Tag: cokelat

  • Smoothies Lebih Enak dan Sehat dengan Tambahan Kafein Ini!


    Jakarta

    Racikan smoothies terasa lebih enak dan sehat jika menambahkan bahan yang mengandung kafein satu ini. Bukan kopi, melainkan cokelat yang berkhasiat.

    Smoothies biasanya terbuat dari campuran buah atau sayuran segar. Beberapa orang kerap menambahkan oat, biji chia, susu, ataupun bubuk protein.

    Dilansir dari Tasting Table (20/8), smoothies juga bisa terbuat dari campuran bahan yang mengandung kafein. Kamu bisa menambahkan sedikit bubuk kopi kalau ingin sensasi yang berbeda.


    Selain bubuk kopi, bisa juga menambahkan bubuk kakao. Campuran bubuk kakao ini tidak sekuat kopi rasanya dan kaya nutrisi.

    Smoothies yang ditambah bubuk kakao tampilannya jadi lebih menarik. Sebaiknya tambahkan jenis cokelat hitam yang murni. Atau cokelat bubuk dengan kandungan cacao mass yang tinggi tanpa pemanis.

    Smoothies dengan campuran kafeinSmoothies dengan campuran kafein Foto: iStock

    Cokelat jenis ini kaya akan nutrisi dan mengandung kafein tinggi. Meskipun rasanya lebih pekat dan cenderung pahit.

    Smoothies dari bubuk cokelat ini juga cocok diracik menggunakan beragam bahan. Karena, pada dasarnya cokelat cocok dipadukan dengan banyak rasa dan jenis makanan apapun.

    Hal ini dikarenakan cokelat mengandung beragam molekul rasa yang terdapat pada biji kakao. Fakta ini membuat bubuk kakao menjadi bahan yang tepat untuk meracik sajian smoothies yang bisa dinikmati saat sarapan.

    Smoothies yang umum dipadukan dengan cokelat biasanya terbuat dari pisang. Kamu juga bisa memadukan bubuk kakao ini dengan smoothies buah berry atau alpukat.

    Cara membuatnya juga sangat mudah. Kamu bisa meracik smoothies dengan bahan utama pisang atau alpukat dengan susu atau yogurt, lalu tambahkan 1-2 sendok makan bubuk kakao. Proses dengan blender hingga halus dan nikmati segera.

    Untuk kandungan kafein pada bubuk kakao sekitar 230 mg per 100 gram. Sedangkan, pada kopi hanya 40 mg per 100 gram.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Manfaat Minum Kopi dan Makan Cokelat, Dorong Mood hingga Imunitas

    6 Manfaat Minum Kopi dan Makan Cokelat, Dorong Mood hingga Imunitas


    Jakarta

    Selain enak, kopi dan cokelat juga menawarkan manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Khusunya dalam hal meningkatkan suasana hati serta imunitas tubuh.

    Kopi dan cokelat merupakan dua bahan yang banyak digemari. Bahkan, beberapa orang sering menambahkannya ke dalam makanan dan minuman sehari-hari.

    Konsumsi kopi dan cokelat punya manfaat sehat. Keduanya bisa meningkatkan suasana hati sampai memperkuat kekebalan tubuh.


    Namun, tetap perhatikan batas konsumsinya. Makan kopi dan cokelat terlalu banyak bisa menyebabkan beberapa maslaah, seperti sulit tidur, cemas, peningkatan tekanan darah, dan lain sebagainya.

    Melansir Times of India (25/12/2024), berikut manfaat konsumsi kopi dan cokelat selengkapnya!

    Manfaat kopi :

    1. Bikin mood bagus

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliMinum secangkir kopi hitam di pagi hari bisa tingkatkan suasana hati berkat kafeinnya. Foto: Ilustrasi iStock

    Minum secangkir kopi yang baru diseduh dapat meredakan rasa sedih. Sebab, kandungan kafein di dalam kopi mampu melepaskan dopamin dalam tubuh, serta memperkuat sistem saraf pusat.

    Kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan energi, yang secara keseluruhan dapat berkontribusi pada suasana hati yang lebih baik.

    2. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Konsumsi Kopi Saat Minum Obat? Hati-hati Efek Obat Jadi Tak OptimalKopi juga menawarkan polifenol untuk kekebalan tubuh. Foto: Ilustrasi iStock

    Minuman berkafein, seperti kopi juga dikenal sebagai sumber antioksidan. Di dalamnya terkandung polifenol yang memberikan manfaat anti-inflamasi serta meningkatkan kekebalan tubuh.

    Antioksidan sangat penting karena bisa mencegah tubuh tertular segala macam virus dan penyakit, seperti flu dan batuk.

    Beberapa penemuan yang disebut Times of India juga menemukan kalau orang yang minum kopi secara teratur memiliki kesempatan lebih baik untuk mengurangi risiko terkena penyakit kronis.

    3. Meningkatkan energi dan fokus

    minum kopiKandungan kafein dalam kopi bisa membantu tingkatkan energi. Foto: Getty Images/iStockphoto/stock_colors

    Kafein dalam kopi bisa diandalkan untuk membantu seseorang lebih produktif. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat. Membuat seseorang merasa lebih berenergi dan bersemangat dalam bekerja atau belajar.

    Kafein dalam kopi juga membantu meningkatkan fungsi kognitif. Sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan fokus lebih tinggi.

    Manfaat cokelat bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    Manfaat cokelat :

    1. Antidepresan

    Young woman eating chocolate at homeKonsumsi cokelat hitam pekat mampu menjadi obat anti depresan. Foto: Getty Images/iStockphoto/eternalcreative

    Cokelat, khusunya dark chocolate mengandung senyawa theobromine dan phenylethylamine yang dapat membuat seseorang merasa gembira.

    Senyawa-senyawa ini mempengaruhi kadar serotonin di otak, sebuah neurotransmiter yang berhubungan dengan ketenangan dan menghilangkan stres. Serotonin tersebut dapat mencapai ketenangan yang dicari banyak orang setelah merasa stress.

    2. Melindungi dari infeksi

    Dark chocolate mengandung flavonoid yang mampu meningkatkan efisiensi sistem kekebalan tubuh.

    Flavonoid tersebut meningkatkan sirkulasi darah, menekan pembekakan, hingga membantu tubuh melawan kuman.

    3. Meningkatkan aliran darah

    Tidak hanya lezat, dark chocolate juga bisa membantu meningkatkan aliran darah. Menurut penelitian yang ekstensif, mengonsumsi dark chocolate akan menghasilkan penurunan kadar tekanan darah serta peningkatan kolesterol.

    Kandungan flavonoid dalam cokelat juga dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan produksi nitrat oksida, yang berperan dalam relaksasi pembuluh darah.

    Untuk mendapatkan manfaat ini, kopi hitam tanpa gula atau pemanis bisa dikonsumsi pagi hari. Sedangkan cokelat bisa dijadikan camilan sore. Namun, penting untuk memilih dark chocolate, setidaknya mengandung 50% bubuk kakao.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com