Tag: pertandingan

  • Penalti Gagal itu Bagian dari Sepakbola!


    Sevilla

    Robert Lewandowski gagal mengeksekusi penalti dengan baik saat Barcelona diganyang Sevilla 1-4. Lewandowski menegaskan, hal itu merupakan bagian dari sepakbola.

    Pada pertandingan di Ramon Sanchez Pizjuan, Barca dihadiahi penalti dalam situasi tertinggal 1-2. Lewandowski maju sebagai algojo kemudian melepaskan tembakan mendatar ke arah kanan. Bola meleset sehingga cuma menjadi tendangan gawang.


    Tak bisa dipungkiri, seandainya Lewandowski bisa mengonversi penalti itu menjadi gol bukan tidak mungkin permainan akan berakhir berbeda. Pada prosesnya, Barcelona justru kebobolan dua gol tambahan di pengujung laga dari Jose Angel Carmona dan Akor Adams.

    Setelah pertandingan, Robert Lewandowski mendapatkan sorotan tajam. Bintang sepakbola Polandia itu diyakini tidak akan memperoleh kontrak baru, di mana kontrak dia akan abis pada musim panas tahun depan.

    “Sudah diketahui umum bahwa pertandingan seperti kemarin memang terjadi. Itulah sepak bola. Segalanya tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Penalti yang gagal adalah bagian dari permainan,” kata pemain terbaik FIFA dua kali itu kepada SPORT.

    “Sekarang memang rasanya menyakitkan, tapi saya harap kami bereaksi dengan positif. Situasi-situasi seperti ini bisa membuat kami lebih tangguh. Kami ingin sekali untuk bisa balas dendam. Kami harus menunjukkan hal itu di atas lapangan,” ucap Lewandowski.

    Barcelona akan mencoba bereaksi positif setelah jeda internasional. Blaugrana dijadwalkan menjamu Girona di lanjutan LaLiga, sebelum menghadapi Olympiakos di matchday ketiga Liga Champions.

    Simak juga Video Barcelona Waswas Lewandowski Cedera

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid Harus Menangi El Clasico Apapun yang Terjadi!


    Seoul

    Dua pekan lagi, Real Madrid dihadapkan pada duel El Clasico. Rodrygo menegaskan, Madrid wajib mengalahkan Barcelona.

    Madrid akan menjadi tuan rumah di El Clasico jilid pertama 2025/2026. Laga Madrid vs Barcelona itu bakal digelar di Santiago Bernabeu pada 26 Oktober mendatang.

    Los Blancos mengusung misi balas dendam setelah dipecundangi rival abadinya itu empat kali di sepanjang musim lalu. Kekalahan-kekalahan tersebut berujung pada kegagalan Madrid memenangi LaLiga (finis kedua di bawah Barcelona), Copa del Rey dan Piala Super Spanyol (kalah di final dari Barca).


    Rodrygo mengakui, memenangi El Clasico bukan pekerjaan gampang. Pasalnya, Barcelona telah memperkuat diri dengan mendatangkan Marcus Rashford, dan pemain-pemain berbakat seperti Ronny Bardghji serta Joan Garcia. Meski begitu, kemenangan di kandang sendiri mesti didapat Real Madrid.

    “Yang terbaik adalah melupakan tentang musim lalu. Kami tahu bahwa kami tidak memenuhi standar, terutama di El Clasico. Kami tidak nyaman melawan mereka,” ungkap winger internasional Brasil itu kepada AS.

    “Memang benar tahun lalu yang terjadi adalah sebaliknya, dan mereka memenangi keempat Clásico, meskipun kami harus mengakui mereka lebih baik sekarang dan memiliki tim yang lebih baik, dengan lebih banyak kepercayaan diri. Namun, kami juga punya sebuah tim yang hebat.”

    “Itu akan jadi pertandingan yang sangat sulit, tapi kami akan bermain di Bernabeu di depan suporter kami, dan kami harus menunjukkan apa yang kami mampu, merencanakan semuanya dengan baik untuk mengalahkan mereka apapun yang terjadi. Kami main di kandang,” lugas Rodrygo menatap El Clasico.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cerita Keterpurukan Rodrygo di Musim Lalu


    Seoul

    Seiring hasil buruk Real Madrid di musim lalu, Rodrygo terpukul menyusul penampilan yang redup. Rodrygo berterima kasih pada Carlo Ancelotti atas dukungannya.

    Madrid menjalani musim 2024/2025 untuk dilupakan. Los Blancos nirgelar juara setelah finis runner-up di Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol juga terhenti di perempatfinal Liga Champions. Semakin pahit lagi karena Madrid dipecundangi musuh bebuyutannya, Barcelona, empat kali di kompetisi-kompetisi domestik tersebut.

    Sementara itu Rodrygo mengemas total 14 gol dan 11 assist untuk Real Madrid di seluruh kompetisi. Akan tetapi, pemain internasional Brasil itu gagal menjaga momentumnya di sepanjang musim.


    Sejak menceploskan satu gol ke gawang Atletico Madrid di playoff fase grup Liga Champions, Rodrygo “mandul” di 12 pertandingan Los Blancos selanjutnya. Hanya satu assist, yang bisa disumbangkan Rodrygo di dalam periode itu. Situasi yang membuat Rodrygo begitu terpuruk.

    Rodrygo sendiri absen di lima pertandingan terakhir El Real di bawah asuhan Carlo Ancelotti karena cedera dan masalah kebugaran. Pesepakbola berusia 24 tahun itu mengungkapkan seberapa besar peran Ancelotti dalam mengangkat moralnya.

    Aku menjalani masa yang sangat berat secara pribadi. Aku berhenti berbicara kepada orang-orang. Tidak ada orang yang tahu apa yang kulalui,” ungkap Rodrygo kepada AS. “Aku tidak baik-baik saja — secara fisik maupun mental. Saat itu sangat berat. Namun, Tuhan, keluargaku, dan pelatih Ancelotti membantuku melaluinya.”

    “Dia bilang kepadaku, ‘Kamu enggak siap untuk bermain sekarang. Istirahat saja.’ Aku terus meminta agar dimainkan, tapi dia tahu bahwa aku butuh sembuh sebagai seseorang lebih dulu. Hal tersebut sangat berarti bagiku.”

    “Carlo, putranya Davide, staf, dan keluargaku — mereka semua membantuku. Sekarang aku baik-baik saja. Aku gembira, termotivasi, dan siap untuk menjalani sebuah musim yang hebat,” lugas Rodrygo.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tendang Bola ke Arah Tribun Penonton!


    Madrid

    Franco Mastantuono disorot di tengah kekalahan Real Madrid 2-5 di kandang Atletico Madrid. Bintang muda Argentina tak kuasa membendung rasa frustrasinya.

    Mastantuono menggantikan Arda Guler saat Madrid tertinggal 2-3 di Stadion Metropolitano, Sabtu (27/9). Kurang dari lima menit setelah Mastantuono masuk, Los Blancos justru kebobolan lagi dari tendangan bebas Julian Alvarez.


    Di masa injury time, Antoine Griezmann menegaskan kemenangan telak Los Rojiblancos di Derby Madrid. Griezmann menyelesaikan umpan Alex Baena untuk menaklukkan penjagaan Thibaut Courtois.

    Momen kontroversial Franco Mastantuono terjadi tidak lama berselang. Karena tidak terima dianggap melakukan sebuah pelanggaran, Mastantuono merespons dengan menendang bola kuat-kuat ke arah penonton di dalam tribun stadion.

    Wasit Javier Alberola langsung mencabut kartu kuning untuk pesepakbola berusia 18 tahun itu, yang diikuti dengan keributan kecil di antara pemain dari kedua kubu.

    Dengan kekalahan dari Atletico, maka berhenti pula tren kemenangan Real Madrid setelah menang terus di enam pertandingan Liga Spanyol. Madrid masih di puncak klasemen dengan 18 poin, tapi berpeluang digusur Barcelona (16 poin), yang baru akan bertanding malam ini melawan Real Sociedad.

    “Kalah di sebuah derby yang penting itu tidak pernah menyenangkan. Kami melakukan bagian terberat, yaitu bangkit dari ketinggalan 0-1. Namun, kami toh kurang fokus di area tertentu di dalam pertandingan. Hal ini yang merugikan kami,” ucap Kapten Real Madrid Dani Carvajal di laman resmi klub.

    (rin/aff)





    Sumber : sport.detik.com

  • Kekalahan Madrid Dibandingkan dengan Saat Digasak Barca, Ini Respons Alonso


    Madrid

    Real Madrid kewalahan saat dibenamkan Atletico Madrid 2-5. Xabi Alonso merespons perbandingan kekalahan itu dengan kekalahan Madrid dari Barcelona di era Jose Mourinho.

    Los Blancos antiklimaks saat bertamu ke Metropolitano, tadi malam (27/9). Usai dijebol Robin Le Normand di 14 menit pertama permainan, Madrid sempat menjanjikan usai berbalik unggul berkat gol-gol Kylian Mbappe dan Arda Guler.

    Alexander Sorloth menciptakan gol balasan Atletico sehingga kedua tim berimbang di half-time. Namun, usai restart Madrid kesulitan mengimbangi permainan rival sekotanya itu.


    Tiga gol disarangkan Atletico Madrid dari Julian Alvarez (2) dan Antoine Griezmann untuk memberi Madrid kekalahan pertama di 2025/2026. Tidak sedikit yang melihat bahwa performa El Real punya kesamaan dengan kekalahan di tangan Barca 0-5 pada 2014/15.

    Xabi Alonso, selaku pelatih Real Madrid menolak membandingkan kedua hasil tersebut. Fokus Alonso hanya memperbaiki performa timnya.

    “Inilah yang harus kami lakukan,” ungkap Alonso usai pertandingan dilansir Marca. “Saya tidak ingin membandingkan, tapi ini kan kekalahan pertama kami; kekalahan ini memang menyakitkan, tentu saja.”

    “Ini menyakiti kami semua dan fans, sudah pasti. Kami merasa sangat bertanggung jawab, dan mesti menganalisis apa yang harus kami tingkatkan.”

    “Musim ini baru saja mulai, di liga dan Copa del Rey. Namun, ini bukan level yang ingin kami tunjukkan. Sekarang ini tentang menatap ke depan,” lugas Xabi Alonso.

    Real Madrid dijadwalkan menghadapi klub Kazakhstan Kairat Almaty di Liga Champions tengah pekan ini, lalu menjamu Villarreal pada akhir pekan dalam lanjutan LaLiga.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Depak Real Madrid dari Puncak

    Jakarta

    Barcelona mendepak Real Madrid dari puncak klasemen Liga Spanyol seiring dengan hasil-hasil yang dituai dari jornada 7 LaLiga 2025/2026.

    Real Madrid merasakan kekalahan pertamanya di LaLiga musim ini setelah tunduk dengan skor 2-5 dalam El Derbi Madrileno melawan Atletico Madrid.

    Hasil itu membuat Real Madrid terpaku pada perolehan 18 poin hasil dari tujuh pertandingan. Sedangkan Atletico punya 12 poin dari jumlah laga yang sama.


    Situasi itu dimaksimalkan oleh Barcelona yang meraih kemenangan dalam pertandingannya. Barca mengalahkan Real Sociedad dengan skor 2-1.

    Dengan hasil tersebut, Barcelona kini mengoleksi 19 poin dari tujuh laga. Cukup untuk menggeser Real Madrid dari puncak klasemen Liga Spanyol.

    Posisi keempat papan klasemen untuk sementara ditempati oleh Villarreal dengan 16 poin. Elche berada di peringkat berikutnya dengan 13 poin.

    Dari tujuh jornada sejauh ini, tinggal dua tim yang belum terkalahkan. Ada Barcelona (6 kali menang, 1 kali imbang) dan Elche (3 kali menang, 4 kali imbang).

    Hasil Liga Spanyol

    • Real Betis vs Osasuna: 2-0
    • Barcelona vs Real Sociedad: 2-1
    • Elche vs Celta Vigo: 2-1
    • Rayo Vallecano vs Sevilla: 0-1
    • Villarreal vs Athletic Club: 1-0
    • Mallorca vs Deportivo Alaves: 1-0
    • Atletico Madrid vs Real Madrid: 5-2
    • Getafe vs Levante: 1-1
    • Girona vs Espanyol: 0-0

    Klasemen Liga Spanyol

    Pos Klub M M S K G K +/- POIN
    1 Barcelona 7 6 1 0 21 5 16 19
    2 Real Madrid 7 6 0 1 16 8 8 18
    3 Villarreal 7 5 1 1 13 5 8 16
    4 Elche 7 3 4 0 10 6 4 13
    5 Atletico Madrid 7 3 3 1 14 9 5 12
    6 Real Betis 7 3 3 1 11 7 4 12
    7 Espanyol 7 3 3 1 10 9 1 12
    8 Getafe 7 3 2 2 8 9 -1 11
    9 Sevilla 7 3 1 3 11 10 1 10
    10 Athletic Club 7 3 1 3 7 8 -1 10
    11 Deportivo Alaves 7 2 2 3 6 7 -1 8
    12 Valencia 6 2 2 2 8 10 -2 8
    13 Osasuna 7 2 1 4 5 7 -2 7
    14 Levante 7 1 2 4 11 14 -3 5
    15 Rayo Vallecano 7 1 2 4 7 10 -3 5
    16 Celta Vigo 7 0 5 2 6 9 -3 5
    17 Real Sociedad 7 1 2 4 7 11 -4 5
    18 Mallorca 7 1 2 4 6 11 -5 5
    19 Real Oviedo 6 1 0 5 2 11 -9 3
    20 Girona 7 0 3 4 3 16 -13 3

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Julian Alvarez Intai Kylian Mbappe

    Jakarta

    Posisi Kylian Mbappe di daftar top skor Liga Spanyol berada dalam intaian Julian Alvarez. Cuma mereka berdua yang sejauh ini sudah bikin lebih dari 5 gol.

    Keduanya sama-sama bikin gol dalam El Derbi Madrileno pada akhir pekan. Saat laga rampung, Atletico Madrid yang dibela Julian Alvarez keluar sebagai pemenang dengan skor 5-2 atas Real Madrid-nya Mbappe.

    Dalam pertandingan tersebut, Alvarez menyumbang dua gol untuk kemenangan Atletico. Dalam dua laga terakhir, Julian Alvarez kini sudah mencetak 5 gol.


    Sedangkan Mbappe berhasil menambah koleksi golnya musim ini dengan satu kali menjebol gawang Atletico. Sudah tujuh laga beruntun, di klub dan timnas, Mbappe tidak pernah absen bikin gol.

    Dengan tambahan gol tersebut, Kylian Mbappe masih kukuh di posisi teratas daftar top skor Liga Spanyol dengan 8 gol. Julian Alvarez mengintai dengan 6 gol.

    Sampai dengan jornada tujuh LaLiga, cuma mereka berdua yang sejauh ini sudah melampaui torehan 5 gol. Yang paling dekat adalah empat pemain lain dengan torehan 4 gol.

    Top skor Liga Spanyol

    • 8 gol
      Kylian Mbappe – Real Madrid
    • 6 gol
      Julian Alvarez – Atletico madrid
    • 4 gol
      Karl Etta Eyong – Villarreal/Levante
      Vedat Muriqi – Mallorca
      Ivan Romero – Levante
      Ferran Torres – Barcelona

    (krs/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kekalahan dari Atletico Jadi Pukulan Telak bagi Madrid


    Madrid

    Federico Valverde mengakui, Real Madrid mendapatkan pukulan telak dari kekalahan di Derby Madrid. Los Blancos bertekad bangkit di Liga Champions tengah pekan.

    Mendekati permainan dengan rekor 100 persen, Madrid justru tumbang di markas Atletico Madrid 2-5. Hal yang lebih mengejutkan adalah Madrid tampil buruk sekaligus gagal melahirkan peluang bersih di luar gol-gol Arda Guler dan Kylian Mbappe.


    Tak bisa dipungkiri, daya saing Madrid mulai diragukan. Apalagi, Atletico merupakan salah satu rival utama pasukan Xabi Alonso dalam perebutan titel juara Liga Spanyol.

    Misi menang akan diusung Real Madrid saat bertamu ke Kairat Almaty pada matchday kedua Liga Champions, Selasa (30/9). Gelandang Madrid Federico Valvarde mengungkapkan, timnya banyak mengobrol setelah kalah di laga derby. Sesuatu yang jarang-jarang dilakukan skuad El Real.

    “Itu adalah dua hari yang sangat berat, sanngat mengecewakan setelah kekalahan itu,” ungkap bintang sepakbola Uruguay itu dilansir AS. “Itu adalah sebuah pukulan telak.”

    “Kami ngobrol banyak; sejak aku bergabung Madrid, ini jarang terjadi, banyak obrolan. Kami harus secepatnya berubah. Kami menekankan sikap di atas lapangan. Ada juga banyak obrolan dengan si pelatih,” lanjut dia.

    “Besok, pertandingan pertama, adalah hari untuk mengubah semua itu. Kami sudah menonton banyak video Kairat. Namun, ada yang lebih penting: berkembang sebagai sebuah tim, fokus pada tujuan-tujuan kami sendiri, itu yang utama,” lugas Valverde jelang laga tandang Real Madrid ke Kazakhstan.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid-nya Alonso Kalah Telak Melulu


    Almaty

    Selama ditukangi Xabi Alonso, Real Madrid memang baru menderita dua kekalahan. Namun, hasil-hasil negatif itu didapat Madrid dengan skor telak.

    Alonso ditunjuk sebagai juru taktik Los Blancos pada musim panas lalu. Secara keseluruhan mantan gelandang top Spanyol itu sudah memimpin di 14 pertandingan Madrid, di mana 11 di antaranya menang.

    Meski demikian, Madrid besutan Alonso bak mengirim sinyal kurang meyakinkan. Saat melawan tim-tim yang setara Kylian Mbappe dkk cenderung kesulitan.


    Paris Saint-Germain jadi rival berat pertama Madrid di era Xabi Alonso. Bertemu di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, El Real digasak 0-4 usai diberondong gol-gol dari Fabian Ruiz (2), Ousmane Dembele, dan Goncalo Ramos.

    Sedangkan kekalahan kedua Real Madrid didapat saat menantang Atletico Madrid di LaLiga, akhir pekan lalu. Madrid sempat comeback dari ketinggalan satu gol, tapi akhirnya dipaksa tumbang 2-5.

    Alhasil, Madrid diragukan bisa bersaing dalam perebutan titel juara liga dan Liga Champions musim ini. Gelandang Madrid Federico Valverde meredam kekhawatiran itu, sekaligus menuntut timnya agar terhindar kekalahan serupa.

    “Tidak, kami kan memang sudah memainkan banyak pertandingan, tapi tidak banyak waktu dengan Xabi. Kami harus memberikan segenap kemampuan kami, 100 persen, sehingga situasinya bisa diatasi secepatnya,” Valverde mengatakan di AS.

    “Kami sudah menderita dua kekalahan dengan Xabi, dan itu adalah kekalahan-kekalahan yang sangat berat. Hal-hal semacam ini memang bagian dari sepakbola, tapi kami harus mencegah agar tidak terjadi lagi. Kami harus sekompak mungkin, di dalam dan luar lapangan, sehingga ini akan jadi sebuah musim yang bagus,” dia menambahkan tentang performa Real Madrid.

    (rin/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Valverde Ogah Jadi Bek Kanan Madrid Lagi?


    Almaty

    Federico Valverde mengaku kurang nyaman bermain sebagai bek sayap di Real Madrid. Namun, Valverde menegaskan, tidak pernah menolak dimainkan di posisi manapun.

    Pesepakbola berusia 27 tahun itu biasa dimainkan sebagai gelandang tengah Madrid. Meski begitu, Valverde beberapa kali dimainkan sebagai full-back.

    Cederanya Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal membuat Valverde jadi opsi bek kanan Madrid untuk pertandingan melawan Kairat Almaty di Liga Champions, tengah pekan ini. Valverde tak menyangkal bahwa dirinya diliputi keraguan bisa memainkan perannya dengan baik.


    “Aku tidak lahir untuk bermain sebagai full-back, aku tidak tumbuh bermain di sana,” ucap Valverde dilansir 101greatgoals. “Saat itu kan kondisinya darurat [musim lalu].”

    “Bisa menjalankan peran itu membuatku merasa bangga, tapi aku selalu punya keraguan apakah pertandingan-pertandingan itu hanya jadi malam yang sekadar sedikit beruntung dan spontan.”

    Adapun anggapan bahwa Federico Valverde pernah menolak bermain di lini pertahanan Madrid. Bintang sepakbola Uruguay itu dengan tegas membantah rumor itu.

    “Tanya saja pada pelatih. Aku selalu bilang bahwa aku siap untuk tim. Aku tidak pernah menolak bermain di posisi apapun, aku selalu memberikan yang terbaik dengan [Carlo] Ancelotti, dengan [Zinedine] Zidane, dan dengan Xabi,” lanjut dia.

    “Aku memang selalu memberikan pendapatku, tapi aku enggak pernah menolak. Ini sesuatu yang jarang kuucapkan. Bagaimanapun adalah sebuah privilese bisa bermain untuk Madrid. Anda bisa menanyakan kepada kolega atau pelatihku. Aku selalu ada untuk tim dan aku siap mati untuk Real Madrid,” cetus Federico Valverde.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com