Tag: fermin lopez

  • Pemain Madrid ‘Mendidih’, Ini Deretan Kelakuan Yamal Sebelum El Clasico


    Jakarta

    Lamine Yamal ‘diserang’ pemain Real Madrid usai El Clasico. Berikut sederet kelakukan winger muda Barcelona tersebut sebelum pertandingan.

    Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (25/10) malam WIB. Usai laga, Yamal jadi ‘buruan’ pemain Los Blancos.

    Dani Carvajal, Vinicius Junior, hingga Thibaut Courtois emosi ke Yamal. Pemain Barcelona itu kemudian ditarik rekan-rekannya dan langsung digelandang ke lorong.


    Sebelum laga, Yamal memang menjadi sorotan. Pemain nomor 10 Barcelona itu sempat menyebut Madrid tim pencuri dalam sebuah siaran Twitch.

    Selain itu, ada beberapa kelakuan lain dari kubu Lamine Yamal yang bikin fans Real Madrid geram. Ayahnya, Mounir Nasraoui, sempat meledek Madrid sebelum laga.

    Nasraoui sempat mengatakan saat sedang memasak dan menyiarkannya secara live di Instagam. “Saya memasak di sini, dan putra saya akan ‘memasak’ di sana,” katanya merujuk di Bernabeu, menimpali fans Madrid sebelum El Clasico.

    Yamal juga sempat meledek fans Madrid lagi sebelum El Clasico. Ia mengunggah foto sedang berselebrasi di Santiago Bernabeu, dalam kemenangan musim lalu.

    Sampai akhirnya, Yamal gagal melanjutkan psywar-nya dalam laga sesungguhnya. Barcelona dihajar Madrid 1-2 dalam lanjutan LaLiga akhir pekan lalu.

    Madrid menang berkat gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Sementara satu gol Barcelona dicetak Fermin Lopez, dan Yamal justru melempem tak banyak memberi kontribusi di lapangan.

    Kemenangan membuat Real Madrid mantap memimpin klasemen Liga Spanyol dengan 27 poin. Tim asuhan Xabi Alonso unggul lima poin dari Barcelona, yang tertahan di peringkat dua.

    (yna/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Seperti Laga Pria Vs Bocah


    Madrid

    Mantan manajer top Arsene Wenger menganalisis El Clasico tadi malam (26/10). Wenger menilai, laga tersebut bak duel pria-pria dewasa melawan bocah-bocah.

    El Clasico jilid pertama 2025/26 memainkan duel Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu. Madrid keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1, di mana gol-gol Kylian Mbappe dan Jude Bellingham cuma dibalas sekali oleh Fermin Lopez.

    Kemenangan Los Blancos sesungguhnya bisa saja lebih besar usai dihadiahi penalti di babak kedua. Namun, eksekusi Mbappe bisa digagalkan Wojicech Szczesny.


    Wenger menyebut, pertahanan solid Real Madrid jadi kunci. Absennya Robert Lewandowski dan Raphinha turut dinilai memengaruhi kualitas serangan Barcelona.

    “Xabi Alonso menyeimbangkan timnya dengan baik pada pertandingan hari ini, secara keseluruhan saya akan bilang ini sedikit seperti pria dewasa melawan bocah di beberapa bagian,” sebut manajer legendaris Arsenal itu di studio BeIN Sports.

    “Sebagai contoh, penampilan bertahan Real Madrid jauh lebih kuat daripada pertahanan Barcelona. Di depan, Madrid selalu kelihatan mereka bisa mencetak satu gol lagi dan Barcelona terlihat ompong di depan tanpa Robert Lewandowski dan Raphinha.”

    “Barcelona menguasai bola lebih banyak di paruh kedua setelah penalti Mbappe gagal, tapi mereka tidak pernah benar-benar kelihatan bisa mencetak satu gol. Keseimbangan defensif Real Madrid pada hari ini, saya memberi kredit kepada Xabi Alonso karena melakukannya dengan sangat baik,” lanjut Arsene Wenger.

    “Penampilan Barcelona kurang matang di momen-momen yang menentukan. Ketika Anda melakoni laga-laga penting, ini kan tentang menghadapi momen-momen yang penting dari pertandingan,” dia menyimpulkan.

    (rin/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • 5 Data-Fakta usai Real Madrid Sikat Barcelona: Banyak Rekor Mbappe


    Jakarta

    Real Madrid menaklukkan Barcelona di Liga Spanyol. Pemain El Real, Kylian Mbappe, mencatatkan beberapa rekor.

    Di Stadio Santiago Bernabeu, Minggu (27/10/2025), Madrid menang 2-1 atas Barcelona. Mbappe dan Jude Bellingham yang mencetak gol untuk Los Blancos. Barcelona sekali membalas via Fermin Lopez.

    Madrid sukses memutus laju kekalahan dalam lima laga sebelumnya melawan Barcelona. Opta mampu mencatat ada beberapa data-fakta, ini uraiannya.


    5 Data-Fakta Real Madrid vs Barcelona

    1. Kylian Mbappe sudah mencetak 12 gol ke gawang Barcelona di semua kompetisi. Hanya melawan Montpellier (15 kali) dan Lyon (13 kali), Mbappe membobol gawang tim lebih banyak.

    Dalam kariernya, Mbappe juga sudah membobol gawang Dijon, Marseille, dan Metz sebanyak 12 kali.

    2. Pada usia 22 tahun 119 hari, Jude Bellingham menjadi pemain Madrid termuda yang mencatatkan gol dan assist di laga El Clasico di kompetisi manapun di abad 21. Dia melewati pencapaian Vinicius Junior (22 tahun 267 hari) yang dikemas pada April 2023 di laga Copa del Rey.

    3. Bellingham sudah terlibat dalam enam gol dalam delapan pertandingan melawan Barcelona di semua kompetisi (empat gol dan dua assist). Catatan itu lebih banyak dibandingkan saat Bellingham melawan tim lain.

    Bellingham juga terlibat dalam enam gol saat Madrid melawan Girona.

    4. Sejak debut dengan Barceona pada musim 2023/2024, Fermin Lopez sudah mencatatkan 17 gol di La Liga. Dia ada di urutan keempat dari semua pemain Barcelona di kompetisi ini. Dia cuma kalah subur dari Robert Lewandowksi (50 gol), Raphinha (27 gol), dan Ferran Torres (21 gol).

    5. Mbappe menjadi pemain ketiga yang mencetak gol dalam empat pertandingan El Clasico secara berurutan di semua kompetisi di abad ke-21. Dia mencetak 21 gol.

    Pencapaian Mbappe itu setelah Ronaldinho di rentang 2004 dan 2006 (empat laga, 5 gol), dan Cristiano ROnaldo pada 2012 (enam laga, 7 gol).

    (cas/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Cara Real Madrid Redam Lamine Yamal


    Jakarta

    Real Madrid mampu meredam Lamine Yamal hingga bisa menaklukkan Barcelona. Pelatih El Real, Xabi Alonso, mengungkap caranya.

    Di Stadio Santiago Bernabeu, Minggu (26/10/2025) malam WIB, Madrid menang 2-1 atas Barcelona. Gol Los Blancos dibukukan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham, dibalas oleh Fermin Lopez.

    Bintang Barcelona, Lamine Yamal, tak banyak memberikan ancaman ke gawang Madrid. Dalam catatan Whoscored, Yamal cuma membukukan sebanyak 79 sentuhan, dua kali menembak, dan tak ada shot on target.


    Alonso ditanya oleh pewarta mengenai cara untuk meredam Yamal. Dia menyebut Madrid bertahan secara tim.

    “Kami mencoba untuk bertahan dengan baik sebagai sebuah tim dan kami tak mempunyai masalah khusus dengannya. Tim bertahan dengan baik dan tidak membiarkan ada banyak peluang,” kata Xabi Alonso menegaskan di situs Madrid.

    Di akhir pertandingan, Yamal terlibat perselisihan dengan Dani Carvajal. Friksi keduanya sampai memicu ribut-ribut di akhir laga. Akibatnya, ada pemain Madrid, Andriy Lunin, yang mendapat kartu merah. Pemain asal Ukraina itu tak bermain di El Clasico pada Minggu malam.

    Dengan kemenangan ini, Real Madrid memutus laju buruk saat melawan Barcelona. Dalam lima pertandingan sebelumnya, Madrid selalu kalah dari tim asal Catalan itu.

    (cas/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kalah di El Clasico Bukti Bek Barcelona Kurang Pengalaman


    Barcelona

    Mantan Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menilai Barcelona tak punya pemimpin belakang hingga kalah dari Real Madrid. Kehilangan pemain senior Inigo Martinez terasa di El Barca.

    Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/10/2025). Dua gol kemenangan El Real dalam laga bertajuk El Clasico ini diciptakan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. El Barca hanya bisa membalas lewat Fermin Lopez.

    Kemenangan ini membuat Madrid semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Los Blancos kini mengumpulkan 27 poin unggul lima angka dari Barcelona di urutan kedua.

    El Barca sebenarnya tampil sedikit lebih dominan daripada Madrid. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 52 persen dibanding Los Blancos dengan 48 persen.


    Namun secara efektivitas, Madrid unggul jauh dari Barcelona. Hal ini jadi kunci utama tuan rumah meraih tiga angka di laga ini.

    Madrid mencatatkan total 21 tembakan dengan sembilan mengarah ke gawang. Sementara Barcelona yang lebih dominan hanya melepas 13 percobaan dengan enam on target.

    Mantan Manajer Arsenal Arsene Wenger menilai efektifya Madrid tak lepas dari rapuhnya lini belakang Barcelona. Ia merasa tak ada sosok pemimpin di lini belakang El Barca.

    Pria asal Prancis ini menyebut hengkangnya Inigo Martinez ke Al Nassr musim panas ini bikin Barcelona tak punya pemain senior di belakang. Kuarter lini belakang Barcelona melawan Madrid diisi darah-darah muda yaitu Alejandro Balde (22 tahun), Eric Garcia (24 tahun), Pau Cubarsi (19 tahun), dan Jules Kounde (26 tahun).

    “Saya merasa mereka kehilangan Ínigo Martínez di lini pertahanan, yang merupakan salah satu pemain paling berpengalaman… Hari ini jelas bahwa melawan pemain seperti Mbappé pertahan mereka kurang matang dan berpengalaman,” jelas Wenger dikutip dari Managing Madrid.

    (pur/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Misi Ambisius Pemain Muda Barcelona: Hat-trick ke Gawang Madrid


    Barcelona

    Pemain muda Barcelona Fermin Lopez berharap bisa mengulang ketajamannya melawan Olympiakos di El Clasico. Namun, Fermin memprioritaskan kemenangan Barca.

    Fermin Lopez jadi bintang Barca saat menggilas raksasa Yunani itu dengan skor 6-1 di lanjutan Liga Champions, tengah pekan ini. Gelandang berusia 22 tahun tersebut membobol gawang Olympiakos tiga kali alias mencetak hat-trick.

    Mengingat Dani Olmo masih cedera, Fermin Lopez diyakini akan kembali dimainkan saat Barcelona menantang Real Madrid pada Minggu (26/10/2025). Fermin akan rela tidak mencetak gol asalnya timnya memenangi El Clasico.


    “Mencetak hat-trick di El Clasico? Aku enggak tahu, itu memang akan jadi perasaan yang luar biasa,” sahut dia kepada Movistar Plus. “Semoga sih terjadi, tapi ini kan sebuah pertandingan yang sangat sulit.”

    “Aku senang jika tim menang. Aku tidak peduli apakah aku mencetak gol atau tidak. Kuharap aku bisa bermain dengan bagus dan kami menang,” Fermin Lopez melanjutkan.

    Tak sekadar gengsi, El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona nanti turut mempertaruhkan puncak klasemen Liga Spanyol. Barca cuma terpaut dua poin dari Madrid di singgasana.

    “Kami tahu ini adalah pertandingan yang sangat penting, untuk kami, untuk klub, terutama untuk fans. Ini adalah sebuah pertandingan yang semua pemain ingin bermain, semua pemain memiliki gairah dan antusiasme itu. Mudah-mudahan kami bisa menunjukkan penampilan terbaik dan menang,” lugas dia.

    Fermin Lopez toh cukup produktif meski jadi pemain pelapis Barcelona. Sudah lima gol disumbangkan pemain internasional Spanyol ini dalam tujuh pertandingan Barcelona di LaLiga dan Liga Champions. Sementara itu, Fermin Lopez baru mencetak satu gol saja untuk Barca dalam enam El Clasico yang dijalaninya.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ejekan Yamal Jadi Bahan Bakar Madrid Tampil Garang di El Clasico


    Madrid

    Ejekan Lamine Yamal seolah jadi bahan bakar Real Madrid untuk memenangi El Clasico. El Real tampil penuh motivasi untuk mengalahkan Barcelona 2-1.

    Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/10/2025). Dua gol kemenangan El Real dalam laga bertajuk El Clasico ini diciptakan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. El Barca hanya bisa membalas lewat Fermin Lopez.

    Madrid semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Los Blancos kini mengumpulkan 27 poin unggul lima angka dari Barcelona di urutan kedua.


    Kemenangan di El Clasico juga bikin penggawa Madrid membungkam mulut besar Lamine Yamal. Yamal sempat mengejek Madrid sebagai tim maling dan protes sebelum El Clasico.

    Kapten Madrid Dani Carvajal bahkan membalas ejekan ini dengan memberikan gestur yang menyimbolkan terlalu banyak bicara ke arah Yamal usai. Tindakan Carvajal sempat memicu keributan antar pemain kedua kubu.

    Ejekan Yamal ini seolah jadi bahan bakar Madrid untuk tampil mati-matian di El Clasico. Pelatih Madrid, Xabi Alonso, mengakui bahwa anak asuhannya bermain dengan motivasi yang sangat tinggi di laga ini.

    Meski begitu, Alonso tidak bisa memastikan apakah motivasi tinggi timnya akibat dari Yamal. Ia menegaskan bahwa El Clasico memang jadi laga yang wajib dimenangkan Madrid. Tak sekadar untuk tiga angka tapi juga gengsi karena rivalitas panjang kedua tim.

    “Saya tidak tahu apakah mereka sangat termotivasi (oleh kata-kata Lamine Yamal sebelum pertandingan), tetapi tim sangat termotivasi. Kami telah berbicara sebelumnya tentang betapa pentingnya pertandingan ini,” ujar Alonso dikutip dari The Athletic.

    “Bukan hanya karena tiga poin, tetapi juga karena dari mana kami berasal. Saya sangat senang untuk para pemain terutama karena mereka merasakan kemenangan di pertandingan besar,” jelasnya.

    (pur/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gestur Cerewet Carvajal ke Yamal Picu Keributan Usai El Clasico


    Madrid

    Dani Carvajal memberikan gestur cerewet ke Lamine Yamal usai El Clasico. Carvajal merespon ejekan Yamal yang sebelumnya menyebut El Real tim maling.

    Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Barcelona di Santiago Bernabeu, Sabtu (27/10/2025). Dua gol kemenangan El Real dalam laga bertajuk El Clasico ini diciptakan oleh Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. El Barca hanya bisa membalas lewat Fermin Lopez.

    Madrid semakin kukuh di puncak klasemen LaLiga. Los Blancos kini mengumpulkan 27 poin unggul lima angka dari Barcelona di urutan kedua.


    Selayaknya El Clasico, duel di Santiago Bernanbeu kali ini juga berlangsung panas. Menilik dari rivalitas panjang dari kedua kubu.

    Apalagi, Lamine Yamal sudah menyalakan api permusuhan dari sebelum laga di mulai. Ia mengejek Madrid sebagai tim maling dan protes.

    Ejekan ini justru membakar semangat Madrid untuk bisa meraih kemenangan di laga ini. Yamal kemudian jadi sasaran kemarahan pemain Madrid akibat pernyataan kontroversialnya tersebut.

    Kapten Madrid Dani Carvajal menghampiri Yamal usai laga. Ia membalas ejekan sayap 18 tahun ini dengan memberikan gestur yang menyimbolkan terlalu banyak bicara.

    Vinicius dan Thibaut Courtois juga berusaha mengejar Yamal. Para pemain Barcelona kemudian bereaksi dengan berusaha melindungi Yamal.

    Saat kedua pemain mulai tenang keributan kembali terjadi berawal dari Vinicius yang berteriak ke arah Yamal. Suasana kembali memanas dengan keributan kembali meluas antar pemain.

    Para pemain yang tak berlaga seperti Antonio Rudiger, David Alaba, dan Raphinha ikut terlibat. Pelatih Madrid, Xabi Alonso, dan asisten pelatih Barcelona, Marcus Sorg, harus turun tangan menenangkan anak asuhannya hingga suasana kondusif kembali.

    (pur/ran)





    Sumber : sport.detik.com