Tag: icloud

  • Jangan Panik! Begini Cara Temukan File Backup WA di HP & Laptop


    Jakarta

    WhatsApp menyediakan fitur backup untuk mencadangkan data pengguna. Di Android dan PC, file cadangan tersimpan di Google Drive, sedangkan di iPhone tersimpan di iCloud.

    Menariknya, WhatsApp di Android juga menyimpan backup lokal di memori internal ponsel, biasanya dilakukan secara otomatis setiap malam. Pengguna bisa mengatur frekuensi pencadangan: harian, mingguan, bulanan, atau tidak sama sekali.

    Backup ini sangat penting, terutama saat berganti perangkat atau ketika pesan penting terhapus secara tidak sengaja.


    Cara Melihat File Backup WhatsApp:

    Lewat PC:

    • Buka laman Google Drive lewat browser
    • Klik Storage/Penyimpanan
    • Pilih menu Backup/Cadangan
    • File backup WhatsApp akan muncul

    Lewat HP (Mobile):

    • Buka aplikasi Google Drive
    • Klik ikon menu (tiga garis) di kiri atas
    • Pilih Cadangan/Backup
    • File backup akan terlihat

    Perlu diketahui, hanya cadangan terbaru yang disimpan di cloud. Begitu pencadangan baru dilakukan, versi lama akan otomatis terhapus. Backup lokal di perangkat Android biasanya bertahan beberapa hari.

    Cara Pulihkan Pesan WhatsApp yang Hilang:

    • Uninstall aplikasi WhatsApp dari perangkat
    • Install ulang WhatsApp dari Google Play atau App Store
    • Saat diminta, klik Pulihkan/Restore untuk memulihkan pesan dari cadangan terakhir
    • Proses pemulihan akan berjalan otomatis

    Jika Anda melewatkan langkah pemulihan, maka data tidak akan bisa dikembalikan.

    Catatan penting: cara ini hanya berlaku untuk pesan yang terhapus setelah pencadangan terakhir dan sebelum backup berikutnya. Misalnya, jika backup dilakukan setiap hari pukul 02.00 dini hari, maka pesan yang terhapus setelah pukul itu masih bisa dipulihkan hingga backup berikutnya dibuat.

    Backup teratur bisa jadi penyelamat saat tak terduga. Pastikan fitur ini aktif di pengaturan WhatsApp kamu!

    (asj/asj)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Pindah dari Android ke iPhone, Apa yang Mesti Disiapkan?

    Jakarta

    Jika kalian memutuskan pindah dari HP Android ke iPhone, sepertinya wajib mengetahui beberapa hal ini deh. Yuk simak penjelasan singkatnya berikut.

    Setiap kali seseorang membeli HP baru, pasti ada pekerjaan rumah yang sudah menanti. Apa itu? Ya, memindahkan seluruh data HP lama ke perangkat baru yang sudah dibeli.

    Namun mengingat Android dan iOS merupakan dua sistem operasi yang berbeda, mungkin dalam beberapa keadaan, peralihan data dari keduanya akan sedikit lebih sulit.


    Oleh sebab itu, kemungkinan tidak sedikit dari mantan pengguna Android yang mencoba mempelajari cara memindahkan data dari Android ke iPhone. Nah bagi kalian yang sedang mengobok-obok informasi terkait hal itu di Google, mungkin pemaparan ini dapat membantu.

    1. Cara Pindah dari Android ke iPhone

    Melansir dari Optimum, Jumat (18/7/2025), mantan pengguna HP Android bisa mentransfer sebagian besar datanya ke iPhone. Cuma memang ada beberapa hal yang tidak bisa dioper, seperti aplikasi, mungkin hilang.

    Kendati demikian, aplikasi gratis yang tersedia di Google Play Strore dan App Store otomatis akan teralihkan. Dengan catatan, para pengguna wajib mengunduh ulang aplikasinya. Lalu kalian akan keluar otomatis dari aplikasi tersebut, sehingga pastikan mengingat kata sandinya.

    Lantas bagaimana dengan foto yang tersimpan di Google Photos, apakah bisa dialihkan ke iCloud? Jawabannya bisa, dan dapat dilakukan dengan sejumlah cara.

    Salah satunya mengunduh foto yang diinginkan, kemudian gunakan komputer atau laptop kalian untuk mengirimkan ke iCloud. Cara lainnya memberdayakan kecanggihan Google Takeout di komputer atau iPhone.

    Sementara langkah-langkah memindahkan data Android ke iPhone adalah sebagai berikut, berdasarkan informasi yang paparkan Cnet.

    1. Pertama-tama aktifkan HP Android dan iPhone kalian.
    2. Lalu isi daya kedua ponsel tersebut.
    3. Letakkan iPhone baru kalian di samping HP Android dan ikuti petunjuk di layar.
    4. Pada layar iPhone, pilih opsi Move Data from Android.
    5. Pada saat yang sama, install aplikasi Move to iOS di HP Android. Untuk menggunakannya, cukup menyetujui syarat dan ketentuannya.
    6. Ketika opsi Move from Android muncul di layar, ketuk Lanjutkan dan tunggu hingga kode berjumlah sepuluh atau enam digit muncul.
    7. Setelah itu masukkan kode tersebut ke perangkat Android.
    8. Perangkat lunak iOS akan membuat jaringan WiFi sementara, yang memungkinkan kalian terhubung ke HP Android.
    9. Klik Hubungkan ketika muncul di layar Android dan tunggu beberapa saat hingga layar Transfer Data muncul.
    10. Pilih konten yang ingin kalian pindah dari Android ke iPhone dan tekan tombol Lanjutkan. Ketika proses transfer data, upayakan untuk tidak membuka aplikasi apapun.
    11. Ingat ya, semakin banyak konten yang ingin dipindahkan, maka proses transfer akan memakan lebih banyak waktu.

    Seharusnya, file, foto, video, pesan, kontak, link bookmark di web, email, dan kalender sudah ada di iPhone baru kalian. Namun perlu dicatat, proses ini tidak dapat digunakan untuk memindahkan musik, buku, dan PDF. Menyoal hal ini, kalian harus melakukannya secara manual.

    2. Apa yang Mesti Dipersiapkan?

    Dari penjelasan tadi, maka sudah bisa diketahui apa saja yang mesti disiapkan. Apabila foto tersimpan di Google Photo, berarti kalian harus menyiapkan foto mana saja yang ingin dipindah ke iPhone menggunakan komputer atau laptop.

    Kemudian mencatat semua password terkait aplikasi yang sempat digunakan di Android. Jangan lupa juga memastikan baterai kedua HP tersebut dalam keadaan penuh, karena prosedur ini akan memakan banyak waktu. Apabila memang daya baterai tinggal sedikit, kalian bisa melakukan proses transfer sembari charging.

    (hps/rns)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Tahu WA Disadap Orang, Baca Cirinya!


    Jakarta

    Platform bertukar pesan instan WhatsApp (WA) menjadi salah satu yang paling populer di dunia. Di Indonesia, penggunanya bahkan menyentuh angka 112 juta, membuatnya menempati posisi ketiga dalam lima besar negara pengguna WA terbanyak di dunia.

    Dikarenakan WhatsApp jadi aplikasi paling populer di Indonesia, tak jarang pelaku kejahatan yang tertarik untuk menyadap akun WA para penggunanya. Penyadapan ini dilakukan mulai untuk mengetahui aktivitas pengguna hingga mengintip informasi/data berharga yang dibagikan via WA.

    Cara mengetahui WhatsApp disadap

    Ada sejumlah tanda yang dapat kamu baca ketika WhatsApp disadap orang lain. Berikut ini di antaranya:


    1. Ada aktivitas aneh

    Pernahkah kamu menerima pesan dari orang tidak dikenal atau kontak yang tidak ada di dalam daftar? Bisa jadi, akun WA kamu sudah disadap orang lain.

    Jangan lupa pula untuk memeriksa pesan yang terkirim. Kalau menemukan chat yang dikirim bukan olehmu, maka mungkin ada orang yang memegang kendali atas akun WhatsApp-mu. Periksa juga riwayat panggilan untuk melihat apakah ada aktivitas panggilan aneh yang dilakukan atau tidak.

    Selain itu, cek informasi daftar kontak. Karena penyusup yang meretas akunmu bisa mulai mengganti informasi kontak yang ada.

    2. Tidak bisa masuk ke WhatsApp

    Saat hendak mengakses WA tapi malah tidak bisa masuk, itu dapat menjadi tanda akunmu diretas. Ciri lainnya apabila WhatsApp di ponselmu tiba-tiba log out (keluar) dengan sendirinya dan kamu tidak dapat masuk setelahnya. Kamu patut mencurigai kalau akunmu disadap.

    3. Mendapat kiriman kode OTP

    Saat menerima pesan berisi kode OTP padahal kamu tidak memintanya, ini juga perlu diwaspadai lantaran bisa saja seseorang tengah mencoba untuk mengambil kendali akun WA-mu.

    Ini karena kode OTP diperlukan jika seseorang sedang mendaftarkan akun WhatsApp menggunakan nomormu. Tanpa kode ini, proses verifikasi tidak bisa lanjut. Apabila kamu mendapatkan kiriman kode OTP secara tiba-tiba, jangan berikan kode tersebut kepada siapapun termasuk orang yang kamu kenal.

    4. Ada perangkat asing yang ditautkan

    Tanda selanjutnya untuk mengetahui apakah WhatsApp disadap atau tidak dengan mengecek perangkat yang ditautkan ke akunmu. Kalau ada perangkat tidak dikenal yang tertaut ke WA kamu, maka harus dicurigai.

    Berikut cara cek perangkat yang tertaut ke akun WhatsApp:

    • Buka WhatsApp di ponsel
    • Klik ikon titik tiga di pojok kanan atas untuk HP Android, atau klik ikon roda gigi di pojok kanan bawah untuk iPhone
    • Lalu klik Perangkat Tertaut atau tidak
    • Jika ada perangkat lain yang tidak diketahui tertaut ke WhatsApp-mu maka itu tanda akunmu sedang disadap. Apabila terjadi demikian, hapus perangkat yang tertaut itu dengan mengklik Keluar.

    Cara Mengatasi WhatsApp yang Disadap

    Setelah diperiksa, ternyata benar bahwa WhatsApp kamu dibajak. Lantas, apa yang harus dilakukan? Sebaiknya segera hapus akun dan putuskan semua perangkat yang terhubung dengan akun WA itu, seperti WhatsApp Web.

    Inilah cara menghapus akun WhatsApp:

    • Buka WhatsApp di ponsel
    • Klik ikon titik tiga di sudut kanan atas untuk Android, atau klik ikon roda gigi di kanan bawah untuk iPhone
    • Pilih menu akun, lalu ketuk Hapus Akun pada bagian paling bawah
    • Masukkan nomor WhatsApp, kemudian klik Hapus Akun
    • Dengan menghapus akun WA, seluruh riwayat pesan serta cadangan di Google Drive atau iCloud akan terhapus. Kamu juga akan dikeluarkan dari semua grup.

    Cara mencegah WhatsApp disadap

    Buat kamu yang WhatsApp-nya masih aman, pastikan kamu telah menerapkan cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah WA disadap atau diretas penyusup. Di antaranya dengan mengamankan akun WhatsApp milikmu. Simak cara melindungi WA agar tidak dibajak.

    1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

    Untuk mengamankan WhatsApp, aktifkan verifikasi dua langkah. Berikut langkah-langkahnya:

    • Klik ikon titik tiga di kanan atas atau ikon roda gigi di kanan bawah
    • Pilih Setelan, kemudian ketuk Akun
    • Selanjutnya, klik Verifikasi Dua Langkah lalu ketuk Nyalakan
    • Masukkan 6 digit PIN yang bisa diingat, lalu konfirmasi PIN
    • Tak ketinggalan, masukkan email untuk memulihkan PIN jika pengguna lupa.

    2. Aktifkan kunci sidik jari

    Dengan mengaktifkan pemindai sidik jari sebagai kunci, maka orang lain tidak dapat mengakses akun WhatsApp milikmu. Berikut cara mengaktifkan kunci sidik jari:

    • Klik ikon titik tiga di kanan atas atau ikon roda gigi di kanan bawah
    • Pilih Privasi lalu klik Kunci Sidik Jari
    • Aktifkan pemindai sidik jari dengan menyetelnya ke kanan
    • Kemudian pengguna akan diminta untuk merekam sidik jari
    • WhatsApp lalu akan meminta pengguna untuk memilih berapa lama waktu agar aplikasi bisa terkunci otomatis
    • Perlu diingat juga agar kamu tidak sembarang membuka link yang dikirimkan orang lain dan tidak membagikan kode OTP ke siapapun jika menerimanya.

    Jadi, itulah cara mengetahui apakah WhatsApp kamu disadap orang lain atau tidak, termasuk juga cara mencegah dan apa yang harus dilakukan jika mengalaminya. Semoga bisa membantu kamu ya, detikers.

    (ask/ask)



    Sumber : inet.detik.com