Blog

  • Begini Cara Cek Kondisi Booster Rem Pada Mobil


    Jakarta

    Mengecek sistem pengereman pada mobil jadi hal yang wajib dilakukan secara berkala. Salah satu komponen dalam sistem pengereman yang juga perlu dicek kondisinya adalah booster rem.

    Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang kurang peduli terhadap booster rem. Padahal, jika komponen ini sudah rusak maka berisiko membahayakan keselamatan hingga bisa memicu kecelakaan.

    Lantas, bagaimana cara mengecek kondisi booster rem pada mobil? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Booster Rem pada Mobil

    Mengutip laman Hyundai Indonesia, booster rem adalah komponen pada sistem pengereman yang berfungsi untuk memperkuat torsi yang diterima oleh pedal rem. Komponen ini bekerja dengan menggunakan tekanan udara atau vakum yang diterima dari mesin mobil untuk memperkuat torsi pada pedal rem.

    Dengan adanya booster rem, pengendara dapat melakukan pengereman lebih mudah, cepat, dan aman. Soalnya, booster rem berfungsi memberikan dorongan tambahan pada rem, sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem terlalu dalam untuk menghentikan mobil.

    Ciri-ciri Booster Rem Rusak

    Seiring penggunaan, booster rem mobil bisa mengalami kerusakan. Salah satu kerusakan yang umum terjadi adalah booster rem mengalami kebocoran.

    Dilansir situs Daihatsu, berikut ciri-ciri booster rem sudah rusak yang perlu diketahui oleh pemilik mobil:

    1. Pedal Rem Terasa Keras

    Ciri-ciri yang pertama adalah pedal rem terasa keras saat diinjak. Cobalah detikers menginjak pedal rem ketika mobil dalam keadaan mati, jika pedal naik secara perlahan maka kondisi booster rem masih baik.

    Sebaliknya, apabila setelah menginjak pedal rem dan tidak langsung naik atau terasa keras saat diinjak, itu artinya ada masalah pada sistem pengereman. Bisa jadi karena booster rem mengalami kebocoran.

    2. Muncul Suara Mendesis

    Ciri-ciri berikutnya adalah muncul suara mendesis ketika pedal rem diinjak. Soalnya, rem yang dalam kondisi baik tidak akan mengeluarkan suara apapun ketika bekerja.

    Namun jika booster rem mengalami kebocoran, biasanya akan muncul suara mendesis ketika rem digunakan. Penyebab utamanya karena selang vakum yang bocor, sehingga terdapat udara yang keluar lewat selang tersebut.

    3. Mesin Mobil Tidak Stabil

    Booster rem juga bekerja ketika mesin mobil dihidupkan. Soalnya, booster rem memiliki selang kevakuman yang terhubung dengan intake manifold mesin. Apabila booster rem dalam kondisi optimal, maka intake manifold mesin juga bekerja dengan baik, sehingga mesin mobil tetap stabil ketika digunakan.

    Jika booster rem mengalami kebocoran, maka otomatis terjadi kebocoran juga di intake manifold mesin. Alhasil, selang kevakuman tidak bekerja dengan maksimal dan akibatnya mesin mobil jadi tidak stabil.

    Cara Cek Kondisi Booster Rem

    Cara paling mudah untuk mengecek kondisi booster rem mobil adalah dengan menginjak pedal rem ketika mesin mobil dalam keadaan mati. Apabila pedal rem naik perlahan, maka booster rem masih bagus.

    Akan tetapi, jika pedal rem terasa keras saat diinjak atau setelah diinjak pedalnya cukup lama untuk naik ke posisi normal, itu tandanya ada kerusakan pada booster rem.

    Jika detikers ragu, segera bawa mobil kesayanganmu ke bengkel resmi terdekat. Nantinya, mekanik akan mengecek apakah benar ada kebocoran di booster rem atau bisa jadi karena timbul kerusakan di komponen lain.

    Itu dia cara cek kondisi booster rem pada mobil. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bolehkah Handphone Ditaruh di Bagasi Motor? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Motor keluaran terbaru, khususnya motor matic, telah mengusung bagasi yang luas. Misalnya Yamaha Grand Filano yang memiliki kapasitas bagasi sebesar 27 liter, atau Honda PCX 160 yang bagasinya berkapasitas 30 liter.

    Kapasitas bagasi yang luas dapat dimanfaatkan untuk meletakkan berbagai barang, mulai dari helm, jas hujan, hingga sepatu. Selain itu, ada beberapa pengendara yang sering memasukkan barang elektronik seperti handphone atau power bank ke dalam bagasi motor.

    Namun, hal tersebut kerap menjadi perbincangan di kalangan pengendara motor. Ada yang menganggap jika menaruh handphone di bagasi motor berbahaya, tetapi ada juga yang menyebut tidak masalah.


    Lantas, apakah handphone boleh ditaruh di bagasi motor? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Bolehkah Handphone Ditaruh di Bagasi Motor?

    Mengutip situs Wahana Honda, sebaiknya handphone maupun barang elektronik lainnya seperti power bank atau tablet tidak ditaruh di bagasi motor. Kenapa?

    Soalnya, suhu panas di dalam bagasi motor dikhawatirkan bisa memicu ledakan. Hal itu bisa terjadi karena letak bagasi motor berdekatan dengan mesin motor, sehingga barang elektronik tersebut bisa menghasilkan suhu panas.

    Selain itu, barang elektronik seperti handphone jika disimpan di dalam bagasi motor bisa mengalami kerusakan. Selama di perjalanan, mungkin detikers akan melalui jalanan berlubang dan bergelombang. Nah, HP milikmu bisa terguncang dan berisiko mengalami baret hingga keretakan pada layar.

    Namun jika dalam kondisi darurat, sah-sah saja bila ingin menyimpan handphone di dalam bagasi motor. Akan tetapi, pastikan kamu tidak berkendara dalam jarak yang jauh karena berisiko menyebabkan HP meledak.

    Tips Aman Menaruh Handphone di Bagasi Motor

    Mengutip laman Planet Ban, ada sejumlah tips untuk menaruh handphone di bagasi motor dengan aman. Berikut tipsnya:

    1. Matikan HP dengan menekan tombol power off hingga tidak ada daya listrik yang aktif.
    2. Lalu, bungkus HP dengan kain atau bahan lainnya yang empuk dan sejuk. Hal ini untuk mencegah HP cepat rusak karena suhu panas di dalam bagasi motor atau terguncang karena melalui jalan bergelombang.
    3. Setelah tiba di tempat tujuan, langsung keluarkan HP dari bagasi motor dan cek apakah suhu bodi HP terasa panas atau sejuk. Jika suhunya panas, jangan langsung dinyalakan.
    4. Hindari menaruh HP di bagasi motor dalam waktu lama karena berisiko menyebabkan kerusakan.
    5. Pastikan kamu menyimpan HP di bagasi motor hanya dalam kondisi darurat saja.

    Jika memang ingin menyimpan handphone, detikers bisa menaruhnya di bagian dashboard yang letaknya dekat dengan setang motor. Selain lebih aman, kamu juga lebih mudah untuk menjangkaunya.

    Akan tetapi, hati-hati jika menaruh handphone di dashboard motor. Beberapa jenis motor masih memiliki dashboard yang tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga rawan dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Tapi, motor matic keluaran terbaru umumnya sudah dilengkapi penutup dashboard. Tujuannya untuk melindungi HP agar tidak kehujanan atau kepanasan.

    Demikian penjelasan mengenai bolehkah menyimpan handphone di bagasi motor. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Cara Mencegah Bau Apek pada Helm dengan Mudah


    Jakarta

    Merawat helm tak hanya sekedar mencegahnya dari baret atau goresan, tetapi juga perlu dibersihkan secara rutin, terutama bagian dalam helm. Soalnya, helm yang tidak dicuci hingga berbulan-bulan bisa menimbulkan bau apek.

    Selain mengeluarkan aroma tak sedap, bagian dalam helm yang tidak dicuci bisa bikin kepala gatal-gatal. Meski tidak berpengaruh terhadap performa mesin, akan tetapi dapat mengganggu konsentrasi berkendara karena timbul rasa gatal di kepala.

    Maka dari itu, sebaiknya detikers rutin membersihkan helm untuk mencegah bau apek akibat keringat. Caranya juga mudah kok, bahkan bisa dilakukan di rumah.


    Untuk lebih jelasnya, simak cara mencegah bau apek pada helm dalam artikel ini.

    Penyebab Helm Mengeluarkan Bau Apek

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan helm menjadi bau apek. Namun, faktor utamanya disebabkan oleh keringat di kepala.

    Mengutip laman Astra Honda, keringat di kepala bisa membuat spons di dalam helm menjadi basah. Kalau tidak rutin dibersihkan, hal tersebut menyebabkan helm mengeluarkan bau apek di kemudian hari.

    Faktor lainnya karena rambut kamu masih dalam kondisi basah, lalu memaksakan diri untuk memakai helm. Meski rambutmu dalam keadaan bersih, tetapi kebiasaan tersebut bisa memicu bau apek karena bagian spons helm menjadi basah.

    Helm yang terkena air hujan juga bisa mengeluarkan bau apek apabila tidak segera dicuci. Biasanya, banyak pengendara yang lupa atau salah meletakkan helm ketika diparkir di tempat terbuka. Saat hujan turun, alhasil helm malah menampung air hingga merembes ke dalam spons.

    Cara Mencegah Helm Mengeluarkan Bau Apek

    Jika helm kesayanganmu bau apek, jangan khawatir. Soalnya, ada beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi helm bau apek. Dilansir situs Wahana Honda, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Pakai Parfum pada Helm

    Cara yang pertama adalah dengan memberikan parfum pada helm, terutama di bagian dalam. Langkah ini bisa detikers lakukan jika helm milikmu belum terlalu bau.

    Kamu bisa membeli parfum khusus untuk helm yang dijual bebas di toko ataupun online shop. Harganya bisa berbeda-beda, tergantung merek dan wanginya.

    2. Cuci dengan Air Sabun

    Kalau helm milikmu sudah sangat bau apek, maka sudah seharusnya dicuci hingga bersih. Kamu bisa mencucinya dengan air bersih yang dicampur dengan sabun.

    Jangan lupa untuk melepas spons bagian dalam secara perlahan. Kalau tidak dilepas, dikhawatirkan spons helm tidak kering secara optimal, sehingga tetap menimbulkan aroma apek.

    Setelah helm sudah bersih dan wangi, kini detikers bisa menyemprotkan parfum di bagian dalam.

    3. Pakai Bubuk Kopi

    Bubuk kopi bisa menjadi solusi alternatif untuk menghilangkan bau apek pada helm. Sama halnya dengan memakai parfum, sebaiknya gunakan cara ini jika helm detikers belum terlalu bau.

    Perlu diingat juga, menggunakan bubuk kopi tak akan membersihkan helm dari bakteri dan kotoran. Soalnya, cara ini hanya untuk menghilangkan bau apek sesaat.

    4. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Cara lain untuk mencegah helm bau apek adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Langkah ini dilakukan untuk mengeringkan bagian spons helm yang basah karena keringat sekaligus menghilangkan bau apek

    Namun, kalau bau apeknya sudah sangat parah maka helm harus tetap dicuci, ya!

    5. Bawa ke Jasa Cuci Helm

    Tidak ada waktu untuk mencuci helm sendiri di rumah? Maka solusinya adalah pergi ke jasa cuci helm.

    Saat ini, sudah banyak jasa cuci helm yang bertebaran di mana-mana. Bahkan, kamu bisa menemukan jasa ini di sejumlah parkiran mall. Untuk harga cuci helm cukup bervariasi, tergantung dari jenis helm dan kecepatan waktu mencucinya.

    Itu dia lima cara mencegah bau apek pada helm dengan mudah. Jangan lupa untuk mencuci helm detikers, ya!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Menghilangkan Stone Chip di Mobil, Mudah dan Bikin Kinclong


    Jakarta

    Stone chip adalah goresan kecil akibat batu yang terlempar ketika berkendara. Bagi sebagian pengendara, stone chip pada mobil bisa jadi masalah yang mengganggu penampilan mobil.

    Jika tidak segera ditangani, ada risiko kerusakan lebih lanjut. Oleh sebab itu, mengatasinya dengan segera sangatlah penting.

    Apa Itu Stone Chip Pada Mobil?

    Mengutip laman Smart Repair People, stone chip pada mobil terjadi saat batu-batu kecil atau puing-puing terlontar dari jalan atau aspal yang mengenai mobil. Hal itu menyebabkan goresan kecil, yang sering kali dalam pada cat.

    Stone chip bisa dilihat pada bagian cat mobil yang terkelupas, akibat batu/puing kecil. Biasanya ada di bemper atau kap mesin. Tidak hanya merusak penampilan mobil, stone chip juga bisa menyebabkan karat.


    Cara Menghilangkan Stone Chip di Mobil

    Sebelum memulai proses perbaikan untuk menghilangkan stone chip pada mobil, berikut adalah alat dan bahan yang dibutuhkan:

    • Touch-up paint (disesuaikan dengan warna mobil).
    • Primer (Apabila chip telah mencapai bagian metal atau logam).
    • Clear coat (untuk hasil akhir yang protektif).
    • Kuas cat atau aplikator yang ujungnya halus.
    • Amplas (berbagai grit, termasuk 600 dan 1500).
    • Senyawa gosok.
    • Senyawa pemoles.
    • Wax mobil.
    • Kain mikrofiber.
    • Tisu alkohol.
    • Lakban dan kertas (untuk melindungi area sekitarnya).

    Adapun langkah-langkah untuk menghilangkan stone chip di mobil:

    1. Bersihkan Area Terkait

    Cuci area mobil yang terkena stone chip dengan sabun dan air, agar kotoran dan debu hilang. Lalu, gunakan tisu alkohol atau degreaser untuk membersihkan serpihan itu sendiri.

    2. Amplas Area yang Terkelupas

    Ampelas area yang terkelupas dengan amplas grit 600, untuk membantu menghaluskan tepi yang kasar. Ini juga membantu memastikan daya rekat yang lebih baik untuk cat dasar.

    Pastikan tidak mengamplas terlalu banyak. Untuk kerusakan lebih serius, pertimbangkan untuk mengunjungi profesional.

    3. Tambahkan Primer

    Kalau serpihan telah menembus logam, maka aplikasikan sedikit primer. Cara ini penting, untuk mencegah karat dan memastikan cat menempel dengan baik. Kemudian, biarkan primer sampai mengering.

    4. Gunakan Touch-Up Paint

    Aplikasikan cat sentuh menggunakan kuas yang ujungnya halus dengan hati-hati. Sebelum mengaplikasikan lapisan berikutnya, biarkan setiap lapisan mengering (bisa memerlukan waktu beberapa jam atau bahkan semalaman).

    Tambahkan cat hingga sedikit lebih tinggi dari permukaan sekitarnya. Tujuannya untuk membantu mengimbangi penyusutan yang mungkin terjadi ketika cat mengering.

    5. Ratakan Touch-Up Paint

    Setelah cat telah mengering seluruhnya, gunakan amplas berpasir 1500 untuk meratakan cat baru. Lakukan dengan hati-hati ke area sekelilingnya. Kemudian, bungkus amplas di sekitar balok kecil untuk kontrol yang lebih baik. Gunakan air untuk melumasi permukaan.

    6. Aplikasikan Lapisan Bening (Clear Coat)

    Aplikasikan lapisan bening di atas bagian yang diperbaiki. Ini bertujuan untuk melindungi cat bar, sekaligus memberikan hasil akhir yang mengkilap. Aplikasinya pada lapisan tipis, lalu biarkan setiap lapisan mengering secara menyeluruh.

    Setelah mengering, amplas area tersebut perlahan dengan amplas berpasir 1500. Cara ini untuk memastikannya halus dan rata.

    7. Aplikasikan Polish dan Wax Mobil

    Ini dipakai untuk memoles area yang ditargetkan, lalu membaurkan hasil perbaikan dengan cat di sekitarnya. Cara tersebut akan membantu menghilangkan goresan kecil yang ditinggalkan oleh ampelas.

    Setelah itu, beri senyawa pemoles untuk hasil akhir yang lebih halus. Terakhir, aplikasikan wax mobil berkualitas baik untuk melindungi perbaikan dan mengembalikan kilau cat pada mobil.

    Meskipun banyak stone chip pada mobil diperbaiki di rumah, tapi ada situasi di mana bantuan profesional diperlukan, di antaranya saat:

    • Jika serpihannya besar dan banyak, seorang profesional mungkin bisa memperoleh perbaikan yang lebih mulus.
    • Berkarat parah.
    • Mobil mewah atau antik memerlukan seorang profesional guna memastikan estetika dan nilai mobil tetap terjaga.

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mau Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama? Begini Caranya


    Jakarta

    Detikers wajib membayar pajak untuk memperpanjang masa berlaku STNK yang hampir habis. Dalam proses tersebut, KTP menjadi syarat penting untuk identifikasi pemilik kendaraan.

    Lantas bagaimana jika detikers tidak punya KTP pemilik lama? Situasi ini sering terjadi jika seseorang membeli kendaraan dalam kondisi bekas dan belum dibalik nama.

    Bisakah kita bayar pajak STNK tanpa KTP pemilik lama? Simak jawabannya dalam artikel ini, dan ketahui cara yang bisa detikers lakukan.


    Bisakah Pajak STNK Tanpa KTP?

    Pajak STNK bisa dibayar dan diperpanjang tanpa KTP pemilik lama kendaraan. Caranya adalah dengan melakukan balik nama kendaraan yang tidak perlu identitas pemilik awal kendaraan.

    Namun, detikers tetap memerlukan BPKB dan kuitansi pembelian kendaraan. Setelah balik nama, pemilik kendaraan yang baru bisa membayar pajak STNK melalui online atau offline di kantor Samsat menggunakan KTP kamu.

    Cara Balik Nama Kendaraan

    Cara melakukan balik nama kendaraan, baik motor atau mobil, harus melalui dua tahap. Pertama, lakukan balik nama STNK terlebih dahulu, baru kemudian memproses balik nama BPKB.

    Berikut ini cara balik nama kendaraan yang dikutip dari situs Portal Informasi Indonesia.

    1. Balik Nama STNK Kendaraan

    Sebelum memproses balik nama STNK kendaraan, detikers harus melengkapi syarat-syarat, kemudian melakukan langkah-langkah di bawah ini.

    Syarat Balik Nama STNK

    • STNK asli dan fotokopi atas nama pemilik lama
    • BPKB asli dan fotokopi
    • KTP pemilik baru asli dan fotokopi
    • Kuitansi pembelian dengan meterai Rp 10.000

    Langkah-langkah

    1. Datangi loket mutasi di Samsat tempat STNK diterbitkan, serahkan syarat-syarat di atas.
    2. Lakukan cek fisik kendaraan. Petugas akan menggesek nomor rangka dan nomor mesin.
    3. Serahkan hasil cek fisik disertai dokumen persyaratan kepada petugas loket.
    4. Petugas akan melegalisasi dokumen. Dokumen kemudian akan dikembalikan.
    5. Pindah ke loket cek fiskal untuk mengisi formulir. Kembalikan ke petugas. Tunggu sampai nama kamu dipanggil.
    6. Datanglah ke kasir untuk membayar biaya cabut berkas dan melunasi pajak yang belum terbayar jika masih ada.
    7. Pindah ke bagian mutasi untuk mengisi formulir lain. Serahkan formulir dan berkas-berkas yang telah dilegalisasi.
    8. Petugas akan memberi tanda terima pembayaran pendaftaran mutasi senilai Rp75.000 hingga Rp250.000. Bayarlah dan serahkan bukti pembayaran kepada petugas.
    9. Ada dua rangkap kuitansi yang kamu terima, yaitu satu rangkap untuk petugas, dan satu lagi dibawa saat mengambil berkas. Berkas biasanya bisa diambil 5-7 hari setelah pembayaran.
    10. Setelah waktu yang ditentukan, datang lagi ke kantor Samsat dengan membawa bukti pembayaran. Serahkan kuitansi kepada petugas, lalu tunggu sampai nama kamu dipanggil.
    11. Semua berkas kamu akan dikembalikan. Kamu akan diarahkan menuju loket fiskal untuk membayar nominal Rp 10.000 dan mendapat tanda terima.
    12. Proses pencabutan berkas selesai.
    13. Datang ke bagian mutasi di kantor Samsat tujuan. Lakukan cek fisik untuk melegalisir semua berkas dari kantor Samsat sebelumnya. Serahkan berkas kepada petugas dan tunggu nama kamu dipanggil.
    14. Bawa berkas dari petugas dan fotokopi hasil cek fisik serta kuitansi yang telah dilegalisir.
    15. Serahkan berkas ke loket berkas mutasi, termasuk BPKB asli. Jika dinyatakan lengkap, BPKB asli dan bukti pembayaran STNK akan dikembalikan.
    16. Datang lagi ke Samsat pada hari yang ditentukan (1-2 hari) dengan membawa bukti pembayaran STNK. Serahkan bukti pembayaran kepada petugas dan nama kamu akan dipanggil.
    17. Lakukan pembayaran biaya penerbitan STNK baru. Kamu akan menerima STNK baru atas nama pemilik baru.

    2. Balik Nama BPKB Kendaraan

    Setelah menerima STNK dengan identitas baru, detikers bisa melakukan balik nama BPKB di Ditlantas Polda setempat.

    Syarat Balik Nama BPKB

    • STNK dengan identitas baru yang telah dibalik nama (asli dan fotokopi)
    • KTP pemilik kendaraan yang baru (asli dan fotokopi)
    • BPKB asli (asli dan fotokopi)
    • Hasil pengesahan cek fisik
    • Kuitansi pembelian kendaraan (asli dan fotokopi)

    Langkah-langkah

    1. Kunjungi Ditlantas Polda setempat untuk melakukan balik nama BPKB.
    2. Serahkan semua berkas persyaratan di atas kepada petugas loket.
    3. Isilah formulir penerbitan BPKB baru. Petugas akan mengecek kelengkapan semua berkas.
    4. Jika telah lengkap, petugas akan memberikan tanda pembayaran sebesar Rp 80.000.
    5. Bayarlah melalui ATM.
    6. Kembali antre di loket balik nama untuk menyerahkan berkas dan tanda lunas pembayaran dari bank.
    7. Kamu akan menerima tanda terima pengambilan BPKB sesuai tanggal yang ditentukan.
    8. Datanglah kembali ke Ditlantas Polda untuk mengambil BPKB dengan identitas baru. Jangan lupa membawa tanda terima BPKB dan fotokopi KTP.

    Itulah tadi cara memperpanjang masa berlaku STNK kendaraan tanpa memerlukan KTP pemilik lama. Dengan penjelasan ini, semoga detikers tak lagi bingung terkait panjang dan perpanjangan STNK.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kapan Oli Mesin Mobil Hybrid Harus Diganti?



    Jakarta

    Sama seperti mobil konvensional, mobil hybrid juga masih memerlukan penggantian oli mesin. Oli mesin mobil hybrid tentunya juga wajib diganti secara berkala, apalagi jika mobil selalu digunakan setiap hari dengan jarak tempuh panjang dan kondisi macet-macetan.

    “Walaupun kendaraan elektrifikasi, mobil hybrid Toyota tetap membutuhkan perawatan berkala, di antaranya komponen hybrid seperti ECU, baterai, serta motor listrik. Tidak kalah penting adalah mesin bensin yang tetap diandalkan. Karenanya, AutoFamily wajib merawat mesin mobil hybrid secara berkala, khususnya mengganti oli mesin,” terang Yagimin, Chief Marketing Auto2000, dalam keterangannya, Senin (28/10/2024).

    Dampak Buruk Tidak Ganti Oli Mesin


    Seiring bekerjanya mesin hybrid, struktur senyawa kimia oli mesin pasti berubah dan kemampuannya dalam menjalankan tugas menurun. Karena tidak bisa bekerja secara optimal dalam melindungi komponen mesin, gesekan akan meningkat dan meninggalkan banyak kotoran alias residu.

    Kotoran akan menghambat kinerja mesin dan komponen di dalamnya rusak. Residu berlebihan turut mempengaruhi pompa dan filter oli mesin bahkan mampat. Fungsi oli lainnya seperti membantu melepaskan panas mesin ikut berkurang dan membuat kerja radiator semakin berat.

    Toyota Yaris Cross HybridToyota Yaris Cross Hybrid Foto: Toyota Astra Motor

    Sebaiknya tak membiarkan oli mesin tidak diganti meskipun mobil jarang dipakai. Seiring waktu, senyawa kimia di dalam oli mesin akan mengalami perubahan akibat proses oksidasi. Kandungan air akibat oksidasi pada oli mesin akan meningkat hingga mencapai level yang berbahaya jika didiamkan.

    Begitu mesin dinyalakan, kontaminasi air akan merusak formula oli dan kemampuannya turun. Alhasil, mesin mobil bermasalah akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin. Ruang mesin juga punya potensi timbul karat yang akan merambat ke berbagai komponen mesin hybrid.

    Maka dari itu, walaupun mesin bensin di mobil hybrid Toyota jarang beroperasi karena efisiensi baterai dan motor listrik semakin tinggi, tetap membutuhkan ganti oli mesin setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

    Tips Ganti Oli Mesin Hybrid Toyota

    Pelajari dengan cermat jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil hybrid di buku manual kendaraan. Diskusikan dengan service advisor bengkel Auto2000 untuk mendapatkan oli yang sesuai kebutuhan mesin mobil.

    Cek indeks kekentalan atau viskositas cairan yang ada pada oli mesin. Biasanya terdapat kode spesifikasi oli pada mesin mobil yang tertulis 0W-20, 0W-40, 10W-40, 20W-50 dan lain sebagainya. Sesuaikan dengan kebutuhan mesin hybrid Toyota supaya oli memberi perlindungan optimal dalam kondisi sangat ekstrem sekalipun.

    Kualitas oli mesin sudah diklasifikasikan berdasarkan jenis, masa pakai, teknologi, dan parameter lainnya. API (American Petroleum Institute) adalah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin. Pakai oli mesin dengan API service sesuai kebutuhan mesin agar daya tahannya terjaga.

    Manfaatkan oli sintetis dengan formula aditif yang diracik sesuai dengan kebutuhan mesin hybrid. Formulanya dibuat agar memiliki kadar penguapan yang rendah, tahan gesekan supaya dapat melumasi komponen dengan baik, tahan oksidasi untuk mencegah karat, dan punya daya pembersih tinggi.

    Silakan gunakan Toyota Motor Oil (TMO) yang telah disesuaikan dengan karakter dan spesifikasi dapur pacu mobil hybrid Toyota dan kondisi iklim tropis Indonesia karena membutuhkan spesifikasi oli yang spesial.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Peran Air Wiper Sepele tapi Penting



    Jakarta

    Toyota Avanza yang ditumpangi kru TvOne ringsek diseruduk truk boks di Tol Pemalang-Batang KM 315+900, kemarin pagi. Satu sopir dan dua penumpang mobil Avanza berlogo TvOne itu tewas.

    Menurut salah satu korban luka, Felicia, mobil yang dia tumpangi itu sedang menempuh perjalanan dari Jakarta hendak menuju Lamongan, Jawa Timur. Di tengah perjalanan, sopir memutuskan berhenti di bahu jalan untuk membersihkan kaca depan yang buram.

    “Emang berhenti di bahu jalan, karena mau ngelap kacanya, kacanya itu buram, berdebu, dan air di wipernya nggak nyala, jadi harus manual (membersihkannya). Pas berhenti, pas sopirnya lagi nyiram nyiram, udah kejadian itu (tertabrak truk boks),” ujar Felicia dikutip detikJateng.


    Saat kejadian, Felicia mengaku mobil yang ditumpanginya itu tiba-tiba terdorong begitu hebat.

    “Aku nggak tahu awalnya itu (tertabrak) truk, aku baru tahu pas keluar. Iya aku di dalam (mobil), (duduk) di depan, di samping sopir,” imbuh dia.

    Belajar dari kecelakaan maut ini, pengemudi atau pemilik mobil tidak boleh menyepelekan peran penting air wiper. Air wiper pada mobil berfungsi untuk membersihkan kaca depan. Kaca depan yang jernih dan bersih dari kotoran atau debu berperan penting agar visibilitas pengemudi tetap terjaga.

    Dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, fungsi dari air wiper yaitu menjadi alat pembersih kaca depan maupun belakang mobil agar pemandangan pengemudi jernih, tidak buram tertutup debu atau kotoran yang menempel.Sebuah kaca tanpa air wiper akan rentan kusam dan buram karena debu maupun kotoran, yang dapat menyebabkan visibilitas pengemudi terganggu hingga berakibat fatal.

    Menurut Suzuki Indonesia, ada beberapa penyebab air wiper pada mobil tidak aktif. Bisa jadi ada debu atau kotoran yang menumpuk, karenanya penting untuk mengecek dan membersihkan air wiper serta komponennya mulai dari selang, tangki, hingga motor, untuk menghindari penumpukan debu maupun kotoran.

    Kemungkinan lain, air pada tabung reservoir habis. Makanya, sebelum melakukan perjalanan pengemudi diminta untuk mengecek semua kondisi mobil terutama air wiper.

    Penyebab air wiper mobil macet juga bisa dipicu oleh kondisi motor yang telah aus atau mati, sehingga air pada wiper pun tidak akan keluar.Atau, bisa jadi selang wiper bermasalah. Selang bisa terlepas dari tempatnya, memiliki endapan kotoran, hingga mengalami kebocoran.

    Selain itu, penyebab air wiper mati bisa karena sistem kelistrikan mobil bermasalah. Motor penggerak jadi komponen wiper yang terdampak, sebab tidak bisa memompa air ketika suplai arus listriknya kecil dan tidak cukup.

    Selanjutnya, wiper juga bisa macet akibat switch wiper atau tombol operasi wiper pada kemudi mengalami kerusakan.Switch wiper dapat rusak karena tegangan listrik yang diterima terlalu tinggi atau terlalu rendah. Selain itu, kerusakan juga bisa terjadi karena korsleting pada mobil.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Dengan Perawatan Ini, Mencuci Mobil Tak Perlu Sampo Lagi



    Jakarta

    Mencuci adalah perawatan paling sederhana yang bisa dilakukan pemilik mobil di rumah. Dalam prakteknya, mencuci mobil biasanya dilakukan dengan menggunakan sampo khusus cuci mobil. Tapi tahukah Anda, ada treatment khusus yang bisa diterapkan di mobil kendaraan Anda, sehingga tidak perlu lagi menggunakan sampo ketika mencuci mobil.

    Treatment yang dimaksud yakni melapisi bodi mobil dengan nano ceramic. Seperti dijelaskan Scuto Indonesia dalam keterangan resminya, salah satu kelebihan perlindungan nano ceramic adalah kemudahan dalam merawat mobil.


    Mobil listrik bisa tampil lebih kece dengan nano ceramic coatingIlustrasi treatment nano ceramic coating Foto: Dok. Scuto Indonesia

    “Salah satu nilai plus kendaraan yang sudah diberi perlindungan oleh nano ceramic yakni kemudahan merawat mobil. Sebab mobil dapat dicuci secara berkala dengan mudah dan tanpa pantangan, bahkan tanpa sampo mobil sekalipun bodi mobil dapat kembali bersih,” ungkap CEO Scuto Indonesia, Sugiarto.

    Sugiarto menambahkan, lapisan nano ceramic bisa memproteksi atau melindungi pori-pori cat. “Sehingga baik noda jamur ataupun kotoran tak bisa menempel pada pori-pori tersebut,” tambah dia.

    Supaya hasil ‘laminasi mobil’ yang sudah dilakukan teknisi jadi lebih maksimal, dalam durasi 2×24 jam setelah mobil di-treatment nano ceramic, sebaiknya tidak dicuci dengan sampo. Selanjutnya, setelah hari ketiga, mobil harus dicuci dengan sampo.

    “Untuk seterusnya pencucian mobil bisa menggunakan sampo atau cukup bilas dengan air bersih pada area yang kotor,” ungkap Sugiarto. Scuto Indonesia sendiri mempunyai program bagi konsumen yang membeli Nano Ceramic Coating Gold V3 dan Rust Protection, bisa mendapatkan benefit menjadi Paket Coating Nano Platinum, sekaligus bisa menghemat biaya sekitar Rp 1,5 juta. Program ini berlaku mulai 1 Oktober 2024 hingga 30 November 2024.

    “Dan tahun ini menjadi tahun ke-5 Scuto sukses mendapatkan kembali penghargaan Superbrands 2024. Selama lima tahun berturut-turut sejak 2020 silam, Scuto Indonesia meraih predikat Superbrands dalam kategori Car Salon,” tukas Sugiarto.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Sopir Truk Penabrak Mobil TvOne Microsleep, Kenali Jam-jam Rawan Berkendara



    Jakarta

    Mobil yang ditumpangi kru TvOne ditabrak truk boks di Tol Pemalang-Batang KM 315+900, kemarin pagi. Akibat kecelakaan ini, tiga orang meninggal dunia.

    Menurut salah satu korban luka, Felicia, mobil yang dia tumpangi itu sedang menempuh perjalanan dari Jakarta hendak menuju Lamongan, Jawa Timur. Di tengah perjalanan, sopir memutuskan berhenti di bahu jalan untuk membersihkan kaca depan yang buram. Nahas, saat berhenti di bahu jalan, mobil kru TvOne itu ditabrak truk dari belakang.

    “Emang berhenti di bahu jalan, karena mau ngelap kacanya, kacanya itu buram, berdebu, dan air di wipernya nggak nyala, jadi harus manual (membersihkannya). Pas berhenti, pas sopirnya lagi nyiram nyiram, udah kejadian itu (tertabrak truk boks),” ujar Felicia dikutip detikJateng.


    Belakangan diketahui, sopir truk itu mengalami microsleep. Pengakuan menghindari kendaraan oleng di depannya rupanya bohong. Dirlantas Polda Jateng Kombes Sonny Irawan menjelaskan, tersangka tertidur sesaat ketika mengemudi, kemudian laju truknya oleng ke kiri.

    “Berdasarkan pengakuan awal dari J, yang bersangkutan akan menghindari kendaraan di depannya,” ujar Sonny.

    “Kemudian setelah dilakukan pendalaman ternyata yang bersangkutan saat di BAP (Berkas Acara Pemeriksaan) mengaku kehilangan konsentrasi, mengalami ngantuk atau microsleep sesaat kemudian oleng ke kiri sehingga menabrak kendaraan TvOne yang sedang berhenti di bahu jalan,” imbuhnya.

    Menurut instruktur safety driving di Rifat Drive Labs (RDL) dan Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) Erreza Hardian, memang saat kaca mobil kotor ada pemicu bahaya blindspot. Maka wajar saja pengemudi mobil kru TvOne memutuskan untuk berhenti dan membersihkan kaca secara manual.

    “Ini keadaan darurat jadi benar bisa henti di bahu jalan buat kendaraan tim TvOne, karena peruntukannya untuk itu. Ada hazard lain yang perlu menjadi perhatian yaitu ketika jalur tol itu di sekitar areal sawah atau ladang, ternyata akan banyak binatang yang bisa membuat kotor kaca dan lampu mobil justru menjadi penarik perhatian serangga itu. Akan ada kaca kotor dan perlu dibersihkan,” kata Reza kepada detikOto, Jumat (1/11/2024).

    Reza menegaskan, pengemudi mesti paham jam-jam rawan yang perlu diwaspadai. Menurut Reza, jam-jam rawan itu mulai dari subuh pukul 05.00 pagi sampai dengan 07.00 pagi.

    “Bahaya jam rawan yaitu subuh dan jam 5-7 pagi, itu pengemudi truk patut diduga berkurang kewaspadaannya,,” katanya.

    Berdasarkan siklus sirkadian, tingkat kewaspadaan seseorang pada jam-jam tersebut sedang dalam kondisi rendah. Apalagi di jam-jam yang harusnya dipakai untuk istirahat justru dimanfaatkan untuk berkendara. Maka dari itu, jika sudah terasa mengantuk seharusnya pengemudi segera mencari tempat istirahat terdekat sehingga tidak membahayakan pengendara lain.

    “Siklus tubuh sirkadian yang mengatur siklus tubuh manusia, efeknya adalah ke tingkat kewaspadaan, ternyata jam 5-7 pagi itu tingkat kewaspadaan manusia sedang dalam kondisi rendah-rendahnya, apalagi di jam tidur sebelumnya dipakai untuk mengemudi atau bekerja,” jelas Reza.

    “Karena ada bahaya penurunan tingkat kewaspadaan semua pengguna jalan khususnya di tol, maka antisipasi dengan sebaiknya tidak henti di bahu jalan lagi, tapi di rest area. Atau antisipasi dengan prosedur keadaan darurat yaitu hazard lampu dan pasang segitiga pengaman sejauh mungkin dari titik henti (minimal tiga kali panjang mobil kita) dan juga seluruh penumpang berada di dalam kendaraan dengan safety belt atau malah jika memungkinkan keluar dari areal jalan sejauh mungkin,” sarannya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • 5 Tips Agar Kabin Mobil Tidak Panas saat Parkir di Tempat Terbuka


    Jakarta

    Salah satu alasan kenapa banyak pemilik mobil yang enggan parkir di tempat terbuka karena menyebabkan suhu kabin terasa panas. Apalagi jika cuaca sedang terik, rasanya seperti ‘sauna’ di dalam mobil.

    Memang, suhu kabin yang panas bisa dihilangkan dengan menyalakan AC. Namun tetap saja suhu panas tak langsung hilang dengan cepat dan kamu bisa merasa gerah selama berkendara.

    Jika terpaksa memarkir mobil di tempat terbuka, ada sejumlah tips agar kabin mobil tidak panas. Apa saja tipsnya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Tips Kabin Mobil Tidak Panas saat Parkir

    Suhu kabin mobil yang sejuk akan membuat pengendara dan penumpang merasa nyaman selama di perjalanan. Namun jika suhu kabin panas, tentu akan merasa gerah sehingga mengganggu kenyamanan berkendara.

    Bagi detikers yang terbiasa memarkir mobil di tempat terbuka, ada beberapa tips agar kabin mobil tidak panas. Mengutip lama Hyundai Indonesia, berikut sejumlah tipsnya:

    1. Menggunakan Kaca Film

    Cara pertama adalah menggunakan kaca film yang memiliki kualitas baik, sehingga dapat membantu mengurangi sengatan matahari yang bisa masuk ke dalam kabin mobil.

    Kaca film berfungsi untuk menangkal intensitas cahaya dan suhu panas matahari yang masuk ke kabin. Cara ini cukup efektif agar penumpang maupun pengendara tidak merasa kepanasan di siang hari.

    2. Tutup Sunroof

    Beberapa jenis mobil memiliki sunroof atau panoramic sunroof. Saat di siang hari, cahaya matahari bisa masuk lewat sunroof sehingga membuat kabin mobil terasa panas.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa menutup bagian visor dari sunroof sehingga tidak ada lagi cahaya matahari yang masuk ke kabin.

    3. Pasang Sun Shield

    Cara berikutnya adalah memasang sun shield atau penghalang matahari. Sun shield umumnya dipasang di kaca depan untuk meminimalisir cahaya dan suhu panas matahari masuk ke dalam kabin.

    Aksesoris ini bisa dibeli di toko-toko maupun lewat online. Harganya cukup beragam, tergantung dari ukuran dan model sun shield-nya.

    4. Buka Sedikit Kaca Mobil

    Apabila mobil diparkir di tempat terbuka, kamu bisa membuka sedikit kaca mobil agar kabin memiliki ventilasi udara, sehingga kabin tidak terasa pengap dan panas.

    Kalau mobil detikers memiliki talang air atau door visor, kamu bisa membuka kaca sedikit lebih lebar tapi jangan sampai melewati batas visor.

    Oh ya, pastikan kamu memarkir mobil di tempat yang aman. Sebab, kaca yang dibuka walau hanya sedikit tetap berisiko menjadi sasaran empuk maling.

    5. Menggunakan Cover Mobil

    Tips yang terakhir agar kabin mobil tidak panas saat diparkir adalah dengan menggunakan cover mobil. Penggunaan cover mobil dinilai lebih ampuh daripada memasang sun shield untuk mencegah panas dan cahaya matahari masuk ke kabin.

    Selain melindungi dari panas matahari, memasang cover mobil juga dapat melindungi kendaraanmu saat turun hujan sehingga tidak basah. Meski begitu, harga cover mobil jauh lebih mahal daripada sun shield.

    Demikian lima tips agar kabin mobil tidak panas saat diparkir di tempat terbuka. Semoga tips ini dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com