Tag: kebiasaan

  • Cara Nyetir Mobil Biar Irit Bensin



    Jakarta

    Cara menyetir turut mempengaruhi konsumsi BBM. Makanya jangan nyetir asal-asalan. Berikut ini tips menyetir supaya irit bensin.

    Nyetir mobil ada tekniknya. Apalagi kalau kamu mau mobilnya irit bensin. Ya, kebiasaan mengemudi memang mempengaruhi konsumsi bahan bakar mobil kamu di samping beberapa kondisi lainnya. Mengutip laman buku panduan manual Mitsubishi Xpander, berikut ini hal-hal yang bisa dipraktikkan agar konsumsi bensin mobil kamu irit.


    Pertama berkaitan dengan akselerasi dan deselerasi. Hindari akselerasi dan menjalankan secara tiba-tiba. Mudahnya, jangan kebiasaan ngegas-ngerem secara sering. Ini mengakibatkan konsumsi bahan bakar jadi berlebihan.

    Kedua saat perpindahan gigi, khususnya mobil manual. Lakukan perpindahan gigi hanya pada kecepatan dan rpm yang sesuai. Beda halnya dengan mobil matic saat posisi gigi sudah diatur secara otomatis.

    “Sebisa mungkin gunakan gigi yang paling tinggi,” demikian dijelaskan pada buku panduan manual tersebut.

    Jalan-berhenti, jalan-berhenti seperti saat mengemudi di dalam kota bikin konsumsi bbm jadi boros. Jika memungkinkan, cari jalan yang sepi. Atau ketika berkendara di jalan yang ramai, hindari penggunaan gigi rendah dengan putaran mesin yang tinggi.

    Selanjutnya, jangan biarkan mobil dalam keadaan diam terlalu lama. Ya, meski posisinya diam, mobil tetap mengkonsumsi bahan bakar. Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah kecepatan. Jangan sampai membejek gas penuh karena membuat BBM lebih banyak ‘diminum’ mesin.

    “Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin banyak bahan bakar terkonsumsi. Hindari mengemudi pada kecepatan penuh. Bahkan sedikit saja melepas pedal gas akan menghemat bahan bakar secara signifikan,” begitu penjelasannya.

    Tekanan angin ban juga mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Pastikan kamu mengecek kondisi tekanan angin ban. Tekanan angin yang kurang akan meningkatkan hambatan saat berjalan dan meningkatkan konsumsi bahan bakar. Tak cuma itu, tekanan angin ban yang kurang juga mempengaruhi keausan ban dan stabilitas mengemudi.

    Terakhir berurusan dengan muatan mobil. Bawa barang di mobil seperlunya. Jangan mengendarai kendaraan dengan membawa barang yang tidak perlu di bagasi.

    “Penambahan berat kendaraan akan sangat mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Hindari juga mengemudi dengan barang-barang yang tidak diperlukan di atap. Hambatan udara akan bertambah dan meningkatkan konsumsi bahan bakar,” tulis buku panduan manual tersebut.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pagi-pagi Manasin Mobil, Masih Perlu Nggak Sih?



    Jakarta

    Kebiasaan pemilik kendaraan pagi-pagi sebelum berangkat beraktivitas adalah memanaskan mesin mobil. Tapi, masih perlu nggak sih memanaskan mesin mobil terkini?

    Dikutip dari Newsroom Toyota Astra, sebenarnya mobil terkini tidak perlu dipanaskan mesinnya. Apalagi kalau memanaskan mesin mobil dalam waktu yang lama, yang ada hanya membuang bensin dan menyumbang polusi udara.

    Toyota menyebut, teknologi material mesin yang makin presisi sudah tidak mensyaratkan untuk dipanaskan setiap pagi. Namun, bukan berarti memanaskan mesin mobil tidak boleh sama sekali. Ada beberapa kondisi yang mengharuskan mesin mobil dipanaskan. Misalnya karena ditinggal lama di garasi agar aki tidak tekor.


    Untuk itu, dalam memanaskan mesin mobil, Toyota menyarankan tidak perlu terlalu lama. Mobil keluaran terbaru cukup dipanaskan sebentar saja, sekitar satu sampai dua menit sebagai persiapan berangkat. Di waktu yang sama, kamu bisa memeriksa tekanan ban dan panel instrumen dari kemungkinan masalah, serta menyiapkan keperluan lain seperti uang elektronik.

    Kalau terlalu lama, malah boros bahan bakar dan mempercepat penumpukan karbon yang justru akan menurunkan kinerjanya. Mesin modern sudah dirancang untuk cepat menyesuaikan suhu kerja optimal. Cukup biarkan sebentar, lalu jalan pelan supaya mesin menyesuaikan dengan alami.

    Dalam memanaskan mesin mobil juga tidak perlu menginjak-injak gas. Kebiasaan menginjak pedal gas langsung setelah mesin menyala dapat membuat oli belum sempat mengalir sempurna ke seluruh komponen. Akibatnya, gesekan jadi lebih tinggi dan bisa mempercepat aus. Selain itu, campuran udara dan BBM belum sempurna jadi boros dan emisinya tinggi.

    Ketika memanaskan mesin mobil juga perlu dipastikan sirkulasi udara sekitar memadai. Gas buang yang keluar bisa menumpuk dan membahayakan kesehatan penghuni rumah. Khususnya karena gas CO tidak berbentuk dan tidak memiliki jejak bau. Kejadian keracunan gas karbonmonoksida berlangsung cepat dan mematikan.

    Sebaiknya panaskan mobil di area terbuka atau pintu garasi dibuka. Sehingga, sirkulasi udara tetap lancar dan gas buang tidak terperangkap. Selain menjaga kesehatan, cara ini juga membuat suasana lebih nyaman.

    Lanjut, sambil memanaskan mesin mobil, cek indikator di panel instrumen. Kalau ada tanda peringatan, kamu bisa langsung tahu dan mengambil tindakan. Jika dirasakan berbahaya seperti indikator tekanan oli atau rem menyala, segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan.

    Meskipun sudah dipanaskan, mesin butuh waktu beradaptasi untuk mencapai suhu kerja optimal. Sebaiknya, mobil dibawa dengan kecepatan santai dan tidak buru-buru. Kalau langsung dipacu, bisa-bisa komponen mesin bekerja terlalu keras. Akhirnya, umur mesin jadi lebih pendek. Belum lagi kalau komponen penting seperti rem belum siap atau bermasalah.

    Cara terbaik adalah jalan perlahan dulu beberapa menit sembari memastikan komponen lain seperti rem dan radiator berfungsi normal. Biarkan mesin dan oli bekerja dengan ritme yang pas sebelum mengemudi lebih cepat. Perilaku ini akan membuat performa mesin lebih stabil dan awet.

    Untuk mobil yang tidak dipakai setiap hari, cukup panaskan tiga hari sekali, dan hanya sebentar saja agar menjaga aki tetap terisi dan oli bersirkulasi. Memanaskannya setiap hari justru bikin boros bahan bakar.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Kota Favorit untuk Liburan Slow Travel di Indonesia


    Jakarta

    Slow travel jadi tren liburan terkini yang ingin lebih menikmati pesona destinasi wisata. Slow travel identik dengan kegiatan yang lebih mengenal (ngeblend) kebiasaan, kebudayaan, dan karakter masyarakat sekitar. Penikmat slow travel biasanya tinggal lebih lama di kota tujuan.

    Kota Favorit Slow Travel

    Destinasi wisata populer ternyata menjadi tujuan utama penikmat slow travel. Berikut rekomendasi kota tujuan slow travel

    Kalegowa, Sulawesi Selatan

    Lahan sawah di CirebonIlustrasi sawah Kalegowa (dok. Fahmi Labibinajib)

    Kota ini dinobatkan sebagai kota terbaik kedua untuk slow travel di Asia versi Agoda. Kalegowa terkenal dengan sejarahnya yang panjang sebagai lokasi pertama benteng kerajaan Gowa. Kota ini juga punya pesona sawah hijau, pohon rindang, arsitektur Bugis masih lestari, serta warga lokal yang hangat dan ramah.


    Yogyakarta, DI Yogyakarta

    Tahukah traveler ada yang unik jika berkunjung ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Setiap pengunjung yang datang akan diperlakukan selayaknya tamu raja.tempat penyambutan pengunjung Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Foto: Arawinda Dea Alisia

    Penikmat slow travel bisa memilih destinasi wisata dan lokasi menginap yang jauh dari pusat. Selain Yogya, kamu bisa memilih lokasi wisata di Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan daerah lagi di Yogyakarta. Untuk lokasi wisata, kamu sebaiknya memilih museum, candi, situs sejarah dan budaya lain yang bisa dinikmati tanpa harus buru-buru.

    Purwokerto, Jawa Tengah

    Wisata Baturaden, Baturraden, PurwokertoWisata Baturaden, Baturraden, Purwokerto Foto: Ari Saputra

    Ibu kota Kabupaten Banyumas ini kerap disebut mirip Yogya, namun tidak seramai kota tersebut. Purwokerto terkenal dengan hawa sejuk, adem, minim macet, masyarakat ramah, dan biaya hidup murah. Kendati begitu, Puwokerto tidak sulit diakses internet dan sangat adaptif pada perkembangan teknologi.

    Bandung, Jawa Barat

    Suasana Braga, Kota Bandung di momen libur panjang Waisak 2025.Suasana Braga, Bandung Foto: Rifat Alhamidi

    Kota Bandung secara umum adalah destinasi wisata populer karena dekat Jabodetabel dan mudah diakses. Namun, Bandung menyediakan tempat bagi penikmat slow travel yang ingin berlama-lama meniknati keindahannya. Kamu bisa memilih destinasi wisata alam, sejarah, dan budaya yang tidak terlalu ramai pengunjung.

    Raja Ampat, Papua Barat Daya

    Laguna berbentuk bintang di Raja AmpatLaguna berbentuk bintang di Raja Ampat Foto: Johanes Randy

    Potongan surga dunia ini sangat disayangkan jika tidak bisa dinikmati berlama-lama. Slow travel sangat direkomendasikan agar bisa menikmati keberagaman flora dan fauna Raja Ampat, hewan endemik, pasir putih, air laut biru hijau yang jernih. Selain itu, sungguh disayangkan jika harus meninggalkan Raja Ampat tanpa tahu kekayaan budaya dan sejarah masyarakatnya.

    Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

    Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo yang digunakan wisatawan kala berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT.Kapal-kapal wisata di perairan Labuan Bajo Foto: Ambrosius Ardin/detikBali

    Destinasi wisata ini adalah gerbang menuju habitat asli komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Di sini ada beragam spot wisata yang bisa kamu nikmati tanpa harus terburu-buru yaitu Goa Rangko, Air Terjun Cunca Rami, Bukit Sylvia, Sawah Lingko, dan Kampung Compang To’e Melo untuk mengenal budaya lokal Labuan Bajo.

    Sebelum memilih destinasi wisata untuk slow travel, pastikan kamu sudah menyusun itinerary yang tepat sehingga waktu liburan terasa lebih efisien.

    (row/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Ini Cara Mengunci Profil FB agar Tidak Ada Orang yang Stalking

    Jakarta

    Beberapa orang ingin mengunci atau lock profile Facebook (FB) pribadinya. Ada beberapa alasan kenapa akun Facebook ingin digembok, salah satunya agar tidak di-stalking orang lain.

    Kebiasaan sejumlah orang yang suka stalking akun Facebook orang lain dapat membawa petaka. Sebab, bisa saja mereka menemukan foto-foto lama kamu di FB, kemudian disebarluaskan di media sosial lainnya.

    Selain itu, bisa saja kamu mengunggah beberapa foto yang bersifat privasi. Hal itu bisa jadi celah bagi orang yang tak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan.


    Jika kamu khawatir dengan para stalker, sudah saatnya akun Facebook harus digembok. Namun, bagaimana cara mengunci profil FB? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mengunci Profil FB

    Ternyata, mengunci profil FB terbilang mudah dan cepat. Jadi, kamu bisa melakukannya dalam hitungan menit saja.

    Sebenarnya fitur mengunci profil atau lock profile telah disediakan oleh Meta. Tidak hanya untuk Facebook, tapi juga akun Instagram. Tujuannya adalah untuk menjaga privasi penggunanya agar lebih aman serta memberikan kenyamanan saat menggunakan media sosial.

    Mengutip laman Pusat Bantuan Facebook, berikut cara mengunci profil FB:

    • Buka Facebook lewat HP atau situsnya di PC
    • Login menggunakan email dan password
    • Di halaman utama, pilih tiga garis di pojok kanan atas. Jika login melalui situs, klik logo profil di pojok kanan atas
    • Pilih menu ‘Pengaturan dan Privasi’
    • Klik ‘Pemeriksaan Privasi’
    • Kunjungi menu ‘Siapa yang bisa melihat yang Anda bagikan’
    • Lalu klik ‘Lanjutkan’
    • Di tahap ini, detikers bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat informasi profil kalian, mulai dari Nomor Telepon, Email, Tanggal Lahir, Kota, Pendidikan, atau melihat daftar teman yang kalian ikuti
    • Jika ingin menyembunyikan seluruh informasi dari publik, maka klik kotak abu-abu dan pilih ‘Hanya Saya’
    • Jika sudah, silahkan klik ‘Selanjutnya’
    • Kemudian atur siapa saja yang bisa melihat Story kalian, termasuk membatasi postingan lama
    • Kalau sudah, ketuk ‘Selanjutnya’
    • Pada bagian ini, jika ada akun Facebook yang ingin detikers blokir, bisa tekan tombol ‘Tambahkan ke Daftar Blokir’
    • Lalu klik ‘Selanjutnya’
    • Kemudian klik ‘Tinjau Topik Lain’
    • Selesai, kini akun Facebook kamu sudah terkunci dan tidak bisa dilihat orang lain.

    Ini yang Terjadi Ketika Akun Profil FB Dikunci

    Setelah mengunci profil FB, maka orang yang belum berteman dengan kamu tidak bisa melihat foto, postingan, hingga informasi profil. Jadi, mereka hanya bisa melihat nama dan foto profil (jika menggunakannya).

    Dengan begitu, hanya teman-teman di FB saja yang bisa melihat profil kamu. Apabila detikers mengunci profil FB, maka teman-teman kamu akan melihat hal berikut:

    • Foto dan postingan di profil kamu.
    • Foto profil atau foto sampul di profil.
    • Facebook Story.
    • Postingan dan foto terbaru.

    Selain itu, setiap postingan yang dahulu pernah dibagikan secara ‘Publik’ akan berubah menjadi ‘Hanya Teman’ saja. Lalu, profile review dan tag review akan diaktifkan, serta hanya beberapa tampilan ‘About’ yang bisa dilihat oleh semua orang di profil kamu.

    Itu dia cara mengunci profil FB agar tidak di-stalking orang lain. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • 10 Cara Mengatasi HP Lemot dan Sering Ngelag

    Jakarta

    Smartphone atau HP baru mampu menjalankan perintah dengan cepat ketika layar ditekan. Tapi lama kelamaan HP bisa menjadi lambat, lemot, atau ngelag.

    Beberapa faktor yang dapat memengaruhi masalah tersebut adalah kinerja RAM, kapasitas internal (ROM), operating system (OS), hingga kebiasaan penggunaan HP. Semakin minim kapasitas HP, maka masalah lemot makin mudah muncul.

    Di bawah ini ada 10 cara mengatasi HP lemot dan sering ngelag yang bisa detikers coba untuk mengembalikan kecepatan HP dalam menjalankan aplikasi dan sebagainya.


    Tips Mengatasi HP Lemot

    Dilansir dari PCMag dan Tech News World, berikut ini tips atau cara mengatasi HP lemot:

    1. Lakukan Reset

    Solusi pertama ketika HP mengalami lemot atau bahkan tidak mau menjalankan perintah adalah dengan melakukan reset. Ini dapat menyelesaikan masalah memori, cache aplikasi, atau konektivitas jaringan.

    2. Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan

    Kemungkinan penyebab HP lemot adalah terlalu banyak aplikasi. Setiap aplikasi mungkin tetap bekerja meski tidak sedang dijalankan. Hal ini tetap memakan memori RAM, sehingga mengganggu kinerja sistem.

    Jika ada aplikasi yang jarang digunakan atau tidak begitu penting, sebaiknya dihapus saja. Pada beberapa aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus, maka cukup menonaktifkannya atau pilih disable.

    3. Mengurangi Kepadatan File Kapasitas HP

    Masalah lain yang menyebabkan HP lemot dan sering ngelag adalah kapasitas internal HP yang sudah penuh. Mengurangi kepadatan kapasitas HP, misal dengan menghapus aplikasi.

    Selain itu, hapus juga foto dan video di galeri. Jika memang penting, maka pindahkan dulu ke layanan cloud. Jangan lupa kosongkan Trash di galeri atau file manager, karena sering kali file sampah masih berada di situ.

    4. Hapus Cache

    Setiap aplikasi biasanya meninggalkan jejak data yang disebut cache. Semakin sering aplikasi digunakan, biasanya juga semakin besar cache-nya. Caranya ialah buka Pengaturan > Penyimpanan > Aplikasi.

    Bukalah setiap aplikasi dan lakukan hapus cache. Detikers bisa memilih beberapa aplikasi yang biasanya memiliki cache besar seperti Instagram, YouTube, dan sebagainya.

    5. Update Aplikasi

    Jika HP lemot ketika membuka aplikasi tertentu, mungkin masalahnya ada pada aplikasi tersebut. Coba buka Play Store atau App Store untuk mengecek update aplikasi. Jika ada update terbaru, maka bisa segera diunduh dan diinstal.

    6. Update OS

    Selain update aplikasi, detikers juga bisa update OS. Versi OS yang terbaru biasanya paling efisien, sehingga bisa membuat HP lebih lebih cepat.

    Pada iPhone, buka Settings > General > Software Update. Pada Android, buka Settings > System > System Update.

    7. Singkirkan Widget

    Widget adalah fitur dari aplikasi yang bisa menampilkan informasi di layar utama tanpa harus membuka aplikasi terlebih dahulu. Misalnya aplikasi pemutar musik yang bisa langsung klik tombol play di layar utama.

    Fitur widget ini bisa menghabiskan RAM dan baterai lebih cepat. Cara menyingkirkannya adalah dengan mengetuk dan menahan widget sampai muncul opsi, lalu pilih Hapus.

    8. Nonaktifkan Pengaturan Animasi

    Pengguna mungkin senang mengaktifkan fitur animasi agar tampak lebih canggih misal efek cahaya, zoom, berputar, hingga penggunaan live wallpaper. Hal ini akan meningkatkan kinerja HP beserta aplikasi yang dibutuhkan.

    9. Cek Penggunaan Baterai

    Coba cek penggunaan kesehatan baterai kamu, karena kondisi baterai juga mungkin mempengaruhi kinerja HP. Di iPhone, buka Pengaturan > Baterai > Kesehatan & Pengisian Daya Baterai. Jika kesehatan baterai jauh di bawah 80%, maka pertimbangkan untuk mengganti baterai.

    Sementara Android tidak memiliki fitur skor persentase kesehatan baterai. Kamu bisa mengunduh aplikasi seperti AccuBattery untuk memeriksanya.

    Pastikan juga HP tidak dalam pengaturan Battery Saver. Kondisi tersebut memang membuat baterai awet, tetapi kinerja RAM juga menjadi terbatas.

    10. Lakukan Factory Reset

    Jika cara-cara di atas belum berhasil, coba lakukan factory reset atau mengembalikan ke setelan pabrik. Langkah ini akan menghapus semua data, sehingga jika ada data penting harus dicadangkan dulu.

    Jika detikers sudah mencoba 10 cara mengatasi HP lemot tersebut, namun masih bermasalah, maka tidak ada salahnya menyervis HP kamu. Jika masih belum berhasil, mungkin sudah waktunya ganti HP baru.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 10 Cara agar Baterai HP Tidak Cepat Habis dan Panjang Umur

    Jakarta

    Baterai merupakan salah satu komponen terpenting di HP. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah baterai tiba-tiba cepat habis, padahal baru saja diisi penuh.

    Simak artikel ini untuk mengetahui 10 cara agar HP tidak cepat habis. Lakukan kebiasaan-kebiasaan baik berikut ini agar baterai bisa awet dalam jangka panjang.

    Tips agar Baterai HP Tidak Cepat Habis

    Dikutip dari Pusat Bantuan Android, berikut ini sejumlah tips dan cara agar HP tidak cepat habis. Caranya berbeda-beda tergantung merek HP, namun secara garis besar lakukan cara berikut:


    1. Atur Kecerahan

    Dengan mengurangi tingkat kecerahan, maka baterai akan semakin lama habis. Selain itu, gunakan tema gelap pada seluruh aplikasi agar HP tidak mengeluarkan banyak daya untuk menyalakan layar.

    2. Hindari Layar Aktif Terlalu Lama

    Jika tak ingin baterai cepat habis, terutama ketika dalam perjalanan yang sulit mencari sambungan listrik, hindari layar aktif terlalu lama. Atur agar layar mati otomatis lebih cepat.

    Jangan menggunakan HP untuk menonton video dan bermain game, terutama yang menggunakan kualitas grafis yang tinggi. Layar yang terlalu lama aktif akan menyedot banyak daya.

    3. Hindari Sambungan Konstan dan Lokasi

    Untuk menghemat baterai, hindari menggunakan sambungan atau koneksi dan lokasi secara konstan, misalnya menggunakan GPS dan mengaktifkan akses lokasi dalam waktu lama.

    Hindari juga menggunakan data internet untuk streaming video atau musik. Selain itu, hindari melakukan panggilan telepon saat perjalanan.

    4. Tutup Aplikasi yang Memproses Banyak Informasi

    Hindari juga menggunakan aplikasi yang memproses banyak informasi, misalnya sering menggunakan kamera, memainkan game yang sangat interaktif, serta menggunakan aplikasi dalam waktu yang lama.

    5. Atur Konektivitas

    Penggunaan konektivitas yang keliru juga bisa cepat menghabiskan baterai, misalnya menggunakan tethering (hotspot). Jika ada koneksi Wi-Fi, maka matikan data seluler.

    Selain itu, matikan bluetooth jika tidak diperlukan. Jika berada di tempat yang susah sinyal, sebaiknya gunakan mode pesawat, karena HP yang mencari sinyal akan menghabiskan banyak daya.

    6. Hapus Akun yang Tidak Perlu

    Smartphone memungkinkan pengguna untuk memiliki banyak akun di HP, misalnya akun Gmail, WhatsApp, dan sebagainya. Akun-akun tersebut akan terus berjalan di latar belakang, sehingga bisa mempengaruhi daya baterai.

    7. Aktifkan Battery Saver

    Kebanyakan ponsel dilengkapi fitur battery saver atau penghemat baterai. Biasanya pengaturan ini bisa ditemukan hanya dengan menggulirkan bagian atas layar. Atau cari di Settings > Battery > Battery Saver.

    Dengan fitur ini, maka penggunaan RAM akan dibatasi dan tingkat kecerahan akan diturunkan. Selain cara ini, gunakan pula fitur Baterai Adaptif.

    8. Gunakan Charger Bawaan

    Penting untuk menggunakan charger bawaan atau charger yang direkomendasikan. Adaptor yang tidak sesuai akan mengisi secara lambat, bahkan tidak mengisi daya sama sekali.

    Jika hal tersebut dilakukan dalam jangka panjang justru akan merusak HP maupun baterainya. Jika baterai sudah rusak, baterai akan mudah cepat habis.

    9. Jaga Suhu HP Tetap Dingin

    Suhu ponsel juga bisa mempengaruhi penggunaan baterai. Baterai akan cepat terkuras saat sedang panas, meski tidak sedang digunakan. Jika terlalu sering panas, baterai juga tidak akan berumur panjang.

    10. Isi Daya Saat Diperlukan

    Lakukan pengisian daya hanya saat diperlukan. Artinya, terlalu sering mengisi daya, padahal masih 80%. Lebih buruk lagi jika HP dipakai sambil dicas.

    Sebaiknya isi daya ketika baterai sudah mau habis. Bahkan sesekali kamu harus menghabiskan baterai hingga di bawah 10%, baru kemudian mengisinya hingga 100%.

    Dengan melakukan 10 kebiasaan dan cara agar baterai HP tidak cepat habis tersebut, maka kondisi baterai bisa awet dan bisa digunakan dalam jangka panjang.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Banyak Orang Bikin Notes Padahal Nggak Dibaca Lagi, Kamu Juga?


    Jakarta

    Aplikasi Notes mestinya membantu orang mengingat hal-hal penting. Namun banyak yang tidak membacanya lagi. Inilah sebab-sebabnya dan solusinya.

    Aneka aplikasi Notes dengan berbagai nama sejenis baik di smartphone atau laptop, sebenarnya dimaksudkan agar penggunanya secara praktis bisa membuat catatan kecil yang multifungsi. Misalnya mencatat poin penting dari sebuah rapat, atau membuat daftar pekerjaan yang mesti dilakukan.

    Namun, sering kali akhirnya Notes itu diabaikan. Singkat kata, catatan yang sudah kita bikin di Notes akhirnya tidak dibaca lagi. Kalau Anda merasa demikian, Anda tidak sendirian.


    Dilansir dari Medium, Selasa (24/6/2025) membuat Notes yang efektif adalah penting untuk pemahaman yang lebih baik. Notes yang tertata baik menjadi sumber berharga, meningkatkan pemahaman atas konsep yang rumit dan mendukung memori jangka panjang.

    Tapi, ada beberapa faktor yang menyebabkan Notes yang sudah kita bikin tidak dibaca lagi. Inilah beberapa sebabnya:

    1. Distraksi

    Interupsi eksternal dan pikiran yang kemana-mana bisa mengganggu fokus dan membuat kita susah mendapatkan key point dan informasi yang ingin kita pahami. Ada banyak urusan lain yang berpotensi membuat kita melupakan Notes yang sudah kita siapkan.

    2. Tata kelola yang kurang

    Tanpa pendekatan yang terstruktur, Notes bisa dengan cepat menjadi kumpulan tulisan yang kacau. Hal ini membuatnya susah dibaca ulang atau diperoleh informasi dan pemahamannya pada saat kemudian.

    3. Cara yang inefisien

    Cara yang salah dalam membuat Notes menyulitkan pemahaman yang mendalam terhadap sebuah subjek yang rumit. Cara membuat Notes yang salah berdampak pada hasil akhirnya.

    Itulah 3 hal yang membuat aplikasi Notes menjadi kurang bermanfaat karena kebiasaan salah yang kita lakukan. Notes yang tidak terorganisir membuat gap pengetahuan, mengurangi pemikiran kritis dan mengurangi kemampuan menghubungkan ide-ide secara efektif.

    Hasilnya, pemahaman jadi asal-asalan. Kemampuan kita jadi terbatas untuk menerapkan apa yang kita pelajari untuk keperluan praktis atau dari suasana akademik.

    Solusi untuk Notes yang efektif

    Solusinya? Anda bisa gunakan beberapa aplikasi AI untuk membuat catatan penting.

    Pada smartphone seperti Samsung, sudah ada Galaxy AI yang bisa membantu kita membuat ringkasan atau catatan penting. Saat meeting online juga sudah ada Otter yang membantu kita membuat point penting rapat.

    Untuk membaca file PDF, Adobe Acrobat Reader pun sudah memiliki AI Assistant untuk membantu kita membuatkan catatan penting. Catatan inilah yang bisa Anda pindahkan ke Notes atau menjadi cara baru untuk membuat catatan dari pada menulis sendiri di aplikasi Notes secara konvensional.

    Anda bisa belajar pula bagaimana AI membuat ringkasan informasi secara efektif. Hal ini yang nanti bisa ditiru ketika Anda ingin menuliskan langsung informasi penting di aplikasi Notes. Sehingga, tidak ada lagi Notes yang diabaikan di masa depan. Selamat mencoba!

    (fay/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini Cara Mengunci Chat WhatsApp agar Tak Dilihat Orang Lain


    Jakarta

    WhatsApp (WA) memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu penggunanya, salah satunya adalah Chat Lock. Fitur ini dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap pesan yang masuk.

    Dilansir situs resminya, Chat Lock dapat mengunci chat baik dari individu maupun grup dengan menggunakan passcode, Face ID, sidik jari, maupun kode rahasia yang bisa disesuaikan. Jadi, orang lain tak bisa membaca pesan yang masuk di WhatsApp milikmu.

    Setiap room chat yang dikunci tidak akan menampilkan notifikasi ketika ada pesan masuk. Biasanya, setiap ada pesan baru akan menampilkan nama dan isi pesan, tetapi jika menggunakan Chat Lock maka yang muncul “WhatsApp: 1 pesan baru”.


    Fitur ini sangat membantu kamu yang ingin memberikan privasi lebih agar pesan tidak bisa dibaca orang lain. Sebab, masih banyak orang-orang yang ‘kepo’ dengan isi chat WA, padahal kebiasaan tersebut tidak baik karena melanggar privasi.

    Lantas, bagaimana cara mengunci chat WA menggunakan fitur Chat Lock? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mengunci Chat WA

    Merasa kesal jika ada orang yang selalu melihat isi pesan kamu di WhatsApp? Jangan khawatir. Soalnya, detikers bisa mengunci chat WA dengan mengaktifkan fitur Chat Lock.

    Mengutip laman Pusat Bantuan WhatsApp, berikut cara mengunci chat WA di iPhone dan Android:

    1. Cara Mengunci Chat WA di Android

    • Buka WhatsApp di smartphone
    • Pilih chat yang ingin dikunci
    • Kemudian tahan selama tiga detik sampai muncul menu tambahan
    • Lalu ketuk opsi ‘Lock Chat’
    • Ketuk ‘Continue’
    • Lalu tempelkan sidik jari ke layar atau tombol fingerprint untuk konfirmasi keamanan
    • Selesai, kini chat sudah dikunci dan tidak bisa dibuka oleh orang lain.

    2. Cara Mengunci Chat WA di iPhone

    • Buka WhatsApp di iPhone
    • Pilih chat yang ingin dikunci
    • Geser chat ke kiri atau tahan selama tiga detik sampai muncul menu tambahan
    • Lalu ketuk opsi ‘Lock Chat’
    • Ketuk ‘Continue’
    • Pindai wajah dengan Face ID atau tempelkan sidik jari (khusus Touch ID) untuk konfirmasi keamanan
    • Selesai, kini chat sudah dikunci dan tidak bisa dibuka oleh orang lain.

    Cara Melihat Chat WA yang Dikunci

    Ketika fitur Chat Lock diaktifkan, kini chat yang biasanya muncul di room chat telah dipindahkan secara otomatis ke folder bernama ‘Locked chats’ yang ada di atas layar.

    Lantas, bagaimana cara melihat chat WA yang dikunci? Berikut langkah-langkahnya:

    1. Cara Melihat Chat WA yang Dikunci di Android

    • Buka WhatsApp di smartphone
    • Geser layar ke bawah untuk memunculkan folder ‘Locked chats’
    • Kemudian ketuk folder
    • Tempelkan sidik jari di layar atau tombol fingerprint untuk membuka pesan
    • Setelah itu, folder akan terbuka dan menampilkan chat yang kamu kunci.

    2. Cara Melihat Chat WA yang Dikunci di iPhone

    • Buka WhatsApp di iPhone
    • Geser layar ke bawah untuk memunculkan folder ‘Locked chats’
    • Kemudian ketuk folder
    • Pindai wajah dengan Face ID atau tempelkan sidik jari (khusus Touch ID) untuk membuka pesan
    • Setelah itu, folder akan terbuka dan menampilkan chat yang kamu kunci.

    Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Chat Lock

    Selama menggunakan fitur Chat Lock, panggilan telepon yang masuk dari chat yang telah dikunci akan tetap muncul di layar. Jadi yang dikunci hanya pesannya saja, tapi tidak dengan panggilan telepon.

    Ketika kamu mengunci chat seseorang, misalnya pesan dari istri, maka sang istri tidak akan tahu bahwa kamu telah mengunci chat-nya. Jadi, chat yang terkunci hanya diterapkan di smartphone detikers saja.

    Jika kamu menautkan WhatsApp ke perangkat lain (linked device) seperti WhatsApp Web, chat yang dikunci juga akan terkunci di perangkat yang tertaut. Namun, detikers harus membuat kode rahasia di perangkat utama agar bisa membuka chat yang terkunci di perangkat lain.

    Itu dia cara mengunci chat WA di iPhone dan Android. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • DANA Goals, Solusi Nabung Aman & Praktis di Era Digital


    Jakarta

    Di era digital saat ini, kemajuan teknologi finansial memberi kesempatan baru bagi banyak orang untuk mengelola keuangan dengan lebih efisien. Salah satu inovasi ini hadir lewat DANA Goals, sebuah fitur dari dompet digital DANA. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menabung secara terencana dan terorganisir, sesuai dengan berbagai macam tujuan yang ingin dicapai.

    Namun, meski menawarkan banyak manfaat, banyak orang yang masih bertanya-tanya tentang keamanan DANA Goals. Artikel ini akan mengulas lebih dalam mengenai aspek keamanan fitur DANA Goals, serta berbagai keuntungan yang bisa diperoleh dengan menabung melalui aplikasi ini. Siap menemukan cara mudah dan aman untuk menabung demi masa depan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

    Mengenal Lebih Dalam tentang Dana Goals


    Sebelum membahas soal keamanan, mari pahami dulu apa tentang DANA Goals. DANA Goals adalah fitur yang disediakan oleh DANA, sebuah aplikasi dompet digital yang berkembang di Indonesia. Tujuan utama dari DANA Goals adalah membantu penggunanya untuk menabung secara efektif untuk tujuan tertentu yang bisa disesuaikan. Misalnya, Anda dapat membuat tujuan menabung untuk liburan, membeli gadget baru, atau persiapan pendidikan anak.

    Di tengah dunia yang serba cepat dan digital ini, menyimpan uang secara virtual telah menjadi norma. DANA Goals adalah bagian dari inovasi yang memudahkan milenial dan generasi selanjutnya untuk menyimpan dana mereka tanpa harus khawatir membawa uang tunai atau mengantri di bank.

    Keamanan Menabung di DANA Goals

    Platform ini menyediakan berbagai penawaran keamanan yang mengamankan seluruh transaksi keuangan, termasuk yang dilakukan lewat DANA Goals. DANA memastikan setiap transaksi, termasuk penyimpanan dana di DANA Goals, dilindungi oleh protokol keamanan yang canggih. Selain itu, DANA juga diawasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Bank Indonesia, yang memberikan jaminan tambahan terkait keamanan penyimpanan dan transaksi keuangan.

    Keuntungan Menabung dengan DANA Goals

    Selain soal keamanan, keuntungan lain dari menabung dengan DANA Goals adalah kemudahannya. Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan:

    1. Fleksibilitas dan Kemudahan Akses

    DANA Goals memungkinkan Anda untuk membuat berbagai tujuan menabung dengan fleksibilitas tinggi. Anda tidak perlu mengunjungi bank fisik atau menghadapi prosedur yang rumit. Cukup dengan beberapa klik di aplikasi DANA, Anda bisa mulai menabung.

    2. Tanpa Biaya Tersembunyi

    Satu hal yang sering dikhawatirkan pengguna adalah biaya administrasi tambahan. Dengan DANA Goals, Anda bisa menabung tanpa ada biaya tambahan yang membebani.

    3. Rasa Aman dalam Penggunaan

    Dengan pengawasan dari OJK dan protokol keamanan tingkat tinggi, pengguna mendapatkan rasa aman saat menggunakan DANA Goals. Anda tidak perlu khawatir dana yang disimpan lenyap begitu saja karena semua transaksi tercatat dan dapat diawasi.

    4. Manajemen Keuangan yang Lebih Baik

    Dengan mengatur tujuan keuangan, Anda belajar untuk lebih pandai mengelola uang. Hal ini dapat membantu membentuk kebiasaan finansial yang lebih baik dan sehat.

    Menabung di masa sekarang tidak selalu identik dengan menyimpan uang di bawah bantal atau di rekening bank. Dengan adanya teknologi dan fitur seperti DANA Goals, menabung menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.

    Berdasarkan informasi yang ada dan ulasan dari berbagai pengguna, DANA Goals aman digunakan. Dengan pengawasan dari Komdigi, BI dan jaminan keamanan dari DANA, pengguna mendapatkan cara menabung yang modern dan aman.

    Jadi, jika Anda mencari cara untuk menabung dalam mencapai tujuan finansial tertentu, DANA Goals bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dicoba dan dipertimbangkan. Yuk, download aplikasi DANA & pakai DANA Goals!

    (akd/akd)



    Sumber : finance.detik.com

  • 5 Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Membludak

    Jakarta

    Umat muslim yang berpuasa sebulan penuh Ramadhan menahan makan dan minum dari waktu fajar hingga matahari terbenam saat azan Maghrib. Waktu makan yang berkurang seharusnya membuat pengeluaran juga menurun.

    Namun fakta berbicara sebaliknya. Hasil kajian Febriyanto dkk (2019) memperlihatkan konsumsi rumah tangga justru meningkat selama bulan puasa, antara 10-30% hingga 100-150%. Kira-kira mengapa pengeluaran di bulan puasa malah membludak?

    Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Bertambah

    Kebiasan lebih konsumtif hingga inflasi menjadi alasan mengapa pengeluaran di bulan Ramadhan justru makin boros dan bukannya menurun. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kalap saat Membeli Makanan

    Saat berpuasa di siang hari tak sedikit yang membayangkan ingin menyantap sejumlah makanan dan minuman untuk berbuka nanti. Setelah dibeli dan berbuka puasa, makanan yang dibeli ternyata lebih dari yang dibutuhkan karena kita sudah kenyang. Akhirnya, sisa makanan tidak termakan atau malah dibuang.

    Jika dihitung harian, nilai uangnya mungkin tidak seberapa. Namun jika hal tersebut terjadi setiap hari, total hitungan uang yang dikeluarkan ternyata besar juga. Padahal, sejumlah uang tersebut bisa digunakan untuk pengeluaran yang lain. Jadi, penting menghindari untuk beli hidangan buka puasa yang berlebihan.

    2. Acara Buka Bersama di Luar

    Tradisi buka bersama alias bukber pasti banyak diadakan selama bulan puasa. Bukber dengan teman sekolah hingga rekan kantor menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni.

    Acara bukber dilakukan di suatu tempat dan biasanya membutuhkan biaya untuk konsumsi buka puasa, sering kali biayanya patungan. Belum lagi perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju lokasi.

    Dengan banyaknya agenda bukber, pengeluaran pasti akan membengkak. Solusinya, detikers mungkin bisa mengusulkan tempat yang tidak terlalu mahal jika acaranya direncanakan bersama.

    3. Belanja Pakaian Baru

    Kebiasaan menggunakan pakaian baru saat Lebaran juga membuat pengeluaran meroket. Apalagi di bulan Ramadhan banyak sekali diskon dan penawaran lainnya yang diberikan toko-toko. Hal inilah yang membuat tergiur untuk beli pakaian meski tidak terlalu dibutuhkan.

    Karena itu, ada baiknya tidak membeli pakaian baru untuk Idul Fitri jika memiliki baju lama yang masih bagus.

    4. Tradisi Mudik

    Mudik alias pulang kampung termasuk tradisi lain yang paling ditunggu saat bulan puasa hingga momen Lebaran. Pergi ke rumah famili yang paling dituakan, berkumpul bersama sanak saudara, hingga membagikan amplop Lebaran.

    Pulang kampung tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Mulai dari biaya transportasi, kebutuhan selama di kampung, hingga amplop Lebaran. Oleh karena itulah, pengeluaran justru bertambah.

    5. Inflasi

    Mengutip situs BPS Sumatera Selatan, inflasi terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Harga kebutuhan pokok merangkak naik karena meningkatnya permintaan barang oleh masyarakat. Hal ini juga yang membuat pengeluaran di bulan puasa lebih boros dibanding bulan-bulan lainnya.

    (azn/row)



    Sumber : finance.detik.com