Tag: xabi alonso

  • Real Madrid Lega Sapu Bersih Jelang FIFA Matchday


    Jakarta

    Real Madrid terus meraih kemenangan di LaLiga 2025/2026. Los Blancos lega bisa menyapu bersih pertandingan sebelum FIFA Matchday.

    Madrid mengalahkan Mallorca 2-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (31/8/2025) dini hari WIB. Hasil ini untuk sementara mengantarkan pasukan Xabi Alonso di puncak klasemen LaLiga dengan sempurna sembilan poin.

    Setelah ini, kompetisi liga domestik bakal libur karena agenda FIFA Matchday. Madrid bari bertanding lagi pada 13 September 2025 melawan Real Sociedad.


    “Kami memiliki tiga pertandingan sebelum jeda, dan kami harus memenangkan ketiganya. Kami berhasil dan kami sangat senang,” kata gelandang Madrid, Aurelien Tchouameni.

    “Sekarang kami akan bermain dengan tim nasional. Kami akan kembali lagi untuk meraih lebih banyak kemenangan,” sambungnya.

    Madrid setidaknya sudah cukup oke dalam tiga laga awal LaLiga. Raksasa Spanyol itu mampu mencetak enam gol dan kebobolan satu kali.

    “Kami harus terus seperti ini. Sekarang kami akan sedikit mengubah dinamikanya. Kami memiliki pertandingan internasional, dan kemudian kami akan kembali untuk bermain di LaLiga dan Liga Champions,” pemain berusia 25 tahun itu menegaskan.

    (ran/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Ultimatum Vinicius


    Jakarta

    Vinicius Jr belum juga perpanjang kontraknya di Real Madrid. Pihak klub beri ultimatum, jika terus begitu sampai Januari 2026 nanti, siap-siap dijual!

    Diketahui, kontrak Vinicius Junior di Real Madrid akan habis pada musim panas 2027. Madrid mau sang winger perpanjang kontrak.


    Dilaporkan Diaro AS, pihak Vinicius masih ngotot mau naik gaji. Real Madrid enggan mengabulkannya, alhasil proses negosiasi mentok.

    Real Madrid kini kasih ultimatum. Jika Vinicius belum juga perpanjang kontraknya sampai musim dingin Januari 2026, maka siap-siap dijual!

    Beberapa klub Arab Saudi sudah membidik pemain berusia 25 tahun. Al Hilal misalnya, siap membelinya dengan harga Rp 6,6 triliun.

    Vinicius memilih fokus ke lapangan di awal musim 2025/2026 ini. Sang pemain mau tampil oke, agar nanti bisa lebih kuat dalam negosiasi perpanjangan kontrak untuk bisa minta kenaikan gaji.

    Pemain asal Brasil itu masih dibutuhkan jasanya oleh pelatih Xabi Alonso. Namun dengan adanya Brahim Diaz, Franco Mastantuono, dan Arda Guler, Vini diyakini harus bersaing untuk bisa tampil reguler di skuad utama.

    (aff/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Xabi Alonso: Vinicius Dicadangkan karena..


    Oviedo

    Vinicius Junior dicadangkan untuk pertama kalinya dalam kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo. Xabi Alonso menegaskan, keputusan itu semata karena taktik.

    Bintang sepakbola Brasil itu baru masuk di babak kedua saat Madrid memimpin 1-0 di markas Oviedo dalam pertandingan Senin (25/8) dinihari WIB. Vinicius lantas mengkreasikan gol kedua Los Blancos yang kembali dicetak Kylian Mbappe di menit ke-83.

    Vinicius menutup penampilannya dari bench dengan membobol gawang Oviedo di injury time. Vinicius menuntaskan crossing mendatar Brahim Diaz dengan sepakan ke sudut bawah gawang lawan sekaligus memastikan kemenangan Madrid 3-0.


    Usai pertandingan pelatih Real Madrid Xabi Alonso menjawab pertanyaan publik mengenai keputusannya mencadangkan Vinicius Junior. Pesepakbola berusia 25 tahun itu diketahui sudah bertahun-tahun mengamankan tempatnya di tim inti Merengues.

    “Pergantian pemain dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya bergantung pada apa yang kami butuhkan, dalam kaitannya dengan beban pekerjaan dan lawan,” sebut Alonso dikutip AS. “Saya belum membuat keputusan apapun untuk bulan depan.”

    “Penting bagi pemain untuk merasa penting, siap, dan siap untuk bermain di pertandingan selanjutnya. Penting untuk menjaga penampilan stabil sebagai sebuah tim. Ini adalah sebuah pertandingan untuk melihat bahwa kami terus berkembang.”

    “Setelah hari Selasa melawan Osasuna, kami telah berkembang pada hari ini, dan kami ingin terus seperti ini. Kami toh punya 20an pemain, dan saya akan mencoba mengeluarkan yang terbaik dari mereka untuk memiliki tim sebaik mungkin.”

    Vinicius sangat penting pada hari ini, dan niat saya adalah semua pemain berkontribusi. Akan seperti itu di sepanjang musim ini,” cetus Xabi Alonso.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe Terus On Fire, Paling Tajam di Eropa Sejak Awal Musim Lalu


    Jakarta

    Kylian Mbappe meneruskan ketajamannya di La Liga untuk menginspirasi kemenangan Real Madrid. Mbappe sudah tujuh pertandingan beruntun membobol gawang lawan.

    Superstar sepakbola Prancis itu menyumbang dua gol saat Madrid menggebuk tim promosi Real Oviedo 3-0, Senin (25/8/2025) dinihari WIB. Adapun satu gol Los Blancos lainnya diciptakan Vinicius Junior, yang bermain dari bangku cadangan.

    Mbappe berarti sudah mengemas tiga gol dalam dua pertandingan Madrid di Liga Spanyol 2025/2026. Sebelumnya, Mbappe mencetak gol penalti yang menentukan kemenangan atas Osasuna 1-0 di jornada pertama.


    Dengan demikian, Kylian Mbappe berarti sudah membuat 47 gol di kompetisi ini sejak bergabung dengan Madrid pada 2024/2025. Mantan bintang Paris Saint-Germain itu lebih tajam dari pemain manapun di lima liga top Eropa; mengungguli bomber Bayern Munich Harry Kane (45 gol), dan penyerang Barcelona Robert Lewandowski (42 gol).

    “Dia sudah naik 4 kilogram lagi setelah kehilangan bobotnya di Piala Dunia Antarklub. Saya melihat dia sekarang dalam bentuk yang bagus, berkemauan keras dan berkontribusi kepada tim,” kata pelatih Madrid Xabi Alonso di laman resmi klub.

    “Saya senang ketika melihat dia membuat lari-lari itu. Kami tahu dia akan menciptakan banyak gol,” dia menambahkan tentang performa Mbappe.

    Kemenangan di markas Real Oviedo menempatkan Real Madrid di peringkat ketiga klasemen Liga Spanyol. Madrid mengoleksi enam poin, sama dengan juara bertahan Barcelona (2), dan Villarreal (1).

    Kylian Mbappe akan diandalkan Real Madrid di laga terakhir sebelum jeda internasional, akhir bulan ini. Madrid dijadwalkan menjamu Mallorca di Santiago Bernabeu pada 31 Agustus.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pemimpin Baru di Skuad Real Madrid Adalah…


    Jakarta

    Federico Valverde ditunjuk pelatih Xabi Alonso jadi pemimpin baru di skuad Real Madrid. Sang gelandang jadi wakil kapten dan jadi jendral di lini tengah!

    Dilaporkan Marca, Xabi Alonso sudah menunjuk Federico Valverde jadi pemimpin baru di skuad Real Madrid. Valverde telah diberikan jabatan wakil kapten, yang sebelumnya diemban oleh Luka Modric atau Lucas Vazquez.

    Sebenarnya, masih ada Dani Carvajal sebagai sang kapten dan salah satu pemain senior. Namun sang bek sayap itu dikabarkan tidak menolak andai Valverde memang jadi pemimpin yang utama.


    Federico Valverde gabung ke Real Madrid di tahun 2018. Pemain asal Uruguay itu sudah meraih 14 titel juara termasuk tiga kali menangi LaLiga dan dua kali menangi Liga Champions.

    Valverde pun sudah jadi sosok yang dihormati di ruang ganti Madrid. Tak jarang, Valverde berapi-api membakar semangat rekan-rekannya ketika turun minum.

    Federico Valverde pun jauh dari hal-hal kontroversi. Xabi Alonso malah pernah memujinya, sebagai pemain yang mirip-mirip dengan Steven Gerrard.

    Valverde perannya di lini tengah semakin tidak akan terganti. Malah bukan sekali dua kali, pemain berusia 27 tahun itu main di banyak posisi demi menambal lubang-lubang yang bolong. Jadi bek tengah sampai penyerang sayap, ayo!

    Kontrak Valverde bersama El Real masih berlaku sampai musim panas 2029. Madrid tidak berniat melepasnya, sang pemain juga enggan tingalkan Bernabeu.

    Jika nanti Carvajal sudah selesai eranya, maka Valverde dipastikan jadi kapten utama Madrid selanjutnya!

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ceballos Hendak Pergi, Madrid Harus Buru-buru Cari Pengganti


    Jakarta

    Dani Ceballos berpeluang hengkang dari Real Madrid di sisa waktu bursa transfer musim panas ini. Jika itu yang terjadi, maka Los Blancos akan bergerak mencari penggantinya.

    ESPN melaporkan dua transfer ini saling berhubungan karena pelatih Xabi Alonso enggan melepas gelandang 29 tahun itu jika belum ada penggantinya. Di satu sisi, Ceballos sudah memberi sinyal akan pergi.

    Ia menulis ‘last dance’ di media sosialnya usai laga melawan Real Ovideo pada Senin (25/8/2025) dini hari WIB. Marseille dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Madrid untuk mendatangkan Ceballos.


    Namun kesepakatan ini tak mudah tercapai karena tak banyak opsi yang tersedia di bursa transfer untuk diburu oleh Madrid. Selain itu, klub ibu kota Spanyol itu juga menginginkan 15 juta Euro untuk melepas si pemain.

    Ceballos hanya turun sebagai pemain pengganti saat Madrid mengalahkan Osasuna dan Real Oviedo di Liga Spanyol. Alonso memilih Arda Guler, Federico Valverde, dan Aurelien Tchouameni sebagai andalan lini tengah.

    Sedangkan Ceballos ingin mendapat menit bermain lebih banyak di musim ini agar bisa dipanggil Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Ia sadar tak mudah meyakinkan pelatih Luis de la Fuente, namun jika bertahan di Madrid, kesempatan itu makin sulit.

    (adp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gaya Main Alonso Bikin Courtois Jadi Lebih Sibuk


    Madrid

    Thibaut Courtois punya peran yang lebih kompleks bersama Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso. Alonso memintanya untuk berani maju meninggalkan sarangnya untuk jadi sweeper keeper.

    Real Madrid meraih kemenangan 3-0 di kandang Real Oviedo, Estadio Carlos Tartiere pada laga pekan kedua LaLiga,, Senin (25/8/2025). Tiga gol tim tamu lahir lewat brace Kylian Mbappe dan gol Vinicius Junior.

    Gaya main yang dikembangkan pelatih Madrid, Xabi Alonso, perlahan mulai bisa dijalankan dengan baik anak asuhannya di laga ini. Alonso menerapkan taktik high pressing di Madrid.


    El Real bermain dengan garis pertahanan tinggi untuk segera menekan lawan yang menguasai bola. Madrid bermain dengan gaya main seperti ini sejak laga sebelumnya saat menang 1-0 atas Osasuna.

    Gaya main yang diterapkan oleh Alonso ini membuat peran Thibaut Courtois menjadi lebih kompleks. Courtois mengungkap bahwa Alonso memintanya untuk maju meninggalkan sarangnya saat Madrid dalam kondisi menyerang.

    Hal ini untuk mengimbangi garis pertahanan tinggi yang diterapkan Madrid. Pemain 33 tahun ini diharapkan bisa ikut terlibat dari build up dan mengantisipasi serangan balik lawan.

    Meski begitu, Courtois tetap tak melupakan tugas utamanya menjaga gawang Madrid. Itu tercermin di laga melawan Oviedo dengan Courtois bikin penyelamatan gemilang di akhir laga.

    “Pelatih meminta kami untuk memulai dengan baik, dengan banyak tekanan ke depan, selalu melihat sekitar… Jika Anda menekan terlalu tinggi, mereka tidak bisa keluar dengan baik, itu sangat sulit bagi mereka. Itulah yang kami coba lakukan melawan Osasuna dan hari ini juga, dan sejauh ini berjalan dengan baik. Mungkin saja, mereka bisa keluar dari tekanan itu dan melakukan serangan balik, tetapi kami harus waspada. Itulah gaya main yang harus diikuti,” ujar Courtois dikutip dari Real Madrid TV.

    “Melawan Osasuna, saya tidak punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Manajer meminta saya untuk sangat maju, saya banyak berlari, dan seringkali saya hampir berada di tengah lapangan. Saya harus tetap fokus sepanjang pertandingan dan melakukan penyelamatan itu, karena jika mereka mencetak gol, skornya akan menjadi 1-2 dan kami bisa kesulitan di menit-menit akhir. Kami mampu menjaga clean sheet. Ini bagus untuk semua pemain,” jelasnya.

    (pur/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Real Madrid Pantau Kobbie Mainoo


    Jakarta

    Real Madrid dikabarkan memantau Kobbie Mainoo yang tersingkirkan di Manchester United. Pelatih Xabi Alonso sih suka sama gelandang tersebut.

    Kobbie Mainoo cuma jadi penghangat bangku cadangan di dua laga awal Manchester United pada Liga Inggris 2025/26. Pemain berusia 20 tahun itu diyakini tidak masuk dalam rencana manajer Ruben Amorim.


    Dilaporkan Marca, Real Madrid memantau situasi Kobbie Mainoo. Pelatih Xabi Alonso diketahui meminati gelandang berusia 20 tahun itu.

    Apalagi. Dani Ceballos bakal pergi. Klub Prancis, Marseille meminatinya.

    Kobbie Mainoo merupakan jebolan akademi Manchester United. Mainoo tembus skuad utama di musim 2023/2024, sudah mengemas 72 penampilan di seluruh laga buat Setan Merah.

    Xabi Alonso dikabarkan masih belum puas dengan stok para gelandang. Alonso butuh kedalaman yang mumpuni.

    Mainoo juga diyakini tidak akan sulit beradaptasi. Sudah ada dua pemain Inggris di Los Blancos yakni Jude Bellingham dan Trent Alexander-Arnold.

    Akan tetapi, ada satu klub LaLiga lainnya yang memonitor Mainoo. Itu adalah Atletico Madrid!

    Nilai pasar Kobbie Mainoo ada di angka mulai 50 juta Euro atau setara Rp 950 miliar. Berani tebus, Real Madrid?

    (aff/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Reputasimu Takkan Berarti di Madrid, jika…


    Madrid

    Xabi Alonso diakui sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya. Namun, bukan berarti Alonso akan kebal dari pemecatan di Real Madrid.

    Sebelum berkarier sebagai pelatih, Alonso punya reputasi mentereng saat masih aktif bermain. Mantan gelandang top Spanyol itu selalu juara di klub-klub yang pernah diperkuatnya: Liverpool, Madrid, dan Bayern Munich. Secara khusus di Madrid, Alonso memenangi lima gelar juara dalam tahun, termasuk satu LaLiga dan Liga Champions.

    Kini Alonso memulai eranya melatih Kylian Mbappe dkk dengan meraih dua kemenangan dari dua pertandingan pertama LaLiga. Alonso akan dituntut mengembalikan Madrid ke tangga juara setelah nirgelar di musim lalu.


    Pemain legendaris Real Madrid Toni Kroos percaya Xabi Alonso tidak akan bernasib seperti Julen Lopetegui, yang dipecat hanya setelah 14 pertandingan. Alonso punya nama besar, meskipun hal itu tidak berarti apapun apabila gagal mendatangkan gelar bergengsi. Kross menilai, Madrid memiliki sejumlah pertimbangan sebelum mengambil keputusan terkait masa depan pelatihnya.

    “Kurasa Xabi datang dengan status yang berbeda dari Lopetegui,” kata Kroos memulai. “Reputasi dia sebagai pemain memang membantu, tapi itu tidak akan melindungi dia jika dia gagal memenangi titel juara dalam tiga tahun beruntun.”

    “Keyakinan pada pelatih itu penting. Tidak selalu berkaitan dengan kemenangan, karena keyakinan itu membiarkan Anda mengatasi hasil-hasil buruk yang bersifat sementara. Kadang-kadang pelatih dipecat hanya setelah empat pertandingan, tapi keyakinan di dalam kemampuan mereka bisa memberi mereka kelonggaran.”

    “Persepsi dari para pemain dan pemimpin-pemimpin tim juga penting. Anda sering kan mendegar apa pendapat skuad tentang pelatih mereka. Cara kalah di sebuah pertandingan juga punya pengaruh,” lanjut pemenang 23 trofi bersama El Real ini.

    “Jadi ini tak melulu soal kemenangan, tapi bagaimananya. Ini yang memengaruhi masa jabatan pelatih. Meskipun, tidak ada yang sepenuhnya aman di posisi mereka, apakah dia pemain ataupun pelatih,” Toni Kroos mengatakan dalam siniar Einfach mal Luppen.

    Xabi Alonso menggantikan Carlo Ancelotti, dengan menyepakati kontrak sampai 2028. Start positif Real Madrid bersama Alonso akan kembali diuji di akhir pekan ini dengan laga kandang kontra Mallorca (30/8).

    (rin/ran)



    Sumber : sport.detik.com