Tag: air kelapa

  • 5 Cara Minum Air Kelapa untuk Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Saat diet, kamu bisa mengandalkan asupan air kelapa. Selain rasa manis alaminya yang enak, air kelapa bermanfaat turunkan berat badan dengan cara ini.

    Selain air putih, kamu bisa menghidrasi tubuh dengan cairan alami lain yang menyehatkan. Salah satunya air kelapa. Bahkan air kelapa cocok dikonsumsi saat diet karena bisa jadi alternatif minuman manis rendah kalori.

    Mengutip dari WebMD, dalam 240 mililiter (ml) air kelapa tanpa bahan tambahan apa pun mengandung sekitar 60 kalori, 8 gram (g) gula, dan sejumlah mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, sodium, dan fosfor.


    Cara minum air kelapa untuk turunkan berat badan

    Air kelapa untuk menurunkan berat badan tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Minuman air kelapa yang dijual di pasaran belum tentu baik buat lingkar pinggang Anda.

    Berikut beberapa cara minum air kelapa untuk menurunkan berat badan.

    1. Pilih yang alami

    Ilustrasi Air KelapaIlustrasi Air Kelapa Foto: Getty Images/iStockphoto/Everyday better to do everything

    Sebaiknya minum air kelapa tanpa bahan tambahan apa pun, terutama pemanis.

    Kebanyakan air kelapa dijual dengan gula cair atau gula Jawa cair untuk lebih memberikan rasa manis. Namun, ini justru menambah kandungan kalori dan gula.

    Sesekali tak masalah air kelapa dikonsumsi bersama daging buah kelapa muda.

    2. Jadikan minuman detoks pagi hari

    Air kelapa bisa dikonsumsi sebagai minuman detoks di pagi hari. Anda bisa menambahkan perasan lemon atau tumbukan daun mint untuk memberikan rasa dan manfaat ekstra.

    Air kelapa membantu Anda tidak makan berlebihan di siang hari atau konsumsi camilan tidak sehat.

    Manfaat air kelapa untuk kesehatan ada di halaman selanjutnya.

    3. Olah sebagai smoothies

    5 Minuman Ini Bisa Tingkatkan Imun Tubuh, Jus Wortel hingga Air KelapaIlustrasi air kelapa Foto: Ilustrasi iStock

    Daripada susu atau jus, gunakan air kelapa sebagai bahan dasar smoothie.

    Mengutip Times of India, air kelapa dapat menurunkan kalori pada smoothie, memberikan rasa manis alami, dan menambah asupan elektrolit.

    Agar lebih nikmat, tambahkan buah seperti beri, pisang, dan sayuran hijau.

    4. Minuman usai olahraga

    Biasanya, orang cenderung konsumsi minuman manis dan dingin setelah berolahraga. Namun, minuman manis ini kerap mengandung gula berlebihan.

    Sebagai alternatif, coba minum air kelapa. Selain menggantikan cairan tubuh yang hilang, sifatnya yang rendah kalori bermanfaat dalam menurunkan berat badan.

    5. Bikin jadi camilan

    5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa, Sehatkan Tulang dan Cegah Diabetes5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Air kelapa jadi camilan? Bisa saja. Bahkan dalam cuaca yang panas, air kelapa bisa dibuat jadi popsicle alias es loli.

    Cukup siapkan wadah, tuang air kelapa plus potongan buah seperti kiwi, stroberi atau buah lain, kemudian bekukan. Camilan satu ini tetap nikmat dan bisa dimakan tanpa rasa bersalah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 5 Cara Minum Air Kelapa untuk Menurunkan Berat Badan

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa? Ini Jawabannya

    Jakarta

    Air kelapa merupakan salah satu minuman untuk menyegarkan diri di musim panas dan juga ampuh untuk meningkatkan energi secara instan. Minuman ini rendah kalori dan mengandung enzim serta mineral alami seperti kalium.

    Air kelapa memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah, melindungi tubuh dari radikal bebas, hingga menstabilkan gula darah. Lantas, adakah waktu terbaik untuk minum air kelapa?

    Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa?

    Mengutip laman NDTV Food, sebenarnya tidak ada waktu terbaik untuk minum air kelapa, sebab minuman ini baik untuk dinikmati kapan saja. Namun waktu-waktu tertentu ini bisa memberikan manfaat lebih dari air kelapa.


    1. Pagi Hari saat Perut Kosong

    Minum air kelapa saat perut kosong di pagi hari bisa membantu dalam banyak hal. Air kelapa mengandung asam laurat yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan.

    Bagi ibu hamil, air kelapa bisa membantu meredakan mual di pagi hari serta nyeri ulu hati yang menjadi gejala umum kehamilan. Ibu hamil memang seringkali dianjurkan untuk meminum air kelapa untuk mengatasi dehidrasi dan sembelit.

    2. Sebelum atau Sesudah Olahraga

    Air kelapa menjadi minuman yang sangat baik untuk menghidrasi tubuh dan meningkatkan energi sebelum olahraga.

    Selain itu, air kelapa juga membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang selama sesi olahraga yang intens, sehingga baik diminum setelah melakukan aktivitas tersebut. Minum air kelapa dapat membantu melawan rasa lelah dan letih.

    3. Sebelum dan Sesudah Makan

    Minum air kelapa segar sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Air kelapa juga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan mencegah perut kembung setelah makan.

    Mengkonsumsi air kelapa secara teratur bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Selain itu juga menjaga tekanan darah tetap terkendali.

    4. Sebelum Tidur

    Aroma kelapa memiliki efek psikologis yang membantu mengurangi kecemasan dan memperlambat detak jantung. Sehingga meminum air kelapa sebelum tidur bisa membantu melawan stres dan menenangkan pikiran.

    Terkait dengan sistem pencernaan, minum air kelapa bisa membantu membuang racun dan membersihkan saluran kemih, sehingga mencegah infeksi dan masalah ginjal.

    Siapa yang Harus Menghindari Air Kelapa?

    Menurut Verywell Health, orang dengan gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, atau orang yang mengkonsumsi obat-obatan sebaiknya bertanya kepada dokter sebelum meminum air kelapa. Ini karena air kelapa mengandung banyak kalium.

    Ginjal yang tidak sehat tidak bisa membuang kelebihan mineral (kalium) dari tubuh. Akibatnya kondisi hiperkalemia (terlalu banyak kalium dalam darah) bisa terjadi.

    Selain itu, bagi orang-orang yang menderita sindrom iritasi usus besar, batasi atau bahkan hindari juga air kelapa. Sebab, minuman ini mengandung karbohidrat tertentu yang bisa memperburuk pencernaan.

    Demikianlah penjelasan tentang waktu terbaik minum air kelapa. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa sebenarnya minum air kelapa bisa kapan saja, tapi ada waktu-waktu yang dianjurkan. Selain itu, ada juga kondisi yang tidak dianjurkan untuk minum air kelapa. Semoga informasi ini bermanfaat detikers.

    (elk/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari? Begini Aturannya

    Jakarta

    Air kelapa merupakan salah satu minuman yang menyegarkan, paling cocok diminum saat cuaca sedang panas. Selain bikin segar, air kelapa juga mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

    Salah satu khasiat air kelapa adalat dapat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Maka dari itu, seseorang yang kekurangan cairan tubuh dianjurkan perbanyak minum air kelapa.

    Ketika tubuh sedang dalam kondisi fit pun juga tidak masalah mengkonsumsi air kelapa. Akan tetapi, bolehkah minum air kelapa setiap hari? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari?

    Mengutip situs WebMD, sah-sah saja apabila kamu minum air kelapa setiap hari. Bahkan, langkah tersebut bisa memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan.

    Akan tetapi, jangan minum air kelapa secara berlebihan. Disarankan mengkonsumsi 1-2 gelas air kelapa berukuran 8 ons dalam sehari yang mengandung sekitar 45-60 kalori.

    Jika meminum air kelapa terlalu banyak maka jumlah kalori yang masuk ke tubuh juga lebih besar. Jadi, sebaiknya diimbangi dengan perbanyak minum air putih.

    Risiko Minum Air Kelapa Terlalu Banyak

    Sebenarnya, air kelapa merupakan minuman yang berisiko rendah terhadap kesehatan. Namun, jika kamu memiliki kondisi kesehatan yang mengharuskan membatasi kalium, natrium, atau kalori maka sebaiknya hindari minum air kelapa secara berlebihan.

    Air kelapa tidak memberikan efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit atau secukupnya. Namun, jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD), mungkin bisa memicu masalah kesehatan.

    Penyakit ginjal kronis membuat ginjal berfungsi kurang optimal dalam membuang kalium, sementara air kelapa mengandung kalium tinggi. Terlalu banyak kalium di dalam tubuh bisa menyebabkan ginjal mengalami hiperkalemia, yakni gangguan kesehatan yang ditandai dengan meningkatnya kadar kalium dalam darah.

    Manfaat Minum Air Kelapa untuk Kesehatan

    Ada sejumlah manfaat yang didapat dengan minum air kelapa setiap hari. Dilansir situs Eating Well dan Times of India, berikut manfaat minum air kelapa untuk kesehatan:

    1. Menambah Cairan Elektrolit dalam Tubuh

    Air kelapa mengandung banyak elektrolit, mulai dari kalium, natrium, magnesium, dan kalium. Kandungan elektrolit itu sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, transmisi saraf, dan kontraksi otot.

    Air kelapa juga menjadi pilihan yang pas untuk rehidrasi. Apalagi jika kamu kehilangan banyak cairan tubuh akibat olahraga atau terserang penyakit seperti muntah atau diare, maka dianjurkan meminum air kelapa.

    2. Menjaga Kesehatan Tulang

    Minum air kelapa setiap hari ternyata dapat menjaga kesehatan tulang. Beberapa penelitian menunjukkan jika mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalium dapat meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. Nah, salah satu minuman yang kaya akan kalium adalah air kelapa.

    Kandungan kalium dan vitamin di dalam air kelapa diyakini mampu membantu merelaksasi pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi risiko stroke. Selain itu, minum air kelapa secara rutin juga dapat menjaga kadar gula darah tetap normal.

    4. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Manfaat berikutnya adalah dapat menjaga kesehatan pencernaan. Soalnya, air kelapa memiliki sifat yang dapat menghidrasi tubuh.

    Sebuah penelitian menunjukkan jika air kelapa memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba yang bermanfaat bagi mikrobioma usus, yakni mikroba yang menghuni usus.

    Air kelapa juga membantu meringankan peradangan dan mungkin membantu meredakan gangguan pencernaan. Air kelapa juga dapat menenangkan lapisan usus yang teriritasi dan meredakan rasa sakit akibat gangguan pencernaan.

    5. Mengurangi Kerusakan Sel

    Tubuh yang terlalu banyak terpapar radikal bebas bisa menyebabkan stres oksidatif. Hal itu dapat memicu kerusakan sel dan menimbulkan sejumlah penyakit kronis.

    Mengkonsumsi air kelapa secara rutin diyakini dapat mengurangi kerusakan sel di dalam tubuh akibat radikal bebas. Hal itu berkat kandungan antioksidan, vitamin C, sitokinin, dan senyawa fenolik dalam air kelapa yang membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas.

    Itu tadi penjelasan mengenai aturan minum air kelapa. Jadi, tidak masalah minum air kelapa setiap hari asalkan secukupnya saja, ya!

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Anti Gemuk dan Tubuh Sehat

    4 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Anti Gemuk dan Tubuh Sehat

    Jakarta

    Minum air kelapa membantu tubuh tetap sehat dan mencegah peningkatan berat badan, selain menyegarkan. Sehingga, detikers tidak rugi jika gemar minum air kelapa.

    Ternyata, air kelapa harus diminum pada waktu tertentu agar memberi manfaat maksimal bagi tubuh. Berikut penjelasannya, lengkap dengan manfaat dan kandungan gizi air kelapa.

    Kapan Waktu Terbaik Minum Air Kelapa?

    Sebetulnya air kelapa bisa diminum kapan saja dan cenderung aman diminum setiap hari. Namun, dikutip dari NDTV Food, ada waktu-waktu terbaik untuk minum air kelapa agar manfaatnya bisa optimal.


    1. Pagi Hari saat Perut Kosong

    Air kelapa bagus diminum saat pagi hari, terutama saat perut sedang kosong. Kandungan asam lauratnya dapat membantu melancarkan metabolisme, membantu menurunkan berat badan, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

    Ibu hamil juga bisa mendapatkan manfaatnya ketika diminum pagi hari, karena air kelapa bisa meredakan mual di pagi hari dan nyeri ulu hati yang sering menjadi gejala umum kehamilan.

    2. Sebelum dan Sesudah Makan

    Minum air kelapa juga baik untuk pencernaan. Jika diminum setelah makan, air kelapa juga bisa mempercepat proses pencernaan dan mencegah perut kembung setelah makan. Buat detikers yang sedang diet, minum air kelapa sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang, sehingga mencegah makan berlebihan.

    3. Sebelum atau Sesudah Olahraga

    Air kelapa dikenal sebagai minuman elektrolit yang baik untuk menghidrasi tubuh. Oleh karenanya, air kelapa baik diminum sebelum atau sesudah olahraga karena bisa bermanfaat untuk mencegah dehidrasi serta mengembalikan cairan tubuh yang hilang karena berolahraga.

    4. Sebelum Tidur

    Aroma kelapa juga memiliki efek psikologis yang bisa membantu mengurangi kecemasan dan memperlambat detak jantung. Jika diminum sebelum tidur, maka bisa membantu melawan stres dan menenangkan pikiran.

    7 Manfaat Air Kelapa

    Minum air kelapa memiliki manfaat untuk kesehatan. Dirangkum dari Healthline, Medical News Today, dan WebMD, berikut ini 7 manfaat air kelapa untuk kesehatan tubuh:

    1. Sumber Nutrisi

    Air kelapa muda mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Berdasarkan MedicineNet, berikut kandungan dari 100 ml air kelapa muda:

    • Energi: 18 kkal
    • Total karbohidrat: 4,4 gram
    • Kalsium: 8 mg
    • Magnesium: 6 mg
    • Fosfor: 8 mg
    • Kalium: 184 mg
    • Sodium: 22 mg
    • Vitamin C: 2,5 mg
    • Serat: 0,4 gram

    2. Kaya Antioksidan

    Daging dan air kelapa mengandung banyak senyawa fenolik atau antioksidan yang berfungsi mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan oksidatif pada sel tubuh.

    3. Mengontrol Gula Darah

    Rasa manis alami dari air kelapa bisa membantu penderita diabetes mengontrol gula darah. Jika ingin minuman segar, penderita diabetes bisa memilih air kelapa dibandingkan minuman bergula tinggi. Namun, orang dengan gula darah tinggi tetap harus membatasi asupannya.

    4. Menyehatkan Ginjal

    Minum air kelapa muda dengan teratur dapat membantu menyehatkan ginjal. Studi pada 2018 dengan partisipan tanpa batu ginjal, mengindikasikan bahwa air kelapa bisa membantu melonggarkan batu atau mencegah pembentukan batu di ginjal.

    5. Mencegah Dehidrasi

    Selanjutnya, air kelapa memiliki komposisi gula dan elektrolit, sehingga dapat digunakan untuk menggantikan cairan yang hilang akibat diare ringan, serta mencegah dehidrasi. Air kelapa juga bisa menjadi minuman elektrolit alami yang baik dikonsumsi saat berolahraga.

    6. Menyehatkan Jantung

    Manfaat air kelapa berikutnya adalah membantu tubuh memperbaiki sindrom metabolik, yaitu kumpulan kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Ciri sindrom ini antara lain tekanan darah tinggi, gula darah, trigliserida, dan kadar kolesterol LDL (jahat).

    Sebuah studi pada tikus dengan sindrom metabolik yang disebabkan oleh diet tinggi fruktosa, minum air kelapa bisa meningkatkan tekanan darah, gula darah, trigliserida, dan kadar insulin.

    Minum air kelapa juga meningkatkan aktivitas antioksidan, sehingga bisa melindungi dari kerusakan oksidatif pada pembuluh darah, yang selanjutnya dapat membantu menyehatkan jantung.

    7. Meningkatkan Fungsi Otot

    Air kelapa muda memiliki kandungan kalium yang merupakan elektrolit penting untuk fungsi otot. Rutin minum air kelapa bisa mencegah dan mengurangi kram otot saat berolahraga.

    Mulai sekarang detikers bisa minum air kelapa pada 4 waktu terbaik tersebut agar mendapatkan manfaat optimal. Namun detikers juga tak masalah minum air kelapa kapan saja. Jangan lupa rutin makan buah, sayur, rajin olahraga, dan tidak merokok untuk menjaga kesehatan tubuh.

    (bai/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap! 4 Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa

    Terungkap! 4 Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa


    Jakarta

    Air kelapa kerap jadi pilihan untuk menyegarkan atau menghidrasi tubuh. Minuman ini punya manfaat maksimal jika dinikmati dalam waktu yang tepat. Kapan ya?

    Minum air kelapa tak hanya menyegarkan, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Air kelapa dapat menurunkan tekanan darah, melindungi tubuh dari radikal bebas, hingga menstabilkan gula darah. Lantas, adakah waktu terbaik untuk minum air kelapa?

    Mengutip laman NDTV Food, sebenarnya tidak ada waktu terbaik untuk minum air kelapa, sebab minuman ini baik untuk dinikmati kapan saja. Namun waktu-waktu tertentu ini bisa memberikan manfaat lebih dari air kelapa.


    1. Pagi hari saat perut kosong

    5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa, Sehatkan Tulang dan Cegah DiabetesMinum air kalapa saat perut kosong bisa meningkatkan kekebalan hingga menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Minum air kelapa saat perut kosong di pagi hari bisa membantu dalam banyak hal. Air kelapa mengandung asam laurat yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan.

    Bagi ibu hamil, air kelapa bisa membantu meredakan mual di pagi hari serta nyeri ulu hati yang menjadi gejala umum kehamilan. Ibu hamil memang seringkali dianjurkan untuk meminum air kelapa untuk mengatasi dehidrasi dan sembelit.

    2. Sebelum atau sesudah olahraga

    Bolehkah Minum Air Kelapa Setelah Suntik Vaksin Covid-19?Air kelapa juga baik untuk menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/artJazz

    Air kelapa menjadi minuman yang sangat baik untuk menghidrasi tubuh dan meningkatkan energi sebelum olahraga.

    Selain itu, air kelapa juga membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang selama sesi olahraga yang intens, sehingga baik diminum setelah melakukan aktivitas tersebut. Minum air kelapa dapat membantu melawan rasa lelah dan letih.

    3. Sebelum dan sesudah makan

    Air kelapa mudaMinum air kelapa sebelum atau sesudah makan juga bisa membuat tubuh lebih kenyang. Foto: Getty Images/SrdjanPav

    Minum air kelapa segar sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Air kelapa juga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan mencegah perut kembung setelah makan.

    Mengkonsumsi air kelapa secara teratur bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Selain itu juga menjaga tekanan darah tetap terkendali.

    4. Sebelum tidur

    Aroma kelapa memiliki efek psikologis yang membantu mengurangi kecemasan dan memperlambat detak jantung. Sehingga meminum air kelapa sebelum tidur bisa membantu melawan stres dan menenangkan pikiran.

    Terkait dengan sistem pencernaan, minum air kelapa bisa membantu membuang racun dan membersihkan saluran kemih, sehingga mencegah infeksi dan masalah ginjal.

    Mereka yang harus menghindari air kelapa

    Air kelapa tak cocok dikonsumsi semua orang. Menurut Verywell Health, orang dengan gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, atau orang yang mengkonsumsi obat-obatan sebaiknya bertanya kepada dokter sebelum meminum air kelapa. Ini karena air kelapa mengandung banyak kalium.

    Ginjal yang tidak sehat tidak bisa membuang kelebihan mineral (kalium) dari tubuh. Akibatnya kondisi hiperkalemia (terlalu banyak kalium dalam darah) bisa terjadi.

    Selain itu, bagi orang-orang yang menderita sindrom iritasi usus besar, batasi atau bahkan hindari juga air kelapa. Sebab, minuman ini mengandung karbohidrat tertentu yang bisa memperburuk pencernaan.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Air Kelapa? Ini Jawabannya”

    (Elmy Tasya Khairally/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Suka Minum Air Kelapa? 6 Kelompok Ini Justru Harus Batasi Konsumsinya

    Suka Minum Air Kelapa? 6 Kelompok Ini Justru Harus Batasi Konsumsinya


    Jakarta

    Air kelapa memang menyehatkan, tapi tidak semua orang cocok mengonsumsinya secara rutin. 6 kelompok orang ini, misalnya, disarankan membatasi asupan air kelapa.

    Air kelapa terkenal sebagai salah satu sumber hidrasi menyehatkan, disamping air putih, teh, ataupun kopi. Rasanya yang manis sedikit gurih membuat banyak orang pilih minum air kelapa sehari-hari.

    Air kelapa juga punya banyak manfaat kesehatan. Salah satunya menjaga keseimbangan elektrolit berkat kandungan kalium, natrium, dan magnesium di dalamnya.


    Air kelapa juga merupakan sumber antioksidan alami yang bantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Meminumnya turut berkhasiat meningkatkan energi dalam waktu singkat karena kandungan karbohidrat alaminya.

    Namun, tak semua orang cocok minum air kelapa sehari-hari. Beberapa bakal merasakan efek samping akibat intoleransi, seperti kembung, mual, nyeri perut, dan diare.

    Hal ini bisa disebabkan kandungan gula alami atau elektrolit pada air kelapa yang sulit dicerna beberapa orang. Berikut 6 kelompok orang yang perlu membatasi konsumsi air kelapa:

    1. Penderita gangguan ginjal

    Dikutip dari Economic Times (1/8/2025), air kelapa kaya akan kalium yang dapat menjadi masalah bagi penderita penyakit ginjal kronis (PGK). Ketika ginjal terganggu, ginjal akan kesulitan menyaring kelebihan kalium yang berpotensi menyebabkan hiperkalemia.

    Kondisi tidak seimbangnya elektrolit tersebut dapat menyebabkan kelelahan, detak jantung tidak teratur, dan bahkan komplikasi jantung. Bagi penderita tersebut, minum air kelapa dapat memperburuk kondisi mereka.

    2. Orang dengan tekanan darah rendah

    7 Pola Makan dari Ahli Kardiologi Ini Bisa Atasi Tekanan Darah RendahFoto: Getty Images/iStockphoto/GlobalStock

    Jika tekanan darah sudah rendah, maka kamu tidak disarankan minum air kelapa. Sebab secara alami konsumsi air kelapa dapat menurunkan tekanan darah akibat kandungan elektrolitnya, terutama kalium.

    Mengonsumsinya secara teratur dapat menyebabkan gejala seperti pusing, pingsan, atau penglihatan kabur, terutama jika dikombinasikan dengan obat tekanan darah. Jadi, mereka yang punya tekanan darah rendah disarankan berhati-hati jika ingin minum air kelapa secara teratur.

    3. Penderita diabetes

    Meskipun sifatnya alami, air kelapa mengandung gula yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Penderita diabetes, terutama yang menggunakan insulin atau obat oral, harus berhati-hati.

    Konsumsi air kelapa berlebihan dapat mengganggu kontrol gula darah dan efektivitas obat. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan selalu periksa kadar gula darah setelah mengonsumsi air kelapa dan batasi asupan hingga jumlah kecil jika disarankan oleh dokter atau ahli gizi.

    4. Pengidap alergi kacang

    Meskipun tergolong buah, kelapa terkadang dianggap sebagai alergen kacang pohon, seperti almond, walnut, mete, hazelnut, dan pistachio. Orang dengan alergi kacang pohon mungkin bereaksi jika minum air kelapa. Gejalanya antara lain ruam kulit, masalah pencernaan, atau dalam kasus yang jarang terjadi, anafilaksis.

    Penting untuk memastikan kamu alergi atau tidak terhadap kelapa. Caranya dengan melakukan tes alergi atau konsultasi pada pakar kesehatan.

    5. Atlet

    Air kelapa memang bagus dikonsumsi usai olahraga, tapi tidak untuk atlet dengan daya tahan tinggi. Konsumsinya mungkin akan kurang efektif.

    Meskipun mengandung kalium, air kelapa kekurangan natrium, elektrolit esensial yang hilang saat berkeringat deras. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan kram atau hiponatremia. Jika kamu seorang atlet, maka pilihlah minuman rehidrasi seimbang yang mengandung natrium dan karbohidrat setelah latihan fisik.

    6. Orang yang jalani diet rendah natrium

    5 Khasiat Sehat Minum Air Kelapa, Sehatkan Tulang dan Cegah DiabetesFoto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Beberapa merek air kelapa komersial menambahkan natrium untuk rasa atau pengawet. Karena itu, penderita hipertensi, penyakit jantung, atau masalah hati yang menjalani diet rendah natrium harus membaca label dengan saksama.

    Bahkan air kelapa alami pun mengandung sedikit natrium dan mungkin tidak ideal untuk semua orang. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengetahui apa yang aman untuk kondisi tubuhmu.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Air Kelapa Bisa Jadi Lebih Bermanfaat Kalau Diminum di 4 Waktu Ini

    Air Kelapa Bisa Jadi Lebih Bermanfaat Kalau Diminum di 4 Waktu Ini


    Jakarta

    Air kelapa banyak diandalkan untuk menghidrasi tubuh karena rasa manisnya nikmat dan sensasinya segar. Jika ingin manfaat air kelapa maksimal, coba konsumsi di 4 waktu berikut.

    Air kelapa merupakan salah satu minuman untuk menyegarkan diri di musim panas dan juga ampuh untuk meningkatkan energi secara instan. Minuman ini rendah kalori dan mengandung enzim serta mineral alami seperti kalium.

    Air kelapa memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah, melindungi tubuh dari radikal bebas, hingga menstabilkan gula darah. Lantas, adakah waktu terbaik untuk minum air kelapa?


    Mengutip laman NDTV Food, sebenarnya tidak ada waktu terbaik untuk minum air kelapa karena minuman ini baik untuk dinikmati kapan saja. Namun waktu-waktu tertentu ini bisa memberikan manfaat lebih dari air kelapa.

    1. Pagi Hari saat Perut Kosong

    Minum air kelapa saat perut kosong di pagi hari bisa membantu dalam banyak hal. Air kelapa mengandung asam laurat yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan metabolisme, dan membantu menurunkan berat badan.

    Bagi ibu hamil, air kelapa bisa membantu meredakan mual di pagi hari serta nyeri ulu hati yang menjadi gejala umum kehamilan. Ibu hamil memang seringkali dianjurkan untuk meminum air kelapa untuk mengatasi dehidrasi dan sembelit.

    2. Sebelum atau Sesudah Olahraga

    Air kelapa menjadi minuman yang sangat baik untuk menghidrasi tubuh dan meningkatkan energi sebelum olahraga.

    Selain itu, air kelapa juga membantu mengisi kembali elektrolit yang hilang selama sesi olahraga yang intens, sehingga baik diminum setelah melakukan aktivitas tersebut. Minum air kelapa dapat membantu melawan rasa lelah dan letih.

    3. Sebelum dan Sesudah Makan

    Minum air kelapa segar sebelum makan bisa membuat tubuh merasa kenyang dan mencegah makan berlebihan. Air kelapa juga dapat membantu mempercepat proses pencernaan dan mencegah perut kembung setelah makan.

    Mengkonsumsi air kelapa secara teratur bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Selain itu juga menjaga tekanan darah tetap terkendali.

    4. Sebelum Tidur

    Aroma kelapa memiliki efek psikologis yang membantu mengurangi kecemasan dan memperlambat detak jantung. Sehingga meminum air kelapa sebelum tidur bisa membantu melawan stres dan menenangkan pikiran.

    Terkait dengan sistem pencernaan, minum air kelapa bisa membantu membuang racun dan membersihkan saluran kemih, sehingga mencegah infeksi dan masalah ginjal.

    Mereka yang Harus Menghindari Konsumsi Air Kelapa

    Menurut Verywell Health, orang dengan gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, atau orang yang mengkonsumsi obat-obatan sebaiknya bertanya kepada dokter sebelum meminum air kelapa. Ini karena air kelapa mengandung banyak kalium.

    Ginjal yang tidak sehat tidak bisa membuang kelebihan mineral (kalium) dari tubuh. Akibatnya kondisi hiperkalemia (terlalu banyak kalium dalam darah) bisa terjadi.

    Selain itu, bagi orang-orang yang menderita sindrom iritasi usus besar, batasi atau bahkan hindari juga air kelapa. Sebab, minuman ini mengandung karbohidrat tertentu yang bisa memperburuk pencernaan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Benarkah Minum Air Kelapa Bisa Cegah Batu Ginjal? Begini Kata Peneliti IPB

    Benarkah Minum Air Kelapa Bisa Cegah Batu Ginjal? Begini Kata Peneliti IPB


    Jakarta

    Batu ginjal merupakan salah satu gangguan paling umum pada sistem kemih. Pakar biomedis, farmasi, dan toksikologi sekaligus dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB) Rini Madyastuti Purwono mengungkapkan batu ginjal menempati urutan ketiga gangguan sistem kemih.

    Kasusnya cenderung kambuh dalam lima hingga 10 tahun setelah kejadian pertama.

    “Batu ginjal terbentuk dari penumpukan massa kristal dalam kondisi jenuh yang bertahan lama di dalam sistem kemih. Kristal-kristal ini dapat mengandung berbagai senyawa organik dan anorganik, seperti kalsium, magnesium, fosfat, dan sel-sel luruh,” jelasnya yang dikutip dari laman resmi IPB.


    Menurutnya, kekambuhan kasus ini menjadikan penanganan preventif sebagai langkah yang harus diutamakan. Rini menyebutkan bahwa ukuran batu ginjal yang besar dapat menyebabkan nyeri hebat, bahkan pingsan akibat penyumbatan pada saluran kemih.

    Proses pembentukan batu ginjal atau urolitiasis sangat kompleks, melibatkan ketidakseimbangan antara faktor pemicu. Misalnya seperti hiperkalsiuria, hiperfosfatemia, dan hipomagnesemia, dengan faktor pH urine yang memengaruhi jenis batu yang terbentuk.

    “Lingkungan asam cenderung membentuk batu kalsium oksalat, sementara lingkungan basa memicu pembentukan batu jenis strutive, yang biasanya berkaitan dengan infeksi,” terangnya.

    Lantas, Bisakah Air Kelapa Mencegah Batu Ginjal?

    Dalam sebuah penelitian terbaru, air kelapa terbukti memiliki potensi besar sebagai agen alami untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Air kelapa mengandung magnesium, fosfat, kalium, sitrat, dan antioksidan yang berperan aktif dalam menghambat proses nukleasi hingga agregasi kristal pembentuk batu ginjal.

    “Magnesium dalam air kelapa mampu bersaing dengan kalsium untuk membentuk magnesium oksalat yang lebih mudah larut. Fosfat juga membantu membentuk senyawa yang mudah larut, sehingga mencegah kristal membesar,” ujar Rini.

    dr Rini menambahkan bahwa kandungan kalium dan sitrat dalam air kelapa dapat membantu mengubah suasana urine dari asam menjadi basa, yang bermanfaat dalam pencegahan batu ginjal jenis kalsium oksalat. Selain itu, efek diuretik air kelapa meningkatkan volume urine, sehingga mengencerkan konsentrasi mineral pembentuk batu.

    Dalam uji pre-klinis yang dilakukan pada hewan percobaan, pemberian air kelapa secara ad libitum menunjukkan hasil yang signifikan. Parameter seperti kadar Nitrogen Urea Darah (BUN) dan kreatinin menurun, kerusakan nefron lebih rendah, dan tidak ditemukan endapan kristal di tubulus ginjal.

    “Ini merupakan bukti kuat bahwa air kelapa dapat mencegah kekambuhan batu ginjal, terutama bila dikonsumsi secara teratur satu hingga dua cangkir per hari,” kata Rini.

    Selain air kelapa, rebusan daun alpukat juga menunjukkan efek serupa. Ekstraknya bekerja sebagai diuretik dan antioksidan yang membantu mencegah penggumpalan kristal dan memperbaiki jaringan ginjal yang rusak.

    Namun, Rini mencatat bahwa pengelolaan alami hanya efektif untuk pencegahan batu ginjal berukuran kecil.

    “Untuk batu ginjal berukuran besar, penanganannya tetap harus melibatkan prosedur medis seperti operasi atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) di rumah sakit,” pungkasnya.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com