Tag: asam urat

  • 11 Air Rebusan untuk Asam Urat yang Ampuh Tanpa Efek Samping

    Jakarta

    Air rebusan untuk asam urat terbuat dari herbal yang minim efek samping bagi pasien. Obat herbal tersebut membantu untuk menurunkan kadar asam urat hingga kembali normal.

    Kadar asam urat naik ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung purin. Contohnya seperti daging sapi, kambing, babi, seafood, dan alkohol.

    Jenis Air Rebusan untuk Asam Urat

    Pasien asam urat bisanya mengalami nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar sendi yang sakit. Konsumsi herbal berikut bisa membantu menurunkan kadar asam urat, hingga gejala tersebut hilang.


    1. Air Rebusan Daun Salam

    Air rebusan daun salam dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat jika dikonsumsi setiap hari. Dikutip dari jurnal berjudul Ekstrak Daun Salam untuk Menurunkan Kadar Asam Urat pada Penderita Artritis Gout karya Ningtiyas, penderita hiperurisemia (kadar asam urat sangat tinggi) disarankan untuk rutin mengkonsumsi minuman herbal ini.

    Kandungan pada daun salam mampu memecah kristal asam urat penyebab gout dan batu ginjal. Terapi kompres hangat dan konsumsi air rebusan daun salam juga dapat mengurangi nyeri di sendi yang bengkak.

    2. Air Rebusan Daun Sirsak

    Daun sirsak mengandung antioksidan yang dapat menghambat enzim xantine oksidase untuk mengoksidasi hipoxanthine menjadi xantin dan asam urat. Senyawa fenolik kumarin yang lebih tinggi dari alopurinol efektif untuk menurunkan kadar asam urat.

    Senyawa tersebut juga berperan sebagai analgesik atau pereda nyeri yang kuat. Kombinasi antara sifat analgesik dan anti inflamasi dari air rebusan daun sirsak dapat memecah timbunan monosodium di persendian.

    3. Air Rebusan Daun dan Biji Seledri

    Air rebusan seledri mengandung senyawa kompleks yang berguna untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, 3-n butylphthalide (3nB), apiin, alkaloid, tanin, dan saponin berpengaruh memecah purin pada penderita gout arthritis.

    Dikutip dari jurnal Uric Acid Levels Are Lowered by Traditional Boiling Water from Leaves at Elderly Posyandu Jonggon Jaya Kutai Kartanegara karya Faried dkk, pemberian infus seledri mengandung zat antiinflamasi yang baik untuk penderita asam urat.

    4. Air Rebusan Daun dan Biji Ketumbar

    Dikutip dari laman Only My Health, makanan kaya vitamin C seperti ketumbar bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan vitamin K dan mineral lain seperti kalsium, potasium, tiamin, fosfor, dan niasin baik untuk pencernaan dan fungsi hati.

    Tidak hanya daunnya, biji ketumbar juga mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). Rempah ini dapat menurunkan kadar gula darah dan sekresi insulin pada penderita diabetes.

    5. Air Rebusan Daun Sambiloto

    Daun sambiloto yang pahit ternyata telah digunakan sebagai obat mengatasi asam urat sejak abad ke-18. Air rebusan daun sambiloto memiliki efek antihiperurisemia dan antiinflamasi untuk menurunkan asam urat.

    Mengutip dari jurnal Extracts of Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees Leaves Exert Anti-Gout Effects by Lowering Uric Acid Levels and Reducing Monosodium Urate Crystal-Induced Inflammation karya Elzida dkk, ekstrak Et0H80 memiliki efek anti asam urat substansial yang dapat menekan produksi mediator pro-inflamasi. Hal ini karena kandungan andrografolida didalamnya yang berperan besar mengatasi peradangan sendi.

    6. Air Rebusan Daun Kelor

    Daun kelor adalah tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat. Kandungan vitamin C dan antioksidan mampu menurunkan stres oksidatif dan inflamasi yang mempengaruhi sintesis asam urat.

    Dilansir dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, senyawa kuersetin dapat menghambat aktivitas xantin oksidase dalam membentuk asam urat. Sementara senyawa tanin, alkaloid, dan saponin berguna untuk meningkatkan konsentrasi asam urat dalam urin yang membentuk batu ginjal.

    7. Air Rebusan Daun Sukun

    Air rebusan ekstrak daun sukun terbukti dapat menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, fenol, riboflavin, tanin, asetilkolin, dan kalium diklaim dapat mengurangi produksi asam urat.

    Penelitian di tahun 2019 menyebut jika pemberian ekstrak daun sukun pada tikus terbukti positif untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas obat ini.

    8. Air Rebusan Daun Sirih

    Daun sirih memiliki kandungan kimia aktif untuk mengatasi produksi asam urat berlebihan. Senyawa sirihfenol, seskuiterpen, diastase, gula, triterpenoid, flavonoid, dan tanin efektif menurunkan kadar asam urat. Berdasarkan jurnal Efektivitas Daun Sirih (Piper betle L.) dan Daun Sukun (Artocarpus altilis) Dalam Menurunkan Kadar Asam Urat pada Tikus Putih Jantan hiperurisemia (Rattus norvegicus) karya Faizal, dkk, air rebusan daun sirih dapat membantu mengobati asam urat.

    9. Air Rebusan Daun Alpukat

    Daun alpukat mengandung flavonoid seperti kuersetin dan luteolin yang baik untuk antiinflamasi dan mengatasi radikal bebas. Air rebusannya dipercaya dapat mengatasi asam urat, radang sendi, kejang otot, dan kesehatan usus.

    10. Air Rebusan Daun Mangga

    Air rebusan daun mangga diklaim dapat mengatasi nyeri akibat pembengkakan sendi pada kasus asam urat dan arthritis. Obat herbal ini telah lama digunakan pada pengobatan tradisional India, Cina, dan negara Asia Timur lainnya. Saat ini, ekstrak daun mangga telah banyak dikembangkan untuk mengatasi hipertensi, batu ginjal, hingga masalah rambut dan kulit.

    11. Air Rebusan Jahe

    Air rebusan jahe tidak hanya dikenal sebagai penghangat badan, melainkan obat herbal untuk asam urat. Aktivitas antiinflamasi dan antioksidan pada jahe dapat mengurangi peradangan. Penderita osteoarthritis, rheumatic arthritis, dan asam urat disarankan untuk mengkonsumsi air rebusan jahe.

    Dikutip dari laman Healthline, berikut beberapa minuman menyehatkan lain yang baik untuk menurunkan asam urat. Bahan-bahannya sangat mudah ditemukan dan tidak menimbulkan efek samping.

    • Jus ceri
    • Air dan cuka sari apel hangat
    • Jus lemon
    • Air kunyit
    • Teh jelatang
    • Teh dandelion
    • Teh kembang sepatu
    • Teh akar burdock
    • Milk thistle (ramuan bunga aster dan ragweed)
    • Ekstra minyak yarrow
    • Teh daun zaitun
    • Minyak kayu manis
    • Ekstrak daun Cemara Cina (Biota Orientalis).

    Demikian air rebusan untuk asam urat dan cara membuatnya di rumah. Pastikan untuk memperbanyak minum air putih, istirahat, dan menghindari konsumsi daging merah dan makanan dengan kadar gula tinggi.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenapa Kotoran Cicak Berwarna Hitam Putih?

    Kenapa Kotoran Cicak Berwarna Hitam Putih?



    Jakarta

    Pernah melihat kotoran cicak? Itu akan tampak berwarna hitam atau coklat memanjang dan warna putih kecil seperti titik di ujungnya. Kira-kira, kenapa kotoran cicak bisa ada dua warna yaitu hitam dan putih ya?

    Jika dibandingkan dengan hewan lain, kebanyakan hewan memiliki warna kotoran serupa dengan mayoritas berwarna hitam atau gelap. Untuk mayoritas kotoran warna putih, biasa dimiliki burung atau beberapa unggas lain.

    Ternyata, warna hitam atau gelap pada kotoran cicak merupakan feses. Sementara warna putih kecil merupakan urin, demikian dilansir AZ Animals.


    Feses dan Urin Cicak Keluar Bersamaan

    Biasanya, pada banyak hewan, feses dan urin dikeluarkan dalam waktu yang berbeda. Namun pada cicak dan jenis kadal, kotoran dan urin dikeluarkan sekaligus.

    Adapun urin mereka berwarna putih karena ada kandungan asam urat. Ini sering kali dianggap bagian dari feses cicak, padahal merupakan urin. Sementara bagian kotoran warna hitam merupakan sisa makanan yang telah dicerna.

    Sama seperti hewan pada umumnya, frekuensi cicak buang kotoran hitam-putih itu bergantung pada ukuran dan makanannya. Biasanya, cicak dan tokek akan buang kotoran setiap hari.

    Mengutip Texas A&M University, mereka termasuk hewan nokturnal yang kerap ditemukan berada di dekat lampu pada malam hari karena menunggu serangga untuk dimakan. Mereka juga kerap ditemukan di berbagai sudut rumah dan berlindung di sekitar celah dan retakan.

    Tak heran, meski tidak terlihat keberadaannya, mereka bisa ‘memperlihatkan’ diri dengan adanya kotoran di mana-mana. Sering kali, kotoran cicak yang berwarna hitam putih berada di lantai, menempel di tembok, hingga jatuh di sofa atau kursi.

    Kotoran cicak sendiri mengeluarkan bau tajam dan tidak sedap karena mengandung zat amonia pada urine yang berwarna putih. Selain itu, kotoran cicak juga mengandung berbagai bakteri termasuk Salmonella dan E.coli, yang berbahaya bagi pencernaan.

    Bagaimana Cara Mengatasi Cicak di Rumah?

    Meskipun cicak bisa mengurangi serangga seperti nyamuk di rumah, tetapi keberadaan kotorannya sangat mengganggu. Terlebih jika kotoran menempel di tempat seperti karpet hingga gorden.

    Untuk mengatasinya, bisa dengan rutin mengecek kebersihan setiap sudut rumah. Kemudian, memahami celah mana saja yang sering dijadikan persembunyian oleh cicak pada siang hari. Biasanya, celah sempit atau retakan rumah dijadikan tempat untuk bertelur dan berlindung.

    Penting untuk menghilangkan sebanyak mungkin tempat persembunyian ini dengan menutupnya menggunakan dempul silikon atau sealer busa yang mengembang

    Selain itu, bisa juga mencoba mengurangi jumlah cicak dengan penjebak seperti papan lem atau kertas lengket yang tersedia di toko pengendalian hama. Papan lem sebaiknya diletakkan di dekat lampu dan jendela, atau tempat biasa cicak lebih suka berkumpul.

    Untuk cara alami, bisa mengusirnya dengan aroma yang tidak disukai cicak. Seperti aroma bubuk kopi, lada atau cabai, aneka bawang, hingga kapur barus.

    (faz/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! 5 Asupan Makanan Tinggi Purin yang Naikkan Kadar Asam Urat

    Waspada! 5 Asupan Makanan Tinggi Purin yang Naikkan Kadar Asam Urat


    Jakarta

    Gejala seperti radang sendi ditimbulkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Jika mengalami kondisi ini sebaiknya hindari asupan tinggi purin berikut.

    Kian bertambahnya usia maka tubuh manusia juga perlu penyesuaian yang lebih lanjut. Ada beberapa asupan makanan dan minuman yang harus dimulai diperhatikan konsumsinya.

    Pasalnya tubuh orang dewasa akan lebih jauh sensitif dengan nutrisi atau mineral yang tak terlalu dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya purin. Asupan putin ke dalam tubuh justru akan memicu naiknya kadar asam urat.


    Ketika kadar asam urat meningkat, biasanya akan terjadi beberapa gejala pada orang dewasa. Seperti radang sendi hingga demam. Maka sudah waktunya untuk mulai menghindari asupan yang mengandung purin.

    Baca juga: Ini Kedai Rawon Murah Meriah yang Laris Manis di Singapura

    Berikut ini 5 asupan mengandung purin yang harus diwaspadai melansir WebMD:

    Waspada! 5 Asupan Makanan Tinggi Purin yang Naikkan Kadar Asam UratJeroan yang dianggap enak ternyata memiliki kadar purin yang tinggi. Foto: Getty Images/Stopboxstudio

    1. Jeroan

    Di Indonesia, jeroan atau organ dalam dari sapi adalah bagian daging yang wajar untuk dikonsumsi. Jeroan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan enak, mulai dari tunjang hingga campuran nasi goreng.

    Faktanya jeroan tidak tergolong ke dalam makanan sehat yang cocok dikonsumsi sering-sering. Walaupun banyak kandungan nutrisi di dalamnya tetapi ada kandungan purin yang tinggi dalam jeroan.

    Pada jeroan sapi seperti lidah, paruh, ginjal, dan hati kandungan purin per 100 gramnya mencapai 106-256 miligram. Sementara jeroan daging babi memang kadar purin tertinggi yaitu 434 – 530 miligram per 100 gram jeroan.

    2. Alkohol

    Ada begitu jenis dan racikan alkohol di dunia. Setiap jenis alkohol mengandung purin yang cukup tinggi dengan kadar yang berbeda-beda pada setiap jenisnya.

    Walaupun dianggap sebagai minuman untuk membuat tubuh lebih tenang tetapi belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi alkohol direkomendasikan ahli. Bahkan bir, dengan kadar alkohol yang rendah, memiliki kandungan purin sangat tinggi.

    Berbagai penelitian dan pengamatan menunjukkan jika konsumen bir mengalami peningkatan kadar asam urat yang sangat cepat. Sehingga konsumsi alkohol dalam jenis apapun dan situasi apapun tidak disarankan.

    Makanan tinggi purin ada di halaman selanjutnya.

    3. Makanan laut

    Tampak sehat dan menjadi alternatif asupan protein, ternyata ada beberapa jenis seafood atau makanan laut yang tak disarankan dikonsumsi rutin. Alasannya karena tingginya kadar purin tersimpan dalam makanan tersebut.

    Makanan laut seperti ikan dan sarden kemasan terbukti memiliki purin yang sangat tinggi. Dalam 100 gram ikan dan sarden dilaporkan oleh Elevate Health AZ mengandung 480 miligram purin.

    Dibandingkan ikan laut, ahli gizi dan peneliti lebih menyarankan ikan air tawar atau hewan bercangkak untuk dikonsumsi. Adapun seafood seperti kepiting dan salmon masih diperbolehkan karena kadar purinnya rendah.

    4. Minuman manis

    Waspada! 5 Asupan Makanan Tinggi Purin yang Naikkan Kadar Asam UratSisa endapan gula di dalam darah juga berdampak pada meningkatkan kadar asam urat. Foto: Getty Images/Stopboxstudio

    Pecinta sirup, es kopi susu gula aren, atau minuman manis lainnya wajib waspada! Minuman manis ternyata tak hanya berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

    Banyak penelitian telah membuktikan bahwa kadar asam urat yang tinggi juga dipengaruhi oleh konsumsi gula. Sisa gula yang belum dicerna tubuh dan mengendap di dalam darah dapat memengaruhi asam urat.

    Beberapa pemanis yang secara terang-terangan ditemui mengandung purin misalnya sirup jagung dan gula kristal. Ketika seseorang terlalu banyak konsumsi minuman manis biasanya akan mengalami gejala mirip seperti penderita asam urat tinggi.

    5. Melinjo

    Orang Indonesia percaya bahwa emping yang terbuat dari meli jo juga menjadi penyebab meningkatnya kadar asam urat. Ternyata pernyataan ini dibenarkan oleh Kemenkes RS Kariadi Semarang (19/9).

    Dijelaskan bahwa emping atau melinjo tidak pernah menjadi rekomendasi makanan yang dapat dikonsumsi penderita asam urat. Di dalam emping melinjo seberat 100 gram ada kadar purin sekitar 150-800 miligram yang dapat masuk ke dalam tubuh.

    Dampaknya ketika mengonsumsi emping tubuh akan memproduksi asam urat berlebihan. Maksudnya adalah untuk memecah purin tetapi akan berbalik dengan menimbulkan berbagai gejala yang tak nyaman.

    Baca juga: 5 Fakta Terites, Makanan Esktrem Budaya Kuliner Suku Karo

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Sayuran untuk Penderita Asam Urat yang Aman Dikonsumsi

    Daftar Sayuran untuk Penderita Asam Urat yang Aman Dikonsumsi

    Jakarta

    Salah satu cara mengobati asam urat yaitu dengan menjaga pola makan. Pada dasarnya, hampir semua jenis sayuran aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan lonjakan asam urat.

    Hanya saja ada beberapa jenis sayuran yang perlu dibatasi konsumsinya. Untuk lebih jelasnya, simak daftar sayuran untuk asam urat yang aman dikonsumsi berikut ini.

    Sayuran untuk Penderita Asam Urat

    Penderita asam urat disarankan untuk mengkonsumsi makanan rendah purin agar tidak terjadi penumpukan kristal yang dapat menyebabkan nyeri sendi.


    Secara umum, semua jenis sayuran mengandung kadar purin yang rendah. Hanya beberapa jenis sayuran yang mengandung kadar purin sedang seperti bayam dan asparagus. Walau begitu, konsumsinya tetap dibolehkan asalkan tidak berlebihan.

    Dilansir dari Mayo Clinic, memperbanyak konsumsi sayuran dianjurkan bagi penderita asam urat karena menyediakan serat yang baik untuk tubuh.

    Daftar Sayuran yang Aman untuk Penderita Asam Urat

    Dikutip dari Healthline, berikut ini daftar beberapa sayuran yang aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.

    • Kentang
    • Wortel
    • Lobak
    • Tomat
    • Terong
    • Buncis
    • Kacang-kacangan (semua jenis)
    • Biji-bijian (semua jenis)
    • Lentil
    • Sayuran berdaun hijau
    • Jamur
    • Brokoli

    Jenis sayuran yang paling dianjurkan yaitu yang berasal dari akar karena mengandung purin yang paling rendah, seperti wortel dan kentang.

    Makanan Lainnya yang Aman untuk Asam Urat

    Di samping sayuran, konsumsi semua jenis buah-buahan juga aman untuk penderita asam urat, terutama buah ceri. Dilansir dari Mayo Clinic, penelitian menunjukkan bahwa ceri baik untuk mengurangi resiko serangan asam urat.

    Untuk sumber protein, telur dan unggas termasuk jenis yang aman dikonsumsi dalam asupan yang wajar.

    Makanan yang Perlu Dibatasi oleh Penderita Asam Urat

    Makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Pasalnya, purin yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan kristal sehingga menyebabkan nyeri pada persendian.

    Dilansir dari Arthritis Foundation, berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung kadar purin tinggi.

    • Minuman beralkohol (semua jenis)
    • Beberapa jenis ikan, makanan laut, dan kerang, termasuk ikan teri, sarden, ikan haring, remis, ikan kod, kerang, ikan trout, dan ikan haddock
    • Beberapa jenis daging, seperti daging babi asap, kalkun, daging sapi muda, daging rusa, dan jeroan seperti hati

    Adapun jenis makanan yang mengandung kadar purin rendah boleh dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas. Berikut beberapa di antaranya:

    • Daging, seperti daging sapi, ayam, bebek, babi, dan ham
    • Kerang, seperti kepiting, lobster, tiram, dan udang

    Itulah beberapa jenis sayuran untuk penderita asam urat yang aman dikonsumsi, serta jenis makanan lain yang dibolehkan. Semoga bermanfaat.

    (inf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Makanan Tinggi Purin Ini Terlarang Bagi Penderita Asam Urat


    Jakarta

    Penderita penyakit asam urat perlu mengatur asupan makanannya. Hindari konsumsi makanan tinggi purin karena memperparah kondisi asam urat. Ini daftarnya.

    Asam urat atau gout merupakan penyakit radang sendi yang menyakitkan. Penyakit ini umumnya menyerang persendian kecil seperti jari-jari tangan atau kaki, terutama jari jempol.

    Gejalanya bisa berupa nyeri hebat, peradangan dan kemerahan, hingga rentang gerak yang terbatas.


    Asam urat bisa dikendalikan dengan menghindari makanan dan minuman yang menjadi pantangannya. Berikut ini adalah beberapa makanan penyebab asam urat yang perlu dihindari:

    1. Makanan laut

    seafoodseafood Foto: Shutterstock/

    Penderita asam urat dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan laut yang mengandung banyak purin, seperti kerang, ikan teri, sarden, tuna, tiram, udang, lobster, atau kepiting. Konsumsi seafood berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala asam urat.

    Jika ingin mengkonsumsi makanan laut yang kaya akan nutrisi tetapi rendah purin, belut laut atau ikan gindara bisa menjadi pilihan yang tepat.

    2. Jeroan
    Jeroan seperti hati dan lidah tinggi akan purin, senyawa yang cenderung diubah tubuh Anda menjadi asam urat. Hindari mengonsumsinya.

    3. Daging merah
    Daging merah seperti daging sapi, babi, dan domba memang tinggi protein. Namun, daging-daging ini tergolong sebagai makanan penyebab asam urat karena kadar purinnya yang tinggi.

    Jika ingin menjaga kadar asam urat darah, Anda bisa mengganti daging merah dengan daging ayam atau sumber protein nabati, seperti kacang kedelai yang dapat ditemukan pada tempe dan tahu.

    4. Roti

    Healthy food: wholegrain and seeds sliced bread shot on rustic wooden table. Predominant color is brown. High resolution 42Mp studio digital capture taken with Sony A7rII and Sony FE 90mm f2.8 macro G OSS lens Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Karbohidrat olahan seperti roti putih, kue kering, dan kue dapat membuat gula darah Anda melonjak dan tidak bagus untuk asam urat.

    5. Madu
    Madu mengandung fruktosa tinggi, pemanis alami yang melepaskan purin saat terurai di tubuh Anda. Batasi minuman atau makanan yang mengandung fruktosa seminimal mungkin untuk menghentikan atau mengurangi serangan asam urat.

    6. Alkohol
    Minuman beralkohol, terutama bir, juga dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain mengandung banyak purin, bir juga memperlambat membuat proses pembuangan asam urat melalui urine.

    Bir meningkatkan asam urat sebesar 6,5%. Bahkan bir non alkohol menaikkannya sebesar 4,4%.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 6 Makanan Tinggi Purin, Terlarang buat Penderita Asam Urat

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele! 7 Makanan Ini Bisa Picu Asam Urat Melejit

    Jangan Anggap Sepele! 7 Makanan Ini Bisa Picu Asam Urat Melejit


    Jakarta

    Penderita asam urat perlu menjaga asupan makanannya. Hindari makanan mengandung purin tinggi karena akan menyebabkan produksi asam urat lebih banyak.

    Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi peradangan sendi yang disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh. Gejalanya berupa nyeri hebat, pembengkakkan, dan rasa panas pada sendi, terutama sendi di jari kaki.

    Asam urat juga kerap menyerang sendi lain seperti lutut, pergelangan kaki, tangan, dan siku. Salah satu upaya mengatasi asam urat adalah dengan mengasup makanan bernutrisi tepat.


    Hindari konsumsi makanan tinggi purin yang membuat kadar asam urat melejit dan memicu gejala tak mengenakkan bagi tubuh. Berikut 7 makanan terlarang untuk penderita asam urat, seperti dikutip dari situs VeryWell Health dan Mayo Clinic:

    1. Daging merah

    Membicarakan makanan pemicu asam urat, daging merah selalu masuk daftar teratas untuk dihindari. Daging merah mengandung purin yang lebih tinggi daripada daging putih. Konsumsi daging merah seperti daging sapi akan meningkatkan risiko terkena asam urat.

    2. Jeroan

    Jeroan hewan, termasuk hati, lidah, paru, dan ginjal, meningkatkan risiko serangan asam urat yang berulang. Hindari konsumsinya, termasuk pada sajian soto hingga makanan khas Minang yang banyak menggunakan jeroan sebagai bahan utamanya.

    3. Seafood

    Sejumlah seafood mengandung purin yang lebih tinggi dan harus dibatasi untuk mencegah asam urat. Seafood ini termasuk ikan air dingin seperti tuna, trout, herring, sarden, dan ikan teri. Makanan laut lainnya juga perlu dihindari, seperti udang, tiram, kepiting, dan lobster.

    4. Makanan olahan

    Hindari berbagai jenis makanan olahan, seperti nugget, sarden kaleng, kornet, abon, atau sosis karena tinggi purin dan natrium. Selain itu, makanan olahan juga mengandung lemak jenuh yang membahayakan kesehatan.

    5. Makanan tinggi gula

    Makanan tinggi gula juga harus dihindari karena bisa memicu produksi asam urat. Makanan tinggi gula juga menambah berat badan yang bisa memperparah gejala asam urat.

    6. Bayam

    Bayam memiliki kandungan vitamin A dan C, serta zat besi, serat, dan folat. Namun, bayam juga mengandung purin dalam jumlah sedang, sehingga konsumsinya tetap harus dibatasi. Bayam bisa diganti dengan sayuran lain seperti daun atau selada romaine untuk salad atau sebagai bagian dari topping sandwich.

    7. Minuman manis

    Selain makanan manis, minuman manis juga sama-sama mengandung gula yang lebih tinggi, sehingga dapat memicu produksi asam urat berlebih.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com