itu adalah kebutuhan guru dan ruang kelas. Setelah itu, baru dukungan untuk murid berupa asrama bagi anak yang memiliki tempat tinggal sangat jauh.

    “Pertama, kami masih membutuhkan ruang kelas untuk belajar, terus dukungan asrama untuk para murid. Ini memang kami sangat kesulitan dengan tempat tinggal mereka yang sangat jauh dari sekolah,” katanya kepada detikcom, saat ditemui Kamis (9/10/2025).


    Menurutnya, keberadaan asrama bagi siswa yang berjarak jauh dari sekolah sangat penting. Melalui asrama, anak-anak tersebut bisa dikumpulkan dan dipenuhi kebutuhannya sebagai pelajar sesuai keseharian mereka.

    “Saya sangat optimis bahwa pasti ada peningkatan sumber daya mereka, kualitas pendidikan untuk mereka,” imbuh Blasius.

    Keterbatasan Tenaga Pendidik, Guru BK Tidak Ada

    Blasius mengakui, pendidikan di Provinsi Papua Pegunungan secara keseluruhan masih tertinggal dibanding wilayah lain di Papua. Ia berharap, pemerintah bisa lebih memperhatikan sekolah-sekolah di Papua Pegunungan.

    “Masih sangat tertinggal dengan teman-teman, saudara-saudara kita yang ada di wilayah barat, bahkan juga di wilayah tengah. Nah ini juga sesuatu yang menjadi suatu pemikiran dari Pemerintah Pusat, pimpinan untuk bisa memperhatikan tentang pendidikan kami,” ucap guru asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan, sekolah di Papua Pegunungan mengalami keterbatasan guru. Bahkan, katanya, masih sangat kurang.

    Di SMPN 3 Wamena sendiri, ia mengatakan, tidak ada guru Bimbingan Konseling (BK). Padahal, menurutnya, guru BK penting dalam pendidikan karakter.

    “Ini hal yang sangat penting bahwa kami masih sangat terbatas dengan tenaga kependidikan, terutama guru-guru BK, yang sekarang Menteri Pendidikan genjot bahwa bagaimana penanaman karakter. Nah, guru-guru BK masih sangat terbatas (di sini). Masih sangat jauh, masih sangat kurang. Terutama kami di SMP 3, sama sekali tidak ada guru Bimbingan Konseling,” ungkapnya.

    Menurut laporan di laman Sekretariat Negara pada 2024, keterbatasan guru di tanah Papua telah menjadi tantangan yang belum rampung diselesaikan. Guru yang ada sering kali mengajar hingga tiga mata pelajaran berbeda.

    Laporan menyebut, kondisi ini terjadi karena fenomena guru yang pilah-pilih tempat mengajar. Mayoritas guru kebanyakan berada di sekolah-sekolah perkotaan, sedangkan di daerah terpencil sangat sedikit.

    Mayoritas Sekolah di Papua Pegunungan Masih Kekurangan Ruang Kelas

    Kepala SMP Negeri 3 Wamena menyampaikan, kekurangan ruang kelas tidak hanya di sekolahnya, melainkan juga di Provinsi Papua Pegunungan. Khususnya yakni di Kabupaten Jayawijaya.

    “Fasilitas juga, bahwa kami masih sangat terbatas. Mulai dari ruang kelas, yang masih kurang. Ini saya bicara bukan khusus untuk SMP 3, tapi secara keseluruhan untuk Provinsi Papua Pegunungan, khususnya untuk Kabupaten Jayawijaya. Jadi masih sangat terbatas,” kata Blasius.

    Sementara itu, di beberapa sekolah, masih ada ruang kelas yang memiliki atap dari alang-alang atau ilalang. Hal ini belum ditambah akses sekolah yang jauh dari kota.

    “Kalau diakses ke daerah-daerah yang sangat jauh dari Kota Wamena, itu ruang kelas masih sangat terbatas, masih atapnya berupa alang-alang atau secara tradisional mereka membangun dan mereka menempati ruang kelas itu. Memang sangat terbatas,” ujarnya.

    Selain itu, model kurikulum yang memasukkan konten digital juga menjadi tantangan tersendiri di tanah Papua. Terutama di wilayah Papua Pegunungan, akses internet masih sangat terbatas.

    “Apalagi sekarang pembelajaran digital, kami masih sangat terbatas dengan akses internet,” tuturnya.

    (faz/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bentuk Soal TKA 2025, Apakah Mengukur Literasi dan Numerasi Umum?

    Bentuk Soal TKA 2025, Apakah Mengukur Literasi dan Numerasi Umum?


    Jakarta

    Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan digelar mulai November mendatang. Pelaksanaannya dimulai untuk jenjang SMA/SMK/sederajat.

    Soal-soal TKA mengakomodasi Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI juga telah menyediakan link simulasi TKA melalui https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka.

    Seperti Apa Bentuk Soal TKA?

    Bentuk soal TKA berbentuk pilihan ganda. Dikatakan dalam laman Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, soal TKA berupa satu pilihan jawaban benar dan pilihan ganda kompleks, yakni soal dengan pilihan jawaban benar dapat lebih dari satu.


    Perlu dicatat, soal TKA tidak mengukur literasi atau numerasi umum, tetapi kompetensi mata pelajaran sesuai kurikulum. Meski begitu, soal TKA tetap menekankan pada penalaran dan pemecahan masalah.

    Baik untuk Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013, soal TKA tidak menerapkan tingkat kesulitan yang berbeda. Kesulitan soal TKA sama saja untuk kedua kurikulum karena dikembangkan dengan mempertimbangkan materi atau kompetensi yang berlaku untuk kedua kurikulum.

    Jadwal TKA 2025

    Penyelenggaraan TKA siswa SMA/SMK/sederajat terbagi menjadi tiga gelombang. Seperti ini jadwalnya:

    • Gelombang I: 3-4 November 2025
    • Gelombang II: 5-6 November 2025
    • Gelombang III: 8-9 November 2025

    Pembagian Sesi TKA

    Setiap gelombang TKA terdiri dari dua sesi, yakni hari pertama dan kedua. Pembagian hari adalah berdasarkan mata pelajaran, yaitu:

    1. Hari Pertama:

    • Bahasa Indonesia
    • Matematika
    • Bahasa Inggris

    2. Hari Kedua:

    • Mata pelajaran pilihan I
    • Mata pelajaran pilihan II.

    Demikian bentuk soal TKA dan jadwalnya untuk jenjang SMA/SMK/sederajat.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 20 Soal TKA Mapel Pilihan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Kerjakan!

    20 Soal TKA Mapel Pilihan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Kerjakan!



    Jakarta

    Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menjadi salah satu mata pelajaran (mapel) pilihan yang bisa dipilih pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/sederajat. Apa saja yang diujikan?

    Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Pusmendik Kemendikdasmen) menjelaskan kehadiran mapel ini di TKA bertujuan untuk mengukur kemampuan murid dalam menerapkan dan menganalisis berbagai aspek kewarganegaraan. Setidaknya ada empat muatan yang akan diujikan seperti yang tertuang dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.

    Keempat materi yang akan diujikan, seperti Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen warga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seluruh materi ini tertuang pada berbagai jenis contoh soal.


    Dikutip dari laman resmi Pusmendik Kemendikdasmen, Kamis (9/10/2025) berikut ini 20 contoh soal TKA yang bisa dijadikan bahan latihan. Coba kerjakan yuk!

    20 Soal TKA Mapel Pilihan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    1. Sistem pemerintahan Indonesia terbagi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang hubungannya diatur sesuai peraturan perundang-undangan. Hubungan ini kerap menimbulkan berbagai tantangan, terutama dalam pelaksanaan otonomi daerah, pembagian anggaran, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

    Berdasar ilustrasi tersebut, tantangan dari hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, yakni….

    A. ketidakmampuan pemerintah pusat dalam memenuhi semua kebutuhan anggaran pemerintah daerah
    B. berbagai kebijakan pemerintah daerah kadangkala tidak sejalan dengan penerapan program nasional
    C. terbatasnya kewenangan pemerintah pusat dalam mengatur pembagian alokasi anggaran di daerah
    D. masih belum adanya sinkronisasi ruang lingkup otonomi antara pemerintah pusat dan daerah
    E. keterbatasan kewenangan dari pemerintah pusat dalam mengawasi pelaksanaan otonomi di daerah

    Jawaban: B. berbagai kebijakan pemerintah daerah kadangkala tidak sejalan dengan penerapan program nasional

    2. Sila pertama Pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

    Tentukan Benar (B) atau Salah (S) makna dari sila pertama Pancasila pada pernyataan berikut ini !

    A. Semua penganut agama dan kepercayaan mengembangkan ajaran agama secara bersama: Benar / Salah
    B. Sila tersebut menjadi dasar penerapan toleransi dengan penganut kepercayaan yang sama: Benar / Salah
    C. Prinsip sila pertama Pancasila menjamin kebebasan beribadah semua agama dan kepercayaan: Benar / Salah

    Jawaban: A. Salah / B. Salah / C. Benar

    3. Masyarakat di seluruh wilayah tanah air Indonesia seharusnya memiliki kesadaran yang sama menjaga keutuhan NKRI, salah satunya dalam bidang pertahanan dan keamanan. Melemahnya peran masyarakat untuk menjaga pertahanan berdampak pada munculnya ancaman yang bisa datang dari dalam maupun luar. Berdasarkan ilustrasi di atas, tentukan alasan pentingnya masyarakat ikut serta dalam menjaga keutuhan NKRI!

    Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. memperkuat peran masyarakat untuk terlibat dalam mengatur urusan kenegaraan
    B. membentuk lingkungan yang aman dan tertib untuk menjaga eksistensi NKRI
    C. menjaga wilayah kedaulatan teritorial NKRI sesuai dengan amanah konstitusi
    D. meringanan tugas aparat keamanan dalam menjaga ketertiban di wilayahnya
    E. mengimplementasikan peran masyarakat dalam sistem pertahanan negara

    Jawaban:
    B. membentuk lingkungan yang aman dan tertib untuk menjaga eksistensi NKRI
    C. menjaga wilayah kedaulatan teritorial NKRI sesuai dengan amanah konstitusi
    E. mengimplementasikan peran masyarakat dalam sistem pertahanan negara

    4. Pada masa Orde Baru, pelaksanaan demokrasi Pancasila mengalami berbagai tantangan seperti pembatasan kebebasan berpendapat, dominasi partai politik tertentu, serta lemahnya fungsi pengawasan terhadap pemerintah. Upaya paling tepat untuk mencegah terulangnya kondisi tersebut adalah ….

    A. menyederhanakan sistem partai politik agar stabilitas politik terjaga
    B. memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk urusan ketertiban
    C. mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik
    D. menjaga ketertiban sosial dengan membatasi perbedaan cara pandang
    E. menjamin penyaluran aspirasi rakyat secara terpusat melalui satu partai

    Jawaban: C. mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik

    5. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terdapat sebanyak 180.954 konten bermuatan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di ruang siber. Oleh karena berbahaya bisa menimbulkan ancaman terhadap negara terutama bagi Bhinneka Tunggal Ika, maka konten-konten tersebut telah diblokir.

    Berdasarkan ilustrasi tersebut, potensi akibat yang ditimbulkan dari ancaman tersebut, yaitu…

    A. turunnya kepercayaan masyarakat pada pemerintah karena tidak mampu mengatasi permasalahan akibat intoleransi dalam keberagaman
    B. bertambahnya aktivitas generasi muda dalam melakukan penelusuran berbagai berita terkait permasalahan intoleransi yang terjadi di masyarakat
    C. meningkatnya penyebaran paham ekstrem yang berakibat munculnya perpecahan dan konflik antaranggota masyarakat yang beragam
    D. menurunnya semangat warga negara dalam menjaga kebhinekaan karena terjadinya perilaku diskriminatif yang disebabkan intoleransi
    E. semakin banyaknya informasi yang mengandung konten negatif pada berbagai media internet yang mudah di konsumsi masyarakat

    Jawaban: C. meningkatnya penyebaran paham ekstrem yang berakibat munculnya perpecahan dan konflik antaranggota masyarakat yang beragam

    6. Di suatu sekolah yang memiliki latar belakang yang beragam, Dimas aktif mengajak teman-temannya untuk saling menghargai perbedaan budaya dan tidak membeda-bedakan dalam bergaul. Ia juga mengingatkan agar tidak membuat konten media sosial yang dapat memecah belah.

    Berdasarkan ilustrasi, tentukan hubungan antara perilaku tersebut dengan menjaga keutuhan NKRI! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. menghargai budaya lain sebagai bentuk pengakuan terhadap perbedaan
    B. mengakui adanya perbedaan merupakan bentuk kewajiban warga negara
    C. selektif terhadap informasi di media sosial dapat menghindari berita hoaks
    D. berinteraksi tanpa membedakan asal usul dapat memperkuat kerukunan
    E. mempelajari budaya lain sebagai wujud kepatuhan rakyat terhadap pemerintah

    Jawaban:
    A. menghargai budaya lain sebagai bentuk pengakuan terhadap perbedaan
    C. selektif terhadap informasi di media sosial dapat menghindari berita hoaks
    D. berinteraksi tanpa membedakan asal usul dapat memperkuat kerukunan

    7. Pada suatu peringatan hari besar keagamaan semua masyarakat menghormati pelaksanaan ibadah dan memberikan kesempatan untuk merayakannya dengan khidmat.

    Perilaku tersebut merupakan perwujudan Sila Pertama Pancasila yang penting dilakukan karena….

    A. membuat masyarakat agar tidak melupakan untuk selalu memperingati hari besar keagamaan
    B. setiap peringatan hari besar keagamaan harus dilaksanakan dalam suasana damai dan menyenangkan
    C. menjaga suasana agar tidak terjadi konflik dalam masyarakat pada saat memperingati hari raya
    D. kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaan merupakan perwujudan perlindungan HAM
    E. pemerintah menjaga pelaksanaan peringatan hari besar keagaaman yang mayoritas di masyarakat

    Jawaban: D. kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaan merupakan perwujudan perlindungan HAM

    8. Pada sebuah wilayah perbatasan, pembangunan infrastruktur belum merata dibandingkan daerah lainnya. Kondisi ini menimbulkan rasa ketidakadilan dan keluhan dari masyarakat setempat. Beberapa kelompok mulai menyuarakan sikap antipemerintah dan mempertanyakan komitmen negara terhadap kesejahteraan seluruh rakyat. Jika dibiarkan, situasi ini dapat berkembang menjadi ancaman serius bagi persatuan nasional.

    Berdasar ilustrasi tersebut, solusi untuk mencegah dampak negatif dari kondisi tersebut terhadap persatuan bangsa, adalah….

    A. mengutamakan dialog terbuka agar warga perbatasan merasa didengar dan dihargai
    B. mendorong warga perbatasan untuk menunggu bantuan keuangan dari pemerintah
    C. mengirim aparat keamanan mensosialisasikan program pemerintah di perbatasan
    D. menunjuk tokoh adat untuk menjaga kondisi masyarakat agar tetap kondusif
    E. memberikan bantuan langsung tunai secara rutin kepada warga perbatasan

    Jawaban: A. mengutamakan dialog terbuka agar warga perbatasan merasa didengar dan dihargai

    9. Di suatu sekolah yang memiliki latar belakang yang beragam, Dimas aktif mengajak teman-temannya untuk saling menghargai perbedaan budaya dan tidak membeda-bedakan dalam bergaul. Ia juga mengingatkan agar tidak membuat konten media sosial yang dapat memecah belah.

    Berdasarkan ilustrasi, tentukan hubungan antara perilaku tersebut dengan menjaga keutuhan NKRI! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. menghargai budaya lain sebagai bentuk pengakuan terhadap perbedaan
    B. mengakui adanya perbedaan merupakan bentuk kewajiban warga negara
    C. selektif terhadap informasi di media sosial dapat menghindari berita hoaks
    D. berinteraksi tanpa membedakan asal usul dapat memperkuat kerukunan
    E. mempelajari budaya lain sebagai wujud kepatuhan rakyat terhadap pemerintah

    Jawaban:
    A. menghargai budaya lain sebagai bentuk pengakuan terhadap perbedaan
    B. mengakui adanya perbedaan merupakan bentuk kewajiban warga negara
    C. selektif terhadap informasi di media sosial dapat menghindari berita hoaks

    10. Pada masa berlakunya UUDS 1950, pemerintah sering berganti dan tidak stabil karena koalisi partai politik pecah yang menyebabkan pengambilan kebijakan negara menjadi tidak efektif. Berdasarkan peristiwa tersebut, pelaksanaan demokrasi tidak berjalan lancar karena ….

    A. sistem multipartai ekstrim dalam pelaksanaan demokrasi
    B. seluruh kekuasaan terpusat pada Presiden Indonesia
    C. negara mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat
    D. rakyat dapat memilih secara langsung kepala negara
    E. keterlibatan rakyat dalam pemerintahan masih terbatas

    Jawaban: A. sistem multipartai ekstrim dalam pelaksanaan demokrasi

    11. Pada awal kemerdekaan Indonesia, terdapat perdebatan tajam tentang dasar negara karena perbedaan keinginan antara negara berdasarkan agama tertentu, paham sekuler, dan sosialisme. Namun pada akhirnya, Pancasila dipilih sebagai dasar dan ideologi negara. Alasan utama Pancasila diterima sebagai ideologi negara dalam situasi keberagaman ideologis tersebut karena Pancasila ….

    A. menyatukan paham ideologi-ideologi yang berkembang di masyarakat
    B. berfungsi sebagai identitas nasional yang menghilangkan keberagaman
    C. menjadi dokumen resmi pertama yang ditulis dalam Pembukaan UUD 1945
    D. menyatukan perbedaan pandangan seluruh golongan masyarakat secara adil
    E. merupakan ideologi yang nilai-nilainya mudah diterapkan pada masa tersebut

    Jawaban: D. menyatukan perbedaan pandangan seluruh golongan masyarakat secara adil

    12. Pada suatu masyarakat adat di suatu desa terpencil, terjadi penolakan terhadap pembangunan gedung pemerintah desa, karena merasa tidak membutuhkan fasilitas tersebut. Pemerintah daerah setempat berupaya mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan dengan melakukan dialog dan bertemu dengan para tokoh masyarakat adat. Solusi yang dilakukan dengan mengangkat beberapa tokoh adat menjadi petugas di kantor desa tersebut.

    Berdasarkan ilustrasi, tentukan alasan pentingnya dilakukan solusi atas kasus tersebut berdasarkan pernyataan berikut! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. Menunjukkan kewenangan pemerintah pusat dalam mengendalikan masyarakat adat
    B. Memudahkan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat adat
    C. Pemerintah menyadari masyarakat adat memiliki kekuasaan penuh pada daerahnya
    D. Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dapat dipenuhi secara merata
    E. Menghindari konflik yang dapat merusak hubungan pemerintah dan masyarakat adat

    Jawaban:
    B. Memudahkan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat adat
    D. Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik dapat dipenuhi secara merata
    E. Menghindari konflik yang dapat merusak hubungan pemerintah dan masyarakat adat

    13. Platform media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dijadikan sebagai sarana menyuarakan aspirasi politik, membentuk opini publik, bahkan memengaruhi kebijakan publik. Berdasarkan ilustrasi, dampak strategis tersebut terhadap eksistensi NKRI yaitu ….

    A. menguatkan stabilitas nasional dengan penyebaran informasi yang cepat dan merata ke seluruh wilayah
    B. mendorong kemandirian masyarakat daerah dalam menentukan kebijakan politik secara otonom
    C. meningkatkan risiko disintegrasi apabila informasi tersebut disalahgunakan oleh masyarakat
    D. menumbuhkan kesadaran politik masyarakat yang mampu mengurangi konflik antarwilayah
    E. menghasilkan kebijakan publik yang dapat menyerap seluruh keinginan dari masyarakat

    Jawaban: C. meningkatkan risiko disintegrasi apabila informasi tersebut disalahgunakan oleh masyarakat

    14. Gotong royong dilakukan oleh warga lintas suku dalam membersihkan lingkungan di wilayah perkotaan yang penduduknya berasal dari berbagai daerah. Kondisi masyarakat tersebut sesuai dengan penerapan dari Bhinneka Tunggal Ika.

    Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan di bawah ini terkait hal tersebut!

    A.Kegiatan gotong royong mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman: Benar / Salah
    B. Perilaku dalam ilustrasi aktualisasi nyata dari nilai Bhinneka Tunggal Ika: Benar / Salah
    C. Kegiatan lintas suku tersebut mengontrol kepentingan masyarakat yang beragam: Benar / Salah

    Jawaban: A. Benar / B. Benar / C. Salah

    15. Pasca amandemen ketiga UUD NRI Tahun 1945 telah dibentuk Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai salah satu lembaga yang melaksanakan kekuasaan kehakiman.

    Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut terkait contoh penerapan kewenangan Mahkamah Konstitusi!

    A. Menguji Undang-Undang terhadap UUD NRI Tahun 1945: Benar / Salah
    B. Mengawasi aktivitas organisasi lembaga partai politik: Benar / Salah
    C. Memutuskan sengketa kewenangan organisasi masyarakat: Benar / Salah

    Jawaban: A. Benar / B. Salah / C. Salah

    16. Pada setiap penyusunan peraturan perundang-undangan, DPR bersama pemerintah secara musyawarah melakukan pembahasan dengan berpedoman pada Pancasila sebagai landasan filosofis. Hal tersebut merupakan salah satu perwujudan Pancasila sebagai dasar negara.

    Berdasarkan ilustrasi tersebut pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, yaitu….

    A. menjadi dasar dalam mengambil keputusan oleh para tokoh penting bangsa
    B. merupakan cita-cita hukum yang harus ditaati oleh seluruh bangsa Indonesia
    C. mengakui Pancasila sebagai ideologi negara yang telah ditetapkan pendiri bangsa
    D. manifestasi dari kesepakatan yang telah dirumuskan saat sebelum kemerdekaan
    E. menunjukkan kepada dunia bahwa ideologi Pancasila dihormati seluruh bangsa Indonesia

    Jawaban: B. merupakan cita-cita hukum yang harus ditaati oleh seluruh bangsa Indonesia

    17. Pemerintah daerah di suatu kabupaten mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah pegunungan. Usulan tersebut kemudian disetujui dan mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat. Pembangunan berjalan lancar karena adanya hubungan dalam bentuk koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah.

    Berdasarkan ilustrasi tersebut, manfaat dari hubungan tersebut, yakni … .

    A. menguatkan peran pemerintah pusat di daerah karena kesehatan merupakan urusan wajib
    B. meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada semua masyarakat secara merata dan adil
    C. menjamin terlaksananya semua kewajiban pemerintah pusat di daerah pada urusan kesehatan
    D. memenuhi semua kebutuhan daerah dengan bantuan dana secara penuh oleh pemerintah pusat
    E. menyelenggarakan urusan kesehatan masyarakat yang modern dan lengkap untuk masyarakat

    Jawaban: B. meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada semua masyarakat secara merata dan adil

    18. Di sebuah desa yang beragam suku, agama, dan budaya, para pemudanya bekerja sama membangun balai desa. Mereka berbagi tugas secara adil dan saling menghargai perbedaan. Namun, sebagian warga enggan terlibat karena perbedaan pandangan.

    Berdasarkan ilustrasi tersebut, tentukan perilaku yang tepat untuk mendukung modal sosial dalam pembangunan nasional! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. Pemuda bekerja sama tanpa mempersoalkan latar belakang masyarakat yang berbeda.
    B. Keterlibatan sebagian warga pada aktivitas desa menunjukkan kesatuan cara pandang.
    C. Mempelajari berbagai budaya yang ada sebagai wujud syukur terhadap keberagaman.
    D. Mengakui perbedaan cara pandang sebagai kewajiban dari anggota masyarakat desa.
    E. Berinteraksi dengan anggota masyarakat lain dengan menjunjung tinggi kesederajatan.

    Jawaban:
    A. Pemuda bekerja sama tanpa mempersoalkan latar belakang masyarakat yang berbeda.
    C. Mempelajari berbagai budaya yang ada sebagai wujud syukur terhadap keberagaman.
    E. Berinteraksi dengan anggota masyarakat lain dengan menjunjung tinggi kesederajatan.

    19. Di sebuah wilayah perbatasan Indonesia, muncul konflik horizontal yang dipicu oleh perbedaan suku dan kesenjangan ekonomi yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional dan menimbulkan kerawanan keamanan.

    Berdasarkan ilustrasi tersebut, tentukan pernyataan berikut ini yang benar terkait dengan peran warga negara dalam mendukung sistem pertahanan dan keamanan! Jawaban benar lebih dari satu.

    A. mendorong dialog antarkelompok untuk memperkuat solidaritas
    B. membentuk kelompok swadaya untuk menjaga keamanan lingkungan
    C. aktif menyebarluaskan seluruh informasi secara langsung kepada masyarakat
    D. mengajak komunikasi aktif dengan aparat keamanan di wilayah setempat
    E. menghindari keterlibatan dalam menyelesaikan konflik agar tetap netral

    Jawaban:
    A. mendorong dialog antarkelompok untuk memperkuat solidaritas
    B. membentuk kelompok swadaya untuk menjaga keamanan lingkungan
    D. mengajak komunikasi aktif dengan aparat keamanan di wilayah setempat

    20. Pasal 31 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 menjelaskan, bahwa “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”.

    Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut terkait makna dari pasal tersebut!

    A. Pasal tersebut menunjukkan bahwa negara bertanggung jawab atas pendidikan warga negaranya: Benar / Salah
    B. Negara menjamin setiap warga negara untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi: Benar / Salah
    C. Pasal tersebut menjadi dasar hukum bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga tanpa diskriminasi: Benar / Salah

    Jawaban: A. Benar / B. Salah / C. Benar

    Itulah 20 soal TKA mapel pilihan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Selamat berlatih!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Dari 152 Juta Angkatan Kerja, 44-45% Hanya Lulusan SD

    Dari 152 Juta Angkatan Kerja, 44-45% Hanya Lulusan SD



    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani mengungkap, berdasarkan struktur ketenagakerjaan 152 juta angkatan kerja di Indonesia, 44-45% berlatar belakang pendidikan hanya sekolah dasar (SD). Di sisi lain, lulusan universitas atau diploma hanya 14%.

    Rosan menjelaskan, kesiapan SDM menjadi salah satu tantangan Indonesia dalam menarik investasi. Ia mengatakan pertanyaan awal yang diutarakan investor ketika ingin berinvestasi adalah kesiapan SDM.

    Untuk itu, ia menegaskan pendidikan vokasi menjadi hal yang sangat penting.

    “(Sebanyak) 44-45% background edukasinya adalah sekolah dasar, kemudian dilanjutkan dengan SMP kurang lebih 17%, SMP 21%, yang pendidikan universitas atau diploma kurang lebih hanya 14%, kalau kita jumlahkan, sehingga pendidikan vokasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya dalam Investor Daily Summit 2025 di Jakarta Convention Center di Jakarta pada Rabu (8/10/2025), dikutip dari detikfinance.


    Pendidikan Vokasi, Investasi, dan Lapangan Kerja

    Ia membeberkan, target sebenarnya dari pertumbuhan investasi adalah terciptanya lapangan kerja baru untuk masyarakat. Menurutnya, menjadi PR bersama untuk meningkatkan kualitas SDM.

    “Bagaimana kita meng-improve our talent, karena untuk investasi masuk salah satu kriterianya yang mereka (investor) tanyakan salah satunya, talentnya, manusianya siap atau tidak,” jelasnya.

    Dibutuhkan program untuk meningkatkan dan menyempurnakan kembali keterampilan SDM dalam negeri. Untuk itu, CEO Danantara ini menilai program vokasi menjadi hal penting dalam skala prioritas me-upskilling dan me-reskilling.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Berapa Hari Lagi 2026? Ini Jadwal-jadwal Penting yang Perlu Diketahui Anak Sekolah

    Berapa Hari Lagi 2026? Ini Jadwal-jadwal Penting yang Perlu Diketahui Anak Sekolah


    Jakarta

    Tahun 2025 semakin mendekati akhir. Artinya, sebentar lagi kita akan kembali menyambut tahun baru.

    Saat ini sudah banyak orang yang menghitung-hitung berapa hari lagi 2026. Bagi anak sekolah, bulan-bulan menuju pergantian tahun juga perlu dicek agar kalian tahu apa saja agenda penting menuju akhir 2025 dan pada awal 2026 nanti.

    Berapa Hari Lagi 2026?

    Hari ini, Kamis (9/10/2025), maka artinya tersisa 83 hari menuju 1 Januari 2026. Masih tersisa sekitar 2 bulan 22 hari sebelum kita memasuki 2026.


    Pada akhir tahun ini, anak sekolah juga akan mendapatkan libur semester. Untuk itu, simak beberapa jadwal penting mendatang bagi anak sekolah di berbagai provinsi.

    Kalender Pendidikan Anak Sekolah 2025/2026

    Dikutip dari kalender akademik provinsi masing-masing, seperti ini jadwal ujian akhir semester hingga libur semester ganjil 2025/2026:

    1. DKI Jakarta

    • Penilaian akhir semester: 1-5 Desember 2025
    • Pembagian buku laporan (rapor): 19 Desember 2025
    • Libur semester: 22 Desember 2025-3 Januari 2026
    • Hari pertama sekolah dan awal semester genap: 5 Januari 2026

    2. Banten

    • Penilaian akhir semester: 1-6 Desember 2025
    • Penyerahan buku laporan: 19 Desember 2025
    • Libur semester: 20 Desember 2025-3 Januari 2026

    3. Jawa Barat

    • Asesmen nasional SD/SDLB/sederajat tahap I: 28-31 Oktober 2025
    • Prakiraan uji kompetensi kelas XII dan XIII SMK: 24 November-14 Desember 2025
    • Prakiraan penilaian sumatif akhir semester: 1-14 Desember 2025
    • Tanggal penetapan rapor semester I: 22 Desember 2025
    • Pembagian rapor semester I: 24 Desember 2025
    • Libur dan cuti bersama Natal 2025: 25-26 Desember 2025
    • Libur semester I: 29 Desember 2025-10 Januari 2026
    • Hari pertama masuk sekolah: 12 Januari 2026

    4. Jawa Tengah

    • Perkiraan penilaian sumatif akhir semester untuk 5 hari sekolah: 24 November-5 Desember 2025
    • Perkiraan penilaian sumatif akhir semester untuk 6 hari sekolah: 24 November-6 Desember 2025
    • Persiapan penyerahan buku laporan hasil belajar semester gasal: 18 Desember 2025
    • Penyerahan buku laporan hasil belajar semester gasal untuk 5 hari sekolah: 19 Desember 2025
    • Penyerahan buku laporan hasil belajar semester gasal untuk 6 hari sekolah: 20 Desember 2025
    • Libur akhir semester gasal untuk 5 hari sekolah: 22 Desember 2025-2 Januari 2026
    • Libur akhir semester gasal untuk 6 hari sekolah: 22 Desember 2025-3 Januari 2026
    • Hari pertama masuk semester genap: 5 Januari 2026

    5. Daerah Istimewa Yogyakarta

    • Penilaian sumatif akhir semester ganjil: 3-10 Desember 2025
    • Penerimaan rapor: 19 Desember 2025
    • Libur akhir semester ganjil: 22-31 Desember 2025
    • Awal masuk semester genap: 2 Januari 2026

    6. Jawa Timur

    • Libur semester ganjil: 22-31 Desember 2025
    • Awal masuk semester genap: 2 Januari 2026.

    Sebagai informasi, 2026 bukan tahun kabisat. Maka, Februari 2026 hanya punya 28 hari. Bagaimana detikers, siap menyambut libur sekolah 2 bulan lagi?

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Diyan, Alumnus UIN Kediri di Balik Logo Sekolah Garuda

    Cerita Diyan, Alumnus UIN Kediri di Balik Logo Sekolah Garuda


    Jakarta

    Sekolah Garuda merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk menciptakan generasi masa depan yang bisa berdaya saing global. Lulusannya dipersiapkan untuk menempuh pendidikan tinggi terbaik di dalam dan luar negeri.

    Melengkapi identitas Sekolah Garuda tersebut secara visual, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar sayembara desain logo sekolah program hasil terbaik cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto ini. Sayembara ini dilakukan pada 9-11 Mei 2025 dan pemenangnya diumumkan pada 6 Agustus 2025 lalu.


    Sosok Pembuat Logo Sekolah Garuda

    Pemenang sayembara logo Sekolah Garuda rupanya seorang alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri. Sosok tersebut bernama Diyan Rizqianto.

    Diyan, panggilan akrabnya, mengucap syukur atas keberhasilan pertamanya mengikuti sayembara desain logo tingkat nasional. Belajar desain grafis secara otodidak, karya Diyan akan melekat dalam sejarah Sekolah Garuda.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga. Ini kali pertama saya menjuarai sayembara desain logo di tingkat nasional,” tuturnya, dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag), Kamis (9/10/2025).

    Pantang Putus Asa, Belajar Lagi

    Kini berhasil menjadi juara, Diyan mengaku telah berkali-kali mengikuti lomba serupa, tetapi sering gagal. Pengalaman gagal berkali-kali sempat membuatnya ingin menyerah, tetapi pemikiran itu berhasil disingkirkannya.

    Alih-alih berhenti belajar dan mencoba, ia memilih untuk memperdalam pengetahuannya tentang desain, baik dari tutorial daring, buku, dan komunitas. Baginya, setiap bentuk desain harus punya jiwa dan pesan.

    Prinsip itu terus ia pegang teguh hingga akhirnya berhasil menang sayembara logo Sekolah Garuda dari empat finalis lainnya. Desain buatan Diyan dinilai inovatif, sarat makna, dan kuat secara filosofis.

    Tantangan Membuat Logo Sekolah Garuda

    Ia menekankan pernyataan filosofis tentang arah pendidikan nasional dalam karyanya. Logo tersebut, tuturnya, menyimpan semangat kebangsaan, karakter unggul, dan orientasi masa depan.

    Untuk membuat logo Sekolah Garuda, Diyan memilih pita merah-putih membentuk burung garuda sebagai elemen utama. Pita merah-putih itu menggambarkan perjalanan panjang pendidikan Indonesia menuju kejayaan.

    “Garuda melambangkan semangat juang, kepemimpinan, dan cita-cita tinggi,” urainya.

    Proses pembuatan logo ini memakan waktu 3-4 hari. Diyan mengaku eksekusi desain bukan tantangan utama yang dihadapinya, bahkan makan waktu hanya beberapa jam. Namun, proses riset ide, eksplorasi makna, dan pemilihan bentuk visual baginya jadi yang paling berat.

    “Desain yang baik lahir bukan dari alat, melainkan dari pemahaman yang mendalam,” tegas Diyan.

    Filosofi Logo Sekolah Unggul Garuda

    Logo SMA Unggul Garuda dirancang dengan mengusung nilai-nilai dasar pembentukan talenta unggul Indonesia. Secara visual, logo membentuk sosok Garuda yang kokoh, dinamis, melambangkan semangat juang, kepemimpinan, dan cita-cita tinggi.

    Pita merah-putih berbentuk Garuda melambangkan tiga pilar utama yang menjadi semangat nilai dan cita-cita program SMA Unggul Garuda, yaitu:

    1. Kepala garuda: memvisualisasikan inkubator pemimpin dan prestasi akademik.

    2. Sayap garuda: memvisualisasikan penyembang akses dan mempresentasikan harapan untuk terus maju mengahdapi transformasi di masa depan.

    3. Ekor garuda: memvisualisasikan kepada masyarakat (menyediakan pendidikan berkualitas tinggi dan membina siswa untuk mempunyai jiwa pelayanan dan pengabdian terhadap masyarakat).

    Terdapat lima tampak muka pita merah-putih yang melambangkan lima nilai dasar Pancasila. Hal ini mengartikan sebagai landasan moral dan ideologis dalam pembangunan karakter generasi muda.

    Bagiaan bawah logo menyerupai bentuk buku yang terbuka, merepresentasikan ilmu pengetahuan sebagai fondasi dalam menggapai asa menuju Indonesia emas. Terakhir terdapat bentuk pena yang melambangkan peran pendidikan sebagai kunci untuk mengukir masa depan bangsa.

    Ingin Ada Banyak Jurusan DKV di UIN

    Dengan kemenangan Diyan di sayembara logo nasional, ia berharap Sekolah Garuda tak sekadar jadi proyek jangka pendek. Dengan begitu, program ini bisa benar-benar menjadi jembatan pendidikan yang unggul bagi anak-anak Indonesia dan mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

    Sementara itu, sebagai alumnus pesantren dan UIN, Diyan berpesan agar kampus Islam bisa memberi ruang lebih bagi mahasiswa untuk berkreasi. Ia berharap akan banyak hadir jurusan desain komunikasi visual (DKV) di UIN.

    “Akan luar biasa kalau ke depan ada jurusan desain komunikasi visual di UIN. Banyak santri dan mahasiswa Islam punya potensi besar di bidang kreatif,” tandasnya.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com