Blog

  • 7 Cara Mudah Bedakan Oli Asli dan Palsu, Kenali Dampaknya!


    Jakarta

    Pengguna motor maupun mobil wajib berhati-hati saat membeli oli. Saat ini masih ditemukan peredaran oli palsu yang tentunya bisa merusak dan membahayakan kendaraan Anda.

    Untuk itu, detikers harus mengetahui cara membedakan oli asli dan palsu dengan beberapa cara yang akan kita bahas di bawah ini. Selain itu, kenali dampaknya pada kendaraan jika menggunakan oli palsu.

    Ciri-ciri Oli Palsu dan Asli

    Untuk bisa membedakan oli asli dan palsu, Anda harus mengetahui ciri-ciri keduanya. Dikutip dari situs Astra Otoshop dan Honda Cengkareng, berikut ini beberapa ciri-ciri oli palsu dan asli:


    1. Kemasan

    Saat membeli oli, detikers harus mengecek kemasannya. Dari segi fisik bagian luar, kemasan oli asli tampak berwarna tajam dan jelas, sedangkan oli palsu biasanya pudar dan kurang tajam.

    Pada bagian botol, oli asli biasanya didesain sekali pakai dengan menggunakan seal. Oli palsu biasanya sudah tidak bersegel, seal terlihat longgar, bahkan mungkin penyok.

    2. Kode Produksi

    Ciri-ciri oli palsu selanjutnya adalah tidak memiliki kode produksi. Sedangkan oli asli memiliki kode produksi yang tertera pada kemasan dan botolnya. Pada keduanya harus tertulis kode produksi yang sama.

    3. Pengamanan Ekstra

    Oli asli dilengkapi dengan pengamanan ekstra. Setiap merek bisa berbeda-beda. Contohnya adalah terdapat stiker hologram dengan barcode. Kode ini hanya bisa discan satu kali.

    4. Warna Oli

    Dari segi isinya, perbedaan yang bisa dilihat adalah pada warnanya. Oli asli biasanya berwarna kuning keemasan, tetapi ada juga yang biru atau merah. Sedangkan oli palsu biasanya berwarna lebih keruh, bahkan hitam.

    5. Kekentalan

    Selain warna, tingkat kekentalan oli juga bisa dicek. Oli umumnya merupakan cairan yang agak kental. Sementara oli palsu biasanya lebih cair dan keruh, sehingga kinerjanya kurang optimal.

    6. Bau

    Bau oli asli biasanya tidak menyengat, bahkan tidak berbau sama sekali. Tapi oli palsu memiliki bau menyengat dan terkesan aneh karena menggunakan campuran yang tidak wajar.

    7. Harga

    Terakhir, detikers jangan mudah tergiur dengan harga murah, karena bisa saja oli tersebut palsu. Penjual mungkin menjual dengan kedok diskon atau promo beli 1 gratis 1, dan sebagainya

    Dampak Oli Palsu Pada Kendaraan

    Cara membedakan oli asli dan palsu di atas penting diketahui karena oli palsu bisa berdampak buruk pada kendaraan. Berikut ini beberapa dampaknya:

    • Pelumasan tidak optimal: akibat dari kualitas oli yang buruk, proses pelumasan menjadi tidak optimal, sehingga gesekan akan lebih mudah terjadi.
    • Risiko mesin rusak: oli palsu yang digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan mesin macet dan rusak.
    • Mesin cepat panas: akibat pelumasan tidak optimal, mesin juga akan mudah panas jika menggunakan oli palsu.
    • Komponen cepat aus: karena gesekan yang semakin berat dan terjadi panas, maka komponen bisa cepat aus.
    • Biaya perbaikan tinggi: jangan sampai karena tergiur harga oli palsu yang murah, kendaraan justru rusak dan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih tinggi.

    Nah, detikers kini harus bisa membedakan antara oli asli dan palsu berdasarkan ciri-ciri di atas. Jika takut keliru, sebaiknya kalian membelinya di distributor atau bengkel resmi.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Saat Keuangan Menipis, Bisakah Ganti 2 Ban Mobil Terlebih Dulu?


    Jakarta

    Ban mobil yang sudah aus harus segera diganti demi keselamatan berkendara. Jika dibiarkan, daya cengkeram ban pada permukaan jalan semakin kecil sehingga kendaraan tidak bisa langsung berhenti saat mengerem. Akibatnya, risiko kecelakaan tidak dapat dihindari.

    Namun mobil memiliki empat ban. Jika langsung mengganti keempat ban akan mengeluarkan biaya besar. Lantas, apakah boleh mengganti dua ban terlebih dahulu atau perlu keempatnya segera?

    Bisakah Ganti 2 Ban Mobil Terlebih Dulu?

    Mengutip pemberitaan detikcom, ban mobil boleh diganti dua buah terlebih dahulu. Sisa ban dapat diganti kemudian. Dan penting diingat, posisi ban yang mesti diganti duluan adalah ban belakang, bukan ban depan.


    Penggantian ban harus yang di belakang terlebih dulu untuk menghindari terjadinya oversteer, yaitu situasi ban belakang kehilangan traksi atau selip, terutama saat berbelok di jalan yang basah yang membuat mobil lebih sulit dikendalikan.

    Oversteer dapat terjadi akibat setir yang diputar tiba-tiba ketika mobil memasuki belokan dengan kecepatan tinggi. Situasi ini bisa diperparah dengan kondisi ban yang gundul.

    Maka dari itu, ban baru perlu dipasang di posisi belakang terlebih dahulu supaya meminimalisasi gejala oversteer. Di sisi lain, diharapkan mempermudah pengemudi mengendalikan ketika terjadi selip.

    Namun penting juga memperhatikan tingkat keausan ban. Dilansir Auto2000, ban yang mengalami aus paling parah mesti diganti duluan.

    Ban depan cenderung lebih cepat aus dibanding posisi belakang karena menerima beban lebih besar saat mengerem dan mengarahkan kendaraan. Direkomendasikan mengganti ban terlebih dahulu, tetapi segera ganti juga ban belakang setelahnya untuk menghindari kondisi oversteer.

    Bisakah Hanya Ganti 1 Ban Saja?

    Dalam kondisi finansial sedang benar-benar terhambat, mengganti satu ban terlebih dulu tidak dilarang tetapi lebih disarankan mengganti dua ban sekaligus. Dengan syarat, ban lainnya mesti diganti menyusul dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama.

    Sebab hanya mengganti satu ban akan mempengaruhi grip kendaraan. Jika mengganti dua ban langsung maka tapaknya akan sama. Sementara jika satu saja maka tingkat keausan bannya sudah pasti berbeda. Pemasangan satu ban juga akan menyebabkan ketidaknyamanan selama berkendara.

    Karena itu, penggantian satu ban dan lainnya bisa diberikan jeda tetapi jangan terlalu lama rentang waktunya agar tidak memberikan tingkat keausan yang jauh berbeda di antara ban.

    Perlu digarisbawahi, idealnya adalah mengganti keempat ban sekaligus. Hal ini untuk memastikan seluruh ban punya umur dan performa yang sama. Dengan begitu, risiko bahaya yang mempengaruhi keselamatan berkendara dapat dihindari.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Suara Mesin Motor Matic Kasar? Begini 10 Caranya Biar Halus


    Jakarta

    Salah satu masalah pada kendaraan adalah mesin yang terdengar atau terasa kasar. Detikers yang merupakan pengguna motor matic mungkin juga pernah mengalami masalah ini.

    Ada sejumlah kemungkinan penyebab dari suara mesin motor matic yang kasar, misal oli yang menipis dan cara mengendarai yang salah. Di bawah ini akan kita ulas bagaimana cara menghaluskan suara mesin motor matic yang kasar.

    Cara Agar Suara Mesin Motor Matic Halus

    Selain mengganggu kenyamanan berkendara, mesin motor terdengar kasar juga mengindikasikan ada yang perlu diperbaiki. Berikut ini cara menghaluskan suara mesin motor, dilansir dari situs Suzuki dan Astra Otoshop:


    1. Ganti Oli Mesin

    Satu hal yang begitu penting bagi kendaraan adalah mengganti oli mesin secara teratur. Oli berfungsi untuk melumasi seluruh bagian agar tidak terjadi gesekan yang bisa membuat komponen cepat aus.

    Jika oli menipis atau kotor, maka suara mesin akan terdengar kasar karena terjadi gesekan berlebihan pada komponen motor. Maka gantilah oli secara berkala dan pilih yang khusus untuk motor matic.

    2. Kencangkan Baut yang Kendur

    Penyebab lain yang sering terjadi adalah adanya baut yang kendur. Hal ini membuat suara mesin motor kasar akibat getaran berlebih. Cobalah cek apakah ada baut yang kendur. Jika ada, maka kencangkan baut-baut tersebut.

    3. Ganti Roller

    Roller adalah bagian dari CVT (Continuously Variable Transmission) atau transmisi pada motor matic. Roller berfungsi memberikan tekanan pada pulley agar dapat bergerak.

    Semakin tua kendaraan, maka roller juga akan aus dan mengalami kerusakan. Ketika rusak, motor matic akan kehilangan tenaga. Coba cek bagian roller ini jika suaranya kasar. Jika sudah aus, maka sebaiknya ganti dengan yang baru.

    4. Ganti Belt dan Pulley

    Selain roller, ada juga belt dan pulley yang masih satu rangkaian. Detikers bisa mengecek belt dan pulley secara rutin pada sistem pemindah daya. Belt yang kendur atau pulley yang rusak bisa menimbulkan suara kasar dan perpindahan daya juga terpengaruh.

    5. Cek Plastik Slider

    Cek juga bagian plastik slider pada sistem CVT. Plastik slider bisa menyebabkan suara kasar jika kondisinya sudah aus atau rusak. Masalah plastik slider bisa diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

    6. Cek Kondisi Kampas Kopling

    Suara kasar juga bisa muncul karena masalah kampas kopling. Cek kampas kopling kalian untuk mengetahui apakah sudah aus. Jika sudah aus, maka akan menyebabkan gesekan yang tidak perlu dan menyebabkan suara kasar. Gantilah kampas kopling yang sudah aus.

    7. Mengendarai Motor dengan Benar

    Kebiasan menggunakan sepeda motor juga bisa membuat masalah. Jika detikers suka menggeber-geber motor, maka hal ini berisiko membuat motor cepat rusak. Salah satu tandanya adalah suara mesin yang menjadi kasar.

    8. Pakai BBM yang Tepat

    Kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) juga bisa berpengaruh pada performa motor matic. Kualitas BBM yang bagus juga membuat kinerja mesin bagus dan terdengar halus. Tetapi jika BBM kotor atau terkontaminasi zat lain, maka bisa membuat mesin cepat rusak.

    Pilihan tingkat oktan juga bisa mempengaruhi kinerja mesin. Pilihlah sesuai dengan rasio kompresi mesin motor.

    9. Cek Sistem Knalpot

    Suara kasar juga mungkin muncul karena sistem knalpot, maka lakukan pengecekan apakah ada bagian yang bocor atau rusak. Jika perlu, gantilah komponen yang rusak.

    10. Servis Berkala

    Jika motor tidak pernah diservis, maka wajar jika suara mesin terdengar kasar. Detikers harus melakukan servis berkala ke bengkel agar bisa dicek secara menyeluruh. Servis rutin ini termasuk membersihkan CVT, hingga membersihkan injektor.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Sederhana tapi Bikin Mobil Boros Bensin


    Jakarta

    Ada beberapa hal sederhana yang tak disadari bikin konsumsi BBM kamu boros. Simak penjelasannya berikut.

    Konsumsi bahan bakar mobil dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari cara berkendara hingga kondisi mobil itu sendiri dapat berkontribusi terhadap konsumsi bahan bakar. Kebanyakan hal-hal sederhana yang justru tak disadari oleh pengemudi. Mengutip laman Auto2000, berikut ini hal sederhana yang memicu mobil jadi boros bensin.

    Hal Sederhana yang Tak Disadari Bikin Mobil Boros Bensin

    1. Tekanan Angin Ban Kurang

    Kekurangan tekanan angin ban memang terlihat sederhana. Nyatanya, memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap konsumsi bahan bakar. Hal ini lantaran tapak ban yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan menjadi lebih besar dan mesin kerja lebih berat. Untuk menggerakan ban tersebut, maka tenaganya yang dibutuhkan juga lebih besar, dengan demikian konsumsi bakar jadi lebih banyak.


    2. Telat Ganti Oli

    Oli mobil diganti secara berkala. Namun ada kalanya pemilik kendaraan abai dan membiarkan oli mobil tak diganti walaupun masanya sudah lewat. Membiarkan oli mobil untuk terus bekerja membuat performanya jadi tak optimal. Alhasil, konsumsi bahan bakar jadi ikutan boros karena mesin kasar akibat pelumasan tidak maksimal. Untuk mencegah hal itu, pastikan kamu mengganti oli sesuai waktu yang ditentukan ya.

    3. Mengemudi Secara Agresif

    Perilaku berkendara juga memiliki pengaruh besar terhadap konsumsi bahan bakar. Kalau kamu mengemudi secara grasak-grusuk rupanya ini bisa bikin konsumsi bensin jadi lebih boros lho! Mengemudi secara grasak-grusuk maksudnya kamu kerap berakselerasi memacu mobil hingga rpm tinggi, selap-selip, dan tiba-tiba mengerem. Berkendara dengan cara seperti itu membuat mobil membutuhkan tenaga lebih besar dan ‘minum’ bahan bakar jadi lebih banyak. Kalau mau hemat, tentu harus menerapkan eco driving. Kemudikan lah mobil dengan santai, tak perlu terburu-buru karena selain bikin konsumsi BBM boros, risiko kecelakaan juga menanti.

    4. Menggunakan BBM Tak Sesuai Rekomendasi Pabrikan

    Pastikan mobil kamu ‘minum’ bahan bakar yang sesuai dengan anjuran pabrikan ya. Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengecek buku panduan manual. Pasalnya, penggunaan bahan bakar tak sesuai anjuran bisa membuat mobil lebih boros karena pembakarannya tidak sempurna. Tak cuma itu, penggunaan BBM yang tak sesuai rekomendasi juga bisa memicu kerusakan pada mesin di kemudian hari.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pulang ke Jakarta dari Semarang? Siapkan Saldo Tol Minimal Segini



    Jakarta

    Puncak arus balik libur Tahun Baru 2025 diprediksi akan terjadi pada Minggu (5/1/2025) ini. Bagi detikers yang berencana kembali dari Semarang ke Jakarta dengan mobil pribadi, pastikan kartu elektronik Anda memiliki saldo yang cukup untuk membayar biaya tol.

    Dilihat dari akun resmi Official Jasa Marga di Instagram, PT Jasa Marga (Persero) membagikan informasi tarif jalan tol Trans Jawa terbaru pada Desember 2024 lalu. Di mana, tarif yang mereka bagikan ini adalah tarif normal, alias tanpa ada diskon.

    Dari infografis yang diunggah, tarif tol untuk perjalanan Jakarta-Semarang atau sebaliknya melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Gerbang Tol (GT) Kalikangkung adalah Rp 440.000 untuk kendaraan Golongan I.


    [Gambas:Instagram]

    Rincian Tarif Tol Semarang-Jakarta

    Berikut rincian tarif tol yang harus disiapkan untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta menggunakan kendaraan Golongan I:

    Tol Batang-Semarang (Kalikangkung): Rp 111.500
    Tol Pejagan-Pemalang: Rp 66.000
    Tol Kanci-Pejagan: Rp 31.500
    Tol Pemalang-Batang: Rp 53.000
    Tol Palimanan-Kanci: Rp 13.500
    Tol Cikopo-Palimanan: Rp 132.000
    Tol Jakarta-Cikampek: Rp 27.000

    Struk tol dan bensin perjalanan Semarang-Jakarta dengan Nissan Serena e-POWERStruk tol dan bensin perjalanan Semarang-Jakarta dengan Nissan Serena e-POWER Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikcom

    Hasil Pengujian detikOto

    Tim detikOto sebelumnya telah melakukan uji perjalanan dari Kaliwungu, Semarang, lalu singgah ke Kota Cirebon, lalu berakhir di Jakarta Selatan. Berikut biaya yang dikeluarkan:

    GT Plumbon 1: Rp 256.000
    GT Cikampek Utama 2: Rp 162.000
    GT Halim: Rp 11.000

    Total biaya perjalanan tersebut adalah Rp 429.000. Namun biaya perjalanan bisa berbeda jika detikers memilih untuk masuk dan keluar dari gerbang tol lain.

    (mhg/rgr)





    Sumber : oto.detik.com

  • Hati-hati Menutup Tangki Bensin Nmax, Salah Posisi Bisa Macet



    Jakarta

    Ada salah satu masalah umum yang kerap dialami pengguna Yamaha Nmax. Masalah tersebut adalah tutup tangki bensin yang kerap mengalami macet. Masalah ini terjadi karena saat menutup tangki bensin tidak dilakukan secara presisi.

    Masalah tutup tangki macet ini juga dialami detikOto saat menggunakan Yamaha Nmax terbaru, varian Neo S. Setelah mengisi bensin di SPBU, karena tidak cermat ketika menutup tangki bensin, tutup tangki menjadi macet dan sulit dibuka menggunakan tangan kosong.


    Hati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macetHati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macet Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Pengguna Yamaha Nmax asal Bekasi, Sena Pratama, juga mengalami masalah yang serupa. “Beberapa kali mengalami masalah kayak gini, sampai tangan lecet-lecet cuma buat membuka tutup tangki,” ujar Sena.

    Jika tutup tangki Nmax sudah macet, maka butuh tenaga ekstra buat membukanya dan tangan berpotensi lecet karena tutup tangki bawaan Nmax memiliki ujung pemutar yang tajam.

    Kemudian jika tidak bisa membukanya dengan tangan kosong, maka harus menggunakan tang untuk mempermudahnya. Tentunya bakal menjadi repot jika pengguna Nmax tidak membawa tang di kotak toolkit-nya.

    Maka itu cukup banyak pengguna Yamaha Nmax yang memodifikasi tutup tangki bensin dengan menggantinya ke tutup tangki bensin motor lain. Salah satu part yang dipilih adalah tutup tangki Xmax. Jika dilihat dari desainnya, tutup tangki Xmax ini mirip seperti tutup tangki Nmax. Namun yang membedakan, tutup tangki Xmax ini terlihat lebih tebal, sehingga terlihat lebih elegan dan juga aman buat tangan. Di marketplace online, tutup tangki Xmax ini dibanderol sekitar Rp 100 ribuan.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bolehkah Ganti Tutup Tangki Bensin Nmax Pakai Punya Xmax?



    Jakarta

    Beberapa pengguna Yamaha Nmax mengganti tutup tangki bahan bakarnya dengan tutup tangki bahan bakar milik Yamaha Xmax. Hal itu dilakukan karena tutup tangki Nmax kerap macet akibat proses yang salah. Lantas apakah boleh mengganti tutup tangki bawaan Nmax dengan tutup tangki Xmax?

    Ada salah satu masalah umum yang kerap dialami pengguna Nmax. Masalah tersebut adalah tutup tangki bensin yang kerap mengalami macet. Masalah ini terjadi karena saat menutup tangki bensin tidak dilakukan secara presisi.

    Masalah ini juga dialami detikOto saat menggunakan Yamaha Nmax terbaru, varian Neo S. Setelah mengisi bensin di SPBU, karena tidak cermat ketika menutup tangki bensin, tutup tangki menjadi macet dan sulit dibuka menggunakan tangan kosong.


    Pengguna Yamaha Nmax asal Bekasi, Sena Pratama, juga mengalami masalah serupa. “Beberapa kali mengalami masalah gini, sampai tangan lecet-lecet cuma buat membuka tutup tangki,” ujar Sena.

    Technical & Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ferry Nurul Fajar mengatakan, pengguna Nmax harus memastikan antara pengait dan lubang tangki, posisinya pas agar tutup tangki tidak macet.

    “Model kenop gitu kalau clearance-nya terlalu kecil memang harus pas masangnya, geser sedikit, terus dipaksa (nutup) pasti (akan) keras (saat membukanya lagi),” ujar Ferry melalui pesan singkat kepada detikOto.

    Hati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macetHati-hati saat menutup tangki bensin Yamaha Nmax, salah posisi bisa macet Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Jika tutup tangki Nmax sudah macet, maka butuh tenaga ekstra buat membukanya dan tangan berpotensi lecet karena tutup tangki bawaan Nmax punya ujung pemutar yang lancip dan tajam.

    Kemudian jika tidak bisa membukanya dengan tangan kosong, maka harus menggunakan tang untuk mempermudahnya. Tentunya bakal menjadi repot kalau pengguna Nmax tidak membawa tang di kotak tool kit-nya.

    Maka itu cukup banyak pengguna Nmax yang memodifikasi tutup tangki bensin dengan menggantinya ke tutup tangki bensin motor lain. Salah satu yang dipilih adalah, tutup tangki Xmax. Jika dilihat dari desainnya, tutup tangki Xmax ini mirip seperti tutup tangki Nmax. Bedanya, dia lebih tebal, sehingga terlihat lebih elegan dan aman buat tangan.

    Tapi, memangnya boleh mengganti tutup tangki Nmax dengan tutup tangki Xmax? Ferry tidak menganjurkannya. Sebab tutup tangki Xmax tidak memiliki lubang ‘pernafasan’ (breather), jadi akan menimbulkan dampak.

    “Kalau (ganti ke tutup) Xmax tidak disarankan, karena nggak ada lubang breather-nya. (Jika dipaksa digunakan) tekanan di tangki naik, juga aliran bahan bakar nantinya bisa terhambat, nggak maksimal,” ungkap Ferry.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • 10 Tips Mencegah Mobil Overheat agar Mesin Tidak Cepat Rusak


    Jakarta

    Overheat pada mobil adalah kondisi saat mesin kendaraan sangat panas karena berbagai sebab. Jika tidak ditangani, komponen akan cepat rusak dan kinerja mobil akan menurun.

    Di bawah ini akan kita ulas 10 tips mencegah mobil overheat, mulai dari pengecekan komponen hingga mengubah kebiasaan menggunakan mobil.

    Cara Mencegah Mobil Overheat

    Dirangkum dari laman Wuling, Suzuki, dan Daihatsu, berikut ini 10 cara atau tips mencegah mobil overheat:


    1. Periksa Oli

    Oli adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan dalam perawatan mobil. Oli bertugas sebagai pelumas agar komponen-komponen tidak langsung bergesekan.

    Bila oli berfungsi baik, maka mesin akan lebih awet. Sebaliknya jika oli habis atau kotor, maka mesin tidak akan bekerja optimal. Oli mesin yang habis mengakibatkan komponen saling bergesekan, lekas panas, dan cepat aus.

    2. Kontrol Sistem Pendingin

    Mobil dilengkapi dengan sistem pendingin untuk mencegah mesin mudah panas. Untuk memastikan sistem ini bekerja, pemilik mobil harus rutin melakukan cek berjala. Saat mengecek, pastikan cairan pendingin berada di level yang benar dan tidak bocor.

    Perlu diingat, mesin mobil harus dalam kondisi dingin saat mengecek sistem pendingin. Jika mesin masih panas, cairan pendingin akan menyembur saat tutupnya dibuka.

    3. Pilih Radiator Coolant Berkualitas

    Detikers wajib memilih cairan radiator atau radiator coolant yang berkualitas untuk menjaga kinerja mesin mobil. Radiator coolant yang tidak berkualitas bisa menyebabkan korosi dan pembekuan di dalam sistem pendinginan.

    4. Kontrol Selang dan Tutup Radiator

    Bagian radiator yang juga perlu diperiksa adalah selang dan tutup radiator mobil. Bagian selang seharusnya lentur saat ditekan. Jika selang sudah mengeras, sebaiknya segera diganti.

    Serupa dengan selang, bagian tutup radiator yang terbuat dari karet seharusnya tidak keras. Jika karet tutup radiator mengeras, air pendingin mesin tidak bisa keluar radiator lewat reservoir. Pemilik kendaraan bisa segera mengganti atau menanyakan solusinya pada teknisi yang kompeten.

    5. Kontrol Upper dan Lower Tank

    Kontrol juga bagian upper tank dan lower tank, terutama jika terbuat dari plastik. Posisi tank ini berdekatan dengan mesin yang panas, terutama upper tank. Kondisi ini sering menyebabkan tank retak dan air radiator menjadi bocor.

    6. Pastikan Kipas Pendingin Bekerja Optimal

    Kipas radiator berfungsi sebagai pendingin radiator. Jika kipas masih bagus, maka proses pendinginan akan berjalan optimal. Tetapi bila sudah tidak berputar dengan baik atau terdapat gejala kerusakan, mesin berisiko mudah panas.

    7. Cek Kondisi Fan Belt Water Pump

    Fan belt atau v-belt water pump berfungsi untuk memutar water pump pada mobil, agar cairan bersirkulasi dengan baik. Jika kondisinya sudah retak atau terdapat kerusakan, maka harus segera diganti.

    8. Cek Filter Kabin

    Cek kondisi filter kabin agar evaporator tidak mudah kotor dan gagal membuat dingin udara kabin. Jika terdapat kotoran pada kondensor di depan ruang mesin, maka segera bersihkan karena bisa menghambat pelepasan panas freon.

    9. Pilih Tempat Parkir yang Teduh

    Cuaca yang sangat panas juga berisiko membuat mobil mudah overheat. Saat parkir, usahakan untuk memarkir mobil di tempat yang teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari secara langsung.

    10. Hindari Ngebut dan Bawa Beban Berlebih

    Hindari mengemudi mobil dengan kecepatan terlalu tinggi, terutama saat cuaca sangat panas. Hal ini bisa meningkatkan suhu mesin dengan cepat. Begitu pula dengan beban yang berlebih dapat menyebabkan mesin bekerja lebih keras dan cepat panas.

    Dengan penjelasan ini, usahakan detikers selalu melakukan 10 cara pencegahan agar mobil tidak overheat dan kinerja mesin tetap baik.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bukan Asal Pilih, Ini 5 Tips Beli Helm Sesuai Kebutuhan


    Jakarta

    Saat ini, ada banyak jenis dan merek helm yang dijual dengan harga bervariasi. Hal itu membuat sebagian orang merasa bingung ketika harus membeli helm baru karena terlalu banyak pilihan.

    Beberapa orang memilih helm murah karena tak punya banyak dana, tapi ada juga yang sengaja membeli helm yang harganya mahal. Sebab, semakin mahal harga suatu helm tentu memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.

    Namun, haruskah detikers membeli helm mahal yang harganya mencapai jutaan rupiah? Sebenarnya, kriteria paling mendasar saat membeli sebuah helm adalah sudah memenuhi SNI atau Standar Nasional Indonesia. Dengan begitu, helm tersebut sudah dijamin keamanannya.


    Selain itu, perhatikan juga beberapa hal lain sebelum membeli helm baru yang sesuai kebutuhan. Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.

    Tips Membeli Helm Sesuai Kebutuhan

    Sedang mencari helm baru tapi masih bingung? Agar tidak salah beli, simak beberapa tips membeli helm sesuai kebutuhan di bawah ini:

    1. Sesuaikan Jenis Helm

    Tips yang pertama adalah menyesuaikan jenis helm sesuai kebutuhan. Ada dua jenis helm yang umum di jual saat ini, yaitu helm full face dan half face.

    Mengutip laman Suzuki Indonesia, jika detikers hanya berkendara sepeda motor di dalam kota dengan kecepatan standar, maka helm half face bisa jadi pilihan terbaik.

    Namun, jika kamu sering melakukan perjalanan jauh ke luar kota atau sepeda motor kamu tipe sport dengan cc besar sehingga dapat melaju dalam kecepatan tinggi, maka helm full face menjadi pilihan paling tepat.

    2. Pilih Ukuran yang Pas

    Memilih helm tidak hanya soal desain, tapi juga harus mencari ukuran yang pas di kepala. Pada umumnya, helm yang dijual memiliki ukuran mulai dari S, M, L, hingga XL. Lantas, bagaimana cara menentukan ukuran helm yang tepat?

    Dilansir situs National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), helm dengan ukuran yang pas akan terasa sedikit ketat dengan tekanan yang merata di sekitar kepala. Namun, rasa tekanan itu tidak sampai menimbulkan rasa pusing.

    Selain itu, saat menggelengkan kepala maka helm seharusnya tidak akan bergerak. Pemilihan ukuran helm yang tepat dapat memberikan rasa aman saat berkendara dan mengurangi risiko cedera kepala saat terjadi kecelakaan.

    3. Cek Lagi Standarisasi Helm yang Dipilih

    Memang, saat ini seluruh helm yang dijual di Indonesia sudah berstandar SNI. Meski begitu, ada beberapa jenis helm yang mengantongi satu atau lebih standar internasional.

    Adapun sejumlah standar helm internasional yang diakui di dunia, mulai dari Snell, Sharp, ECE. dan DOT. Namun perlu diingat, dengan adanya standar internasional maka harga sebuah helm bisa lebih mahal karena sudah terjamin keamanannya.

    4. Pilih Visor yang Tepat

    Visor atau kaca pelindung pada helm memiliki peran penting dalam melindungi pengendara dari terpaan debu dan angin, sehingga tidak mengganggu kenyamanan berkendara. Secara umum visor terdiri dari dua jenis, yakni warna gelap dan transparan (bening).

    Dikutip situs Astra Honda Motor, jenis visor pada helm juga mempengaruhi jarak pandang saat berkendara di siang maupun malam hari. Visor gelap memang dapat melindungi pengendara dari cahaya matahari, tapi akan berbahaya jika digunakan saat malam hari karena pandangan jadi lebih gelap.

    Untuk itu, cobalah cari helm yang mengusung visor ganda, sehingga tersedia visor gelap dan transparan. So, kamu tetap aman dan nyaman saat berkendara di siang ataupun malam hari.

    5. Pilih Helm Sesuai Budget

    Tips yang terakhir adalah pilih helm sesuai budget. Seperti yang dijelaskan di atas, helm bagus tidak harus mahal karena yang terpenting sudah berstandar SNI.

    Dari pantauan detikOto di berbagai marketplace, ada banyak toko yang menjual helm half face dengan banderol mulai dari Rp 200 ribuan. Jika punya dana lebih, sebaiknya ambil helm dengan harga Rp 500 ribu ke atas agar mendapatkan kenyamanan dan keamanan ekstra.

    Untuk helm full face memang harganya sedikit lebih mahal daripada jenis half face, yakni mulai dari Rp 400 ribuan. Beberapa merek helm terkenal seperti SHOEI, KYT, atau AGV harganya bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

    Itu dia lima tips membeli helm baru sesuai kebutuhan. Semoga membantu detikers yang sedang mencari helm.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengetahui Cara Kerja Mesin 4 Tak dan Sejumlah Keunggulannya


    Jakarta

    Sepeda motor keluaran terbaru umumnya sudah mengusung teknologi mesin 4 tak. Mesin ini diklaim lebih efisien dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mesin 2 tak.

    Cara kerja mesin empat tak cukup kompleks, mulai dari masuknya campuran udara dan bahan bakar hingga proses pembuangan gas hasil pembakaran. Setiap langkah-langkahnya memiliki peran penting dalam kinerja mesin 4 tak.

    Lantas, seperti apa cara kerja mesin 4 tak yang dapat dipahami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Cara Kerja Mesin 4 Tak

    Dikutip laman Suzuki Indonesia, mesin empat tak mengikuti siklus kerja yang terdiri dari empat tahap utama, yakni intake, kompresi, pembakaran, dan exhaust. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Intake

    Langkah yang pertama adalah intake. Semua berawal ketika piston bergerak ke bawah saat klep masuk terbuka, sehingga memungkinkan campuran udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder.

    Lalu, udara yang telah masuk kemudian dicampur dengan bahan bakar melalui karburator atau injektor bahan bakar. Dengan intake yang efisien, mesin dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar dengan menggunakan jumlah bahan bakar yang lebih sedikit.

    2. Kompresi

    Setelah melalui tahap intake, piston bergerak ke atas dan memampatkan campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder. Proses kompresi ini dapat meningkatkan tekanan dan suhu campuran yang sangat penting untuk pembakaran yang efisien.

    Semakin tinggi kompresi maka semakin besar tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Lalu, kompresi yang baik juga dapat menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang.

    3. Pembakaran

    Tahap selanjutnya adalah pembakaran. Langkah ini dimulai saat busi menyala dan menyebabkan campuran udara serta bahan bakar terbakar secara cepat dan terkontrol.

    Energi yang dihasilkan dari pembakaran ini dapat mendorong piston ke bawah, lalu menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Pembakaran yang efisien sangat penting untuk mengoptimalkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

    4. Exhaust

    Setelah proses pembakaran selesai piston kembali bergerak ke atas dan mengeluarkan gas buang melalui katup buang yang terbuka. Proses ini memungkinkan pembuangan gas hasil pembakaran dari dalam silinder dan mempersiapkan mesin untuk siklus berikutnya.

    Penjelasan cara kerja di atas dikenal sebagai satu ‘putaran’ atau satu ‘siklus’ mesin 4 tak. Jadi, prosesnya akan terus berulang selama mesin beroperasi, menghasilkan daya dorong yang diperlukan untuk menggerakkan kendaraan dengan efisien dan cepat.

    Keunggulan Mesin 4 Tak

    Ada sejumlah keunggulan dari mesin 4 tak, sehingga mesin ini menjadi pilihan utama pada sepeda motor modern. Dikutip dari laman Astra Oto Shop, berikut beberapa keunggulannya:

    1. Ramah Lingkungan dan Irit Bahan Bakar

    Keunggulan yang pertama adalah ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Sebab, mesin 4 tak dirancang untuk menghasilkan gas emisi yang lebih bersih sehingga lebih ramah lingkungan. Lalu, mesin ini juga cenderung lebih irit dalam penggunaan bahan bakar.

    2. Kinerjanya Lebih Halus

    Mesin 4 tak dinilai memiliki putaran yang lebih rendah, sehingga bekerja lebih halus dan stabil. Dengan begitu, pengendara juga lebih nyaman saat berkendara.

    3. Tenaga Lebih Stabil

    Keunggulan lainnya adalah mesin 4 tak menghasilkan tenaga yang lebih stabil. Sebab, mesin ini menggunakan siklus empat langkah sehingga menghasilkan proses pembakaran menjadi lebih efisien.

    Demikian pembahasan tentang cara kerja mesin 4 tak serta beberapa keunggulannya. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com