Tag: jus buah

  • Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas

    Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas


    Jakarta

    Orang berusia 50 tahun ke atas disarankan lebih memerhatikan asupan makanannya jika ingin sehat dan berumur panjang. Coba rutin konsumsi 2 jus terbaik ini menurut para ahli.

    Menjaga kesehatan seiring pertambahan usia bukan perkara mudah, terlebih jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Salah satu cara sederhananya adalah dengan mengatur pola makan, termasuk lewat konsumsi jus.

    Namun, tak semua jus layak diklaim sebagai minuman sehat. Meski terlihat segar dan menyehatkan, beberapa jenis jus justru mengandung gula tambahan yang tinggi, serta minim serat.


    Hal ini justru dapat berdampak buruk, terutama bagi kelompok usia 50 tahun ke atas yang mulai rentan terhadap berbagai gangguan metabolik.

    Menurut ahli nutrisi Blanca Garcia, jus terbaik bagi individu berusia 50 tahun ke atas adalah yang berasal dari campuran buah dan sayuran segar. Jus juga harus dibuat tanpa tambahan gula maupun bahan pengawet.

    tren minum jus 3 hari untuk detox  tubuhAda jus yang direkomendasikan untuk orang berusia 50 tahun ke atas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menyarankan agar jus yang dikonsumsi lebih menitikberatkan pada sayuran ketimbang buah.

    “Tanpa serat yang bisa memperlambat proses pencernaan, gula darah bisa melonjak setelah minum jus,” ujar Blanca, seperti dikutip dari Eat This Not That.

    Sebaliknya, jus dari sayuran cenderung memiliki kadar gula lebih rendah dan serat yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

    Serat juga memegang peran krusial dalam menjaga sistem pencernaan, yang pada usia 50-an umumnya mulai mengalami perlambatan fungsi.

    Sebuah penelitian dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa orang berusia antara 50-71 tahun yang rutin mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya.

    Serat membantu meningkatkan kesehatan usus, mengontrol kadar kolesterol, dan mendukung metabolisme tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengonsumsi jus yang kaya serat bisa menjadi langkah cerdas bagi Anda yang ingin tetap aktif dan sehat di usia paruh baya.

    Baca juga: Botol Coca-Cola Berusia 1 Abad Ditemukan Kolektor, ini Tampilannya

    Jus buah dan sayurKonsumsi jus sayur jauh lebih direkomendasikan daripada jus buah. Foto: Istock

    Berikut dua jenis jus yang disarankan oleh para ahli untuk usia 50 tahun ke atas:

    1. Jus kangkung

    Jus dari sayuran hijau satu ini ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Biomedical and Environmental Sciences, disebutkan bahwa konsumsi jus kangkung selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

    Efek ini tentu sangat penting bagi kelompok usia 50-an yang mulai rentan terhadap penyakit kardiovaskular.

    2. Jus brokoli

    Brokoli mengandung antioksidan bernama kaempferol yang diketahui dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.

    Selain itu, kandungan antioksidan dalam brokoli juga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis.

    Mengonsumsi jus brokoli secara rutin dapat membantu menjaga fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Rahasia Umur Panjang, Ini Jus Terbaik buat Usia 50-an Menurut Ahli”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Agar Gula Darah Stabil, Konsumsi 5 Minuman Sehat Ini

    Agar Gula Darah Stabil, Konsumsi 5 Minuman Sehat Ini


    Jakarta

    Beberapa minuman yang mengandung nutrisi penting mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Mulai dari kopi hingga susu kedelai, ampuh kendalikan gula darah!

    Gula darah atau glukosa merupakan sumber energi utama tubuh yang berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat. Tubuh memecah karbohidrat menjadi glukosa dan melepaskan ke dalam aliran darah untuk digunakan sebagai energi.

    Namun, kadar gula darah berfluktuasi. Kadar gula darah yang naik dapat mengkhawatirkan kesehatan tubuh. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya pola makan tidak sehat.


    Untuk menjaga kadar gula darah tetap normal, tubuh perlu mengasup nutrisi seperti, protein, antioksidan, dan magnesium. Nutrisi tersebut terkandung pada beberapa minuman ini.

    Dikutip dari Eatingwell.com (01/05/25) berikut 5 minuman yang dapat menjaga kadar gula darah stabil:

    1. Kopi

    Kopi instanKopi diseduh tanpa gula tambahan dapat menjaga kadar gula darah. Foto: iStock

    Menurut Erins Palinski-Wade, ahli gizi sekaligus penulis Day Diabetes Diet, kopi yang diseduh tanpa pemanis tambahan sangat bermanfaat untuk gula darah.

    “Minum kopi hitam dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dan memperlambat perkembangan penyakit,” ujar Palinski-Wade.

    Kopi mengandung senyawa yang disebut asam klorogenat yang berfungsi sebagai antioksidan, sehingga dapat mengurangi peradangan. Hal ini penting karena peradangan yang tidak terkendali dapat memicu produksi insulin berlebih dan mengganggu metabolisme glukosa.

    2. Susu sapi

    Susu sapi kerap dipandang sebelah mata, karena dianggap dapat meningkatkan gula darah. Hal tersebut disebabkan karena susu sapi mengandung gula alami (laktosa).

    “Namun, susu sapi mengandung protein, karbohidrat, dan lemak yang seimbang, sehingga dampaknya terhadap gula darah menjadi minimal,” ujar Palinski.

    Faktanya, beberapa penelitian telah menemukan korelasi antara peningkatan asupan susu dan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2.

    Hal tersebut karena nutrisi yang terkandung pada susu, seperti vitamin D dan magnesium yang berperan membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

    Minuman yang dapat menjaga kadar gula darah ada di halaman berikutnya.

    3. Jus buah murni

    jus buahJus buah tanpa gula mampu menjaga kadar gula darah. Foto: Getty Images/habovka

    Terbuat dari buah-buahan, mengonsumsi jus buah dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan gula darah.

    Namun, dengan catatan bahwa jus buahnya tidak dicampur dengan gula tambahan. Jadi, benar-benar jus buah dan air. Kandungan gula alami pada buah pun kerap dipandang negatif.

    Faktanya, gula alami pada buah berbeda dengan gula tambahan. Gula alami terikat dan matriks serat, antioksidan, dan nutrisi bermanfaat lainnya yang dapat membantu kadar gula darah.

    4. Susu kedelai

    Mitos yang masih berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa susu kedelai dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun, ahli gizi Cassetty menjelaskan bahwa susu kedelai adalah pilihan susu nabati terbaik, asalkan tidak dicampur dengan gula tambahan.

    “Susu kedelai adalah pilihan yang baik karena susu ini rendah karbohidrat, sehingga menjadikannya pilihan tepat untuk mengendalikan gula darah,” ujar ahli gizi Cassety.

    Faktanya, 1 cangkir susu kedelai (240 mililiter) dilengkapi dengan 8 gram protein, sama seperti susu sapi dengan tambahan 9 gram karbohidrat. Protein tersebut berperan memperlambat dampak karbohidrat lain dalam makanan atau camilan.

    5. Teh

    teh hijauteh hijau mengandung katekin yang mampu menjaga kadar gula darah. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Sama dengan kopi, teh juga dikemas dengan senyawa penting. Senyawa itu disebut katekin yang berperan sebagai antioksidan. Sebuah studi telah menemukan bahwa katekin pada teh hijau dan teh hitam dapat mengatur gula darah dengan berbagai cara.

    Katekin akan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin, melindungi dari peradangan, dan berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan stres oksidatif.

    “Katekin juga dapat memberi makan bakteri usus yang baik, sehingga membantu insulin tubuh bekerja lebih efektif untuk membersihkan gula dari darah, asalkan tidak dicampur dengan gula,” tutur ahli gizi Cassety.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com