Tag: pemain

  • Berharap Garcia Pulih, Szczesny Tak Ingin Main di El Clasico


    Barcelona

    Wojciech Szczesny berharap Joan Garcia bisa segera pulih dari cedera. Ia ingin Garcia bisa bermain di El Clasico hingga dirinya hanya perlu duduk di bangku cadangan.

    Wojciech Szczesny kembali menjadi kiper utama Barcelona usai Joan Garcia absen akibat cedera lutut. Kiper asal Polandia ini tampil di tiga laga terakhir Barcelona.

    Pemain 35 tahun ini tampaknya masih akan berdiri di bawah mistar Barcelona selepas jeda internasional. Hal ini karena cedera Garcia cukup parah.


    Garcia diperkirakan harus absen 4-6 Minggu. Kondisi ini Szczesny besar kemungkinan bakal diandalkan di laga-laga krusial di bulan Oktober termasuk laga El Clasico.

    El Clasico bakal digelar pada 26 Oktober. Pada laga tersebut Blaugrana bakal bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

    Ketika banyak pemain mendambakan kesempatan bermain di El Clasico, Szczesny justru menginginkan tak tampil laga ini. Ia berharap Garcia cepat pulih hingga bisa kembali mengawal gawang Barcelona.

    Szczesny mengharapkan hal tersebut karena tahu Garcia punya kemampuan yang luar biasa. Ia selalu mendukung kiper asal Spanyol ini untuk terus berkembang.

    Mantan kiper Arsenal ini tampaknya mawas diri penampilannya mulai menurun termakan usia. Performanya tak telalu baik di tiga laga terakhir bersama Barcelona saat menggantikan Garcia. Barca dua kali kalah yaitu 1-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, dan 1-4 dari Sevilla di LaLiga saat Szczesny jadi penjaga gawang.

    “Saya harap mereka tidak membutuhkan saya karena saya berharap Joan dapat pulih secepat mungkin dari cederanya. Saya tahu apa peran saya musim ini dan bagi saya, kesuksesan terbesar saya adalah Joan Garcia menjalani musim yang hebat dan sukses,” ujar Szczesney dikutip dari Football Espana.

    “Dari pihak saya, tidak ada persaingan, tidak ada rivalitas di antara kami. Saya hanya berusaha mendukungnya sebaik mungkin, tetapi saya harap dia akan kembali secepatnya. Bukan berarti saya malas dan tidak ingin bermain. Saya suka bertanding, tetapi saya hanya berharap dia segera pulih,” jelasnya.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe Bantah Ada Konflik sama Vinicius


    Madrid

    Selama ini Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dispekulasikan tidak terlalu akur. Mbappe justru menegaskan, hubungan dirinya dengan Vini justru kian erat.

    Spekulasi tersebut langsung muncul setelah Mbappe bergabung Real Madrid pada musim panas 2024. Superstar sepakbola Prancis itu bermain di posisi yang sama dengan Vinicius, sekalipun akhirnya diplot sebagai penyerang tengah.


    Pada prosesnya, Mbappe tampil sensasional untuk Los Blancos dengan torehan 44 gol di musim pertamanya. Mbappe lebih bersinar daripada Vinicius Junior meski menciptakan 22 gol dan 19 assist. Tak bisa dipungkiri, Vinicius kini bukan jadi pusat permainan El Real seperti musim-musim sebelumnya, dan hal itu disebut-sebut tidak membuat si pemain senang.

    Bagaimanapun, Kylian Mbappe membantah semua spekulasi tersebut. Mbappe menuding media telah membuat-buat rumor tersebut.

    “Dua pemain terkenal di tim yang sama… itu kan menjual banyak sekali koran. Menjual sangat banyak,” ceplos dia kepada Universo Valdano, diwartakan AS. “Faktanya, aku punya hubungan yang sangat baik dengan Vinicius.”

    “Bahkan jauh lebih baik lagi pada musim ini, karena kami jauh lebih mengenal satu sama lain. Dia itu seorang pemain hebat, dan sebagai seseorang, sangat baik,” sambung mantan bintang AS Monaco dan Paris Saint-Germain ini.

    “Kami tahu orang-orang akan membicarakan tentang kami untuk semua hal, tapi toh kami punya tujuan yang sama: membantu Real Madrid dan memenangi titel-titel juara. Dan kupikir jika kami menginginkan untuk memenangi trofi-trofi itu, kami harus berada di dalam performa terbaik kami dan membantu seluruh tim,” lugas Kylian Mbappe.

    (rin/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Soal Lewati Rekor Gol CR7 di Madrid, Mbappe Bilang Begini


    Madrid

    Kylian Mbappe punya potensi untuk jadi top scorer sepanjang masa Real Madrid. Tapi bagi Mbappe, Cristiano Ronaldo tetap yang terbaik di klub itu.

    Mbappe sudah dua musim memperkuat Madrid dengan total 58 gol, rinciannya 44 gol di musim debutnya dan berlanjut 14 gol di tiga bulan musim ini berjalan.

    Itu artinya Mbappe bikin sekitar lima gol per bulan dan jika mampu diteruskan hingga akhir musim, maka dia bisa melebihi catatan 50 gol semusim.


    Ronaldo sendiri pernah dua kali bikin 60 gol di musim 2011/2012 dan 2014/2015. Itulah mengapa Ronaldo jadi top scorer sepanjang masa klub dengan 450 gol dari 438 laga.

    Melihat ketajaman Mbappe saat ini, bukan tak mungkin catatan gol Ronaldo itu akan dilewati dalam 9-10 musim ke depan. Tapi, pemain asal Prancis itu menyebut Ronaldo masih yang terbaik di Madrid dan belum berpikir memecahkan rekor tersebut.

    “Cristiano selalu jadi panutan buat saya. Saya beruntung bisa ngobrol dengannya, dia memberikan saya saran, dia membantu saya. Saya rasa dia masih nomor satu di Madrid. Dia adalah contoh untuk semua pemain Real Madrid, karena sudah memberikan banyak hal untuk klub,” ujar Mbappe di ESPN.

    “Fans memang masih mengidolai Cristiano. Tapi saya punya jalan sendiri.”

    (mrp/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lewandowski Menanti Nasib di Barcelona


    Barcelona

    Bomber Barcelona Robert Lewandowski memasuki tahun terakhir di kontraknya. Agen Lewandowski, Pini Zahavi, mengungkapkan Barca belum memutuskan nasib kliennya.

    Superstar sepakbola Polandia itu menjadi salah satu pemain kunci Barca sejak bergabung pada musim panas 2022. Sebanyak 105 gol diceploskan Lewandowski dalam 156 penampilan.

    Ketajaman Lewandowski turut mengantarkan Barcelona meraih dua trofi LaLiga, satu Copa del Rey, dan dua Piala Super Spanyol. Kendati demikian, Barca belakangan ini santer dikabarkan tidak tertarik memperpanjang kontrak pemain terbaik FIFA dua kali tersebut.


    Meski Lewandowski masih produktif, Barca membutuhkan ujung tombak yang lebih gesit, lebih cepat, dan lebih agresif lagi. Sesuatu yang agak sulit ditawarkan Lewandowski mengingat usianya sudah mencapai 37 tahun.

    Di tengah ketidakpastian masa depannya itu, Robert Lewandowski dibidik sejumlah klub Arab Saudi. Zahavi mengatakan, pihaknya menantikan keputusan Barca dalam waktu dekat dan memastikan kliennya belum menerima tawaran dari Timur Tengah.

    “Kontrak Lewandowski dengan Barcelona habis pada musim panas 2026, dan tidak ada keputusan terkait hal itu untuk sekarang. Kami harus wait and see apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Zahavi kepada 365scores, yang dikutip Mundo Deportivo.

    “Belum ada yang resmi terkait negosiasi dengan klub-klub Saudi. Tidak ada tawaran apapun untuk sekarang,” lugas dia.

    Robert Lewandowski sudah membukukan empat gol untuk Barcelona dalam sembilan pertandingan di 2025/26. Namun, mantan penggawa Borussia Dortmund dan Bayern Munich itu baru empat kali jadi starter, bergantian dengan Ferran Torres.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rashford Salahkan MU atas Inkonsistensinya


    London

    Marcus Rashford sedang mencari konsistensi setelah menanjak bersama Barcelona. Rashford tampak menyalahkan Manchester United atas inkonsistensinya selama ini.

    Pemain internasional Inggris itu tampil impresif di awal masa peminjamannya di Barcelona. Sebanyak tiga gol dan lima assist disumbangkan Rashford dalam 10 pertandingan di seluruh kompetisi.

    Meski berstatus sebagai pelapis, Rashford belakangan mulai konsisten. Torehannya itu diciptakan Rashford dalam delapan penampilan terakhirnya, di mana dia cuma sekali absen mencetak gol atau assist di dalam kemenangan Barca atas Getafe 3-0, September silam.


    Marcus Rashford akan berharap momentum tersebut akan terjaga seterusnya. Konsistensi memang jadi tantangan besar bagi lulusan akademi sepakbola MU itu sejak berkarier sebagai pesepakbola profesional.

    Di MU, Rashford semula digadang-gadang akan jadi bintang masa depan. Akan tetapi, selama sekitar 10 musim berkostum MU, Rashford cuma tiga kali mengemas setidaknya 20 gol per musim. Sedangkan musim terbaik Rashford dicapai setelah mencetak 30 gol pada 2022/23.

    “Aku merasa seperti aku sudah sangat lama berada di lingkungan yang inkonsisten, jadi semakin sulit untuk bisa konsisten,” ceplos Rashford kepada ITV. “Namun, aku sepenuhnya setuju, kurasa konsistensi adalah hal yang perlu kumasukkan ke dalam permainanku dan aku ingin melakukannya.”

    “Aku ingin berada di dalam performa terbaikku, tidak kadang-kadang, tapi sesering mungkin,” lanjut pemain berusia 27 tahun ini.

    “Ketika orang-orang membicarakan tentang konsistensi, untuk bisa konsisten di dalam hal apapun bukan hanya olahraga, Anda memerlukan variabel yang konsisten di dalam hidup Anda dan cara Anda berlatih.”

    “Kami menjalani banyak sekali perubahan di dalam karierku sejauh ini, tapi aku harus mencari dan itu sudah pasti salah satu hal yang ingin kucapai dan ingin kuperbaiki untuk menampilkan performa terbaikku lebih sering. Ketika aku berada di bentuk terbaikku, aku benar-benar menikmati semua hal tentang olahraga ini,” cetus Marcus Rashford.

    Tak bisa dipungkiri bahwa stabilitas jadi hal langka di Manchester United selepas era Sir Alex Ferguson. MU tercatat sudah 10 kali berganti manajer (baik permanen maupun sementara), sampai Ruben Amorim mengambil alih pada November tahun lalu.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Sevilla Vs Barcelona: Blaugrana Dibantai Telak 1-4


    Seville

    Barcelona gagal meraih poin saat melawan Sevilla di pekan ke-8 Liga Spanyol 2025/2026. Blaugrana dibantai dengan skor telak, 1-4.

    Bertanding di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, Minggu (5/10/2025), Sevilla menekan sejak awal. Taktik itu memaksa Barcelona melakukan kesalahan.

    Di menit ke-11, Barcelona dihukum penalti usai Isaac Romero dilanggar Ronald Araujo. Alexis Sanchez, eks winger Barcelona, maju jadi eksekutor penalti dan mengonversinya masuk ke gawang Wojciech Szczesny, yang juga mantan rekannya di Arsenal. Skor 1-0 untuk Sevilla.


    Barcelona cukup kesulitan mengejar ketertinggalannya. Serangannya mudah dipatahkan barisan belakang Sevilla, yang tampil solid di laga ini.

    Sementara Sevilla beberapa kali nyaman menekan Barcelona. Isaac Romero menjadi ancaman bagi Ronald Araujo Cs di lini belakang Barcelona.

    Dan Romero benar-benar jadi mimpi buruk Barcelona di menit ke-36. Ia bisa merobek gawang tim tamu usai menerima sodoran Ruben Vargas. Skor 2-0 untuk tuan rumah.

    Barcelona coba menekan di sisa waktu babak pertama. Marcus Rashford sempat memperkecil skor menjadi 1-2 lewat golnya di masa injury time sebelum turun minum.

    Babak kedua digelar, Barcelona mengganti dua beknya. Tekanan Sevilla mulai bisa diredam kali ini.

    Di satu sisi, Barcelona masih kesulitan mencari gol penyeimbang. Serangan yang dilancarkan masih susah membuahkan hasil hingga menit ke-70.

    Pada menit ke-73, kans Barcelona menyamakan skor datang lewat penalti. Adnan Januzaj, yang baru masuk, langsung melanggar Alejandro Balde dan Sevilla dihukum tendangan 12 pas.

    Lewandowski maju, namun gagal memasukkan bola! Tendangannya mengarahkan bola melebar ke sisi kiri gawang Sevilla, yang dijaga Odisseas Vlachodimos. Barcelona masih tertinggal.

    Pada menit ke-88, Sevilla sempat bikin gol lewat Akor Adams. Namun gol dianulir karena sang penyerang sudah dalam posisi offside.

    Dua menit berselang, gol ketiga akhirnya dicetak Sevilla. Jose Angel Carmona membobol gawang Barcelona lewat sepakan dari dalam kotak penalti, dalam skema serangan balik. Skor 3-1.

    Belum selesai di situ, Sevilla sekali lagi menghukum Barcelona. Adams akhirnya bisa menjebol gawang Szczesny usai menerima sodoran Chidera Ejuke, yang baru masuk. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan tim asuhan Matias Almeyda.

    Hasil ini membuat Barcelona masih tertahan di peringkat dua klasemen Liga Spanyol dengan 19 poin dari 8 laga, tertinggal dua poin dari Real Madrid, yang berada di posisi pertama. Sementara Sevilla naik ke peringkat empat dengan 13 poin.

    Susunan Pemain

    Sevilla: Odisseas Vlachodimos, Marcao, Cesar Azpilicueta, Gabriel Suazo, Jose Angel Carmona, Djibril Sow (Nemanja Gudelj 61), Batista Mendy (Peque 63′), Lucien Agoume, Isaac Romero (Akor Adams 61′), Ruben Vargas (Adnan Januzaj 73′), Alexis Sanchez (Chidera Ejuke 90+3′)

    Barcelona: Wojciech Szczesny, Pau Cubarsi, Ronald Araujo (Eric Garcia 45′), Gerard Martin (Alejandro Balde 45′), Jules Kounde, Dani Olmo, Pedri, Frenkie de Jong (Andreas Christensen 88′), Robert Lewandowski Ferran Torres (Roony Bardghji 69′), Marcus Rashford

    (yna/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Celta Vigo Vs Atletico Madrid Tuntas 1-1


    Jakarta

    Atletico Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Celta Vigo dalam lanjutan LaLiga. Los Rojiblancos setengah babak lebih harus tampil dengan 10 pemain.

    Celta Vigo vs Atletico Madrid berlangsung di Estadio Abanca-Balaídos, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Kedua tim harus puas masing-masing mengantongi satu poin.

    Ateltico unggul 1-0 lebih dahulu lewat gol bunuh diri Carl Starfelt di menit ketujuh. Clement Lenglet kemudian mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-40.


    Atletico terpaksa kerja keras di babak kedua karena kalah jumlah pemain. Pasukan Diego Simeone sampai kesulitan menyerang dan harus banyak bertahan.

    Celta Vigo mendapatkan gol penyeimbang 1-1 di menit ke-68. Iago Aspas yang mencatatkan namanya di papan skor.

    Hasil imbang bertahan sampai laga tuntas. Atletico pun ada di posisi kelima dengan 13 poin dan Celta Vigo di urutan ke-16 dengan enam poin.

    Susunan Pemain:

    Celta Vigo: Radu; Carreira, Javi Rodríguez, Starfelt, Alonso, Mingueza; Beltrán, Damián Rodríguez; Swedberg, Jutglà, Borja Iglesias.

    Atletico Madrid: Oblak; Llorente, Le Normand, Lenglet, Hancko; Koke, Barrios, Simeone, Nicolás González, Griezmann, Alvarez.

    (ran/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Dihajar, Flick Enggan Banyak Alasan


    Jakarta

    Barcelona babak belur di markas Sevilla. Pelatih Barca Hansi Flick mengakui penampilan timnya di babak pertama sangat buruk.

    Barcelona kalah 1-4 saat tandang ke Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10/2025) malam WIB, dalam lanjutan Liga Spanyol. Los Cules memulai dengan buruk, sudah tertinggal akibat penalti Alexis Sanchez pada menit ke-13.

    Gol Isaac Romero pada menit ke-37 menggandakan keunggulan Sevilla. Marcus Rashford sebenarnya sempat menjaga asa Barca dengan gol di akhir babak pertama.


    Tapi kemudian di tengah upaya mengejar ketertinggalan, Barca malah kebobolan dua gol lain di akhir pertandingan. Sevilla mengunci kemenangan lewat Jose Angel Carmona dan Akor Adams.

    Absennya Lamine Yamal dan Raphinha menjadi faktor yang tak bisa dipisahkan dari kekalahan ini. Barcelona kekurangan solusi untuk melakukan progresi permainan.

    Hansi Flick merasa di babak kedua Barcelona sudah jauh lebih baik. Namun kegagalan menemukan gol kedua membuat momentum pelan-pelan hilang hingga malah dihukum lawan.

    “Target kami adalah menguasai bola, penguasaan. Di babak pertama, bukan itu yang terjadi, ada banyak alasannya,” ujar Flick dikutip Mundo Deportivo.

    “Babak pertama tidak berjalan baik. Mereka melakukan penjagaan satu lawan satu, sangat agresif, dan kami tak punya solusi untuk mengeluarkan bola. Di babak kedua, saya mengapresiasi reaksi para pemain, bagaimana kami bermain, itu bagus.”

    “Di babak pertama, kami membuat kesalahan-kesalahan. Kita bisa bicara soal banyak hal, tapi harus melihat bahwa babak pertama itu sangat buruk dan babak kedua jauh lebih baik.”

    “Kami bisa saja mencetak gol kedua dan mungkin pertandingannya akan berbeda, tapi itu sudah berlalu. Yang harus kami lakukan adalah belajar dari laga ini dan dari kekalahan lawan Paris (Saint-Germain),” imbuh pelatih asal Jerman itu.

    (raw/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tak Pernah Barca Main Seburuk Ini


    Sevilla

    Gelandang Barcelona Pedri mengkritik permainan timnya saat dihajar Sevilla 1-4 di Liga Spanyol musim ini. Blaugrana tak bergairah dan kehilangan arah.

    Bertanding di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán, Minggu (5/10/2025) kemarin, Sevilla unggul dua gol lebih dulu berkat penalti Alexis Sanchez di menit ke-13 dan Isaac Romero di menit ke-37. Marcus Rashford lalu menipiskan jarak di injury time babak pertama.

    Momentum Barca lenyap usai penalti Robert Lewandowski di babak kedua melenceng dari target. Sevilla kemudian berhasil menambah dua gol lagi melalui Jose Angel Carmona dan Akor Adams jelang akhir laga, tepatnya di menit ke-90 dan 90+6.


    Kekalahan ini menjadi yang kedua untuk Barca dalam sepekan usai kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Mereka juga gagal mengudeta puncak klasemen dari Real Madrid dan kini duduk di urutan dua klasemen dengan 19 poin dari delapan laga.

    “(Penampilan di) babak pertama sangat buruk. Saya rasa kami tidak pernah bermain seburuk hari ini. Kami harus jujur pada diri sendiri dan mengkritik diri sendiri,” ujar Pedri kepada Barca One usai laga, dikutip ESPN.

    “Tidak ada intensitas atau kualitas penguasaan bola di babak pertama. Kami tidak tahu bagaimana cara melewati pressing mereka. Kami tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan bola.”

    “Kami harus memperbaiki banyak hal. Pelatih (Hansi Flick) dan kami, para pemain, akan bekerja keras untuk meningkatkan performa usai jeda agar hal ini tidak terulang,” tegas Pedri.

    Setelah ini Liga Spanyol libur dulu karena akan ada jeda internasional Kualifikasi Piala Dunia 2026. Barcelona baru akan kembali bermain melawan Girona pada 18 Oktober mendatang.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Alexis Sanchez Kebablasan Rayakan Gol ke Gawang Barcelona


    Jakarta

    Sevilla bantai Barcelona 4-1. Alexis Sanchez jebol gawang mantan klubnya, berniat tidak mau selebrasi tapi akui kebablasan.

    Sevilla menjamu Barcelona di lanjutan Liga Spanyol, Minggu (5/10) malam WIB. Tuan rumah menang 4-1.


    Gol pembuka Sevilla dicetak oleh Alexis Sanchez via titik penalti. Itu setelah Araujo menarik Romero.

    Sanchez lakukan tugasnya dengan baik. Sepakannya ke pojok kanan bawah tidak terbaca Szczesny. Sanchez lalu berselebrasi dengan berlari, menepuk lambang klub di dada.

    Alexis Sanchez merupakan eks pemain Barcelona. Sanchez mengabdi di sana pada 2011-2014.

    Sanchez total mengemas 141 penampilan bersama Barca dan kemas 46 gol. Pemain asal Chile itu turut menangi lima trofi.

    Sanchez sebelum laga hadapi Barcelona, mengaku tidak akan merayakan gol. Apa daya, pemain berusia 36 tahun itu kebablasan.

    “Saya sudah bilang tidak akan merayakan gol, tetapi terkadang rasa gembira dan hasrat mendorong saya untuk melakukannya. Sejujurnya, saya sangat mencintai Barcelona,” jelasnya dilansir dari Tribuna.

    Sanchez sudah mengemas dua gol dan satu assist dari lima laga bersama Sevilla di LaLiga. Bisakah Sanchez tunjukkan taringnya lagi sampai akhir musim?

    (aff/adp)



    Sumber : sport.detik.com